Disclaimer :

Naruto © Masashi Kisimoto

High school dxd © Ichiei Ishibumi

Summray : Uzumaki Naruto, seorang pemuda yang dari lahir telah di takdirkan untuk menjaga masa depan dunia, namun awal kehidupannya harus merasakan sedikit kepahitan, namun seiringnya waktu berjalan kepahitan itu berubah menjadi manis.

Naruto : The Dragon Future

Pair : Naruto x Harem ( Hinata, Rias, Akeno, Gabriel, Sona, Tsubaki, Asia, Kirin, Claudia, Julis, Saya, Kuroka, Koneko ) #mungkin ada tambahan

Genre : Adventure, Fantasy, Little Romance, Humor, DLL.

Rate : M

Warning : Typo, OC, OOC, Multichap, jutsu buatan sendiri, alur berantakan, NotDxDTheme!, Alltheme is Future!, Smart!Naru, Incest!, Darkness Supranatural!

" Halo " berbicara

' Halo ' batin

[" Halo "] Dragon Bijuu

[' Halo '] batin Dragon Bijuu

.

3-Nen E-Gumi Utatan – Question

.

Fix Music First

( layar memperlihatkan punggung Naruto yang dari warna ungu berubah menjadi hitam, lalu di ganti dengan jam W.W.S berwarna kuning menjadi berwarna silver, lalu wajah Naruto yang menutup matanya seketika membuka matanya dengan seringai miliknya )

Fix Music Second

( Dari langit kamera bergerak turun hingga memperlihatkan kota konoha dengan Judul cerita ini, lalu judul cerita menghilang seperti hologram rusak )

Kimi no koto bakari omotteru

( Layar di ganti dengan gambar tiga gedung kaca yang mengeluarkan gambar Sasuke, Naruto dan Hinata )

Hoka no koto mienakunatteru

( Layar kembali di ganti dengan Lima gedung kaca yang mengeluarkan Gambar Rias, Akeno, Tsubaki, Gabriel dan Kuroka )

Kanarazu sono haato itomeru (chikau)

( Layar memperlihatkan Naruto yang memegang senjata Shiyaki miliknya di ruangan miliknya lalu melirik kebelakang dan tiba-tiba tubuh Naruto berubah menjadi hologram rusak hingga terlihat gambar Naruto rusak di sana sini )

Iketenai no wa furui hanashi

( Layar kembali di ganti dengan enam Gedung Kaca yang mengeluarkan gambar Sakura, Ino, Tenten, Sai, Shikamaru, dan Chouji )

Oshimanu doryoku mo shitanda shi

( layar kembali di ganti dengan lima gedung kaca yang mengeluarkan gambar Neji, Lee, Issei, Kiba dan Shino )

Muchaburi mo kuria shitekita

( layar kembali di ganti dengan 10 Gedung Kaca yang mengeluarkan gambar Asia, Sona, Yuuto Kiba, Xenovia, Irina, Koneko, Saya, Claudia, Julis dan Kirin )

Hazu

( layar kembali di ganti dengan gambar sepatu Naruto )

(ikeru)

( Layar di ganti dengan gambar lengan kiri Naruto yang menggunakan W.W.S Watch )

jishin

( Layar kembali di ganti dengan Gambar Sembilan Sayap Kurama )

(michiru)

( layar kembali di ganti dengan Punggung Naruto yang berisi dua buah pedang )

Choushidzuita sono toki

( Layar kembali di ganti dengan gambar sebuah Proses dari 0 sampai 100 %, lalu di ganti dengan layar pecah )

Itsudatte kou yatte tsukiotosarete shimau no sa

( Layar kembali di ganti dengan gambar Naruto yang jatuh terbalik dengan dari sebuah gedung yang tinggi seperti tidak ada habisnya )

Shinratsu de shiriasu na kimi no koe ga sasatte kuru

( Kamera bergerak ke arah samping ketika tubuh terbalik Naruto berputar ke arah jatuh )

Nanzenkai nanmankai boku no kimochi katachi ni shite

( Kamera kembali bergerak ke arah samping ketika tubuh Naruto kembali berputar ke arah atas dimana saat ini tubuh Naruto seperti terjun bebas )

Uchikonde nagekonde dakedo kimi wa nigeteku dake

( Kamera kembali bergerak ke arah wajah Naruto di mana perlahan Naruto membuka matanya lalu tersenyum tipis dan merentangkan tangan kanannya ke arah Kamera dan perlahan tubuh Naruto menjauh dari kamera )

QUESTION QUESTION boku wa

( Layar kembali di ganti dengan Gambar Naruto dari samping yang memunggungi Kurama yang juga memunggunginya lalu mereka seketika berubah menjadi berwarna putih )

QUESTION QUESTION ittai

( Layar kembali di ganti dengan Sona dari samping yang memunggungi Rias yang juga memunggungi Sona dan mereka juga seketika berubah menjadi berwarna putih )

QUESTION QUESTION kimi no

( Layar kembali di ganti dengan Gambar Koneko yang memunggungi Kuroka yang juga memunggunginya yang juga berubah menjadi putih )

Nani wo shitteita no?

( Layar kembali di ganti gambar acakan dari cerita ini )

QUESTION QUESTION doushite

( Layar kembali di ganti dengan Gambar Naruto yang berdiri di atas Menara Tokyo yang saat ini membelakangi Kamera )

QUESTION QUESTION kimi wa

( Layar kembali di ganti dengan Gambar progres lalu kembali ke menara tokyo yang sudah sepi di mana Naruto telah menghilang )

QUESTION QUESTION konna ini

( Layar kembali di ganti dengan Gambar Kurama yang membelakangi Kamera yang saat ini menghadap Tiga Naga Dewa )

Chikakute tooi no darou?

( layar kembali mundur hingga dari seluruh wajah terlihat hingga Naruto yang terakhir lalu kembali berubah menjadi judul cerita ini )

A/N : Jika bingung hampir seperti di Ansatsu.

.

Chapter 6 : Tempat tinggal baru dan Asterik Battle

.

Akademi The Study Dragon

Minggu, 16 Oktober 2090

07.30 AM

.

Di hari yang seharusnya libur bagi para murid harus mengecewakan di mana mereka harus masuk karena pengumuman penting, hal itu di rasakan seluruh murid termasuk tokoh utama kita yang saat ini berjalan di koridor sekolah bersama Kouhainya yaitu Kiba dan adiknya Asia.

Terlihat jelas bahwa Naruto masih sangat mengantuk di mana kemarin dia harus begadang membaca buku sejarah-sejarah senjata dan naga. Bahkan dirinya baru tahu bahwa neneknya akan mengadakan pengumuman penting di hari libur mereka.

" Huuaaaaamm~ Sialan, padahal hari ini adalah hari libur tetapi kenapa harus masuk juga sih " gumam Naruto menggerutu sementara Asia hanya memaklumi sifat kakak sepupunya itu.

" Mau bagaimana lagi Danchou, mungkin saja ini pengumuman mengenai Dragons Championsnya " ucap Kiba mencoba menyemangati ketuanya itu.

" Penting sih penting tapi tidak di hari libur juga bukan? " balas Naruto tetap menggerutu.

Tak lama setelahnya akhirnya mereka sampai di aula Akademi The Study Dragon yang berukuran besar dan luas, dan di sana sudah ada beberapa murid berbaris dengan kelompok mereka, Asia yang kebetulan hanya Mengantar langsung pergi menuju tempat neneknya berada meninggalkan Naruto dan Kiba yang mencari kelompok mereka yang tengah berbaris dan di sana sudah ada Xenovia, Irina, Koneko, Julis, Claudia, dan Saya.

" Ohayo, Danchou, Kiba-kun " salam Irina mewakili.

" Huaaam~ Ohayo " Balas Naruto sambil menguap.

" Daijoubuka Danchou? Kau terlihat sangat lelah sekali? " tanya Claudia pada Danchounya yang terlihat lelah.

" Ya aku sangat lelah karena membaca buku-bukuku lalu aku juga harus mengatur tentang Akame-san mengenai tempat tinggal barunya, Huaaamm~ bahkan seharusnya di hari libur ini kita di suruh masuk " jawab Naruto sambil menggerutu kembali.

" Aku dengar ini mengenai Dragons Champions, lombanya akan di majukan dalam 4 hari di karenakan sesuatu yang tak di ketahui, namun lima negara telah setuju dengan hal itu, mungkin saja ini penjelasan mengenai rute dari Dragons Racenya " ucap Julis menjelaskan membuat Naruto sedikit tersentak dan entah kenapa rasa lelahnya hilang seketika walau sedikit.

" Di mana kau mengetahuinya Julis-senpai? " tanya Koneko penasaran.

" Dari Aku "

" Eh!? Kaichou? " kejut Naruto ketika Sosok Sona tiba-tiba sudah di sampingnya layaknya hantu di siang bolong.

" Tapi kenapa kau memberitahukannya pada kelompok kami Kaichou? " tanya Xenovia penasaran.

" Itu karena akan lebih baik kalian tahu lebih dulu tentang hal ini, aku sebenarnya sudah menyarankan agar kelompok kalian tidak datang pada Julis untuk memberitahu Kalian tapi sepertinya dia melupakannya " jawab Sona lalu melirik Julis yang hanya cengegesan.

" Oh, benar juga... Dimana Kirin-chan? Apa dia belum datang? " tanya Naruto yang tidak melihat Kirin.

" Mengenai itu... " gantung Claudia bingung harus mengatakan apa.

Sinng!

" Perhatian bagi peserta Dragons Champions Akademi The Study Dragon Konoha "

Seketika muncul hologram besar di depan mereka dan memperlihatkan Sosok Tsunade yang menghadap mereka membuat seluruh murid menoleh ke arahnya

" Aku yakin di antara kalian belum tahu.. "

" Ya! Kami belum tahu jadi bisa langsung ke intinya saja Baa-chan! Kau mengganggu tidurku kau tahu! " ucap Naruto memotong perkataan Tsunade membuat Perempatan ada di dahi Tsunade

" Baiklah ini mengenai Rute dari Dragons Champions, kalian bisa melihat Rutenya saat ini " ucap Tsunade langsung ke inti dan memperlihatkan Peta dari Rute Dragons Champions, semua memperhatikan bersama begitu juga Naruto yang harus menghafalkan selak beluk dari Rute mereka.

" Souka, aku sedikit hafal pada Rute pertama tapi aku tahu pada rute berikutnya pasti akan sangat susah " gumam Naruto memejamkan matanya.

" Lalu ini mengenai peringkat sekolah kita mengenai Battle Rank dari keseluruhan semua murid sudah mengikuti kecuali Kau Naruto " lanjut Tsunade sambil memberi wajah garang pada Naruto.

" Hey, Battle Rank itukan Cuma untuk menunjukkan kemampuan kami dan harus meraih peringkat sebaik mungkin berdasarkan kemampuan, lagi pula apa untungnya, dan juga kemampuanku hanya rata-rata " balas Naruto santai.

" RATA-RATA? RATA-RATA KAU BILANG!? KAU YANG DULUNYA TAK TERTARIK DENGAN HAL INI SAJA KAU TAHU MENGENAI KETERANGAN PERATURAN DARI KEGIATAN SEKOLAH INI?! " teriak Tsunade membuat semua ketakutan kecuali Naruto yang memutar matanya bosan.

" Ayolah~ itu hanya materi dari menegah pertama, tidak terlalu sulit, lagi pula jika aku ikut siapa saja yang aku harus lawan, kemampuanku ini hanya di tengah Alias Cukup, lagi pula jika aku di peringkat bawah aku tidak peduli " balas Naruto tetap santai.

" KAU BILANG CUKUP!? DASAR CUCU TIDAK PEKA!? KAU SUDAH MENDAPATKAN JULUKAN GENIUS FROM THE FUTURE DAN KAU MASIH BILANG CUKUP?! KAU BAHKAN ADALAH SALAH SATU ORANG YANG MEMBUAT SELURUH SENJATA GILAMU DI KOTA KONOHA DAN KAU MASIH BILANG CUKUP?! " teriak Tsunade hingga membuat semua menutup telinga mereka.

" Hey, apa salahnya coba? Memang aku hebat, tapi di luar sana pasti ada yang lebih hebat maka dari itu aku mengambil kesimpulan yaitu kemampuanku cukup " balas Naruto tak kalah sengit.

" Hahh! Sudahlah berbicara denganmu membuang tenaga saja " ucap Tsunade Menyerah " aku mengingatkan sekali lagi bahwa Dragons Race pada Dragons Champions akan di mulai dalam 4 hari lagi, jadi maksimalkan tenaga Naga Kalian dan jaga kesehatan Naga Kalian, selama 4 Hari tersebut, sekolah akan di liburkan namun kalian bisa datang ke sekolah walaupun sekolah di liburkan, ya mungkin kalian latihan atau bagaimanapun, sekolah tetap terbuka. Kalau begitu sekian pengumuman dari saya " ucap Tsunade memperingati lalu menghilangkan Hologramnya.

Setelah pengumuman itu semua'pun bubar namun untuk kelompok Naruto, mereka harus berhenti ketika melihat kirin berlari ke arah mereka

" Gomenasai Aku terlambat " ucap Kirin datang tepat sebelum kelompok Naruto pergi, Naruto yang melihat pipi Kirin memerah terbelak.

" Kirin-chan, apa yang terjadi dengan pipimu? " tanya Naruto khawatir.

" A-Ah! Iie ini bukan apa-apa " ucap Kirin lirih.

" Katakan Kirin-chan, siapa yang memukul pipimu hingga memerah? " tanya Naruto tajam sambil Mengguncang bahu Kirin.

" A-Ano... Etto.. " gumam Kirin gugup.

" Akulah yang melakukannya! " Naruto yang mendengar itu menoleh ke sumber suara begitu juga kelompok Naruto, dan di sana sudah ada pria tua berdiri di belakang Kirin dengan wajah tegas.

" Apa yang kau lakukan pada Kirin-chan? " tanya Naruto tajam.

" Aku adalah Pamannya dan aku berhak melakukannya karena dirimu kemampuan Kirin akan terus berkurang, dan aku memintamu untuk melepaskan Kirin dari kelompokmu " ucap Paman Kirin dengan tegas.

" Kheh! Inilah yang aku benci, orang yang terlalu terobsesi " desis Naruto tajam

" A-Ano... Senpai... " gumam Kirin benar-benar gugup " Aku mohon bertandinglah denganku jika kau menolak repusitasku di sekolah ini akan berakhir " pinta Kirin membuat semua terkejut termasuk Naruto.

" Tapi.. Jika kau kalah Apa yang akan terjadi denganmu setelahnya? " tanya Naruto khawatir.

" Aku.. Aku tidak begitu tahu apa yang harus aku lakukan selanjut " jawab Kirin lirih.

" Hahh~ " hela Naruto lalu melompat menjaga jarak, Kirin yang tahu jawaban Naruto langsung bersiap melawan Naruto walaupun terpaksa.

" Siapa dia, kenapa Kirin sangat khawatir karena orang itu? " tanya Xenovia pada Julis.

" Dia adalah paman Kirin, dia juga yang membesarkan Kirin semenjak kematian orang tuanya, beberapa dari kalian juga pasti belum tahu bahwa Kirin sudah mendapat Rank 1 di Asterik Battle semenjak umur 13 tahun, Pamannya salalu terobsesi agar nama clan Toudou sangat terkenal " jawab Julis sambil menjelaskan mengenai tentang Kirin.

" K-Kirin, orang yang menduduki Rank 1 di Asterik Battle ?! " tanya Kiba tidak percaya.

" Um, dia selalu menang bahkan beberapa orang kuat saja harus memaksimalkan kekuatannya untuk melawan Kirin, " jawab Julis dan masih mengingat bagaimana para musuh Kirin susah payah harus mengalahkan Kirin waktu itu.

" Kirin-chan, aku harap kau serius dalam hal ini, anggap saja ini seperti Sparing " ucap Naruto sambil tersenyum pada Kirin.

" Ha'i " jawab Kirin sambil mengeluarkan katananya

[" Weapon Midrocremon Activity "]

St! Bziiit!

Setelahnya keluarlah senjata Midrocremon miliknya dan mengambil bentuk dua Katana panjang.

" Kirin! Jangan takut dengan senjata itu kalahkan dia! " ucap paman Kirin tegas.

" Jangan dengarkan dia Kirin, ini hanyalah milik kita berdua " ucap Naruto mencoba mengalihkan pendengaran Kirin " Dan sebelum bertarung gunakanlah ini " ucap Naruto memberikan sebuah lencana bergambar kepala rubah putih.

" Itu adalah lencana dari Battle Rank, dengan begitu kita bisa bertarung " ucap Naruto memasang posisi sementara Kirin masih memasang lencana pemberian Naruto lalu ikut memasang posisi

" Baiklah pertarungan antara Toudou Kirin dan Uzumaki Naruto akan di mulai "

" Battle Start! "

" Aku Mulai! " ucap Kirin lalu melesat cepat ke arah Naruto.

' Cepat ' batin Naruto ketika melihat kecepatan Kirin.

Sring! Srang! Trink! Wush!

Naruto yang melihat Kirin menebaskan pedang ke arahnya langsung menghindar dan menyerang balik, namun Kirin juga berhasil menghindari serangannya, mereka'pun kembali menyerang bersama hingga senjata mereka beradu lalu mendorong satu sama lain dan menyerang kembali.

Trink! Wush!

Tap!

" Kau luar Biasa Senpai, kau memang kuat " puji Kirin begitu mereka saling menjaga jarak.

" Heh! Ini masih belum seberapa Kirin-chan, ayo kita lanjutkan! " ucap Naruto memutar pedangnya dalam posisi ke belakang lalu melesat ke arah Kirin.

' Dia bisa bertarung dengan posisi pedang seperti itu ' batin Kirin tidak percaya.

Sring! Wush! Sring! Sring! Wush! Sing!

Kirin'pun berusaha menghindari setiap serangan liar Naruto, bahkan dirinya tak sempat melancarkan serangan pada Naruto yang terus melancarkan serangannya.

Sret! Sring!

Naruto yang melihat celah mengibaskan pedangnya Namun Kirin dengan mudah menunduk membuat serangan Naruto meleset dan menyerang Naruto karena dia melihat celah terbuka.

Sret! Trank!

Dengan cepat Naruto menundukkan badannya ke belakang dan mengunci pedang Kirin dengan kedua pedangnya.

Sret! Sriiiiing!

Melihat senjata lawannya terkunci Naruto mengubah posisi salah satu pedangnya lalu melesatkannya ke arah Kirin dengan mengesekkan pedangnya hingga menimbulkan percikan api.

' Bahaya ' batin Kirin melihat serangan Naruto.

Wush!

Tap!

Dengan di paksa akhirnya Kirin berhasil menghindari serangan Naruto dan menjaga jarak pada Naruto yang terlihat sudah mengubah posisinya kembali.

' Sugoii.. Danchou memang hebat, dia memang pantas mendapat Rank 1 jika ikut di Asterik Battle ' batin Kirin merasa kalah dari Naruto.

" Kirin, ada apa denganmu! Jangan takut dan kalahkan dia?! " perintah pamannya dengan tegas.

" Hey, Pria tua! Ini pertarungan kami jadi jangan banyak bicara! " ucap Naruto kesal pada Paman Kirin " Kirin-chan, hiraukan saja dia, ayo kita kembali melanjutkan kegiatan kita yang tertunda " ucap Naruto lagi pada Kirin dan mengubah posisi pedang di lengan kanannya menjadi ke depan dan membiarkan pedang di kiri tetap ke arah belakang.

" Ha'i, Kali ini aku akan serius! " ucap Kirin melesat ke arah Naruto, Naruto yang melihat itu langsung mengubah posisi pedangnya dari kebalikannya lalu melesat ke arah Kirin.

Trink! Trank! Wush! Wush! Trink! Trank!

Kedua senjata itu'pun kembali beradu dan semakin sengit membuat paman dari Kirin tampak was-was, namun bagi kelompok Naruto mereka terlihat santai dan menikmati pertarungan antara Kirin dan Naruto.

Bagi mereka itu hanyalah Sparing dan di pastikan bahwa Narutolah yang akan menang, tapi sepertinya Sparing antara Naruto dan Kirin tampaklah seperti pertarungan asli.

[" Nestting Stage! "] ucap Kirin akhirnya mengeluarkan kemampuannya lalu menebaskan pedangnya secara liar ke arah Naruto.

Tring! Tring! Trink! Trink!

Naruto yang melihat Kirin mulai serius langsung menahan serangan Acak Kirin dan hasilnya seluruh serangan Kirin berhasil di tahan.

' Sugoii... Dia bahkan berhasil menahan seluruh seranganku, ini belum apa-apa di banding Sparing kemarin ' batin Kirin yang terus menebaskan pedangnya.

' Luar biasa, inilah yang aku harapkan ' batin Naruto sambil menahan pedang Kirin.

Jrash!

' Apa? ' batin Naruto ketika melihat bahunya terkena tebasan.

Trank! Wush!

' Sial, aku terlalu bersenang-senang ' batin Naruto langsung menjaga jarak ' Tapi dengan begini aku sedikit di untungkan ' lanjut Naruto melirik bahunya yang berdarah lalu mengetik hologramnya.

" Lumayan Kirin-chan, kau berhasil melukaiku, tapi tidak untuk ke dua kalinya " ucap Naruto mengambil posisi kembali.

" Ha'i, Aku akan berusaha melakukan yang kedua " ujar Kirin dengan semangat.

' Baiklah ini dia ' batin Naruto ketika melihat Progres di jamnya hampir selesai.

Sring! Swuush!

Setelah itu Naruto mengubah posisi pedang di tangan kanannya lalu mengubahnya menjadi tombak panjang.

" Hikke! " teriak Naruto melempar tombaknya.

Wush!

Setelah melempar tombaknya Naruto langsung melesat ke arah Kirin.

Wush! Triink!

Kirin yang melihat itu langsung menghindar dan menahan pedang Naruto, namun sepertinya dia melupakan satu fakta.

" Game Over " ucap Naruto tersenyum, sementara Kirin tersentak ketika di lehernya sudah ada tiga ujung tombak runcing siap menusuknya dan yang menggenggam tombak itu adalah tiga Naruto lain.

' C-Cloning, tapi kapan ' batin Kirin terkejut ketika sudah ada tiga Cloning Naruto ' Ma-Massaka, saat dia melempar tombak itu ' batin Kirin lagi terkejut ketika baru menyadarinya.

" Semua sudah selesai Kirin-chan, kau sudah kalah " ucap Naruto melepaskan pedang Kirin lalu menancapkannya ke bawah.

" Pertandingan berakhir, pemenangnya Uzumaki Naruto! "

Prank!

" Dasar tidak berguna! Aku tidak pernah ingin melihatmu seperti ini!? " teriak Paman Kirin marah.

" Hey! Kau tidak perlu seperti itu walau Kirin telah kalah dariku, jika kau tidak ingin mengurusi Kirin lagi, maka aku akan mengambilnya dan sekarang aku menang dan Kirin lepas dari pengawasanmu dan saat ini Kirin telah menjadi bagian dari keluargaku " ucap Naruto dengan tegas membuat semua di sana terbelak karena ucapan Naruto.

" Atas hak apa kau mengklaim itu?! "

" Dalam peraturan, bahwa bagi pemenang dari Pertarungan boleh meminta apapun atas kehendak pemenang, itu sudah menjadi peraturan tetap dan permanent dan kau harusnya tahu itu " balas Naruto membuat Paman Kirin mengeram.

" Heh! Terserah kau saja! Lagi pula aku akan memberhentikannya di akademi ini! " balas Paman Kirin sengit.

" Silahkan saja kalau bisa, lagi pula akulah yang akan menetapkannya bersekolah di sini, lagi pula aku bisa meminta Tsunade-baa-san untuk menetapkan Kirin-chan di Akademi ini " ucap Naruto santai menanggapi membuat Paman Kirin tak bisa bicara lagi.

" Danchou... " gumam Kirin lirih.

Puk!

" Daijoubu, walaupun kau di usir olehnya kau akan tinggal bersamaku di DSA, kebetulan ada kamar kosong di sana " ucap Naruto tanpa beban sambil mengelus rambut Kirin.

" E-Eehhh! " wajah Kirin seketika memerah mendengar kata Tinggal bersamaku ' ti-tinggal bersama Danchou ' batin Kirin dengan fantasinya.

' U-Ughh! Sial sepertinya Kirin-chan akan mengambil Start Duluan ' batin para perempuan di kelompok Naruto memandang iri Kirin.

Paman Kirin yang merasa kalah hanya mendengus lalu melangkah pergi meninggalkan mereka

" Ah, benar juga mumpung ada waktu bagaimana kalau kalian ikut denganku, aku ingin kalian bertemu dengan seseorang " ajak Naruto sementara para kelompok Naruto tampak berpikir akan ajakan Naruto.

" Baiklah " jawab kelompok Naruto pada akhirnya, sebelum mereka pergi, mereka kembali terhenti sesaat ketika Asia datang ke arah mereka.

" Nii-san, Nii-san mau kemana? " tanya Asia dan hanya di jawab oleh senyuman dari Naruto " Mouu~ Jangan membuatku penasaran " rengek Asia.

" Hehehe, hanya bertemu dengan seseorang, memang Asia ingin ikut "

" Bo-bolehkah? " tanya Asia penuh harap dan di jawab anggukan dari Naruto " Ha'i! " jawab Asia senang.

.

Dead Forest

08.00 AM

.

Tap! Tap!

Selagi berjalan di hutan kematian, kelompok Naruto memandang Hutan kematian dengan tatapan sedikit takut karena ini pertama kalinya mereka masuk ke dalam hutan kematian, namun bagi Naruto itu adalah hal biasa karena dirinya sudah sering masuk hutan kematian.

" Ano, sebenarnya siapa yang ingin kita temui Danchou? " tanya Julis penasaran.

" Kalian akan tahu sebentar lagi " jawab Naruto sambil terus melangkah, tak berapa lama akhirnya mereka'pun sampai di tempat Kurama, Whitegon dan yang lainnya.

" Yo! Minna! " sapa Naruto pada semuanya, sementara para Naga tampak senang bahwa Naruto akhirnya datang.

" Na-Naga? " gagap Kiba ketika melihat siapa yang akan mereka temui.

[" Ohayo Naruto-kun, akhirnya kau datang juga "] sapa balik Whitegon sambil mendekati Naruto.

" Ah! Gomen Okaa-san, kemarin aku sungguh sibuk " jawab Naruto sambil memeluk leher Whitegon

" Okaa-san? " beo semuanya

" semua perkenalkan dia adalah Whitegon, Ibu angkatku " ucap Naruto memperkenalkan Whitegon.

" Da-Danchou.. A-Apa kau serius? " tanya Kiba tidak percaya.

" Kenapa? Apa salah? " tanya Naruto polos.

[" Tentu saja salah baka! Lagi pula di mana seorang ibunya naga sementara anaknya adalah Manusia! "] balas Kyubi datang mendekati mereka.

" Ky-Kyubi! " kejut seluruh kelompok Naruto langsung menjaga jarak.

" Baiklah aku harap kalian tenang, dia tidak akan melukai kalian kecuali kalian juga tidak menyakitinya " ucap Naruto memperingati sebelum terjadi sesuatu yang parah.

Kelompok Naruto tetap menjaga jarak dari Kurama, sementara Kurama hanya mendengus hingga mengeluarkan asap dari hidungnya.

" Baiklah, kalian pasti terkejut karena untuk pertama kalinya kalian bertemu Kyubi, tapi sebenarnya dia baik ya~ walau jahat pada manusia yang jahat tapi dia adalah salah satu bagian dari keluarga kita " ucap Naruto mencoba menjelaskan dengan canggung.

[" Aku bukanlah bagian darimu baka! "] ucap Kyubi tidak terima

" Urusai Tsundere jangan menyela! " balas Naruto sengit.

' Mereka tampak akrab ' batin para kelompok Naruto.

" Nii-san, jangan katakan setiap kau pergi kau selalu ke sini? " tebak Asia dan hanya mendapat anggukan dari Naruto.

[" Aku sudah mendengar kisah tentang kalian dari Naruto-kun, aku harap kalian tidak mengecewakan Naruto-kun, karena dirinya mempercayai kalian "] ucap Whitegon sambil menatap para kelompok Naruto.

" Baiklah sebelum lebih dalam biarkan aku menjelaskan awalnya... "

.

.

Time Skip

.

" Ehhhhh! " kejut semuanya ketika mendengar cerita Naruto dari awal hingga akhir.

" maka dari itu aku mengajak kalian ke sini, untuk bertemu mereka dan berteman juga dengan mereka. Sekaligus merahasiakan hal ini, mengenai Kyubi dan yang lainnya, begitupun tentang Whellgon " ucap Naruto begitu menuntut.

" Tapi Danchou, bagaimana jika kami keceplosan mengatakannya? " tanya Saya.

[" Jika hal itu terjadi aku akan membakar kalian! "] balas Kurama dengan nada mengancam.

" Usahakan rahasiakan saja tentang hal ini " pinta Naruto.

" Etto... Danchou.. Apa kita kemari hanya untuk ini? " tanya Koneko, Naruto yang di tanya berpikir.

" iie, kita akan membicarakan mengenai rute dari Dragons Race, Rute Awal ada pada daerah tinggi lebih tepatnya daerah perhutanan ini, dari arah barat kita akan menemukan tempat-tempat tinggi dan Startnya akan di mulai di sana, lalu jalurnya akan bergerak ke pantai tepatnya Tottori, lalu kita akan terbang ke barat menuju Kota Kirigakure ( Hiroshima ) melewati laut hingga kita harus melewati rute ketiga yaitu Kota Iwagakure ( Nagasaki )

lalu melewati jalur Kota hingga kita melewati arah timur kembali melewati laut dengan berputar menuju rute berikutnya yaitu Kota Kumogakure ( Asahikawa ) lalu menuju rute terakhir yaitu Kota Sunagakure ( Morioka ) dan kembali lagi ke Konoha " ucap Naruto menjelaskan mengenai Rute Dragons Races yang dia hafalkan.

Seluruh kelompok Naruto mendengarkan dengan baik " dari Lima Rute Ini, semuanya adalah Erdinoix dari kelima Negara, Erdinoix sendiri adalah energi dari kelima Desa, seperti Konoha yang bersih seperti hutan ini, lalu Kirigakure dengan Kabutnya yang tebal, Iwagakure dengan bebatuan yang curam, Kumogakure dengan awan tebal beserta kilat lalu Sunagakure dengan badai pasirnya.

Bisa dikatakan itu seperti alam dari kelima kota, setiap Rute akan melewati semua itu jadi aku hanya memperingatkan bahwa pada Rute 3, 4 dan 5 karena di sana akan berbahaya karena bisa saja Erdinoix dari rute itu mengenai kalian.

Pada Rute 2 kalian tidak perlu khawatir karena aku akan mengatasi para Kabut itu, namun aku juga ingin kalian berjaga-jaga karena kita belum tahu apa yang ada di balik kabut itu " Jelas Naruto lebih rinci dan meminta semuanya berhati-hati.

[" Leviathan "] seketika semua yang mendengar itu menoleh ke arah Whitegon yang ada di belakang Naruto [" Dalam kabut itu adalah Naga Hantu Air yang bernama Leviathan, Naga itu cukup besar dan mungkin saja dia tidak akan melepaskan mangsanya dengan mudah "] jelas Whitegon.

" Leviathankah? " gumam Naruto " Hahh~ Sepertinya Rute-Rute ini adalah Jalan menuju tempat menaruh jiwa " hela Naruto menggerutu, bisa di tebak di setiap Erdinoix pasti ada Naga-Naga tersembunyi juga.

" Tapi Danchou, kita mungkin bisa melewati para Erdinoix yang kau katakan dengan melewati batas Erdinoix " usul Kirin membuat semua menoleh ke arahnya " Misalnya, kabut tidak mungkin terlalu tinggi, pasti mereka akan sedikit merendah di bawah laut, kita bisa saja melewati ketinggian kabut dan lolos Dari Erdinoix Kiri

begitu juga berikutnya, jika tanah curam Iwa tinggi-tinggi maka kita harus lebih tinggi dari mereka begitu juga yang lainnya seterusnya " jelas Kirin dengan wajah imut hampir membuat Naruto gemas ingin mencubit pipi itu.

[" Usulanmu memang bagus Ojou-san, dari yang aku tahu, ketinggian Kabut kota Kiri hanyalah 200 Meter, ada kemungkinan kalian bisa melewatinya dalam ketinggian 300 meter.

Begitu juga pada Kota Iwa, Maksimal ketinggian dari tanah tajam kota mereka adalah 250 meter jadi terbanglah sekitar 310 Meter dari mereka "] timpal Whitegon.

" Jadi memang harus kita melewati Erdinoix, tapi jika tidak ada pilihan maka kita terpaksa harus melewati Erdinoix " gumam Claudia mempertimbangkan.

" Kemungkinan 65 : 35 jika kita melakukan hal itu " ucap Naruto menyandarkan tubuhnya pada tubuh Whitegon " Hahhh~ Akan lebih baik kita hanya mengikuti para peserta lainnya hingga mereka memasuki para Erdinoix ini lebih awal lalu melakukan strategi agar melewati para Erdinoix pada lima kota ini " lanjutnya sambil menatap langit.

[" Naruto-kun, apa kau sudah siap akan lomba ini? "] Tanya Whitegon dan di jawab anggukan dari Naruto.

" Aku sudah siap bahkan aku sudah menyiapkan alat-alat yang akan aku gunakan untuk lomba nanti " jawab Naruto sambil mengecek hologram jamnya

" Etto... Danchou, kenapa kau tidak melakukannya bersama Whitegon-san? " tanya Saya bingung pasalnya dia mengingat dari cerita Naruto bahwa Whitegon telah mengikat kontrak dengannya.

" Tidak, aku tidak mau, aku takut Okaa-san akan di tangkap di karenakan kekuatan dan kelangkaannya " jawab Naruto sambil mengelus kepala Whitegon, Asia yang melihat itu entah harus apa dirinya, di satu sisi dia senang melihat Naruto bisa tersenyum karena ada sosok ibu baru baginya, di satu sisi dia sedih pada Naruto karena melupakan keluarga sesungguhnya.

' Nii-san, seandainya kau tahu mereka pasti sedih ketika melihatmu seperti ini ' batin Asia ' Tapi mau bagaimana lagi, kamilah yang membuat Nii-san seperti ini, kami merasa bersalah ' lanjutnya.

Puk!

" Asia-chan, kau kenapa? " tanya Naruto khawatir ketika melihat adiknya melamun.

" A-Ah! Iie aku hanya memikirkan sesuatu dirumah, maaf membuat Nii-san khawatir " jawab Asia tergagap dan sedikit lirih di bagian akhirnya.

" Rumah? Ah~ benar juga kita harus pulang untuk menyiapkan diri kita " gumam Naruto lalu bangun dari posisinya begitu juga kelompok Naruto.

[" kalian akan kembali? "] tanya Kurama Antusias dan di balas delikan dari Whitegon [" Apa? Apa salah bertanya? "] balas Kurama Watados.

" Huh! Ya kami ingin pergi karena urusan penting jadi nikmati saja tidurmu itu! " balas Naruto setengah berteriak " Okaa-san, kami pergi " ucap Naruto berpamitan.

[" Um, berhati-hatilah "]

Setelahnya Naruto berjalan menuju jalan keluar dari hutan kematian bersama kelompoknya selagi berjalan, Kirin menyempatkan diri berjalan di samping Naruto karena ingin mengatakan sesuatu pada Naruto.

" Danchou, apa Danchaou yakin aku boleh tinggal di tempat Danchaou? " tanya Kirin gugup.

" Tentu lagi pula mana mungkin aku tega membiarkan salah satu orang yang sudah aku anggap keluarga tidur di luar, tentu saja aku tidak mau.

Ah, untung kau mengingatkanku Kita akan ke rumahmu dulu Kirin-chan, untuk mengambil barang-barangmu, apa tidak masalah? " jawab Naruto lalu bertanya pada perempuan di sampingnya

Tentu saja Kirin merona mendengar jawaban Naruto dan di tanya seperti itu akhirnya Kirin menganggukkan kepalanya pelan.

" Baiklah jika kalian nanti ingin pulang silah... "

" Kami ikut! " ucap seluruh perempuan di kelompok Naruto kecuali Kiba.

" Err~ sebaiknya aku pulang dulu Danchou setelah itu aku akan ke tempatmu " ucap Kiba canggung.

" Umm~ Baiklah " gumam Naruto sedikit canggung karena yang mengikutinya adalah perempuan semua.

.

Time Skip

11.00 AM

.

Tap! Tap!

Saat ini Naruto dan yang lainnya telah kembali dan menuju DSA karena telah mengambil beberapa barang Kirin, semua senantiasa ikut karena mereka juga ingin tahu tempat Kirin yang baru.

Tak lama setelahnya akhirnya mereka sampai Di DSA, tepatnya pada ruangan di samping Ruangan Naruto yaitu ruangan baru Kirin, Ruangan itu tidak terlalu besar namun terkesan cukup indah membuat beberapa yang melihat sedikit terkagum.

" Aku sudah memerintahkan Grayfia untuk mengaturnya saat ini anggap saja ini rumahmu, jika kau butuh sesuatu aku ada di sampingmu " ucap Naruto memasuki kamar itu lalu menaruh barang-barang Kirin.

" Etto... Gomen Danchou membuatmu kerepotan " ucap Kirin merasa bersalah.

" Hey, tidak perlu seperti itu, itu sudah kewajibanku " jawab Naruto sambil mengelus rambut Kirin, sementara para perempuan lain hanya menatap iri Kirin termasuk Asia, walau adiknya merasa cemburu karena Kirin sedikit mengambil perhatian Naruto darinya.

" Etto Danchou ada yang ingin kami katakan " ucap Saya mengambil pembicaraan membuat Naruto menoleh ke arahnya.

" Begini, kami berempat adalah salah satu dari peserta Asterik Battle, dan kami akan ada pertandingan nanti jadi kami harap Danchou mau datang bersama kami ke sana " jelas Saya, sementara Naruto sedikit terkejut karena empat anggotanya adalah peserta dari Asterik Battle.

Asterik Battle adalah sebuah tempat pertarungan untuk membuktikan siapa yang terkuat dengan saling beradu kekuatan dan serangan dengan harus mengalahkan lawan, melumpuhkan ataupun melukai, cara pertandingan itu hampir mirip pertarungan biasa namun jika ingin menang cepat, mereka harus menghancurkan lencana peserta bagaimanapun caranya.

Dalam pertarungan ini peserta bisa menggunakan Naga sebagai senjata tambahan namun peraturan di ubah membuat para Naga tidak di gunakan dalam petarung di sana mereka akan lebih masuk menggunakan kekuatan, kecerdasan dan kehebatan mereka.

" Hmm~ Asterik Battle'kah? Kebetulan aku juga bosan jika kita berpisah karena kegiatan masing-masing jadi aku akan ikut, kebetulan siapa tahu aku tertarik ikut " jawab Naruto enteng.

' Kau pasti akan ikut nanti Danchou ' batin Kirin, Julis, Claudia, Dan Saya.

.

Setelah mempersiapkan diri mereka'pun bersiap pergi menuju tempat Asterik Battle, dan saat mereka keluar mereka sudah menemukan Kiba yang baru saja datang dan mengajaknya ikut.

.

Arena Asterik Battle

Daerah Osaka

12.15 PM

.

Wush! Wush! Sruuush~

Setelah terbang cukup lama menggunakan naga menuju Osaka tempat di mana Arena Battle Asterik berada akhirnya mereka sampai dan mendarat tepat pada pintu utama Battle Asterik.

Naruto dan Asia cukup terkagum akan Arenanya yang besar karena pertama kalinya mereka melihat Arena Battle Asterik, sementara Yang lain tampak biasa karena mereka sudah sering masuk ataupun melihat Arena di depan mereka.

" Ayo Danchou kami akan tunjukkan jalannya " ajak Claudia menggandeng Naruto membuat semua di sana mendelik tak suka begitupun Kirin, namun dengan cara memasang wajah cemberut.

" Errr~ sebaiknya aku jalan sendiri saja, nanti tidak enak di lihat banyak orang " tolak Naruto halus sambil melepaskan gandengan Claudia membuat Claudia cemberut

Tak mau lama-lama akhirnya mereka'pun masuk ke dalam Asterik Battle namun mereka sedikit berpisah karena pertarungan saat ini adalah Kirin dan Saya melawan musuh dengan singkatan AR-D dan RM-C

Setelah sampai di tempat penonton, Naruto lebih tertarik menonton di depan membuat seluruh kelompoknya ikut menonton dari depan, mata Naruto sedikit terbelak karena saat ini lawan kelompoknya adalah dua robot, dirinya tidak menyangka kelompoknya akan melawan sesuatu yang seperti itu.

" Baiklah pertarungan Antara AR-D, RM-C dan Kirin Toudou, Sasamiya Saya akan di mulai "

" Battle Start! "

" Hey, kau yang di sana?! " Naruto yang merasa tontonannya di ganggu menoleh dengan malas dan dia melihat seseorang pria berwajah mengerikan mendatanginya, Naruto menatap datar orang yang mendekatinya itu.

" Kau sepertinya orang baru di sini, perkenalkan Namaku Kokabiel, aku juga salah satu peserta di sini, walau peringkatku ada di Rank 15 " ucap pria bernama Kokabiel itu mencoba ramah dengan Naruto.

" Aku Uzumaki Naruto, aku teman dari Kirin-chan dan Saya-chan " balas Naruto mencoba ramah.

" Uzumaki Naruto? " gumam Kokabiel " Ah~ Genius From The Future. Aku tidak menyangka sang pemilik julukan si jenius dari masa depan datang ke sini " lanjut Kokabiel tersenyum pada Naruto.

" Hahhh~ sepertinya julukan itu sudah menyebar " gumam Naruto menutup wajahnya.

" Tentu saja, itu sudah satu tahun yang lalu " jawab Kokabiel antusias " lagi pula aku juga tidak menyangka bahwa kau berteman dari sang rank 1, si Toudou Kirin itu " lanjutnya.

" Si Rank 1? " beo Naruto dan di jawab anggukan oleh Kokabiel " Hahh~ Aku juga tidak menyangka " lanjut Naruto menghela nafasnya.

Braak!

Seketika pandangan Naruto melebar ketika melihat Kirin dan Saya sudah dalam keadaan lemah dan kedua musuhnya masih utuh " Sepertinya mereka akan kalah, lagi pula mereka berdua adalah orang hebat yang di berkati pelindung jadi mana mungkin kalah " gumam Kokabiel membuat Naruto meliriknya sekilas lalu mengotak-atik jamnya ketika melihat salah satu musuh kelompoknya siap menembak mereka.

[" Teleport! "]

Sing!

Twush!

[" Sonic Shield! "]

Blaaaaar!

Seketika di arena terjadi ledakan sedang hingga membuat asap tebal, tak lama setelahnya dari balik asap keluarlah Naruto yang menatap tajam ke arah dua musuh kelompoknya.

" Whooaa! Ada apa ini, sosok misterius tiba-tiba datang menghalau serangan RM-C "

" Aku adalah ketua dari Kirin-chan dan Saya-chan, karena mereka sudah tidak bisa bertarung aku mengambil alih pertarungan melawan mereka berdua " ucap Naruto lantang sambil menunjuk RM-C dan AR-D

" Heh! Kau serius " balas RM-C meremehkan.

" Kau takut? " balas Naruto meremehkan juga membuat RM-C menatapnya tajam " Jika tidak maka kita bertarung " lanjut Naruto.

" Whohoho, seorang pemuda akan melawan AR-D dan RM-C menggantikan Toudou Kirin dan Sasamiya Saya "

" Danchou " gumam Kirin lemah.

" Jangan Khawatir, biar aku atasi ini " balas Naruto lembut sementara Kirin hanya bisa mengikuti Xenovia yang memopongnya menuju tempat peserta.

[" Weapon Midrocremon Activity "]

Sht! Bziiit!

Setelahnya Naruto mengeluarkan senjata dalam bentuk dua katana saat dia melawan Kirin dan memasang posisi bertarung.

" Hoo~ sepertinya kau memiliki alat yang aneh pemuda-san " puji AR-D Terdengar ramah dan mengeluarkan Palunya siap bertarung dengan Naruto.

[" Activity Mode Battle "]

.

[" Activity Sonic Shield "]

.

[" Activity Thunder Shield To Shield Two "]

.

[" All Mode On "]

" Hm! Itu memang benar " jawab Naruto bersiap

" Battle Start! "

Wush!

Mendengar itu Naruto langsung berlari ke arah AR-D dengan dua Pedangnya.

Wush! Swuush!

Seketika salah salah satu pedang Naruto mengeluarkan Dua Aura Api lalu berubah menjadi Redurora dan melesat ke arah AR-D yang tampak tenang.

Traank!

Kedua Naga Naruto seketika tertahan oleh Shield milik AR-D, namun bukan berarti Naga Naruto menyerah malah mereka mendorong AR-D menuju dinding pembatas.

' Pedang yang lumayan hebat ' batin AR-D mencoba melawan dorongan Redurora.

Wush! Sret! Grep!

Blaar!

Seketika kepala Redu langsung menggigit keras Shield milik AR-D lalu membawanya terbang dan kembali membantingnya ke tanah dengan cukup keras.

Twush! Twush! Twush!

Naruto yang bisa melihat RM-C menembakinya langsung berlari menghindar mengelilingi Arena dengan menuju tubuh AR-D yang berusaha berdiri.

" Hebat juga pemuda-san tapi serangan tadi tidak akan berpengaruh padaku " ucap AR-D menyiapkan palunya dan berlari ke arah Naruto.

Wush! Sret! Trank!

Naruto yang melihat AR-D ke arahnya mengembalikan wujud pedangnya dan menunduk begitu AR-D mengarahkan palunya ke arahnya dan menebaskan pedangnya, Namun Shield AR-D menghalangi serangannya.

Wush! Tink! Sriing! Trank! Trink!

Melihat serangan akan di berikan pada dirinya, namun Naruto tampak biasa begitu Palu itu tertahan dengan pelindungnya lalu kembali menyerang ke arah Palu AR-D hingga membuat saling adu senjata.

" Hoo~ Rupanya dia bisa menyaingi si Robot itu " gumam Kokabiel sedikit tertarik dengan pertarungan Naruto " Tapi kenapa Robot Wanita itu tampak diam saja " gumam Kokabiel melirik RM-C yang hanya menonton untuk sesaat.

" Dia tengah mencari hasil setiap serangan dan pertahanan Danchou, namun untuk melakukan itu mereka tidak akan Bisa karena Danchou adalah orang yang sulit di prediksi " Ucap Saya menjelaskan dan menatap Naruto yang masih beradu senjata dengan AR-D

Sret! Trink! Trink! Triiiiiiink!

Seketika gerakan Naruto semakin cepat dan hingga tak terlihat dan terus menyerang AR-D dari segala arah, namun AR-D tetap menyerangnya dan selalu saja serangannya selalu gagal karena Naruto selalu berhasil menghindar.

Tank! Bziiit!

Seketika Serangan AR-D yang akan mengenai Naruto dari samping terhenti dan seketika sengatan petir mengalir ke tubuh AR-D hingga membuat gemetaran, Naruto yang melihat celah langsung menebaskan Pedangnya.

Grep!

Duak!

Namun rupanya AR-D masih bisa bertahan dan menangkap pedangnya, melihat situasi tak menguntungkan, Naruto langsung melompat dan menendang Dagu AR-D hingga mundur beberapa langkah.

" Hoho, cukup lumayan pemuda-san " puji AR-D karena Naruto akhirnya berhasil mengenainya

Wush! Swush!

Seketika kedua pedang Naruto berubah menjadi Double Redurora lalu melesat ke arah AR-D bersama

Wush! Sret!

Twuush!

Seketika AR-D terkejut mendapati Naruto sudah di depannya dan keempat naga itu juga menghilang dengan cepat, Namun bukan Menyerang Naruto malah menundukkan tubuhnya karena RM-C menembakinya.

[" Sonic Boom! "]

Blaaar!

Seketika AR-D terpental karena ledakan Sonic Naruto, Naruto yang sudah memisahkan Musuhnya menaruh kedua senjatanya yang masih utuh " Saya-chan, coba berikan aku senjata pedang pistol mekanikmu itu " perintah Naruto.

Tanpa menunggu Saya memunculkannya di samping Naruto dan Naruto langsung mengoleskan darahnya pada Senjata itu.

" Blood Contract Weapon " gumam Naruto lalu melempar kembali senjata Saya ke arah Kiba lalu mengulurkan kedua tangannya " Weapon Copy! "

Trank! Trank!

Seketika di kedua tangan Naruto muncul senjata yang mirip seperti Saya tadi dan memasang posisi bertarung kembali.

" Baiklah, sekarang kau lawan Aku " ucap Naruto membidik RM-C dengan senjatanya lalu menembakkan laser petir ke arah RM-C.

Wush! Wush!

RM-C yang melihat itu langsung menghindar dan terus berpindah-Pindah agar Naruto susah membidiknya, namun Naruto yang menyadarinya memindahkan pegangan senjatanya menjadi gagang senjata lalu melesat ke arah RM-C.

[" Target Locked! "]

Wush!

Mendapat data dari jamnya, Naruto langsung melesatkan kedua naganya ke arah RM-C.

Wush! Praank!

Namun AR-D muncul dengan palunya dan menahan Naga Naruto, Naruto yang melihat AR-D mengumpulkan Energi di pedangnya hingga membentuk bola lalu menebaskannya hingga menjadi laser ke arah AR-D dan RM-C

[" Full Burst! "] ucap RM-C menembakkan Laser merah untuk membalas serangan Naruto.

Blaaaaaar!

Kembali terjadi ledakan di arena membuat semua penonton bersorak akan pertandingan yang seru.

Wush! Wush!

Wush!

Dari balik asap kembali keluar AR-D beserta RM-C dengan Aura Prisai mereka yang mengalami keretakan, sementara Naruto tampak berusaha berdiri namun dirinya tampak tidak apa karena dua pelindungnya beserta Redurora yang selalu mengelilinginya

" Dia lumayan juga " gumam RM-C menahan geramnya pada Naruto karena susahnya mengalahkan Naruto

" Cih, Energi Plasma Guns Swords sudah menipis, padahal senjata ini sangat aku butuhkan " desis Naruto, dengan tidak rela Naruto mengembalikan senjatanya dan kembali menggunakan Midrocremon.

" Apakah kita harus melakukannya sekarang? " tanya AR-D.

" Tidak! Aku masih ingin bertarung dengannya saat ini! " balas RM-C lalu melesat ke arah Naruto begitu'pun Naruto yang langsung berlari sambil menggabungkan gagang senjatanya lalu bersiap mengeluarkan senjata ke duanya.

" Tidak akan Aku Biarkan! " ucap RM-C menembakkan laser ke arah Naruto, Naruto yang melihat itu membatalkan niatnya dan kembali mencabut dua gagangnya hingga saat ini muncul rantai yang menyatu pada dua gagang itu

Wush!

Naruto'pun menundukkan tubuhnya dan mengeratkan pegangannya hingga kedua pedangnya mengeluarkan Aura biru dan merah.

[" Drekullia! "] ucap Naruto menebaskan pedangnya hingga Mengeluarkan Dua gelombang yang memotong laser RM-C.

Sret! Wush!

Setelahnya Naruto kembali berlari ke arah RM-C dengan cepat selagi RM-C Fokus pada dua gelombangnya.

" Tidak akan Aku biarkan! " ucap AR-D berdiri di samping RM-C lalu melayangkan palunya.

Trank! Bzitt!

Krak! Blaaar!

Seketika palu milik AR-D tertahan oleh shield petir Naruto hingga dirinya ikut terkena sengatan milik shield Naruto, namun hal itu tak bertahan karena shield Naruto hancur.

Namun Palu AR-D secara tak sengaja terkena Shield Sonic milik Naruto membuatnya terpental beberapa meter begitu juga Naruto karena efek dari Shieldnya.

Blar!

Sementara RM-C ikut terkena dampak dari Shield Sonic membuatnya selamat dari serangan Naruto yang meleset

Sret! Wush!

Setelah berhenti Naruto kembali berlari ke arah RM-C, sementara RM-C menembaki Naruto terus menerus agar menghambat Naruto.

" Jangan terlalu meremehkanku! " teriak Naruto mengubah dua pedangnya kembali menjadi Double Redurora lalu menggunakan mereka sebagai pelindung.

Sret! Grep!

Setelah sangat dekat Naruto langsung menangkap tangan RM-C sehingga tembakan RM-C terhenti.

[" Sonic Boom! "]

Blaaar!

Seketika tubuh RM-C terpental dan berhenti di samping AR-D yang sudah berdiri tegak.

[" Weapon Thundreton Spears Activity "]

Sht! Bzit!

[" Plasma Beathurlia! "] ucap Naruto setelah mengeluarkan Tombak petirnya lalu menghunuskannya ke depan hingga menembakkan laser petir besar.

Bziit! Blaaar!

Karena mengira serangan seperti itu tidak akan mempan pada mereka, mereka'pun menerimanya karena Shield mereka bisa menahan serangan Naruto, namun hal tak terduga terjadi karena pelindung mereka tidak muncul membuat mereka terkena serangan itu lalu terpental cukup jauh.

" Eh! Pelindung mereka tidak bisa mengatasi serangan itu?! " kejut Kokabiel, sementara Kelompok Naruto tampak tersenyum karena saat ini ketua mereka benar-benar serius.

" Apa yang terjadi? " gumam AR-D berusaha bangkit setelah aksi terpentalnya.

" VPP, Virus Project Program, aku sudah menanamkan kalian sebuah virus pada tubuh kalian dengan begitu sistem pelindung kalian akan mati seutuhnya " jawab Naruto " Sebelum pertarungan aku sudah menghidupkan Mode Battle miliku, namun bukan itu saja, sebenarnya dalam Mode Battle miliku terdapat Sensor yang akan langsung meneliti setiap data lawan dan akan melakukan progres kecocokan kekuatan yang harus di gunakan untuk melawan musuhnya nanti " lanjut Naruto.

" Tapi bagaimana bisa Virus itu mengenai kami? " tanya RM-C sedikit mengeram.

" Sentuhan, sebelum aku menyerang AR-D kau menembakiku dan aku sudah menanam Virus pada AR-D pada bagian Kaki begitupun denganmu Aku menyentuh tanganmu dan aku langsung menanamkan Virusku " jawab Naruto " Aku sengaja bertarung melawan kalian lebih dulu, Karena Virus itu akan aktif sekitar 5 menit setelah di tanam. Maka dari itu aku melapisi diriku dengan 2 Shield " lanjutnya.

" Kenapa harus 2? " tanya AR-D tertarik.

" Ada kemungkinan 2 hal, pertama jika satu maka aku tidak akan bisa menunggu sampai Virus itu aktif, kedua aku tidak yakin jika Satu Shield bisa mengatasi serangan kalian berdua " jawab Naruto.

" Hahaha, sepertinya si Jenius sudah menunjukkan taringnya " gumam Kokabiel tertawa senang.

" Bagaimana kalau sekarang saja? Aku tidak yakin kita bisa bertahan jika seperti ini? " tanya AR-D sekali lagi.

" Grr! Baiklah! Aku ingin cepat-cepat melihatnya sekarat! " balas RM-C, Naruto yang tidak tahu maksud dari mereka hanya menaikkan alisnya.

Seketika Naruto melihat beberapa bagian tubuh dari RM-C lepas dan menyatu dengan AR-D, Naruto yang tahu lawannya juga akan serius menjauh dan meletakkan Thundreton Spearnya di punggung dan menyiapkan Midrocremon miliknya.

Saat ini wujud AR-D tampak lebih gagah dan lebih besar namun Naruto tetap siaga karena mereka bisa menyerang kapan saja ' Dataku sudah mendapatkan Data mereka dan juga Shield mereka masih mati dengan kata lain aku bisa bertarung tanpa ada hambatan ' batin Naruto melirik Jamnya yang masih memperlihatkan data AR-D.

" Satte, bisa kita lanjutkan? " tanya AR-D menyiapkan palunya.

" Heh! Tentu " jawab Naruto lalu berlari ke arah AR-D

Sring! Srush!

Seketika Palu AR-D berputar seperti gasing dengan percikan petir dan di lesatkannya ke arah Naruto dengan cepat, Naruto yang melihat itu mengubah satu pedangnya menjadi Redurora dan melesatkan naganya dengan melakukan gerakan yang sama yaitu berputar.

Traaaannkk!

Kedua teknik senjata itu'pun saling berbenturan hingga menimbulkan percikan api.

Trank! Swush! Trink!

Seketika kedua senjata itu kembali terpental ke pemilik masing-masing, setelah menghalau serangan AR-D Naruto kembali menebaskan pedangnya hingga beradu dengan Palu AR-D kembali.

' Gh! Serangannya semakin kuat ' batin Naruto berusaha melawan palu milik AR-D ' Kuso, pertarungan ini terlalu lama. Apakah tidak ada batas waktu? ' batin Naruto.

Mata Naruto seketika terkunci pada lencana milik AR-D, Naruto yang tahu arti lencana itu tersentak ' Souka, Baka ne, seharusnya aku menyadarinya ' batin Naruto merutuki dirinya.

" Ada apa? Apa kau menyerah? " tanya AR-D sementara Naruto hanya membalasnya dengan seringai.

" Heh~ aku rasa, justru aku yang berkata begitu " balas Naruto mengeluarkan Kembali Aura Redurora.

Wush! Trink!

Seketika muncul kepala Rora dan mementalkan Palu AR-D ke atas, melihat itu Naruto melompat mundur dan mengambil Palu milik AR-D.

Sret!

" Blood Contract Weapon " ucap Naruto setelah mengusap darah miliknya pada Palu AR-D " Upgrade Weapon " ucap Naruto lagi.

Siiing! Sriiing!

Setelahnya senjata milik AR-D di tangan Naruto bercahaya dan mengeluarkan Aura petir dan setelahnya palu itu berubah dan mengeluarkan Sabit besar.

" Wow, dia mengubah senjata robot itu menjadi miliknya " kagum Kokabiel.

" Dengan begini pertarungan akan berakhir " ucap Naruto langsung berlari sambil membawa sabit barunya.

" Huh! Jangan meremehkanku baru kau mengubah senjata milikku " ucap AR-D kembali mengeluarkan palunya lalu melesat ke arah Naruto..

Wush! Sring! Tink!

Setelahnya Naruto langsung melompat dan melakukan tebasan putaran ke arah AR-D tapi AR-D berhasil menahan serangannya.

Twush! Braaak!

Namun Sabit Naruto langsung mengeluarkan uap membuat Sabit Naruto mendorong lebih kuat palu AR-D hingga tertanam di tanah.

Tap! Sret! Sriiiing!

Setelahnya Naruto mengubah posisi pegangannya lalu memutar tubuhnya dengan menebaskan sabitnya ke belakang.

Twush! Sret! Sring! Sraaash!

Namun Serangan Naruto tidak jadi ke arah AR-D melainkan ke atas dan setelahnya mata sabit Naruto berubah posisi ke depan hingga menjadi tombak, setelahnya Naruto menebas ke arah sebuah laser yang ke arahnya hingga terbelah.

' Senjata cadangan ' batin Naruto ketika melihat RM-C sudah menggunakan senjata cadangan miliknya yang persis seperti yang di gabungkan pada AR-D.

Sret! Wush!

Setelahnya Naruto langsung berlari dengan cepat ke arah RM-C, RM-C yang melihat itu langsung menembaki Naruto.

Wush! Wush! Blar! Blar!

Namun semua tembakan RM-C terbelah karena mata ujung tombak Naruto yang membelah setiap serangan RM-C, Naruto yang sudah dekat dengan RM-C langsung menunduk dan mengubah senjatanya kembali ke mode Sabit.

[" Kundrokilla! "] ucap Naruto menebas sabit sambil berputar hingga mengeluarkan roda cakra terbuat dari Api hitam ke arah RM-C

' Api hitam ' batin RM-C terkejut.

Trank! Sret! Swush!

Bziiit! Blaaaaar!

Setelahnya Naruto menancapkan Sabitnya dan Mengambil Thundreton miliknya dan mengibasnya ke bawah dan dari ketiadaan muncul kilat menyambar RM-C hingga tidak bisa bergerak dan membuatnya terkena serangan Naruto hingga menabrak dinding.

Krak!

Lencana milik RM-C'pun hancur karena serangan Naruto, membuktikan bahwa RM-C tidak bisa bertarung.

Krak! Blaaar!

Seketika Mata Naruto menyipit begitu bebatuan-bebatuan mulai keluar dari bawah ke arahnya, melihatnya Naruto menaruh kembali Thundreton dan langsung menebas Sabitnya dengan berputar ke belakang.

Srash! Traaaank!

Bebatuan yang akan mengenainya langsung terbelah dan dari baliknya muncul palu AR-D namun sabit Naruto berhasil menahan serangan AR-D.

" Tinggal kau saja yang harusku kalahkan " ucap Naruto.

" Jangan kira aku akan membiarkannya! " balas AR-D menarik palunya dan kembali menyerang Naruto.

Trink! Trank! Sret! Wush! Sring! Trank!

Naruto yang melihatnya tak membiarkannya dan menggunakan sabitnya untuk menahan dan menyerang balik AR-D.

Sret! Trink! Wush! Braak!

Sekali lagi Naruto kembali menanam senjata AR-D ke tanah, namun AR-D berusaha melawan dorongan senjata Naruto dengan menambahkan tenaga pada senjatanya dan sayapnya agar senjata Naruto tidak mendorong senjatanya ke bawah.

' Ku-Kuso, dia hanya dengan satu tangan bisa memegang senjata seberat ini ' batin Naruto berusaha mengeratkan genggamannya agar senjatanya tidak terpental ' Tapi jika aku mengubah berat senjata ini ' batin Naruto menyeringai.

[" Reduce Weight to 0,01 "]

Sring! Wush! Twush! Braak!

Senjata Naruto yang menjadi ringan membuat senjata Naruto berhasil di lawan oleh AR-D, namun Naruto kembali mengayunkan senjatanya dengan cepat dan menabahnya dengan tenaga uap membuat Palu AR-D kembali tertanam ke tanah lebih dalam.

' Apa! ' batin seluruhnya terkejut.

" Heh! Walaupun senjataku menjadi ringan, tapi kekuatan senjata dan diriku menjadi lebih kuat dari sebelumnya! " ucap Naruto

Sret! Srash! Sring!

Setelahnya Naruto menarik senjatanya dan menebaskannya ke arah AR-D namun AR-D menjauh dan mengeluarkan senjata yang sama kembali.

Sret! Sret! Trank!

Naruto yang melihat AR-D menjauh memutar sabitnya dan menaruhnya di pundak lalu mengeluarkan Thundreton miliknya dan menggabungkan kedua senjatanya itu.

Sret! Wuush! Bziiit!

Setelahnya Naruto kembali memasang Posisi dan setelahnya kedua senjatanya mengeluarkan Aura Hitam Dan Biru membuatnya menjadi tampak keren.

" Walaupun kau menyatukan kedua senjatamu itu, kau tidak akan bisa menahan serangan ini! " ucap AR-D mengeluarkan Bola cahaya putih lalu menanamnya ke tanah.

Sring! Blaaaar!

Seketika lantai arena meledak dengan dahsyat menuju ke arah Naruto, Naruto yang melihat itu menyeringai.

[" Rengodugo Plasma Sentrullia! "] ucap Naruto memutar kedua senjatanya lalu menancapkannya ke tanah.

Swuuuush! Bziiiiiiiiiiiiiiit!

Seketika tanah di bawah Naruto juga hancur dan dari senjatanya keluar Gelombang api hitam dengan gelombang petir besar yang menyebar luas

BLAAAAAAAAAR!

Seketika di Arena kembali terjadi ledakan besar hingga Kekkai yang di gunakan untuk menutupi Arena melebar dan retak karena kerasnya ledakan.

Setelah asap menipis terlihat AR-D yang masih berdiri tegak namun tubuhnya sudah terdapat banyak retakan karena efek ledakan tadi, sementara Naruto, saat ini Naruto terbaring di tanah dengan luka cukup parah.

Semua yang melihat itu tampak terkejut ketika melihat apa yang ada di depan mata mereka, mereka tidak percaya pemuda yang sangat luar biasa itu kalah.

" Huh, Akhirnya selesai juga " gumam AR-D.

Groooaaaaar!

Brak! Grak!

Seketika terdengar suara teriakan naga dan dari bawah muncul kepala Redu dan Rora yang langsung mengunci tubuh AR-D, semua mata kembali terkejut dengan apa yang terjadi.

" Kau terlalu fokus pada satu sasaranmu " seketika Semua kembali terkejut mendapati Naruto tengah berlutut di belakang AR-D tepatnya pada dinding Arena dengan pedang Midrocremon yang menancap di tanah.

' Apa, ada dua ' batin AR-D terkejut.

" Hologram Blood Cloning Reality, aku menggunakannya setelah aku mengeluarkan kekuatanku, aku menempatkan diriku yang lain di tempatku tadi sementara yang aslinya telah berpindah dengan Teleportasi.

Sebenarnya aku sudah merencanakan ini dari awal tapi aku membutuhkan beberapa langkah agar rencana ini berhasil " ucap Naruto asli memberitahu sambil tersenyum pada AR-D.

" Beberapa langkah? "

" Pertama, aku harus mengetahui tentang sang lawan, langkahnya, gerakannya, pikirannya, segalanya, setelah mendapatkan semua itu aku bisa melakukan rencana untuk melakukan Tipuan, terdapat 100 cara dalam melakukan hal itu dan itu tidak sulit untukku.

Kedua, aku memerlukan pengalihan dari mata lawan, dengan begitu dia hanya kan fokus pada satu Target dan membiarkan Target lainnya, Ketiga, aku membutuhkan situasi yang menguntungkan seperti tadi, tapi aku juga harus mengetahui daerah yang masih utuh sebelum melakukan perpindahan dan melakukan tahap selanjutnya " jawab Naruto sambil menjelaskan dengan sedikit menyombongkan dirinya dan memutar-mutar sabit besar miliknya.

Swung! Swung! Swung!

Seketika tubuh Naruto yang terbaring berubah menjadi hologram dan kembali menjadi Naruto yang sudah berdiri tegak dan muncul kembali Naruto lainnya hingga saat ini AR-D di kelilingi oleh lima Naruto dengan masing-masing senjata, Hydro, Midrocremon, Shiyaki, Plasma Gun Sword dan senjata baru milik Naruto.

" Dengan tahap akhir, yaitu mengalahkan lawannya dalam satu kali serangan bersama dalam skala besar " ucap Naruto memutar sabitnya hingga mengeluarkan Api putih.

Wush! Bzit! Sring! Groooaaa! Srash!

Kelima Naruto itu'pun melancarkan serangan masing-masing bersama ke arah AR-D sementara AR-D berusaha memberontak tapi hasilnya tidak bisa.

Blaaaar!

Karena tidak bisa menghindar akhirnya AR-D menerima serangan Naruto hingga terjadi ledakan besar dan akhirnya menghancurkan Kekkai Arena karena daya angin ledakan.

Setelah asap menipis terlihat tubuh AR-D yang sangat hitam dan perlahan ambruk seperti robot rusak, semua terdiam melihat kejadian di depan mata mereka.

Swung! Swuung! Tank!

Seketika Naruto Jatuh berlutut dengan nafas terengah-engah dan wajah pucat, dirinya sudah menahan Efek dari Blood Conecting Weaponnya selama 50 menit dan itu sangat menguras tenaganya.

" E-Eh! Pertandingan Berakhir dan pemenangnya adalah pemuda berambut pirang itu! "

" Danchou! " teriak para kelompok Naruto berlari ke arah Naruto yang tampak lemah.

" Hah.. Hah.. Hah.. Kuso.. Aku terlalu memaksakan diri " gumam Naruto berusaha menormalkan nafasnya.

" Hohoho~ Lumayan Naruto-san, aku tidak menyangka kau bisa mengalahkan Dua Robot itu! " ucap Kokabiel sambil menepuk punggung Naruto cukup kers sehingga yang di tepuk menatap tajam sang pelaku.

" Sebaiknya kita membawa Danchou dan menyembuhkannya lebih dulu " usul Kiba dan tanpa bambibu Julis dan Asia langsung memopong tubuh Naruto sementara Koneko mengambil Sabit Naruto dan membawakannya untuk Naruto.

" Hey! Kau pirang kucing! "

Merasa di panggil kelompok Naruto menoleh dan dia mendapati sosok pemuda berambut silver berdiri jauh dari mereka menatap menantang Naruto.

" Bagaimana jika bertarung setelah kau pulih! " tantang orang itu.

" maaf... Aku masih membutuhkan waktu " jawab Naruto lemah sementara kelompok Naruto di ikuti Kokabiel berjalan membantu Naruto.

" Huh! Padahal aku menemukan lawan yang menarik " dengusnya berjalan pergi menjauh dengan rasa kesal ' Tapi... Suatu saat aku akan mengajakmu untuk melawanku ' batinnya tersenyum angkuh.

.

.

" Danchou, kau terlalu memaksakan dirimu, kau juga memaksakan dirimu untuk menahan Blood Conecting milikmu selama 50 menit, itu sangat berbahaya! " omel Kiba sementara Naruto hanya mendengus lemah.

" Kau pikir aku akan menduga hal ini akan terjadi! " balas Naruto yang saat ini terbaring kembali di pangkuan Asia.

Bletak!

" Jika seperti itu kenapa Nii-san masih saja memaksakan diri Nii-san untuk bertarung " omel Asia sambil memberi jitakan pada kakaknya itu.

" Itte.. Kau pikir aku menerima hal di mana kelompokku sudah lemah bertarung akan di biarkan saja hingga terluka parah? Mana mungkin aku menerima hal itu " balas Naruto memalingkan wajahnya kesal.

Baiklah hal itu membuat semua terdiam sesaat dan setelahnya para perempuan di sana merona karena kepedulian Naruto l, terutama Kirin yang wajahnya sangat memerah. Kiba hanya menggelengkan kepalanya akan sifat para perempuan yang di kelompoknya terkena virus jatuh cinta.

" Tapi kau beruntung bisa mengalahkan mereka berdua hingga separah itu, dan juga setelah mengalahkan Mereka kau langsung memasuki Rank 5 teratas " ucap Kokabiel datang ke arah mereka.

" dan juga Danchou sudah semakin kuat untuk menahan Efek Dari Blood Conecting Weapon Danchou, walau efeknya juga mungkin sedikit parah " Puji Koneko sementara Naruto hanya diam menanggapi

" Dan juga, kau beruntung seperti ini, karena jika tidak mungkin orang tadi akan melawanmu sungguh-sungguh " ucap Kokabiel membuat semua menatapnya.

" Maksud Kokabiel-san adalah orang berambut perak itu? " tebak Irina dan di jawab anggukan dari Kokabiel.

" Toudou-san kau pasti tahu siapa dia bukan, peringatkan Naruto-san untuk berhati-hati menghadapi tiga peringkat di bawahmu, kau tahu maksudku yaitu Putih Perak, Pirang Panas dan si Armor Singa itu " ucap Kokabiel dan hanya di jawab anggukan mengerti olehnya.

" Siapa yang kau maksud Kokabiel-san? " tanya Xenovia bingung arti dari tiga nama itu.

" Sebaiknya tidak di sini, kita harus kembali dan membiarkan Nii-san istirahat lebih dulu " usul Asia sementara yang lain hanya setuju saja, mereka juga tidak mungkin membiarkan Danchou mereka berbaring di lantai yang keras.

" Oi, sebelum kalian pergi, aku di beritahu untuk bertanya lambang kelompok kalian? " tanya Kokabiel.

" White Fox " jawab Naruto lemah sebelum di bawa pergi oleh kelompoknya.

" White Fox?... Nama yang unik "

.

.

Kana Nishino – Torisetsu

.

Kono tabi wa konna watashi wo erande kurete doumo arigatou

( layar memperlihatkan Naruto yang duduk di bawah pohon yang menunduk perlahan membuka matanya lalu menatap kota )

Goshiyou no mae ni kono toriatsukai setsumeisho wo yoku yonde

( Layar kembali di ganti Kurama yang tidur di hutan kematian perlahan membuka matanya )

Zutto tadashiku yasashiku atsukatte ne

( Lalu layar di ganti dengan Lengan Naruto yang berisi W.W.S Watch mengeluarkan pemberitahuan )

Itten mono ni tsuki henpin koukan wa uketsukemasen

( lalu layar di ganti dengan Naruto yang melihat jamnya mengeluarkan pemberitahuan mengecek pemberitahuan itu )

Goryoushou kudasai

( lalu layar memperlihatkan setengah wajah Naruto yang tersenyum tipis lalu berdiri dari duduknya )

Kyuu ni fukigen ni naru koto ga arimasu

( Layar kembali di ganti dengan Kiba yang berlatih di ruang Kendo )

wake wo kiite mau

( Layar kembali di ganti dengan wajah terkejut Kiba saat sesuatu di telinganya berkedip )

Kotaenai kuse ni hottoku to okorimasu

( Layar kembali di ganti dengan Koneko yang ada di kursi taman sedang memakan camilannya bersama burung-burung kecil )

Itsumo gomen ne

( layar kembali di ganti dengan wajah Kongko dari depan yang melihat ke arah kamera ketika sesuatu di telinganya juga berkedip )

Demo sonna toki wa korizu ini

( Layar kembali di ganti dengan Xenovia dan Irina yang tertidur di bawah pohon seketika terbangun ketika sesuatu di telinga mereka berkedip )

Tokoton tsukiatte agemashou

( Dengan semangat Mereka berdua bangun lalu berlari ke suatu tempat )

Teikiteki ni homeru to nagamochi shimasu

( layar di ganti dengan Asia yang ada di kursi dekat sekolah dalam keadaan tertidur )

Tsume ga kirei toka

( Layar kembali di ganti dengan wajah Asia dari depan seketika terbangun ketika di telinganya sesuatu berkedip )

Chiisana henka ni mo kidsuite agemashou

( Layar kembali di ganti dengan Julis, Claudia, Kirin dan Saya yang tengah berbincang di jalan )

Chanto mite ite

( Lalu layar kembali di ganti wajah mereka yang terkejut ketika sesuatu di telinga mereka berkedip )

Demo futotta toka yokei na koto wa Kidsukanakute ii kara ne

( Layar kembali di ganti Naruto yang bersandar di gerbang sekolah sedang menunggu seseorang, lalu seketika Naruto menoleh ke arah gerbang yang terbuka )

Moshimo sukoshi furuku natte kite

( lalu layar berpindah dari posisi Naruto menoleh ke arah gerbang dan terlihat Kiba, Xenovia, Irina, Asia, Julis, Kirin, Claudia, Sayadatang dengan nafas terengah-engah kecuali Koneko yang terakhir datang )

Meutsuri suru toki wa

( Layar lalu di ganti dengan wajah Naruto yang tersenyum tipis lalu mendekati mereka )

Futari ga hajimete deatta

( layar lalu memperlihatkan dari samping Naruto yang telah sampai di depan mereka saling tersenyum )

Ano hi wo omoidashite ne

( Lalu layar kembali di ganti dengan Naruto yang mengajak mereka berlari bersama lalu seketika layar putih sesaat )

Kore kara mo douzo yoroshiku ne Konna watashi dakedo waratte yurushite ne

( lalu layar seketika berubah menjadi tempat pantai dan dari samping keluar Naruto yang berlari bersama Kiba, Xenovia, Koneko, Asia, Julis, Saya, Kirin, Claudia dan Irina yang terlihat senang berlari bersama di pantai )

Zutto taisetsu ni shite ne

( layar seketika di ganti dengan terik matahari lalu kamera bergerak turun memperlihatkan Naruto, Kiba, Xenovia, Asia, Koneko, Julis, Kirin, Claudia, Saya dan Irina yang saling berkumpul bersama sambil saling merangkul )

Eikyuu hoshou no watashi dakara

( lalu layar kembali di ganti dengan gambar mereka yang saling berbisik lalu melompat bersama dengan senyum bahagia lalu kamera kembali bergerak ke atas memperlihatkan langit yang cerah )

TBC

Note : Yo! Yo! Minna-san kembali update ini cerita yang paling geje.

Ahahaha, gomen ne minna, saya lebih dulu update cerita ini dari pada yang saya janjikan, tapi cerita itu masih dalam pembuatan jadi sabar saja dulu ya.

Yap, kali ini cerita ini mengambil sedikit bagian dari anime Gasukuen Astersik War, dan juga saya melakukan sedikit perubahan pada namanya

Di sini hanya akan ada sedikit penjelasan saja, dalam cerita di atas Battle Rank adalah sebuah pertarungan antara para murid untuk menunjukkan kemampuan mereka. Sebenarnya pertarungan ini tidak terlalu penting tapi pertarungan ini sedikit memiliki arti di mana membuktikan bahwa mereka adalah orang yang pantas dan siap melakukan misi nanti.

Lalu soal Kirin, memang di anime tersebut Kirin di asuh oleh pamannya, dan juga pamannya hanya memanfaatkannya, maka dari itu saya membuat pertarungan antara Kirin dan Naruto walau bukan layaknya musuh. Dan juga sekarang Kirin tinggal dengan Naruto walau beda kamar.

Berikutnya mengenai Erdinoix, bisa di bilang mereka adalah penjaga setiap kota, anggap saja seperti itu di mana setiap Erdinoix terdapat hewan legenda. Di sini baru satu yang di ketahui yaitu Leviathan, namun bagaimana dengan empat lainnya, apa kalian mengetahuinya?

Lalu pengkarakteran Kokabiel, di sini Kokabiel tidak jahat seperti di cerita biasanya, dalam setiap pengkarakteran di cerita ini akan berbeda-beda.

Satte itu saja yang bisa saya jelaskan di chapter ini, berikutnya mungkin di Chapter berikutnya karena cerita ini langsung 2 Chap, satte sampai jumpa di chap selanjutnya, Jaa ne!

Please Review