Name: Naruto DxD Chronicles
Author: Izanagi - no - Ookami
Rating: M
Genre: Adventure
Pair: Uzumaki Naruto x Grayfia Lucifuge
Summary: Naruto masuk ke dunia DxD dan terdampar ke Underworld. Tapi karena suatu hal, dia harus meninggalkan gadis yang dicintainya dan pergi ke dunia manusia dan menjadi anggota fraksi manusia. Apakah dia bisa menjaga perdamaian dari Khaos Brigade dengan bantuan Tailed Beast Force dan keempa fraksi, Versi lain fic Naruto DxD Chronicles
Disclaimer: Naruto dan Highschool DxD bukan punya saya
Review:
Mikaeru346: Kau salah baca ya gan. Perasaan udah diganti deh… Jurus buat ngalahin Kokabiel ane ganti jadi Senpo: Chou-Oodama Rasen Tarengan deh
Namikaze Kiruto Lucifer 471:Thanks, ini udah lanjut
Guest: Thanks, ini udah lanjut
Ayub Pratama 792: Sacred Gear punya Edge sama Nell memang sepasang gan
Lucifer: Thanks bro. Ini udah lanjut
Ricardo Lana 1: Ini udah lanjut
Uzumaki Namikaze GM: Pas udah diajar sama Naruto
Maikaze-Chan: Ini udah lanjut
Badrul Munir 91: Maksudnya typo ya… Maaf kalau banyak typo, notebooknya sih suka rese
Zaldy844: Bisa donk. Abis diajarkan sama Naruto
Guest: Thanks bro
Saikari Ara Nafiel: Peerage dari mana. Iblis aja bukan
Shouyou-kun: Thanks... Glad to hear that
Kiiro Kitsune 197: Thanks
Chairul Anas 52: Thanks
Dragfilia Hasnah: Bisa, tapi masih lama kayaknya. Bukan para bijuu pastinya, kan mereka dah jadi manusia
Reynatan Chan: Maaaaf sekali. Typonya benar-benar mengganggu
Zien Nanaze: Ya, Grayfia akan tinggal bersama Naru di chapter ini. Bisa, setelah diajarkan oleh Naru. Iya, Naru akan mengajarkan Menma Rasengan
The Kids no OppAi: Ini udah lanjut!
Esya 27 BC: Bisa dong, kan di chapter 1 sama 2 dah jelas. Kalo Kuchiyose masih lama
Fumoriki: Ini udah lanjut
Rising Fire Blast: Thanks, ini udah lanjut
Puhaki: Thanks. Fic ini, enggak berhenti di tengah jalan kok
Devanboystylen: Ketemu Lucian aja belum, jadi belum dimasukkin
Hachiman Sensei: Wah yang itu… Maaf gan, soalnya ane pake versi fic yang asli cuma ane rubah sedikit soalnya Naru gak berubah jadi iblis
Ero Azazel: Sasuke pasti, tapi Toneri bingung. Nih anak jadi protagonist apa antagonis sama kaya di fic satu lagi
Ray12g: Thanks
Reyvanrifqi: Ini udah lanjut, stranger-san
Syah9126: Ini udah lanjut
HyperBlackHole: Thanks. Ini udah lanjut
Chapter 3: Curse Effect: Sadness and Happiness
Saat ini Naruto yang memasuki Kyuubi Chakura Mode sedang beradu pukulan dengan Katarea yang pukulannya juga sudah diselimuti oleh Demonic Power yang lumayan besar. Saat ini, Naruto, mendapat kesempatan dan langsung memukul perut Katarea yang sudah dilapisi chakra pemberian Kurama yang ada ditubuhnya
Buaaaakkk
"Kyaaaahhhh!" Teriak Katarea yang terlempar oleh pukulan Naruto. Kemudian dia melihat tajam Naruto dan berkata dengan tajam "Siapa kau sebenarnya? Kenapa kau bisa mempunyai kemampuan dahsyat seperti ini"
"Aku cuma manusia biasa. Emangnya kenapa, ada masalah?" Balas Naruto
'Apa dia benar-benar manusia. Aku tidak yakin kalau dia itu benar-benar manusia. Kekuatan ditubuhnya sangat besar…. Kalau ketua dari fraksi manusia, aku tahu dari Cao-Cao dia memiliki kekuatan naga legendaries dari dunia suci, Lagendia yaitu Chaos Dragon. Tapi apa kekuatan orang ini sebenarnya' Batin Katarea saat mendengar perkataan Naruto
"Sungguh merepotkan. Apa cuma ini kekuatan dari anggota fraksi maou lama, sungguh lemah" Sindir Naruto
"Diam kau manusia rendahan! Rasakan ini!" Ucap Katarea yang sudah melemparkan 2 kekuatan Demonic Power ke arah Naruto
"Cih…" Gumam Naruto yang berusaha menghindari 2 serangan itu, tapi karena Naruto berada di sudut area pertarungan, dia pun tergelincir dan jatuh kebawah
"Otou-sama! Naruto-kun! Naruto!" Teriak Menma, Grayfia, Sirzech dan Serafall saat melihat Naruto tergelincir dan terjatuh
Naruto yang terjatuh pun membuat lengan chakra dan meraih pegangan pada jalan es yang dipegang Menma. Kemudian dia menarik dirinya di atas dan membatin 'Sial… Aku ceroboh sekali. Kalau aku tidak mempunyai lengan chakra ini. Aku bisa mati tadi… Aku harus fokus'. Setelah itu dia melihat Menma dan berkata "Putraku… Bisakah kau perlebar kembali jalan es ini… Aku tidak bisa berkonsentrasi jika area pertarunganku sangat sempit"
"Baiklah, otou-sama" Balas Menma, kemudian dia menempelkan tangannya yang sudah dilapisi es dan berkata "Ice Road! Expand!"
"Bagus… Arigatou putraku" Ucap Naruto, kemudian dia melihat Katarea dan berkata "Kau akan mati setelah ini, Katarea". Setelah itu dia membuat Rasengan berwarna hitam di tangannya dan melesat ke arah Katarea dan berkata "Kena kau! Bijuu Rasengan!"
Booooommmm
'Cih, dimana dia?' Batin Naruto saat melihat Katarea sudah tidak ada ditempatnya lagi
"Di atas sini, bodoh!" Ucap Katarea dan Naruto pun melihat Katarea yang terbang diatasnya dengan sayapnya dan berkata "Kau yang akan mati, Uzumaki Naruto. Rasakan ini!"
Katarea pun melemparkan bola energy yang dicampurkan dengan Demonic Power ke arah Naruto, tapi Naruto bisa menghindar. Setelah itu, Kyuubi Chakura Mode Naruto pun menghilang. Melihat itu dia pun membatin 'Sepertinya sudah batasnya ya. Ya apa boleh buat. Aku tidak bisa memakai mode ini terlalu lama. Apalagi Kurama harus mengisi chakranya supaya aku bisa mengisi mode ini lagi'
"Kau sudah sampai batasmu ya Uzumaki Naruto, hahahaha. Ternyata pemikiranku salah, kekuatanmu tidak sama dengan bosmu itu. Lemah" Sindir Katarea saat melihat Naruto kembali menjadi mode normal
"Terserah kau mau bilang apa" Balas Naruto dengan nada calm, kemudian dia membatin 'Sepertinya Kurama harus mengisi kembali chakranya supaya aku bisa menggunakan Kyuubi Chakura Mode lagi. Waktunya untuk Sennin Mode'. Kemudian dia membuat handseal dan berkata "Kage Bunshin no Jutsu!"
Boof
'Dia bisa menggandakan bisa… Cao-Cao tidak pernah memberitahukanku tentang ini' Batin Katarea yang melihat jurus dari Naruto
'Sebenarnya… Siapakah Naruto-san / Otou-sama/ Naruto-sama sebenarnya, tidak mungkin seorang manusia bisa melakukan hal-hal seperti itu' Batin para peserta rapat kecuali Grayfia, Sirzech, Serafall, dan Azazel
Naruto pun melihat bunshinnya dan berkata "Kau tahu apa yang harus kau lakukan kan?"
"Mengerti boss" Balas bunshin Naruto, kemudian dia membuat handseal dan berkata "Uzumaki Chakra Chains!"
Muncullah rantai chakra yang keluar dari perut bunshin Naruto, kemudian rantai chakra itu mengikat Katarea dengan kencang dan dia tidak bisa melepaskan diri dari rantai itu. Dia pun berontak dan berkata "Rantai apa ini… Lepaskan!"
"Ugh… Cepatlah boss, kalau dia terus berontak aku tidak bisa menahannya lagi" Ucap bunshin Naruto yang melihat boss-nya sedang bermeditasi untuk mendapatkan kekuatan alam
"Aku sudah selesai" Balas Naruto yang matanya sudah berubah menjadi mata katak dan terdapat pigmen berwarna orange di sekitar matanya. Setelah itu dia pun membuat Rasengan ukuran besar dan berkata "Tahan sebentar. Setelah jurusku berhasil, kau boleh kembali. Hiraishin no Jutsu!"
Sringggg
'Kemana dia menghilang?' Batin Katarea dan para peserta rapat yang lain saat melihat Naruto menghilang secara tiba-tiba dengan kilatan berwarna kuning
Sringggg
"Disini" Ucap Naruto yang sudah muncul diatas Katarea dengan membawa Rasengan berukuran besar ditangannya
"Ba..Bagaimana bisa?" Tanya Katarea yang merasa ajalnya sebentar lagi akan tiba
"Aku sudah menandaimu, saat aku memukulmu tadi" Jawab Naruto, kemudian dia menghujamkan Rasengan itu ke tubuh Katarea dan berkata "Menghilanglah menuju ketiadaan! Senpou: Chou-Ooodama Rasengan!"
Booooommm
"Arrrrrggggghhhhh!" Teriak Katarea yang sudah hancur menjadi serpihan abu saat tubuhnya berputar-putar dan terlempar ke jalan es yang dibuat Menma dan menghancurkannya dan dia terjun bebas ke bawah dan tubuhnya meledak disana
Naruto pun mendarat ke tempat rapat dan menghilangkanSennin Mode-nya "Kalian tidak apa-apa kan?"
"Kami tidak apa-apa Naruto" Balas semua peserta rapat
-Mindscape Naruto-
"Naruto..." Ucap seseorang didalam tubuh Naruto
"Kurama… Ada apa kau memanggilku?" Tanya Naruto yang sudah menyadari bahwa orang yang memanggilnya adalah rubah yang menjadi partnernya dari dia lahir sampai dewasa, yaitu Kurama atau biasa dipanggil Kyuubi no Yoko
"Kau tahu kan… Saat tubuhku dan tubuh bijuu yang lain berpisah dengan tubuhmu, chakra kami didalam tubuhmu menjadi lebih sedikit daripada biasanya" Ucap Kurama
"Ya… Aku menyadarinya. Karena aku kehilangan Kyuubi Chakura Mode saat melawan Katarea dalam waktu singkat" Balas Naruto
"Itu karena chakra kami yang ada didirimu kembali lagi ke tubuh kami" Ucap Kurama
"Jadi… Aku tidak akan bisa menggunakan Kyuubi Chakura Mode, Bijuu Mode, dan Rikudou Mode lagi?" Tanya Naruto
"Bisa… Tapi dengan satu hal" Jawab Kurama
"Hal apa itu?" Tanya Naruto
"Kau harus bisa mengalahkan 9 bijuu untuk mengembalikan semua chakra mereka didalam dirimu" Jawab Kurama
"Jadi aku harus mengalahkan kalian semua untuk mendapatkan semua chakra kalian lagi?" Tanya Naruto, kemudian Kurama pun menggangguk. Kemudian dia berkata "Lalu bagaimana dengan kalian?"
"Energi kami berubah dari chakra menjadi Youki. Jadi kami masih bisa bertarung" Jawab Kurama, kemudian dia berkata "Kalau kau sudah siap. Kau bisa menemui kami untuk memulai melawan Shukaku. Karena dia adalah bijuu dengan ekor terendah. Kau harus kembali ke dunia nyata… Kekasihmu dan anakmu itu telah menunggumu Naruto"
-Mindscape End-
"Ugh…" Ucap Naruto yang mulai menutup matanya, kemudian dia melihat Grayfia dan Menma. Setelah itu dia berkata dengan nada bingung "Apa yang terjadi?"
"Naruto-kun… Kau tidak apa-apa kan? Dari tadi kau tidak bergerak dan matamu terus menutup. Aku pikir kau pingsan" Ucap Grayfia yang sudah memeluk Naruto dengan erat
"Kau tidak apa kan otou-sama?" Tanya Menma
"Aku tidak apa-apa putraku… Terima kasih atas perhatianmu" Balas Naruto. Kemudian dia berkata "Grayfia-chan…"
"Ya, Naruto-kun" Balas Grayfia
"Boleh aku tahu siapa nama anak kita?" Tanya Naruto
"Menma… Uzumaki Menma" Jawab Grayfia
'Namanya sama seperti counterpartku di dunia Genjutsu buatan Obito' Batin Naruto yang teringat saat dia dan Sakura harus bertarung dengan seseorang yang mirip dengan Naruto, kemudian dia berkata "Nama yang bagus, Grayfia-chan"
Cup
Naruto pun mencium bibir Grayfia dengan lembut, dan Grayfia pun membalas dengan lembut. Kemudian Sirzech yang melihat itu pun berkata "Ehem… Aku tahu kalian itu merindukan satu sama lain. Tapi kalian harus menahan diri dong. Kau gak kasihan apa sama jomblo seperti Azazel atau Serafall?"
Naruto pun melepaskan ciumannya dan wajah keduanya memerah. Tapi untuk Serafall dan Azazel, dia pun mendeathglare Sirzech dan berkata "Apa maksud perkataanmu itu tadi Sirzech? Kau cari mati ya?"
Brakkk
"Onii-sama!" Teriak Rias yang masuk dengan paksa ke dalam ruangan rapat bersama dengan Issei, Kiba, Xenovia, Lily, dan Iriana. Kemudian dia berkata "Kau sudah mengalahkan dia?"
"Tenang saja, aku sudah membunuhnya" Jawab Naruto, kemudian dia melihat pemuda yang sedang memakai baju perempuan(cross-dressing) yang bernama Gasper, kemudian dia berkata "Jadi kau pemilik Sacred Gear [Forbidden Valor View]… Bisa kau gunakan kekuatan Sacred Gearmu untuk membuat orang-orang yang membeku bisa bergerak kembali"
"Ha'i" Balas Gasper
Kemudian dia menggunakan kekuatan Sacred Gearnya dan membebaskan Akeno, Irina, Asia, dan Sona dan anggota peeragenya. Kemudian Leon yang merasakan gerakan Vali tiba-tiba menahan gerakan Vali dengan rantai hitam yang terbuat dari bayangannya
'Rantai apa ini? Kencang sekali' Batin Vali yang tertahan rantai hitam milik Leon dan berusaha memberontak dari ikatan rantai itu
"Jadi kenapa kau ingin menyerang Azazel, eh Vali?" Tanya Leon dengan nada datar
"Jadi aku ketahuan ya" Balas Vali, kemudian dia berkata "Bersama dengan kalian tidak menyenangkan, jadi aku memutuskan untuk masuk ke Khaos Brigade. Karena disana banyak orang tangguh yang bisa kulawan"
Azazel hanya menghela nafas panjang saat mendengar perkataan Vali karena dia tahu sifat dari muridnya itu, kemudian Leon berkata "Apa benar tujuanmu hanya untuk melawan orang-orang kuat saja atau kau ingin mengambil kekuasaan para Yondai Maou saat ini, sama seperti para anggota fraksi Maou lama, Vali Lucifer?"
"Kau dari keturunan Lucifer?" Tanya Sirzech yang kaget atas perkataan Leon
Vali ingin menjawab, tapi dia keduluan oleh Azazel "Ya, dia dari keturunan Lucifer. Dia adalah cucu dari Rizevim dan juga dia half devil karena ayah dia adalah anak dari Rizevim dan ibunya adalah manusia biasa. Aku mengangkatnya sebagai murid supaya dia bisa melupakan dendamnya pada Rizevim dan menjalani kehidupan normal seperti remaja pada umumnya. Tapi aku tidak menyangka akan terjadi hal seperti ini"
"Kau tahu kalau aku tidak suka jika kau menyebut tentang orang tua Bangka itu kan Azazel" Ucap Vali dengan nada marah, kemudian dia mengaktifkan Balance Breakernya. Kemudian dia berhasil melepaskan diri karena bantuan Balance Breakernya dan berkata "Aku akan melawanmu, Leon-dono. Karena kau telah membuat identitasku terbongkar"
"Kau yakin ingin mengalahkanku,bocah naga. Jangan kau harap hanya kau yang mempunyai kekuatan naga" Ucap Leon yang sudah mencekik Valid an melemparnya ke luar ruang rapat. Kemudian dia melompat dan berkata "Kau akan merasakan kekuatan naga legendaris dari dunia suci, Lagendia. Dragon Form!"
Tubuh Leon pun berubah menjadi naga hitam besar dan matanya berubah menjadi merah crimson. Dia pun menatap tajam Vali dan berkata "Rasakanlah kekuatan dari Chaos Dragon"
"Mustahil! Leon mempunyai kekuatan dari Chaos Dragon, naga legendaris dari dunia suci, Lagendia" Ucap Azazel yang melihat perubahan naga Leon
"Kau tahu sesuatu Azazel?" Tanya Michael
"Dahulu kala… Dunia ini terbagi menjadi 2, yaitu dunia kita dan dunia suci Lagendia. Di dunia Lagendia terdapat 2 dewi yang mempunyai kekuatan sebesar Ophis dan Great Red yang bernama Althea dan Vestinel. Dua dewi itu mempunyai daerah masing-masing tapi karena benci dengan dunia Althea yang subur dan indah, Vestinel pun berniat menghancurkan dunia itu dengan naga buatannya, Void Dragon. Tapi Althea juga tidak tinggal diam. Dia membuat 2 naga bernama Chaos dan Sentinel. 3 naga itu bertarung dengan sengit, lalu Void Dragon menggunakan spellnya pada Chaos Dragon dan membuatnya berpihak padanya. Void dan Chaos melawan Sentinel… Mau tidak mau, Sentinel pun menghancurkan tubuhnya sendiri untuk mengalahkan mereka berdua dan tubuhnya memecah menjadi dua, Gold Dragon dan Silver Dragon. Yang aku tahu saat tubuhnya hancur, Chaos berubah menjadi sebuah luster. Aku tidak menyangka, Leon memiliki Chaos Dragon Lustre" Jawab Azazel. Yang mendengar itu kecuali Lily kaget saat mendengar kekuatan naga yang dimiliki Leon dan juga heran karena Azazel bisa mengetahui sejarah dari Chaos Dragon
'Sial, naga apa ini. Kekuatannya besar sekali, kekuatannya selevel dengan Ophis' Batin Vali saat melihat perubahan naga Leon
"Chaos Dragon Roar!" Ucap Leon. Dia pun mengeluarkan api berwarna hitam dari mulut naganya
[Divide]
[Divide]
[Divide]
[Divide]
[Divide]
Duaaaaarrrrr
"Arrrrgggggghhhh!" Teriak Vali saat merasakan armor dan seluruh badannya terbakar. Kemudian dia membatin 'Aku sudah membagi kekuatannya… Kenapa serangannya masih terasa sakit'
[Percuma kau membagi kekuatannya, Vali] Ucap naga didalam sacred gear Vali
"Apa maksudmu, Albion?" Tanya Vali
[Kekuatan dia sama seperti Ophis. Aku tidak tahu sampai dimana batas kekuatannya. Aku bahkan merasa dia hany memakai sedikit kekuatannya] Jawab Albion
'Mustahil…' Batin Vali
Setelah asap ledakan dari api hitam, Chaos Dragon Mode milik Leon. Terlihatlah Vali yang armornya sudah retak dan mulai menghilang, kemudian Leon berkata "Sudah menyerah"
"Jangan harap" Balas Vali
Leon pun melesat ke arah Vali dan melesatkan ekornya ke arah tubuh Vali "Dragon Flap!"
Vali pun terpental, tapi dia berhasil ditangkap oleh sosok seperti monyet. Dan sosok itu berkata "Kau sepertinya dalam keadaan buruk kali ini, Vali"
"Diam kau Bikou, ugh…" Ucap Vali kepada sosok penolongnya yang bernama Bikou itu sambil memegang bagian dadanya yang sakit karena terjangan ekor Leon, kemudian dia berkata "Kenapa kau kesini?"
"Di markas sedang ada masalah. Jadi dia ingin kau cepat kembali" Jawab Bikou
"Baiklah, ayo kita pergi" Ucap Vali, kemudian dia melihat Leon dan Issei "Lain kali aku akan membalas kekalahanku, Leon-dono dan Sekiryuutei… Kau masih sangat lemah, kau tidak pantas menjadi rivalku"
Issei pun murka mendengar perkataan Vali, kemudian dia berniat menyerang Vali dan berkata "Sialan kau, Vali!"
"Tahan Sekiryuutei" Ucap Naruto yang sudah menahan pergerakan Issei, kemudian dia melanjutkan "Kekuatanmu belum cukup untuk melawan Vali, kau bisa membuat dirimu sendiri terbunuh jika kau ingin menyerangnya sekarang"
"Baiklah Naruto-san" Balas Issei yang hanya bisa pasrah saat melihat Vali dan Bikou melarikan diri
Leon pun berubah menjadi manusia kembali dan berkata "Pertarungan yang menyenangkan"
Plaaaakkkk
"Dasar bodoh" Ucap Lily yang menampar Leon, kemudian dia berkata "Bagaimana kalau kau kehilangan kontrol dan menyerang orang-orang disini karena kau menggunakan mode itu, Leon-kun"
"Gomen, Lily-chan" Balas Leon
"Leon-sama… Kalau begitu aku pulang dulu ke rumahku ya" Ucap Naruto. Ya, dia memang punya rumah sendiri tapi dia tinggal dirumah Leon untuk menepati janjinya pada Leon dan Lily untuk menjaga Iriana dan Levi kalau mereka tidak ada dirumah
Belum Naruto keluar, baju Naruto pun ditahan oleh Grayfia dan dia pun berkata dengan kesal "Kau pikir kau mau kemana, Naruto-kun?"
"Aku ingin pulang ke rumah… Karena aku mengantuk Grayfia-chan" Jawab Naruto
"Enak saja. Kalau mau ke rumah, ajak aku juga" Ucap Grayfia
"Eh… Kau serius. Bagaimana dengan Sirzech, kau kan queennya?" Tanya Naruto
"Maa, maa. Tidak apa-apa Naruto, lagipula sekarang Grayfia sudah menjadi free devil. Karena aku sudah mengangkat istriku menjadi queen baruku" Jawab Sirzech
"Benarkah?" Tanya Naruto, dan dibalas oleh anggukan dari Sirzech. Kemudian Grayfia pun memeluk Naruto dan berkata "Akhirnya… Aku, kau, dan Menma-kun bisa tinggal bersama sebagai keluarga"
Cup
"Kau benar Grayfia-chan" Balas Naruto yang mengecup kening Grayfia
"Otou-sama!" Panggil Menma
"Ya… Ada apa Menma?" Ucap Naruto
"Boleh kan para peerageku tinggal bersama kita?" Balas Menma
"Eh… Sejak kapan kau memiliki peerage?" Tanya Naruto
"Naruto-kun… Menma-kun itu kan half-devil, jadi dia berhak mendapat evil pieces" Jawab Grayfia
"Souka, jadi kau sudah menjadi High-Class Devil ya. Aku bangga padamu, Menma" Ucap Naruto
"Arigatou, otou-sama" Balas Menma, kemudian dia melihat para peeragenya dan berkata "Hei, Haruka-chan, teman-teman. Ayo perkenalkan diri kalian"
"Baiklah" Balas Haruka, kemudian dia melanjutkan "Perkenalkan, Naruto-sama. Namaku, Haruka Suzumiya, aku queen dari Menma-kun"
"Dan juga kekasihnya" Tambah Edge dan langsung disambut deathglare oleh Haruka dan Menma
"Kekasih… Tidak apa-apa, asal kalian tidak melakukan ya kau tau sendiri lah" Balas Naruto
Wajah Menma dan Haruka pun memerah dan Grayfia pun mendeathglare Naruto dan bergumam "Dasar mesum"
"Perkenalkan… Namaku Edge Vanhite, knight dari Menma-sama" Ucap Edge, Knight berambut merah spike dari peerage Menma
'Sacred Gear berbentuk gelang ditangan kirinya sama dengan gadis berambut pirang itu. Apakah Sacred Gearnya sepasang?' Pikir Naruto saat melihat [Sacred Gear] milik Edge dan juga Nell
"Perkenalkan, Naruto-sama. Namaku adalah Roxas, aku juga merupakan Knight dari Menma-sama" Ucap pemuda berambut kuning spike ala Cloud Final Fantasy VII bernama Roxas, dan dibelakang tubuhnya terlihatlah pedang berbentuk kunci yang biasa disebutnya Keyblade
'Apa itu pedang… Benar-benar pedang yang unik tapi kuat' Batin Naruto saat melihat pedang milik Roxas
"Perkenalkan, Naruto-sama. Nama saya Homura, saya adalah pawn dari Menma-sama" Ucap pemuda yang memakai baju ninja yang bernama Homura
'Apa dia ninja… Tapi dia beda sekali dengan kami. Mungkin inilah ninja di jaman modern' Batin Naruto saat melihat penampilan Homura
"Nama saya, Nell Ellis. Salam kenal, Naruto-sama" Ucap gadis berambut pirang dengan bando dan baju merah bernama Nell
"Dan juga calon pacar Edge" Tambah Menma dan Haruka dengan cengiran
"Tch, kalian ingin membalas dendam padaku ya" Ucap Edge dengan sinis, dan membuat Menma dan Haruka tertawa bangga. Dan wajah Nell merona karena malu
"Baik-baik… Ayo kita pergi ke rumahku" Ucap Naruto. Kemudian dia, Grayfia, Menma, dan para peeragenya pun berkata pun keluar dari ruangan. Tapi sebelum itu Menma berkata pada Rias dengan nada mengejek "Kalau sempat, main ke rumah otou-sama ya bibi"
"Sudah aku bilang, jangan panggil aku bibi. Dasar keponakan sialan!" Ucap Rias yang sudah melempar sepatu hak tingginya kepada Menma yang bisa dihindarinya dengan mudah. Melihat Menma kabur, Rias pun berteriak "Panggil aku, nee-sama!"
Bletaaaakkk
"Ittaaiii" Ucap Menma yang memegang kepalanya yang kesakitan karena dijitak oleh Grayfia, kemudian dia berkata "Kenapa okaa-sama menjitakku sih?"
"Kau ini… Apa kau tidak bosan meledek bibimu terus?" Tanya Grayfia sambil menghela nafas saat melihat perilaku anaknya satu-satunya ini
"Satu hari tanpa meledek Rias-sama itu bukan Menma-sama namanya. Benar kan Edge?" Tanya Roxas
"Hn, benar itu" Balas Edge
"Dasar pengkhianat. Membuat namaku malu saja" Gumam Menma
"Ayo kita pergi kalau begitu" Ucap Naruto yang pergi bersama Grayfia, Menma dan para peeragenya
Di dalam, Sirzech pun melihat keadaan dan berkata "Ya sudah kalau begitu. Aku mohon pamit… Pasti istriku sedang kewalahan menjaga putraku saat ini"
"Hei Sirzech, tunggu aku" Ucap Serafall yang melihat rekan kerjanya pergi dengan lingkaran sihirnya, kemudian dia berkata pada Sona sebelum menghilang dengan lingkaran sihirnya "Jaga dirimu ya, So-tan"
"Baik onee-sama" Balas Sona
"Kalau begitu aku juga undur diri… Aku sedang ada urusan di Grigori" Ucap Azazel
"Ayo kita pulang, Lily-chan, Iriana-chan" Ucap Leon pada istri dan anaknya
"Baiklah Leon-kun / papa" Balas Lily dan Iriana. Sebelum mereka pergi, Iriana berkata pada Kiba "Sampai jumpa Kiba-san"
"Sampai jumpa juga, Iriana-san" Balas Kiba, dan Tsubaki mendeathglare Iriana yang terlihat dekat dengan Kiba
Semua peserta rapat pun kembali ke tempat kerjanya masing-masing. Sedangkan Naruto dan Grayfia serta Menma dan para peeragenya sampai disebuah rumah besar bercat biru muda
"Nah, ini dia rumah baru kalian, Grayfia-chan, Menma, dan para peeragenya" Ucap Naruto, kemudian dia membuka pintu dan berkata "Ayo kita masuk"
"Baiklah" Balas Grayfia, Menma, dan para peeragenya. Kemudian mereka memasuki rumah Naruto
"Rumahmu besar sekali, otou-sama. Seperti mansion milik kakek dan nenek" Ucap Menma
"Hahahaha, iya. Aku membelinya dengan uang hasil misi dari Leon-sama. Tapi aku jarang menempatinya dan memilih tinggal dirumah Leon-sama. Soalnya aku berjanji untuk menjaga anak mereka berdua, kalau mereka sedang tidak ada" Balas Naruto
"Uhm, Naruto-kun. Kau bilang kan, kau jarang menempati rumah ini. Kenapa rumah ini bisa sangat bersih sekali?" Tanya Grayfia
"Aku membuat bunshin dan menyuruhnya kesini untuk membersihkan rumah ini setiap hari" Jawab Naruto, kemudian dia tiba-tiba menggendong Grayfia dengan ala bridal style membuatnya berteriak
"Kyaaaa! Apa yang kau lakukan Naruto-kun… Turunkan! Aku malu dihadapan anak-anak" Teriak Grayfia dengan wajah memerah
"Tentu saja membawamu ke kamarku. Mau apa lagi?" Balas Naruto, membuat rona diwajah Grayfia semakin memerah
"Hmm… Semoga saja dalam waktu dekat, aku akan mendapatkan seorang adik" Ucap Menma, kemudian dia melihat para peeragenya dan berkata "Ayo, minna. Kita cari kamar kita masing-masing"
Naruto pun tersenyum saat melihat Grayfia yang tersenyum didalam gendongannya. Kemudian dia membatin 'Aku sungguh bahagia sekali saat ini… Aku pikir aku membuat keputusan bodoh dengan memilih untuk pergi setelah Perang Dunia Shinobi ke-4. Aku membuang mimpiku untuk menjadi Hokage dan mendapatkan 2 orang yang kusayangi, Grayfia-chan dan Menma. Terima kasih atas karuniamu Kami-sama… Aku harap Sasuke juga bahagia disana meskipun akan sulit, karena dia memiliki kutukan yang sama sepertiku. Aku bahagia karena aku memiliki pasangan yang abadi seperti Grayfia-chan… Tapi bagaimana dengan Sasuke. Maafkan aku karena aku meninggalkanmu teman untuk menjalani kutukan itu sendiri, teman"
-Di Konoha-
Saat ini Uchiha Sasuke tengah melihat makam dari istri dan anaknya, Uchiha Sakura dan Uchiha Sarada. Dia merasa hidupnya tidak adil… Kenapa dia terpilih untuk hidup tapi teman-temannya, senseinya, istrinya, bahkan anaknya harus mati sebelum dia
"Maafkan aku Sakura, Sarada. Kalau saja aku tidak mempunyai kutukan ini. Mungkin saja aku bisa bersama kalian disurga saat ini" Ucap Sasuke yang menatap sambil memegang 2 nisan yang ada didepannya dan air mata terus menetes dari matanya. Kemudian dia berteriak dan berkata "Kenapa aku harus abadi… Kenapa Kakashi-sensei, Shikamaru, Temari, Sai, Ino, Chouji, Karui, Kiba, Tamaki, Shino, Shikadai, Inojin, Chou-Chou bahkan kalian berdua harus mati sebelum aku. Kenapa hidup ini bisa tidak adil!"
"Sasuke-sama!" Panggil seseorang yang memakai rompi Jounin Konoha
"Yoshi… Apa yang kau lakukan disini?" Tanya Sasuke
"Desa Konoha diserang, Sasuke-sama" Jawab Jounin bernama Yoshi itu
"Kenapa harus aku. Memangnya Tetsuya tidak bisa mengurusnya" Ucap Sasuke
"Juudaime-sama tidak bisa mengalahkannya, Sasuke-sama. Kekuatan dia sangat luar biasa. Tidak seperti musuh yang biasa kami hadapi" Balas Yoshi
"Baiklah, aku akan kesana" Ucap Sasuke, kemudian dia menggunakan jurus "Sunshin no Jutsu!"
Sasuke pun muncul dan melihat orang memakai jubah hokage dalam keadaan kesulitan melawan musuh berambut silver bergaya acak-acakan didepannya. Dia pun menolong orang itu dan berkata "Hn, kau tidak apa-apa Tatsuya?"
"Aku tidak apa-apa, Sasuke-sama" Jawab orang bernama Tatsuya itu
"Kau pergilah dan evakuasi warga yang masih berada di Konoha. Biar aku yang lawan dia" Ucap Sasuke sambil mengeluarkan Kusanagi no Tsurugi miliknya dan mengaktifkan Eternal Mangekyou Sharingan di mata kanan miliknya
"Berhati-hatilah, Sasuke-sama. Dia sangat kuat" Balas Tatsuya, kemudian dia menghilang dengan Sunshin no Jutsu
"Baguslah kau sudah datang reinkarnasi Indra. Kalau boleh tahu dimana reinkarnasi Ashura?" Tanya orang itu
"Dia tidak ada disini saat ini" Jawab Sasuke dengan nada dingin, kemudian dia mengaktifkan mata Shari-Rinnegan pada mata kiri miliknya "Cepat jelaskan, untuk apa kau berada disini?"
"Aku hanya ingin mengalahkan kedua reinkarnasi dari keturunan saudara kakek moyangku, Otsutsuki Hamura. Tapi sayang reinkarnasi Ashura tidak ada disini" Jawab orang itu, kemudian dia menggunakan mode chakra dojutsunya dan berkata "Dan aku ingin mengetes kekuatan mataku ini. Ayo kita buktikan mata Shari-Rinneganmu itu atau mata Tenseiganku ini yang lebih kuat"
'Tenseigan… Aku belum pernah mendengar tentang mata itu, aku harus berhati-hati melawannya' Batin Sasuke yang sudah memasuki mode bertarungnya, kemudian dia berkata "Kalau boleh tahu, siapakah namamu? Aku Uchiha Sasuke"
'Seorang Uchiha terakhir, menarik' Batin orang itu, kemudian dia membalas "Namaku Otsutsuki Toneri, salam kenal"
-To Be Continued-
