Kamu tahu Tom, sayang sekali murid-murid antar asrama jarang berinteraksi.
Begitukah?
Iya. Aku sudah di sini selama beberapa bulan dan baru hari ini aku benar-benar berbicara dengan Ginny.
Kau berbicara dengan Ginny? Apa dia menyinggung tentangku? Apa dia merindukanku?
Aku tidak yakin, aku tidak bertanya.
Aku yakin dia merindukanku. Kau tidak mengerti seberapa dia membutuhkanku, Luna. Kami berpisah saat sedang berada di tengah diskusi penting mengenai kesulitan yang sedang Ia hadapi dengan teman-teman sekelasnya.
Benarkah? Tapi dia gadis yang sangat manis. Sepertinya aku akan bicara dengan dia lagi besok, kalau-kalau dia ingin berteman.
Tidak. Tidak, sepertinya itu bukan ide yang bagus, akan lebih baik kalau kau mengembalikanku saja ke Ginny.
Aku tidak pernah mendekati teman baru secara langsung sebelumnya. Apa kamu tahu hal yang Ia sukai supaya aku bisa memulai pembicaraan?
Aku tidak akan memberitahumu apapun!
Ayolah Tom, tadi kamu bilang kamu ingin membantunya tapi sekarang kamu menghalangiku untuk membantu Ginny.
Dia tidak membutuhkanmu untuk membantunya. Yang Ia butuhkan adalah aku. Kau hanya menyakitinya dengan menyimpanku.
Aku tidak percaya itu.
Itu benar. Kau adalah orang yang jahat Luna. Kasihan mental Ginny, mungkin semakin parah karena sudah lama aku tidak ada di sisinya, dan kau bahkan tidak peduli!
Jangan seperti itu. Itu tidak benar. Aku akan berbicara dengannya besok.
Jangan berani-beraninya kau...sebenarnya, kau benar. Bicaralah dengannya. Kebetulan aku mengetahui kalau Ia adalah penggemar skizer-gnatts. Kau bisa mengajaknya untuk ikut melacak penyerangan yang pernah kau bilang padaku sebelumnya.
Benarkah? Dia menggemari hal yang aneh.
Apa kau bercanda? Kau selalu berbicara tentang mereka!
Iya, tapi aku bukan penggemarnya, mereka adalah hama yang buruk.
Kaulah hama yang buruk!
Hmm, tapi kalau memang itu yang Ia sukai, aku akan mencobanya.
Bagus Luna. Lakukanlah.
...
Tom. Tadi aku berbicara dengan Ginny lagi.
Kemudian Ia berpikir kau gila dan tidak mau berteman denganmu? Oh Luna, itu sayang sekali.
Jangan bercanda Tom. Kamu benar tentang skizer-gnatt.
Apa!?
Sepertinya dia belum tau banyak tentang mereka, tapi Ia sangat tertarik untu mengetahuinya. Kami akan bertemu nanti malam untuk mencari skizer-gnatt.
Dia benar-benar mempercayai omong kosong itu!?
Pokoknya aku tidak bisa ngobrol lebih lanjut saat ini. Aku harus mempersiapkan pasta lobaknya. Oh...tolong ingatkan aku nanti kalau aku akan membutuhkan lebih banyak bawang bombay.
Tentu. Setelah aku mengingatkanmu untuk terjun dari jembatan.
