Name: Jinchuuriki of Youkai Academy
Author: Izanagi - no - Ookami
Rating: M
Genre: Adventure

Pairing: Uzumaki Naruto x Moka Akashiya(Outer and Inner) x Mizore Shirayuki, Tsukune Aono x Kurumu Kurono, Killer Bee x Shizuka Nekonome, Ginei Morioka x Ruby Toujou, dan para pair cannon dari anime Naruto kecuali Naruto x Hinata

Summary: Setelah meyakinkan Nagato akan adanya perdamaian yang ditimbulkan rasa percaya antar sesama, Naruto pun menghilang dan muncul disekolah khusus untuk monster. Apakah dia akan nyaman disana dan berhasil menguasai kekuatan sepenuhnya disana? Ataukah dia akan menemukan cinta disana?

Disclaimer: Naruto dan Rosario + Vampire bukan punya saya

Chapter 14: A New Seal

Naruto saat ini terkejut dan menangis bahagia karena sosok wanita cantik berambut merah yang datang saat tubuh Naruto mulai diambil alih oleh kebencian milik Kurama, ternyata adalah ibunya sendiri… Ayahnya memang mengatakan bahwa aka nada waktunya saat dia akan bertemu ibunya, tapi dia tidak menyangka akan bertemu dengan ibunya dalam kondisinya yang sedang kewalahan melawan kebencian Kurama yang mulai menyebar didalam hatinya.

"Kaa-chan! Aku sangat ingin menemuimu, ttebayo!" Ucap Naruto, kemudian dia mempererat pelukannya pada Kushina dan berkata "Tou-chan bilang bahwa aku akan bertemu denganmu nanti… Tapi aku tidak menyangka bahwa aku akan menemuimu dalam kondisi seperti ini, ttebayo!"

"Hah, ttebayo…" Ucap Kushina, kemudian dia melanjutkan "Kau benar-benar mirip denganku ya, putraku"

Tubuh Naruto yang berada di dunia luar yang setengah tubuhnya berwarna hitam pun mulai memudar dan lama kelamaan kembali seperti semula. Mizore yang melihatnya pun menghentikan penyaluran Youki miliknya kepada Naruto dan dia pun berkata pada Bee "Sebenarnya apa yang terjadi, Bee-sensei?"

"Bukannya kau yang melakukannya, Mizore-san?" Tanya Bee

"Tidak Bee-sensei" Jawab Mizore, kemudian dia melanjutkan dengan nada terengah-engah "Aku memang memberikan separuh Youki milikku pada Naruto-kun… Tapi aku rasa itu belum cukup. Jadi itu bukan karena bantuanku, Bee-sensei"

'Jadi bukan Mizore-san yang membantu Naruto… Lalu Naruto sadar berkat apa?' Batin Bee, kemudian dia melihat Naruto dan berkata "Kuharap kau baik-baik saja Naruto"

Di Youkai Academy yang kebetulan sudah berubah hari saat pertarungan Naruto dan Kurama… Para anggota tim klub surat kabar saat ini sedang memberikan beberapa surat kabar ke murid-murid karena mereka telah mengungkap adanya kejadian guru di Youkai Axademy yang mengubah banyak siswi menjadi patung batu dan menyimpannya di ruang kelasnya. Tapi tiba-tiba ada beberapa orang yang datang dan mereka langsung berhadapan dengan para anggota klub surat kabar yang dipimpin Gin.

"Para anggota klub surat kabar…" Ucap sang sosok yang merupakan pemimpin dari orang-orang yang berhadapan dengan anggota klub surat kabar yang berisi teman-teman Naruto, kemudian dia melanjutkan "Aku harap kalian hentikan penyebaran surat kabar buatan kalian ini…"

"Tapi kenapa…" Ucap Kurumu yang mulai membuka suaranya, kemudian dia melanjutkan "Kami hanya memberikan informasi saja…"

"Informasi apa? Apa kalian tahu bahwa informasi dari kalian ini telah mengganggu keamanan disekolah ini?" Tanya salah seorang gadis dari kelompok orang-orang itu.

"Jadi sekarang kau dan anak buahmu sudah berbicara tentang keamanan, hah Kuyou?" Tanya Gin dengan nada santai, kemudian dia melanjutkan "Keamanan apa yang kalian bilang? Apa kalian ada saat Ishigami-sensei mengubah banyak gadis menjadi patung batu koleksinya?"

"Tutup mulutmu, Werewolf" Balas orang bernama Kuyou itu dengan nada dingin.

"Hadapilah Kuyou…" Ucap Gin yang menatap tajam mata Kuyou, kemudian dia melanjutkan "Student Police Committee milikmu itu sudah lama hancur sejak organisasi itu sudah mulai corrupt dan pandang bulu dalam menghadapi kasus disini…"

Kuyou pun tidak tahan lagi dan langsung melancarkan pukulan ke hadapan Gin, tapi Gin memblock pukulan Kuyou dan berkata "Kenapa, kau marah? Memang kenyataannya begitu bukan… Memangnya dimana dirimu dan para anggotamu saat Yukari Sendo selalu dihina oleh para representative dikelasnya dan hampir dibunuh dan dimana kau saat Saizou Komiya akan berbuat macam-macam pada Moka Akashiya? Jangan membuatku tertawa, Kuyou"

"Akan aku balas perbuatanmu ini Gin" Balas Kuyou dengan amarah yang meluap-luap, kemudian dia melanjutkan "Minna, ayo kita pergi…"

"Baik…"

Saat Kuyou dan para anggota Student Police Committee pergi, Gin pun mengepalkan tangannya dan membatin 'Aku tidak akan membiarkanmu membunuh semua anggota klub ini seperti dulu Kuyou… Lagipula aku sudah mengganggap mereka sebagai keluargaku sendiri. Tsukune, Kurumu, Yukari-chan, Moka-san, Mizore-san, dan terutama kau… Naruto"

Arashi pun menepuk pundak Gin dan berkata "Kau tidak apa-apa, Gin?"

"Aku tidak apa-apa" Jawab Gin, kemudian dia melihat semua anggota klubnya dan berkata "Kalian semua, berhati-hatilah pada dia… Dia adalah Kuyou, ketua dari Student Police Committee… Organisasi yang seharusnya menjadi pelindung bagi para siswa di akademi ini, tapi sekarang organisasi ini sudah berubah menjadi organisasi kotor. Tsukune, jadilah kuat... Karena aku yakin dia akan mengincarmu sebentar lagi dan aku dan Naruto tidak bisa melindungimu setiap saat"

"Aku mengerti, Gin-senpai" Balas Tsukune

Kembali pada Naruto dan ibunya, Kushina… Saat ini Naruto sudah melepaskan pelukannya pada Kushina dan duduk santai bersama dengan ibunya sambil berdekatan.

"Ada banyak hal yang ingin aku katakan kaa-chan" Ucap Naruto.

"Kita akan punya cukup waktu untuk bicara lepas tanpa beban seperti ini, putraku" Balas Kushina, kemudian dia melanjutkan "Tapi kalahkan dulu rubah itu…"

"Kau benar" Ucap Naruto.

Kembali dipertarungannya dengan Kurama… Tiba-tiba saja keluarlah rantai chakra yang berasal dari ibunya dari dalam tubuh Naruto dan membuatnya kesakitan "Ughhh…"

Rantai-rantai itu pun menjerat Kurama dan membuatnya terjatuh ke tanah. Kurama pun terkejut saat dia sudah menyadari rantai siapa yang telah membuatnya menjadi begini dan membuatnya berteriak "Rantai chakra iniKUSHINA UZUMAKI!"

"Nah, saat ini rubah bodoh itu tidak bisa mengganggu kita putraku" Ucap Kushina.

"Kaa-chan…" Panggil Naruto.

"Ya…" Balas Kushina yang tersenyum sambil melihat putra satu-satunya itu.

"Kenapa kaa-chan bisa berada didalam tubuhku sama seperti tou-chan?" Tanya Naruto.

"Selain menggunakan chakranya, dia juga menggunakan chakraku untuk membuat segel itu putraku" Jawab Kushina, kemudian dia melanjutkan "Hal ini dilakukan supaya aku bisa membantumu mengendalikan kekuatan Kyuubi suatu hari nanti karena kami ingin melindungimu sebisa kami. Maaf jika kami tidak membantumu lebih awal sampai-sampai rekanmu itu terluka"

"Kau mengetahui tentang kejadian itu, kaa-chan?" Tanya Naruto.

"Tentu saja…" Jawab Kushina, kemudian dia melanjutkan "Karena aku menyimpan chakraku didalam tubuhmu, jadi aku tahu apa saja yang terjadi padamu. Apalagi aku melihatmu dicaci dan dijauhi oleh para penduduk desa karena kau merupakan Jinchuuriki dari Kyuubi, putraku… Aku dan ayahmu minta maaf karena telah memberikan tanggung jawab sebesar ini padamu"

"Tidak apa-apa, kaa-chan… Lagipula kau dan tou-chan melakukan ini karena kalian percaya padaku kan" Balas Naruto dengan tersenyum, kemudian dia tertawa kecil sambil melihat ibunya "Hehehehe…"

"Kau kenapa putraku?" Tanya Kushina

"Tidak…" Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Tidak kusangka aku punya ibu yang sangat cantik. Kalau kau masih hidup, aku akan memamerkanmu pada para temanku di Konoha… Tsukune, Kurumu, Yukari-chan, Gin, dan Moka-hime, dan Yuki-hime"

"Terima kasih atas pujianmu, putraku" Ucap Kushina, kemudian dia melanjutkan "Moka-hime dan Yuki-hime ya… Sayang sekali, aku sudah mati. Kalau belum, aku pasti bisa melihat salah satu menantuku apalagi calon menantuku yang satu lagi sedang berada di dekatmu putraku"

Naruto pun memerah wajahnya karena hal ini dan membuat Kushina menyeringai karena bisa menggoda putra tunggalnya itu, kemudian dia melihat Naruto lagi dan berkata "Wajahmu memang mirip denganku, tapi mata dan rambutmu sama seperti Minato-kun"

"Hmmm, kenapa ya?" Tanya Naruto, kemudian dia melanjutkan sambil membayangkan memiliki rambut berwarna merah seperti ibunya "Kalau ibuku cantik dan aku mirip dengannya, pasti aku akan terlihat keren kan ya? Dan ibu punya rambut yang sangat indah… Aku pasti akan sangat tampan dengan rambut seperti itu"

"Kau tidak boleh seperti itu putraku… Walau begitu itu juga bawaanmu dari lahir, dan menurutku kau juga sudah tampan karena kau mewarisi mata dan rambut ayahmu" Balas Kushina yang tersenyum karena mengingat bahwa putranya sendiri adalah orang yang memuji rambutnya selain suaminya, Minato Namikaze. Melihat itu, Kushina pun melanjutkan "Lagipula, ayahmu juga tampan kok. Buktinya, saking tampannya ayahmu… Dia banyak sekali memiliki fansgirl di Konoha dan sering membuatku cemburu hahahaha"

"Ada apa, kaa-chan?" Tanya Naruto yang melihat perubahan ekspresi ibunya.

"Kau tahu, ttebane? Kau adalah orang kedua yang memuji rambutku" Jawab ibunya.

"Aku…" Ucap Naruto sambil menunjuk wajahnya endiri, kemudian dia melanjutkan "Lalu yang satu lagi siapa?"

"Tentu saja ayahmu" Jawab Kushina

"Oh begitu hehehehe" Ucap Naruto yang sudah mulai tertawa seperti orang gila.

"Ada apa denganmu putraku?" Tanya Kushina

"Aku ingin bertanya satu hal penting saja, kaa-chan" Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Bagaimana bisa kau bertemu dengan tou-chan?"

Wajah Kushina pun memerah saat mendengar pertanyaan anaknya itu, kemudian dia berkata "Itu sangat memalukan, ttebane!"

"Ha, ibu mengatakannya lagi!" Ucap Naruto sambil menunjuk-nunjuk Kushina dengan tangannya, kemudian dia melanjutkan "Berarti kaa-chan sedang bersemangat ya hari ini, hahaha"

"Ibu jadi bingung, ttebane…" Balas Kushina

"Hahahaha, ibu mengatakannya lagi.." Ucap Naruto, kemudian diaa membatin 'Ya, ampun… Kebiasaan kaa-chan dalam mengatakan kata-kata itu lebih buruk dariku ternyata…'

Kushina pun menghela nafas setelah melihat antusiasme putranya ini… Saat ini dia lebih berharap Naruto lebih memiliki sifat kalem yang dimiliki oleh Minato, bukan sifat enerjik dan cerewet seperti dirinya, kemudian dia berkata "Baiklah-baiklah, aku akan menceritakannya padamu"

"Kaa-chan pindah ke Konoha saat kaa-chan masih Genin. Tou-chanmu dan kaa-chan saat itu masih kecil. Pertama kali kaa-chan melihat tou-chanmu… Kaa-chan pikir dia itu adalah anak laki-laki yang feminim" Ucap Kushina yang mengingat pertemuan awalnya dengan sang suami, Minato.

"Waw, benarkah?" Tanya Naruto yang tidak percaya pada perkataan ibunya karena setahunya ayahnya itu termasuk dalam Hokage terkuat karena bisa mengalahkan dan menyegel Kurama ke tubuhnya hanya dengan bantuan ibunya.

"Itu benar putraku…" Jawab Kushina, kemudian dia melanjutkan "Saat hari pertama kami masuk kelas, kita diharuskan untuk menceritakan cita-cita kita dan ibu ingin membuat semua orang terpukau. Jadi ibu bilang 'Aku ingin menjadi Hokage wanita pertama'. Dan ya begitulah"

"Keren sekali ttebayo!" Teriak Naruto dengan bersemangat, kemudian dia melanjutkan "Ternyata impian kaa-chan sama sepertiku"

"Umm, ya begitulah putraku" Balas Kushina.

"Lalu?" Tanya Naruto, kemudian dia melanjutkan "Apa yang terjadi?"

"Ya… Mereka tidak suka, bagaimana bisa anak baru bercita-cita ingin menjadi Hokage. Dan mulai saat itu, anak laki-laki mulai mengerjai ibu dan setiap hari mereka menjuluki ibu dengan julukan kepala tomat" Jawab Kushina.

"Kepala tomat…" Ucap Naruto, kemudian dia melanjutkan "Aku tidak mengerti…"

"Wajah ibu memang bulat dengan rambut merahku. Aku mengakuinya kalau aku memang mirip dengan tomat, tapi itu juga membuatku marah ttebane!" Ucap Kushina dengan nada sebal saat teringat dirinya dulu yang sering dipanggil tomat berjalan.

Naruto pun tidak berkomentar tentang kata khas ibunya, kemudian tiba-tiba dia menyeringai dan berkata "Aha! Pasti tou-chan membela kaa-chan yang saat itu menjadi bahan tertawaan dan kaa-chan. Dan kemudian kaa-chan…"

Kushina yang mengetahui arah pembicaraan Naruto pun memotongnya dengan cepat "Bukan begitu ttebane! Kaa-chan menghajar bocah-bocah yang mentertawakan kaa-chan dan akhirnya mereka dikalahkan oleh si kepala tomat. Setelah aku menghajar mereka semua, aku mendapat julukan baru yaitu Akai Chishio no Habanero. Keren kan, ttebane… Hehehe"

Meskipun Kushina mengatakan hal itu dengan sangat bersemangat sampai-sampai kata khas miliknya keluar, tapi Naruto merinding ketakutan saat mendengar bahwa ibunya memiliki sifat buas dan membuatnya membatin 'Sekarang aku tahu kenapa Kiba dan Shikamaru sangat takut pada sosok ibu mereka...'

Naruto pun melihat ibunya kembali dan berkata "Jadi kaa-chan… Apa yang dikatakan tou-chan saat dia ditanya tentang cita-citanya?"

"Minato bilang…" Jawab Kushina, tapi dia berhenti sejenak karena dia membayangkan wajah suaminya saat dia masih kecil. Kemudian dia melanjutkan "Dia ingin semua orang di desa mengenalnya sebagai Hokage yang hebat…"

'Dikenal semua orang sebagai hokage huh' Batin Naruto yang tersenyum saat mendengar perkataan ibunya tentang cita-cita ayahnya.

"Saat kaa-chan mendengar itu… Kaa-chan pikir orang seperti dia tidak mungkin menjadi seorang Hokage" Ucap Kushina.

"Apaaa!" Teriak Naruto, kemudian dia melanjutkan "Tapi kan tou-chan terlihat sangat kuat, kaa-chan!"

"Ya, waktu itu itu kan kaa-chan masih kecil. Jadi kaa-chan hanya melihat dari covernya saja karena dia itu terlalu feminim untuk menjadi seorang Hokage" Bantah Kushina yang malu karena telah menyepelekan kekuatan Minato yang saat itu masih kecil, kemudian dia melanjutkan "Sampai terjadi sebuah insiden yang membuatku sadar bahwa Minato tidak selemah yang kupikirkan…"

"Insiden…" Ucap Naruto, kemudian dia bertanya "Insiden apa yang kaa-chan maksud?"

"Ibu benci pada rambut merahku ini tapi aku jadi menyukai rambut merahku ini karena Minato" Balas Kushina.

"Sebenarnya apa yang terjadi kaa-chan?" Tanya Naruto.

"Kau lihat kan, chakra kaa-chan ini sedikit special. Dan Kumogakure sangat menginginkannya… Jadi mereka menculik ibu" Jawab Kushina.

'Jadi bukan hanya mencoba menculik Hinata dan membuat ayah dari Neji terbunuh… Mereka juga mencoba menculik kaa-chan. Dasar Kumogakure, sialan!' Batin Naruto, kemudian dia melanjutkan 'Stay cool Naruto… Aku tahu Kumogakure bersalah, tapi Bee-sensei tidak tahu menahu tentang ini… Jadi jangan terpancing emosi'

"Saat mereka membawaku, kaa-chan sesekali mencabut rambut kaa-chan untuk membuat tanda dijalan yang mereka ambil. Kaa-chan melakukan ini dengan hati-hati supaya tidak ketahuan dan Konoha segera mengirim tim penyelamat untuk mencariku tapi tidak ada yang berhasil menemukan kaa-chan. Saat kami sudah semakin dekat dengan perbatasan, harapan itu pun muncul…" Lanjut Kushina.

"Aha! Pasti tou-chan yang menyelamatkan kaa-chan!" Potong Naruto dengan nada menggoda ibunya.

"Ya, hanya Minato yang menyadari hal itu. Hanya dia yang memperhatikan jejak dari rambut merah kaa-chan" Balas Kushina, kemudian dia melanjutkan "Saat dia mengangkat dan menggendongku menjauh dari para penculik itu, dia bilang dia bisa menemukanku karena rambut merah indahku menuntunnya kepadaku. Dan entah kenapa, tiba-tiba saja sosok laki-laki feminim yang selalu kulihat di akademi langsung berubah menjadi Shinobi paling keren yang pernah ada. Laki-laki yang membuat semua impian kaa-chan terwujud dan dia mengubah kaa-chan. Dia membuatku tersadar bahwa rambut merah milikku telah menuntunku pada belahan jiwaku, yaitu ayahmu Minato… Sebuah kenangan pribadi yaitu takdir si rambut merah dan sejak saat itu… Kaa-chan mulai menyukai rambut merahku ini dan yang terpenting… Aku mulai mencintai ayahmu, putraku"

"Hehehehehehe"

"Ada sedikit hal yang ingin ibu sampaikan kepada orang-orang yang memuji rambut ibu. Termasuk kau, Naruto" Ucap Kushina.

"Hmmm, apa itu kaa-chan?" Tanya Naruto

"Kaa-chan sayang padamu ttebane!" Jawab Kushina

Naruto pun tersenyum dan berkata "Aku juga sayang padamu kaa-chan"

"Jadi putraku…" Ucap Kushina, kemudian dia melanjutkan "Katakan pada kaa-chan. Apa perpaduan dari Konoha no Kiiroi Senko dan Akai Chishio no Habanero?"

Naruto pun bangkit dari duduknya dan berkata dengan lantang "Tentu saja, Konoha no Orenji Hokage ttebayo!"

Naruto saat ini sudah kembali pada pertarungannya dengan Kurama. Saat ini Naruto sudah siap untuk mengalahkan Kurama yang sedang tergeletak karena dililit oleh rantai milik Kushina. Naruto saat ini mulai merasakan kebencian dari Kurama lagi dan membuat sebagaian tubuhnya berwarna hitam kembali dan membuat Mizore dan Bee cemas. Tapi berkat pertemuannya dengan ibunya dan juga kata-katanya… Naruto pun kembali bersemangat untuk meneruskan pertarungannya melawan Kurama.

"Aku menyayangimu putraku… Aku merasa tenang, aku merasa sangat senang…" Ucap Kushina.

'Arigatou kaa-chan…' Batin Naruto, kemudian dia berteriak "Gaaaaaaaaaahhhhhh! A-Aku tidak akan membiarkanmu menang, Kyuubi!"

"Cih, sialan kau Kushina!" Desis Kurama.

Sisi jahat Kurama pun mulai tertarik keluar dari dalam tubuh Naruto dan membuatnya membuatnya kembali seperti semula. Sedangkan di tempat Bee dan Mizore, Mizore dan Bee pun tersenyum saat melihat tubuh Naruto yang setengahnya berubah kembali menjadi hitam sekarang sudah menghilang dan sudah kembali menjadi keadaan tubuh normalnya.

"Bee-sensei… Tubuh Naruto-kun sudah kembali seperti semula" Ucap Mizore.

"Hahahaha!" Tawa Bee yang tersenyum saat melihat Naruto, kemudian dia melanjutkan "Baguslah kalau begitu… Jadi kita cukup duduk dan melihatnya saja. Lagipula aku yakin dia akan menang melawan Kyuubi tanpa bantuanku kali ini"

Kembali kepada Naruto yang saat ini sedang melawan Kurama… Kushina pun berkata dari dalam tubuh Naruto "Chakraku tidak bisa menahan Kyuubi terlalu lama, putraku… Ini kesempatanmu untuk mengalahkan dia"

"Baiklah…" Balas Naruto.

"Ayo Naruto, kalahkan dia! Salah satu kekasihmu sedang menunggu diluar saat ini" Ucap Kushina yang member semangat kepada Naruto.

Naruto pun tersenyum saat mendengar ucapan ibunya, kemudian dia melihat Kurama dengan tajam dan membuat handseal "Tajuu Kage Bunshin no Jutsu!"

Boooooffff

Boooooffff

Boooooffff

"Dasar bocah sialan! Jangan harap kau bisa mengalahkanku!" Teriak Kurama sambil mencoba melepaskan diri dari lilitan rantai milik Kushina.

Tap

Tap

Tap

Tap

"Mari kita lakukan! AYO KITA SERANG MAKHLUK BESAR BERBULU ITU!" Ucap salah satu bunshin Naruto.

Para bunshin itu pun sudah bersiap dengan Rasengan ditangan masing-masing. Namun Kurama sudah berhasil melepaskan diri dan menghancurkan rantai milik Kushina. Kushina yang melihatnya pun berkata "Dia benar-benar kuat ya…"

Tapi para bunshin Naruto pun tidak gentar, mereka tetap melanjutkan untuk menghancurkan Kurama. Salah satu bunshin Naruto pun berteriak "Buka formasi yang lebar!"

"Grrrrooooaaaarrr!" Ucap Kurama yang meraung dengan kuat.

Para bunshin Naruto yang berjumlah ratusan pun langsung mengepung Kurama dan berkata "Rasakan ini! Rasen-Chou Tarengan!"

Duaaaaaarrrrr

Duaaaaaarrrrr

Duaaaaaarrrrr

Ratusan Rasengan mulai melesat ke arah Kurama, tapi sayangnya Kurama masih sempat untuk menghempaskan cakarnya ke beberapa bunshin milik Naruto dan membuat banyak bunshin Naruto menghilang begitu saja.

"Hahaha! Jangan senang dulu, gaki!" Teriak Kurama yang mulai tertawa seperti maniak.

Kushina yang berada dalam tubuh Naruto pun menyadari sesuatu dan membatin 'Ada satu rantai lagi yang masih mengikat kakinya…'

Kurama pun tertarik karena rantai yang masih mengikat kakinya itu dan membuatnya kembali terjatuh. Naruto pun muncul bersama para bunshinnya sudah muncul dan siap untuk menyerang Kurama dan dia tidak bisa berbuat apa-apa lagi dan berkata "Kena kau, bola bulu!"

Duaaaaaarrrrrr

Duaaaaaarrrrrr

Duaaaaaarrrrrr

Bee yang berada di dunia luar pun melihat perubahan mata Naruto dan membuatnya berkata "Oh, jadi dia menggunakan Sennin Mode untuk mengalahkan Kyuubi… Good timing, Naruto"

Di alam bawah sadarnya, Naruto yang sedang memakai Sennin Mode saat ini sudah kembali membuat bunshin dan dia dan para bunshinnya yang juga sudah memasuki Sennin Mode pun langsung membuat beberapa Rasengan kecil dan mereka gabungkan sehingga berubah menjadi Rasengan super besar.

Naruto dan para bunshinnya pun langsung menghujamkan Rasengan super besar itu ke arah Kurama dan berkata "Senpo: Chou-Oodama Rasengan!"

"Guuuuuaaaaaahhhh!" Teriak Kurama yang kesakitan karena efek dari jutsu Naruto dan membuatnya terlempar jauh tapi dia masih bisa berdiri dengan tegak. Kurama yang menyadari itu pun berkata "Itu saja belum cukup untuk mengalahkanku, gaki!"

"Jangan senang dulu…" Ucap Naruto yang sudah siap dengan Rasenshuriken miliknya ditangannya dan membuat Kurama terkejut. Naruto pun langsung menghujamkan jurusnya ke tubuh Kurama dan berkata "Rasakan ini, sekali lagi… Futon: Rasenshuriken!"

Duaaaaaaarrrrrr

"Uwaaaaaaahhhhh!" Teriak Kurama yang terpental karena jurus milik Naruto, kemudian dia membatin 'Bagaimana dia bisa jadi sekuat ini?'

Akibat serangan Rasenshuriken milik Naruto… Membuat chakra Kurama bocor dan tertinggal. Dari situlah, kesempatan para bunshin Naruto untuk menarik chakra Kurama. Terlebih lagi, Kurama idak akan bisa mengganggu karena dia masih terdorong teknik Rasenshuriken milik Naruto.

"Cepat tarik chakranya! Sebelum dia berhasil bergerak lagi!" Teriak para bunshin Naruto.

Naruto yang merasa itu belum cukup pun langsung mendorong tubuh Kurama dengan Rasenshuriken miliknya dan berkata "Pergilah dari hadapanku, Kyuubi…"

"Guuuaaaahhhhh!" Teriak Kurama yang semakin terlempar jauh dan kemudian jatuh ketanah dengan keras.

Naruto dengan bantuan bunshinnya langsung saja menyerap semua chakra Kurama ke tubuhnya. Tubuh Naruto saat ini berubah dan ada tanda di kerah lehernya yang sama persis dengan kalung milik Rikudou Sennin dan juga ada corak berwarna hitam yang melilit tubuhnya yang diselimuti jubah chakra berwarna kuning… Segel yang berada di perutnya juga muncul dan warna lebihberwarna kehitaman seperti biasanya. Kurama yang melihat ini pun murka dan langsung membuat Bijuudama yang lebih besar ukurannya daripada Bijuudama yang ditahan oleh Bee dan Gyuuki.

"Jangan buat aku marah, NARUTOOO!" Teriak Kurama, tapi tiba-tiba saja bola hitam besar yang dibuatnya tiba-tiba mengecil karena chakra miliknya uang sudah terkuras karena banyak diserap oleh Naruto.

"Heh… Kau masih mempunyai kekuatan sebesar itu" Ucap Naruto, kemudian dia melihat Kurama dan tersenyum "Kau benar-benar sangat spesial, Kyuubi…"

Naruto pun langsung memutar lingkaran segel hitam yang ada diperutnya dan tiba-tiba muncul beberapa tiang dari tubuh Kurama dan lalu tiang-tiang itu mengunci pergerakan tubuhnya hingga dia terkunci seluruhnya dalam penjara lagi.

'Segel ini… Tidak salah lagi, Rikudou Fuin...' Batin Kurama yang sudah sepenuhnya terkunci dalam segel baru Naruto dan membuatnya melihat tajam Naruto dan berkata "Aku tidak akan melupakan hal ini Naruto"

"Aku minta maaf Kyuubi… Tapi aku melakukan ini karena aku tidak ingin kau melukai orang-orang yang aku sayangi" Ucap Naruto yang menutup matanya. Kemudian dia membuka matanya dan kembali tersadar dan menemui ibunya kembali.

-To Be Continued-

Review:

Ren:

Abis maen Kingdom Hearts 2, jadi lama

Ashalim31:

Kenapa enggak beli jus lemon aja lim?

Azriel Longinius:

Ya namanya juga bocah kekurangan Aqua, makanya gitu riel

Darkness Ryu:

Kayaknya canon aja deh

Namikazeall:

Enggak, tapi nanti mami Kushi bilang sesuatu tentang Moka dan Mizore

Guest:

Tale of Gutsy Shinobi ane Writer Block… Mungkin nanti ane lanjutin abis The Devil Hunter tamat

Kuro-s:

Lagi writer block fic yang itu

Michael Gabriel:

Entah, bisa pake flashback di fic Heroes From Another World atau ane skip

Orimura Ichika:

Sebenarnya mau dari kemarin, tapi baru beli pulsa sekarang

Vin'Diesel D'Newgates:

Sorry om, ane kelupaan

Twin Stinger:

Oy, Juan… Sejak kapan ente ganti penname ente?

Azriel Longinous:

Loe sendiri… Banci, eek, dan segala macam kata-kata buruk ada semua dalam diri loe. Lah gua, masih mending meskipun masih ada typo masih gua sempetin nulis. Lah lu, bocah laknat…Mana karya lu? Ada gak? Jangan bilang tentu saja ada dan bawa-bawa nama Azriel Longinius… Tuh dia fic punya sendiri, enggak kaya lu yang main klaim nama orang bazeeng. Nulis enggak bisa, nge-flame enggak bisa. Tuh otak sekecil burung ya? Makanya otaknya enggak pinter-pinter? Miris ane ngeliat lu, bocah…

Damrieo:

Serius, yang mana nih?

The Fourty Seventh:

Sama aja kaya di canon… Ada, entar temen-temen Naruto bakal ngelawan Kuyou dan antek-anteknya. Kelanjutannya banyak yang sama kaya canon

Devan Boy Steln: Ada… Mungkin masalahnya akan muncul di chap berikutnya. Entar abis scene Naruto vs Kuyou dan Naruto and Tsukune vs Ruby… Moka bakal ketemu sama saudaranya yang bakal bawa dia pulang dengan paksa karena dia bakal dipaksa untuk bertunangan dengan Gyakurou