Chapter 5

(In My Dream You With Me)

Main cast : Sehun EXO,Luhan

Hunhan

Irene RV,Baekhyun EXO,Chanyeol EXO

GS

GENDERSWICH

.

Rate : M

.

PS : ini khusus buat yang suka gs yang gak suka silahkan tinggalkan fanfic ini,saya baru pertama kali membuat fanfiction harap di maklum

AUTHOR

mereka saling menatap satu sama lain sedangkan chanyeol terus mengusap kpla luhan dan luhan terlihat mendongak menatap chanyeol.tanpa mereka sadari seseorang menatapnya penuh amarah.

Chanyeol dan luhan asik berbincang tanpa menyadari tatapan tajam sang penguasa OH SEHUN pria itu menatap keduanya penuh emosi terutama pada chanyeol beraninya pria itu menyentuh gadisnya heol!kau harus ingat sehun kau sudah punya istri.

"baiklah kalau begitu aku petgi dulu luhan"ucap chanyeol lembut luhan mengangguk mengiyakan kemudian membungkuk sopan sambil tersenyum dan chanyeol pergi meninggalkan luhan,luhan kembali melanjutkan pekerjaannya.

saat melewati lorong tiba tiba chanyeol di sudutkan ketembok dan seseorang mencengkram kuat kerah kemeja putih chanyeol.

"s-se..maksudku tuan"

"jauhi luhan"tegas sehun dengan penuh kekuatan sehun mencengkram kerah baju chanyeol membuat chanyeol mengerenyit bingung dengan apa yang di bicarakan atasan itu.

"maksud tuan tolong tenanglah"ucap chanyeol memcoba membuat sehun tenang namun bukannya tenang sehun malah makin menjadi jadi.

"jangan berpura pura bodoh park chanyeol aku bisa saja memotong tanganmu agar tak bisa menyentuhnya lagi"chanyeol mengerti rupanya atasannya itu menyukai luhan dia melihatnya menyentuh kpla gadis itu..chanyeol tersenyum dan menurunkan tangan sehun amat lembut

"tenanglah,aku tak menyukainya aku hanya menyukai satu gadis di dunia ini kau juga tau siapakan luhan itu kerabat dekat kekasihku"sehun meluluh mendengar tutur chanyeol

"kau tak berbohong kan"

"untung apa aku berbohong aku akan segera menikah dengan kekasihku"chanyeol merapihkan kemejanya kemudian chanyeol menatap sehun lekat dia baru menyadari sesuatu.

"k..kau menyukainya..bukannya kau sudah punya istri"sekarang sehun yang di buat mati kutu dengan pertanyaan chanyeol,sehun pergi sambil mengacak rambutnya sedangkan chanyeol diam dengan seribu pertanyaan di kepalanya.

skip

Luhan sekarang pulang sedikit terlambat pekerjaan di kantornya membuatnya dia harus berkencan dengan kertas putih bertumpuk tumpuk oh tampan sekali bukan.luhan menghela nafas apa masih ada bis melewat di tengah malam seperti ini kurasa tidak jika jalan kaki bisa besok dia sampai ke rumah.sedang asik bergulat dengan pikirannya tiba tiba sebuah tangan memegang tangannya membuat luhan siap menendang daerah selatan orang itu.luhan berbalik menatap seseorang kemudian terbelalak dan membungkuk.

"tuan oh"sehun tersenyum melihat luhan yang begitu terkejut melihatnya.

"apa setampan itukah aku"ucap sehun dengan penuh percaya diri luhan mendengus pelan kemudian terkekeh hiburan di tengah malam tak apakan

"tuan ada apa?"luhan menatap sehun.sehun dengan tanpa ijin menarik tangan luhan ke suatu tempat sednagkan luhan hanya pasrah mengikuti sehun.

"tua-"

chup

sehun tiba tiba mencium bibir luhan.sekarang mereka di ruangan kerja sehun.luhan terbelalak dan mematung di tempat.sehun menarik pinggang luhan membuat luhan makin merapat dengan tubuhnya luhan tersadar dan mencoba mendorong dada sehun tapi ada daya dia perempuan tenaganya kecil di banding sehun.sehun membawa tangan luhan kelehernya dan sehun memeluk pinggang luhan sambil memiringkan kplanya kemudian luhan memejamkam mata dia tak membalas ciuman sehun membuat sehun melepaskan ciumannya dan mengusap bibir luhan.tak lama luhan pun membuka matanya menatap sehun lekat sehun mengulurkan tangannya memgusap bibir luhan.

"kenapa?"tanya sehun pada luhan.luhan hanya menunduk dan sehun mengangkat dagu luhan perlahan lahan dia tak suka jika ada seseorang yang sedang dia ajak bicara tak menatapnya.

"tatap aku"ucap sehun sedikit menekannya,membuat luhan mengangkat kplanya menatap sehun.

"kenappa tuan menciumku ini yang kedua ka-"

"karna aku mencintaimu"

deg deg deg

jantung luhan berdetak kencang ia kembali mematung tak percaya dengan apa yang di katakan sehun dia benar benar tak percaya dengan semuanya.sehun menatap luhan lekat dan mengusap pipi luhan membuat luhan tersadar dan menatap sehun meminta penjelasan

"luhan"ucap sehun lembut suaranya begitu menyejukan hati suara itu sepeeti bisikan lembut di telinganya membuatnya memejamkan mata sekilas kemudian membukanya lagi.

"apa yang kau bicarakan"

"aku memcintaimu aku tertarik padamu tak butuh alasan untuk ku menjelaskannya cinta tak butuh alasan"luhan bungkam mendengar tutur sehun.

"jawab pertanyaanku luhan apa kau mencintaiku"

"aku..aku..aku tak tau ...aku bing-"

"cukup katakan ya atau tidak xi luhan"luhan skrng tau jika sehun itu bukan lah orang yang sabar.sehun memegang kedua pundka sempit luhan.

"berikan aku waktu"

"sampai kapan?aku tau kau mengagumiku"luhan tak bisa munafik dia memang menyukai sehun sangat menyukainya sikap hangat padanya perhatiannya selama ini.

"luhan jawab aku ingin jawabannya sekarang"luhan makin mendesak dengan pertanyaan sehun dia menganggukan kepala membuat sehun mengembangkan senyumannya dan menarik luhan kepelukannya sekarang luhan membalas pelukan itu dan menelusupkan wajahnya ke dada bidang sang kekasih hatinya.

sehun berjanji dia akan melindungi luhan dari siapapun dia tak akan membiarkan gadisnya terluka sedikitpun dia tak akan membiarkan siapapun mendekati luhan termasuk istrinya.

"aku antarkan pulang ya"tawar sehun tanpa berpikir panjang luhan mengangguk mengiyakan dan sehun membawa gadisnya menuju mobil mereka masih sedikit canggung mungkin luhan sedikit gugup begitupun dengan sehun.

sesampainya di rumah luhan menawarkan sehun masuk karna baekhyun tak ada di rumah dia tak perdulinskrng kmna baekhyun pergi pastinya dengan kekasihnya skrng aku juga ounya kekasih byun baekhyun awas kau.

"kau tinggal sendiri disini"

"ani..aku tinggal dengan baekhyun"

"kekasih chanyeol"

"kau kenal?"

"ya,skrng lupakan aku tak mau membahasnya lagi"ucap sehun membuat luhan bingung tadinya dia akan menanyakan bbrpa hal lagi pada sehun tapi melihat sehun seperti itu dia tak ada minat lagi.

sehun duduk di sofa kecil di depannya di suguhkan dengan jus jeruk dan di sampingnya ada kekasih cantik kesayangannya.sehun mengusap kpla luhan dan luhan menoleh kemudian tersenyum lalu sehun mendekatkan wajahnya mendekati wajah luhan.luhan memejamkan mata dan dia bisa merasakan sebuah bibir menempel di bibirnya.sehun memiringkan kpla dan menyesap bibir luhan perlahan lahan ia membawa tangan luhan ke lehernya.luhan dengan senang hati melingkarkan tangannya di leher sehun dan itu mempermudah sehun mengangkat luhan ke pangkuannya sehun menekan tengkuk luhan dan melumat bibir gadis itu perlahan lahan semakin menuntun.

"eungh"leguh luhan saat sehun mengigit pelan bibir bawahnya dan membuat luhan reflek membuka mulutnya mengijinkan lidah sehun mengakses dalam rongga mulut luhan.luhan membalasnya dengan melilitkan lidahnya dengan lidah sehun.ciuman itu makin menuntun dan tak terasa sekarang luhan berada di bawah kukungan sehun luhan berbaring pasrah di sofa sedangkan tangannya meremas kuat rambut belakang sehun saat tangan sehun merambat ke dadanya luhan buru buru menahannya dan melepaskan ciuman keduanya membuat sehun bingung.melihat luhan yang menggepengkan kpla membuat sehun mengerti jika luhan tak mau terburu buru.

sehun dan luhan berada di kamar luhan dia berbagi ranjang sambil berpelukan.posisi luhan membelakangi sehun menyandarkan punggungnya di dada sehun yang sudah tak memakai apapun sehun hanya memakai celana panjang itu tak maslaah bagi luhan selagi sehun tak telanjang.tangan sehun memeluk perut luhan dan mengusapnya kemudian dia memgecup bahu luhan membuat luhan kegelian sehun terkekeh dan mengeratkan pelukannya kemudian luhan bernalik dan memeluk leher kekasihnya smabil menelusupkan wajahnya ke leher sehun.sehun membalas pelukan luhan dia mengusap kpla luhan sesekali mengecupnya lembut.

"saranghae xi luhan"

sedangkan di sebuah rumah mewah istri oh sehun menunggu kepulangan suaminya yang tak kunjung pulang dia terus melirik ponselnya melihat apakah sehun membalas pesannya atau tidak ternyata nihil tak ada satu pesanpun yang di balas irene sudah menelponnya beberapa kali tapi sehun tak mengangkatnya 'kmna kau sayang'

pukul 6pagi sehun sampai di rumah super mewahnya dia memarkirkan mobilnya sambil sesekali tersenyum membgingat bagaimana ia menghabiskan malam bersama kekasihnya dia tk sadar jika sekarang ada bidadari tak kalah cantik berdiri di depan sehun menatap suaminya bingung

"kau baru pulang sehunnie"

suara irene membuat sehun terkaget kemudian dia tersenyum dan mengecup kening irene dia lupa jika ia sedang marah pada ireneitu semua karna luhan ya semuanya karna luhan dan hanya luhan tetap luhan.

"sehun"

"iya sayang aku baru pulang maaf aku tidur di kantor pekerjaanku sangat menumpuk"

sedikit bebrohong demi kebaikan itu yang yanga da di pikiran oh sehun skrng ya kebaikannya bersama sang selingkuhannya.

"ak-"

"oh iya haowen sedang apa"belum sempat irene bicara sudah di potong suaminya irene tersenyum mendengar suaminya menanyakan anaknya.

"dia belum bangun" irene mengambil jas suaminya kemudian membawanya ke dalam saat hendak mencucinya irene mencium wangi sangat asing di jas suaminya ini bukan wnagi parfum suaminya suaminya sellau memakai parfum maskulin tidak mungkin suaminya memakai parfum seperti ini,ini parfume wanita dia tau.irene menggelengkan kpla mengusir pikirannya mungkin saja kan suaminya tak sengaja menabrak seseorang.

sehun pergi kebkamar mandi hari ini dia taj berniat ke kantor karna percuma luhan juga tak akan ke kantor karna dia yang melarangnya.setelah mandi sehun turun ke bawah dan memeluk istrinya dari belakang sambil mengecup leher istrinya membuat irene meleguh dan menoleh.

"aku sudah buat keputusan"

"hm apa itu" jawab sehun smabil mengeratkan pelukannya dan menatap wajah istrinya dari samping kemudian sehun mencium pipi sang istri membuat irene terkekeh

"aku akan berhenti bekerja dan akan fokus mengurusmu juga anak kita"ucapan irene membuat sehun mengembangkan senyumannya dan kemudian membalikan istrinya

"benarkah"irene mengangguk dan sehun langsung memeluknya.

"terimakasih sayang"irene membalas pelukan suaminya dan mengecup dada suaminya sambil sesekali mrngelusnya.

"saranghae oh sehun" kali ini entah knpa sehun tak menjawabnya namun irene tak mengambil pusingdia mengedikan bahunya mungkin saja sehun tak mendnegar karna dia mengucapkannya dengan suara pelan.

hari ini irene berniat membeli bbrpa kebutuhan anaknya ke sebuah mall dia pergi bersama anaknya karna suaminya tidur dia tak mau menganggu duaminya yang sepertinya kelelahan.irene mengelilingi mall mencari sesuatu sampai dia tak sengaja menginjak belanjaan orang lain irene kaget begitupun dengan pemilik barangnya.

"oh maaf maaf aku tak sengaja maafkan aku" ucap irene mengambil barang barang..pemiliknya pun tersenyum lembut

"tak apa nona lagipula saya yang ceroboh karna meletakan barang barang di bawah"irene tersenyum mendengar tutu wanita itu dia melihat wanita itu yang tampak cantik dengan balutan kaos putih sederhana yang di masukan kedalam rok span pendeknya.

wanita itu menatap haowen lalu tersenyum begitupun dengan haowen sepertinya baby hao menyukai wanita cantik itu

"ah maaf sebelumnya diapa nama anda"ucap sang wnaita pada irene smabil mengulurkan tangan.irene membalasnya kemudian tersenyum membuat wanita di depannya berdecak kagum

"oh irene kau?"

"saya XI LUHAN"

TBC!

MAAF YA LAMA AKU KELUPAAAN MAAF MAAF MAAF BGT..AKU NIATNYA GAK NERUSIN FF INI KARNA AKU RASA PEMINATNYA SEDIKIT..TAPI SETELAH AKU PIKIR PIKIR AKU BERUBAH PIKIRAN INI FF PERTAMA AKU.MAAF YA..MAU MINTA PENDAPATNYA..GIMNA?DI TERUSIN GAK NIH?

MAKASIH JUGA YANG UDAH RVW YA SAYANG SAYANGKU.RVW TERUS YA INSHA ALLAH AKU TERUSIN ..SEE YOU

KISS AND HUG