Name: Naruto DxD Chronicles
Author: Izanagi - no - Ookami
Rating: M
Genre: Adventure

Pair: Uzumaki Naruto x Grayfia Lucifuge, Kurama x Yasaka, Issei x Harem, Uzumaki Menma x Haruka Suzumiya x Rise Kujikawa x Seekveira Agares x Sarada Uchiha, Uchiha Sasuke x Rossweis, Otsutsuki Toneri x Serafall Leviathan, Roxas x Sona Sitri, Edge Vanhite x Nell Ellis, and Alucard x Yoko Belnades

Summary: Naruto masuk ke dunia DxD dan terdampar ke Underworld. Tapi karena suatu hal, dia harus meninggalkan gadis yang dicintainya dan pergi ke dunia manusia dan menjadi anggota fraksi manusia. Apakah dia bisa menjaga perdamaian dari Khaos Brigade dengan bantuan Tailed Beast Force dan keempa fraksi, Versi lain fic Naruto DxD Chronicles

Disclaimer: Naruto dan Highschool DxD bukan punya saya

Chapter 17: Child From The Future

Setelah kemarin malam sehabis pertarungannya dan Matatabi, Uzumaki Naruto yang tertidur di kamarnya pun terbangun dan juga diikuti dengan bangunnya istrinya, Grayfia Lucifuge Uzumaki. Tapi saat mereka bangun, mereka dikejutkan dengan adanya sesosok anak kecil yang sangat mirip dengan Grayfia ditengah-tengah Grayfia

'Siapa anak ini? Kenapa dia mirip sekali dengan tsuma' Batin Naruto

'Anak ini… Kenapa dia bisa mirip sekali denganku waktu aku masih kecil ya' Batin Grayfia saat melihat anak kecil yang berada ditengah-tengah dia dan suaminya

Anak kecil itu pun juga ikut bangun dan berteriak senang saat melihat Naruto dan Grayfia sudah bangun dari tidurnya "Yee! Papa dan mama sudah bangun"

'Siapa anak ini? Kenapa dia memanggil kami papa dan mama' Batin Naruto dan Grayfia, kemudian dia melihat anak itu dan berkata "Siapa kamu?"

"Eh…" Ucap gadis itu, kemudian dia menjawab "Masa papa dan mama tidak ingat aku. Aku kan Seneca Lucifuge Uzumaki, putri kalian"

Grayfia pun memasang mode bepikirnya dan berkata "Perasaan kami hanya memiliki satu anak dan itu juga laki-laki bukan perempuan"

"Iya…" Balas Naruto, kemudian dia menambahkan "Anak kita kan hanya Menma saja"

Gadis itu pun terkejut dan menangis… Grayfia dan Naruto entah kenapa merasa sedih sekali saat melihat anak itu menangis dan berteriak pada mereka dan kemudian dia keluar dari kamar mereka dengan kekecewaan yang meluap-luap "Uwaaa! Papa dan mama jahat! Kalian melupakan Sene! Menma-nii!"

Menma yang ternyata sudah bangun dan saat ini sedang melatih teknik Hyouton: Rasenringu miliknya pun menghentikan latihannya "Sepertinya ada yang memanggilku dan itu dari arah kamar tou-chan dan kaa-chan… Aku harus kesana"

Menma pun menuju ke kamar kedua orang tuanya, tapi ternyata dia tiba-tiba ditabrak dan dipeluk oleh gadis kecil yang sangat mirip dengan ibunya 'Apa dia kaa-chan? Ti-Tidak, dia lebih kecil dari kaa-chan. Sebenarnya siapa dia?'

"Menma-nii! Papa dan mama jahat! Masa mereka melupakan Seneca, huwaaaa!" Teriak Seneca yang sedang menangis sambil memeluk kakaknya

'Dia memanggilku kakak? Apa dia adikku' Batin Menma, kemudian dia membalas pelukan Seneca. Menma pun melihat kedatangan Naruto dan Grayfia, kemudian dia berkata "Tou-chan, kaa-chan… Sebenarnya apa yang terjadi, ttebasa?"

"Saat kami bangun, kami melihat anak itu di tengah-tengah kami" Jawab Grayfia, kemudian dia melanjutkan "Dan saat kami tanya, dia bilang kalau dia itu putri kami dan juga adikmu… Menma-kun"

"Tapi aku benar-benar anak kalian!" Teriak Seneca yang tangisannya berubah menjadi lebih keras. Dan itu semakin membuat Naruto dan Grayfia menundukkan kepalanya karena merasa bersalah pada Seneca. Tapi kan mereka hanya bingung… Siapa sih yang tidak bingung saat kau bangun dari tidurmu, kau dipertemukan dengan sosok gadis kecil yang ternyata adalah putrimu dengan istrimu padahal kalian belum lama menikah dan istrimu juga belum mengandung sama sekali

"Sepertinya kita harus membicarakan ini dengan para peerageku yang lain juga" Ucap Menma

"Ya, kau benar" Balas Naruto, kemudian dia melanjutkan "Kau panggillah para anggota peeragemu"

Menma pun menggangguk dan dia membawa Seneca pergi bersamanya karena dia pasti tahu Seneca kecewa pada ayah dan ibunya karen telah melupakannya. Meskipun kalau dilihat, dia memang mirip dengan ibunya… Tetap saja kan ibu dan ayahnya pasti akan terkejut. Mengingat ibu dan ayahnya belum lama menikah dan juga ibunya belum mengandung lagi. Menma pun memanggil Roxas, Edge, Gene, Homura, Haruka, Rise, Alucard, dan juga Yoko… Kemudian mereka berkumpul di ruang tamu. Saat di ruang tamu, para peerage Menma lumayan terkejut saat melihat Mini-Grayfia yang berada di sebelah Menma dan memegang tangannya

"Kenapa kau mengajak kami kesini Menma-kun? Dan siapa gadis kecil di sebelahmu itu? Kenapa dia sangat mirip dengan Grayfia-sama?" Tanya Haruka

'Bahkan Haruka-neechan juga…' Batin Seneca yang ingin menangis kembali apalagi saat para peerage kakaknya melihatnya dengan tatapan aneh. Seolah mereka semua tidak mengenalnya sama sekali

Menma pun duduk supaya dia bisa melihat mata Seneca, kemudian dia berkata "Seneca-chan… Bukan berarti aku atau semua orang disini tidak mengenalmu. Hanya saja, kami hanya terkejut saat melihat kau yang merupakan adikku padahal tou-chan dan kaa-chan baru saja menikah dan kaa-chan belum mengandung lagi"

Para peerage Menma pun shock, kemudian mereka membatin bersamaan 'Pantas saja… Ternyata gadis ini adik dari Menma-kun / Menma / Menma-sama. Itu menjelaskan kenapa dia bisa sangat mirip dengan Grayfia-sama. Tapi kenapa bisa? Bukannya Grayfia / Grayfia-sama belum mengandung kembali'

Seneca pun terdiam dan mulai menghapus air matanya. Melihat itu Menma pun berkata "Seneca-chan, kamu lahir tanggal berapa?"

"12 Oktober 2020" Jawab Seneca(AN: Tahunnya ngasal ya. Jadi jangan dipikirkan)

"Ini kan tahun 2019" Ucap Haruka, kemudian dia berkata "Berarti Seneca-chan berasal dari masa depan, Menma-kun"

"Tapi apa mungkin?" Tanya Roxas, kemudian dia melanjutkan "Maksudku, memangnya ada seseorang dari fraksi manusia, iblis, malaikat, atau malaikat jatuh yang bisa membuat mesin waktu? Aku saja berani bertaruh kalau Azazel belum bisa membuat mesin waktu saat ini"

Para peerage Menma yang lain dan Naruto serta Grayfia pun masih terkejut saat melihat adik dari tuan serta anaknya dari masa depan itu. Melihat itu Edge pun menyeringai dan dia pun bertanya kepada Seneca sambil menunjuk Haruka dan berkata dengan nada jahil "Ehm, Seneca-sama… Apa kau kenal dengan dia?"

"Tentu saja" Balas Seneca dengan riang "Haruka-neechan kan adalah kakak iparku"

"Heee!" Teriak Menma dan Haruka, kemudian dia mendeathglare Edge dan berkata "Edge, apa yang kau lakukan ttebasa?"

"Apa? Aku tidak melakukan apa-apa Menma-sama" Jawab Edge

'A-Aku me-menikah dengan Menma-kun. Kami-sama terima kasih' Batin Haruka yang wajahnya sudah memanas, dirinya belum kuat untuk mendengar berita bahagia itu. Kemudian dia merasakan kepalanya sakit dan berkata "Ittai! Sakit…"

"Bukan hanya Haruka-neechan saja. Tapi nii-chan juga mempunyai 3 istri lain" Tambah Seneca, dan Haruka yang moodnya sedang naik pun tiba-tiba down dan langsung mendeathglare Menma. Kemudian dia memasang pose berpikir dan melanjutkan "Yang satu namanya, aku lupa… Dan dua lagi itu, Rise-neechan, dan Seekvaira-neechan. Tapi tetap, Haruka-neechan lah yang terbaik"

Mendengar itu, Haruka pun memberikan tatapan dengan maksud sindiran ke arah Rise dan Rise pun menahan sedang menahan amarahnya pada ratu dari King-nya itu. Sedangkan Edge yang belum puas mengerjai Menma pun langsung berkata "Dan bagaimana dengan dia, Seneca-sama?"

"Roxas-nii menikah dengan siapa ya, biar Sene ingat-ingat dulu…" Ucap Seneca, kemudian dia menjawab dengan riang "Oh ya… Roxas-nii menikah dengan Sona-baasan"

'Sudah kuduga…' Batin Menma, Haruka, Homura, Nell dan Edge. Roxas yang mendengar itu langsung mendeathglare Edge meskipun rona merah sudah memenuhi wajahnya

"Seneca-chan… Kenapa dengan matamu?" Tanya Menma yang melihat perubahan mata adiknya dari masa depan yang tadi berwarna silver menjadi berwarna keemasan

"Entahlah, nii-chan…" Jawab Seneca, kemudian dia melanjutkan "Setiap pagi, selalu saja mataku berubah seperti ini"

Grooowwwwlll

"Mama… Aku lapar" Ucap Seneca yang sedang melihat ibunya sambil memegang perutnya sudah berbunyi layaknya symphony lagu yang sangat indah

Grayfia pun tersenyum dan berkata pada anaknya "Kau mau makan apa, Seneca-chan?"

"Icy Ramen" Jawab Seneca

'Makanan macam apa itu, ttebasa?'

'Aku baru mendengar nama makanan seperti itu'

'Mungkin dia salah sebut ttebayo. Mungkin Spicy Ramen'

"Kau salah sebut kali, Seneca-chan" Ucap Naruto, kemudian dia melanjutkan "Mungkin kau ingin makan Spicy Ramen"

"Bukan papa. Aku memang ingin makan Icy Ramen" Balas Seneca, dan kemudian dia melanjutkan "Bukan Spicy Ramen"

"Tapi ramen macam apa Icy Ramen itu, ttebasa? Aku baru pertama kali mendengarnya Seneca-chan" Tanya Menma

"Icy Ramen itu ramen yang kuahnya tidak begitu panas dan dicampur es batu ke dalamnya" Jawab Seneca

'What…'

'Ramen dengan es batu. Yup, benar-benar kombinasi tepat antara Naruto dan Grayfia'

'Aku tahu Menma-sama memang gila dalam urusan ramen, tapi ternyata adiknya lebih gila daripada dia'

"Eh…" Ucap Seneca, kemudian dia berkata dengan pose imut "A-Apa ada yang salah?"

"Kau tidak salah dengan perkataanmu,Seneca-chan?" Tanya Naruto

"Tidak kok papa. Memang seperti itu Icy Ramen yang selalu aku makan" Jawab Seneca

"Orang bodoh mana yang membuat makanan semacam itu, Seneca-chan?" Tanya Menma yang shock atas perkataan adiknya itu. Menurut Menma, rasa sebuah ramen memang absolute tapi bagaimana rasanya dengan ramen dicampur es batu. Mengingatnya saja Menma sudah menahan diri untuk tidak melompat dari Tokyo Tower jika dia berkunjung kesana nanti

"Mama" Jawab Seneca. Para orang-orang disana pun sweatdrop saat mendengar perkataan super polos yang keluar dari mulut Seneca apalagi Menma dan Naruto. Siapa sangka kalau Grayfia yang merupakan mantan queen terkuat di Underworld bisa senista itu untuk membuat makanan super aneh seperti itu

Setelah itu, Grayfia pun membuat Icy Ramen yang diminta putrinya. Saat Seneca sedang memakan ramennya, Menma pun hanya menghela nafas pasrah saat adiknya memakan ramennya dengan lahap bahkan sampai batu es-nya juga. Kemudian Naruto yang melihatnya pun memanggilnya

"Menma…" Panggil Naruto

"Ya tou-chan?" Balas Menma

"Aku dan ibumu sudah memutuskan…" Ucap Naruto, kemudian dia melanjutkan "Kau dan para paeeragemu kecuali Alucard dan juga Yoko akan mulai memasuki Akademi Kuoh bersama dengan Iriana mulai besok"

"Apa!" Teriak Menma, kemudian dia berkata "Yang benar saja tou-chan… Sewaktu belajar di rumah dengan nenek saja, aku sudah dibuat hampir mati kebosanan dan sekarang aku harus belajar di sekolah… Aku tidak mau, ttebasa!"

"Menma-kun… Kau itu sudah lama tidak belajar lagi setelah kau memutuskan pembelajaran dari nenekmu secara sepihak dengan alasan mencari anggota peeragemu" Ucap Grayfia, kemudian dia melanjutkan "Kalau kau begini terus, nanti kau malah menjadi bodoh. Apa kau mau menjadi bodoh dan mengecewakan ibu dan ayah?"

'Kaa-chan…' Batin Menma yang sedih saat melihat ekspresi kecewa ibunya

"Ya sudah… Kalau kau tidak mau" Ucap Naruto, kemudian dia mengancam "Aku tidak akan mengajarkan teknik pamungkasku dan juga kakekmu, yaitu Senjutsu dan juga Hiraishin kalau begitu"

"Lah, kok gitu ttebasa!" Balas Menma, kemudian dia melanjutkan "Kalau kau tidak mengajarkanku, nanti aku melawan Sairaorg yang merupakan pengguna Senjutsu bagaimana?"

"Kau mau aku ajarkan kan?" Tanya Naruto dan dibalas dengan anggukan kepala oleh Menma. Dia pun melihat Menma dan berkata "Pilihanmu hanya ada dua… Kau harus mau bersekolah di Kuoh, dan aku akan mengajarkanmu kedua teknik itu atau kau tidak mau bersekolah di Kuoh dan aku tidak akan mengajarkanmu"

"Sigh, baiklah… Aku akan bersekolah disana" Jawab Menma

"Nah gitu dong. Itu baru putraku" Ucap Naruto, kemudian dia melihat Roxas dan berkata "Lagipula Knight-mu itu kan harus menemui istrinya di masa depan bukan?"

Para peerage Menma serta Grayfia pun tertawa saat mendengar perkataan Naruto. Wajah Roxas pun sudah dipenuhi warna kemerahan karena malu dan kesal bercampur menjadi satu. Setelah itu dia pun melihat Edge dan berkata 'Dasar sialan kau Edge… Akan kau balas kau nanti'

Setelah Seneca selesai dengan makanannya, dia pun melihat kedua orang tuanya dan berkata "Oh ya, aku ingat papa, mama…"

"Ingat apa?" Tanya Naruto dan Grayfia

"Aku kesini kalau tidak salah karena memakai mesin waktubuatan Iriana-nee" Jawab Seneca, kemudian dia melanjutkan "Aku sedang berjalan-jalan dan melihat Iriana-nee yang sedang membuat sebuah mesin yang katanya bisa membawa seseorang ke masa lalu. Aku yang ingin melihat papa dan mama sewaktu muda pun langsung memasuki tempat itu. Tapi aku tidak sengaja menekan sebuah tombol dan mesin waktu itu mulai bergetar. Kemudian Menma-nii datang dan mencoba mengeluarkanku, tapi sayang Menma-nii terlambat dan aku terkirim kesini"

"Kalau begitu, kita harus mendatangi rumah Leon-sama dan meminta Iriana-san untuk membuat mesin waktu untuk mengirim Seneca-sama kembali ke masa depan" Ucap Roxas

"Itu tidak akan berhasil" Balas Naruto

"Kenapa bisa begitu, Naruto-sama?" Tanya Haruka

"Mungkin Iriana-chan memang jenius dalam bidang teknologi seperti ini… Tapi belum tentu dia sudah menemukan formula yang cukup untuk membuat mesin waktu yang cocok untuk mengembalikan Seneca-chan ke masa depan" Jawab Naruto, kemudian dia melanjutkan "Lagipula akan sangat lama untuk menunggu Iriana-chan melakukan hitungan yang matang untuk mesin waktunya karena salah perhitungan sedikit saja... Nyawa Seneca-chan yang akan dalam bahaya"

"Maaf ya Seneca-chan, kamu harus berada disini dulu bersama kami selama kami belum bisa mengirimmu ke masa depan" Ucap Grayfia

"Tidak apa-apa mama. Lagipula aku kesepian di rumah karena kau dan papa selalu sibuk dalam pekerjaan kalian" Ucap Seneca dengan nada sedih, kemudian dia melanjutkan "Dan hanya Menma-nii saja yang selalu menemaniku, tapi itu juga tidak sering karena dia mempunyai keluarga sendiri sekarang"

Saat ini Orochimaru yang sedang menelusuri kota Kuoh dan menyimpan gentong besar miliknya di dekatnya. Dia pun membuka penutup gentong itu dan terlihatlah gadis remaja yang seumuran dengan Menma yang memiliki rambut hitam pendek sebahu dan memakai kacamata serta memakai baju merah dan hitai-ate Konoha di kepalanya

'Uchiha Sarada… Kau adalah boneka terkuatku khukhukhu'Batin Orochimaru, kemudian dia melanjutkan "Akan aku buat kau melawan ayahmu sendiri nanti, Sarada-chan". Orochimaru pun merasakan aura seseorang yang baru datang, kemudian dia berkata "Siapa disana?"

"Kau hebat bisa menemukan kami" Ucap dua orang yang ternyata sedari tadi mengawasi Orochimaru

"Siapa kau?" Tanya Orochimaru

"Namaku adalah Cao-Cao…" Jawab orang yang memakai baju khas negeri Cina dan membawa tombak dengan aura kekuatan yang besar dan kekuatannya bisa dirasakan secara jelas oleh Orochimaru, kemudian dia melanjutkan "Dan yang disebelahku, namanya adalah Georg"

"Mau apa kalian berdua menemuiku?" Tanya Orochimaru, kemudian dia melihat Cao-Cao dan membatin 'Aku harus berhati-hati dengan dia. Aura orang ini sangat kuat terlebih tombak yang dibawanya itu'

"Kami hanya ingin merekrutmu untuk bergabung dengan organisasi milik kami" Jawab Cao-Cao

"Memangnya apa yang bisa kau tawarkan untuk merekutku?" Tanya Orochimaru. Georg yang mendengar ini pun berniat menyerang Orochimaru tapi ditahan oleh Cao-Cao

"Tenanglah Georg, dia masih bisa diajak bernegosiasi" Ucap Cao-Cao dan Georg pun langsung tenang saat mendengar perkataan Cao-Cao, kemudian dia berkata pada Orochimaru "Jadi apa yang kau inginkan agar kau menerimana penawaran kami?"

"Tempat penelitian…" Jawab Orochimaru, kemudian dia melanjutkan "Aku ingin tempat penelitian yang besar untukku bereksperimen… Jika kau memberikan itu kepadaku, aku akan bersedia untuk bergabung dengan kita"

"Sepertinya kami bisa menyediakan itu. Di markas kami ada ruangan yang cocok untukmu melakukan eksperimen sesukamu" Balas Cao-Cao, kemudian dia berkata "Jadi bagaimana… Apa kau tertarik?"

"Baiklah" Balas Orochimaru, kemudian dia berkata "Senang berbisnis dengan kalian, Cao-Cao, Georg"

'Bagus…' Batin Cao-Cao, kemudian dia membatin 'Dengan ini, kami akan bisa membuat Ophis baru dan menggulingkan Ophis sebagai ketua dari Khaos Brigade. Dan setelah itu aku akan menghancurkan para makhluk supernatural termasuk istri dan anakmu, Leon the Chaos Dragon atau naga kehancuran yang telah berubah alur'

Uchiha Sasuke saat ini masih memikirkan tentang perkataan Kurama tempo hari lalu yang mengatakan bahwa kutukan keabadiannya juga tersalur ke putrinya, Sarada yang sudah lama dia kira mati saat dia masih di Konoha. Tapi tiba-tiba saja beberapa hari lalu, dia seperti merasakan aura Sarada meskipun kurang stabil

'Sarada, putriku… Apa kau masih hidup?' Batin Sasuke, kemudian dia membatin 'Berikan aku petunjuk, Sakura…'

"Kinrin Tensei Baku!" Ucap Toneri yang sudah berada dalam Tenseigan Chakura Mode dan menggunakan teknik pamungkasnya ke arah Sasuke

Kraaaaakkkkk

Duuuaaaarrrr

Susanoo milik Sasuke pun hancur saat terkena teknik milik Toneri dan membuatnya memuntahkan darah segar dari tubuhnya karena dia tidak fokus dalam sparingnya dengan Toneri. Toneri yang melihat itu pun langsung menghampiri Sasuke dan berkata "Kau tidak apa-apa, Sasuke?"

"Aku tidak apa-apa, Toneri" Jawab Sasuke yang sudah bangkit, kemudian dia berkata "Ayo kita lakukan lagi"

"Tidak…" Balas Toneri, kemudian dia melanjutkan "Hari ini kita selesai sampai sini dulu"

"Apa maksudmu? Aku masih sanggup" Ucap Sasuke

"Kau memang masih sanggup, tapi kau tidak fokus" Balas Toneri, kemudian dia melanjutkan "Sebenarnya apa yang kau pikirkan?"

"Aku memikirkan putriku" Jawab Sasuke, kemudian dia melanjutkan "Aku rasa dia masih hidup"

"Kenapa kau bisa berpikiran begitu? Bukannya kau bilang kau melihatnya dengan kepalamu sendiri kalau putrimu itu telah mati?" Tanya Toneri

"Aku pikir juga begitu" Jawab Sasuke, kemudian dia melanjutkan "Tapi aku merasakan aura kehidupan dia tidak lama ini di dimensi ini"

"Sasuke, aku minta maaf… Sepertinya itu hanya khayalanmu saja" Ucap Toneri, kemudian dia melanjutkan "Kalau dia benar-benar masih hidup. Bagaimana bisa, dia kesini? Sedangkan dia tidak mempunyai teknik Jikukan seperti kekuatan matamu dan Hiraishin milik taichou"

"Kau mungkin benar, pasti ini cuma khayalanku saja" Balas Sasuke

"Kalau begitu, ayo kita pergi" Ucap Toneri

"Hn, kemana?" Tanya Sasuke

"Jalan-jalan" Jawab Toneri, kemudian dia melanjutkan "Kita para jomblo memang harus banyak berjalan-jalan… Siapa tahu di jalan kita bisa menemukan gadis yang bisa kita pacari dan ajak menikah"

"Kau salah…" Ucap Sasuke, kemudian dia berkata "Yang jomblo itu cuma kau… Aku itu duda. Jomblo dan duda itu berbeda… Jomblo itu orang yang enggak pernah dapet-dapet cewek sedangkan duda adalah cowok yang bercerai karena banyak alasan"

"Tidak usah mengingatkanku tentang itu baka!"

Hari pun berganti malam, tapi Menma belum bisa tidur. Kemudian dia melihat adiknya yang sedang duduk di tempat biasanya latihan sambil memakan makanan anehnya dan disertai dengan kobaran api unggun kecil yang berada di dekatnya

"Sedang apa kau disini, imouto?" Tanya Menma yang sudah duduk didekat adiknya

"Aku hanya ingin menyendiri saja nii-chan" Jawab Seneca, kemudian dia berkata "Apakah aku salah?"

"Apa maksud dari perkataanmu itu?" Tanya Menma

"Aku menceritakan tentang papa dan mama yang berada di masa depan seolah-olah mereka tidak sayang kepadaku" Jawab Seneca sambil menutupi wajahnya semoga kakaknya tidak melihat wajahnya yang sedang merasa bersalah akan apa yang dia ucapkan tadi

"Kau tidak salah. Itu wajar, lagipula kau masih kecil" Jawab Menma, kemudian dia berkata "Kalau boleh tahu, umurmu berapa imouto?"

"Sembilan tahun" Jawab Seneca

"Anak yang masih kecil memang naïf. Kita selalu ingin mendapatkan perhatian dari kedua orang tua kita tanpa tahu seberat apa pekerjaan apa yang dijalankan orang tua kita" Ucap Menma, kemudian dia berkata "Tapi setelah kita remaja atau sudah beranjak dewasa, pasti kita mengerti kok apa yang di alami oleh orang tua kita"

"Kenapa kau bisa tahu itu, nii-chan?" Tanya Seneca

"Tentu saja aku tahu. Sewaktu aku kecil, aku selalu ingin kaa-chan berada didekatku tanpa memikirkan apa saja pekerjaan kaa-chan dulu. Bahkan aku marah karena kaa-chan melupakan ulang tahunku dan memilih pekerjaannya. Dan mulai saat itu aku berpikiran kalau kaa-chan tidak menyayangiku lagi" Jawab Menma, kemudian dia melanjutkan dengan sedikit menangis "Tapi ternyata aku salah… Sewaktu aku bangun dari tidurku aku menemukan sebuah kado didekat kasurku, dan saat aku buka… Itu adalah mainan yang aku minta dari dulu dan dengan catatan dari kaa-chan yang bertulis 'Selamat ulang tahun ya putraku… Maaf ibu kemarin pulang larut dan melupakan pesta ulang tahunmu… Tapi itu karena ibu sedang mencari hadiah untukmu dengan bantuan Sirzech-sama dan Rachel-sama. Semoga kau menyukai hadiah dari ibumu ini ya'. Saat membaca itu aku pun menangis dan meminta maaf pada kaa-chan… Dan setelah itu aku sudah tidak marah lagi kalau kaa-chan selalu sibuk dalam pekerjaannya. Karena dalam lubuk hatinya, aku tahu dia selalu menyayangiku"

"Nii-chan, kenapa kau hanya menceritakan tentang mama saja dan papa tidak ada didalamnya?" Tanya Seneca

"Kakakmu ini tidak lahir sepertimu imouto" Jawab Menma dengan tersenyum miris, kemudian dia melanjutkan "Aku tidak pernah mengenal tou-chan karena tou-chan diusir dari Underworld saat kaa-chan masih mengandungku. Aku baru bertemu tou-chan baru-baru ini"

"Apa kau benci pada papa, nii-chan?" Tanya Seneca

"Tidak…" Jawab Menma, kemudian dia berkata "Memang pada awalnya aku benci pada tou-chan karena aku pikir tou-chan itu hanyalah memanfaatkan kaa-chan dan saat kaa-chan sudah mengandungku… Dia pun membuangnya seperti sampah. Tapi ternyata itu salah. Ternyata tou-chan pergi karena keharusan yang tidak bisa dihindari, dan aku belum bisa mengatakan itu sekarang imouto, maaf"

"Hooooaaammmzz" Ucap Seneca yang sudah mengantuk

"Kau mengantuk?" Tanya Menma, kemudian dia berkata "Kau tidurlah di kamar Haruka-chan ya… Pasti dia senang bisa tidur bersama calon adik iparnya"

Cup

Menma pun mengecup kening adiknya dan berkata "Selamat malam imouto"

"Selamat malam nii-chan" Balas Seneca yang sudah pergi ke kamar Haruka

-To Be Continued-

Gembong291: Dia make mata Mangekyou Sharingan Mini-Juubi yang ada di Naruto Gaiden yang bisa berpindah kaya Kamui

Devan Boy Steln: Tapi masih jadi kucing dan anjing, dua orang ini. Ane malah penasaran sama kisahnya perawan cantik enggak laku-laku sama duda keren *Peace Ross-chan lover. Bisa… Ente gak liat Castlevania Side Arc Part 2, si Naruto make Full Form Shukaku buat ngelawan kelelawarnya Dracula(Arceid). Cuma Bijuu Mode paling special ya Kurama, tau sendirilah di canon kaya apa bentuknya. Iya dong, karena musuh terakhirnya itu kuat banget, jadi harus make Rikudou Senjutsu Mode. Lucian ane mau bikin murid baru di Kuoh yang punya Elemental dan punya banyak senjata deh

Michael Gabriel: Kayaknya vs Isobu abis Pertamuan Para Dewa Utara deh. Memang sih, thanksyou're your compliment

Darknamikaze SS: Kalo langsung di skip ke fight Naruto dan Kurama enggak seru lah tong. Nanti kesannya kaya Sasuke yang abis dikasih kekuatan sama Itachi, tiba-tiba enggak ada latihan… Enggak ada badai, enggak ada hujan tiba-tiba udah bisa make Amaterasu sama Susanoo aja. Orochimaru dia masih lama, tapi dia lagi ngincer darah keturunan reinkarnasi Ashura yang ada di antara tubuh Menma dan Seneca nih vroh

Drak: Bukan dipake, tapi disimpen dan dijadikan bonekanya untuk melawan Sasuke. Jadi nanti Sarada bakal melawan Sasuke

Namikaze: Terus diceritain, kalo diskip entar kesannya Naruto enggak ada usahanya buat dapetin semua chakra Bijuu vroh

Namikaze Uzumaki: Ada dia di chapter ini

Ero Azazel: Thanks vroh Helmi

Kuro-s: Itulah dia nasib disukai sama 3 cewek nanti nambah empat dan salah satunya itu sadist dan brutal, yang satunya sifatnya suka menggoda kaya succubus, dan satu lagi sifatnya maniak gundam, ada lagi satu dan sifatnya dingin banget kaya beton. Naru vs Isobu abis Naruto ketemu sama Odin dan Sasuke ketemu sama Rossweise. Oro udah muncul kok di fic ini

UzuHyuu689: Yang ane baca dari Wiki sih memang begitu. Tapi sekarang ane gak bisa mulu buka Wiki. Yang mana, yang omake atau cerita utamanya

Ashalim: Bukan ente vroh yang ane maksud, nanti ane kasih tahu lewat PM Facebook deh namanya. Pertanyaan ente enggak ada hubungannya banget sama ini chapter, ndro

Ayub Pratama 792: Iya, kalo bergabungnya sama Grigori… Nanti dia jadi baik dong. Kan bagus Ajuka and Azazel vs Orochimaru(Duo Proffesor vs Proffesor)

Jadwal Update(Title chapter bisa terganti):

-Naruto DxD Chronicles(Flash Up) Chapter 18: Menma's First Day in School

-Ultimate Team: The Devil Hunter Chapter 18: Sun Ruins: Asia Trial

-Ultimate Team: The Devil Hunter(Flash Up) Chapter 19: Guardian of Dawn and Twilight Rune

-Jinchuuriki of Youkai Academy Chapter 13: Three Dark Lords

-Jinchuuriki of Youkai Academy(Flash Up) Chapter 14: Naruto vs Kurama

-Tale of Gutsy Shinobi Chapter 5: Mission To Wave

-Tale of Gutsy Shinobi(Flash Up) Chapter 6: A Mysterious Shinobi