Name: Naruto DxD Chronicles
Author: Izanagi - no - Ookami
Rating: M
Genre: Adventure
Pair: Uzumaki Naruto x Grayfia Lucifuge, Kurama x Yasaka, Issei x Harem, Uzumaki Menma x Haruka, Uchiha Sasuke x Rossweise and Otsutsuki Toneri x Serafall Leviathan
Summary: Naruto masuk ke dunia DxD dan terdampar ke Underworld. Tapi karena suatu hal, dia harus meninggalkan gadis yang dicintainya dan pergi ke dunia manusia dan menjadi anggota fraksi manusia. Apakah dia bisa menjaga perdamaian dari Khaos Brigade dengan bantuan Tailed Beast Force dan keempa fraksi, Versi lain fic Naruto DxD Chronicles
Disclaimer: Naruto dan Highschool DxD bukan punya saya
Chapter 8: Back To Underworld
Naruto, Sasuke, dan Toneri terbang menuju ke markas dari fraksi manusia dengan teknik Sabaku Fuyuu milik Naruto sampai berhasil menembus kekkai khusus yang dibuat oleh Naruto dan Leon dan sampailah mereka di sebuah gedung besar berwarna cat putih dengan halaman yang besar
"Akhirnya kita sampai juga" Ucap Naruto yang sudah melompat dari Sabaku Fuyuu miliknya dan mendarat dengan mulus ke tanah
'Jadi ini markasnya, besar juga' Batin Sasuke dan Toneri yang melihat gedung markas dari fraksi manusia yang baru saja mereka lihat
"Teknik baru, eh Naruto" Ucap seseorang berambut biru spike yang mendatangi Naruto yang sudah memasukkan pasir miliknya ke tangannya
"Ya begitulah Yuan" Balas Naruto yang melihat kakak ipar dari istri dari Leon yang sudah berada didepannya
"Kau jadi seperti Sandman. Bisa mengendalikan pasir seperti itu" Ucap Yuan, kemudian dia melihat Toneri dan Sasuke. Lalu dia berkata "Siapa mereka berdua, Naruto. Anggota barukah?"
"Ya, mereka berdua sahabatku. Yang berambut raven bernama Uchiha Sasuke dan yang berambut silver bernama Otsutsuki Toneri" Jawab Naruto, kemudian dia bertanya kepada Yuan "Apa Leon-sama ada?"
"Ya, dia ada kok. Aku baru menyapanya di ruangannya tadi" Jawab Yuan, kemudian dia berkata sebelum pergi "Kalau begitu aku permisi dulu. Bisa merepotkan jika istriku mengamuk di rumah karena aku pergi tanpa bilang pada mereka"
Saat Yuan sudah menghilang sepenuhnya dari pandangan mereka , Sasuke pun bertanya "Jadi dia itu siapa Naruto?"
"Dia Yuan Reinhart, dia kakak ipar dari istri Leon-sama" Jawab Naruto, kemudian dia berkata pada Toneri dan Sasuke "Kalau begitu ayo kita pergi"
Sasuke dan Toneri pun menggangguk mendengar perkataan Naruto dan mengikuti dia menuju ke ruangan dari Leon. Tapi sebelum sampai di ruangan Leon, mereka melihat wanita berambut pirang yang kesulitan dalam membawa barang bawaannya. Yup, dia adalah Lily Trina. Istri dari Leon
"Ah, Naruto-kun. Bisa tolong aku? Aku kesulitan membawa berkas-berkas ini" Ucap Lily
"Biar aku saja yang membawanya. Kau sedang buru-buru untuk menemui Leon-sama kan?" Tanya Naruto, dan dijawab anggukan oleh Lily
"Terima kasih banyak Naruto-kun. Kalau begitu aku pergi dulu" Ucap Lily
Naruto pun mengambil alih Lily untuk membawa berkas-berkas miliknya. Toneri yang melihat Naruto pun berkata "Hei, Naruto-san. Kalau boleh tahu, siapa gadis tadi?"
"Emangnya kenapa kau bertanya seperti itu Toneri-san?" Tanya Naruto
"Gadis itu cantik sekali. Kulitnya putih mulus, warna rambutnya indah, dan juga tubuhnya juga lumayan seksi" Jawab Toneri
'Ya ampun, ternyata dia lumayan mesum juga. Aku akan mengerjainya sedikit' Batin Naruto sweatdrop, kemudian dia berkata dengan seringai yang disadari oleh Sasuke "Nanti kau juga tahu"
'Sepertinya ada yang disembunyikan oleh Naruto. Tapi apa ya?' Batin Sasuke, kemudian dia melanjutkan 'Aku ikuti saja dulu permainannya'
Naruto, Sasuke dan Toneri pun meneruskan perjalanan mereka dan sampailah mereka di kantor Leon. Saat masuk Toneri sedikit kaget karena wanita yang berbicara dengan Naruto tadi ternyata juga sedang berada disitu, Sasuke pun begitu tapi dia tidak menyadari seringaian Naruto semakin menjadi-jadi
"Tumben sekali kau pagi-pagi datang kesini Naruto?" Ucap Leon yang melihat sahabat seperjuangannya masuk ke ruangannya bersama dengan 2 orang yang tidak dia kenal. Kemudian dia bertanya karena penasaran "Jadi Naruto… Siapa 2 orang yang kau bawa itu"
"Mereka berdua sahabatku, Leon-sama. Aku membawanya kesini untuk memasukkan mereka menjadi anggota fraksi kita karena mereka memiliki kekuatan sama sepertiku. Itu juga kalau kau tidak keberatan" Jawab Naruto
"Aku sama sekali tidak keberatan kok" Balas Leon cepat, kemudian dia berkata pada Sasuke dan Toneri "Jadi bisa aku tahu nama kalian berdua?"
"Perkenalkan, namaku Uchiha Sasuke" Ucap Sasuke singkat. Leon dan Lily hanya bisa kaget karena sosok yang didepannya adalah sosok yang sering diceritakan oleh Naruto pada anak mereka
"Dan perkenalkan namaku Otsutsuki Toneri" Ucap Toneri dan matanya tidak bisa berhenti menatap Lily, dan Leon yang melihatnya sepertinya agak jengkel atas sikap Toneri ini
"Oh ya, perkenalkan juga. Aku adalah ketua dari fraksi manusia, namaku adalah Leon Strife dan wanita disebelahku ini adalah istriku yang bernama Lily Trina" Ucap Leon
'Nani! Gadis itu istri dari Leon-sama. Shit! Shit! Shit! Bisa mati aku disini' Batin Toneri yang sudah merinding ketakutan karena wanita yang diperhatikannya ternyata adalah istri dari calon ketuanya sendiri
'Naruto… Naruto… Ternyata sifat isengnya itu masih belum hilang-hilang juga. Aku turut berduka atas nasibmu Toneri' Batin Sasuke sambil melihat Naruto yang masih menahan tawa
"Jadi Toneri-san, kenapa anda memperhatikan istriku seperti itu ya?" Tanya Leon dengan santai tapi tangannya sudah dialiri oleh listrik dengan tegangan tinggi
'Hiii! Dia seram juga kalau sedang marah. Hey kalian berdua bantu aku sedikit kenapa' Batin Toneri sambil berusaha menatap mata Naruto dan Sasuke untuk meminta bantuan
"Leon-kun, cukup" Ucap Lily yang sudah memegang tangan Leon yang sudah dialiri listrik itu, saat listrik yang berada ditangannya menghilang. Lily pun berkata "Maafkan saja dia. Dia kan anggota baru, maklumi saja ya"
"Baiklah, tapi itu karena kau yang meminta" Balas Leon dan dibalas senyuman oleh Lily
'Haaah, mulai lagi deh' Batin Naruto yang sebenarnya sudah bosan melihat acara romantic-romantisan didepannya itu. Kemudian dia berkata pada Leon dan Lily sebelum keluar dari ruangan Leon "Leon-sama, Lily-sama, kalau begitu aku permisi dulu"
"Hah, memangnya kau mau kemana Naruto-kun. Cepat sekali kau perginya" Ucap Lily
"Ya, tunggulah sebentar. Aku dan Lily-chan akan mendiskusikan tentang perpindahan Iriana ke Kuoh. Sebagai pamannya kau harus ikut kan" Balas Leon
"Maaf Leon-sama, Lily-sama. Aku sedang terburu-buru. Di Underworld, putraku akan menghadiri acara untuk para iblis muda, sebagai ayahnya aku harus kesana. Lagipula aku kesini cuma ingin memperkenalkan mereka berdua saja kok" Ucap Naruto
"Baiklah kalau begitu, tapi nanti malam kau bisa kan kerumah kami untuk membahas ini bersama Yuan, Trianna-nee dan juga Lena?" Tanya Leon, kemudian dia melanjutkan "Kau juga bisa membawa Grayfia-san kok Naruto"
"Baiklah, aku akan kesana bersama Grayfia-chan" Balas Naruto, kemudian dia pergi keluar dan sudah ditunggu oleh Sasuke dan Toneri
"Kau sudah siap, Naruto?" Tanya Sasuke
"Tentu saja" Jawab Naruto, kemudian dia mengeluarkan kertas teleportasi yang diberikan Sirzech ditangan kanannya dan tangan kirinya memegang tangan kanan Sasuke "Toneri-san, kau pegang tangan kiri Sasuke"
"Seperti ini?" Tanya Toneri yang sudah melakukan hal yang diperintahkan Naruto
"Ya, seperti itu" Balas Naruto, kemudian lingkaran teleportasi itu pun bersinar dan menelan mereka berdua masuk ke dalamnya
Sedangkan di Underworld, tepatnya di acara pertemuan para high-class devil muda. Seorang pemuda Phenex yang bernama Raiser yang melihat Menma terlihat jengkel karena bisa-bisanya Menma yang merupakan half-devil bisa berada di pertemuan ini juga
"Hei, Half-Devil. Kenapa kau bisa ada disini, tempatmu bukanlah disini" Sindir Raiser
Menma pun hanya acuh saat mendengar sindiran dari putra Phenex itu, kemudian Rias yang melihat keponakannya dihina pun tidak terima dan berkata dengan nada marah "Diam kau Raiser! Apa salahnya kalau Menma berada disini, dia mempunyai Evil Pieces dan dia juga mempunyai peerage yang hampir lengkap"
"Hah, kelas iblis darah murni dan juga kelas iblis setengah manusia tidak bisa dibandingkan. Mereka tidak ada apa-apanya dengan kita semua yang merupakan iblis kelas murni" Balas Raiser santai
"Kau bicara seolah kau yang paling kuat disini Phenex. Apakah kau masih ingat kalau kau itu sudah kalah dan dipermalukan oleh Sekiryuutei terlemah di era ini atau perlu aku dan Rias yang mengingatkanmu" Ucap seorang berambut coklat dan bertubuh kekar
Raiser pun hanya diam karena dia ingat dengan peristiwa itu, melihat Raiser mengepalkan tangannya karena menahan amarahnya. Pemuda tadi pun melanjutkan perkataannya "Memang ayah dari Menma itu manusia. Tapi apa kau pikir kemampuan keluargamu bisa kau pakai untuk melawan Naruto-niisama, jangan harap! Bahkan jurus tembakan bola hitam miliknya saja bisa membuat Underworld hancur apalagi kalau dibantu oleh Power of Destruction milik Lucifer-sama"
'Kerja bagus, Saiaorg' Batin Sirzech yang juga sedang berada di ruangan itu
Para penonton acara tersebut terutama yang berumur tua pun kaget saat mengetahui ternyata Menma adalah putra dari pahlawan Underworld yang menghilang beberapa tahun lalu. Salah satu tetua yang melihat itu pun berkata "Saiaorg-san. Aku harap kau tidak mengucapkan nama manusia itu lagi, dia sudah menghilang beberapa tahun lalu. Ingat itu!"
'Mereka masih saja berbohong tentang kepergian Naruto / Naruto-niisama / Naruto-kun yang disebabkan oleh mereka' Batin Sirzech, Rias, Saiaorg, Menma dan Grayfia dengan menggelengkan pelan kepala mereka
'Aku sudah tidak tahan lagi. Aku harus membuat mereka mengaku kalau mereka yang membuang otou-sama dari Underworld sekarang juga' Batin Menma yang sudah muak akan kebohongan yang dilakukan oleh para tetua iblis akan ayahnya. Kemudian dia berkata dengan lantang pada para tetua "Hei kakek tua"
Para peserta pertemuan itu kaget karena biasanya Menma selalu sopan pada orang yang lebih tua darinya atas ajaran Grayfia. Tapi Grayfia yang melihat tatapan mata anaknya itu pun membatin 'Maaf elder-sama, tapi andalah yang membuat anak saya begini. Aku juga sudah muak dengan segala kebohongan ini'
Tetua itu tidak terima atas panggilan dari Menma, kemudian dia berkata "Kau memanggilku apa bocah tengik?"
"Aku bilang kakek tua. Apa kau terlalu tuli sampai-sampai kau tidak bisa mendengarnya?" Tanya Menma santai, tetua itu berusaha menyerang Menma dan Grayfia sudah berisaga untuk membuat tameng es untuk melindungi Menma. Setelah itu dia pun berkata "Cepat jelaskan, kenapa ayahku yang dianggap pahlawan disini bisa diusir dari sini?"
Para penonton dan peserta pertemuan itu kaget saat mendengar perkataan Menma. Melihat ekspresi dari banyak orang yang tidak mendukungnya, sang tetua pun berkata dengan santai "Apa yang kau bilang itu, aku tidak mengerti?"
"Jangan pura-pura bodoh brengsek!" Teriak Menma yang sudah membuat Rasengan meskipun bentuknya belum sempurna dan membuat kaget orang-orang yang berada disitu. Kemudian dia berkata dengan nada lebih keras "Cepat ceritakan saat kau membuang ayahku yang sudah berkorban demi Underworld dengan cara memisahkan ayahku dengan ibuku yang masih hamil diriku"
Tetua itu pun diam dan tidak membalas perkataan Menma, dan orang-orang yang mendengarnya pun kaget saat mendengar fakta yang keluar dari mulut Menma. Menma yang melihatnya pun marah dan berkata "Kalau kau tidak mau, aku akan memaksamu"
"Menma hentikan. Kau bisa mendapat masalah" Ucap Rias dan Saiaorg yang sudah melihat Menma bersiap melesatkan Rasengan tidak sempurnanya ke arah tetua itu. Sirzech sudah bangkit dan bersiap menahan serangan Menma yang sudah dilesatkan ke tetua iblis itu dengan Power of Destruction miliknya tapi dia sudah didahului oleh dinding pasir yang menahan pergerakan Menma
"Suna no Tate!" Ucap seseorang yang sudah membentuk dinding tebal yang terbuat dari pasir dan pasir itu menahan pergerakan Menma sampai Rasengan tidak sempurna miliknya menghilang. Sosok itu pun melihat Menma dan berkata "Kau bisa menggunakan Rasengan, tapi sayangnya itu belum sempurna putraku"
"Otou-sama…" Ucap Menma yang kaget saat melihat Naruto menahan jurusnya dengan tekniknya
"Kau datang di waktu yang tepat, Naruto" Ucap Sirzech yang tersenyum melihat kedatangan saudara angkatnya yang tidak terduga itu
"Kenapa kau berada disini?" Ucap tetua itu yang tidak suka saat tahu dirinya dilindungi oleh Naruto
"Diamlah kakek tua. Kalau aku tidak datang, perutmu itu sudah bolong karena Rasengan putraku, kau tahu" Balas Naruto dengan nada menyindir, kemudian dia memasukkan pasir itu ke tangannya dan melanjutkan dengan nada dingin "Lagipula aku tidak ingin membiarkan putraku mengotori tangannya untuk orang yang tidak bisa menghargai usaha orang lain"
Grayfia pun datang menghampiri Naruto dan berkata dengan nada bersalah "Maaf Naruto-kun, aku tidak bisa menghentikan Menma-kun"
"Tidak apa-apa Grayfia-chan. Harusnya aku tahu Menma akan hilang kesabaran seperti ini setelah tahu bahwa aku menghilang dari sini karena diusir bukan karena kabur seperti yang dibilang Rias dan Sirzech karena rumor dari para tetua itu" Balas Naruto, Naruto pun melihat Sirzech dan berkata "Kemana otou-sama dan okaa-sama? Mereka tidak datang"
"Mereka tidak datang. Kau ada urusan dengan mereka?" Tanya Sirzech
"Ya, aku ada urusan dengan mereka" Jawab Naruto sambil menggenggam tangan Grayfia dengan erat
"Kalau begitu ayo ikut aku ke rumah. Mereka sedang bersama istri dan putraku disana" Ucap Sirzech
"Baiklah" Balas Naruto, kemudian dia berkata sambil menunjuk Sasuke dan Toneri yang menunggu diluar "Tapi tidak apa-apa kan aku membawa dua manusia lain kesini"
"Tidak masalah. Mereka berdua temanmu kan?" Tanya Sirzech dan dibalas anggukan oleh Naruto. Melihat itu Sirzech pun berkata "Kalau begitu, mereka berdua adalah temanku juga. Ayo ikut"
"Ayo, Grayfia-chan, Menma" Ucap Naruto. Kemudian dia, Sirzech, Menma, Grayfia, dan juga Sasuke dan Toneri yang mengikuti mereka keluar dari ruangan pertemuan itu. Rias dan Saiaraog juga ikut mereka berdua ke rumah Rias
Naruto dan yang lain pun sampai di kediaman keluarga Gremory. Saat disana, Naruto pun teringat saat Lucius membawanya pertama kali kerumah itu, saat dia bertemu Sirzech, dan bahkan saat dia menggendong Rias yang saat itu masih kecil. Tanpa sadar bulir-bulir air mata keluar dari mata Naruto. Sirzech yang melihatnya pun cemas dan berkata
"Hoi, Naruto. Kau baik-baik saja kan? Kenapa kau menangis?" Tanya Sirzech
"Tidak apa-apa Sirzech, aku hanya teringat saat-saat sewaktu aku masih tinggal disini. Saat aku bertemu denganmu dan menjadi saudaramu, saat aku menggendong Rias yang masih kecil. Aku sudah tidak sadar waktu sudah bergulir begitu cepat" Jawab Naruto
"Tentu saja. Dulu kita berdua hanya remaja yang mencari arti kehidupan. Sekarang kita punya seseorang yang kita cintai dan bahkan anak untuk kita rawat. Kita tidak lagi muda seperti dulu, kita sudah tua Naruto meskipun fisik kita terlihat kalau kita masih muda" Ucap Sirzech
"Aku setuju tentang itu Sirzech. Ayo kita masuk kedalam" Balas Naruto
Naruto dan Sirzech dan diikuti oleh Grayfia, Menma, Sasuke, Toneri, Rias, dan Saiaorg pun masuk ke dalam rumah keluarga Gremory. Dan wanita berambut coklat panjang langsung memeluk Naruto dengan erat
"Naruto, putraku… Itu kau kan?" Ucap wanita itu yang bernama Velelana Gremory, ibu kandung dari Rias dan Sirzech dan ibu angkat dari Naruto
"Ya okaa-sama, ini aku" Balas Naruto yang membalas pelukan Velelana dengan erat
"Selamat datang kembali, Naruto" Ucap pria berwarna rambut merah yang sudah turun dari tangga. Dia adalah Lucius Gremory, ayah kandung dari Rias dan Sirzech dan ayah angkat dari Naruto
"Terima kasih otou-sama" Balas Naruto, kemudian dia melanjutkan "Maaf aku baru menemui kalian hari ini. Rasa takut untuk kemari masih menghantuiku. Aku tidak ingin terusir saat ingin bertemu dengan kalian, tapi tidak lagi"
"Ah, Grayfia-chan" Ucap Velelana, kemudian dia berkata pada Grayfia "Kau dan Menma-kun selama beberapa hari ini dimana saja? Karena tiba-tiba saja kau menghilang setelah pertemuan 4 fraksi dan tiba-tiba saja Sirzech langsung mengangkat Rachel sebagai queennya"
"Maaf Velelana-sama, aku dan Menma-kun beberapa hari ini tinggal dirumah Naruto-kun di dunia manusia" Balas Grayfia
"Kalian sudah bertemu dengan Naruto-kun dan tidak memberitahuku?" Tanya Velelana dengan wajah pura-pura yang dibuat kesal olehnya. Dia pun melihat tajam Rias dan Sirzech, kemudian dia berkata "Dan kalian berdua, kalian sudah tahu tapi tidak memberitahuku sama sekali?"
"Jangan salahkan aku okaa-sama, salahkan saja Ria-tan. Karena dia yang pertama kali bertemu dengan Naruto" Balas Sirzech dengan nada ketakutan saat ditatap tajam oleh ibunya
"Kenapa kau salahkan aku, onii-sama no baka. Kau kan tahu sendiri aku jarang pulang kerumah, bagaimana bisa aku memberitahu okaa-sama tentang ini" Ucap Rias yang marah karena tidak terima Sirzech menyalahkan dirinya
"Sudah-sudah jangan berkelahi kalian berdua" Ucap Naruto, kemudian dia melihat Velelana dan Lucius dan berkata "Okaa-sama, otou-sama, bisa aku bicara suatu hal pada kalian berdua berempat saja? Hanya aku, kalian, dan Grayfia-chan saja"
Grayfia yang mendengarnya pun wajahnya merona dan membatin 'Apa Naruto-kun akan meminta restu dari Velelana-sama dan Lucius-sama ya'
"Tentu saja putraku, ayo ikut aku" Ucap Lucius, kemudian mereka semua pergi ke ruangan khusus yang mempunyai ruangan kedap suara tinggi. Saaat disana dan duduk dibangkunya masing-masing, Lucius pun berkata "Jadi apa yang akan kau bicarakan pada kami nak?"
"Otou-sama, okaa-sama. Aku ingin meminta restu pada kalian" Jawab Naruto
"Naruto-kun, apa kau…" Ucap Velelana
"Ya, okaa-sama. Aku meminta restu kalian untuk menikahi Grayfia-chan, aku sudah melamarnya dan dia terima. Jadi aku tinggal perlu restu dari kalian saja" Potong Naruto, dia pun melihat Lucius dan Velelana dan berkata "Mungkin aku memang tidak punya orang tua kandung lagi, tapi karena aku sudah mengganggap kalian orang tuaku sendiri, jadi aku meminta restu pada kalian. Jadi apa kalian bisa memberi restu padaku untuk menikahi Grayfia-chan… Okaa-sama, otou-sama?"
"Tentu saja, kami bersedia Naruto-kun" Jawab Velelana dengan cepat, kemudian dia berkata sambil menangis haru atas kejadian di depannya ini "Akhirnya kalian berdua bisa bersatu juga. Kami bahagia karena kau memutuskan untuk member restu padamu yang notabene-nya adalah orang tua angkatmu, Naruto-kun"
"Arigatou, otou-sama, okaa-sama" Ucap Naruto yang juga menangis bahagia karena orang tuanya sudah member restu pada dirinya untuk menikahi Grayfia
"Jadi kapan kau akan menikahi Grayfia, Naruto?" Tanya Lucius
"Mungkin dua minggu lagi" Jawab Naruto
"Cepat sekali, Naruto-kun" Ucap Velelana
"Mau bagaimana lagi, aku sudah lama meninggalkan Grayfia-chan dan Menma karena pengusiran itu kan" Balas Naruto dan dianggap anggukan setuju oleh Velelana
"Jadi, ada yang bisa kami bantu dalam pernikahan kalian?" Tanya Lucius
"Tidak usah, aku tidak mau merepotkan kalian" Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Lagipula aku akan melangsungkan pernikahanku dengan Grayfia-chan dengan ala dewa Shinto, karena jika sesuai dengan para kristiani maka para iblis seperti kalian, Rias, dan Sirzech, tidak akan bisa datang kesana"
"Kau benar" Balas Lucius dan Velelana bersamaan
Naruto pun membuka ponselnya dari kantung jaketnya dan menelpon nomer Leon. Leon pun mengangkat telepon Naruto dan berkata "Moshi, moshi Naruto. Ada apa kau menghubungiku?"
"Maaf Leon-sama, aku tidak bisa datang ke rumahmu malam ini. Karena aku ada urusan dengan orang tua angkatku di Underworld. Sampaikan permintaan maafku ini untuk Lily-sama" Jawab Naruto
"Ah, sayang sekali. Padahal aku akan membicarakan hal tentang Iriana-chan secara serius denganmu. Tapi tidak apa-apa, bersenang-senanglah disana. Kau berhak mendapatkannya" Balas Leon yang sudah menutup teleponnya
'Arigatou Leon-sama' Batin Naruto yang sudah memasukkan kembali teleponnya ke kantung
"Jadi… Siapa yang tadi kau telepon, Naruto-kun?" Tanya Velelana
"Ah, itu ketua dari fraksi manusia. Namanya Leon Strife, aku meneleponnya untuk memberitahukan bahwa aku tidak bisa datang ke rumahnya okaa-sama" Jawab Naruto
"Naruto, saat Sirzech dan Serafall bilang bahwa fraksi baru yaitu fraksi manusia memiliki seseorang wakil ketua dengan kekuatan besar… Apakah itu kau?" Tanya Lucius
"Eh, apa itu benar Naruto-kun?" Tanya Velelana
"Itu benar okaa-sama, otou-sama" Jawab Naruto
Greppp
"Okaa-sama sangat bangga padamu, Naruto-kun" Ucap Velelana yang sudah memeluk Naruto dengan erat
"Aku juga sama Naruto. Sebagai orang tua angkatmu, aku bangga sekali padamu Naruto" Ucap Lucius
"Arigatou atas pujiannya, otou-sama, okaa-sama" Balas Naruto, kemudian dia melanjutkan "Kalau begitu, ayo kita keluar. Sepertinya para penguping diluar ingin tahu apa yang kita lakukan"
Ternyata Naruto sudah menggunakan kemampuan sensornya dan mendeteksi keberadaan Sirzech, Rias, Saiaorg dan juga Menma yang berusaha menguping pembicaraan mereka tapi gagal karena mereka lupa bahwa ruangan itu kedap suara, jadi mereka tidak mendengar apa-apa. Mereka berempat pun keluar dan melihat Sirzech, Rias, Saiaorg, dan Menma yang kaget dengan keberadaan mereka
"Jadi kenapa kalian semua menguping disini, Rias-chan, Sirzech, Saiaorg, dan Menma-kun?"
"Tidak kok nenek, kami tidak menguping. Benar kan bibi?" Tanya Menma pada Rias, tapi dibalas injakan sepatu hak tinggi Rias pada kakinya "Wadaoww! Apa-apaan sih kau ini, bibi. Sakit tahu, ttebasa"
Naruto, Grayfia, Sirzech, Velelana, dan Lucius pun menahan tawa saat Menma mengeluarkan kata khas yang dia warisi dari ayahnya. Sedangkan Saiaorg yang baru mendengar perkataan Menma itu pun membatin 'Apa itu ttebasa?'
"Jangan panggil aku bibi, panggil aku nee-sama BODOH!" Teriak Rias di daun telinga Menma dengan keras
"Jangan teriak di telingaku, geez. Aku tidak tuli tahu" Balas Menma
"Sirzech-kun, ada apa ini. Kok ramai sekali" Ucap seorang wanita berambut merah pendek dan membawa seorang anak kecil turun dari tangga rumah, kemudian dia melihat Grayfia dan memeluknya "Ah, Grayfia-chan. Kau kemana saja? Aku rindu padamu tahu"
"Aku juga rindu pada anda, Rachel-sama" Balas Grayfia
Wanita bernama Rachel itu pun melihat Naruto dan dia bertanya pada dia "Uhm, anda siapa ya?"
"Ah, pasti kau istri dari Sirzech ya?" Tanya Naruto, dan dijawab anggukan oleh Rachel. Kemudian dia melanjutkan "Kau mendapatkan istri yang baik dan sopan, Sirzech"
Sirzech pun tersenyum mendengar perkataan Naruto, kemudian Naruto melanjutkan perkataannya "Perkenalkan, namaku Uzumaki Naruto. Anak angkat dari Lucius-tousama dan Velelana-kaasama serta saudara angkat dari Sirzech Gremory dan Rias Gremory"
"Jadi kau orang yang sering diceritakan oleh Sirzech-kun. Senang sekali bertemu dengan pahlawan Underworld selain Grayfia-chan dan Yondai Maou saat ini. Aku merasa sangat terhormat, Naruto-sama" Ucap Rachel dengan menundukkan kepalanya
"Ah, jangan seperti itu. Aku hanyalah pembantu supaya Sirzech, Serafall, Ajuka, dan Falbium bisa mengalahkan keturunan dari Yondai Maou lama. Mereka adalah actor sebenarnya dari kejadian itu" Balas Naruto dengan sopan, kemudian dia membawa Menma dan berkata "Ayo ikut aku, Menma"
"Baik otou-sama" Balas Menma, kemudian mereka berdua pergi keluar dan bertemu dengan Sasuke dan Toneri. Saat melihat mereka, Menma pun berkata "Siapa mereka berdua, otou-sama? Tadi aku melihat mereka saat keluar dari ruangan pertemuan para iblis muda tapi aku belum mengetahui namanya"
"Mereka adalah sahabatku, Uchiha Sasuke dan Otsutsuki Toneri. Mereka akan melatih para peeragemu untuk Rating Games nanti" Jawab Naruto
"Rating Games, tapi aku belum siap otou-sama. Aku bahkan belum memiliki peerage yang lengkap" Ucap Menma
"Soal peerage, kau bisa mencarinya kan… Lagipula Azazel sudah menjadi sensei untuk peerage Rias dan telah membuatkan [Artificial Sacred Gear] untuk peerage Sona. Dan apa kau ingin para peeragemu terus menyembunyikan kemampuan mereka tertutupi dan membuat mereka dianggap rendah oleh iblis lain" Ucap Naruto, kemudian dia melanjutkan "Let them, Rise"
"Aku mengerti otou-sama" Balas Menma, kemudian dia melihat Toneri dan Sasuke dan berkata dengan nada sopan "Toneri-san, Sasuke-san. Mohon bantuannya"
"Tenang saja, serahkan saja pada kami" Balas Toneri
"Apapun untuk anak dari sahabatku" Balas Sasuke
"Suna no Tate!" Ucap Naruto yang sudah mengeluarkan pasir dari tangannya dan membentuk bola yang menutupi tubuh dia, Sasuke, Toneri, dan Menma dari serangan langsung yang ditujukan pada mereka
Boooommmm
Bola tameng Naruto pun masih utuh karena serangan itu, lalu Naruto pun menghilangkan jurus itu dan memasukkan pasir itu ke tangannya dengan Sasuke yang sudah mengeluarkan Kusanagidan pedang Toneri yang sudah mengeluarkan kugutsunya dan terlihatlah dua orang yang menyerang Naruto tadi
"Lama tidak bertemu ya Naruto. Dan kau mempunyai teknik baru rupanya" Ucap salah satu dari dua orang yang menyerang mereka
"Lama tidak berjumpa juga, Ajuka Astaroth dan Falbium Glasya-Labolas. Atau bisa kupanggil dengan Ajuka Beelzebub dan Falbium Asmodeus" Balas Naruto dengan datar, tapi dengan senyuman yang sudah tercetak di wajahnya dan membuat bingung Sasuke dan Toneri
-To Be Continued-
Review:
adityapratama081131: Sip, nanti ane bakal buat dia gunain Rasengan sempurna di Rating Games. Soalnya di chapter ini, Menma udah bisa ngeluarin Rasengan. Tapi enggak sempurna, karena Rasengan milik Menma belum terbentuk dengan bulat sempurna seperti Minato, Jiraiya, Naruto, sama Kakashi
Ero Azazel: Masalah biasa para author, kekurangan ide
Zien Nanaze: Lanjut apa tong
Guest: Thanks vroh, tapi chap ini lebih seru kan?
Wid: Ane sih rencana bikin Kaguya ngelawan Sasuke dan Naruto karena mau mencuri kekuatan Rikudou mereka, dan lalu dia memakai teknik dimensinya buat kembali ke dunia shinobi dan mengambil chakra para shinobi disana
Ryusuke Akairyuu: Masih lama, di chap ini Toneri enggak ketemu sama Serafall. Soalnya disini Yondai Maou yang datang cuma Sirzech, Ajuka dan Falbium, tapi Ajuka dan Falbium keluar sebelum Naruto dan kawan-kawannya datang
Qoha Uzumakey: Masa… Perasaan Shukaku deh. Pas Madara mau nyerang Gaara, Shukaku nahan serangan Gaara dan bilang kalau kekuatannya adalah pertahanan mutlak
Ricardo Lana: Ane belom bisa mastiin yang itu, karena variasi Rasengan selain yang biasa dan Rasenshuriken, ane susah buatnya
Kiiroi Kitsune 197: Ane bikin Naru bertarung sama Matatabi abis nikah sama Grayfia kayaknya
Ayub Pratama: Lawan Loki ya… Hmm, lihat saja nanti. Naru aja belum bertemu sama Odin
Master Arkain: Thanks atas sarannya
Devan Boy Steln: Enggak, nanti dia nyari peerage di sekitar wilayah Kuoh. Dan ada secret character yang diminta Naruto menjadi Ultimate Pawn Menma. Klo kekuatan, Naru dalam Bijuu Mode kalah dengan mode Leon yang sudah dalam Darkness Mode, Rikudou Mode seimbang sama Chaos Dragon Mode, yang seimbang lawan leon pas udah make Chaos Dragon True Form Cuma pas Naruto udah make Ashura Kyuubi Mode(AN: Mode terakhir yang dipake Naruto buat lawan Sasuke di Valley of the End dengan bantuan bunshinnya)
