Name: Naruto DxD Chronicles
Author: Izanagi - no - Ookami
Rating: M
Genre: Adventure

Pair: Uzumaki Naruto x Grayfia Lucifuge, Kurama x Yasaka, Issei x Harem, Uzumaki Menma x Haruka Suzumiya x Rise Kujikawa x (Secret), Uchiha Sasuke x Rossweise and Otsutsuki Toneri x Serafall Leviathan

Summary: Naruto masuk ke dunia DxD dan terdampar ke Underworld. Tapi karena suatu hal, dia harus meninggalkan gadis yang dicintainya dan pergi ke dunia manusia dan menjadi anggota fraksi manusia. Apakah dia bisa menjaga perdamaian dari Khaos Brigade dengan bantuan Tailed Beast Force dan keempa fraksi, Versi lain fic Naruto DxD Chronicles

Disclaimer: Naruto dan Highschool DxD bukan punya saya

Chapter 12: Enter Dracula Castle, The Castlevania

Saat ini ayah dan anak, Uzumaki Naruto dan Uzumaki Menma sudah sampai di airport dengan bantuan kendaraan mobil pribadi bos dari Naruto, Leon Strife. Setelah memesan tiket menuju Romania, negara yang lokasinya dekat dengan Transylvannia. Mereka pun masuk ke dalam pesawat dan mulai membereskan barang bawaan mereka

"Jadi kita hanya harus memberikan surat ini pada orang bernama Ryuta itu dan membawa dia dan keluarganya kehadapan Leon-sama dan Lily-sama, tou-chan?" Tanya Menma

"Ya, itu benar" Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Tapi perjalanan ini tidak akan semudah yang kau kira"

"Memangnya kenapa tou-chan?" Tanya Menma

"Karena Transylvannia adalah tempat bersarangnya para vampire, jadi bisa saja saat kita sampai kita akan bertemu satu diantara mereka" Jawab Naruto yang berbisik di telinga Menma, yang membuat Menma merinding. Melihat ekspresi anaknya, dia pun berkata "Setidaknya vampire itu bukan hantu yang tidak bisa disentuh. Mereka bisa disentuh, diserang, dan kita kalahkan. Jadi tidak usah khawatir"

Ya, Menma kali ini merasa lega. Karena kalau begitu berarti Rasengan atau jurus-jurusnya bisa membunuh dan mengalahkan vampire-vampire itu jika mereka bertemu salah satu di antara mereka. Kemudian pesawat terbang itu pun lepas landas dan Menma menikmati pemandangan dari dalam jendela pesawat itu. Akhirnya setelah beberapa jam mereka pun sampai di Romania dan Menma beserta Naruto pun turun setelah mengambil barang bawaannya. Kemudian saat kakinya sudah menginjak tanah, Menma pun bertanya kepada Naruto

"Jadi kita naik apa lagi tou-chan?" Tanya Menma

"Kita akan menggunakan pasirku untuk melanjutkan. Tapi kita harus mencari tempat sepi dulu" Ucap Naruto yang melihat banyak orang disekelilingnya, kemudian dia melanjutkan "Terlalu banyak orang disini"

"Aku setuju, lebih baik kita jalan kaki saja dulu sampai kita mencapai posisi hutan yang kau bilang itu. Baru kita lanjutkan perjalanan dengan pasirmu" Usul Menma

"Usul bagus, ayo kita pergi kalau begitu" Balas Naruto yang sudah berjalan bersama Menma dan menyusuri Romania untuk mencari hutan perbatasan antara Romania dan Transylvannia. Setelah berjalan selama 1 jam lebih, Naruto pun mengeluarkan pasirnya dari gucinya dan berkata "Sepertinya disini cocok, kalau begitu…"

Belum sempat Naruto melanjutkan perkataannya muncul monster yang muncul dari bawah tanah. Naruto yang melihatnya langsung menghindar dan berkata "Menghindar, Menma"

Menma pun turut terkejut melihat kejadian di depannya itu, kemudian dia berkata "A..Apa itu tou-chan?"

"Zombie…" Balas Naruto singkat

"Aku akan hajar mereka semua, Kage Bunshin no Jutsu!" Ucap Menma yang sudah membuat handseal

Booooooffff

Booooooffff

Booooooffff

"Serang!" Perintah Menma pada para bunshinnya. Bunshin milik Menma pun langsung melesat dan menyerang para Zombie itu secara menggila

Buuuuaaaakkk

Buuuuaaaakkk

Buuuuaaaakkk

"Terlalu mudah" Ucap Menma yang sudah menghilangkan para bunshinnya saat dia pikir para Zombie yang menjadi musuhnya sudah mati. Tapi kemudian, tanah pun bergetar dan memunculkan banyak zombie dari bawah tanah membuat dia berkata 'Bagaimana ini bisa terjadi?'

"Jangan buang-buang chakra dan tenagamu Menma, mereka tidak akan bisa mati" Ucap Naruto yang sudah menghindari serangan satu zombie yang melesat ke arahnya, kemudian dia berkata "Sabaku Fuyuu!"

Setelah itu, muncullah pasir di bawah kaki Menma dan Naruto mebuat mereka melayang di udara dan membuat Menma berkata "Jadi kita kabur tou-chan?"

"Lebih baik kabur daripada nyawa kita hilang karena melawan monster yang tidak bisa mati. Satu gigitan saja, maka aku dan kau bisa seperti mereka" Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Atau kau mau seperti itu?"

"Tentu saja tidak" Balas Menma, kemudian dia melihat ke depan dan berteriak "Awas tou-chan!"

"Wow!" Ucap Naruto yang berhasil menghindar serangan makhluk kecil bersayap angsa yang membawa tombak dan melesat ke arahnya dengan cara melompat ke atas dan menghujamkan Rasengan ke punggung makhluk itu membuat makhluk itu jatuh bebas ke daratan. Dia pun langsung kembali mendarat di papan pasirnya dan membatin 'Flea Rider. Tapi kenapa dia ada disini, bukannya makhluk itu hanya muncul di Dracula Castle seperti yang dikatakan Alucard'

"Tou-chan, kau tidak apa-apa?" Tanya Menma

"Ya, aku tidak apa-apa" Jawab Naruto, kemudian dia melihat Menma dan berkata "Kau sendiri?"

"Tidak apa-apa, hanya saja ada makhluk yang mencoba menyerangku, tapi dia sulit sekali kuserang" Jawab Menma

'Tidak salah lagi, itu Ghost. Apa ini artinya, Castlevania akan kembali bangkit. Aku harap tidak' Batin Naruto, kemudian dia melanjutkan "Kalau begitu kita harus lanjutkan perjalanan. Sebentar lagi kita sampai di tempat tujuan kita, desa Myriad. Monster-monster itu tidak akan bisa masuk ke desa itu karena desa itu terdapat segel pelindung untuk melindungi seluruh warganya dari monster-monster tadi"

"Aku mengerti, ayo kita lanjutkan perjalanan" Balas Menma

Naruto pun mempercepat laju papan pasir miliknya dan Menma, meskipun ada serangan lagi dari monster-monster itu. Naruto dan Menma pun tidak gentar dan terus melanjutkan perjalanan, kemudian saat sudah sampai di gerbang desa… Dia pun turun bersama Menma dan memasuki desa itu dan disambut kurang baik oleh para penduduk desa

"Siapa kau… Apa yang kau mau lakukan di desa kami?" Tanya salah satu penduduk desa sambil membawa tombak

"Sambutan macam apa ini, apa kalian biasa mengacungkan senjata kalian pada orang yang baru menginjakkan kaki ke tanah kalian ini" Ucap Menma dengan sarkastik, membuat orang yang membawa tombak barusan

"Diam kau bocah, rasakan ini. Hiyaaahhh!" Teriak orang itu sambil melemparkan tombak yang dipegangnya ke arah Menma

Naruto pun menangkap tombak itu dengan tangan kirinya dengan sigap dan berkata "Aku mohon maaf jika kau kurang suka dengan nada bicara anakku ini, dan aku sungguh minta maaf akan hal itu. Tapi aku tidak bisa mentolerir jika ada yang ingin berusaha membunuh anakku di depanku

Craaaannnkkk

Naruto langsung mematahkan tombak itu dengan tenaganya dan mebuat para warga yang melihatnya shock, kemudian dia berkata "Apa kalian mengerti?"

"Me..Mengerti" Balas para warga yang sudah mulai takut akan Naruto. Kemudian seorang wanita muda berambut silver dan juga pria muda berambut silver di kerumunan warga di, kemudian pria muda itu berkata "Ada apa ramai-ramai begini?"

"Begini tuan Vergil, ada orang asing yang tiba-tiba masuk ke desa ini. Karena curiga kami pun berniat menginterogasi mereka, tapi mereka sepertinya lebih kuat daripada orang-orang yang berada di desa ini" Jawab orang itu

Pria itu pun melihat wanita disebelahnya yang sedang melihat sosok Naruto dengan seksama, kemudian dia berkata "Asura-chan, kau kenal siapa mereka?"

"Tunggu dulu… Kau Naruto-sama kan?" Tanya wanita bernama Asura itu

"Ya ini aku Asura-chan" Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Kau ternyata sudah tumbuh menjadi wanita yang cantik dan pasti juga kuat. Pasti ibumu, Asuna(AN: Bukan Asuna dari SAO, tapi OC dari fanfic Dragon Nest ane) akan bangga jika mendengar kabar ini"

"Oh ya Vergil-kun, perkenalkan dia itu Naruto-sama. Wakil ketua dari fraksi manusia yang dipimpin oleh Leon-sama, ayah dari Ryuta-kun" Ucap Asura kepada pria disebelahnya

"Oh begitu, biar kutebak. Anda kesini ingin bertemu Ryuta kan, Naruto-sama?" Tanya Vergil

"Ya itu benar" Jawab Naruto

"Kalau begitu, sini biar aku dan Asura-chan antarkan Naruto-sama" Ucap Vergil

"Baiklah, Vergil-san. Terima kasih atas bantuannya, dan kau juga Asura-chan" Balas Naruto

"Sama-sama, Naruto-san / Naruto-sama" Ucap Vergil dan Asura

Naruto pun diantar oleh Vergil dan Asura ke rumah milik Ryuta, dan saat sampai dia melihat wanita berambut pirang bersurai panjang dan memakai baju hangat dan menggendong bayi umur empat tahunan di gendongannya. Saat mendengar suara ribut-ribut dari dalam rumah, gadis blonde ini hanya bisa menghela nafas saja dan Naruto pun memanggilnya

"Lyla…" Panggil Naruto

"Naruto-ossan, ini benar kau kan?" Tanya Lyla, dan dibalas anggukan oleh Naruto

Naruto pun melihat bayi di gendongan wanita bernama Lyla itu dan berkata "Keponakanku ini sudah tumbuh besar ya, sekarang anakmu ini sudah umur berapa Lyla?"

"Sudah empat tahunan, ossan" Jawab Lyla

"Kau tahu Lily-sama sangat ingin bertemu denganmu, suaminya, dan cucunya kau tahu" Ucap Naruto

"Aku tahu" Balas Lyla yang sedang memasang ekspresi sedih, kemudian dia melanjutkan "Tapi Ryuta-kun dan Asura-chan merasakan Castlevania akan bangkit kembali tidak lama lagi. Dan sepertinya itu akan benar-benar terjadi, makanya itu kami tidak bisa menemui okaa-chan dan otou-chan di Kuoh"

'Jadi itu menantu Lily-sama… Sepertinya dia juga seorang elf seperti Lily-sama saat aku melihat bentuk telinganya. Tapi bukannya kata tou-chan, elf yang tersisa di dunia ini cuma Lily-sama dan kakaknya saja ya' Batin Menma yang melihat Lyla dengan seksama

"Aku juga merasakannya saat tiba-tiba aku diserang makhluk-makhluk dari Castlevania yang pernah kuhadapi dengan Alucard muncul saat perjalananku datang kesini" Ucap Naruto, kemudian dia melihat Menma yang melihat Lyla dan dia pun menjitak kepalanya

Jduuuuaakkk

"Ittai, kenapa kau memukulku sih tou-chan? Sakit tahu, ttebasa" Tanya Menma yang mengelus-ngelus kepalanya yang terkena jitakan keras dari Naruto

"Kenapa kau melihat Lyla seperti itu bocah bodoh? Lyla itu istri Ryuta, jadi dengan kata lain dia itu bibimu. Jangan macam-macam" Jawab Naruto

"Hmmffft, siapa yang macam-macam" Ucap Menma yang memalingkan mukanya dari Naruto, kemudian dia berkata "Aku hanya penasaran, dilihat dari bentuk telinganya Lyla-neechan itu merupakan elf, sama seperti Lily-sama. Tapi kau bilang elf terakhir di muka bumi itu cuma Lily-sama dan kakaknya, sebenarnya yang benar itu yang mana sih ttebasa?"

"Nanti aku jelaskan di dalam" Balas Naruto

"Ehem, nah Lyla. Jadi aku bisa meninggalkan mereka berdua padamu kan?" Tanya Vergil yang mencoba pergi bersama istrinya

"Tentu saja, terima kasih ya Vergil-kun" Balas Lyla

Saat Vergil dan Asura pergi, Ryuta yang dicari-cari Naruto pun muncul dengan rambut yang berantakan dan badannya terlihat babak belur. Lyla yang melihatnya hanya bisa menghela nafas dan melihat suaminya itu dengan tatapan kasihan

'Ya, ampun. Sepertinya Lisa-chan menyiksa Ryuta-kun dengan kekuatan penuh lagi' Batin Lisa yang khawatir saat melihat keadaan suaminya itu

"Ossan, kau ada disini. Sejak kapan? Dan kenapa kau tidak memberitahuku Lyla-chan?" Tanya Ryuta bertubi-tubi pada Naruto dan Lyla, sepertinya dia sudah lupa bahwa badan dia habis babak belur karena dihajar seseorang

"Naruto-ossan baru saja sampai, Ryuta-kun" Jawab Lyla

"Owh…" Balas Ryuta

"Biar kutebak, Lisa yang menghajarmu lagi?" Tanya Naruto yang mulai bertanya tentang alasan kenapa Ryuta bisa babak belur begitu, dan dia pun menggangguk. Kemudian dia melanjutkan "Dan kesalahan apa yang kau buat kali ini bocah bodoh?"

"Aku tidak sengaja bilang masakannya tidak enak ossan, lalu aku dihajar babak belur begini" Jawab Ryuta dengan tampang watados

"Pantas saja dia marah, walaupun tidak enak. Cobalah hargai usahanya sedikit bocah bodoh" Ucap Naruto yang memberikan wejangan pada Ryuta

"Ya, kau benar. Mungkin aku akan minta maaf padanya nanti" Balas Ryuta, kemudian dia melihat Menma dan berkata "Jadi siapa dia ossan? Dia mirip sekali denganmu, hanya warna rambutnya saja yang berbeda"

"Dia putraku dari kekasihku yang sudah aku ceritakan padamu waktu itu… Namanya Uzumaki Menma. Kami baru bertemu pas pertemuan 4 fraksi dilaksanakan" Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Oh ya Ryuta, ada yang ingin aku bicarakan padamu"

"Kalau begitu ayo kita masuk dulu, aku juga ingin berbicara tentang suatu hal padamu. Ini tentang Castlevania" Balas Ryuta yang sudah mulai serius

Naruto dan Menma pun masuk kedalam dan langsung duduk di ruang tamu, sedangkan Ryuta mandi dan mengganti bajunya yang menjadi korban kebrutalan dan keganasan istri keduanya, Lisa. Saat sudah selesai, dia pun turun di ruang tamu dan bergabung dengan Naruto, Menma dan Lyla

"Jadi sekarang 4 fraksi sudah beraliansi, ossan?" Tanya Ryuta

"Itu benar sekali, memang sepertinya sulit seperti membalikkan batu dari kedua tangan tapi berkat kerja keras pemimpin yang selalu menginginkan perdamaian seperti Michael, Ero-Azazel, Sirzech, dan juga Leon-sama. Aliansi 4 fraksi pun terbentuk dan aku harap itu berlangsung selamanya" Jawab Naruto

"Aku juga" Balas Ryuta, kemudian dia berkata "Omong-omong sebelum kita membicarakan Castlevania. Aku ingin tahu kenapa kalian berdua datang kesini?"

"Kami berdua diperintahkan oleh Lily-sama untuk memberikan surat ini dan juga memboyong kau dan keluargamu ke Kuoh untuk bertemu dengan mereka. Kau tahu Lily-sama sangat merindukan kalian, terutama cucunya nona Ryla" Jawab Naruto

"Aku tahu, tapi dengan situasi disini yang sulit. Akan semakin sulit tanpa diserang oleh musuh tanpa harus ke Castlevania jika kastil biadab itu sudah bangkit kembali" Ucap Ryuta

"Setidaknya kau bisa mengirim surat ke Lily-sama atau Leon-sama bukan?" Tanya Naruto

"Bagaimana bisa aku sampai ke tukang pos di kota untuk memberikan surat pada papa dan mama kalau banyak monster berkeliaran" Jawab Ryuta, kemudian dia melanjutkan "Lagipula, aku ingin mengenalkan seseorang tanpa memakai media surat tapi bertatapan mata secara langsung dengan papa dan mama"

"Siapa orang yang kau maksud itu Ryuta?" Tanya Naruto

"Anak ini yang dimaksud oleh Ryuta-kun, Naruto-sama" Jawab seorang wanita berambut biru tua panjang dan sambil menggendong bayi berumur sekisar 1 tahun

"Lisa…" Ucap Naruto, kemudian dia mendekati wanita bernama Lisa itu dan berkata "Apa dia anakmu dan Ryuta?"

"Ya" Jawab Lisa singkat, kemudian dia melanjutkan "Namanya Kain Weisheitt Strife, Naruto-sama"

"Sudah kubilang, panggil aku ossan. Sama seperti Ryuta dan Lyla disini" Ucap Naruto dengan memberikan deathglare pada Lisa

"Maaf Naruto-sama, aku sudah terbiasa menjadi maid untuk nona Lyla dulu. Jadi ketika situasi berubah disaat aku harus berubah dari maid dan sahabat dari nona Lyla berubah menjadi seorang istri dan seorang ibu untuk Ryuta-kun dan Kain-kun, kebiasanku untuk memanggil seseorang secara formal masih tetap ada sampai sekarang" Balas Lisa dengan nada hormat

"Ya sudah terserah kau saja lah" Ucap Naruto, kemudian dia berkata "Boleh aku gendong dia sebentar"

"Tentu Naruto-sama" Balas Lisa yang sudah memberikan bayinya yang bernama Kain ke tangan Naruto

'Wajahnya sangat mirip dengan Ryuta dan matanya mirip seperti Lisa' Batin Naruto yang sedang menggendong keponakannya itu, kemudian dia melihat Menma dan membatin 'Andai saja saat Menma masih bayi, aku berada disamping Grayfia-chan. Mungkin aku bisa menggendongnya, sama seperti saat aku menggendong Kain saat ini'

Menma yang melihat tatapan Naruto pun hanya bisa membatin 'Sepertinya tou-chan merasa bersalah lagi karena dia tidak ada disisi kaa-chan saat aku masih bayi dulu. Jangan salahkan dirimu sendiri tou-chan, itu salah tetua terkutuk itu'

Tiba-tiba terjadi getaran gempa kecil yang mengguncang rumah-rumah di desa Myriad. Lisa pun terjatuh karena getaran itu, beruntungnya Naruto menggunakan chakra di kakinya sehingga Naruto tidak terpengaruh saat gempa itu terjadi dan masih dapat mempertahankan Kain di gendongannya dengan aman

"Kau tidak apa-apa Lisa-chan?" Tanya Ryuta yang sudah membantu istrinya berdiri

"Aku tidak apa-apa Ryuta-kun" Jawab Lisa, kemudian dia terlihat panik dan bertanya kepada Naruto "Naruto-sama, bagaimana keadaan Kain?"

"Dia baik-baik saja, aku menggunakan banyak chakra di kakiku. Jadi aku tidak terguncang saat gempa itu terjadi" Jawab Naruto

"Syukurlah…" Balas Lisa

"Ryuta-kun, gempa apa itu tadi. Bukannya disini tidak pernah terjadi gempa?" Tanya Lyla

"Aku tidak tahu Lyla-chan" Jawab Ryuta, kemudian dia menutup matanya dan membatin 'Apa ini pertanda Castlevania akan bangkit?'

Tok

Tok

Tok

"Masuk…" Ucap Ryuta, kemudian pintu terbuka dan terlihatlah Asura yang masuk ke dalam. Dia terlihat panik dan berkata pada Ryuta "Ryuta-kun, cepat keluarlah. Kau harus lihat ini"

Ryuta pun menggangguk, dan dia pun keluar disertai dengan Lisa yang sudah menggendong Kain karena Naruto sudah memberikan dia kembali kepada ibunya, Lyla dan Ryla yang berada di gendongannya dan Menma beserta dengan Naruto. Saat sampai di luar, mereka pun melihat kerumunan warga yang sudah berada di alun-alun desa. Naruto dan Ryuta pun langsung terkejut akan pemandangan yang berada di depan mereka, muncul sebuah istana besar dari bawah tanah setelah gempa kecil yang dialami mereka semua berakhir. Istana itu diselimuti aura kegelapan yang cukup tinggi, bahkan jika Naruto masih berada di dalam pesawat dan menggunakan chakra Kurama untuk mendeteksi aura kegelapan itu akan terasa sangat jelas. Istana itu sangat diingat oleh Naruto, karena dia dan juga rekannya yang merupakan half-blood vampire yang berusaha untuk membunuh ayahnya yang merupakan pemimpin di istana itu

"Castlevania…" Ucap Naruto, Ryuta yang melihatnya pun menggangguk setuju atas perkataan Naruto

"Jadi istana kegelapan itu bangkit juga pada akhirnya" Ucap Ryuta dengan nada serius. Kemudian Asura mendatangi dia, melihat Asura dia pun berkata "Ada apa Asura-chan?"

"Sudah saatnya bagi kita sebagai pemimpin generasi baru vampire hunter dan juga reinkarnasi Araven Belmont dan Arianne Belmont untuk mengalahkan Lord Dracula di Castlevania, Ryuta-kun" Jawab Asura

"Aku tahu, tapi sepertinya kau tidak boleh ikut Asura-chan" Ucap Ryuta

Asura pun melihatnya dengan tatapan tidak percaya, dan dia pun berkata "Tapi aku ini adalah reinkarnasi Arianne-sama, aku juga harus membantumu untuk menghancurkan Lord Dracula di Castlevania, Ryuta-kun. Ini sudah menjadi takdir kita setelah kita lahir ke dunia ini"

"Aku tahu, tapi pikirkan keluargamu. Vergil dan anakmu, Lunalesca. Apa kau harus membantuku dengan cara meninggalkan mereka?" Tanya Ryuta, Asura yang terdiam atas pertanyaan rekan kerjanya ini. Kemudian Ryuta pun melanjutkan "Lagipula kau bisa membantu untuk menjaga desa dari monster, karena setiap saat Castlevania bangkit. Barrier buatan nona Arianne akan melemah dan juga desa ini akan vital akibat serangan musuh"

"Lalu bagaimana denganmu sendiri, kau juga punya Lyla-chan, Lisa-chan, Ryla-chan, dan juga Kain-kun untuk kau jaga kan. Bagaimana bisa kau berfikiran untuk pergi kesana sendiri?" Tanya Asura

"Perkataan istriku ini benar, Ryuta. Kau tidak bisa berangkat sendiri" Tambah Vergil

"Jangan khawatir… Aku akan membantu dia" Ucap Naruto, kemudian dia melanjutkan "Dan putraku juga"

"Tapi ossan…" Ucap Ryuta yang ingin membantah perkataan Naruto, tapi dipotong dengan cepat oleh Naruto "Tidak ada tapi-tapian, aku tidak ingin dua menantu Lily-sama ini menjadi janda dan single parents karena kebodohan suaminya yang berusaha membuktikan dirinya untuk berpetualang di Castlevania. Lagipula aku harus membawamu hidup-hidup kehadapan Lily-sama agar dia bisa menghukummu karena kau merahasiakan kelahiran cucu laki-lakinya dari dia dan Leon-sama"

"Baiklah, kalau kau bersikeras" Ucap Ryuta yang pasrah karena dia sudah tahu sifat keras kepala paman angkatnya ini

"Kau yakin kita juga harus ikut ayah. Apakah kau tahu apa yang akan kita hadapi disana nanti?" Tanya Menma

"Tentu saja, karena tempat itu adalah petualangan pertamaku di dunia manusia setelah aku diusir dari Underworld" Jawab Naruto

"Kalau begitu, ikutkan aku juga" Ucap seseorang berambut hitam panjang dan memegang pedang panjang di tangan kanannya

"Siapa kau?" Tanya Ryuta

"Namaku Genya Arikado, aku sedang mencari muridku yang bernama Soma Cruz yang sepertinya sedang menyusup ke dalam istana itu" Jawab pria misterius itu

Naruto pun melihat Genya dan merasakan aura yang familiar saat melihat Genya, kemudian dia membatin 'Aura ini… Kau mungkin berpenampilan beda daripada dulu saat kita bertemu, tapi kau tidak akan bisa membohongiku, Alucard"

"Kalau begitu ayo kita pergi" Ucap Ryuta dan yang lainnya yang sudah menerobos pintu gerbang Castlevania dan mengeluarkan senjatanya masing-masing

Naruto yang melihat itu pun berkata "Welcome back to hell in human world, Castlevania"

-To Be Continued-

AN: I'm back minna. Pasti anda berfikir, tumben saya update 2 chapter fic yang sama dalam waktu tergolong singkat. Itu karena saya sedang sangat happy saat ini, saat main Radiata Stories ane mendapatkan karakter rahasia yaitu Lenneth Valkyrie dari Valkyrie Profile, kan keren vroh apalagi cutscenenya yang ngajak MC-nya untuk pergi ke surga bareng sama dia tapi dikatakan cewek aneh sama si MC. Omong-omong buat yang nanya kapan sih misi ini berakhir. Mungkin dua chapter lagi, 1 chapter di bagian normal istana dan 1 chapter lagi di Reverse Castle(Kalo yang main Castlevania di PS1 pasti tahu), dan diakhir Menma akan dapet karakter kuat untuk pawnnya yang bisa berubah menjadi kabut, serigala, dan juga kelelawar dan mempunyai banyak familiar. Kalian pasti tahu siapa namanya… Buat chap kemaren ada yang nanya, apa pair Menma harem? Ya pair Menma harem. Pair yang diketahui baru Haruka dan Rise, ane bakal menambahkan Seekvaira Agares dan juga karakter dari Naruto World(Yang Next Generation). Bisa kalian tebak siapa dia? Dan selanjutnya kalian bisa menambahkan pair lagi untuk Menma tapi jangan dari harem cannon untuk Issei, Kuroka juga karena dia untuk Vali, Sona udah ane pasangkan untuk Roxas, dan Momo untuk Saji. Kalau tidak ada yang menambahkan ane cuma akan menambahkan Seekvaira aja dan orang misterius dari Naruto World itu. Dan ingat, tambahkan karakter yang muda ya. Soalnya ane kadang geli, kalo misalnya Menma yang masih muda dipasangkan untuk Gabriel dan bla, bla, bla. Memang sih cinta itu tidak tergantung usia, tapi jadi agak aneh aja itu *Maaf jadi curhat, tapi happy reading

Damrieo: Para bijuu belum ane munculkan karena ini lagi Menma Peerage Arc

DhanIzumi: Mohon maaf gan, typo ane. Padahal udah nyari di wiki, soalnya hampir sama sih. Cuma beda huruf N doang. Dia juga bisa mode Bijuu Shukaku, dan model matanya kaya begitu. Tapi perubahannya enggak kaya Gaara. Tapi kaya mode Kyuubi Chakura Mode, dan itu modelnya lebih simple daripada itu

Ryuusuke Akairyuu: Belum lah, ini kan misi dimana Menma dapet ultimate pawn dia. Banyak nanti dia jurusnya tapi bertahap, kaya Naruto aja dari kecil sampe Shippuden

Michael Gabriel: Kalo typo susah dikuranginnya, entah kenapa padahal ane udah teliti bikinnya

Train Heartnett: Thanks

Ardie Agregor: Iya typo ane, soalnya namanya hampir sama sih cuma beda huruf n aja

Kiiroi Kitsune 197: Harem tapi baru Haruka and Rise, bisa sih ditambahin tapi bukan dari haremnya Issei ya

WS Susanto: Ente kagak tahu, Transylvannia adalah area legend loh. Rumornya disana adalah tempat asal usul munculnya vampire dan Dracula. Ya bisa lah, kan chakranya nanti pindah ke Naruto semua jadi otomatis Naru bisa pakai Rikudou Senjutsu Mode

Luthfi Shinshundan: Apanya yang kurang?

Devan Boy Steln: Memang, ini baru awal dari misi Naruto. Chakra Menma cuma punya life force dan kapasitas chakra besar klan Uzumaki aja, bijuu gak termasuk. Soalnya seluruh chakra bijuu ada sama Naruto, itu juga kalau dia sudah ngalahin semua bijuu. Jutsu Menma ada banyak, ada Hiraishin dan Senjutsu juga, tapi masih lama

Ashalim31: Arrrgggg, ayolah. Apa enggak ada yang nanya selain lemon. Rate M itu bukan cuma lemon aja kali aja, tapi gore juga. Tapi ane gak terlalu ahli bikin gore

Kuro-san: Mungkin di chap depan lebih menantang, karena di dalam Castlevania NaruMenma bakal melawan musuh-musuh di Castlevania: Symphony of the Night

Angga 667: Ya tunggu aja, mungkin masih 2 chapter lagi. Chapter besok mungkin nyeritain petualangan Naruto dkk di part awal castle di Castlevania dan yang esoknya nyeritain petualangan mereka di Reverse Castle dan pertarungan mereka melawan Dracula, boss di Castlevania

Paramarthauzuaki45: Maaf, The Rise of Persona lagi buntu, soalnya ane lagi stuck sama jurus-jurus dari semua persona di Persona 4