Fanfic kakatsuna [perasaan tak terduga]
Bab 3 : Hal mustahil_
Ini dia chapter selanjutnya. Akan ada petualangan juga nantinya .
Shizune bangun diruang kerja Tsunade, dan mendapati fakta bahwa kemungkinan berhasilnya operasi Lee lebih besar 8% dari pada kemungkinann kegagalan.
Hari ini adalah pelantikan Tsunade menjadi hokage selanjutnya. Tsunade : "Aku, Senju Tsunade, mengabdikan hidupku untuk melindungi konohagakure no sato, sebagai Godaime Hokage". Ucapnya sambill melepas topinya dengan gaya keren, UwU
Setelah pelantikan, tentunya operasi Lee dilakukan. Dan, operasinya berhasil.
Seperti biasa, Kakashi sedang berada di taman sendirian. Dan tiba-tiba dia terjebak dalam labirin aneh, entah apa yang terjadi. Kakashi kemudian menyadari bahwa dia berada dalam pengaruh genjutsu, 'genjutsu?...bagaimana mungkin?...sejak kapan?...mengapa aku tidak menyadarinya?'.
Muncul seorang manusia bertopeng spiral dengan warna oranye, dihadapannya. Orang tersebut adalah orang yang sama yang pernah menyerang ketika dia bersama Tsunade. Kakashi menunggunya berbicara. Sambil mengamati tampilannya, dia adalah salah satu anggota Akatsuki.
Kakashi : "Akatsuki?, Siapa kau?".
Orang itu menjawab, "Aku adalah orang yang sama yang telah membuat kyubi menyerang Konoha beberapa tahun yang lalu".
Kakashi : "?????...siapa sebenarnya kau?",.'sial, jika dia mampu mengendalikan kyubi, tentunya dia adalah orang yang kuat, dan tentunya sulit bagiku untuk mengalahkannya, kalau begitu, aku harus menemukan jalan keluar, dan melepaskan genjutsu ini'.
Manusia bertopeng : "kau bisa menyebutku Uchiha Madara,"
Kakashi : ... Bengong...???
Manusia bertopeng : " sepertinya kau ragu, maka kau bisa menyebutku Tobi?"..
Kakashi : "apa yang kau inginkan?"...
Tobi : "aku punya sesuatu yang ingin aku ambil di Konoha, tapi sebelum itu aku ingin menyingkirkan seseorang!".
Kakashi merasakan sesuatu yang aneh, genjutsu ini...terhubung dengan mata doujutsu miliknya. Kakashi mengangkat Hitai atenya, lalu melempar shiruken kearah orang disebut Tobi,
Tobi mempersiapkan senjatanya untuk memberi serangan balik, namun Kakashi tiba-tiba menghilang.
Tobi mengetahui dimana Kakashi berada, "jadi dia menyadari bahwa ruangan ini bisa dikendalikan juga oleh sharinggannya hmm?, Lumayan".
Kakashi berpindah tempat ke dalam sebuah ruangan yang nampak tidak asing. Ruang Hokage.
Tsunade merasakan chakra yang kuat muncul tiba-tiba tepat dihadapannya. Tsunade menjauh, dan kemudian muncul lubang spiral dan seseorang dari lubang spiral tersebut.
Tsunade : "apa-apan...apa itu?...tunggu...Kakashi?"
Kakashi : "maa...hai Tsunade-sama".
Tsunade : "apa yang ter..." Tsunade tidak sempat menyelesaikan kalimatnya, Kakashi ambruk dan jatuh kelantai.
Mata sharinggan kakashi mengeluarkan darah. Mangekyo sharinggannya tiba-tiba bereaksi lagi, dan Kakashi tidak bisa mengendalikannya. Mata Kakashi kemudian bereaksi semakin kuat dan membuat dirinya terseret kedalam lubang spiral lagi, namun kali ini ia tidak sendiri, ia menyeret orang lain bersamanya, Tsunade juga ikut terseret.
Tsunade membuka matanya yang terasa berat, kemuadian dia terkejut karena tidak berada dikantor Hokage, melainkan ditempat terbuka, seperti hutan?.
Tsunade merasakan chakra seseorang dibelakangnya, "siapa kau?",kata seseorang yang ada berada diatas salah satu pohon. "Mengapa bisa ada ditengah hutan?...sendiri?...apalagi kau adalah perempuan. Diamana orang tuamu?",tidak ada keformalan dalam cara bicaranya .
Tsunade : 'mengapa dia menanyaiku seperti aku adalah anak-anak?!'..Tsunade berbalik, 'ha?... apa-apan ini?',orang yang sedari tadi menanyainya. "Hei bocah! Bisakah kau berbicara dengan cara yang lebih sopan kepada orang yang lebih tua?!".
"Lebih tua?, Memangnya berapa usiamu?".
'apa yang...? tunggu.,tunggu tunggu tunggu...apa yang terjadi?,hooaaaaaaaaaa,...akuuuuu... ANAK-ANAK?!!!!...bagaimana MUNGKIN?!'. "Dimana aku?",.
"Seperti kataku tadi ditengah hutan".
Tsunade: 'jawaban macam apa itu _-',."tidak bukan itu maksudku, maksudku kita berada di daerah mana? begitulah kurasa".
"Hmmm...kau berada disekitar area pertempuran antara klan uchiha dan senju".
Tsunade : "nah itulah yang maksud pertanyaanku...tunggu...APAAAAAAAA?!!!...PERTEMPURAN UCHIHA DAN SENJU?!...SENJU DAN UCHIHA...KAU BERCANDAA?!".
"Tidak, aku tidak bercanda, dan mengapa kau begitu terkejut?!...satu lagi...TIDAK PERLU MENERIAKIKUU!!!!"
Tsunade : "eh?!...aku terkejut itu wajar, karena aku itu berada pada zaman dimana..."
"Hm?"
Tsunade : 'kalo aku bilang, aku dari masa yang akan datang, eh...itu sulit dipercaya', "eh...hmm...bukan apa-apa, lupakan...tapi siapa kau?", Tsunade memperhatikan ada simbol Uchiha di jubahnya,"seorang Uchiha?"
"Hm"
Taunade : "ehh_- jawaban macam apa itu?"
"Hmmm"
Tsunade : "jangan bercanda, aku serius siapa kau?"
"Kau benar aku seorang Uchiha, namaku Uchiha Madara".
Tsunade : "Uchiha Madara yah...hmmm...dan masih berperang, berarti jauh sebelum pembentukan Konoha".
Madara : "ehh_- apa yang kau bicarakan?",
'astaga naga! Sejak kapan aku jadi cerewet dan mengkepoi urusan orang TT?!', "lupakan".
Tsunade : 'AAAAHHHHHHHHH... apa-apaan ini?!!!!...bagaimana aku berakhirrr disiiinnniiii?!!'.
Madara: "oii, aku sudah mengatakan siapa aku, sekarang giliranmu, siapa kau?"
Tsunade : "eh? Aku?, Namaku ... Ehhh... Tsunade".
Madara : 'dilihat dari chakranya, dia tidak berasal dari kalangan biasa, dan dia hebat dalam menyembunyikan chakranya, aku bahkan tidak merasakan chakranya sekarang, aku hanya merasakan chakranya saat dia pingsan'. "Kau berasal dari klan apa?"
Tsunade : "ehh...klan?...aku tidak...aku tidak berasal dari klan yang ternama, bisa dibilang aku tanpa klan".
Madara : "sungguh?"
Tsunade : "ya begitulah, aku memang tanpa klan, aku hanya orang yang berasal dari kalangan biasa乁( •_• )ㄏ"
Madara : 'jika aku mengatakan bahwa aku melihat chakranya sebelumnya, apakah dia akan mengatakan yang sebenarnya tentang klannya?'. "Aku tadi merasakan ... Eh?..hmmm...lupakan, dari desa mana kau berasal?"
Tsunade : " tentu saja aku dari Kono...(anjirr... punya mulut kok ceplos amat dah..hadehhh), konoamiiiuuuuuuuuuaaaaa...aku lupa乁•_•ㄏ "
Madara : "AAPPPAAAAAA?!!!!!LUPAAAA?!!!...ok..aku gak bisa pura-pura gak tau lagi, kau jelas berbohong, kau LUUPPAAAA?!!!, Itu tidak mungkin!!! tidak ada yang mungkin melupakan desa kelahiran mereka!, Dan juga tentang klanmu, kau jelas tidak berasal dari kalangan biasa, kau berbohong!, Siapa sebenarnya kau?!!!!!"
Taunade : ' awokawok ternyata Madara kocak wkwkwk...heee?...haduhh?...musti jawab apa nihhh...wadoohhh Tsunade mikir Tsunade...mikirr, malah aku guvluk dalam hal berbohong, jelas ketahuan lah, nipu pke penampilan lebih mudah, tapi kata-kata huauuaaaaaaT_T...gak...gak!...aku Tsunade aku pintar memutarbalikkan keadaan!', "memangnya siapa aku itu penting?!, Sekarang yang terpenting adalah masalahku, bagaimana aku melanjutkan hidup dalam kondisi seperti iniT_T, jauh dari rumah, berakhir ditengah perang...huaaaa ﹏"
Madara : "eehhh?..."
Tsunade : "lupakan! Urus masalahmu sendiri, aku juga akan mengurus masa depanku disini T_T". 'tungggguuuuu...aku kesini gak sendirian...'..."huuuaaaaaaaaaaAAAAA(ノ*0*)ノ"
Madara : "OIII...BISAGAK KAU TERIAK SUARANYA DI REDAM?!!!!!"
Tsunade : 'kalo diredam bukan teriak namanya_- hadehhhh...' "apansehh?...tapi apa kamu melihat seseorang (mengingat penampilan remaja Kakashi), beramput perak seusia ku...maksudku seusia kita, memakai masker, dingin, mempunyai tatapan mata malas, (kalo ada, Kakashi auto ngamok nih TvT ), yah begitulah".
Madara : " sebentar kubayangkan dulu penampilannya...hmmm ... Sepertinya tidak ".
Tsunade : "heeee_- huaaaaaaT_T matilah akuuu"
Madara : "kau kesini bersama seorang teman?"
Tsunade : "ya, dan bisa dibilang dialah yang membuatku berada disini sekarang T_T "
Madara : "lah, dan bagaimana kau bisa pingsan?"
Tsunade : "hmmm... kelelahan mungkin"
Madara : "kelelahan? Atau diserang teman sendiri?, Maksudku seperti kepercayaan dihianati?"
Tsunade : " Tidak, itu tidak mungkin, karena dia harus menghormatiku, aku atasannya"
Madara : "HHHAAAAAAAA!!!!!!!!"
Tsunade : 'padahal tadi ngelarang aku teriak-teriak_-' "Napa seh?"
Madara : "kena kau!, Sudah kubilang, kau bukan dari kalangan biasa, kau punya bawahan berarti maksudnya kau adalah majikan!!"
Tsunade : 'mamposs!...gininih...kalo punya mulut blak-blakan binti ceplas-ceplos T~T ', "Maksudku, dia sangat menghormatiku, bisa dibilang karena...(hmm...karena apayah...ayo mikir Tsunade, mikirrrr)...aku pernah menyelamatkannya sebelumnya".
Madara : 'padahal udah jelas-jelas ketahuan bohong, masih aja menyangkal_- ', "oh,hmm".
Tsunade : " ehhh, capek bohong Mulu, disaat dah terang-terangan ketahuan..hadehhh T_T, okok aku bohong, dan sekarang aku harus cari temenku, atau nggak aku bakalan keluyuran gak jelas sendirian huuuaaaT_T".
Madara : "ini sudah sore, hampir malam. Masih ingin mencari temanmu?, Kusarankan cari besok saja".
Tsunade : 'huuuuuu...seorang Madara ternyata ada ekhem, ada sisi perhatiannya juga, kirain dingin parah TvT seperti kisahnya', "maaf, tapi orang-orang mengenalku sebagai mahkluk ...eh? manusia ...eh? maksudku orang, yang keras kepala".
Madara : "oh...ok"
Tsunade : "ya, oh ...dan terima kasih infonya"
Bersambung... Itu saja untuk hari ini:)
