Disclaimer :

Naruto © Masashi Kisimoto

High school dxd © Ichiei Ishibumi

Summary : Uzumaki Naruto, seorang pemuda yang dari lahir telah di takdirkan untuk menjaga masa depan dunia, namun awal kehidupannya harus merasakan sedikit kepahitan, namun seiringnya waktu berjalan kepahitan itu berubah menjadi manis.

Naruto : The Dragon Future

Pair : Naruto x Harem ( Aiz, Hinata, Rias, Akeno, Gabriel, Tsubaki, Asia, Kuroka, Tohka, Akame, Kurumi, Shiina ) Pair Inti sudah Max.

Genre : Adventure, Fantasy, Little Romance, Humor, DLL.

Rate : M

Warning : Typo, OC, OOC, Multichap, jutsu buatan sendiri, alur berantakan, NotDxDTheme!, Alltheme is Future!, Smart!Naru, Incest!, Dark Supranatural!, OOC!Vali, Friendship!Vali

" Halo " berbicara

' Halo ' batin

[" Halo "] Dragon Bijuu

[' Halo '] batin Dragon Bijuu.

Opening Akino-Miiro

Asa no hikari mabushikute

( Kamera bergerak mundur memperlihatkan kelompok Naruto dari samping Hingga Naruto yang sama-sama menatap matahari terbit )

Fix first

( Kamera berubah menjadi di belakang mereka lalu bergerak ke atas langit )

Weigh Anchor!

( Muncullah Judul cerita ini )

Kotoba mo nakute

Tada nami no oto kiiteta

Kioku no imi tamesarete iru mitai ini

( layar di ganti dengan setengah wajah Kiri Naruto yang tengah menundukkan kepalanya di tempat gersang di malam hari lalu berubah menjadi sebagian kanan wajah Naruto di mana mata Kanan Naruto yang memperlihatkan Clock Eyesnya di tempat padang rumput yang luas )

Yami no naka demo omoidasu

Mae ni susumu no

( Layar kembali di ganti Asia yang tengah berdiri di tebing dengan pemandangan yang indah perlahan menoleh ke belakang dan tanpa di sadarinya setetes air mata jatuh ke tanah )

Mite ite yo

( Air Mata Asiapun jatuh ke ke tempat yang gelap dan membuat gelombang air kecil )

So repeatedly, we won't regret to them

Sonna fuu ni mo kangaeteta no

( Layar kembali di ganti dengan kamera bergerak mundur yang perlahan memperlihatkan seluruh peserta Dragons Champions )

Akogare batsubyou mirai

Zetsubou soushitsu betsuri

( Layar kembali di ganti memperlihatkan Hiruzen berserta anak buahnya dan Tsunade bersama para guru )

Ikutsu mono kanashimi to umi wo koe

( Layar kembali di ganti di mana seluruh kelompok Naruto bersiap dengan mempersiapkan senjata mereka dengan gaya masing-masing )

Tatoe

( Layar kembali di ganti menjadi wajah Naruto yang menghembuskan nafasnya lalu bergerak maju )

Sekai no subete ga miiro ni tokete mo kitto

( Layar kembali di ganti dengan Xenovia, Irina, Koneko dan Kiba yang bergerak liar dengan naga mereka menembaki sasaran-sasaran dengan bersaing bersama kelompok Kirito )

Anata no koe ga suru

Daijoubu kaerou tte

Demo

( Layar kembali di ganti dengan Naruto yang bergerak liar sambil menembakkan senjata panahnya dan bersaing bersama kelompok Sasuke dengan di mana Naruto salto ke depan dengan menembakkan panahnya ke belakang )

Sekai ga subete hanten shiteiru no nara

( Layar kembali di ganti di mana Tohka Maju bersama Kirin, Claudia dan Naruto sambil menebaskan pedang mereka )

Sore demo anata to

Massugu ni mae wo mitete

( Layar kembali di ganti menjadi Kelompok Yugito di mana Kelompok Yugito memberikan serangan balik dan layar kembali di ganti dengan Naruto, Kirin, Claudia Dan Tohka yang terpental karena serangan Kelompok Yugito )

Ima negai kometa ichigeki hazeta

( layar kembali di ganti dengan Naruto yang mengusap darahnya, lalu mengangkat wajahnya yang memperlihatkan Clock Eyesnya lalu menyatukan tangannya hingga membuat gelombang angin dan perlahan layar menjadi putih )

.

Chapter 21 : Dragons Champhions Arc II : White Fox Vs Blue Lotus Vs Black Lotus.

.

Jum'at 9 November 2090

Industrion Weapon Dragons Warriors

20.00 PM

.

Ckckckckck!

Di sebuah Industri Besar terlihat ratusan orang tengah bekerja keras di industri tersebut karena industri tersebut saat ini membuat Dua Robot besar dengan bentuk yang sama namun beda ukuran, namun dua robot yang masih harus di kerjakan di bagian Lengan Kanan, Kaki, Dada dan kepala.

Sementara di depan dua robot tersebut tampak Naruto yang mengotak-atik cepat hologramnya karena saat ini dia mengatur spesifikasi, Gear, Sistem Listrik dan semua yang berkaitan dengan sistem robot tersebut.

Semua anggota Naruto yang melihat kerja keras Naruto hanya bisa menatap khawatir Naruto karena bagaimanapun dia baru saja keluar dari rumah sakit.

" Ghh! Falbium! Atur Kabel type 24 ke Sc 34, jika tidak sistem kakinya akan melawan perintah, lalu Dori-san ( OC ) Atur Gear 5 dan 3 dengan menambahkan Gear 1 jika tidak semua Gear itu akan lepas " ucap Naruto memberi perintah karena ada kesalahan.

" Ha'i/Ok Naruto-san! " balas Falbium dan Dori " Lalu.. "

" Sepertinya Danchou bekerja keras sekali ne " gumam Claudia menatap khawatir Naruto karena jika di lihat lebih jelas, Naruto tidak sempat istirahat dari Pagi hingga sekarang bahkan dia tidak sempat makan.

" Apakah kita harus memaksanya istirahat? " usul Kiba " Ide Bagus, tapi sayangnya Naruto-san itu keras kepala jadi rasanya mustahil, bahkan saat kami menyuruhnya jangan memaksakan diri dia tidak peduli " ucap Kakashi yang membawa beberapa kota bersama dua rekannya.

" Kalau begitu siapa yang bisa memaksa Danchou untuk Istirahat? " tanya Julis menatap teman-temannya

" Bukan Aku " Kiba Yuuto

" Kalau aku mau saja " Claudia

" Gak mau " Xenovia

" Bagaimana ya... " Irina

" Tidak mau " Koneko

" Mungkin lain kali " Saya

" Etto... " Kirin

Julis yang mendengar jawaban teman-temannya menghela nafasnya, jika dia? Tentu saja dia mau tapi... Marahnya Danchou itu yang dia khawatirkan.

" Jaa~ Bagaimana jika kami saja? " usul Kurumi sambil Menggenggam tangan Tohka dan Asia, sementara Asia menggenggam tangan Aiz " Apa kalian yakin? " tanya Julis memastikan.

" Jangan khawatir, Naru-kun tidak akan bisa membantah kami " balas Kurumi meyakinkan lalu berjalan mendekati Naruto bersama Asia, Aiz dan Tohka.

" Ne Naruto-kun " panggil Aiz setelah di samping Naruto " Hn? Ada apa? " tanya Naruto tanpa menoleh

" Bagaimana jika kau istirahat lebih dulu, kau terlalu memaksakan dirimu " ucap Tohka lembut " Tidak, aku tidak punya waktu untuk istirahat " balas Naruto sambil terus melanjutkan kegiatannya.

" Bukankah kau baru saja keluar dari rumah sakit? Jangan memaksakan dirimu " ucap Kurumi sedikit membentak " Tidak. Jangan khawatirkan aku " balas Naruto.

Sret!

Seketika Naruto di paksa berputar dan membuat wajah Naruto pucat ketika melihat adiknya tersenyum manis ke arahnya namun dengan aura mengerikan di belakangnya.

" Sudah cukup, jangan paksakan dirimu Nii-chan " ucap Asia selembut mungkin namun auranya tetap mencengkam membuat Naruto terdiam lalu menunduk pasrah " Ha'i "

' Benar-benar tidak bisa membantah ' batin semuanya

.

" Ayo Nii-chan Aaa~ " ucap Asia yang menyuapi Naruto Karage " Ini juga Naru-kun " Ucap Kurumi dan Aiz yang menyuapi Naruto Tempura dan Sushi.

" I-Ini Naruto-kun " ucap Tohka yang ikut menyuapi Omlet Rice miliknya " A-Ah~ kalian tidak perlu repot-re.. "

" Diam dan makan saja " Naruto yang mendengar mereka mengancamnya membuat Naruto harus menegang dengan pucat " H-Ha'i k-kalau begitu aku mulai dari Asia-chan " gumam Naruto lalu memakan suapan Asia.

Seketika Naruto harus terkejut karena makanan yang di suapi oleh Asia enak " Ohh~ Sugoii, Enak sekali " gumam Naruto membuat wajah Asia merona senang.

" Be-Benarkah? " tanya Asia memastikan " Um, Suatu saat kau pasti menjadi istri yang hebat " ucap Naruto memuji Asia, namun pujian itu membuat wajah Asia semakin memerah.

' I-Istri! ' batin Asia dengan fantasy liar.

Blush!

Kepala Asiapun meledak dan mengeluarkan asap " Hehehehehe! " tawa Asia dengan wajah memerah " Selanjutnya Aiz-nee " ucap Naruto menerima suapan Aiz.

Aiz yang melihat suapannya di makan menunggu dengan rona di pipinya, dia juga berharap bahwa Naruto memuji makanannya " Ho~ Enak! Kau sungguh pandai memasak Aiz-nee, suatu saat kau pasti juga menjadi Istri yang hebat " puji Naruto membuat wajah Aiz memerah. Hal itu juga terjadi Pada Kurumi dan Tohka yang suapannya di makan.

Dari jauh tampak kelompok Naruto yang bisa melihat reaksi dari empat perempuan atau Wanita di sana hanya bisa menggelengkan kepala mereka karena benar-benar tergila-gila menjadi istri Naruto.

" mereka benar-benar sangat ingin sekali menjadi istri Danchou. Memang apa sebagus itu menjadi istri Danchou? " gumam Kiba dapat di dengar oleh semua yang di sana " Huh! Tentu saja. Menjadi istri dari si jenius dari masa depan adalah impian semua wanita " dengus Julis

" Tidak seperti Senpai yang tampan banyak di sukai perempuan, namun senpai menolaknya hingga membuat hati itu tersakiti, Senpai adalah sampah para orang tampan " ucap Koneko pedas

Jleb!

Bagai di tusuk pedang, Kiba pundung dengan aura hitam di atasnya " Apa aku... Seburuk itu " gumam Kiba " Lebih buruk " Tambah Xenovia tanpa dosa membuat Kiba tambah pundung.

.

" Arigato telah memberiku makan, tapi aku harus pergi sekarang, aku harus mengatur Tengu agar cepat selesai sebelum 4 hari lagi, Aku juga harus mengatur senjata Saya-chan dan Koneko-chan untuk kedepannya " ucap Naruto, namun baru mau berdiri, Naruto harus melenguh kesakitan ketika tiba-tiba mata kanannya yang di tutupi perban terasa perih.

" Naru-kun, kau tidak apa? " tanya Aiz khawatir " Ma-Mataku t-terasa perih, Argh! " teriak kecil Naruto ketika mata kanannya sakitnya semakin terasa.

" Danchou!/Naru-kun!/Naruto-kun!/Nii-chan! " teriak semuanya langsung mendekati Naruto " Danchou, Kau tidak apa-apa? " tanya Claudia benar-benar khawatir.

" Maa~ kalian jangan khawatir, mataku tidak apa " ucap Naruto meyakinkan seyakin mungkin walau raut wajahnya nampak menahan sakit " Naru-kun, aku akan mengobati matamu dengan Jekkikyuu agar matamu cepat sembuh " ucap Kurumi namun di tahan oleh Naruto yang menggelengkan kepalanya.

" Tidak! Kau tidak boleh melakukannya Kurumi-nee "

" Tapi.. "

" Aku akan membiarkannya hingga lomba berikutnya, jadi jangan di sembuhkan Kurumi-nee " ucap Naruto memohon pada Kurumi yang menatapnya khawatir " Baiklah, jika itu maumu " ucap Kurumi mengalah.

" Tapi istirahatlah lebih dulu Naruto-san, Kau terlalu memaksakan diri " ucap Ajuka menasehati " Biar ini kami urus, jika ada masalah kami akan bertanggung jawab, jadi sebaiknya kau istirahat saja dulu, besok kau bisa melanjutkannya " ucap Grayfia juga membuat Naruto terdiam sebelum menghela nafasnya.

" Hahh~ baiklah, Aku serahkan pada kalian. Tapi setelah pukul 10 malam, kalian boleh pulang, kalian juga butuh istirahat " perintah Naruto " Baik/Ok! " ucap Grayfia dan Ajuka bersamaan.

.

Gedung DSA

Kamar Naruto

21.50 PM

.

" Hahh~ Lelahnya " Gumam Naruto yang langsung membaringkan tubuhnya di kasur dengan posisi tengkurap " Nii-chan, bukankah sebaiknya kau mandi dulu, kau bau keringat tahu " nasehat Asia membuat Naruto menatap Asia tidak asyik.

" Heh~ Apa-apaan itu "

" Sudahlah, cepat mandi biar segar "

" Hahh~ Ha'i-Ha'i " jawab Naruto malas, dengan malas Naruto bangkit sambil mengambil handuknya dan berjalan menuju kamar mandinya " Baka-no- Nii-chan " cibir Asia ketika dia tidak melihat kakaknya.

Mata Asia mulai menatap sekeliling di kamar kakaknya yang tak banyak berubah ketika mulai tinggal di DSA melanjutkan Usaha ayahnya yang entah pergi ke mana, mata Asia seketika teralih ke satu sudut ruangan di mana tampak alat-alat kecil tengah bergerak memperkerjakan Sebuah Jam yang Asia kenal

" Itu... Bukankah itu W.W.S Watch milik Nii-chan " gumam Asia sambil jalan mendekati alat-alat yang seperti memperbaiki Jam milik kakaknya, Asia yang dapat melihat rancangan dari Jam yang saat ini di kerjakan sedikit terkejut karena Konsep dari W.W.S Watch milik kakaknya terasa lebih berguna dan cepat pada sebelumnya, bahkan dia akan menilai mengerikan jika sudah di gunakan

" Ini terlalu hebat. Dari mana Nii-chan menemukan Konsep ini. " gumam Asia sambil terus membaca data yang ada " Bagaimana menurutmu Asia? " Asia yang mendengar suara kakaknya harus terkejut karena kakaknya sudah selesai mandi.

Blush~

Wajah Asia semakin memerah ketika melihat tubuh atletis Naruto, apalagi dengan beberapa air yang masih ada di tubuh Naruto menambah kesan pada tubuh Naruto, untung saja Naruto telah menggunakan celana traning panjang miliknya jika tidak bisa di pastikan Asia akan mimisan.

" Ni-Nii-chan " gumam Asia dengan wajah yang semakin memerah karena menatap wajah kakaknya yang tampak keren di matanya apalagi saat rambut kakaknya turun karena basah.

" Um? Ada apa Asia-chan? Dan kenapa wajahmu memerah? " tanya Naruto beruntun " A-Ah Ti-Tidak ada apa, Hehe-hehehe " jawab Asia sambil tertawa kecil membuat Naruto Sweatdrop.

" jadi bagaimana menurutmu Asia-chan? Mengenai Konsep yang aku buat? " tanya Naruto lagi sambil duduk di kursi kerjanya lalu melakukan pengecekan pada jamnya " A-Ah, Jika di lihat dari Konsep, Data dan perubahan dari data sebelumnya, ini sungguh luar biasa Nii-chan " Jawab Asia mengeluarkan pendapatnya pada jam milik kakaknya.

" Hehe, Ini aku dapatkan karena Tomoe dari Sharingan Uchiha, Dengan Konsep ini, aku bisa mengeluarkan senjata inti yang akan di gunakan tanpa harus mengotak-atik hologramku untuk mengeluarkan senjata, dan juga jika satu lubang ini sudah keluar, maka senjata berikutnya juga siap, Aku juga sudah mengubah Rogteno agar bisa menjalankan konsep ini " jelas Naruto sambil memperlihatkan Desain Jam miliknya, bagian atas Jam miliknya tidak ada perubahan namun Pengikat Jam milik Naruto menjadi sedikit lebih tebal dan pada bagian bawah pengikat di mana pada bagian pergelangan.

Tampak terdapat sebuah Bola Di tengah dengan di kelilingi tiga lingkaran kecil dan di kelilingi kembali dengan 3 lingkaran kecil ( Model kayak Sharingan-Rineggan milik Sasuke, Namun Tomoenya dalam bentuk lingkaran ).

" Jadi, Di sini Adalah Blue Ball Mecha " gumam Asia melihat data pada lingkaran di tengah pada pergelangan bawah " Benar, di sinilah aku akan meletakkan Alat yang menyangkut, Kendaraan dan Tengu, tapi karena Tengu belum jadi maka aku harus melakukan manual untuk memilih Tengu dan itu mempengaruhi semuanya ( Artinya Blue Ball Mecha harus di lakukan secara manual untuk memilih mode, karena Tengu belum masuk, jadi semua yang ada di Blue Ball Mecha terpengaruhi untuk memilih manual ) " jelas Naruto panjang lebar.

" Dan juga Tinggal 50% lagi hingga ini selesai, Kemungkinan besok sudah selesai, karena ini aku harus mengeluarkan cadangan dari Senjata Inti yang aku tidak masukkan ke dalam W.W.S " ucap Naruto sambil menatap senjata Cadangan Midrocremon, Thundreton, King, dan Shinigami Mashnya.

" Aku harap besok tidak ada masalah, Huaamm~ " gumam Naruto lalu menguap dengan lebarnya " Mou~ Sekarang Istirahat dulu sana, besok juga pasti akan tahu hasilnya " paksa Asia sambil mendorong Naruto.

" Hehh~ Kau tidak asyik Asia-chan "

" Urusai Nii-chan no baka "

.

Dead Forest

.

Di sebuah hutan yang gelap dengan minim cahaya, tampak sosok wanita berambut pirang panjang yang tak lain adalah Charlotte, saat ini dia tengah duduk di sebuah batu besar sambil memandang bulan dengan tatapan kosong.

[" Kau tidak Apa White? "] Charlotte yang mendengar suara menoleh ke belakang dan mendapati sosok Kurama yang berjalan mendekatinya [" Apa yang sedang kau pikirkan? "] tanya Kurama

" Entahlah. Hanya saja entah kenapa gejolak nafsu membunuhku meningkat saat ini " jawab Charlotte dengan nada datar [" Sebenarnya apa yang membuatmu begini? "] tanya Kurama khawatir jika White lepas kendali.

" Black dan Blue aku merasakan mereka ada di kota ini " jawab Charlotte sambil melirik Kurama dengan mata yang sudah menjadi emas dengan pupil vertikal [" Apa? Tidak mungkin?! Bagaimana bisa mereka ada di sini?! "] ucap Kurama dengan nada suara terkejut.

" sepertinya ada yang bisa menjadikan mereka partner, dan aku berharap Naruto-kun tidak apa-apa jika dia bertemu mereka " ucap Charlotte mulai berdiri " Jika Naruto-kun terluka ataupun mati karena mereka... " jeda Charlotte

Bhaatsh!

" Akan aku bunuh mereka " lanjutnya setelah memunculkan Sayap Lebarnya

.

.

Sabtu, 10 November 2090

Kamar Naruto

08.00 AM

.

Keesokan paginya, tampak di kamar Naruto, saat ini Naruto tengah membaca data dari jamnya yang di mana rupanya baru 80% jadi tinggal 20% hingga menjadi sempurna, dan lagi. Dia mendapat pemberitahuan dari Dragon Champions mengenai syarat-syarat lomba.

Naruto juga di berikan sebuah rekaman mengenai pertandingan kemarin membuatnya penasaran dan menontonnya, dengan begitu dia bisa mendapatkan data dari musuh-musuhnya.

Hal yang pertama Naruto awasi adalah kelompok dari Black Lotus dan Blue Lotus, mereka memasuki 10 besar namun mereka tidak pernah melawannya bahkan bertatap muka.

Dan saat melihat rekaman yang di berikan, Naruto harus terkejut karena Ketua Black Lotus dan Blue Lotus rupanya saling bertarung dengan brutal dengan naga mereka, dan Naruto harus kembali terkejut ketika melihat dua wujud naga itu.

" Mereka... Bukankah mereka Kitrugon " gumam Naruto langsung melakukan pengecekan dari setiap sisi rekaman dan langsung melakukan Scan gambar ' Apa maksudnya ini? Bagaimana bisa dua naga Kitrugon di miliki oleh mereka, aku pikir mereka ada di hutan kematian ' batin Naruto kalut.

' Andai mataku tidak seperti ini, mungkin aku akan lebih mudah mengetahuinya ' batin Naruto sambil menyentuh mata kanannya yang di perban " Ohayo Naruto-san " Naruto yang mendengar suara menoleh dan mendapati Akame memasuki kamarnya melalui jendelanya.

" Oh, Akame.. Tidak! Bukan itu! Setidaknya masuk lewat pintu napa! " gumam Naruto lalu berteriak ketika menyadari bahwa cara masuk Akame layaknya maling.

" Mou~ aku rasa lewat sini lebih praktis. Kalau aku lewat depan nanti aku akan di introgasi oleh mereka " ucap Akame sambil mengembungkan pipinya dan mengalihkan pandangannya " Hahh~ Dasar " gumam Naruto menghela nafasnya.

" Lalu, Ada apa kau menemuiku? " tanya Naruto penasaran " Ah Tidak ada apa, Aku hanya kangen saja untuk menemuimu, saat tidak melihatmu entah kenapa rasanya terasa sepi, tapi sekarang aku sudah tidak merasa kesepian " ucap Akame sambil memeluk leher Naruto dari belakang.

" Kalau begitu kenapa kau tidak pindah ke sini saja? Dengan senang hati aku akan memberimu kamar kosong di sini? " tawar Naruto sambil menyentuh tangan Akame " Tidak, aku tidak ingin menyusahkanmu, aku sudah senang memiliki tempat tinggal yang kau berikan saat ini " tolak Akame halus.

" Lalu kau saat ini sedang apa? " tanya Akame sambil menatap kegiatan Naruto " tidak ada yang spesial, hanya melakukan pengecekan dan pembaharuan pada Jamku " jawab Naruto sambil melanjutkan kegiatannya.

" Mou~ setidaknya jangan acuhkan aku dengan pekerjaanmu " ucap Akame sambil mengembungkan pipinya " Lalu aku harus melakukan apa? " tanya Naruto bingung.

" Bermainlah denganku " ajak Akame dengan santainya " Gak! " jawab Naruto langsung dengan wajah setengah pucat.

" Pokoknya aku tidak mau! Tetap tidak mau! " teriak Naruto sambil mengambil empat senjatanya dan bola biru miliknya laku berlari ke teras di samping ruangannya lalu melompat dari sana meninggalkan Akame sendirian di kamar itu.

" Mou~ padahal aku hanya bercanda " gerutu Akame yang di tinggal sendiri " Nii-chan, ada apa? Kok ribut seka.. " perkataan Asia yang baru memasuki ruangan kakaknya harus terhenti karena ada Akame di ruangan kakaknya dan kakaknya sama sekali tidak ada.

" Akame-san! " Akame yang mendengar teriakan nyaring menoleh dan mendapati Asia menatapnya marah " Dimana Nii-chan!? Ke mana dia kau sembunyikan?! "

" Heh? Sembunyikan apa yang kau bicarakan? "

Ya~ setidaknya Akame bisa bermain kesabaran bersama Asia yang mudah salah paham.

.

Naruto Side

.

" Hahh~ Sebenarnya apa yang di pikirkan olehnya " gumam Naruto menghela nafasnya, saat ini Naruto berada di tempat biasanya menyendiri, dirinya menatap danau yang luas di depannya dengan pandangan datar sebelum menunduk pasrah " Sial, Aku lupa untuk mengambil W.W.S milikku yang hampir selesai ".

" Selain itu aku juga belum sempat membaca, apakah dua naga itu benar-benar keturunan Kitrugon, mendokusai " gerutu Naruto sambil bertopang dagu.

BOOOM!

Mata Naruto seketika harus terbelak karena Danau di depannya seketika meledak membuat hempasan air yang besar, Tak mau tertabrak hempasan tersebut dengan cepat Naruto mengayunkan salah satu Midrocremon di pinggangnya hingga menjadi Redurora.

Blaaam!

Hempasan Air itupun menabrak tubuh Redurora yang mengelilingi Naruto, Merasa hempasan sudah berhenti Naruto mengendalikan sedikit tubuh Redurora yang menyatu menjadi terbuka untuk melihat apa penyebabnya.

Mata Naruto harus kembali terbelak ketika di danau tersebut tampak pemimpin Team Black Lotus dan Blue Lotus bertarung dengan naga mereka di danau tersebut.

Wush!

Kedua orang tersebut dengan Naga merekapun saling menjauh lalu salah satu penunggang naga hitam mengendalikan naganya untuk terbang ke atas untuk bertarung di udara.

Twung~

Lalu untuk sang naga biru yang di tunggangi oleh penunggang lain mulai mengumpulkan energi di mulutnya hingga membentuk bola es dengan percikan petir, Naruto yang melihat itu mengembalikan Midrocremon dan menarik tongkat Mash Shinigami dan Kingnya.

Twush!

Bola energi itupun di tembakkan ke arah sang penunggang Naga Hitam, Naruto yang melihat itu menyiapkan palunya

Srush!

Seketika palu Naruto mengeluarkan uap dan mulai berputar cepat, Naruto yang melihat jarak tebakan itu sudah dekat mengayunkan palunya hingga palunya yang berputar melesat ke arah bola energi tersebut.

Daaaash!

Bola energi itupun terpental begitu tertabrak palu Naruto, Sang penunggang naga hitam yang melihat itu menoleh ke arah datangnya sang palu, namun matanya harus terbelak ketika enam gelombang api mengarah padanya.

Booom!

Tabrakanpun terjadi membuat sang naga dan penunggang sedikit hilang kendali hingga akhirnya mereka jatuh dan melayang di atas permukaan danau.

" Ug-Ugh! Siapa itu " ucap sang penunggang menatap nyalang Naruto, Naruto yang di tatap hanya diam dengan wajah datarnya " Kau... " gumamnya terkejut.

Wush! Tank!

Palu Naruto yang tadi di lesatkan untuk menahan bola energi sang penunggang naga birupun langsung kembali dengan cepat dan menyatu dengan tongkatnya kembali, Merasa sudah Naruto meletakkan palunya di pundak dan bersandar pada Kingnya yang dia tancapkan di sampingnya.

" Kuroyukihime dan Shiba Miyuki, siapa sangka akan bertemu dua anggota yang berada di peringkat 10 besar " ucap Naruto sambil menatap datar perempuan penunggang naga hitam bernama Kuroyukihime dan Perempuan penunggang naga biru Shiba Miyuki.

" The Genius Form The Future, siapa sangka juga kami bertemu pemimpin Whitefox " balas Kuroyukihime dengan sedikit sopan [" Energi ini... Whitegon "] gumam Sang Naga Hitam yang dapat di dengar Naruto.

" Kau mengenal Whitegon? " tanya Naruto menyipitkan matanya.

Twush!

Naruto yang merasakan serangan datang ke arahnya langsung menarik Kingnya kembali lalu menjadikannya pelindung dari arah serangan tersebut.

Dhaaaash!

Serangan itupun seketika lenyap begitu menghantam pedang Naruto, Naruto yang di serang menatap tajam sang Naga biru yang menatapnya nyalang " Blue! Apa yang kau lakukan?! " tanya Miyuki pada naganya yang sendirinya menyerang Naruto.

[" Sudah lama sekali aku tidak merasakan energi Betina brengsek itu, mengingatnya membuatku ingin membunuhnya "] bukan menjawab sang naga biru bernama Blue menggeram ke arah Naruto.

[" Gh! Jangan bergurau Blue, jika kau ingin membunuhnya mau harus melawanku lebih dulu! "] ucap Sang Naga Hitam membuat Blue menggeram ke Naga Hitam.

" Tidak, Justru Aku yang akan membunuh kalian " Kedua naga yang mendengar suara yang dingin menoleh bersama dan mendapati Sosok wanita berambut pirang panjang menatap mereka dingin [" Ghahahaha! Kebetulan sekali kau sudah ada di Sini WHITEGON! "] teriak sang Naga Hitam dengan nada senang.

Wush!

Naga hitam itupun melesat dengan cepat hingga menjatuhkan penunggangnya membuat sang penunggang terkejut karena tindakan naganya.

BOOOM!

Benturanpun terjadi pada Sang Naga Hitam karena munculnya Lingkaran Putih besar di depan Wanita tersebut, Wanita yang tak lain Charlottepun mengangkat wajahnya menatap dingin naga di depannya " Kebetulan juga kita bisa bertemu Black " balas Charlotte.

Wush! Buagh!

Setelah mengatakan itu Charlottepun mengayunkan tinjunya dari bawah dan seketika sang Naga Hitam bernama Black terangkat ke atas seperti terhantam sesuatu.

Sing! Boom!

Seketika muncul lingkaran putih besar di belakang Charlotte di susul dengan tabrakan sosok Blue yang juga menatap nyalang Charlotte " Senang bisa melihatmu juga Blue " ucap Charlotte melirik ke belakang lalu mengayunkan tinjunya dengan gaya offer cup.

Buagh!

Sang Bluepun mengalami hal yang sama dengan Black yaitu terangkat ke atas, Setelah membuat mereka ke Atas Charlottepun mengembangkan empat sayapnya lalu melesat ke dua naga tersebut dengan cepat.

" Okaa-san " gumam Naruto " Sebenarnya apa maksud dari Naga kalian itu, tiba-tiba bertarung di sini, Menyerangku, dan melawan Whitegon, Apa naga kalian tidak pernah bosan terus bertarung? " tanya Naruto dingin.

" Jika Kami memberitahumu, tidak akan ada yang berubah " jawab Kuroyukihime dengan nada yang berubah menjadi dingin " Tidak akan ada yang berubah? Jangan bercanda! Sebenarnya apa hubungan naga kalian itu dengan Whitegon? " tanya Naruto sekali lagi.

" Apa kau tahu tempat kelahiran mereka? Naga kamilah yang sebenarnya menghancurkan tempat kelahiran mereka " jawab Miyuki membuat Naruto terbelak.

" Tidak mungkin... " gumam Naruto " Aku pikir Tempat itu telah hancur karena pertarungan besar Kyubi, Great Red, Ouorobos Dragons dan Thirexa, jangan menipuku " ucap Naruto tidak menerimanya.

Twush! Twush!

Blaaaar! Blaaar!

Pandangan Naruto teralih ketika di danau di sampingnya terjadi ledakan air karena Black dan Blue yang terpental ke sana hingga membuat gelombang air besar, sementara di udara Tampak Charlotte yang menatap dingin ke bawah dengan Aura putih besar mengelilinginya.

Bwush!

[" Ghahaha! Seperti biasa kau kuat, tapi itu tidak akan cukup menghentikan kami! "] teriak Black yang keluar dari Danau dan melesat kembali ke arah Whitegon " Diamlah " ucap Charlotte.

Wush! Buagh!

Blaaaar!

Kembali, Black harus terpental karena serangan kasap mata hingga harus menghancurkan banyak pepohonan [" Ghahaha, rasanya teringat dengan pertarungan waktu itu bukan Whitegon? Kehancuran Pulau Kitrugon?! "] teriak Blue yang juga mulai keluar dari Danau dan melesat ke arah Charlotte.

Deg!

Naruto yang mendengar itu terkejut karena rupanya itu bukanlah kebohongan " Jangan banyak bicara! " teriak Charlotte membuat Bola putih kecil di tangannya lalu menghilang.

Sing! Dash!

Twush! Blaaaaaaar!

Dengan kecepatan cahaya, Charlotte telah di samping Blue dan menghantamkan Bola putih di tangannya hingga mementalkan Blue ke arah danau kembali lalu di susul ledakan besar di danau tersebut hingga membuat hempasan air.

Wush!

Naruto seketika harus terkejut karena dua perempuan di depannya bersama-sama melesat ke arahnya membuatnya langsung mengubah mode Shinigami mash menjadi Tombak.

Wush! Blaaaar!

Namun kedua laju perempuan itu seketika terhenti ketika terjadi ledakan di depan mereka membuat Naruto memiliki kesempatan untuk menjaga jarak.

" Kau tidak apa Naruto-kun? " tanya Charlotte yang mendarat di depan Naruto " Okaa-san " gumam Naruto terkejut karena Charlotte telah di depannya.

" Okaa-san, sebenarnya... "

" Nanti Aku ceritakan, sebelum itu kita harus mengalahkan mereka " potong Charlotte.

Wush! Buagh! Blaaaaar!

Black yang melesat ke arah Whitegon harus terdorong karena Blue yang menyerang Black, kedua naga itupun langsung menjaga jarak dan menatap dengan garang [" Jangan menghalangi Black, Aku yang akan membunuhnya "]

[" Urusai! Sebaiknya kau diam saja, jika kau menghalangi kau akan aku bunuh! "] balas Black tidak terima.

Sret! Sret!

Kuroyukihime dan Miyukipun langsung menaiki Naga mereka dan siap bertarung " Bagaimana ini, kenapa mereka seperti membiarkan naga mereka terus bertarung " gumam Naruto.

" Itu karena mereka di pengaruhi oleh kedua naga itu " jawab Charlotte " Nafsu membunuh mereka mempengaruhi sang penunggang hingga mereka di bawah kendali mereka " lanjutnya.

" Lalu kita harus bagaimana, aku ingin mengembalikan mereka dari pengaruh mereka? "

" Biar Aku atasi, cara mengembalikannya adalah membunuh Naga mereka, dengan begitu semua akan selesai " jawab Charlotte membuat Naruto terkejut " Tapi... "

" Jangan khawatir, Aku tahu yang kau khawatirkan, jika kau mengikutiku rencanaku semua akan baik-baik saja " potong Charlotte membuat Naruto terdiam sebelum mengangguk setuju.

[" Gh! Jika seperti ini aku tidak akan bisa membunuhnya "] desis Black [" Kau benar, Bagaimana jika kita bekerja sama seperti dulu? "] ajak Blue menyeringai keji di susul Black yang ikut menyeringai.

[" Tidak buruk "]

" Naruto-kun, Naiklah ke punggungku, kita akan bertarung bersama " ucap Charlotte yang perlahan berubah menjadi Whitegon, Naruto yang mendengar itu langsung Naik dan menyiapkan King dan Tombak dari Shinigami Mashnya.

[" Saa~ "]

[" Kita Mulai! "] teriak tiga naga bersamaan.

Wush!

Blaaaaaaaaaar!

.

~ Naruto : The Dragon Future ~

.

Blaaaar! Blaaar! Blaaar!

Tampak di langit Tiga naga berbeda warna saat ini bertarung dengan brutal di udara hingga membuat ledakan-ledakan besar di langit, untung saja tempat mereka di tutupi awan-awan tebal membuat pertarungan mereka tidak di lihat oleh siapapun.

Wush! Blaaaaar!

Ketiga Naga itupun saling berbenturan dan mulai saling mendorong di udara, Whitegon yang memiliki kesempatan besar langsung memberi kode [" Naruto-kun! "]

" Ok! " teriak Naruto berdiri di leher Whitegon sambil menyiapkan Shinigami Mashnya.

Wush! Buagh! Buagh!

Narutopun memukul palunya ke samping pada kepala naga Black dan memukul dada Blue hingga terpental ke atas.

Sruuush~ Twush!

Namun Blue langsung memberikan serangan ke arah Whitegon dengan mengumpulkan energi petir di mulutnya lalu menembakkannya ke arah Whitegon dan Naruto.

Sret! Daaash!

Naruto yang melihat itu menjadikan Kingnya prisai dan begitu serangan tersebut menghantam pedangnya, Energi itupun menghilang sepenuhnya.

" Heh! Terima kasih atas Energinya " ucap Naruto mengubah Kingnya menjadi Gun King dengan terbukanya kedua sisi pedang dan di tengah pedang tercipta sebuah gun panjang yang mulai menciptakan Bola energi merah [" Kiryuuble! "] teriak Naruto

Twush! Blaaaaaaar!

Bola energi itupun melesat dengan cepat ke arah Blue, Blue yang melihat itu langsung menutup dirinya dengan sayapnya dan setelah itu ledakan besar terjadi begitu energi Naruto berhasil menghantamnya.

Twuuush!

Wush!

Whitegon yang merasakan serangan langsung menghindar dan menatap nyalang ke arah Black yang melesat ke arahnya

Wush! Blaaar!

Benturanpun kembali terjadi pada Whitegon dan Black di mana tangan mereka saling menggenggam ( mencengkeram ), namun karena hal itu membuat Naruto terjatuh dari Whitegon dan mulai jatuh ke bawah.

Wush! Wush!

Kuroyukihime dan Miyuki yang melihat Naruto jatuh mulai melompat melesat ke arah Naruto. Whitegon yang melihat itu menggeram dan langsung menatap nyalang Black.

[" Kheh! Jangan harap kau bisa menyelamatkannya, Sekarang kau harus berhadapan dengan kami! "] ucap Black membuat Whitegon semakin emosi.

Crash!

[" Graaaaaargh! "] teriak Whitegon merasakan sakit di punggungnya karena Gigitan dari Blue.

Dash!

Wush! Grek! Wush!

Tak mau kalah, Whitegon menghempaskan Blue dengan Sayapnya lalu mendorong Black hingga cengkeramannya lepas, setelah itu Whitegon langsung mencekik Black dan Blue lalu mendorong dua Naga tersebut ke bawah.

" Okaa-san " gumam Naruto yang melihat pertarungan Whitegon, mata Naruto seketika teralih ketika Kuroyukihime dan Miyuki melesat ke arahnya.

Twung! Wush!

Di sekitar Kuroyukihime muncul 10 tombak berwarna hitam dan setelah itu di lesatkannya seluruh tombaknya membuat Naruto menyiapkan Dual Kingnya setelah melepas Shinigami Mashnya di Udara.

Trank! Trank! Trank!

Naruto'pun menangkis seluruh tombak tersebut dengan kedua pedangnya, namun Naruto harus terkejut karena Miyuki melesat ke arahnya dengan tangan memegang sebuah Bola Energi berwarna biru dengan percikan petir.

Wush! Blaaaar!

Namun dengan cepat Naruto menyilangkan pedangnya untuk menahan Serangan tersebut, serangan tersebutpun berhasil menghantam dua pedang Naruto yang menyilang hingga membuat dentuman yang keras, namun energi tersebut mulai terisap oleh pedang Naruto.

Sret! Duak! Bugh!

Selagi masih ada waktu sebelum jatuh ke tanah, Naruto langsung menendang Miyuki ke samping ke arah Kuroyukihime yang berniat melesat ke arahnya hingga bertabrakkan.

Sret! Grep!

Buagh!

Setelah itu Naruto menyatukan kembali kedua pedangnya lalu menggenggam Shinigami Mash miliknya yang dari tadi melayang di sampingnya lalu memukul Kuroyukihime dan Miyuki dengan sekali pukul membuat mereka terpental ke bawah dengan cepat.

Blaaaar! Bhaaaast!

Secara bersamaan, Setelah Kuroyukihime dan Miyuki menghantam tanah dengan keras, Black dan Blue harus menghantam danau bersama Whitegon yang mendorong mereka ke danau.

Wush! Taash!

Naruto yang akan mendarat mengayunkan palunya hingga mengeluarkan Uap membuatnya terhempas sedikit sebelum mendarat dengan sempurna.

" Ini benar-benar di luar dugaan " gumam Naruto sambil menatap ke arah Danau dengan nafas tersengal-sengal.

Bhast! Bhast! Bhast!

Dari Danau kembali keluar Whitegon, Black dan Blue yang melesat ke udara dan kembali bertarung secara brutal di atas awan, Naruto yang melihat itu berniat menyusul Whitegon dengan alatnya, namun terhenti ketika Kuroyukihime dan Miyuki kembali berdiri dan bersiap melawannya kembali.

" cih! Walau sudah menghantam tanah dengan keras, mereka masih kuat juga " decih Naruto membenturkan kedua senjatanya ke tanah hingga berubah menjadi Dual Sabit lalu menyambungkan setiap sisi Senjatanya hingga menjadi tongkat panjang dengan dua sisi sabit berlawanan arah.

Tak!

Pyarsh! Pyarsh!

Miyuki yang sudah siap menyatukan kedua tangannya dan setelahnya bongkahan Es besar mulai tercipta dan terus tercipta hingga kearah Naruto, Naruto yang melihat itu langsung melompat tinggi melewati Bongkahan Es yang ke arahnya.

Tap!

Wush! Trink!

Setelah itu Naruto mendarat di salah satu ujung bongkahan Es sambil mengayunkan satu sisi sabitnya ke samping kanan dan setelahnya terdengar benturan senjata karena rupanya, Naruto menyadari bahwa Kuroyukihime berusaha menyerangnya.

Sh! Pyaaarsh!

Naruto yang menyadari bahwa Es di bawahnya mulai bergerak langsung melompat menjauh begitu juga dengan Kuroyukihime, dan benar saja, duri-duri Es mulai tercipta, dan jika saja dia masih diam di sana bisa di pastikan dirinya mati.

" Cih! Sepertinya karena dikendalikan cara mereka bertarung sungguh merepotkan " desis Naruto memasang posisi siaga sambil menatap Miyuki dan Kuroyukihime secara bergantian ' Okaa-san, bertahanlah sedikit lagi ' batin Naruto lalu melesat ke arah Kuroyukihime dan Miyuki.

.

Whitegon Side

.

Blaaar! Blaaar! Blaaar!

Sementara itu di sisi Whitegon, tampak Whitegon masih bertarung dengan sengit dengan Black dan Blue di mana mereka saling membenturkan diri mereka yang di lingkupi api hitam, biru dan putih mereka.

Blaaar!

Setelah melakukan benturan, merekapun saling membagi jarak sambil menghilangkan api yang melingkupi mereka.

Grak!

Sruuushh~

Black dan Blue pun membuka mulut mereka dan mulai mengumpulkan Energi di mulut mereka berupa, Bola Energi Hitam dan Bola Energi biru dengan percikan petir, Whitegon yang melihat itu mengembangkan Empat sayapnya lebar-lebar.

Sruuush~

Grak! Sruuushh~

Empat Bola Energi Putihpun tercipta pada sayap Whitegon dan berikutnya Whitgon juga mulai mengumpulkan Energi di mulutnya.

Twush!

Wush!

Black dan Bluepun secara bersamaan menembakkan Bola Energi mereka ke arah Whitegon, Whitegon yang melihat itu langsung melesatkan empat bola energi putihnya.

Blaaaar!

Twush! Tash!

Blaaaaaaar!

Bola Energi Black dan Bluepun berhasil tertahan oleh empat bola Energi Whitegon hingga membuat ledakan besar, setelah itu Whitegon menembakkan Bola Energi di mulutnya dan baru beberapa meter, Bola energi itu terpecah menjadi beberapa bagian dan langsung menghantam Blue dan Black yang tidak menyadari hal tersebut.

Whitegon yang melihat serangannya berhasil mengenai Black dan Blue menatap kumpulan Asap di depannya dengan datar namun setelah asap menghilang tampak Black dan Blue yang dalam keadaan terluka di beberapa bagian namun kondisi mereka tampak baik.

[" Gyahahahaha! Rasa ini sungguh aku rindukan, Hanya kau yang bisa membuatku seperti ini WHITEGON! "] teriak Black [" Benar-benar membuatku teringat, akan kejadian di pulau itu, di mana kau sungguh lemah seperti sekarang, Ghahahahaha! "] lanjut Black, Whitegon yang mendengar itu hanya diam.

[" Kali ini, kami pasti akan membunuhmu agar Naga Kitrugon tidak ada lagi "] ucap Blue memunculkan 10 lingkaran biru [" Tidak... Jangan salah sangka "]

Craaash!

[" Groooaaaaaaaryaaaahhhh! "] teriak Blue ketika mata kanannya terluka karena cakaran, Black yang melihat itu sempat terkejut karena Blue berteriak, namun keterkejutannya bertambah karena terdapat sosok Naga yang dia kenal di samping Whitegon.

[" Kurama "] gumam Black dengan suara geraman [" Lama tidak bertemu Brengsek "] ucap Kurama dingin.

[" Kurama "] gumam Whitegon karena Kurama tiba-tiba membantunya [" Kita selesaikan ini secara bersama, biar aku hadapi Blue, Kau hadapi saja Black "] ucap Kurama mengambil komando.

[" Ghh! Kisamaa, aku benar-benar tidak akan mengampunimu "] geram blue membuat Kurama menyeringai senang [" Mengampuniku? "] dengus Kurama sambil memperbesar tubuhnya.

[" Aku tidak butuh pengampunan darimu "]

.

Naruto Side

.

Trank! Trank! Trank!

Di pertarungan Naruto, tampak Naruto terus melakukan serangan balasan pada Kuroyukihime yang menyerangnya dengan dua pedang hitamnya, Naruto terus melakukan serangan berputar ke sana ke mari membuat Kuroyukihime tampak susah mengatasi setiap serangan Naruto.

Wush! Pyarsh!

Naruto yang merasakan akan ada serangan di bawahnya langsung melompat tinggi dan benar saja sebuah Duri-Duri Es mulai muncul dan bergerak ke arah Naruto.

Sring! Crash! Crash!

Naruto yang melihat serangan itu langsung memutar senjatanya lalu mengayunkannya seperti ahli memutar tongkat ke arah Duri-Duri Es yang ke arahnya hingga hancur.

Wush!

Dash! Wush!

Naruto yang melihat sebuah bola Hitam besar ke arahnya mengubah Shinigami Mash yang di bagian belakang menjadi Palu lalu mengayunkannya ke arah bola tersebut dan mementalkannya kembali layaknya memukul bola kasti.

Blaaaaaaar!

Tap!

Tempat Kuroyukihime dan Miyukipun terjadi ledakan besar begitu bola hitam itu menghantam Mereka. Narutopun mulai mendarat dari lompatannya dan menatap tempat Kuroyukihime dan Miyuki ' Cih! Jika terus seperti ini, Mereka bisa mati karena serangan mereka sendiri, Jika saja aku membawa jamku dan mataku ini sembuh, mungkin hal ini akan cepat selesai ' batin Naruto.

Kumpulan asap itupun menghilang memperlihatkan Kuroyukihime dan Miyuki yang dalam keadaan luka parah namun mereka masih bisa berdiri, Naruto yang melihat itu mengertakkan giginya.

" U-Uzu-m-maki... Na-N-Naruto... T-To-tolong... " Naruto yang mendengar suara lemah Kuroyukihime terbelak " S-S-Selamatkan k-kami... " mohon Miyuki dengan nada lemah tergagap.

Deg!

Mata Naruto semakin melebar ketika melihat kedua mata Milik Kuroyukihime yang berwarna merah dan Miyuki yang berwarna biru saat ini Terdapat tanda Pola Sharingan di mata mereka.

' Pola itu... Sharingan ' batin Naruto ' Jika Pola itu ada di mata mereka berarti naga mereka juga, dengan kata lain... ' batin Naruto sambil mengepalkan tangannya.

' Uchiha Madara ' geram Naruto.

" To-Tolong... S-Selamatkan K-Kami... "

Naruto yang mendengar itu mencabut Sambungan Shinigami Mashnya dan King miliknya lalu mengembalikannya menjadi dua tongkat san meletakkannya di punggung.

Grep! Sriiiing!

Setelah itu Naruto menarik Dua Midrocremonnya hingga membuat suara nyaring lalu menatap Kuroyukihime dan Miyuki dalam diam " Mungkin ini akan sedikit sakit, tapi akan aku coba " ucap Naruto sambil membuka sedikit perbannya yang menutup mata kanannya lalu memperlihatkan Mata Jikkan miliknya.

Deg!

Kedua tubuh perempuan di hadapan Naruto seketika tersentak bahkan tatapan yang tadinya melemah langsung berubah menjadi dingin ketika melihat mata Naruto ' Mungkin aku hanya bisa menahannya selama 10 menit, tapi dengan waktu sebanyak itu aku rasa sudah cukup ' Batin Naruto menyiapkan kedua pedangnya hingga mengeluarkan aura biru.

" Saa~ Aku mulai " gumam Naruto mengayunkan pedangnya hingga membuat lingkaran Api biru besar [" Koi! Reimounra! "] teriak Naruto sambil menyatukan dua ujung mata pedangnya di atasnya.

Sruuuuuushh~

Seketika Lingkaran Api biru tersebut berubah menjadi pusaran sebelum Menjadi tulang Naga besar dengan Api Biru muda menatap Garang Kuroyukihime dan Miyuki.

" Hikke! " teriak Naruto sambil melesat ke arah Kuroyukihime dan Miyuki.

Wush! Blaaaaar!

Tepat setelah Naruto melaju, di seberang danau, tampak terjadi ledakan besar karena saat ini Tampak Kurama dan Blue saling bertarung, namun Blue telah dalam keadaan tidak baik karena menerima banyak luka dari Kurama.

Seperti saat ini, Blue tampak bersusah payah melepaskan cekikkan dari Kurama, tak mau mati dia mulai mengumpulkan Energi di mulutnya siap menembakkannya ke arah Kurama.

[" Jangan harap serangan itu akan mengenaiku "] ucap Kurama bersiap menyerang wajah Blue dengan cakarnya.

Deg!

Seketika tubuh Kurama harus tersentak karena tubuhnya tidak bisa bergerak " Cukup sampai di sana " Kurama yang mendengar sebuah suara meliriknya dengan tajam namun seketika Kurama harus terkejut siapa yang menghentikannya.

Wush! Blaaaaaaar!

Di samping Kurama tampak terjadi ledakan besar hingga membuat kawah yang besar dan di sana tampak Black yang juga terluka parah menatap Whitegon yang kembali menjadi manusia yang juga tampak terluka parah.

[" Ghaaaaaaa! "] teriak Black kembali melesat ke arah Whitegon.

Wush! Grek! Buuuum!

Namun Black Harus terkejut karena ada yang menggigit leher belakangnya dan menguncinya hingga tidak bisa bergerak.

" Kau tidak apa Okaa-san? " Whitegon yang mendengar suara yang dia kenal langsung menoleh dan mendapati Naruto dengan mata kanan yang di tutup kembali tanpa perban dan Di mata kanan Naruto tampak ada sedikit bekas darah menandakan Naruto memaksakan mata kanannya.

Untuk Miyuki dan Kuroyukihime, mereka saat ini pingsan dan di bawa oleh Naruto dengan melilitkan mereka di tubuh Reimounra " Naruto-kun " gumam Whitegon atau Charlotte sambil berlari ke arah Naruto dan memeluknya " Ha'i Ini aku " ucap Naruto sambil membalas pelukan Charlotte dengan satu tangannya.

Wush! Blaar!

Seketika mereka berdua harus terkejut karena Kurama tiba-tiba melempar Blue yang telah pingsan di depan mereka, Naruto dan Charlottepun mendelik pada Kurama yang memasang wajah cuek.

Namun delikan Naruto seketika terhenti karena melihat sosok Wanita yang melayang di samping Kurama menatapnya dengan senyum manis namun auranya tampak berbeda " Naru-kun~ " Naruto yang bagaikan mendengar suara shinigami hanya merinding, namun dia berdehem untuk menenangkan dirinya.

" A-Ah, Yo Kurumi-nee, ba-bagaimana bisa kau di sini? " tanya Naruto sedikit gugup, Kurumi yang melayang mulai mendarat di depan Naruto dan menatap Naruto tajam, Naruto yang di tatap hanya tersenyum canggung.

" kau pikir apa yang kau lakukan bodoh! " teriak Kurumi sambil menarik pipi Naruto kesal " Kau menggunakan matamu kembali! Padalah matamu itu masih dalam tahap penyembuhan! Untung saja mataku bisa melihat waktu, jika tidak kau pikir apa yang akan terjadi hah! " bentak Kurumi, Naruto yang di bentak dan di tarik pipinya hanya bisa melenguh kesakitan dan berusaha lepas dari tarikan Kurumi.

Namun Naruto menghentikan tindakannya ketika dia melihat Kurumi menangis, Naruto yang melihat itu benar-benar terkejut " Kau... Benar-benar bodoh! " ucap Kurumi lalu memeluk erat Naruto, Naruto yang di peluk Kurumi langsung membalas pelukan Kurumi dan mengelus punggung Kurumi yang bergetar.

" Ha'i... Gomenasai Kurumi-nee, aku benar-benar orang yang bodoh " ucap Naruto selembut mungkin [" Ya kau benar-benar bodoh, melawan dua naga yang setara Legend beast sendirian "] cibir Kurama mendapat delikan dari Naruto.

" Sudahlah Nee-chan, jangan khawatir. Aku memang memaksakan mataku tapi aku masih bisa mengaktifkannya walau 10 menit saja " ucap Naruto menenangkan Kurumi " Be-Benarkah? "

" Um, Selain itu, kebetulan kau di sini Nee-chan, Aku butuh bantuan matamu " ucap Naruto dengan nada serius.

.

.

.

.

12.00 PM

.

" U-Ugh! " Lenguh Kuroyukihime dan Miyuki bersamaan bangun dari pingsan mereka " A-Are? Dimana aku? " gumam Kuroyukihime sambil menatap sekitarnya.

" U-Ugh! Kepalaku masih sedikit terasa sakit. Sebenarnya apa yang terjadi? " gumam Miyuki sambil memegang kepalanya " Seingatku, kita bertemu dengan Uzumaki Naruto, tapi setelah itu... Aku tidak bisa mengingatnya " timpal Kuroyukihime sambil berpikir keras.

" Ah? " kejut keduanya ketika sosok Uzumaki Naruto ada di depannya tengah tertidur sambil bersandar di batang pohon dengan dua tongkat di sisi bahu kanannya.

" Be-Benar-benar Uzumaki Naruto. Jadi betul kita bertemu dengannya " gumam Kuroyukihime tidak percaya " Li-Lihat, tubuhnya juga penuh luka, se-sebenarnya apa yang terjadi? " gumam Miyuki menatap honor luka yang di terima Naruto.

" bisakah kalian tenang sedikit? "

" GYAAAHHHH! " teriak Kuroyukihime dan Miyuki bersamaan karena Naruto mengejutkan mereka karena rupanya Naruto hanya memejamkan matanya " Hahh~ menunggu kalian benar-benar membuatku mati kebosanan " gumam Naruto Sambil meregangkan badannya.

" Etto.. Sebenarnya apa yang terjadi? " tanya Miyuki ingin tahu " Apa kalian tidak ingat? " tanya Naruto sambil menaikkan sebelah alisnya, kedua perempuan yang di tanya menggelengkan kepalanya.

Narutopun langsung menunjuk ke arah kirinya membuat kedua perempuan itu menoleh ke arah tunjuk Naruto, dan seketika mereka harus terkejut karena jika tempat di depan mereka tidak hancur bisa di pastikan tempat ini sungguh luar biasa namun sekarang tempat di depan mereka benar-benar hancur.

" A-Apa yang terjadi? Mu-mungkinkah kami yang melakukannya? " tanya Kuroyukihime tidak percaya " Itu tidak sepenuhnya benar, ini juga karena naga kalian, kalian kehilangan kendali dan melawanku hingga seperti ini, bersyukurlah tidak terlalu berat jika berat kalian pasti telah di hukum " jawab Naruto sambil bertopang dagu.

" Ta-Tapi.. Ma-Matamu? "

" ini, bukan karena kalian, ini sudah terluka sejak 3 hari yang lalu, jadi jangan khawatir "

" Tapi bagaimana bisa? Bahkan yang aku ingat hanyalah bertarung dengannya dan bertemu denganmu di sini? " tanya Miyuki penasaran.

" Huh! Itu karena kalian di kendalikan "

" Oleh? "

" Pengguna Sharingan " jawab Naruto datar, kedua perempuan yang mendengar itu terkejut " Pengguna Sharingan? " tanya Kuroyukihime

" Benar, Naga kalian, Black dan Blue terikat Sharingan semenjak kisah pertarungan Kyuubi, Great Red, Ouorobos Dragon dan Thirexa saling bertarung, bisa di katakan Pengguna Sharingan itu adalah Uchiha Madara " jawab Naruto sambil menjelaskan.

" A-Apa? Bagaimana mungkin? Bukankah Uchiha Madara itu sudah di katakan meninggal? " tanya Miyuki tidak percaya " Um, itu benar. Tapi entah kenapa jika pengaruh Sharingannya masih aktif bisa di katakan dia benar-benar masih hidup sampai sekarang " jawab Naruto sangat serius.

" Tapi itu masih belum bukti bahwa dia masih hidup, bisa saja dia mentransplasikan matanya ke seseorang " ucap Naruto sambil berdiri dan meletakkan dua tongkatnya di punggungnya.

" Baiklah karena semua sudah selesai aku akan kembali, tapi ada yang ingin aku tahu sebelum aku pergi " Ucap Naruto " Kalian ini berasal dari negara mana? Kalian memiliki naga berjenis langka yang bisa di bilang hampir punah, bagaimana bisa kalian mendapatkannya? " tanya Naruto dengan tatapan Serius.

" Kami berasal dari Kota Kumogaku, Namun beda Sekolah. Aku bertemu Blue saat di suruh mencari Naga dengan mencari naga sendiri, Aku menemukan Blue pada saat dia memakan Naga Frogos, dia mendatangiku setelah aku tiba-tiba membuat suara, aku pikir dia akan membunuhku tapi dia memuat kontrak denganku " ucap Miyuki bercerita.

" Kalau Aku bertemu Black saat kejadian Rabu, 27 November 2087 di kawah bekas hancurnya sekolah Kumo, Waktu itu Black mempora-porandakan bekas bangunan mencari mangsa, kebetulan aku selamat dari kejadian itu dan untuk pertama kalinya aku melihat Black, dia mendekatiku dan menatapku intens, namun dia tidak membunuhku melainkan membuatkan kontrak seperti dia " jelas Kuroyukihime membuat Naruto sedikit tersentak apa lagi saat mendengar cerita Kuroyukihime.

' Dia... Salah satu orang yang terkena dampak dari serangan Tohka ' batin Naruto ' Tapi dua naga dalam satu kota yang sama namun berbeda tempat, itu bisa di bilang cukup mencurigakan, bagaimana bisa mereka sama-sama ada di kota yang sama? ' lanjut Naruto sambil berpikir.

' Apalagi Kota Kumo sangatlah jauh dari Konoha, Apa yang di incar mereka? ' batin Naruto ' Tunggu dulu, kalau tidak salah di kota itu terdapat Hachibi dan Nibi. Apa itu yang mereka incar? Atau mereka hanya mengawasi saja ' batin Naruto.

" tch! Ini benar-benar merepotkan " decak Naruto " Etto... Ada apa Uzumaki-san? " tanya Kuroyukihime

" Tidak. Tidak ada. Jika begitu aku akan kembali, seseorang sudah menungguku " ucap Naruto berbalik pergi " Tunggu! " Langkah Naruto terhenti begitu mendengar suara Miyuki.

" Uzumaki Naruto, di final nanti apa ada yang menantangmu? " tanya Miyuki " Jika kau bertanya itu, Tantangan utamaku adalah Uchiha Sasuke lalu Hayamana Shino dari Team Phenex, memang ada apa? " tanya Naruto balik.

" Kalau begitu... " gantung Miyuki " Di Semi Final Nanti... " lanjut Kuroyukihime

Set!

" Aku, yang akan melawanmu!/ Aku, yang akan melawanmu! " teriak Kuroyukihime dan Miyuki bersamaan sambil menunjuk Naruto " Kalian berdua melawanku di semi final? " tanya Naruto menaikkan sebelah alisnya.

" Tidak, Saat perempat final Nanti, salah satu dari kami akan gugur, mungkin juga kami bisa saja saling melawan, namun jika salah satu kami melawanmu, Maukah kau menerima tantangan kami? " jawab Miyuki membuat Kuroyukihime menyeringai " Hoo~ tidak buruk juga "

Naruto yang mendengar itu hanya diam sebelum dia kembali melanjutkan jalannya membuat Kedua perempuan itu terkejut karena Naruto langsung pergi begitu saja " Jika kalian menanyakan itu, akan aku tunggu kalian di lomba terakhir " ucap Naruto sambil melambaikan tangannya.

Kuroyukihime dan Miyuki terdiam sesaat sebelum menunjukkan wajah serius dan menatap tajam satu sama lain " Kali ini... "

" Akulah yang akan melawan Uzumaki Naruto!/ Akulah yang akan melawan Uzumaki Naruto! "

" Tunggulah Nanti!/Tunggulah Nanti! "

.

Tap! Tap! Tap!

Sementara itu di sisi Naruto tampak Naruto berjalan dengan santainya melewati hutan-hutan hingga langkahnya terhenti sambil menatap ke depan di mana Kurumi tengah bersandar sambil menunggunya bersama Charlotte

" Ah? Kau lama sekali Naruto-kun " ucap Charlotte sambil mengembungkan pipinya " Maaf-maaf, ada yang harus aku bicarakan pada mereka " ucap Naruto melanjutkan langkahnya kembali.

" Jadi bagaimana? " Naruto

" mereka sudah sadar dan baru saja terbang ke tempat tuan mereka, dan seperti dugaan, mereka memang di bawah pengaruh Sharingan " Charlotte

" Tapi... Bagaimana bisa kau menyadarinya? " Kurumi

" Tentu saja dengan melihatnya " Naruto

" Mou~ itu tidak lengkap " Kurumi

" Ne, Naruto-kun... " Charlotte

" Ah~ Wakatta-Wakatta, tidak perlu membahasnya " Naruto

" Eh!? " Kurumi

" Kenapa Naruto-kun? " Charlotte.

" Karena aku sudah mendengar ceritanya " Naruto " lagi pula dengan mengetahuinya mereka di pengaruhi Sharingan, aku bisa menebak apa yang terjadi pada waktu itu "

" Tapi bukan Uchiha Madara yang melakukannya " ucap Charlotte membuat Naruto sedikit terkejut " Apa maksudmu? " tanya Naruto.

" Sharingan yang mengendalikan mereka bukanlah Uchiha Madara, melainkan Ayahnya Madara, Uchiha Tengu " jawab Charlotte membuat Naruto melebarkan matanya " Tidak mungkin " Gumam Naruto.

" Kau yakin tidak mau mendengarnya? "

" ... "

" ... "

" Baiklah, tolong ceritakan "

.

.

.

Laut Utara Jepang

Daerah peninggalan pulau Kitrugon.

15.00 PM

.

Sruuuuush~

Di Laut utara jepang, tampak Naruto yang menaiki skeatboard wind miliknya saat ini melaju dengan cepat sampai membelah " Kalau tidak salah, 20°26° LU 129°16° BT ada di sini " gumam Naruto sambil menatap sekitarnya.

Sret! Sruuushh!

Setelah itu Naruto langsung memberhentikan lajunya dan mengapung di atas air, Naruto bisa melihat di depannya terdapat batu-batu curam yang dia yakini adalah puing-puing pulau Kitrugon

" Jadi di sini? " gumam Naruto " Baiklah akan aku pastikan kedalamnya dulu " Gumam Naruto lagi sambil menarik dua pedang Midrocremon lalu menyatukan kedua ujungnya [" Koi! ( Datanglah! ) Reimounra! "] teriak Naruto.

Swuuuuushh!

Seketika kedua pedang Narutopun menyatu dan berubah menjadi Reimounra, setelah itu Naruto mengendalikan Reimounra untuk memasuki laut dan mengecek ke dalamnya.

Wush!

Namun baru saja lima menit, Naruto harus di kejutkan dengan sebuah ledakan di sampingnya, Naruto yang hampir terkena langsung menjauh dan menatap tajam arah serangan tersebut.

Dum! Dum! Dum!

Dari arah serangan tersebut, tampak sebuah alat besar berupa Meriam dengan 3 Tabung Panjang besar tengah menembakkan sebuah peluru ke arahnya secara beruntun, Naruto yang melihat itu mengeram lalu mengendalikan Reimounranya dengan langsung memberikan serangan.

Blar! Blar! Blar!

Grak! Blaaaaaar!

Setelah menghancurkan 3 peluru yang ke arahnya, Naruto langsung mengendalikan Reimounranya untuk menghancurkan alat besar tersebut hingga hancur.

Wush!

Setelah menghancurkannya, Naruto langsung melesat dengan cepat lalu melompat dengan tingginya sambil menyiapkan senjata mesin palunya.

Wush! Tink!

Seketika Palu Naruto bertambah besar dan saat akan mendarat di daratan Korea Selatan, Palu Naruto mulai bercahaya merah dengan mengeluarkan uap [" Seikeberio! "] teriak Naruto mengayunkan palunya

Blaaaaaaaaar!

[" Kakazan! "] Lanjut Naruto begitu hantaman palunya mengenai tanah.

Krak! Krak! Blar! Blar! Blar!

Perlahan tanah yang terkena hantaman Palu Naruto mulai retak dan menyebar dengan cepat, namun retakan tersebut mulai berubah menjadi Lava panas yang mulai menggerogoti Daerah yang merupakan pangkalan laut itu.

Twuuuuuttt~

Seketika sebuah alarm berbunyi keras membuat Naruto mendelik ke arah Alarm tersebut dan menyiapkan palunya untuk hantaman berikutnya " Huuuoooorryyaaa! " teriak Naruto mengayunkan palunya.

Blaaaaar!

Tanah yang terkena hantaman Naruto kembalipun berubah menjadi lautan lava dan mulai bergerak ke sumber suara Alarm ada.

BOOM!

Sumber suara itupun mati di susul dengan ledakan besar, Merasa sudah Naruto berdiri tengak sambil menghentakkan palunya menatap pasukan korea selatan yang telah di tempat sambil menodongnya senjata

Namun Naruto sama sekali tak takut, justru Naruto mengangkat senjata palunya dengan kedua tangannya dan memperbesar 100x lipat dari ukuran biasanya.

" mugileul naelyeo nwa!, gyeong-go ya! ( Turunkan senjatamu!, ini peringatan! ) " ucap salah satu pasukan " nae chong-eul naelyeoss-eo? dangsin-eun gibon nom-eul gong-gyeoghaneun cheos beonjjae aningayo! ( Menurukan senjataku? Bukankah kalian yang lebih dulu menyerang? Dasar bedebah! ) "balas Naruto dingin

" neo mwohaneungeoya?! neo babo giji ya! ( Apa yang kalian lakukan?! Dasar pasukan Bodoh! ) " semua pasukan yang mendengar teriakan itu langsung merinding dan berdiri tegak, tak lama setelah itu datang sosok Pria yang Naruto yakini sebagai pemimpin mereka berdiri di depam mereka " neo.. ( Kau... ) " gumam pemimpin itu.

" The Genius Form The Future from Konoha, Apa yang membuatmu kemari dan membuat kekacauan ini? " tanyanya dengan sopan " tanyakan pada pasukanmu yang tiba-tiba menyerangku di lautan, aku berniat melakukan Ekspedisi tapi mereka tiba-tiba menyerangku " balas Naruto sambil mengecilkan ukuran palunya lalu meletakkannya di pundak.

" geugeon sasil-i aniya! ( Itu tidak benar! ) " ucap salah satu pasukan membuat Palu Naruto kembali ke ukurannya lebih besar " Hoo~ t-tenang dulu, jangan mudah emosi begitu " ucap sang pemimpin berusaha menenangkan situasi.

" Jika kalian tidak bisa menyadari kesalahan kalian, jangan salahkan aku menghancurkan Pulau kalian ini bersama dengan Korea Utara " ucap Naruto dengan nada dingin " H-Hahaha, t-tenanglah dulu " tawa Sang pemimpin canggung.

" A-Ah, benar juga memang apa yang sedang kau ekspedisi, sebagai permintaan maaf kami akan membantumu? " tanya Sang pemimpin " Jika begitu, Apa ada kapal selam yang bisa menyelam sedalam 3000 meter lebih di sini? " tanya Naruto balik.

" Um kami ada "

Sret!

Setelah itu Naruto melempar sebuah tabung hologram dan di tangkap oleh sang komandan

" itu adalah letak dari lokasi Ekspedisi, Cek daerah tersebut dengan radius 4 km, aku memberi kalian waktu selama dua hari, jika sudah temui aku di konoha, setelah pertandingan Dragons Champions " ucap Naruto lalu memunculkan Skeatboard windnya lalu melesat kembali menuju Konoha dengan cepat.

" salyeong-gwan? ( Komandan? ) "

" geuga han mal-eul deudji moshani? jigeum hae! ( Apa kalian tidak dengar yang dia katakan? Lakukan sekarang! ) " ucap Sang Komandan membuat semua di sana berdiri tegak dan memberi hormat " Junbi! ( Siap! ) "

.

Kantor DSA

Teras kamar Naruto

16.00 PM

.

Sementara itu di teras kamar Naruto, tampak Asia yang tengah memandang Kota dengan perasaan khawatir karena sejak tadi pagi kakaknya sama sekali belum kembali, dirinya khawatir karena bisa saja musuh menyerang kakaknya yang mengalami kesakitan pada matanya.

Namun seketika perasaan khawatir Asia sirna karena dia bisa melihat Naruto datang ke tempatnya dengan cepat.

Wush! Tap!

Grep!

Setelah Naruto mendarat Asia langsung saja memeluk Naruto membuat Naruto sedikit terkejut karena tidak menyadari keberadaan Asia " Okaeri Nii-chan " ucap Asia lembut.

" Hm, Tadaima Asia-chan " balas Naruto sambil tersenyum lembut " Kau dari mana saja Nii-chan? " tanya Asia sambil mengembungkan pipinya, namun pelukannya masih sangat erat.

" Ah, tadi aku ada urusan. Dan juga kau bisa melepaskan pelukanmu Asia-chan? "

" Tidak mau! Sebagai hukuman karena membuatku khawatir, Nii-chan harus membiarkanku memelukmu selama seharian ini " ucap Asia manja membuat Naruto menghela nafasnya " Hahh~ Dasar kau ini, manja sekali " ejek Naruto sambil menggendong Asia ala putri agar dia bisa berjalan, Asia yang di gendong ala putri memerah wajahnya.

Setelah itu Naruto mendudukkan dirinya di kursi dan Asia di pangkuannya ( Pelukan Asia berpindah ke leher Naruto ) setelah itu Naruto mulai pengecekan ulang pada Jamnya yang telah selesai agar tidak terjadi ke salahan.

Asia yang tadinya melihat jam Naruto melakukan pengecekkan teralih pada wajah Naruto yang tampak serius bekerja, mata Asia kembali teralih pada bibir Naruto yang menggoda imannya untuk mencium bibir kakaknya.

Kemudian sebuah bola lampu menyala di atas kepala Asia di susul dengan seringai misterius, Naruto yang asyik bekerja tidak mengetahui hal itu.

Slap~

" E-Eh! A-Asia a-aphaa ya-yang kau lakukan? " tanya Naruto tergagap sekaligus terkejut karena tiba-tiba Asia menjilati pipinya apalagi dirinya tidak bisa menjauhkan wajahnya karena tangan Asia menahannya.

" Anggap saja ini sebagai hukuman Nii-chan menghilang tadi pagi " jawab Asia lalu mulai menjilati pipi Naruto layaknya kucing " A-Asia H-hentikan sshh~ i-itu geli " ucap Naruto dengan wajah memerah berusaha menghentikan Asia Namun Asia tidak mau berhenti dan terus menjilati pipi Naruto.

Namun lama kelamaan jilatan Asia mulai bergerak ke bibir Naruto, merasa mendapat kesempatan Asia langsung mengarahkan wajah Naruto ke arahnya dan mencium bibirnya. Naruto yang di cium Asia harus melebarkan matanya, tubuhnya seketika menjadi kaku karena terkejut.

Asia yang merasakan tubuh kakaknya melemas memperdalam ciumannya dengan Naruto, lidahnya mengabsen gigi-gigi Naruto dan mengajak lidah Naruto berdansa.

Tanpa di sadari Naruto mulai memejamkan matanya dan mengikuti alur yang di buat Asia, Asia yang mendapat reaksi dari Naruto menyeringai kecil di bibirnya dan melanjutkan ciumannya hingga pasokan udara habis membuat ciuman mereka harus berhenti.

" Hah~.. Hahh..~ " nafas Naruto tersengal-sengal dengan wajah memerah begitu juga Asia, setelah normal Asia tertawa halus sambil menyentuh bibir Naruto " Arigato atas ciumannya Naruto-kun " ucao Asia dengan nada menggoda.

" A-Asia-chan ke-kenapa kau menciumku tadi d-dan apa maksud dari panggilanmu itu tadi? " tanya Naruto tergagap.

" Ufufufu~ tidak ada " jawab Asia " Selain itu.. " jeda Asia sambil mengedipkan sebelah matanya

" bagaimana jika kita mandi bareng? "

Cklek!

" Tidak! Pokoknya tidak! " teriak Naruto langsung melepaskan Asia setelah jamnya menyatu dengan tangannya " Tidak! " teriak Naruto berlari keluar ruangan di kejar oleh Asia dengan hati yang berbunga-bunga

" Matte Nii-chan! "

" Menjauhlah Dariku! "

Yaa~ untuk hari ini adalah hari yang merepotkan bagi Naruto.

.

.

.

TBC

Selanjutnya di Naruto : The Dragons Future

" Naruto-san, sepertinya persenjataan pada Tengu kurang "

" Jadi kita butuh meriam utama setara Yamato? "

" Apa kau tahu perkumpulan Angkatan Laut di Utara Konoha? "

" Selamat datang, Namaku Fubuki, saya yang akan menjadi pemandu Anda "

" H-Heeh!? Ka-Ka-Kau s-si kapal Ya-Yamato?! "

Selanjutnya di Chapter 22 : Dragons Champions Ark II : Time To Sail ( Waktunya berlayar )

Note : Yo! Gimana ceritanya setelah lama tak up? Bagus gak? Maaf ya jika tidak bagus karena setiap manusia pasti punya kesalahan :v

Kali ini ceritanya berisikan Action dari Naruto melawan Kuroyukihime dan Shiba Miyuki yang rupanya memiliki naga Jenis Kitrugon bernama Black dan Blue, saya memasukkan mereka untuk mempunyai mereka karena memiliki tujuan untuk memperlengkap cerita.

Untuk semua serangan tadi, saya sengaja tidak memberikan nama teknik karena saya berencana memberitahukannya saat di Turnament. Dan juga mengenai Uchiha Tengu? Itu akan menjadi misteri dan akan terungkap dalam Arc V atau VI di mana Naruto dan yang lain akan pergi ke Kutub Utara untuk bertemu Wheelgon.

Lalu untuk pengaruh Sharingan milik Uchiha Tengu? Akan di bahas sekitar Arc IV : The Mountain Dragon. Hehehe, tak terasa cerita ini sudah cukup jauh saya bersyukur masih bisa lanjut.

Baik hanya ini saja yang bisa saya katakan di Ch 21, sampai bertemu di Ch 22, kita akan berbicara di sana kembali. Jaa~ Matta!

Let's Go to Ch 22===

Please Review