Name: Naruto DxD Chronicles(Alternate Version)
Author: Izanagi - no - Ookami
Rating: M
Genre: Adventure

Pair: Uzumaki Naruto x Grayfia Lucifuge, Kurama x Yasaka, Issei x Harem, Uzumaki Menma x Haruka, Uchiha Sasuke x Rossweise and Otsutsuki Toneri x Serafall Leviathan

Summary: Naruto masuk ke dunia DxD dan terdampar ke Underworld. Tapi karena suatu hal, dia harus meninggalkan gadis yang dicintainya dan pergi ke dunia manusia dan menjadi anggota fraksi manusia. Apakah dia bisa menjaga perdamaian dari Khaos Brigade dengan bantuan Tailed Beast Force dan keempa fraksi, Versi lain fic Naruto DxD Chronicles

Disclaimer: Naruto dan Highschool DxD bukan punya saya

Chapter 5: Naruto vs Shukaku

Naruto dan 3 bunshinnya terus bersiaga sambil memainkan Hiraishin Kunai di tangannya dan terus memperhatikan gerakan Shukaku. Kemudian terciptalah beberapa shuriken yang dibuat Shukaku dari pasir miliknya disekitar badannya

"Suna Shuriken!" Ucap Shukaku yang menggerakkan shuriken pasir miliknya ke arah Naruto

"Cih" Ucap Naruto yang langsung mengambil 3 shuriken dari kantung celananya dan melemparnya. Kemudian dia membuat handseal dan membatin "Shuriken Kage Bunshin no Jutsu!"

Trankk

Trankk

Trankk

Shuriken pasir milik Shukaku dan shuriken milik Naruto pun beradu, melihat itu Naruto pun berteriak pada 3 bunshinnya "Kalian berpencar!"

"Ha'i boss" Balas para bunshin Naruto yang menghilang dengan dengan Hiraishin.

"Rasengan!" Ucap Naruto yang sudah membentuk Rasengan ditangannya, kemudian dia melesat ke arah Shukaku

"Ryuusa Bakuryuu!" Ucap Shukaku sambil mengeluarkan teknik badai pasir miliknya dan dia siap menghempaskan dirinya dengan itu

"Jangan kira aku akan terkena jurus itu lagi, Shukaku. Hiraishin no Jutsu!" Balas Naruto yang sudah menghilang disertai dengan kilatan berwarna kuning sebelum pasir milik Shukaku menghempaskan badannya

Slingggg

"Di belakangmu, Shukaku" Ucap Naruto yang sudah muncul dengan tiba-tiba dengan Hiraishin

"Jangan senang dulu, gaki" Ucap Shukaku yang sudah memunculkan satu ekornya dan berniat menerjang Naruto. Tapi karena efek dari Sennin Mode miliknya yang masih aktif, refleksnya semakin cepat dan dia bisa menghindari serangan Shukaku

"Kena kau!, Rasengan!" Teriak Naruto yang sudah bersiap menghujamkan Rasengan miliknya ke arah bagian belakang tubuh Shukaku

"Suna no Tate!" Ucap Shukaku yang sudah melapisi belakangnya dengan pasir sebagai pelindung

Blaaaarrrr

Rasengan Naruto pun tertahan tameng pasir Shukaku. Melihat itu Naruto pun mundur sedikit ke belakang dan Shukaku yang melihatnya pun berkata "Kau sudah menyerah gaki?"

"Jangan harap! Aku masih bisa memukulmu tanpa menggunakan Rasengan" Jawab Naruto yang sudah melesat ke arah Shukaku dan melepaskan pukulannya ke Shukaku. Shukaku pun menyeringai sekaligus mengejek Naruto karena dia melancarkan pukulan saat jaraknya dengan dirinya tidak begitu dekat

Buaaaakkkk

"Guaaaahhhh!" Teriak Shukaku yang terlempar karena pukulan Naruto barusan. Dia pun bangun dan menghusap darah yang keluar dari bibirnya dan berkata "Bagaimana bisa? Bukannya jarakku tidak begitu dekat denganku"

"Kau terlalu meremehkanku dalam mode ini, Shukaku. Kau harus ingat dalam mode ini, aku bisa melakukan Kawazu Kumite yaitu gaya bertarung dari Gama Sennin Mode yang memungkinkan pukulan yang kita lancarkan akan tetap melukai musuh walau musuh kita menahannya atau menghindarinya" Jawab Naruto

"Aku masih belum kalah, gaki. Sabaku Kyuu!" Ucap Shukaku yang sudah mengarahkan pasirnya untuk menyelubungi tubuh Naruto

'Jurus ini… Jangan-jangan' Batin Naruto yang mengingat jurus yang selalu dipakai Gaara untuk membunuh korbannya saat dia masih belum menjadi temannya dulu

Melihat Naruto sudah tertutupi pasirnya, Shukaku pun langsung mengeluarkan jutsu finishernya "Sabaku Sousou!"

Duaaaaarrrr

"Sepertinya sudah selesai" Ucap Shukaku yang melihat hasil jutsunya barusan

"Kau terlalu meremehkannya, Shukaku" Ucap Kurama yang baru datang bersama dengan istrinya

"Tapi aku sudah mengalahkannya Kurama. Mungkin dia sudah mati" Balas Shukaku yang sedikit sedih karena dia pikir dia telah membunuh Naruto dengan jutsunya

"Yo!" Ucap seseorang, kemudian mereka kaget saat melihat Naruto yang sedang berada diatas pembatas arena dan membuat Rasenshuriken dibantu oleh bunshinnya, kemudian dia berkata "Kau merindukanku Shukaku?"

"Bagaimana kau bisa ada disitu gaki? Bukannya aku sudah menghancurkan tubuhmu dengan Sabaku Sousou tadi" Tanya Shukaku

"Coba kau lihat apa yang katamu kau hancurkan itu, aku atau batang pohon" Jawab Naruto

Shukaku pun membatin saat menyadari sosok yang dikira sudah dihancurkannya ternyata adalah sebatang pohon, kemudian dia membatin 'Pintar, dia mungkin tahu kalau aku akan melakukan Sabaku Sousou karena dulu Gaara selalu memakainya. Jadi sebelum aku menggunakannya, dia melakukan Kawarimi untuk kabur dari jurusku'

"Sekarang rasakan ini, Futon: Rasenshuriken!" Ucap Naruto yang sudah melemparkan Rasenshuriken miliknya ke arah Shukaku

"Sabaku Rou!" Ucap Shukaku yang menggunakan pasir di area pertarungannya dengan Naruto dan membentuk bola yang menutupi Rasenshuriken Naruto

Blaaaaarrrrr

Jurus Rasenshuriken Naruto berhasil dihentikan, tapi pasir yang membentuk Sabaku Rou milik Shukaku juga hancur karena gejolak serangan dari Rasenshuriken dari Naruto. Melihat itu, Shukaku pun meneguk ludah dan membatin 'Benar kata Kurama. Jutsu Rasenshuriken itu benar-benar gila, sampai-sampai jutsu Sabaku Rou milikku hancur berantakan. Apalagi kalau terkena Chou-Oodama Rasenshuriken, Yoton Rasenshuriken, atau Bijuudama Rasenshuriken… Aku bisa mati'

Boooofff

Boooofff

Bunshin Naruto pun menghilang dan Naruto pun melompat turun kebawah dengan Sennin Mode yang masih aktif, kemudian dia berkata "Kau sudah menyerah Shukaku?"

"Jangan harap" Balas Shukaku yang sudah berubah menjadi Bijuu Mode miliknya

'Sepertinya dia sudah serius. Aku harus berhati-hati' Batin Naruto yang sudah mengeluarkan Hiraishin Kunai dan sudah menatap Shukaku untuk mengobservasi dirinya

"Ini akan semakin menarik. Aku yakin kau bisa melakukannya, Naruto" Ucap Kurama pada Naruto yang tersenyum mendengar ucapan partnernya itu

Di kediaman Naruto, Menma sudah menyerah untuk menguasai tahap pertama Rasengan untuk hari ini. Dia pun sampai di ruang makan dan melihat ibu dan para peeragenya sedang makan di tempat duduknya masing-masing

"Ah, kau terlambat Menma-kun. Ayo makan, aku sudah menyiapkan makanan kesukaanmu dan otou-samamu" Ucap Grayfia

"Baik okaa-sama" Balas Menma yang sudah duduk di bangkunya dan mengambil makanan kesukaannya yang dibuat okaa-samanya(Anda semua pasti bisa nebak kan, apa makanan kesukaan Menma?)

Grayfia pun tersenyum saat melihat Menma sedang makan makanannya dengan lahap, kemudian dia melihat bangku Naruto yang kosong dan berkata "Oh ya, Menma-kun. Otou-sama kamu mana?"

"Oh, tadi dia melatihku menggunakan chakra. Tapi setelah itu dia pergi" Jawab Menma

'Jadi Naruto-kun sudah mengajarkan Menma-kun menggunakan chakra' Batin Grayfia, kemudian dia berkata "Oh begitu… Tapi dia pergi kemana, Menma-kun?"

"Otou-sama bilang dia sedang ke rumah temannya, okaa-sama"

"Grayfia-sama, sebenarnya chakra itu apa. Aku dengar Menma-kun dilatih menggunakan chakra oleh Naruto-sama?" Tanya Haruka

"Chakra adalah kekuatan yang dipakai oleh Naruto-kun. Bisa dipakai untuk berjalan di atas pohon, berjalan di atas air, dan mengeluarkan sesuatu jurus"

"Aku pernah dengar tentang itu. Kalau tidak salah chakra adalah kekuatan yang dipakai di pahlawan di sebuah buku novel yang pernah kubaca di perpustakaan milik klan Gremory" Ucap Hamura sambil menunjukkan sebuah buku yang berjudul Shinobi di depannya

"Ah, buku itu ya. Aku jadi teringat masa-masa ingat tentang buku itu" Ucap Grayfia yang sudah mengambil buku itu dari tangan Homura

"Okaa-sama tahu buku itu?" Tanya Menma yang sedang memakan ramennya secara perlahan-lahan

"Tentu saja Menma-kun. Kan buku itu buatan ayahmu" Jawab Grayfia yang tersenyum sambil membaca isi dari buku itu

"Nani!" Teriak para anggota peerage Menma yang mendengar tentang itu, kemudian Menma berkata pada Grayfia "Itu serius buku buatan otou-sama?"

"Benar, bahkan nama pahlawan di buku ini aku namakan sebagai nama untuk anakku, yaitu kau Menma-kun" Jawab Grayfia dan Menma pun terkejut saat mendengar kabar itu

-Flashback-

Saat ini Naruto sedang menulis naskah untuk novelnya yang dia buat untuk meneruskan karir Jiraiya sebagai pembuat novel. Setelah menuliskan panjang sekali naskah untuk novelnya, pintu kamar Naruto pun terbuka dan terlihatlah Grayfia yang masih memakai baju maidnya. Kemudian dia masuk ke kamar Naruto, dan terkejut melihat Naruto yang sedang sibuk untuk menuliskan novelnya

"Naruto-kun, kenapa kau belum tidur?" Tanya Grayfia

"Aku akan tidur nanti, Grayfia-chan. Ada yang harus aku kerjakan hari ini" Jawab Naruto

'Apa sebenarnya yang dibuat oleh Naruto-kun? Aku jadi penasaran' Batin Grayfia, kemudian dia melihat kertas-kertas naskah yang sudah dibuat oleh Naruto. Setelah itu dia pun berkata "Naruto-kun! Kau membuat sebuah novel?"

"Jangan keras-keras. Nanti yang lain dengar" Ucap Naruto yang menutup mulut Grayfia dengan tangannya supaya tidak terdengar oleh keluarga Naruto yang lain

"Boleh aku baca Naruto-kun?" Tanya Grayfia

"Tentu saja Grayfia-chan. Masa untuk kekasihku sendiri, tidak boleh sih" Goda Naruto

"Muu, dasar gombal" Balas Grayfia yang menepuk kepala Naruto dengan kipas pendek miliknya. Grayfia pun membaca novel Naruto yang setengah jadi itu, kemudian dia melihat nama yang menjadi nama karakter utamanya dan membatin 'Menma ya… Nama yang bagus'

"Naruto-kun, boleh kutanya sesuatu?" Tanya Grayfia

"Kau mau tanya apa, Grayfia-chan?" Balas Naruto

"Kenapa kau memakai nama Menma untuk karakter utama di novelmu, Naruto-kun? Apa ada alasan khusus?" Tanya Grayfia

"Kau ingat kan saat aku bicara padamu tentang kehidupanku dulu sebagai ninja?" Balas Naruto, kemudian Grayfia membalas dengan anggukan kepala. Melihat itu Naruto pun berkata "Aku dulu dan sahabatku yang bernama Sakura pernah terkirim ke dunia aneh oleh musuh kami yang bernama Tobi. Di dunia itu semua teman-temanku memiliki sifat bertolak belakang dengan sifat asli mereka masing-masing. Tapi berbeda denganku, sisi lainku bukan hanya sifatnya yang berbeda tapi namanya juga. Dan nama orang itu bernama Menma, tapi pada akhirnya dia menjadi baik dan menjadi satu-satunya orang yang sifatnya sama dengan diri aslinya". Grayfia pun tersenyum saat mendengar perkataan terakhir Naruto

"Oh ya, Naruto-kun. Aku boleh punya permintaan?" Tanya Grayfia

"Permintaan apa dulu nih, Grayfia-chan?" Balas Naruto

"Jika kita memiliki anak. Apa aku boleh memakai nama Menma sebagai anak kita?" Tanya Grayfia

"Kau sudah berfikiran terlalu jauh saja Grayfia-chan. Kita kan belum menikah dan belum melakukan itu, masa kau sudah memikirkan nama untuk anak kita" Jawab Naruto

"Kan untuk jaga-jaga saja, Naruto-kun" Ucap Grayfia dengan nada sebal

Naruto pun tertawa saat melihat ekspresi Grayfia, kemudian dia berkata "Tapi kalau kita sudah menikah dan mempunyai anak laki-laki. Kita akan memakai nama Menma untuknya"

Cup

Grayfia pun mencium bibir Naruto dan membatin 'Arigatou, Naruto-kun. Atas semuanya'

-Flashback End-

Setelah mendengar cerita Grayfia tentang asal usul niatan dia memberikan nama untuk Menma, para gadis pun matanya pun berbinar-binar dan para lelaki hanya mendengus saat melihat ekspresi Haruka dan Nell sedangkan Menma sedang berada di dunianya sendiri

"Sangat romantis!" Teriak Haruka dan Nell, kemudian Haruka melihat Menma dan berkata "Aku harap Menma bisa membuat novel yang hebat seperti Naruto-sama, jadi saat kita menikah. Aku bisa memakai nama dari karakter utama dari novel buatan Menma-kun"

"Hei, jangan berfikiran terlalu jauh Haruka-chan. Aku masih belum siap untuk itu tahu" Balas Menma yang sudah sadar dari lamunannya dan membuat Haruka murung

"Edge-kun, kalau kita sudah menikah. Ayo kita cari nama untuk anak kita dari novel yang bagus, seperti novel milik Naruto-sama" Ucap Nell dengan mata berbinar sambil terus menatap Edge

"Jangan berfikiran aneh-aneh, deh. Lagipula siapa yang suka denganmu, loli-chan?"" Balas Edge dengan panas dan membuat Nell kecewa, sama seperti Haruka

"Apa mereka berdua sudah tidak waras, sudah memikirkan pernikahan saja. Ckckckckck, dunia ini semakin gila. Sama seperti Kami-sama yang mati saat di Great War, Auuwwww" Ucap Roxas yang kepalanya kesakitan karena mengatakan kata Kami-sama. Tapi kemudian dia melihat Edge dan berkata dengan nada mengejek "Dasar tsundere-kun, mungkin kau bilang seperti itu Edge. Tapi kau berfikiran sebaliknya kan, hahahaha"

"Diam kau, dasar bocah pirang cerewet" Balas Edge

Roxas pun kesal dan terlihat mengeluarkan Keyblade miliknya, kemudian dia berkata "Kau mau ngajak berantem ya, bocah mana?"

"Kau pikir aku takut, tukang kunci?" Balas Edge yang sudah mengeluarkan pedang terkuatnya, Deus Ex Machina

"Hei, sudah kubilang jangan panggil aku itu. Bocah stoic" Ucap Roxas yang sudah bersiap menyerang Edge sekaligus sebaliknya, tapi kaki mereka berdua diselimuti es sehingga mereka berdua tidak bisa bergerak. Kemudian mereka melihat Menma yang sedang memakan ramennya dengan tajam

"Hei, jangan lihat aku seperti itu ttebasa. Bukan aku yang melakukannya, sumpah" Balas Menma

Glekkk

Mereka pun sadar siapa yang sudah melakukan itu padanya, kemudian Grayfia pun menatap mata mereka dan berkata "Kalau kalian masih ingin bertengkar, jangan salahkan aku kalau satu hari ini kalian akan kubuat jadi patung es dan kupajang di depan pintu teras sana"

"Kami mohon ampun, Grayfia-sama" Balas Edge dan Roxas yang sudah meneguk ludah karena ketakutan dengan ancaman dari Grayfia. Sedangkan Menma, Haruka, dan Nell tertawa terbahak-bahak melihat ekspresi 2 orang pemuda itu

Sedangkan Homura yang melihatnya hanya menghela nafas dan membatin 'Mereka berdua merepotkan'

Di Kyoto, terlihatlah 2 pria. Yang pertama memiliki gaya rambut campuran seperti Uchiha Madara dan Utakata dan memiliki pedang di punggungnya serta dia memiliki mata berwarna onyx dan memakai baju hitam berjubah. Sedangkan yang satu lagi berambut silver spike, berwarna mata biru pucat dan memakai baju putih dengan 9 magatama di tengahnya. Yup, mereka adalah Uchiha Sasuke dan Otsutsuki Toneri

"Sebenarnya ini dimana sih. Dasar Baka-Ryuu, bisa-bisanya dia mengirimkan kita kesini tanpa memberitahu tempat kita terdampar dengan jelas?" Tanya Toneri yang sepertinya sangat kesal pada Great Red

"Sabar Toneri, mungkin kita bisa menemukan satu hal yang menguntungkan disini" Balas Sasuke dengan tenang

'Chakra apa ini… Ini seperti chakra, Ichibi' Batin Toneri, kemudian dia mengaktifkan Tenseigan miliknya "Tenseigan!"

"Kenapa kau mengaktifkan Tenseigan milikmu, Toneri?" Tanya Sasuke

"Diamlah dulu Sasuke, aku merasakan chakra 2 orang yang kuat disekitar sini. Ayo ikuti aku" Jawab Toneri yang sudah menuju ke arah tempat dia menemukan chakra 2 orang yang dia lacak dengan Tenseigan miliknya

"Hn, baiklah Toneri" Balas Sasuke yang sudah mengikuti Toneri dari belakang

Naruto pun terus melihat full transform dari Shukaku di hadapannya. Para bijuu yang lain serta Yasaka pun menatap Naruto dengan tatapan khawatir, sedangkan Kurama tidak ada khwatir-khawatirnya pada keselamatan Naruto. Karena dia yakin bahwa Naruto akan memenangkan pertarungannya dengan Shukaku, walaupun dia sudah berubah menjadi full bijuu

"Anata…" Panggil Yasaka

"Hn, ada apa tsuma?" Tanya Yasaka

"Kenapa kau terlihat tenang. Apa kau tidak khawatir pada Naruto-kun?" Balas Yasaka

"Aku tidak akan khawatir tentang dia. Karena kalau dalam pertarungannya denganku dulu saja dia bisa melampaui kekuatanku. Aku yakin dia bisa mengalahkan, Shukaku" Jawab Kurama

"Aku tidak percaya kau percaya pada manusia sampai seperti ini, Kurama-kun" Ucap Matatabi

"Bukannya kalian para bijuu juga memberikan kepercayaan kalian pada Naruto. Dan hasilnya dia berhasil mengalahkan Madara, Kuro Zetsu, dan Kaguya" Balas Kurama, kemudian dia melanjutkan "Saat dia menolong Son sewaktu perang di dunia shinobi, aku sudah percaya padanya. Apalagi Naruto adalah reinkarnasi dari Ashura, pemimpin ninshu pengganti jiji. Jadi jangan meremehkan kekuatannya, karena… UZUMAKI NARUTO TIDAK AKAN KALAH, TIDAK DIA TIDAK MAU KALAH DIHADAPAN KITA!

"Mugen Sajin Daitoppa!" Ucap Shukaku yang sudah menembakkan bola angin besar dengan volume yang banyak ke arah Naruto

Naruto semakin menghindar, tapi tetap saja jurus dari Shukaku tetap menghantam dia karena serangannya saat mengenai daratan akan melebar. Dia pun menghindar ke tempat yang jauh saat Shukaku sudah mengeluarkan skillnya lagi. Naruto pun melihat bajunya yang robek karena serangan angin dari Shukaku, kemudian dia membatin 'Apa yang harus kulakukan, sebelum waktu Sennin Mode milikku habis'

'Apa yang akan direncanakan oleh Naruto kali ini' Batin Kurama saat dia melihat Naruto yang hanya terdiam begitupun juga dengan Shukaku yang belum mengeluarkan jutsunya lagi

'Aku tahu!' Batin Naruto yang sudah melemparkan Hiraishin Kunai di tangannya dan kunai itu menancap di dekat ekor Shukaku "Hiraishin no Jutsu!"

Slingggg

Naruto pun menghilang dan muncul di dekat ekor Shukaku. Shukaku pun yang melihatnya melesatkan ekornya ke arah Naruto dan berkata "Kena kau, Naruto!"

"Tidak akan terjadi! Balas Naruto yang sudah menangkap ekor Shukaku meskipun dia agak terdorong kebelakang

'Naruto-kun bisa menangkap ekor Shukaku-san. Benar kata anata, kami terlalu meremehkan kekuatan Naruto-kun' Batin Yasaka yang sedang menonton live action fight antara Naruto dan Shukaku dengan serius

"Heyaaaahhhh!" Teriak Naruto yang sudah mengangkat tubuh Shukaku dengan menggunakan ekornya, dan membuat para bijuu dan Yasaka yang melihatnya membatin 'Dia mengangkatnya!"

Booooommmm

Naruto pun membanting Shukaku ke tanah dan terjadilah ledakan yang besar karena Shukaku dibanting oleh Naruto dengan keras. Naruto pun melompat ke atas dan membuat handseal "Tajuu Kage Bunshin no Jutsu!"

Booooffff

Booooffff

Booooffff

Booooffff

Booooffff

'Oh, shit' Batin Shukaku yang melihat Naruto membuat banyak Kage Bunshin dan mereka semua masing-masing membuat Rasengan ukuran besar ditangannya masing-masing

"Rasakan serangan gabungan kami ini, Shukaku" Ucap Naruto yang sudah menghujamkan Rasengan miliknya bersama dengan para bunshinnya ke arah Shukaku dan membuat kontak dengan tubuhnya "Senpou: Chou-Oodama Rasen Tarengan"

Booooommmm

Booooommmm

Duuuuaaaarrrr

"Guaaaaaahhhhh!" Teriak Shukaku yang sudah terdorong jauh ke belakang karena serangan dari Naruto, sampai-sampai sebagian kulit bijuu miliknya hancur dan rontok menjadi pasir

Booooofffff

Booooofffff

Booooofffff

Booooofffff

Naruto pun turun dan menghilangkan para bunshinnya, kemudian dia mengeluarkan jurus Fuinjutsu andalannya "Fuinjutsu: Kongo Fusa!"

Crannnkkk

Crannnkkk

Crannnkkk

Grebbbbb

"Saatnya, untuk menyegel chakra Shukaku dalam dirimu Naruto! Jangan sia-siakan kesempatan ini" Teriak Kurama

"Aku sudah tahu, bola bulu" Balas Naruto saat melihat rantai-rantai chakra miliknya telah merantai pergerakan Shukaku dan membuatnya tidak bisa bergerak

"Jangan pikir ini sudah berakhir, Uzumaki Naruto" Ucap Shukaku yang mulai bangkit dan tiba-tiba rantai chakra Naruto pun meledak

Duaaaaaarrrr

"Sial, padahal tinggal sedikit lagi" Ucap Naruto, kemudian dia melihat Shukaku yang sedang mengumpulkan chakra positif dan negative di mulutnya 'Jutsu itu, shit dia benar-benar serius kali ini'

"Naruto, cepat menghindar!" Teriak Kurama saat melihat Shukaku sudah bersiap untuk mengeluarkan Bijuudama

"Terlambat, Bijuudama!" Ucap Shukaku yang sudah mengeluarkan jutsu pamungkas dari semua bijuu

'Sepertinya, aku harus melakukan itu. Siapa tahu berhasil' Batin Naruto yang sudah memegang Hiraishin Kunai miliknya dengan kedua tangannya(AN: Sama kaya Minato pas menghilangkan Bijuudama dari Kurama di Konoha), kemudian dia berkata "Jikukan Kekkai!"

Bijuudama milik Shukaku mengenai Naruto, tapi bukannya menghancurkan tubuh Naruto malah teknik itu menghilang secara sedikit demi sedikit, lalu menghilang sepenuhnya. Kurama yang melihatnya pun menyeringai dan membatin 'Sepertinya putramu sudah menguasai jutsumu yang ini juga Minato. Dia memang seseorang yang hebat'

"Aku akan mengembalikan ini kepadamu Shukaku" Ucap Naruto yang membalikkan arah kunainya dan keluarlah Bijuudama yang dia hilangkan barusan, dan Bijuudama itu mengarah ke Shukaku

'Owh shit, i'm screwed' Batin Shukaku yang belum sempat mengcounter jutsu itu dengan Bijuudama lainnya

Booooommmm

Kraaaakkkk

Kraaaakkkk

Duaaaaarrrrrrr

Shukaku pun terlempar jurus itu dan membuat keluar dari area pertarungannya dengan Naruto dengan luka yang lumayan parah. Dia pun melihat Sennin Mode milik Naruto sudah habis, kemudian dia bangkit dan berkata "Sepertinya Sennin Mode milikmu sudah habis, Naruto. Aku akan menggunakan jurusku untuk menahanmu dan menyerangmu dengan serangan terakhirku. Kau tidak akan lolos, Sabaku Sotaiso!"

'Jurus ini adalah jurus yang akan dipakai Shukaku untuk menyegel Madara dulu. Aku harus keluar dari sini' Batin Naruto yang sudah memfokuskan chakra di kakinya dan berlari dengan cepat dan meloncat dengan bantuan bunshin yang dibuatnya sehingga dia bisa lolos dari pasir Shukaku yang mulai menutupi dirinya, kemudian dia berkata "Kau hebat Shukaku, sayangnya aku bisa lolos. Tapi sayangnya aku mempunyai rahasia untuk mendapatkan kekuatan alam tanpa harus berdiam diri beberapa menit atau detik". Naruto pun menutup matanya dan berkata "Kai!"

Shukaku pun melihat mata Naruto yang sudah memasuki Sennin Mode kembali "Bagaimana bisa? Kau kan belum meditasi selama beberapa menit atau detik?"

"Sebenarnya aku bisa mendapatkan energi alam dengan bantuan bunshin. Sebelum aku melawanmu, aku membuat tiga bunshin di luar dan meminta mereka untuk bermedtasi untuk mendapatkan energi alam sampai mereka mencapai Sennin Mode. Lalu saat aku kehabisan chakra alamku, aku bisa melepaskan salah satu bunshin dan aku akan bisa menggunakan Sennin Mode kembali" Ucap Naruto yang membuat Yasaka dan para bijuu selain Kurama kaget. Sedangkan Kurama menyeringai dan membatin 'Kau memang ninja penuh dengan kejutan, gaki'

"Kage Bunshin no Jutsu!" Ucap Naruto yang sudah membuat handseal

Boooooffff

Booooofff

Booooofff

"Ini adalah akhirnya, Shukaku. Aku akan mengalahkanmu saat ini juga" Ucap Naruto yang sudah membuat Rasenshuriken super besar dengan bantuan bunshinnya, kemudian dia melemparnya ke arah Shukaku dan berkata "Futon: Chou-Oodama Rasenshuriken!"

'Sial, aku tidak bisa membalas dengan keadaanku yang seperti ini. Sepertinya kau menang lagi kali ini Naruto' Batin Shukaku yang sudah melihat jutsu Naruto terus melesat ke arahnya

Boooooooooommmmm

Jutsu Futon: Chou-Oodama Rasenshuriken milik Naruto mengenai Shukaku dan menghancurkan semua kulit bijuunya dan merontokkannya menjadi hujan pasir dan Shukaku berubah kembali menjadi Human Form dirinya dalam keadaan pingsan. Naruto pun tidak menyia-nyiakan kesempatan itu dan mengunci tubuh Shukaku dengan rantainya dan dia pun merasakan chakra Shukaku masuk kedalam tubuhnya

"Fuin!" Ucap Naruto, semua chakra Shukaku pun masuk ke tubuh Shukaku dan chakra Shukaku yang diambil Naruto digantikan oleh Touki yang sudah menyebar keseluruh tubuh Shukaku. Naruto pun melepaskan rantai chakra miliknya dan berkata "Aku berhasil, Kurama"

Naruto pun roboh karena kehilangan banyak chakra untuk Fuinjutsu tadi, tapi dia ditahan oleh seseorang. Orang yang menahan tubuh Naruto pun berkata "Kau terlalu memaksakan diri, Naruto"

'Sasuke…' Batin Naruto yang tersenyum saat melihat wajah orang yang menolongnya, kemudian dia pingsan

"Kau, Sasuke... Bagaimana keadaan Naruto?" Tanya Kurama yang sudah melompat turun kedalam arena dan melihat Naruto yang sudah ditolong Sasuke

"Dia dalam keadaan baik-baik saja Kyuubi" Balas Toneri

"Dan siapa kau ini?" Tanya Kurama sambil melihat Toneri

"Otsutsuki Toneri, keturunan cabang dari klan milik Otsutsuki Hamura" Jawab Toneri

"Oh, jadi kau anggota dari klan Hamura-sama?" Tanya Kurama, yang diberi anggukan oleh Toneri, kemudian dia melihat para bijuu diatas dan berkata "Son, Kokou, kau bawa Shukaku dan obati lukanya karena lukanya sangat berat. Aku akan membawa Naruto ke tempatku bersama dengan Sasuke-san dan Toneri-san untuk mengobatinya, dia kehilangan banyak chakra karena Fuinjutsu tadi"

"Baiklah Kurama" Balas Son dan Kokou yang sudah turun dan langsung memapah Shukaku yang sudah pingsan

"Nah, Sasuke-san, Toneri-san. Ikut aku" Ucap Kurama

"Baiklah Kyuubi" Balas Toneri

"Hn" Balas Sasuke yang sudah mengikuti Kurama sambil membopongnya dan diikuti Toneri dibelakangnya

-To Be Continued-

Review:

Badrul Munir: Ini udah lanjut

Aditya Pratama 081131: Ini udah lanjut

The Kids no OppAi: Ini udah lanjut

Guest: Ya, iyalah. Masa ya iya dong

Hyosuke Ryukishi: Hahahaha, thanks. Bakar si Devan ane jangan seret-seret ane

Reyvanrifqi: Ini udah next

Devan BoySteln: Setidaknya ngegantungnya gak pas lagi seru-serunya tong

Zien Nanaze: Perasaan dari chap awal 3k lebih deh, masa masih pendek juga

Ayub Pratama 792: Dia cuma kaget soalnya pas dia baru sadar dia langsung ngeliat sosok naga dari Great Red

Uzumaki Namikaze GM: Iya, kalo bisa sama jutsu2 para jinchuuriki mereka yang dulu. Iya benar yang Rikudou Senjutsu Mode, kalo yang Rikudou Mode jelek. Kerenan yang Rikudou Senjutsu Mode

The Half Soul: Thanks, ini udah lanjut

Volturys: Ini udah lanjut

Guest: Ini udah lanjut

Kiiroi Kitsune 197: Fullpower gimana? Rasengan aja baru belajar dianya

Rial1347: Thanks, ini udah lanjut

Fumoriki: Ya, ini udah lanjut

Ricardo Lana 1: Kalo Kage Bunshin klo ane biasa aja, soalnya Naruto aja satu kali percobaan kan pas lawan Mizuki. Klo Henge sm Tree Climbing ane agak setuju sih

Ray12g: Ini udah lanjut

Zaldy844: Iya, tentu saja

Esya27BC: Iya lah. Azazel aja yang bukan Tuhan bisa buat [Sacred Gear] sendiri. Apalagi Orochimaru si professor gila

Yami no Be: Tapi kan chakranya enggak, cuma chakra sedikit demi sedikit balik lagi ke tubuh asli para bijuu. Lagipula tujuan Naruto dan Sasuke kan sama. Kalo misalnya Sasuke bilang "Aku akan memakai kekuatanku untuk menguasai dunia", maka nyawa dia dan Toneri ya wassalam