Disclaimer :
Naruto © Masashi Kisimoto
High school dxd © Ichiei Ishibumi
Summary : Uzumaki Naruto, seorang pemuda yang dari lahir telah di takdirkan untuk menjaga masa depan dunia, namun awal kehidupannya harus merasakan sedikit kepahitan, namun seiringnya waktu berjalan kepahitan itu berubah menjadi manis.
Naruto : The Dragon Future
Pair : Naruto x Harem ( Aiz, Hinata, Rias, Akeno, Gabriel, Tsubaki, Asia, Kuroka, Tohka, Akame, Kurumi, Shiina ) Pair Inti sudah Max.
Genre : Adventure, Fantasy, Little Romance, Humor, DLL.
Rate : M
Warning : Typo, OC, OOC, Multichap, jutsu buatan sendiri, alur berantakan, NotDxDTheme!, Alltheme is Future!, Smart!Naru, Incest!, Dark Supranatural!, OOC!Vali, Friendship!Vali
" Halo " berbicara
' Halo ' batin
[" Halo "] Dragon Bijuu
[' Halo '] batin Dragon Bijuu.
Opening Akino-Miiro
Asa no hikari mabushikute
( Kamera bergerak mundur memperlihatkan kelompok Naruto dari samping Hingga Naruto yang sama-sama menatap matahari terbit )
Fix first
( Kamera berubah menjadi di belakang mereka lalu bergerak ke atas langit )
Weigh Anchor!
( Muncullah Judul cerita ini )
Kotoba mo nakute
Tada nami no oto kiiteta
Kioku no imi tamesarete iru mitai ini
( layar di ganti dengan setengah wajah Kiri Naruto yang tengah menundukkan kepalanya di tempat gersang di malam hari lalu berubah menjadi sebagian kanan wajah Naruto di mana mata Kanan Naruto yang memperlihatkan Clock Eyesnya di tempat padang rumput yang luas )
Yami no naka demo omoidasu
Mae ni susumu no
( Layar kembali di ganti Asia yang tengah berdiri di tebing dengan pemandangan yang indah perlahan menoleh ke belakang dan tanpa di sadarinya setetes air mata jatuh ke tanah )
Mite ite yo
( Air Mata Asiapun jatuh ke ke tempat yang gelap dan membuat gelombang air kecil )
So repeatedly, we won't regret to them
Sonna fuu ni mo kangaeteta no
( Layar kembali di ganti dengan kamera bergerak mundur yang perlahan memperlihatkan seluruh peserta Dragons Champions )
Akogare batsubyou mirai
Zetsubou soushitsu betsuri
( Layar kembali di ganti memperlihatkan Hiruzen berserta anak buahnya dan Tsunade bersama para guru )
Ikutsu mono kanashimi to umi wo koe
( Layar kembali di ganti di mana seluruh kelompok Naruto bersiap dengan mempersiapkan senjata mereka dengan gaya masing-masing )
Tatoe
( Layar kembali di ganti menjadi wajah Naruto yang menghembuskan nafasnya lalu bergerak maju )
Sekai no subete ga miiro ni tokete mo kitto
( Layar kembali di ganti dengan Xenovia, Irina, Koneko dan Kiba yang bergerak liar dengan naga mereka menembaki sasaran-sasaran dengan bersaing bersama kelompok Kirito )
Anata no koe ga suru
Daijoubu kaerou tte
Demo
( Layar kembali di ganti dengan Naruto yang bergerak liar sambil menembakkan senjata panahnya dan bersaing bersama kelompok Sasuke dengan di mana Naruto salto ke depan dengan menembakkan panahnya ke belakang )
Sekai ga subete hanten shiteiru no nara
( Layar kembali di ganti di mana Tohka Maju bersama Kirin, Claudia dan Naruto sambil menebaskan pedang mereka )
Sore demo anata to
Massugu ni mae wo mitete
( Layar kembali di ganti menjadi Kelompok Yugito di mana Kelompok Yugito memberikan serangan balik dan layar kembali di ganti dengan Naruto, Kirin, Claudia Dan Tohka yang terpental karena serangan Kelompok Yugito )
Ima negai kometa ichigeki hazeta
( layar kembali di ganti dengan Naruto yang mengusap darahnya, lalu mengangkat wajahnya yang memperlihatkan Clock Eyesnya lalu menyatukan tangannya hingga membuat gelombang angin dan perlahan layar menjadi putih )
.
Chapter 17 : Dragons Champions Arc II : The Dragons Targets
.
Jum'at 2 November 2090
Kanazawa – Natsukawa Place
08.00 AM
.
Kanazawa – Natsukawa, daerah yang di penuhi tiga pegunungan Haku, Peak dan Otake saat ini di penuhi teriakan banyak orang karena saat ini di atas daerah tersebut terdapat sebuah Arena besar seluas tiga Pegunungan tersebut, Daerah ini akan menjadi tempat pertandingan saat ini dan berikutnya karena cukup jauh dari perkotaan membuat Kota aman dari segala bahaya.
Deng!
Perlahan Arena besar tersebut mulai terbelah menjadi Enam Bagian dan mulai mundur menjaga jarak dan membuat Arena menjadi seluas tempat tanding
Sing!
Berikutnya di setiap sisi termasuk bagian tengah muncul sebuah Hologram besar dan memperlihatkan sang pembawa acara saat ini yaitu Shizune
" Yahoooo! Minna-san Ohayo! "
" Hoooooaaaaaaa! " balas para penonton berteriak dengan semangatnya
" Wah, sudah tidak terasa 15 hari lewat ya, bagaimana kabarnya semua, pasti kalian baik-baik saja. Kita ke sampingkan hal itu, untuk kalian semua selamat datang di lomba ke dua Dragons Champions! "
" Hooooaaaaaaaaaaa! "
" Dan Lomba kali ini adalah Lomba terberat bagi para peserta karena mereka akan... "
.
Asuna Place
.
" Hm.. Aneh sekali, di mana Kelompok Naruto-san " gumam Asuna menatap sekitar karena tidak menemukan kelompok Naruto dari tadi " Mungkin mereka sedikit terlambat " ucap Leafy berpikir positif.
" Entah kenapa kalian akrab sekali ya tentang Uzumaki Naruto, itu? " tanya sosok perempuan berambut biru dengan Senjata berbentuk Sniper di pundaknya " Memangnya seperti apasih orangnya? "
" Menyebalkan " celetuk Kirito dan langsung mendapat tendangan dari Asuna " Dia itu bukanlah orang yang menyebalkan justru dia itu sungguh ramah, baik, pintar dan gagah, buka sepertimu yang hanya memiliki ketampanan saja tapi tidak memiliki kekuatan apapun " ucap Asuna lalu meledek Kirito.
" Heh, jika dia bertarung melawanku paling dia kalah " dengus Kirito sombong.
.
Sasuke Place
.
" Sasuke, Apa rencana yang kita jalani ini akan berhasil? " tanya Sai pada Sasuke yang ada di depannya " Hn " jawab Sasuke dengan jawaban andalannya.
" Hah~ kenapa saja jika Sasuke menjawab kata-katanya hanya itu saja, kau sakit mulut emangnya " ucap 'Kiba Inuzuka' dengan kesalnya " Emosi tidak akan mengubah apapun, selain itu setidaknya kita harus bisa menyalip kelompok Kirito, Suna, Kumo dan Whitefox untuk mencapai posisi 2 dan menyalip kelompok Naruto-san " nasehat Shino membuatnya mendelik tak suka.
" Urusai! Aku tidak mau mendengar nasehatmu! "
" Tapi apa yang di katakan Shino memang benar, kita harus bisa menyalip kelompok Uzumaki karena kita sudah bertaruh agar bisa mengalahkannya " ucap Choji memberitahu " Lupakan semua itu, yang terpenting kita semua harus fokus akan pertandingan ini " ucap Shikamaru dengan serius.
" berikutnya Posisi ke enam yaitu Kelompok Uchiha yang di pimpin oleh Uchiha Sasuke! "
Deng!
Perlahan tanah di bawah kelompok Sasuke terangkat ke atas menuju tempat Arena.
.
Back To Asuna Place
.
" Jadi kelompok Uchiha sudah terangkat ya, berarti tinggal kelompok kita, Suna, Kumo dan Naruto-san lalu Kelompok Takigaku, aku berharap kuning itu datang " gumam Kirito ketika mendengar nama Kelompok Uchiha di panggil.
" Siapa yang kau panggil Kuning? " tanya Leafy merasa tersinggung karena rambutnya Kuning.
.
Other Place
.
" Danchou! Setelah ini kita " sementara itu sebuah tempat terlibat sosok pemuda berambut kuning saat ini tengah berada dalam tabung tengah mengatur Hologram di depannya dengan cepat.
" Yosh, Buat kejutan yang menarik teman-teman! " ucapnya lalu menghilang dengan cepat tertelan percikan Petir.
.
Arena
.
" Lalu Kelompok Whitefox yang di pimpin oleh Uzumaki Naruto! "
Wush!
Bziit!
Lalu dari langit sesuatu dengan cepat jatuh ke tempat kelompok Whitefox memperlihatkan Kelompok Naruto yang baru datang dengan senjata lengkap mereka dan di susul bola petir yang langsung menghantam tempat tersebut dan berubah memperlihatkan Sosok Naruto yang berpose seperti prajurit yang berlutut pada komandannya.
" HOOOOOAAAAAAAAAA! "
Setelah kemunculan Naruto, teriakan Penonton semakin keras karena orang yang mereka doakan menang muncul dengan cara spektakuler menurut mereka.
" huh! Tidak pernah membuat sesuatu yang menarik heh? " dengus Tsunade tersenyum geli ketika melihat aksi munculnya Naruto " Khuhu, dia sama sekali tidak berubah ne " gumam Hiruzen terkekeh ketika melihat aksi Naruto.
" Naruto-kun... " gumam Shion ketika melihat Naruto
" Huhh~ akhirnya kita mulai juga " gumam Naruto mulai bangkit dari berlututnya lalu menatap ke depan di mana tempat Dragons Champions babak dua akan di mulai " tidak terasa sudah 15 hari berlalu dan kita sudah ada di sini kembali " timpal Julis setuju.
" Jadi Naga Algonion itu seperti apa ya~... Aku sudah tidak sabar melihat wujud aslinya " ucap Tohka dengan perasaan senang " Tunggu saja Tohka, sebentar lagi juga akan di mulai " ucap Naruto menoleh ke samping kirinya di mana terdapat kelompok Yuugito yang di pimpin olehnya langsung tengah melambaikan tangannya ke arahnya.
Naruto yang melihat itu membalasnya dengan melambai pelan lalu di toleh ke samping kanannya di mana terdapat kelompok Takigaku yang di pimpin oleh Fuu tengah melambaikan tangannya dengan semangat ke arahnya, Naruto yang melihat itu tersenyum kikuk.
Mata biru Naruto seketika teralih ke salah satu tempat penonton di mana terdapat Kurumi, Shiina, Aiz, dan Akame yang duduk bersama sambil melambaikan tangan mereka, Mata Naruto terkunci pada Kurumi yang tersenyum tipis ke arahnya membuatnya termenung.
.
Flashback
" Menggunakan Clocks Eyes pada lomba Besok? " gumam Naruto ketika mendengar usul dari Kurumi yang tidur di sampingnya " Um, Kau bisa menghentikan Waktu untuk memenangkan pertandingan bukan? Kenapa tidak kau gunakan saja? "
" Tidak, Aku lebih senang melakukannya dengan kekuatanku sendiri untuk saat ini " balas Naruto menolak usulan Kurumi " Tapi... Jika dalam keadaan terdesak mungkin akan aku gunakan " lanjut Naruto sambil menatap langit kamarnya.
.
Flashback Off
.
' Maa~ kita lihat seberapa kuat dia bisa bertahan ' batin Kurumi Tersenyum tipis.
Sementara Naruto dirinya saat ini tengah mengatur W.W.S miliknya untuk mengeluarkan skeatwinds dan Senjata miliknya yang sudah jadi dan di perbarui.
St! St!
Setelah itu dari layar hologram Jam Naruto keluar Dua Biji kecil dan Naruto langsung meremas biji tersebut hingga berubah menjadi Bola Biru miliknya dan Sebuah Panah Besar dari Mesin berwarna Hitam, dengan Motif Artefak Berwarna Ungu
" Wah! Sugoii, jadi ini senjata kemarin? " tanya Irina tidak percaya dengan mata membinar " Sugoii, Sebuah panah " gumam Kiba Yuuto
" Danchou, apa kau yakin panah seperti itu akan berhasil nanti? " tanya Saya memastikan " Tentu saja, jika ingin tahu, kalian bisa melihatnya saat lomba ini di mulai " jawab Naruto sambil mengeluarkan sebuah cerutu dan menghidupkannya.
" Wahh~ kau seorang perokok Danchou? " gumam Julis tidak percaya apa yang di lihatnya " Tidak, Ini juga merupakan senjataku, butuh waktu lama untuk menggunakannya maka dari itu aku langsung mengaktifkannya " jawab Naruto dengan mulut menggigit pipa cerutunya lalu menghisapnya dan menghembuskan asapnya perlahan.
" Melepas dari itu. Sepertinya pertandingan sudah mau di mulai " ucap Naruto membuat semua mengalihkan pandangannya ke depan di mana di depan mereka muncul hologram besar memperlihatkan wajah Tsunade, Asia, Serafall, Sona dan, Shizune.
" Selamat Datang, Para peserta Dragons Champions, Aku ucapkan selamat pada kalian yang sudah mencapai Lomba ke dua dalam Dragons Champions. Lalu untuk sekarang kami akan memberitahukan peraturan mengenai Pertandingan di Lomba Ke dua di Dragons Champions kali ini " ucap Tsunade membuat Semua menatap dan bersiap mendengar dengan serius kecuali Naruto yang tampak santai sambil menghisap dan menghembuskan cerutunya.
" baiklah kami akan menjelaskan peraturannya. Dalam Lomba Kali ini, Kalian di beri Waktu 10 menit untuk memilih senjata Kalian yang akan kalian gunakan dalam Dragons Champions Kali ini, Kalian di berikan memilih Empat Senjata yang akan kalian gunakan Untuk mengenai Targets " jelas Shizune membuat para peserta melirik Ke kelompok Naruto di mana Kelompok Naruto yang telah satu set telah siap lomba.
" Berikutnya mengenai Batas Waktu Lomba, Kalian di beri Waktu sekitar 3 Jam untuk mengenai Targets dengan pencapaian Poin mencapai 12.500.000 Point " lanjut Serafall mengambil alih sesaat " Lalu peraturannya, Akan saya jelaskan. 1. Kalian di perbolehkan menyerang musuh kalian asalkan tidak membunuh lawan kalian 2. Jika Seseorang yang telah mengenai sasaran tapi sang Naga tidak di tangkap, point tidak akan bertambah sama sekali. 3. Kalian harus mengenai sasaran Targets dan menangkap Sang Naga dengan membawa sang Naga Ke kandang, karena saat kalian mengenai Targets, Targets akan membius sang Naga. 4. Musuh bisa mendapatkan Point jika sang musuh mengambil Naga sang musuh yang telah di kenai sasarannya. Dan 5. Kalian dilarang membunuh sang Naga " Ucap Sona panjang lebar dengan tegas.
" Di larang membunuh, Jangan bercanda Bakayaro, konoyaro " Gumam Salah satu orang dari Kelompok Kumo " Tidak, Itu ada benarnya " sangkal Yuugito sambil berpikir lalu melirik Naruto yang tampak tenang.
" Sial! Jika peraturannya seperti itu aku tidak bisa menggunakan Booster Gearku untuk menyakiti mereka " Gerutu Issei berteriak kesal.
" Hm~ Tidak buruk juga mereka membuat peraturan seperti itu, Huft~ " gumam Naruto lalu menghembuskan asapnya yang semakin tebal.
Tet!
Wush!
Seketika terdengar suara alarm sesaat membuat semua menoleh ke bawah depan mereka di mana sebuah lingkaran sebesar 1,5 Hektar mulai terbuka dan tiga detik setelahnya ribuan Naga mulai keluar dan terbang ke atas.
Bzit! Bzit!
Perlahan beberapa Naga yang berusaha kabur seketika tersengat listrik kecil karena rupanya Arena tersebut sudah terpasang pelindung kasap mata agar para Naga tidak lari.
" Para Peserta silahkan pilih senjata kalian " Semua Kelompok langsung menyiapkan senjata Mereka termasuk Naruto ' Aku sudah mengeluarkan Panah, dan Cerutu ini, Ada Baiknya Aku membawa Midrocremon ' batin Naruto mengetik Hologram jam miliknya hingga mengeluarkan DS atu Biji kecil lalu berubah menjadi Senjata Midrocremon.
Set!
Crang!
Setelah meletakkan senjatanya di punggungnya, Naruto mulai melempar Bola Birunya hingga berubah menjadi Papan Skeatboard Jet Wind miliknya " Selagi masih ada waktu 5 menit, Ada baiknya Kalian mengecek persenjataan Kalian " ucap Naruto menoleh para anggotanya yang rupanya telah melakukan apa yang dia suruh.
" Kami sudah melakukannya dari tadi, Baka " ucap Tohka membuat Naruto sedikit mengeram kesal pada Tohka " Hmph! Siapa tahu kalian belum melakukannya " dengus Naruto menyiapkan busurnlnya lalu menarik tali busurnya sesaat untuk memastikan kekuatan Tali busur agar tidak lepas.
" Fuuh~ saatnya pertunjukkan " gumam Naruto setelah menghembuskan asapnya.
" Baiklah, waktu habis. Para peserta silahkan bersiap karena Lomba Akan di mulai dalam 10.. "
" 9.. "
" 8.. "
" 7.. " kelompok Fuu mulai bersiap
" 6.. " kelompok Yagura juga mulai bersiap
" 5.. " kelompok Asuna dan kelompok Gaara mulai bersiap
" 4.. " Kelompok Iwagaku bersiap
" 3.. " kelompok Yuugito mulai bersiap
" 2.. " kelompok Sasuke mulai bersiap
" 1.. " Kelompok Naruto mulai bersiap Terutama Naruto yang kembali menghembuskan nafasnya hingga menimbulkan asap cukup tebal " Hoho kita mulai "
" MULAI! "
Wush! Wush! Wush!
Setelah itu seluruh Kelompok Langsung melesat ke udara dengan cepat dan mulai melakukan Lomba mereka dengan mencari sasaran yang ada di atas Naga-Naga Algonion.
Sret! Wush!
Naruto yang menemukan sasaran dengan Point 150.000 Langsung mengejar sang Naga tersebut sambil menarik tali busurnya hingga memunculkan Sebuah Panah Dengan ujungnya yang memancarkan energi listrik.
" Ini dia " gumam Naruto lalu melepaskan anak panahnya yang melesat dengan cepat ke arah Sasaran.
Jrak! Jrak!
Panah Naruto langsung menembus Dua Sasaran dengan 150.000 Point beserta 50.000 Point, Naruto yang melihat itu tersenyum.
" Wow! Sungguh tidak di percaya Kelompok Whitefox langsung membuat 200.000 Point "
" Hikke, Redurora! " teriak Naruto mengayunkan pedangnya hingga berubah menjadi Redurora yang langsung melilit dua tubuh Naga yang perlahan mulai jatuh karena aktifnya obat bius.
Wush! Wush!
Setelah itu Naruto langsung menurunkan Dua Naga Tersebut ke tempat yang di tentukan lalu melesat lagi dengan cepat mencari sasaran berikutnya.
" Hoho! Sungguh tidak percaya Kelompok Uchiha berhasil menyalip kelompok Whitefox dengan membuat 400.000 Point... Oh tidak, Kelompok Kumo mulai menyusul membuat Kelompok Whitefox di nomor tiga! "
Naruto yang mendengar itu menoleh dengan cepat dan betapa terkejutnya dia di mana para 10 besar mulai menyalip skornya " Semua kalian di mana!? " tanya Naruto melalui Incam sambil menatap sekitarnya.
" Gomenasai Danchou, Kami mendapat sedikit masalah di sini karena beberapa Kelompok berhasil mengambil sasaran Kami " ucap Julis membuat Naruto menatap tidak suka ke depan.
" Julis, Minna bertahanlah! " ucap Naruto berhenti di tengah-tengah lalu mulai mengambil nafas dan menghembuskannya, Naruto terus melakukannya hingga api di cerutunya padam.
[" Lengiora "] gumam Naruto lalu menghembuskan nafasnya secara perlahan hingga dari mulut Naruto keluar sebuah Asap Tebal yang mulai memenuhi Area Lomba.
" Ini... " gumam Julis " apakah Asap Dari Danchou " Timpal Koneko.
Wush! Wush!
Jrak! Jrak! Jrak!
" Hohoho! Tidak bisa Di percaya Kelompok Whitefox kembali memimpin dan memiliki Point 1.300.000 Point! "
Semua yang mendengar itu melebarkan mata mereka karena tidak percaya Kelompok Whitefox berhasil mendapatkan Point sebanyak itu padahal mereka baru saja mendapatkan sekitar 200.000 Point.
" Minna! Berkumpullah menjadi Dua Kelompok Dengan satu Kelompok 5 orang dan Satu kelompok 4 orang, Setelah itu berpencarlah! Dengan begitu kalian bisa saling melindungi, Aku akan memberikan titik perkumpulan " semua yang mendengar itu menoleh ke atas di mana bagian tak tertutupi Asap dimana mereka bisa melihat sebuah Panah berwarna Ungu melesat ke atas dan diam di langit tak bergerak sedikitpun.
" Di sana " Gumam Kelompok Naruto langsung ke titik perkumpulan " Setelah Kalian sampai, Aku ingin Julis, Kau berteamlah dengan Koneko, Xenovia Claudia Dan Irina, Sementara Kirin, Aku ingin kau berteam dengan Saya, Kiba dan Tohka! "
" Di mengerti! " balas semua yang berhasil mencapai titik perkumpulan lalu melesat kembali setelah membagi kelompok.
Wush~
Perlahan Asap tebal yang menutupi Arena menghilang membuat semua leluasa kembali melanjutkan Lomba namun mereka sama sekali tidak menemukan kelompok Whitefox.
" Sial, Apa mereka telah kabur menggunakan asap Tadi " geram Rias tidak terima.
" Hoho! Sungguh luar Biasa, Kelompok Whitefox memimpin point mencapai 2.500.000 " semua seketika menoleh di mana Kelompok Whitefox membagi tiga kelompok untuk mencari point.
" Jangan Biarkan mereka! "
" Hikke! " teriak para Peserta lalu mengejar Naruto dan yang lainnya. " Hmph, Dasar pengganggu " gumam Naruto ketika melihat puluhan peserta menyerangnya.
Sret!
Naruto yang melesat menggunakan Skeatboard Jet Wind miliknya menarik tali busurnya kembali hingga mengeluarkan Panah Petir berkekuatan 2000 Volt " Huuuffftt~ " selagi menahan panahnya Naruto menghembuskan nafasnya hingga mengeluarkan Asap Tebal yang mengurung para peserta yang menyerangnya
" Asap Apa ini?! " gumam Salah satu peserta menatap sekitarnya
[" Bowryuu jakuin! "]
Wush!
Twush! Swush! Swush!
Jgleeeer!
Seketika Dari balik Asap muncul satu Panah petir yang langsung membelah diri dan mengenai seluruh peserta yang menyerangnya hingga jatuh dari langit alias tumbang.
Swuush~
Perlahan Asap yang menutupi Naruto beserta para Peserta yang tumbang Tadi mulai kembali masuk melalui Cerutu Naruto hingga tak tersisa.
" Heh! Sekali-sekali ingatlah data musuh kalian " dengus Naruto lalu melirik ke samping di mana Kelompok Sasuke siap menyerangnya.
" Hm~ mungkin bermain sedikit boleh " Gumam Naruto memainkan Cerutu di mulutnya lalu melesat menjauh dengan cepat di kejar Sasuke, Rias, Issei, Shikamaru dan Sakura.
" Jangan Harap Bisa Lari! " teriak Issei, mengarahkan tangannya pada Naruto " Huh! Aku tidaklah lari " gumam Naruto menukik ke bawah menuju kaki Pegunungan Peak lalu mengikuti Kembali tanjakan gunung dengan menjaga jarak tanah 5 cm.
[" Dragons Shoots! "] teriak Issei menembakkan bola Hijau ke arah Naruto.
Sret! Wush! Blaaaar!
Twush! Bziiiit!
Dengan Mudah Naruto menghindari serangan Issei sambil lompat memutar, dan saat lompat memutar Naruto menarik tali busurnya dengan cepat hingga sebuah Panah Petir mengarah Pada Issei.
Jgleeeer!
Panah Naruto seketika Tertahan Oleh pedang Sasuke yang menyerap Petir Naruto, Naruto yang melihat itu menggumam sesaat sebelum menghembuskan nafasnya hingga membuat Asap tebal yang menutupi pandangan Sasuke, Issei, Rias, Sakura dan Shikamaru.
.
Team Julis.
.
Wush! Wush! Twush!
Grep!
Sementara Itu Kelompok yang di pimpin oleh Julis, mereka melesat dengan cepat sambil menembaki target-target yang ada di atas Naga Algonion di jangkauan mereka bersama Koneko dan Claudia sementara Irina dan Xenovia bertugas menangkap Naga Algonion yang titik target.
" Kuso! Bagaimana mungkin Kelompok Takigaku berhasil menyalip Skor kita dengan cepat " gumam Julis menatap Papan Skor di mana Skor mereka baru saja 3.200.000 sementara Takigaku yang di pimpin Oleh Fuu berhasil menyalip mereka dengan Skor 5.200.000.
" Selain itu, Apa yang di lakukan Kiba saat ini " gumam Xenovia sambil menjatuhkan Naga yang telah dia tangkap pada tempat yang di tentukan " Oh, Mengenai itu, Maaf, Aku harus menghindar serangan-serangan yang di lancarkan Kelompok Suna dan Kirito-san, lalu Bagaimana dengan Danchou? " jawab Kiba yang mendengar keluhan Xenovia.
" Mengenai Danchou, sepertinya dia harus terhambat karena kelompok Uchiha-san " jawab Claudia sambil melirik ke sekumpulan Asap yang dia yakin perbuatan Naruto.
.
Tempat para penonton
.
" Apa yang Naruto-san lakukan, apa dia tidak berniat kabur dengan mengandalkan Asapnya itu? " gumam Akame ketika melihat tempat Naruto yang tertutupi asap " Aku rasa itu mustahil, Kau tahu sendiri bukan Clan Uchiha memiliki Mata bernama Sharingan yang bisa melihat keberadaan apapun melalui warna dan di sana Ada Salah satu Heiress Clan Gremory yang memiliki sihir Power Destruction yang bisa merasakan pancaran darah di sekitar mereka dalam jarak 1 km. Berusaha kabur adalah hal sia-sia, aku yakin Naru-kun pasti tengah membuat rencana di dalam asap itu " jawab Kurumi membuat Aiz dan Akame menggumam bersama.
" Benar juga... Aku pernah belajar mengenai itu saat bergabung menjadi Black Army " gumam Akame sambil mengelus dagunya " Sepertinya pengetahuanmu berkurang ya setelah bergabung dengan Naru-kun " celetuk Aiz.
" Urusai " Kurumi yang ada di samping Aiz dan Akame mengacuhkan perdebatan mereka dan menatap ke kumpulan Asap yang semakin lama semakin tebal dan berubah menjadi warna Hitam ' Sepertinya sudah mau di mulai ' batin Kurumi tersenyum tipis.
.
Naruto Place
.
" Kuso! Aku tidak bisa melihat apa-apa? " gumam Issei menatap sekitarnya yang menjadi gelap " Sasuke-kun, Kita harus terbang ke atas untuk leluasa melawannya! " ucap Sakura berusaha mengendalikan sang naga untuk terbang ke atas namun sang Naga seketika tidak tenang membuat Sakura susah mengendalikan sang Naga.
" Percuma, Asap ini mempengaruhi Naga kita agar tetap di dalam Asap Ini " ucap Shikamaru membuat Sasuke dan Rias menatap sekitarnya bersiaga jika ada serangan tiba-tiba " Yamata, apa kau bisa menghilangkan Asap ini? " tanya Sasuke pada Sang naga, namun Yamata sama sekali tidak menjawab pertanyaan Sasuke karena tujuh kepalanya saat ini mengendus-endus sesuatu di sekitarnya.
" Yamata? "
[" Dia datang "] ucap Yamata menyiapkan lima kepalanya menembakkan Bola Api.
Bziiiitt! Jraaassh!
Tujuh kepala Yamata Seketika kembali terpenggal begitu dari Kiri dan Kanan mereka yang seharusnya hanya sebuah asap mengeluarkan Listrik berbentuk Laser yang langsung memenggal Tujuh Kepala Yamata.
[" Graaaaaaahhhhh! "] teriak Yamata membuat Sasuke Terkejut [" Rantokyuuron! "] ucap Seseorang dalam Asap dengan lantang.
Jgleeeeeeeer!
" ARRGGHHHH!/KYAAAAAH! " seketika sebuah Petir muncul dari seluruh Asap yang mengelilingi Sasuke, Rias, Sakura, Issei dan Shikamaru hingga membuat mereka berteriak karena tidak kuat menahan sengatan dari petir tersebut.
Braak!
Sekitar Lima Meter kiri dari Asap tersebut sesuatu keluar dari tanah dan memperlihatkan Naruto yang tengah mengendarai Motor roda 1 miliknya.
Wush! Bruk!
" Wow! Sungguh tidak di percaya Ketua Dari Whitefox berhasil menjatuhkan Ketua Kelompok Uchiha! "
" Hmph, Lain kali sebaiknya kalian sadar siapa yang dulu kalian rendahkan " dengus Naruto menggas Kendaraannya menjauh, namun setelahnya Naruto berbalik dengan cepat lalu melompat ke arah Asap hitam miliknya Hingga tembus.
[" Rantonrainkyuron! "] ucap Naruto mengendalikan Jarinya ke depan.
Swush! Jgleeeeer!
Kembali seluruh Asap yang telah di tembus Naruto seketika Berubah menjadi Petir dan langsung mengenai beberapa peserta yang menyerang kelompoknya yang di pimpin Kiba hingga tumbang.
" Danchou?! "
" Kiba, Cepat kejar pointnya dan bantu Julis untuk menambah poin! " ucap Naruto menekan beberapa Tombol di kendaraannya.
Wush! Brak!
Srett! Trang! Trang!
Setelah kendaraannya menyentuh tanah, Kendaraan Naruto seketika berubah dan menjadi satu dengan Naruto menjadi Armor dengan di Kedua lengannya terdapat sebuah Roda Dengan Mata-mata Pisau mengelilinginya begitu juga di kakinya.
Wush!
Setelah berubah Naruto dengan Cepat melesat kembali Ikut Mencari Point besar agar bisa menjadi posisi pertama dengan melesat seperti orang menaiki sepatu roda.
.
Panitia Place
.
" Hoho, Sungguh luar biasa " gumam Tsunade ketika melihat alat Naruto yang menyatu dengan Naruto menjadi sebuah Armor " Kyaaa~ Uzumaki-kun keren sekali " gumam Serafall berteriak dengan senangnya.
" Urusai Sera-nee " ucap Sona membentak kakaknya karena membuatnya malu akan sifat kakaknya.
.
Arena Place
.
" Kirito! Itu si Uzumaki! " seru salah satu Anggota Kirito, Kirito yang tadinya mengejar salah satu Naga Algonion seketika berhenti dan menatap ke arah Naruto yang melesat dengan sangat cepat sambil melempar-lempar Roda-roda bermata Pisaunya hingga mengenai Sasaran-sasaran berpoint 100.000-200.000 dan menangkap Sang Naga sebelum jatuh dan meletakkannya di tempat tertentu.
" Kalian cari Pointnya, Aku akan melawannya! " seru Kirito langsung melesat ke arah Naruto.
[" Warning! Warning! "] Naruto yang mendapat tanda melirik ke belakang di mana Kirito tengah melesat ke arahnya dengan cepat " Cih! " desis Naruto melompat
Trang! Trang!
Bruuum!
Seketika Bagian-bagian yang menyatu bersama Naruto kembali menyatu dengan Tubuh Naruto hingga membentuk sebuah Motor Ninja beroda empat miliknya dengan Naruto di dalam tubuh Motor tersebut lalu melesat dengan cepat menjauh dari kejaran Kirito. ( seperto transformer )
" Jadi Dia bisa menyatu seperti itu ya " gumam Kirito.
Swush! Swush! Crak!
Seketika mata Kirito melebar ketika Apa yang dia kejar mengeluarkan Dua Senjata Berondong tipe M-16 dan Nine Luncher yang siap di tembakkan.
" Sial! "
Twush! Twush!
Empat Luncher langsung lepas dari tempatnya dan bergerak cepat ke arah Kirito yang merentangkan tangannya hingga memunculkan Lingkaran Sihir Hitam.
Blaaaaaaaaar!
.
Naruto : The Dragon Future ~
.
Wush! Trang! Trang!
Setelah terjadi ledakan tersebut Naruto membuka kembali dirinya dan menatap ledakan di belakangnya dengan datar ketika dia bisa melihat dengan jelas terdapat tiga Bayangan di ledakan tersebut.
" Huft~ tadi itu hampir saja " gumam Kirito melirik kanan kirinya di mana sudah terdapat Asuna dan Leafy.
Sret! Wush! Blaaaaar!
Naruto yang merasakan sebuah serangan seketika melompat ke samping dan benar saja sesuatu dengan cepat melesat ke tempatnya dan membuat tempatnya hancur berantakan.
" Wow! Hampir saja " gumam Naruto mengendalikan tubuhnya sesaat lalu menatap tajam ke tempat ledakan " Hebat juga kau bisa menghindarinya Bakayaro Konoyaro " gumam sosok Pria bertubuh besar menunjukkan dirinya.
" Bee dari Kumogaku kah? " gumam Naruto bersiaga " Jadi selain Team Kirito, rupanya Team Kumo juga mengincarku ya " lanjutnya.
" Bukan Hanya Mereka " Naruto yang mendengar itu tersentak lalu dengan cepat Menoleh ke belakang.
Blaaaar!
Namun sesuatu tak kasap mata berhasil menghantam Naruto dan mementalkan Naruto cukup Jauh, Naruto yang terpental mendecih tak suka.
[" Grooaaarr! "] Naruto yang menyadari ada Satu Naga Algonion yang ingin menyerangnya langsung menghindar sambil menendang wajah sang Naga lalu mendarat dengan sempurna dan menatap siapa yang menyerangnya.
Dan Naruto dapat melihat sosok perempuan yang mengendarai Naga berbentuk Kucing dengan Sayap bermata Pisau dan sang perempuan yang membawa senjata berbentuk Kipas.
" Kalau tidak salah dia dari Kelompok Suna, Sabaku No Temari kah? " gumam Naruto berdiri kembali " Siapa sangka kakak dari Pemilik The Nine Dragons Legends Beast akan datang menyerangku, dan juga pemilik The Nine Dragons Legends Beast dengan Kode Hachi akan ikut menyerang " gumam Naruto menganalisa musuhnya.
" Bukan hanya mereka " Naruto yang mengenal suara itu kembali membuka matanya dengan tatapan dingin dia bisa melihat Raiser saat ini bersama Shion tengah di depannya
" Sepertinya kau akan bersaing untuk mengalahkanku Kirito-san " ucap Naruto menatap Remeh Kirito membuat Kirito mengeram " Maa~ Kalau begitu coba saja kalian menghentikanku " ucap Naruto lalu Menghembuskan nafasnya hingga membuat Kumpulan Asap yang menghalangi pandangan Kirito, Asuna, Raiser, Shion, Leafy, Bee dan Temari.
" Dia kabur! " ujar Leafy " Jangan Harap kau bisa lari Bakayaro Konoyaro! " teriak Bee yang tiba-tiba tubuhnya di aliri petir dan langsung melesat ke dalam ke dalam kumpulan Asap di depannya.
Wush!
Dari Balik Asap keluar Naruto yang melesat dengan cepat seperti menaiki sepatu roda di susul oleh Bee yang hampir menyamai kecepatannya di susul Temari, Kirito, Asuna, Shion, Raizer dan Leafy.
Wush!
Sret! Blaaaaar!
[" Warning! "] Naruto yang mendengar sebuah Tanda Bahaya langsung melompat menjauh dan seketika tempatnya tadi terjadi ledakan besar membuat Naruto sedikit kehilangan keseimbangannya.
' Kuso! Tadi itu apa?! ' batin Naruto menyilangkan tangannya, Mata Naruto seketika Melebar ketika melihat sosok Naga dari The Nine Dragons Legends Beast dengan Kode Hachi berada di atasnya dengan Bola di mulutnya ' Sial, Itu Bola Energi Positif dan Negatif yang di jadikan satu yaitu Bijuu Dama, dengan tubuh ini aku tidak akan bisa menahannya, Kalau Begitu ' batin Naruto mulai menghembuskan nafasnya hingga mengeluarkan asap yang tebal.
Wush!
Sring! Blaaaaaar!
Naga legenda berkode Hachi itupun langsung menembakkan bola energi di mulutnya namun dari Balik Asap keluar sebuah Gelombang Emas yang berhasil membelah Bola Energi tersebut dan membuat Bola Energi tersebut meledak di udara.
" Hah~ arigato telah datang tepat Waktu Tohka " gumam Naruto melirik ke sampingnya di mana terdapat Tohka yang menggenggam erat pedang besarnya " Hmph, Jangan salah sangka dulu " dengus Tohka
" Tapi... " gumam Naruto mengepalkan tangan Kanannya dengan erat hingga bagian motor di tangan kanannya berubah menjadi lima mesin Jet yang mengeluarkan NoS berkecepatan 200 km/s
Wush! Blaaaaaaar!
Tangan Naruto dengan cepat melesatkan Tinjunya dan bersamaan dengan Itu sebuah Tinju dari Bee tertahan oleh Naruto dan membuat sebuah ledakan angin yang dahsyat.
" Apa?! " kejut Bee " Sayang sekali, Tapi cukup sampai di sini! " teriak Naruto meningkatkan NoS miliknya dan mendorong tinjunya.
Blaaaaaaarr!
Tinju Naruto'pun berhasil mendorong Bee dan mementalkan Bee cukup jauh, Namun sang Naga berhasil menangkap tubuh Tuannya sebelum terbang lebih jauh.
" Huft~ " Setelah mementalkan Bee, Naruto mengambil posisi sambil menghembuskan nafasnya hingga mengeluarkan asap kecil, setelahnya bagian tangan kiri dan Kedua Kaki Naruto langsung berubah seperti bagian pada tangan Kanan Naruto.
Wush!
Seketika seluruh bagian tubuh Naruto mengeluarkan Seluruh NoSnya membuat Naruto melesat dengan cepat ke arah Temari dan Kirito. Sementara Kirito dan Temari yang melesat ke arah Naruto seketika terkejut karena Naruto sudah ada di depan mereka.
Duak! Duak!
Dengan cepat Naruto memberikan dua tendangannya pada Temari dan Kirito membuat mereka ikut terpental jauh " Cukup sampai di sini! " ucap Naruto mendaratkan dirinya " Cukup bermain serangannya " Lanjut Naruto seraya mengembalikan bagian-bagian di tubuhnya menjadi Skeatboard wind kembali.
Pandangan Naruto teralih ke arah Shion dan Raiser yang melesat ke arahnya, Naruto yang melihat Shion terdiam sebelum melirik ke arah Tohka
" Tohka, Kembalilah Ke julis, aku akan menyelesaikan pertandingan ini " ucap Naruto seraya menatap papan Skor di mana mereka saat ini ada di posisi 3 dengan Posisi pertama Kelompok Fuu dengan 8.000.000 Point, Kelompok Uchiha 7.600.000 Point sementara Whitefox 7.200.000 Point.
Wush!
Tohka yang mendengar itu langsung terbang mengikuti intruksi Naruto, setelah kepergian Tohka Naruto mengeluarkan Dua Biji kecil dan meremasnya bersama
Swussh!
Setelahnya kedua Tangan Naruto berlapis Api dan mulai mengambil posisi meninju " Kheh! Jangan meremehkanku! " ucap Raiser menyiapkan Tinju Apinya juga.
" Aku tidak sedang meremehkanmu " ucap Naruto mengarahkan tinjunya.
Buagh! Blaaaaaaaaaaarr!
Tinju Narutopun beradu dengan Tinju Raiser namun yang terpental adalah Raiser dan membuat ledakan angin kecil setelah terpentalnya Raiser.
" Naruto-kun! " Naruto yang di panggil memasang posisi santai namun tetap dengan tangan berlapis api dan menatap Shion yang mendarat di depannya " Na-Naruto-kun.. " gumam Shion tergagap.
" Ada apa kau memanggilku Hayamana-san? " tanya Naruto dengan nada dingin " Te-Ternyata benar kau belum memaafkanku ya.. " gumam Shion lirih
Naruto yang mendengar itu hanya diam sebelum menghilangkan api di tangannya dan berbalik " Na-Naruto-kun, A-Aku mohon maafkan aku " gumam Lirih Shion
Namun Naruto sama sekali tidak membalas ucapan Shion, cukup lama mereka tetap pada posisi mereka hingga...
" Jika kau ingin aku memaafkanku " ucap Naruto membuat Shion tersentak.
" Tunjukkan kemampuanmu dan kita bertemu di Champions Turnament, sampai kita bertemu di sana aku akan menarik seluruh perkataanku mengenai buruknya dirimu dan aku akan memaafkanmu " ucap Naruto seraya melirik Shion sesaat lalu berlari menjauh.
Shion yang mendengar itu bergetar, dirinya masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan maaf dari Naruto, tanpa terasa Air mata mulai mengalir dan jatuh ke tanah
Sementara di sisi Naruto Dengan cepat Naruto meremas biji kecil di tangannya hingga kembali menjadi sebuah Panah lalu melesat kembali mencari Point agar bisa menyalip kelompok Uchiha dan Takigaku.
Wush!
Namun Naruto harus kembali berhenti ketika di depannya terdapat empat kelompok yaitu Kelompok Uchiha, Iwagaku, Sunagaku dan Kirigaku melayang di depannya.
" Cih! " decih Naruto tak suka " Jangan Harap kau bisa lari setelah apa yang kau perbuat kuning! " teriak Issei yang masih dalam keadaan gosong karena sengatan Naruto tadi.
" Huh! Lihat siapa yang kembali " ucap Naruto mendengus [" Sebaiknya kalian tidak ikut campur karena dia adalah mangsaku "] Naruto yang mendengar sang Naga Legenda dengan kode Yon melirik naga tersebut yang menatap tajam Ke seluruh Naga di sampingnya.
[" Jangan bercanda kau Kingkong lava! Tidak akan aku biarkan kau melakukannya! "] teriak Naga legenda berkode San [" Sebaiknya kalian pergi saja ke tempat lain karena dia adalah mangsaku dan tak akan aku biarkan kalian membunuhnya! "] teriak Yamata membuat dua Naga berkode Yon dan San menatapnya tajam.
[" Huhh~ apa seluruh Naga legenda seperti itu "] gumam Draig
Wush!
Seketika mata Naruto melebar karena sesuatu yang cepat melesat ke arahnya karena tidak sempat Naruto terpaksa harus menyilangkan tangannya.
Duak!
" Cough! " seketika Naruto terbatuk ketika sebuah tendangan mengenainya dan mementalkannya hingga menabrak kaki gunung.
" Hoi! Han! Apa yang kau lakukan! " teriak salah satu sang penyerang " Kau terlalu lama Roshi, Sebaiknya kita cepat dan kalahkan dia sebelum dia membuat posisi pertama " balas pria bernama Han melirik ke belakang sesaat lalu menatap Ke tempat Naruto berada.
Crak! Crak!
Han yang merasakan sebuah serangan langsung menghindar bersama sang Naga dan menatap kelompok Suna yang mengendalikan sebuah Boneka-Boneka bersenjata tajam.
" Beraninya... Beraninya kalian melukai targetku! " teriak pemuda itu sambil mengendalikan seluruh bonekanya untuk menyerang
Wush! Wush!
Blaaaaaar! Jgleeer! Twuusshh!
Kedua Naga berkode Yon dan Go itupun menghindari serangan pemuda pengendali Boneka tersebut namun Sebuah Bola Energi berhasil menghantam mereka membuat ledakan besar di susul serangan Kilat dan Semburan api, tampaknya mereka saling menyerang karena memperebutkan Naruto.
" Cough! Cough! Kuso tendangannya tadi sangat keras sekali seperti roket " gumam Naruto keluar dari lubang perbuatannya sambil terbatuk mengeluarkan darah ' Kuso... Sepertinya organ tubuhku hancur karena tendangannya tadi, aku harus bagaimana saat ini ' batin Naruto jatuh berlutut sambil memegangi dadanya.
.
Kurumi dkk place
.
" Naru-kun, Dia kenapa? " panik Aiz ketika melihat Naruto yang sepertinya tak kuat berdiri kembali " Mungkin karena tendangan tadi yang berhasil mengenai dada Naru-kun walau telah di tahannya " jawab Kurumi yang masih tenang di tempatnya.
' Ayo Naru-kun, tunjukkan sedikit kemampuan pada mereka ' batin Kurumi sedikit berharap agar Naruto memperlihatkan kekuatannya.
.
Arena
.
" Sepertinya kau sudah tidak kuat lagi ya " Naruto yang mendengar itu mengangkat wajahnya dan dia bisa melihat Uchiha Sasuke yang menatapnya dingin dengan pedangnya di aliri petir " dengan begini aku bisa membalas perbuatanmu tadi " lanjutnya.
Deg!
" Ugh! " seketika Naruto melenguh sambil memegangi mata kanannya yang tiba-tiba terasa sakit, perlahan beberapa poni Naruto menutupi Mata kanan Naruto.
" Sepertinya matamu juga mengalami kesakitan ne, ini lebih mudah membuatku untuk membalas perbuatanmu! " ucap Sasuke menebaskan pedangnya.
Twush! BOOOOOMM!
Seketika semua terkejut begitu sebuah ledakan terjadi setelah terjadinya gelombang Angin, ledakan tersebut bukanlah ledakan di satu tempat melainkan ledakan memanjang.
Kurumi yang memang telah mengaktifkan Clock Eyes Zafkennya secara permanen hanya tersenyum ketika bisa melihat jelas kejadian tadi ' Walau sedikit tapi dampak yang besar, Bagus Naru-kun ' batin Kurumi.
" Wowowowow, Apa yang sedang terjadi apa terjadi pertarungan besar dari beberapa kelompok? "
" Apa itu tadi... " gumam Julis berhenti mengejar target begitu juga semuanya yang fokus menatap tempat terjadinya ledakan. Setelah asap menipis semua bisa melihat di mana terlihat sosok Naruto yang masih berlutut dengan tangan kanannya mengarah ke depan dengan posisi jari seperti telah menyentil sesuatu.
' Ku-Kuso, Aku benar-benar melakukannya ' batin Naruto lalu menyentuh mata kanannya yang masih dalam bentuk Clock Eyes Jikkan. ' Aku harus menutupnya agar tidak di lihat oleh siapapun ' batin Naruto merobek bagian lengan kiri bajunya lalu menutup mata bagian kanannya agar tidak terlihat.
Sementara itu di sisi Sasuke, tampak Sasuke saat ini dengan susah payah mulai bangun dari posisi tengkurapnya dengan tubuh penuh luka dan luka memar di beberapa bagian tubuhnya. Untuk sang Naga Yamata Orochi tampak sang naga telah pingsan dengan tubuh penuh luka beserta dua sayap kirinya yang patah.
' u-ugh... Apa..apaan itu.. Tadi... ' batin Sasuke sebelum pingsan. Sementara untuk Naruto, tampak Naruto telah berdiri tegak dengan penutup di mata kanannya lalu menatap sekitarnya di mana dia bisa melihat seluruh peserta tengah menatapnya.
' Aku punya firasat buruk ' batin Naruto " Beraninya... " Naruto yang bisa mendengar gumaman itu menoleh dan dia melihat Sakura Haruno tengah mengepalkan tangannya kepadanya " Beraninya kau melakukan itu kepada Sasuke-kun! " teriak Sakura melesat ke arah Naruto
Wush! Blaaaar!
Naruto yang punya firasat buruk akan pukulan Sakura langsung menghindar dan benar saja begitu pukulan Sakura menghantam tanah sebuah kawah mulai tercipta.
" Danchou! "
" Dengar, ini perintah langsung. Aku bisa merasakan semua peserta... Tidak kemungkinan beberapa dari Sepuluh besar saat ini tengah menggunakan situasi ini untuk mencari point sebanyak mungkin. Dengar aku ingin kalian gunakan situasi ini untuk menyalip Point kelompok Uchiha dan Takigaku. Walaupun tidak bisa setidaknya kalian bisa membuat posisi kedua kembali " ucap Naruto memberi perintah sambil mengeluarkan sebuah batang kecil lalu menghentakkan tangannya pada udara kosong dan membuat batang itu menjadi sebuah busur panah.
" Tapi... "
" lakukan saja, Dan Julis kau yang memimpin saat ini " potong Naruto menghisap cerutunya hingga api di cerutu padam
Wush!
Bwuuushhh~
Naruto yang bisa melihat satu persatu peserta mulai ikut menyerangnya langsung menghembuskan nafasnya dengan keras hingga membuat sekumpulan asap tebal.
" Bagaimana ini Julis? " tanya Xenovia meminta kepastian, Julis yang di tanya memberi kode menjauh dari kumpulan asap begitu juga Kiba yang telah mendapat tanda dari Claudia.
Setelah menjauh Julis menatap sekitarnya bisa dia lihat beberapa serangan tampak meleset dan mengenai tanah, pepohonan dan lain sebagainya " Dari seluruh peserta, kebanyakan seluruh serangan meleset, dalam persentase saat ini, adalah 20%. Rupanya Lomba ini bukan Lomba yang di anggap mudah " gumam Julis lalu menatap banyaknya Naga Algonion yang berkeliaran.
Mata Julis beralih pada papan Point di mana Team Takigaku telah mencapai 10.000.000 Point, sementara Uchiha 9.000.000 point, sementara Mereka 8.500.000 Point " Baiklah semua dengar, Kita lakukan bersama sekarang, kita harus bisa menyalip kelompok Takigaku dan Uchiha agar tidak mengecewakan Danchou maka dari itu lakukan sebaik mungkin "
" Baik!/Ok!/Dimengerti! "
.
Wush! Wush!
Duak! Duak!
Sementara itu pada tempat Naruto, Tampak dari balik asap terlihat Naruto dengan mudah menghindari setiap serangan musuh yang mengarah padanya dan sebagai balasan Naruto memberikan serangan balik berupa serangan fisik pada musuh-musuhnya yang bertarung jarak dekat dengannya.
Wush! Wush!
[" Warning! "]
Naruto yang mendapat tanda melepas cerutunya lalu melemparnya ke atas menggantinya dengan menggigit busurnya lalu dari jam Naruto keluar dua buah biji kecil yang langsung di remas oleh dua tangan Naruto.
[" Raihourra! "] ucap Naruto merentangkan kedua tangannya.
Jgleeeeeer!
" ARRRRRRGGGHHHHHH! "
Puluhan teriakan seketika terdengar begitu Asap yang menutup Naruto dan juga beberapa peserta mulai mengeluarkan Cahaya kuning berupa cahaya kilat.
Bwush!
Asap itupun seketika menghilang memperlihatkan sosok Naruto yang masih berdiri tegak dengan posisi kepala mendongak ke atas.
Wush! Tak!
Dengan sempurna Cerutu Naruto kembali ke mulut Naruto dan dalam posisi menyala, setelah mendapatkan cerutunya kembali kepala Naruto mulai turun dan menatap berapa Kelompok yang masih bertahan.
" Walaupun mata kananmu terluka sepertinya kau masih kuat berdiri juga ya, Uzumaki-san " ucap Zabuza menyiapkan pedang besarnya " Tapi sepertinya aku sudah mendapatkan titik lemahmu " ucap Zabuza bersiap menyerang
" jika kau berpikir bahwa mata kananku ini terluka kau salah besar " ucap Naruto membuat Zabuza tidak jadi menyerang Naruto " Mataku hanya perlu istirahat sesaat karena sebuah efek ledakan tadi. Maka dari itu walau mata kananku tertutup masih ada jamku yang bisa menjadi mata Ke tiga hingga Mata yang terhitung jumlahnya " lanjut Naruto.
" Zabuza, jangan sembarangan menyerangnya " peringat Yagura " selain itu aku bingung kenapa kalian semua menyerangku walau aku baru saja tadi menumbangkan Uchiha-san " ucap Naruto mengungkapkan kebingungannya seraya memejamkan matanya.
" Sudah jelas bukan, kau adalah masalah besar di lomba ini " ucap Kirito tanpa beban " Masalah besar kah? " gumam Naruto menatap langit yang cerah saat ini.
" Boleh juga itu sebutannya " ungkap Naruto tersenyum " Tapi... Jika kalian memang ingin mengalahkanku agar aku tidak mengganggu kalian, sebaiknya kalian urungkan saja, karena bagaimanapun aku akan tetap menghalangi kalian " ucap Naruto membuat semua di sana menggeram tak suka.
" jangan kira kau itu sangat hebat kuning, Kau hanyalah orang lemah tanpa kekuatan! " teriak Issei melesat ke arah Naruto bersamaan dengan beberapa peserta.
" Lemah ya? "
BLAAAAAAAAAARRR!
Seketika terjadi ledakan memanjang dengan ledakan sekitar delapan arah mata angin, sementara di bagian tengah tampak Naruto yang masih berdiri tegak sambil menundukkan wajahnya " Sekarang, apa itu kau sebut lemah " ucap Naruto dengan datar.
" Dasar Bodoh, dia mengambil tindakan tanpa rencana " ucap pemuda berambut cokelat, Hyuuga Neji ketika melihat teamnya mengalami hal yang sama seperti Uchiha Sasuke.
" Apa yang sebenarnya terjadi, padahal dia hanya diam di tempat tapi mereka semua terpental begitu saja " gumam Yagura ketika melihat orang-orang yang menyerang Naruto telah tumbang.
" Kisama! Beraninya kau! " teriak Sakura melompat dengan tangan kanan terkepal dengan Aura biru besar di kepalannya
Wush! Duak!
Blaaaaaaar!
Naruto yang terfokus akan serangan Sakura seketika terkejut ketika sosok bertopi melesat cepat ke arahnya mengarahkan tendangan ke dadanya, Tak mau kena, Naruto menyilangkan kedua tangannya di dada dan berhasil menahan serangan Pria tersebut.
Namun tendangan tersebut berhasil mementalkannya ke sebuah Lubang retakan Besar seperti terbelah karena akibat pukulan Sakura yang telah menyentuh tanah.
' Sial! ' batin Naruto langsung menyimpan busurnya lalu mengetik hologramnya dengan cepat hingga mengeluarkan dua biji, Naruto yang sudah mengeluarkan apa yang di butuhkan langsung meremasnya hingga menjadi Bola Biru dan Kuning, setelah menyimpan kedua bolanya Berikutnya Naruto menancapkan kedua Pedang Midrocremonnya kepada dua sisi tebing di sampingnya.
Shhhhhss!
Naruto yang merasakan panas di bawahnya, langsung menoleh dan dia bisa melihat cairan panas yang di sebut lava tengah ada di bawahnya, Pandangan Naruto kembali teralih ke atas di mana terlihat beberapa orang mulai masuk ke tempatnya seperti Hyuuga Neji, Gabriel, Himejima Akeno, dan lain-lainnya.
' dalam situasi ini aku harus menggunakan trik ini ' batin Naruto menghembuskan nafasnya hingga membuat asap yang tebal.
[" Byakugan! "] ucap Neji dengan matanya yang perlahan mengeluarkan Urat " Asap itu menghalangi pandanganku " ucap Neji memberitahu membuat Gabriel dan Akeno langsung memberhentikan diri mereka dengan menancapkan senjata mereka begitu juga Neji, Sementara beberapa Orang yang memang bernafsu membunuh Naruto tetap turun dan melancarkan serangan mereka ke arah kumpulan Asap itu.
[" Redurora! "]
[" Groooaaaaaaaaaaaarrrr! "] seketika semua melebarkan mata mereka ketika dua naga tengkorak dengan api biru dan Merah keluar dari asap di depan mereka dengan membuka mulut mereka.
Blllllaaaaaaaarrr!
Para penonton seketika melebarkan mata mereka ketika melihat dari lubang buatan Sakura keluar dua sosok Naga yang mereka kenal milik siapa membawa para peserta yang tadi memang berniat menyerang Naruto ke atas dan menjatuhkan mereka semua dengan kasar.
Bziiit!
Tak lama setelah itu sebuah kilat kuning menyambar di samping naga tersebut memperlihatkan sosok Naruto yang tak terluka sedikitpun.
" memaksaku untuk jatuh dan mati, sungguh tidak sopan sekali " ucap Naruto datar lalu mengembalikan sang Naga kembar menjadi pedang kembali " Sepertinya kalian memang tidak tahu kapan harus bertanding adil ne " lanjut Naruto meletakkan Pedangnya di pinggang.
" Yang tidak bertanding adil itu adalah kau! Brengsek! " teriak Kiba Inuzuka merasa tidak senang " Begitukah? " tanya Naruto seraya melirik papan point yang memperlihatkan Kelompok Takigaku sudah mencapai 11.000.000 Point, Kelompoknya sudah berhasil menyalip Kelompok Uchiha dengan point 10.800.000 Point sementara kelompok Uchiha masih sekitar 9.000.000
" dari pada kalian mengincarku sebaiknya kalian memperdulikan point kalian, Kalian tidak ingin kalah bukan " ucap Naruto membuat semua tersadar dan semua langsung melihat papan skor
" Sial! Kita ketinggalan jauh! "
" Ohey! Ayo cepat kita harus menang saat ini! "
" Sepertinya cukup sampai di sini saja " ucap Naruto membuat beberapa anggota dari kelompok 10 besar menatapnya tak suka " Kau... Kau memanfaatkan situasi ini untuk mengalihkan kami bukan! " ucap Issei merasa di permainkan.
" Tidak, bukankah kalian sendiri yang mengincarku dan menyerangku tanpa memiliki rencana untuk menjaga point " ucap Naruto dengan santai " Issei, dia benar. Sejak awal memang kitalah yang salah di sini " timpal Pemuda bertubuh besar bernama Choji Akimichi.
" Tapi... "
" Issei, tutup mulutmu sebelum aku robek " Issei yang mendengar perintah mutlak dari Hinata seketika terdiam dengan wajah pucat, sementara Naruto yang perkataan Hinata menatap Hinata bingung pasalnya dia membelanya " Sebaiknya kita cepat sebelum kelompoknya semakin jauh, apa lagi salah satu kelompok Hyotogaku hampir menyalip kita " peringat Pemuda berwarna kulit putih seperti zombie yaitu Shimura Sai.
" Danchou... " Ucap Koneko menghampiri Naruto dan mendarat di samping Naruto " Tunggu sebentar lagi Koneko-chan " ucap Naruto lalu menatap ke arah Issei yang menatapnya tak suka.
" Kau, bocah mesum " ucap Narutp mengejek Issei membuat Issei mengeram tak suka " di antara semuanya, kau sepertinya cukup menarik. Sebagai pembalasan nanti untuk dirimu yang memiliki naga The Draig Red Emperor, The Legends Heavens Dragons, Aku akan sangat senang menerimamu melawanku di Champions III : The Rings Dragons " tantang Naruto.
" Kenapa kau menantangku, apa sebenarnya tujuanmu "
" Um? Tidak ada hanya ingin saja dari pada harus melawan ketua bermuka datarmu itu " ucap Naruto memejamkan matanya seraya menghidupkan cerutunya kembali agar tenang " selain itu sebaiknya kalian cepat karena beberapa menit lagi Lomba ini akan selesai " ucap Naruto mulai berjalan menjauh dan menumpangi Naga yang di kendarai Koneko
" Koneko Antar aku ke yang lainnya " perintah Naruto yang langsung di lakukan Koneko dengan memacu naganya untuk pergi ke tempat kelompoknya.
" Sepertinya kau cukup beruntung Issei, kau di tantang oleh Orang terbaik di kota Konoha ini " ucap Shino membuat Issei mendelik ke arahnya.
.
Kurumi Side
.
" Hahh~ akhirnya perselisihannya selesai " gumam Akame bernafas lega " Tapi tadi cukup menegangkan juga " timpal Aiz, Sementara Kurumi yang melihat itu sedikit tersenyum ' Maa~ mungkin butuh waktu untuk membiarkan Naruto beradaptasi dengan Mata kanannya dan juga kekuatannya ' batin Kurumi.
' Tapi, aku berharap, kau akan menunjukkan kekuatan Jikkanmu itu Naru-kun ' lanjutnya tersenyum misterius dengan Mata Zafkennya yang berputar pelan.
.
Asia side
.
" Huhh~ dasar baka nii-chan, dia membuat khawatir saja " gumam Asia merengut sebal karena di buat khawatir oleh kakaknya itu " Kau terlalu khawatir Asia-chan, kau tahu bukan Kakak sepupumu itu seperti apa. Ya~ walau tadi aku juga khawatir saat Naruto di paksa masuk kedalam lubang buatan dari Haruno Sakura itu " ucap Tsunade yang sebenarnya juga khawatir.
" Tapi Tsunade-sama, aku sungguh tidak percaya bahwa Naruto-kun akan selamat dari semua itu. Bisa kau bayangkan berapa banyak yang menyerangnya tadi tapi dia bisa mengalahkan mereka walau sepertinya mata kanan Naruto-kun mengalami luka kecil saat mengalahkan Uchiha Sasuke " ucap Shizune mengungkapkan suatu pujian pada Naruto.
" Mungkin kau benar Shizune, tapi sepertinya bukan itu yang menyebabkan mata kanan Naruto di tutupi kain itu " ucap Tsunade tersenyum misterius.
" Lalu? "
" itu Rahasia jika kau ingin tahu, tapi jawabannya pasti akan terjawab sebentar lagi " Ucap Tsunade menatap ke layar hologram di depannya di mana Naruto yang menunggangi Naga bersama Koneko tengah berkumpul bersama dan mencari sasaran target bersama agar lebih cepat menambah point.
.
Whitefox Side
.
" Julis! Claudia serang Sasaran dua Naga tersebut, Koneko setelah Julis dan Claudia menembaki sasaran mereka antar aku kebawah para naga itu. Lalu Kiba dan Saya aku ingin kalian menyerang sasaran dua naga yang akan melintas kemari, Lakukan sekarang! " perintah Naruto yang langsung mengeluarkan dua Midrocremon miliknya lalu berpegangan dengan Koneko agar tidak jatuh.
Sementara Kiba dan Saya yang bisa melihat dua Naga Algonion memang akan melintas kemari dari bawah langsung melesat ke arah sang naga dan menembaki sasaran dengan senjata di Naga mereka. Begitu juga Julis Dan Claudia yang bersamaan menembak dengan Kiba dan Saya.
Jrak! Jrak! Jrak! Jrak!
Ke empat sasaran yang berisikan Point 200.000, 500.000, 100.000 dan 200.000 berhasil di kenai dan membuat obat bius pada sasaran itu menyala dan membuat ke empat naga itu jatuh pingsan.
Naruto yang sudah tepat di bawah langsung melompat sambil mengayunkan kedua pedangnya hingga berubah menjadi Dua Redurora lalu melilitkan ke empat naganya masing-masing satu naga lalu mendarat di tanah dengan ke empat lekukan tubuh Naga Redurora miliknya dan meletakkan ke empat Naga itu pelan pelan.
" sungguh tidak di percaya kelompok Whitefox berhasil menyamakan kedudukan dengan kelompok Takigaku "
" Danchou! " seru Kirin melesat ke arah Naruto seraya merentangkan tangannya ke arah Naruto, Naruto yang mendengar panggilan Kirin menerima tangan Kirin dan ikut menunggangi Naga Kirin.
" Danchou ini kesempatan kita untuk menyalip Kelompok Takigaku, namun ada satu hal yang aku khawatirkan " ucap Kirin dengan nada was-was " Aku tahu. Di mana Kelompok Takigaku saat ini " ucap Naruto seraya menatap sekitar, namun dirinya tak bisa melihat kelompok Takigaku yang di pimpin oleh Fuu.
" Danchou, aku melihat Tiga anggota kelompok Takigaku saat ini melesat ke sebuah pegunungan Peak, di sana terdapat sekitar 10-15 naga dengan point besar tengah beristirahat dengan tenang apa yang harus kita lakukan? " Naruto mendengar itu langsung terkejut.
" Semua cepat kejar mereka jangan sampai mereka mengenai seluruh sasaran di naga-naga itu! " perintah Naruto
Wush! Wush!
Seluruh kelompok The Whitefox langsung berbelok dan melesat dengan cepat menuju pegunungan Peak, tak butuh 3 menit mereka akan sampai di tempat para Naga tersebut, namun Kelompok Takigaku yang di pimpin oleh Fuu langsung juga sudah siap menyerang seluruh sasaran pada para naga Algonion yang asyik tertidur.
" Kuso! King aku membutuhkanmu saat ini! " Desis Naruto menarik pedang Kingnya lalu membenturkannya dengan Jam miliknya hingga berubah menjadi Busur panah merah panjang.
Sreet~
Tak mau berlama-lama Naruto memakai busurnya dengan anak panah sang King yang berubah menjadi busur panah, Naruto memfokuskan tembakannya sedikit ke samping dari sasaran sang Naga setelah mengambil nafas dalam-dalam Naruto mengayunkan tembakkannya ke kiri sesaat lalu mengayunkan kedua lengannya ke arah Kanan selagi melepas Anak panah miliknya.
Swuuuuuussh!
Karena melakukan tembakan seperti itu, Anak panah Naruto langsung berbelok tepat ke arah Sasaran dan saat anak panah itu berbelok Kelompok Takigaku juga langsung melancarkan serangan mereka.
Jrak! Jrak! Jrak! Jrak!
Anak panah Naruto langsung berhasil mengenai sasaran dan terus mengenai sasaran berikutnya hingga sepuluh sasaran begitu juga Takigaku yang sepertinya hanya berhasil mengenai sebagiannya saja.
Teeett!
" Ha'i! Pertandingan berakhir! " mendengar itu semua peserta langsung berhenti Naruto yang mendengar tanda berakhir langsung menurunkan senjatanya dan menatap papan point di mana Kelompoknya saat ini berada di posisi...
" sungguh tidak bisa di percaya, yang menduduki posisi pertama saat ini adalah, dua kelompok dari Kota yang berbeda Kelompok Takigaku dan Whitefox dengan persamaan Point 13.800.000 point! "
Kedua kelompok yang di sebutkan sama-sama terkejut karena mereka berdua bersama-sama menempati posisi pertama " YaaaaaTTAAAAAA! " teriak seluruh kelompok Whitefox senang.
" HOOOOOAAAAAAAAAAAA! " teriakan penonton menyusul teriakan senang dari kelompok Whitefox, sementara itu Fuu yang melihat reaksi senang dari kelompok Whitefox hanya tersenyum kecil.
" Yokatta kita berhasil Danchou " ucap Kirin seraya melirik ke arah Naruto, namun tanpa di sangka sang Ketua Uzumaki Naruto jatuh tidak sadarkan diri membuat semua di sana terkejut.
" Danchou! " pekik Kirin berusaha menangkap tangan Naruto namun terlambat Naruto telah jatuh kebawah dengan cepat
Braak!
.
.
.
.
.
.
" U-Ugh... "
" Yokatta kau sudah sadar Naru-kun " ucap perempuan berambut hitam tersenyum lembut ke arah Naruto yang saat ini berbaring di kasur rumah sakit dengan beberapa perban melilit di beberapa tubuhnya begitu juga mata bagian kanannya yang masih tertutupi kain.
" Kurumi-nee-san? " gumam Naruto berusaha mendudukan dirinya di bantu oleh Perempuan yang rupanya Kurumi Tokisaki " Di mana aku saat ini? " tanya Naruto menatap sekelilingnya.
" Kau saat ini berada di rumah sakit Konoha, Kau tidak sadarkan diri begitu lomba berakhir " jawab Kurumi " Apa yang sebenarnya terjadi hingga kau tak sadarkan diri? " tanya Kurumi ingin tahu.
" Entahlah... Sejak tanda Lomba berakhir pandanganku tiba-tiba mengabur, apa lagi aku semakin merasakan sakit di mata kananku ini " ucap Naruto seraya membuka kain yang menutupi mata kanannya dan rupanya matanya masih dalam bentuk Clocks Eyes Jikkan.
Pemberitahuan :
Clocks Eyes Jikkan di mata Kanan Naruto berwarna Emas dengan lingkaran luar berwarna biru dan Jarum jam dan angkanya yang berwarna hitam.
" Jadi begitu, pasti itu efek dari Jikkan " ucap Kurumi membuat Naruto menatapnya bingung " Efek Jikkan? "
" Jikkan adalah Mata tertinggi dari Clocks Eyes, karena kau baru membangkitkannya akan sangat sulit mengontrolnya. Dan juga sepertinya karena kau terlalu lama menggunakan mata itu membuatmu cepat lelah " jawab Kurumi memberitahu.
" Mungkin kau benar, tapi aku tidak tahu bagaimana cara menonaktifkannya, waktu itu aku menutup mataku ini agar tidak di lihat adikku tapi saat di buka paksa oleh Asia-chan mataku telah kembali semula " jujur Naruto.
" Kau hanya perlu menutup matamu dan mengosongkan pikiranmu, bayangkan saja akan matamu yang biasanya " jawab Kurumi.
Naruto yang mendengar itu perlahan mencobanya dan lima menit setelahnya Naruto kembali membuka matanya di mana saat ini kedua matanya yang telah sama warna kembali " Selamat karena kau berhasil mengembalikan matamu " canda Kurumi namun Naruto masih terdiam tampak melamunkan sesuatu.
" Ne, Kurumi-nee-san, kau pasti tahu bukan, kenapa bisa Uchiha Sasuke terpental jauh begitu juga yang lainnya " tanya Naruto seraya melirik ke arah Kurumi.
" Tentu saja, maka dari itu mata Jikkanmu aktif. Selain itu bukan hanya itu tanpa sadar kau menggunakan Teknik mata Jikkan yaitu [" Slow Time "] yang membuat semua menjadi lambat kecuali dirimu. " ucap Kurumi membuat Naruto terkejut.
" Aku... Lagi-lagi harus melakukannya... Aku berharap tak ada yang tahu mengenai " ucap Naruto sambil menutup wajahnya frustasi " Ghaaaaa! Kuso! Kenapa kau membuatku seperti ini Kami-sama! " teriak Naruto.
" Kau kenapa Naru-kun, kenapa kau tampak tidak senang? " tanya Kurumi bingung " tentu saja! " balas Naruto setengah berteriak.
" siapa yang senang jika kau menunggu apa yang kau inginkan 17 tahun muncul sekarang " ucap Naruto lirih " Bagiku kemampuan ini adalah sampah... Aku yang sudah berjuang mati-matian hingga aku cedera agar aku tahu apa kemampuanku, tapi! Kenapa baru sekarang kemampuan ini ada! Dimana saja saat aku membutuhkannya! " ucap Naruto meluapkan emosinya.
" Jika semua mengetahui akan kemampuanku ini, pasti mereka akan menjauhiku karena mereka berpikir aku menyembunyikan jati diriku dengan menggunakan alat-alatku agar mencari perhatian mereka, aku tidak ingin... Aku tidak ingin itu terjadi... Hiks.. Hiks.. " Kurumi yang mendengar isakan Naruto semakin terkejut karena saat ini Naruto menangis...
Untuk pertama kalinya setelah kelahiran miliknya.
" Aku... Hiks.. Hiks tidak ingin semua itu terjadi Hiks.. Hiks.. Aku sudah memiliki semua yang aku inginkan.. Keluarga, teman, kepercayaan Hiks.. Banyak.. Banyak sekali Hiks... Hiks.. Aku.. Tidak ingin semua itu hilang " ucap Naruto seraya meremas kain selimutnya
Grep!
Seketika Naruto tersentak ketika Kurumi saat ini tengah memeluknya dengan erat " Daijoubu, keluarkan semuanya, biarkan semua itu mengalir " ucap Kurumi dengan lembut, Naruto yang memang sudah tidak kuat langsung memeluk Kurumi dan menumpahkan seluruh kesedihannya
' Aku tidak menyangka kau melewati hal sulit seperti ini Naru-kun ' batin Kurumi sambil mengelus punggung Naruto ' Waktu itu, aku juga sama sepertimu, aku dulu hanyalah orang biasa hingga aku terobsesi akan kekuatan mata ayahku, awalnya banyak yang berteman denganku tapi setelah aku berhasil membangkitkan mataku ini, mereka semua menjauh karena tanpa di sangka aku di kendalikan oleh hawa nafsu membunuh dan membunuh temanku sendiri, tapi.. Aku masih memiliki Shiina-chan, Tsunade-baa-san, Jiraiya-jii-san, Oto-san, Oka-san dan keluargaku yang lainnya yang selalu ada untukku setiap saat '
' Di banding denganku, kau lebih besar dari pada aku Naru-kun, kau berusaha tegar menghadapi jalanmu sampai sini, kau sungguh mengagumkan Naru-kun ' batin Kurumi seraya tersenyum tulus pada Naruto yang masih menagis.
.
Sementara itu di luar ruang perawatan Naruto, tampak Tsunade yang bersandar sambil menundukkan wajahnya, tak lama setelah itu sesuatu di telinga Tsunade bercahaya kecil dan Tsunade langsung menekan sesuatu di telinganya tersebut.
" ... "
" ****** jika kau kembali kau harus menerima akibatnya nanti "
" ...? "
" Kau tidak akan percaya seberapa tegarnya dia saat ini, dan itu semua karenamu, aku harap kau memiliki rencana yang bagus agar dia tidak menghajarmu habis-habisan "
" ... "
" Um, Dia berhasil di posisi pertama. Aku akan mengirimkan rekaman pertandingannya nanti " putus Tsunade lalu melirik dari balik kaca dan bisa dia lihat Kurumi tampak tengah berusaha menenangkan Naruto, sementara Naruto juga berusaha tenang selagi menghapus air matanya.
' Kau sudah banyak berubah Naruto-kun, ini pertama kalinya aku melihatmu dan mendengarmu menangis seperti ini semenjak kelahiranmu, kau benar-benar tegar ' batin Tsunade lalu berniat pergi namun langkahnya terhenti ketika melihat kelompok Naruto beserta anaknya tampak berlari ke arahnya.
" Kaa-chan! Apa Nii-chan sudah sadar? " tanya Asia dengan perasaan khawatir " Jangan Khawatir, dia baik-baik saja dia juga sudah sadar saat ini dia tengah berbincang dengan Kurumi-chan " ucap Tsunade sambil mengelus rambut anaknya lalu menuntun mereka ke kamar Naruto.
Tok! Tok! Tok!
Kreet!
" Naruto, Kelompokmu dan Asia datang berkun... " perkataan Tsunade seketika terhenti di mana dia bisa melihat Saat ini Kurumi tampak mencium bibir Naruto yang tampaknya juga terkejut di cium Kurumi walau hanya menempelkan bibir saja
" Ah, Tsunade-baa-san, Gomenasai jika saya tidak sopan, tadi aku hanya mencium bibir calon suamiku agar tidak sedih saja " goda Kurumi membuat wajah Naruto memerah.
" Si-Siapa yang bilang seperti itu! "
Sementara Tsunade tampak diam bak seperti patung sebelum menghela nafasnya ' untung saja aku menutupi mereka dengan tubuhku jadi mereka tidak bisa melihat ' batin Tsunade seraya melirik ke arah kelompok Naruto yang ada di belakangnya menatapnya bingung.
" Naruto, anggotamu datang berkunjung " ucap Tsunade singkat seraya masuk ke kamar rawat Naruto di susul anggotanya.
" Yo Danchou, sepertinya kau tampak baik-baik saja " ucap Kiba seraya tersenyum " Jika saja aku tidak di kasur kau sudah aku hajar Kiba dengan wajah tanpa dosamu itu " kesal Naruto namun terdapat candaan di dalamnya.
" Aw, aku tunggu itu Danchou " ejek Kiba membuat Naruto mengepalkan tangannya, Kiba.. Andai kau tahu jika kau di sentil saja bisa membuatmu berbaring seperti Uchiha Sasuke.
" Mou! Dasar baka Nii-chan! Kau masih saja bodoh! Bodoh! Bodoh! " teriak kecil Asia seraya memukul pelan Naruto " He-Hey, Asia hentikan sa-sakit " pura-pura Naruto.
" Setelah kau koma selama enam hari berhentilah membuatku khawatir! Kau tadi hampir saja mati tadi! Tapi... Tapi... " gumam Asia semakin lirih, Naruto yang tahu apa setelahnya memeluk Asia berusaha menenangkan adik sepupunya " shh~ tenanglah, Nii-chan tidak akan meninggalkanmu begitu juga yang lain percayalah " bisik Naruto.
" Baka... Baka Nii-chan.. Hiks.. "
" Hello, kami datang bukan untuk di acuhkan ya " kesal Tohka sambil mengembungkan pipinya " A-Ah, Gomen. Jadi bagaimana tadi? " tanya Naruto menatap seluruh anggotanya.
" Kelompok Kita dan Kelompok Takigaku berada di posisi pertama saat ini, di susul kelompok Blue Lotus, Black Lotus, Kirito, Uchiha, Kumogaku, Iwagaku, Sunagaku, dan Kirigaku, di karenakan juara 1nya terdapat dua kelompok maka juara 10 tidak di cari " jawab Julis membuat Naruto tersentak.
" Bagaimana mungkin? Bukankah Blue Lotus dan Black Lotus ada di peringkat empat dan Lima tadi? " tanya Naruto " Memang benar, tapi seperti kita mereka berhasil mengenai sasaran sekitar 16 sasaran dengan total poit mereka 12.700.000 dari 8.000.000 " jawab Julis.
" 3.700.000 point dengan 16 sasaran sekaligus, sungguh tidak di percaya " gumam Naruto " Kalau tidak salah pemimpin kelompok itu adalah Shiba Miyuki dari sekolah lain begitu juga Pemimpin kelompok Black Lotus yaitu Kuroyukihime, mereka sepertinya tidak bisa di anggap remeh " lanjut Naruto sambil mengelus dagunya.
" Lalu Lomba berikutnya bagaimana? " tanya Naruto " Karena banyaknya yang cedera mereka harus di rawat di rumah sakit terutama Uchiha Sasuke dan Hyoudo Issei yang terluka parah, paling lambat Lomba berikutnya di adakan 10 hari lagi " jawab Claudia.
" 10 hari kah? Itu cukup lama juga. Tapi tidak apa lagi pula aku memiliki banyak waktu " ucap Naruto membuat semua di sana penasaran " Memang Danchou ingin ke mana? " tanya Irina.
" Aku akan pergi dengan Kurumi-nee-san untuk melakukan sesuatu paling tidak 2 hari, selama aku pergi kalian pulihkan saja tubuh kalian dan istirahatlah. Satu lagi aku peringatkan untuk berhati-hati, jangan sampai bertemu kelompok lain selain Asuna dan Leafy, yang kalian harus jaga jarak sekarang adalah kelompok Blue Lotus dan Black Lotus, paham " jawab Naruto dan memperingatkan anggotanya.
" Baik!/Ok! "
" Lalu Kirin-chan, jangan menyalahkan dirimu karena tidak bisa menyelamatkanku, itu bukanlah salahmu " ucap Narutp seraya melirik Kirin yang melamun sejak tadi. Kirin yang mendengar itu tersentak dengan tubuh bergetar " Ta-Tapi... "
" Aku sudah bilang jangan menyalahkan dirimu, Itu semua salahku karena badanku tidak enak, lagi pula kau sudah berusaha menyelamatkanku bukan? Aku hargai kerja kerasmu " ucap Naruto seraya tersenyum tulus.
" Da-Danchou.. Hiks.. Hiks " lirih Kirin terharu.
" Kau seperti menggombal tahu Danchou " cibir Kiba membuat Naruto mendelik ke arahnya " Jaa~ kalau begitu kami pamit dulu Danchou, kami rasa kami sudah cukup sampai sini, kami akan membiarkanmu istirahat lebih dulu " Ucap Claudia mewakili semuanya.
" Aku juga akan kembali Naru-kun karena untuk besok kita akan sibuk, jaga kesehatan tubuhmu " ucap Kurumi seraya tersenyum ke arah Naruto yang hanya mengangguk " Berhati-hatilah Kurumi-nee " ucap Naruto
" fufufu~ tenang saja "
" Lalu Asia, kau tidak ingin kembali? " tanya Tsunade pada anaknya namun siapa sangka rupanya Asia tertidur di pelukan Naruto karena banyak menangis " Dasar rupanya dia tertidur "
" Baa-chan, untuk saat ini biarlah Asia-chan tidur di sini denganku, aku yakin dia akan ngotot kemari lagi nanti jika di bawa pulang " ucap Naruto membuat Tsunade tersentak " Naruto, Kau tahu apa yang kau bicarakan? Kau tidur dengan seorang perempuan apa lagi dia adik sepupumu, kau tahu bukan apa jadinya jika Laki dan perempuan sekasur? " omel Tsunade.
" Baa-chan diakan hanya Adikku, tidak mungkin aku melakukannya " kesal Naruto karena seperti di tuduh melakukan pemerkosaan nantinya.
" Huh! Walaupun begitu sebagai seorang ibu aku tetap khawatir, jika memang begitu aku akan tidur bersama kalian di sini " ucap Tsunade menutup pintu kamar Naruto dan menguncinya agar orang dari luar tidak sembarangan masuk.
" H-Hah! Tidur bertiga?! Se-Sekasur?! " tanya Naruto sangat terkejut " Um, Sebaiknya kau mulai berbaring dan istirahatkan tubuhmu " ucap Tsunade mendorong Naruto agar berbaring di susul Tsunade yang tidur di sebelah Naruto sementara Asia ada di sisi Naruto satunya, tampak saat ini Naruto berbaring di apit oleh dua orang yang sangat penting baginya.
Naruto yang bisa merasakan dada jumbo neneknya di lengannya memerah dirinya benar-benar malu saat ini " Ba-Baa-chan, ke... "
Cek!
Perkataan Naruto seketika terputus karena kesadarannya menghilang di karenakan tanpa di duga Tsunade menusukkan obat bius ke leher Naruto " Gomen Naruto-kun, Tapi ini keinginan Putriku " ucap Tsunade seraya melirik ke arah Asia yang membuka matanya.
" Asia, Kau tahu resikonya bukan? Bagaimana jika dia akan menjauhimu? " tanya Tsunade khawatir akan terjadinya perselisihan.
" Jangan Khawatir Baa-chan, Akan aku pastikan Nii-chan menerimaku, Perasaan ini sudah tidak bisa aku tahan... Di mana Nii-chan telah melakukannya dengan Kurumi-nee dan Aiz-nee, Aku sudah tidak tahan... Aku juga ingin memiliki Nii-chan, aku tahu aku egois tapi... " ucap Asia semakin lirih sambil mengelus wajah tampan Naruto.
" Asia tanpa harus melakukan Ini Naruto-kun akan selalu di sisimu, sebaiknya kau melakukannya saat kalian sama-sama mencintai. Aku hanya memberimu saran kau boleh melakukannya tapi hanya sebuah Ciuman saja " ucap Tsunade membuat Asia tampak berpikir.
Cup!
Tanpa di duga Asia menerima tawaran ibunya dan mencium bibir Naruto secara sepihak dengan liar, Tsunade yang menonton hanya bisa merona melihat hal tersebut ' Si-Sial... Kenapa pipimu terasa panas, dia adalah cucuku ke-kenapa aku ingin sekali menciumnya, tidak... Tidak ingat Tsunade kau sudah punya Jiraiya, ta-tapi... ' batin Tsunade lirih seraya menatap anaknya yang masih mencium bibir Naruto sepuasnya tak ingin melihat lebih lama Tsunade membalikkan badannya
" Fuuahh~ " desah Asia menyelesaikan ciumannya seraya berbaring di bahu Naruto dan menelusupkan wajahnya di lekuk leher Naruto " Oyasuminasai Naru-nii " ucap Asia seraya tersenyum puas, ini sungguh nikmat walau hanya dirinya saja yang menikmati hal tersebut.
Sementara Naruto yang berbaring hanya membalasnya dengan dengkuran halus karena telah tertidur. Di lain tempat pula, di sebuah gedung dekat rumah sakit tampak Kurumi yang tertawa halus dengan Zafkennya yang berputar pelan " ara-ara sepertinya ada yang mencari kesempatan, tapi tidak apa, lagi pula besok aku bisa menikmati Naru-kun sepuasku " ucap Kurumi seraya berjalan jauh.
" Fufufufu~ aku sungguh tidak sabar "
.
.
.
.
.
.
.
.
TBC
Selanjutnya di Naruto : The Dragons Future
" Saa~ kita mulai latihannya "
" Bagaimana Rasanya? "
" Fufufu kau ingin melakukannya lagi? "
" Ahh~ jangan terlalu kasar Naru-kun "
" Baka sebenarnya apa yang kita lakukan ini! "
" Fufufu~ arigato Naru-kun, Aishiteru "
Selanjutnya Chapter 18 : Dragons Champions Arc II : Latihan dan Cinta.
Note : Yo! Pada akhirnya up Juga Nih, Bagaimana menurut kalian cerita kali ini? Aku harap kalian puas akan Chapter Kali ini. Baiklah kita akan membahas sedikit saja mengenai Chapter kali ini. Di sini saya hanya memasukkan beberapa Chara saja, membaca ulang Lomba Dragons Race memang benar hanya sedikit saja ada pertarungan antara Team di sana.
Namun di sini saya sudah mencampurnya agar meninggalkan kesan. Lalu mengenai kejadian tadi, di chapter depan akan di jelaskan kejadiannya. Lalu Clocks Eyes, saya akan menjelaskan sedikit kekuatan Clocks Eyes Jikkan, Kekuatan Clocks Eyes Jikkan milik Naruto bisa menyembuhkan sang pemilik layaknya teknik penyembuh bukan hanya itu.
Jikkan bisa membuat daerah sekitarnya menjadi lambat dengan radius Area 40 km. Saat mengaktifkan kemampuan Clocks Eyes, jarum pada jam ini akan berputar dan berhenti pada setiap angka jam yang ada pada jam.
Saat jam Berputar secara otomatis akan menyembuhkan.
. Angka 1 : Memperlambat waktu.
. Angka 2 : ?
. Angka 3 : ?
. Angka 4 : ?
. Angka 5 : ?
. Angka 6 : ?
. Angka 7 : ?
. Angka 8 : ?
. Angka 9 : ?
. Angka 10 : ?
. Angka 11 : ?
. Angka 12 : ?
Lalu mengenai Shion, saya sudah membuat cara agar Shion bisa mencari maaf dari Naruto, berikutnya saya akan menjawab para Review kali ini.
. Apakah Shion akan menjadi Pair Naruto : Jawabannya tidak akan.
. Pair apakah ada tambahan lagi? : Jawabannya tidak, memang akan banyak muncul Chara-Chara perempuan-Wanita yang akan suka dengan Naruto tapi Mereka tidak akan menjadi Pair inti.
. Saat Naruto melawan Shion tercipta Hujan apa itu dari alat Naruto atau teknik Naruto sendiri? : Jawabannya dari Alat Naruto.
. Pertanyaan yang selalu sama apa Kurama akan menjadi Patner Naruto : jawabannya iya, tapi itu masih sangat lama, pertemanan mereka membutuhkan Proses.
. Penambahan Anggota di kelompok Naruto : Jawabannya tidak terjadi, karena nanti saja anggota Naruto akan bertambah setelah mengalahkan Sasuke.
. Scene NaruHina? : Akan terjadi lagi Dua Chapter setelah Chapter depan Up.
. Waktu itu ada yang tanya suruh matiin satu persatu Pair Naruto : jawabannya tidak akan pernah, karena saya terlalu trauma jika saya melakukan itu, saya orangnya muda Trauma.
.
hanya itu saja yang bisa saya katakan kali ini, semoga kita bisa bertemu lagi nanti di chapter berikutnya, Jaa Naa~
.
Please Review
