Succumate
Gelap
Aku tidak bisa melihat apa-apa saat ini. seluruh pandanganku hanya terisi dengan warna hitam. Bagaikan lubang Abyss yang tak memiliki ujung aku hanya melihat kegelapan.
Walau hanya ada kegelapan tapi aku merasa seperti melihat untuk pertama kalinya.
Di kegelapan yang tak berujung ini aku melayang tanpa tahu tujuanku. Aku tidak mengetahui apa tujuanku tapi aku tahu kenapa aku bisa menjadi seperti ini.
Aku telah mati!
Aku mati dengan mengenaskan karena sebab yang sebenarnya sepele dan dapat dihindari. Aku mati karena kecerobohan dan kebodohanku. Jika saja aku lebih berhati-hati aku pasti dapat menghindari nasipku itu.
Aku ini benar-benar ceroboh dan sangat begok. Mungkin karena karakterku yang seperti itu aku menjadi dijauhi oleh banyak perempuan, aku tidak tahu.
Itu semua tidaklah penting!
Aku ini sudah mati...aku mati karena obat penyihir itu.
Aku tidak tahu apakah itu adalah yang benar atau tidak atau mungkin penyihir itu adalah salah satu halusinasi dari obat-obatan yang kukonsumsi sama seperti Lilim dan yang lainnya. Apa semua yang telah kuperjuangkan adalah sebuah halusinasi dan hanyalah sebuah lelucon bagi semua orang? Apakah semua hasil kerja kerasku itu hanyalah gambaran dari effek obat dan sebenarnya aku hanya berimajinasi seperti orang gila?
Aku tidak tahu apapun lagi...
Aku tidak tahu lagi bagaimana perasaanku saat ini. aku yang mengira bahwa mungkin aku memilki hal yang dapat dibanggakan dan ternyata itu Cuma halusinasi. Aku tidak bagaimana perasaanku saat ini dimana aku harus menerima kenyataan bahwa Lilim hanyalah sebuah hayalan.
Aku mengira semua yang telah kulakukan...aku mengira aku memiliki orang yang istimewa...
Aku...
Aku...
Aku tidak mempedulikan apapun lagi.
'aku hanya berharap jika aku menemukan ujung kegelapan ini semoga aku bisa menjadi pribadi yang lebih baik'baik'.
AN: aku lupa untuk memasukkan AN saat aku mengupload cerita ini jadi aku akan menguploadnya sekarang. pada dasarnya chapter kali ini adalah cerita penggemar dari game hentai bernama Succumate. ide cerita ini sangat dangkal untuk dijadikan cerita utuh tapi juga tidak pernah pergi dari kepalaku sehingga aku harus menulis cerita ini supaya ide-ide lain dapat keluar dari sangkarnya. baiklah sekian dari saya.
Stay safe, stay healthy, and stay home.Adios
