Sebuah kapal besar sedang berlayar di laut di temani sinar rembulan. Di dalam kapal terdapat dua orang yang sedang berbicara di depan salah satu ruangan di kapal.
"Bagaimana keadaan anak itu?" Ucap pria pertama.
"Dia memiliki metabolisme yang luar biasa untuk anak kecil. Mungkin ini karena dia keturunan setan merah." Ucap kagum pria kedua.
" Ya, sayang sekali dia hanya setengah." Balas pria pertama.
Lalu datang 4 orang pria mendekat.
" Bagaimana keadaan anak itu?" Tanya salah satu yang sepertinya merupakan pemimpinnya.
" Anak itu sudah sadar pak" jawab pria pertama yang menjaga ruangan tersebut.
" Bagus. Aku akan mulai mengekstrak kekuatan 'itu' dari tubuhnya dan setelah itu aku akan memiliki kekuatan untuk menghacurkan mereka." Ucap pemimpin sambil menyengerai, dua orang didepan dan tiga dibelakang cuma diam merespon. "Ayo kita masuk" 2 penjaga didepan membuka pintu dan 3 orang dibelakang mengikuti pemimpinnya masuk.
DIDALAM RUANGAN
Seorang anak berumur sekitar 6 tahun dalam keadaan terluka berada di tengah ruangan. Keduanya tangannya terulur kesamping kanan dan kirinya dalam kondisi terantai, dia memakai baju yang sudah robek termasuk celananya. Matanya terlihat kusam seperti tidak memiliki kehidupan di dalamnya.
'Kenapa...kenapa hal ini harus terjadi padaku...' meratapi dalam pikirannya.
KRRIEETT
Mendengar suara pintu anak itu mulai mendongakkan kepalanya, dia melihat 4 orang memasuki ruangan tersebut.
" Sepertinya kau sudah bangun shounen." Ucap pemimpin kelompok tersebut dengan menyengerai. Anak itu tidak membalas dan hanya memandang dengan mata kusamnya.
" Oh ayolah Shounen, berbahagialah sedikit. Karena kekuatan yang ada didalam tubuh mu akan dikeluarkan. Dengan begitu orang-orang tidak akan takut lagi padamu." Ucap pemimpin itu. Anak itu tidak membalas dan menunduk kepalanya memilih melihat lantai ketimbang pria itu, pria itu kesal karena dihiraukan oleh anak itu dan memukulnya " Teme! jangan hiraukan aku kuso gaki!" Ucap marah pria itu sambil memukul anak itu.
" Haido-sama, sebaiknya kita mulai Ritualnya" ucap pria dibelakang nya.
Lalu orang yang ternyata bernama haido tersebut menghentikan perbuatannya dan melihat pria tadi.
" Kau benar profesor. Sekarang mulai Ritualnya."
Profesor tersebut menganggukan kepalanya dan berjalan kebelakang anak tersebut sedang kan 2 lainnya berada di sebelah kanan dan kiri anak itu. Bibir profesor bergerak seperti sedang mengucapkan mantra lalu menepuk tangannya, lingkaran sihir muncul di bawah mereka dengan Anka kecil itu berada ditengah lingkaran sihir itu.
Cahaya mulai menyinari ruangan tersebut sambil mengeluarkan percikan listrik.
" AARGHH...!!!" Teriak anak tersebut merasa kesakitan.
Sedangkan haido yang berada di depan anak tersebut tersenyum menyeringai.
" ARGHH... YAMEROU!! ONEGAI YAMEROU!! ittai... Ittai yo..." Mohon anak itu sambil kesakitan. Lalu dari tubuh anak itu keluar energi sihir berwarna ungu. Melihat itu haido tertawa senang "hahahaha... Sebentar lagi kekuatan itu akan jadi milikku!"
Dalam ruang mental anak itu yang terlihat seperti selokan bawah tanah.
"seseorang tolong aku, jii-chan tolong aku" dia memohon sambil meringkuk di kubangan air. Lalu dia merasa ada angin berhembus, anak itu mulai bangkit dan mengikuti arah angin berhembus yang seperti memanggil dan berbisik padanya. Dia melihat ada 4 gapura bewarna ungu mengelilingi membentuk kotak persegi dengan terhubung dengan rantai dan ada rantai yang menuju keatas mengikat sebuah bola energi ungu besar di tengah antara gapura tersebut.
Anak itu mendongak dan merasa bahwa angin tersebut berasal dari bola energi ungu itu, dia mendekat hingga berada tepat di bawah bola energi lalu di mengulurkan tangannya dan energi itu mulai turun dan menyelubungi anak itu dan tubuhnya mulai bercahaya.
Anak itu mulai menutup mata karena sinar terang tersebut dan merasa kekuatan mengalir ke seluruh tubuhnya.
DI DUNIA NYATA
Saat proses ritual masih berjalan, tiba-tiba muncul angin bewarna ungu mengelilingi anak itu dan perlahan mulai membentuk pusaran angin. Semua orang di ruangan kaget akan hal tersebut.
" A-ada apa ini!? Apa yang terjadi!?" Ucap kaget haido
DULUAR RUANGAN
Sedangkan di luar kapal orang-orang panik kerena tiba-tiba muncul badai angin yang besar mengelilingi kapal, laut mulai bergejolak mengirim gelombang tinggi.
" Apa yang terjadi? Kenapa tiba tiba cuaca jadi sangat buruk!?" Panik itulah yang sedang hinggap di hati mereka.
DIDALAM RUANGAN
Angin kencang mulai mengoyak lantai, dinding dan atap ruangan. Anak itu mengangkat kepalanya dan menatap haido. Haido balik menatap dan melihat mata biru shapire anak itu berubah menjadi merah darah yang menjanjikan rasa sakit. Rantai yang mengekang tangan anak itu terputus karena angin tersebut. "A-apa ini!? Kalian berdua hentikan anak itu!"
Sebelum 2 orang itu bergerak kepala mereka terpotong karena cambukan angin. Haido ketakutan melihat itu, di bersiap menggunakan sihirnya tapi sebelum bisa melakukannya anak itu berteriak " Agh..." menyebabkan gelombang angin besar yang mengoyak apa saja di sekitarnya termasuk haido. " aghh..." Teriak haido kesakitan.
Bersamaan dengan teriakan anak itu dan haido kapal itu meledak menjadi kepingan kecil bersamaan dengan orang - orang yang menaikinya dan laut itupun menjadi merah karena darah.
Keesokan harinya di sebuah pulau kecil dengan pohon menjulang tinggi seperti jamur di tengah pulau, seorang yang terlihat seperti anak remaja perempuan sedang berjalan dipantai sambil bersenandung, dia berambut pirang panjang hingga hampir menyentuh tanah dengan aksesoris sayap putih dikepalanya, mengenakan baju putih menjuntai hingga mata kaki dengan pita kupu-kupu dikerah bajunya dan kombinasi warna biru di bagian perut baju. Lalu dia melihat seorang anak kecil terdampar di pantai dalam keadaan terluka.
"Hmmm? Siapa itu?" lalu dia mendekatinya.
Anak kecil itu berambut pirang jabrik dan hanya mengenakan celana, tapi yang buat heran adalah 3 garis di pipinya yang membuat dia terlihat menggemaskan seperti kucing dan berumur sekitar 6 tahun. Dia memeriksa anak itu dengan menyentuh pipi anak itu dengan ranting yang entah darimana dia dapatkan.
"Ughh..."
Anak itu mengeluarkan erangan pertanda dia akan bangun. Perempuan berambut pirang itu berhenti dari perbuatannya dan membuang rantingnya. Anak itu bangun dan memperlihatkan mata biru shapire yang indah tapi bersamaan kusam seperti kelelahan, anak itu mengejapkan matanya supaya penglihatannya jernih sambil berkata " D-dimana aku?" Lalu mengusap matanya, dan dia melihat remaja perempuan berambut pirang jongkok didepannya.
"Onee-san siapa?" Tanya ana pirang itu.
"Eh? Kau bisa melihat ku?" Tanya bingung perempuan itu. Anak itu mengangguk dan membuatnya terkejut 'kenapa anak ini bisa melihatku?' pikir heran perempuan tersebut.
Tapi dia tetap tersenyum sambil mengatakan namanya " namaku mavis, kau?"
"Naruto" balas anak itu yang bernama Naruto. Dan pertemuan mereka akan menjadi awal yang baru bagi mereka berdua
BERSAMBUNG
