Name: Jinchuuriki of Youkai Academy
Author: The World Arcana
Rating: M
Genre: Adventure
Pairing: Uzumaki Naruto x Moka Akashiya(Outer and Inner) x Mizore Shirayuki, Tsukune Aono x Kurumu Kurono, Killer Bee x Shizuka Nekonome, Ginei Morioka x Ruby Toujou, dan para pair cannon dari anime Naruto kecuali Naruto x Hinata karena Naruto x Hinata bakal jadi Toneri x Hinata di fic ini
Summary: Setelah meyakinkan Nagato akan adanya perdamaian yang ditimbulkan rasa percaya antar sesama, Naruto pun menghilang dan muncul disekolah khusus untuk monster. Apakah dia akan nyaman disana dan berhasil menguasai kekuatan sepenuhnya disana? Ataukah dia akan menemukan cinta disana?
Disclaimer: Naruto dan Rosario + Vampire bukan punya saya
Chapter 20: Fourth Shinobi World War Part 3: Naruto and Bee vs Nagato and Itachi
-Alliance Shinobi Camp, Elemental Nation-
Sakura dan para anggota Konoha 11 kecuali Sasuke dan ditambah Sai tidak menyangka bahwa Naruto bisa mempunyai kekasih seperti itu, karena mereka sadar betul kalau sang sahabat mereka itu memiliki tingkat ketidakpekaan yang sudah akut dari sananya. Mizore yang menatap keterkejutan teman-teman dari Naruto pun langsung membalas menatap mereka.
"Uhm, aku salah bicara ya?" Tanya Mizore pada Sakura dan yang lain.
"Tidak ada apa-apa Mizore-san." Jawab Sakura, kemudian dia melanjutkan "Aku hanya bingung saja… Bagaimana bisa kau melakukan itu?"
"Melakukan apa?"
"Membuat orang tidak peka seperti Naruto bisa mencintai kau dan temanmu itu?" Tanya Sakura dan itu membuat Naruto memicingkan pandangannya pada rekan satu tim-nya itu.
"Maaf, Sakura-san. Itu rahasia…" Jawab Mizore dengan wajah yang sudah memerah seperti tomat dan itu membuat beberapa orang disana tertawa kecuali Shikamaru karena dia mengganggap semua yang berada di depannya merepotkan, Sai yang memang sudah minim ekspresi dari dulu, dan juga gadis berambut lavender panjang yang sedari tadi hanya bisa menundukkan kepalanya semenjak Mizore memberitahu identitasnya pada mereka.
"Hinata…" Panggil Naruto dan itu membuat sang gadis mengangkat kepalanya dan membuat matanya yang berwarna putih itu bisa melihat warna mata Naruto yang berwarna biru sapphire "Aku ingin bicara denganmu sebentar, bisa kan?"
Hinata pun menggangguk dan mereka berdua pun pergi ke tempat yang mereka anggap cocok untuk berbicara dua mata saja, sedangkan Mizore yang melihat itu pun segera menatap Sakura dan berkata "Oh ya, omong-omong… Siapa gadis yang pergi bersama Naruto barusan?"
"Dia bernama Hinata Hyuga. Dia adalah orang yang sama seperti kalian. Sama-sama mencintai Naruto" Jawab Sakura, kemudian dia melanjutkan "Tapi sepertinya perasaan yang dimiliki Naruto tidak sama sepertinya bahkan setelah dia menyatakan cinta padanya."
"Gadis itu menyatakan cinta pada Naruto?" Tanya Ura yang langsung membuka mulutnya dan kemudian dia melanjutkan "Kapan hal itu terjadi?"
"Saat desa kami yang bernama Konohagakure diserang oleh pemimpin dari Akatsuki dan nyawa Naruto berada di ujung tanduk karena ketua dari Akatsuki yang bernama Pain itu berhasil mengalahkan Naruto saat kekuatannya kembali." Jawab Sakura.
-Youkai Academy, Rosarioverse-
Di Youkai Academy… Beberapa remaja saat ini sedang latihan di ruang rahasia yang dulu digunakan oleh Naruto untuk mengendalikan kekuatan Kyuubi aka Kurama. Orang itu adalah Tsukune Aono, kekasihnya yang bernama Kurumu Kurono, sahabat Naruto serta Tsukune yang bernama Ginei Morioka dan juga ex-enemy dari Gin, Tsukune, dan Naruto yang bernama Kuyou. Kuyou saat ini sedang adu Taijutsu dengan Tsukune yangkekuatannya sudah bertambah karena chakra yang diberikan oleh Naruto. Melihat Kuyou sedikit lengah, dia pun menendang telak perut Kuyou dan membuatnya terpukul mundur ke belakang.
"Bagaimana Kuyou?" Tanya Tsukune.
"Sudah lumayan, kekuatnmu yang bernama Taijutsu itu sudah bertambah kuat." Jawab Kuyou, kemudian dia melanjutkan "Hanya saja… Tingkatkan lagi kecepatanmu itu. Saat ini kau bukan lagi manusia biasa yang tidak bisa apa-apa tapi seorang ninja kan? Pasti dengan kemampuan chakra yang diberikan Naruto-sama itu, kau akan bisa secepat dia atau Gin."
"Terima kasih atas saranmu Kuyou."
"Sama-sama."
"Oh ya Kuyou, bisa aku tanya sesuatu padamu sebentar." Ucap Tsukune.
"Tentu." Balas Kuyou.
"Kenapa kau membantu kami untuk memberikan bantuan pada Naruto dalam perang yang terjadi di dalam dimensinya?" Tanya Tsukune, kemudian dia melanjutkan "Bukan aku tidak percaya padamu… Tapi kau ingat kan bahwa kami terutama Naruto dan Gin-senpai telah melanggar aturan yang kau buat bahkan sebelum aku dan Naruto masuk ke sini. Apa yang membuatmu berubah Kuyou?"
"Dia mengajarkan sesuatu padaku…" Jawab Kuyou, kemudian dia melanjutkan "Jangan sombong karena kekuatan yang diri kita miliki. Aku selalu merasa kalau diriku itu adalah orang yang paling kuat disini karena aku adalah seorang Youkou dan selalu memandang rendah ras lain karena aku pikir mereka semua tidak ada apa-apanya denganku terutama ras-mu itu, manusia. Tapi aku tidak tahu bahwa tidak semua manusia itu lemah seperti Naruto-sama dan juga Tenmei-sama."
"Tunggu dulu! Pak kepala sekolah adalah seorang manusia juga?" Tanya Tsukune.
"Ya, dia adalah seorang manusia tapi tidak seperti manusia umumnya yang tidak punya kemampuan apa-apa." Jawab Kuyou, kemudian dia melanjutkan "Dia adalah petarung yang cukup tangguh meskipun tidak sekuat dua rekannya, Akasha Bloodriver dan Touhou Fuhai karena statusnya sebagai manusia tapi dia cukup ahli dalam teknik segel dan juga penggunaan senjata suci. Karena dia adalah Exorcist dan juga salah satu dari anggota Three Dark Lords."
"Pemburu setan?"
"Yup."
-Alliance Shinobi Camp, Elemental Nation-
Naruto dan Hinata pun berada di tempat yang aman dari siapapun bahkan dari pendengaran tajam Moka yang merupakan seorang Vampire. Naruto kemudian melihat Hinata tapi dia tidak bisa mengatakan apapun. Kemudian dia menghela nafas dan mengatakan tiga patah kata pada Hinata.
"Maafkan aku Hinata."
"Kenapa kau meminta maaf padaku, Naruto-kun?" Tanya Hinata pada orang yang dicintainya itu atau lebih tepatnya mantan orang yang dicintainya karena orang yang dicintainya saat ini sudah mendapatkan dua kekasih yang cantik dan dia bukanlah gadis murahan yang akan merebut Naruto dari dua orang gadis itu.
"Pernyataan cintamu saat diriku melawan Pain." Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Aku tidak bisa membalasnya. Aku mencoba mencintaimu tapi… Aku tidak bisa dan aku juga sudah tidak mencintai Sakura lagi karena aku tahu dia hanyalah milik Sasuke. Lalu ada dua orang yang menarik hatiku ini dan membuatku mencintai mereka berdua, yaitu Moka dan Mizore. Aku menerima kebenaran bahwa kedua kekasihku adalah seorang Youkai dan mereka menerimaku bahkan setelah aku menceritakan bahwa diriku sebenarnya adalah manusia."
"Tidak apa-apa Naruto-kun." Ucap Hinata yang tersenyum pada Naruto dan menepuk bahunya itu "Aku memang sedikit sedih saat mendengar kau tidak mempunyai perasaan yang sama padaku tapi melihatmu bahagia, aku sudah cukup senang melihatnya Naruto-kun."
Greeeppp
"Terima kasih Hinata. Kau memang sahabatku yang terbaik." Ucap Naruto yang memeluk Hinata dengan erat dan itu membuat Hinata tersenyum pada Naruto "Aku yakin bahwa suatu saat nanti akan ada seseorang yang mencintaimu, tidak sepertiku."
Naruto melepaskan pelukannya pada Hinata dan mereka berdua kembali ke camp dan melihat bahwa teman-temannya kecuali Hinata, Neji, Shino, dan Kiba sudah kembali ke divisinya masing-masing. Saat Naruto menghampiri kedua kekasihnya itu, Ura pun bertanya pada Naruto "Jadi bagaimana Naruto? Urusanmu dengan dia sudah selesai?"
"Bagaimana kau bisa tahu, Ura?" Tanya Naruto.
"Sahabatmu yang bernama Sakura itu telah memberitahu kami berdua apa yang terjadi pada kalian berdua." Jawab Ura.
"Oh begitu…" Ucap Naruto, kemudian dia melanjutkan "Kalian jangan khawatir, aku sudah menyelesaikan masalahku dengan Hinata."
"Jadi kita sudah sampai disini. Lalu, apa yang akan kita lakukan berikutnya?" Tanya Mizore pada Naruto.
"Aku dan Bee-sensei akan mencari Madara Uchiha dan mengalahkannya supaya perang ini segera berhenti dan tidak menimbulkan korban lagi." Jawab Naruto.
"Itu ide yang bagus. Aku memang sudah ingin bertarung saat ini dan orang yang bernama Madara itu akan menjadi target samsak-ku selanjutnya." Ucap Ura yang tidak menyadari sesuatu dari perkataan Naruto barusan.
"Kau sepertinya gagal paham, Ura-chan." Balas Naruto, kemudian dia melanjutkan "Aku bilang aku dan Bee-sensei yang akan pergi. Kau dan Yuki-hime tinggallah disini."
Mizore dan Moka yang berada di dalam Rosario pun terkejut akan perkataan Naruto, sedangkan Ura sudah sangat kesal dengan Naruto dan dia pun menendang kuat Naruto tapi Naruto bisa menahannya dengan tangannya yang sudah dialiri energi Senjutsu yang dia punya "Kau bilang apa Naruto Uzumaki? Kau bilang kau akan melawan Madara hanya dengan senseimu saja tanpa mengajakku? YANG BENAR SAJA!"
"Aku serius Ura…" Ucap Naruto dengan nada dingin dan itu membuat Ura tersentak terutama saat dia melihat mata Sage Naruto yang menatapnya dengan tajam "Aku tahu kau itu maniak bertarung Ura tapi pikirkan dulu keadaan Moka sebelum kau bicara seperti itu. Tubuhmu itu bukan milikmu saja! Tapi milik Moka juga tidak peduli kau adalah wujud sebenarnya dari Moka atau bukan. Madara itu bukanlah orang sembarangan, dia adalah seorang dewa Shinobi dan juga orang yang abadi? Aku tanya padamu Ura… Apa kau yang merupakan seorang Vampire bisa mengalahkan orang yang abadi?"
Ura pun terdiam karena perkataan Naruto, dia kesal dan juga iri pada Moka saat ini karena Naruto lebih memperdulikan Moka bukannya Moka padahal dia adalah wujud dari Moka Akashiya yang sebenarnya bukan Moka yang berada di dalam Rosario atau yang sering dia panggil Omote, damn it! Kemudian Ura menatap Naruto dengan tatapan lirih dan dia pun berkata "Apa hanya Omote yang selalu ada di pikiranmu? Kau adalah kekasih dari Omote yang merupakan bagian dari diriku. Bisakah kau adil dan memikirkan perasaanku juga? Maksudku… Kau mencintai Moka Akashiya kan? Moka Akashiya bukanlah Omote saja tapi diriku juga. Aku memang maniak bertarung dan aku tidak memungkiri itu tapi… Aku khawatir padamu, Omote khawatir padamu, Mizore-san khawatir padamu. Kau pikir aku dan Mizore-san akan membiarkan kau melawan Madara sendirian saja bersama dengan senseimu itu. Kalau kau benar-benar berpikiran seperti itu berarti kau sudah gila Naruto."
Wajah Naruto yang tadi mengeras pun melunak saat mendengar perkataan Ura. Kemudian dia menghela nafas dan berkata "Aku tahu itu Ura tapi aku juga tidak bisa membiarkan kalian berdua ikut denganku karena jika kalian ikut, aku takut bahwa Madara akan menyadari kelemahanku dan menggunakan kalian untuk melawanku, tolong mengetilah."
"Baiklah kau boleh pergi, tapi berhati-hatilah dan kembalilah lagi pada kami berdua." Ucap Ura, kemudian dia melanjutkan "Tidak... Tapi bertiga jika kau menambahkan Omote juga."
Wajah Moka yang berada di dalam Rosario itu pun memerah dan Naruto pun mendengar suara Bee yang sudah muncul di dekatnya "Yo Naruto… Kau sudah siap?"
"Iya." Jawab Naruto yang sudah mengaktifkan Kyuubi Chakura Mode miliknya dan dia langsung pergi bersama Bee.
'Kau harus kembali dengan selamat Naruto-kun, harus.' Batin Mizore yang melihat kepergian kekasihnya itu.
-Youkai Academy, Rosarioverse-
Saat ini di ruangan tempat yang tadi dipergunakan oleh Kuyou dan Tsukune untuk berlatih… Datanglah Gin, Kurumu juga asisten dari Tenmei yang bernama Ruby Toujou. Gin, Kurumu, dan Tsukune bertemu dengan Ruby sewaktu mereka bertiga ditugaskan untuk menginvestigasi keanehan yang terjadi di dunia manusia dan mereka melawan Ruby yang dicuci otaknya oleh masternya. Mereka berhasil mengalahkan Ruby dan dia mencoba membunuh dirinya sendiri tapi Gin menamparnya dan memberikan dia perkataan yang membuat Ruby sadar dan dia menghentikan usahanya untuk membunuh dirinya sendiri. Mereka juga melawan master dari Ruby yang tidak terima akan kekalahan muridnya itu tapi berkat gabungan kekuatan Shinobi Tsukune, True Form dari Kurumu, dan juga Gin yang berhasil memasuki True Form miliknya berkat sihir Ruby yang berhasil memanipulasi bulan sehingga terlihat seperti bulan purnama berhasil mengalahkan dia.
"Kau sepertinya berlatih keras dengan Kuyou, heh Tsukune?" Tanya Gin yang memberikan seringai khas-nya pada Tsukune.
"Tentu saja…" Jawab Tsukune, kemudian dia melanjutkan "Tidak sepertimu yang berpacaran terus dengan Ruby-san, eh senpai."
Wajah Gin dan Ruby pun memerah karena perkataan Tsukune dan kemudian Kuyou melanjutkan "Dan sepertinya kau juga sudah sangat serius dengan Ruby-san, Gin. Sampai-sampai sifat mesummu itu berkurang."
"Berkurang apanya? Aku masih melihat dia membaca novel mesumnya itu saat dia berdua denganku." Balas Ruby.
"Setidaknya aku masih bisa menahan diriku untuk tidak memperkosamu di tempat, Ruby." Ucap Gin dan itu membuat sang penyihir selain Yukari itu memerah hebat tapi dia juga menatap sang Werewolf itu dengan tajam.
"Hei berhenti berbicara hal vulgar seperti itu di depanku, damn it." Ucap Kuyou yang kesal pada dua orang itu terutama Gin.
"Bilang saja kau iri padaku, Kitsune." Balas Gin, kemudian dia melanjutkan "Aku dan Tsukune punya pasangan. Kau sendiri? Pasanganmu dimana? Keito…"
'Nih orang cari mati…' Batin Tsukune dan Kurumu saat melihat Gin.
"Kau…" Ucap Kuyou yang terpancing amarah, kemudian dia berkata "Ayo kita bertarung secara jantan, Werewolf!"
"Bring it on, Kitsune!"
-Battlefield, Elemental Nation-
Naruto saat ini sedang berlari bersama dengan Bee dan kemudian dia berhenti saat melihat dua sosok yang familiar untuknya. Yang satu adalah pria dengan jubah berwarna merah dengan rambut berwarna putih yang menutupi mata kirinya sedangkan yang satu lagi adalah pria berambut hitam dengan guratan di bawah hidungnya. Bee yang melihat Naruto berhenti pun turut berhenti dan bertanya pada muridnya itu.
"Kenapa kau berhenti Naruto?" Tanya Bee.
"Nagato dan Itachi Uchiha." Jawab Naruto. Naruto mengatakan nama Nagato dengan nada yang normal tapi saat mengatakan nama Itachi terdengar nada benci dari mulutnya itu, kemudian dia membatin 'Tapi tubuh mereka terlihat aneh. Apa ini yang disebut Edo Tensei?'
"Apa kau Naruto?" Tanya Nagato yang dibalas dengan senyuman oleh Naruto, kemudian dia melanjutkan "Kau terlihat berbeda…"
"Ya, aku mendapatkan ini berkat latihanku bersama dia." Balas Naruto yang tersenyum sambil menunjuk Bee.
"Naruto Uzumaki…" Panggil Itachi, kemudian dia melanjutkan "Bagaimana keadaan adikku? Apa dia sudah kembali ke Konoha saat ini?"
"Tidak…" Balas Naruto, kemudian dia melanjutkan "Dia tidak kembali ke Konoha, dia bergabung ke dalam Akatsuki."
Itachi terlihat sangat shock akan hal itu 'Kenapa kau bisa melakukan itu, Sasuke? Bukannya dendammu sudah selesai dengan kematianku… Tapi kenapa kau?'
"Madara yang membuatnya bergabung dengan Akatsuki, Itachi." Ucap Nagato yang melihat tatapan kosong Itachi "Aku tidak tahu apa yang telah diperbuatnya tapi sepertinya ada suatu hal yang hanya dia yang mengetahuinya dan dia memberitahu Sasuke tentang itu dan membuatnya bergabung dengan Akatsuki."
'Jadi Madara telah memberitahukan rahasiaku pada Sasuke. Sialan kau Madara!' Teriak Itachi dalam hatinya dan kemudian tiba-tiba saja tubuhnya bergerak sendiri dan membuat handseal "Katon: Gokakyuu No Jutsu!"
Bee langsung sigap dan mengeluarkan Samehada dari kertas segel buatannya dan menggunakan pedang itu untuk menahan bola api yang dikeluarkan dari mulut Itachi serta membelah dua bola api itu menjadi dua "Fiuuh, hampir saja…"
Samehada sepertinya kesal akan perbuatan Bee dan kemudian ekor yang berada di pedangnya berubah menjadi panjang dan memukul kepala Bee dan membuat Itachi terkejut sedangkan Nagato dan Naruto facepalm akan kejadian itu 'Jadi Kisame juga sudah tewas, huh…'
'Sial… Tubuhku juga mulai tidak bisa dikendalikan seperti Itachi.' Batin Nagato yang memajukan tangannya yang dia arahkan ke Naruto dan dia pun berkata "Basho Te'nin!"
"Uwaaaaaaaa!" Ucap Naruto yang tertarik oleh teknik milik Nagato dan juga Nagato juga menarik sebuah batu dari dalam air.
'Sial! Aku harus melakukan sesuatu…' Batin Naruto, kemudian dia mengeluarkan tangan chakranya dan dia menjauhkan batu besar itu dari tubuhnya sebelum mereka berdua bertabrakan dengan dahsyat.
"Kau menghindar dengan sangat baik Naruto." Ucap Nagato.
"Terima kasih." Balas Naruto, kemudian dia melanjutkan "Aku sudah belajar banyak sewaktu aku berhadapan dengan Pain. Jadi aku tidak akan bisa dikalahkan semudah itu, Nagato."
'Sial tubuhku tidak bisa digerakkan lagi…' Batin Nagato yang membuat beberapa handseal dan dia pun berkata "Kuchiyose no Jutsu!"
"Bisakah kau bicara dulu padaku sebelum kau membuat jutsu, Nagato!" Teriak Naruto yang frustasi akan tindakan dari Nagato, kemudian dia menghela nafas dan membatin sambil membuat Rasengan ditangannya 'Percuma saja aku bicara seperti itu… Kalau ini benar-benar teknik Edo Tensei maka tidak ada yang bisa kita lakukan untuk membantu Nagato kecuali menyegelnya.'
"Housenka no Jutsu!" Ucap Itachi yang melompat dan mengeluarkan beberapa bola api kecil dari mulutnya dan Bee menahannya dengan tangannya yang sudah dia rubah menjadi tentakel.
"Jangan kira kau akan berhasil mengalahkanku Uchiha. Aku tidak akan membiarkan seorang Uchiha mengalahkanku lagi." Ucap Bee yang mengangkat tubuh Itachi ke udara dengan tentakelnya yang muncul dari dalam tanah yang dipijaknya tapi sayangnya dia tidak sadar bahwa dirinya terjebak dalam Genjutsu Itachi saat dirinya berubah menjadi puluhan gagak.
"Bangun Bee!" Teriak Gyuuki yang memukul kepala Bee dan menyadarkannya dari Genjutsu Itachi dan dia melihat beberapa kunai mengarah ke arahnya. Dengan sigap Bee langsung mengeluarkan semua pedang miliknya dan dia menangkis semua kunai itu dengan pedangnya.
Trannkkk
Trannkkk
Trannkkk
Bee kemudian langsung melakukan tarian pedangnya tapi Itachi selalu bisa menghindarinya dan dia langsung melompat tinggi ke arah burung besar yang disummon oleh Nagato. Sedangkan Naruto yang tidak bisa mengalahkan Kuchiyose milik Nagato karena setiap Naruto mengalahkannya maka akan muncul kepala yang baru pun melihat Itachi yang sudah mengeluarkan Mangekyou Sharingan miliknya dan dia merasakan firasat yang buruk tentang itu.
"Bee-sensei, berhati-hatilah! Dia sudah mengeluarkan mata terkuatnya." Ucap Naruto, kemudian dia teringat Kakashi dan berkata "Kalau dia menggunakan Tsukuyomi, kita akan berada dalam masalah besar."
"Jangan lakukan itu, Itachi!" Teriak Nagato yang belum dikendalikan sepenuhnya oleh summonernya yang bernama Kabuto, kemudian dia melanjutkan "Kalau kau menggunakan Amaterasu… Kau bisa membunuh mereka berdua."
'Amaterasu… Apa itu? Aku baru mendengarnya.' Batin Naruto, kemudian dia merasakan sesuatu terjadi di dalam perutnya 'Ugh, kenapa dengan tubuhku? Apa ini Kyuubi? Sepertinya bukan.'
Dan benar saja apa yang dikatakan Naruto… Ternyata itu bukan disebabkan oleh Kurama tapi ada sebuah gagak yang keluar dari mulutnya dan itu membuat Bee dan Nagato membatin 'Kenapa bisa ada gagak yang keluar dari dalam tubuh Naruto?'
'Gagak ini…' Batin Naruto yang teringat saat dia bertemu dengan Itachi yang memasukkan salah satu gagaknya ke mulutnya 'Sebenarnya apa maksud dia memasukkan gagak ini ke mulutku?'
Tidak disangka dalam gagak itu terdapat sebuah mata Sharingan yang sudah berevolusi menjadi Mangekyou Sharingan. Dan kemudian mata Itachi mengeluarkan darah tapi tidak terjadi apa-apa pada Naruto dan membuat Nagato membatin 'Sebenarnya apa yang dilakukan Itachi?'
"Amaterasu!" Ucap Itachi saat dia menatap Nagato dan tubuh Nagato terbakar oleh api berwarna hitam dan itu membuat summon miliknya menghilang tapi sebelum jatuh ke tanah, Itachi langsung melompat ke pohon yang berada di dekatnya.
Naruto dan Bee langsung menghampiri Itachi dan Naruto pun berkata "Apa yang baru saja kau lakukan Itachi?"
'Tidak kusangka teknik itu malah berfungsi padaku padahal aku telah men-setting teknik itu untuk bekerja pada Sasuke.' Batin Itachi, kemudian dia teringat pertanyaan Naruto "Aku tidak melakukan apapun, Naruto Uzumaki."
"Kau sudah lepas dari teknik Edo Tensei kan?' Tanya Bee dan itu dijawab oleh anggukan oleh Itachi "Bagaimana bisa?"
"Koto Amatsukami." Jawab Itachi dan itu membuat Bee shock setengah mati.
"Bagaimana bisa? Itu adalah teknik Shisui Uchiha kan?" Tanya Bee.
"Iya tapi sebelum dia meninggal, dia memberikan salah satu matanya padaku." Jawab Itachi, kemudian dia melanjutkan "Dan aku menaruh mata itu di gagak yang aku masukkan ke dalam tubuhmu, Naruto."
"Tapi kenapa? Kenapa kau memberikan gagak itu kepadaku? Apa yang kau rencanakan dengan itu?" Tanya Naruto.
"Kau ingat saat aku bertanya padamu apa yang kau lakukan pada saudaraku jika dia memilih untuk mengkhianati Konoha?" Tanya Itachi dan kemudian dia melanjutkan "Kau menjawab bahwa kau akan melindungi Konoha tapi kau juga tetap akan membawa pulang adikku ke Konoha kan? Jadi aku ingin membantumu dengan memberikan gagak itu padamu."
"Apa gunanya satu ekor gagak untuk membawa pulang Sasuke?" Tanya Naruto.
"Gagak itu memiliki Mangekyou Sharingan dari Shisui yang mempunyai kemampuan untuk mengendalikan pikiran targetnya. Aku memberikan perintah pada Mangekyou Sharingan Shisui yaitu 'Lindungi Konoha'. Jadi saat kau berhadapan dengan Sasuke, mata itu akan bereaksi pada Sasuke dan akan membuatnya kembali ke Konoha tapi sayangnya teknik itu malah terkena diriku sendiri."
"Orang ini…" Ucap Naruto yang mengepalkan tangannya dan dia pun membatin 'Dia yang membuat Sasuke seperti ini tapi kenapa dia sangat ingin membuat Sasuke lepas dari dendamnya? Apa ada yang dia sembunyikan?'
"Shinra Tensei!" Ucap Nagato yang berada di udara yang sudah membuat teknik pamungkasnya dan itu membuat mereka bertiga terpental.
Bee yang melihat Nagato bergerak dengan cepat ke arahnya langsung mengeluarkan Tailed Beast Version 1 dan bersiap menyerang Nagato "Mati kau, Lariat!"
"Gakido!" Ucap Nagato yang terkena serangan Bee dan aura merah yang menyelubungi Bee diserap habis oleh Nagato dan membuat rambut Nagato berubah menjadi merah dan dia menjadi bertambah kuat dan dia langsung mementalkan Bee dengan Shinra Tensei.
Naruto langsung menyerang Nagato tapi dia bisa menghentikannya dan dia menempelkan tangannya di perut Naruto "Ningendo!"
'Sial, jutsu apa ini? Nyawaku seakan disedot.' Batin Naruto, kemudian dia menggunakan tangannya untuk menahan sesuatu yang Nagato tarik menggunakan jutsunya 'Kalau terus begini, aku bisa tamat…'
Bee yang sudah datang dengan memakai pedangnya yang sudah dialiri chakra langsung menyerang Nagato tapi ternyata dia bisa melihatnya dan dia terperangkap oleh Nagato yang tangannya mengeluarkan rantai yang sangat kuat dan melilit Bee 'Bagaimana bisa dia melihatku?'
Naruto terlihat pasrah karena hal itu terlebih Rasengan yang dia buat untuk menggagalkan teknik Nagato sudah terlebih dahulu dihisap oleh Gakido milik Nagato… Tapi dia teringat teman-temannya, Moka, Mizore, dan juga Yukari "Jangan pikir kau bisa membunuhku, Nagato!"
Duaaaakkk
Nagato pun kehilangan fokus akan tekniknya saat kepala dia beradu dengan Naruto. Naruto juga menghilangkan Kyuubi Chakura Mode miliknya dan menggunakan Sennin Mode miliknya "Senjutsu!"
Buuuuuaaakkkk
Naruto melesatkan tinjunya yang sudah dia lapisi dengan kekuatan Senjutsu miliknya dan membuat dia terlempar. Bee yang sudah bebas dari teknik Nagato pun menghampiri Naruto dan berkata "Kerja bagus Naruto…"
"Aku tidak boleh mati sekarang…" Ucap Naruto, kemudian dia melanjutkan "Moka-hime membutuhkanku, Yuki-hime membutuhkanku, Yukari membutuhkanku, dan semua teman-temanku membutuhkanku. Aku tidak bisa mati sekarang sensei."
"Shinra Tensei!" Ucap Nagato dan jurus itu membuat Naruto dan Bee terpental tapi mereka ditahan oleh tangan dari makhluk astral yang dibuat oleh Itachi.
"Kalian tidak apa-apa?" Tanya Itachi.
"Kami tidak apa-apa, terima kasih Itachi." Jawab Naruto.
"Hey Naruto…"
"Ada apa sensei?"
"Apa yang dia lakukan?" Tanya Bee yang melihat Nagato membuat sebuah bola kecil di tangannya dan dia lemparkan ke udara.
"I-Itu…" Balas Naruto, kemudian dia teringat sesuatu dan berkata "Celaka… Itachi, Bee-sensei! Kita harus pergi dari sini sekarang!"
"Chibaku Tensei!"
Tanah yang berada di dekat mereka bergetar dan langsung menuju ke arah bola kecil itu yang berada di udara. Bee kemudian panik dan dia berkata pada Naruto "Teknik macam apa ini, Naruto?"
"Ini teknik yang Pain gunakan untuk mengalahkanku yang sudah dikendalikan Kyuubi dengan cara mengurungku disebuah bulan artificial yang terbentuk karena bola kecil yang mengendalikan gravitasi di atas langit itu." Jawab Naruto.
"Apa ada cara untuk keluar dari teknik itu jika kau terkurung di dalamnya?" Tanya Itachi.
"Aku tidak tahu. Aku juga bisa keluar karena Kyuubi yang mengamuk di dalam bola besar yang dibentuk dari teknik itu." Jawab Naruto.
Itachi pun memikirkan sesuatu untuk keluar dari teknik itu dan Bee pun berkata "Itachi! Jika kau memikirkan cara untuk keluar dari sini, lakukan dengan cepat. Waktu kita sangat sempit."
"Dalam memikirkan strategi, kita harus tenang Hachibi." Balas Itachi, kemudian dia mendapatkan sebuah ide dan dia pun berkata "Naruto, Killer Bee… Gunakan teknik jarak jauh terkuat kalian dan incar inti dari teknik itu."
"Maksudmu bola hitam kecil di dalam itu?" Tanya Naruto.
"Iya." Jawab Itachi yang sudah membuat serangan dari Susanoo miliknya, juga Naruto telah mengaktifkan Kyuubi Chakura Mode miliknya, juga Bee telah memunculkan kepala dari Gyuuki.
"Kita lakukan bersama-sama…"
"Yasaka Magatama!"
"Bijuudama!"
"Futon: Rasenshuriken!"
Ketiga serangan itu meluncur ke pusat bola hitam itu karena tertuntun oleh gravitasi yang dibuat oleh teknik Nagato dan gabungan ketiga teknik itu berhasil menghancur leburkan serangan pamungkas dari Nagato. Naruto, Itachi, dan juga Bee mendarat di tanah setelah berhasil lepas dari teknik Chibaku Tensei Nagato. Naruto yang melihat Nagato masih bisa bergerak sudah bersiaga tapi Itachi sudah menusuk tubuh Nagato dengan pedang yang dia munculkan dari Susanoo miliknya.
"Yosh! Dia sudah terjebak… Ayo kita segel dia." Ucap Naruto.
"Itu tidak perlu Naruto. Pedang itu juga mempunyai kemampuan untuk menyegel." Balas Itachi, kemudian dia melanjutkan "Aku juga menggunakan pedang itu untuk menyegel segel kutukan yang diberikan Orochimaru pada Sasuke."
"Nagato… Aku tahu kau sudah sadar kembali kan?" Tanya Itachi tapi Nagato tidak meresponnya, yang ada sebagian tubuh Edo Tensei-nya menjadi retak "Pedangku ini, Totsuka no Tsurugi bisa menyegel seorang Edo Tensei sepertimu. Kau ingin mengatakan kata-kata terakhir sebelum kau tersegel sepenuhnya, Nagato?"
"Naruto…"
"Iya…"
"Aku akan kembali ke tempat guru kita dan juga teman-temanku, Yahiko dan Konan. Kami akan melihat bagaimana akhir ceritamu dari sana. Aku rasa kau adalah bagian ketiga dari ketiga seri ini. Pertama adalah sensei kita Jiraiya yang merupakan mahakarya sedangkan yang kedua yaitu aku hanyalah seorang sampah."
Naruto menatap Nagato dengan sedih dan Nagato melanjutkan "Aku adalah kegagalan… Jalanku salah dan kau menuntuku ke arah yang benar. Aku tidak tahu guru kita akan mengakuiku sebagai bagian dari ketiga seri itu atau tidak tapi kau adalah bagian ketiga dan terakhir dari seri ini. Tutuplah semuanya dan jadilah tokoh utama yang lebih baik dari diriku ini sehingga orang-orang bisa melupakan betapa mengerikannya diriku sebagai bagian kedua, Naruto."
"Serahkan saja itu padaku Nagato." Balas Naruto yang tersenyum dan memberikan thumb-up padanya.
"Selamat tinggal, Naruto." Ucap Nagato sebelum terhisap oleh pedang Itachi.
Itachi menonaktifkan Susanoo miliknya dan dia mendengar perkataan Naruto "Aku benci dengan teknik Edo Tensei ini. Teknik ini memaksa orang untuk bertarung. Aku akan menghentikan teknik ini. Ayo kita pergi Bee-sensei…"
"Kau tidak perlu ikut campur dalam masalah ini Naruto, Killer Bee." Balas Itachi dengan datar "Aku yang lebih tepat untuk menghentikan teknik ini."
"Aku adalah Yogen No Ko yang sudah ditakdirkan menghentikan perang ini. Aku dan Bee-sensei yang akan mengurusnya." Ucap Naruto, kemudian dia melanjutkan "Ini adalah tugasku Itachi. Lagipula tidakkah kau rindu pada keluargamu di alam sana?"
"Aku memang rindu pada mereka tapi mereka bisa menunggu." Jawab Itachi, kemudian dia melanjutkan "Aku tahu kau telah menjadi kuat Naruto tapi biarkanlah orang-orang membantumu. Kita itu bukanlah orang yang tidak membutuhkan siapapun. Bahkan orang yang kuat pun butuh bantuan orang-orang disekitarnya. Para Hokage sebelumnya bisa menjadi Hokage karena orang-orang disekitarnya mendukungnya. Janganlah kau menjadi egois dan melupakan orang-orang disekitarmu hanya karena kau menjadi lebih kuat. Atau kau akan menjadi seperti Madara."
"Kau ingin menjadi Hokage kan?" Tanya Itachi dan dijawab oleh anggukan dari Naruto, kemudian dia melanjutkan "Aku akan memberitahukanmu sesuatu. Orang yang akan menjadi Hokage bukanlah orang yang diakui orang lain tapi orang yang bisa mengakui diri orang lain."
Naruto pun terdiam akan perkataan Itachi, kemudian dia melihat Bee dan Naruto "Aku akan menyerahkan Madara padamu, Naruto. Urusan Edo Tensei itu adalah urusanku… Kau berfokus saja pada Madara. Killer Bee, tolong jaga Naruto."
"Aku akan menjaganya sebisaku." Jawab Bee.
Naruto kemudian melihat Itachi membakar gagak yang terdapat mata Shisui "Kenapa kau membakar mata itu Itachi?"
"Koto Amatsukami tidak akan bisa digunakan lagi selama 10 tahun ini, Naruto." Jawab Itachi, kemudian dia melanjutkan "Jadi walaupun aku memberikan gagak itu kepadamu lagi, kau tidak akan bisa memakai kekuatan mata itu saat kau bertemu dengan adikku lagi. Tapi aku yakin kau akan bisa membuat dia kembali ke jalan yang benar."
"Kenapa?"
"Karena kau dan aku sama-sama peduli pada Sasuke."
"Itachi, kenapa sangat peduli pada Sasuke?" Tanya Naruto, kemudian dia melanjutkan "Maksudku kau yang membuat dia menjadi pendendam seperti ini kan?"
"Tatap mataku, Naruto…" Ucap Itachi, kemudian dia berkata "Sharingan!"
Naruto melihat semua ingatan yang Itachi berikan padanya dari saat Hiruzen dan para tetua curiga klan Uchiha akan berkhianat, kematian Shisui, misi pembantaian yang diberikan oleh Danzo dan Itachi yang melakukan pembantaian klannya demi Konoha. Bahkan dia sampai menangis saat dia membunuh kedua orang tuanya serta kekasihnya yang bernama Izumi, lalu dia bertemu Sasuke yang menatapnya dengan tatapan benci saat tahu Itachi yang membantai seluruh anggota keluarganya. Saat Itachi berhenti menunjukkan ingatannya, Naruto pun menatap Itachi dan berkata.
"Itachi kau…"
"Kau sudah tahu rahasia terbesarku, Naruto Uzumaki." Ucap Itachi, kemudian dia melanjutkan "Jadi kumohon, tuntunlah adikku ke jalan yang benar. Aku mohon padamu"
"Akan aku bawa Sasuke kembali ke Konoha tanpa membunuhnya, aku berjanji padamu." Balas Naruto.
"Terima kasih Naruto Uzumaki." Ucap Itachi yang kemudian pergi untuk mencari Kabuto karena statusnya sebagai orang yang dibangkitkan dengan Edo Tensei memberikan keuntungan untuk mengetahui keberadaan orang yang memanggilnya.
Setelah melihat sosok Itachi yang lama-kelamaan menghilang, Naruto kemudian melihat Bee dan berkata "Ayo kita pergi sensei…"
-To Be Continued-
Review:
Yudistira:
Kalo enggak dibakar nanti dimanfaatin sama orang lain tuh mata.
Adam Muhammad 980:
Sedih aja kok, enggak gaya beberapa NHL yang komen di fic ini yang kebakaran jenggot karena pairnya bukan NaruHina
UzuNami Tara 217:
Please dong ask me untuk masukkin Hinata jadi pair Naru. Memangnya ente gak bosen ngeliat fic NaruHina mulu. Ane aja bosen, mending liat canon. Buatan langsung dari MK.
Ardiansyah Draco Lucifer:
Toneri yang jadi baik.
Fajar Meutuah 960:
Egois, pffftttt. Ente bikin ane ketawa gan. Dari chapter 1 nama Hinata enggak ada di tag terus ane enggak pernah bilang Hinata bakal jadi pair Naru kan? Jadi siapa yang egois? Makanya jadi orang jangan baper… Mentang-mentang nama Hinata muncul, ente kira ane bakal jadiin dia pair Naru. Pikir seperti orang dewasa jangan kaya bocah. Orang kaya ente yang bikin ane sebel sama NaruHina Lover, lu tahu enggak?
Lisandra:
Ok, Hinata nyelametin Naruto dari Pain. Tapi apa Naruto langsung suka sama Hinata? Bahkan sebelum PDS 4 berakhir dia masih suka sama Sakura. Dia suka sama Hinata tuh mulai dari The Last, jadi jangan suka pakai kejadian Naruto vs Pain jadi patokan. Kalo Naruto suka sama Hinata semenjak Naruto vs Pain, kenapa Naruto enggak macarin Hinata aja abis Pain mati? Think straight with your brain. Seperti biasa, guest cuma bisa ngomong sampah tapi dia nyampah di review orang? Masih waras tuh otak?
Hyuuhi Ga Ara:
Sedih tapi sebagai teman yang baik dia bahagia ngeliat temennya bahagia. Enggak kaya fans-nya Hinata yang kebakaran jenggot pas tahu fic ane pairnya bukan NaruHina.
Angel Loner:
Maksud ente apa sih?
Michael Gabriel 455:
Enggak.
