Name: Jinchuuriki of Youkai Academy
Author: The World Arcana
Rating: M
Genre: Adventure

Pairing: Uzumaki Naruto x Moka Akashiya(Outer and Inner) x Mizore Shirayuki, Tsukune Aono x Kurumu Kurono, Killer Bee x Shizuka Nekonome, Ginei Morioka x Ruby Toujou, dan para pair cannon dari anime Naruto kecuali Naruto x Hinata

Summary: Setelah meyakinkan Nagato akan adanya perdamaian yang ditimbulkan rasa percaya antar sesama, Naruto pun menghilang dan muncul disekolah khusus untuk monster. Apakah dia akan nyaman disana dan berhasil menguasai kekuatan sepenuhnya disana? Ataukah dia akan menemukan cinta disana?

Disclaimer: Naruto dan Rosario + Vampire bukan punya saya

Chapter 18: Fourth Shinobi World War Part 1: Enter The Battlefield

-Mt. Myoboku, Elemental Nation-

Oogama Sennin, Fukasaku, Shima, Gamaken, Gamahiro, dan juga Gamabunta pun melihat Naruto dengan tatapan bingung karena Naruto langsung berpikiran bahwa sahabatnya sendiri adalah orang yang dimaksud dalam ramalan yang diberikan oleh Oogama Sennin. Tapi Gamabunta mengerti Naruto berpikiran seperti itu karena dia tidak percaya bahwa Sasuke yang merupakan sahabatnya bergabung dengan organisasi yang mencoba menghancurkan perdamaian Elemental Nation.

"Kenapa kau berpikiran seperti itu, Naruto?" Tanya Oogama Sennin.

"Sasuke adalah satu-satunya orang yang sangat lihai menggunakan Doujutsu selain senseiku yang bernama Kakashi Hatake dan juga kakaknya sendiri, Itachi walaupun Doujutsu miliknya masih level biasa." Jawab Naruto.

"Dia benar Oogama Sennin-sama…" Tambah Gamabunta, kemudian dia melanjutkan "Kau tahu sendiri setelah Sasuke Uchiha berhasil membunuh kakaknya sendiri, Itachi Uchiha... Dia sudah mendapatkan kekuatan Mangekyou Sharingan seperti Itachi dan juga Kakashi. Bukan begitu Kirabi-dono?"

"Itu benar." Jawab Bee, kemudian dia melanjutkan "Dia sudah mendapatkan kekuatan Mangekyou Sharingan dan dia pun menggunakan Amaterasu untuk melawanku."

"Kalau dia menggabungkan kedua mata Mangekyou miliknya dengan milik kakaknya Itachi…" Ucap Gamabunta yang kemudian melanjutkan dengan gugup "Maka dia akan mendapatkan kekuatan Eternal Mangekyou Sharingan dan dia akan menjadi selevel dengan Madara."

"Ini situasi yang benar-benar genting…" Ucap Oogama Sennin, kemudian dia melanjutkan "Pihak musuh sudah mempunyai 8 Bijuu walaupun yang satu lagi hanya sebagian saja, dan juga mungkin saja pihak musuh akan mempunyai rekan yang mempunyai level kekuatan yang sama akan Madara... Aku tidak yakin pihak Aliansi Shinobi bisa memenangkan ini kalau itu benar-benar terjadi."

"Jangan putus harapan…" Ucap Naruto dengan tegas dan membuat semua mata termasuk kedua kekasihnya itu melihatnya. Kemudian dia menghela nafas dan berkata "Maksudku… Kita saja belum mulai tapi kenapa kita semua sudah menyerah? Kalian semua tahu kan para Shinobi itu bukanlah bermental kerupuk seperti itu. Tentu musuh mempunyai kekuatan yang besar tapi kita punya yang lebih hebat daripada kekuatan. Persahabatan dan kerjasama! Kalau benar Madara hanya akan bertarung bersama dengan Sasuke saja, tapi kita tidak. Karena semua desa besar bersatu untuk melawan Akatsuki, tidak seperti Perang Dunia Shinobi sebelumnya… Apa aku salah?"

"Itu benar." Balas Bee yang sudah memukul bahu Naruto dengan pelan dan dia pun melanjutkan "Kita bertarung sekarang sebagai rekan bukan sebagai musuh seperti dulu. Aku yakin mau itu Akatsuki, mau itu Madara atau Sasuke… Kita tidak akan kalah! Karena aku sudah yakin kalau persatuan para desa besar sudah sangat kuat."

'Kau memang benar-benar merupakan Yogen No Ko, Naruto Uzumaki…' Batin Oogama Sennin yang tersenyum tipis dan kemudian dia melanjutkan "Jadi, Naruto Uzumaki… Apa kau siap menyelamatkan Elemental Nation dari Akatsuki dan membuat perdamaian versimu sendiri? Apa kau sudah siap untuk menunjukkan kekuatan Yogen No Ko yang sebenarnya?"

"Aku siap!" Jawab Naruto dengan lantang dan kemudian Oogama Sennin mengirim Naruto, dua kekasihnya dan Bee pergi dari Mt. Myoboku 'Semoga kau berhasil, Yogen No Ko. Aku ingin melihat dunia yang tercipta dari kedamain yang ditimbulkan dengan rasa saling percaya antar sesama seperti yang kau pernah kau katakan… Naruto Uzumaki.'

-?, Elemental Nation-

Naruto, Bee, Moka dan Mizore pun terbangun di suatu tempat setelah dikirimkan oleh Oogama Sennin. Naruto yang melihat seksama dan merasa bahwa tempat itu aman pun melihat dua kekasihnya yang saat ini masih memakai seragam sekolahnya.

"Moka-hime, Yuki-hime…" Panggil Naruto.

"Ada apa?" Tanya mereka berdua yang sudah melihat Naruto sedang menatap mereka dengan serius.

"Ugh… Apa kalian yakin ingin bertarung dengan pakaian seperti itu?" Tanya Naruto, kemudian dia melanjutkan "Bagaimana kalau ada…"

"Kami sudah tahu kau akan mengatakan apa…" Potong Moka dan Mizore yang menutup mulut Naruto, kemudian Mizore pun berkata "Tenang saja kalau ada yang kurang ajar akan aku bekukan mereka."

"Aku juga akan menendang selangkangan orang yang membuat macam-macam padaku." Ucap Moka. Meskipun kekuatannya tersegel dalam Rosario… Tapi tetap saja manusia seperti dia akan terasa sakit jika dia ditendang oleh seorang vampire seperti Moka.

"Oke…" Balas Naruto yang malu karena dia takut kalau Moka dan Mizore tahu kalau dia nanti akan cemburu kalau ada yang melihat kekasihnya seperti itu. Kemudian dia melihat Moka dan berkata "Kau ingin aku melepas Rosario milikmu, Moka-hime?"

"Te-Tentu." Jawab Moka dengan nada gugup.

"Ini dia…" Ucap Naruto yang kemudian melepas Rosario milik Moka dan kemudian Moka berubah bentuk menjadi Ura.

"Kenapa kau memanggilku, Uzumaki?" Tanya Ura.

"Aku ingin mengajakmu bersenang-senang dalam perang yang aku ikuti." Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Kau mau kan?"

"Kedengarannya menarikBaiklah, aku ikut Uzumaki." Jawab Ura, kemudian dia berbisik pada Naruto dan berbisik "Tapi kenapa kau tidak memanggilku saat kau bersenang-senang dengan Omote dan gadis Yuki-Onna itu Uzumaki? Kalau kau memanggilku itu akan menjadi foursome bukan threesome."

"Hey! Apa yang kau katakan itu Ura?" Tanya Moka yang wajahnya memerah karena malu dan kesal pada pertanyaan Ura yang dadakan itu.

"Ugh, sekarang bukan saatnya memikirkan itu…" Jawab Naruto yang wajahnya juga memerah karena pertanyaan yang terkesan frontal dari Ura, kemudian dia melanjutkan "Ayo kita lanjutkan perjalanan. Tapi sebelum itu…"

Blaaaasssttt

Naruto pun mengaktifkan Kyuubi Chakura Mode-nya dan dia merasakan banyak energi negatif yang sangat besar serta banyak dari kejauhan. Bee yang melihat Naruto pun membatin "Kau tidak apa-apa Naruto?"

"Aku tidak apa-apa." Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Aku hanya terkejut saat aku merasakan kekuatan negatif yang sangat besar dan banyak yang berasal jauh dari sini. Kita tidak boleh menghabiskan waktu… Ayo kita segera kesana Bee-sensei, Yuki-hime, Moka-hime dan Ura."

"Baiklah…"

"Tentu, Naruto-kun…"

"Ayo kita bersenang-senang, Omote."

"Ya, mari kita bersenang-senang Ura."

-Allied Shinobi Hadquarter, Elemental Nation-

Di markas tempat para Aliansi Shinobi… Inoichi Yamanaka yang merupakan ayah dari sahabat Naruto dan bernama Ino dan juga Ao, shinobi yang ahli dalam teknik sensorik yang berasal dari Kirigakure pun merasakan kekuatan Kyuubi milik Naruto yang saat itu menggunakan Kyuubi Chakura Mode miliknya.

"Tsunade-sama!" Teriak Inoichi dan teriakan itu berhasil mendapatkan perhatian Kage wanita pertama di Konoha itu pada Inoichi.

"Ada apa Inoichi?" Tanya Tsunade.

"Naruto…" Balas Inoichi, kemudian dia melanjutkan "Dia sedang menuju ke medan perang saat ini, Tsunade-sama."

"APAA!" Teriak Tsunade yang panik saat mendengar bocah yang dia anggap sebagai anaknya sendiri datang ke medan perang padahal nyawa Naruto sedang dipertaruhkan dalam perang ini 'Bocah idiot itu… Kenapa dia harus kembali sekarang? Apa dia tidak sadar kalau perang ini dilakukan untuk melindungi dirinya dari Akatsuki?"

"Ada apa Tsunade? Kenapa kau berteriak seperti itu?" Tanya seseorang bertubuh kekar dan berwarna tubuh hitam yang bernama A, kakak dari Bee dan juga Raikage keempat dari Kumogakure.

"Raikage… Kau harus ikut aku." Ucap Tsunade.

"Untuk apa?" Tanya A.

"Naruto Uzumaki jinchuuriki dari Kyuubi sudah kembali dan saat ini sedang menuju ke medan perang." Jawab Tsunadedan itu pun membuat A terkejut dan dia pun melanjutkan "Kita harus menemukannya terlebih dahulu sebelum Akatsuki menangkapnya dan kita kirim dia ke suatu tempat yang aman."

"Aku akan membantumu Tsunade." Balas A, kemudian dia melanjutkan "Aku yakin dia tahu dimana keberadaan adikku, Bee."

"Terima kasih Raikage." Balas Tsunade dan mereka pun melesat untuk mencari Naruto.

-?, Elemental Nation-

Saat Tsunade dan A pergi untuk mencari Naruto… Ada seorang pria bertopeng yang tiba-tiba saja menyeringai karena sesuatu, sedangkan rekannya yang tubuhnya dipenuhi banyak sisik serta memakai baju bertudung pun melihatnya dengan tatapan aneh.

"Kenapa kau menyeringai seperti itu, Tobi?" Tanya orang itu.

"Naruto Uzumaki…" Jawab orang bernama Tobi itu, kemudian dia melanjutkan "Aku sudah yakin dia akan kembali… Dia akan melakukan apapun demi teman-temannya. Aku akan membuktikan kesetiaannya pada teman-temannya akan membuatnya jatuh karena dengan bodohnya dia membuang tempat aman untuknya demi teman-temannya yang berada di tempat dimana dia selalu diincar."

"Kau benar. Dia memang bodoh, Tobi." Balas orang itu.

"Bagaimana situasi dalam perang ini, Kabuto?" Tanya Tobi.

"Lumayan. Para Shiro Zetsu itu sudah cukup membuat perpecahan di berbagai divisi Aliansi Shinobi." Jawab Kabuto, kemudian dia melanjutkan "Dan pasukan Edo Tensei milik kita juga mulai membuat banyak kerusakan di luar terlebih saat aku mengeluarkan para pendekar pedang Kirigakure. Meskipun ada yang sudah disegel seperti Zabuza serta Haku dan juga Ameyuri"

"Kabuto…"

"Ya."

"Kirim Edo Tensei yang menurutmu cukup kuat untuk melawan Naruto Uzumaki. Aku akan pergi ke suatu tempat." Ucap Tobi yang pergi dengan enam sosok Edo Tensei yang berjumlah 6 orang, 4 laki-laki dan 2 perempuan. Dan dia pun mengirimkan dirinya sendiri dan juga keenam Edo Tensei itu dengan teknik Sharingan miliknya yang bernama Kamui.

"Akan aku usahakan…" Balas Kabuto, kemudian dia membatin 'Tapi aku akan mengirimkannya untuk mengalahkannya dan membawanya padaku, bukan kepadamu Obito Uchiha.'

-?, Elemental Nation-

Naruto, Bee, Ura dan juga Mizore pun masih berlari dengan kecepatan penuh ke dalam medan pertarungan. Mizore yang kelihatan sudah sangat lelah pun melihat kekasihnya yang wajahnya sudah mengeras karena takut terjadi apa-apa pada teman-temannya memutuskan untuk bertanya.

"Naruto-kun…" Panggil Mizore tapi Naruto tidak merespon dan terus melanjutkan perjalannya "Apa tempatnya masih jauh?"

"Ya. Tempatnya masih jauh." Jawab Naruto, kemudian dia berhenti dan membuat Bee, Moka dan Mizore juga ikut menghentikan langkahnya. Naruto pun melihat Mizore dan dia pun berkata "Apa kau lelah, Yuki-hime?"

"Iya, aku lelah. Bisa kita istirahat disini sebentar?" Tanya Mizore yang sudah mengambil nafas karena kelelahan berlari dengan sangat lama. Mizore memang Youkai… Tapi dia tidak sekuat Moka yang saat ini sudah menggunakan wujud sebenarnya yang merupakan yang memiliki Rank-S karena dia adalah Vampire, sedangkan Mizore sendiri yang merupakan Yuki-Onna adalah Youkai Rank-A.

"Kita tidak bisa berhenti sekarang karena Akatsuki bisa menyerang kita, kapanpun…" Ucap Naruto, kemudian dia melanjutkan "Tapi kalau mau, aku bisa menggendongmu."

"A-Apa tidak apa-apa?" Tanya Mizore yang wajahnya sudah seperti kepiting rebus dan Ura pun terlihat kesal saat melihat kedekatan Naruto dan Mizore.

'Kenapa aku merasakan hal seperti ini? Aku ini bukan seperti omoteAku yang merupakan vampire murni dari Issa Shuzen dan Akasha Bloodriver tidak mungkin jatuh cinta pada seorang mortal sama seperti omote.' Batin Ura saat melihat Naruto dan Mizore.

"Tidak apa-apa, aku tidak keberatan kok." Jawab Naruto yang memperlihatkan senyumannya pada Mizore.

Naruto pun berjalan ke arah Mizore dan kemudian muncul dua orang yang datang ketempat mereka "Berhenti disana, Naruto Uzumaki!"

Mendengar namanya dipanggil, Naruto langsung melihat dua orang yang salah satunya sudah dia kenali dan dia pun berkata "Baa-chan…"

"Aku senang melihatmu kembali dengan selamat Naruto…" Ucap Tsunade, kemudian dia melihat Naruto dengan sedih dan melanjutkan "Tapi aku minta padamu… Pergilah dari sini dan kembalilah ke tempat dimana kau bersembunyi sampai perang ini kami akhiri Naruto."

Naruto terasa dikhianati saat mendengar perkataan Tsunade itu dan dia pun berkata "Kenapa?"

"…."

"Kenapa kau memintaku untuk kembali baa-chan? Jawab aku!" Teriak Naruto.

"Ini demi keselamatanmu, Naruto." Balas Tsunade singkat, kemudian dia melanjutkan "Aku sudah mengganggapmu sebagai putraku sendiri Naruto… Ja-Jadi aku tidak bisa melihat Akatsuki mengincarmu seperti ini dan kau terus dalam bahaya. Jadi kembalilah dan biarkan kami yang mengurus perang ini."

"Dan membiarkan orang-orang tidak bersalah mati karena perang untuk melindungiku?" Tanya Naruto yang sudah mengepalkan tangannya dan dia pun melesat dengan cepat dan berkata "Tidak akan pernah!"

'Dia cepat sama seperti Minato…' Batin Tsunade, kemudian dia melanjutkan "Raikage!"

"Aku mengerti…" Balas A yang kemudian berkata "Raiton no Yoroi!"

Naruto pun terkejut saat melihat kecepatan A berhasil mengimbangi kecepatannya yang sedang menggunakan Kyuubi Chakura Mode dan dia pun membatin 'Dia bisa mengimbangiku dalam mode ini?'

Buaaaaaakkkkk

A pun langsung memukul Naruto dengan keras tapi Naruto bisa memblocknya meskipun dia masih terlempar ke belakang 'Sial! Bahkan pukulannya juga lumayan kuat…'

Mizore pun melihat Naruto dan dia pun berkata "Kau tidak apa-apa, Naruto-kun?"

"Aku tidak apa-apa, Yuki-hime." Jawab Naruto.

"Kalau begitu aku yang akan melawannya, Uzumaki…" Ucap Ura, tapi Naruto menahan tangannya dan membuatnya berkata "Kenapa kau menahanku, Uzumaki?"

"Jangan Ura…" Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Dia bukan orang sembarangan. Kecepatan dia melebihi Gin dan kekuatan pukulannya hampir sama denganmu. Untuk mengalahkannya… Kau membutuhkan strategi."

Ura pun hanya diam setelah mendengar perkataan Naruto. Kemudian Bee pun melangkah maju ke depan Naruto dan berkata "Yo, brother… Kumohon izinkan kami semua untuk mengikuti perang ini."

"Kau juga Bee?" Tanya A, kemudian dia melanjutkan dengan nada marah "Aku pikir kau lebih pintar daripada ini! Cepat pergilah bawa Jinchuuriki Kyuubi dan dua gadis itu ke pulau kura-kura di Kumogakure."

"Kenapa?" Tanya Bee yang sudah mengepalkan tangannya, kemudian dia melanjutkan "Kenapa kau mengizinkan Darui, Samui, Shee, dan kedua muridku ikut dalam perang ini tapi aku tidak?"

"Kau tahu alasannya kan Bee." Balas A, kemudian dia melanjutkan "Kau dan Jinchuuriki Kyuubi itu sedang diincar oleh Akatsuki. Kau pikir aku akan membiarkanmu yang merupakan adikku ditangkap begitu saja oleh Akatsuki!"

"Adik… Bukannya aku senjata dari desa Kumogakure?" Tanya Bee dengan nada emotionless.

"Apa maksudmu bertanya seperti itu?" Tanya A yang saat ini sudah mengepalkan tangannya dan wajahnya sudah mengeras karena marah pada perkataan Bee.

"Kau tahu apa yang kubicarakan Yondaime Raikage." Desis Bee dan membuat A terkejut akan nada perkataan Bee "Saat aku belum menjadi Jinchuuriki Hachibi dan tou-sama belum meninggal… Kau mengganggapku sebagai adik. Kita bersatu dalam Duo Mematikan A dan Bee dan kau sering mengajakku ikut misi denganmu dan bahkan kau percaya pada kekuatanku… Tapi saat aku menjadi Jinchuuriki Hachibi dan juga kematian ayah, kau bukan lagi mengganggapku sebagai adik tapi sebagai senjata! Senjata yang tidak bisa kemana-mana serta tidak bebas melakukan apa-apa bahkan aku tidak bisa mengerjakan misi dan harus selalu tinggal di desa dan menembakkan Bijuudama pada setiap orang yang kita anggap sebagai musuh datang ke Kumogakure. Apa kau ingat itu, Yondaime Raikage?"

A pun langsung menundukkan kepalanya karena semua yang dikatakan Bee itu memang benar. Kemudian Bee pun menghela nafas dan dia pun berkata "Aku mohon pada kalian semua… Izinkan kami ikut bertarung dalam perang ini. Perang ini terjadi karena kami memiliki Bijuu yang mereka incar. Aku dan Naruto tidak ingin ada orang tidak bersalah mati karena perang yang disebabkan oleh kami. Dan juga… Kami itu bukan anak kecil lagi. Kami itu bisa menentukan tujuan kami sendiri dan kalian tidak akan bisa menghalangi kami…"

"Baiklah… Aku akan mengizinkan kalian lewat." Ucap A dan Tsunade pun melihatnya dengan tajam "Tapi dengan dua syarat…"

"Syarat apa itu?" Tanya Naruto dan Bee.

"Aku ingin menguji kalian berdua, Killer Bee dan Naruto Uzumaki…" Jawab A, kemudian dia melanjutkan "Jika kau bisa mengalahkanku dalam duel Lariat, Killer Bee dan juga kau bisa melewati dan menghindari serangan top speed yang kupunya, Naruto Uzumaki… Maka aku akan mengizinkan kalian bersama dua gadis itu lewat. Kalau tidak, maka kau harus pergi ke pulau kura-kura di Kumogakure dan menunggu sampai perang ini selesai. Apa kalian setuju?"

Naruto dan Bee saat ini saling menatap mata dan lalu mereka berdua berkata secara bersamaan "Kami setuju!"

"Bersiaplah untuk kalah Bee…" Ucap A yang sudah berkata "Raiton no Yoroi!"

Naruto pun melihat A dengan tajam dan dia pun berkata "Kau curang! Kenapa kau memakai baju kilatmu itu?"

"Tidak ada larangan untuk tidak menggunakan kekuatanmu bukan?" Tanya A yang menyeringai pada Naruto, kemudian dia melanjutkan "Lagipula… Kalau dia mau, dia bisa saja menggunakan Tailed Beast Version 1 atau Version 2 untuk melawanku."

"Kau terlalu meremehkanku kak." Balas Bee, kemudian dia melanjutkan "Aku tidak membutuhkan bantuan Hat-chan untuk melawanmu dalam duel Lariat kali ini."

'Sombong…'

"Lariat! / Lariat!"

Boooooommmm

Terjadilah ledakan kecil yang mementalkan Ura dan Mizore ke belakang. Saat Ura dan Mizore dibantu berdiri oleh Naruto, mereka pun melihat Bee dan A yang masih beradu kekuatan Lariat mereka 'Sugoi…'

"Menyerahlah, Bee…"

"Tidak akan pernah!"

Bee pun terdorong sedikit kebelakang dan membuat A menyeringai kemenangan 'Cih… Aku tidak akan kalah dari kakak. Aku akan buktikan padanya kalau aku tetap kuat walapun aku tidak memakai kekuatan Hat-chan.'

A pun berhenti menyeringai saat Bee mengangkat tangannya sedikit ke atas dan dia pun langsung memberikan dorongan pada A dan membuatnya terjatuh ke tanah. Setelah itu terjadi, Bee pun tersenyum kemenangan dan A pun terlihat shock atas kekalahannya dari Bee.

"Bagaimana bisa?" Tanya A pada Bee.

"Sudah aku bilang kalau kau terlalu meremehkan kekuatanku." Jawab Bee, kemudian dia melanjutkan "Kau pikir aku kuat hanya karena karena aku adalah Jinchuuriki dari Hachibi… Kau salah kakak. Walaupun aku tidak memakai kekuatan dari Hat-chan, aku tetaplah kuat karena aku terus berlatih karena aku ingin membuatmu bangga. Karena kau telah percaya padaku dan itu jugalah yang membuatku bisa menahan Hat-chan ditubuhku dengan baik bahkan aku bisa mengontrol kekuatannya tanpa melukai orang lain."

A pun bangkit dan melihat Naruto yang masih memakai Kyuubi Chakura Mode miliknya dan dia pun berkata "Apa kau sudah siap, Uzumaki?"

"Aku siap." Jawab Naruto.

"Jangan harap karena kau putra dari Minato, kau bisa menghindari pukulan top speedku semudah dia Uzumaki." Ucap A dan itu membuat Naruto melihatnya dengan tatapan kaget.

"Kau kenal dengan ayahku?" Tanya Naruto.

"Ya." Jawab A, kemudian dia melanjutkan "Aku dan dia merupakan rival. Kami selalu bertemu dan bertarung selama Perang Dunia Shinobi ke-3 berlangsung. Aku dengar ayahmu, Minato adalah Yogen no Ko dan penyelamat dunia ini… Tapi dia gagal saat dia dan istrinya mati saat mengalahkan Kyuubi. Jadi Naruto Uzumaki… Aku ingin lihat tekadmu! Aku ingin lihat apakah kau akan berhasil… Atau gagal seperti ayahmu!"

"Jangan banyak bicara!" Teriak Naruto yang sudah bersiap-siap, kemudian dia melanjutkan "Mulai saja kalau kau mau dan aku akan buktikan aku akan berhasil… Tidak seperti ayahku!"

"Baiklah…" Ucap A, yang kemudian sudah mengkatifkan armor petirnya lagi "Yoton no Yoroi!"

Boooooommmm

"Naruto! / Naruto-kun! / Uzumaki!" Teriak Tsunade, Bee, Mizore dan Ura yang cemas kalau-kalau Naruto gagal dan dia akan terluka parah.

Swuuuusssshhhh

Kemudian muncul kilatan berwarna orange yang memunculkan Naruto yang kelihatan masih segar bugar karena dia bisa menghindari pukulan top speed milik A 'Dia bisa menghindari pukulanku… Dia memang benar-benar putra dari Minato.'

"Kau memang benar kalau ayahku telah gagal menjadi penyelamat dunia ini, Raikage-san." Ucap Naruto tanpa melihat wajah Naruto "Tapi ayah dan ibuku percaya padaku… Mereka memberikan hidup mereka supaya aku bisa tetap hidup dan juga ayahku percaya dan menyegel kekuatan Kyuubi padaku karena dia yakin kalau aku bisa mengendalikan kekuatan Kyuubi dengan sempurna untuk mengalahkan Madara. Jadi aku tidak akan gagal! Aku akan berhasil dan aku akan membuat kedua orang tuaku bangga dan juga menunjukkan pada mereka bahwa keputusan mereka untuk mermpercayaiku adalah keputusan yang tepat."

"Baiklah, karena kalian sudah membuktikan diri kalian… Maka pergilah, Naruto dan Kirabi-dono." Ucap Tsunade, kemudian dia melanjutkan "Sebelum aku dan Raikage berubah pikiran…"

"Hn…"

Naruto yang sudah menggendong Mizore, Bee, dan juga Ura pun pergi melanjutkan perjalan setelah berhasil melaksanakan dua trial dari A. Tsunade yang melihat dua orang itu semakin menjauh pun berkata "Apa kau yakin dengan keputusanmu ini, Raikage?"

"Aku yakin…" Jawab A, kemudian dia melanjutkan "Mereka sudah berhasil membuktikan dirinya, jadi aku akan percayakan masa depan dunia ini pada tangan mereka. Bukannya kau juga percaya pada bocah Uzumaki itu, Tsunade?"

"Lebih baik kita kembali ke markas." Balas Tsunade yang mencoba mengalihkan perhatian, kemudian dia melanjutkan "Kita harus membahas tentang ancaman baru di dalam medan perang."

"Kau benar…" Balas A, kemudian dia melanjutkan "Zetsu putih."

-?, Elemental Nation-

Kabuto yang masih berada di tempat persembunyiannya pun memanggil dua peti mati dari bawah tanah di suatu tempat dengan teknik Kinjutsu miliknya yang bernama Edo Tensei. Kemudian dua peti mati itu terbuka dan memunculkan dua sosok. Yang pertama sosok pemuda berambut putih yang memiliki poni yang menutupi mata kirinya dan kakinya terlihat cacat yang bernama Nagato dan yang kedua adalah sosok pemuda berambut hitam pendek dan mempunyai warna mata onyx dengan garis di hidungnya yang menyerupai sebuah keriput yang bernama Itachi Uchiha. Kabuto yang melihat itu menyeringai dan dia pun berkata

"Itachi Uchiha, jenius dalam penggunaan Sharingan dan pengguna Rinnegan, Nagato Uzumaki…" Ucap Kabuto, kemudian dia melanjutkan "Dengan dua orang ini… Kalian tidak akan punya kesempatan, Naruto Uzumaki dan Killer Bee. Mereka akan menangkapmu dan lalu aku akan mendapatkan Hachibidan Kyuubi untuk diriku sendiri HAHAHAHAHA!"

-To Be Continued-

Review:

Aldyxs:

Bukannya ane udah bilang ya di chap berapa gitu… Kalau ane buat twist tentang itu, jadi perubahan yang enggak ada di anime/manga. Ane buat Naruto punya itu sebelum dia pergi dari Konoha sebelum Training Trip.

Rozinamikaze:

No.

Namikaze Naufal:

Please stop make me add Hinata in this shit. Maksudnya ane memang suka Hinata di canon, tapi bukan berarti ane bakal masukkin Hinata jadi pair di setiap fic ane. Mengertilah sedikit.

UzuNami Tara 217:

Kaya di canon… Pas lawan Juubi sampe lawan Kaguya jadi kawan, abis lawan Kaguya jadi musuh. Nanti pas kalah battle sama Naru jadi temen lagi. Enggak

Michael Gabriel 455:

Bener pak.

Nawawim 451:

Kalau tahu bisa marah besar mereka dan kayaknya Alucard enggak bangkit, sorry.

Harasan 21:

Enggak tahu. Kayaknya sih enggak.

Le Vechiasignora:

Ane buatnya kaya di canon bro.

Senju-nara Shira:

Ini udah rilis.

Ikut tempur tapi kalau Moka sisi lainnya yang tempur(Ura)

Memang sih… Tapi kan itu cuma optional aja. Obito make mereka karena Naruto udah susah dilawan karena udah ngendaliin chakra Yang Kyuubi sepenuhnya

Fic Reading Maelstrom and the Moon bakal dihapus dan tunggu fic saudara ane yang Naruto x Percy Jackson tamat dulu baru ane buat lagi kalau dua fic itu udah update kecuali The Rise of Persona.

Joshsua 93:

Thanks atas infonya.

Guest007:

Bye Hinata in

Tenshisha Hikari:

Bukan akhir tapi tengah pas Naruto mau ditembak Bijuudama sama Juubi karena dia ngeliat bayangan para Bijuu dan Hagoromo di diri Naruto.

Grand560:

Iya lah.