Name: Naruto DxD Chronicles
Author: Izanagi - no - Ookami
Rating: M
Genre: Adventure

Pair: Uzumaki Naruto x Grayfia Lucifuge, Kurama x Yasaka, Issei x Harem, Uzumaki Menma x Haruka Suzumiya x Rise Kujikawa x Seekveira Agares x Sarada Uchiha, Uchiha Sasuke x Rossweis, Otsutsuki Toneri x Serafall Leviathan, Roxas x Sona Sitri, Edge Vanhite x Nell Ellis, and Alucard x Yoko Belnades

Summary: Naruto masuk ke dunia DxD dan terdampar ke Underworld. Tapi karena suatu hal, dia harus meninggalkan gadis yang dicintainya dan pergi ke dunia manusia dan menjadi anggota fraksi manusia. Apakah dia bisa menjaga perdamaian dari Khaos Brigade dengan bantuan Tailed Beast Force dan keempa fraksi, Versi lain fic Naruto DxD Chronicles

Disclaimer: Naruto dan Highschool DxD bukan punya saya

Chapter 18: Menma First Day at School

Setelah pembicaraan antara Uzumaki Menma dengan adiknya dari masa depan Seneca Lucifuge Uzumaki kemarin malam. Dia pun terbangun pagi-pagi dari tidurnya dan langsung buru-buru mandi supaya tidak telat pada hari pertamanya di sekolah. Setelah mandi, dia pun memakai baju seragam Kuoh Akademi dan pergi ke ruang makan dan melihat Haruka, Roxas, Edge, Homura, Rise, dan Nell yang sudah siap dengan memakai baju seragamnya masing-masing. Menma langsung duduk dan disambut oleh ibu dan ayahnya serta adiknya dan para peeragenya

"Ohayou Menma / Menma-kun / onii-chan / Menma-sama" Ucap Naruto, Alucard, Gene, Grayfia, Haruka, Rise, Seneca dan juga Homura, Edge, Roxas, dan Yoko

"Ohayou minna" Balas Menma dengan nada malas

Grayfia yang melihat itu pun berkata "Bersemangatlah sedikit Menma-kun… Ini kan hari pertamamu di sekolah"

"Ya, ya… Aku tahu kaa-chan" Balas Menma, yang sudah memakan makanannya. Setelah memasukkan makanannya ke mulutnya, kemudian dia melihat Naruto dan berkata "Oh ya tou-chan… Boleh aku minta sesuatu padamu?"

"Apa itu?" Tanya Naruto

"Bisa kau masukkan aku ke fraksi manusia" Jawab Menma. Grayfia, Haruka, Nell, Rise, Homura, Edge, dan Roxas pun terkejut saat mendengar ini. Kemudian Naruto bertanya kepada Menma "Bisa kau jelaskan kenapa kau ingin masuk ke fraksi manusia padahal kau saat ini merupakan anggota fraksi iblis, Menma?"

"Fraksi iblis bukanlah fraksiku" Jawab Menma dengan santai sambil memakan makanannya, kemudian dia melanjutkan "Aku berada disana hanya karena aku menghormati Sirzech-ossan, Lucius-jiji, dan Venelana-obaa yang telah menjaga kaa-chan saat kau tidak ada. Lagipula, didalam tubuhku ini mengalir darah seorang manusia… Jadi, aku ingin bergabung dengan fraksi manusia. Dan juga, para anggota fraksi iblis banyak yang mengganggapku aib karena aku adalah half-blood, meskipun aku adalah anak dari Underworld's Hidden Hero dan juga mantan The Strongest Queen"

"Kau minta izin dulu pada Sirzech…" Ucap Naruto, kemudian dia melanjutkan "Jika kau diizinkan oleh dia, aku akan mengizinkanmu"

"Baiklah, aku akan meminta izin pada Sirzech-ossan nanti" Balas Menma, kemudian dia melanjutkan "Oh ya tou-chan, siapa lagi yang akan datang ke sekolah itu selain para peerageku dan juga Iriana-sama?"

"Tidak ada lagi, tapi beberapa hari sebelumnya Irina Shidou dari fraksi malaikat dan juga Azazel juga sudah mulai berada di Akademi itu" Jawab Naruto

"Malaikat jatuh dengan wajah mupeng itu juga berangkat akan pergi kesana?" Tanya Menma dengan nada shock

"Dia menjadi guru di sekolah itu atas perintah Sirzech karena dengan dia menjadi sensei disitu… Dia akan bisa mengajarkan Sekiryuutei agar bisa menggunakan [Boosted Gear] miliknya lebih baik lagi. Aku kan sudah bilang kalau dia akan melatih tim Rias dalam Rating Games… Itu karena itu tadi, Azazel diperintahkan Sirzech untuk melindungi peerage Rias dan juga melatihnya"

"Menma-kun, tidak sopan mengatakan hal buruk tentang orang seperti itu" Ucap Grayfia yang menasihati anaknya, kemudian dia melanjutkan "Lagipula dia itu gubernur malaikat jatuh"

"Maaf kaa-chan" Balas Menma, kemudian dia melanjutkan "Tapi kan dia itu gubernur malaikat jatuh… Bagaimana bisa dia menjadi guru di Kuoh Gakuen tou-chan?"

"Paling ero-datenshi itu meminta Baraqiel dan Shemhazai untuk menggantikannya di Grigori" Jawab Naruto

Menma pun melihat anggota peeragenya setelah dia selesai memakan sarapannya dan berkata "Apa kalian sudah siap berangkat, minna"

"Tentu saja Menma-kun / Menma-sama" Balas Haruka, Rise, Homura, Roxas, Edge, dan Nell

"Humph"

"Kau kenapa imouto?" Tanya Menma saat melihat adiknya cemberut, dan membuatnya menjadi semakin manis

"Sene mau ikut dan melihat onii-chan dan Haruka-neechan berangkat sekolah. TapI Sene akan diajak mama untuk berbelanja ke pasar nanti" Jawab Seneca

"Tidak apa-apa, imouto…" Balas Menma, kemudian dia berkata "Mungkin lain kali"

Menma, Haruka, Rise, Roxas, Edge, Nell, dan Homura pun pergi ke Kuoh Gakuen meskipun Homura sedikit kesal. Karena dia harus membuka maskernya yang menutupi wajahnya dan menampakkan wajahnya yang tampan tapi tidak berefek pada Haruka dan Rise yang sudah mencintai Menma dan juga Nell yang juga sudah menyukai Edge. Beberapa lama, kemudian, mereka pun melihat gadis berambut pirang dan diikat ponytail dan juga memakai jaket berwarna kuning keputihan dan celana jeans serta syal yang melingkari lehernya

Menma pun melihat gadis itu dan berkata "Maaf membuatmu menunggu, Iriana-sama"

"Tidak apa Menma-san" Jawab Iriana, kemudian dia melanjutkan "Jadi, apa kalian sudah siap?"

"Tentu saja, Iriana-sama" Balas Menma dan para peeragenya

Saat didalam mereka pun disambut dengan teriakan gaje oleh para fangirl dan fanboy dadakan mereka terutama Rise yang merupakan seorang artis sebelum dia direinkarnasikan oleh Menma dan Iriana yang memiliki kecantikan yang luar biasa karena mendapatkan darah elf dari ibunya. Meskipun juga banyak yang mengutuk mereka karena banyak laki-laki disana tidak suka dengan adanya pemuda tampan baru di sekolah itu

Iriana dan juga Menma serta para peeragenya pun mengabaikan itu dan kemudian mereka pergi dan mencari Sona untuk menanyakan kelasnya tapi mereka malah bertemu dengan queennya, Tsubaki "Ah… Kalian pasti Iriana-sama dan Menma-sama beserta para peeragenya"

"Ya itu benar" Jawab Menma, kemudian dia berkata "Permisi Tsubaki-san… Apa kau melihat Sona-baasan?"

Tsubaki hanya bisa menahan tawanya saat mendengar panggilan dari Menma untuk King-nya. Dia tidak menyangka, Menma juga ternyata cukup berani untuk memanggil Sona dengan sebutan bibi seperti bibinya sendiri, Rias. Dia pun langsung melihat Menma dan berkata "Kaichou ada di dalam ruangannya. Mari aku antarkan"

"Terima kasih"

Tsubaki pun mengantarkan Menma, Iriana, dan juga para peeragenya ke ruangan OSIS. Dan saat di dalam, mereka menemukan Sona yang sedang berkutat dengan musuh para ketua entah ketua fraksi atau presiden yaitu lembar kerja. Melihat itu Menma pun memanggil Sona karena dia tidak menyadari kedatangan mereka

"Hoy, Sona-baasan… Bisa kau hentikan dulu pekerjaanmu, kami sedang ada perlu denganmu" Ucap Menma, dan tiba-tiba saja sebuah bola air melesat ke arahnya. Beruntung dia bisa menghindar dengan cepat dan bola air itu menabrak tembok, dan membuatnya berkata "Apa-apaan kau ini baa-san! Kau mau membuatku basah di hari pertamaku ya?"

"Diam kau Menma. Dan jangan panggil aku baa-san, aku bukan bibimu baka" Ucap Sona yang sudah menghentikan pekerjaannya dan saat dia menatap wajah Roxas, wajahnya pun memerah dengan hebat. Tapi karena dia ingin terlihat professional, maka Sona pun masih memasang muka temboknya dan berkata "Jadi ada yang bisa aku bantu?"

"Begini, kami ini kan murid baru… Jadi bisa kau beritahu dimana kelas kami semua" Jawab Menma

"Baiklah terima ini" Ucap Sona yang memberikan sebuah kertas pada Menma

"Kertas apa ini ttebasa?" Tanya Menma, dia pun berniat menutup mulutnya karena mengucapkan kata khas-nya itu tapi dia teringat pada ucapan ayahnya bahwa dia tidak perlu malu pada pikiran orang-orang jika dia menggunakan kata-kata itu. Karena neneknya pun, Uzumaki Kushina juga begitu

"Itu kertas yang berisi dimanakah kelas kalian semua" Jawab Sona

"Baiklah, kalau begitu… Kami pergi dulu Sona-baasan" Ucap Menma dan dibalas glare oleh Sona

Mereka pun keluar dan melihat kertas itu dan disitu terlihat Menma dan Haruka satu kelas dengan Rias dan juga quennya, Akeno. Roxas, Homura dan Edge sekelas dengan Sona dan queennya, Tsubaki. Iriana dan juga Rise sekelas dengan pawn dan dua knight dari Rias serta anggota fraksi malaikat yaitu Issei, Kiba, Xenovia, dan juga Irina. Dan Nell sekelas dengan rook dari Rias, Koneko

-Di kelas Rias dan Akeno-

Saat ini, Menma dan Haruka sedang mencari kelasnya dan setelah beberapa lama. Dia menemukannya dan mengetuk pintu kelasnya. Setelah dipersilahkan masuk ke kelasnya, mereka pun masuk ke kelasnya dan membuat Rias dan Akeno kaget serta membuat para laki-laki dan juga perempuan disana matanya berbinar-binar saat melihat penampilan Menma dan Haruka

"Nah, anak baru… Silahkan perkenalkan nama kalian berdua"

"Ha'i sensei" Balas Haruka dan Menma

Menma pun maju ke depan dan mulai memperkenalkan dirinya "Perkenalkan namaku, Uzumaki Menma. Yang kusukai adalah kedua orang tuaku, adikku, Haruka-chan dan See-chan serta ramen. Yang tidak kusuka adalah orang-orang yang arogan dan sombong serta menunggu ramen matang selama 3 menit. Hobiku membaca novel dan juga berolahraga. Impianku adalah menjadi novelis dan melanjutkan karya tou-chanku"

"Kyaaaa! Tampan!"

"Berapa nomer ponselmu, Menma-san?"

"Menikahlah denganku tampan!"

'Ini lebih buruk daripada yang di depan tadi' Batin Menma, kemudian dia melanjutkan 'Dan apa-apaan itu… Baru bertemu sudah meminta menikah? Apa urat malu mereka sudah putus'

'Adik… Apa maksudnya? Bukannya Naruto-niisama dan Grayfia-neesama belum mempunyai anak lagi' Batin Rias yang sedang menatap Menma dengan intens

Menma pun melihat tatapan Rias dan teringat akan ucapannya, kemudian dia membatin 'Kuso! Aku keceplosan…'. Menma pun langsung menghela nafas dan membatin 'Haah, sepertinya aku harus menjelaskan ini pada pada Rias-baasan, mendokusai'

"Uzumaki-san, silahkan duduk di belakang Rias Gremory. Gemory-san, silahkan angkat tanganmu" Ucap guru itu

Rias pun ingin mengangkat tangannya, kemudian Menma berkata "Itu tidak perlu sensei. Lagipula aku mengenal dia kok, soalnya dia…"

"Dia sepupuku sensei" Potong Rias, yang tidak mau kalau Menma membocorkan identitasnya sebagai bibinya. Dia pun mendeathglare Menma dan menyuruhnya untuk cepat duduk dibangkunya

Menma pun yang ketakutan akan glare dari Rias langsung bergerak ke arah bangkunya dan saat dia duduk dibangkunya, dia pun ditanya oleh Rias dengan nada pelan supaya pembicaraannya tidak terdengar oleh siswa dan siswi lain "Jadi kenapa kau bisa disini?"

"Aku diperintahkan tou-chan dan kaa-chan untuk bersekolah disini. Kalau aku tidak mau, tou-chan tidak akan mengajarkan Senjutsu dan juga Hiraishin. Makanya itu aku terpaksa datang kesini" Jawab Menma

Sedangkan di depan, Haruka sudah mulai maju dan memperkenalkan dirinya "Perkenalkan namaku, Haruka Suzumiya. Yang aku sukai adalah Menma-kun dan Seneca-chan, kedua orang tuanya, serta teman-temanku. Yang kubenci adalah orang yang mesum dan aku tidak bisa menyebutkan lebih karena terlalu banyak. Hobiku adalah memasak dan juga menemani Menma-kun. Dan impianku adalah menjadi istri dari Menma-kun"

Para siswa dan siswi yang mendengar pernyataan itu pun kecewa dan sensei di kelas Rias pun berkata "Nah Suzumiya-san, kau duduklah di tempat di belakang Akeno Himejima. Sebelah tempat yang diduduki, Uzumaki-san"

Haruka pun menggangguk saat mendengar kabar itu, kemudian dia duduk di sebelah bangku Menma. Dan pelajaran pun dimulai, tapi berkat pelajaran yang dulu dia kuasai dari Venelena, Menma pun bisa mengikuti pelajaran itu dengan baik. Saat istirahat, Rias pun melihat Menma dan berkata

"Menma, datanglah ke ruang klubku dan ajak para anggota peeragemu" Ucap Rias

"Tentu saja baa-san" Balas Menma, dan dibalas glare oleh Rias

Saat Rias dan Akeno sudah keluar, dia pun juga keluar bersama dengan Haruka dan melihat kedua knightnya yang datang ke arahnya. Haruka yang melihatnya pun berkata "Bagaimana kabar kalian di kelas, Roxas-kun, Edge-kun?"

"Buruk sekali…" Jawab Roxas sambil mendeathglare Edge

"Buruk gimana? Apa kau tidak bisa mengikuti pelajarannya dengan baik?" Tanya Menma

"Jangan remehkan aku, Menma-sama. Aku ini lebih pintar darimu tahu" Jawab Roxas dengan nada sedikit arogan

Twitttcchh

Setelah mendengar perkataan itu, muncullah perempatan di dahi milik Menma. Kemudian Roxas melaanjutkan sambil menunjuk Edge "Masalahnya karena si merah kampret ini"

"Aku kan hanya bilang padamu untuk dekati istrimu sebelum dia diambil orang lain, tukang kunci" Balas Edge

"Istri endasmu…" Ucap Roxas, kemudian dia berkata "Sona-chan itu bukan istriku, bocah Mana"

"Tapi apa kau lupa apa yang dikatakan Seneca-sama?" Tanya Edge dan ekspresi marah Roxas pun berubah menjadi rona merah di wajahnya

"Aku tahu itu, tapi aku belum bisa melupakan tentang Namine" Jawab Roxas yang tiba-tiba rona merah di wajahnya menghilang dan dia pun menundukkan kepalanya

'Roxas…' Batin Menma, Edge, dan Haruka. Mereka tahu siapa itu Namine. Dia adalah cinta pertama Roxas yang mati karena dia masih terlalu lemah untuk melindunginya

"Hay, minna! Maaf kami telat, tapi kami harus menyeret si ninja pemalas ini" Ucap Rise yang datang dengan Nell dan juga Homura

"Tidak apa-apa, Rise-chan" Balas Menma

"Jadi apa yang akan kita lakukan, Menma-sama?" Tanya Homura

"Kita akan pergi ke ruangan klub milik Rias-baasan. Tadi dia mengundangku kesana" Jawab Menma, kemudian dia melanjutkan "Pasti dia ingin aku memperkenalkan kalian di depan para anggota peeragenya"

"Kalau begitu ayo kita pergi" Ucap Haruka, kemudian para anggota peerage Menma pun mengikuti dia dan meninggalkan Menma sendirian di belakang

'Yang ketuanya kan aku… Tapi, kenapa mereka malah lebih mengikuti perintah dari Haruka' Batin Menma yang kemudian langsung menyusul mereka semua

Menma akhirnya bisa menyusul mereka dan mereka bersama-sama pergi ke ruang ORC milik Rias. Saat didalam dia disambut oleh Akeno yang langsung menyuguhkan teh buatannya kepada Menma dan para peeragenya. Dan Menma pun mencicipi teh buatan Akeno

"Teh buatanmu masih enak seperti dulu, Akeno-neesama" Ucap Menma yang sudah mencicipi teh buatan Akeno

"Ara, terima kasih Menma-sama ufufufu" Balas Akeno yang melakukan tawa khasnya saat mendengar ucapan Menma

'Dan gaya tertawamu itu masih membuatku merinding, Akeno-neesama' Batin Naruto

"Kau memanggil Akeno dengan suffix nee-sama… Tapi kenapa kau tidak bisa memanggilku dengan sebutan selain baa-san" Ucap Rias yang baru saja masuk kedalam ruangan dan duduk dibangkunya

"Itu simple…" Balas Menma, kemudian dia melanjutkan "Lagipula umurmu itu lebih tua daripada penampilanmu baa-san"

"Apa maksudmu dengan itu, HAH?" Tanya Rias dengan nada marah

"Bukannya saat aku berumur 1 tahun, kau sudah berumur 11 tahun" Balas Menma, kemudian dia melanjutkan "Berarti, umur aslimu itu 26 baa-san"

'APAAA! Umur Rias-buchou itu 26 tahun. Berarti aku bertunangan dengan gadis dewasa dong' Batin pemuda berambut coklat jabrik dengan shock, kemudian dia melihat Rias terutama bagian oppainya dan membatin nista 'Tapi setidaknya Rias-buchou masih cantik dan oppainya sangat besar. Uwoooh, aku ingin meremasnya'

Menma yang menyadari tatapan pemuda itu pun berkata "Bisa kau tidak tatap bibiku seperti itu, Sekiryuutei? Kau membuatku jijik tahu"

Orang yang dipanggil Sekiryuutei itu aka Hyoudou Issei hanya bisa menunduk karena tertangkap basah oleh Menma. Kemudian Menma pun melihat kembali Rias dan berkata "Jadi apa mau-mu memanggilku, baa-san?"

"Aku ingin kau memperkenalkan para anggota peeragemu. Karena ada banyak anggotaku yang tidak mengetahu dengan jelas tentang kau dan para peeragemu" Jawab Rias

"Perkenalkan namaku Uzumaki Menma, King dari peerage ini. Kemampuanku adalah chakra dan Demonic Power yang kudapatkan dari tou-chan dan kaa-chanku. Aku menggunakan jutsu-jutsu milik ayahku dan juga sihir es yang kukuasai dari kaa-chanku" Ucap Menma

'Dia bisa menggunakan chakra… Pantas saja auranya terlihat lebih hangat daripada saat aku bertemu dengannya dulu' Batin Koneko

"Namaku Haruka Suzumiya, queen di peerage Menma-kun dan juga kekasihnya" Ucap Haruka yang dibalas oleh deathglare oleh Rise, kemudian dia melanjutkan "Aku adalah penyihir yang menguasai Summon Magic dan juga Black Magic serta White Magic, meskipun aku adalah iblis" Ucap Haruka

'Haruka-san sugoi! Dia bisa menggunakan White Magic tanpa terkena efek aura sucinya, meskipun dia merupakan seorang iblis' Batin Asia

"Namaku Rise Kujikawa, bishop dari Menma-kun. Pasti kalian sudah banyak mengenalku dengan nama panggung Risette. Kekuatanku adalah sosok misterius yang disebut persona. Dibandingkan para temanku yang berada di Yasoinaba, persona milikku bukan tipe bertarung tapi sensor dan juga healer sama seperti gadis cantik disana itu" Ucap Rise sambil menunjuk Asia, dan membuat wajahnya memerah

'Wow! Keponakan Rias-buchou ini memang keren. Dia bisa mendapatkan artis cantik dan seseksi Rise Kujikawa' Batin Issei sambil menatap Rise, tapi dia langsung ciut saat Menma mendeathglarenya

"Namaku Roxas, tanpa marga… Aku adalah Knight dari Menma-sama. Aku merupakan pendekar pedang yang menggunakan pedang unik berbentuk seperti kunci tapi kuat yang disebut dengan Keyblade… Dan aku juga bisa menggunakan mode khusus yang disebut Drive Form, mode yang sama seperti Balance Breaker dalam [Sacred Gear]. Tapi aku belum bisa menguasainya secara penuh" Ucap Roxas

'Aku penasaran sekuat apa pedangnya yang bernama Keyblade ini' Batin Xenovia

'Aku jadi ingin bertarung dengannya dan menguji pedangnya' Batin Kiba

"Namaku Edge Vanhite, aku merupakan Knight dari Menma-sama. Aku bertarung menggunakan Sacred Gear kembar yang bernama [Mana Blade]. Aku mempunyai Normal Blade yang membuatku bisa menggunakan Greatsword, yang membuatku bisa melakukan teknik pedang. Plua, Mana yang membuatku bisa menggunakan Dagger dan bisa menggunakan teknik-teknik ninja. Jiptus, Mana yang membuatku bisa menggunakan kapak besar dan bisa melakukan Magic Nercromancer. Luplus, Mana yang bisa membuatku menggunakan buku sihir bernama Grimoire dan bisa melakukan sihir untuk menghentikan waktu, memperlambat gerakan musuh, dan apapun yang berhubungan dengan waktu. Fanatos, Mana yang membuatku bisa seperti Rook dan bisa bertarung dengan tangan kosong dan juga bisa menggunakan skill kuat dengan taruhan energy tubuh kita"

'Salah satu Mana-nya memiliki kekuatan sama dengan Sacred Gear [Forbidden Valor View] milikku' Batin Gasper

'Bisa bahaya jika kita bertarung dan dia menghentikan waktunya' Batin Akeno yang melihat Edge dengan tatapan serius

"Namaku Nell Ellis, pawn dari Menma-sama. Sama seperti Edge… Aku juga menggunakan Sacred Gear [Mana Blade]. Tapi bedanya aku memakai senjata yang berbeda. Normal Blade milikku tidak berbentuk Greatsword seperti Edge, tapi berbentuk Rapier dan aku bisa mensummon macan kegelapan, mentransfer energiku seperti teknik Transfer dari [Boosted Gear] milik Sekiryuutei. Diemia, adalah Mana yang memungkinkan aku untuk menggunakan tombak dan aku memiliki kemampuan seperti Lancer atau Dragoon. Nymph, aku akan bertarung menggunakan tongkat dan menjadi healer dan support sementara jika Haruka dan juga Rise tidak bisa diandalkan dalam situasi tertentu. Siren adalah Mana yang menggunakan bel untuk mengubah musuh menjadi barang atau memanggil monster besar dari langit, atau mengangkat musuh ke udara dan membantingnya dengan keras ke tanah. Faustus adalah Mana yang membuatku bisa menggunakan boneka untuk membantuku melawan musuh, dan dengan Mana ini… Aku juga mempunyai kekuatan untuk langsung mengeluarkan musuh dari area rating game jika aku mau"

'Kemampuan dia tidak kalah mengerikan dengan Knight bernama Edge itu. Jika dia bersatu, pasti bisa bahaya' Batin Kiba yang melihat Nell dengan wajah shock karena dia sudah mendengar kekuatannya

'Loli berdada besar ini memiliki kemampaun sebesar itu… Dia mengingatkanku pada Serafall-sama' Batin Issei yang mengingat pertemuannya dengan Maou Leviathan itu di pertemuan orang tua para siswa-siswi di waktu itu

"Aku Homura, pawn dari Menma-sama. Aku mempunyai kekuatan untuk menyembunyikan aura kami secara total untuk melakukan serangan dadakan, menggunakan support skill, dan juga kekuatan elemen meskipun tidak sehebat Naruto-sama dan Menma-sama" Ucap Homura dengan nada mengantuk

'Dia tidak terlihat berbahaya, tapi dia tidak bisa diremehkan. Apalagi kemampuan khususnya untuk menyembunyikan auranya… Dia bisa melakukan serangan langsung tanpa diketahui musuh' Batin Xenovia yang sweatdrop melihat ekspresi malas dari Homura

"Dan kalian sudah tahu kekuatan dari Rook-ku yang bernama Gene" Ucap Menma, kemudian dia melanjutkan "Dan soal bishopku dan yang lain serta pawn terakhirku…"

"Kau memiliki bishop dan juga pawn baru?" Tanya Rias

"Iya, mereka bergabung saat pernikahan tou-chan dan kaa-chan. Mereka bilang, mereka adalah teman lama tou-chan dan ingin membalas budinya… Jadi mereka bergabung dengan peerageku" Jawab Menma, kemudian dia melanjutkan "Tapi aku tidak bisa memperkenalkan bishop dan juga pawn baruku padamu, baa-san. Mungkin lain kali saat Rating Games dimulai"

"Tidak apa-apa kok" Balas Rias, kemudian dia tersenyum dan berkata "Kau memiliki para peerage yang luar biasa, Menma"

"Tidak juga" Ucap Menma, kemudian dia melanjutkan "Kau juga sama kok"

"Maksudmu?" Tanya Rias

"Kau mempunyai queen yang merupakan hybrid malaikat jatuh dan juga manusia" Jawab Menma, dan dia pun ditatap dengan tajam oleh Akeno dan membuatnya berkata "Jika dia sudah menerima darah malaikat jatuh di tubuhnya… Pasti dia akan menjadi semakin kuat. Dan kau memiliki bishop pengendali waktu, aku juga sama tapi jika Edge menggunakan Luplus. Kau memiliki healer yang cukup hebat, tinggal kau buat dia latihan untuk bertahan di kejamnya area rating games pasti dia akan menjadi bishop terbaik di Underworld. Dua knight tangguh dan pemegang pedang hebat, yang satu mempunyai pedang suci-iblis dan yang satu lagi pengguna Durandal… Sangat efektif dalam Rating Games kan? Kau memiliki Rook seorang Nekoushou, sayangnya dia belum bisa menggunakan Senjutsu miliknya. Tou-chan bisa saja membantunya, tapi metode tou-chan dan juga Youkai Nekomata untuk menguasai Senjutsu itu berbeda. Kalau tidak salah dengar dari kaa-chan… Tou-chan memiliki teman seorang Nekomata yang kuat. Nanti aku tanya ke tou-chan apakah bisa temannya itu melatihmu Neko-chan"

"Terima kasih Menma-sama" Balas Koneko

"Dan juga Sekiryuutei…" Ucap Menma, kemudian dia melanjutkan "Pengguna Longinus memang kuat, aku tidak meragukannya. Karena aku pernah mendengarnya darii kaa-chan. Tapi kau masih lemah, bahkan kau hanya bisa menggunakan Balance Breaker dalam beberapa menit atau detik, aku tidak tahu. Dan yang membuatnya lebih buruk adalah kemesumanmu"

"Apa kau bilang teme?" Tanya Issei yang tersinggung mendengar Menma menyindirnya

"Kenapa, kau marah? Memang kenyataannya begitu kan? Aku akui aku juga sedikit mesum, tapi bukan artinya dalam pertarungan pun kemesumanmu itu kau bawa. Kau pikir aku tidak tahu kau menggunakan skill gilamu yang bernama Dress Break dan setelah itu kau melihat tubuh telanjang mereka" Jawab Menma, kemudian dia melanjutkan "Dan lagi berhentilah melihat oppai gadis sesukamu, terutama pada bibiku. Saat kau melakukan itu, kau membuatku teringat pada Raiser yang bertunangan dengan bibiku hanya karena kecantikannya atau keseksiannya. Untungnu, kau tidak menyukainya karena statusnya sebagai heiress klan Gemory dan juga adik dari Maou Lucifer atau aku akan membunuhmu. Dan omong-omong, teknikmu yang aku suka hanyalah Transfer, Explosion, dan juga Dragon Shot"

"Kenapa kau mengatakan semua itu, Menma?" Tanya Rias dengan nada menahan marah saat mendengar Menma menjelek-jelekkan Issei

"Aku hanya ingin dia sadar bahwa mesum boleh tapi tidak dalam pertarungan. Sama seperti karakter yang berada di buku buatan ayahku yang berjudul The Uzumaki Chronicles yang bernama Jiraiya. Dia mesum, sangat mesum… Bahkan dia mengintip para wanita di onsen untuk mendapatkan inspirasi novel ecchinya… Tapi dalam pertarungan, dia merupakan singa. Apalagi saat pertarungannya melawan Pain. Kalau saja, Pain tidak mengetahui semua tentang Jiraiya… Pasti mereka bisa mengalahkannya. Apalagi statusnya sebagai mata-mata terhebat" Jawab Menma, dan Rias pun terbelalak dengan perkataan Menma ini

"Kau menyamakan aku dengan tokoh novel, jangan bercanda UZUMAKI!" Teriak Issei yang kesal dengan perkataan Menma

"Tokoh novel katamu? Kau fikir dia tokoh fiktif?" Tanya Menma dengan senyum sinis, kemudian dia melihat bibinya dan berkata "Baa-san kau tahu siapa Jiraiya kan?"

"Tentu saja" Jawab Rias, kemudian dia berkata "Jiraiya adalah orang tua asuh dari Naruto-nii dan juga sensei yang mengajarkan teknik Rasengan padanya. Dengan kata lain, dia juga merupakan sensei dari Naruto-nii"

"Apa kau masih mengira Jiraiya adalah tokoh fiktif, Hyoudou Issei?" Tanya Menma, kemudian dia melanjutkan "Kalau iya… Berarti tokoh fiktif itu telah membuat tou-chan menguasai Rasengan… Dan dia mewariskannya kepadaku"

"Aku tidak benci kepadamu Issei, apalagi kau tunangan bibiku. Tapi aku hanya benci pada sifat mesummu yang kelewatan itu tanpa memperdulikan kekuatanmu sendiri. Kau tahu kau masih lemah, bahkan kau tidak bisa mengalahkan Kokabiel tanpa bantuan tou-chanku atau Hakuryuukou jika seandainya tou-chan tidak datang… Tapi sifat mesummu itu semakin menjadi-jadi, apalagi saat mendengar perkataanmu di rapat 4 fraksi. Kau ingin dunia ini damai hanya agar kau bisa memegang dada bibiku sesukamu… KAU PIKIR BIBIKU ITU APA! PELACUR YANG BISA SEENAKNYA KAU PERLAKUKAN SEPERTI ITU!"

Praannkkk

Praannkkk

Praannkkk

Semua kaca di ruangan Rias pun pecah saat tiba-tiba keluar kekuatan luar biasa dari tubuh Menma dan membuat para peerage Rias ketakutan setengah mati apalagi para peeragenya tidak pernah melihat Menma semurka itu. Rias pun semakin kaget saat melihat bayangan makhluk berkepala tiga dan bertangan enam di belakang tubuh Menma, dan dia pun membatin 'Makhluk apa itu? Apa itu Deity God, Ashura? Ciri-cirinya memang sama'

"Menma-kun tenanglah" Ucap Rise dan Haruka

"Maaf" Balas Menma, kemudian dia berkata pada Rias sambil menunjuk Issei yang sudah ketakutan saat melihat kekuatan Menma yang melonjak dengan besar secara tiba-tiba "Aku minta maaf bibi atas perkataanku. Aku hanya ingin yang terbaik untukmu, bukan makhluk berlibido besar seperti dia"

"Tidak apa-apa kok Menma" Balas Rias, kemudian dia membatin 'Haah, Menma dan Haruka-chan saja membenci Issei-kun apalagi Naruto-niisama? Dia kan tidak mendengar perkataan Issei-kun waktu itu karena sedang mengejar Grayfia-neesama yang salah paham atas hubungannya dengan Lily-dono'

Menma pun keluar, tapi sebelum itu dia berkata "Kau ingin tahu tentang adik yang aku maksud kan baa-san? Datanglah kerumah setelah pulang sekolah bersama dengan kakek, nenek, bibi Rachel, dan paman Sirzech. Kau juga boleh mengajak Millicas. Ada yang ingin aku perkenalkan padamu karena mulutku yang keceplosan ini'

Saat Menma keluar, Akeno pun melihat Rias dan berkata "Rias, kekuatan besar apa itu tadi? Itu berasal dari keponakanmu kan?"

"Ya itu benar" Jawab Rias, kemudian dia bertanya "Akeno, Kiba, Issei, Koneko, Xenovia, Koneko, dan Asia… Apa kalian melihat sosok makhluk seperti manusia dengan 3 kepala dan 6 tangan?"

"Ya, aku melihatnya buchou" Jawab Kiba

"Kalian tahu kan makhluk dengan cirri-ciri seperti itu?" Tanya Rias

"Rias…" Balas Akeno yang tidak memanggil Rias dengan sebutan buchou, kemudian dia melanjutkan "Jangan bilang kalau itu…"

"Ya, itu adalah Deity God Asura. Aku yakin itu" Balas Rias

-To Be Continued-

Gembong 291: Sengaja dilambatin soalnya ini fic proses jangka panjang, apalagi bakal ada sekuel yang nanti MC-nya Seneca dan juga anak SasuRoss. Kalo scene enggak penting buat refreshing aja sih kaya humor gitu. Kalo enggak lucu ya maaf

Devan Boy Steln: Lah, ane malah kagak pernah nonton yang episode itu. Ane litany pas Vegeta tau si Trunks itu anaknya. Loli gila di vroh, ramen pake batu es lolz. Ente tau gak vroh? Orang yang udah make Rikudou Mode kan warna rambutnya jadi silver atau putih jadi ane bikin anak Naru warna rambutnya silver kaya Grayfia meskipun warna rambut Naru tetap kuning pirang karena dia enggak make Rikudou Mode tapi Rikudou Senjutsu Mode. Setidaknya, Menma mewarisi warna mata biru milik Naruto. Yoi, vroh wkwkwkwkwk… Memang iya, kan ada nama dia di pair

Aditya Pratama081131: Masih hidup dia. Pair Menma yang satu lagi udah ada clue-nya loh di chapter 17

Grand 560: Enggak, tubuh dia memang disimpen sama Orochi. Apalagi dia enggak bisa mati karena usia, sama kaya bapaknya. Kecuali kalo dibunuh

Ashalim31: Ane bukan pake bensin tapi pake Gil(Mata Uang di FF), cuks

Darknamikaze: Naru enggak bisa dikalahin sama Oro, meskipun dia baru dapetin kekuatannya dia sampe Isobu aja. Makanya dia ngincernya Menma

Ayub Pratama: Itu cuma perumpamaan vroh, kan jadi ada iluwan genius di Khaos Brigade sama 4 fraksi kecuali fraksi malaikat

Fraksi Manusia: Iriana Liliana Strife

Fraksi Iblis: Ajuka Astaroth

Fraksi Malaikat Jatuh/Grigori: Azazel

Fraksi Malaikat: -

Khaos Brigade: Orochimaru

Putra Uzumaki: Ya, ada soalnya dia muncul sama Oro. Baca chap 17 biar lebihjelasnya