Orange

Disclaimer : Karakter milik Eiichiro Oda


Break Up

Nami POV

Sudah sejak seminggu yang lalu Sanji ingin bertemu dan berbicara denganku, tapi aku selalu menghindar. Alasannya karena aku tahu apa yang ingin dia katakan. Sanji berselingkuh dengan Violet, Adik dari temannya, Donquixote Doflamingo.

Aku tahu Sanji sudah berselingkuh dibelakangku selama tiga bulan dan mereka mulai tinggal bersama seminggu yang lalu. Tiga bulan ini aku berusaha untuk tidak tahu apa-apa dan bersikap biasa saja dengannya. Kami bahkan pergi berkencan beberapa kali.

Kurasa ini sudah waktunya aku melepasnya, mau sekeras apa aku berpura-pura dan berjuang mempertahankannya Sanji sudah tidak tahan denganku.

Ponselku berdering kembali, kuputuskan untuk mengangkatnya kali ini.

"Halo..."

'Nami, kau tidak mengangkat telfonku sejak pagi ini, ada apa?'

Aku yang seharusnya bertanya padamu Sanji, ada apa denganmu sampai-sampai melupakan janjimu kepadaku?

"Ah, aku tidur telat karena mengobrol dengan Robin dan Vivi di telfon. Aku baru saja bangun, ada apa Sanji?"

'Aku ingin berbicara, bisa kita bertemu? Ini akhir pekan kau pa-'

"Baik, di kafe biasa 2 jam lagi." Potongku dan langsung mengakhiri panggilan. Sial, kenapa dadaku kembali sesak. Aku tidak boleh terlihat lemah seperti ini, menyedihkan Nami.

5 Tahun, kurasa memang sudah waktunya untuk berpisah. Aku terlalu bergantung padanya sehingga lupa kalau aku sendirian di Dunia ini. Tanpa keluarga hanya teman dengan keluarga mereka masing-masing, kuharap Robin dan Vivi mau memaafkanku saat mereka tahu aku menyerah dengan Sanji.

Waktunya bersiap-siap, kau harus tegar Nami. Memaksakan senyum cerah namun tak lama tetesan air mata jatuh. Aku tersenyum sekaligus menangis.

Nami POV End


Sanji POV

Aku sudah lima menit telat dari janjiku dengan Nami, jalanan mendadak lebih padat. Setelah aku memarkirkan mobilku aku langsung memasuki kafe.

Aneh, aku tidak melihat mobil Nami diperjalanan ke kafe. Apa dia memakai motor besarnya?

"Maaf aku telat, Nami." Aku duduk di depannya, tempat duduk biasa kami di dekat jendela. Nami sudah meminum setengah gelas es mocha-nya, dan dia sudah memesankanku es americano kesukaanku. Ada keanehan lain, biasanya dia akan menungguku terlebih dahulu baru kami akan memesan bersama-sama.

Nami biasanya akan menyambutku dengan senyuman, kini dia melihat keluar jendela dengan mata sembab dan wajah datarnya. Apa dia bad mood karena kurang tidur?

"Apa yang ingin kau bicarakan?" Tanyanya langsung, dia mengalihkan pandangannya kepadaku. Tanpa ekspresi. Baru kali ini aku melihat Nami tidak ber-ekspresi, ketika kami bertengkar atau aku membuat dia marah pasti akan menunjukan ekspresi marahnya.

Aku tidak suka Nami seperti ini. Fokus Sanji bukan saatnya merasa bersalah, kau harus mengakhiri hubungan dengan Nami agar kau dan Violet tidak menyembunyikan hubungan ini lagi.

"Aku ingin mengakhiri hubungan kita."

Aku bersiap untuk menerima amukan, atau tangisan dari Nami. Namun, tidak disangka-sangka dia tidak ber-ekspresi. Wajahnya tetap datar dari awal sampai sekarang, aku kebingungan.

Hal ini seperti, dia sudah mengetahuinya sejak awal? Dia sudah tahu aku ingin mengakhiri hubungan kami? Nami sudah mengetahui aku berselingkuh? Itu menjelaskan kenapa dia menghindariku sejak seminggu yang lalu.

"Baiklah." Jawabnya singkat kemudian meminum es mocha nya dengan santai.

Semudah ini? Tidak mungkin. Nami semudah ini melepaskanku? Apa dia juga sudah tidak memiliki perasaan kepadaku? Kenapa malah diriku yang merasa diputuskan olehnya.

"Ak-" dia memotong

"Tidak perlu kau beri tahu alasannya aku sudah tahu seminggu yang lalu, semoga kau tinggal dengan bahagia dengannya. Tidak, bahagiakanlah Violet, Sanji." Pernyataannya membuat bola mataku membulat terkejut.

Berarti aku tidak salah lihat, seminggu yang lalu saat Violet pindah ke apartemenku aku melihat Nami lewat dengan motoe besarnya ketika aku membantu mengangkut barang.

Tanpa mengatakan apa-apa lagi Nami berdiri dari duduknya, mengancingkan jaket kulitnya dan mengikat rambutnya kemudian keluar dari kafe.

Dia sudah tahu?

Oh, tidak. Nami tidak baru tahu seminggu yang lalu tetapi dia sudah mengetahui aku berselingkuh sejak awal. Rasa penyesalan seketika menyelimuti diriku, maafkan aku tidak bisa menepati janjiku, Nami.

Sanji POV End


TBC

Tuesday, June 30 2020.Chezzell