Disclaimer :

Naruto © Masashi Kisimoto

High school dxd © Ichiei Ishibumi

Summray : Uzumaki Naruto, seorang pemuda yang dari lahir telah di takdirkan untuk menjaga masa depan dunia, namun awal kehidupannya harus merasakan sedikit kepahitan, namun seiringnya waktu berjalan kepahitan itu berubah menjadi manis.

Naruto : The Dragon Future

Pair : Naruto x Harem

Genre : Adventure, Fantasy, Little Romance, Humor, DLL.

Rate : M

Warning : Typo, OC, OOC, Multichap, jutsu buatan sendiri, alur berantakan, NotDxDTheme!, Alltheme is Future!

" Halo " berbicara

' Halo ' batin

[" Halo "] Dragon Bijuu

[' Halo '] batin Dragon Bijuu

Note : Yo! Kembali Update nih cerita menarik yang sangat jarak di temui.

Entah kenapa cerita ini lebih cepat naik daunnya dari cerita lain saya padahal baru Chapter 3 sudah wow gitu. Dan juga di sini akan ada tambahan karakter dari anime lain.

Satte! Ikuzo!

.

3-Nen E-Gumi Utatan – Question

.

Fix Music First

( layar memperlihatkan punggung Naruto yang dari warna ungu berubah menjadi hitam, lalu di ganti dengan jam W.W.S berwarna kuning menjadi berwarna silver, lalu wajah Naruto yang menutup matanya seketika membuka matanya dengan seringai miliknya )

Fix Music Second

( Dari langit kamera bergerak turun hingga memperlihatkan kota konoha dengan Judul cerita ini, lalu judul cerita menghilang seperti hologram rusak )

Kimi no koto bakari omotteru

( Layar di ganti dengan gambar tiga gedung kaca yang mengeluarkan gambar Sasuke, Naruto dan Hinata )

Hoka no koto mienakunatteru

( Layar kembali di ganti dengan Lima gedung kaca yang mengeluarkan Gambar Rias, Akeno, Tsubaki, Gabriel dan Kuroka )

Kanarazu sono haato itomeru (chikau)

( Layar memperlihatkan Naruto yang memegang senjata Shiyaki miliknya di ruangan miliknya lalu melirik kebelakang dan tiba-tiba tubuh Naruto berubah menjadi hologram rusak hingga terlihat gambar Naruto rusak di sana sini )

Iketenai no wa furui hanashi

( Layar kembali di ganti dengan enam Gedung Kaca yang mengeluarkan gambar Sakura, Ino, Tenten, Sai, Shikamaru, dan Chouji )

Oshimanu doryoku mo shitanda shi

( layar kembali di ganti dengan lima gedung kaca yang mengeluarkan gambar Neji, Lee, Issei, Kiba dan Shino )

Muchaburi mo kuria shitekita

( layar kembali di ganti dengan 10 Gedung Kaca yang mengeluarkan gambar Asia, Sona, Yuuto Kiba, Xenovia, Irina, Koneko, Saya, Claudia, Julis dan Kirin )

Hazu

( layar kembali di ganti dengan gambar sepatu Naruto )

(ikeru)

( Layar di ganti dengan gambar lengan kiri Naruto yang menggunakan W.W.S Watch )

jishin

( Layar kembali di ganti dengan Gambar Sembilan Sayap Kurama )

(michiru)

( layar kembali di ganti dengan Punggung Naruto yang berisi dua buah pedang )

Choushidzuita sono toki

( Layar kembali di ganti dengan gambar sebuah Proses dari 0 sampai 100 %, lalu di ganti dengan layar pecah )

Itsudatte kou yatte tsukiotosarete shimau no sa

( Layar kembali di ganti dengan gambar Naruto yang jatuh terbalik dengan dari sebuah gedung yang tinggi seperti tidak ada habisnya )

Shinratsu de shiriasu na kimi no koe ga sasatte kuru

( Kamera bergerak ke arah samping ketika tubuh terbalik Naruto berputar ke arah jatuh )

Nanzenkai nanmankai boku no kimochi katachi ni shite

( Kamera kembali bergerak ke arah samping ketika tubuh Naruto kembali berputar ke arah atas dimana saat ini tubuh Naruto seperti terjun bebas )

Uchikonde nagekonde dakedo kimi wa nigeteku dake

( Kamera kembali bergerak ke arah wajah Naruto di mana perlahan Naruto membuka matanya lalu tersenyum tipis dan merentangkan tangan kanannya ke arah Kamera dan perlahan tubuh Naruto menjauh dari kamera )

QUESTION QUESTION boku wa

( Layar kembali di ganti dengan Gambar Naruto dari samping yang memunggungi Kurama yang juga memunggunginya lalu mereka seketika berubah menjadi berwarna putih )

QUESTION QUESTION ittai

( Layar kembali di ganti dengan Sona dari samping yang memunggungi Rias yang juga memunggungi Sona dan mereka juga seketika berubah menjadi berwarna putih )

QUESTION QUESTION kimi no

( Layar kembali di ganti dengan Gambar Koneko yang memunggungi Kuroka yang juga memunggunginya yang juga berubah menjadi putih )

Nani wo shitteita no?

( Layar kembali di ganti gambar acakan dari cerita ini )

QUESTION QUESTION doushite

( Layar kembali di ganti dengan Gambar Naruto yang berdiri di atas Menara Tokyo yang saat ini membelakangi Kamera )

QUESTION QUESTION kimi wa

( Layar kembali di ganti dengan Gambar progres lalu kembali ke menara tokyo yang sudah sepi di mana Naruto telah menghilang )

QUESTION QUESTION konna ini

( Layar kembali di ganti dengan Gambar Kurama yang membelakangi Kamera yang saat ini menghadap Tiga Naga Dewa )

Chikakute tooi no darou?

( layar kembali mundur hingga dari seluruh wajah terlihat hingga Naruto yang terakhir lalu kembali berubah menjadi judul cerita ini )

A/N : Jika bingung hampir seperti di Ansatsu.

.

Chapter 4 : The Black Army

.

" Heh! Kau menantangku? Kau tidak tahu siapa aku heh?! " balas Sasuke menantang.

Brak!

Seketika di belakang Sasuke datanglah seekor Naga berkepala delapan seperti Ular, Naruto yang melihat itu hanya santai karena baginya naga itu tidaklah membuatnya takut.

" Kau pasti tahu naga ini bukan? " tanya Sasuke sambil mengelus naganya.

" Heh, tentu aku tahu. Yamata Orochi, salah satu Naga terkuat kedua setelah The Nine Dragon Legend, dia berjenis Cretrugon di karenakan dia menguasai Tiga Element yaitu Api, Petir dan Tanah awalnya dia di kategorikan dalam Jenis Autro di karenakan persilangan hewannya namun karena elementnya dia di kategorikan menjadi Cretrugon. Aku dengar dari salah satu teman terdekatku dia adalah naga yang cukup kuat namun dia lebih rendah dari salah satu Naga terkuat dari The Nine Dragon Legend, yaitu Kyubi.

Aku dengar juga dia bahkan sempat menantang Kyubi tapi belum melakukan apa-apa dia sudah kalah dalam sekejap " jawab Naruto menjelaskan Naga Sasuke sambil mengejeknya, Yamata yang merasa di remehkan mendekatkan kepalanya ke arah Naruto dan menatapnya tajam.

[" Sebaiknya tutup mulutmu itu bocah, cerita itu bukanlah kebenaran kau bahkan tidak memiliki bukti untuk itu! "] ujar Yamata pada Naruto dan hanya di bahas dengan dengusan oleh Naruto.

" Heh, tentu aku punya, pada tahun 500 kau menantang Kyubi untuk menentukan siapa yang kuat tapi setelah di mulai Kyubi langsung mengalahkanmu dengan memutuskan seluruh kepalamu itu " balas Naruto menatap mata tajam Yamata dan di mata Naruto tidak ada rasa takut sama sekali saat menatap mata mengerikan Yamata

[" Dan itu tidak membuktikan perkataanmu itu! "] balas Yamata masih tidak terima.

" Baiklah jika belum.. " gantung Naruto

Sriiing!

Seketika sebuah runcingan Tombak petir biru Naruto telah ada di ujung leher salah satu kepala naga Yamata " Bagaimana jika aku menebas ketujuh kepalamu itu, aku dengar kau memiliki kekuatan berdasarkan jumlah kepalamu itu, bagaimana jika aku tebas tujuh kepalamu itu? Apa kau akan percaya? " lanjut Naruto menantang Yamata

" Yamata kembalilah aku tidak ingin kau terluka sebelum Dragon Champions " perintah Sasuke, sementara Naga Yamata hanya mengeram lalu mundur dan berdiri di belakang Sasuke.

" Heh! Nagamu itu terlalu angkuh Sasuke sama sepertimu orang yang tidak pernah mengakui kekalahannya " ucap Naruto meremehkan Sasuke.

[" Beraninya kau mengejek tuanku!? "] ujar Yamata murka karena tuannya di remehkan.

" Heh! Memang kenapa Ular bodoh, kau mau memakanku? " balas Naruto menantang Yamata, Yamata yang mendengar itu mengeram dan memutar tubuhnya ke arah Naruto " Irina-san pinjamkan Mimic padaku " perintah Naruto

" Danchou gunakanlah " ujar Irina menyerahkan pedangnya dengan begitu Naruto telah membawa dua senjata.

" Ayo kemarilah ular bodoh " ejek Naruto, Yamata yang terhina melesat ke arah Naruto, sementara Naruto menyeringai lalu melempar tombak petirnya ke atas.

Sret!

Setelah itu Naruto mengubah posisi santainya menjadi posisi bertarung dengan kaki kiri di arahkan kedepan dengan sedikit di tekuk kaki kanan di tekuk kesamping, tangan kiri bergerak kedepan sementara tangan kanannya bergerak kebelakang dengan pedang mimic yang perlahan mengeluarkan api merah.

Swuuuuush!

Setelah itu Naruto langsung menebaskan pedangnya dengan gerakan tangan memutar 360 derajat dan setelah itu Naruto langsung di kelilingi api dan perlahan api itu berubah menjadi tengkorak naga dengan api, Semua yang melihat perubahan pedang di pengang Naruto terkejut.

Yamata yang melihat naga itu memandang remeh dan tetap melesat ke arah Naga Api itu. Namun Naruto yang melihat itu menyeringai kemenangan.

Srush! Duak! Jrak! Boom! Jgleeeerr!

Seketika Naga Naruto langsung berputar melindungi Naruto membuat Yamata terpental kembali begitu tertabrak, begitu terpental Naga Naruto langsung menggigit leher Yamata lalu menghantamnya ke tanah dan mengunci satu kepala Yamata, tujuh Kepala yang akan membebaskan satu kepalanya seketika lenyap begitu tujuh Kilat petir menyambarnya, Yamata yang kehilangan tujuh kepalanya melemah karena tujuh energinya telah hilang.

Semua yang melihat kejadian tak terduga itu terdiam karena tidak menyangka Naruto benar-benar melakukan tindakannya dengan menghilangkan tujuh kepala Yamata, dan perkataan Naruto terbukti dimana Yamata saat ini mencoba melawan dengan lemas kuncian Naga Naruto.

Naruto yang melihat itu menarik perintah pada Naganya dan membuat Naga api itu mengelilingi dirinya seperti melindunginya " Bagaimana? Perkataanku benar bukan? Dan kau sudah salah melawan naga buatanku ini, dia bernama Trendukora, Naga pedang perubahan tertinggi dari Mimic " Ucap Naruto sambil mengelus kepala Naganya.

" Aku mendapatkan ide ini karena aku ingin sekali memiliki Partner Naga tapi, karena aku tidak punya aku membuatnya dengan memikirkan Naga yang aku sukai dan lahirlah Trendukora, awalnya aku berniat membuat wujud naga tapi Dalam Wujud Pedang ini dia terlihat lebih luar biasa " ucap Naruto menjelaskan tentang Naganya itu.

" Mimic adalah sebuah pedang buatan ketiga setelah pedang milik Garbiel-san, bahannya juga sama dengan pedang Gabriel karena aku membaginya menjadi tujuh pedang dan sekarang sudah ada tiga pedang buatan dari bahan bintang.

Mimic juga merupakan pedang apa saja dia bisa berubah sesuai dengan keinginan pemiliknya dan juga berdasarkan Imajinasi dari sang pengguna walaupun kau hanya berdiri dan membayangkan dan pikirkan bagaimana menyerang musuhmu maka naga ini akan langsung melakukan seperti yang ada di pikiranmu " lanjut Naruto menjelaskan tentang pedang di tangannya.

" Lalu Trendukora adalah Naga yang terbuat dari tulang naga, aku juga sudah mengganti sel tulang naganya menjadi baja dan Metal jadi saat Kau menabraknya maka kau akan terpental karena kuatnya tulangnya dan ini adalah pedang kesukaanku yang terhebat dari 1000 pedang " jelas Naruto lagi lalu mengembalikan wujud pedangnya ke bentuk Katana.

" Kau... " gumam Sasuke dingin, sementara Naruto hanya menatap Sasuke dengan tatapan santai atau lebih tepatnya acuh " Beraninya kau melukai Yamata! " teriak Sasuke marah dan mulai mengeluarkan kekuatannya hingga keluar aura Ungu.

" Danchou " gumam Kiba, Naruto yang tahu apa yang ingin di ucapkan Kouhainya.

" Ya, Aku tahu " balas Naruto santai. Di depan Naruto saat ini terlihat Sasuke sudah mengeluarkan kekuatannya, di seluruh Tubuh Sasuke saat ini terlibat sosok mengerikan telah mengarahkan sebuah panah petir dengan api hitam ke arahnya, Naruto yang melihat itu hanya santai namun terlihat genggaman Naruto pada tombaknya mengerat hingga mengeluarkan percikan petir.

" Rasakan ini! " teriak Sasuke [" Genchoku Sendosusano! "] lanjut Sasuke melepaskan panahnya.

[" Hyogontenko! "]

Pyaaaaarsh!

Seketika panah itu terhenti oleh bongkahan Es besar yang menguncinya sementara Runcing Panah Sasuke telah berada beberapa senti dari wajahnya.

Wush! Taaang!

Dengan keras Koneko langsung memukul ke udara panah itu hingga terpental ke langit, Naruto yang melihat itu masih fokus kedepan dan di depannya sudah berdiri Sona beserta perempuan berambut hitam panjang berdiri di samping Sona, di tangan mereka terdapat tombak dengan lambang Dua Bulan Sabit yang saling membelakangi Naruto yang tahu senjata itu juga tersenyum.

" Hoo~ The Twins Moonskah? Aku tidak menyangka rupanya dua bulan sabit bersaudara itu di miliki oleh kalian " gumam Naruto, ketika melihat senjata Sona.

" Sebenarnya ada apa di sini sampai-sampai membuat keributan? " tanya Sona sambil melirik Naruto yang ada di belakangnya.

" Tidak ada " balas Naruto singkat.

" Justru merekalah yang membuatnya lebih dulu Kaichou, mereka mengganggu kami dan menantang kami, tentu Danchou menolaknya tapi dia keras kepala dan tetap memaksa Danchou untuk melawannya.

Tapi Danchou tetap tidak mau sampai-sampai Naga si pantat ayam itu menyerang Danchou karena baru mengejeknya saja, jika di biarkan kami bisa saja Danchou bisa terluka tapi Danchou membalas serangan naga itu dan tiba-tiba dia marah dan menyerang kami kembali " lanjut Koneko menjelaskan kejadiannya yang sebenarnya.

" tutup mulutmu itu bocah loli! " balas Sasuke tidak terima.

" Heh! Rupanya Danchou benar kau orang yang tidak pernah mengaku ne Teme " gumam Xenovia

" Sudah cukup! " bentak perempuan di samping Sona " Aku sebagai panitia dari Dragon Champions memperingatkan tidak boleh ada pertarungan sampai Dragon Champions berlangsung jika ada maka mereka akan kami diskualifikasi dari Dragon Champions " lanjut perempuan itu, Sasuke yang mendengar itu mendecih dan menghilangkan kekuatannya bagaimanapun perempuan di hadapannya bukanlah orang sembarangan.

" Siapa dia? " tanya Naruto sambil berbisik pada Kiba di sampingnya.

" Danchou belum tahu? Dia salah satu panitia dari Dragon Champions, dia bernama Serafall Sitri, kakak dari Kaichou " jawab Kiba mengenalkan perempuan di depannya, Naruto yang baru tahu seketika terkejut.

" Heh! Kau tidak bercanda bukan? " kejut Naruto membuat Sona dan Serafall menoleh ke arahnya " Ka-Kau yakin mereka kakak-adik? Ta-Tapi... " gumam Naruto melihat sesuatu yang ganjal dari kedua perempuan yang berbeda itu.

" Kenapa satu besar dan Satu kecil " lanjut Naruto dengan polosnya, Serafall yang tahu ucapan Naruto memerah begitu juga Sona bukan karena malu tapi marah.

" Jangan membandingkan milikku dengan kakakku ini kuning!? " bentak Sona membuat Naruto mundur beberapa langkah dan bersembunyi di belakang Kiba

" Danchou, apa kau takut dengan wanita marah? " tanya Kiba Sweatdrop melihat Danchounya takut dengan perempuan yang marah .

" He-Hey! Asal kau tahu jika perempuan marah itu adalah pertanda bahaya akan nyawa, jika kau merasakannya sendiri kau pasti akan ketakutan nanti " balas Naruto sambil tergagap.

" Ara- Ara jadi ini pemuda yang Jenius itu? Fufufu rupanya dia mesum juga ne " gumam Serafall melipat tangannya di dua Asetnya membuatnya semakin besar.

" He-Hey! Aku tidak seperti itu tahu " balas Naruto tidak terima di bilang mesum.

" Ara benarkah? " tanya Serafall mendekatkan dirinya pada Naruto sementara Kiba sudah menjauh membuat Naruto panik.

" He-Hey, apa yang ingin kau lakukan? " tanya Naruto gelagapan begitu Serafall mengimpitnya hingga bersandar pada pohon.

" Fufufu~ Hanya memastikan benarkah kau itu tidak mesum " jawab Serafall memperdekat jaraknya hingga dadanya menyentuh dada Naruto.

Wajah Naruto seketika memerah malu, Serafall yang melihat itu tersenyum puas " Ara jadi benar kau mesum ne~ pemuda-kun " goda Serafall.

" Onee-san ingatlah tujuan kita di sini " ucap Sona memperingati kakaknya, dari awal dia sudah tidak suka melihat orang yang menarik perhatiannya itu di goda oleh kakaknya itu.

" A-Ah! Benar tehehe " gumam Serafall tertawa tidak bersalah " Baiklah aku sebagai Panitia Mengumumkan pertandingan Dragon Champion akan di adakan 9 hari lagi tapi, sekarang aku akan memberitahu bahwa Dragon Champions kali ini sangatlah berbeda dari 4 tahun yang lalu.

Dragon Champions Kali ini akan di adakan 10 pertandingan dalam waktu kurang lebih 3 bulan. Syarat memasuki Lomba ini adalah seorang penunggang harus memiliki sebuah kelompok untuk berlomba karena setiap yang kalah kelompok akan di diskualifikasi satu orang.

Urutan Lomba akan aku jelaskan dari sekarang, Urutan pertama ada Racing Dragon, ke dua The Target Dragon, Ke tiga The Ring Dragon, ke empat The Mountain Dragon, ke lima The Sea Dragon, Ke enam The Battle Dragon, ke tujuh Tournament, kedelapan, kesembilan dan ke sepuluh juga sama Tournament dengan kata lain Tournament akan di adakan empat kali.

Untuk aturan pertandingan akan di beritahukan saat lomba nanti untuk saat ini itu saja yang bisa saya beritahu, ada pertanyaan? " jelas Serafall panjang lebar lalu bertanya pada murid di sekitarnya.

" Etto... Jika satu kelompok itu sedikit orangnya dan jika mereka kalah semua hingga orang terakhir apakah mereka akan langsung gagal? " tanya Irina dan di dapatkan anggukan oleh Serafall.

" Oh bagus, kelompok Kita hanya berisi lima orang apa yang bisa kita lakukan hingga bertahan dari 10 lomba itu " gumam Xenovia menggerutu.

" hey, tenanglah walaupun begitu aku tidak akan membiarkan kita kalah dalam lomba ini " ucap Naruto menenangkan Kouhainya.

" Dan juga para peserta di larang menyerang peserta lainnya sebelum lomba, jika ada maka mereka akan langsung di diskualifikasi itu adalah perintah dari ketua panitia Tsunade-sama " Lanjut Sona, Naruto yang mendengar nama terakhir itu menghela nafasnya, rupanya neneknya itu telah membuat peraturan ketat.

" Cih, apa boleh buat, ayo kita pergi " ucap Sasuke mengajak kelompoknya sementara yang pingsan dengan tak berdosa Tsubaki membekukan mereka dan membawa mereka dengan melayangkan mereka.

" Sampai ketemu lagi Mata empat " ucap Tsubaki sebelum pergi sementara Sona hanya menatap lirih Tsubaki.

" Onee-san ayo kita kembali " ajak Sona berjalan lebih dulu sementara Serafall menatap Naruto dengan tatapan menggoda.

" Jaa Ne, Na~ru~to~kun " ucap Serafall dengan nada seksual lalu pergi dari sana meninggalkan Naruto dengan wajah memerah.

.

Beberapa menit setelah semua pergi kecuali kelompok Naruto.

.

Brak! Brak! Brak!

Terlihat saat Ini Naruto memukul pohon dengan liar seperti orang gila sementara Para Kouhainya hanya menatap Sweatdrop Danchou mereka.

" Ero-jiji sialan! Ero-jiji sialan! " rancau Naruto sambil terus memukul pohon di hadapannya.

" Etto.. Ada apa dengannya? " tanya Irina menatap Danchou mereka yang menjadi liar.

" mungkin Godaan Serafall-senpai yang membuatnya begitu " gumam Kiba menyampaikan pendapatnya.

" Aargghhhhhh! ERO-JIJI SIALAN! "

.

Skip Time

13.00 PM

Ruangan Tsunade

.

Setelah melepaskan hasrat liarnya (?) Naruto memutuskan menenangkan dirinya di ruangan neneknya bersama Asia yang memangku kepalanya, entah kenapa setelah Asia memangkunya dirinya menjadi tenang.

Asia datang begitu mendengar teriakan kakaknya dan menarik kakaknya itu keruangan ibunya dan akhirnya jadi begini.

" Hihi aku lupa jika Nii-san memiliki rasa malu terhadap wanita jika wanita itu menggoda Nii-san " kikik Asia mengingat sifat Naruto yang mudah malu terhadap perempuan yang menggodanya.

" Mo-Mou~ Aku bukanlah seperti itu " balas Naruto merona tipis.

" Hihihi, Nii-san kawaii " gumam kecil Asia " Ne Nii-san apakah kau sudah melupakan dia? " tanya Asia membuat suasana di sana hening.

Seketika tatapan Naruto kosong saat tahu siapa yang di bicarakan Asia, Sebagai Jawaban Naruto memutar tubuhnya menghadap ke arah perut Asia bermaksud menyembunyikan wajahnya di antara perut Asia.

" Tidak ya... " gumam Asia lirih, tangan Asia terkepal karena sesuatu masa lalu yang membuat Naruto tidak begitu mengenal sesuatu yang namanya cinta lagi " Jangan Khawatir Nii-san, aku akan mengembalikan perasaan Nii-san terhadap perempuan lagi " bisik Asia lirih.

" Asia janji, Nii-san akan kembali mencintai wanita yang Nii-san cintai, Tidak dengan wanita jalang itu, jika Asia bertemu dengannya, Asia janji, penyesalan Nii-san akan Asia balaskan " bisik Asia mengeluarkan Aura hitam di tangannya.

.

Skip again

15.00 PM

.

Naruto yang tertidur akhirnya terbangun dari tidurnya dan seketika dirinya terkejut mendapati Asia tertidur di atas tubuhnya, Naruto yang merasa bersalah mengelus rambut Asia.

" Gomen Asia-chan sepertinya Nii-san membuatmu tertidur karena Nii-san tertidur " bisik Naruto lalu mengubah posisinya dengan perlahan agar tidak membangunkan Asia.

Setelah membaringkan Asia di sofa, Naruto bangun dari posisinya dan menatap Asia yang tertidur dengan wajah polos di sofa.

" Apakah enak memandangi adikmu yang tidur Naruto? " suara instruksi itu mengejutkan Naruto membuat menoleh kebelakang dan menatapi Tsunade dengan menatapnya dengan tatapan menggoda.

" Baa-chan apa maksudmu? Aku hanya melihat Asia-chan tertidur, apa itu salah? " balas Naruto menjelaskan sementara Tsunade hanya tersenyum dengan penjelasan Naruto.

" Aku harap kau tidak menyakit adikmu ini Naruto " ucap Tsunade mengancam Naruto, Naruto yang di ancam hanya mengangkat bahu acuh.

" Untuk apa juga aku menyakiti adik sepupuku sendiri " balas Naruto tidak takut dengan ancaman Tsunade.

" Huh, dasar " dengus Tsunade " Naruto, kau nanti malam di panggil Oleh Hiruzen-jiji, ada yang ingin dia bicarakan denganmu " lanjut Tsunade memberi kabar.

" Benarkah?. Ah... Sudah lama sekali aku tidak bertemu dengan jiji, aku penasaran apa yang membuat jiji ingin bertemu denganku " gumam Naruto sendiri.

" Jaa kalau begitu sampai bertemu lagi Baa-chan, aku harus pergi Ke DSA untuk mengambil keperluanku di sana, Jaa ne! " ucap Naruto langsung pergi dengan teleportasi membuat Tsunade hanya menghela nafasnya

.

Skip Time again

19.00 PM

Gedung pemimpin Kota Konoha.

.

Tap! Tap! Tap! Tap!

Terlihat di gedung yang cukup besar tepat bagian lorong paling atas, terdapat Naruto yang berjalan santai menuju ruangan pemimpin Kota Konoha, dia mendapat panggilan dari pemimpin untuk datang dengan alasan urusan penting, lagi pula dia juga sudah lama tidak bertemu dengan pemimpin Konoha yang sudah menjadi bagian keluarganya itu.

Tap! Jglek!

Seketika langkah Naruto berhenti dan saat itu juga lampu di lorong itu mati, Naruto yang tahu akan terjadi menghela nafasnya lalu mengetik hologramnya

[" Weapon Thundreton Spears Activity "]

Bzit! Trank!

Setelah mengeluarkan Senjatanya dan cahaya dari jamnya menghilang seketika cahaya percikan api muncul dari kegelapan dan terlihat Naruto tengah menahan dua pedang dari dua sosok di atasnya.

Trank! Tink! Sret! Trank!

Suara benturan dan percikan api terus terdengar dan itu membuktikan terjadi pertarungan sengit di tempat itu.

Jglek! Trank!

Lampu di lorong itu kembali menyala dan saat ini rupanya Naruto sudah ada di dalam ruangan pemimpin konoha dengan menahan empat pedang di setiap sisinya, sang pemimpin Konoha yang melihat aksi pemuda di depannya tersenyum.

" Wah-wah sepertinya kau semakin hebat Naruto-kun " ucap pria tua itu memuji Naruto.

" Aku sudah hafal betul setiap serangan mereka jiji, lagi pula aku bukan anak usia 14 tahun yang ketakutan saat itu karena kejahilanmu ini " balas Naruto mendorong ke empat senjata itu dan mendekati orang yang dia panggil kakek.

" Hahahaha, ya kau benar, senang bisa bertemu lagi denganmu Naruto-kun " ucap sang Jiji pada Naruto sambil memeluk Naruto.

" Lama juga tidak bertemu Hiruzen-jiji " balas Naruto memeluk kakeknya itu " dan juga lama tidak merasakan senjata kalian Shizuka-nee, Raynare-nee, Dohnassek-nii, Kalawarne-nee " ucap Naruto pada empat orang di belakangnya yang sudah dia anggap kakak.

" Wah, kau semakin hebat saja Naruto apa lagi saat di kegelapan seperti itu, aku tidak menyangka kau tahu akan serangan kami di kegelapan itu " puji Dohnassek pada orang yang sudah dia anggap adik.

" Heh, aku sudah terbiasa Dohna-nii, lagi pula kau lupa aku ada ini " balas Naruto merendahkan dirinya dan menunjuk jamnya itu " Lalu apa yang ingin Jiji katakan padaku, aku dengar dari Baa-chan bahwa Jiji ingin menemuiku? " tanya Naruto pada kakeknya.

" Naruto-kun aku dengar kau kemarin di serang oleh sosok yang tidak kau kenal apa itu benar? " tanya Hiruzen di jawab anggukan oleh Naruto " Bisa kau sebutkan ciri-ciri mereka? " tanya Hiruzen lagi.

" Mereka menggunakan naga hitam, topeng menyerupai hewan dan pakaian bertudung hitam " jawab Naruto, Hiruzen yang tahu siapa hanya bisa menghela nafasnya.

" Naruto-kun, kumohon berhati-hatilah dengan mereka, mereka adalah anak buah Danzo, The Black Army. Kau pasti tahu arti nama itu bukan? " ucap Hiruzen memberitahu dan bertanya pada cucunya.

" Maksud Jiji adalah Pasukan Gelap yang ada di bawah konoha ini? " tebak Naruto dan di jawab anggukan oleh Hiruzen.

" Tapi kenapa mereka harus menyerang Naruto-kun? " tanya Raynare yang baru tahu akan berita ini.

" Danzo adalah orang yang Serakah dan haus akan kepimpinan, dia berniat mencuri jammu itu, aku tidak tahu apa yang ada di jam itu tapi yang pasti jammu itu menyimpan sesuatu yang kuat membuatnya ingin sekali mengincarnya " ucap Hiruzen, Naruto yang mendengar itu menatap jamnya lalu mengotak-atiknya hingga memperlihatkan Sebuah Bola cahaya biru.

" Aku yakin pasti dia mencari ini " gumam Naruto ketika melihat bola sebesar kelereng itu.

" Apa itu Naruto-kun? " tanya Shizuka yang melihat gambar di jam Naruto.

" Aku menemukan ini di usia 13 tahun, sampai saat ini aku masih menyimpannya karena ini benda yang cukup berbahaya. Aku mengeceknya saat usia 16 tahun dengan alat-alatku dan ini rupanya adalah hasil proyek dari MDW, Military Dragon Wars.

Kalian pasti ingat tentang Pempublisan tentang senjata ampuh yang dapat meratakan satu kota dan senjata itu bernama The Shaphire itu di karenakan senjatanya yang berwarna biru seperti laut.

Kabar mengatakan dua dari senjata ini telah di curi satu dan saat ini tidak diketahui siapa yang mencurinya, aku dengar 3 tahun senjata itu tidak di temukan dan aku yakin merekalah yang mencuri senjata ini hingga senjata ini jatuh ketanganku tanpa sengaja dari udara.

Aku terus menyimpannya karena aku tidak tahu apa benda ini namun akhirnya aku tahu benda yang sangat berbahaya ini " jelas Naruto mengenai bola biru itu.

Military Dragons Wars adalah sebuah tempat pembuatan senjata perang kedua setelah DSA, namun tempat ini adalah tempat menciptakan senjata-senjata mematikan yang cukup berbahaya. Military Dragons Wars juga merupakan sebuah kelompok penunggang Naga untuk berperang.

Jika Akademi The Study Dragons adalah kelompok penunggang naga untuk melindungi Kota maka Military Dragons Wars adalah kelompok penunggang naga yang bertarung untuk di luar kota.

Lalu The Shaphire, sebuah senjata berbentuk bola kecil berwarna biru yang dapat menghancurkan satu kota, seperti di katakan Naruto, senjata itu di buat oleh MDW untuk persenjataan Konoha namun senjata itu telah di curi satu dari dua senjata.

" Kenapa kau tidak menghancurkannya saja Naruto-kun? " Tanya Kalawarne

" Aku takut senjata itu akan meledak di kota kita Kala-nee, jadi aku menyimpannya jika aku perlu aku akan menggunakannya " jawab Naruto lalu mematikan jamnya.

" Tapi karena itu kau di buru oleh Danzo, Naruto-kun? " ucap Shizuka khawatir namun hanya mendapat senyuman tenang dari Naruto.

" Jangan khawatir Shizuka-nee, jika dia ingin berurusan denganku dia harus melewati Redurora milikku dulu " ucap Naruto menenangkan Shizuka.

Redurora adalah senjata kedua setelah mimic bisa di katakan kembaran mimic dengan kata lain Redurora adalah Naga pedang kedua setelah Trendukora.

" Apa hanya itu jiji ingin bicarakan? " tanya Naruto.

" Tidak, masih ada sedikit ini mengenai Dragons Champions yang di adakan di kota kita, aku memberitahumu bahwa kelima negara besar akan datang kelomba itu. Dan beberapa dari mereka memiliki beberapa The Nine Legend Dragons, dengan kata lain Delapan Dari The Nine Legends akan berkumpul kembali.

Aku ingin memperingatkanmu untuk berhati-hati Naruto-kun jika ke delapan Naga itu bertemu mungkin akan terjadi sesuatu yang berbahaya, tolong berhati-hatilah saat lomba nanti " ucap Hiruzen sambil menepuk pundak Naruto, Naruto yang mendengar itu terdiam delapan dari The Nine Legend Dragon akan berkumpul di konoha oh~ itu sungguh luar biasa pikir Naruto.

" Baiklah Naruto-kun hanya itu yang ingin aku bicarakan denganmu, jika Danzo masih mengincarmu aku akan mengirim orang terpecayaku untuk melindungimu " lanjut Hiruzen menyelesaikan pembicaraan.

" Berarti Jiji sudah tahu kalau aku akan ikut lomba? " Hiruzen mengangguk sebagai jawaban.

" Semoga kau nanti menang Naruto-kun " ucap Hiruzen memberi semangat.

" Hehe, baiklah aku akan berjuang. " gumam Naruto tertawa kecil " Baiklah Jaa ne Minna " ucap Naruto.

[" Teleport Activity "]

Sriiing!

Seketika tubuh Naruto menjadi cahaya lalu menghilang dari ruangan itu meninggalkan mereka semua.

.

20.00 PM

DSA Weapon Dragon

Naruto Room

.

Di ruangan Naruto saat ini terlihat Naruto tengah duduk di kursi kerja miliknya sambil melihat layar besar hologramnya, Naruto terus menatap hologramnya sambil berpikir, setelah sekian lama Naruto langsung bangkit dari kursinya sambil menyentuh layarnya dengan cepat.

Sing! Sing! Sing! Sing! Sing!

Setelah itu keluar lima data hologram dengan gambar pertama sebuah kendaraan satu roda besar dari besi, gambar kedua Motor Ninja dengan empat roda, gambar ke tiga papan sketboard dengan jet mesin di bawahnya, gambar ke empat Jet Pack, dan gambar ke lima adalah senjata pedang berjenis pedang kesatria dengan banyak element.

" baiklah, ayo kita mulai membuat " gumam Naruto menyeringai.

.

~ Naruto : The Dragon Future ~

.

Jum'at, 14 Oktober 2090

Akademi The Study Dragon

06.30 AM

.

Di pagi yang cerah terlihat di Study Dragon terlihat para murid telah berkumpul dengan naga mereka karena hari ini adalah hari di mana para pengikut lomba akan melakukan latihan untuk lomba mereka dan mencari anggota untuk lomba.

Akademi The Study Dragon Mencangkup Para penunggang naga dari kelas bawah hingga tinggi di karenakan besarnya sekolah dengan luas 20 Hektar. Akademi yang memiliki 10 gedung besar yang mengelilingi sebuah halaman awal sekolah ini terkenal karena pendidikannya.

Bruuuumm~

Para murid yang lewat seketika menoleh ke suara nyaring kendaraan dan mereka melihat Naruto datang dengan sebuah kendaraan bermotor beroda empat miliknya, semua yang melihat itu terkagum dengan kendaraan Naruto.

Syuut!

Setelah Naruto turun dari kendaraannya Motor itu seketika berubah menjadi Bola mekanik dengan inti biru " Ah, Danchou kau sudah datang " gumam Kiba ketika melihat Danchounya sudah datang.

" Iya, aku ingin cepat-cepat melakukan latihan kita " ucap Naruto memasukkan bolanya ke jamnya, lalu merapikan penampilannya.

Di Akademi The Study Dragon menggunakan pakaian sekolah seperti biasa, pakaian mereka menggunakan kemeja putih lengan panjang di balut dengan Kemeja Hitam lengan panjang, namun ada juga Kemeja hitam lengan bolong ( kayak nagisa di antsatsu, ) dan menggunakan celana dan rok berwarna hitam

" Ngomong-ngomong Danchou, apa itu tadi? " tanya Xenovia ketika melihat kendaraan Naruto.

" Oh itu? Tadi itu MWT, Motorcycle Weapon Turbo. Kendaraan baru milikku dengan ini aku tidak perlu naga untuk pergi kemanapun " jawab Naruto.

" Naruto-nii-san! " seketika Naruto menoleh dan dia melihat Asia datang dengan wajah cemberut bersama Huruko.

" Asia-chan/san " gumam Mereka ketika melihat Asia datang.

Nyit!

" Ittai! " lenguh Naruto ketika Asia mencubit pipinya.

" Baka Nii-san, kau pergi pagi-pagi dan bahkan belum sarapan, nanti jika Nii-san sakit bagaimana? " omel Asia sambil membuat wajah kesal.

" I-Ittai! Baik-baik maafkan Nii-san " sesal Naruto, Asia yang mendengar itu melepaskan cubitannya dan memasang wajah cemberut.

" Apa Senpai yang namanya Naruto-senpai? " seketika semua kembali mengalihkan pandangan mereka ketika melihat empat gadis perempuan dengan berbeda rambut datang ke arah mereka, Naruto yang merasa di tanya mendekati mereka.

" Benar, namaku Naruto, ada yang bisa saya bantu nona-nona? " tanya Naruto lembut membuat mereka merona.

" Fufufu~ bukan hanya tampan tapi sopan juga " gumam perempuan berambut kuning tertawa halus.

" Salam kenal Naruto-senpai, namaku Julis Alexia Van Riessfeld, aku murid kelas 10-A, pemegang senjata pedang api, Suzaheki. Kekuatanku juga berjenis api, salam kenal Naruto-senpai " ucap perempuan berambut pink bernama Julis.

" Namaku Sasamiya Saya, anak dari Produser desain dari tempat DSA, Saya dari kelas 10-C, saya mirip dengan Senpai, senjata saya adalah senjata masa depan dengan nama Lux Grenade Launcher Type 38, dan Helnekrom, salam kenal Naruto-senpai " ucap perempuan berambut biru bertubuh loli dengan datar.

" Ara namaku Claudia Enfield, saya dari kelas 11-C, saya pemegang dua senjata bernama Pan dan Dora, kemampuanku berdasarkan senjataku, dimana aku bisa melihat kejadian 10 detik ke depan, salam kenal Naruto-kun " ucap perempuan berambut kuning dengan tatapan menggoda membuat wajah Naruto merona.

" Namaku Toudou Kirin, saya dari kelas 11-A, senjata saya adalah Katana bernama Kintorin, saya tidak memiliki kemampuan ataupun yang lainnya karena saya bertarung dengan katana saja, salam kenal Senpai " ucap Perempuan berambut putih kesilveran bernama Kirin memperkenalkan namanya.

" Oh, salam kenal kalian semua " balas Naruto " tadi aku dengar dari Sasamiya-san bahwa ayahmu itu salah satu Produser Desain di DSA, apa nama ayahmu itu Sasamiya Tenko? " tanya Naruto dan di jawab anggukan oleh Saya.

" Ah benar juga, ayahmu sering meminta bantuan denganku untuk membuat senjata untuk anaknya dan dia juga sudah banyak berkorban di tempatku, aku tidak percaya bahwa senjata itu untuk Anda Sasamiya-san " gumam Naruto lagi lalu tersenyum tipis pada Saya.

" Lalu Claudia-san, kau bilang tadi senjatamu itu adalah Pan dan Dora bukan? " tanya Naruto pada Claudia dan di jawab anggukan olehnya " Hahaha, aku tidak menyangka senjata penglihatan singkat itu ada di tangan perempuan cantik sepertimu, sudah lama sekali aku tidak mendengar kabar dari dua senjata saudara itu " lanjut Naruto berucap dengan polos memuji Claudia membuat wajahnya memerah.

" Lalu Toudou-san, aku tidak menyangka masih ada orang yang sama sepertiku dan dirimu, tapi apa kau sudah memiliki Partner Naga? " tanya Naruto dan di jawab anggukan olehnya " Berarti kita sedikit berbeda dalam hal kendaraan, memang benar aku tidak pernah memiliki kekuatan walaupun aku punya aku sudah lama mengeluarkannya dan aku hanya bergantung dengan senjataku, tapi kau lebih hebat dariku karena kau bertahan hanya dengan Katana terkuat dan tertajam dengan serpihan dari Kusanagi dan Totsuka yaitu Kintorin, kau lebih hebat dariku " ucap Naruto sambil tersenyum pada Kirin.

" Ah senpai bisa saja " ucap Kirin merendah.

" Lalu apa yang kalian inginkan dari Danchou? " tanya Xenovia pada mereka berempat

" Kami dengar kalian kekurangan anggota jadi kami ingin ikut kelompok kalian dan juga ini pertama kalinya kami ikut dan juga kami ingin membantu kalian menutup mulut besar kelompok Sasuke-senpai itu " jawab Julis menjelaskan tujuan mereka.

" Bagaimana ini Danchou? " tanya Kiba, Naruto yang mendengar pertanyaan itu berpikir, sementara yang lain menunggu.

" Hmhm, baiklah kalian boleh bergabung lagi pula semakin besar kelompok, semakin besar pula kekeluargaan kita " jawab Naruto menerima mereka membuat senyum mereka mengembang.

" Baiklah untuk latihan kali ini kita akan mengambil Traning Ground dekat hutan sekolah karena di sana kita akan melatih langsung senjata dan kekuatan kita, apa tidak masalah? " perintah Naruto sambil menanyai anggotanya.

" Tidak masalah Senpai, keputusan Senpai adalah keputusan kami juga " jawab Saya bijak.

" Tapi sebelum kalian ke sana lebih baik kita sarapan lebih dulu! " ucap Asia menarik lengan Naruto ke halaman akademi.

" He-Hey! Pe-pelan-pelan Asia-chan! " ucap Naruto tergagap karena Tarikan Asia.

" Ne, Danchou, sepertinya Asia menyayangimu " bisik Kiba membuat sebelah alis Naruto naik bingung.

" Menyayangi bagaimana? " tanya Naruto berbisik.

" kau tidak lihat sebegitu perhatiannya dia padamu Danchou? "

" Ah, mungkin itu hanya berdasarkan kakak dan adik " sangkal Naruto cepat, Kiba yang mendengar itu hanya menghela nafasnya.

.

Halaman Akademi

07.00 AM

.

Saat ini Naruto bersama anggotanya tengah duduk di bawah pohon sambil menunggu Naruto yang tengah memakan sarapannya yang di bawakan oleh Asia.

Naruto memakan lahap sarapannya karena kebetulan dirinya kelaparan sementara Asia hanya cemberut melihat tingkah kakaknya itu.

" Mou~ Nii-san makanya jika Nii-san kelaparan itu sebaiknya makanlah lebih dulu " omel Asia dan hanya mendapat senyuman dari Naruto.

" Baiklah, terima kasih Asia telah membawakan Sarapan Nii-san " ucap Naruto menyerahkan kotak makannya " lalu Apa Asia-chan akan ikut dengan Nii-san atau bagaimana? " tanya Naruto.

" Tidak, Asia akan kembali saja, lagi pula Asia tidak ingin mengganggu Nii-san " jawab Asia membereskan kotak makan Naruto lalu mendekati kakaknya itu.

Cup~

Sebuah kecupan menempel di bibir Naruto begitu Asia menciumnya, semua cengo seketika terutama Kiba, Xenovia, Koneko dan Irina " Semoga berhasil Nii-san " ucap Asia sebelum meninggalkan Naruto yang mematung.

" Etto.. " gumam Julis Tidak tahu harus berkata apa.

" Kiba, katakan kalau ini salah? " tanya Naruto memegangi bibirnya yang mendapat ciuman dari Asia

" Em, ini nyata Danchou " jawab Kiba dan seketika wajah Naruto memerah seperti cabai.

" A-Ahh~... A-Ayo kita ke tempat latihan kita " ajak Naruto dengan gotai karena kejadian tadi, sementara para anggotanya hanya mengikuti sambil membawa naga mereka.

.

Traning Ground

.

" Baiklah untuk memulai latihan kita, aku akan melihat senjata kalian lebih dulu, jadi keluarkan senjata kalian " ucap Naruto, semua yang mendengar itu langsung mengeluarkan senjata mereka.

" Ah, Lux Grenade Launcher Type 38 senjata buatan ayahmu dan Aku, apa kau bisa menggunakannya Sasamiya-san? " tanya Naruto ketika melihat Lux Grenade Launcher Type 38 buatan ayah Saya dan dirinya.

" Um, ayahku memodifikasinya untuk diriku dengan kursi kendali dan kaca mata pengendali ini, dengan ini aku bisa bergerak bebas seperti robot dan juga aku sudah memodifikasinya dengan type pelindung agar saat aku dalam type jarak jauh aku tidak akan terluka " jawab Saya menegakkan senjatanya ke atas.

" Oh, sugoii aku tidak menyangka otakmu dan ayahmu sangat pintar dan kau sudah bisa memodifikasi kekurangan senjatamu, aku bangga denganmu " puji Naruto membuat senyum tipis pada Bibir Saya.

" Lalu Pan dan Dora, Kintorin dan Suzaheki, untuk melihat kemampuan dari pemiliknya saat ini aku ingin kalian bersparing melawan Kiba, Xenovia, dan Irina, jangan sampai ada yang terluka parah cukup pojokkan lawanmu saja " ucap Naruto lagi, Kiba, Xenovia dan Irina yang mendengar itu memasang posisi begitu juga mereka.

" Sasamiya-san, Koneko-san kita mundur " ucap Naruto mundur beberapa langkah bersama dua anggotanya namun baru saja mau mundur Jam Naruto langsung membunyikan alarm dan menunjukkan 100 titik merah mendekati mereka.

" Semua berkumpul! " perintah Naruto langsung membuat lingkaran kecil bersama Anggotanya.

Brak! Brak! Brak! Brak!

Setelah itu mereka'pun langsung di kepung oleh banyak naga hitam yang di sebut dengan nama the black armys, Naruto yang tahu lambat laun akan terjadi langsung mengetik hologramnya.

[" Weapon Midrocremon Activity "]

Sing! Bziiit!

Swuuuuuush!

Lalu dari jam Naruto'pun keluar satu biji kecil dan langsung berubah menjadi pedang katana, setelah di genggam Pedang itu keluar dua aura api berwarna merah dan Biru, lalu pedang itu langsung berubah menjadi Dua Naga tulang dengan Api biru dan Merah langsung mengelilingi mereka bermaksud melindungi mereka.

Redurora adalah Dua tulang Naga Bersaudara dengan api yang berbeda, Redu adalah tulang Naga dengan Api biru sementara Rora adalah Naga dengan Api merah, mereka adalah perubahan kedua setelah senjata mimic milik Irina. Dalam Level, Redurora adalah terkuat setelah Trenkudora.

" Danchou siapa mereka? " tanya Koneko pada Naruto.

" Mereka adalah The Black Army, kalian jangan ada yang keluar dari Redurora, tetap di dalam kita akan berbicara dari sini saja " ucap Naruto memberi perintah sambil melirik sekitarnya.

Tap!

Salah satu dari mereka langsung berdiri di depan Naruto sementara Naruto menatap tajam sosok bertudung dengan topeng kucing di depannya saat ini " atas perintah Danzo, kau di suruh menyerahkan The Shaphire kembali " ucap sosok itu sambil mengulurkan tangannya, sementara Naruto yang telah menduga hanya menyeringai.

" Heh, maaf. Aku tidak akan memberikan alat itu pada orang serakah seperti pak tua itu " balas Naruto " Lagi pula jika aku tidak mau kenapa? " lanjut Naruto.

" Jika kau tidak mau kami terpaksa membunuh kalian " balas Sosok itu menjauh dan terlihat 20 ekor Naga siap menyemburkan api mereka.

[" Tridorka! "] ucap Naruto memutar pedangnya.

" Grooaaaaaar! "

Swuuuuush! Trank!

Seketika kedua Naga Naruto mengaung lalu berputar cepat hingga kulit mereka merapat lalu mengunci mereka bermaksud sebagai perisai.

" Xenovia, gunakan Teknik Earth Boom untuk menghancurkan tanah dan membuat naga mereka berhenti menyemburkan api, setelah itu aku ingin, Julis gunakan sihir apimu, aku akan membantumu dengan Rora, lalu Saya setelah aku mengalihkan perhatian mereka kau tembaklah mereka " perintah Naruto sementara yang di perintah melakukan perintah Naruto.

[" Earth Boom! "] teriak Xenovia siap menancapkan pedangnya.

Jleb! Krak! Krak! Blaaaar!

Setelahnya Xenovia langsung menancapkan pedangnya dan setelah itu tanah di sekitar retak dan hancur membuat para Naga berhenti menembakkan api.

Sruuuush!

[" Amaryllis "] ucap Julis membuat 20 bola api besar lalu melesatkannya ke beberapa titik begitu Redurora membuka tubuhnya.

" Hikke! Rora! " teriak Naruto menarik pedangnya lalu menebaskan pedangnya secara 360 derajat hingga tulang naga berapi merah itu langsung melesat ke arah musuhnya.

Siiiing! Twush! Twush!

Sementara itu Saya langsung mengumpulkan Energi pada senjatanya hingga membentuk bola lalu menembakkannya pada sasarannya.

Blaaar! Blaaar! Blaaar!

Sraash! Srash! Bruuuust!

Boooooom!

Para pasukan The Black Army perlahan termakan oleh ledakan, api dan boom dari kelompok Naruto, sisa-sisa pasukan The Black Army yang merasa tidak terima di kalahkan bersama-sama menembakkan kekuatan mereka ke arah Naruto dan yang lainnya.

" Heh! Tidak semudah itu, Redu! " gumam Naruto lalu menarik pedangnya lagi hingga Tulang Naga berapi biru berdiri di depan Naruto dengan membuka mulutnya.

[" Sengdullia! "] ucap Naruto.

Syuuuuuuuuut!

Perlahan sebuah hisapan terjadi pada mulut Redu dan menghisap segala serangan Dari The Black Army dan menjadikan kekuatannya, merasa ada bahaya mereka mulai bersiaga namun Naruto telah tahu akan hal itu.

" Tidak semudah itu untuk berlindung " ucap Naruto menebaskan sedikit pedangnya hingga Rora bergerak memutar begitu juga Redu yang memutar diri mereka di sekitar Naruto " Karena ini serangan yang tidak bisa di tahan " lanjut Naruto.

[" Sintenllia Grokullia! "] ucap Naruto menebaskan pedangnya secara berputar.

Syuut! Wush! Twuuuush!

Seketika kedua naga itu berputar seperti gasing lalu mengeluarkan Laser yang langsung menghancurkan segalanya dengan putaran 360 derajat secara berulang-ulang

Siing! Blaaaaaaaaar!

Seketika cahaya tipis menyinari hutan dekat Akademi The Study Dragon dan setelahnya terjadi ledakan besar hingga membuat kumpulan Asap besar, para murid yang masih ada di Akademi langsung terkejut akibat ledakan itu.

Kelompok Sasuke yang ada di ruangan mereka yang tengah metting langsung terkejut mendengar suara ledakan, namun bagi Sasuke. Sasuke sudah tahu ledakan itu di buat oleh siapa namun tidak tahu kenapa Naruto membuat ledakan itu.

.

Sementara itu di tempat Naruto terlihat asap tebal mengepul hingga ke langit hingga beberapa Naga pengawas terbang ke tempat itu, sementara di sisi kelompok Naruto terlihat mereka masih berdiri karena Redurora yang melindungi mereka, seluruh kelompok Naruto menatap terkejut tempat mereka sekarang luluh lantah dengan kawah hingga 30 Diameter lingkaran.

Mata Naruto melirik sekitarnya di mana pasukan The Black Army telah lenyap karena tekniknya namun Naruto merasa janggal karena firasatnya mengatakan masih ada yang hidup.

" Senpai! Penglihatanku melihat dua dari mereka telah melarikan diri menuju kota! " pekik Claudia, firasat Naruto yang benar langsung mengetik Hologramnya hingga memperlihatkan satu buah senjata besar.

[" Weapon Maiteno Activity "]

Siing!

Setelah mengeluarkannya Naruto menggigit gagang Redurora lalu memegang senjata besarnya itu yang sudah di naiki oleh Kirin.

" Hhhhhhhhh! " teriak Naruto mengayunkan pedang besarnya.

Twush!

Dengan cepat Kirin langsung melesat ke arah dua naga black Army yang berhasil kabur, melihat musuhnya Sudah dekat, Kirin langsung menebaskan dengan memutar tubuhnya hingga seperti pemotong daging.

Jraaash!

Salah satu penunggang berhasil terkena tebasan Kirin hingga terluka namun satunya lagi langsung kabur dengan cepat.

Wush! Grep!

Tepat sebelum menyentuh tanah karena terjatuh Julis dengan sayap apinya langsung menangkap Kirin lalu menurunkannya secara perlahan.

" Bagaimana Kirin-chan? " tanya Julis.

" Maaf aku hanya berhasil melukai satu saja " sesal Kirin.

" Bagaimana? " tanya Naruto yang baru saja sampai bersama yang lain.

" Dia hanya berhasil melukai satu saja senpai " jawab Julis dan di balas helaan nafas Naruto.

" Go-Gomen Naruto-senpai " sesal Kirin tergagap, Naruto yang mendengar itu mendekati Kirin lalu mengelus rambut halusnya itu.

" Hey, tidak perlu sedih, lagi pula aku memang ingin membiarkan hidup satu orang saja agar dia memberitahukan tuannya. Kau sudah melakukan yang terbaik Toudou-san " ucap Naruto sambil tersenyum lima jari hingga membuat Kirin merona malu.

" A-A-Ano... Etto... " gagap Kirin malu-malu " Bi-Bisakah Se-Senpai me-memanggil nama ke-kecilku j-juga, ji-jika a-aku memanggil s-senpai dengan n-nama kecil.. A-aku juga i-ingin Senpai memanggilku de-dengan nama kecilku " pinta Kirin dengan wajah memerah malu dan tergagap.

" Hey, tidak usah malu begitu, jika kau ingin tentu, sekarang aku akan memanggilmu Kirin-chan " ucap Naruto tersenyum, Kirin yang mendengar itu kembali memerah dan akhirnya kehilangan kesadaran hingga jatuh ke dalam pelukan Naruto.

" Are? Kirin-chan, Kirin-chan " oh Naruto sepertinya kau harus mempelajari arti cinta itu kembali..

.

Kana Nishino – Torisetsu

.

Kono tabi wa konna watashi wo erande kurete doumo arigatou

( layar memperlihatkan Naruto yang duduk di bawah pohon yang menunduk perlahan membuka matanya lalu menatap kota )

Goshiyou no mae ni kono toriatsukai setsumeisho wo yoku yonde

( Layar kembali di ganti Kurama yang tidur di hutan kematian perlahan membuka matanya )

Zutto tadashiku yasashiku atsukatte ne

( Lalu layar di ganti dengan Lengan Naruto yang berisi W.W.S Watch mengeluarkan pemberitahuan )

Itten mono ni tsuki henpin koukan wa uketsukemasen

( lalu layar di ganti dengan Naruto yang melihat jamnya mengeluarkan pemberitahuan mengecek pemberitahuan itu )

Goryoushou kudasai

( lalu layar memperlihatkan setengah wajah Naruto yang tersenyum tipis lalu berdiri dari duduknya )

Kyuu ni fukigen ni naru koto ga arimasu

( Layar kembali di ganti dengan Kiba yang berlatih di ruang Kendo )

wake wo kiite mau

( Layar kembali di ganti dengan wajah terkejut Kiba saat sesuatu di telinganya berkedip )

Kotaenai kuse ni hottoku to okorimasu

( Layar kembali di ganti dengan Koneko yang ada di kursi taman sedang memakan camilannya bersama burung-burung kecil )

Itsumo gomen ne

( layar kembali di ganti dengan wajah Kongko dari depan yang melihat ke arah kamera ketika sesuatu di telinganya juga berkedip )

Demo sonna toki wa korizu ini

( Layar kembali di ganti dengan Xenovia dan Irina yang tertidur di bawah pohon seketika terbangun ketika sesuatu di telinga mereka berkedip )

Tokoton tsukiatte agemashou

( Dengan semangat Mereka berdua bangun lalu berlari ke suatu tempat )

Teikiteki ni homeru to nagamochi shimasu

( layar di ganti dengan Asia yang ada di kursi dekat sekolah dalam keadaan tertidur )

Tsume ga kirei toka

( Layar kembali di ganti dengan wajah Asia dari depan seketika terbangun ketika di telinganya sesuatu berkedip )

Chiisana henka ni mo kidsuite agemashou

( Layar kembali di ganti dengan Julis, Claudia, Kirin dan Saya yang tengah berbincang di jalan )

Chanto mite ite

( Lalu layar kembali di ganti wajah mereka yang terkejut ketika sesuatu di telinga mereka berkedip )

Demo futotta toka yokei na koto wa Kidsukanakute ii kara ne

( Layar kembali di ganti Naruto yang bersandar di gerbang sekolah sedang menunggu seseorang, lalu seketika Naruto menoleh ke arah gerbang yang terbuka )

Moshimo sukoshi furuku natte kite

( lalu layar berpindah dari posisi Naruto menoleh ke arah gerbang dan terlihat Kiba, Xenovia, Irina, Asia, Julis, Kirin, Claudia, Sayadatang dengan nafas terengah-engah kecuali Koneko yang terakhir datang )

Meutsuri suru toki wa

( Layar lalu di ganti dengan wajah Naruto yang tersenyum tipis lalu mendekati mereka )

Futari ga hajimete deatta

( layar lalu memperlihatkan dari samping Naruto yang telah sampai di depan mereka saling tersenyum )

Ano hi wo omoidashite ne

( Lalu layar kembali di ganti dengan Naruto yang mengajak mereka berlari bersama lalu seketika layar putih sesaat )

Kore kara mo douzo yoroshiku ne Konna watashi dakedo waratte yurushite ne

( lalu layar seketika berubah menjadi tempat pantai dan dari samping keluar Naruto yang berlari bersama Kiba, Xenovia, Koneko, Asia dan Irina yang terlihat senang berlari bersama di pantai )

Zutto taisetsu ni shite ne

( layar seketika di ganti dengan terik matahari lalu kamera bergerak turun memperlihatkan Naruto, Kiba, Xenovia, Asia, Koneko dan Irina yang saling berkumpul bersama sambil saling merangkul )

Eikyuu hoshou no watashi dakara

( lalu layar kembali di ganti dengan gambar mereka yang saling berbisik lalu melompat bersama dengan senyum bahagia lalu kamera kembali bergerak ke atas memperlihatkan langit yang cerah )

TBC

Note : Yo! Bagaimana nih ceritanya semakin seru kah?

Hoho, kelompok Naruto bertambah lagi bro dan juga ada adegan Fightnya, setiap Chapter akan ada sedikit pertualangan dan pertarungan.

Lalu penjelasan sedikit mengenai naga karena setiap cerita lain tadi sudah ada penjelasannya di atas.

Naga bagi penunggang Naga yang dalam jenis biasa bernama Druntrigon. Druntrigon ada dalam jenis Crentrugon, naga berelement.

Awalnya cerita ini ingin di panjangin, tapi tidak bagus jika alurnya maju terlalu cepat. Jadi kita lakukan bertahap.

Untuk para Review yang menjawab siapa yang jahat hampir seluruhnya salah, dan jawaban yang tepat adalah Danzo.

Untuk Toneri, Orochimaru, Kinshiki, Momoshiki dan Obito masih lama dan akan muncul masih lama setelah Dragons Champions karena setelah itu pertualangan dimulai.

Lalu untuk Vali akan muncul beberapa Chapter setelah Dragons Champions selesai. Dan pertemuan Raja naga akan muncul di pertengahan Dragons Champions.

Lalu untuk Pair, mungkin hampir mirip dengan The Protector, tapi gak bakal lebih hingga 22 seperti di The Protector, paling 12 sajalah. Ini untuk menumbuhkan kembali keturunan Namikaze, gak masalah kan? :v.

Satte itu saja dari saya, dan sekarang coba kita jawab Beberapa Review di cerita ini.

. Exo = sudah update.

. .980 = salah bro. Thanks untuk semangatnya.

. Taiji = baju zirah akan ada tapi di gunakan jika bertempur ataupun bertugas.

. Archise = Hahaha. Jawabannya salah bro.

. UzuNami Tara 217 = Thanks. Dan untuk jawabanmu benar bro.

. Lollipoop = Itu mungkin saya pikirkan thanks untuk sarannya.

. okhyagustriawand = Thanks untuk semangatnya bro.

. Uchiha Sabai = akan saya usahakan.

. DeniTria = semua dalam teknik pengikat.

. 10 = Jawaban yang salah :v

. Namekhairul 523 = sudah sedikit panjang ini bro.

. auliaprimarahman = Jawaban yang salah.

. saputraluc000 = Salaaaaaaah! :v

. miyuki nishikin = salah juga.

. Nightmare99 = Akan di usahakan.

. Singgih570 = Setengah benar karena milih dua :v.

. Si Mesum Bangsat = ?

. Monkey D. Abrar = Salaaaaaaaaaaaaahmmmmph! (# Di bekep )

Yap itu saja dari saya, jika ada saran langsung Review, karena sedikit butuh saran. Saa! Hanya itu saja dari saya. Saya Dedek undur diri Jaa Na!

Please Review