Name: Jinchuuriki of Youkai Academy
Author: Izanagi - no - Ookami
Rating: M
Genre: Adventure
Pairing: Uzumaki Naruto x Moka Akashiya(Outer and Inner) x Mizore Shirayuki, Tsukune Aono x Kurumu Kurono, Killer Bee x Shizuka Nekonome, Ginei Morioka x Ruby Toujou, dan para pair cannon dari anime Naruto kecuali Naruto x Hinata
Summary: Setelah meyakinkan Nagato akan adanya perdamaian yang ditimbulkan rasa percaya antar sesama, Naruto pun menghilang dan muncul disekolah khusus untuk monster. Apakah dia akan nyaman disana dan berhasil menguasai kekuatan sepenuhnya disana? Ataukah dia akan menemukan cinta disana?
Disclaimer: Naruto dan Rosario + Vampire bukan punya saya
Chapter 16: Back To Elemental Nation
Beberapa minggu setelah kekalahan Kuyou… Saat ini Naruto dan juga Bee serta teman-temannya di klubnya bersama dengan Shizuka Nekonome dan juga Fukasaku dan Shima saat ini sedang berada di Purification Room yang sudah berubah menjadi sebuah tempat yang cocok untuk berpesta. Tenmei memberi mereka kesempatan untuk berpesta disana untuk berterima kasih pada Naruto dan klubnya karena telah mengalahkan Kuyou dan membuat Youkai Academy bebas dari belenggu Student Committee yang dibuat oleh Kuyou.
"Aku berterima kasih kepada kalian semua yang telah membantu mengalahkan Kuyou dan menghentikan rezim dari Student Committee yang sudah berlangsung secara bertahun-tahun di akademi ini. Terutama pada kalian bertiga, Naruto Uzumaki, Tsukune Aono dan juga Gin Morioka."
"Itu bukanlah apa-apa, kepala sekolah." Balas Naruto agar para temannya dan Nekonome tidak mengetahui hubungan kerja sama antara dia dan Tenmei. Kemudian dia melihat teman-temannya dan melanjutkan dengan tersenyum "Aku hanya melakukan apapun yang terbaik bagi teman-temanku."
"Naruto benar sekali…" Ucap Gin yang saat ini masih memakai kursi roda karena tulang kakinya masih sedikit retak karena serangan Kuyou, kemudian dia melanjutkan "Aku sudah menjadi pecundang dan pengecut selama satu tahun ini karena aku masih trauma akan kematian teman-temanku akan perbuatan Kuyou dan antek-anteknya. Tapi setelah melihat keberanian Tsukune dan Naruto yang kala itu diwakili oleh klonnya… Aku pun menyadari kalau aku harus segera bergabung dengan mereka untuk melakukan perlawanan kembali. Dan akhirnya itu pun berhasil dan itu berkat kalian semua, Naruto, Tsukune, Moka, Mizore, Yukari-chan, Kurumu. Aku ucapkan banyak terima kasih akan itu."
'Gin… / Gin-senpai…' Batin Naruto, Nekonome, Tsukune dan teman-temannya yang lain.
"Oh ya, pak kepala sekolah…" Ucap Tsukune dan membuat semua perhatian menuju ke arahnya. Lalu dia pun menatap kepala sekolah dengan gugup dan berkata "Aku ingin bertanya… Kenapa kau tidak bisa mengurus mereka sendiri dan menunggu ada seseorang yang mengalahkan mereka sendiri?"
"Aku bisa saja, Tsukune-san. Tapi kalau aku lakukan itu, maka akan banyak pihak di akademi ini yang berpikir kalau aku tidak punya pemikiran yang sama dengan para orang-orang di Student Committee itu." Jawab Tenmei, kemudian dia melanjutkan "Lalu aku berpikiran untuk membawamu yang merupakan manusia itu ke sekolah ini agar pihak akademi itu tahu kalau semua manusia itu tidaklah jahat. Aku hanya ingin munculnya perdamaian antara para Youkai dan manusia."
Nekonome pun terkejut saat mendengar kedua muridnya itu adalah manusia. Kemudian Tsukune pun berkata "Dan demi itu kau membuat aku bersekolah disini, meskipun peraturan disini sudah jelas kalau manusia yang terlihat di dalam lingkungan manusia akan dibunuh ditempat?"
"Ya… Walaupun peraturan itu bukan dibuat oleh aku, tapi Kuyou." Jawab Tenmei, kemudian dia melanjutkan "Lalu tidak kusangka, muncullah seorang yang cukup kuat dan tidak terduga muncul dari dimensi lain. Dan karena itu aku menjadikan dia sebagai pelindungmu karena dia bisa bergerak cukup leluasa di dalam akademi karena dia cukup kuat untuk melindungi dirinya sendiri juga dia terlihat sama seperti seorang Hanyou. Karena dia manusia yang mempunyai kekuatan khusus yang tidak dipunyai manusia biasa."
"Itu karena aku merupakan seorang Jinchuuriki atau manusia yang dikorbankan." Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Pantas saja pada awalnya kau merasakan seperti itu. Karena aku memang manusia, tapi aku mempunyai kekuatan seekor monster di dalam diriku."
Semua orang kecuali Nekonome dan Yukari pun melihat Naruto dan Nekonome pun berkata "Monster apa maksudmu, Naruto? Bagaimana seekor monster bisa ada di tubuh seorang manusia?"
"Di duniaku ada 9 monster kuat yang terdiri dari chakra berukuran super besar yang bernama Bijuu dan kekuatan monster itu dihitung dari berapa banyak ekor yang dimilikinya. Disana banyak orang memburu para Bijuu itu dan menyegelnya ke seorang manusia yang cukup kuat untuk menahan kekuatan besar itu dan lalu dijadikan senjata di desa mereka." Jawab Naruto dan membuat Bee menundukkan kepalanya. Kemudian Naruto tertawa dengan nada rendah dan melanjutkan "Tapi kadang ada juga Bijuu yang disegel karena Bijuu itu menyerang desa dan untuk menyelamatkan desa maka terpaksa Bijuu itu disegel di dalam tubuh seorang supaya monster itu tidak kabur dan membuat kerusakan kembali. Dan saat salah satu Bijuu melakukan pengrusakan di sebuah desa… Kalian tahu siapa yang disalahkan?"
"Para Bijuu itu?" Tanya Yukari
'Naruto-kun… / Naruto…' Batin Moka, Mizore, dan Tsukune yang sudah mengetahui semua itu.
"Kau salah imouto." Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Yang disalahkan bukan Bijuu itu, tapi para Jinchuuriki dari Bijuu itu."
"Tapi kenapa bisa? Kenapa malah kau yang merupakan Jinchuuriki yang disalahkan, onii-chan?" Tanya Yukari.
"Sebenarnya kami harusnya diberi kasih sayang karena kami yang menjaga para Bijuu itu agar tidak mengamuk. Tapi karena kebencian mereka pada Bijuu itu yang mendalam karena kehilangan yang disebabkan oleh Bijuu itu… Kami yang kena imbasnya karena mereka tidak bisa membedakan antara Bijuu dan Jinchuuriki. Sebab mata mereka sudah ditutupi oleh kebencian dan mereka selalu saja membuat kami menderita, sengsara, bahkan mereka berusaha membunuh para Jinchuuriki itu karena mereka pikir jika Jinchuuriki itu mati maka Bijuu itu akan mati." Jawab Bee yang mewakili Naruto, kemudian dia melanjutkan "Memang Bijuu itu akan mati jika Jinchuuriki-nya mati. Tapi beberapa tahun yang akan datang, Bijuu itu akan hidup kembali dan pada saat itu tiba… Tidak ada yang bisa menahan kekuatan itu karena Jinchuuriki mereka sudah tidak ada."
Nekonome dan Yukari pun terkejut saat mendengar kabar ini, lalu Nekonome pun melihat Bee dan berkata "Tapi kenapa kau bisa mengetahui hal ini, Kirabi-san?"
"Karena dia sama sepertiku…" Jawab Naruto dan membuat Moka dan Tsukune serta Nekonome dan Yukari terkejut, lalu dia pun melanjutkan "Aku adalah Jinchuuriki dari Kyuubi dan dia adalah Jinchuuriki dari Hachibi. Sebenarnya aku tidak mau menceritakan ini pada kalian semua karena ninja harus bisa menjaga rahasia-nya, tapi karena kalian adalah para orang-orang yang bisa kupercaya dan tempat ini juga sangat rahasia… Jadi aku bisa menceritakan ini semua pada kalian."
"Naruto Uzumaki dan Killer Bee" Ucap Tenmei dan membuat dua orang yang dimaksud melihat Tenmei. Melihat itu pun Tenmei pun berkata "Sebenarnya ada yang aku ingin beritahukan pada kalian dan itu penting… Tapi aku beritahukan hal ini besok saja karena kalian berhak mendapatkan kesenangan kali ini. Bersenang-senanglah kalian semua hari ini dan terima kasih atas bantuan kalian semua."
Tenmei dan Nurari pun pergi dan mereka pun melanjutkan pestanya. Nekonome pun memakan ikan mentah yang berada di kotak penyimpanannya dan membuat Naruto, Bee, dan juga Tsukune merasa jijik saat melihat kejadian itu. Tapi mereka biarkan karena mereka tahu kalau Nekonome itu adalah Youkai kucing dan makanan kesukaan kucing itu adalah ikan. Lalu Bee pun mengajak Naruto ke sebuah bar yang berada di Purification Room.
"Kenapa kau mengajakku kesini, sensei?" Tanya Naruto.
Bee pun menuangkan sake ke gelas yang berada di depannya. Lalu dia menggeserkan gelas itu ke arah Naruto dan berkata "Minumlah…"
"Aku belum cukup dewasa untuk meminum ini sensei." Balas Naruto yang teringat ucapan ibunya.
"Kau lupa kalau setelah kau resmi menjadi seorang ninja dank au sudah merasakan membunuh seseorang atau melihat seseorang mati di depan matamu, berarti kau itu sudah cukup dewasa Naruto."
'Aku minum atau tidak ya?' Batin Naruto, kemudian dia mengambil gelas sake itu dan meminumnya. 'Maafkan aku, kaa-chan…'
"Bagaimana rasanya?" Tanya Bee yang juga sudah meminum sake-nya.
"Lumayan." Jawab Naruto yang sudah menuangkan gelas itu dengan sake dan meneguknya kembali.
"Menurutmu, apa yang akan Tenmei katakana pada kita Naruto?" Tanya Bee.
"Entahlah…" Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Tapi apa dia akan memberitahukan kalau portal yang akan mengembalikan kita ke Elemental Nation sudah selesai dibuat?"
"Mungkin saja…" Balas Bee, kemudian dia melanjutkan "Tapi apa kau siap jika hal itu benar-benar terjadi? Maksudku meninggalkan dua kekasihmu itu dan adikmu serta teman-temanmu disini."
"Aku tidak tahu… Tapi aku merasa ada sesuatu yang terjadi di Elemental Nation akhir-akhir ini." Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan sambil meminum sake-nya kembali. "Aku tidak ingin meninggalkan mereka semua… Tapi kalau benar ada sesuatu yang terjadi di Elemental Nation, kita harus kembali. Apa boleh buat?"
"Kau benar juga." Jawab Bee, kemudian dia melihat Nekonome yang menghampirinya dan berkata "Apa ada yang bisa kami bantu, Nekonome-san?"
"Kirabi-san… Maukah kau berdansa denganku?" Tanya Nekonome.
"Boleh juga. Aku juga sedang tidak sibuk sekarang." Jawab Bee, kemudian dia pun pergi dan meninggalkan Naruto yang sendirian disana dan terus meminum sakenya.
Entah kenapa saat ini Naruto mengabaikan larangan orang tuanya untuk meminum sake atau bir sebelum dia berumur 17 tahun ke atas. Entah kenapa dia kepikiran dengan apa yang akan dibicarakan oleh Tenmei keesokan harinya… Dia merasa kalau saat ini Tenmei sudah selesai membuat portal untuknya kembali ke Elemental Nation dan kembali bersama teman-temannya dan senseinya di Konoha. Kalau dia belum bertemu dengan Moka dan Mizore, tentu dia tidak akan ragu untuk kembali kesana… Tapi kali ini berbeda. Dia tidak sanggup meninggalkan Moka dan Mizore, terutama Yukari karena dia masih cemas kalau masih ada yang membully Yukari di akademi. Dia dilemma karena bingung harus memilih Konoha atau mereka bertiga dan sake yang diminumnya saat ini meredakan masalahnya untuk saat ini. Dia pun mabuk dan Mizore serta Mizore pun menemukannya karena mereka mencarinya dari tadi.
"Sepertinya dia mabuk dan tertidur, Moka-chan." Ucap Mizore.
"Tapi kenapa Naruto-kun mabuk? Aku belum pernah melihat dia mabuk sebelumnya?" Tanya Moka.
"Aku tidak tahu…" Jawab Mizore, kemudian dia melanjutkan "Tapi kita harus membawanya ke kamar asramanya. Soalnya yang lain pun sudah pergi termasuk Nekonome-sensei dan Bee-sensei."
"Baiklah, ayo kita bantu dia." Balas Moka dan kemudian dia dan Mizore pun membopong Naruto keluar dari Purification Room.
Setelah mereka keluar dari Purification Room, mereka pun membawa Naruto ke asramanya. Melihat asrama Naruto telah sepi karena Yukari, Fukasaku, Shima dan Gamatora telah tertidur… Mereka pun membawa Naruto ke kamarnya dan saat sampai, Naruto pun terbangun dan dia mencium Mizore karena pengaruh alcohol yang sedari tadi dia minum. Lalu dia meremas dada Mizore dan membuatnya mendesah, tapi untungnya desahan itu tidak sampai terdengar keluar karena kekkai kedap suara yang dibuat Fukasaku dan Shima agar pembicaraan mereka bertiga tidak terdengar ke luar. Moka yang tidak mau kalah pun juga mencium Naruto. Lalu karena efek alcohol yang Naruto minum dan juga Mizore dan Moka sudah tidak bisa menahan nafsunya lagi, mereka bertiga pun bercinta dan pakaian mereka bertiga berceceran kemana-mana.
Keesokan harinya, Naruto pun terbangun dan dia terkejut saat melihat badan tanpa busana dari Moka dan Mizore 'Shit… Sebenarnya apa yang aku lakukan kemarin? Ja-Jangan bilang aku sudah melakukan itu pada Moka-hime dan Yuki-hime?'
Moka pun kemudian bangun dan dia pun berkata "Aduh… Selangkanganku sakit sekali."
'Oh, shit… Ternyata benar aku sudah melakukan itu.' Batin Naruto yang sudah mengepalkan tangannya. Dia merasa bersalah karena dia melakukan hal itu pada mereka berdua, padahal dia berjanji dia akan melakukan itu setelah dia menikahi mereka berdua tapi dia malah melanggar janjinya. Naruto pun melihat Moka serta Mizore yang telah terbangun dan dia pun berkata "Maafkan aku karena telah melakukan hal ini kepada kalian Moka-hime, Yuki-hime…"
"Tidak apa-apa Naruto-kun. Ini bukan salahmu kok…" Balas Moka, kemudian dia melanjutkan "Lagipula aku menyukainya."
"Ta-Tapi… Aku melanggar janjiku pada kalian." Ucap Naruto, tapi mulutnya ditutup oleh Mizore dengan jarinya yang sudah berkata "Jangan minta maaf, Naruto-kun. Kau tidak ada salah apapun pada kami kok. Lagipula aku memang menginginkannya dari dulu… Karena aku tidak akan bisa memiliki anak setelah umurku diatas 18 tahun. Jadi aku mengambil kesempatan ini karena kau adalah orang yang aku cintai Naruto-kun."
Naruto pun tersenyum dan mencium bibir mereka berdua. Dan mereka berdua pun mandi bersama dan memakai baju mereka. Lalu mereka bertiga keluar dari kamar Naruto dan mereka bertemu dengan Yukari, Fukasaku, Shima, dan Gamatora. Yukari pun menanyakan pada Moka dan Mizore kenapa kedua calon kakak iparnya itu bisa berada di kamar kakaknya bersama-sama, tapi mereka hanya bilang kalau mereka ketiduran di kamar Naruto setelah membawa Naruto yang mabuk karena kebanyakan minum sake. Yukari pun percaya saja meskipun Fukasaku dan Gamatora serta Shima tidak percaya dan menyeringai pada Naruto sedangkan Shima menatap tajam Naruto seolah mereka bertiga tahu apa yang telah mereka lakukan. Mereka semua pun makan bersama seperti seorang keluarga dan lalu mereka pun mendengar ketukan pintu dari luar.
Tok
Tok
Tok
Naruto pun membuka pintunya dan dia cukup terkejut saat melihat ternyata Bee yang mengetuk pintunya. Naruto pun melihat Bee sebentar dan berkata "Ada apa kau datang kesini, sensei?"
"Tenmei memanggil kita…" Jawab Bee, kemudian dia melanjutkan "Kau juga ketiga katak itu."
"Memangnya ada apa Bee-san?" Tanya Fukasaku.
"Aku tidak tahu." Jawab Bee, kemudian dia melanjutkan "Tapi sepertinya yang dia bicarakan itu sangat serius. Jadi ayo kita pergi bersama-sama dan kita dengar, apa yang akan dia bicarakan."
Naruto dan para katak serta Bee pun pergi untuk mencari Tenmei dan diikuti oleh Mizore, Moka, dan Yukari yang penasaran atas pemanggilan Naruto dan ketiga katak itu oleh kepala sekolah mereka… Mereka pun kemudian sampai ke kantor Tenmei dan melihat sebuah mesin yang berada di dalamnya.
"Bagaimana mesin ini, Naruto. Tidak buruk kan?" Tanya Tenmei.
"Tunggu dulu…" Ucap Naruto, kemudian dia melanjutkan "Portal yang kau buat itu sudah selesai?"
'Portal apa yang dimaksud, Naruto-kun?' Batin Moka dan Mizore yang menguping pembicaraan mereka.
"Ya begitulah." Jawab Tenmei, kemudian dia melanjutkan "Aku tidak menyangka portal ini bisa jadi sebelum waktu yang ditentukan."
"Tapi portal ini apakah aman?" Tanya Bee.
"Tentu saja…" Jawab Tenmei, kemudian dia melanjutkan "Nurari sudah mencobanya dan itu berhasil. Dan dia juga menemukan hal yang menarik disana."
"Hal menarik apa yang Tenmei-san maksud Nurari-san?" Tanya Fukasaku pada Nurari.
"Aku muncul dan menemukan tempat bernama Konohagakure no Sato dan ditempat itu sangat sepi. Aku menyamar menjadi pendatang dan bertanya pada seseorang tentang itu…" Balas Nurari, kemudian dia melanjutkan "Dan aku mendapatkan info kalau para ninja dewasa di tempat itu sedang dikirimkan ke medang perang."
"APAAA!" Teriak Naruto, kemudian dia melanjutkan "Pe-Perang… Kau bercanda kan?"
"Aku tidak bercanda Naruto-san." Jawab Nurari, kemudian dia melanjutkan "Mereka yang dikirimkan ke medang perang itu turut serta dalam Perang Besar Shinobi ke-4 yang katanya melawan dark organization yang bernama Akatsuki."
"Tapi itu tidak mungkin…" Balas Bee, kemudian dia menghela nafas dan berkata "Maksudku ketua Akatsuki itu sudah mati oleh Naruto. Jadi tidak mungkin mereka akan berperang melawan Akatsuki."
"Ternyata memang benar…" Ucap Naruto, kemudian dia melanjutkan "Ketua sebenarnya dari Akatsuki itu bukan Pain, tapi Madara."
"Jangan konyol Naruto." Balas Bee, kemudian dia melanjutkan "Madara itu mati setelah bertarung habis-habisan dengan Hashirama Senju. Tidak mungkin dia yang memimpin Akatsuki. Kalaupun benar dia, seharusnya dia sudah sangat tua sekarang."
"Tapi itu memang benar sensei!" Teriak Naruto tidak mau kalah. Dia pun menundukkan kepalanya dan berkata "Madara itu masih hidup… Dia yang telah membuat kedua orang tuaku meninggal. Dia yang telah membuat Kyuubi keluar dari tubuh ibuku setelah dia melahirkan aku. Dan dia juga yang memulai perang itu… Aku yakin itu."
"Lalu apa yang akan kau lakukan, Naruto Uzumaki?" Tanya Tenmei.
"Aku akan pergi kesana dan mengalahkan Madara." Jawab Naruto dengan mantap.
"Naruto-chan… Pikirkan dulu hal ini baik-baik." Ucap Fukasaku, kemudian dia melanjutkan "Bisa jadi ini adalah rencana mereka untuk menarik kau dan juga Bee-san ke dalam medan perang. Lalu dia akan mengambil Bijuu kalian berdua."
"Aku tahu itu jiji." Balas Naruto, kemudian dia melanjutkan "Tapi aku ini adalah anak dalam ramalan… Ibuku bilang padaku kalau ayahku menyegel Kyuubi padaku karena dia yakin kalau aku akan punya kesempatan untuk melawan Madara. Aku ingin dunia ini damai dari Akatsuki. Dan cara satu-satunya adalah mengalahkan Madara dan memenangkan perang ini."
"Kau melakukan ini untuk perdamaian Elemental Nation atau ingin membalas dendam atas kematian orang tuamu, Naruto?" Tanya Gamatora.
"Dua-duanya, Gamatora. Tapi aku tidak begitu peduli pada dendamku atas Madara" Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Tapi yang aku tahu, semua teman-temanku itu ikut dalam peperangan… Dan aku tidak ingin mereka terbunuh dalam perang itu. Jadi aku akan membantu kalian."
Fukasaku, Shima, dan juga Gamatora pun terdiam karena mereka sudah yakin kalau mereka tidak akan bisa membujuk Naruto. Bee yang melihat itu pun berkata "Kalau begitu aku juga akan ikut. Walau bagaimanapun aku adalah guru dan pelindungmu, Naruto."
"Kalau begitu kami juga akan ikut." Ucap Moka dan Mizore yang memaksa masuk ke kantor Tenmei.
"Moka-hime, Yuki-hime… Apa yang kalian lakukan disini?" Tanya Naruto yang kaget saat melihat kedua kekasihnya itu.
"Kami sudah mendengar semuanya, Naruto-kun." Jawab Mizore, kemudian dia melanjutkan "Jadi kami memutuskan untuk ikut denganmu, Naruto-kun."
"Jangan bercanda Moka-hime, Yuki-hime. Ini sungguh berbahaya karena aku akan ikut dalam perang di dimensiku." Balas Naruto.
"Pokoknya kami enggak mau tahu…" Ucap mereka berdua, kemudian dia melanjutkan "Pokoknya kami berdua akan tetap ikut denganmu, titik."
"Naruto… Kau tidak serius akan mengajak mereka kan? Kalau mereka kenapa-napa, Issa dan juga Tsurara akan membunuh kami berdua." Ucap Tenmei dan juga Nurari.
"Kalian kenal dengan orang tua kami?" Tanya Moka dan Mizore.
"Tentu saja, terutama kau Moka." Jawab Tenmei, kemudian dia melanjutkan "Karena aku adalah sahabat dari Akasha."
"Kau sahabat dari kaa-chan?" Tanya Moka.
"Ya bisa dibilang begitu." Jawab Tenmei, kemudian dia berkata pada Moka "Jadi kumohon hentikan rencana kalian untuk mengikuti Naruto, karena aku tidak sanggup menceritakan ini pada Issa dan Tsurara jika sesuatu pada kalian berdua."
"Kalian tidak akan bisa menghentikan kami!" Teriak Moka dan Mizore yang sudah melompat ke portal dan kedua portal itu menghisap mereka berdua.
"Moka-hime! Yuki-hime!" Teriak Naruto saat melihat portal itu menghisap Moka dan Mizore, kemudian dia melihat Fukasaku dan Shima dan berkata "Aku akan menyusul mereka berdua jiji, baa-chan. Ayo Bee-sensei!"
"Hn." Balas Bee, kemudian dia dan Naruto pun langsung memasuki portal itu. Saat Naruto dan Bee memasuki portal itu, Yukari pun masuk ke dalam ruangan Tenmei dan dia pun berkata pada Fukasaku dan Shima "Apa aku boleh ikut, jiji, baa-chan?"
"Jangan Yukari-chan." Jawab Shima, kemudian dia melanjutkan "Kakakmu akan ikut dalam perang. Kau bisa mati jika kau ikut kesana."
"Kumohon jiji, baa-chan… Izinkan aku ikut kesana." Ucap Yukari, kemudian dia melanjutkan "Aku kesepian tanpa onii-chan. Apalagi aku tahu kalian juga pasti akan pergi dari sini."
"Bagaimana ini, anata?" Tanya Shima.
"Kita bolehkan saja Yukari-chan ikut, tsuma. Kita kan bisa menitipkan dia di Konoha." Jawab Fukasaku, kemudian dia melanjutkan "Lagipula, pasti warga Konoha akan menerima Yukari-chan yang merupakan adik angkat pahlawan Konoha saat ini."
"Kau benar anata." Balas Shima, kemudian dia melanjutkan "Ayo kita pergi, Yukari-chan."
"Baik, jiji, baa-chan." Balas Yukari. Dan kemudian mereka bertiga menghilang saat mereka memasuki portal itu.
"Semoga saja mereka baik-baik saja saudaraku." Ucap Tenmei.
"Kau benar, Tenmei." Balas Nurari.
-To Be Continued-
Review:
LadyHayakawa:
Kuyou enggak mati, nanti ada perannya lagi tapi bukan sebagai antagonis lagi. Anti-Thesis enggak kayaknya.
Nameboe-sama:
Ini udah mau balik ke Elemental Nation.
Esya 27 BC:
Kayaknya enggak perlu… Karena Naruto sebentar lagi bakal balik ke Elemental Nation.
Ayub Pratama:
Kayaknya udah up.
Kurotsuki Evan-Kun:
Ide tentang Mizore dulu yang punya anak dari Naruto atau Moka duluan. Enggak juga lah, kalo hancur Naruto bisa dihukum juga entar. Kan Arashi belum sempat ngelepas Rosario Moka sebelum tewas. Chap depan kepulangan Naruto ke Elemental Nation.
Michael Gabriel:
Memang.
Uzumaky Nurroni:
Dia bakal balik ke Rosario universe dulu… Setelah netap disana selama dua tahun, baru mereka sama Yukari menetap di Elemental Nation.
Baka Neko Arashi:
Itu cuma ngancem aja sih… Soalnya Yoko yang terkuat di dimensi itu adalah Yoko yang punya sembilan ekor. Kalo dia tahu Naruto itu Kyuubi kan dia enggak bisa macem-macem. Di chap ini udah balik kok.
Iwas:
Justru itu yang buat Naruto semakin hebat. Enggak punya banyak jutsu sama kaya Sasuke tapi bisa seimbang lawan Sasuke pas pertarungan akhir mereka di lembah akhir. Padahal dia cuma punya setengah chakra Kurama aja dan chakra Bijuu yang lain sudah menipis.
The Kids no OppAi:
Chap ini balik ke Elemental Nation.
The Fourty Seventh:
Saat perang jadi sepi dan yang ada cuma ibu dari teman-temannya yang bukan Shinobi saja sama para Shinobi yang masih di bawah umur kaya Konohamaru, Udon, Moegi, dll.
