Name: Jinchuuriki of Youkai Academy
Author: The World Arcana
Rating: M
Genre: Adventure
Pairing: Uzumaki Naruto x Moka Akashiya(Outer and Inner) x Mizore Shirayuki, Tsukune Aono x Kurumu Kurono, Killer Bee x Shizuka Nekonome, Ginei Morioka x Ruby Toujou, dan para pair cannon dari anime Naruto kecuali Naruto x Hinata karena Naruto x Hinata bakal jadi Toneri x Hinata di fic ini
Summary: Setelah meyakinkan Nagato akan adanya perdamaian yang ditimbulkan rasa percaya antar sesama, Naruto pun menghilang dan muncul disekolah khusus untuk monster. Apakah dia akan nyaman disana dan berhasil menguasai kekuatan sepenuhnya disana? Ataukah dia akan menemukan cinta disana?
Disclaimer: Naruto dan Rosario + Vampire bukan punya saya
AN 1: Di fic ini enggak ada NaruHina, jadi yang enggak terima bisa angkat kaki dari fic ini dan cari fic NaruHina sesuka kalian atau kalian bisa membuat sendiri fic NaruHina yang kalian mau, itu lebih baik.
Chapter 22: Arrival of The True Madara Uchiha
-Battlefield, Elemental Nation-
Bunshin milik Naruto, Dodai, Temari dan juga ninja lain yang tergabung dalam Divisi 4 langsung melesat ke tempat keberadaan Gaara dan Oonoki setelah mereka mengalahkan Sandaime Raikage. Saat mereka sampai disana, mereka pun bernafas lega saat melihat mereka berhasil menyegel Nidaime Mizukage yang bernama Gengetsudengan teknik Sabaku So Taiso milik Gaara yang dibantu beberapa kertas segel dari beberapa anggota aliansi meskipun Oonoki terlihat encok karena dia menggunakan tekniknya saat menghancurkan kerang raksasa milik Gengetsu.
"Jadi kalian juga sudah mengalahkan Sandaime Raikage?" Tanya Gaara.
"Ya…" Jawab Temari, kemudian dia melanjutkan "Awalnya melawan dia sungguh sulit bahkan teknik Fuuton terkuat milik Naruto tidak berarti apa-apa, tapi untungnya Naruto mendapatkan ide untuk menghadapi dia dan dia berhasil.
"Hmm, jadi begitu." Balas Gaara, kemudian dia melihat 'Naruto' dan berkata "Hei, Naruto… Bisa aku tanya kau sesuatu?"
"Ada apa, Gaara?" Tanya 'Naruto'
"Apakah kau adalah seorang bunshin?" Tanya balik Gaara
"Ya begitulah…" Jawab 'Naruto'.
"Jadi dimana yang asli?" Tanya Gaara.
"Dia sedang mencari Madara bersama dengan Bee-sensei." Jawab 'Naruto' dan kemudian Gaara pun memeluknya dan membuat dia membatin 'Gaara…'
"Terima kasih sudah kembali Naruto. Saat aku dengar dari Konoha bahwa kau menghilang secara misterius setelah mengalahkan Pain, aku sungguh khawatir karena sahabatku yang telah mengeluarkanku dari kegelapan menghilang begitu saja." Ucap Gaara dan kemudian dia melanjutkan "Selamat datang kembali, Naruto… Sahabatku, bukan… Tapi saudaraku."
"Seharusnya kau mengatakan itu dari tadi saat aku bertemu denganmu dan Tsuchikage-jiji, Gaara." Balas Naruto yang menepuk kepala saudara tidak sedarahnya itu dan membuat Temari tersenyum atas hubungan kekeluargaan dan persahabatan antara Gaara dan Naruto.
"Maaf…"
Berbeda dengan divisi 4… Kabuto yang melihat para Edo Tensei Kage terdahulu seperti Rasa, Yondaime Hokage yang dikalahkan oleh putranya sendiri yang bernama Gaara. Sandaime Raikage dan juga Muu, Nidaime Tsuchikage yang dikalahkan oleh Naruto serta Gengetsu Houzuki aka Nidaime Mizukage yang dikalahkan oleh Gaara dengan marah. Dia kesal karena Edo Tensei mantan orang terkuat yang dia kumpulkan telah kalah satu persatu. Dia kemudian melihat Muu yang ternyata masih bisa bertahan karena sebelum disegel, dia sempat membelah dirinya dan membuatnya selamat dari segel Gaara. Saat dia melihat Muu akan menggunakan Kuchiyose no Jutsu, dia pun melihat peti mati di belakangnya dan membatin.
'Sudah saatnya kau keluar sebagai kartu AS milikku…' Batin Kabuto dan kemudian dia melanjutkan 'Madara Uchiha…'
"Kuchiyose no Jutsu!"
Booofffft
Muu pun melihat peti mati yang muncul di hadapannya saat dia menggunakan Kuchiyose no Jutsu 'Siapa yang dikirimkan orang itu untuk membantuku?'
Kraaakkkk
Blaaaaarrr
Sebuah tangan yang ditutupi dengan sarung tangan pun keluar peti itu dan orang itu juga mulai keluar meskipun hanya kakinya saja yang terlihat "Jadi Nagato sudah membangkitkanku, huh. Dia sudah banyak berkembang, tidak salah aku memberikan Rinnegan milikku padanya waktu itu."
"Itu tidak mungkin… Yang aku panggil dengan Kuchiyose ini ternyata adalah kau Madara." Ucap Muu dan kemudian dia melanjutkan dengan seringai di wajahnya "Pasti pengguna jutsu ini sangat mengerti keadaan dalam perang ini, makanya dia memanggilmu Madara."
"Oh itu kau, Muu… Lama tidak jumpa. Jadi kau bilang aku sudah dibangkitkan dengan Edo Tensei. Jurus yang dibuat Tobirama untuk menghidupkan orang yang telah mati dan jutsu itu juga terkenal sangat kejam karena bertentangan dengan arus kehidupan dan kematian di alam semesta." Balas Madara yang melihat bagian tubuhnya yang terlihat ada retakan di bagian tubuhnya, kemudian dia mengepalkan tangannya dan membatin 'Dasar sialan! Bukannya seharusnya aku dibangkitkan dengan Rinne Tensei… Tapi kenapa aku dihidupkan oleh Edo Tensei, apa yang telah kau lakukan Nagato?'
Mizore dan juga Moka yang tubuhnya sedang diambil oleh Ura saat ini berada di camp pun melawan para Shiro Zetsu dan dibantu oleh para aliansi serta bunshin dari Naruto. Dan entah kenapa Ura saat ini mempunyai kemampuan seperti Naruto yang bisa membedakan teman-temannya dengan Shiro Zetsu. Sakura pun melihat seseorang yang terluka dan dikarenakan dirinya sebagai Medic Nin, dia pun menghentikan pertarungan dan menolong orang itu tanpa tahu kalau dia ternyata adalah Shiro Zetsu yang palsu tapi sebelum dia menyerang Sakura, tubuhnya pun telah membeku karena cakaran dari Mizore dan Ura pun menendang tubuh Shiro Zetsu yangtelah menjadi es sampai hancur.
"Kau tidak apa-apa kan, Sakura-san?" Tanya Mizore.
"Aku baik-baik saja Mizore-san." Jawab Sakura.
"Lain kali hati-hati, Haruno…" Ucap Ura dengan nada dingin pada Sakura.
"Ya, aku mengerti. Terima kasih atas saranmu…" Balas Sakura dan kemudian dia melihat Mizore "Mizore-san…"
"Ya…"
"Kenapa Ura-san bisa mendeteksi Shiro Zetsu yang palsu dan tidak sama seperti Naruto?" Tanya Sakura.
Mizore tidak tahu harus menjawab apa tapi Ura yang mendengar pertanyaan Sakura pun menjawab pertanyaan Sakura "Penciumanku bisa mendeteksi siapa yang jahat dengan yang baik dengan cara mencium bau berhawa kotor setelah Mizore dan juga diriku yang satu lagi melakukan itu."
"Hah, itu…" Balas Sakura dan saat dia melihat wajah Mizore yang memerah hebat dan dia pun menyadari sesuatu dan wajahnya pun memerah "Hah! Kalian berdua telah melakukan itu?"
Booooooommmm
Mereka bertiga pun dikejutkan oleh ledakan yang mengarah ke arahnya tapi Mizore dan Ura pun melihat seseorang telah melindungi mereka dan menggagalkan serangan dari Shiro Zetsu yang menyerang mereka "Tsukune! / Aono!"
"Lain kali jangan lengah Mizore-san, Scary Moka…" Balas Tsukune dan kemudian Kurumu, Gin, Ruby, serta Kuyou pun muncul dan membantu mereka melawan Shiro Zetsu yang berada di hadapan mereka.
"Minna…" Ucap Mizore yang melihat teman-temannya kecuali Yukari yang saat ini masih berada di Konoha, kemudian dia pun berteriak dengan kesal saat dia melihat Kuyou "TSUKUNE! KENAPA KUYOU JUGA BISA ADA DISINI!"
"Kemarin musuh, besok bisa menjadi rekan." Balas Tsukune dengan simple dan kemudian dia melanjutkan "Naruto yang mengajarkan itu padaku. Seperti saat Gin-senpai menjadi musuh Naruto lalu dia menjadi rekan bahkan sahabat Naruto juga Ruby yang saat ini telah menjadi rekanku, Kurumu, dan juga Gin-senpai."
Mizore pun hanya terdiam dan kemudian Ura menghampiri Mizore dan menepuk bahunya "Bangunlah, Shirayuki! Kau dengar apa yang dikatakan Aono kan? Dia adalah rekan kita sekarang, jadi biarkan saja. Kita harus menyelesaikan ini dan membantu Naruto melawan Madara di baris depan."
"Aku mengerti…" Balas Mizore dan kemudian dia mengubah cakarnya menjadi es kembali dan berkata "Ayo kita lakukan, minna!"
Kembali ke Divisi 4 yang saat ini terdapat 'Naruto', Gaara, Oonoki, Dodai, Temari, dan anggota aliansi shinobi yang lain yang sedang beristirahat setelah mengalahkan keempat Kage dari masa lalu. Seorang ninja sensor pun merasakan chakra yang besar dari balik sebuah batu dan kemudian Muu pun muncul dan membuat Gaara, Oonoki dan 'Naruto' terkejut setengah mati.
"Bagaimana bisa dia?" Tanya Naruto dan kemudian dia menatap Gaara dan menlanjutkan "Bukannya kau sudah menyegelnya Gaara?"
"Aku memang sudah menyegelnya berkat bantuan darimu dan Tsuchikage-dono, tapi kenapa dia?" Balas Gaara.
"Sial! Aku melupakan kalau dia bisa membelah diri." Ucap Oonoki dan itu membuat Naruto dan Gaara kesal.
"Kenapa kau tidak memberitahukannya dari tadi Tsuchikage-jiji! / Tsuchikage-dono!" Teriak 'Naruto' dan Gaara.
"Maaf, aku lupa Naruto-san, Kazekage-dono karena ini sudah lama semenjak kematiannya jadi aku agak melupakan kemampuannya selain dia memiliki Kekkei Touta Jinton, sama seperti diriku." Balas Oonoki.
"Ada orang lagi di atas sana…" Ucap salah satu ninja sensor yang kemudian melihat pria berambut spiku hitam panjang yang menutupi mata kirinya dan itu membuat Oonoki terkejut.
"Kau…" Ucap Oonoki yang sudah bergetar saat melihat sosok itu.
'Naruto' yang melihat kecemasan Oonoki pun berkata "Kau mengenal pria di sebelah orang seperti mumi itu?"
"Dia adalah Madara Uchiha." Jawab Oonoki dan itu membuat 'Naruto', Gaara, dan juga semua anggota divisi 4 gempar.
Mendengar itu, 'Naruto' pun berniat menyerang Madara supaya Naruto yang asli dan Bee tidak harus bersusah payah melawan dia. Tapi dia berhenti saat mendengar perkataan Gaara "Itu mustahil, Tsuchikage-dono. Dia berbeda dengan Madara yang kita lihat di pertemua n 5 pemimpin desa besar. Dia bahkan tidak memakai topeng dan jubah Akatsuki seperti yang kita lihat disana. Dan juga dari matanya aku bisa menduga kalau dia juga merupakan Edo Tensei, jadi pasti dia sudah meninggal, jadi dia pasti bukan Madara yang asli."
"Dia adalah Madara yang asli, aku pernah melihatnya saat dia datang ke Iwagakure dan dia juga menemui Muu-sama." Balas Oonoki.
"Gaara, Tsuchikage-dono, aku mendengar kabar dari markas." Ucap Temari dan kemudian dia pun melanjutkan "Kalau Madara sedang mendekati dua Jinchuuriki."
"Kalau begitu, siapa Madara yang sedang mendekat ke arah Naruto-dono yang asli dan juga Kirabi-dono?" Tanya Oonoki dengan bingung dan itu membuat semua orang di divisi 4 kebingungan.
"Tunggu dulu…" Ucap Naruto dan kemudian dia melanjutkan "Kau bilang kalau Madara yang di depan kita adalah Madara yang asli kan, Tsuchikage-dono? Jadi kalau begitu Madara yang mengejar dua Jinchuuriki adalah Madara yang palsu?"
"Kemungkinan begitu." Jawab Gaara.
Madara kemudian melihat para shinobi kecuali Naruto menggunakan hitai-ate dengan kanji shinobi dan dia pun berkata pada Muu "Pada ikat kepala mereka kecuali bocah berambut kuning itu terdapat kata SHINOBI. Apa kelima negara besar telah menyatukan kekuatan tidak seperti pada Perang Dunia Shinobi sebelumnya?"
"Sepertinya begitu…" Jawab Muu dan kemudian dia melanjutkan dengan nada menyindir "Tapi mungkin aliansi ini hanya berlangsung selama perang ini masih berlanjut, Madara. Aku yakin saat perang telah selesai, mereka akan saling bunuh seperti dulu."
"Jangan asal bicara kau pria mumi!" Teriak Naruto dan kemudian dia melanjutkan "Memang aliansi antar 5 negara besar baru terbentuk dalam perang ini tapi bukan berarti ini hanyalah aliansi sementara yang akan pecah setelah perang ini berlangsung."
Gaara dan Oonoki beserta para shinobi dan kunoichi dari divisi empat pun tersenyum saat mendengar perkataan Naruto. Madara yang menyadari rencananya gagal karena dia dibangkitkan dengan Edo Tensei bukan Rinne Tensei pun berkata pada Muu "Hoy, Muu.. Kau tahu siapa yang mengendalikan teknik ini?"
"Mana aku tahu…" Jawab Muu singkat tapi kemudian matanya telah menghitam pekat dan keluar suara dari mulut Muu tapi Madara merasa kalau bukanlah Muu yang berbicara saat ini "Aku yang mengendalikanmu, Madara-sama… Namaku Kabuto, asisten dari dia."
"Kau bicara melalui Edo Tensei. Kau benar-benar tidak sopan." Balas Madara dengan ketus sambil melipat kedua tangannya di depan kedua dadanya.
"Jangan marah begitu Madara-sama." Ucap Kabuto yang saat ini menguasai tubuh Muu "Edo Tensei dirimu itu sangat spesial dan istimewa, kau sudah dibangkitkan melebihi masa kejayaanmu."
"Kau mengetahui masa kejayaanku?" Tanya Madara.
"Tidak juga…" Jawab Kabuto, kemudian dia melanjutkan "Maka dari itu, Madara-sama… Tunjukkanlah kekuatan legendaries dari sang Uchiha terkuat dalam sejarah."
"Dengan senang hati aku akan tunjukkan kemampuan luar biasaku padamu, bocah." Balas Madara yang langsung menghindari serangan pasir milik Gaara dengan cara melompat turun dari tebing itu.
'Dia hebat dan juga cepat…' Batin Gaara.
"Katon…" Ucap Madara yang sudah membuat sebuah handseal.
"Bersiaplah, minna!" Teriak 'Naruto' yang sudah memasang kuda-kuda siaganya.
"Goka Mekakyuu!"
Sebuah bola api besar yang banyak dan berbentuk seperti gelombang api pun meluncur ke para shinobi aliansi shinobi dan membuatsalah satu ninja suna berkata "Sial! Jutsu itu jangkauannya sangat luas…"
"Suiton: Suijinheki!"
Jutsu gabungan dari para shinobi pengguna elemen air pun berhasil menggagalkan serangan Madara dan kemudian Madara melesat dengan kecepatan tinggi ke arah ninja Kumo yang membawa pedang dan membuatnya membatin 'Sial! Dia cepat sekali…'
Duaaaakkk
Pedang milik ninja Kumo itu direnggut oleh Madara dan Madara pun menyeringai dan berkata 'Mari kita bersenang-senang sebentar ufufufufu…'
Jraaaassshhh
Jraaaassshhh
Jraaaassshhh
Temari yang melihat banyak shinobi aliansi yang menjadi korban Madara pun melihat Naruto dan berkata "Naruto, cepat gunakan mode yang tadi!"
"Maaf, aku tidak bisa menggunakannya lagi Temari. Aku sudah menggunakan banyak chakra." Balas Naruto dan kemudian dia melanjutkan "Jika aku memaksakan maka chakra dia akan semakin menipis dan akan membahayakan nyawanya."
Temari yang tahu siapa yang dimaksud Naruto pun terdiam terutama dia telah tahu dari 'Naruto' kalau chakra Naruto masih tersedot oleh Kurama aka Kyuubi walaupun dia sudah bisa mengendalikan sebagian kekuatannya. Gaara pun melihat Madara akan menebas seseorang kembali tapi dia menahannya dengan pasirnya dan dia pun berkata "Cepat serang dia! Dia sudah tidak bisa bergerak…"
Mendengar itu, seorang ninja dari Kumo langsung berniat menebas Madara tapi Madara hanya mendecih 'Tch, mereka terlalu meremehkanku… Sharingan!"
Deg
Duuuuaaakk
Madara kemudian menendang ninja Kumo tadi yang dia sudah perangkap dengan Genjutsu ke arah teman-temannya. Sedangkan Oonoki yang melihat Muu sudah akan menggunakan jutsunya pun terlihat waspada tapi saat jutsu itu gagal dilakukan, dia pun membatin 'Apa karena dia sudah membelah tubuhnya maka dia tidak bisa menggunakan Jinton?'
Kemudian Muu mengalihkan pandangannya pada salah satu ninja sensor dan dia pun berkata "Kau… Tolong awasi Muu-sama."
"Hai, Tsuchikage-sama!"
"Kena kau Madara! Chou-Oodama Rasengan!"
'Dari atas…' Batin Madara saat melihat bunshin Naruto yang lain yang dipanggil oleh 'Naruto' yang berada di divisi empatdan kemudian dia melihat tanahnya bergerak ke atas dan dia pun membatin 'Sialan bocah Oonoki itu, pasti dia menggunakan teknik Doton: Chikoudaku untuk membuat tanah tempatku berpijak bergerak ke atas. Jangan kira kau akan bisa mengalahkanku, Madara Uchiha.'
"Susanoo!" Teriak Madara yang sudah mengaktifkan Eternal Mangekyou Sharingan miliknya.
Duuuuuaaarrr
Rasengan Naruto pun menghantam Susanoo Madara yang berukuran besar dan bersenjata seperti keris. Oonoki yang melihatnya pun mambatin 'Dia sudah mengaktifkan Mangekyou Sharingan dan menggunakan Susanoo. Ini sangat buruk…"
Gaara pun menangkap kedua bunshin buatan 'Naruto' yang saat ini sedang bertapa untuk memasuki Sennin Mode. Gaara yang melihat para ninja dihajar dengan mudahnya oleh Madara pun menatap 'Naruto' dan berkata "Kau sudah siap, Naruto?"
"Ya, aku sudah siap." Jawab 'Naruto' yang sudah memasuki Sennin Mode dan memunculkan Rasenshuriken di tangannya.
"Doton: Kejuugan no Jutsu!" Ucap Oonoki yang melayang dan memegang kendi pasir Gaara dan kemudian dia melanjutkan "Pergilah Kazekage, aku sudah membuat pasirmu menjadi lebih ringan."
"Maju!"
Gaara berhasil mengikat tangan Madara dengan pasirnya yang berhasil menerobos celah-celah Susanoo dan kemudian dia menarik Gaara keluar dari Susanoo miliknya 'Kalau dia sama seperti Sasuke maka serangan luar tidak akan mempan. Jadi aku harus menggunakan pasir dibawah kaki Madara."
"Futon: Rasenshuriken!"
'Bisa bahaya jika aku terkena jutsu itu, jutsu itu terlihat berbahaya.' Batin Madara dan kemudian dia pun mengaktifkan matanya yang ternyata adalah Rinnegan dan dia pun berkata "Gakido!"
Srinnggg
"Tadi itu sudah keterlaluan bocah." Ucap Madara yang menatap Naruto dengan tajam dan kemudian dia melanjutkan "Kalau aku tidak mengaktifkan itu pasti aku akan terkena jutsu itu dan kalian akan menyegelku."
"Dia menangkis serangan Naruto…" Ucap Temari.
"Dia tidak menangkisnya, dia menghisap jutsuku sama seperti yang dilakukan saat aku melawan Pain." Balas Naruto dan kemudian mata katak dari Sennin Mode miliknya pun beradu tatapan dengan mata Rinnegan milik Madara 'Kenapa dia bisa menggunakan Rinnegan?'
Madara pun melompat ke atas tebing lagi dan Kabuto yang bicara melalui pun langsung berkata "Sudah kuduga kau memang luar biasa Madara-sama. Bukan hanya kau mempunyai Sharingan tapi juga Rinnegan."
"Aku membangkitkan Rinnegan sebelum kematianku." Balas Madara dan kemudian dia melanjutkan "Kabuto, apa kau melakukan sesuatu pada tubuhku ini?"
"Tidak banyak…" Jawab Kabuto dan kemudian dia melanjutkan "Aku hanya memodifikasi tubuhmu jadi yang biasanya orang yang dihidupkan Edo Tensei terlahir kembali sama persis seperti saat kematiannya menjadi dirimu yang sekarang, Madara yang sama dengan Madara di masa kejayaannya."
"Lumayanlah, aku jadi bisa bersenang-senang…" Ucap Madara yang kemudian mengaktifkan Susanoo miliknya lagi dan dia dan juga Susanoo miliknya pun sama-sama membuat segel tangan.
"Apa itu?"
"Ini sudah dalam tingkat yang berbeda…"
"Inikah kekuatan dewa?"
"Tengai Tensei!" Ucap Madara dan dari langit yang menghitam pun keluar sebuah meteor besar yang mengarah kepada semua shinobi di divisi 4.
"Meteor…" Ucap salah satu ninja Suna dan kemudian dia melanjutkan "Bagaimana kita bisa menghentikannya?"
"Ini bukan sebuah ninjutsu, kita tidak bisa menghentikannya."
"Jangan menyerah dulu, ini belum berakhir." Ucap Oonoki yang langsung menuju ke tempat meteor itu.
"Tsuchikage-sama!"
"Kalian semua menyingkirlah ke tempat yang lebih aman…" Ucap Gaara dan setelah Gaara mengatakan itu, para ninja pun berlarian untuk menuju ke tempat yang lebih aman.
"Kau akan menghancurkan mereka dengan itu?" Tanya Kabuto yang saat ini berbicara lewat Muu yang saat ini berada di atas tebing bersama dengan Madara.
"Aku memang benci dihidupkan dengan teknik ini…" Balas Madara dan kemudian dia melanjutkan "Tapi orang yang dibangkitkan dengan cara ini mempunyai banyak keunggulan jika dibangkitkan dengan Rinne Tensei. Kami bisa melakukan jutsu apapun tanpa melukai diri kami sendiri karena walaupun itu terjadi sekalipun, tubuh kami hanya tinggal beregenerasi saja tidak seperti para manusia di bawah yang akan mati setelah terkena teknik habis-habisan itu."
"Jadi dia bocah dari Iwagakure itu ya, hmm…" Ucap Madara yang melihat Oonoki sudah terbang melesat ke arah meteor yang dibuat Madara.
"Apa yang akan Tsuchikage-jiji lakukan?" Tanya 'Naruto'.
"Dia akan membuat batu meteor itu lebih ringan dan mencoba menghentikannya." Jawab ninja yang berada di sampingnya.
"Tapi itu berbahaya!" Teriak 'Naruto' dan kemudian dia berkata "Aku harus membantunya…"
"Jangan Naruto!" Teriak Gaara dan kemudian dia melanjutkan "Walaupun kau mencoba menyelamatkan Tsuchikage-dono kau tidak akan bisa melakukannya apalagi dalam kondisimu yang kekurangan chakra seperti ini. Yang bisa kita lakukan hanyalah… Percaya pada Tsuchikage-dono."
"Doton: Chou-Keijuugan no Jutsu!" Ucap Oonoki yang menggunakan jutsu untuk meringankan berat meteor itu tapi dia tetap saja terdorong. Gaara yang melihat itu segera membantu dan membuat bantalan pasir untuk menahan meteor itu.
"GRRRRNGHH!" Rintih Oonoki yang masih menahan batu itu dan meringankan beratnya 'Kumohon sedikit lagi… Kurang sedikit lagi dan aku bisa menghentikannya."
Dengan usaha luar biasa Oonoki akhirnya dia bisa menghentikan meteor itu dengan bantuan dari pasir Gaara. Melihat Itu Madara pun menyeringai dan dia pun berkata "Kau lumayan juga, Oonoki… Tapi apa kau bisa menghentikan yang satu lagi?"
"APAAA!" Teriak semua orang yang melihat muncul satu meteor lagi yang menabrak meteor yang dihentikan Oonoki dan Gaara dengan Oonoki di bawahnya
Booooommmm
Ledakan besar pun terjadi karena serangan meteor kedua yang menabrak meteor pertama dari Madara. Gaara berhasil melindungi beberapa ninja aliansi dengan pasirnya meskipun tidak banyak dan juga 'Naruto' juga dilindungi oleh Dodai dengan bola lava karet miliknya. 'Naruto' melihat ke atas tebing, tubuh Edo Tensei Muu dan juga Madara hancur meskipun tubuh itu beregenerasi kembali dengan cepat.
"Tsuchikage-jiji!" Teriak Naruto yang melihat keadaan Oonoki yang mengkhawatirkan dan dia pun menghampirinya "Apa dia baik-baik saja?"
"Tenang saja, Naruto-san. Dia masih hidup, hanya saja lukanya sangat parah." Jawab shinobi yang berada di dekat Oonoki.
Kabuto yang berbicara lewat Muu pun menyeringai dan berkata lewat Muu "Jadi inikah kekuatan Rikudou Sennin, sungguh luar biasa."
"Aku sudah lama merindukan pemandangan seperti ini." Ucap Madara dan kemudian dia melanjutkan "Hoy Kabuto, sebenarnya seberapa banyak yang kau ketahui tentang diriku?"
"Tidak banyak…" Jawab Kabuto dan kemudian dia melanjutkan "Tapi aku sudah memperkirakan kalau saat kau melawan Shodaime Hokage di Valley of the End, kau tidak mati kan? Kau memang kalah dari Hashirama Senju tapi kau mendapatkan sebagian kekuatan Hashirama kan? Apa aku salah, Madara Uchiha-sama?"
Madara pun menarik kaos yang menutup lehernya lalu dia melihat ke dalam bajunya dan berkata "Jadi begitu, kau sudah mempersiapkan ini dengan sangat baik. Apa kau tahu tentang rencana kami juga?"
"Tidak terperinci tapi tenang saja, aku ada di pihakmu. Tapi aku yakin kalau Madara yang lain akan berperan seperti yang direncanakan." Jawab Kabuto dan kemudian dia pun melihat ke bawah dan berkata "Tampaknya ada ada yang selamat. Dan seperti yang kuduga, Tsuchikage dan Kazekage masih hidup. Apa yang akan kau lakukan, Madara-sama?"
"Ada sesuatu yang ingin kupastikan." Balas Madara dan kemudian dia pun membuat handseal dan berkata "Kuchiyose no Jutsu!"
Deg
Gaara yang melihat sesuatu terjadi pada sahabatnya maksudnya bunshinnya pun berkata dengan nada khawatir "Kau tidak apa-apa, Naruto?"
"Aku tidak tahu kenapa tapi perutku serasa panas sekali." Jawab Naruto.
'Chakra ini…' Batin Kurama yang berada di dalam tubuh bunshin Naruto dan kemudian dia melanjutkan 'Tidak salah lagi, ini adalah chakra dia. Sialan kau, Madara Uchiha!'
Melihat Kuchiyose-nya gagal, Madara pun menatap tubuh Muu yang menjadi media pembicaraan Kabuto dengan datar dan berkata "Jadi dia belum berhasil menangkap Kyuubi, huh?"
"Itu benar sekali Madara-sama." Jawab Kabuto dan kemudian dia melanjutkan "Maka daripada itu perang ini terjadi karena Kyuubi saat ini masih berada di dalam Jinchuuriki-nya saat ini, Hachibi juga sama tapi kami sudah mendapatkan sebagian besar chakranya jadi yang terpenting kali ini adlaah Kyuubi yang saat ini masih tersegel dalam Jinchuuriki-nya, Naruto Uzumaki."
"Uzumaki, jadi bocah itu keturunan Mito? Bocah keparat yang menyerangku tadi." Tanya Madara
"Iya…" Jawab Kabuto dan kemudian dia melanjutkan "Tapi sepertinya dia hanyalah bunshin, apa kau tidak mau menangkap yang aslinya saja Madara-sama?"
"Tidak sekarang…" Jawab Madara, kemudian dia melanjutkan "Aku memiliki satu jutsu yang ingin aku coba. Jutsu itu akan membuat efek yang sangat besar jika ada orang-orang disekitarnya."
"Mokuton: Jukai Kotan!" Ucap Madara yang sudah membuat handseal dan muncul ratusan pohon besar yang muncul dari dalam tanah dan menuju ke arah divisi 4.
"Dia juga bisa menggunakan Mokuton!"
"Tamatlah kita…"
'Naruto' yang melihat ini pun mengepalkan tangannya dan dia pun membatin 'Aku tidak punya cukup chakra yang tersisa, apa yang harus aku lakukan sekarang?'
"Aku akan meminjamkan chakramu kali ini padamu, Naruto." Ucap Kurama
"Kau menginginkan tubuhku, bola bulu?" Tanya Naruto dan kemudian dia melanjutkan "Kalau itu yang kau mau, aku menolak ttebayo!"
"Tidak, aku hanya akan memberikan chakraku padamu." Jawab Kurama meskipun dia sedang menahan amarah saat Naruto memanggilnya dengan sebutan bola bulu dan kemudian dia melanjutkan "Aku membenci Madara, Naruto… Jika aku diharuskan untuk memilih kalian berdua, aku lebih memilih kau."
"Baiklah, aku terima tawaranmu Kyuubi." Balas 'Naruto' dan kemudian chakra miliknya pun bertambah setelah mendapatkan kekuatan chakra dari Kyuubi dan kemudian dia membuat handseal dan berkata "Tajuu Kage Bunshin no Jutsu!"
Boooooofffttt
Boooooofffttt
Boooooofffttt
Boooooofffttt
'Naruto' pun membuat ratusan bunshin dan ratusan bunshin itu membuat Oodama Rasengan di tangan kanan mereka masing-masing. Kurama yang melihat itu pun berkata "Maju, Naruto!"
"Oodama Rasengan!" Teriak 'Naruto' dan para bunshinnya yang menghancurkan pohon-pohon itu dengan Oodama Rasengan sampai pohon-pohon itu hancur berkeping-keping.
Setelah pohon-pohon itu hancur, para bunshin 'Naruto' pun menghilang dan menyisakan dia saja dan dia pun berkata "Aku sudah menggunakan semua chakra yang diberikan Kyuubi padaku, aku sudah mencapai batas. Hampir saja aku lenyap tadi."
"Naruto, sudah cukup…" Ucap Oonoki yang sudah sadar meskipun dia masih berbicara dengan terengah-engah "Biarkan kami yang mengurusnya."
"Tapi Tsuchikage-jiji, tubuhmu masih belum sembuh secara total." Balas Naruto tapi dia dikejutkan oleh kedatangan tiba-tiba dari Mei, A, dan Tsunade.
Tsunade pun langsung sigap dan mengobati Oonoki dan A pun berkata "Serahkan ini pada kami Naruto, kau menghilanglah supaya dirimu yang asli mengetahui tentang situasi yang terjadi disini. Dan kalian para anggota divisi 4 yang masih bertahan hidup pergilah dan bantu divisi lain mengalahkan Edo Tensei serta Shiro Zetsu yang lain. Aku dan para Kage yang lain akan menghadapi dia, aku akan serahkan Madara yang satu lagi pada dirimu yang asli dan juga Bee."
"Hai…"
Booooofffttt
Naruto pun mendapatkan ingatan dari bunshinnya, jadi dia mengetahui tentang kemunculan Edo Tensei Madara di divisi 4. Kemudian dia pun melihat Madara bertopeng dengan murka apalagi saat dia melihat dia juga membawa Edo Tensei para Jinchuuriki yang lain terutama Fuu dan Utakata yang membuat darah Naruto mendidih, Bee juga sama saat melihat muridnya Yugito termasuk dalam para ET Jinchuuriki yang dibawa oleh Madara bertopeng.
"Kyuubi akan menjadi milikku, Uzumaki!"
"Dalam mimpimu, Madara!"
-To Be Continued-
Review:
Guest:
Ura dan Omote itu kan sama-sama Moka juga, jadi udah satu paket.
Guest:
Ini udah lanjut.
Kaizer Empeiraga:
Masih lama, Fourth Shinobi World War aja berakhir setelah pertarungan Naruto vs Sasuke dan mereka berdua membatalkan Mugen Tsukuyomi dan ini baru sampe battle Naruto and Bee vs ET Jinchuuriki, jadi bise membayangkan kan, lamanya semana?
Tamerlane12:
Juju raja, memang hal itu membuat ane gagal paham.
ShirokamiKhudhory:
Memang kan udah dikasih tahu di AN, kalau alurnya kaya canon Naruto.
Uzunami nara:
Hah, biasanya ane minimal 3k kok.
Guest:
Gomen, ane lupa…
Michael Gabriel:
Alasannya itu dua-duanya gan, Issa enggak suka Moka berhubungan dengan manusia dan dia ingin menjodohkan Moka dengan sesama vampire bangsawan sepertinya.
Hyuuhi Ga Ara:
Iya dan juga membuktikan pada ayah Moka meskipun dia itu cuma manusia tapi dia itu tidak lemah dan bisa melindungi Moka.
Crucufix:
Iya dan karakter utamanya putranya Naruto dan Moka.
Hikari no Rakuen:
Sampe Naruto melawan Sasuke dan mereka kehilangan kedua tangannya.
Grand560:
Mereka akan bertemu dengan Naruto saat para shinobi yang tersisa dari semua divisi membantu Naruto, Kurama, Bee, Gyuuki, Kakashi, dan Guy melawan Obito, Madara, dan juga Juubi.
