KHS Boys - Kelas 1D, Thursday at 8:40 am.
Tiga hari setelah perkelahian antara Naruto dan Sasori terjadi. Berita perkelahian mereka pun langsung tersebar ke seluruh penjuru sekolah.
Berita yang berisikan seorang Freshmen dari kelas 1C bernama Naruto telah berhasil mengalahkan salah satu Petinggi dari Fraksi terkuat di KHS saat ini, yakni Akatsuki. Nama Petinggi yang dikalahkan oleh Naruto itu bernama Akasuna Sasori, orang terkuat ke enam di Fraksi Akatsuki.
Entah bagaimana bisa, berita tersebut menyebar dengan cepat ke seluruh penjuru KHS, bagaikan sebuah kilat yang menyambar, entah siapa yang menyebar berita kekalahan salah satu Petinggi dari Akatsuki itu.
Kekalahan Sasori itu juga sukses menimbulkan dampak yang cukup besar bagi para Freshmen.
Akibat dari kekalahan Sasori itu membuat para Freshmen di KHS kini berubah menjadi semakin ganas dan liar dibandingkan dengan beberapa hari yang sebelumnya.
Para Freshmen KHS ini sepertinya tidak ingin kalah dari Naruto yang baru saja menggemparkan sekolah, mereka juga ingin menunjukkan taji mereka kepada kakak kelas mereka.
Ditambah lagi kini Fraksi pertama dari para Freshmen KHS tahun ini sudah terbentuk, sehingga hal itu membuat intensitas pertarungan antara para Freshmen semakin membludak hingga membuat banyak siswa kelas 1 yang cedera.
"Shigure, apa yang terjadi selama aku berada di Rumah Sakit? Kenapa semua Freshmen di sini semakin liar? Dan juga kemana semua murid yang ada di sini?" tanya seorang siswa yang memiliki rambut panjang berwarna coklat alias Hyūga Neji yang saat ini sedang duduk di kursi menyenderkan kedua kakinya di atas sebuah meja yang ada di depannya.
Neji menatap penasaran kepada sosok yang sedang duduk di sampingnya, ia benar-benar dibuat bingung setelah melihat hanya tersisa beberapa orang saja yang sekarang berada di kelas mereka, yakni Kelas 1D.
"Tiga hari yang lalu setelah pertarunganmu melawan Sasuke ada seorang Freshmen dari kelas 1C yang mengalahkan salah satu Petinggi dari Fraksi terkuat di KHS saat ini, Akatsuki" Shigure sedikit memberikan jeda, melihat ekspresi Neji yang kelihatannya semakin penasaran.
"Orang itu bernama Namikaze Uzumaki Naruto, atau biasa dipanggil Naruto. Dua hari yang lalu, orang itu berhasil mengalahkan seluruh murid di kelasnya dengan mudah, lalu kemudian di siang harinya, dia kembali bertarung melawan Petinggi Akatsuki yang bernama Akasuna Sasori. Dari berita yang kudengar, orang itu menghajar Sasori sampai sekarat!,-
- Jika saja saat itu para Petinggi Akatsuki yang lain tidak muncul, maka bisa dipastikan kalau Sasori akan mati. Tidak hanya itu, aku juga mendengar kalau orang itu bahkan bisa bertarung imbang melawan Petinggi Akatsuki lainnya, minus Ketua dan Wakil Akatsuki. Orang itu bahkan berhasil memukul mundur mereka walau hanya seorang diri!" Shigure menatap Neji lurus, Shigure pun mendapati kalau wajah Neji kini berubah menjadi serius.
"Lalu perihal orang-orang yang ada di sini, ada beberapa dari mereka yang masih mengalami cedera setelah kami bertarung melawan separuh murid Kelas 1A. Kelas dimana Uchiha Sasuke berada, yang ternyata sudah masuk ke dalam sebuah Fraksi di bawah naungan si Namikaze itu,-
- Fraksi itu bernama ACE, Nama itu berasal dari singkatan kelas-kelas yang bergabung di bawah bendera Fraksi tersebut, Fraksi ACE itu sendiri berisikan anak-anak Kelas 1A, 1C dan 1E,-
- Mereka memiliki kekuatan tempur sebanyak 50 orang siswa, 10 orang berasal dari Kelas 1A, dan kemudian 40 siswa lainnya berasal dari Kelas 1C dan Kelas 1E yang masing-masing menyumbang 20 orang, sehingga membuat kelompok mereka menjadi kelompok yang terkuat dan terbesar di angkatan kita tahun ini" Shigure kemudian menatap Neji serius.
Jika ini terus dibiarkan, maka lama-kelamaan mereka akan hancur, mereka juga harus membuat Fraksi mereka secepatnya!.
"50 orang? Apa kau bercanda?! itu setengah dari jumlah siswa yang ada di angkatan ini!" Neji yang mendengar itu tidak percaya.
Neji pun menggertakan giginya marah, marah kepada orang yang bernama Naruto itu.
Tiba-tiba Neji berdiri dari duduknya dan langsung menendang meja yang ada di depannya sehingga membuat meja itu terlempar menabrak dinding kelas dengan sangat keras sehingga membuat meja tersebut patah.
Ini tidak akan terjadi jika saja ia tidak bertarung dengan Sasuke secepat ini, karena berkat pertarungan itu membuatnya harus dirawat di Rumah Sakit selama beberapa hari.
Ya walaupun Neji kali ini akhirnya berhasil mengirim Sasuke masuk ke Rumah Sakit juga. Tapi tetap saja, rencana yang sudah ia buat sedemikian rupa harus hancur akibat Startnya dicuri oleh murid yang bernama Naruto itu.
"Itu Benar Neji-san, dengan arti lain, kita harus bisa menguasai setengah lainnya jika mau menyaingi mereka" Shigure menatap Neji takut, sepertinya Bossnya ini sangat marah.
"Shigure, kenapa Kelas 1A hanya menyumbang 10 orang saja? Kenapa tidak seperti Kelas lainnya yang memasukan seluruh penghuni kelasnya ke dalam Fraksi ACE itu?" Neji kembali bertanya kepada Shigure yang saat ini menundukkan pandangannya.
"Kelas 1A masih belum menyatu di bawah satu pimpinan, sebagian mereka mengikuti Aburame Shino, sang peringkat 3 dari Freshmen War yang terjadi beberapa hari yang lalu, dan sebagian lainnya mengikuti Uchiha Sasuke" Shigure kembali mengalihkan atensinya kepada Neji.
"Terus kubu mana yang mengikuti si bedebah Naruto itu?" Neji kembali duduk di tempat yang ia duduki tadi, minus tidak ada meja yang menjadi tempat untuk meletakkan kedua kakinya.
"Yang aku dengar kubu yang mengikuti Naruto itu adalah kubu dari rivalmu sendiri, yakni Uchiha Sasuke" Shigure kemudian melipat kedua tangannya di depan dada, menunggu respon dari orang di sampingnya sambil berharap-harap cemas, ia takut jika saja Neji akan melampiaskan amarahnya kepadanya.
'Sasuke? Kenapa bisa si bedebah Naruto itu bisa merekrut Sasuke? Setahuku orang itu tidak pernah mau tunduk kepada siapapun? Sehebat apa sebenarnya Naruto ini?!' batin Neji.
Jawaban dari Shigure membuat Neji tidak percaya.
Bagaimana tidak? Seorang Sasuke yang ia tahu tidak pernah mau mengikuti seseorang, tiba-tiba saja mengikuti orang yang bernama Naruto itu. Setahu Neji, Sasuke sangat membenci bekerja di bawah seseorang, seberapa kuat pun orang itu.
"Terus bagaimana dengan Sai, Shimura Sai? Dimana dia?" Neji kemudian mengingat temannya yang ia tugaskan untuk menguasai Freshmen, dan sepertinya telah gagal temannya itu lakukan, karena sampai saat ini orang itu masih belum menunjukkan batang hidungnya ke hadapan Neji.
"Sai masuk ke dalam Fraksi Uchiha Empire dengan membentuk aliansi sebanyak 5 orang dari kelas kita termasuk dirinya sendiri" Shigure memandang Neji takut.
Shigure takut kalau Neji akan marah besar karena salah satu orang terpercayanya itu malah membelot dan memilih untuk bergabung dengan Fraksi terkuat kedua yang ada di KHS saat ini.
"Sialan si pengkhianat itu! Aku akan membunuhnya!" Neji benar-benar marah ketika mendengar tangan kanannya itu berani untuk membelot dan mengkhianatinya, padahal Neji sudah memberikan kepercayaannya kepadanya, akan tetapi Sai malah mengkhianatinya.
"Neji-san?-".
"APA?!" Shigure yang hendak bertanya harus menutup mulutnya rapat-rapat ketika Neji langsung membentaknya dan mencengkeram kerah gakurannya dengan kuat.
"A- aku hanya ingin mengatakan kalau kita harus sesegera mungkin untuk bergerak dan merekrut anggota sebelum Fraksi ACE menjadi semakin besar dan menjadi lebih berbahaya dari yang sekarang!" Shigure mencoba memberikan pemikirannya kepada Neji yang masih saja mencengkeram kerah gakurannya.
Neji yang mendengar itu kemudian melepaskan cengkeramannya pada gakuran Shigure, kemudian ia mengambil kursinya yang tadi ia pakai dan kemudian meletakkannya di depan Shigure.
"Baiklah, kalau begitu beritahu aku peta kekuatan Fraksi yang ada di sini, semuanya!" Neji kemudian mendudukkan dirinya dan menghadap Shigure yang kini berada di depannya.
Raut wajah Neji kini benar-benar serius, lebih serius dari raut wajahnya yang tadi.
Shigure yang melihat itu hanya bisa meneguk ludahnya pahit, sepertinya Bossnya ini sedang benar-benar berada dalam mood yang sangat jelek.
Shigure kemudian menenangkan dirinya, kemudian dengan tenang ia menjelaskan peta kekuatan dari Fraksi-fraksi yang ada di KHS dengan sangat rinci kepada Bossnya itu.
"Baiklah, aku akan memulainya dari. . .".
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"I'm the King!"
Desclaimer: [Naruto] Masashi Kishimoto
Created by: Holocaust
Genre: Action, comedy, school, martial arts, slice of life, etc.
Pairing: no pair for today my friend.
Warning: Typo berantakan , Alternative Universe, OOC, NoMagic, NoChakra, Just a regular human! and many more.
Summary: Konoha Highschool (Boys) sekolah berandalan nomor 1 di Jepang yang dalam sejarahnya belum ada yang bisa menaklukan sekolah itu karena kekuatan murid-muridnya bisa dibilang setara satu sama lain. Dengan tekad yang kuat, Naruto berkeinginan untuk menjadi orang pertama yang menguasai KHS Boys, mampukah dia? Ganti Judul.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Kelas 1C, Thursday at 8:50 am.
Terlihat empat orang yang kini tengah dikelilingi oleh segerombolan murid yang memenuhi kelas 1C ini, bahkan ada beberapa dari mereka yang berada di luar kelas akibat penuhnya kelas yang saat ini sedang mereka tempati.
Wajar saja, karena kelas 1C ini sedang dipakai untuk melakukan rapat oleh para Petinggi dari Fraksi pertama Freshmen tahun ini, yakni Fraksi ACE.
"Oh ayolah, kalian tahukan, kalau aku benci dengan hal yang seperti ini?" ujar Naruto yang kini tengah berbaring malas di atas dua meja yang ia susun, tidak lupa menggunakan tangan kanannya sebagai sandaran kepala, sambil menatap malas kepada para sahabatnya yang ada di depannya.
"Tapi ini penting Naruto!" balas Chōji.
Chōji tahu kalau Naruto sangat tidak menyukai rapat dan keramaian seperti ini, akan tetapi situasi mereka ini sangat mendesak, jadi mereka setidaknya mencoba untuk mengantisipasi adanya gesekan dari Fraksi mereka dengan Fraksi luar dengan cara mengadakan rapat seperti ini.
Intinya mereka tidak mau melakukan kesalahan dalam mengambil keputusan sehingga membuat Fraksi mereka yang baru seumur jagung ini hancur.
"Tidak bisakah kita pergi ke tempat yang lebih sepi dan hanya menyisakan kita berempat saja?" bisik Naruto, ia masih bersikeras untuk mengadakan pertemuan ini di tempat sepi, ia benar-benar tidak nyaman dengan situasi seperti ini.
"Untuk saat ini tidak bisa, karena rapat ini akan melibatkan anggota kita juga, kau tahu? Mendokuse" kali ini Shikamaru yang membalas perkataan dari Naruto.
"Iya itu betul Naruto-san! Kita akan membicarakan perihal peta kekuatan yang ada di sekolah ini" kali ini Lee yang bersuara.
"Tidak bisakah kita langsung menantang Akatsuki saja? Lagipula syarat yang diberikan oleh Nagato-nii hanya 2, yakni aku harus membuat sebuah Fraksi dan aku harus. . . Hm, apa lagi ya?" Naruto mencoba mengingat-ingat perkataan Nagato tiga hari yang lalu.
Selagi Naruto berpikir, Chōji meminta Lee untuk mengoperkan keripik kentangnya yang berada di dalam kantung kresek yang berada tepat di sebelah Lee.
Kemudian tanpa butuh waktu lama, Chōji langsung membuka bungkus dari keripik kentangnya itu dan langsung memakan keripiknya dengan lahap, tanpa memperdulikan sekitarnya.
Semua murid yang berada di kelas itu hanya bisa sweatdrop melihat kelakuan dari Chōji, orang terkuat di kelas 1E. Minus Shikamaru dan Naruto yang sudah terbiasa dengan hal itu.
"Itu bisa saja, tetapi aku pastikan kalau kita akan langsung kalah melawan mereka, apa kau pikir kelompok seperti Akatsuki sebagai Fraksi terkuat hanya bualan semata? Tentu tidak, karena aku adalah salah satu korban keganasan mereka beberapa bulan yang lalu" Shikamaru menginterupsi Naruto yang masih mencoba mengingat perkataan Nagato, kemudian Shikamaru menatap Naruto dengan pandangan serius.
"Shika benar Naruto, itu sama saja seperti kau turun ke sebuah perang besar, akan tetapi kau sama sekali tidak tahu dengan apa yang akan kau hadapi dan rintangan apa yang harus kau lewati" ujar Chōji juga dengan pandangan serius.
Ia tidak mau mereka menjadi seperti orang bodoh yang tidak tahu dengan apa yang mereka hadapi, lagipula teman barunya ini (Lee) cukup tahu soal seluk-beluk sekolah ini.
Jadi tidak ada alasan mereka untuk bertindak gegabah dan mengikuti cara yang biasa Naruto selalu pakai saat mereka SMP dulu.
"Itu benar Naruto-san! Aku bisa memberikan semua informasi yang kutahu soal seluk-beluk KHS saat ini! Jadi tidak usah sungkan untuk bertanya!" Lee memberikan senyumannya yang menyilaukan mata, tidak lupa dengan jempolnya yang ia acungkan kepada Naruto yang saat ini menatapnya datar.
'Apa-apaan si Alis tebal ini?'.
"Kalian semua benar! Maafkan aku karena sejak tadi dipikiranku hanya berisikan cara-cara untuk menghancurkan Yahiko saja, sehingga membuatku terdengar tidak peduli dengan kalian semua dan membuatku terlihat seakan-akan menyepelekan Akatsuki. Sialan, aku terlalu egois" Naruto kemudian mengambil posisi duduk bersila menghadap mereka yang ada di depannya.
Shikamaru tersenyum kemudian ia berdiri dari duduknya dan memberi sebuah tepukan di bahu Naruto disertai dengan sebuah anggukan mengerti, hal itu juga diikuti Chōji dan Lee kepada Naruto yang saat ini duduk menghadap mereka.
"Kami mengerti soal itu Kapten! Kau tidak perlu minta maaf" ujar Shikamaru tersenyum tipis da hal itu diikuti oleh Chōji dan Lee yang juga tersenyum kepada Naruto.
"Shikamaru-san benar! Kau tidak perlu minta maaf Boss!" tanpa angin tanpa hujan, Midare juga ikut bersuara, perkataan dari Midare itu pun diberi anggukan setuju oleh murid-murid yang ada di sekitarnya.
Baiu yang sadar akan perkataan Midare seketika membulatkan matanya.
"Midare! Kau janga-".
*Duak*
"AHK!".
"SUDAH KUBILANG JANGAN PANGGIL AKU BOSS BAKAYARO!" Naruto tiba-tiba berdiri di atas meja yang tadi ia pakai dan kemudian ia menarik kepala Midare yang sejak tadi berada di belakangnya.
Ia pun langsung memberikan Midare sebuah jitakan yang sukses membuat Midare mencium lantai kelas dengan keras dan hal itu disertai dengan sebuah benjolan yang kelihatannya seperti mengeluarkan asap dari kepalanya(?).
Ya Special Thank You kepada Baiu karena telat memberitahunya, Bangsat kau Baiu.
Lee beserta murid-murid lain yang melihat itu hanya bisa meneguk ludah mereka secara kasar, ternyata Naruto benar-benar tidak suka dipanggil Boss.
Mereka harus memasukkan itu ke dalam daftar hal yang tidak boleh diucapkan ketika bersama Pemimpin mereka ini, atau mereka bisa-bisa diamuk oleh Ketua mereka yang sangat 'gaje' ini.
Di sisi lain, Shikamaru dan Chōji hanya bisa mendesah pasrah ketika melihat kelakuan Naruto yang ada-ada saja, well mereka sudah sering melihat itu ketika mereka masih SMP, jadi ya itu sudah hal yang lumrah terjadi bagi mereka.
Kemudian Naruto kembali ke posisinya semula, yakni duduk bersila di atas meja, menopang dagu mencoba mengingat syarat kedua yang diberikan oleh kakak sepupunya itu.
"Hahh baiklah kalau begitu, Alis tebal, bisakah kau memberitahu kami soal peta kekuatan yang ada di sini?" Naruto akhirnya menyerah mengingat syarat apa yang diberikan oleh Nagato.
Lee yang mendengar itu langsung berdiri, kemudian ia berjalan ke arah papan tulis dan mengambil patahan kapur yang ada di situ.
Lee kemudian menuliskan 10 urutan nama murid KHS di papan tulis tersebut.
"Baiklah aku akan memulainya dari 10 peringkat murid terkuat di sini, 10 peringkat ini kudapatkan dari situs Z-fighter-net/KHS. Tenang saja, situs ini sangat tepat dan benar-benar memiliki berita yang paling update soal berandalan terkuat yang ada di sekolah ini dan juga yang ada di kota ini" ujar Lee santai.
"Baiklah, tanpa menunggu waktu lama aku akan membacanya satu persatu,-
- Peringkat 1, tentunya posisi ini ditempati oleh Pemimpin Fraksi terbesar KHS saat ini yakni Akatsuki, dan nama orang itu adalah Yahiko".
Naruto, Shikamaru dan Chōji yang mendengar nama itu seketika menggenggam tinju mereka dengan kuat, disertai dengan raut wajah yang marah.
- Kemudian peringkat 2, ada Wakil Ketua dari Fraksi Akatsuki, nama orang itu adalah Uzumaki Nagato, orang ini adalah kakak sepupu dari Naruto-san!".
Naruto yang mendengar nama Nagato disebut membuat moodnya seketika berubah, ia yang tadi marah kini berubah senang, ia benar-benar merasa bangga dengan kakak sepupunya itu.
Kemudian dengan anehnya Naruto langsung membusungkan dadanya ke depan diikuti dengan gerakan menepuk-nepuk dadanya, ia kelihatannya sengaja melakukan itu demi menarik perhatian orang-orang yang ada di sekitarnya, tidak lupa di wajahnya juga terpampang senyum yang terlihat songong.
Kelakuannya itu pun berhasil menarik perhatian kedua sahabatnya yang saat ini berdiri di sebelah kanan dan kirinya itu, Shikamaru dan Chōji yang melihat kelakuan konyol Naruto hanya bisa sweatdrop.
- Lalu di peringkat 3, ada Wakil Ketua dari Fraksi Uchiha Empire, orang itu bernama Uchiha Shisui".
Naru-Shika-Cho yang mendengar nama Shisui tersenyum, bagi mereka Shisui sudah mereka anggap sebagai kakak mereka sendiri, karena Shisui sangat baik kepada mereka saat mereka masih kecil dan Shisui juga juga sangat menyayangi mereka, seakan-akan mereka bertiga itu adalah adik kandungnya sendiri.
- Di peringkat 4, di bawah Shisui, ada Pemimpin dari Fraksi Uchiha Empire itu sendiri, yaitu kakak dari Sasuke-san sekaligus sepupu dari Uchiha Shisui itu sendiri, yakni Uchiha Itachi".
Trio NSC (Naru-Shika-Cho) semakin melebarkan senyum mereka, lagi-lagi sosok yang mereka anggap sebagai kakak bertengger di peringkat atas sekolah terkutuk ini. Well mereka bertiga sangat menghormati Itachi yang merupakan kakak dari sahabat kecil mereka yang saat ini masih melakukan pemulihan di Rumah Sakit..
- Kemudian di peringkat 5, ada Hoshigaki Kisame salah satu Petinggi dari Akatsuki".
Lee memberikan tatapan yang sulit diartikan ketika ia melihat nama Kisame.
- Peringkat 6, lagi-lagi di tempati oleh salah satu Petinggi dari Fraksi Akatsuki, nama orang itu adalah Kakuzu".
- Lalu diperingkat 7, oh ayolah, lagi-lagi peringkat ini di tempati oleh Petinggi dari Fraksi Akatsuki lainnya, orang itu bernama Hidan".
Shikamaru mengerutkan keningnya ketika mendengar nama Hidan, ia seperti pernah mendengar nama itu, tapi dimana?.
- Jeng Jeng! Lihat, siapa yang ada di peringkat 8 ini, ya! Ada Namikaze Uzumaki Naruto-san yang menempati peringkat ini yang sebelumnya peringkat ini dimiliki oleh Sasori, akan tetapi dia harus kehilangan tempatnya tersebut akibat kekelahannya tiga hari yang lalu ketika melawan Naruto-san!".
Seluruh murid yang ada di situ membulatkan mata mereka ketika melihat nama Pemimpin mereka masuk ke dalam jejeran 10 besar orang terkuat di KHS.
Ini bukan hal yang tidak mungkin, akan tetapi, berhasil masuk ke dalam 10 besar saat masih Freshmen adalah satu hal yang luar biasa!.
Ditambah lagi, Pemimpin mereka itu berhasil masuk ke dalam peringkat 10 teratas dalam generasi ini, generasi yang sangat didominasi oleh siswa tahun kedua dan ketiga!.
Berbeda dengan murid-murid yang lain, Naruto, Shikamaru dan Chōji menatap papan tulis itu dengan pandangan yang biasa saja, bagi mereka hal ini adalah hal yang sangat lumrah terjadi.
Hal ini pernah terjadi ketika mereka bertiga baru saja masuk ke SMP mereka, yang hanya dalam waktu tiga hari mereka bertiga berhasil mengalahkan Boss di SMP mereka dan sekaligus mengalahkan semua anak buah orang itu, dan itu mereka lakukan hanya dengan beranggotakan mereka bertiga saja.
Dan pada saat itu juga, mereka bertiga sekaligus mampu menggulingkan tirani kekuasaan dari Boss SMP mereka yang saat itu selalu memerintahkan anak buahnya untuk menindas dan memalak murid-murid yang lebih lemah dari mereka, hal itu pun membuat beberapa murid dari sekolah mereka mengalami depresi akibat pem-bullyan yang selama ini terjadi di SMP mereka.
Berkat datangnya Trio Naru-Shika-Cho di sekolah mereka, membuat para murid yang ada di sana sangat bersyukur dan berterima kasih kepada mereka bertiga.
Murid-murid di sana bahkan menganggap mereka bertiga sebagai pahlawan sekolah karena keberhasilan mereka menghancurkan Boss SMP mereka yang selama ini selalu membawa keburukan bagi sekolah mereka.
Peristiwa itu juga lah yang sukses membuat nama mereka bertiga melesat jauh tinggi ke atas dan bertengger di jejeran para murid SMP terkuat yang ada di Kyoto.
"Baiklah sudahi acara kaget kalian dan biarkan aku lanjut membacakan list yang telah kubuat ini!,-
- Langsung saja, di bawah Naruto-san, yakni di peringkat 9 ada Petinggi dari Fraksi Akatsuki yang baru saja Naruto-san kalahkan tiga hari yang lalu, yes nama orang itu adalah Akasuna Sasori!".
Naruto yang mendengar itu kembali ke mode songongnya dengan kembali membusungkan dadanya tidak lupa ia juga menepuk-nepuk dadanya, lalu ia kemudian mengalihkan pandangannya kepada Shikamaru dan Chōji yang menatapnya bosan.
- Dan yang terakhir, lagi-lagi peringkat 10 ini kembali di tempati oleh Petinggi dari Fraksi Akatsuki yang lain, yakni Deidara".
Setelah membacakan daftar nama yang ia tulis, Lee kemudian kembali menulis di papan tulis, menulis sesuatu di sebelah daftar nama yang tadi ia buat.
"Baiklah kali ini aku akan membacakan Fraksi-Fraksi yang ada di sekolah kita, aku akan memulainya dari tahun ketiga sebelum membacakan Fraksi atau kelompok yang ada di angkatan kita (Freshmen)!".
"Angkatan? Nah itu dia! Syarat dari Nagato-nii adalah memintaku untuk menguasai angkatan kelas 1 ini sebelum aku menantang Yahiko atau Fraksi Akatsuki yang tolol itu!" Naruto akhirnya mengingat syarat yang diberikan oleh Nagato.
"Yass, kau benar sekali Naruto-san, salah satu syarat yang tidak tertulis di sekolah ini adalah kita harus terlebih dahulu menguasai angkatan kita sebelum menantang Fraksi terbesar yang ada di sekolah kita ini" Lee memberikan jempolnya kepada Naruto, kemudian ia kembali mengalihkan atensinya ke papan tulis.
"Tanpa membuang waktu lagi, aku akan langsung membacakannya,-
- Di tahun ketiga, ada Fraksi terkuat di KHS saat ini yakni Akatsuki, semua murid kelas 3 sudah menyatu di bawah bendera Fraksi Akatsuki. Jadi bisa dibilang, kalau jumlah anggota dari Akatsuki itu sendiri memiliki kurang lebih 100 orang anggota,-
- Kemudian di tahun kedua, ada Fraksi terkuat kedua di KHS saat ini, yakni Uchiha Empire. Sebenarnya mereka juga sudah menguasai angkatan mereka, akan tetapi, mereka membiarkan para Petingginya untuk memiliki Fraksi sendiri, dengan syarat kalau Fraksi mereka harus berada di dalam aliansi Uchiha Empire itu sendiri, Uchiha Empire ini memiliki 3 kekuatan utama yang berasal dari kelas 2A, 2B dan 2E sehingga membuat mereka setidaknya memiliki 60 orang total anggota,-
- Kemudian Fraksi dari kelas 2C ada Fraksi Izutsu, Dipimpin oleh duo ikonik dari SMP Konoha, yakni Kamizuki Izumo dan Hagane Kotetsu. Fraksi mereka setidaknya memiliki 20 orang anggota atau bisa dibilang seluruh penghuni kelasnya masuk ke dalam Fraksi mereka, dan perlu diingat kalau Fraksi mereka berada dalam naungan Fraksi Uchiha Empire,-
- Lalu Fraksi yang terakhir dari anak kelas 2 ada Fraksi Dokan dari kelas 2D. Fraksi ini tentu saja dipimpin oleh Dokan itu sendiri, seluruh penghuni kelas 2D ini juga merupakan anggota dari Fraksi itu sendiri, dan tentunya Fraksi Dokan ini berada dalam aliansi Uchiha Empire sama seperti Fraksi Izutsu" .
Lee kemudian kembali menulis.
"Sekarang aku akan membacakan kekuatan yang ada di angkatan kita, mulai dari Fraksi yang ikut terbentuk, dan kelompok yang berpotensi akan membentuk sebuah aliansi atau Fraksi juga" Lee kembali mengedarkan pandangannya ke sekelilingnya, ia melihat kalau murid-murid yang ada di situ masih memperhatikannya dengan seksama.
"Aku akan melangkahi Fraksi kita, karena ya kalian tahu lah, hehe,-
- Baiklah kita mulai dari kelas 1D. Kelas ini terbagi menjadi 2 kubu, kubu yang pertama mengikuti lawan dari Sasuke-san tiga hari yang lalu, yakni Hyūga Neji, kubu ini setidaknya memiliki total 15 orang anggota termasuk Neji itu sendiri,-
- Kemudian di kubu lainnya, mereka mengikuti si peringkat 2 dari Freshmen War tahun ini, orang itu merupakan Boss dari SMPku dulu dan namanya adalah Shimura Sai. Sai-kunhanya memiliki 4 pengikut saja, tapi kalian tidak boleh menganggap remeh mereka, karena kudengar saat ini kelompok Sai-kun itu sudah bergabung dengan Fraksi Uchiha Empire".
- Kita pindah di kelas 1A. Kelas ini juga terbagi menjadi 2 kubu, kubu pertama mengikuti Aburame Shino mantan Wakil Boss di SMP rivalku yakni SMP Nishizawa. Kubu ini memiliki total 10 orang anggota termasuk Shino itu sendiri,-
- Lalu kubu lainnya dari kelas 1A mengikuti Sasuke-san, kubu yang sekarang sudah masuk ke dalam Fraksi pertama di angkatan kita, yakni Fraksi kita sendiri, Fraksi ACE".
Pengikut Sasuke yang berada di kelas 1C ini memberikan senyuman bangga, bangga karena menjadi bagian dari Fraksi terbesar Freshmen tahun ini.
- Baiklah ini yang terakhir, yakni kelas 1B yang seluruh penghuni kelasnya tunduk kepada satu Pemimpin saja, kudengar mereka juga sudah membuat Fraksi yang mereka beri nama Red Fang. Fraksi ini dipimpin oleh orang yang saat itu kau bawa ke UKS Naruto-san, orang itu juga merupakan Raja Freshmen di angkatan kita ini, orang itu bernama. . ."
"Unko-kun!" Naruto langsung memotong perkataan Lee.
"Bu- bukan Naruto-san, nama orang itu adalah-".
*Brak*
"YANG NAMANYA NARUTO CEPAT IKUT KAMI!" tiba-tiba segerombolan murid masuk ke dalam kelas 1C, mereka juga menghantam pintu kelas itu dengan menggunakan sebuah tongkat baseball sehingga membuat pintu kelas tersebut hancur.
Naruto yang melihat itu hanya tersenyum, sepertinya kejadian yang menyenangkan akan terjadi sebentar lagi.
"Ada perlu apa kalian kemari? Dan siapa yang memerintahkan kalian?" dengan langkah yang santai, Shikamaru mulai mendekat ke arah gerombolan murid tersebut yang saat ini sedang berdiri di dekat pintu kelas.
Shikamaru tidak sendiri, ada Chōji dan juga Lee yang mengekor di belakangnya. Sedangkan Pemimpin mereka (Naruto) masih berbaring santai di atas meja yang sejak tadi ia gunakan sambil mengamati interaksi yang dilakukan oleh para sahabatnya dengan segerombolan murid yang mencarinya.
"Kami mau membawa Boss kalian untuk menemui Raja Freshmen kita, Inuzuka Kiba-sa-".
*Dugh*
"Guhk?!".
Belum sempat murid tersebut menyelesaikan perkataannya, sebuah tendangan terlebih dahulu mendarat di mulut murid tersebut sehingga membuatnya harus terlempar ke belakang dan menabrak teman-temannya yang ada di belakangnya.
"JANGAN PANGGIL AKU DENGAN SEBUTAN ITU SIALAN! DAN JUGA PERSETAN DENGAN RAJA BODOH KALIAN ITU!" tentu saja pelaku penendangan itu adalah Naruto, yang dalam satu kedipan mata ia sudah berpindah tempat dan tiba-tiba saja berada di depan Shikamaru, Chōji dan juga Lee.
Padahal jika diingat-ingat, Naruto tadi tengah berbaring santai di atas mejanya dan hanya menyaksikan dari jauh saja.
Murid-murid yang ada di kelas itu, minus Shikamaru dan Chōji menatap Naruto tidak percaya. Bagaimana bisa orang ini bergerak dengan secepat itu?.
"Hohh, berani juga kau menyakiti anak buahku, Namikaze?!" kini muncul lagi sesorang yang memiliki 'tato' taring berwarna merah di kedua pipinya, orang itu kemudian berjalan masuk ke dalam kelas 1C dan langsung berjalan menuju ke tempat kejadian.
"Itu dia! Sang Raja para Freshmen telah muncul! Inuzuka Kiba dari kelas 1B ada di sini!" Baiu berteriak dan menunjuk ke arah Kiba yang mulai mendekati Naruto, Pemimpin mereka.
.
.
.
.
.
.
.
.
Kelas 1D, Thursday at 8:55 am
"Jadi seperti itu, tapi aku masih tidak percaya kalau si Uchiha sialan itu mengikuti orang itu, terlebih lagi orang itu berhasil mengalahkan salah satu Petinggi dari Akatsuki, yang notabenenya adalah Fraksi terkuat di KHS saat ini. Apa memang betul kalau orang itu lebih kuat dari Uchiha Sasuke?" Neji menyenderkan tubuhnya pada sandaran bangku yang ia duduki.
Neji kembali mengingat perkataan Sasuke ketika mereka bertarung 3 hari yang lalu, bahwa ia tidak lebih dari seekor ikan besar yang berada di kolam yang sangat kecil, dan ia juga mengingat saat itu Sasuke mengatakan kalau masih ada banyak orang yang lebih kuat lagi dibanding dirinya dan juga Sasuke.
"Iya seperti itulah Neji-san, berkat Namikaze Naruto yang mengalahkan Akasuna Sasori, membuat Fraksi ACE menjadi Fraksi terkuat yang ada di angkatan kita, dengan memiliki total kekuatan 50 orang" ujar Shigure yang mengeluarkan keringat dingin.
"Tapi kita bisa mengambil alih kekuasaan mereka Neji-san! Kita masih bisa menyaingi mereka, kita hanya perlu merekrut separuh jumlah murid yang ada di angkatan kita untuk menghabisi mereka!" Shigure menatap Neji dengan pandangan serius, ia yakin dengan kekuatan Neji, Kiba, Sai dan Shino, mereka bisa mengalahkan Fraksi ACE Itu.
*Brak*
"YANG NAMANYA NARUTO CEPAT IKUT KAMI!" tiba-tiba suara dobrakan pintu terdengar dengan nyaring, Neji dan Shigure yang mendengar suara itu langsung bangkit dari duduk mereka, penasaran dengan suara gaduh apa yang berasal dari kelas 1C.
Mereka berdua melihat ada beberapa orang murid yang menutupi akses pintu kelas mereka, mereka pun menerobos orang-orang itu dan kemudian mengambil tempat yang pas untuk melihat kejadian apa yang sedang terjadi di kelas 1C itu.
"Ada perlu apa kalian kemari? Dan siapa yang memerintahkan kalian?" Neji dan Shigure kini melihat seorang murid yang memiliki gaya rambut yang terlihat bagaikan nanas mendekat ke arah segerombolan murid yang saat ini berdiri di dekat pintu kelas.
Murid berambut nanas itu tidak sendiri, dia ditemani oleh orang yang memiliki badan tambun dan juga ditemani oleh Rock Lee, mantan 'samsak' dari Neji yang juga ikut berjalan di belakang orang itu.
"Shigure, yang mana Naruto?" Neji menunujuk ke arah Shikamaru dan Chōji.
"Bukan Neji-san, kalau tidak salah orang itu namanya Nara Shikamaru dari kelas 1C dan yang berbadan tambun itu namanya Akimichi Chouji, Pemimpin dari kelas 1E" Shigure membalasnya dengan lugas, Neji yang mendengar jawaban dari Shigure hanya menganggukan kepalanya mengerti.
'Mana kau Naruto?!' batin Neji.
"Kami mau membawa Boss kalian untuk menemui Raja Freshmen kita, Inuzuka Kiba-sa-".
*Dugh*
"JANGAN PANGGIL AKU DENGAN SEBUTAN ITU SIALAN! DAN JUGA PERSETAN DENGAN RAJA BODOH KALIAN ITU!" ujar seorang murid berambut kuning yang tiba-tiba muncul dan menendang murid tersebut, hingga membuatnya harus terlempar ke belakang dan menabrak teman-temannya yang berada di belakangnya.
"Shigure?!".
"Iya, itu dia orangnya!".
Neji menatap Naruto dengan intens, entah kenapa, ia bisa merasakan aura yang tidak mengenakkan yang menguar dari tubuh Naruto. Hal itu tanpa sadar membuatnya menegukan ludahnya secara kasar.
'Aura apa ini?'.
Tiba-tiba seseorang berjalan melewati Neji dan Shigure yang pandangan mereka masih belum lepas dari sosok Naruto.
"Hohh, berani juga kau menyakiti anak buahku, Namikaze?!" orang itu memiliki 'tato' taring berwarna merah di kedua pipinya, orang itu kemudian berjalan masuk ke dalam kelas 1C dan langsung berjalan menuju ke tempat kejadian.
"Itu dia! Sang Raja para Freshmen telah muncul! Inuzuka Kiba dari kelas 1B ada di sini!" seorang murid tiba-tiba berteriak dan menunjuk ke arah Kiba yang mendekat ke arah Naruto yang hanya berdiri diam sambil menatapnya malas.
'Baiu?' batin Shigure menatap salah satu sahabatnya yang saat ini berada di kelas yang berbeda dengannya.
'Si Cebol tidak berguna itu, apa dia menjadi anak buah Naruto juga?' Neji yang melihat mantan anak buahnya itu hanya menatapnya datar, tidak tertarik.
.
.
.
.
.
.
.
.
Kembali ke kelas 1C, Shikamaru yang melihat Kiba maju mendekati Naruto langsung berinisiatif untuk ikut maju juga, berniat untuk menghalangi Kiba dan juga sekaligus berniat untuk menghajarnya. Akan tetapi, Naruto terlebih dahulu menghentikan langkahnya.
Naruto kemudian memberikan Shikamaru sebuah tatapan yang berarti untuk tidak mengambil mangsanya, Shikamaru yang melihat itu hanya mengangguk paham.
"Jangan bermain-main dan kalahkan dia secepat mungkin" Shikamaru kini berjalan mundur tidak lupa ia juga merangkul Chōji dan Lee untuk memberikan Naruto ruang yang cukup untuk berkelahi.
"Ya ya ya, aku tahu itu Putri tidur" Naruto membalasnya acuh, ia kini tengah menggaruk telinganya menggunakan kelingkingnya, tidak memperdulikan keadaan sekitar yang sepertinya sedang dalam tensi yang sangat panas.
"Mengalahkanku huh? Leluconmu cukup bagus, Nanas!" Kiba kini sudah berdiri berada tepat di depan Naruto, dengan jarak 2 meter sebagai perantara mereka.
'Sialan si Naruto, padahal aku sedang ingin bertarung hari ini tapi ia malah menahanku, hoam mendokuse' Shikamaru yang mendengar ocehan dari Kiba hanya menguap malas.
"Teman-temanku sekalian, mohon untuk memberikan tempat untuk tamu kita, berikan dia dan Naruto ruang yang cukup, dan jangan ada yang menginterupsi mereka berdua oke?" kini Chōji bersuara dan meminta teman-teman dari Fraksi ACE untuk mundur, memberikan ruang kepada kedua orang yang kini sedang berhadapan.
"YA CHŌJI-SAN!" balas mereka serempak.
"Aku berterimakasih kepadamu karena saat itu kau sudah membawaku ke UKS, tapi sepertinya kita memiliki jalan yang bertentangan, aku sebagai pemenang Freshmen War tidak akan membiarkanmu bertindak seenaknya,-
- Kau mengambil kekuasan yang seharusnya kumiliki, dan kau mengambilnya ketika aku sedang tidak ada di sekolah ini, karena saat itu aku sedang memulihkan cederaku di Rumah Sakit,-
- Jujur saja, saat kau menolongku, aku berniat untuk tidak menghajarmu dan ingin merekrutmu menjadi anak buahku akan tetapi-"
"Hoam, sudah selesai ngomongnya? Kalau masih belum aku mau ke Kantin dulu, aku belum sarapan kau tahu? Kalau begitu, jaa nee Unko-kun!" Naruto langsung memotong perkataan Kiba.
Tanpa menunggu respon dari orang yang ia ajak bicara, Naruto pun langsung membalikkan tubuhnya dan mulai beranjak dari tempatnya berdiri, meninggalkan Kiba yang berdiri mematung menatap Naruto dengan pandangan marah.
Apa-apaan ini? Apa ia baru saja diremehkan oleh si pirang ini? Dan bahkan si pirang ini berani untuk kembali memberikannya panggilan yang hina seperti itu? Kiba bersumpah akan membuat si pirang ini bersujud di hadapannya dan membuatnya meminta ampun ketika Kiba berhasil menghajarnya sampai sekarat!.
"AKU AKAN MEMBUNUHMU BAJINGAN!" Kiba kemudian berlari menerjang ke arah Naruto yang membelakanginya, kemudian ia melesatkan sebuah Roundhouse Kick yang mengarah ke kepala Naruto.
*Syut* *Tap*
Alangkah terkejutnya, tendangannya berhasil ditangkis dengan mudah oleh Naruto hanya dengan menggunakan satu tangan saja, Kiba yang melihat tendangannya berhasil ditangkis, dengan cepat menarik kakinya dan mundur beberapa langkah ke belakang.
"Sialan kau! Apa kau tidak dengar kalau aku mau pergi sarapan hah?!" Naruto kini membalikkan tubuhnya, kembali menghadap Kiba, memasang wajah jengkel.
"Kau lumayan juga! Tenang saja, aku akan menyudahi pertarungan ini dengan cepat, setelah itu kau bisa memakan sarapanmu itu ketika kau bangun dari pingsanmu!" ujar Kiba.
Tanpa membuang waktu lagi, Kiba kembali menyerang Naruto dan melesatkan sebuah pukulan kanan lurus menuju hidung Naruto, Naruto yang melihat itu hanya memiringkan sedikit kepalanya.
*Swung* *Duak*
Naruto terkejut, ternyata Kiba melakukan pukulan Fake yang berhasil menipunya, dan ternyata Kiba dengan cepat memutar tubuhnya dan melancarkan Spinning Wheel Kick yang sukses menghantam pipi Naruto dan berhasil membuatnya terdorong ke samping.
Melihat serangannya berhasil mengenai Naruto dengan telak membuat Kiba kembali melakukan serangannya, kali ini ia berniat melancarkan combonya, Kiba kemudian langsung melesatkan Uppercut kiri menuju perut Naruto dan kemudian menyambungnya dengan Hook kanan ke arah rusuk Naruto yang masih oleng tersebut.
*Bugh* *Bugh*
Tidak berhenti di situ, Kiba lagi-lagi melanjutkan serangannya dengan menarik lengan Naruto yang terbebas dan kemudian didetik selanjutnya menggunakan lengan tersebut untuk menciptakan sebuah momentum untuk membanting tubuh Naruto ke lantai kelas, atau bisa dibilang Kiba melakukan sebuah bantingan dari Judo yang bernama Soei Nage.
*Doom*
Kiba yang tidak mau serangannya berakhir langsung mencoba menduduki perut Naruto, akan tetapi Naruto sudah terlebih dulu menendang dadanya dengan kuat sehingga membuat Kiba terjungkal ke belakang.
*Dugh*
"Uhk!".
Dengan cepat, Kiba kembali mencoba menegakkan tubuhnya, akan tetapi Naruto sudah lebih dulu maju menerjangnya dan mengarahkan sebuah tendangan lurus yang mengincar wajahnya.
Kiba yang melihat tendangan itu terkejut, namun dengan refleks yang cepat ia langsung menggulingkan tubuhnya ke samping sehingga membuat tendangan Naruto tidak mengenainya.
Baru saja ia selesai berguling, ia lagi-lagi harus dikejutkan dengan sebuah serangan yang mengarah kepadanya, Naruto kini melakukan sebuah Sliding tackle yang mengincar tangan Kiba yang saat ini menjadi tumpuannya.
*Dugh*
"Ugh!".
Serangan tersebut pun sukses mengenainya sehingga membuat Kiba kehilangan keseimbangannya dan membuatnya harus terjatuh menicum lantai kelas, hal itu juga sukses membuat hidungnya mengeluarkan darah segar akibat benturan tersebut.
"Uwoo Shika! apa kau melihat itu?!" Naruto kini berdiri menghadap Shikamaru sambil menunjuk Kiba yang kini sedang tersungkur memegangi hidungnya yang mengeluarkan darah.
"Baka! Kau jangan bermain-main!" Shikamaru memarahi Naruto, Naruto yang dimarahi Shikamaru hanya memberikan senyuman bodohnya serta memberikan Shikamaru tanda peace menggunakan tangan kanannya.
Setelah itu, Naruto kembali mengalihkan pandangannya ke depan, dan ternyata Kiba sudah berdiri dan memberikannya sebuah sundulan yang mengarah ke hidung Naruto,
*Dugh*
"Ugh!".
Sundulan Kiba berhasil mendarat di hidung Naruto dan sekaligus membuat hidung Naruto mengeluarkan darah segar.
"Mati kau bangsat!".
Bagai orang kesetanan, Kiba kemudian kembali menyarangkan serangannya yang bertubi-tubi ke arah wajah dan perut Naruto, ia lalu menarik rambut Naruto ke belakang dan kemudian didetik selanjutnya ia menghantamkan wajah Naruto ke meja yang ada di dekatnya sehingga membuat pelipis Naruto sobek dan mengeluarkan darah.
*Dugh* *Dugh* *Dugh*
"Uhk!".
"Hahh, kan sudah kubilang jangan bermain-main, dasar Kuning bodoh!" Shikamaru hanya fecepalm ketika melihat kelakuan Naruto, Chōji yang melihat itu hanya mengabaikannya dan meminta Lee untuk mengoperkan keripik kentangnya lagi yang ada di dalam kantung kresek yang kebetulan berada di sebelah Lee.
Lee tidak bisa untuk tidak mengerutkan keningnya bingung ketika melihat Shikamaru dan Chōji yang masih santai padahal Naruto sedang dihajar habis-habisan oleh Kiba.
'Apa-apaan dengan mereka berdua ini? Apa mereka tidak mengkhawatirkan Naruto-san yang dihajar seperti itu? Bagaimana pun juga, Naruto-san kini tengah melawan Raja Freshmen kita, yang berarti Naruto-san sedang melawan orang terkuat dari angkatan kita!' batin Lee, tidak lupa ia memberikan Chōji sebungkus keripik yang tadi Chōji minta.
Beralih ke Neji dan Shigure, mereka kini menatap Naruto dengan pandangan yang datar, bagaimana bisa orang ini masih bermain-main melawan Inuzuka Kiba? Walaupun bagi Neji mengalahkan Kiba adalah hal yang bisa ia lakukan dengan mudah, akan tetapi ia tidak akan berani untuk bermain-main dengan Kiba, karena Kiba akan langsung menghabisimu jika kau memberikan dia kesempatan.
"Sepertinya berita Naruto yang mengalahkan Petinggi Akatsuki itu hanya bualan semata, atau mungkin Akatsuki itu tidak sekuat yang kita kira?" Shigure membuka percakapan.
"Kita masih belum tahu hasil akhirnya, dan lagi mereka berdua masih belum serius" balas Neji yang masih belum melepaskan pandangannya dari Naruto yang sedang dihajar oleh Kiba.
Kembali ke pertarungan, Kiba yang berhasil membuat pelipis Naruto berdarah semakin menaikan intensitas serangannya, ia kini melancarkan sebuah pukulan yang kembali bersarang di perut Naruto, dan berhasil membuat Naruto membungkukan badan.
*Bugh*
Kiba yang melihat itu langsung memegang kepala Naruto yang saat ini sedang tertunduk, kemudian Kiba menarik kaki kanannya ke belakang.
Naruto yang melihat itu langsung mengangkat kedua tangannya, mengira kalau Kiba mau menghantamkan lutut kanannya itu ke wajahnya (Naruto). Sayang bagi Naruto, ternyata Kiba melancarkan serangan lutut itu ke perutnya yang saat ini tidak memiliki pertahanan sama sekali.
*Dugh*
"Ugh!".
Serangan tersebut berhasil mengenai perut Naruto dengan telak dan membuat Naruto menurunkan tangannya dari wajahnya dan memindahkannya di perut yang baru saja dihantam oleh lutut dari Kiba.
Kiba yang melihat itu kembali menarik lutut kanannya ke belakang, kali ini ia akan menyarangkan lututnya itu ke wajah Naruto, berniat untuk menyudahi pertarungan ini.
"Mati kau sialan!" tanpa menunggu waktu lama, Kiba langsung menghentakkan lutut kanannya menuju ke wajah Naruto.
*Tap* *Dugh*
"Ugh!".
Naruto berhasil menahan lutut Kiba dengan menggunakan kedua tangannya yang tadi berada di perutnya, didetik selanjutnya, Naruto langsung menyundul hidung Kiba sehingga membuat hidung Kiba kembali mengeluarkan darah yang baru.
Sundulan dari Naruto juga berhasil membuat pegangan Kiba lepas dari kepala Naruto, dan berkat sundulan itu juga membuat Kiba harus kembali mundur ke belakang.
"Sudah kubilang kalau aku belum sarapan, bangsat!" Naruto kemudian melancarkan sebuah Overhand kanan yang sangat kuat dan berhasil bersarang di rahang Kiba dengan sangat keras.
*Bugh* *Swung* *Prank*
Overhand kanan dari Naruto tersebut berhasil membuat Kiba terbang keluar kelas! Tidak hanya itu, Kiba juga dibuat harus menabrak jendela koridor yang sekaligus membuatnya memecahkan kaca jendela tersebut, dan kemudian pada akhirnya tubuh Kiba pun mendarat di pekarangan sekolah, tergeletak tidak bergerak.
Yap, pukulan kuat dari Naruto berhasil membuat Kiba terlempar keluar dari kelas dan sekaligus membuatnya keluar dari gedung kelas itu sendiri.
Orang-orang yang melihat kejadian itu membulatkan mata mereka, menganga tidak percaya dengan apa yang barusan mereka saksikan!.
Bagaimana bisa sebuah pukulan bisa membuat seseorang terbang keluar kelas dan bahkan membuat orang itu sampai terbang keluar dari gedung kelas itu sendiri? Seberapa kuat pukulan dari Pemimpin Fraksi ACE ini?.
Berbicara soal Fraksi ACE, sebenarnya ada beberapa orang dari Fraksi ACE yang masih meragukan kekuatan Naruto, dan bahkan mereka-mereka itu juga sempat meragukan berita yang beberapa hari ini bertebaran, berita yang mengatakan kalau Naruto berhasil menghajar Petinggi Akatsuki dan membuatnya sampai sekarat.
Mereka berpikiran seperti itu karena, Ketua mereka ini sejak tadi sama sekali tidak bisa memberikan perlawanan yang berarti kepada Kiba, sehingga mengakibatkan Ketua mereka itu bisa dengan mudah dihajar habis-habisan oleh lawannya (Kiba).
Tapi berkat pukulan Overhand kanan yang Naruto lepaskan, membuat kepercayaan mereka seketika berubah, mereka kini benar-benar sudah percaya kalau Ketua mereka ini adalah orang yang super duper kuat!.
'O- orang ini?!' batin Neji dan Shigure yang mengeluarkan keringat dingin, mereka menatap horor Kiba yang kini terbaring lemas dari jendela yang tadi Kiba tabrak.
'Bagaimana orang itu (Naruto) bisa melepaskan pukulan semematikan itu? Apa orang ini benar-benar manusia?' begitu pikir Neji dan Shigure.
"Dasar sialan! Padahal sudah kubilang kalau aku belum sarapan, tapi ia malah terus-menerus menghajarku di perut, apa dia tuli atau bagaimana?" Naruto mencak-mencak tidak jelas, ia kemudian berjalan mendekat ke arah Shikamaru yang sudah menyodorkannya sebuah sapu tangan milik Naruto yang ia ambil dari tas milik Naruto.
Naruto pun mengambil sapu tangan itu dan langsung membersihkan darah yang ada di wajahnya menggunakan sapu tangan itu.
"K- kau pikir ini sudah berakhir?" Kiba berdiri dengan gemetar, kini kemejanya dihiasi bercak darah akibat terkena serpihan kaca jendela yang ia tabrak tadi.
Kiba menatap Naruto dari luar jendela dengan pandangan marah, kemudian ia melompat masuk ke gedung sekolah, setelah itu ia kembali berjalan masuk ke dalam kelas 1C, menuju Naruto yang sedang sibuk membersihkan darah yang ada di wajahnya.
Naruto yang melihat Kiba yang masih tersadar langsung tersenyum miring.
'Heh, orang ini boleh juga!' batin Naruto.
'Pukulan macam apa itu tadi?'! batin Kiba yang masih shock akibat terkena pukulan Overhand Naruto yang memiliki kekuatan yang tidak masuk akal.
Kiba kemudian menggelengkan kepalanya, mencoba menghilangkan ingatan buruk tentang pukulan yang berhasil membuatnya terbang tadi, setelah selesai, ia kemudian mencoba menghilangkan rasa gemetar yang ada pada tubuhnya.
"Kau benar-benar tangguh Unko-kun! Kurasa sarapanku harus kutunda terlebih dahulu" Naruto kemudian memasukan sapu tangan miliknya ke dalam saku celananya.
"ORRAAAA!" Kiba berlari menerjang ke arah Naruto, Naruto melihat itu tersenyum dan kemudian ia juga ikut berlari menuju Kiba.
Setelah jarak mereka cukup dekat, Kiba tiba-tiba menjatuhkan tubuhnya dan berupaya melakukan sebuah Sliding tackle yang mengincar kaki Naruto, Naruto yang melihat itu langsung melompat, menghindari terjangan Kiba.
Kiba yang melihat itu tidak membiarkannya, ia mengangkat tangannya dengan cepat dan langsung menangkap kaki Naruto yang berada di udara.
*Grab* *Bruk*
Naruto terjatuh ke lantai akibat kaki kanannya berhasil ditangkap oleh Kiba. Kiba kemudian bangkit dan mencoba untuk menduduki Naruto, akan tetapi Naruto yang melihat itu tidak tinggal diam, ia dengan cepat melakukan Leg Sweep menggunakan kaki kirinya yang berhasil mengenai kedua kaki Kiba sehingga berhasil membuat Kiba kembali kehilangan keseimbangannya.
Kemudian didetik selanjutnya, Naruto mengangkat kaki kanannya dan mengarahkannya ke dada Kiba.
*Dugh*
"Ugh!".
Tendangannya itu berhasil mengenai Kiba, dan membuat tubuh Kiba kembali menjauh dari Naruto.
Naruto kemudian berdiri dan mendekat ke arah Kiba, Kiba yang melihat itu mendecih kesal kemudian ia melepaskan sebuah pukulan lurus ke wajah Naruto, namun sayang, pukulannya itu berhasil ditangkap dengan mudah oleh Naruto.
Naruto yang berhasil menangkap pukulan Kiba seketika langsung menarik tubuh Kiba agar mendekat ke arahnya, kemudian ia memanfaatkan tangan Kiba yang ia pegang itu untuk melakukan sebuah gerakan membanting. Sebuah gerakan yang berasal dari beladiri Judo yang bernama Soei Nage, membalas gerakan Kiba yang sebelumnya.
*Doom*
"Guhahh!".
Naruto yang berhasil membanting Kiba tanpa membuang waktu langsung menindih tubuh Kiba yang tengah terlentang, Naruto kemudian langsung memasukan kedua lengannya untuk menjepit leher dan satu tangan dominan dari Kiba.
Atau bisa dibilang Naruto saat ini sedang melakukan kuncian yang berasal dari gerakan Brazillian Jiu-Jitsu yang bernama Arm Triangle Choke.
Kiba yang melihat itu panik dan langsung memberontak, mencoba melepaskan dari pitingan Naruto yang sepertinya tiap detik menjepitnya dengan sangat erat.
Kiba yang panik langsung memukul-mukul rusuk dan kepala Naruto menggunakan satu tangannya yang terbebas, akan tetapi pukulannya itu sama sekali tidak efektif dan juga sama sekali tidak berdampak apa-apa kepada Naruto.
Beberapa detik kemudian, Kiba pun berhenti bergerak, ia akhirnya pingsan akibat terjebak selama beberapa detik di dalam pitingan kuat dari Naruto tersebut.
Naruto yang merasa tubuh Kiba melemah seketika melepaskan kunciannya dan mendirikan tubuhnya, seraya mengelap keringat yang ada di dahinya.
"Fuhh, Shika, Chōji, Alis tebal. Ayo kita pergi ke Kantin, aku sudah lapaaaar!" Naruto kemudian beranjak dari tempat bertarungnya.
Shikamaru dan Chōji yang melihat itu langsung mengekor di belakang Naruto, meninggalkan kelas yang tiba-tiba berubah menjadi hening.
". . .".
Lee dan seluruh penghuni kelas 1C ini masih terdiam di tempat mereka, menatap Kiba yang ternyata sudah tidak sadarkan diri, dan kemudian. . .
"EEEEEEE?!".
"Na- Naruto-san mengalahkan Raja Freshmen Inuzuka Kiba?! I- itu berarti Naruto-san adalah Raja Freshmen yang baru!" Lee yang baru sadar dari keterkejutannya langsung berteriak, sehingga teriakannya itu membuat semua orang lepas dari keterkejutannya
Mereka pun menatap ngeri ke arah Kiba yang pingsan hanya dalam waktu hitungan detik saja, mereka pun meneguk ludah mereka secara kasar.
'Namikaze Uzumaki Naruto itu benar-benar seorang Monster!' batin mereka bersamaan.
'I- itu kuncian dari BJJ, berapa banyak sebenarnya beladiri yang orang ini kuasai?' batin Neji yang sempat terkejut bukan main ketika melihat Naruto melakukan kuncian yang berasal dari gerakan Brazillian Jiu-Jitsu. Tidak hanya itu, ia juga dibuat terkejut dengan kecerdikan Naruto ketika bertarung.
Jujur saja, Neji sangat jarang melihat orang-orang yang ada di sekolah ini menggunakan otak ketika mereka bertarung, mereka kebanyakan hanya menggunakan otot saja sehingga membuat mereka harus terluka cukup parah karena selalu bertarung sampai sempoyongan.
Neji kemudian tersenyum bengis.
'Akhirnya ada juga lawan yang menggunakan otaknya selain Sasuke di sini, ini akan menjadi sangat menarik!'.
"Shigure ayo kita pergi, acaranya sudah selesai" Neji beranjak dari tempat berdirinya dan kembali menuju ke kelasnya, kelas 1D.
"I- iya" perkataan dari Neji membuat Shigure tersadar dari rasa terkejutnya, ia kemudian mengekor di belakang Neji, kembali menuju ke kelas mereka.
Di sisi lain, para anak buah Kiba kini berjalan menuju Pemimpin mereka, mereka kemudian mengangkat Kiba yang pingsan itu dan berencana membawanya kembali ke kelas mereka.
Mereka menundukan pandangan mereka, Pemimpin mereka yakni sang Raja Freshmen telah dikalahkan oleh Pemimpin dari Fraksi ACE , hal itu otomatis membuat title Raja Freshmen resmi berpindah ke tangan Pemimpin ACE itu.
Bagi mereka, bagaimana pun hasilnya, mereka telah berjanji untuk terus mengikuti Kiba. Jika setelah ini Kiba mengajak mereka untuk bergabung dengan Fraksi ACE, maka mereka akan mengikutinya dan jika Kiba tetap kekeh untuk berdiri sendiri, maka mereka juga akan tetap mengikutinya.
Berpindah ke anggota dari Fraksi ACE. Mereka kini tengah berkumpul dan saling merangkul satu sama lain, mereka benar-benar senang karena Pemimpin mereka berhasil mengambil title Raja Freshmen dari pemegang title itu sebelumnya, yakni mantan Boss dari SMP Nishizawa, Inuzuka Kiba, yang kekuatannya sudah tidak diragukan lagi di sekitaran Konoha.
Berkat kemenangan ini juga membuat nama dari Fraksi mereka menjadi semakin kokoh di puncak para Freshmen tahun ini, hal ini juga akan membuat mereka lebih mudah untuk memperluas kekuasaan mereka di sekolah terkutuk ini.
Lee yang kembali mengingat ajakan dari Naruto untuk ikut sarapan ke Kantin, seketika dibuat berlari untuk mengejar Naru-Shika-Cho yang sudah berjalan menjauh dari kelas mereka.
"Naruto-san, tunggu aku!".
.
.
.
.
.
.
.
.
Inuzuka Industrial High, RWK Headquarter (Aula), Thursday at 3:50 pm.
Terlihat segerombolan murid dari Sekolah Industri Inuzuka tengah melakukan sparring satu sama lain, dan kebanyakan dari murid itu adalah murid tahun pertama yakni para Freshmen, mereka ditemani oleh beberapa murid Sophomore yang sejak tadi mengawasi latihan mereka.
"Bagus Sakon! Jangan lupa untuk terus meningkatkan intensitas seranganmu, jangan berikan kesempatan kepada lawanmu sedikit pun!" Kidomaru berdiri di atas panggung Aula sekolah mereka sambil melipat kedua tangannya di depan dadanya, menyaksikan dengan seksama para Freshmen yang saat ini tengah berlatih.
"Oy Ukon, kau harus terus mengangkat kedua tanganmu ketika bertarung! Jangan hanya menyerang terus sehingga kau melupakan Defense-mu! Jadi angkatlah kedua tanganmu dan lindungilah wajahmu itu sialan!" Jirobo ikut bersuara di samping Kidomaru.
"BERISIK!" teriak Sakon dan Ukon secara bersamaan, mereka jengkel karena fokus mereka terganggu oleh suara kakak kelas mereka yang terus-menerus mengoceh.
Well, mereka benar-benar ingin serius dalam berlatih, karena bagaimana pun juga, mereka berdua telah bertekad untuk menghancurkan Duo Freshmen misterius dari KHS yang saat itu menghajar anak buah mereka dan membuat mereka kalah dengan sangat memalukan.
Maka dari itu, mereka akan berlatih terus menerus untuk meningkatkan kekuatan mereka sehingga mereka bisa mempermalukan KHS, sekolah yang selama ini selalu berada di posisi teratas kota ini, dan mereka juga akan membalaskan dendam anak buah mereka yang dikalahkan oleh Duo Freshmen misterius dari KHS itu.
"Tch, kalian!-" baru saja Jirobo kembali membuka suara, tiba-tiba pintu Aula terbuka lebar. Jirobo kemudian mengalihkan pandangannya ke arah pintu tersebut, orang-orang yang berada di situ juga ikut mengalihkan pandangan mereka ke arah pintu Aula tersebut.
Kidomaru yang melihat itu hanya tersenyum miring, sepertinya ini akan menjadi semakin menarik.
Kemudian terlihat lah sosok tiga orang yang tengah berjalan masuk ke dalam Aula Sekolah dengan langkah yang santai.
"Semuanya berhenti dan buka jalan!" Kurobachi berteriak ke para Freshmen yang masih bertarung sama lain, hal itu seketika membuat para Freshmen yang dimaksud berhenti sejenak dan kemudian berjalan mundur, membukakan jalan kepada 3 orang yang baru saja masuk ke dalam Aula tersebut.
"Silahkan masuk, Kimimaro-san!" Jibachi kemudian menunduk mempersilahkan orang yang bernama Kimimaro untuk berjalan melewati mereka yang kini ikut menundukkan kepala mereka kepada Kimimaro.
*Tap* *Tap* *Tap*
Kimimaro telah sampai di samping Kidomaru, ia kemudian mengalihkan pandangannya ke arah Freshmen yang ada di bawahnya.
"Tidak lama lagi kalian akan kubuat menjadi lebih kuat dari diri kalian yang dulu. Dua bulan lagi, para Senior yang ada di kota Konoha ini, termasuk KHS akan magang kerja selama sebulan penuh,-
- Dan ketika saat itu tiba, aku mau kalian semua menghancurkan KHS, permalukan Freshmen mereka dan rebut kembali kemenangan yang saat ini berada ditangan para Freshmen sekolah busuk itu!" Kimimaro menatap adik kelasnya dengan pandangan yang dingin.
"HA'I!".
"HANCURKAN MEREKA DEMI SEKOLAH KITA DAN DEMI HARGA DIRI RWK!" Kimimaro kembali bersuara, menatap mereka dengan pandangan yang menakutkan.
"HA'I, KIMIMARO-SAN!"
Kidomaru, Jirobo serta kakak beradik Kurobachi dan Jibachi menatap Kimimaro dengan pandangan serius, kemudian mereka semua tersenyum mengerikan ketika mendengar perkataan dari Ketua mereka.
Sepertinya Kimimaro akan benar-benar menempa Freshmen mereka tanpa ampun demi membalaskan kekalahan mereka yang memalukan dari Duo Freshmen misterius dari KHS itu.
Mereka berempat pun semakin tidak sabar untuk mendengar raungan kesakitan dari para Freshmen mereka yang kurang ajar ini.
Beralih ke Sakon dan Ukon, sorot mata mereka kini menunjukkan determinasi yang tinggi ketika mendengar kalau Ketua mereka yang akan ikut turun tangan untuk melatih mereka.
'Tunggu saja KHS, kami akan menghancurkan kalian semua!' batin Sakon dan Ukon secara bersamaan.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
To Be Continue~.
Alhamdulillah, akhirnya Arc Freshmen War selesai, sekarang title Raja Freshmen telah berpindah tangan ke tangan Naruto, alias si Monster Kuning alias si Monster Rubah.
Di chapter ini juga aku memperlihatkan sedikit Kekuatan sebenarnya dari Naruto.
Seperti kata Yahiko di chapter lalu, Naruto adalah orang yang sangat kuat dan hampir mengalahkannya jika saja para polisi tidak menginterupsi pertarungan mereka saat itu, bahkan Yahiko percaya kalau cepat atau lambat Naruto akan menguasai angkatannya itu dan akan langsung menantangnya bertarung.
Jadi jangan heran jika Naruto bisa mengalahkan Kiba dengan mudah, karena bisa dibilang kalau level Naruto benar-benar berbeda dengan Freshmen lainnya.
Kemudian di chapter ini juga telah terungkap siapa orang-orang terkuat di sekolah ini (KHS), dan juga Fraksi-fraksi apa saja yang berada di sekolah terkutuk itu, peringkat itu diambil berdasarkan blog yang dibuat khusus untuk membahas anak-anak nakal yang berada di kota Konoha ini, blog yang ditulis oleh Mr. Z.
Apa ada yang bisa menebak siapa itu Mr. Z? Tentu saja, itu pertanyaan yang mudah, kalian pasti sudah tahu jawabannya.
Kemudian soal blog yang sengaja dibuat untuk para petarung, ide itu terinspirasi dari salah satu fitur yang ada di dalam game Kenka Bancho 5, nama fitur itu adalah Teru Blog, aku memutuskan untuk memasukan komponen itu karena kurasa itu akan lumayan cocok dengan cerita yang kutulis ini.
Kemudian di chapter ini juga memperlihatkan Freshemen dari Geng RWK yang sedang menyiapkan diri mereka untuk membalas dendam kepada Freshmen KHS.
Pertanyaannya, akankah para Sophomore mereka akan ikut turun juga? Hm we'll see!.
Oh satu lagi, aku mau memberi sedikit Trivia yang selama ini aku lupakan, yakni tinggi badan dari para karakter yang ada di cerita ini, berhubung semua karakter di KHS sudah lengkap dan ada beberapa karakter di luar KHS yang sempat kusebutkan di Arc ini.
KHS tahun Ketiga.
- Yahiko memiliki tinggi 176cm.
- Uzumaki Nagato memiliki tinggi 178cm.
- Hoshigaki Kisame memiliki tinggi 195cm.
- Kakuzu memiliki tinggi 185cm.
- Hidan memiliki tinggi 177cm.
- Akasuna Sasori memiliki tinggi 164cm.
- Deidara memiliki tinggi 166cm.
KHS tahun Kedua.
- Tobi memiliki tinggi 178cm.
- Uchiha Shisui memiliki tinggi 180cm.
- Uchiha Itachi memiliki tinggi 175cm.
- Dokan memiliki tinggi 186cm.
- Kamizuki Izumo memiliki tinggi 169cm.
- Hagane Kotetsu memiliki tinggi 167cm.
KHS tahun Pertama.
- Namikaze Uzumaki Naruto memiliki tinggi 166cm.
- Uchiha Sasuke memiliki tinggi 168cm.
- Nara Shikamaru memiliki tinggi 170cm.
- Akimichi Chōji memiliki tinggi 172cm.
- Rock Lee memiliki tinggi 172cm.
- Hyūga Neji memiliki tinggi 172cm.
- Inuzuka Kiba memiliki tinggi 169cm.
- Shimura Sai memiliki tinggi 172cm.
- Aburame Shino memiliki tinggi 175cm.
Inuzuka Industrial High tahun Ketiga.
- Yakushi Kabuto memiliki tinggi 177cm.
- ??.
- ??.
Inuzuka Industrial High tahun Kedua.
- Kaguya Kimimaro memiliki tinggi 174cm.
- Kidomaru memiliki tinggi 168cm.
- Jirobo memiliki tinggi 181cm.
- Kamizuru Kurobachi memiliki tinggi 168cm.
- Kamizuru Jibachi memiliki tinggi 176cm.
Inuzuka Industrial High tahun Pertama
- Sakon memiliki tinggi 171cm.
- Ukon memiliki tinggi 170cm.
- Kinuta Dosu memiliki tinggi 166cm.
- Tsurugi Misumi memiliki tinggi 174cm.
- Akado Yoroi memiliki tinggi 180cm.
- Abumi Zaku memiliki tinggi 167cm.
Shika Commerce tahun Ketiga.
- Hatake Kakashi memiliki tinggi 181cm.
- Might Guy memiliki tinggi 184cm.
- ??.
- ??.
Shika Commerce tahun Kedua.
- ??.
- ??.
Shika Commerce tahun Pertama.
- ??.
- ??.
Karakter lain.
- Morino Ibiki memiliki tinggi 193cm.
- Uchiha Fugaku memiliki tinggi 175cm.
- Senju Jiraiya memiliki tinggi 191cm.
- Senju Tsunade memiliki tinggi 163cm.
- Shizuka memiliki tinggi 160cm.
- Teuchi memiliki tinggi 170cm.
- Guren memiliki tinggi 168cm.
- Senju Hashirama memiliki tinggi 185cm.
- Uzumaki Senju Mito memiliki tinggi 169cm.
- Uzumaki Senju Kushina memiliki tinggi 165cm.
- Uzumaki Senju Fusō (Ibu Nagato dan Karin) memiliki tinggi 167cm.
- Uzumaki Karin (5 tahun) memiliki tinggi 107cm.
- Uzumaki Namikaze Menma (3 tahun) memiliki tinggi 95cm.
- Namikaze Uzumaki Naruko (2 tahun) memiliki tinggi 83cm.
Mungkin itu saja yang bisa kusampaikan, semoga cerita yang kubuat ini bisa membuat kalian semua terhibur dan semoga kita bisa bertemu lagi di chapter-chapter selanjutnya, yakni Arc: KHS vs RWK.
Baiklah kalau begitu.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh.
Sekian dan Terimakasih~.
