Name: Naruto DxD Chronicles
Author: Izanagi - no - Ookami
Rating: M
Genre: Adventure

Pair: Uzumaki Naruto x Grayfia Lucifuge, Kurama x Yasaka, Issei x Harem, Uzumaki Menma x Haruka Suzumiya x Rise Kujikawa x Seekveira Agares x Sarada Uchiha, Uchiha Sasuke x Rossweis, Otsutsuki Toneri x Serafall Leviathan, Roxas x Sona Sitri, Edge Vanhite x Nell Ellis, and Alucard x Yoko Belnades

Summary: Naruto masuk ke dunia DxD dan terdampar ke Underworld. Tapi karena suatu hal, dia harus meninggalkan gadis yang dicintainya dan pergi ke dunia manusia dan menjadi anggota fraksi manusia. Apakah dia bisa menjaga perdamaian dari Khaos Brigade dengan bantuan Tailed Beast Force dan keempa fraksi, Versi lain fic Naruto DxD Chronicles

Disclaimer: Naruto dan Highschool DxD bukan punya saya

Chapter 16: Naruto vs Matatabi

Sang pengantin baru yang kemarin melakukan malam pertamanya pun bangun pada keesokan harinya dengan selimut yang menutupi tubuh telanjang mereka. Mereka berdua pun mandi bersama dan memakai bajunya. Kemudian mereka turun dan bertemu dengan Menma dan para peeragenya

"Ohayou minna" Ucap Naruto

"Ohayou Naruto / tou-chan / Naruto-sama" Balas Alucard, Menma, dan para peeragenya yang lain

"Lah, dimana Toneri dan Sasuke?" Tanya Naruto

"Mereka sudah pindah, Naruto-sama" Jawab Haruka

"Pindah kemana maksudmu, Haruka-chan?" Tanya Naruto, kemudian dia membatin 'Perasaan si teme itu dan Toneri tidak bilang apa-apa tentang ini kemarin'

"Kata mereka berdua, mereka memang memutuskan untuk pindah setelah kau dan Grayfia-sama menikah Naruto-sama sekaligus member ruang pada Alucard-sama dan Yoko-neechan" Jawab Haruka, Yoko yang mendengar Haruka memanggilnya nee-chan pun melihat Haruka dan tersenyum. Kemudian dia melanjutkan "Tapi kata mereka, mereka akan tetap melatih kami di Rating Games kok"

Grayfia yang melihat anaknya dalam keadaan lemas pun berkata pada anaknya "Kau kenapa Menma-kun? Kau lemas sekali… Kau habis latihan ya?"

"Tidak, kaa-chan. Aku cuma tidak bisa tidur kemarin" Jawab Menma

"Kenapa kau tidak bisa tidur Menma?" Tanya Naruto

"Tentu saja dia tidak bisa tidur Naruto" Jawab Alucard, dan membuat semuanya menoleh padanya "Istrimu itu mendesah dan menjerit dengan cukup keras kemarin malam"

Wajah Naruto dan juga Grayfia pun memerah, kemudian mereka duduk di bangkunya masing-masing. Naruto pun menelpon nomer handphone sahabatnya yang sudah membeli handphone beberapa hari lalu, dan terdengarlah suara Sasuke yang mengangkat telepon ini

"Moshi, moshi Naruto" Ucap Sasuke, kemudian dia melanjutkan "Ada yang bisa aku bantu?"

"Kau baka!" Teriak Naruto yang membuat istri, anak, dan para peeragenya kaget. Kemudian dia berkata "Kau pindah kenapa tidak bilang-bilang bodoh?"

"Maaaf Naruto, aku tidak ingin mengganggu privasimu. Lagipula kemarin kan malam pertamamu" Jawab Sasuke

"Sekarang kau tinggal dimana Sasuke?" Tanya Naruto

"Di Kyoto, dirumah dekat dengan rumah Kurama-san dan Yasaka-san" Jawab Sasuke

'Kurama dan Yasaka ya…' Batin Naruto, kemudian dia berkata "Bagaimana keadaan Toneri?"

"Baik-baik, meskipun dia masih kesal dengan perbuatan sahabatmu yang menumpahkan minumannya di jaketnya" Jawab Sasuke

"Serafall maksudmu?" Tanya Naruto

"Mana kutahu" Jawab Sasuke, kemudian dia melanjutkan "Para Yondai Maou yang aku kenal ka hanya saudaramu, Ajuka-san dan Falbium-san saja"

"Bisa aku bicara pada Toneri?" Pinta Naruto

"Tentu" Balas Sasuke, kemudian dia memberikan teleponnya pada Toneri yang berkata "Kau memanggilku taichou?"

"Kau masih kesal pada perilaku Serafall ya, Toneri?" Tanya Naruto

"Maksudmu, si penyihir loli itu?" Tanya Naruto

"Iya" Jawab Naruto

"Tentu saja, seenaknya dia menumpahkan minumannya ke pakaianku dan kemudian dia memukul kakiku dengan tongkat sihirnya itu" Balas Toneri

-Flashback-

Otsutsuki Toneri saat ini sedang dalam keadaan tidak senang, bukannya dia tidak suka melihat sahabat barunya itu menikah dengan kekasihnya. Dia cuma iri, bagaimana tidak iri… Sahabatnya, Naruto hari ini menikah dengan kekasihnya sedangkan Sasuke sudah pernah menikah meskipun istrinya sudah meninggal. Bahkan gadis cantik yang pertama kali dia lihat ternyata adalah istri dari bos-nya sendiri. Great, penderitaan ganda…

'Kau tidak adil sekali padaku, Kami-sama. Aku juga ingin merasakan apa rasanya pernikahan seperti Naruto dan Sasuke' Batin Toneri sebelum melihat para iblis yang mendatangi pernikahan Naruto dan Grayfia merasakan sakit kepala secara serentak, kemudian dia teringat perkataannya dan bergumam "Upps, maaf. Aku keceplosan"

Toneri pun merasakan nasib sialnya kembali saat jaketnya dan celananya kena tumpahan air minum dari seseorang, membuatnya membatin 'What the hell, kenapa nasib sial terus mendatangiku sih'

"Maaf tuan, aku tidak sengaja" Ucap gadis kecil berwarna rambut hitam panjang dan memakai baju penyihir

Toneri pun melihat gadis itu dan membatin 'What the hell, gadis kecil macam apa dia ini. Masa gadis sekecil ini punya dada yang lumayan besar. Gadis ini tidak normal'

"Hei! Melihat dada seseorang saat orang sedang meminta maaf itu tidak sopan tahu" Ucap gadis itu yang menggembungkan pipinya dan membuatnya kelihatan imut bagi para lolicon

"Kau mengatakan sesuatu gadis kecil?" Tanya Toneri dengan nada cool sambil mengusap rambut gadis itu

Wajah gadis itu pun memerah atas tindakan Toneri, tapi kemudian dia mengingat perkataan Toneri dan menggunakan tongkatnya untuk memukul kaki Toneri membuatnya berteriak "Awww! Kau pikir apa yang kau lakukan itu hah, gadis kecil?"

"Aku ini bukan gadis kecil, dasar pemilik mata aneh" Ucap gadis itu, dan membuat Toneri kesal karena gadis didepannya ini sudah menghina mata Tenseigan miliknya. Kemudian dia melakukan pose layaknya penyihir dan berkata "Namaku Serafall Leviathan, salah satu dari para Yondai Maou dan merupakan penyihir terkuat, Magical Girl Leviathan. Jadi hormatlah sedikit padaku"

"Hahahahahaha"

"Apa yang kau tertawakan itu, HAH?" Tanya Serafall dengan nada marah

"Kau salah satu Yondai Maou, apa kau bercanda?" Sindir Toneri, kemudian dia berkata dengan sinis "Aku pikir Serafall itu lebih tua dari perkiraanku… Ternyata cuma loli dengan dada yang besar"

"APA KAU BILANG!" Teriak Serafall yang sudah hampir mengeluarkan tekniknya Celcius Cross Trigger dan membuat tempat pernikahan Naruto dan Grayfia membeku dan Toneri hampir menggunakan Tenseigan Chakra Mode miliknya, tapi dihentikan dan dipisahkan oleh Sasuke dan Sirzech. Sehingga orang-orang yang berada di dalam ruangan tidak merasakan amukan sang Maou Leviathan saat ini pada keturunan terakhir klan Otsutsuki itu

-Flashback End-

"Sudah, sudah Toneri. Biasanya benci itu berubah jadi cinta lho, nanti kalau kau yang membenci Serafall tiba-tiba mencintainya bagaimana?" Tanya Naruto

"Cuih, yang benar saja" Balas Toneri, kemudian dia berkata "Lebih baik aku kembali ke bulan daripada menyukai si loli berdada besar yang menyebalkan itu"

"Ya sudah kalau begitu, jaga diri kalian berdua baik-baik" Ucap Naruto yang menahan tawa mendengar betapa bencinya sahabatnya ini pada sahabatnya yang lain yang merupakan Maou Leviathan saat ini. Kemudian dia menutup teleponnya dan berkata pada Grayfia "Mereka berdua pindah ke Kyoto, tsuma. Tepatnya di dekat rumah Kurama dan Yasaka"

"Yasaka yang merupakan pemimpin Youkai Kitsune itu?" Tanya Grayfia

"Iya, tapi sekarang jabatannya sudah diberikan pada suaminya Kurama" Jawab Naruto, kemudian dia berkata "Kau mau kan aku ajak kesana, tsuma?"

"Tentu saja anata" Balas Grayfia, kemudian dia berkata "Bagaimana denganmu, Menma-kun?"

"Nah, aku disini saja kaa-chan" Jawab Menma, kemudian dia berkata "Katanya, See-chan akan mendatangi rumah kita dan memintaku menemaninya untuk membeli Action Figure Gundam terbaru"

"Ternyata See-chan masih tidak berubah ya Menma-kun" Ucap Haruka

"Tentu saja, dia kan sama seperti bibiku yang merupakan otaku. Bedanya bibi itu maniak manga dan anime sedangkan See-chan itu maniak Action Figure Gundam" Balas Menma

"Tsuma, apa kau tahu siapa gadis yang dimaksud See-chan oleh Menma itu?" Tanya Naruto

"See-chan yang dimaksud oleh anak kita adalah Seekvaira Agares, salah satu heiress klan Agares" Jawab Grayfia, kemudian dia berkata "Dia itu merupakan sahabat dari Menma-kun dan Haruka-chan"

"Hmm, sepertinya banyak sekali yang menyukai anak kita ini tsuma" Ucap Naruto yang memberikan seringai pada Menma

"Tidak seperti itu juga ttebasa" Balas Menma dengan wajah yang memerah

"Kalau begitu, kami pergi dulu ya Menma" Ucap Naruto, yang sudah berdiri dari bangkunya dan menuju ke pintu rumah bersama dengan Grayfia

Naruto dan Grayfia menaiki kendaraan untuk sampai ke Kyoto. Saat sampai di Kyoto, Naruto pun langsung membawa Grayfia ke rumah Kurama dan Yasaka. Dan saat di dalam Naruto pun melihat Kurama dan melemparkan sepatunya yang dia lepas dari kakinya

"Kau baka!" Teriak Naruto yang melempar sepatunya ke arah wajah dari Kurama dan membuatnya terjatuh dari bangkunya

Kurama pun langsung bangkit dan berteriak pada Naruto "APA-APAAN KAU INI GAKI! KENAPA KAU MELEMPARMU DENGAN SEPATU BULUKMU!"

"KEPALAMU ITU YANG BULUK, KURAMA!" Teriak Naruto, kemudian dia berkata "Aku kan sudah mengundangmu untuk datang ke pernikahanku, kenapa kau tidak datang baka"

"Eh…" Ucap Kurama, kemudian dia berkata "Bukannya pernikahanmu itu besok ya?"

"Dasar rubah pikun! Pernikahanku itu kemarin baka!" Teriak Naruto yang sudah akan bergulat dengan kurama, tapi Grayfia menjewer telinganya dan membuatnya berkata "Ittai! Tsuma, kenapa kau menjewerku?"

"Sopanlah sedikit pada yang punya rumah, anata" Jawab Grayfia yang mengomeli Naruto

"Maaf tsuma, aku tidak akan melakukannya lagi" Balas Naruto

"Jadi kau datang Naruto" Ucap Shukaku yang sudah sembuh total dari pertarungannya dan Naruto dan memberikan cengiran khasnya pada Naruto, kemudian dia melanjutkan "Bagaimana… Apa kau sudah berhasil menguasai jurus-jurus yang ada di gulungan pemberianku?"

"Aku sudah hampir menguasai semuanya, hanya saja aku belum bisa menguasai teknik Saiko Zettai Bugyo: Shukaku no Tatte dan juga Saiko Zettai Hougeki: Shukaku no Houkou" Jawab Naruto

"Tenang saja, kau pasti bisa" Ucap Shukaku, kemudian dia berkata "Jadi kau ingin menemui Matatabi untuk bertarung dengannya Naruto?"

'Jadi itu yang membuat anata dalam keadaan luka-luka waktu itu' Batin Grayfia yang mendengar ucapan Shukaku ini

"Sebenarnya aku hanya ingin mengenalkan istriku pada kau, Matatabi, Isobu, Son Goku, Kukou, Saiken, Choumei, Gyuuki, Kurama dan Yasaka saja" Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Tapi kalau Matatabi bersedia, sepertinya boleh juga"

"Ayo kita temui mereka semua, tinggalkan saja rubah jelek ini" Ucap Shukaku yang sudah menggiring Naruto dan Grayfia menuju tempat perkumpulan rahasia Naruto

"Dasar sialan kau rakun!" Teriak Kurama dengan kesal saat mendengar perkataan Shukaku yang menghina-nya, kemudian dia langsung menyusul ketiga orang itu

Sedangkan di rumah Menma, datanglah seorang berambut light blonde panjang dan memakai kacamata yang masuk ke rumah Menma. Wajahnya pun merona saat melihat Menma dengan jaket berwarna hitam dan juga sebuah kacamata yang bertengger di depan matanya

"Kau sudah siap kan Menma-kun?" Tanya gadis itu

"Ya See-chan" Jawab Menma, kemudian dia pergi bersama dengan gadis yang bernama Seekvaira itu

"Haruka! Haruka!" Teriak Rise yang sedang mencari-cari Haruka

Haruka ternyata sedang membaca yang membaca sebuah majalah setelah selesai mengurus pekerjaan rumah pun menghampiri Rise dan berkata "Ada apa sih Rise?"

"Orang yang kau sebut Seekvaira itu datang dan sudah pergi dengan Menma-kun" Jawab Rise dan Haruka pun memberikan sebuah glare karena Rise memanggil Menma dengan suffix-kun. Melihat itu, Rise pun gugup karena dia tahu meskipun sifat Haruka lembut tapi dia bisa menyeramkan jika berhubungan dengan Menma dan membuatnya berkata "Ayo kita ikuti dia Haruka"

'Benar juga, waktu aku meninggalkan mereka sendirian. See-chan memanfaatkan kesempatan itu untuk mencium Menma-kun' Batin Haruka, kemudian dia berkata "Ayo kita ikuti dia, Rise"

'Dasar anak muda jaman sekarang' Batin Alucard yang sedang membaca korannya dan melihat Haruka serta Rise mengikuti Menma dan Seekvaira

Naruto dan Grayfia pun memasuki ruangan yang ditunjukkan oleh Shukaku, dan mereka melihat Matatabi, Isobu, Son Goku, Kukou, Saiken, Choumei, dan Gyuuki, tapi yang paling membuat Grayfia shock adalah gadis berambut hitam dan berdada besar dan memakai sebuah ikat kepala yang ternyata adalah Kuroka, putri angkat dari Matatabi dan juga Stray Devil Rank-SS. Melihat itu Grayfia pun membuat pedang es di tangannya, tapi Naruto juga tidak tinggal diam

"Jiton: Suna no Tate!" Ucap Naruto yang mengeluarkan pasir yang sudah dia ubah menjadi debu emas dari gucinya dan membuat penghalang supaya serangan Grayfia gagal mencapai Kuroka

Pedang Grayfia itu pun tertahan dengan dinding debu emas dari Naruto dan juga membuat Kuroka juga shock saat melihat mantan The Ultimate Queen berniat untuk membunuhnya. Sedangkan Grayfia pun berkata pada Naruto "Kenapa kau menghentikanku, anata?"

"Tenang dulu tsuma" Ucap Naruto yang menepuk pundak istrinya itu

"Bagaimana aku bisa tenang anata. Ada Stray Devil Rank-SS disini" Balas Grayfia, dan Kuroka yang mendengarnya pun menundukkan kepalanya dan terlihat hampir mengeluarkan air matanya

"Tsuma, aku tahu perasaanmu" Ucap Naruto, kemudian dia berkata "Tapi Kuroka itu bukan musuh, dia itu anak angkat dari Matatabi berarti dia itu sudah aku anggap keponakanku sendiri. Lagipula dia itu mengkhianati King-nya karena dia mengancam akan membunuh adiknya jika dia tidak memberikan kekuatan Nekoshou miliknya itu kepada King-nya, dan lagipula dia ini mata-mata kami di Khaos Brigade"

Grayfia pun shock saat mendengar kabar ini, kemudian dia berkata pada Kuroka "Apa itu benar Kuroka-san?"

"Ya, itu benar Grayfia-sama" Jawab Kuroka, kemudian dia berkata "Aku mengkhianati King-ku karena dia mengancam untuk membunuh Shirone jika aku tidak menjalankan perintahnya dan membunuhnya, tapi para peerage membernya yang lain memutar-balikkan fakta dan membuat seolah-olah diriku yang bersalah dan aku dijadikan Stray Devil Rank-SS oleh Lucifer-sama. Karena aku takut kalau para anggota fraksi iblis akan memburu Shirone juga karena aku membawanya, aku pun meninggalkannya dan membuat dia membenci diriku. Setelah itu aku bertemu dengan kaa-san dan diberikan tempat tinggal yang layak dan sampai akhirnya aku menjadi mata-mata untuk Naruto-ojiisan dan kaa-san di Khaos Brigade"

"Maaf Kuroka-san, aku telah berpikiran macam-macam. Kalau begitu aku akan mengusahakan supaya statusmu sebagai Stray Devil dicabut oleh Sirzech-sama, Serafall-sama, Ajuka-sama, dan juga Falbium-sama" Ucap Grayfia

"Terima kasih, Grayfia-sama. Aku menghargai niat baik anda. Tapi bisa anda rahasiakan hal ini dahulu. Takutnya jika statusku sebagai Stray Devil dicabut maka rekan-rekanku di Khaos Brigade akan curiga kepadaku" Balas Kuroka, dan dibalas anggukan oleh Grayfia

"Naruto-kun, aku tunggu kau dibawah" Ucap Matatabi yang sudah turun ke bawah, tepatnya ke Training Arena

"Baiklah" Balas Naruto yang sudah ikut turun ke bawah

"Katon: Gokakyu no Jutsu!" Ucap Matatabi yang sudah mengeluarkan bola api berukuran besar yang sudah keluar dari mulutnya

Naruto pun melompat ke samping dan melemparkan sebuah Hiraishin Kunai miliknya ke arah Matatabi yang menghindarinya dengan mudah, dan Naruto pun berkata "Hiraishin no Jutsu!"

Srinnngggg

Naruto muncul dengan cepat di samping Matatabi dan langsung melancarkan pukulannya dan diblock oleh Matatabi. Matatabi pun menyeringai dan langsung melakukan adu taijutsu dengan Naruto yang juga terus-menerus mem-blok serangannya

"Menarik Naruto-kun, sungguh menarik" Ucap Matatabi, kemudian dia membuat insou dan berkata "Katon: Dai Endan!"

"Suna no Tate!" Ucap Naruto yang sudah membuat pelindung pasir di dekatnya

Booooommmm

Naruto pun langsung keluar dari pelindung pasirnya dan melemparkan banyak Hiraishin Kunai di tangannya ke arah matatabi. Matatabi yang melihatnya pun membatin 'Apa dia akan menggunakan Hiraishin lagi? Aku harus menghindarinya'

Naruto yang melihat Matatabi akan menghindari kunainya pun langsung membuat handseal dan mengeluarkan bola angin dari mulutnya "Futon: Reppushou!"

Bola angin itu pun memecah dan jutsu elemen angin itu menyatu dengan kunai Naruto dan membuat kunai itu berubah menjadi lebih tajam dari biasanya dan mempercepat gerakan kunainya, membuat Matatabi membatin 'Sial, aku tidak bisa menghindarinya dengan cepat

Craaaasssshhh

Craaaasssshhh

Craaaasssshhh

Kunai-kunai itu pun mengenai bagian tubuh Matatabi dan membuat beberapa luka lecet di tubuhnya dan membuatnya terjatuh dalam posisi terduduk. Saat dia akan bangkit, sudah ada satu kunai lagi yang menancap di dekat Matatabi dengan dililitu oleh tag peledak "Kai!"

Boooooommmmm

"Kaa-san!" Teriak Kuroka yang melihat ledakan yang terjadi di dekat tempat ibunya berada

"Jangan khawatir Kuroka. Ibumu akan baik-baik saja, dia lebih kuat daripada aku" Ucap Shukaku yang sedang menghisap rokoknya

"Kau semakin hebat Naruto-kun" Ucap Matatabi yang sudah bangun meskipun bajunya sudah tercabik-cabik dan banyak luka lecet yang muncul di bagian badannya. Kemudian dia membuat handseal dan berkata "Katon: Aoi Gokakyu no Jutsu!"

Saat ini Menma dan Seekvaira sedang berjalan-jalan sebentar setelah Menma telah menolong Seekvaira untuk menemaninya membeli Action Figure Gundam terbaru yang dia tunggu-tunggu dari kemarin. Seekvaira yang menyadari bahwa dia diikuti oleh Haruka pun menyeringai licik dan menggoda Menma

'Jadi kau mengikutiku ya, Haruka-chan. Aku akan membuatmu cemburu ufufufufu' Batin Seekvaira, kemudian dia berkata "Ne, Menma-kun. Boleh kan aku memegang tanganmu dengan erat"

Menma yang tidak terlalu mengerti permintaan Seekvaira pun berkata "Ah, ya. Silahkan saja". Seekvaira pun menggenggam tangan Menma dengan erat dan bergelayutan di sebelah Menma dan membuatnya berkata "See-chan, apa yang kau lakukan ini ttebasa?"

"Ih, Menma-kun kok gitu sih" Balas Seekvaira dengan nada genit, kemudian dia berkata "Kita ini kan sepasang kekasih, jadi tidak apa-apa kan kalau aku lebih lama lagi seperti ini denganmu"

'Yang kekasihnya itu aku tahu, maniak Gundam!' Teriak Haruka dalam hati yang tubuhnya sudah dikelilingi oleh aura hitam pekat seelah melihat perbuatan sahabatnya ini

"Sial, kenapa aku harus bersama dengan dia sih. Dia membuatku takut Kouzeon" Ucap Rise pada partnernya

"Sudahlah Rise-hime, nikmati saja. Bukannya kau yang ingin mengikuti dan mengawasi pangeran barumu itu" Balas Kouzeon pada Rise yang sudah membuat wajahnya merona karena malu

"Silahkan saja, See-chan" Balas Menma yang tidak mau mempermalukan sahabatnya ini di keramaian seperti ini

'Yaaayyy! Rasakan itu, Haruka-chan' Batin Seekvaira yang melihat ke belakang dan menatap Haruka dengan niat menyindir

"Ayo kita ikuti dia" Ucap Haruka yang pergi meninggalkan Rise dan membuat para pejalan kaki yang lewat ketakutan saat melihat aura hitam menakutkan dari Haruka

"Tunggu dulu, Haruka!"

Naruto pun berusaha menahan serangan api Matatabi dengan pasirnya, tapi sulit karena serangan api Matatabi berbeda dari yang tadi. Kalau yang ini bukan berwarna merah lagi tapi biru dan kepanasannya bertambah berkali-kali lipat

'Sial, api biru itu panas sekali ttebayo' Batin Naruto yang tangannya sudah berwarna kemerahan karena terus menahan api biru Matatabi dengan pasirnya

"Kau sudah menyerah Naruto-kun?" Tanya Matatabi

"Heh, tidak akan Matatabi" Jawab Naruto

"Baiklah kalau begitu…" Ucap Matatabi, kemudian dia membuat beberapa handseal dan berkata "Katon: Aoi Goryuuka no Jutsu!"

"Suna no Tate!" Ucap Naruto yang membuat dinding pasir sekali lagi

Boooooommmm

Naga api itu tertahan dengan dinding pasir itu, tapi rasa panasnya masih berasa di tangan Naruto 'Sial, panasnya…'

Kraaaaaaakkkkk

Duuuuuaaaarrrr

Naruto pun terlempar karena kuatnya serangan milik Matatabi, kemudian Matatabi langsung menggunakan kecepatan supernya dan langsung sampai di depan Naruto dan kemudian tangannya sudah berubah menjadi cakar yang panjang "Neko no Tsume!"

"Arrrrggggghhhh!" Teriak Naruto yang terkena sabetan cakar Matatabi di bagian dadanya

"Anaaataaa!" Teriak Grayfia yang melihat Naruto yang terkena cakar dari Matatabi

Naruto pun melakukan overflip dan mendarat dengan cepat, kemudian dia menutup matanya dan setelah beberapa detik dia pun membukanya "Senjutsu!"

"Katon: Aoi Nibi no Hinotama!" Ucap Matatabi yang sudah menembakkan 2 bola api dari mulutnya dan mengarah ke arah Naruto

Naruto pun melemparkan dua kunai, satu kunai ke atas atap tempat pertarungan dan yang satu lagi berada di dekat tempat Matatabi berdiri membuat para penonton pertandingan itu bingung, kecuali Kurama yang tertawa seperti orang gila "Hiraishin no Jutsu!"

Srinngggg

Booooooommmm

Naruto bisa menghindari dua bola api dari Matatabi itu karena dia sudah memakai Hiraishin yang sudah dipercepat pergerakannya dengan Senjutsu dan muncul di atas tempat kunainya menancap dan mulai membuat Rasenshuriken dengan satu tangan, hal yang tidak pernah dia lakukan dalam Sennin Mode miliknya

"Futon: Rasenshuriken!" Ucap Naruto yang sudah melempar Rasenshuriken miliknya yang tidak bisa menghindar dengan

Matatabi pun akan menghindar, tapi tiba-tiba saja Rasenshuriken-nya menghilang dan membuatnya tidak jadi menghindar serta membuat para Bijuu, Kuroka dan Grayfia membatin 'Kemana serangan Naruto / ojii-san / anata tadi'

'Mustahil!' Batin Matatabi yang mengutuk Naruto yang ternyata menteleport Rasenshuriken miliknya ke kunai yang berada di dekatnya dan membuatnya membatin 'Aku tidak akan bisa menghindar…'

"Kena kau Matatabi" Ucap Naruto yang melihat serangannya itu akan mengenai targetnya

"Tidak semudah itu" Balas Matatabi yang sudah mengubah dirinya menjadi Bijuu Mode dan mementalkan Rasenshuriken miliknya ke arah bijuu yang lain dengan ekornya

'Shit…' Batin para Bijuu yang lain yang belum sempat meng-counter jurus itu dengan jurus terkuat mereka. Tapi Sasuke dengan Choku Tomoe Rinnegan miliknya yang sudah aktif pun datang dan berkata "Gakido!"

Jurus Rasenshuriken Naruto pun terhisap oleh jutsu Sasuke dan membuat Kuroka dan Grayfia kaget karena Rasenshuriken adalah salah teknik terkuat yang dimiliki Naruto. Sasuke kemudian melihat Bijuu yang lain dan berkata "Hn, kalian tidak apa-apa?"

"Kami tidak apa-apa. Untung kau cepat datang Sasuke" Jawab Kurama dan membuat Sasuke tersenyum tipis. Kemudian dia melihat Matatabi dan berkata "Matatabi… KAU BAKA! KAU MAU MEMBUNUH KITA SEMUA YA!"

"Maaf Kurama-kunAku tidak sengaja" Balas Matatabi

"Sepertinya bahaya jika serangan kita berdua mengenai yang lain" Ucap Naruto, kemudian dia membuat handseal dan berkata "Kage Bunshin no Jutsu!"

Booooooffff

Booooooffff

Booooooffff

Booooooffff

"Apa yang akan kau lakukan Naruto-kun? Apa kau akan melawanku dengan Kage Bunshin?" Tanya Matatabi, yang meihat Naruto membuat 4 bunshin yang sudah berpencar

"Tidak…" Jawab Naruto singkat, kemudian dia berkata "Tapi aku akan menggunakan ini, Ninpo: Shisekyojin!"

Naruto berhasil membuat sebuah kekkai dengan bantuan para bunshinnya. Sasuke yang melihatnya pun berkata "Sejak kapan Naruto bisa menggunakan jurus itu? Bukannya jurus itu hanya bisa digunakan oleh 4 orang berperingkat Kage

"Kau jangan salah Uchiha" Balas Gyuuki, kemudian dia melanjutkan "Naruto itu memiliki kapasitas chakra sebesar para Kage di Elemental Nation dan dia membuat 4 bunshin untuk melakukannya sehingga bisa dirinya yang asli akan melawan Matatabi"

"Kalau dia melakukan itu, bukannya chakranya akan cepat terkuras?" Tanya Sasuke

"Dia menggunakan chakraku, Uchiha Sasuke" Jawab Shukaku, kemudian dia melanjutkan "Dia menggunakan sebagian chakraku untuk melakukan Shisekyojin, sisa chakraku dan chakranya sendiri akan dia pakai untuk melawan Matatabi"

"Katon: Nibi no Hinotama!" Ucap Matatabi yang mengeluarkan dua api kembarnya kembali dari mulutnya tapi berukuran lebih besar dari biasanya

Naruto pun membuat Rasenshuriken di tangan kiri dan kanannya, dan melemparnya "Futon: Rasenshuriken!"

Boooooooommmm

Boooooooommmm

Duuuuuuaaaarrrrrrr

"Ini serangan terakhirku…" Ucap Matatabi, kemudian dia membuat sebuah bola hitam besar dan menembakkannya tepat ke hadapan Naruto "Bijuudama!"

'Serangan itu kan…' Batin Grayfia yang melihat serangan terkuat yang dimiliki suaminya dulu, meskipun dalam ukuran lebih kecil "Anaattaaa!"

Naruto yang melihat Bijuudama yang melesat ke arahnya pun tidak tinggal diam, kemudian dia membuat Rasenshuriken super besar dengan bantuan kedua tangannya dan dia lemparkan ke Bijuudama itu "Senpo: Futon: Chou-Oodama Rasenshuriken!"

Booooooommmmm

'Apakah Naruto-kun sudah kalah' Batin Matatabi, tapi dia tidak bisa melihat apa-apa karena munculnya asap yang tebal karena ledakan jutsu mereka berdua

Saat asapnya menghilang perlahan-lahan, dia pun terkejut saat melihat sebuah Hiraishin Kunai yang menuju ke arahnya. Dia berusaha menghindar, tapi gagal saat melihat Naruto yang muncul dan mengeluarkan jurus yang dulu dia pernah gunakan saat dia masih menguasai Rikudou Senjutsu Mode "Ini serangan terakhirku… Senpo: Jiton: Rasengan!"

'Sial…' Rutuk Matatabi saat merasakan tubuhnya tidak bisa bergerak saat terkena jurus Naruto dan tubuhnya dikelilingi oleh corak segel berwarna hitam milik Shukaku. Shukaku yang melihat itu pun menyeringai saat melihat Naruto yang menggunakan jutsu yang menandakan persahabatan mereka di Perang Dunia Shinobi Ke-4 dulu

Naruto pun mendarat dengan mulus setelah melompat dari wajah Matatabi yang masih dalam kondisi Bijuu Mode yang masih aktif. Kemudian dia membatin 'Sepertinya aku masih punya lumayan chakra untuk menggunakan Fuinjutsu: Kongo Fusa untuk mengambil chakra Matatabi'

"Arggggghhhh!" Teriak Naruto saat dia mengeluarkan rantai berwarna keemasan dari dalam tubuhnya dan rantai itu memecah dan mengikat Matatabi yang masih tidak bisa bergerak karena efek jutsunya tadi dan dia pun membuat handseal dan berkata "Fuinjutsu: Kongo Fusa!"

"Fuin!"

Dengan satu kata terakhir dari Naruto… Chakra Matatabi yang berada dalam tubuhnya pun berpindah ke tubuh milik Naruto dan membuatnya berhasil mendapatkan chakra Nibi no Matatabi serta kemampuannya menggunakan Katon dan juga api biru miliknya. Sedangkan Naruto melepaskan rantai chakranya dan Youki mulai mengisi chakra dalam tubuh Matatabi yang telah berpindah ke tubuh Naruto. Naruto pun hendak terjatuh ke belakang karena sudah tidak kuat menahan lelah, tapi Grayfia sudah muncul di belakang Naruto dan menahannya

"Kau tidak apa-apa kan anata?" Tanya Grayfia

"Aku tidak apa-apa, tsuma" Jawab Naruto

"Kerja bagus Naruto-kun" Ucap Grayfia, kemudian dia berkata dengan nada sensual "Saat sampai di rumah, aku akan menyalurkan energy iblisku untuk mengobatimu anata"

Mendengar itu wajah Naruto pun memanas karena dia tahu bahwa jika ingin menyembuhkan luka seseorang itu harus menyalurkan energy dengan keadaan tubuh yang telanjang secara terus-menerus. Naruto yang malu pun berkata "Tidak apa-apa kok tsuma. Lagipula, aku kan bisa sembuh dengan cepat"

"Tidak ada penolakan" Ucap Grayfia

"Ha'i" Balas Naruto

Grayfia pun memapah Naruto ke atas arena dan bertemu dengan Sasuke. Kemudian Naruto yang melihat Sasuke pun berkata "Terima kasih atas bantuamu, Sasuke"

"Sama-sama" Balas Sasuke, kemudian dia berkata "Aku cukup terkejut kau bisa melakukan Shisekyojin, Naruto"

"Ah, aku bisa melakukan jurus itu karena bantuan Kurama dan juga para Bijuu yang lain. Jadi tidak usah kaget begitu" Ucap Naruto

"Aku mengerti" Balas Sasuke, kemudian dia berkata "Kalau begitu, aku pergi dulu. Sunshin no Jutsu!"

Sasuke pun menghilang menjadi asap, dan kemudian dia melihat Kuroka yang memapah Matatabi dan dia pun berkata "Kau tidak apa-apa, Matatabi?"

"Lumayan…" Balas Matatabi, kemudian dia melanjutkan "Kalau saja pertarungan kita sama seperti pertarunganmu dengan Shukaku-kun, mungkin aku sudah tidak sadarkan diri selama berminggu-minggu"

"Hah, bisa saja kau ini. Aku cuma beruntung saja" Ucap Naruto yang sudah berhasil berjalan kembali meskipun tertatih-tatih sambil memegang dadanya

"Oh ya, Kuroka-chan… Coba berikan gulungan itu pada pamanmu ini" Ucap Matatabi pada putrinya angkatnya itu

"Baik kaa-san" Balas Kuroka yang sudah memberikan sebuah gulungan pada Naruto, kemudian dia berkata "Ini gulungan jurus-jurus milik kaa-sanku ojii-san. Semoga kau bisa mempelajarinya"

"Terima kasih Matatabi, Kuroka-chan" Ucap Naruto, kemudian dia berkata pada Grayfia "Ayo kita pulang tsuma"

-To Be Continued-

Review:

Yamata no Orochi: Menampakkan dirinya nanti, dia sekarang-sekarang ini cuma lebih suka bertindak dibalik layar dan meneliti aja

Herpes: Tapi punya Sasuke bukan Rinne-Sharingan, itu masih Rinnegan biasa. Kalo Rinne-Sharingan itu warnanya merah kaya yang dijidat mbah Madara dan nyai Kaguya. Tapi sih kalo ane lebih suka manggil Rinnegan Sasuke itu Choku Tomoe Rinnegan

Koshiro Seijuro: Gua bukan Shinn-senpai, si Mul, atau gan Aldhie yang bisa bikin lemon super hooootttt gan. Gimana mau nambahnya coba?

Kanzaki Yuki: Gak juga, dia punya MS paling kemampuannya kaya MS Obito doang tapi enggak sama persis kaya Kamui dan juga dia enggak mau pake resiko make Susanoo biar matanya gak kehilangan cahayanya

Michael Gabriel 455: Kan dibilang, garing kaya kripik pangsit. Iya, sama ngadu kekuatan anak sama bapak. Menma bakal punya adik kok. Adiknya cewek terus identik sama Grayfia, kemampuannya cuma elemen es dari Grayfia aja tanpa chakra

Psychocross: Iya, dia make mata Mini Juubi yang muncul di Naruto Gaiden yang kemampuan Jikukan-nya sama kaya Kamui

Esya27BC: Ide bagus tuh. Masukkin sel kekuatan anggota Akatsuki yang udah dia teliti ke orang-orang yang udah mati, atau penelitian gila lainnya

Kuro-s: Soalnya Oro jarang muncul di cross Naruto DxD. Iya itu isinya Sarada

Dark Namikaze SS: Bukan ngebunuh, liat aja nanti… Hahay

UzuHyuu689: Soalnya ada anak reinkarnasi Issei yang nafsu banget minta lemon

Devan Boy Steln: Kan Alucard dan Yoko jadi pair entar, jadi ane bikin masuknya bareng. Luciannya ane bingung cerita buat masukinnya. Bukan mbah Madara, tapi mata Shin yang ada di Naruto Gaiden

Aska Van Hellsing: Mata dari bocah eksperimennya yang namanya Shin itu. Di Naruto Gaiden kan dia punya Sharingan. Disini ada slightnya vroh, tapi ada humornya. Masuk Khaos Brigade dia entar

Ayub Pratama 792: Biar pada sadar tuh reviewer yang kaya gitu. Ketemu, tapi masih lama sekali. Bisa aja, tapi paling Cuma bisa 1-3x biar enggak buta matanya

ChristianAmrokuzan: Bukan nguping, tapi suaranya sampai ke kamarnya

Hole in heart: Ya, dia itu

Ashalim31: Itu bukan Roxas, yang ninja Homura

Ero Azazel: Iyalah, dan gokil banget tuh orang. Ngibulin True Dragon

-Omake-

Saat ini Menma dalam perjalanan menuju ke rumah setelah menemani Seekvaira membeli Action Figure-nya dan mengajaknya makan bersama. Saat ditengah perjalanan, Seekvaira pun tiba-tiba menghentikan Menma

"Kenapa kau mengajakku berhenti di sini, See-chan" Ucap Menma

"Menma-kun, kau sayang padaku tidak?" Tanya Seekvaira dan membuat Haruka dan juga Rise terkejut atas perkataan Seekvaira

'Gawat, See-chan / orang itu ingin menyatakan perasaannya pada Menma-kun' Batin Haruka dan Rise dengan nada panik

"Tentu saja…" Jawab Menma, dan membuat Seekvaira, Haruka, dan Rise terkejut. Kemudian Menma melanjutkan dengan nada polos"Aku sayang tou-chan dan kaa-chan, aku sayang kakek dan nenekku, aku sayang bibi Rias dan paman Sirzech, aku sayang semua anggota peerageku, dan aku sayang semua teman baikku

'Bukan itu yang kumaksud Menma-kun…' Batin Seekvaira dengan nada sedih, kemudian dia berkata dengan nada senang "Terima kasih ya Menma-kun atas kesedianmu untuk menemaniku, kau memang teman sejatiku"

Cup

Seekvaira pun mencium pipi Menma dan membuat Haruka dan Rise terbakar api cemburu dan dia langsung menghilang dengan lingkaran sihirnya dan meninggalkan Menma yang terbengong seperti orang bego setelah wajahnya dicium oleh Seekvaira. Wajahnya pun memerah sebentar, karena hal itu. Saat keadaan wajahnya sudah kembali seperti semula, dia pun meneruskan perjalanannya dan terhenti saat melihat Haruka dan Rise yang sudah diselimuti aura kehitaman yang membuat bulu kuduk Menma merinding

"Haruka-chan, Rise-chan, ada yang bisa aku bantu ttebasa?" Tanya Menma dengan nada takut setelah melihat kekasihnya dan bishopnya ini yang sepertinya suasana hatinya sedang buruk

"Menma-kun…" Ucap Haruka yang sudah mngeluarkan lingkaran sihir di tangannya dan Rise yang sudah mengeluarkan Kouzeon

"Ya…" Balas Menma yang ketakutan melihat dua orang gadis iblis yang dalam suasana hati yang buruk ini

"Die!" Teriak Haruka yang sudah melemparkan sihir api ke arah Menma dan Rise yang sudah menggunakan teknik dari Persona miliknya untuk menyerang Menma

"Uwaaaa!" Teriak Menma dengan nistanya saat terkena serangan dari Haruka dan Rise

Di kediaman Uzumaki, Naruto dan Grayfia serta para peerage Menma pun facepalm saat melihat Menma yang dalam keadaan pingsan dan diseret-seret kakinya oleh Haruka dan Rise. Sedangkan Alucard hanya bisa berkata "Dasar anak muda zaman sekarang"