Name: Jinchuuriki of Youkai Academy
Author: The World Arcana
Rating: M
Genre: Adventure
Pairing: Uzumaki Naruto x Moka Akashiya(Outer and Inner) x Mizore Shirayuki, Tsukune Aono x Kurumu Kurono, Killer Bee x Shizuka Nekonome, Ginei Morioka x Ruby Toujou, dan para pair cannon dari anime Naruto kecuali Naruto x Hinata karena Naruto x Hinata bakal jadi Toneri x Hinata di fic ini
Summary: Setelah meyakinkan Nagato akan adanya perdamaian yang ditimbulkan rasa percaya antar sesama, Naruto pun menghilang dan muncul disekolah khusus untuk monster. Apakah dia akan nyaman disana dan berhasil menguasai kekuatan sepenuhnya disana? Ataukah dia akan menemukan cinta disana?
Disclaimer: Naruto dan Rosario + Vampire bukan punya saya
Chapter 19: Fourth Shinobi World War Part 2: Meet Old Friend
-Battlefield, Elemental Nation-
Saat ini Naruto yang sedang melesat dengan cepat di dalam area pertarungan dalam Perang Dunia Shinobi Ke-4 bersama dengan Mizore di gendongannya dan disusul oleh Bee dan Ura dibelakangnya. Dia cemas pada keadaan teman-temannya di Konoha 11 serta rekan-rekannya di Konoha. Naruto saat ini juga sedang memikirkan cara memenangkan perang jika dia benar-benar diharuskan untuk melawan Madara dan juga Sasuke jika dia bertemu dengannya sebagai musuh. Mizore yang melihat itu pun menatap Naruto dengan cemas dan dia pun berkata…
"Hei, Naruto-kun…"
"Hmm…" Balas Naruto tanpa melihat wajah Mizore dan terus menatap jalan di depannya.
"Kau khawatir pada teman-temanmu?" Tanya Mizore.
"Tentu saja." Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Aku khawatir pada keadaan mereka… Maksudku, seharusnya mereka tidak terlibat dalam masalah ini. Akatsuki itu punya masalah denganku dan Bee-sensei, bukan mereka. Bukan kelima desa besar…"
"Kau seharusnya senang karena kau tahu bahwa teman-temanmu sangat peduli padamu sampai-sampai mereka terlibat dalam perang untuk melindungi mereka, Naruto-kun." Ucap Mizore dan perkataan Mizore itu membuat Naruto tersenyum tipis, kemudian dia melanjutkan "Aku tahu kau ingin melindungi teman-temanmu, Naruto-kun. Aku dan Moka-chan tahu itu dan kami mengizinkanmu untuk melindungi mereka. Tapi… Kumohon jangan buat dirimu celaka, Naruto-kun. Karena kau sangat penting bagiku, bagi Moka-chan, bagi Yukari-chan, dan lain-lain."
"Aku tahu itu…" Balas Naruto, kemudian dia melihat sekumpulan shinobi yang datang menuju ke arah mereka. Naruto yang melihat itu pun berkata pada Mizore "Bisa kau turun sebentar, Yuki-hime."
"Tentu…" Balas Mizore. Saat dia sudah turun dari gendongan Naruto, dia pun melihat Naruto yang sudah memunculkan Rasengan di tangannya 'Sebenarnya apa yang Naruto-kun rencanakan?'
Bee pun melihat Naruto yang akan menghujam salah satu ninja dengan Rasengan milikku dan dia pun berhenti dengan segera dan berkata "Oy, Naruto… Apa yang kau lakukan?"
"Rasengan!"
Mizore, Ura dan Bee pun terkejut saat melihat Naruto menyerang salah satu shinobi dengan tekniknya. Bee pun terlihat ingin memarahi Naruto tapi tidak jadi saat dia melihat shinobi yang diserang Naruto tadi tubuhnya berubah menjadi mengerikan dan kemudian berubah menjadi pohon.
Naruto pun langsung membuat lengan chakra yang banyak dengan Rasengan yang sudah aktif di tangannya dan dia pun berkata "Jangan ragu! Mereka semua peniru, habisi mereka semua."
Mendengar itu pun semua peniru itu langsung menunjukkan wujud sebenarnya dan langsung melesat ke arah mereka berempat, Naruto yang melihat itu pun langsung menggunakan jurusnya "Rasenrengan!"
Melihat muridnya sudah beraksi, Bee pun langsung mengeluarkan pedangnya dan menebas banyak musuh dengan kenjutsunya 'Aku tidak mengerti kenapa Naruto bisa tahu semua orang di hadapan kita adalah seorang peniru. Pasti kemampuan sensor yang dimiliki Naruto dalam mode ini lebih hebat daripada sensor dalam Sennin Mode milik Naruto.'
"Kena kalian semua!" Teriak Mizore yang melihat banyak musuhnya yang mendekat dan menggunakan tekniknya untuk membekukan mereka semua "Ura-san! Giliranmu…"
"KNOW YOUR PLACE!" Teriak Ura yang menendang musuh-musuh mereka yang telah dibekukan oleh Mizore dan menghancurkannya menjadi serpihan-serpihan es.
"Kau pikir kalian sudah menang, huh?" Tanya salah satu peniru mereka yang masih hidup dan kemudian dia dan peniru shinobi yang tadi bergabung dan berubah wujud menjadi sosok besar "Coba pikir lagi…"
Melihat itu Ura pun ingin menghajar sosok itu dengan kekuatan Shinsho miliknya tapi Naruto menahannya. Ura pun mendeathglare Naruto karena itu, tapi Naruto hanya menyeringai dan malah membuat sebuah Rasenshuriken berukuran super kecil. Sosok itu melihat Naruto dengan tatapan meremehkan "Serangan macam apa itu… Apa kau bercanda bocah, hahahaha?"
"Kau lupa sesuatu sepertinya, idiot." Balas Naruto, kemudian dia melanjutkan dan melempar jutsu miliknya ke arah monster itu "Jangan pernah meremehkan musuh karena dalam bertarung. Meluncurlah! Mini Rasenshuriken!"
Sosok itu hanya menyeringai seperti orang gila sampai Mini Shuriken milik Naruto mengenai salah satu kaki makhluk besar itu dan memotongnya "G-GAAAHHHH!"
Melihat makhluk itu goyah karena sebelah kakinya putus, Naruto pun menggigit tangannya sampai berdarah dan dia pun membuat beberapa handseal "Kuchiyose: Yatai Kuzushi no Jutsu!"
Setelah Naruto mengucapkan kata-kata itu, Gamahiro pun jatuh dari udara dan menimpa makhluk malang itu dan membuatnya mati di tempat. Naruto pun menghela nafas lega dan kemudian Mizore memeluknya dari belakang dan dia pun berkata "Kita berhasil, Naruto-kun…"
"Ya, kau benar Yuki-hime. Tapi kalian juga ikut andil dalam mengalahkan beberapa makhluk itu." Balas Naruto yang tersenyum saat mendengar ucapan salah satu kekasihnya itu.
"Uzumaki…" Panggil Ura dan itu membuat Naruto menoleh kepadanya "A-Aku…"
"Cepat katakan pada Naruto-kun baka-Ura!" Teriak Moka dari dalam Rosario .
"Diam kau Omote! Dan siapa yang kau panggil baka, hah?" Tanya Ura, kemudian dia melanjutkan "Aku ini vampire elit, putri dari Issa Shuzen dan Akasha Bloodriver. Tidak mungkin aku memuji seorang manusia seperti itu."
"Dasar…" Ucap Moka, kemudian dia melanjutkan "Kenapa aku punya sisi yang menyebalkan dan tsundere seperti ini sih?"
"Aku dengar itu Omote!" Balas Ura.
Naruto pun melihat Ura dan berkata "Kau ingin mengatakan sesuatu Ura-chan?"
Ura pun terlihat kecewa karena dia tidak mendapat suffix-hime dari Naruto seperti counterpart-nya, tapi itu dia tepis dan dia pun berkata "Kau bertarung dengan sangat baik Uzumaki…"
"Oh terima kasih sepertinya." Balas Naruto, kemudian dia melepaskan pelukan Mizore dan dia mendengar suara di pikirannya.
"Naruto, apa itu kau?" Tanya seseorang yang berada di pikiran Naruto.
"Ya ini aku." Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Jadi kau ini siapa?"
"Aku Shikaku Nara, ayah dari sahabatmu Shikamaru." Jawab orang yang menghubungi Naruto itu "Aku berbicara padamu langsung dari markas…"
"Kenapa kau berbicara padaku, Shikaku-ossan?" Tanya Naruto.
"Aku ingin memberitahu padamu, dua musuh yang cukup mengganggu dalam perang kali ini." Jawab Shikaku, kemudian dia melanjutkan "Yang pertama adalah Shiro Zetsu… Itu adalah musuh yang kau dan rekan-rekanmu kalahkan tadi. Mereka adalah ancaman yang cukup berbahaya karena dia bisa meniru seseorang bahkan chakranya dengan tepat sampai-sampai ninja sensor tidak akan bisa membedakannya. Tapi aku sudah menemukan strategi dan rencana untuk mengatasi Shiro Zetsu ini."
"Bagaimana?" Tanya Naruto.
"Kekuatan barumu yang kau dapatkan dari Kyuubi, Naruto." Jawab Shikaku.
"Huh…"
"Saat kau menggunakan mode yang sedang kau gunakan saat ini apa kau merasakan sesuatu?" Tanya Shikaku.
"Aku banyak sekali mendapatkan aura negatif di sekitar sini dan lalu aku menemukan mereka." Jawab Naruto.
"Tepat sekali. Mode yang kau gunakan saat ini mempunyai pendeteksi untuk mendeteksi sekitarmu, jadi kau bisa membedakan shinobi yang benar-benar shinobi dan juga peniru… Sang Zetsu putih." Balas Shikaku
Naruto pun menggangguk mengerti akan penjelasan Shikaku dan dia pun berkata "Aku mengerti. Kalau begitu aku akan membuat banyak bunshin untuk membantu menghabisi para Shiro Zetsu itu."
"Baiklah…" Ucap Shikaku, kemudian dia melanjutkan "Yang kedua juga tidak kalah bahaya. Teknik pembangkit orang yang sudah mati, Kinjutsu: Edo Tensei. Teknik itu membangkitkan banyak orang yang sudah tewas sebagai mayat hidup dan mereka juga bisa dikendalikan oleh musuh. Mereka juga tidak bisa dilawan dengan cara biasa… Karena mereka akan kembali utuh jika dihancurkan. Kecuali jika disegel…"
"Jadi orang yang di Edo Tensei itu tidak akan bisa mati kecuali disegel?" Tanya Naruto.
"Kau benar…" Jawab Shikaku.
"Shikaku-ossan, apa kau punya sedikit info tentang Madara?" Tanya Naruto.
"Tidak banyak. Tapi yang kutahu kalau dia itu… Abadi." Jawab Shikaku yang membuat Naruto terkejut saat mendengar bahwa Madara abadi dan tidak bisa mati "Dekat dari tempatmu saat ini ada kemah yang digunakan untuk tempat medis. Banyak teman-temanmu dari Konoha 11 yang sedang berada disana. Kau bisa pergi kesana untuk bertemu dulu dengan teman-temanmu, Naruto. Kalau begitu… Aku tutup dulu pembicaraan kita."
"Ha'i…" Balas Naruto.
"Ada apa, Naruto?" Tanya Bee.
"Shikaku-ossan, ayah dari sahabatku Shikamaru menghubungiku dari markas." Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Dia memberitahu ancaman yang berada di desa perang dan salah satunya makhluk yang kita hadapi tadi. Mereka adalah Shiro Zetsu… Makhluk yang bisa menirukan seseorang bahkan chakranya sehingga membuat tim sensor akan sulit untuk membedakan yang asli dan yang palsu. Tapi dia sudah mengatakan cara untuk mengatasi makhluk-makhluk itu…"
"Apa itu?" Tanya Bee.
"Kekuatanku…" Jawab Naruto dan itu membuat Bee menaikkan alisnya pada Naruto "Mode ini, Kyuubi Chakura Mode… Bisa merasakan energi negatif yang dimiliki oleh para Shiro Zetsu itu. Aku merasakan Shiro Zetsu telah tersebar ke seluruh tempat, jadi tidak mungkin aku mendatangi mereka satu persatu."
"Jadi kau akan membuat banyak Kage Bunshin untuk mengatasi mereka?" Tanya Bee dan itu dijawab dengan anggukan oleh Naruto. Bee pun menghela nafas dan kemudian dia melanjutkan "Baiklah, aku izinkan kau melakukan itu. Tapi ada yang aku ingin katakan padamu… Mengingat kau belum menguasai kekuatan Kyuubi sepenuhnya maka dalam mode ini Kyuubi akan memakan chakramu sedikit demi sedikit karena kau dan dia terhubung dengan mode ini. Jika chakramu habis, maka kau akan… Mati."
Ura dan Mizore pun menatap Naruto dan mereka pun membatin 'Naruto… / Naruto-kun…'
"Jadi begitu ya…" Ucap Naruto yang menghela nafas karena ternyata dia masih belum bisa mengendalikan chakra Kyuubi dengan sempurna dan jika dia tidak berhati-hati dalam menggunakan mode itu, maka itu bisa membunuhnya juga.
"Tapi walau begitu, kau masih bisa membuat 100 bunshin untuk mengatasi para peniru itu." Ucap Bee, kemudian dia melanjutkan "Itu adalah batasmu sampai kau bisa mengendalikan chakra Kyuubi sepenuhnya… Jangan membuat lebih atau chakramu akan lebih banyak terhisap oleh Kyuubi."
"Aku mengerti…" Ucap Naruto, kemudian dia membuat single handseal dan berkata "Kage Bunshin no Jutsu!"
Boooooffffff
Boooooffffff
Boooooffffff
Naruto pun melihat semua bunshinnya yang juga telah menggunakan Kyuubi Chakura Mode dan dia pun berkata "Kalian semua… Berpencarlah dan habisi semua Shiro Zetsu yang berada di berbagai tempat. Mode itu mempunyai kekuatan untuk menuntun kalian pada mereka. Sekarang pergilah!"
Para bunshin Naruto pun menggangguk dan langsung melesat ke segala arah, kemudian Ura menghampirinya dan dia pun berkata "Jadi kita akan kemana lagi, Na-Naruto?"
'Kenapa si Ura jadi aneh begini sih? Pertama, biasanya dia kan cuek dan dingin kaya si teme tapi kenapa sekarang dia jadi gugup seperti orang yang sedang kasmaran begitu? Dan sejak kapan dia memanggilku Naruto bukan Uzumaki?' Batin Naruto tapi dia tepis pikiran itu dan dia pun membalas "Perkemahan… Di kemah itu ada klinik medis untuk mengobati para shinobi dan kunoichi yang terluka di medan perang. Kalau tidak salah dengar dari Shikaku-ossan, katanya teman-temanku sedang berada disana saat ini. Ayo kita kesana."
"Oke…"
"Terserah kau saja, Naruto…"
"Baiklah. Tidak ada salahnya mampir sebentar disana."
-Shinobi Alliance Headquarter, Elemental Nation-
Saat ini Tsunade dan A sudah kembali dari usaha mencegah Naruto dan Bee untuk ikut dalam perang meskipun gagal dan mereka juga sedikit lama karena Tsunade dan A sedikit berbincang-bincang dan mengingat masa lalu saat mereka berdua pernah bekerja sama. Kemudian asisten dari A yang merupakan gadis berambut silver dan berkulit hitam cerah pun menyambut mereka berdua.
"Jadi kau sudah kembali, Hokage-sama, Raikage-sama?" Tanya asisten dari A yang bernama Mabui.
"Ya begitulah." Jawab A, kemudian dia duduk dan dia pun melanjutkan "Meskipun kita tidak bisa membujuk mereka berdua…"
"Tsunade-sama…" Ucap Shikaku yang menghampiri mereka berdua dan dia pun berkata "Aku senang Naruto telah kembali dan membantu kita di perang ini… Tapi aku tidak tahu kedatangan Naruto itu adalah keberuntungan atau bencana bagi aliansi shinobi."
"Maksudmu?"
"Shiro Zetsu…" Balas Shikaku, kemudian dia melanjutkan "Naruto memiliki kekuatan yang bisa membedakan antara shinobi dan juga Shiro Zetsu yang telah mengacaukan beberapa divisi dengan serangan gerilya tapi disisi lain… Aku merasa bahwa Madara sengaja mengeluarkan Shiro Zetsu untuk memancing Naruto dan Kirabi-dono karena dia tahu kalau Naruto mempunyai kemampuan seperti itu."
"Jangan khawatir tentang itu, Shikaku." Ucap Tsunade, kemudian dia melanjutkan "Aku dan Raikage telah memberikan kepercayaan kepadanya. Aku yakin dia akan menjaga kepercayaan itu dan memenangkan perang ini. Karena Naruto yang aku tahu selalu menjaga janjinya, tidak peduli apapun…"
-Alliance Shinobi Camp, Elemental Nation-
Semua anggota Konoha 11 kecuali Sasuke dan ditambah Sai saat ini sedang berkumpul di camp tempat Sakura bekerja sebagai medis bersama dengan senpainya, Shizune. Salah satu anggota Tim 8 yang bernama Kiba Inuzuka pun hanya bisa duduk di atas anjingnya yang bernama Akamaru dan menyilangkan tangannya di dadanya dan mendecih. Kemudian dia melihat Shikamaru Nara, salah satu anggota dari Tim 10 dan dia pun mengatakan sesuatu.
"Tch, kita ini sedang dalam perang. Untuk apa ayahmu memanggil kami semua kesini dalam waktu segmenting ini, Shika?" Tanya Kiba.
"Mendokusai… Kenapa kau bertanya padaku? Aku pun tidak tahu apa alasan ayahku meminta kita berkumpul disini." Jawab Shikamaru dengan nada bosan.
"Sebenarnya apa yang diinginkan oleh Shikaku-sama? Apa dia tahu kalau aku bertugas menjadi penyegel di Divisi 3 kali ini?" Ucap Sai.
"Tenanglah Sai…" Jawab Sakura, kemudian dia melanjutkan "Aku dengar ada sebuah kejutan yang terjadi di medan perang. Aku penasaran apa kejutan itu sebenarnya."
"Sakura… Jangan bilang kau berharap kalau kejutan itu adalah Sasuke yang berpindah pihak ke aliansi shinobi?" Tanya salah satu ninja teman tim Shikamaru yang bernama Ino, kemudian dia melanjutkan "Itu tidak mungkin… Dia sudah menjadi pengkhianat. Dia sudah membunuh salah satu tetua desa, Danzo bahkan dia ingin membunuhmu dan Kakashi-sensei. Apa kau lupa?"
"Bukan begitu maksudku Ino." Jawab Sakura, kemudian dia melanjutkan "Maksudku… Bisa saja kejutan itu Naruto kan? Sudah berapa lama kita terpisah dari si baka itu? Sudah lebih dari seminggu atau sebulan kan. Semua merindukannya… Aku, Kakashi-sensei, Hinata, Sai, Tsunade-sama, dan kalian semua juga merindukan Naruto kan?"
Mereka semua pun terdiam kemudian Chouji pun berkata "Tapi apa kau yakin ini Naruto, Sakura? Maksudku… Perang ini adalah tujuan Akatsuki untuk mengincar Naruto. Kalau dia datang berarti dia sama saja dengan bunuh diri kan?"
Sakura pun tidak menjawab karena statement dari Chouji itu benar, tapi kemudian ada cahaya kuning yang melompat di dekat mereka dan cahaya kuning itu memperlihatkan sebuah sosok pria berkulit tan dengan rambut pirang spiky dan 3 tanda lahir di kedua pipinya yang memakai baju hitam bercampur orang dengan celana berwarna orange dan itu membuat para shinobi dan kunoichi yang tergabung dalam Konoha 11 kecuali Sasuke dan ditambah Sai pun terkejut saat melihat sosok itu.
"Yo minna, aku kembali ttebayo!"
"Naruto!" Teriak para teman-temannya yang tiba-tiba saja memeluknya dan membuatnya terjatuh dengan keras di tanah.
Naruto pun bangkit dan memegang kepalanya yang sakit saat terbentur tanah dan kemudian dia berkata "Sambutan kalian sungguh berlebihan, kau tahu minna…"
"Maaf…"
"Jadi ini yang dimaksud kejutan dari Shikaku-san?" Tanya Neji, kemudian dia melihat Naruto dan dia pun tersenyum "Ini sungguh membahagiakan kita dari perang yang begitu mengerikan ini."
Semua pun menggangguk setuju atas perkataan Neji dan Lee pun berkata "Kau kemana saja Naruto-san? Kau membuat kami semua cemas tahu…"
"Maaf, Lee." Balas Naruto, kemudian dia melanjutkan "Setelah pertarunganku dengan Pain dan perbincangan aku dengan Nagato… Aku terkirimkan ke dimensi lain dan aku terjebak disana sampai sekarang."
"Ternyata tebakan Shikamaru benar…" Ucap Ino
"Hipotesa." Koreksi Shikamaru dan membuat Ino menatapnya dengan jengkel.
"Maksudmu?" Tanya Naruto.
"Saat kau menghilang kami mencarimu kemana-mana tapi nihil." Jawab Sakura, kemudian dia melanjutkan "Tapi Shika mengatakan mungkin saja kau saat ini sedang berada di dimensi lain. Masalahnya kami tidak tahu kau memakai apa untuk pergi kesana."
"Oh begitu." Balas Naruto.
"Jadi disana kau ngapain saja, Naruto?" Tanya Kiba.
"Belajar di sekolah, memangnya kenapa?" Balas Naruto.
"Naruto…"
"Be-Belajar…
"D-Di sekolah…"
"TIDAK MUNGKIN!" Teriak para anggota Konoha 11 kecuali Hinata, Neji dan Shino.
"Hey! Kenapa kalian tidak percaya? Aku tidak bego-bego amat kali?" Ucap Naruto dengan nada kesal.
"Tentu dan Neji itu adalah seorang wanita." Balas Shikamaru dengan sarkasme yang mengarah ke Neji meskipun dia mendapatkan tatapan tajam dari Neji sebagai balasannya.
Selain Neji semuanya termasuk Naruto pun tertawa mendengar sarkasme dari Shikamaru dan kemudian Mizore dan Ura pun datang dan Mizore pun berkata "Naruto-kun… Kenapa kau meninggalkanku, Ura dan juga Bee-sensei?"
"Maaf, aku terburu-buru Yuki-hime…" Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Aku sudah sangat rindu pada teman-temanku jadi aku segera kesini dan meninggalkan kalian semua. Maaf…"
'Yuki-hime…' Batin para gadis di Konoha 11.
"Wow, mereka sungguh seksi." Ucap Kiba dan banyak laki-laki yang mengiyakan tapi mereka langsung diam saat melihat ekspresi Naruto yang mengeras.
Ura pun ingin menyerang Kiba dengan kekuatan Shinsho Vampire miliknya tapi dia tidak jadi melihat Naruto yang terlihat posessif saat mendengar ada yang berbicara begitu pada dua kekasihnya meskipun yang jadi kekasihnya adalah Omote bukan dirinya dan itu membuatnya iri 'Ura…'
"Jangan mengatakan hal seperti itu tentang mereka di depanku, Kiba." Ucap Naruto dengan geram dan membuat banyak anggota Konoha 11 penasaran apa hubungan Naruto dengan dua gadis ini.
"Woy, tenanglah Naruto…" Ucap Kiba, kemudian dia melanjutkan "Jangan marah seperti itu. Aku cuma bercanda… Memangnya dua gadis itu siapamu? Kenapa kau jadi semarah itu?"
Naruto pun ingin menjawab tapi bibirnya sudah ditutup oleh jari milik Mizore dan Mizore pun berkata "Perkenalkan… Namaku Mizore Shirayuki dan yang disebelahku namanya Moka Akashiya. Dia itu bipolar dan yang kalian lihat saat ini adalah sifat galaknya. Kami berdua adalah kekasih Naruto-kun, salam kenal."
Teman-teman Naruto pun terdiam selama beberapa detik dan kemudian suara mereka pun meledak saat sudah menyadari perkataan Mizore sepenuhnya "A-APAAA!"
Sedangkan di atas pohon, Bee pun sedang memperhatikan Naruto dan bermain-main dengan Samehada miliknya dan dia pun berkata "Ekspresi mereka sungguh lucu. I like it."
-Battlefield, Elemental Nation-
Saat ini di suatu tempat di area pertarungan ada pemuda berambut putih yang menutupi mata kirinya dan dia sedang dibantu berjalan oleh pemuda berambut hitam raven dengan guratan di pipinya. Dua pemuda itu adalah Itachi Uchiha, kakak dari Sasuke Uchiha yang menjadi pelaku pembunuhan semua anggota klannya meskipun itu atas perintah dari Danzou dan juga Nagato Uzumaki, murid dari Gama Sennin Jiraiya dan juga Nidaime Rikudou Sennin karena dia mempunyai mata milik Rikudou Sennin, Rinnegan dan dia juga sangat ahli dalam menggunakan semua jalur kekuatan mata itu. Mereka sebenarnya sudah mati… Tapi mereka dihidupkan oleh teknik terkutuk milik Kabuto yang bernama Edo Tensei dan dia pun berkata.
"Jadi, kita dihidupkan lagi dan menjadi bidak perang?" Tanya Nagato pada Itachi.
Itachi pun hanya terdiam dan dia pun melanjutkan "Mau bagaimana lagi. Kita sudah dihidupkan oleh teknik buatan Nidaime-sama itu. Kita tidak punya harapan untuk melawannya."
"Apa kau punya rencana untuk lepas dari teknik ini Itachi?" Tanya Nagato, tapi Itachi hanya menjawab dengan kesunyian dan itu membuat Nagato mendesis dan berkata "Apa kau akan membiarkan orang yang mengendalikan kita membuat kita untuk melawan orang yang kita sayangi? Apa kau sudah kehilangan harapan…."
"Aku tidak kehilangan harapan Nagato tapi aku tidak punya rencana untuk melepaskan diri dari belenggu Edo Tensei." Jawab Itachi, kemudian dia melanjutkan "Jadi untuk sekarang kita nikmati saja hidup kita sebagai budak pengendali teknik ini sampai kita diselamatkan oleh seseorang yang akan muncul menjadi penyelamat kita. Aku ingin berkumpul dengan ayah, ibuku, Shisui, dan Izumi… Bukan menjadi hantu berjalan seperti ini."
"Aku sama Itachi, aku juga…"
-To Be Continued-
AN: Chapter 19 is up… Naruto finally meet his friend dan Naruto juga udah dapet info tentang Shiro Zetsu sama Edo Tensei dari Shikaku. Chapter 20 kayaknya akan bercerita tentang canon Naruto + Itachi + Bee vs Nagato dan juga pelatihan Gin, Tsukune, Kuyou dan juga Kurumu. Buat reader yang minta pairnya ada NHL juga, sorry I can't. Kalo di fanfiction ane enggak begitu suka NaruHina, beda sama canon. Kalo di fanfiction ane sukanya Naru x Sara, Naru x Shion, and Naru x Koyuki. Pokoknya dari movie sama filler. I hope you don't have a grudge against me. Ane rencana mau bikin fic baru abis ngapus fic Reading Maelstrom and the Moon. Yaitu Naruto: A Universe Meeting. Yang jadi main charcter bukan Naru tapi anak-anaknya di fic yang ane dan saudara ane buat juga Naruto canon dan mereka akan ngeliat aksi Naruto di canon. Kalo bisa ada yang bisa jelasin dengan detail aksi-aksi Naru di canon ya. Yang bakal muncul:
Naruto Canon: Boruto sama Himawari
Shinobi DxD Chronicles: Menma sama Seneca.
Naruto DxD: The Other Side: Minato sama Aria.
Heroes From Another World: Aisha(AN: Di sesi Heroes From Another World cuma satu karena belum ada ide anak dari Naruto sama Sara dan Akeno)
Jinchuuriki of Youkai Academy: Miyuki sama Akira.
Ultimate Team Series: Seira sama Ixion
Percy Jackson: The Adventure of Four Demi-Gods: Luna
Konoha White Dragon Emperor: Makoto sama Yuki.
PS: Yang mau nanya kenapa The Two Overlord sama Rise of Persona enggak ada karena di fic itu, Naruto belum mempunyai anak atau ide untuk anaknya belum ada. Ane juga enggak bakal make anak Naruto dari fic Naruto Uzumaki: Love Story Collection.
Review:
LadyHayakawa:
Rencana Toneri dan bakal ane buat Mitsuki jadi anak mereka berdua.
Pie Chocolate:
Lebih cocok Enter The Battlefield. Soalnya kalo Enter The Battlefield itu Memasuki Area Pertarungan.
Michael Gabriel 455:
Ane mau bikin dia sedih banget tapi langsung smile saat Naruto bilang kalau dia ingin melanjutkan hubungan persahabatannya tanpa cinta-cintaan karena hatinya udah terhubung sama Moka dan Mizore.
Grand560:
Sama kaya di canon. Neji, Obito, Madara.
Tenshisha Hikari:
Lihat aja chapter depan.
