Name: Naruto DxD Chronicles
Author: Izanagi - no - Ookami
Rating: M
Genre: Adventure
Pair: Uzumaki Naruto x Grayfia Lucifuge, Kurama x Yasaka, Issei x Harem, Uzumaki Menma x Haruka Suzumiya x Rise Kujikawa x Seekveira Agares x Sarada Uchiha, Uchiha Sasuke x Rossweise and Otsutsuki Toneri x Serafall Leviathan
Summary: Naruto masuk ke dunia DxD dan terdampar ke Underworld. Tapi karena suatu hal, dia harus meninggalkan gadis yang dicintainya dan pergi ke dunia manusia dan menjadi anggota fraksi manusia. Apakah dia bisa menjaga perdamaian dari Khaos Brigade dengan bantuan Tailed Beast Force dan keempa fraksi, Versi lain fic Naruto DxD Chronicles
Disclaimer: Naruto dan Highschool DxD bukan punya saya
Chapter 14: Castlevania Arc Part 2: Finale! Fall of Dracula
-Reverse Keep(Throne Room)
Naruto, Menma, Alucard dan Soma sudah diteleportasikan oleh teleporter yang berada di Throne Room. Soma dan Menma pun melihat sepertinya keadaan di Reverse Castle masih dalam keadaan normal. Kemudian mereka berdua menyadari sesuatu, dan kemudian mereka berteriak dengan kencang
"APA-APAAN INI! ISTANANYA TERBALIK!" Teriak Menma dan Sona yang menyadari bahwa tempat yang mereka tempati saja seperti di area kastil biasa hanya saja posisi istana ini berbalik dengan posisi istana sebelumnya. Ternyata yang dikatakan Alucard benar, bahwa yang diatas akan menjadi dibawah dan yang dibawah akan menjadi diatas
"Aku juga sudah tahu istana ini terbalik, tapi diamlah" Balas Naruto yang sudah menutupi telinganya dari teriakan nista putranya dan juga murid dari teman lamanya ini
"Ayo kita lanjutkan perjalan" Ucap Alucard, kemudian saat mereka melanjutkan perjalanan banyak monster bertubuh besar yang menghadangi jalan mereka
"Orc…" Ucap Naruto yang melihat monster di hadapan mereka saat in
"Ternyata monster anak buah Shaft juga bertebaran di sekitar sini" Ucap Alucard, kemudian dia melihat Naruto dan berkata "Kita harus kalahkan mereka semua"
"Ini akan sangat lama" Balas Naruto yang sudah mengeluarkan kunai Hiraishin miliknya
Di Kuoh, tepatnya di kediaman Uzumaki Naruto. Terdapat seorang wanita yang mondar-mandir dengan raut wajah khawatir karena kekasihnya dan anaknya tidak memberi kabar satu hari belakangan ini. Sedangkan 2 gadis berambut jingga dan merah auburn mendekati wanita berambut silver tersebut
"Apa ada masalah, Grayfia-sama?" Tanya sang gadis berambut jingga itu
"Ah, tidak apa-apa kok Haruka-chan" Jawab wanita bernama Grayfia itu yang tersenyum, tapi gadis yang bernama Haruka itu tahu bahwa ibu dari kekasihnya dan juga King-nya itu sedang tersenyum palsu untuk menutupi kegundahan di hatinya
"Aku tahu senyumanmu itu palsu Grayfia-sama. Kau sedang khawatir pada Naruto-sama dan Menma-kun kan?" Tanya Haruka, kemudian Grayfia menggangguk pelan. Melihat itu, Haruka pun menghela nafas dan berkata "Kalau boleh jujur, aku juga khawatir pada Menma-kun. Apalagi aku dengar rumor saat ini di dekat hutan wilayah Transylvannia banyak monster yang menyerang manusia yang memasuki hutan"
"Haruka, berhentilah berkata hal seperti itu. Kau membuat Grayfia-sama tambah khawatir tahu" Ucap gadis berambut merah auburn itu yang melihat raut wajah gelisah dari Grayfia
"Maaf Rise" Balas Haruka, kemudian dia melanjutkan "Tapi aku percaya bahwa Naruto-sama dan Menma-kun tidak akan kenapa-napa"
"Kenapa kau bisa sangat yakin Haruka?" Tanya Rise
"Karena Menma-kun itu kuat dan Naruto-sama tidak akan membiarkan apapun terjadi pada Menma-kun, karena dia itu putranya" Jawab Haruka, dan perkataan itu membuat Grayfia tersenyum dan perasaan khawatirnya pun berkurang secara perlahan
Naruto dan Alucard serta Menma dan Soma saat ini sedang melawan banyak Orc dan mereka berhasil mengurangi beberapa jumlah dari mereka
"Hah! Kau suka hal itu!" Ucap Soma yang sudah memainkan gagang pedang suci terkuatnya, Claimh Solais. Kemudian dia menatap remeh para monster itu dan berkata "Ayo kalahkan aku kalau bisa monster!"
"Berhentilah membuat kesal musuh Soma" Ucap Alucard yang sudah menebas kepala salah satu Orc dengan Alucard Sword miliknya
"Aku suka gaya bertarung anak itu. Membuatku teringat pada seseorang" Ucap Naruto setelah menghancurkan kepala salah satu Orc dengan Oodama Rasengan
"Tou-chan! Kelelawar besar apa itu?" Tanya Menma yang melihat kelelawar besar yang melintas di atas kepala mereka
"Kuso!" Teriak Naruto, kemudian dia bertanya kepada "Alucard… Itu kelelawar besar peliharaan ayahmu kan?"
"Iya, itu benar" Jawab Alucard, kemudian Naruto dan Alucard menghindar saat kelelawar itu menukik ke bawah dan mencoba menusuk tubuh mereka dengan bagian tajam di sayapnya. Melihat kejadian tadi, Alucard pun berkata "Dan sepertinya dia sedang lapar"
"Sabaku Fuyuu!" Ucap Naruto yang sudah membuat 4 papan pasir terbang dari pasir di gucinya, kemudian dia berkata "Kalian naiklah ke papan ini. Akan sulit untuk melawan dia di darat, ini akan menjadi pertarungan di udara. Bersiap-siaplah"
Menma, Alucard, dan Soma menaiki 3 papan pasir itu dan diikuti oleh Naruto yang menaiki papan pasir yang terakhir. Soma dan Menma langsung melesat dengan papan pasirnya ke arah kelelawar raksasa itu tapi mereka dihempaskan oleh gelombang udara yang dihasilkan dari kepakan sayap kelelawar raksasa itu
"Berhentilah menyerang langsung tanpa memikirkan strategi terlebih dahulu" Ucap Naruto yang ternyata sudah berada di belakang Menma dan Sona
"Maaf tou-chan / Naruto-san" Balas Menma dan Sona
"Tumben kau bicara seperti itu, biasanya kau menyerang terlebih dahulu dan berfikir kemudian" Sindir Alucard
"Itu dulu, Alucard" Balas Naruto, kemudian dia melanjutkan "Aku masih bodoh saat itu dan labil karena dulu aku kira menyerang langsung tanpa basa-basi akan membuat pertarungan mudah dimenangkan. Tapi hal itu malah membuatku nyaris mati berkali-kali aku tidak mau putraku mendapatkan pengalaman yang sama sepertiku. Kau juga tidak mau muridmu seperti itu kan?"
"Tentu saja tidak" Jawab
"Jadi kalian semua akan tetap disana dan menungguku menyerang kalian lebih dulu, hmmm….?" Tanya kelelawar besar itu
"Eh, kau bisa bicara…" Ucap Naruto yang menunjuk kelelawar besar itu dengan eskpresi terkejut, kemudian dia melanjutkan "Dulu kau tidak bisa melakukannya"
"Itu karena aku tidak mau bicara denganmu dan juga pengkhianat disebelahmu itu" Balas kelelawar besar itu sambil menatap tajam Alucard, kemudian dia melanjutkan "Dan kalian ingat… Aku akan memberitahukan namaku sebelum kalian semua mati di tanganku. Namaku adalah Arceid, aku adalah kelelawar kepercayaan Dracula-sama"
"Hmm, sungguh arogan. Dia terlalu arogan dan berfikir kita akan mati semudah itu olehnya" Ucap Naruto, tapi kemudian dia melesat dengan papan terbangnya dan berkata "Tapi kau yang akan mati bodoh!"
'Setelah dia memberitahukan kata-kata itu, dia sendiri yang menyerang tanpa membuat strategi' Batin Menma, Alucard, dan Soma yang sweatdrop melihat tingkah Naruto
"Tidak, tapi kau yang akan mati" Ucap Arceid yang langsung melesat dengan cepat ke arah Naruto dan dia langsung menyiapkan cakarnya untuk menangkap Naruto dan menghempaskannya ke tanah
"You're going down" Ucap Naruto yang menyeringai setelah melihat Arceid berniat menyerangnya dengan niat membunuh yang cukup tinggi. Saat jarak Arceid dekat dengannya, dia pun berkata "Bunshin Daibakuha!"
Booooommmmm
"Tou-chan!"
"Naruto!"
"Naruto-san!"
Menma, Alucard, dan Soma pun berteriak karena muncul ledakan ditempat Arceid dan membuat Arceid terpental jauh dengan luka bakar di sayapnya membuatnya agak sulit untuk terbang
"Apa yang membuat kalian berteriak sekencang itu?" Tanya Naruto yang ternyata berada di belakang Menma, Alucard, dan Soma yang terbingung-bingung kenapa Naruto bisa selamat dari ledakan tadi
"Tou-chan…"
"Naruto…"
"Naruto-san…"
"Kau!" Teriak Arceid yang melihat Naruto dengan tajam karena dia nyaris menghancurkan sayapnya, kemudian dia berkata "Bagaimana kau masih bisa hidup setelah kau meledakkan dirimu sendiri?"
"Meledakkan diriku sendiri, mungkin kau salah lihat. Aku ini masih sayang nyawa tahu. Apalagi aku akan menikah dengan kekasihku dan ibu anak ini" Ucap Naruto sambil menunjuk Menma dan membuatnya tersenyum dengan perkataan ayahnya, kemudian dia berkata dengan menambahkan ekspresi pura-pura sedih "Ah, aku ingat. Itu mungkin klon milikku, tapi sayang sekali itu harus mati karena ledakan itu"
"Grrrrrr…."
"Jadi kelelawar-san…" Ucap Naruto yang kemudian melanjutkan "Siapa namamu tadi? Aku tidak mendengarkannya karena aku tertidur tadi"
"Kau…" Ucap Arceid, kemudian dia berteriak dan melesat ke arah Naruto dengan kecepatan tinggi "Akan kubunuh kau Uzumaki!"
"Seperti yang aku bilang, kau yang mati Arceid-san" Ucap Naruto dengan datar, kemudian dia berkata "Ijinkan aku Alucard"
"Silahkan saja Arceid-san" Balas Alucard
Naruto pun langsung melompat dari papan pasirnya dan turun ke bawah. Kemudian tubuhnya berubah menjadi Shukaku Bijuu Form dan membuat Soma dan Alucard serta Menma terkejut, kemudian dia membuat bola hitam di mulutnya dan kelamaan bola itu semakin membesar
'Sugoiii… Apa ini yang dibilang bola hitam besar yang dimaksud Saiaorg waktu itu' Batin Menma yang mengingat perkataan Saiaorg Bael saat pertemuan para iblis kelas atas muda tentang kekuatan Naruto
'Kekuatan apa ini, besar sekali… Aku tidak bisa mengukurnya' Batin Soma
'Aku tidak menyangka dia akan menggunakan itu secepat ini' Batin Alucard yang melihat jurus Naruto sambil menggelengkan kepalanya
"Waktu bermain-mainnya sudah habis Arceid-san" Ucap Naruto, kemudian dia menembakkan bola hitam besar itu ke arah Arceid "Bijuudama!"
'Benda apa itu…' Batin Arceid, kemudian dia berniat menghindar tapi belum sempat dan membuat Bijuudama milik Naruto menabrak tubuhnya "Arrrrrrrggggggghhhhhh!"
Boooooooommmmm
Duuuuuuuaaaaarrrrrr
Tubuh Arceid pun meledak karena jurus Naruto, tapi Soma belum tahu karena dia tidak tahu kekuatan jurus Naruto itu besar atau tidak. Melihat itu, dia pun menatap Naruto yang sudah kembali ke mode normalnya dan berkata "Dimana keleawar besar itu, Naruto-san?"
"Mati…" Jawab Naruto yang membuat tubuh Soma menegang, kemudian dia melanjutkan "Aku yang membunuhnya"
Menma dan Soma pun hanya diam mendengar jawaban dari Naruto dan Alucard menyusul Naruto yang akan memasuki pintu untuk masuk perbatasan antara Reverse Keep dan Reverse Alchemy Laboratory. Melihat Soma dan Menma masih belum bergerak dari tempatnya, Naruto pun berkata "Mau apa lagi kalian tetap disitu. Ada misi yang harus kita lakukan, terutama kau Soma"
"Ha'i" Balas Soma dan Menma yang mulai mengejar Naruto
Kembali lagi di Jepang, tepatnya di Kyoto wilayah para Youkai berkumpul saat ini tepatnya di rumah Kurama dan Yasaka, dua pemimpin dari Kitsune Youkai saat ini sedang berkumpul dua manusia spesial yaitu Uchiha Sasuke dan Otsutsuki Toneri beserta dengan para bijuu di tempat rahasia yang biasa dipakai Naruto untuk rapat dengan anggota Tailed Beast Force
"Hn, jadi kenapa kalian memanggil kami?" Tanya Sasuke
"Apa kau tahu dimana Naruto saat ini Sasuke?" Balas Kurama
"Dia sedang mendapatkan misi dari Leon-sama" Jawab Sasuke
"Misi apa itu, kalau aku boleh tahu?" Tanya Kurama
"Entah, tapi dari yang aku dengar Leon-sama dan istrinya ingin dia membawa putra angkatnya bersama menantu dan juga cucunya" Jawab Sasuke
"Hmm, Ryuta huh…" Ucap Kurama, kemudian dia berkata pada Sasuke "Ada yang ingin aku bicarakan padamu tentang kutukan keabadianmu, Sasuke"
"Kenapa kau ingin menanyakan itu Kurama-san?" Tanya Sasuke dengan dingin, dirinya tidak mau sekalipun dia membahas tentang kutukan yang telah mengambil semua orang-orang penting baginya darinya kecuali Naruto
"Kau bilang kau punya seorang putri dan mati karena usianya kan?" Tanya Kurama, kemudian dibalas anggukan oleh Sasuke. Melihat itu dia pun berkata "Seharusnya itu tidak mungkin… Karena gen kutukan keabadian darimu itu akan membuat putrimu sama-sama abadi sepertimu. Jadi, seharusnya putrimu itu tidak akan mati karena usia"
"Apa maksudmu sebenarnya Kurama-san?" Tanya Sasuke yang sudah muak dengan pembicaraan Kurama yang menurutnya bertele-tele itu
"Seharusnya putrimu itu tidak akan mati karena usia sebab dia akan abadi sepertimu, tapi beda ceritanya jika dia dibunuh oleh seseorang" Jawab Kurama
"Jadi maksudmu putriku mati karena dia dibunuh seseorang?" Tanya Sasuke
"Ya" Jawab Kurama, kemudian dia berkata "Karena Indra-sama dan Ashura-sama sama seperti kalian berdua, kau dan Naruto. Kalian sama-sama abadi, tapi mereka berdua sama-sama mati karena pertarungan hidup mati mereka"
"Tapi apa kau yakin tentang ini Kurama-san?" Tanya Toneri
"Tentu saja aku yakin. Kau bisa menanyakannya pada para saudaraku jika kau mau Toneri-san" Jawab Kurama, dan dibalas anggukan dari para Bijuu. Kemudian dia melanjutkan "Memangnya kau tidak tahu? Bukannya Hamura-sama juga mengetahui tentang hal ini, Toneri-san?"
"Maaf, aku memang selalu dengan mudah melupakan pelajaran yangdiberikan klan tentang cerita segel kutukan dari Rikudou Sennin karena menurutku itu tidak begitu penting, ternyata hal itu sangat penting saat ini" Jawab Toneri
'Tapi siapa yang tega melakukan itu?' Tanya Sasuke, kemudian dia teringat seseorang dan membatin 'Apa itu Orochimaru, nah kalau Orochimaru. Apa yang dia inginkan dari Sarada. Bahkan mata Sharinganmiliknya masih 3 tomoe, jadi tidak mungkin jika dia membunuhnya untuk mengambil matanya kan'
-Reverse Laboratory-
Saat ini di Alchemy Laboratory empat orang pahlawan kita ini sedang beristirahat dan sedang memikirkan apa yang akan mereka lakukan setelah mereka berhasil mengalahkan Dracula, The Dark Lord dan menghancurkan Castlevania selama-lamanya
"Menma…" Panggil Naruto
"Ada apa tou-chan?" Tanya Menma
"Apa yang kau akan lakukan setelah kita berhasil dalam misi ini?" Balas Naruto
"Aku akan berlatih keras bersama anggota peerageku untuk memenangkan Rating Games supaya tetua Underworld itu tahu bahwa half-blood devil juga sama kuatnya dengan pure-blood devil" Ucap Menma dan perkataan itu membuat Alucard dan Soma menatapnya dan membuatnya berkata "Kenapa kalian menatapku seperti itu ttebasa?"
"Jadi kau half-blood devil?" Tanya Alucard
"Ya, kaa-chan ku adalah pure-blood devil. Namanya Grayfia Lucifuge dan tou-chanku kau sudah tahu tentang dia" Jawab Menma
"Ah, Grayfia Lucifuge. Itu menjelaskan kenapa kau bisa memiliki rambut silver bukan kuning seperti ayahmu" Balas Alucard, kemudian dia melanjutkan "Lagipula hanya Grayfia Lucifuge yang mempunyai hubungan khusus dengan Uzumaki Naruto sebelum dia terusir dari Underworld"
"Lalu bagaimana denganmu Soma? Apa yang aku lakukan setelah kau berhasil mengalahkan Dracula?" Tanya Menma
"Mungkin aku akan membawa kekasihku Mina dan berkeliling di Eropa" Jawab Soma, kemudian dia melanjutkan "Kalau kau sensei?"
"Aku tidak tahu" Jawab Alucard, kemudian dia melanjutkan "Setelah kehilangan Maria dan kemudian Araven juga Arianne, aku merasa aku kehilangan arah dan aku tidak mempunyai tujuan yang jelas. Sampai kemudian aku bertemu dengan Soma dan mengetahui dia adalah reinkarnasi dari jiwa baik ayahku dan kemudian aku merasa itu takdirku untuk membantunya dan mengajarinya semua yang kubisa dalam menghancurkan sisi jahat ayahku. Tapi setelah ayah kalah, aku tidak tahu atas apa yang akan kulakukan"
"Lebih baik kau bergabung dengan peerage anakku saja setelah semua ini berakhir Alucard" Ucap Naruto
"Apa yang kau katakan itu tou-chan!" Teriak Menma, sebenarnya dia akan sangat senang jika memiliki anggota kuat seperti Alucard tapi memaksa kehendak seseorang hanya karena agar dia bisa memenangkan Rating Games dan melakukan pembuktian pada elder yang telah mengusir ayahnya itu. Itu salah, dan dia bukan tipe orang seperti itu
"Alucard itu kuat dan juga dia mempunyai banyak arsenal yang akan sangat membantumu di Rating Games, lagipula aku juga ingin agar Alucard kembali mendapatkan tujuan dan tidak luntang lantung di jalan" Balas Naruto
"Perkataanmu itu menyakiti hatiku, kau tahu Naruto" Ucap Alucard dengan nada sok sedih, kemudian dia tersenyum dan membatin "Tapi akan aku pikirkan nanti"
"Kalau begitu ayo kita lanjutkan perjalanan" Ucap Alucard
"Baiklah, aku juga sudah cukup beristirahat" Balas Naruto, kemudian dia berkata "Ayo minna, kita pergi"
Naruto, Menma, Soma dan Alucard pun melanjutkan perjalanan dan membuka pintu besar yang menjadi tempat bertarung Naruto dan Alucard melawan Slogra dan Gaibon di kastil biasa dan melihat sosok besar digantung dengan rantai dan tubuhnya mengeluarkan bau busuk dan semua bagian tubuhnya dipenuhi oleh lalat
"Bau busuk apa ini?" Tanya Soma
"Itu berasal dari sosok itu" Jawab Menma sambil menunjuk sosok didepannya itu, kemudian dia teringat sesuatu dan berkata "Tapi siapa orang ini ya. Sepertinya aku pernah melihatnya"
"Itu adalah Beelzebub, salah satu Satan yang tertulis dalam kitab suci" Jawab Naruto, kemudian dia menghindari serangan lalat-lalat yang mengerubungi tubuh sosok besar bernama Beelzebub itu, kemudian dia berkata "Sepertinya dia sudah bangun"
"Aku tidak akan kalah dengan dia. Walaupun dia adalah seorang Satan sekalipun" Ucap Menma yang sudah membuat puluhan pedang es di sekitarnya dan dia lemparkan "Ice Sword Gale!"
Crrrraaaassshhh
Crrrraaaassshhh
Crrrraaaassshhh
"Kerja bagus Menma" Ucap Naruto, kemudian dia berkata "Kalian sekarang dengarkan baik-baik hancurkan semua bagian tubuhnya tapi berhati-hatilah pada serangga-serangga miliknya terutama lebah miliknya yang sengatannya... It's hurt like hell"
"Aku mengerti" Ucap Menma yang sudah melakukan gerakan akrobatik dan melompat ke atas dan diikuti dengan Soma yang sudah memegang Claimh Solais
Crrrraaaassshhh
Crrrraaaassshhh
Crrrraaaassshhh
"Mereka berdua sangat bersemangat dalam pertarungan kali ini, terlebih Menma" Ucap Naruto yang melihat dari bawah sambil menebas para serangga yang dikirimkan oleh Beelzebub
"Wajar saja Naruto, mereka itu generasi muda. Pasti semangatnya lebih membara daripada kita yang sudah menua" Ucap Alucard
"Hahahaha, kau benar akan hal itu" Balas Naruto, kemudian dia melihat Alucard dan berkata "Kau menggunakan Shield Rod, eh Alucard"
"Tentu saja, Shield Rod akan berguna jika digunakan untuk menyerang multiple target apalagi jika menggunakan Skull Shield dan Flame Shield" Ucap Alucard, kemudian dia berkata "Bisa kau buatkan papan pasir terbangmu untukku lagi, Naruto?"
"Tentu" Balas Naruto, kemudian dia melanjutkan "Sabaku Fuyuu!"
"Terima kasih Naruto" Balas Alucard yang sudah melompat ke papan pasir buatan Naruto dan terbang tinggi ke arah Beelzebub dan dia mengsinkronisasikan Shield Rod dan Skull Shield miliknya dan membuat laser keluar dari tameng milik Alucard "Laser Cutter!"
Dua kaki milik Beelzebub pun putus dan menghilang, melihat itu dia pun melihat Menma dan membatin 'Dua kakinya sudah putus, setelah dua tangannya putus kami akan memenangkan pertarungan ini. Aku akan membantu Menma dan Soma, jadi dia akan menghancurkan tangan kanan Beelzebub dan aku tangan kirinya'
"Menma! Coba kau bekukan tangan Satan ini" Ucap Soma
"Tentu Soma" Balas Menma, kemudian dia berkata "Blizzard Wave!"
Setelah itu muncullah badai es dari kedua tangan Menma yang mengenai tangan kanan Beelzebub dan membuatnya membeku, kemudian dia berkata "Giliranmu Soma!"
"Yossh! Ini giliranku" Ucap Soma yang sudah sudah melompat dan mengarahkan semua kekuatannya ke satu tebasan "Hiiiiyaaaahhh!"
Praaannnnkkkk
Tangan kanan Belzebub yang membeku karena perbuatan Menma pun hancur dan meledak menjadi abu. Melihat itu Naruto pun membatin 'Kerja bagus, Soma, Menma'
Naruto sudah membuat chakra angin dan juga membentuk Rasenshuriken dalam ukuran besar dan melemparnya ke arah Beelzebub "Fuuton: Chou-Oodama Rasenshuriken!"
Sriinnnnggg
Bllllaaaarrrrr
Tangan kiri Beelzebub pun hancur dan bersamaan dengan itu tubuhnya pun jatuh ke tanah sebelum Beelzebub mengeluarkan banyak serangga peliharaannya. Alucard pun melompat dari papan pasir Naruto saat papan pasir itu perlahan-lahan berubah menjadi serpihan pasir dan mulai masuk ke dalam guci pasir milik Naruto
"Tou-chan, yang kita hadapi itu kan adalah Satan. Kenapa dia lemah sekali?" Tanya Menma yang juga melompat dari platform dia dan Soma menghancurkan tangan kanan Beelzebub
"Itu karena dia adalah replika kekuatan sebenarnya dari Satan Beelzebub asli, putraku" Jawab Naruto yang kemudian dibalas tatapan bingung oleh Menma. Melihat itu dia pun melanjutkan "Karena Dracula tidak akan pernah membuat makhluk yang lebih kuat daripada dirinya sendiri. Karena kalau dia melakukannya, maka akan ada yang berkhianat dan dia akan terbunuh. Makanya itu Alucard pergi dari sini supaya dia bisa mengalahkan ayahnya, karena kalau dia tetap disini kekuatannya tidak akan berkembang karena dia terlalu dikekang oleh Dracula. Benar kan Alucard?"
"Itu benar Naruto" Jawab Alucard, kemudiandia berkata "Tapi tumben kita bisa mengalahkannya secepat ini?"
"Itu karena empat orang yang melawannya saat ini, tidak seperti dulu. Yang hanya kau dan aku yang melawannya, jelas saja lebih lama" Balas Naruto
"Kalian masih hebat ternyata, putraku dan Uzumaki Naruto" Ucap seseorang pria dengan jubah berwarna hitam dan mempunyai gigi taring yang sangat tajam dan berada disebelah sosok yang ternyata adalah Shaft
"Otou-sama…" Ucap Alucard, kemudian dia berkata dengan nada kaget "Kenapa! Kenapa kau bisa bangkit secepat ini? Bukannya kau hanya memiliki darah Ryuta yang merupakan reinkarnasi dari Araven"
"Kau pikir aku bodoh putraku?" Tanya Dracula, kemudian dia melanjutkan "Apa kau tahu tujuanku mengirim Olrox untuk melawan reinkarnasi Araven dan Arianne Belmont?"
Alucard pun menyadari sesuatu kemudian dia berkata "Tidak mungkin…"
"Ya, aku bukan hanya memiliki darah dari Araven Belmont tapi Arianne Belmont juga… Makanya aku bisa bangkit saat ini" Balas Dracula
"Dracula-sama, apa aku harus memanggil monster-monster anak buahku untuk menghabisi mereka?" Tanya Shaft
"Itu tidak perlu, Shaft" Jawab Dracula, kemudian dia berkata "Aku akan melawan mereka sendiri, tapi aku butuh bantuanmu"
"Tentu saja Dracula-sama, aku rela dikorbankan demi kepentinganmu. Karena loyalitasku hanya kuserahkan padamu Dracula-sama" Ucap Shaft, setelah itu Menma, Naruto, Alucard, dan juga Soma kaget saat melihat Dracula menghisap tubuh Shaft kedalam dirinya dan kekuatannya bertambah berkali-kali lipat
'Kekuatan macam apa ini, besar sekali… Tidak bisa kupercaya' Batin Menma yang menahan dirinya supaya tidak terjatuh karena tekanan kekuatan yang berasal dari Dracula
'Kuso, sepertinya kekuatan dari Shukaku saja belum cukup untuk mengalahkan dia' Batin Naruto yang mengepalkan tangannya dan membandingkan kekuatannya saat ini dan dulu saat melawan Dracula bersama Alucard
'Sial, jadi ini Dracula. Meskipun aku adalah reinkarnasi dari Dracula, kenapa tubuhku masih bergetar saat merasakan kekuatannya' Batin Soma yang tubuhnya bergetar karena tekanan kekuatan dari Dracula
'Tekanan kekuatan ini berbeda jauh dibandingkan aku melawan dia saat bersama dengan Richter dan Maria juga saat bersama dengan Naruto. Apa ini efek dari darah dari reinkarnasi Araven dan Arianne… Ryuta dan Asura' Batin Alucard
"Apa kalian terlalu takut sampai kalian tetap mematung seperti batu disitu?" Tanya Dracula, mendengar tidak ada jawaban… Dia pun langsung membuat 4 bola hijau di tangannya dan dengan satu jentikan tangannya, bola-bola itu langsung melesat ke arah mereka berempat
Braaaakkkkk
Menma, Soma, Naruto, dan Alucard pun terlempar dan menabrak tembok dibelakangnya karena terkena kontak fisik dengan teknik milik Dracula. Soma pun bangkit dan dia melihat Dracula dengan tajam dan Dracula pun menatapnya dengan tatapan tertarik
"Jadi kau adalah reinkarnasi jiwaku yang baik, bocah" Ucap Dracula, kemudian dia melesat ke arah Soma dan berkata "Buat darahku mendidih dengan kekuatanmu sebelum aku memutuskan untuk menghisapmu dan menggabungkan dirimu dengan diriku"
"Tidak akan kubiarkan!" Balas Soma yang juga sudah melesat ke arah Dracula, dia pun memainkan pedangnya dan mencoba menebas penguasa vampire di kastil Castlevania ini, tapi dia selalu menghindar dan membuatnya mendecih 'Cih…'
"Apa hanya segini saja kekuatanmu? Sebenarnya apa yang diajarkan putra bodohku itu padamu sampai kau tidak bisa mengenaiku sama sekali" Ucap Dracula yang mencoba memancing amarah Soma
Soma pun berhenti dan dia memegang gagang Claimh Solais dengan kuat, kemudian dia melesat dan berkata dengan kata marah "Jangan pernah mengatakan hal buruk tentang senseiku di hadapanku!"
Crrrrraaaaaassshhh
Soma pun berhasil membuat luka tebasan di dada Dracula, tapi ada yang membuatnya kaget dan dia pun berkata "Kenapa! Kenapa kau tidak merasakan efek samping dari pedang suci Claimh Solais milikku. Seharusnya makhluk kegelapan sepertimu itu lemah akan kekuatan cahaya"
Memang benar, Dracula itu adalah makhluk kegelapan yang memiliki kelemahan terhadap unsur elemen cahaya apalagi jika tertebas pedang Claimh Solais yang memiliki energi suci didalamnya, seharusnya itu membuatnya lemah tapi kenapa Dracula tidak merasakan apa-apa. Itulah yang dipirkan Soma saat ini
"Itu karena aku berhasil mendapatkan darah dari reinkarnasi Araven dan Arianne yang notabenenya yang memiliki aura suci sangat kuat, dan itu membuatku immune pada energi suci" Ucap Dracula yang sudah mengepakkan jubahnya dan muncul 3 bola api dari dalam jubah itu "Hellfire!"
"Ughhhh…." Ucap Soma yang terkena serangan bola api itu dan terlempar, tapi Alucard berhasil menahannya
"Soma, kau tidak apa-apa?" Tanya Alucard
"Aku tidak apa-apa sensei" Jawab Soma
"Sial, siapa yang sangka kalau dia saat ini mempunyai pertahanan terhadap energi cahaya, Alucard" Ucap Naruto
"Kau benar Naruto, tapi kita tidak boleh menyerah disini. Mau apapun hasilnya, kita harus mengakhiri Dracula saat ini juga" Balas Alucard, kemudian dibalas anggukan dari Naruto, Menma, dan Soma
"Kage Bunshin no Jutsu!" Ucap Menma yang sudah membuat handseal
Boooofffff
Boooofffff
Boooofffff
Boooofffff
"Senjutsu!" Ucap Naruto yang sudah memasuki Sennin Mode secara instan
"Sword Card!" Ucap Alucard yang sudah memanggil familiarnya yang berbentuk pedang, kemudian dia berkata "Sword of Familiar!"
Dracula pun menatap Naruto dengan Sennin Mode yang sudah aktif, Menma dengan para bunshinnya, Soma yang sudah bangkit dari serangannya dan Alucard yang sudah menggunakan pedang terkuatnya dengan remeh dan berkata "Menarik… Empat melawan satu. Ayo kita lihat apakah kalian bisa mengalahkan God of Vampire"
-Reverse Keep-
Saat ini di Reverse Keep, terdapat seorang pria yang sedang memegang bahunya yang sakit karena dalam kondisinya yang masih buruk, dia harus mengalahkan musuh yang berkeliaran di Reverse Castle. Dia adalah Ryuta, dia berhasil kabur dari Long Library saat Long Library diserang oleh para pengikut Shaft dan mengakibatkan sang keeper dari Long Library yaitu Joseph, tewas karena dia melindungi dirinya dari serangan musuh tapi dia berhasil mengirim Ryuta ke Throne Room untuk menuju ke Reverse Castle. Dia pun kelelahan dan tidak bisa menggerakkan tubuhnya lagi saat dia duduk dan melihat ada salah satu Orc yang masih selamat dari pembantaian Menma, Soma, Naruto dan Alucard, dan dia sedang menunggu ajalnya karena dia tidak bisa berbuat apa-apa lagi
'Sial, apa ini akhirku. Aku tidak kuat lagi… Maafkan aku Lyla-chan, Lisa-chan, Ryla-chan, okaa-san, otou-san, imouto dan otouto' Batin Ryuta yang sudah menutup matanya
"Tidak akan kubiarkan kau menghabisi sahabatku!" Teriak suara wanita yang Ryuta kenal, kemudian dia berkata "Gate Open: Byakko!"
"Rrrrraaaawwwrrr!"
Craaaasssshhh
Craaaaassshhh
Craaaaassshhh
Macam putih panggilan dari wanita itu pun mencabik-cabik tubuh Orc itu sampai mati. Setelah dia menghilangkan macam putih panggilannya, dia pun berlari ke arah Ryuta dan berkata "Ryuta-kun, kau tidak apa-apa kan?"
Ryuta pun membuka matanya dan terkejut saat melihat keberadaan sahabatnya sesama Vampire Hunter itu dan berkata "Sedang apa kau disini, Asura-chan?"
"Aku khawatir pada keadaanmu Ryuta-kun, jadi aku masuk kesini dan mencoba mencarimu dan Naruto-sama serta Menma-san" Jawab Asura, tentu saja dia khawatir. Dulu sebelum Ryuta belum menikahi Lyla dan Lisa dan dia belum menikahi Vergil, dia sempat menyukai Ryuta sebelum Ryuta menolaknya dengan alasan dia hanya menyukai Lyla dan Lisa dan hanya menganggap Asura sebagai saudara angkatnya. Meskipun begitu, tetap saja dia akan tetap khawatir jika Ryuta yang merupakan cinta pertamanya itu kenapa-napa
"Bisa aku meminta sedikit Mana milikmu, Asura-chan?" Pinta Ryuta
"Tentu Ryuta-kun" Balas Asura yang menempelkan tangannya di tangan Ryuta dan Mana miliknya sedikit demi sedikit tersedot oleh Ryuta
"Ini sudah cukup, terima kasih Asura-chan" Ucap Ryuta, kemudian Asura pun melepaskan tangannya dari tangan Ryuta dan Ryuta pun menempelkan tangannya di bahunya yang terluka "Aura of Healing!"
Luka di bahu Ryuta pun sembuh dan dia langsung berkata pada Asura "Hei, Asura-chan. Ayo kita ke tempat Naruto-ossan, kau tahu dimana tempatnya kan?"
"Hmm, ya aku tahu kok" Balas Asura, kemudian dia membatin 'Sepertinya Naruto-sama dan Menma-san sedang bertarung dengan Dracula… Semoga kalian semua tidak apa-apa'
-Reverse Laboratory-
Naruto, Menma, Soma, dan juga Alucard saat ini kelelahan setelah bertarung dengan Dracula, tapi mereka hanya bisa melemahkannya saja dan belum bisa mengalahkannya karena ada barrier khusus yang membuat Dracula sulit dikalahkan dan hanya Vampire Hunter yang bisa menjebolnya
"Kalian hebat bisa melemahkanku seperti ini. Hosh… Hosh… Hosh…" Ucap Dracula, kemudian dia bangkit dan menyeringai "Tapi belum cukup..."
"Kami belum selesai" Ucap Menma yang sudah membawa Oodama Rasengan ditangannya dan disebelahnya ada Naruto yang juga membawa Oodama Rasengan ditangannya. Setelah itu mereka menyatukan kedua Oodama Rasengan miliknya dan membuatnya menjadi lebih besar
"Senpo: Chou-Oodama Rasengan!" Teriak Menma dan Naruto yang menghasilkan Chou-Oodama Rasengan dengan dialiri chakra Senjutsu oleh Naruto tapi bedanya Chou-Oodama Rasengan milik mereka berdua lebih besar jika dibandingkan dengan Chou-Oodama Rasengan yang selalu dipakai Naruto jika dia memakai Sennin Mode
Boooooommmm
Bllllllaaaaaarrrrrrr
"Gaaaaaahhhhhh!" Teriak Dracula saat dia terlempar bola biru besar buatan Naruto dan Menma. Tapi Naruto dan Menma kemudian terkejut saat melihat Dracula ternyata masih bisa bangkit dan berkata dengan nada meremehkan "Sudah aku bilang… Kau tidak akan bisa mengalahkanku dengan mudah seperti itu"
"Cih, sial… Dia benar-benar kuat tou-chan" Ucap Menma
"Kau benar Menma" Balas Naruto, kemudian dia melihat Alucard dan berkata "Kau punya ide Alucard?"
"Maaf, tidak ada untuk saat ini. Cara satu-satunya untuk mengalahkannya adalah menghancurkan barrier yang berada dirinya, tapi hanya Vampire Hunter saja yang bisa melakukannya"
"Aku dan kau bukannya merupakan Vampire Hunter juga?" Tanya Soma
"Memang, tapi kita tidak akan bisa melakukannya. Mengingat bahwa kau adalah reinkarnasinya dan juga didarahku aku memiliki gen dari dirinya. Jadi dengan ini, kita dikategorikan bukan Vampire Hunter tapi merupakan Vampire dan juga Dhampire" Jawab Alucard
"Sialan…" Desis Soma yang tidak menyukai fakta itu karena mengingat kesempatan menang mereka sangat tipis karena mereka bertarung tanpa 2 orang Vampire Hunter disisi mereka, kemudian dia teringat "Bagaimana kalau pemuda itu?"
"Ryuta maksudmu… Itu tidak akan berhasil karena dirinya saat ini sedang terluka, lagipula tanpa Asura yang merupakan reinkarnasi Arianne itu tidak akan berhasil" Jawab Alucard
"Kami disini, Alucard-sama" Ucap Ryuta yang sudah memasuki arena pertarungan bersama dengan Asura
"Ryuta… Asura… Apa yang kalian lakukan disini? Disini berbahaya, kembalilah" Ucap Naruto
"Untuk membantumu tentu saja Naruto-ossan" Balas Ryuta, kemudian dia berkata "Benar kan Asura-chan?"
"Itu benar Ryuta-kun" Jawab Asura
Dracula pun melihat Ryuta dan Asura dan dia bisa melihat sosok yang dia sangat benci sekaligus sayangi yaitu Araven dan Arianne Belmont karena mereka berdua adalah cucu dari anak kandungnya sendiri berada di sosok dua orang tua muda itu dan membuatku berkata "Araven… Arianne… Aku akan memberikan penawaran lagi pada kalian. Kalian akan bergabung denganku untuk menguasai dunia ini atau kau akan mengikuti takdir orang-orang yang melawanku disini… Yaitu, mati"
"Aku menolak" Balas Ryuta datar, kemudian dia melanjutkan "Aku tidak pernah berniat untuk menaklukkan dunia. Aku hanya berkeinginan untuk memiliki keluarga yang utuh dan aku sudah mendapatkannya saat ini"
'Ryuta-kun…' Batin Asura yang tersenyum saat mendengar jawaban dari Dracula
"Kalau begitu… Bersiaplah untuk mati" Ucap Dracula yang sudah berubah bentuk menjadi kelelawar besar dan ukurannya lebih besar dari Arceid
"Itu…" Ucap Ryuta dan Asura
"Itu adalah True Form dari ayahku bersiap-siaplah" Balas Alucard
"Gate Open: Suzaku!" Ucap Asura yang sudah membuat portal sihir dan portal sihir itu memuntahkan burung Phoenix bernama merah yang bernama Suzaku
Asura dan Ryuta pun menaiki tubuh Suzaku yang terbang melayang di udara dan Suzaku pun berkata "Ada apa kamu memanggil hamba, Asura-hime?"
"Coba kau lihat itu Suza-kun" Ucap Asura sambil menunjuk arah Dracula
"Hmmm, Dracula eh. Menarik, menarik" Balas Suzuaku, kemudian dia melanjutkan "Jadi kau memintaku untuk mengalahkan dia. Baiklah kalau begitu, berpeganganlah yang erat. Karena aku akan berkendara secara liar"
"Kyaaaaaa!" Teriak Asura yang memeluk Ryuta karena dia takut jika dirinya terjatuh apalagi Suzaku melesat dengan cepat ke arah Dracula
"Lepaskan pelukanmu dulu Asura-chan" Ucap Ryuta, dan Asura pun melepaskan pelukannya dengan disertai rona merah di kedua pipinya. Setelah Asura melepaskan pelukannya, Ryuta pun mengambil sebuah salib di kantungnya dan setelah itu muncul aura biru di salib itu dan salib itu berubah ukuran menjadi sebesar Rasenshuriken milik Naruto dan Rasenringu milik Menma, kemudian dia melemparkannya "Holy Cross!"
Craaasssshhhh
"Gaaaaaaahhhhhh!" Teriak Dracula saat sayapnya tercabik oleh jurus Ryuta dan membuat sayapnya meneteskan darah segar dan darah itu jatuh menetes ke tanah
"Mustahil! Kenapa dia bisa melukai dia dengan energi suci sedangkan aku tidak bisa saat aku menggunakan energi dari Claimh Solais" Gerutu Soma saat melihat keberhasilan teknik Ryuta
"Itu karena ayahku memakai darah dari mereka berdua, jadi serangan mereka berdua akan berhasil dan melemahkan pelindung kasat matanya" Balas Alucard
"Ryuta! Asura! Gabungkan serangan kalian untuk menghancurkan pelindung kasat matanya" Ucap Alucard
"Mengerti Alucard-sama / Alucard-san" Balas Ryuta dan Asura
"Gate Open: Seiryuu!" Ucap Asura yang sudah memunculkan portal yang sama dan memunculkan naga biru di sebelahnya, kemudian dia berkata "Ryuu-kun! Suza-kun! Gabungkan serangan kalian"
"Gigaflare!"
"Phoenix Flame!"
"Selanjutnya giliranku, Divine Cross!" Ucap Ryuta yang sudah mengangkat salib miliknya ke udara dan muncul aura suci yang menyebar ke satu ruangan dan Naruto yang menyadari anaknya adalah devil walaupun half-blood, mentransfer sebagian chakranya untuk membuat Menma immune sementara dari energi suci yang dikeluarkan Ryuta
Duuuuuaaaarrrrr
'Apa… Tameng milikku hancur, sialan kalian Araven, Arianne" Ucap Dracula yang menatap tajam Ryuta dan Asura
"Sekarang giliran kita Naruto-san, sensei" Ucap Soma
"Aku tahu, Sabaku Fuyuu!" Ucap Naruto yang sudah membuat papan pasir terbang untuk mereka berempat dan Naruto dan Menma langsung membuat jutsu terkuat mereka masing-masing
"Futon: Rasenshuriken!"
"Hyouton: Rasenringu!"
Booooooommmm
Duuuuuaaaaaarrrr
"Alucard!" Teriak Naruto untuk memberitahu Alucard bahwa saat ini adalah gilirannya dalam menyerang
"Aku tahu" Balas Alucard, kemudian dia mengubah pedangnya menjadi familiar lagi dan pedang itu berubah menjadi banyak dan menuju ke Dracula "Sword Brother!"
Crrraaasssshhh
Crrraaasssshhh
Crrraaasssshhh
Tubuh True Form dari Dracula itu pun tercabik-cabik oleh familiar pedang milik Alucard dan klonnya dan urat-urat syaraf sayapnya pun putus karena serangan Naruto, Menma, Alucard, Asura, dan Ryuta dan dia mulai jatuh perlahan-lahan kebawah
"Soma… Ini kesempatanmu" Ucap Alucard dan Soma menggangguk
Setelah itu dia pun melesat dengan kecepatan tinggi dan saat sudah dekat dengan posisi Dracula, dia pun melompat dari papan pasirnya sambil memegang Claimh Solais di tangannya dan berkata "Kena kau!"
Crrrrraaaaasssshhh
Tubuh kelelawar itu pun terbelah dua dan kemudian jatuhlah sosok Human Form dari Dracula ke tanah. Soma pun mendarat ditanah dengan mulus, dan Dracula pun berkata "Kenapa aku bisa kalah dari orang sepertimu. Kau tidak mempunyai kekuatan besar sepertiku? Kau tidak mempunyai ambisi sepertiku? Dan kau tidak mempunyai tujuan sepertiku?"
"Kau salah" Balas Soma, kemudian dia menjawab "Pertama, memang aku memang tidak mempunyai kekuatan sebesar dirimu, tapi teman-temanku selalu memberikanku kekuatan untuk terus maju. Kedua, aku tidak butuh dengan ambisi karena jika aku memiliki ambisi berlebihan maka aku akan menjadi ambisius dan aku akan berubah sepertimu. Ketiga, aku mempunyai tujuan. Untuk menghapuskan banyak kejahatan di dunia ini selagi aku bisa". Kemudian dia menempelkan tangganya ke tangan Dracula dan berkata "Maaf, tapi kekuasaanmu sudah berakhir Dracula… Kembalilah pada istrimu di alam baka sana dan jangan ganggu kami lagi, para generasi muda"
"Tidaaaakkkk! Arrrrrggggghhhhhh!" Teriak Dracula saat dirinya terhisap oleh Soma. Ya Soma berhasil mendominasi penggabungannya dengan Dracula dan mengakhiri kejahatan Dracula selama-lamanya
"Sepertinya kau berhasil Soma" Ucap Alucard
"Ya itu benar" Balas Soma, kemudian dia merasakan getaran dan berkata "Kita harus keluar dari sini, istana ini akan runtuh"
"Serahkan saja padaku" Ucap Asura, kemudian dia berkata "Ryuu-kun. Tolong bantu kami ya"
"Tentu saja hime" Balas Seiryuu yang sudah mengumpulkan energi di mulutnya dan menembakkannya ke tembok terdekat "Gigaflare!"
Bllllaaaaaaaarrrr
"Ayo kita cepat keluar dari sini" Ucap Naruto yang sudah keluar duluan dengan Menma yang memakai papan pasirnya dan disusul oleh Ryuta dan Asura yang menaiki Suzaku
Setelah Soma mendapatkan serpihan dirinya yang satu lagi dari Dracula, dia pun teringat tentang kastil itu yang dulu merupakan rumahnya dan Alucard serta istrinya yang bernama Lisa jika dia ingat-ingat. Melihat itu Alucard pun mengulurkan tangannya dan berkata "Naiklah Soma…"
"Sensei…" Balas Soma
"Dulu tempat ini memang rumahmu dan rumahku juga. Tapi saat ini tempat ini hanya kastil tua yang akan runtuh sebentar lagi. Lagipula rumah adalah tempat dimana orang yang kita sayangi berada… Jadi disini bukanlah rumahmu, tapi di Tokyo bersama dengan Mina" Ucap Alucard, kemudian dia membatin 'Sama sepertiku dan Maria'
"Arigatou sensei" Balas Soma, kemudian dia menaiki papan pasir milik Alucard dan menyusul yang lain
Di luar, Ryuta, Asura, Naruto, Menma, Soma, dan Alucard pun disambut secara meriah dan mereka dielu-elukan oleh para penduduk desa karena mereka berenam sudah berhasil menghancurkan Dracula untuk selama-lamanya. Naruto dan Menma pun beristirahat satu hari di rumah Ryuta dan paginya, dia bangun dan melihat bahwa Lyla dan Lisa menyiapkan barang-barang untuk menetap di Kuoh. Dan dia pun keluar bersama Menma dan melihat Ryuta memberikan pengumuman pada warganya
"Para wargaku sekalian… Aku sebenarnya berat untuk memutuskan ini tapi aku memutuskan untuk kembali ke Jepang dan menetap disana" Ucap Ryuta
Setelah itu Naruto mendengar suara gemuruh dari para kerumunan yang membicarakan keputusan Ryuta itu, kemudian ada salah seorang warga yang memberanikan diri untuk bertanya kepada Ryuta "Tapi siapa yang akan menggantikan anda Ryuta-sama?"
"Aku sudah mendapatkan seseorang yang cocok" Jawab Ryuta, kemudian dia menarik Soma yang sedang memakan makanannya bersama Alucard dan berkata "Dia yang akan menjadi pengganti saya, Soma Cruz"
"Heh, aku pikir kau bilang akan berkeliling dunia bersama dengan kekasihmu Soma" Sindir Naruto
"Setelah aku pikir-pikir lagi, kalau aku tinggal disini sepertinya lebih menarik" Balas Soma, kemudian dia melanjutkan sambil menunjuk arah dulu Castlevania bangkit "Lagipula aku ingin sekali tinggal di dekat reruntuhan rumah lamaku. Mungkin aku akan ke Jepang sebentar dan mengajak Mina-chan untuk tinggal disini"
"Semoga kau cocok dengan pekerjaan barumu ini, Soma" Ucap Naruto yang tersenyum pada Soma
"Tentu saja, terima kasih atas ucapan selamatmu Naruto-san" Balas Soma yang menunduk secara hormat kepada Ryuta
"Ryuta-kun… Ayo! Aku dan Lisa-chan serta Ryla-chan dan Kain-kun sudah siap" Ucap Lyla yang membawa tas besar di gendongannya dan membawa Ryla yang berada di dalam kereta bayi
"Baiklah. Kalau begitu, aku permisi dulu minna. Tapi aku tidak akan melupakan kalian semua" Ucap Ryuta
"Semoga kau baik-baik saja disana Ryuta-kun" Ucap Asura yang memberikan pelukan perpisahan pada Ryuta dan dibalas dengan glare oleh Lisa
'Kalau aku terus disiksa oleh Lisa, tentu saja aku tidak akan baik-baik saja' Batin Ryuta, kemudian dia melanjutkan "Tentu saja, kau juga baik-baik saja OK. Vergil, jaga istrimu itu baik-baik"
"Tentu saja" Balas Vergil yang agak sedikit cemburu saat melihat istrinya memeluk Ryuta, tapi dia tepis. Kemudian dia berkata "Kau juga jaga Lyla dan Lisa baik-baik, kalau kau masih ingin hidup lebh lama"
"Oy, tidak usah mengancamku juga kan" Ucap Ryuta, kemudian dia berkata "Tentu saja aku akan menjaga mereka berdua beserta kedua anak kami dengan nyawaku sendiri"
"Baguslah kalau begitu" Balas Vergil
"Hoi, Alucard!" Panggil Naruto. Melihat Alucard menoleh kepadanya, dia pun melanjutkan "Jadi kau sudah memutuskan"
"Belum" Balas Alucard, kemudian dia melanjutkan "Aku akan memberitahukan jawabanku setelah aku mengantarkan Soma ke Jepang untuk menjemput Mina"
"Baiklah" Ucap Naruto, kemudian dia melanjutkan "Tapi jika kau sedang berada di Jepang, hadirilah pernikahanku dengan Grayfia-chan dan bawa juga Soma dan kekasihnya yang bernama Mina itu"
Alucard pun tersenyum setelah mendengar permintaan Naruto dan dia pun membalas "Pasti, kabari aku dan aku, Soma, dan Mina akan segera kesana"
"Kalau begitu, kami pamit dulu minna" Ucap Lyla memberi perpisahan terakhir pada seluruh warga desa dan kemudian dia menuju ke airport
Misi Uzumaki Naruto dan Uzumaki Menma pun telah berakhir… Mereka berhasil mengabulkan permintaan Lily Trina untuk membawa pulang Ryutaro Kagami Strife dan kedua istrinya, Lyla Valerian dan Lisa Weishett dan juga kedua anaknya Ryla Valerian Strife dan Kain Weishett Strife bersama dengan mereka berdua ke Kuoh. Setelah beberapa jam penerbangan dan mereka sampai di airport kota Kuoh… Naruto dan Menma pun memutuskan untuk berpisah dengan mereka dan menuju ke rumahnya. Tidak butuh waktu lama untuk mereka sampai di depan rumah kediaman Uzumaki. Naruto pun mengetuk pintu dan dibuka seseorang dengan rambut silver twin-braid dan memakai baju kimono berwarna putih yang ternyata adalah orang yang dia cintai dan ibu dari anaknya yang berada disebelahnya, Grayfia Lucifuge
"Tadaima Grayfia-chan / kaa-chan" Ucap Naruto dan Menma yang tersenyum saat melihat wajah kekasihnya(Naruto) dan juga ibunya(Menma)
"Tadaima Naruto-kun, Menma-kun" Balas Grayfia yang tersenyum lembut saat melihat kekasihnya dan juga anaknya sampai dirumah dengan selamat
-To Be Continued-
AN: Yahoo! Castlevania Side Arc sudah berakhir dan akan dilanjutkan dengan Menma Peerage Arc kembali. Pernikahan Grayfia dan Naruto akan terjadi di chapter mendatang dan bergabungnya Alucard dengan peerage Menma serta pertarungan Naruto dan Matatabi akan berlangsung tidak lama sesudahnya. So, stay tune terus di fic ini yo… Warn: Chap depan itu ada lemonnya, jadi yang masih polos don't read atau mental kalian bisa rusak karena saya HAHAHAHAHA. I love it
Review:
Iqbal Yuliawan 666: Kalo ente baca dengan teliti, ente pasti sadar bahwa ane juga buat Naruto kaya gitu. Coba deh ente pikir, apa Naruto pernah memanggil seseorang sesuai jabatan atau peringkatnya? Enggak kan, Hiruzen dipanggil jiji, Tsunade dipanggil baa-chan, Kakashi yang udah jadi Hokage aja masih dipanggil sensei dan sennin legendaris Jiraiya dipanggil ero-sennin. Itu masih mending lho Sasuke enggak manggil Naruto dengan suffix sama. Dan juga masa udah tua begitu Naruto masih aja konyol, Naruto itu di fic ini udah dua kali menghadapi perang… Perang Dunia Shinobi ke-4 dan Perang Sipil di Underworld, tentu aja mau gak mau ane harus buat sifat Naruto menjadi lebih dewasa dan soal Sasuke yang terlihat tunduk sama Sasuke itu ane gak pernah niat begitu. Tapi kalo Sasuke terlalu stoic gak bagus juga, soalnya ane bakal buat Sasuke punya pair disini
Devan Boy Steln: Mina belum mati vroh, dia di Jepang dan enggak diajak sama Soma dan Alucard karena mereka tahu misi mereka melawan Dracula itu berbahaya, jadi mereka enggak ngajak Mina. Ane kan baru make satu senjata, Alucard aja bisa make banyak senjata di gamenya kan vroh. Tapi tenang saja, Menma gak jadi Dark Lord kok, kan sesuai sama gamenya. Lagipula "Kebaikan akan selalu menang dari kejahatan". Tentu aja mantep, kan battle langsung dengan Dark Lord. Ane kan mintanya RPG T_T Tapi BTW, kan Odin Sphere itu kan RPG kok gameplaynya kaya game mobile yang side-scrolling sih
Ayub Pratama 792: Thanks, ini udah lanjut
Ashalim: Ane gak suka genderbend, vroh. Mentang-mentang bapaknya Orochimaru, masa dia juga bisa genderbend kaya bapaknya
Michael Gabriel 455: Ini udah lanjut
Cuma Lewat: Ckckckckck, kalem vroh. Tajem amat kata-katanya pake ***** segala, kan itu barang ente juga vroh. Pake dipake buat cacian ckckckckck
Guest: Si Ross entar buat Sasu entar vroh. Lagipula Naruto di fic ini single pairing gak kaya Ultimate team: The Devil Hunter sama Jinchuuriki of Youkai Academy. Adik Menma mungkin epilogue, tapi ane kasih bocoran aja ya… Adik Menma itu perempuan dengan warna rambut dan warna mata sama seperti ibunya, beda sama Menma yang warna matanya sama kaya ayahnya dan namanya Seneca Lucifuge Uzumaki. Ane gak ahli buat lemon tahu hahahaha
Baka Otouto: Udah maen yang volume 3 tapi susah vroh, masih gampangan Dragon Quest 8
The Kids no OppAi: Di chapter 15
Paramartha Uzumaki: Enggak sabaran banget ente sob, chapter 14 aja baru rilis
