Name: Naruto DxD Chronicles
Author: The World Arcana
Rating: M
Genre: Adventure
Pair: Menma Uzumaki x Haruka Suzumiya(OC), Iriana Liliana Strife(OC) x Rise Kujikawa x Seekvaira Agares x Sarada Uchiha, Naruto Uzumaki x Grayfia Lucifuge, Kurama x Yasaka, Issei Hyoudou x Rias Gremory x Akeno Himejima x Koneko Toujou x Xenovia Quarta, Irina Shidou x Ravel Phenex, Sasuke Uchiha x Rossweisse, Toneri Otsutsuki x Serafall Leviathan, Roxas x Sona Sitri, Edge Vanhite x Nell Ellis, and Alucard/Genya Arikado x Yoko Belnades
Disclaimer: Naruto dan Highschool DxD bukan punya saya.
Chapter 28: Kyoto Invasion Arc Part 3: Finale Part
Leon Strife, vessel dari Chaos Dragon saat ini sedang mengadu tinju dengan rival sejatinya yaitu Skyre Cross yang merupakan vessel dari Void Dragon. Skyre sendiri adalah sahabat istri Leon yang bernama Lily dari kecil dan mempunyai perasaan padanya sejak lama tapi karena Lily tidak mempunyai perasaan yang sama dan malah mencintai Leon, pria yang menurutnya menghancurkan desa dari Lily yang bernama Elf Village padahal itu murni perbuatan Cao-Cao dan itu membuatnya murka. Bukan hanya itu, karena kebenciannya pada Leon... Kekuatan Void Dragon pun bangkit dalam dirinya dan membuatnya hampir memperkosa Lily kalau Leon dan Naruto tidak segera datang untuk membantunya. Melihat istrinya hampir diperlakukan seperti itu, dia pun menggunakan kekuatan Chaos Dragon dan mengamuk membuatnya hampir mati dan bukan hanya itu saja... Lily juga memutuskan hubungan persahabatan dengannya saat itu juga.
"Aku akan membunuhmu kali ini dan Lily akan benar-benar menjadi milikku, Leon!!!"
Masih beradu tinju dengan Skyre, Leon yang matanya sudah berubah menjadi merah darah dengan iris seperti seekor yang sudah terkontaminasi oleh kekuatan Chaos Dragon karena kekesalan dan juga kemarahan pada Sosok Skyre yang seenaknya bicara tentang istrinya pun berhasil melesatkan pukulan tangannya yang bebas ke wajah Skyre dan membuatnya terlempar ke belakang dan terjatuh dengan keras "Kau memang tidak pernah berubah Skyre Cross..."
Skyre kemudian bangkit dan menghapus darahnya yang keluar dari mulutnya karena pukulan Leon "Tch, aku masih tidak mengerti kenapa Lily bisa sebodoh itu untuk memilih pria yang telah menghancurkan desanya dan membuat semua ras-nya kecuali kakaknya mati."
Jantung Leon pun tercekat akan hal itu sedangkan para anggota 4 fraksi kecuali Naruto dan Kurama terlihat terkejut akan hal itu, tidak sampai disitu Skyre pun meneruskan "Aku ini sahabatnya dan selalu bersamanya, tapi hanya karena satu orang menghancurkan desanya dan menyelamatkan dia dan kakaknya layaknya seorang hero di film-film, dia tiba-tiba saja melupakanku... Sahabatnya yang mencintainya dari dulu dan malah mencintaimu, tch kau membuatku muak muak Leon Strife."
"Skyre Cross..."
"Hmmm..."
"Apa benar kau benar-benar mencintai Lily-chan?"
"Apa maksudmu berkata seperti itu, huh Strife?" Tanya Skyre yang emosinya telah mengambil alih dan energi Void Dragon telah melapisi seluruh tubuhnya melebihi energi Chaos Dragon milik Leon yang sengaja dia batasi supaya dia tidak mengamuk karena menggunakan kekuatan Chaos Dragon miliknya terlalu banyak.
"Apa yang membuatmu menyukai istriku, Skyre Cross? Kau itu sahabatnya bukan? Bisa kau jelaskan?" Tanya Leon sambil menunjuk Skyre sedangkan Naruto yang melihat perdebatan sahabatnya dengan rivalnya yang punya obsesi yang gila sama seperti mantan muridnya. Bedanya rival dari atasannya ini terobsesi pada orang yang dia anggap adiknya sendiri dan mantan muridnya terobsesi pada putrinya yang sudah dia anggap keponakannya sendiri dan akan menjadi menantunya kelak.
'Tunjukkan pada dia Leon... Siapa yang benar-benar mencintai Lily? Kau atau dia...'
"Tentu saja karena kecantikan dan keindahan tubuhnya, bodoh. Apa lagi?"
Semua yang mendengar itu kecuali anggota Khaos Brigade pun menatap jijik ke arah Skyre sedangkan Leon dan Iriana menatap tajam Skyre yang berkata seperti itu tentang ibunya. Leon sebenarnya sudah menduga jawaban akan hal ini dari Skyre... Bahkan Lily saja mengatakan bahwa dia merasakan persahabatan Skyre padanya tidaklah tulus dan dia hanya menginginkan tubuhnya saja dan setelah dia mendapatkannya maka dia akan mentelantarkannya seperti sampah
"Tch, aku sudah duga kau akan menjawab seperti itu." Ucap Leon dan kemudian dia melanjutkan, terlihat tangannya berubah menjadi cakar naga berwarna hitam "Kau hanya menginginkan tubuh istriku saja Skyre... Kalau kau menyukai istriku karena kecantikan dan tubuhnya saja, aku bisa saja memilih sahabatku Rose yang sama-sama cantik dan memiliki tubuh sebagus istriku apalagi Rose memiliki warna rambut yang dimiliki ibuku dan adikku tapi bukan itu alasanku mencintainya."
Slaaaaasssshhh
"Guaaaaahhhhh!!!"
Skyre pun berteriak kesakitan karena terkena cakar dari Leon dan Leon pun menendangnya sampai dia terjatuh ke tanah "Tapi aku menyukai warna rambut Lily yang bersinar saat terkena sinar matahari dan senyumannya bisa melelehkan dan melunakkan hatiku yang menurut adikku seperti es. Bahkan demi melindungi senyuman Lily, aku rela menumpahkan darah untuk membunuhmu kali ini Skyre Cross."
"Menumpahkan darah? Membunuhku? Hahahaha!!!" Ucap Skyre yang aura kekuatannya naik secara drastis membuat Leon harus melompat mundur ke belakang.
'Ugh, aura ini... Ja-Jangan bilang kalau dia...'
Skyre pun terbangun dan menatap tajam Leon "Kenapa, kau terkejut? Ya tidak sepertimu yang tidak bisa mengendalikan kekuatan Chaos Dragon-mu... Aku sudah bisa mengendalikan kekuatan nagaku secara penuh... Void Dragon: Burst!!!"
Tubuh Skyre pun berubah menjadi sesok naga berwarna hitam bercampur silver dan kemudian saat dia melihat Leon yang berada di bawahnya, dia pun mengambil Leon dengan tangan naga-nya dan mencengkramnya
"Arrrrrgggggghhhhh!!!"
"Leon-sama!!!"
"Papa!!!"
"Ja-Jangan mendekat Iriana-chan, dia bisa membunuhmu."
Mendengar titah ayahnya, Iriana yang sudah merubah tangannya menjadi cakar naga dan bergegas ke arah ayahnya harus terhenti apalagi menatap tatapan serius ayahnya.
"Kau lebih baik dengar ucapan ayahmu itu, bocah." Desis Skyre yang masih mencengkram Leon yang sudah kesakitan meskipun dia menahan rasa sakitnya di depan anaknya "Kau memang mempunyai wajah dan penampilan seperti ibumu, tapi... Matamu dan serta darah dan kemampuanmu berasal dari si brengsek ini jadi aku tidak akan segan untuk membunuhmu bocah Tri-Breed."
Iriana pun menggertakkan giginya karena dia merasa lemah walaupun dia sudah menguasai kemampuan barunya dan memperlihatkannya tapi dia masih tidak bisa membantu ayahnya.
Dia kemudian merasakan tepukan dari belakang tubuhnya dan melihat ternyata kekasihnya Menma yang melakukannya "Jangan khawatir, Iriana-chan. Leon-sama tidaklah lemah, dia bisa mengalahkan orang itu. Aku yakin akan hal itu. Kau juga harus yakin karena dia itu ayahmu..."
Iriana pun tersenyum dan kemudian dia berkata "Kau benar, Menma-kun. Aku percaya padamu, papa."
'I-Iriana-chan...'
"Kalau begitu ayo kita bantu yang lain, Iriana-chan."
"Kau yakin bisa melanjutkan, Menma-kun? Bagaimana dengan penglihatanmu?"
"Jangan khawatir..." Jawab Menma dan kemudian dia melanjutkan "Aku memang tidak bisa melihat lagi tapi indra perasaku entah kenapa menjadi lebih tajam sekarang. Aku bisa merasakan gerakan musuh dengan hembusan angin dan getaran di tanah."
Iriana pun mengangguk dan mereka berdua bergabung dengan peerage Menma yang lain untuk melawan tim Khaos Brigade yang hanya tersisa Cao Cao melawan Tiamat dan Georg serta Leonardo melawan Kurama yang sudah muak melawan Leonardo yang melindungi Georg yang terus-terusan memanggil puluhan bahkan ratusan pasukan dari Sacred Gear-nya yang bernama [Annihilation Maker].
"Kau membuatku muak... Aku tidak akan menahan diri lagi." Ucap Kurama yang berubah menjadi Full Bijuu Mode dan mulai men-charge Bijuudama.
"Kurama, hentikan!!!"
Mendengar teriakan Naruto yang telah naik ke atas kepalanya, membuat Kurama menghentikan perbuatannya dan menatap mantan partnernya itu "Kenapa kau menghalangiku, Naruto? Istriku ada di sana dan dia membutuhkan bantuanku!!!"
"Membantunya dengan meledakkannya menggunakan Bijuudama, yang benar saja Kurama!!!" Teriak Naruto tidak mau kalah dan membuat Kurama terdiam "Kau tunggu saja disini, aku akan mengurus Leonardo dan pasukannya. Sasuke!!! Kau support aku dari belakang."
Dengan memakai Sennin Mode dan bantuan Sasuke, Naruto pun merangsek dan menghabisi pasukan yang dibuat dengan Sacred Gear milik Leonardo satu persatu dan setelah Leonardo berada di radius penglihatannya, Naruto pun mengeluarkan katana miliknya dan berkata "Maaf..."
Jleeeeebbbb
"Ukh..."
'Maaf, Cao Cao...'
Melihat rekannya terkapar di tanah, Cao Cao pun murka dan berniat menyerang Naruto dan Sasuke tapi dia harus terhenti oleh Tiamat yang sudah menyerangnya "Kau pikir kau mau kemana, Cao Cao Mengde?"
"Persetan denganmu, naga busuk!!! Jangan hentikan a-guuuhhhh..."
Cao Cao kemudian memegang tangan kanannya yang telah terlepas dari tubuhnya dan ternyata pelakunya adalah Menma
"Issei!!!"
Issei yang sudah menggunakan kekuatan terbarunya, Illegal Move Triania dan kemudian dia merubah armor Balance Breaker miliknya dengan memakai mode Welsh Dragonic Rook yang sudah menghajar Cao Cao dengan kekuatannya yang telah bertambah berkali-kali lipat tapi Cao Cao masih bisa menahannya dengan tombak [True Longinus] yang bertengger di tangan kirinya meskipun dia agak terdorong ke belakang.
"Kekuatan yang hebat, Sekiryuutei-kun, Devil Shinobi-kun..." Puji Cao Cao pada Issei serta Menma dan kemudian dia melihat Heracles dan berkata "Heracles, cepat pergi ke tempat Georg dan bantu dia. Dan jangan lupa berikan air mata Phoenix untuk menyembuhkan Leonardo."
"Mengerti Cao-Cao..."
Heracles kemudian pergi ke tempat Georg dan dia pun langsung menyerang Naruto tapi Naruto berhasil menghindar. Kemudian dia pun membawa Georg dan Leonardo yang terluka parah ke hadapan Cao Cao.
"Skyre-san, kita harus kembali ke markas." Ucap Cao Cao yang menatap Skyre yang masih asyik mencengkram tubuh Leon dengan cakar naga-nya.
"Apa kau tidak waras Cao Cao? Kau tidak lihat aku sedang bersenang-senang saat ini." Balas Skyre dengan nada kesal.
"Rencana kita gagal dan kita kalah jumlah. Leonardo juga telah tumbang dan aku kehilangan tangan kanan-ku. Kita harus kembali ke markas sebelum Ophis curiga dan mengatur strategi untuk hari yang akan datang."
"Tch, baiklah..." Ucap Skyre yang sudah berubah wujud kembali menjadi manusia dan melemparkan tubuh Leon ke tanah "Kau masih selamat kali ini, Leon. Tapi lain kali aku akan benar-benar menghabisimu dan Lily akan benar-benar menjadi milikku."
Kemudian dimensi buatan yang dibuat Georg pun menghilang dan para anggota Khaos Brigade sudah menghilang dan tidak berada disana lagi sedangkan Skyre berubah menjadi naga dan terbang tinggi ke udara.
"Papa, kau tidak apa-apa?"
"Aku baik-baik saja, Iriana-chan. Leherku hanya sedikit sakit karena perbuatannya."
Kembali dengan Naruto... Yasaka istri dari Kurama pun berhasil diselamatkan tapi ada sesuatu yang janggal... Yasaka masih belum sadarkan diri meskipun Georg, sang pembuat dimensi buatan di Kyoto telah menghilang.
"Uchiha, kau tidak bisa melakukan sesuatu?"
"Ini bukan Genjutsu, Kurama-san. Jadi aku tidak bisa banyak membantu kali ini."
"Tch..."
"Mungkin aku bisa membantu, otou-sama." Ucap salah seorang gadis cantik yang rambutnya berwarna merah muda yang diikat dengan 2 kuncir dengan pita biru. Memakai kimono biru dengan bahu yang terbuka. Obi miliknya yang mengencangkan pinggang dan stoking biru yang menempel di kakinya, semakin menambah kecantikan dan sosoknya. Dia juga mempunyai dua telinga dan juga ekor yang menyerupai rubah.
"Tamamo-chan.../Tamamo..."
Nama gadis itu adalah Tamamo Otsutsuki, putri angkat dari Kurama dan Yasaka Otsutsuki sekaligus kakak dari Kunou Otsutsuki. Dia juga merupakan anak buah kepercayaan dari dewi Inari dan sosok yang mendapatkan berkah dari dewi Amaterasu. Setelah berdoa pada dewi Amaterasu, Yasaka pun terbangun dan dia pun terkejut saat melihat putri angkatnya saat ini karena biasanya dia selalu diberikan tugas oleh dewi Inari dan dewi Amaterasu. Itu cukup membuat semua orang bernafas lega karena Yasaka yang sudah sadar dari pingsannya.
"Tamamo-chan, kenapa kau bisa ada disini?"
"Dewi Amaterasu yang memintaku kemari okaa-sama dan juga aku memang berniat bertemu dengan kau, otou-sama, Kunou-chan dan yang lain." Jawab Tamamo dan kemudian dia melanjutkan "Aku dan juga dewi Inari serta dewi Amaterasu tidak menyangka kalau Khaos Brigade akan berbuat senekat ini."
"Jangan salahkan dirimu, Tamamo-san." Ucap Sasuke yang entah kenapa merasa nostalgia saat melihat warna rambut dari Tamamo yang mengingatkannya pada mendiang istrinya, membuat Rossweisse sedikit cemburu "Aku dan rekanku yang bernama Toneri terlalu ceroboh dan itu membuat Yasaka-san berhasil diculik oleh Khaos Brigade. Jadi kami berdua meminta maaf akan kejadian ini..."
"Tidak usah meminta maaf, Sasuke Uchiha."
Seorang pria dengan rambut panjang berwarna hitam yang diikat satu dengan memakai Yukata berwarna putih pun datang bersamaan dengan wanita berambut hitam panjang dengan katana di belakang tubuhnya dan memakai kimono berwarna pink. Para anggota dari empat fraksi kecuali para generasi muda seperti Menma, Rias, Sona dan yang lain-lain pun cukup terkejut saat melihat ternyata mereka adalah Izanagi, dewa pemimpin religi Shinto dan juga putrinya, Amaterasu yang merupakan dewi matahari dan juga dewi pelindung kota Kyoto.
"Izanagi-dono, Amaterasu-dono..."
"Ini bukan hanya salah kalian, para Bijuu saudara dari Kurama-kun sekaligus para Youkai di Kyoto saja tapi ini juga murni kesalahan dari kami para dewa dan dewi religi Shinto. Kami juga ceroboh dan tidak menduga kalau Khaos Brigade akan berbuat hal seperti itu." Ucap Izanagi dan kemudian dia melanjutkan "Jadi aku, putriku dan seluruh dewa dan dewi religi Shinto memutuskan akan memperkuat pertahanan di Kyoto dengan menggunakan barrier yang menggunakan kekuatan Negative Emotion Sensing milik Kurama-kun, jadi siapapun yang mendatangi Kyoto dengan niat yang jahat akan langsung ketahuan oleh kami dan kami akan langsung mengurusnya. Jadi aku mohon agar kalian kecuali semua yang memang tinggal di Kyoto untuk segera meninggalkan Kyoto karena persiapan yang kami lakukan agak rumit dan aku juga tidak ingin ada yang terkena backlash dari apa yang kami lakukan."
"Maaf kalau aku lancang, Izanagi-sama..." Ucap Menma yang kemudian melanjutkan "Kami sebenarnya kesini bukan hanya karena ingin menyelamatkan Yasaka-san saja tapi kami sedang ada study tour di kota Kyoto juga. Kalau kami kembali begitu saja bukannya para manusia dari sekolahku seperti guru dan teman-temanku yang lain akan curiga."
"Aku bisa percayakan hal itu pada kalian berdua kan, Sirzech Lucifer-dono, Serafall Leviathan-dono?" Tanya Izanagi yang tersenyum pada Sirzech dan Serafall.
"Kau bisa mempercayakannya pada kami, Izanagi-dono."
Setelah berhasil melakukan Alteration Memories pada semua guru dan murid di Kuoh Academy kecuali, Menma, Rias, Sona dan tim iblisnya, Iriana, Irina dan Rossweisse... Serafall pun terkejut saat melihat kepergian Toneri tanpa sepengetahuan orang-orang tapi saat dia ingin mengejarnya, tangannya pun ditahan oleh Sirzech "Kau mau kemana Sera? Kau tahu kan kalau sebentar lagi kita semua akan keluar dari daerah Kyoto supaya kita tidak terkena backlash dari apa yang akan dilakukan oleh Izanagi-dono dan juga dewa-dewi Shinto yang lain."
"Beri aku waktu sebentar saja Sirzech, ada sesuatu yang harus aku lakukan."
Mendengar itu, Sirzech melihat tatapan Serafall yang terlihat khawatir pada Toneri pun tersenyum dan berkata "Baiklah, aku beri waktu sebentar padamu. Tapi ingat setelah tujuanmu selesai segera kembalilah."
"Aku mengerti, Sir-tan."
Serafall kemudian mengejar Toneri dan dia pun berhasil menemukan Toneri yang sedang termenung di sebuah kursi kayu panjang. Toneri yang melihat Serafall pun berkata dengan datar "Oh itu kau, Maou bertubuh loli."
Mungkin biasanya Serafall akan marah dan berniat membekukan keturunan terakhir dari Hamura Otsutsuki itu. Tapi saat melihat keadaan Toneri, dia pun berkata "Ada apa denganmu?"
"Bukan urusanmu..." Balas Toneri dengan ketus.
Mendengar respon Toneri, Serafall pun tidak memperdulikannya dan duduk di sebelah Toneri "Jika kau ada masalah, kau bisa bilang padaku."
Toneri sedikit terkejut akan sifat Serafall dan dia pun berkata "Kenapa kau peduli? Bukannya kau membenciku?"
"Aku tidak membencimu."
Mendengar jawaban Serafall, Toneri pun menatap Serafall dan berkata "Serafall..."
"Ada apa?" Tanya Serafall yang membatin 'Tumben dia tidak mengejekku?'
"Apa kau pikir kalau aku ini lemah?"
Serafall sedikit terkejut akan pertanyaan Toneri dan itu membuatnya berkata "Kenapa kau berkata seperti itu?"
"Karena aku merasa kalau aku ini lemah." Jawab Toneri dan kemudian dia melanjutkan "Aku lemah... Aku pikir kekuatanku ini sudah sejajar dengan Taichou atau Sasuke tapi tetap saja aku masih kecolongan oleh Khaos Brigade dan mereka berhasil menculik Yasaka-san. Kurama-san sudah percaya padaku tapi aku malah menghancurkan kepercayaannya."
'Jadi itu yang membuatnya down...' Batin Serafall dan kemudian dia berkata "Kau tahu... Kau itu memang menjengkelkan dan sok ganteng sekaligus narsis..."
"Hey!!!"
"Tapi aku tahu kalau kau itu tidaklah lemah." Lanjut Serafall tanpa memperdulikan teriakan Toneri dan itu membuatnya terdiam "Kau itu adalah salah manusia yang aku akui cukup kuat seperti Naruto-kun, Sasuke-san, dan Leon-dono. Maksudku, bahkan kau bisa membelah Giant yang berniat menyerangku dengan aura aneh yang keluar dari tanganmu saat penyerangan Loki ke Asgard. Tapi omong-omong kenapa waktu itu kau menolongku?"
"Huh..."
"Maksudku kenapa kau menolongku? Aku pikir kau tidak akan menolongku karena kau membenciku."
"Siapa yang bilang kalau aku itu membencimu? Aku tidak membencimu."
"Tapi..."
"Aku tidak membencimu. Ya memang aku dan kau selalu cekcok kalau bertemu tapi bukan berarti aku membencimu."
Ucapan Toneri pun membuat Serafall terdiam dan Toneri pun melanjutkan "Aku menolongmu karena kau itu salah satu bagian dari Yondai Maou sekaligus rekan dalam aliansi empat fraksi dan juga... Aku tidak ingin kehilanganmu, Serafall."
Bluuussshhh
"A-Apa yang kau katakan itu, Toneri-baka?"
"Saat kita bertemu di pernikahan Taichou dan Grayfia-san, aku tidak begitu peduli padamu ya mau bagaimana lagi pertemuan kita tidaklah menyenangkan."
"Mau bagaimana lagi, kau seenaknya saja melihat dadaku dan juga mengejekku, pria mesum."
"Kau juga menumpahkan minumanmu ke jaketku, nona pendek."
"Grrrrr..."
Setelah saling tatap menatap dengan tajam, mereka pun berkata "Maaf..."
Kemudian Serafall berdehem dan berkata "Bisa kau lanjutkan, Toneri."
"Setelah itu, kita menjadi seperti tikus dan kucing dan selalu bertengkar jika bertemu. Tapi saat penyerangan Loki ke Asgard, aku merasakan perasaan yang lain padamu..." Ucap Toneri dan kemudian dia melanjutkan "Aku mulai kagum dan respect padamu saat melihat kemampuanmu saat bertarung tapi saat Giant itu hampir menyerangmu, aku merasakan sesuatu kepanikan di dalam diriku."
"Kenapa?"
"Karena aku mulai mencintaimu, Serafall Leviathan. Dan aku tidak ingin kehilanganmu."
Serafall pun shock dan kemudian dia pun menatap mata Toneri yang menunjukkan kejujuran pada sosoknya dan dia pun berkata 'D-Dia mencintaiku...'
"Toneri..."
"Jangan katakan apapun, Serafall." Potong Toneri dan kemudian dia melanjutkan "Aku tahu... Aku mengerti batasanku. Kau adalah iblis yang mempunyai umur yang sangat panjang sedangkan aku hanyalah manusia yang rapuh dan bisa mati kapanpun. Aku tidak seperti Taichou atau Sasuke yang abadi karena kekuatan sekaligus kutukan yang diberikan Rikudou dan itu membuat orang-orang penting dalam hidup mereka meninggalkan mereka satu per satu. Ah, intinya... Lupakan saja apa yang aku katakan. Carilah pria yang bisa membahagiakanmu sepanjang hidupmu tidak sepertiku yang kapanpun bisa mati karena manusia tidak memiliki umur sepanjang ras kalian. Terima kasih atas semuanya, Serafall."
Melihat Toneri beranjak dari kursi yang mereka duduki, Serafall pun berniat mengejarnya.
"Toneri!!!"
"Tunggu!!!"
"Kau tidak bisa pergi begitu saja setelah mengatakan hal seperti itu padaku, pengecut."
Saat Serafall hampir berhasil memeluk tubuh Toneri, dia pun terjatuh ke tanah karena Toneri terlebih dahulu menghilang menggunakan Sunshin.
"Aku bahkan belum memberikan jawabanku padamu, idiot."
Toneri yang ternyata berpindah ke atas ranting pohon yang dekat dengan posisi Serafall pun menatapnya dengan lirih saat dia memutuskan untuk kembali ke tempat yang lain dengan lingkaran sihirnya.
"Ini yang terbaik untuk kita, Serafall."
Sedangkan dengan Serafall, dia sudah kembali ke tempat yang lain berada tapi melihat sikap kakaknya, dia pun agak khawatir dan menghampirinya meskipun dia agak takut dengan sikap kakaknya yang agak berlebihan padanya.
"Apa kau tidak apa-apa, onee-sama?" Tanya Sona.
"Aku tidak apa-apa, So-tan." Jawab Serafall yang tersenyum tapi Sona sebagai adiknya tahu kalau senyuman kakaknya itu palsu.
Melihat keadaan temannya, Sirzech pun membatin 'Apa yang sebenarnya terjadi di antara Toneri-san dan Serafall."
-Khaos Brigade Headquarter-
Di markas Khaos Brigade...Cao Cao yang kehilangan tangan kanannya saat ini sedang dipasangkan sebuah tangan pengganti oleh Orochimaru yang menggunakan prosthesis arm dengan sel Hashirama.
"Terima kasih, Orochimaru."
"Sama-sama Cao Cao." Balas Orochimaru dan kemudian dia melanjutkan "Kau sungguh beruntung Cao Cao. Tangan itu mempunyai sel dari salah satu sosok terkuat di duniaku dan mungkin tangan itu bisa membuat kemampuan pertarungan tangan kosongmu meningkat."
"Apa ada efek sampingnya?"
"Akar atau sebuah pohon besar bisa tumbuh dari tangan itu tapi karena kau tidak mempunyai Chakra sebagai kekuatan seperti aku, dan 3 Shinobi dari fraksi manusia itu maka aku pastikan kalau kau aman dari efek samping tangan prothesis itu."
Cao Cao menggangguk mengerti dan kemudian dia berkata "Jadi bagaimana dengan rencanamu Orochimaru?"
"Aku hanya tinggal membutuhkan sampel darah dari Naruto Uzumaki atau anaknya yang bernama Menma itu."
"Tapi apa sebenarnya tujuanmu mengumpulkan sampel dari Naruto atau putranya itu Orochimaru?"
"Aku akan membangkitkan sosok terkuat di dimensi lamaku, Cao Cao. Kita akan menguasai dia dan kemudian dia akan menjadi kartuAS kita melawan keempat fraksi. Tapi untuk membangkitkan dia, kita harus menghancurkan segel yang mengurungnya terlebih dahulu dengan mengumpulkan sampel darah dari reinkarnasi cucunya yaitu Ashura dan Indra, tapi aku hanya mendapatkan sampel darah reinkarnasi Indra saja yang berasal dari putri reinkarnasi Indra yang sebenarnya yaitu Sasuke Uchiha."
"Rencanamu benar-benar rumit Orochimaru.."
"Ya begitulah. Karena itu lah aku bergabung ke Khaos Brigade, Cao Cao. Untuk mencari teknologi yang memungkinkan kita untuk memindahkan penjara dari sosok kartu AS kita dari dimensi lamaku ke dimensi kita."
"Aku harap kau berhasil Orochimaru dan kemudian keempat fraksi akan berada di bawah tekukan lutut kita."
"Tentu saja..." Balas Orochimaru dan kemudian dia membatin 'Tapi jangan kira kau akan ambil bagian dalam kesuksesan rencanaku, Cao Cao khukhukhu. Karena aku akan menghabisimu dan menggunakan kekuatan dia untuk menghabisi semua sosok terkuat di sini termasuk Ophis dan Great Red.'
-To Be Continued-
AN: Kyoto Invasion Arc is done. Maaf kalau bagian terakhir fightnya gak segreget pertarungan yang lain kaya pertarungan Menma vs Yuuto vs Kai dan Menma Peerage vs Raiser Peerage. Di chapter ini udah ada hint siapa yang bakal jadi Final Boss dalam fic ini cuma caranya yang gimana? Dan juga Orochimaru juga menceritakan kalau darah yang masih dia kumpulkan hanyalah darah reinkarnasi Ashura saja notabene darah reinkarnasi Indra yang ada di Sarada udah diambil sampel-nya oleh Oro. Not suprising, mengingat selama ini Sarada Uchiha/Hikari Kiritsugu berada di tangan Oro sampe-sampe bapaknya aja si Sasu gak tahu kalau anaknya ada sama Oro. Next Arc: P-1 Grand Prix Arc atau Arc yang dikhususkan buat Rise dan Arc ini crossover antara Naruto dan Persona Series tepatnya Persona 4 Arena(Expect to see Yu Narukami, Yukiko Amagi and the other Persona character)
Review:
Saraswati Al:
Makasih atas sarannya.
Kokonoe201:
Maaf tapi klo ente request pair meskipun ane udah bilang kalau itu single pair sekali lagi... Ente bakal ane block, I'm serious.
Ayub L Lawliet:
Kalo gak sibuk di duta, genz.
Ahmad Syaukani:
Thanks.
Akira kun:
Maaf bro tapi ane banyakan ngambilnya dari game kaya Haruka(Skill terinspirasi dari White Mage, Black Mage, Time Mage, dan Summoner dari Final Fantasy), Roxas(Kingdom Hearts 2), Alucard(Castlevania), dll
