Chapter Sebelumnya
Tap! Tap!
Sementara itu di tempat penonton terlihat di lorong para penonton terdapat wanita berambut pirang panjang dengan mata berwarna emas menggunakan Pakaian Kaos berwarna putih dengan celana biru panjang beserta Hitam bergaris putih, tengah berlari tergesa-gesa hingga dia berhenti tepat di tempat tertinggi dari tempat penonton.
Wanita itu menatap arena dengan tatapan Khawatir, pandangannya terkunci ke arah Naruto yang sudah bersiap, Wanita itu tampak bernafas lega lalu mulai bersandar di dinding dan melipat tangannya di bawah dadanya membuat dua buah melon yang di katagorikan besar menambah besar.
" Yokatta Ne, kau baik-baik saja Naruto-kun " gumamnya senang " Satte, coba kita lihat kemampuanmu Naruto-kun " gumamnya menutup mata kirinya lalu membukanya kembali hingga pupil mata kirinya berubah menjadi vertikal.
" Rupanya benar kau di sini " Wanita yang mendengar suara itu menoleh dan dia melihat sosok Wanita berambut merah dengan mata merah berpupil vertikal, menggunakan gaun berwarna Orange dengan jubah tipis orange yang berisi gambaran rubah tengah berjalan ke arahnya.
" Ada apa kau kemari? " tanya wanita berambut kuning.
" Tentu saja menemanimu, akan gawat jika kau berubah tanpa sengaja nanti, lagi pula kenapa kau kemari " balas Wanita berambut merah itu.
" Hanya melihat kemampuan seseorang "
.
Team Naruto and Asuna
.
" Ne Enfield-san, kira-kira seperti apa lawan Naruto-san? " tanya Asuna meminta keterangan.
" Lawan Naruto adalah salah satu peringkat tinggi dari lima besar di Asterik Battle, namanya Vali dia memiliki julukan White Dragon Thife Energy, dia memiliki pedang bernama The Divine Argonamic, jika pedang kalian menyentuh pedangnya dia bisa menghisap energi kita hingga titik terendah, kemampuan pedangnya hampir mirip milik Tohka yang memanipulasi energi, tapi pedang ini lebih kuat 5% di banding milik Tohka " jelas Claudia panjang lebar.
" Apa Naruto-san akan baik-baik saja " gumam Leafa tampak khawatir.
" Heh~ Apa kau menyukainya Leafa-chan? " goda Asuna membuat wajah Leafa memerah.
" Ma-mana mungkin! Jangan asa bicara Asuna-chan! " Asia yang mendengar tadi itu menundukkan kepalanya dalam, entah kenapa dirinya tidak terima ada yang merebut kakaknya itu darinya.
.
Arena
.
" Yosh! Satte Ikuzo! " ucap Naruto mengibaskan senjatanya dan...
Disclaimer :
Naruto © Masashi Kisimoto
High school dxd © Ichiei Ishibumi
Summray : Uzumaki Naruto, seorang pemuda yang dari lahir telah di takdirkan untuk menjaga masa depan dunia, namun awal kehidupannya harus merasakan sedikit kepahitan, namun seiringnya waktu berjalan kepahitan itu berubah menjadi manis.
Naruto : The Dragon Future
Pair : Naruto x Harem ( Hinata, Rias, Akeno, Gabriel, Sona, Tsubaki, Asia, Kirin, Claudia, Julis, Saya, Kuroka, Koneko, Tohka ) #mungkin ada tambahan
Genre : Adventure, Fantasy, Little Romance, Humor, DLL.
Rate : M
Warning : Typo, OC, OOC, Multichap, jutsu buatan sendiri, alur berantakan, NotDxDTheme!, Alltheme is Future!, Smart!Naru, Incest!, Dark Supranatural!, OOC!Vali, Friendship!Vali
" Halo " berbicara
' Halo ' batin
[" Halo "] Dragon Bijuu
[' Halo '] batin Dragon Bijuu
.
Fix Sound First
( Kamera yang mengambil gambar kota konoha langsung bergerak ke atas mengambil gambar matahari cerah )
Fix Sound Second
( Lalu muncul judul cerita ini )
Fix Sound Three
( Perlahan setiap huruf judul menghilang seperti hologram rusak )
anata wa sugu ni anata o
( Layar kembali di ganti dengan gambar Naruto yang saat ini tengah terbaring bersama Whitegon dan Kurama dan menguap bersama )
tada no mono da to sagesumu
( Lalu layar kembali di ganti dengan Asia dari samping yang ada di teras DSA sambil melihat kota lalu melirik ke kebelakang )
watashi wa sonna anata o dakishimeru tsumori sa
( Lalu layar kembali di ganti dengan tangan Naruto yang berisi W.W.S menunjukkan pemberitahuan namun Naruto tidak memperdulikannya melainkan Naruto tetap menoleh ke arah langit )
guuzen sekai ga katachi o kaeta to shitemo
( Layar kembali di ganti dengan kelompok Naruto, lalu di ganti dengan Kelompok Sasuke yang di latari bayangan sembilan legenda naga )
anata ga ireba nan ni demo nareru ki ga shita
( Layar kembali di ganti dengan punggung Naruto yang menggunakan jubahnya yang berkibar, lalu gambar kembali di ganti dengan tangan Naruto yang meremas kuat hingga memunculkan lingkaran Progres )
masshiro na yume o atsume ni yukou
( kamera kembali di ganti dengan bergerak kebelakang memperlihatkan Naruto yang tengah menaiki skeatboardnya di rute kiri bersama kelompoknya melesat bersama sambil menghindari berbagai serangan )
bouken ga iro o tsumuideiku yo
( Lalu layar memperlihatkan berbagai kelompok menyerang kelompok Naruto namun setiap serangan berhasil di hindari hingga dari balik asap keluar sosok astral berwarna hijau dengan sebuah sabit di tangannya )
Majiwaru
( Layar di ganti dengan Sayuri yang tersenyum ke arah kamera )
Fumihazusu
( Kembali di ganti dengan Ajuka dan Falbium yang tengah berdebat )
kawaridasu mirai ga temaneiteru yo
( Lalu layar kembali di ganti dengan pasukan kegelapan yang bangkit lalu memperlihatkan sosok naga hitam berkepala banyak )
Noriokurenaide
( kamera kembali di ganti dengan setengah wajah Naruto yang menutup matanya perlahan membuka matanya memperlihatkan mata emas dengan angka jam di dalamnya )
tooku demo zutto soba ni iru
( Lalu layar kembali berubah dengan gambar sosok Vali dari samping lalu di ganti dengan sosok Naruto yang berhadapan dengan Vali )
tsunagu kokoro zutto hanasanai
( Layar kembali di ganti dengan tangan mereka yang memutar senjata masing-masing lalu melesat bersama dan membenturkan senjata mereka hingga menimbulkan cahaya putih )
Fix End
( Lalu layar kembali di ganti dengan sosok Naruto yang memandang rumput luas perlahan di ganggu dengan datangnya para kelompok perempuannya yang langsung memeluknya erat )
.
Note : Untuk penamaan Kiba akan di ubah seperti, Kiba Yuuto akan di biarkan menjadi Kiba, kalau Kiba Inuzuka jadi 'Kiba'.
.
Chapter 11 : Dragons Champions Arc I : White Vs Silver
.
Wush! Briiiiiiiiiiit!
Setelah mengayunkan senjatanya Naruto langsung menekan pelatuk senjata dengan empat jarinya hingga senjata Naruto memuntahkan Peluru dalam jumlah 20 perdetik, tak menghentikan sampai sana, Naruto langsung memegang pegangan senjatanya lalu kembali menembakkan pelurunya secara lurus ke arah Vali.
Karena tak bisa melihat peluru, Arthur'pun berpindah ke posisi Vali di ikuti Bikou, setelahnya Arthur mengarahkan tangannya ke depan hingga memunculkan sebuah lingkaran emas dengan gambar naga di hiasi bintang.
[" Argona Shekurield! "] ucap tegas Arthur.
Wush!
Setelahnya sebuah setengah kubah muncul dan melindungi mereka dari peluru Naruto selagi menembak Naruto melirik Koneko dan Kirin yang masih diam di tempat.
" Dengar, Koneko kumpulkan senjutsumu kumpulkan energi sebanyak mungkin agar cukup melawan Arthur, Kirin Lindungi Koneko dia tidak akan bisa bergerak selagi mengambil energi senjutsu " perintah Naruto
" Ha'i! " balas Mereka.
" Biar aku tangani mereka lebih dulu, setelah kalian selesai barulah kalian menyerang bagian kalian " ucap Naruto lagi sambil menatap tajam kedepan.
Cklek!
Twuung!
Selagi menembak, Naruto kembali menekan pelatuk di jempolnya hingga di tengah senjata M-16nya yang rupanya isi stun gun langsung mengumpulkan Energi hingga membentuk bola sedang.
[" Mecrullia! "] ucap Naruto menembakkan senjatanya.
Crak! Tank!
Setelah menembak pelurunya sambil melesat ke arah Vali dan teamnya, Naruto menarik pegangan di tangan kanannya dan menekan kembali senjatanya layaknya mengisi ulang peluru.
Wush! Tink!
Setelah merelod, Naruto membenturkan senjatanya hingga kembali ke bentuk semula berupa pedang Besar dan mempercepat larinya ke arah Vali.
Wush! Blaaaaar!
Sementara itu peluru yang di tembak Naruto tadi langsung membentur pelindung Arthur hingga membuat ledakan sedang, Arthur yang merasa tembakan tadi tidak mempan tersenyum, Namun senyum itu sirna di gantikan rasa terkejut karena Pelindungnya perlahan menghilang seperti angin.
' Mu-Mustahil! ' kejut Arthur karena kemampuannya bisa dihilangkan, Argona Shekurield adalah sebuah teknik yang menggunakan darah keturunan Naga Bintang bernama Argo, salah satu Naga dalam Kategori Autro.
Sret! Wush!
Sedetik kemudian Arthur harus terkejut ketika mendengar suara berhentinya seseorang dan sebuah ayunan, mau tak mau dia'pun berseru.
" Kalian! Menunduk! " seru Arthur dan di ikuti oleh Bikou dan Vali.
Srash!
Dan benar saja sebuah tebasan dari pedang Naruto melewati mereka hingga membelah asap hingga memperlihatkan Naruto yang rupanya menebaskan pedangnya dengan tangan kiri.
Sret! Wush!
Melihat tebasannya di hindari, Naruto langsung melompat mundur dan menjaga jaraknya karena mustahil melawan tiga orang dalam jarak dekat.
" Sial, aku tidak menyangka dia bisa menghilangkan Argona Shekurield milikku dengan sempurna " desis Arthur sambil mengacungkan pedangnya ke arah Naruto " Vali ijinkan aku melawannya sekali saja, aku ingin melawannya dengan pedangku " pinta Arthur.
" Heh! Terserah saja, tapi sisakan bagianku " balas Vali santai, Arthur yang mendengar itu tersenyum.
[" Argona Breaker Heald! "] ucap Arthur dengan lantang.
Crang! Crang! Crang!
Setelahnya di seluruh tubuh Arthur muncul sebuah pelindung emas yang menghiasi tubuh Arthur Naruto yang melihat itu mencengkeram erat senjatanya dengan tangan kirinya lalu mengacungkannya ke depan.
" Hikke! " teriak Arthur langsung melesat ke arah Naruto diikuti Naruto.
Wush! Traank!
Sambil saling melesat mereka'pun saling menebas satu sama lain hingga melewati musuh mereka dan tadi terdengar jelas sebuah benturan senjata yang cukup keras membuat semua was-was siapa yang kalah.
Bruk!
Semua melebarkan matanya ketika melihat Arthur Ambruk dengan Argona Breaker Healdnya yang perlahan menghilang seperti debu, Arthur yang tidak menyangka itu sangat terkejut ini kedua kalinya dirinya kehilangan kemampuannya tanpa sebab.
" Maaf tapi aku belum mau melawanmu, yang inginku lawan hanyalah si perak itu " ujar Naruto sambil memandang tajam Vali.
" Heh! Hahahahah! Yosh! Inilah yang aku suka! " teriak Vali lalu melesat ke arah Naruto.
Wush! Tink!
Crang! Crang!
Melihat Vali ke arahnya dengan cepat Naruto membenturkan senjatanya ke tanah hingga berubah menjadi senjata Manchine Gun M-16 miliknya.
Sret! Wush!
Briiiiiiiiitttttt!
Vali yang melihat Naruto kembali menembakkan peluru secara jarak jauh mau tak mau harus melompat tinggi, Naruto yang melihat itu tersenyum remeh.
" Heh! Jangan pikir senjataku ini tidak akan mengenaimu! " seru Naruto memegang senjatanya sambil menekan pelatuk di jempolnya.
Twung!
Setelahnya sebuah energi dengan cepat mengumpul di stun gun di senjata Naruto membuat Vali terkejut karena tembakan tadi adalah jebakan.
[" Regollia! "] ucap Naruto menembakkan senjatanya.
Wush! Duar!
Setelahnya peluru Naruto melesat ke arah Vali dan membuat ledakan cukup besar di atas, Naruto yang tahu Vali masih bertahan bersiaga.
Wush!
Setelah ledakan asap menipis terlihat Vali tengah terbang dengan sebuah sayap mekanik di punggungnya beserta Vali yang telah di tutupi Armor, Naruto yang melihat itu tidak menyangka Vali bisa bertahan dari serangan cepat jarak jauhnya.
" Cih! Kalian dari tadi enak menyerang, sekarang biar aku menyerangnya! " teriak Bikou dengan kesal lalu melesat ke arah Naruto.
Naruto yang melihat Bikou ke arahnya, langsung menarik pegangan di tangan kanannya dan melepaskannya hingga berubah menjadi Stun Gun berukuran Besar dengan Sebuah Pisau di bawah Stun Gunnya.
Wush!
Trank! Trank!
Setelah mengubah senjatanya, Naruto langsung melesat kearah Bikou dan langsung membenturkan senjatanya ke arah Tongkat Bikou hingga membuat bunyi yang keras.
Trink! Twush! Trink! Tink!
Selagi beradu senjata, Naruto langsung menembakkan pelurunya ke arah Bikou dari jarak dekat dan berhasil dengan Bikou dengan cukup lincah bahkan sangat tipis hingga hampir kena.
Wush! Trink!
Merasa sebuah serangan Dari belakang Mau tak mau Naruto menunduk dan benar saja, Arthur menyerangnya dari belakang namun hanya terkena tongkat Bikou.
Wush! Duak! Twush!
Trink! Trank! Twush! Twush!
Dua lawan satu'pun terjadi, Bikou dan Arthur menyerang secara acak dan Naruto berhasil menandingi mereka dengan menendang, menghindar, menahan dan menembak. Arthur dan Bikou hanya bisa mendesis Karena setiap serangan mereka bisa di hindari.
Wush! Trank!
Kembali merasa sebuah serangan dari dua sisi dalam jarak dekat mau tak mau Naruto menahan dengan Stun Gunnya dan lengan kirinya yang berisi W.W.S Watchnya hingga membuat serangan tersebut berhenti.
" Vali! Sekarang serang dia! " seru Bikou, Naruto yang mendengar itu hanya tersenyum remeh.
" Hey! " panggil Naruto sambil melirik Bikou di kirinya " Sebaiknya kau serius monyet! " ucap Naruto membuka telapak kirinya lalu mengepalkan tangannya hingga jam di tangan kirinya memunculkan sebuah lingkaran hologram.
[ Sonic Boom! ]
Blaaaar!
Setelahnya Bikou dan Arthur terpental begitu merasakan sebuah ledakan dari tempat Naruto, semua yang melihat aksi Naruto menatap takjub Naruto.
Crak! Tink! Crak! Crak!
Setelah memisahkan dua orang itu, Naruto kembali menarik senjatanya hingga berubah menjadi M.C M-16 miliknya lalu berubah kembali menjadi Senjata Kingnya.
Setelah mengubah senjatanya Naruto berbalik dan di belakangnya telah menunggu Vali yang juga sudah bersedia.
" Danchou kami sudah siap! " seru Kirin, Naruto yang mendengar itu memberi tanda dua jari di apit bersama jempol dan jari manis dan kelingking di tekuk ( seperti membuat segel satu tangan dengan di letakkan di dada, Kirin dan Koneko yang melihat tanda itu langsung melesat kebagian mereka
" Heh! Apa kau akan menyerangku dengan sebuah jutsu? Jangan harap aku biarkan hal itu! " ucap Vali langsung melesat ke arah Naruto.
Wush!
Setelah dekat Vali langsung menebaskan pedangnya, Namun Naruto berhasil menghindar dengan memundurkan badannya.
Wush! Wush! Wush!
Membalas serangan, Naruto langsung mengibaskan pedangnya di bagian kiri Vali dengan jarak yang sangat tipis dan hanya membuat goresan tipis. Melihat jarak yang cukup dekat dengan ganas Vali menyerang Naruto secara acak namun Naruto menghindarinya dengan pandai layaknya orang menghindari benda tajam dan lemparan Bola
Wush! Wush! Duak! Buagh! Buagh! Sret! Duak!
Melihat sebuah celah Naruto langsung menghindari serangan Vali dengan cepat lalu menendang Vali hingga mundur, tak membiarkan sampai sana Naruto langsung memukul dada Vali dengan tangan kirinya sekuat tenaga lalu melompat dan menendang kepala Vali hingga terseret beberapa meter.
" Cih! Besi itu keras juga " decih Naruto merasakan tangannya cukup kesakitan.
" Apa hanya itu seranganmu? " remeh Vali, dirinya merasa belum puas dengan serangan Naruto.
" Cih! Kau pikir aku akan terpancing dengan mudah dengan trik murahan itu, Aku masih memiliki cukup tenaga untuk melawanmu! " balas Naruto sambil membuat segel satu tangan dengan tangan kirinya lalu melesat ke arah Vali.
.
Kirin Vs Arthur
.
Trank! Trink! Wush! Trank! Trank!
Sementara itu di sisi Kirin, Kirin dengan ganas menyerang Arthur dengan sekuat tenaga hingga membuat Arthur hanya bisa bertahan dengan berjalan mundur, walaupun membalas Kirin berhasil menghindari serangannya dengan sempurna.
' Cih! Jika sudah dia pasti akan cukup sulit, tapi kalah dengan perempuan mau di mana taruh mukaku! ' batin Arthur mengeram dan mulai membalas serangan Kirin, Kirin yang merasa ada perubahan dengan serangan Arthur berusaha menyimbangi setiap serangannya.
Trink! Blaaar!
Melihat celah tipis Kirin langsung membenturkan senjatanya ke arah senjata Arthur dan mendorongnya ke tanah hingga tertancap di lantai.
Wush! Duak!
Dengan lincah Kirin langsung menendang Dagu Arthur hingga membuatnya mendongak ke atas.
Sret!
Duak!
Dengan gerakan cepat Kirin menendang wajah Arthur ke samping hingga terseret ke samping dengan wajah lebam, tak membiarkan musuhnya, Kirin kembali melesat ke arah Arthur.
" Cih! Tendangan tadi cukup keras juga " gumam Arthur mengelus wajahnya yang di tendang lalu bersiap karena Kirin melesat ke arahnya.
Wush! Trank!
Dengan serangan sambil melompat, Kirin langsung menebaskan pedangnya, namun Kirin terkejut mendapati Arthur memiliki senjata cadangan.
Sring! Wush!
Melihat musuhnya mempunyai senjata cadangan membuat Kirin langsung menjaga jarak untuk membuat strategi baru dalam menyerang.
" Senjata cadangan " gumam Kirin menatap senjata Arthur lekat.
" huh! Sebaiknya kau fokus pada lawanmu cebol! " teriak Arthur melesat ke arah Kirin.
.
Koneko Vs Bikou
.
Wush! Wush! Blar! Blar!
Sementara itu di sisi Koneko, Koneko terus menyerang Bikou dengan pukulan terkuatnya tanpa mengeluarkan Senjutsu, sementara Bikou, pemuda itu terus menghindar karena bagaimanapun hanya dengan pukulan Kosong yang berhasil di tanah, dirinya sudah terpental 5 meter.
' Sial nih bocah cebol, aku bagaikan dikejar shinigami saja! ' teriak batin Bikou berusaha menghindari setiap serangan Koneko.
Wush! Blaar! Booom!
Koneko yang melihat musuhnya menghindar terus mulai kesal dan langsung saja memukul lantai di bawahnya hingga berguncang lalu melesat ke arah Bikou yang tampak menyeimbangkan dirinya dari guncangan tadi hingga membuat ledakan angin.
Buagh! Wush! Blaaam!
Karena tidak sempat menghindar Bikou harus menerima serangan Koneko hingga terpental ke sudut dinding hingga retak " Ugh! Pukulannya lumayan juga " gumam Bikou berusaha lepas dari dinding.
Wush!
Mata Bikou melebar ketika mendapati Koneko telah melompat ke arahnya dengan menyiapkan pukulan terkuatnya.
.
Naruto Vs Vali
.
Wush! Swush! Swush! Blar! Blar! Sret! Wush!
Kembali ke Naruto dan Vali, mereka masih terus menyerang secara liar sambil menghindari setiap serangan musuh mereka, tanah bahkan dinding menjadi sarang serangan mereka yang gagal.
Wush! Blar!
Karena berhasil menyudutkan Naruto ke dinding, Vali langsung mengarahkan pukulan Kosong ke arah Naruto namun berhasil dihindari dengan mudah dan hanya mengenai dinding di belakang Naruto.
Sret! Duak!
Tak membiarkan kesempatan, Naruto langsung menendang Vali hingga terpental.
Wush! Buagh! Blaaar!
Tanpa di sangka tiba-tiba Naruto langsung memukul Vali dengan Palu mekaniknya hingga terpental kedinding Arena, sementara sang pemukul langsung menghilang seperti hologram. Rupanya yang menyerang Vali tadi adalah Cloning hologram penyerang singkat milik Naruto, Naruto yang masih di sudut dinding perlahan melangkah kedepan.
" Cih, orang ini diluar perkiraanku, jika saja aku bisa mengenai senjatanya maka semuanya akan selesai dengan cepat " desis Vali di balik Armornya sambil memasang posisi siaga.
Sret! Wush!
Kembali Naruto melakukan segel satu tangan di dadanya lalu melesat ke arah Vali, Vali yang melihat itu mengepalkan tangan kanannya hingga mengeluarkan Cahaya putih.
[" Algorago! "] ucap Vali memukul udara kosong dengan keras hingga cahaya di tangan Vali melesat ke arah Naruto, Naruto yang melihat itu tetap berlari sambil memutar pedang merahnya.
Wush! Srash! Blaaar!
Setelahnya Naruto menebaskan pedangnya hingga serangan Vali terbelah menjadi dua dan membuat ledakan di belakang Naruto.
Sret!
Tink!
Seketika Mata Naruto melebar ketika pada akhirnya pedangnya terkena pedang Vali, dirinya tidak menyangka Vali telah mengambil posisi pedangnya berada.
" Njhaaha! Sekarang akan aku hisap tenagamu! " teriak Vali senang " Dengan begini semua selesai " ujar Vali lalu terbang menjauh.
" Cih! Sial! Koneko! Kirin! Ambil posisi bertahan! " seru Naruto mengeluarkan Bola Kuning lalu meremasnya.
Bzit! Wush! Wush!
Setelahnya Naruto berpindah ke sudut dinding, Koneko dan Kirin yang mendengar tanda ikut mundur dan diam di belakang Naruto.
" Bagaimana Vali? Apa kita selesaikan sekarang? " tanya Bikou sambil menepuk-nepuk pundaknya dengan tongkatnya.
" Tidak, kita bermain-main dulu, rasanya kurang asyik jika cepat selesai " jawab Vali menyeringai di balik armornya.
" Danchou apa yang harus kita lakukan, kita harus memiliki rencana? " tanya Koneko sambil melirik Ketuanya.
" Aku juga berpikir begitu, tapi untuk saat ini akan sangat mustahil, Senjata Divine milik Vali telah menyentuh senjataku, kekuatan senjataku tinggal 60% jika aku mengeluarkan kekuatan dengan rata 2% dia akan menghisap energiku sebatas 50% dengan kata lain, kekuatan tersisaku hanyalah 0%.
Untuk mengalahkan senjata itu hanyalah menyerang jarak jauh, tapi akan sangat mustahil jika ada dua orang itu, apa yang harus aku lakukan " jelas Naruto sambil berpikir untuk membuat rencana.
" Danchou biarkan kami atasi dua orang itu, kau atasi saja Vali " ujar Kirin langsung melesat ke arah Arthur di ikuti Koneko.
' Sial dalam keadaan ini, sungguh mustahil mengeluarkan Shinigami, jika dia terkena maka pengambilan kekuatan setara dengan 100% jika itu terjadi kekuatan pengambilan menjadi berlipat ganda,
Jika aku bertarung dengan Shinigami, kekuatan yang bisa aku andalkan hanyalah Mode Battle, Shield Thunder, Sonic Shield, dan Sonic Boom, kalau cloning sama saja mencari kematian apa yang harus aku lakukan ' batin Naruto terus berpikir.
" Jangan melamun bodoh! " Naruto seketika tersentak, ketika Vali melesat ke arahnya mau tak mau Naruto langsung melompat mundur.
Blaaar!
Serangan Vali'pun meleset dan hanya mengenai tanah, Naruto yang selamat langsung bersiaga.
' Sial, jika seperti ini aku akan kalah, aku harus memikirkan sesuatu ' Batin Naruto ' sepertinya tidak ada pilihan selain menggunakan senjata ini ' lanjut batin Naruto sambil menarik Shinigaminya yang di taruh di punggung.
Sret! Wush!
Naruto yang melihat Vali ke arahnya langsung ikut melesat ke arah Vali.
.
Koneko vs Bikou
.
Wush! Wush! Wush!
Sementara itu di sisi Koneko, Koneko saat ini tengah memukul udara kosong di hadapannya hingga membuat gelombang pemukul kasap mata setelah cukup Koneko langsung berlari ke arah Bikou.
Wush! Wush! Sret!
Untuk Bikou dirinya dengan mudah menghindari setiap serangan Koneko karena merasakan angin pukulan Koneko, berhasil menghindari semuanya Bikou langsung mengarahkan tongkatnya kedepan dimana Koneko berada
Wush!
Koneko yang melihat serangan itu langsung menunduk dan mengepalkan tangannya dengan kuat hingga mengeluarkan aura putih.
[" Senpo : Futoryukiko! "] ucap Koneko mengarahkan pukulan dengan tambahan senjutsunya ke arah Bikou.
Blaaar!
Namun Koneko harus terkejut ketika sebuah prisai emas tiba-tiba menahan serangan Koneko, Bikou yang melihat reaksi terkejut Koneko tersenyum remeh.
" Maaf tapi kami saat ini tidak akan di serang dengan mudah "
.
Kirin Vs Arthur
.
Trink! Trank! Trank!
Sementara itu di sisi Kirin dan Arthur, saat ini Kirin dengan susah payah harus menyerang Arthur yang menahan pedangnya dengan sangat santai, Koneko yang merasa berbeda dengan yang tadi mulai mundur dan mencoba memikirkan cara untuk mengalahkan Arthur.
" Ada apa cebol apa kau menyerah? " tanya Arthur sambil membenarkan kaca matanya.
' Ada apa ini, kenapa berbeda dari yang tadi? ' Batin Kirin, Arthur yang melihat raut wajah Kirin hanya tersenyum meremehkan.
" Jika kau ingin tahu kenapa kami berbeda, akan aku beritahu kenapa hal itu bisa terjadi " ujar Arthur membuat Kirin menyipitkan matanya " Alkitoriko sebuah teknik pentransfer milik Vali, sebenarnya Vali telah menghisap 20% kekuatan Uzumaki-sana dan membagikannya dengan kami sebanyak 10% dengan begitu kekuatan kami bertambah dari sebelumnya. Maka dari itu kami berbeda dari sebelumnya " jelas Arthur membuat Kirin melebarkan matanya terkejut.
" dan juga bukan hanya itu, lihatlah di bawahmu " ucap Arthur lagi yang perlahan mulai di sinari dengan cahaya emas, Kirin yang mendengar itu menoleh ke bawah dan dirinya terkejut ketika sebuah lingkaran emas dengan pusatnya Arthur tengah ada di bawahnya " itu adalah salah satu teknikku, Argona Seikeshin Arkillia, salah satu teknik Penghisal dan pentransfer hampir mirip seperti Vali, dengan begini kau sudah tamat " ucap Arthur yang telah memasuki mode armornya dan melesat ke arah Kirin.
Buagh! Blaaar!
Melihat itu Kirin mencoba menahannya dengan pedangnya namun pukulan Arthur sangat kuat membuatnya terpental hingga sudut tembok.
" Kirin! Koneko! " teriak Naruto menatap terkejut anggotanya yang telah lemas di sudut dinding.
.
Two Ladies Side
.
Sementara itu di sisi dua wanita misterius yang melihat pertarungan Naruto, mereka mengeluarkan ekspresi yang berbeda-beda, Wanita berambut kuning yang memperlihatkan ekspresi biasa, Sementara Wanita berambut merah yang mendengus ke arah pertarungan.
" Cih, Apa hanya itu kemampuannya, sungguh di sayangkan sekali, aku tidak tahu kenapa tapi kenapa kau sangat tertarik dengan dirinya hah? " dengus sang wanita berambut merah bingung dengan Wanita di sampingnya.
" Ne, apa kau pernah mendengar arti kata jangan melihat musuh dari sampulnya? Itulah yang akan aku katakan padamu saat ini, jangan meremehkan Naruto-kun jika kau belum tahu pertarungan dirinya yang sebenarnya " balas sang Wanita berambut kuning dengan santai, Wanita berambut merah yang mendengar itu hanya mendengus.
.
Asia dan DKK
.
" Gawat Bagaimana ini, Kirin dan Koneko telah dikalahkan? " gumam Tohka panik.
" Tidak mereka belum sepenuhnya kalah, lencana Kirin dan Koneko masih utuh itu membuktikan mereka masih bisa bertarung. Tapi dalam keadaan ini yang tersisa hanyalah Danchou saja " balas Claudia menjelaskan.
" Tapi bagaimana caranya, senjata merah Danchou telah terkena senjata Vali, jika itu menghisap energi Danchou semua akan selesai " balas Julis.
" Nii-chan " gumam Asia khawatir.
" Naruto-nii " gumam lirih Shiina.
.
Wush! Blar! Wush! Trank! Trank! Wush! Blaar!
Sementara itu di sisi Naruto, Saat ini dirinya menyerang Vali secara acak dengan senjata shinigami dan king miliknya, namun Vali berhasil menghindar dan selalu mencari senjata Shinigaminya, Namun Naruto berhasil menahan senjata Vali dengan pedang merahnya sebelum menyentuh Shinigami.
" Cih! Apa yang harus aku lakukan " desis Naruto sambil menjaga jarak ' Sial kenapa dalam keadaan ini otakku sama sekali tidak bisa membuat rencana ' batin Naruto.
Wush! Trank! Trink!
Blaaaar!
Kembali Naruto harus terkejut ketika Vali ke arahnya membuat pikiran Naruto buyar dan tidak fokus melawan Vali dan itu membuar senjata Merah Naruto terpental hingga menancap di dinding.
' Sial, King terlalu jauh untuk di jangkau ' batin Naruto sambil mengubah Shinigami dari bentuk palu menjadi Sabit.
" Ada apa ini Naruto-san? Kenapa kau sekarang lemah? " remeh Vali, Naruto yang mendengar itu mengertakkan giginya.
" Urusai, Akupun juga tidak tahu kenapa, tapi aku tidak akan menyerah mengalahkanmu! " balas Naruto mengeluarkan bola kuning dan siap meremasnya.
Duak!
Namun Naruto harus terkejut ketika tangannya dipukul hingga membuat Bola kuning itu terpental dan bergelinding.
' Kuso, Itu Bola terakhir ' desis Naruto sambil menatap tajam sekitarnya dan rupanya dirinya telah dikepung Arthur, Bikou, dan Vali.
" Sial " desis Naruto sambil menyiapkan sabitnya.
" Ne Vali ayo kita serang dia bersama " seru Bikou melesat ke arah Naruto bersama Arthur
Wush! Trank! Duak!
Naruto yang melihat Bikou mengarahkan tongkatnya ke arahnya langsung menunduk dan mengarahkan sabitnya ke arah Arthur. Arthur yang melihat serangan Naruto langsung menahan senjata Naruto, Namun Naruto langsung mendorong senjata Arthur hingga membuatnya ikut terdorong hingga ke bertabrakan dengan Bikou.
Buagh! Buagh!
[ Sonic Boom! ]
Tak membiarkan itu Naruto langsung memukul Pipi Bikou dan Arthur secara berlawanan lalu mengaktifkan teknik jamnya hingga mementalkan Bikou ke arah tempat Koneko dan Arthur ke tempat Kirin
Wush! Grep!
Naruto seketika terkejut ketika Vali muncul secara tiba-tiba didepannya dan mengunci pergerakannya ' Si-Sial, aku punya firasat tidak bagus ' batin Naruto
" Sayang sekali, kau membuatku bosan " ucap Vali di depan Naruto.
[" Divine "]
Deg!
' U-Ugh! K-Kuso, tenagaku terkuras habis ' batin Naruto perlahan jatuh tengkurap dengan wajah sedikit pucat.
" Huh! Aku pikir kau bisa membuatku sedikit bersenang-senang " ucap Vali sambil membuang senjata shinigami Naruto ke tempat Kirin.
Tink!
Tanpa sengaja Senjata Naruto yang di buang Vali membentur bola kuning Naruto hingga menggelinding ke arah Arthur yang perlahan berdiri.
Tuk!
Tanpa sengaja lagi Kaki Arthur menendang bola itu dan menggelinding ke arah Bikou yang juga mulai berdiri.
" Apa ini orang yang selalu ingin aku lawan, terasa lemah sekali " remeh Vali merasa kuat karena mengalahkan sosok yang cukup terkenal.
" Hah.. Hah.. Kuso " umpat Naruto sambil mengambil nafas terengah-engah.
" Sebaiknya kau menyerah saja, karena setelah ini kau akan benar-benar kalah " ucap Vali Namun Naruto sama sekali tidak menggubris perkataan Vali.
Tuk!
Bikou yang akhirnya bisa berdiri kembali tidak sengaja menendang Bola Naruto dan perlahan mulai menggelinding ke arah Naruto.
' Si-Sial, apa aku akan kalah dengan begitu mudah dengan senjata buatanku sendiri ' batin Naruto yang perlahan menutup matanya.
.
~ Naruto : The Dragon Future ~
.
" BANGUNLAH NII-CHAN! "
Deg!
Seketika Naruto melebarkan matanya ketika mendengar teriakan adiknya " JANGAN MENYERAH BEGITU SAJA! BUKANNYA KAU SUDAH BERJANJI AKAN BAIK-BAIK SAJA! APA KAU AKAN MENGINGKARI PERKATAANMU ITU! "
" DANCHOU! BANGKITLAH! JADILAH DIRIMU SENDIRI! DANCHOU YANG AKU KENAL TIDAK AKAN MENYERAH BEGITU SAJA! " teriak Julis ikut menggemakan arena.
" NARUTO-SAN! AYO BANGKITLAH! KAU SENDIRI BILANG DENGAN ADANYA JULUKAN KAU AKAN TAHU SIAPA DIRIMU! MANA BUKTINYA! AYO BANGKIT DAN TUNJUKKAN PADAKU PERKATAANMU! KAU ITU SI JENIUS DARI MASA DEPAN BUKAN! KALAU BEGITU TUNJUKKAN KEMAMPUANMU ITU! " teriak Asuna ikut menyemangati Naruto.
Tuk!
Naruto yang merasakan sesuatu di tangan kirinya mengangkat sedikit kepalanya dan dia sudah melihat Bola Kuningnya ada di tangan kirinya.
" Be-Benar juga " gumam Naruto kecil.
Twung~
Tanpa di sadari siapapun, Pada Pedang King, terlihat Pedang itu mengeluarkan cahaya redup berwarna biru dengan Intinya yang juga mulai bersinar.
' Mereka benar, aku tidak boleh menyerah sekarang aku harus memenangkan duel ini ' batin Naruto sambil melirik ke arah senjata Shinigami, Kirin, Arthur, Koneko, Bikou lalu senjata Kingnya
" H-Ha-Ha-hahahahahaha " semua seketika terdiam ketika mendengar tawa renyah Naruto " Hahaha.. Ne Vali " Vali yang di panggil bingung seketika.
" Kau tahu setiap perkataan orang yang terdesak? " tanya Naruto sambil menggenggam erat bola kuning di tangannya
" Apa? "
" Setiap orang yang jatuh belum tentu kalah dengan mudah, karena orang yang jatuh... " gantung Naruto mengangkat kepalanya sambil menatap Vali dengan tatapan meremehkan " pasti mendapat keberuntungan " lanjut Naruto meremas bola kuningnya.
Wush!
Seketika Vali terkejut Naruto menghilang dengan sekejap mata dan sudah berada di belakang Arthur
Buagh! Wush! Duak! Blaaaar!
Dengan sangat keras Naruto langsung memukul Arthur hingga terpental ke arah Bikou dan membuat dua orang itu saling bertabrakkan dan menabrak dinding arena hingga setengah hancur.
Crak! Wush!
Vali harus kembali terkejut ketika Naruto meremas bolanya kembali dirinya sudah di hadapkan dengan Naruto yang menyiapkan sebuah pukulan ke arahnya.
' Sial ' batin Vali.
Buagh! Wush! Blaaaar!
Vali yang tidak sempat menahan serangan Naruto harus terkena hingga terpental ke dinding arena.
Crak! Wush!
Naruto yang telah memukul Vali, langsung membuka telapak kirinya hingga Bola Kuningnya ke bentuk semula lalu meremasnya kembali hingga dirinya telah berada pedang Kingnya bersampingan dengan Bikou dan Arthur yang perlahan keluar karena telah terjatuh setelah lepas dari dinding.
Crak! Wush! Duak!
Setelah mengambil pedangnya Naruto mendorong senjatanya ke arah Arthur dan Bikou hingga membentur mereka dan membuat mereka kembali terpental dan saat ini arah terpental mereka ke arah Vali.
Wush! Blaaaaar!
Vali yang baru saja akan keluar dari dinding seketika terkejut karena Arthur dan Bikou terpental ke arahnya, karena tidak bisa menghindar Vali'pun harus tertabrak oleh mereka berdua.
" Hah~ Pada akhirnya aku bisa mendapatkan kembali senjataku " hela Naruto sambil menatap King dan Shinigami secara bergantian.
" Kalian bisa bangkit Koneko, Kirin, Aku tahu kalian masih bisa bertarung " ucap Naruto sambil melirik Kirin dan Koneko
" U-Ugh! Akhirnya kita mulai serius " gumam Kirin yang perlahan bangkit, begitupun Koneko
" Maaf soal tadi, jika saja dari awal aku sadar, kita tidak mungkin sampai seperti ini, tapi yah~ Mungkin aku harus berterima kasih pada mereka yang baru menyadarkanku " balas Naruto meletakkan Shinigaminya di tempat hingga berubah menjadi palu.
" kalian dengar, aku punya rencana, aku ingin kalian dengarkan baik-baik " ucap Naruto membuat Kirin dan Koneko mendengar dengan serius.
.
Two ladies Side
.
" Kau lihat bukan? " ucap sang wanita berambut pirang tersenyum puas dengan aksi Naruto.
" Cih! Boleh juga dia " desis sang wanita berambut merah.
" Oh~ sepertinya kau mulai tertarik dengannya ne *****-chan " ejek Perempuan berambut kuning membuat Wanita berambut merah menatapnya tajam.
" Urusai, Jika begitu saja aku tidak akan menerimanya sebelum dia menunjukkan semuanya padaku " balasnya sang wanita berambut merah membuang wajahnya " Lagi pula dia sudah memilikimu mana mungkin aku mau mengambil bagianmu " lanjutnya.
" Hm~ tidak juga, karena aku yakin, masih ada tempat kosong untukmu kok "
.
Arena
.
Wush~
Tap! Tap!
Sementara itu di arena terlihat Vali bersama Arthur dan Bikou mulai keluar dari dinding dan menatap tajam Naruto bersama teamnya.
" Sial, rupanya mereka masih bisa bertarung " umpat Bikou tidak percaya.
" Sebaiknya kalian diam saja, saat ini kita unggul, aku akan menyerap kembali tenaganya " ucap Vali tetap santai.
[" Divine "]
[" King! "]
Seketika Vali terkejut mendapati Energinya yang di hisap di balik oleh Naruto, dirinya tentu tidak percaya Energinya terserap setelah dia menyerap energi Naruto.
" H-Ha-hahahaha! Sepertinya King telah sempurna " Ucap Naruto setelah tertawa senang " Tapi bukan waktunya untuk senang, kesenangan biasanya dilakukan di akhir, waktunya untuk serius " lanjut Naruto mengubah ekspresinya menjadi serius.
Tank!
Dengan keras Naruto menarik dua pedangnya hingga terbelah menjadi dua bagian " Baiklah kita mulai rencana A " ucap Naruto memutar dua pedang yang berupa setengah bagian dari King.
" Koneko! " seru Naruto mengambil posisi lari.
[" Senpo : Futoraiko kirigakure! "] ucap Koneko memukul kedua tangannya di depan dada lalu mengambil nafas dalam-dalam.
Bwwuusssh~
Setelahnya Koneko langsung menghembuskan nafasnya hingga membuat Asap tebal yang menyebar luas.
" Kirin! " seru Naruto lagi lalu mulai berlari ke arah Vali, Bikou dan Arthur.
Sring! Wush!
Wush!
Kirin yang mendengar itu menebaskan pedangnya hingga membuat asap buatan Koneko terbang ke arah Naruto, Naruto yang telah di lingkupi oleh asap Koneko mengembangkan tangannya dengan pedangnya lalu berlari berputar di sekitar Vali, Bikou dan Arthur membuat Asap Koneko mengikutinya.
Vali, Bikou dan Arthur yang mulai di kelilingi asap bersiaga satu sama lain, mereka benar-benar tidak bisa melihat karena asap yang cukup tebal
" Sial aku tidak bisa melihat " umpat Bikou.
Duagh! Duagh! Duagh!
Seketika Ketiganya terkejut ketika mereka terkena pukulan kasap mata membuat posisi mereka yang tadi saling membelakangi terpisah.
" Sial, apa itu ta... "
Wush!
Perkataan Bikou seketika terhenti begitu dari balik asap dibelakangnya keluar sosok Naruto yang telah menyiapkan sebuah pukulan ke arahnya.
Buagh!
Dengan keras Naruto berhasil memukul Bikou hingga memasuki asap buatan Koneko " Bikou! " teriak Arthur.
Wush!
" Sebaiknya kau fokus pada dirimu sendiri! " mata Arthur seketika melebar begitu Naruto telah di belakangnya.
Trank! Duagk!
Tak memberi kesempatan Naruto membuang senjata Arthur dan menendangnya memasuki asap buatan Koneko, Vali yang tertinggal sendiri bingung harus berbuat apa.
" Apa sudah siap? " tanya Naruto yang sudah ada di tempat semula bersama Koneko dan Kirin.
" Ha'i " balas mereka bersiap.
" Yosh! Kita mulai! " ucap Naruto mengarahkan W. di depan wajah hingga mengeluarkan sebuah prisma merah.
[" Katoryougaku "] ucap Naruto menghentakkan tangan kirinya dengan Prisma merahnya.
Wush! Twush!
Seketika dari tangan Naruto muncul Api yang langsung merambat ke asap Koneko hingga menjadi Pusaran Api ' Seperti di rencana, Senpo : Futoraiko kirigakure adalah teknik pencampuran Energi Angin, Air dan Senjutsu, teknik ini akan efektif jika terkena Api, apa lagi bagi mereka yang memiliki kekuatan, teknik ini akan memasuki tubuh lawan ketika mereka menghisap asap itu dengan begitu tubuh mereka akan tidak bisa bergerak dan menjadi batu ' batin Naruto menyeringai.
" Kirin! Koneko! Sekarang! " teriak Naruto
[" Senpo : Futosekyuria! "] ucap Koneko mengambil nafas dalam-dalam lalu menghembuskannya
Twuush~
Setelahnya dari mulut Koneko keluar sebuah gelombang angin yang melesat ke arah pusaran itu, Kirin yang melihat itu mulai melingkupi dirinya dengan Angin Koneko dan menyiapkan pedangnya.
Wush! Wush! Wush! Wush!
Dengan kecepatan yang luar biasa Kirin terus melewati Pusaran api yang mengunci Vali hingga putaran Pusaran Api itu semakin cepat.
" Kuso, apa yang terjadi " gumam Vali bingung.
" Kau bertanya apa yang terjadi? " Vali yang mendengar suara itu menoleh ke atas dan disana sudah ada Naruto yang melayang dengan belahan pedang kingnya.
" Inilah yang terjadi " lanjut Naruto lalu menggabungkan kedua gagangnya.
Swush! Swush! Swush!
Setelahnya Naruto memutar senjatanya secara liar hingga pusaran api itu mulai meninggi hingga menjadikan senjata Naruto sebagai pusatnya
Wush! Groarrrr~
Seketika titik pusaran Api Naruto berubah menjadi kepala naga api dan meraung ke arah Vali yang melebarkan matanya.
" Ne Vali? " Panggil Naruto " Kau tahu setiap perkataan orang? " ucap Naruto lagi membuat Vali bingung kembali.
" Bahwa Api itu sangat panas " ucap Naruto tanpa dosa sambil menyatukan kembali Senjata Kingnya dan menggenggam erat gagang pedangnya.
[" Katoryuuseria! "] teriak Naruto menebaskan pedangnya hingga naga api itu melesat ke arah Vali.
" SIAPA YANG BILANG API ITU BASAH BAKA! " teriak Vali heboh.
[" Senpo : Dotoryakeheki! "] ucap Koneko meninju tanah di bawahnya hingga bergetar.
Blar! Blar! Blar! Blar!
Lalu dari bawah tanah muncul sebuah dinding tanah berukuran tinggi Mengunci Vali, Naruto yang masih di posisi bersama Koneko mulai mengambil palunya kembali dan Mengubahnya menjadi Sabit.
Wush! Tap! Tap!
Tak lama setelahnya muncul Naruto yang memegang senjata King dengan Kirin yang langsung mengambil posisi.
" Yosh, dengan begini kita selesaikan 1 vs 1 " ucap Naruto yang membawa senjata King lalu menyerahkan senjatanya itu ke Naruto yang memegang senjata Shinigami.
Blaaaaaaar!
Sebuah ledakanpun terjadi di tempat Vali hingga menimbulkan asap yang cukup tebal, bahkan dari asap itu keluar dua sosok dalam keadaan pingsan, wajah babak belur dengan wajah luka bakar terpental hingga menabrak dinding, ya itu adalah Arthur dan Bikou.
" Bikou dan Arthur tidak bisa bertanding kembali "
Wush!
Kembali dari balik asap keluar Vali dengan beberapa bagian armor terlepas mulai berhenti keluar dari asap dengan jarak yang cukup jauh dengan Naruto.
" Baiklah sekarang biar aku yang melawannya, lagi pula aku ingin membalas yang tadi " ucap Naruto membenturkan ujung senjata Kingnya.
Crang! Crang!
Setelahnya Senjata itu berubah menjadi Sabit merah berukuran Besar ( Senjata Sabit RWBY ) setelah mengubahnya Naruto menggabungkan gagang senjatanya dalam arah sabit yang saling berlawanan.
' Cih! Dia berhasil mengalahkan Bikou dan Arthur hingga seperti itu, jika begini aku benar-benar harus melawannya sendiri ' batin Vali menyiapkan Pedang Divinenya.
Wush!
Tanpa aba-aba Naruto langsung melesat ke arah Vali sambil memutar sabitnya di sampingnya hingga seperti sebuah pemotong. Vali yang melihat Naruto ke arahnyapun ikut melesat.
Sringsring!
Sret!
Sambil memutar senjatanya Naruto'pun menghentikan langkah kakinya hingga dirinya terseret kedepan lalu menebaskan Sabit Kingnya ke arah Vali.
Wush!
Namun Vali berhasil menghindar dengan menundukkan sedikit tubuhnya, Vali yang bisa melihat Ekspresi menyeringai Naruto bingung.
Tak!
Crak! Crak!
Naruto yang melihat Vali yang sudah di dekatnya langsung menahan dada Vali dan seketika pada bagian sabit Naruto keluar beberapa persenjataan Stun Gun kecil yang mengarah pada Vali.
[" Rengo... "] jeda Naruto membuat Vali melebarkan matanya [" Drykullia! "] lanjut Naruto.
Swush! Twung! Blaaaar!
Lalu dari senjata Naruto, persenjataan Naruto langsung membuat bola Energi Ungu dan menembakkannya ke arah Vali hingga membuat ledakan besar.
.
Asia DKK side
.
" Uwoooh! Sugoii! " teriak Tohka girang ketika melihat kemampuan senjata King yang terinspirasi dari senjatanya.
" Sugoii, apa seperti itu kemampuan senjata Naruto-san " gumam Leafa takjub dengan kekuatan senjata Naruto.
" Um, Aku baru mendapatkan hasil kekuatan Senjata Nii-chan, dari alat Ajuka-san " ucap Asia sambil mengeluarkan sebuah Bola mekanik kecil dan mengeluarkan sebuah Hologram yang berisi data senjata King Naruto.
" Senjata itu bernama King, Senjata itu bisa berubah menjadi M-King, D-King, S-King, A-King, W-King, G-King dan H-King. Itu adalah singkatan perubahan senjata Naruto jika kalian bertanya artinya, artinya Manchine Gun, Double, Shinigami, Axe, Weapon, Gun dan Hands. Senjata itu bisa berubah sesuai keinginan sang pemilik jika mereka ingin mengubah senjatanya.
Senjata itu juga bisa memanipulasi Seluruh Element, namun yang paling mendominasi senjata itu adalah Element Api, senjata itu juga merupakan senjata penggabungan dari Shinigami Mash, Masih sedikit Informasi yang bisa di dapat dengan bantuan alat S.A.D Scaning All Database, tapi jika kalian melihat kemampuan skillnya, kalian pasti terkejut " jelas Asia sambil menunjukkan data senjata Naruto.
" E-Etto.., Dequermin ( Blockade ) Skill Lvl 5, Logiderquin ( Speed ) Skill Lvl 4, Metodrakuen (Technique ) Skill Lvl 5, Blanshirmin ( Combine ) Skill Lvl 5, Sherkinquin ( Swords ) Skill Lvl 4, etto... Apa ini Aku sama sekali tidak mengerti? " tanya Tohka dengan wajah drop karena tidak mengerti tentang Skill yang di baca.
" Dequermin Skill adalah sebuah Skill pertahanan mutlak yang di buat oleh persenjataan Itu sendiri, kalian pasti tahu jika kalian menyerang dengan senjata kalian yang digabung kekuatan dalam jarak dekat maka efeknya akan mengenai kalian secara langsung, tapi Dequermin akan menahan hal itu.
Kalian juga pasti pernah belajar Materi Shieldkan? Shield memiliki level hingga 15 level, tapi apa kalian tahu batas kekuatan mengeluarkan Shield? Maksimal dari Shield level 1 adalah mengeluarkan kekuatan 2% saja, jadi hingga sampai level 15 bisa di katakan kekuatan kalian di butuhkan 750% tapi, untuk Dequermin itu berbeda, Level 1nya saja harus mengeluarkan kekuatan 50% dan sekarang Dequermin Nii-san telah sampai di level 5 dengan kata lain kalian tahu berapa kekuatan yang dibutuhkan? " jelas Asia secara rinci dan bertanya pada yang lain.
" Ma-Massaka!? " kejut Julis tidak percaya.
" Um, Kekuatannya di atas 1000% " Semua yang mendengar suara sedikit tegas menoleh dan mereka mendapati Kokabiel yang berjalan ke arah Mereka.
" Kokabiel-san " gumam Claudia.
" Um, kekuatannya hampir tidak bisa di tembus " lanjut Asia sambil mengangguk.
Wush!
Tap!
Penjelasan Asia'pun terhenti begitu dari balik asap keluar sosok Vali dengan sayap kirinya yang hancur, Semua yang melihat efek serangan Naruto takjub walau hanya melukai Sayap kiri Vali.
" Ghh! Sial jika saja aku tidak berbelok sedikit pasti aku akan kena " umpat Vali sambil berdiri kembali.
Tap! Tap! Tap!
Sementara di dalam asap, terdengar suara langkah kaki yang mendekati Vali dan setelahnya terlihatlah sosok Naruto yang tampak biasa saja walaupun terkena efek senjatanya sendiri
" Lalu, Apa yang dimaksud dengan Logiderquin? " tanya Asuna ingin tahu
" Logiderquin adalah... " gantung Asia.
Sret! Craks! Swush!
Sementara itu Naruto langsung mengambil posisi berlari, Setelah mengambil Posisi, Naruto menggenggam erat gagang senjatanya lalu berlari ke arah Vali dengan sangat cepat
' Apa! Kecepatannya berbeda dari yang tadi! ' batin Vali terkejut.
Trank!
Mata Vali seketika Melebar begitu merasakan benturan di bahu kirinya, dirinya benar-benar terkejut ketika Naruto sudah benar-benar di belakangnya ' Apa?! Sangat cepat sekali ' batin Vali
Wush! Trank! Trank! Blar!
Setelahnya Naruto langsung menyerang secara liar dengan bahkan hampir setiap bagian tubuhnya dia gunakan untuk melakukan serangan dengan senjatanya, Namun Vali masih bisa sedikit menyeimbangkannya dengan menahan beberapa serangan Naruto walau setiap serangannya berhasil di tahan dan membuatnya terkena serangan ganda.
" Logiderquin adalah sebuah Skill kecepatan Menyerang, dalam menyerang kita tidak bisa menebak setiap serangan lawan kita, begitupun Nii-chan, kecepatan serangan Naruto biasanya hanyalah berada di stadium 2, namun saat ini serangan Naruto bagaikan serangan di stadium 7, kalian bisa melihat setiap serangan Nii-chan.
Dia menyerang dengan seluruh tubuhnya, Tangan, Kaki, Leher, Paha, semuanya dia gunakan untuk menyerang Vali dengan bantuan Senjatanya, Dirinya bagaikan Shinigami yang berusaha mencabut sebuah nyawa yang tidak bisa mati " jelas Asia sambil menatap Naruto yang menyerang Vali secara brutal bahkan Vali tidak bisa membalas, walaupun membalas Serangan Naruto membuatnya mengenainya secara berkali lipat.
Crank! Trank! Duagk! Blar! Crank!
Vali yang tidak bisa menahan serangan Naruto hanya melototkan matanya begitu serangan brutal Naruto berhasil membuat Goresan di seluruh armornya, bahkan tak ayal beberapa bagian kecil Armor Vali lepas karena serangan Naruto.
Wush! Tap!
Merasa tidak akan bisa melawan Naruto, Vali langsung menjauh, dan menjaga posisi agar bersiap melawan Naruto kembali. Sementara Naruto, Naruto yang melihat Vali menjauh berdiri tegap kembali dan menatap Vali diam.
" Sial, Ini berbeda dari yang tadi, tapi bagaimana mungkin " gumam Vali merasa tidak senang karena awalnya dirinya yang unggul.
[" Sepertinya kau kerepotan Vali "] ucap seseorang di pikiran Vali.
' Urusai, Albion. Kau juga harusnya membantuku bukan?! ' teriak Vali dalam batin dan rupanya yang berbicara dengan Vali adalah partnernya dengan kemampuan telepati.
[" Huh! Jika kau membutuhkan bantuanku, aku hanya akan membantu sedikit saja "] balas Albion.
Swush~
" Hy-Hyaaa! Ini yang aku suka! " teriak Vali ketika sebuah aura putih keluar dari tubuhnya
' Apa itu? ' batin Naruto bersiap ketika Vali sepertinya siap menyerangnya.
" Yosh! Ayo kita mulai lagi! " teriak Vali sambil menghilangkan pedangnya hingga memasuki tubuhnya lalu menyatukan kedua tangannya.
[" Alku Daikodroko! "] ucap Vali Lantang hingga di belakangnya memunculkan banyak lingkaran putih di belakangnya.
" Rupanya serangan jarak jauh ya " gumam Naruto memutar senjatanya lalu membenturkan ujung Shinigami Kingnya.
" Asia berikutnya adalah Metodrakuen bukan? Jangan bilang kalau Skill itu adalah Skill Teknik " tanya Julis sekaligus menebak.
" Um, Metodrakuen adalah sebuah Skill teknik dari pengguna, kalian sudah dengar tadi bukan mengenai Skill pertama dan Kedua, dalam Skill ini aku hanya bisa mendapatkan sedikit saja, untuk lebih lanjut kita lihat saja di pertarungan " jawab Asia lalu memfokuskan dirinya ke arena.
" Ne Asia-chan " Asia yang mendengar di panggil oleh teman lamanya menoleh dan dia melihat Shiina menatapnya dengan tatapan polos " Kau banyak berubah ne " lanjut Shiina dengan polosnya.
Asia yang mendengar itu hanya tersenyum tipis ' Walaupun aku tahu semua itu, itu juga bukan karena kepintaranku, Aku hanya membacanya dari penjelasan yang di jelaskan oleh alat Ajuka-san ' batin Asia Nista.
" Hyaaa! Rasakan ini! " teriak Vali lantang
Wush! Wush! Wush! Wush!
Lalu dari lingkaran Vali keluar bola-bola api putih yang melesat ke arah Naruto, Naruto yang melihat itu memutar senjatanya lalu mengacungkannya ke depan dalam bentuk Horisontal.
Wush~ Wush~ Wush~
Seketika Semua serangan Vali menghilang bagaikan angin membuat Vali terkejut bukan main ' Apa seranganku dengan mudah di hilangkan! ' teriak Batin Vali.
" Yosh! Aku kembalikan! " ucap Naruto mengubah posisi senjatanya menjadi Vertikal dengan Shinigami king di atas.
[" Kato... "] jeda Naruto.
Bwuuushh~
Setelahnya beberapa Bola Api Merah berukuran sedang [" Shinjuka Uza Takudama! "] lanjut Naruto mengibaskan senjatanya ke arah Vali.
" Cih! Jangan berpikir serangan itu mengenaiku! " Teriak Vali menggenggam erat gagang senjatanya.
[" Divine "]
[" King! "]
Bwuuush~
Teknik yang seharusnya melipat gadakan kekuatan Vali harus berbalik kembali ketika Vali mengaktifkan tekniknya membuat Bola api Naruto semakin besar
' Apa! Yang benar saja! ' teriak Batin Vali tidak percaya [" Alkumiodora! "] ucap Vali menyatukan kembali tangannya.
Wush! Bllaaaaarr!
Setelahnya sebuah Kekkai putih muncul di depan Vali dan menahan serangan Naruto hingga membuat kumpulan Asap di depan Vali.
" Huh! Berlindung dari barir " remeh Naruto menyeringai " Jaa~ Bagaimana dengan Ini " seru Naruto memutar senjatanya lalu mengacungkan Shinigami Mashnya.
[" Dotokairito Sengdaikiheki! "] ucap Naruto lalu mengibaskan Sabitnya ke tanah.
Trank!
Blar! Blar! Blar!
Setelah ujung senjata itu tertancap, terjadi ledakan beruntun di tanah yang bergerak ke arah Vali, Vali yang merasakan sebuah Getaran di bawah bergerak mundur dan benar saja sebuah ledakan beruntun tengah mengikutinya.
Bruk!
" Cih! Sial! " kesal Vali ketika Dirinya tersudut di dinding [" Alhield! "] ucap Vali buru-buru karena melihat teknik Naruto yang semakin dekat.
Twuin! Blaaaaar!
Tak lama setelahnya ledakan Naruto'pun berhasil mengenai Vali, Namun saat ledakan menghilang terlihat Vali yang masih berdiri kokoh di sudut dinding, Naruto yang melihat itu tersenyum.
" Heh~ Bagus juga " gumam Naruto mencabut ujung Shinigami Mashnya yang tertancap di tanah lalu memutar-mutar dua senjata gabungannya itu " Humm~ Apa lagi yang harus aku keluarkan ya " gumam Naruto tampak berpikir.
' Sekarang ' Batin Vali mengarahkan tangannya kedepan [" Alkurora! "] ucap Vali.
Swush~ Bwuuush!
Setelahnya dari tangan Vali muncul dua Bola Putih berukuran kecil dan menembakkan hembusan kekuatan berwarna putih ke arah Naruto, Naruto yang mendengar Vali mengeluarkan teknik ke arahnya, mengangkat tangan kirinya ke atas.
[" Senpo :... "] gantung Naruto.
St! Tak!
Setelah itu tanpa di sadari siapapun dari jam Naruto keluar sebuah prisma putih dan Naruto langsung meremas benda itu [" Futoraiko kirigakure! "] ucap Naruto lalu menghentakkan tangannya ke tanah.
Bwuuuushh~
Kembali, Naruto mengeluarkan sebuah teknik yang mirip dengan Koneko, Koneko yang melihat ketuanya bisa meniru tekniknya menggumam
' Kabut itu lagi, jika tadi itu berpengaruh dengan api, maka aku harus lebih cepat darinya ' batin Vali menghentakkan tangannya ke tanah.
[" Alkugutchi! "] ucap Vali.
Swuuuushh~
Lalu dari tangan Vali muncul Api putih yang langsung bergerak ke kabut Naruto, Naruto yang menyadarinya tidak tinggal diam.
Swushswush! Trank!
Sambil memutar senjatanya Naruto menghentakkan ujung atas Shinigami Machnya di tanah dan menatap tajam ke depan.
[" Doto shinkudoheki! "] ucap Naruto mengibaskan senjatanya ke atas.
Braaaakkk~ Blaaaarrr!
Dari tanah keluar sebuah bongkahan-bongkahan Batu yang langsung melindungi kabut Naruto membuat Api putih Vali hanya meledakkan bongkahan batu Naruto, Vali yang tidak suka mendecih kesal.
' Akan sangat sulit untuk menyerang Vali, sebaiknya aku mencobanya ' batin Naruto mengeluarkan Prisma putih dan meremasnya.
[" Senpo : Futosekyuria! "]
Bwuuushh~
Vali yang melihat Kabut Naruto mulai bergerak ke arahnya bersiap " Heh! Mau melakukannya lagi, tapi maaf saja aku tidak akan terkena dua kalinya! " teriak Vali sambil menyatukan kedua tangannya di dada.
[" Alfugo Dryudagutchi! "] ucap Vali
Brak! Brak! Brak! Brak!
Lalu dari tanah muncul duri-duri Api putih yang mulai mengelilingi Vali bermaksud membuat pelindung.
Swush~ Twuuiingg~ Wush!
Setelah sedikit kabut menyentuh Api putih Vali, Seluruh Kabut seketika berubah menjadi Api putih, Vali yang merasa terlindungi tersenyum
' Seperti dugaan dia akan memanfaatkan kabut itu untuk dirinya ' batin Naruto mulai melompati bongkahan tanah di depannya dan menghadap ke arah pusaran api putih Vali ' Tapi ini sesuai rencana ' batin Naruto menyeringai
" Ne Asia, lalu apa itu skill Blanshirmin? " tanya Tohka yang sedikit mengingat urutan skill yang di bacanya.
Ngung~ Ngung~ Ngung~
Sementara itu di Arena terlihat muncul Lima Cloning Hologram Naruto yang sudah memegang senjata masing-masing, pertama Shiyaki, Kedua Thundreton, ketiga Midrocremon , Ke empat senjata Dryton dan Ke lima membawa sebuah senjata yang belum pernah di lihat oleh siapapun.
" Lima Cloning Hologram " gumam Asuna ketika melihat apa yang di keluarkan Naruto.
" Entah ini tebakan atau firasatku saja, jika Blanshirmin itu adalah sebuah serangan Kombinasi " ucap membuat sedikit di antara mereka melihat Kokabiel.
" Um, Blanshirmin adalah sebuah serangan Kombinasi, biasanya Serangan Kombinasi akan memiliki kekuatan setara 100% bahkan tidak banyak bisa melebihi 100%.
Namun untuk Nii-san sendiri kalian pasti tahu seberapa batas serangan Nii-san jika sudah di kombinasi, serangannya bagaikan pemburu yang berusaha menghancurkan sebuah monster yang menghalangi jalannya untuk menangkap mangsanya " jelas Asia dengan nada sedikit menakut-nakuti.
Pletak!
" Mana ada perumpamaan seperti itu, Baka Asia-chan " ujar Shiina dengan wajah polos memukul kepala Temannya.
" Yosh, Ayo kita lakukan " ucap Naruto asli sambil mengeluarkan Prisma biru.
" Yosha~ Untuk pertama biar aku dulu " ucap Naruto Cloning yang memegang Shiyaki.
Craangg~ Tank!
Naruto yang memegang Shiyaki yang telah berdiri di depan pusaran Api Putih Vali mulai menarik dua senjatanya yang bergabung hingga mengeluarkan rantai hitam hingga batasnya, setelahnya dia mengambil posisi sedikit berjongkok dengan dua tangan di lebarkan dengan masing-masing senjata dengan pedang di kiri, dan Sabit di Kanan.
" Bweee! Baaa~ka! Seharusnya kau teliti dulu dengan musuhmu ba~ka! " ujar Naruto mencoba memanas-manasi Vali " Yosh, Saatnya rencana Ikuzo " ucap Naruto Asli mengajak dirinya yang lain mundur.
" Apa yang di rencanakan Danchou " gumam Kirin melihat ketuanya melakukan hal aneh baginya.
" Mungkin Danchou memiliki strategi yang lain " jawab Koneko.
[" Ento : Drika Shiinju Broiika! "] ujar Naruto dengan lantang lalu berputar dengan cepat hingga membuat sebuah pusaran Api hitam, Vali yang bisa melihat dari celah Api mengeram karena Naruto selalu saja memiliki teknik untuk melawannya.
" Jangan Harap aku membiarkannya! " teriak Vali menambahkan daya apinya.
Bwuush~
Api Vali'pun semakin membesar hingga menyamai api hitam Naruto, para penonton yang menonton pertandingan disuruh harus bertahan dari panasnya dua api yang menyebar ke seluruh ruangan asterik battle.
" Ne, sepertinya di sini panas sekali, bagaimana kalau lita dinginkan " ucap Narito asil sambil melirik dirinya yang memegang Dryton.
" Hyahaha! Ayo kita dinginkan ruangan ini! " teriak Naruto yang membawa Dryton lalu melompat tinggi.
[" Hyoto : Plankuryuu! "] ucap Naruto mengayunkan pedang Esnya kebawah.
Jleb! Pyaaaaarrrsh!
Setelah pedang itu tertancap, empat Duri Es langsung melesat ke arah Pusaran Api Naruto dan Vali dan mulai memutar mereka.
Swush~ Sraashh~
Setelah memutari merela dengan Empat es di empat Posisi, tiba-tiba dari es keluar sesuatu yang panjang dan Es itu berubah menjadi Naga dan membuka mulut mereka tepat ke arah Pusaran Api Naruto dan Vali.
" Are? Kenapa dia mengeluarkan Teknik seperti itu bukannya Es itu bisa meleleh karena panas mereka " gumam Asuna mencoba berpikir apa yang di rencanakan Naruto.
" Heh! Yosh~ saatnya membanjiri tempat ini " ujar Naruto mengeluarkan tiga Prisma berwarna biru muda lalu membagikannya pada dua Cloningnya kecuali Cloning Yang membawa Thundreton.
Back Sound -Keisei Gyakuten
" Yosh! Ayo mulai! " teriak Naruto asli memberi komando.
Wush!
Mendengar tanda Cloning Yang membawa Thundreton langsung melompat dengan bantuan sepatu mekaniknya hingga setinggi pusaran Api Naruto dan Vali.
[" Senpo :... "] ucap Naruto Asli bersama Naruto Midrocremon dan Naruto yang membawa senjata yang belum di ketahui sambil mengangkat tangan mereka ke atas.
Crak! Tak!
Secara bersamaan para Naruto meremas Prisma itu lalu menghentakkan tangan mereka ke lantai [" Sutobiokufu Shiotishoha! "].
Bwuuush~
Lalu dari tangan mereka, keluar gelombang air yang langsung mengarah dua pusaran api yang saling melawan.
' Um? Air ' batin Asia ketika melihat teknik yang dikeluarkan kakaknya.
' Heh! Walaupun itu air, namun itu bukanlah Air biasa ' batin Naruto menyeringai.
Swuuuushh~
Setelah Air itu melingkupi semua Arena air yang berbenturan dengan Api Naruto dan Api Vali'pun mengeluarkan Asap, Vali yang merasakan ada air di bawahnya melirik ke bawah.
' Bagaimana bisa air itu masuk dalam walau di luar ada api ' batin Vali tidak mengerti.
' Tunggu, jangan katakan ' batin Asia.
Twung~ Bwuuuuuushh~
Seketika dua Api yang siap berbenturan itu tiba-tiba membesar dengan sendirinya ketika menyentuh asap yang mereka buat
" Jadi begitu, itu adalah Air senjutsu, Jika air senjutsu mengenai api maka asap yang mereka buatpun terbuat dari senjutsu " gumam Kokabiel mengerti.
" Danchou! Apa yang kau rencanakan sebenarnya! " tanya Kirin setengah berteriak sambil berusaha menahan angin dari pusaran api Naruto.
" Hanya mencoba saja " balas Naruto Asli.
Swuushh~ Boooomm~
Kedua pusaran yang membesar itu'pun lanhsung berbenturan di mana pusaran atas Vali dan pusaran atas Naruto yang saling berbenturan.
Melihat Itu Naruto Dryton yang sudah siap mengacungkan pedangnya ke atas " Yosh~ Mari kita bekukan mereka " ucap Naruto [" Hyoto : Ryudenko Sintellia! "] lanjut Naruto lalu mengayunkan pedangnya ke bawah.
Srush~ Twush!
Lalu dari empat Naga es yang mengelilingi Arena perlahan mengumpulkan energi bola Es lalu menembakkannya layaknya laser ke arah dua Api yang saling bertarung itu.
Krak~ Pyaaaaaaarsh!
Ketika Empat Es itu mengenai dua Api itu, dua Api itu'pun membeku membuat suhu yang dingin di seluruh Arena, bahkan Air yang masih di bawah Pusaran Api tadi ikut membeku.
" C-Cih! Es ini membekukan kakiku " decih Vali tidak senang
" Huh! Setelah Api di bekukan Biasanya suhu temperatur Api tetaplah ada dengan begitu, suhu tersebut akan memanaskan Es dan membuat Es mencair dikit demi sedikit, dengan begitu maka saatnya serangan berikutnya " gumam Naruto Shiyaki sambil memandang ke atas.
" Yosh~ sepertinya semua sudah siap " gumam Naruto Thundreton yang tengah bergelantungan terbalik di sebuah lampu Arena.
Bzit! Bzitzitzitzit!
Seketika senjata yang di genggam olehnya mengeluarkan Percikan petir hingga percikan petir itu mulai membuat halilintar kecil yang menyebar ke seluruh Arena.
Wush~
.
Crek~
Seketika Vali sedikit terkejut bahwa ada air menetes membasahi dirinya di tengoknya ke atas dan dirinya bisa melihat Es yang melingkupinya juga perlahan meleleh. Namun pandangan Vali teralih ketika melihat kelap-kelip biru yang menyebar luas di atasnya beserta sebuah bayangan.
' Tu-Tunggu! Jangan bilang ' teriak batin Vali panik berusaha melepaskan diri.
[" Raito : Chigonagashi! "] ucap Naruto sambil mengibaskan tombaknya ke arah Es di bawahnya.
Bziiiiitt~ Srssshhhh!
Seketika petir yang menyebar langsung bergerak turun dan menyambar Es yang berbentuk dua pusaran yang saling menyatu itu hingga terdalamnya.
" AAARRRGGHHHHH! " teriak Vali begitu merasakan sengatan petir bertenaga tinggi menyengat dirinya.
" Midrocremon " panggil Naruto asli singkat.
" Aku tahu! " balasnya lalu mengayunkan satu pedang Midrocremon mengelilinginya hingga pedang itu berubah menjadi Redurora lalu melesatkan naganya ke arah dua Es besar bekas dari Api Vali dan Naruto Shiyaki.
Swush~ Swush~ Grep!
Setelahnya dua naga itu'pun langsung melilit dua bongkahan Es itu dengan keras hingga mengalami retak.
Tap! Jrak!
Sementara itu pada Naruto Thundreton, dirinya yang telah mendarat di Es berbentuk pusaran Akibat pembekuan api Naruto dan Vali kembali melemparkan Tombaknya hingga tembus dari Es ke arah posisi Naruto Shiyaki.
Naruto Shiyaki yang merasakan saatnya rencana B langsung menangkap tombak lemparan Naruto Thundreton lalu menancapkan Tombak itu ke lapisan Es di bawahnya.
Bziiiitt~! Blaaaaaaaar!
Bersamaan dengan itu sengatan petir Naruto kembali menyebar dan begitu juga dengan Bongkahan Es di sekeliling mereka yang juga telah hancur menjadi beberapa bagian.
" Oke! " teriak Naruto Dryton yang masih di posisi sambil mengeluarkan satu Prisma berwarna Biru Muda lalu menghancurkannya dengan cara menyatukan telapak tangannya didada.
[" Hyoto : Prisdariolla! "] ucap Naruto
Twuing!
Seketika semua pecahan Es yang di buat Redurora berubah memadat hingga menjadi kaca Es, Naruto yang melihat itu melirik Midrocremon lalu salah satu cloning yang memegang senjata yang belum pernah dia keluarkan.
" Wakkata! " ucap Naruto Midrocremon melesatkan kembali Redurora hingga mengelilingi para pecahan Es yang masih melayang.
" Baiklah kita mulai " ucap Naruto yang membawa sebuah pedang berukuran sedang, memiliki panjang setara dengan Katana biasa.
Sret!
Setelahnya Naruto itu'pun mengangkat pedangnya lalu mulai menyentuh ujung pedangnya yang dekat dengan gagang, setelah itu diapun mulai mengerakkan tangannya ke ujung mata pedangnya hingga bagian pedang yang di lewati tadi bersinar.
Sret!
[" Meito :... "] jeda Naruto sambil mengacungkan pedangnya di depan wajah.
" Itu element Cahaya! " pekik Shiina ketika mendengar nama awal teknik Naruto.
[" Chinryuiin Hikatenno! "] lanjut Naruto mengayunkan pedangnya ke belakang lalu mendorong pedangnya ke depan hingga menembakkan laser emas ke arah selah lilitan Redu hingga mengenai bongkahan es dan Bongkahan Es itu'pun memantulkan sinar tersebut ke arah Bongkahan lainnya.
" Si-Sial! Aku harus bisa lari dari sini " geram Vali menyalurkan kekuatannya ke seluruh tubuhnya.
" Kuso! Dia berniat kabur, Ohey! Lakukan sesuatu! " teriak Naruto Shiyaki panik sambil berusaha menahan gerakan Vali dengan senjata Naruto Thundreton.
Tink! Twush!
Ketika pantulan cahaya mengenai bongkahan Es kaca yang paling atas, sinar pemberian dari senjata cahaya Naruto'pun turun ke arah Vali menjadi beberapa pecahan cahaya yang langsung menyinari Vali.
" Ugh! Si-Sinar ini " lenguh Vali merasakan panas di beberapa bagian dirinya, dirinya juga bisa melihat sinar-sinar kecil dari atas yang tepat mengenai bagian Vital dari armornya.
.
" Jadi Begitu, dia sengaja membiarkan Vali menggunakan Asap pertama agar Vali bisa membentuk Pusaran Api, setelah itu Naruto-sanpun membuat Cloning untuk memperlancar rencananya ini, dengan mengeluarkan senjata berbasis 1 element membuat rencananya cepat berjalan jika telah di bagi.
Jadi setelah membagi senjata, dirinya membiarkan Dirinya yang memiliki Element Api hitam untuk melawan Vali dengan membentuk teknik yang sama, karena merasa kurang dirinya menambahkan asap dengan menggunakan Element Air yang berisi energi Senjutsu, dengan begitu asap yang terbentuk juga Senjutsu.
Maka dari itu Api mereka menjadi besar dan langsung di bekukan oleh Naruto yang memegang senjata berbasis Es, setelah beku Naruto yang memiliki senjata Berbentuk Naga menghancurkannya dan membiarkan Naruto Es mengkristalkan Esnya dan setelah itu diapun menyinarinya dengan element cahaya, sungguh luar biasa " gumam Kokabiel panjang lebar.
" Kau terlalu panjang, Kokabiel-san. Singkatnya biarkan aku katakan saja, Nii-san memang sengaja membiarkan Vali menggunakan Asap pertama untuk membuat bongkahan kristal Es ini, tapi dirinya tentu tahu bahwa Api jika di bekukan akan menjadi Es yang cukup tipis, maka dari itu dia membuat api baru untuk menambahkan ketebalan bongkahan kristal Es.
Sebenarnya taktik Nii-san ini adalah melepaskan bagian Armor Vali dengan mencari vital dari Armor, kalian pasti berpikir bagaimana caranya mengenai bagian vital tersebut dan bagaimana Nii-san mengetahuinya.
Jawabannya ada pada saat serangan brutal Naruto tadi, dia telah memberi tanda dan telah membuat sebuah koordinat agar setiap cahaya bisa mengenainya " jelas Asia untuk melebih jelaskan ucapan Kokabiel.
" Tapi bukannya Cahaya tidak bisa di tentukan begitu saja? Kau pasti tahu Cahaya adalah sifat tembus, tapi bagaimana bisa Kristal Es kaca bisa memantulkan Cahaya kecuali ada benda di bela... " seketika pertanyaan Claudia terhenti ketika sadar sesuatu.
" Kau lupa mengenai Redurora bukan? " ejek Asia membuat wajah Claudia memerah malu.
" Begitu, benar juga Redurora memiliki kulit berbentuk Besi silver, dengan begitu pemantulan cahaya akan sesuai " ujar Tohka paham.
.
" Oh~ Jadi begitu, luar Biasa Naruto-kun " gumam Wanita berambut kuning melihat taktik Naruto.
" Jadi begitu rencananya sejak awal, dia sungguh cepat membuat rencana " gumam Wanita berambut merah cukup tertarik dengan Naruto.
.
" Bos! Dia berusaha melarikan diri sebelum inti vital armornya lepas, apa yang harus kita lakukan " tanya Naruto Shiyaki pada dirinya yang asli.
" Dryton! Thundreton! Aku ingin kalian membuat serangan Petir Enam Pilar agar dirinya tidak melarikan diri, setelah armornya lepas kita akan akhiri! " perintah Naruto.
Ck! Ck!
" Ok! " balas Kedua orang yang di perintahkan sambil mengeluarkan Prisma Biru muda dan Kuning.
[" Hyoto : Rokuyo Hyakettaplas! "]
[" Raitojibashi Kurabyako! "]
Pyarsh! Pyarsh! Pyasrh!
Setelah kedua orang tadi menghancurkan prisma mereka, keluarlah Enam Prisma segitiga di sekitar Vali yang langsung di beri petir dan menyerang Vali secara acak secara terus menerus.
" ARRRGGGHH! " teriak Vali ' Ku-Kuso! Aku tidak bisa konsentrasi ' batin Vali mengeram pada Naruto.
" Danchou, Apa itu tidak berlebihan? " tanya Kirin, jujur ini sudah lama sejak awal pertandingan dan dia belum pernah melihat pertarungan yang begitu lama seperti ini.
" Tidak, jika dia mempermainkanku, maka aku juga bisa mempermainkannya " balas Naruto asli masih berdiri pada posisinya.
[' Sepertinya kau butuh bantuan Vali, merepotkan saja, walaupun kau kuat tetap saja kalah sampai-sampai aku tidak ingin menonton lagi ']
' A-Albion, jangan bilang kau ' batin Vali melirik sekitar hingga dia melihat sosok Pria berambut putih menatap dirinya cukup serius.
.
Deg!
" Energi Ini " gumam Wanita berambut Kuning sambil menatap tajam sekitar.
" Energi ini miliknya, apa dia juga ada di sini " gumam Wanita berambut merah juga memandang sekitar.
.
Blaaaar!
Seketika terjadi ledakan Energi pada Arena hingga mementalkan seluruh benda buatan Naruto tadi, sementara Naruto Asli, dirinya tampak berusaha menahan dorongan Angin buatan Vali.
" Cih Sial! Apa yang terjadi bagaimana mungkin dia memiliki energi sebesar ini! " geram Naruto Thundreton berusaha menahan angin.
" Si-Sial! Es-Esku tidak bisa menahannya lebih lama! " umpat Naruto Dryton.
" Bertahanlah " Ucap Naruto yang membawa pedang cahaya sambil membuat pelindung pada Naruto Shiyaki yang ada di dekat Vali.
.
" Apa-Apaan ini " gumam Asuna berusaha menahan kuatnya angin Buatan Vali.
" Apa dia berencana menghancurkan arena ini " gumam Claudia tidak percaya.
" Pertarungan ini adalah pertarungan terlama yang aku lihat, dua orang terkuat benar-benar menunjukkan kemampuannya saat ini " gumam Kokabiel tidak percaya
.
" Shiyaki " yang di panggilpun menoleh ke arah dirinya yang Asli di mana Naruto yang Asli saat ini tengah memasang Posisi " Lawan dia dengan Api kita, kita akan akhiri sekarang " ucap Naruto Asli membuat Naruto Shiyaki menyeringai.
" Ok! " teriaknya penuh semangat sambil memutar-mutar dua senjata yang gagangnya telah menyambung itu.
Sret!
Setelah itu Naruto Shiyaki mengambil posisi dengan Kaki kiri di depan dalam keadaan lurus, sementara kaki kanan di belakang dalam keadaan di tekuk, tubuh direndahkan senjata di arahkan di kanan.
' Kurama, ini adalah inspirasi teknik darimu, coba saja kau di sini, mungkin kau bisa melihat teknik ini ' batin Naruto Asli sambil menatap tajam Kekuatan Vali yang perlahan membentuk sebuah Naga Putih, bahkan Kekkai Arena yang terpasang mengalami retak karena tidak kuat.
" Midrocremon, keluarkan dia kita akan melakukan serangan penghabisan saat ini, sementara Thundreton, Dryton dan kau buat pelindung baru agar Kekkai tidak hancur! " perintah Naruto Asli, tanpa dua kali mereka langsung ke pos masing-masing.
" Baik kita mulai! " teriak Naruto Shiyaki.
Bwuuuush~ Bwuuuushh~ Bwuuushh~
Setelahnya Tiga Naruto yaitu Naruto Asli, Midrocremon dan Shiyaki mengeluarkan Energi Api besar di mana Naruto Asli mengeluarkan Api berbentuk Rubah, Shiyaki yang mengeluarkan Api hitam berbentuk Naga Hitam, dan Midrocremon yang senjatanya yang mengeluarkan Api biru.
[" Ento : Goukillia Ryuu! "]
[" Kato : Goukyouko Kyuuga! "]
[" Reimonra! "]
Grooooooaaaaaaaaaarrrr!
Naga hitam Shiyaki dan Rubah Api Naruto Asli'pun meraung keras melawan ledakan Angin naga Vali, tak sampai di sana, Api biru di senjata Midrocremon seketika berubah menjadi dua naga besar berapi biru dengan mengambil bentuk tulang dari besi.
Wush~ Twuuusshh~
Setelahnya dua naga Biru itu'pun bergabung dengan Naga Hitam Shiyaki dan Rubah Api Naruto Asli membuat mereka seperti di tambahkan Armor.
.
" Whoooha! Rubah tadi itu! " pekik Wanita berambut kuning girang ketika Naruto mengambil bentuk rubah api.
" ... " sementara temannya tampak terdiam ketika melihat itu.
.
" Ughh! Sugoiii, energi mereka sama-sama kuat " ucap Leafa tidak percaya.
" Uso, kenapa harus sampai Reimonra, kenapa tidak pakai Redurora saja " gumam Asia tidak percaya karena kelakuan kakaknya.
" Memang ada apa dengan Reimonra? " tanya Tohka ingin tahu
" Reimonra adalah Perubahan Wujud dari Naga Redu, kalian pasti belajar perubahan jenis api di mana api terkuat di mulai dari Merah, Biru, Hijau lalu hitam. Saat ini Nii-san menggunakan perubahan Api Level 2 aku berpikir apa sampai segitunya Nii-san harus melawan Api putih " jawab Asia selagi menjelaskan.
" Tentu saja, Api putih itu setara dengan Api Hitam dengan kata lain kekuatannya ada di atas api biru, tapi kau bisa lihat sekarang Dua Api berbeda warna tengah bergabung dengan Api biru untuk melawan Api putih " timpal Kokabiel menatap Arena dengan seringai senang.
" Yosh! Hikke! " teriak Naruto Midrocremon mengendalikan Naganya untuk melesat kedepan.
" HAAAA! " teriak Naruto Shiyaki dan Naruto Asli juga mulai berlari kedepan sambil mengikuti alur Naga Midrocremon.
Sret! Buuum!
Vali yang melihat itupun juga mulai melesat hingga membuat lantai hancur, Tiga Cloning yang bertugas membuat Kekkaipun melakukan tugas mereka.
" Yosh! Sekarang! " teriak Naruto Thundreton memberi komando sambil mengeluarkan dua Prisma Ungu, begitu juga Naruto Dryton dan Naruto cahaya.
[" Kekkaisan Segitojin! "] ucap Mereka kompak.
Twuuung!
Naruto yang melihat Kekkai telah di bentukpun melirik Dirinya yaitu Shiyaki, Naruto Shiyaki yang pahampun melompat ke atas, Naruto yang Asli yang melihat itu memutar senjatanya dan bersiap menghantamkan senjatanya begitu mereka akan berbenturan.
" KALAHLAH KAU! " teriak Vali menebaskan pedangnya.
" Heh! Maaf kau saja yang kalah! " balas Naruto Shiyaki langsung menukik ke bawah dan bersiap menebaskan sabitnya.
" HAAAAAAA! " teriak Naruto Asli menebaskan sabitnya.
BOOOOOOOOOOM!
Ketika tiga teknik itu berbenturan, terjadilah ledakan besar hingga memenuhi kekkai, semua memandang tidak percaya ketika mereka dengan bodohnya membenturkan teknik terkuat mereka.
" bagaimana ini! Danchou masih di dalam! " panik Kirin, Koneko pun juga tampak panik, namun ketika menyadari jika Kekkai masih ada berarti ketua mereka masih bisa bertahan dari ledakan ini.
" Jangan Khawatir Kirin, Danchou masih bertahan, kau lihat kekkai masih bertahan itu membuktikan Danchou masih selamat " ucap Koneko mencoba menghilangkan kekhawatiran Temannya.
Blaaar!
Semua kembali terbelak, karena tiba-tiba kekkai menghilang dan membuat ledakan Angin karena bekas ledakan telah selesai, dan terlihat di Arena sosok Naruto dan Vali saling membelakangi dengan keadaan babak belur, semua menunggu siapa yang menang dan kalah ketika adu teknik itu.
Bruk! Bruk!
Namun semua harus terbelak kembali ketika mereka berdua sama-sama tumbang, Kirin dan Koneko yang melihat itu mendekati ketua mereka dengan cepat.
" Vali dan Uzumaki Naruto tidak bisa melanjutkan pertarungan, dengan utuhnya Anggota White fox, maka pemenangnya adalah White fox! "
" HOOOOOAAAAAAAAA! "
.
" Danchou! Kau tidak apa Danchou?! " tanya Kirin panik seraya mengguncang tubuh Lemas Naruto.
" U-Ughh! H-Hehehehe, s-sepertinya aku bisa membalasnya " gumam Naruto terkekeh senang
" Dasar baka-nii-san! Kau pikir apa yang telah kau lakukan! " bentak Asia langsung mengobati Naruto.
" H-hahaha, maafkan Nii-san, tapi Nii-san harus melakukannya " ujar Naruto selagi tersenyum tipis " Kalian pasti tahu saat dia mengeluarkan teknik terakhirnya itu, ke-kekuatannya ada di atasku, maka dari itu aku menggunakan seluruh kekuatan senjataku yang rata-rata kekuatannya 40%, 60%, 50%, 40% dan 40%. Sementara kekuatannya tadi berada di atas 100% maka dari itu aku menggunakan seluruhnya agar biasa menghancurkan tekniknya itu " jelas Naruto kenapa dia melakukan itu.
" Tu-Tunggu dulu, ja-jadi " gagap Asia " Ajuka-san! Falbium-san apa itu benar! " tanya Asia sambil menekan tombol bola kecil di tangannya.
" Etto.. Apa yang di katakan Naruto-san tadi memang benar. Semenjak kami mengintai pertarungan dan mencoba membaca keseluruhan data dari pertarungan, memang saat Vali mengeluarkan Teknik terakhirnya kekuatannya di atas 150%, itupun kekuatannya meningkat secara drastis " jawab Ajuka.
" Kau sepertinya sudah berubah bocah " Semua seketika mengalihkan pandangannya dan mereka melihat sosok pria berambut putih tengah memopong Vali.
" Siapa kau, apa kau berniat melawan Naruto-san, jika kau memang ingin begitu sebaiknya kau melawanku saja! " ujar Tohka menyiapkan Sandalphonnya, dirinya tentu tidak terima ketika dalam keadaan lemah, ketuanya tetap di ajak bertanding.
" Huh! Aku tidak berniat bertarung nona, aku hanya mengucapkan selamat saja " dengusnya membuat semua menatapnya awas.
" U-Ugh! Sebenarnya siapa kau " tanya Naruto lemah selagi di bantu berdiri oleh Kokabiel.
" Aku? Kau pasti akan tahu akan diriku, ya jika kau ingin tahu aku bisa.. "
" Sebaiknya kau diam saja! " semua kembali mengalihkan pandangannya ketika dua sosok Wanita memasuki Arena dan berdiri di depan Kelompok Naruto.
" Oh, rupanya kalian " gumam Pria itu tersenyum.
" Sebaiknya kau cepat bawa dia pergi, kau pasti tahu bukan jika kau melewati batasmu " ucap Wanita berambut merah mengancam.
" Baik-baik aku akan pergi, lagi pula aku juga harus mengobati si bodoh ini " ujarnya lalu melangkah pergi, para penonton yang juga merasa pertandingan telah usai berjalan keluar menyisakan kelompok Naruto, Kokabiel dan dua Wanita misterius yang belum di ketahui identitasnya.
" Siapa kalian? " tanya Naruto lemah, sementara Dua Wanita itu hanya diam sambil melirik Naruto.
" Kami bukan siapa-siapa " jawab Wanita berambut merah
Wush~
Dengan beberapa detik kedua Wanita itu menghilang dengan Api putih dan Api merah, Naruto yang melihat itu terdiam.
" Sebaiknya kita kembali dan mulai mengobatimu "
.
Play Ending Song
Skip Time
DSA Weapon Dragon
19.00 PM
.
" Hahh~ Akhirnya selesai juga " gumam Naruto yang tengah berbaring di kasur, dirinya tak sendiri, dirinya di temani Shiina dan Asia, sementara Tohka dan Kirin mereka saat ini membantu Grayfia untuk membuat makan malam
" Mou~ Jangan bicara seenaknya saja! Kau pikir aku tidak butuh ener.. " omelan Asia seketika terhenti ketika dia terhuyung kedepan, namun Dengan cepat Naruto menangkap tubuh Asia.
" Baka, jangan memaksakan dirimu " omel balik Naruto sambil membiarkan Shiina memegangi tubuh Asia.
" Urusai, apapun aku harus lakukan yang terpenting Nii-san tidak apa-apa " balas Asia sambil tersenyum tipis walau wajahnya tampak sedikit pucat.
" Sebaiknya kalian berdua istirahatlah, aku sudah menebak hal ini akan terjadi jadi kami membawakan makanan kalian ke sini saja " ujar Tohka sambil membawakan makanan bersama Kirin.
" Arigato kalian berdua " ujar Naruto berterima kasih.
" Oh benar juga dari tadi aku ingin menanyakan ini, bukannya kau tidak bisa mengeluarkan Element, tapi kenapa kau bisa? " tanya Tohka memulai kembali pembahasan.
" Oh, mengenai itu aku hanya menggunakan Ini " jawab Naruto sambil menunjukkan sebuah Prisma Silver.
" Apa itu? " beo Tohka.
" Ini, P.T.E, Plasma Technichue Element. Dengan ini aku bisa mengeluarkan element yang telah di tentukan di plasma ini " jawab Naruto " Dalam Jamku Rogteno menyimpan 100 Plasma dengan satu teknik – Satu Element, seperti teknik Koneko, Hokage dan keseluruhan orang yang telah aku miliki datanya, tapi kebanyakan di jamku aku memasukkan element dan teknik yang langka.
Begitupun Koneko, sejak tadi bukannya kalian harus terkejut ketika Koneko mengeluarkan Element Tanah? Itu dikarenakan Plasma ini, aku memberikan Plasma berelement tanah kepadanya saat membuat rencana " jelas Naruto panjang lebar.
" Tapi apakah ada efeknya? " tanya Kirin, Naruto yang mendengarnya mengangguk.
" Efeknya sama seperti yang lain, darahku akan di didihkan dalam hingga mencapai titik 38 derajat, aku tadi terus menggunakan senjata dan ini, jadi bisa kalian tebak suhu darahku pasti meningkat drastis bahkan sekarang rekor titik didih darahku mencapai 43 derajat " jawab Naruto membuat semua di sana terkejut.
" Ma-maka dari itu kau terjatuh di arena " gumam Kirin saat mengingat ketuanya bersama Vali jatuh bersama.
" Um, sebenarnya aku masih bisa berdiri karena dengan bantuan Reimonra cedera yang aku alami tidak terlalu parah tapi aku sudah mencapai batas dari efek senjataku " Jawab Naruto sambil mengangguk " Tapi yang membuatku bingung adalah bagaimana bisa Vali mendapatkan kekuatan yang luar biasa, kekuatannya tadi padahal setara 30% tapi bagaimana bisa dia mengeluarkan kemampuan sebesar itu " lanjut Naruto sambil berpikir.
" Oh, benar juga. Aku juga penasaran dengan Sosok Pria yang membawa si perak itu dan dua Wanita tadi yang mencegahnya " timpal Tohka, Naruto yang mendengar itu memejamkan matanya mencoba mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi di arena tadi.
" Pertandinganmu tadi bagus sekali Naruto-san " Naruto yang mendengar itu menoleh dan dia mendapati Akame tengah duduk di jendelanya bahkan yang lain tidak menyadari keberadaannya.
" Oh, Akame lama tidak bertemu " ujar Naruto ramah.
" Um lama tidak bertemu, aku baik-baik saja seperti yang kau lihat " ujar Akame membalas.
" Aku belum tanya "
" Ne Akame-san ada apa kau kemari? " tanya Asia ingin tahu.
" Aku ada perlu dengan Naruto-san " Jawab Akame sambil menghadap ke arah Naruto
" Perlu apa? " tanya Naruto bingung pasalnya Akame jarang ada perlu dengannya.
" Besok apakah kau bisa ikut jalan-jalan denganku? " tanya Akame dengan ekspresi polos.
.
.
.
.
.
.
" ? "
" EEEHHHHHHHH?! "
TBC
Selanjutnya di Naruto : The Dragon Future
" Dasar kenapa juga kau mengajakku? "
" Akan lebih baik jika kita berbelanja bersama orang terdekat bukan? Apa lagi kau adalah orang terdekatku "
" Kau pikir aku mau masuk kesana! "
" Baka! Apa yang kau lakukan! "
" Daijoubu kau baik-baik saja sekarang? "
Selanjutnya di Chapter 13 : Dragons Champions Arc I : Ajakan Kencan Akame
.
Harap baca agar jelas
Note : Yo! Minna! Akhirnya nyempetin Up nih. Bagaimana ceritanya serukan? Ada yang bilang Naruto terlalu over power tap sebenarnya Naruto gak sebegitunya, seperti setiap penjelasan di ch-ch sebelumnya sebenarnya seluruh kekuatan Naruto hanya bergantung pada alat jadi bukan kekuatan Naruto asli, dengan kata lain kekuatan bantuan.
Saya masih rahasiakan identitas Dua Wanita itu agar semakin penasaran, ada saat mereka akan di beritahukan identitas mereka, tapi untuk kali ini bersabarlah
Untuk kekuatan Senjata King, seperti yang sudah di jelaskan kekuatan King seperti itu. Dan bukan hanya itu King juga bisa mengembalikan keadaan saat di mana Divine Vali aktif.
Seperti penjelasan yang lewat King merupakan senjata tiruan dari Sandalphon dan itu membuat Senjata Naruto bisa memanipulasi Element.
Baiklah untuk sekarang sekian dulu, dan untuk para Review akan saya jawab di ch berikutnya, saya juga minta saran nih~ di ch 14 nanti akan ada karakter tambahan dan dia salah satu karakter favorit saya. Lalu untuk pertarungan Naruto di Ch 15. Siapa kira-kira yang cocok? Tapi jangan seperti Sasuke itu sudah Mainstream.
Harap Voting
. Kuroyukihime
. Shiba Miyuki
. Shion
. Nii Yugito
. Issei Hyoudo
. Itachi Uchiha, Sirzech Gremory, Hyoudo Azazel, Michael
. Raizer Phenex
. Black Army
. Bee
. Rock lee
Baiklah Voting akan di mulai hari ini hingga ch 15 up, kalau begitu saya pamit permisi Jaa Na
Please Review
