Name: Naruto DxD Chronicles
Author: Izanagi - no - Ookami
Rating: M
Genre: Adventure
Pair: Uzumaki Naruto x Grayfia Lucifuge, Kurama x Yasaka, Issei x Harem, Uzumaki Menma x Haruka Suzumiya x Rise Kujikawa x (Secret), Uchiha Sasuke x Rossweise and Otsutsuki Toneri x Serafall Leviathan
Summary: Naruto masuk ke dunia DxD dan terdampar ke Underworld. Tapi karena suatu hal, dia harus meninggalkan gadis yang dicintainya dan pergi ke dunia manusia dan menjadi anggota fraksi manusia. Apakah dia bisa menjaga perdamaian dari Khaos Brigade dengan bantuan Tailed Beast Force dan keempa fraksi, Versi lain fic Naruto DxD Chronicles
Disclaimer: Naruto dan Highschool DxD bukan punya saya
Chapter 11: Last Mission Before the Marriage
Naruto saat ini menatap tajam sosok di hadapannya saat ini. Adik dari kekasihnya, yang merupakan anak buah kepercayaan Rizevim Livan Lucifer. Dia tahu ini memang dia, tapi dia tidak mengerti kenapa bisa dia masih selamat setelah dia terjatuh ke jurang karena terkena serangan Naruto. Menma yang sudah mengetahui fakta itu pun melihat Euclid dengan tajam dan berkata
"Kalau begitu…" Ucap Menma, kemudian dia berteriak "Kenapa! Kalau kau adalah pamanku, kenapa kau berniat menculikku dan juga ingin melukai kaa-chan. Kenapa!"
"Karena aku ingin membunuhmu" Balas Euclid, perkataan itu membuat Grayfia terkejut akan perkataan adiknya itu dan Naruto yang juga sedang menahan dirinya untuk tidak memotong kepala Euclid dengan Rasenshuriken miliknya. Kemudian dia melanjutkan "Klan Lucifuge adalah klan iblis keturunan murni yang sudah mengabdi untuk Satan Lucifer dan juga keturunannya. Tapi karena kakakku yang bodoh ini mencintai seorang manusia, dia telah membuat aib dengan cara berhubungan dengan manusia dan memiliki anak yang merupakan half-blood seperti dirimu"
"Dasar kau bodoh Euclid, apakah kau tidak sadar bahwa tuanmu itu juga memiliki cucu seorang half-blood yang menurutmu menjijikkan itu" Ucap Naruto, Euclid pun terdiam karena mengingat hal ini. Memang benar kalau Rizevim Livan Lucifer memiliki cucu seorang half-blood, Vali Lucifer atau biasa dipanggil Hakuryuukou
"Beraninya kau menghina kaa-chan, aku habisi kau!" Ucap Menma yang sudah membuat Rasengan ditangan kanannya, kemudian dia melesat ke arah Euclid dan membuat Naruto berkata "Tunggu Menma!"
"Rasengan!" Ucap Menma sebelum sebuah dinding es mulai muncul dari bawah tanah
"Ice Shield!"
Duuuuuaaaarrrrr
Menma pun terlempar bersamaan dengan Euclid karena benturan teknik mereka. Euclid berhasil mendarat dengan baik dan Naruto menahan tubuh Menma dengan pasirnya supaya dia tidak terlempar terlalu jauh
"Kau terlalu gegabah, Menma. Lain kali jangan main menyerang seperti itu, kau mau cari mati hah!" Teriak Naruto yang sudah menatap mata Menma dengan tajam
Menma pun menyadari kesalahannya dan membatin "Maafkan aku tou-chan"
"Ice Volley Spear!" Ucap Euclid yang sudah menyiapkan 5 tombak es dan dia lemparkan ke arah Naruto dan Menma
"Jinton…" Ucap Naruto yang sudah mengubah pasirnya berubah warna menjadi kuning, kemudian dia membentuk dinding pertahanan dan berkata "Sakin no Tate!"
Boooooooommmm
Euclid pun terkejut saat melihat serangan yang dilancarkannya ditahan oleh Naruto, kemudian Rise yang melihat itu pun berkata "Sugoi… Dia bisa menahan serangan itu dengan sebuah pasir"
"Itu bukan pasir seperti yang kau duga, Rise-san" Ucap Roxas yang sudah menganalisis kemampuan dari Naruto dan membuat semua anggota peerage Menma termasuk Menma sendiri melihat ke arah Roxas
"Apa maksudmu, Roxas?" Tanya sang King, Menma
"Itu memang pasir, tapi itu sudah dimanipulasi menjadi sebuah benda yang berat dan memiliki kekuatan yang cukup untuk menahan itu. Itu bukan pasir lagi, melainkan emas" Jawab Roxas, dan membuat semua yang melihatnya menatapnya dengan terkejut
"Memang benar apa yang dikatakan Roxas. Ini pada awalnya merupakan pasir biasa, tapi aku menggunakan kekuatan Jinton milikku untuk membuat pasirku menjadi debu emas. Semuanya menyingkir dari sini" Ucap Naruto, kemudian dia mengeluarkan banyak pasir dari gucinya dan dia pun membuat handseal "Ryuusa Bakuryuu!"
Naruto pun membuat badai pasir yang lumayan besar untuk menenggelamkan Euclid. Euclid yang melihat ini pun berusaha menghindar, tapi kakinya tidak bisa digerakkan karena kakinya ditahan oleh teknik pasir Naruto dan membuatnya membatin 'Sial, aku tidak bisa bergerak. Dasar teknik sialan… Kurang ajar kau Uzumaki Naruto!'
"Jangan harap kau bisa kabur setelah apa yang kau ingin lakukan pada putraku selama aku tidak ada" Ucap Naruto dengan nada dingin, dan saat pasir itu sudah hampir mendekati Euclid, dia pun berteriak "Kena kau!"
"Gaaaaahhhhh!" Teriak Euclid yang terlempar jauh karena teknik Narut dan hanyut ke dalam jutsu milik Naruto. Dia pun ingin menyelesaikan jutsunya dengan membunuh adik dari kekasihnya itu di tempat, tapi dia diserang oleh seseorang membuatnya mundur ke tempat Grayfia, Sasuke, dan Toneri serta yang lain berada. Melihat itu Sasuke pun langsung mengeluarkan Susanoo miliknya dan Toneri mengeluarkan kugutsu elemen miliknya
"Sepertinya kondisimu kurang baik ya, Euclid" Ucap orang yang menolong Euclid dan juga mencoba menyerang Naruto ini
"Diam kau Shalba!" Balas Euclid yang sudah berhasil keluar dari jutsu pasir Naruto
"Shalba Beelzebub…" Ucap Naruto yang matanya sudah berubah menjadi pola mata milik Shukaku, kemudian dia berkata "Mau apa kau kesini?"
"Aku cuma ingin menolong bocah ingusan ini saja. Dia sudah membuat masalah karena pergi sendiri tanpa izin Ophis-sama untuk membawa gadis itu" Jawab Shalba sambil menunjuk Rise
"Kenapa kau mengincarku?" Tanya Rise
"Karena ketua organisasi kami, Ophis-sama sangat tertarik dengan kekuatanmu yang disebut Persona itu, nona Kujikawa" Jawab Shalba
"Kenapa mesti aku? Bukannya semua temanku lebih hebat daripada aku yang tidak bisa bertarung sama sekali" Tanya Rise sambil mendeathglare Shalba
"Karena dengan kekuatanmu sebagai seorang sensor, kami akan lebih mudah untuk melakukan peperangan di Underworld dan juga 4 fraksi yang lain" Jawab Shalba dengan nada arogan
"Enton: Yasaka Magatama!" Ucap Sasuke yang sudah melemparkan Yasaka Magatama yang sudah digabungkan oleh Amaterasu ke arah Shalba, tapi bisa dihindarinya dengan mudah
"Sasuke, jangan menyerang sembarangan" Ucap Naruto yang matanya sudah kembali seperti semula dan melihat serangan sahabatnya secara tiba-tiba itu
"Cih, aku hanya ingin memberikan orang itu pelajaran karena dia dan organisasinya ingin menggunakan orang lain untuk perang Naruto" Balas Sasuke
'Sial, siapa orang ini… Tingkat kekuatannya seimbang dengan Uzumaki Naruto. Aku bisa mati bodoh jika melawan dia saat ini. Lebih baik aku pergi dan membawa Euclid bersamaku' Batin Shalba, kemudian dia membopong Euclid dan dia pun berkata sebelum pergi dengan menggunakan lingkaran sihirnya "Kalau begitu aku pergi dulu, semuanya. Tapi ingat, ini belum berakhir dan pihak kamilah yang akan memenangkan pertarungan dengan 4 fraksi pada saat waktunya tiba. Camkan perkataan itu baik-baik"
"Taichou, apa tidak apa-apa membiarkan dia kabur?" Tanya Toneri yang sudah menyegel kugutsu miliknya ke gulungan rahasianya
"Tidak apa-apa, lagipula tidak ada hal yang bisa kita lakukan saat ini" Jawab Naruto
"Omong-omong siapa orang yang menolong orang bernama Euclid tadi?" Tanya Sasuke
"Sasuke-ossan, dia adalah Shalba Beelzebub. Anggota keturunan dari keturunan Yondai Maou lama, tepatnya klan Beelzebub" Jawab Menma
"Grayfia-chan, kau tidak kenapa-napa?" Tanya naruto yang sudah dibantu berdiri oleh Naruto. Hatinya senang saat mengetahui adiknya satu-satunya itu masih hidup, tapi hatinya juga hancur dan sakit karena adiknya itu ingin membunuh buah cintanya bersama dengan Naruto, karena dia merupakan half-blood devil
"Aku sangat senang saat melihat Euclid masih hidup Naruto-kun" Ucap Grayfia, kemudian dia menangis dan berkata "Tapi kenapa dia ingin membunuh anakku, darah daging kita hanya karena dia adalah darah campuran antara manusia dan iblis"
'Grayfia-chan' Batin Naruto, kemudian dia memeluk Grayfia dan berkata "Jangan khawatir Grayfia-chan, aku akan melindungi Menma dari Euclid. Itu adalah tugasku sebagai ayah"
"Terima kasih Naruto-kun, terima kasih" Ucap Grayfia yang mulai membalas pelukan Naruto
"Uhm, namamu Menma ya…" Ucap Rise, kemudian dia melanjutkan "Terima kasih untuk pertolonganmu. Aku mohon maaf, tadi aku pikir kau berniat jahat karena kau mengawasiku dari tadi"
"Itu tidak masalah, lagipula aku memang ada masalah yang ingin aku selesaikan dengan dia" Balas Menma, kemudian dia melanjutkan "Dan sebenarnya, aku tidak ada maksud mengawasimu tapi karena aku merasakan aura dia, aku jadi mengawasimu untuk mencari tahu apa yang dia inginkan darimu"
"Aku pikir kau mengawasi dia untuk menjadikan dia menjadi anggota peeragemu Menma-kun?" Tanya Grayfia yang sudah melepaskan pelukannya bersama Naruto
"Bukan kaa-chan, hanya saja sebagai anak dari anggota atau lebih tepatnya wakil ketua dari fraksi manusia… Bukannya sudah sepantasnya, aku melindungi seorang manusia yang berada dalam bahaya" Jawab Menma, dan Naruto yang mendengarnya pun bangga atas jawaban Menma
"Uhm, boleh aku tahu apa itu peerage?" Tanya Rise yang penasaran dengan pembicaraan ibu dan anak ini
"Peerage itu bisa dibilang budak bagi bangsa iblis tapi kami lebih senang memanggilnya dengan sebutan anak buah atau teman seperjuangan yang dibangkitkan dengan benda bernama Evil Pieces. Evil Pieces sendiri terdiri dari 1 bidak King yang merupakan pemimpin dalam suatu peerage, 1 bidak Queen yang memiliki kemampuan dari para bidak yang lain, 2 bidak Bishop yang memiliki kekuatan khusus dalam bidang magic, 2 bidak Rook yang merupakan bidak yang memiliki kekuatan serangan dan ketahanan tubuh yang tinggi tapi buruk di kecepatan, 2 bidak Knight yang sangat bagus di bidang kecepatan, 2 bidak pawn yaitu bidak yang tidak mempunyai kemampuan khusus tapi jika sedang berada di wilayah kekuasaan musuh bisa melakukan promosi ke bidak yang lain" Jawab Menma
"Tunggu dulu…" Ucap Rise, kemudian dia melanjutkan "Jadi kalian semua iblis?"
"Tidak semua. Tou-chanku dan dua temannya ini manusia, aku darah campuran iblis dan manusia, ibuku adalah iblis keturunan murni, dan para anggota peerageku adalah iblis reinkarnasi" Jawab Menma
"Keren!" Teriak Rise, kemudian dia melanjutkan "Aku pikir semua iblis itu menyeramkan dan juga memiliki sebuah tanduk dan mata yang membuat kita merinding jika menatapnya"
"Heh, kau terlalu sering membaca komik Kujikawa-san" Celetuk Roxas dan membuat yang lain tertawa kecuali si Rise sendiri yang cemberut
"Sarkastik seperti biasa, eh Roxas" Ucap Edge dengan nada menyindir
"Kau tahu aku seperti apa kan Edge?" Balas Roxas
"Oh ya, kaa-chan. Mana Haruka-chan dan Nell?" Tanya Menma
"Mereka berdua sedang bersama dengan Rias-chan dan Sona-chan, mungkin sebentar lagi mereka akan datang" Jawab Grayfia
"Tou-chan…" Panggil Menma
"Ada apa Menma?" Tanya Naruto
"Apa yang akan kau dan fraksi manusia lakukan? Maksudnya Rise-san disini kan sedang diincar oleh Khaos Brigade karena kekuatannya. Aku tahu mereka gagal kali ini berkat kau dan Sasuke-san, tapi bagaimana kalau mereka menyerang lagi?" Balas Menma
"Aku akan meminta izin pada Leon-sama untuk mengirim orang terkuat di fraksi manusia untuk melindungi nona Rise sepertinya, Menma" Jawab Naruto
"Itu tidak perlu" Ucap Rise
"Apa maksudmu?" Tanya Menma, kemudian dia melanjutkan "Kau itu dalam bahaya, ttebasa. Organisasi mereka itu bukan organisasi sembarangan, banyak orang kuat yang berada disana. Mereka bisa membunuhmu dengan mudah jika kau mau"
"Boleh aku tahu, kau sudah mempunyai bidak apa saja di peeragemu?" Tanya Rise, kemudian dia membatin 'Semoga saja ada spot kosong, siapa tahu aku jika aku bisa masuk anggota peeragenya. Aku bisa semakin dekat dengannya fufufufu'
'Kenapa dia bertanya seperti itu?' Pikir Menma, sebelum dia jawab 'Aku baru mendapatkan satu Queen yang bernama Haruka, 1 rook yang bernama Edge, 2 Knight yang bernama Roxas dan Edge, dan 2 pawn yang bernama Homura yang memakan bidak pawn dan juga Nell yang juga memakan 2 bidak pawn"
"Kalau begitu angkat aku menjadi salah satu peeragemu ya" Pinta Rise dengan wajah memelas
"Apaaa!" Teriak Menma, kemudian dia berkata "Kenapa kau meminta aku menjadikanmu anggota peerageku dan menjadi iblis reinkarnasi?"
"Kau bilang hidupku dalam bahaya kan, jadi aku memutuskan untuk meminta perlindungan darimu Menma-san" Jawab Rise
"Hey! Aku itu lebih lemah daripada tou-chan, Sasuke-ossan, atau Toneri-ossan. Jadi bukannya lebih baik kau meminta perlindungan pada fraksi ayahku saja" Ucap Menma
"Sepertinya aku tahu kenapa dia ingin bergabung dengan peerage kita Menma-sama" Ucap Roxas, membuat mata seluruh anggota peerage Menma yang berada disitu beserta menma melihat kepadanya, kemudian dia berkata dengan datar "Kau ingin bergabung dengan peerage Menma-sama karena ingin lebih dekat dengan dia kan?"
"Apaaa! Itu tidak benar kan?" Tanya Menma, tapi bukannya jawaban yang dia terima, malah pelukan maut dari Rise yang dia terima mambuatnya berkata "Eep, tou-chan, kaa-chan bisa tolong aku disini"
"Sudah nikmati saja, lagipula apa masalahnya cuma karena satu pelukan" Balas Naruto, dan dibalas deathglare oleh Grayfia dan Menma. Dia pun menghela nafas sebentar dan berkata "Lagipula bukannya bagus jika kau memiliki anggota peerage lagi untuk membantumu dengan rating games"
"Baiklah, kau menang. Kau boleh bergabung menjadi anggota peerageku" Ucap Menma
"Yaay! Terima kasih, kau yang terbaik Menma-kun" Balas Rise yang sudah mengeratkan pelukannya pada Menma dan membenamkan wajah Menma di oppai miliknya
'Damn, dia membenamkan wajahku di oppainya. Tapi rasanya enak sekali ya. Arrrgggghhh! Sial gara-gara buku tua yang berada di perpustakaan di rumah itu, aku jadi berpikiran mesum seperti ini. Tapi omong-omong apa ya nama bukunya… Oh ya Icha-Icha Paradise. Aku jadi penasaran, darimana tou-chan mendapatkan buku seperti itu' Batin Menma
"Oh bagus ya Menma-kun…" Ucap seorang gadis yang baru saja datang, kemudian dia melanjutkan "Aku tidak ada, kau malah bermain mata di belakangku"
Menma pun yang menyadari ini pun berhasil melepaskan pelukan Rise padanya dan melihat Haruka sedang berdiri disebelah Nell dan juga menatap mata Menma dengan tajam. Menma yang melihat ini pun langsung meneguk ludahnya dan mencoba berbasa-basi dengan Haruka "Hei, Haruka-chan. Udara hari ini sejuk sekali ya"
'Basa-basimu kurang baik Menma / Menma-kun' Batin Naruto dan Grayfia
Haruka pun hanya diam tanpa mendengarkan basa-basi Menma. Kemudian dia membuat lingkaran sihir dan Nell yang melihatnya pun berkata dengan nada khawatir "Haruka-chan, kau tidak benar-benar akan mensummon Bahamut dan menelan Menma-sama hidup-hidup kan?"
"Tidak kok, tenang saja" Balas Haruka, kemudian dia tersenyum bak psikopat yang sangat ingin menyiksa musuhnya sampai mati, kemudian dia berkata "Tapi api yang banyak sepertinya cukup"
'Api… Jangan-jangan, dia akan memanggil Ifrit dan membakarku sampai gosong' Batin Menma yang melihat senyum sadis dan perkataan Haruka tadi
"Keluarlah, Lord of Fire…. Ifrit" Ucap Haruka, dan makhluk seperti naga yang diselimuti api disekujur badannya pun muncul dari lingkaran sihir Haruka(AN: Penampilan Ifrit sama seperti Aeon Ifrit di Final Fantasy X)
Menma yang melihat Ifrit pun langsung meneguk ludah dan berkata "Bisa kita bicarakan baik-baik Haruka-chan?"
Haruka tidak menjawab, tapi malas membalas dendam senyum sadisnya dan berkata "Ne, Menma-kun. Sudah diamlah dan ambillah hukuman dari hime-sama ini ya fufufufufu"
"Waaaaaahhhh!" Teriak Menma yang badannya kesakitan dan kepanasan karena disembur dengan api bervolume tinggi dari mulut Ifrit
Menma pun harus dirawat oleh Grayfia karena luka bakarnya yang lumayan parah, tapi karena darah iblisnya dan darah Uzumaki yang dimilikinya… Dia pun bisa sembuh dengan cepat dan bisa mereinkarnasikan Rise menjadi bishopnya. Malam harinya semuanya pun berkumpul di ruang makan, dan Naruto pun melihat Menma dan berkata
"Lukamu sudah sembuh Menma?" Tanya Naruto
"Tentu saja tou-chan, tapi aku masih merasakan panas di beberapa titik di tubuhku" Jawab Menma
"Kita ini senasib ternyata, aku kira cuma aku yang memiliki gadis sesadis ibumu, tapi ternyata kau juga ya" Ucap Naruto dan membuat Grayfia mendeathglare Naruto
"Hah, kaa-chan juga pernah seperti itu tou-chan?" Tanya Menma
"Ya, ibumu membekukan aku karena Serafall memelukku karena dia terlalu senang saat kelahiran Sona. Dan aku baru berhasil keluar saat aku diselamatkan oleh pamanmu, Sirzech" Jawab Naruto
Perkataan Naruto tadi pun memmbuat Grayfia mendeathglarenya dan berkata dengan senyum manis tapi mengerikan"Naruto-kun, kau mau berhenti mengatakan hal itu sekarang atau aku bekukan lagi seperti dulu"
"I..Iya, Grayfia-chan, aku akan berhenti mengatakan hal itu sekarang" Balas Naruto dengan nada ketakutan
'Siapa sangka, Naruto yang tidak takut pada Madara dan Kaguya bisa takut kepada kekasihnya sendiri' Batin Sasuke yang melihat perilaku sahabatnya itu sambil tersenyum miris
"Haruka-chan…" Ucap Menma
"Hmm…" Balas Haruka, dia masih marah pada Menma meskipun dia sudah tahu kejadian sebenarnya dari Gene, Roxas, Edge, dan Homura
"Bisa kau maafkan aku?" Ucap Menma dengan wajah yang memelas
Haruka pun kasihan melihat Menma, kemudian dia berkata "Baiklah aku memaafkanmu, tapi jika kau melakukan ini lagi. Aku benar-benar akan memanggil Bahamut untuk menghukummu, Menma-kun"
"Ha'i" Balas Menma
Tok
Tok
Tok
"Sepertinya ada tamu, siapa ya malam-malam begini" Ucap Naruto
"Biar aku yang membukanya Naruto-kun" Ucap Grayfia, dan dibalas anggukan oleh Naruto. Grayfia pun menuju pintu depan dan membukanya dan melihat Leon dan Lily sedang berdiri di depan pintu dan dia pun menyapa mereka "Selamat malam Leon-sama, Lily-sama"
"Selamat malam, Grayfia-san. Apa Naruto ada?" Tanya Leon
"Naruto-kun ada didalam Leon-sama, silahkan anda berdua masuk dulu. Aku akan memanggilkan Naruto-kun dulu" Balas Grayfia
Leon dan Lily pun masuk ke rumah Naruto dan menunggu di ruang tamu sedangkan Grayfia memanggil Naruto diruang makan. Setelah beberapa lama kemudian, Naruto pun muncul bersama dengan Grayfia, Toneri, dan Sasuke. Naruto dan semuanya pun duduk di ruang tamu
"Naruto-kun, kalau begitu aku akan menyiapkan makanan dan minuman untuk Leon-sama dan Lily-sama juga ya" Ucap Grayfia. Tapi belum Narutoberkata apa-apa, Leon pun memotongnya "Tidak usah Grayfia-san, kami tidak lama kok"
"Jadi Leon-sama, Lily-sama… Ada apa kalian berdua datang kesini, apa ada masalah?" Tanya Naruto
"Tidak, hanya saja aku ada sebuah permintaan kepadamu, kau bisa anggap ini sebuah misi dariku" Jawab Leon
"Permintaan apa itu Leon-sama?" Tanya Naruto
"Begini Naruto-kun, bisakah kamu pergi ke Transylvannia dan memberikan surat ini pada Ryuta-kun" Balas Lily yang menaruh sebuah surat yang ada di kantung tas yang dibawanya di dekat Naruto
Naruto pun melihat sebentar surat itu dan berkata "Lily-sama, Leon-sama… Jadi kalian berdua ingin Ryuta kembali ke Jepang?"
"Ya itu benar, apalagi setelah dia berada di Transylvannia. Dia tidak pernah mengirim surat pada kami. Lagipula kami juga ingin melihat cucu kami, kami rindu pada Ryuta, Lyla, Lisa, dan juga cucu kami Ryla" Balas Lily
"Tunggu sebentar, Naruto-kun" Ucap Grayfia, kemudian dia berkata "Sebenarnya siapa itu Ryuta?"
"Ryuta atau Ryutaro Kagami Strife adalah putra angkatku dan Lily-chan" Jawab Leon, kemudian dia melihat Naruto dan melanjutkan "Dia adalah seorang Vampire Hunter bersama dengan partnernya yang bernama Asura. Setelah dia menikah dengan seorang gadis bernama Lyla dan juga muridku yang bernama Lisa, dia pindah dari Jepang dan tingal di Transylvannia dan menjadi ketua dari desa dari pemburu Vampir disana. Kami terakhir bertemu dengannya setelah dia dan istrinya berlibur ke Jepang dengan membawa Ryla, putrinya bersama dengan Lyla. Tapi setelah itu kami tidak pernah mendengar kabarnya, bahkan surat dari kami saja tidak pernah dibalasnya. Karena itu Lily-chan khawatir dan mencoba meminta pertolonganmu Naruto"
"Aku tahu kekhawatiranmu Lily-sama, tapi apa kau tidak berpikiran kalau dia terlalu sibuk sebagai ketua di desa itu. Mungkin saja karena kesibukannya, dia tidak bisa bertemu atau mengirim surat kepadamu atau Leon-sama" Ucap Naruto yang melihat Lily
"Tapi sebagai seorang ibu instingku sangat yakin kalau Ryuta-kun sedang terkena masalah, Naruto-kun. Makanya itu aku meminta tolong kepadamu Naruto-kun, sebagai teman dan juga seorang yang mengganggapmu sebagai kakaknya" Balas Lily
"Aku ingin membantu, sangat… Lagipula, aku sudah mengganggap Ryuta sebagai keponakanku sendiri. Tapi aku saat ini sedang mempersiapkan pernikahanku dengan Grayfia-chan dua hari lagi, jadi aku belum bisa untuk saat ini Leon-sama, Lily-sama" Ucap Naruto
"Sudahlah Naruto-kun, bantulah Leon-sama dan Lily-sama. Lagipula aku mengerti situasi Lily-sama saat ini, karena aku juga merupakan seorang ibu" Ucap Grayfia
"Tapi Grayfia-chan, pernikahan kita kan tinggal 2 hari lagi" Balas Naruto
"Tidak apa-apa, kita kan masih bisa menikah setelah kau kembali dari misimu" Ucap Grayfia, kemudian dia melanjutkan "Lagipula kau kan mengganggap Ryuta sebagai keponakanmu sendiri, berarti dia adalah keluargaku juga. Jadi lakukanlah"
"Baiklah, kalau begitu aku terima misi kali ini" Ucap Naruto, yang membuat hati Lily senang dan tidak khawatir lagi tentang keadaan anaknya itu jika ada Naruto yang membantunya
"Jadi kami juga akan ikut dengamu dalam misi ini Naruto?" Tanya Sasuke
"Kau dan Toneri, tetaplah di Jepang Sasuke" Jawab Naruto
"Kenapa kami tidak boleh ikut denganmu, taichou?" Tanya Toneri
"Jika kalian berdua ikut denganku ke Transylvannia. Siapa yang akan mengawasi kota jika Khaos Brigade menyerang, peerage Rias, Menma, dan Sona tidak mungkin bisa mengalahkan anggota Khaos Brigade saat ini kau tahu" Jawab Naruto
"Baiklah" Ucap Sasuke, kemudian dia melanjutkan "Aku dan Toneri akan melindungi Kuoh selama kau tidak ada Naruto"
"Terima kasih Sasuke, Toneri. Kalian yang terbaik" Balas Naruto
"Kalau begitu, aku akan ikut misimu kali ini tou-chan" Ucap Menma yang sudah masuk ke dalam ruang tamu
"Sejak kapan kau mendengar pembicaraan kami, Menma-kun?" Tanya Grayfia
"Sejak tadi, kaa-chan" Jawab Menma
"Aku sudah mengajarkan padamu kan, menguping pembicaraan orang itu tidak sopan, Menma-kun" Ucap Grayfia
"Maaf kaa-chan, aku tidak akan melakukan hal itu lagi" Balas Menma, kemudian dia berkata "Tapi aku akan pergi tanpa peerageku, tou-chan"
"Kenapa kau pergi tanpa peeragemu, Menma? Bagaimana kalau misi ini ternyata lebih berbahaay daripada yang kita inginkan" Tanya Naruto
"Karena aku masih lemah tou-chan, saat melawan Gene atau saat melawan paman Euclid… Aku selalu ditolong oleh anggota peerageku, King macam apa yang selalu dilindungi atau berlindung di belakang peeragenya sendiri. Harusnya seorang King yang melindungi anak buahnya sendiri. Jadi aku ingin ikut misi ini sendiri, untuk memperkuat diriku sendiri" Jawab Menma
"Baiklah, kau boleh ikut. Tapi pergilah dan siapkan barang-barangmu. Ingat, siapkan saja barang yang kau butuhkan jangan yang tidak kau butuhkan. Aku akan menunggu di luar" Ucap Naruto
"Baik tou-chan" Balas Menma yang sudah melesat ke kamarnya dan mempersiapkan barang-barangnya
"Apa tidak apa-apa kalau Menma-kun ikut tanpa peeragenya, Naruto-kun?" Tanya Grayfia
"Tidak apa-apa, lagipula kalau begitu Menma bisa meningkatkan potensialnya dengan baik dan juga aku bisa melanjutkan untuk mengajarkan jutsu-jutsuku pada Menma. Lagipula, aku percaya pada Menma karena dia adalah putraku" Jawab Naruto
Naruto pun pergi keluar bersama dengan Lily, Leon, Grayfia, Sasuke, dan Toneri. Saat Menma keluar, Naruto pun langsung pergi dengan Menma setelah Menma pamit pada ibunya dan mereka berdua menuju aairport dengan mobil milik Leon. Grayfia yang melihat kepergian Naruto dan anaknya hanya bisa berharap agar mereka berdua tidak kenapa-napa dalam misinya
-To Be Continued-
Pedofill Gila: Enggak, yang ngelanjutin saudara ane. Tapi kayaknya dia masih buntu idenya buat ngelanjutin itu cerita haha
Dobe: Ini udah lanjut kak
Kuro-san: Thanks
Uzumaky Nurroni: Thanks. Masih lama sekali, masih 8 Bijuu lagi yang harus dia hadapi dan kalahkan
Guest: Ide bagus tuh, nanti ane masukkan ide dan saran dari anda
Aditya Pratama: Iya, jadi salah satu anggota peerage Menma di chap ini
Sora Narukami: Cuma Rise doang
Ayub Pratama: Masih lama coy. Dia aja masih belum menghadapi 8 Bijuu yang lain
Darknamikaze SS: Ya kagak lah, enggak enak kalo diskip. Liat aja nanti
Paramarthauzumaki45: Abis misi di chap ini selesai
Michael Gabriel 455: Maaf typonya deh. Ane ngehnya pas udah dipublish soalnya. Jangan Rasenshuriken lah, Rasenshuriken dan all variant cuma khusus Naruto aja
WS Susanto: Hahaha, dari gamenya sih sebenarnya. Ngebantuin lah, masa dia rela ngeliat anaknya dibikin babak belur sama Euclid
Ghost: Meh, Dante mah cocoknya jadi Knight bukan Rook vroh
The BaLanDa 619: Abis nikah sama Grayfia
Ashalim 31: Iya dong pasti
Devan Boy Steln: Bukan, abis misi dari Leon baru dia nikah sama Grayfia. Scene Sasuke dan Toneri ane stuck bikinnya, thanks padahal ane jelek loh kalo humor. Tentu aja, tapi kayaknya Madara sama Hashirama kagak deh. Soalnya Madara bisa batalin segel Edo Tenseinya dan Hashirama bisa lepas dari pengaruh edo tensei
Angga667: Abis misi dari Leon di chap ini
