Bab 2 - Pengkhianatan

Vilda mengatakan bahwa orang tuanya adalah pendiri Pemburu Darah dan pengikut setia Dark One, Aldrick sangat sangat terkejut. Kini Aldrick tau mengapa Valdi berbohong padanya dan Aldrick mengingat kejadian saat pesta dirumah Johnny Backland. Pada saat itu Aldrick mendapatkan undangan pesta dari Johnny Backland, Johnny merupakan sahabat Aldrick selain raja Edward III. Johnny menceritakan kepada Aldrick bahwa keadaan keluarganya sangat berantakan, ibunya seorang penyihir yang kejam, ayah Johnny yang korup (meskipun Johnny dan Aldrick juga korup).

Esok hari, Johnny bangun dan segera mandi, ketika akan memakai baju, Johnny ditusuk seseorang yang tidak dikenal, Johnny sempat melawan hingga lemari terjatuh. Lalu seorang penjaga mengetuk pintu kamar Johnny tiga kali dan tidak mendapatkan respon. Karena setelah berjam-jam menunggu, penjaga itu mulai curiga dan memanggil penjaga lain untuk mendobrak pintu dan alangkah terkejutnya saat melihat mayat Johnny. Aldrick segera menuju tempat mayat Johnny berada. Saat memeriksa mayat Johnny ada sebuah kertas yang bertulis bahwa 'Dark One menyatakan perang pada kerajaan'.

Disisi lain, Dark One menyuruh Valdi untuk membantai siapapun yang ada di kediaman Aldrick termasuk anak-anak kecuali Aldrick. "Kau harus membantai siapapun yang ada di kediaman aldrick kecuali sang pemilik kediaman itu Aldrick" ucap Dark One. "Baiklah tuanku" ucap Valdi sambil pergi. "Jangan ke gua itu! Kau salah jalan! Itu adalah tempat ular naga Ouroboros. Ouroboros adalah makhluk yang paling berbahaya didunia ini. Jika Basilisk adalah raja ular, maka Ouroboros adalah dewa ular. Dahulu Herpo the Foul pernah mencoba menjinakkan dan mengembangbiakan makhluk ini, tetapi dia gagal dan hampir terbunuh. Bahkan makhluk ini mampu memakan dua naga Ukrainian Ironbelly sekaligus, kau bisa bayangkan ukuran dari Ouroboros yang asli ini"ucap Dark One. "Tunggu Ouroboros asli? Apakah Ouroboros di gua itu palsu?" ucap Valdi. "Bisa dibilang begitu. Ini adalah Ouroboros buatanku, hewan ini adalah hibrida dari Basilisk, Hungarian horntail, Nundu, beberapa jenis ular dan fosil Ouroboros asli yang ditemukan di Yunani.

Setelah Vilda pergi, Aldrick segera pergi bersama para pengawalnya ke desa Great Wold (sekarang namanya Mould on the Wold) tempat adik dari Aldrick yaitu Evant Seagard tinggal. Sebelum pergi, Aldrick mendatangi Emma terlebih dahulu. Akhirnya Aldrick sampai dikediaman Evant yang sangat tersembunyi menggunakan apparition. "Aldrick : Lama tidak berjumpa adikku!. Evant : Hai kakak! Tumben sekali kau kemari!". Mereka mengobrol setelah lama tidak bertemu. Lalu, Aldrick meminta Evant untuk membantunya melawan Dark One, namun Evant menolak. "Kau gila kakak! Kau ingin aku melawan penyihir itu! Lagipula kita tidak akan pernah bisa melawan penyihir itu!" ucap Evant. "Tidak! Meskipun dia memonopoli sebagian wilayah kekuasaan inggris, kita bisa melawannya!" ucap Aldrick. "Kau pikir penyihir rendahan sepertimu bisa melawan tuanku Dark One!". "Apa kau bilang!". Evant langsung menyerang Aldrick dengan tongkat sihirnya secara membabi buta.

Dikediaman Aldrick, seorang tamu yang tampan datang dan jasmine menyilahkannya masuk. Jasmine kemudian mengajak tamu tampan tersebut ke kamarnya. "Ibu, siapa dia? Apa dia sahabat ayah?" ucap anak 1. "Yah kau benar dia adalah sahabat ayah" ucap Jasmine. Jasmine dan tamu tampan tersebut berduaan dikamar. Ya, Jasmine selingkuh dengan tamu yang tampan tersebut dari satu bulan yang lalu. Setelah selesai, Jasmine segera memakai bajunya kembali dan menceritakan hal-hal yang ada dikeluarganya. Jasmine bercerita bahwa Aldrick adalah seorang pria yang sangat tampan, tetapi menurut Jasmine tamu itu jauh lebih tampan dibandingkan Aldrick karena Jasmine lebih memilih pria yang lebih tampan. Jasmine mendengar suara jeritan anaknya dan segera keluar dari kamar.

Jasmine sangat terkejut dan berteriak seperti orang gila karena semua pelayan dan beberapa anak-anaknya telah dibantai. Valdi melihat dan membunuh Jasmine dan selingkuhannya. Salah satu anggota Pemburu Darah menemukan anak dari Aldrick yaitu seorang bayi kecil yang sedang menangis. Anggota Pemburu Darah itu membawa bayi tersebut kepada Valdi dan menyarankan bayi itu dibesarkan sebagai anggota Pemburu Darah. Valdi menolak dan membunuh anggota Pemburu Darah tersebut karena dianggap telah berkhianat. Anggota Pemburu Darah itu memegang bayi tersebut sambil meregang nyawa. Namun seseorang mengucapkan mantra perlindungan pada bayi itu.

Aldrick dan Evant berduel namun Evantlah yang memenangkan duel tersebut. "Aldrick Seagard! Mengapa kau menikahi seorang wanita Muggle! Mereka hanyalah sampah!" ucap Evant. Saat Aldrick akan dibunuh, Evant mengatakan bahwa Pemburu Darah sedang membantai keluarga Aldrick. Mendengar itu, Aldrick yang pasrah dengan kematian bangkit lalu mencekik dan melempar Evant dan Aldrick segera melarikan diri menggunakan apparition. Aldrick sangat syok berat saat melihat keadaan rumahnya yang terbakar. Aldrick segera masuk ke dalam rumahnya untuk mencari Istri dan anak-anaknya. Namun, hanya bayinya saja yang masih hidup di pelukan salah satu anggota Pemburu Darah. Emma datang dan mencoba menenangkan Aldrick yang sangat putus asa dan depresi. "Kau pernah mengatakan padaku bahwa 'bersedih hanya membuatmu semakin gila dan adikmu yang sudah mati akan sedih melihat keadaan kakak yang seperti ini'. Itulah yang kau katakan padaku bukankah begitu?!" ucap Emma.

Tiba-tiba datang pasukan kerajaan membawa Aldrick dan Emma secara paksa dan kasar kedalam sebuah kereta kerangkeng sambil dirantai. Diperjalanan menuju kerajaan, mereka berdua dipecut layaknya seekor kuda. Setelah tiba, mereka dipaksa masuk ke dalam gedung pengadilan dan bertemu Oliver sang hakim. Aldrick dan Emma memprotes dirinya yang diperlakukan seperti itu namun sang hakim membalas "Itu adalah hukuman bagi kalian berdua! Karena telah mempelajari sihir kalian harus dihukum MATI!" ucap sang hakim. "Apa kau punya bukti tentang itu! Apakah ada saksinya?" ucap Aldrick. "Kau berbicara saksi? Baiklah ada sembilan saksi yang ada dan satu saksi yang istimewa" ucap sang hakim. Kemudian mulut Aldrick dan Emma ditutup dengan kain putih oleh pasukan kerajaan. Sembilan saksi tersebut diantaranya adalah 9 anggota Pemburu Darah yang menyamar sebagai orang desa dan satu yang istimewa adalah raja Edward III. "Mulai hari ini! Mulai sekarang! Kau akan dihukum MATI!" ucap Oliver.