Name: Jinchuuriki of Youkai Academy
Author: Izanagi - no - Ookami
Rating: M
Genre: Adventure
Pairing: Uzumaki Naruto x Moka Akashiya(Outer and Inner) x Mizore Shirayuki, Tsukune Aono x Kurumu Kurono, Killer Bee x Shizuka Nekonome, Ginei Morioka x Ruby Toujou, dan para pair cannon dari anime Naruto kecuali Naruto x Hinata
Summary: Setelah meyakinkan Nagato akan adanya perdamaian yang ditimbulkan rasa percaya antar sesama, Naruto pun menghilang dan muncul disekolah khusus untuk monster. Apakah dia akan nyaman disana dan berhasil menguasai kekuatan sepenuhnya disana? Ataukah dia akan menemukan cinta disana?
Disclaimer: Naruto dan Rosario + Vampire bukan punya saya
Chapter 15: Fight Against Kuyou
Naruto saat ini bertemu dengan ibunya kembali dan Kushina kemudian menceritakan tentang dirinya yang merupakan Jinchuuriki Kuramasesudah istri dari Shodaime Hokage, Mito Uzumaki dan sebelum putranya sendiri, Naruto Uzumaki. Dia pun menceritakan kejadian tentang kelahiran Naruto dan pengambilan Kurama oleh sosok bertopeng bernama Madara Uchiha yang ingin menyerang Konoha dengan bantuan Kurama, tapi itu digagalkan oleh ayahnya yang menyegel sebagian chakra Kurama di tubuhnya dengan Shiki Fujin yang mengambil nyawanya sendiri dan juga mereka melindungi Naruto sebelum cakar dari Kurama tepat membunuh anak sewata wayang mereka. Mendengar itu, Naruto pun menangis tapi kemudian dia berkata bahwa dia bahagia bahwa dia sudah tahu kalau orang tuanya sangat menyayanginya karena dulu di Konoha, dia dibilang dibuang oleh orang tuanya karena mereka tidak sayang padanya… Dan juga dia bangga memiliki ibu secantik ibunya dan ayah yang setampan dan sekeren ayahnya dan langsung bersumpah bahwa dia akan menjadi Hokage dengan julukan Orenji Hokage. Kemudian dia membuka matanya dan kembali ke dunia nyata dan melihat Bee dan Mizore yang melihatnya secara intens, lalu Bee pun mulai membuka suaranya.
"Sepertinya kau berhasil, Naruto." Ucap Bee
"Kau benar sensei." Balas Naruto, kemudian dia melanjutkan dengan tersenyum "Aku dibantu oleh orang yang sangat penting dalam hidupku sensei, selain Moka-hime dan Yuki-hime tentunya."
"Siapa yang kau maksud orang yang sangat penting dalam hidupmu selain aku dan Moka-chan, Naruto-kun?" Tanya Mizore dengan nada kesal karena dia cemburu saat mendengar perkataan Naruto barusan. Oh, Mizore… Andai saja kau tahu siapa yang Naruto maksud.
"Kau kenapa bertanya seperti itu, Yuki-hime, apa kau cemburu?" Tanya Naruto dengan nada jahil dan Bee hanya menyeringai ke arah kekasih dari muridnya itu dan membuat Mizore salah tingkah.
"Aku tidak cemburu…" Jawab Mizore yang wajahnya sudah memanas karena malu bahwa dia diperhatikan oleh Naruto dan Bee.
Naruto pun melihat Mizore dan tersenyum, kemudian dia menepuk pundak Mizore dan berkata "Jangan khawatir Yuki-hime, orang yang kumaksud itu bukan gadis lain selain kau dan Moka-hime kok… Tapi ibuku."
"Ibumu… Aku pikir ibumu sudah meninggal." Ucap Mizore, kemudian dia melanjutkan "Aku dan Moka-chan kalau tidak salah mendengar itu dari mulutmu sendiri."
"Memang…" Ucap Naruto yang menghela nafas, kemudian dia melanjutkan "Saat ibu dan ayahku mati karena melindungiku dari serangan Kyuubi, saat aku masih bayi… Ayahku bukan hanya menyegel sebagian chakranya untuk menemuiku dan membantuku untuk memperbaiki segelku, jika aku sudah mencapai ekor 8 tapi juga chakra ibuku juga dalam Hakke Fuin. Jadi saat aku hampir kehilangan diriku sepenuhnya karena kebencian dari Kyuubi, ibuku datang dan membantuku melawan Kyuubi… Dan jutsu rantai chakranya itu sangat keren, ttebayo! Dia bisa membuat Kyuubi, monster terkuat di dimensiku tidak bisa berbuat banyak."
Mizore pun tersenyum saat mendengar cerita dari Naruto yang terlihat sangat senang karena habis bertemu dengan ibunya dan juga dia mengutuk dirinya sendiri yang tiba-tiba saja cemburu pada Naruto… Padahal orang yang yang dia maksud adalah ibunya sendiri. Bee yang mendengar itu pun berkata "Rantai chakra… Apa ibumu bernama Kushina Uzumaki, Naruto?"
"Iya…" Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Apa ada masalah sensei?"
"Tidak ada." Jawab Bee, kemudian dia melanjutkan "Pantas saja kau terlihat mirip dengan Yondaime Hokage jika kau tidak memiliki kumis seperti kucing itu. Ternyata kau adalah anaknya."
"Kau kenal dengan tou-chan, Bee-sensei?" Tanya Naruto.
"Tentu saja." Jawab Bee, kemudian dia melanjutkan "Aku dan saudaraku, A bertemu dengannya di Perang Dunia Shinobi ke-3… Kakakku bertarung dengan ayahmu dan dia sungguh cepat dengan tekniknya yang bernama Hiraishin no Jutsu. Bahkan dia pernah menghindari pukulan super cepat kakakku dan hampir membunuhku jika instingku tidak siap dan aku mengarahkan pedangku ke belakang tubuhku."
"Tapi apa kau masih mempunyai masalah dan dendam pada ayahku?" Tanya Naruto.
"Tentu saja tidak… Lagipula dia mengajarkan aku, aku masih bisa menjadi Shinobi yang kuat meskipun Jinchuuriki pada awalnya selalu dimaki dan dihina karena perbuatan monster didalam tubuh kita" Jawab Bee, kemudian dia melanjutkan "Coba kau tunjukkan hasil dari latihanmu itu Naruto."
Naruto pun berkonsentrasi dan muncullah jubah berwarna orange dengan magatama di kerah lehernya dan simbol di perutnya menghitam dan menyebar ke seluruh jubahnya itu. Kemudian Naruto berkata dengan santai "Bee-sensei, kekuatan Kyuubi yang aku kuasai ini belum sempurna karena Kyuubi belum mau bekerja sama denganku seperti kau dan Hachibi, jadi aku harus terus berlatih lagi untuk mengasah kemampuan mode ini Dan aku akan memanggil… Kyuubi Chakura Mode."
-Newspaper Club Room, Youkai Academy-
Saat ini di tempat klub surat kabar… Gin hanya sedang mondar-mandir tidak jelas karena dia panic saat Tsukune digiring oleh Kuyou karena ada seseorang yang membocorkan kalau Tsukune adalah manusia. Moka, Kurumu, klon es milik Mizore, Yukari dan Arashi juga sedang memikirkan cara untuk membebaskan Tsukune. Kemudian Kurumu pun tidak tahan dan dia berkata pada Gin dengan tajam.
"Gin-senpai!" Teriak Kurumu, kemudian dia melanjutkan "Lakukan sesuatu! Tsukune-kun bisa dalam bahaya jika kita terus-terusan berada disini."
"Aku tahu Kurumu." Balas Gin, kemudian dia melanjutkan "Tapi kita harus tenang dan memikirkan dengan matang cara agar Tsukune bisa selamat, karena kita tidak mungkin menghadapi Kuyou secara langsung."
"Tapi kenapa kau cemas begitu, Gin-senpai?" Tanya klon milik Mizore, kemudian dia melanjutkan "Aku lihat semua anak buahnya itu lebih lemah daripada dia… Jadi jika kita semua bekerja sama, kita pasti bisa mengalahkannya."
"Kau tidak tahu apa-apa, Mizore." Balas Gin sambil menghela nafas, kemudian dia melanjutkan "Anak buah Kuyou memang tidak ada apa-apanya, seperti Keito… Tapi beda halnya dengan Kuyou. Dia berbahaya! Apa kalian tahu kenapa klub ini hanya beranggotakan aku saja?"
Moka yang menyadari perbuatan Gin pun terbelalak dan kemudian dia berkata "Jangan bilang kalau…"
"Ya… Mereka membunuh semua anggota klub ini kecuali aku." Potong Gin dan membuat semua mata orang-orang disana melotot karena ucapan Gin ini, kemudian dia melanjutkan dengan air mata yang mengalir dari kedua bola matanya karena dia teringat kematian teman-temannya "Aku dan teman-temanku tahun lalu sudah muak dengan tindakan Kuyou dan organisasinya yang semena-mena… Aku dan para teman lamaku pun berhasil mengalahkan para anak buah Kuyou… Tapi saat kami melawan Kuyou, keadaan berbalik. Aku dipaksa harus melihat kematian teman-temanku dengan keadaan mengenaskan dan menyedihkan. Aku mulai takut dan pesimis untuk menggulingkan rezim Kuyou yang kewenangannya atas siswa telah melebihi wewenangnya yang telah diberikan kepala sekolah padanya. Lalu aku bertemu dengan Naruto…"
"Aku…" Ucap Arashi sambil menunjuk dirinya sendiri.
"Ya…" Balas Gin, kemudian dia melanjutkan "Aku mendengar tentang kekuatanmu dari saat kau melawan Saizou, Kurumu, dan juga Tamao tapi aku belum percaya kau lebih kuat daripada Kuyou… Tapi saat aku melihat kau bertarung dengan atau tanpa benda bernama Kyuubi, saat aku melawanmu dan kau melawan para Lizardman yang menyerang Yukari dan mengalahkan Kotsubo dalam bentuk Krakennya. Aku jadi yakin kau itu kuat dan ditakdirkan untuk membantu Youkai Academy menggulingkan Kuyou. Tapi aku tidak bisa membuatmu melakukan itu pada kami…"
"Memangnya kenapa Gin?" Tanya Arashi dengan nada bingung.
"Bagaimana kalau kau gagal dan berakhir seperti teman-temanku? Bagaimana dengan nasib orang-orang yang kau tinggalkan? Moka-san, Mizore-san, dan Yukari-chan… Mereka bertiga membutuhkan sosokmu Naruto." Jawab Gin, kemudian dia melanjutkan "Moka-san dan Mizore-san sangat mencintaimu… Bagaimana perasaan mereka saat dirinya ditinggalkan oleh orang yang mereka cintai terbunuh di depan matanya? Dan bagaimana perasaan Yukari-san saat tidak ada lagi sosok sang kakak yang selalu menemaninya? Lagipula, aku tidak rela kehilangan sahabatku lagi sepertimu Naruto…"
"Gin… / Gin-senpai…" Ucap semua orang, kemudian mereka dibuat terkejut oleh Arashi yang sudah memasuki Sennin Mode miliknya.
"Kalau begitu, aku berjanji tidak akan mati oleh Kuyou." Ucap Arashi, kemudian dia melanjutkan "Hidup adalah pertarungan Gin… Kita tidak bisa menghindarinya dan kita juga tidak akan pernah bisa untuk menolak kematian. Lagipula sudah cukup Youkai Academy, diperintah semena-mena oleh Kuyou. Kita harus melawan sekarang Gin atau Tsukune akan mati oleh Kuyou dan kau akan kembali menyesal karena kehilangan sahabatmu selain aku Gin."
"Baiklah kalau begitu…" Ucap Gin, kemudian dia melanjutkan "Aku akan ikut. Akan kubalas rasa sakit yang dia berikan pada teman-temanku tahun lalu."
"Aku juga." Jawab Kurumu, kemudian dia melanjutkan "Aku tidak ingin kehilangan Tsukune-kun… Karena dia adalah Destined One-ku…"
"Aku juga." Ucap Moka dan klon dari Mizore, kemudian mereka melanjutkan "Aku juga akan ikut karena Naruto-kun juga ikut."
"Aku ikut." Ucap Yukari.
"Tidak boleh." Balas Arashi.
"Kenapa tidak boleh?" Tanya Yukari.
"Aku tidak ingin adikku terluka…" Ucap Arashi, kemudian dia mengusap-ngusap rambut Yukari dan berkata "Kau mengerti kan?"
"Baiklah, aku mengerti…" Jawab Yukari, kemudian dia melanjutkan "Tapi kau harus berjanji padaku, kau harus kembali hidup-hidup onii-chan…"
"Tentu saja, tidak akan ada yang bisa memisahkan aku dari adikku… Bahkan Shinigami sekalipun." Balas Arashi, kemudian dia melihat Mizore dan berkata "Yuki-hime… Bisa ikut denganku sebentar?"
"Tentu, Naruto-kun." Jawab klon esMizore yang kemudian mengikuti Naruto keluar dari ruangan klub.
Moka pun hanya melihat Arashi dan juga klon es milik Mizore dan membatin 'Sepertinya ada yang mereka berdua rencanakan?'
Arashi pun mengajak klon es Mizore untuk menemui tuannya di Purification Room. Naruto yang sedang berlatih dan melihat kemunculan Arashi dan klon es milik Mizore pun langsung terkejut dan menghentikan latihannya. Kemudian dia dan Mizore menghampirinya dan Naruto pun berkata "Jadi ada apa kalian kesini, Arashi? Memakai Sennin Mode pula?"
"Begini… Tsukune ditangkap oleh Kuyou dan anggota organisasinya." Jawab Arashi.
"APAAA! Ba-Bagaimana bisa mereka menangkap Tsukune?" Tanya Naruto dan Mizore.
"Sepertinya ada yang mengetahui kalau Tsukune itu adalah manusia dan membocorkannya pada Kuyou... Dan Tsukune belum sempat menunjukkan skillnya sebagai Shinobi sepertimu dan membuatnya digiring oleh Kuyou." Jawab Arashi, kemudian dia melanjutkan "Dan yang paling membuat jengkel itu… Anggotanya yang bernama Keito itu tidak memberitahukan kalau Tsukune mempunyai kemampuan luar biasa seperti menyemburkan api dari mulutnya, padahal dia adalah manusia. Sepertinya Keito itu dendam padaku dan Tsukune yang membuatnya babak belur karena mereka mencoba membakar semua surat kabar yang dibuat klub kita."
"Bagaimana ini, Mizore-chan? Aku tidak bisa membiarkan ini?" Tanya Naruto.
"Kau harus melatih kekuatan barumu itu, Naruto…" Ucap Bee yang melihat dari kejauhan, kemudian dia melanjutkan "Lagipula Chi Bunshin milikmu bisa bertarung dengan bocah bernama Kuyou itu. Jadi jangan khawatir.'
'Tapi aku tidak yakin bisa mengalahkan Kuyou… Maksudku, kekuatanku hanya 50% kekuatan oyabun saja dan juga tubuhku mulai melemah karena oyabun sepertinya terlalu banyak menggunakan chakra saat latihannya untuk mengendalikan kekuatan Kyuubi.' Batin Arashi, kemudian dia berkata "Hahahahaha, tenang saja oyabun… Aku kan sudah menggunakan Sennin Mode untuk antipasti, jika kami benar-benar diharuskan bertarung dengannya."
Kemudian Mizore membuat klon es-nya mencair dan dia pun berkata "Kau tenang saja Naruto-kun, aku juga akan membantu disana… Kau berlatihlah sebentar disini atau kau tidur dulu untuk memulihkan energimu yang terkuras setelah kau melawan Kyuubi…"
"Baik-baik…" Ucap Naruto, kemudian dia melihat Arashi dan memberikan glare padanya sebentar dan berkata "Jaga mereka bertiga baik-baik… Atau kau akan, aku eksekusi."
"Ba-Baik oyabun." Balas Arashi. Kemudian Mizore dan Arashi pun keluar dari Purification Room dan pergi ke ruangan tempat para anggota klub surat kabar berkumpul.
'Semoga kalian baik-baik saja minna' Batin Naruto yang mulai berlatih kembali dengan kekuatan barunya.
-Student Police Committee Dungeon, Youkai Academy-
Tsukune Aono, sahabat dari Naruto Uzumaki dan Moka Akashiya dan kekasih dari Kurumu Kurono saat ini harus menghadapi nasibnya saat ini yang harus ditahan karena ada yang membocorkannya bahwa dia adalah manusia. Dan dia tidak bisa membuktikan dirinya adalah Boundary Beings seperti Yukari karena dia belum sempat menggunakan jutsunya untuk membuktikan pada Kuyou bahwa dia bukanlah manusia biasa dan juga itu diperparah dengan Keito yang berdusta bahwa dia tidak pernah melihat Tsukune tidak menggunakan teknik Katon untuk melawannya dan digabungkan dengan teknik Fuuton milik Naruto.
'Sial… Kalau tanganku diikat begini, aku tidak bisa melakukan handseal dan membuktikan kalau aku bukanlah manusia biasa.' Batin Tsukune. Kemudian dia melihat Kuyou dan berkata "Mau apa kau kesini?"
"Jadi kau ingin bekerja sama dan menunjukkan True Form milikmu itu disini?" Tanya Kuyou.
"Untuk apa? Memangnya kau ini siapa? Kau hanya murid sama sepertiku dan status kita sama… Jadi, berhentilah memerintahku!" Teriak Tsukune, kemudian dia melanjutkan "Lagipula bukannya menunjukkan True Form kita disekolah itu dilarang?"
Buuuaaakkk
"Ohok!" Teriak Tsukune yang sudah memuntahkan darah segar dari mulutnya. Beruntungnya fisiknya sudah menjadi lebih kuat karena latihan dari Fukasaku dan juga Shima… Kalau tidak bisa saja tulang dadanya retak karena pukulan monster dari Kuyou.
"Jadi mau bekerja sama?" Tanya Kuyou yang menyeringai saat melihat Tsukune yang menuntahkan darah dari mulutnya.
"Screw you, asshole…" Balas Tsukune dan dia pun mendapatkan pukulan kedua dan membuatnya memuntahkan darah segar kembali dari mulutnya. Kemudian Tsukune melihat kuyou dengan tatapan meremehkan dan berkata "Jadi itu pukulan dari Kuyou-sama sang hebat? Kalau benar… Berarti kekuatanmu itu masih lemah, sobat."
Kuyou pun ingin memukul Tsukune lagi dan kali ini dia arahkan ke wajah. Tapi Tsukune tidak gentar dan melihat pukulan itu dengan tatapan biasa saja dan membuat Kuyou jengkel dan kemudian dia mendengar sebuah teriakan dari arah belakangnya "Berhenti!"
Kuyou pun menghentikan pukulannya dan melihat ke belakang. Dia cukup terkejut saat melihat Arashi, Gin dan yang lain kecuali Yukari sudah berkumpul semua di depannya. Kuyou pun melihat mereka dan berkata "Jadi kalian berani datang kesini untuk menyelamatkan teman manusiamu ini… Kau punya tekad, aku akui itu."
Gin pun melihat Kuyou dengan tajam dan berkata "Lepaskan dia Kuyou!"
"Kalau aku tidak mau, kau mau apa?" Tanya Kuyou.
"Aku akan melawanmu!" Teriak Gin yang sudah merubah dirinya menjadi Werewolf dan langsung menyerang Kuyou. Beruntung karena kecepatan Gin, dia bisa melancarkan pukulan ke arah Kuyou.
Buuuuuaaaakkkk
"Ugh…" Ucap Kuyou yang sudah terpukul bahkan dia belum sempat bertahan karena kecepatan Gin. Dia pun terdorong sedikit ke belakang dan berkata "Kau hebat Gin… TAPI TIDAK CUKUP!"
Kali ini Kuyou langsung menyerang Gin, tapi dia tidak menyangka bahwa Arashi menyerang Kuyou terlebih dahulu dan dia memegang kaki Kuyou dan melemparkannya ke udara. Saat di udara, Kuyou pun terkejut saat melihat bunshin milik Arashi yang sedang membawa Rasengan di berukuran sedang ditangannya, kemudian dia berkata "Oodama Rasengan!"
"Guuuuuaaaaahhhhh!" Teriak Kuyou dan teriakan itu menggema di seluruh pelosok ruang bawah tanah milik organisasi Kuyou.
Tapi Kuyou masih bisa bangun dan memberi tatapan tajam pada Arashi dan berkata "Akan kubunuh kau sialan!"
Arashi pun langsung menggunakan Taijutsu miliknya untuk melawan Kuyou dan dibantu oleh Gin. Kurumu yang melihat itu langsung mengambil kesempatan itu untuk menuju tempat Tsukune. Kemudian dia mengubah tangannya menjadi cakar dan memotong tali yang mengikat Tsukune dengan cakarnya dan berkata pada Tsukune "Daijoubu ka, Tsukune-kun?"
Tsukune pun menggangguk, kemudian dia berkata "Arigatou Kurumu-chan…"
Wajah Kurumu pun memerah karena pujian dari Tsukune. Kemudian Tsukune membuat handseal dan berkata "Katon: Goryuuka no Jutsu!"
Kemudian keluarlah api dari mulut Tsukune dan naga api itu mengarah ke Kuyou. Arashi pun langsung menghindar supaya tidak terkena teknik dari Tsukune yang dia arahkan ke Kuyou. Kuyou pun melihat naga api yang dibuat Tsukune dan membatin 'Kisama! Ishigami sialan! Katanya dia hanya manusia biasa? Tapi kenapa dia bisa menembakkan api dari mulutnya seperti itu?'
Boooooooommmmm
"Guuuuuuuaaaaaahhhhh!"
"Akan aku tambahkan!" Teriak Arashi, kemudian dia membuat handseal dan berkata "Futon: Kazeryuu!"
"Arrrrrrrgggggggghhhhhh!" Teriak Kuyou saat api yang membakar tubuhnya mulai membesar karena bantuan naga angin dari Arashi. Tsukune dan Kurumu pun mendekati tempat Arashi dan Tsukune pun berkata pada Arashi sedangkan Kurumu kembali ke belakang bersama dengan Moka dan Mizore "Apa kita berhasil, Naruto?"
"Sepertinya belum…" Ucap Gin, kemudian dia melanjutkan "Tidak mungkin Kuyou kalah secepat itu…"
Tsukune pun menyeringai dan berkata "Kau pesimis sekali, senpai…"
"Terserah kau mau bilang apa..." Balas Gin.
Tapi mereka bertiga dikejutkan saat Kuyou berhasil selamat dari teknik kombinasi itu dan tubuhnya sudah menjadi sesosok rubah berekor empat dan membuat Tsukune membatin 'Tidak mungkin… Itu adalah teknik kombinasi terkuatku dengan Naruto. Dia Youkai yang kuat jika dia bisa bertahan dari itu sedangkan Keito tidak...'
Gin yang menyadari perubahan Kuyou pun berteriak "Tidak mungkin!"
"Ada apa Gin / Gin-senpai?" Tanya Arashi dan Tsukune saat mendengar teriakan dari Gin.
"Perubahannya adalah, Youkou..." Balas Gin, kemudian dia melanjutkan "Itu adalah Youkai Rank-S yang kekuatannya dihitung dari ekornya dan yang terkuat adalah 9 ekor… Dan Youkou itu lebih kuat daripada Werewolf dan Vampire."
"Jadi dia lebih kuat dari kau dan Moka-hime / Moka-chan?" Tanya Arashi dan Tsukune.
"Sayangnya iya…" Jawab Gin.
"Tidak peduli sekuat apapun dia, dia harus kalah hari ini atau murid-murid akan selalu tertindas karena ketidak bertanggung jawabannya itu, Gin." Ucap Arashi yang sudah mengambil kunai dari kantung celananya.
"Aku setuju dengan Naruto…" Ucap Tsukune, kemudian dia membuat sebuah handseal dan berkata "Katon: Gokakyuu no Jutsu!"
Tapi Kuyou tidak tinggal diam, dia pun membuka mulutnya dan memnembakkan api biru besar dari mulutnya dan berkata "Kitsune-Bii!"
'Teknik itu sama seperti teknik yang dipakai oyabun saat dirinya dalam mode ekor 4… Tapi bedanya tidak ada charge time untuk jurus ini.' Batin Arashi yang mengingat apa yang dilakukan masternya itu saat melawan Orochimaru di Tenchii Bridge.
Boooooooommmmm
Tapi karena bola api milik Tsukune kalah kekuatan dari bola api berwarna biru milik Kuyou. Bola api milik Kuyou pun berhasil mencapai Tsukune dan mementalkannya "Arrrgggggghhhhhh!"
"Tsukune! / Tsukune-kun!" Teriak Arashi, Gin, Mizore, Moka, dan Kurumu.
"Aku tidak apa-apa. Ugh…" Ucap Tsukune yang memegang bahunya yang terbakar hebat karena serangan dari Kuyou.
Gin pun langsung menyerang Kuyou, tapi dia selalu berhasil menahan serangannya tidak seperti tadi saat dia belum memasuki True Form-nya dan membuatnya membatin 'Kuso! Kenapa dia bisa membaca semua pergerakannya, tadi tidak begini…'
"Kau memang cepat kuakui Gin…" Ucap Kuyou, kemudian dia memukul perut Gin dan membuatnya mengeluarkan darah, kemudian dia melanjutkan "Tapi dalam True Form-ku ini kau lebih lambat dariku Gin… Dan juga salahmu, kau tidak melawanku di malam bulan purnama BAKA!"
Buuuuaaaaaaaaakkkk
"Arrrrrrrgggggghhhh!" Teriak Gin yang terlempar karena pukulan super keras dari Kuyou di perutnya.
"Gin!" Teriak Arashi, kemudian dia menahan tubuh Gin sebelum tubuhnya terlempar lebih jauh dan membuatnya berkata "Kau baik-baik saja?"
"Heh, apa aku terlihat baik-baik saja bagimu?" Tanya Gin dengan nada bercanda, kemudian dia menghela nafas dan berkata "Sepertinya klub surat kabar sekali lagi kalah melawan organisasi dari Kuyou."
"Kita belum kalah!" Teriak Arashi, kemudian dia melanjutkan "Selama kita mempunyai hal yang penting untuk kita lindungi, kita akan selalu bertambah kuat dan akan mampu menghadapi apapun yang menjadi penghalang kita. Itulah Hi no Ishi milikku…"
"Hi no Ishi?" Tanya Gin.
Arashi pun membantu Gin duduk dan berkata "Hi no Ishi adalah tekad untuk melindungi hal yang paling berharga bagi diri kita. Bagiku hal yang terpenting dalam diriku adalah tempat tinggalku Konoha, Konoha 11, Yuki-hime, Moka-hime, kau, Tsukune, Kurumu, Yukari-chan, dan kedua orang tuaku."
"Bersiaplah Kuyou, aku datang…" Ucap Arashi yang sudah melesat ke arah Kuyou dan dia pun menggunakan Taijutsu-nya untuk menyerangnya, tapi serangannya bisa dibaca oleh Kuyou.
"Menyerahlah! Kemenangan sudah ada di pihakku hahahahaa!" Teriak Kuyou yang tertawa layaknya seorang maniak.
Buuuuuaaaaaakkkkk
"Selama aku mempunyai Hi no Ishi, aku tidak akan kalah!" Teriak Arashi yang berhasil memukul Kuyou dan dia pun terpental ke belakang dan saat dia belum bisa menyeimbangkan posisinya, Arashi sudah menghujamkan Rasengan biasa ke perutnya "Rasengan!"
"Arrrrrrrrrrrrgggggggghhhhhhh!" Teriak Kuyou saat dia terlempar dan pertunya serasa dibor oleh Rasengan milik Arashi
"Belum cukup…" Ucap Arashi, kemudian dia membuat handseal "Kage Bunshin no Jutsu!"
Booooooooofffff
Booooooooofffff
'Ini serangan terakhirku.. Setelah ini, chakraku akan benar-benar habis.' Batin Arashi, kemudian dia dengan bantuan bunshinnya membuat jurus yang sudah dikenal oleh Mizore dan juga Moka.
'Dia sudah mengeluarkan Rasenshuriken… Sepertinya dia akan mengakhirinya.' Batin Moka.
'Sepertinya chakranya akan segera habis, makanya dia malakukan serangan penghabisan.' Batin Mizore.
"Ju-Jurus apa itu?" Tanya Gin, Tsukune, dan Kurumu.
"Itu adalah salah satu jurus terkuat Naruto-kun…" Jawab Moka, kemudian dia melanjutkan "Namanya Futon: Rasenshuriken."
"Rasakan ini Kuyou,Futon: Rasenshuriken!" Ucap Arashi yang melemparkan Rasenshuriken ke arah Kuyou.
'Dia melemparnya!' Batin Gin, Kurumu, dan Tsukune.
Blaaaaaaaaarrrrr
Rasenshuriken itu pun meledak dan memberikan hembusan angin yang sangat kuat terlebih saat serangan itu melebar… Tapi dia tidak menyangka, bahwa Kuyou masih bisa bergerak dan memanfaatkan kelengahan Arashi dan menembakkan serangannya. Arashi pun tidak sempat menghindar dan terkena serangan Kuyou secara total dan membuatnya mengutuk Kuyou, sebelum dirinya berubah menjadi gumpalan darah yang banyak dengan kata lain, dia hancur…
Naruto yang sedang tertidur setelah latihannya dalam melatih Kyuubi Chakura Mode pun terbangun dan membuat Bee berkata "Kenapa kau sudah bangun dari tidurmu, Naruto? Kau belum cukup istirahat, kan?"
"Kita harus pergi menemuiMoka-hime, Yuki-hime, dan teman-temanku Bee-sensei." Jawab Naruto.
"Memangnya kenapa?" Tanya Bee.
"Chi Bunshin milikku sudah terbunuh oleh orang bernama Kuyou itu." Jawab Naruto.
Moka, Mizore, Kurumu, Gin, dan Tsukune pun langsung terkejut saat melihat Kuyou yang masih selamat dari serangan Naruto meskipun sudah terluka parah, sedangkan Arashi tidak terlihat dan hanya terlihat banyak gumpalan darah saja. Moka yang melihat itu pun melihat Kuyou dengan tajam dan berkata."
"Dimana Naruto-kun?" JAWAB AKU!" Teriak Moka pada Kuyou.
"Naruto Uzumaki sudah tewas, aku sudah membunuhnya." Balas Kuyou yang tersenyum setan.
"KAU BOHONG! D-DIA SUDAH BERJANJI PADA YUKARI-CHAN UNTUK KEMBALI DALAM KEADAAN HIDUP!" Teriak Moka.
"Moka-chan, tenanglah…" Ucap Mizore yang sedang menenangkan Moka dengan menepuk bahunya. Ingin sekali dia memberitahu hal yang sebenarnya pada Moka, tapi ini bukanlah waktu yang tepat untuk membicarakan hal ini.
"Kau lihat gumpalan darah di kakiku ini, gadis vampire…" Ucap Kuyou, kemudian dia melanjutkan "Itu adalah sisa tubuh dari Naruto Uzumaki tertinggal di dunia ini… Aku sudah menghancurkan tubuhnya dengan kekuatanku HAHAHAHAHA!"
Tsukune dan Gin pun sangat sedih atas kabar itu dan ingin sekali membunuh pemuda di depannya ini tapi mereka masih tidak bisa bergerak karena lukanya belum pulih benar. Moka yang mendengar itu pun menangis dan dia mengingat momen-momen indahnya dengan Naruto, kemudian dia melihat Kuyou dengan tajam dan berteriak "Kau… PEMBUNUH! AKU AKAN MEMBUNUHMU SEKARANG JUGA!"
Rosario milik Moka pun bersinar terang. Ura yang berada di dalam tubuhnya pun berkata "Omote! Kendalikan dirimu!"
Tapi Moka tidak memperdulikan itu dan dia pun melesat ke arah Kuyou dan melesatkan pukulan demi pukulan ke arah Kuyou dan berhasil membuatnya babak belur. Tapi saat serangan terakhir dia lesatkan, Kuyou pun mengunci pergerakan tangan Moka dan menendangnya dan membuatnya terlempar ke belakang dan membuat semua orang berkata "Moka! / Moka-chan! / Moka-san!"
"Kau hebat juga vampire… Padahal sebelum mati, bocah itu belum sempat membuka Rosario milikmu." Ucap Kuyou.
"Diam kau!" Teriak Moka saat Kuyou mengatakan tentang kematian Naruto. Mendengar itu, membuat Moka bertekad untuk membunuh sosok didepannya itu saat itu juga karena telah membunuh orang yang dia cintai meskipun itu hanya bunshinnya saja.
"Susullah dia ke neraka, Akashiya-san…" Ucap Kuyou yang sudah membuka mulutnya kembali dan berkata "Kitsune-Bii!"
Swuuuuuuussssshhhh
Boooooooommmmm
"Moka! / Moka-chan! / Moka-san!" Teriak Kurumu, Mizore, Tsukune, dan Gin.
Moka pun membuka matanya dan dia melihat Naruto yang sedang berada dalam Kyuubi Chakura Mode miliknya dan menggendongnya dengan gaya bridal, dan membuatnya berkata "Na-Naruto-kun…"
"Kau tidak apa-apa kan, Moka-hime?" Tanya Naruto.
"I-Ini benar-benar kau kan, Naruto-kun?" Tanya balik Moka.
"Mau kubuktikan…" Ucap Naruto, kemudian dia meraih dagu Moka dan mencium bibir Moka dengan lembut.
Cup
Semua wajah orang-orang disana kecuali Kuyou pun memerah karena melihat adegan ciuman Moka yang biasanya sudah sering mereka lihat, meskipun Mizore menatapnya dengan tatapan iri. Sedangkan Kuyou sendiri berteriak pada Naruto dan membuatnya melepaskan ciumannya dengan Moka "KENAPA KAU MASIH HIDUP! AKU PIKIR, AKU SUDAH MEMBUNUHMU TADI!"
"Kau salah orang teme…" Balas Naruto, kemudian dia melanjutkan "Itu adalah bunshin darahku… Makanya setelah hancur, hanya darahnya saja yang terlihat. Kasihan sekali…"
Mendengar itu pun Kuyou kesal bukan main dan dia pun langsung menyerang Naruto, dan dia pun menurunkan Moka sebentar dan menangkap kepalan tangan Kuyou dengan satu tangan "Kau terlalu arogan teme…"
"Rasengan!" Ucap Naruto yang sudah menghujamkan Rasengan miliknya yang dia buat tanpa bantuan bunshin dan membuat Kuyou berteriak "Arrrrrrrrrgggggghhhhhhh!"
Naruto pun membuat Rasenshuriken dengan bantuan tangannya dan dua lengan chakra yang dibuatnya, kemudian dia melihat Tsukune dan berkata "Tsukune! Apa kau masih bisa bergerak?"
"Bisa, tapi aku tidak bisa banyak bergerak saat ini…" Jawab Tsukune.
"Buat teknik Katon seperti Gokakyuu atau Goryuuka,dan kau arahkan pada Rasenshuriken milikku!" Ucap Naruto.
"Baiklah…"
"Futon: Rasenshuriken!" Ucap Naruto yang melemparkan Rasenshuriken miliknya ke arah Kuyou.
Tsukune pun membuat handseal dan menembakkan bola api dan mengarahkannya ke Rasenshuriken, Naruto "Katon: Gokakyuu no Jutsu!"
Naruto yang melihat api milik Tsukune sudah bersatu dengan Rasenshuriken pun berkata "Majulah! Shakuton: Rasenshuriken!"
Boooooooommmmm
"Arrrrrrrrgggggggghhhhhhh!" Teriak Kuyou yang terbakar luar dan dalam saat terkena jurus Naruto dan membuatnya kembali ke Human Form.
"Kau berhasil Naruto…" Ucap Gin yang sedang berjalan terpincang-pincang karena kelelahan plus kakinya retak karena tadi ditendang dengan keras oleh Kuyou.
Naruto pun langsung menghilangkan Kyuubi Chakura Mode-nya dan memapah Gin. Dia pun melihat Tsukune yang dipapah oleh Kurumu dan berkata "Kalian bekerja dengan baik… Maaf aku terlambat, Gin."
"Tidak apa-apa…" Balas Gin, kemudian dia melanjutkan "Lagipula bunshinmu itu juga melakukan sesuatu dengan baik."
"Naruto-kun setelah kau membawa Gin-senpai ke ruang kesehatan… Ada yang harus kau jelaskan padaku." Ucap Moka yang kemudian pergi bersama dengan Mizore.
"Na-Naruto Uzumaki…" Ucap Kuyou, dan itu membuat langkah Naruto dan Gin terhenti.
"Ada apa?" Tanya Naruto. Dia kali ini tidak mau berdebat dengan orang ini.
"Siapa kau dan apa yang membuatmu menjadi kuat?" Tanya Kuyou.
"Yang membuatku kuat adalah aku mempunyai tekad untuk melindungi semua orang yang aku sayangi, tidak sepertimu… Kau ingin menjadi kuat karena kekuatan dan juga ambisi, sama dengan sahabatku… Dan itu membuat jalanmu menjadi hitam dan tanpa arah sehingga kau terus-terusan menghukum orang dengan alasan tidak jelas sampai-sampai kau membunuhnya untuk mengetes sekuat apa dirimu itu sebenarnya." Jawab Naruto, dan Kuyou pun terkejut karena Naruto bisa tahu semua tentang dirinya… Padahal dia hanya melihat matanya saja. Setelah itu dia pun melanjutkan "Kau mau tahu aku itu siapa… Aku adalah Naruto Uzumaki, Jinchuuriki dari Kyuubi no Yoko."
-To Be Continued-
AN: Helllloooo! The World Arcana is back with this fic loh. Pada kangen gak sama fic ini? Kayaknya enggak deh :v BTW, sorry jarang update fic ini... Soalnya ane kemarin-kemarin habis namatin fic ane yang Ultimate Team: The Devil Hunter dan nyari ide NaruGrayfia buat fanfic one-shoot ane, Naruto Uzumaki: Love Story Collection. Dan ane harap kalian jangan kaget ya, kalau fic The Two Overlord sama Heroes From Another World bakal jadi prioritas update ane… But don't worry, kalau ide udah nyangkut di otak fic yang lain kayak fic ini, Naruto DxD Chronicles sama The Tales of Gutsy Shinobi juga bakal ane update. Buat Ultimate Team Season 2, ane belum bisa nentuin kapan ane ngerilis Season 2 dari Ultimate Team… Tapi tunggu dan tunggu, lalu voilaaa… Fic itu akan siap dirilis.
Review:
EnSanz:
Thanks vroh… Tapi ya gitulah vroh. Kadang ada reader yang pengertian kaya ente, kadang ada yang baru ngeliat sama dikit sama canon di flame. Capek juga saya…
Axis Artelion:
Memang benar sih Septian-nii, tapi mau gimana lagi… Memang latihannya harus sama kaya di canon. Ide ente boleh juga tuh, udah disetujui sama Kurotsuki Evan-Kun sm Ondra Dwi Putra.
Devan Boy Steln:
Belom… Ketauannya dichap ini pas hancur sama Kuyou. Iya disini Naru balik dan Arashi tewas. Season 2 ada, tapi setelah scene The Last… Dan disini Hina bakal reverse, jadi Hina bener-bener nikah sama Toneri di fic ini… Tapi si Toneri tetep sadar sama Naruto kaya di film.
Michael Gabriel:
Enggak kok, cuma dijadiin paragraf aja.
Aoi:
Tidak, ane bosen sama Hinata lama-lama soalnya para fans-nya minta masukkin Hina jadi pair Naru mulu. Mentang-mentang NaruHina canon, huft.
Titoallstar:
Di anime juga sama… Di manga lama tapi di anime sebentar, yang bikin lama kan cuma filler aja.
Namikazeall:
Masih lama… Ini aja belom balik ke Elemental Nation.
Yami Nugroho:
Nanti kalau diskip mulu, dikritik juga mas bro… Makanya serba salah ane jadinya.
Arashi31:
Memang, tapi yang satu lagi(Yang palsu) udah ganti nama jadi Bomba de Fighto dan fic-nya diflame sama korban flame-nya sendiri. Senjata makan tuan :v
Damrieo:
Iya juga sih.
Hyosuke Ryukishi:
Thanks atas reviewnya vroh, memang ane cuma liat percakapan Naru dan mami Kushina di versi teks manga Naruto sih, makanya gitu…
Ayub Pratama:
Pas Tenmei udah selesai buat portalnya… Belum, masih Kyuubi Chakura Mode aja.
Witch: Sip
