Disclaimer :

Naruto © Masashi Kisimoto

High school dxd © Ichiei Ishibumi

Summary : Uzumaki Naruto, seorang pemuda yang dari lahir telah di takdirkan untuk menjaga masa depan dunia, namun awal kehidupannya harus merasakan sedikit kepahitan, namun seiringnya waktu berjalan kepahitan itu berubah menjadi manis.

Naruto : The Dragon Future

Pair : Naruto x Harem ( Aiz, Hinata, Rias, Akeno, Gabriel, Tsubaki, Asia, Kuroka, Tohka, Akame, Kurumi, Shiina ) Pair Inti sudah Max.

Genre : Adventure, Fantasy, Little Romance, Humor, DLL.

Rate : M

Warning : Typo, OC, OOC, Multichap, jutsu buatan sendiri, alur berantakan, NotDxDTheme!, Alltheme is Future!, Smart!Naru, Incest!, Dark Supranatural!, OOC!Vali, Friendship!Vali

" Halo " berbicara

' Halo ' batin

[" Halo "] Dragon Bijuu

[' Halo '] batin Dragon Bijuu.

Opening Akino-Miiro

Asa no hikari mabushikute

( Kamera bergerak mundur memperlihatkan kelompok Naruto dari samping Hingga Naruto yang sama-sama menatap matahari terbit )

Fix first

( Kamera berubah menjadi di belakang mereka lalu bergerak ke atas langit )

Weigh Anchor!

( Muncullah Judul cerita ini )

Kotoba mo nakute

Tada nami no oto kiiteta

Kioku no imi tamesarete iru mitai ini

( layar di ganti dengan setengah wajah Kiri Naruto yang tengah menundukkan kepalanya di tempat gersang di malam hari lalu berubah menjadi sebagian kanan wajah Naruto di mana mata Kanan Naruto yang memperlihatkan Clock Eyesnya di tempat padang rumput yang luas )

Yami no naka demo omoidasu

Mae ni susumu no

( Layar kembali di ganti Asia yang tengah berdiri di tebing dengan pemandangan yang indah perlahan menoleh ke belakang dan tanpa di sadarinya setetes air mata jatuh ke tanah )

Mite ite yo

( Air Mata Asiapun jatuh ke ke tempat yang gelap dan membuat gelombang air kecil )

So repeatedly, we won't regret to them

Sonna fuu ni mo kangaeteta no

( Layar kembali di ganti dengan kamera bergerak mundur yang perlahan memperlihatkan seluruh peserta Dragons Champions )

Akogare batsubyou mirai

Zetsubou soushitsu betsuri

( Layar kembali di ganti memperlihatkan Hiruzen berserta anak buahnya dan Tsunade bersama para guru )

Ikutsu mono kanashimi to umi wo koe

( Layar kembali di ganti di mana seluruh kelompok Naruto bersiap dengan mempersiapkan senjata mereka dengan gaya masing-masing )

Tatoe

( Layar kembali di ganti menjadi wajah Naruto yang menghembuskan nafasnya lalu bergerak maju )

Sekai no subete ga miiro ni tokete mo kitto

( Layar kembali di ganti dengan Xenovia, Irina, Koneko dan Kiba yang bergerak liar dengan naga mereka menembaki sasaran-sasaran dengan bersaing bersama kelompok Kirito )

Anata no koe ga suru

Daijoubu kaerou tte

Demo

( Layar kembali di ganti dengan Naruto yang bergerak liar sambil menembakkan senjata panahnya dan bersaing bersama kelompok Sasuke dengan di mana Naruto salto ke depan dengan menembakkan panahnya ke belakang )

Sekai ga subete hanten shiteiru no nara

( Layar kembali di ganti di mana Tohka Maju bersama Kirin, Claudia dan Naruto sambil menebaskan pedang mereka )

Sore demo anata to

Massugu ni mae wo mitete

( Layar kembali di ganti menjadi Kelompok Yugito di mana Kelompok Yugito memberikan serangan balik dan layar kembali di ganti dengan Naruto, Kirin, Claudia Dan Tohka yang terpental karena serangan Kelompok Yugito )

Ima negai kometa ichigeki hazeta

( layar kembali di ganti dengan Naruto yang mengusap darahnya, lalu mengangkat wajahnya yang memperlihatkan Clock Eyesnya lalu menyatukan tangannya hingga membuat gelombang angin dan perlahan layar menjadi putih )

.

Chapter 22 : Dragons Champhions Arc II : Time To Sail Part 1

.

Minggu, 11 November 2090

Industrion Weapon Dragons Warriors

09.00 AM

.

Ting! Ting!

Tang! Tang! Bziit!

Suara alat berbunyi di hari minggu yang cerah di jam sembilan pagi menandakan bahwa ada pekerjaan besar di hari minggu, itulah kenyataannya di Industrion Weapon Dragons Warriors di mana Beberapa Anggota Intel, Pekerja Industrion Weapon Dragons Warriors, Seluruh kelompok Naruto dan sebagian anak buah dari DSA tengah bekerja keras menyelesaikan Dua Robot Tengu beda ukuran yang sudah mencapai 80%.

Naruto sebagai Titik utama melakukan pengecekan kekurangan dan muatan berlebih di Tengu terus bekerja keras dan sejauh ini semuanya tampak stabil " Yosh! Dengan begini keamanan kota Konoha setelah ini jadi akan terjamin " gumam Naruto penuh semangat.

" Naruto-kun benar-benar bekerja keras ne " gumam Claudia yang melihat Naruto tampak sibuk " Maa~ begitulah seperti biasanya, coba saja mereka ( Semua pekerja ) tidak ada di sini membantu pasti Naruto-sama sangat kerepotan dari ini " balas Sayuri sambil melakukan pengecekan Gerakan robot, daya energi dan lain-lain pada robot Tengu berukuran besar.

" Tapi... " gantung Falbium membuat semua berhenti sesaat bekerja " Ada yang kurang dari Tengu ini " lanjut Falbium.

" Hah!? " kejut semuanya kecuali Naruto yang belum menyadarinya hingga semua berteriak terkejut " Heh? Ada apa? "

" Naruto-san, Sepertinya persenjataan pada Tengu Kurang " ucap Ajuka ambil bicara " Eh? Apanya? " tanya Naruto.

" Ini " Ucap Ajuka sambil mengirim data yang kurang, setelah menerima data tersebut Naruto membacanya dengan teliti hingga bola mata Naruto membulat " Tunggu-Tunggu bukankah ini mustahil? Kau tahu sendiri Bukan persenjataan ini sungguh berat dan bisa saja menghancurkan dua bahu Tengu? " protes Naruto.

" Itu memang benar, tapi kita memiliki alat untuk meringankan berat jadi jangan khawatir " balas Ajuka santai " Jika terjadi sesuatu biar kami berdua atasi " ucap Falbium sambil menepuk dadanya.

" Jadi kita butuh meriam utama setara Yamato? " gumam Naruto sambil membaca persenjataan yang di butuhkan " Yamato? " gumam Kirin.

" Kau tidak tahu Kirin-chan? Itu adalah Kapal Laut pertama yang di buat pada tahun 1939 namun kapal itu sudah tenggelam pada tahun 1945 di Okinawa, tapi ada kabar bahwa daerah pulau kecil bernama Truk pulau kecil di Mikronesia lebih tepatnya 260.000 meter di selatan Konoha tengah membuat Yamato kembali " jelas Naruto membuat semua di sana terkejut

" 260.000 Meter? Itu sama saja sekitar 260 Km itu terlalu jauh bahkan jika menaiki naga kita sudah pasti tenggelam " ucap Julis mengeluarkan protesannya " Itu memang benar " gumam Naruto sambil mengelus dagunya berpikir.

" Ne Naruto-san apa kau tahu sesuatu yang bisa mengantarmu ke sana? "

" Apa? " tanya Naruto penasaran " Kapal laut " jawaban itu tentu membuat semua di sana terkejut.

" Oi-Oi, aku tidak salah dengar kan? " tanya Naruto memastikan pendengarannya " Tidak, Kau tidak salah dengar Naruto-san " ucap Ajuka sambil tersenyum misterius.

" Apa kau tahu Perkumpulan Angkatan Laut di Selatan Konoha? " tanya Falbium membuat Naruto menaikkan sebelah alisnya " Ah, Maksudmu perkumpulan Kantai? Tentu saja aku tahu " jawab Naruto.

" Aku sudah memberi kabar bahwa kau akan datang ke sana untuk meminta bantuan pergi ke truk jadi kau bisa pergi ke pulau Truk, tapi paling tidak ini hanya akan menghabiskan waktu dua hari " ucap Falbium santai " 2 Hari? Ohey! Perlombaannya tinggal 2 hari lagi tidak mungkin bisa selesai dalam 1 hari jika aku kembali? " bentak Naruto.

" Tentu saja kami sudah memperkirakan itu tapi kau bisa mengirim data meriam tersebut dengan alatmu itu bukan? " balas Ajuka sambil melirik Jam Naruto.

" Lalu jika tidak ada sinyal? "

" ... "

" ... "

" ... "

Semua yang di sana terdiam bersama hingga mereka terkejut ketika tiba-tiba Ajuka dan Falbium saling nimbrung dan memperhitungkan jarak di sebuah peta dengan wajah panik.

" Si-Sial kami tidak memperhitungkannya! "

" Ba-Bagaimana Ini?! "

Naruto yang melihat dua orang kepercayaannya panik menghela nafasnya lalu berdiri dari kursinya " Eh? Nii-chan kau mau kemana? " tanya Asia bingung.

" Pergi ke pangkalan laut selatan di Konoha " jawab Naruto " Oh ya " gumam Naruto berhenti melangkah lalu menatap Asia " Asia aku beri kau hak untuk menggantikanku selama 2 hari ini, kau juga berhak mengatur Teamku karena aku menunjukmu sebagai penggantiku sementara " ucap Naruto membuat Asia terkejut.

" E-Eh!? "

" Kalau begitu aku berangkat " ucap Naruto memunculkan sebuah jetpeacknya lalu terbang menuju selatan " Uwa-wawawawa, A-Apa yang harus aku lakukan? " tanya Asia panik

" Pa-Paling tidak tenanglah lebih dulu " ucap Aiz menenangkan Asia sementara semua laki-laki di sana hanya merona ketika melihat wajah imut Asia ' Kawaii! ' batin mereka.

.

Swush!

Sementara itu dengan Naruto, tak butuh waktu satu jam Naruto telah sampai di pangkalan laut selatan Konoha dengan. Perkumpulan bernama Kantai.

Sret! Tap!

Dengan mudah Naruto menghilangkan Jetpeacknya dan mendarat dengan mulusnya. Setelah mendarat Naruto menatap sekitar tempat pangkalan laut yang tampak bagus " Jadi ini tempat perkumpulan Kantai? " gumam Naruto sambil menatap sekitar.

" A-Ano... Permisi! " Naruto Yang mendengar suara menoleh ke sumber suara dan mendapati sosok perempuan setinggi dadanya tengah menatapnya gugup " A-Anoo, a-apa benar Anda U-Uzumaki Naruto? " tanya perempuan itu gugup.

" Ah, Benar " jawab Naruto " Be-Benarlah?! " tanya Perempuan itu setengah berteriak membuat Naruto sedikit terkejut.

" A-Ah! Go-Gomenasai! I-Ini pertama kalinya aku me-melihatmu d-dan juga... " ucap perempuan tersebut benar-benar gugup " Oi, tenangkan dirimu " ucap Naruto.

" T-Tapi! A-Anda adalah tamu penting di-di tempat ini " ucap perempuan itu kembali tergagap " Maa~ tidak perlu terlalu formal, anggap saja aku sebagai temanmu saat ini " ucap Naruto membuat mata perempuan itu membinar.

" Be-Benarkah? " tanya Perempuan itu tampak senang " Un, Tentu saja " jawab Naruto meyakinkan.

" Yatta! " teriak kecil perempuan itu sungguh senang " Kalau begitu... " gumam perempuan tersebut mulai menatap Naruto tegas.

" Selamat datang, Namaku Fubuki, Saya yang akan menjadi pemandu Anda " ucap Fubuki dengan nada tegas layaknya pasukan " Oh, Fubuki kah? Nama yang cukup manis untuk perempuan sepertimu? " puji Naruto yang membuat wajahnya merona.

" Kau lama sekali Fubuki " Naruto dan Fubuki seketika mengalihkan pandangan mereka ketika " A-Ah! Na-Nagato-san dan Mutsu-san " gumam Fubuki tergagap, Namun Naruto yang mendengar nama itu tentu saja terkejut.

" Nagato? Apakah namamu hanya Nagato? " tanya Naruto serius " A-Ah, Kapal penyerang Nagato, itulah namaku " ucap wanita berambut cokelat bernama Nagato.

" Kapal penyerbu? Nagato? " kejut Naruto sambil menatap lekat Nagato dari segala sudut membuat Nagato sedikit malu " A-Ano.. U-Uzumaki Naruto-sama? " tanya Nagato gugup.

" Shh~ jadi... Kabar mengenai Yamato yang telah di buat kembali itu... Apakah dia perempuan? Sama seperti kalian? " gumam Naruto sambil melipat tangannya di dada dan menatap tajam ke depan " A-Ah, bisa di bilang begitu " gumam Nagato.

" Dasar mereka berdua, Jika aku sudah kembali awas saja! " geram Naruto sambil mengertakkan giginya " Ano... Apa ada yang salah? " tanya Mutsu penasaran.

" Tidak... Tidak ada " balas Naruto sambil menenangkan Emosinya " Kalau begitu Naruto-sama, Bagaimana jika Anda mengistirahatkan tubuh Anda lebih dulu, Anda akan di antar pukul 12.00 nanti oleh kelompok Fubuki " usul Nagato membuat Naruto sempat berpikir.

" Maa~ sepertinya tidak ada yang salah lagi pula aku juga harus melakukan sesuatu sambil duduk " jawab Naruto setelah memikirkannya " Kalau begitu Fubuki, bisakah kau mengantarkannya? " ucap Nagato membuat Fubuki semangat.

" Ha'i! Nagato-san! " ucap Fubuki semangat Membuat Naruto sedikit tersenyum melihat tingkah Fubuki

.

Restoran kecil

11.30 AM

.

Tik! Tiktik!

Setelah beristirahat dan mengisi perutnya makan yang cukup Naruto mengatur W.W.S Watch miliknya dengan menggunakan konsep barunya, dia juga sudah menyiapkan alat di setiap lubang di bawah pergelangannya.

" Yosh! Saatnya mencoba " gumam Naruto sambil menutup jamjya dengan lengan jubahnya lalu berdiri

Sret! Bziit!

Setelah itu Naruto menghentakkan sedikit tangannya hingga mengeluarkan bola kecil dan di remas oleh Naruto hingga menjadi Midrocremon.

Jleb! Sret!

Setelah itu Naruto menancapkan Midrocremonnya lalu menghentakkan tangannya ke depan hingga mengeluarkan Bola kecil kembali dan di remas hingga menjadi King.

Jleb! Sret!

Kembali menancapkan senjatanya Naruto menghentakkan tangannya ke atas hingga kembali mengeluarkan bola kecil kembali dan di remas kembali oleh Naruto hingga akhirnya berubah menjadi Shinigami Mash

" Wuoh! Tidak buruk juga " gumam Naruto senang lalu mengembalikan tiga senjatanya dalam bentuk bola kecil dan memasukkannya kembali ke dalam pola.

" Waah! Tadi itu keren sekali Naruto-san! " puji Fubuki yang datang ke arah Naruto dengan mata membinar " Ah? Benarkah? Jadi kau melihatnya? " respon Naruto.

" Ha'i! Saya melihatnya " jawab Fubuki lalu menatap lekat W.W.S Watch Naruto " Jadi ini W.W.S Watch yang di bilang terkenal itu dan di cari banyak orang " gumam Fubuki.

" Oh, Kau mengetahui kabar itu juga? " kejut Naruto karena berita itu masih di ingat " Um, Aku juga berencana ingin memilikinya tapi sepertinya karena konsepnya yang susah jadi mustahil rasanya aku memilikinya " Jawab Fubuki sedikit canggung

" Hm, Jadi begitu " gumam Naruto lalu menatap jamnya " Lagi pula jika ini di jual pasti akan banyak perubahan di dunia ini terutama perang, aku beruntung tidak menjual dan membuat alat ini lebih banyak sejak umurku belum mencukupi umur untuk masuk Politik " ucap Naruto menghela nafasnya lega.

" Hihihihi " tawa kecil Fubuki membuat Naruto menaikkan sebelah alisnya " kenapa kau tertawa? " tanya Naruto.

" A-Ah, tidak.. Tidak ada apa-apa " balas Fubuki sambil menghentikan tawanya " Ah kau di situ rupanya Buki-chan " ucap Seorang perempuan berambut cokelat mendatangi mereka.

" Buki? " beo Naruto " Eh? " beo sang perempuan ketika melihat Naruto.

" A-A-A-Apa kau Zumaki Baruto? " tanya perempuan itu gugup sambil menunjuk Naruto " Kau salah menyebutkan nama Nona, Namaku Uzumaki Naruto " jawab Naruto.

" Ghaaa! Benar-benar dia! " kejut sang perempuan " memang kenapa? " tanya Naruto bingung.

" Bo-Bo-Bolehkah aku memelukmu? " tanyanya dengan tangan gemetar ingin sekali memeluk " Mou~ Kongou-san dia itu tamu kita dan juga Orang yang akan kita antar ke truk jadi jangan buat yang aneh-aneh " omel Fubuki walau dirinya juga ingin sebenarnya.

" Maa~ tidak masalah " ucap Naruto memberikan membuat dua perempuan itu terkejut terutama Fubuki " Kyaaa! " teriak Kongou senang dan langsung memeluk Naruto erat.

' Kyaa~ padahal aku mau juga memeluk orang yang menjadi motivasiku ' batin Fubuki sedikit murung " Nah! Karena Ruto-san sudah di sini bagaimana jika kau berkeliling dan mengenal yang lainnya " ajak Kongou langsung menarik Naruto pergi membuat Naruto terkejut karena tiba-tiba di tarik, Fubuki yang melihat itu tentu mengejar mereka " Matte! "

Kongoupun langsung mengenalkan Naruto pada semua temannya dan tentu saja mendapat reaksi luar biasa di mana semua ingin memeluk Naruto dan meminta foto bersama tentu saja itu menghabiskan waktu yang cukup banyak hingga akhirnya kelompok Fubuki di panggil beserta Naruto.

" Hahh~ " hela Fubuki sambil berjalan dengan lemasnya.

Grep!

" E-Eh! " kejut Fubuki karena Naruto tiba-tiba memeluknya walau sementara " Kau dari tadi ingin di peluk bukan? Aku bisa membacanya dari raut wajahmu, jika kau ingin katakan saja padaku " ucap Naruto membuat wajah Fubuki merona

" Ara-Ara~ " goda perempuan berambut hijau keabu-abuan bernama Zuikaku membuat wajah Fubuki semakin memerah

Tap! Tap!

" Hm? Bukankah ini Dock bawah air? Kenapa kita ke sini? " tanya Naruto sambil menuruni tangga mengikuti enam perempuan didepannya " Tentu saja dari sini kita akan berangkat mengantar Anda menuju Truk dan juga kami memiliki misi di sana " jawab Perempuan berambut abu-abu bernama Shoukaku.

" Tapi... " gantung Naruto ketika sampai di bawah dan tidak melihat apapun di sana " Kenapa Di sini Kosong? " tanya Naruto

" Apa Naruto-san tahu tentang peralatan kapal yang di kendalikan oleh tubuh? " tanya Ooi " Ah? Jadi kalian akan menggunakan alat itu " gumam Naruto paham.

" Bukan hanya kami, tapi Naruto-san juga memilikinya " Naruto yang mendengar itu tentu saja terkejut " Eh? Aku? " beo Naruto.

" Ha'i! Tolong Berdiri di sini Naruto-san " ajak Fubuki sambil menarik Naruto untuk berdiri di sampingnya " Kalau begitu, Kapal penghancur Fubuki, Divisi V siap berangkat! " ucap Fubuki lantang.

Twuush~

Seketika sebuah cahaya muncul dari bawah tempat mereka dan langsung melesat turun dengan cepat.

Wush! Wush!

Crak! Crak! Crak!

Seketika dari belakang muncul persenjataan yang menempel di tubuh mereka dan di tangan mereka, sementara Naruto dia di tempeli persenjataan Meriam Utama dengan Panjang 100 Cm dengan tiga tabung, Empat Torpedo dengan empat tabung yang artinya 12 Torpedo, Empat Caliber dengan Panjang 20 Cm di atas Meriam Utama Dan empat Meriam kecil Yang di bawah Meriam Utama.

Naruto yang telah di siapkan persenjataan seperti ini menatap kagum persenjataannya " Hoo~ cukup menarik juga " gumam Naruto sambil menatap persenjataan yang ada di tubuhnya.

" Bagaimana Naruto-san? " tanya Fubuki meminta pendapat " Lumayan " jawab Naruto lalu mencoba mengendalikannya

" Dua Meriam Utama, Arahkan meriam ke arah jam 2 dengan sudut 20 derajat ke atas, Arah tembak berjarak 4.000 meter " ucap Naruto.

Perlahan persenjataan Naruto mulai bergerak ke arah yang di perintah Naruto, Semua yang melihat itu tentu terkejut karena Naruto bisa mengendalikannya " Siap! Tembak! " teriak Naruto.

Boooom!

Dua Meriam Utama Naruto'pun menembakkan Enam Peluru secara bersamaan hingga membuat suara yang dahsyat.

Blaaaar!

Lautan yang tak bersalahpun meledak tepat 5 Km di depan mereka, Naruto yang melihat hasilnya tersenyum tipis " Sugoii " gumam Fubuki.

" Tapi, Bukankah itu berjarak 5 Kilometer? Tadi Naruto-san memerintahkan 4 Km bukan? " tanya Kitakami bingung pasalnya ledakannya berbeda jarak.

" Sudut Meriam " jawab Naruto membuat mereka memperhatikan " Sudut meriam ini memiliki batas 30 derajat bukan? Sudut tembakan Meriam untuk mencapai Satu Km lebih dari perintah kita tembak adalah mengambil sudut 20 derajat ke atas, Jika sudah mencapai 30 derajat maka jarak tambahan akan menjadi 2 km, Jika mengambil Sudut 0-10 ke atas jarak tembak akan sama dengan yang kita inginkan dan perintahkan " jelas Naruto.

" Dari mana kau mengetahuinya? " tanya Kongou tidak percaya " Aku membacanya tadi saat beristirahat kebetulan aku juga pernah membaca hal tentang sudut tembak meriam jadi aku tahu " jawab Naruto sambil tersenyum.

" Satte, Fubuki tolong tunjukkan perintahmu, Aku akan diam saja sambil melihat jika terjadi sesuatu " ucap Naruto sambil diam membiarkan dirinya berjalan di atas air karena sepatu kapal

" Baik! Kalau begitu, Shoukaku-senpai dan Zuikaku-senpai... "

' Sepertinya ini akan menjadi perjalanan yang panjang ' batin Naruto sambil menatap langit yang di sinari matahari terang.

.

.

1 Jam berlalu...

.

Satu jam setelah keberangkatan, Tampak Naruto memejamkan matanya dengan suara dengkuran halus menandakan bahwa dia tidur sambil berdiri namun kestabilannya di atas air membuat kelompok Fubuki terkejut.

" Apa dia benar-benar tertidur? " Gumam Kitakami tidak percaya " Benar-benar luar biasa, memang tidak bisa di anggap remeh orang terhebat di Konoha " gumam Zuikaku.

Tut! Tututut!

Seketika semua terkejut ketika mendengar sinyal laporan " Shouhou dari armada utama operasi MO "

" Dia di hujani bom oleh pesawat musuh sampai terbakar dan mengalami kerusakan parah? "

" Serangannya masih berlanjut namun posisi kapal induk musuh masih belum di ketahui, dan kita di perintahkan harus segera menemukannya dan menghancurkannya "

" Hahh~ Akhirnya ada yang seru juga " seketika semua menoleh ke arah Naruto yang sudah membuka matanya " Na-Naruto-san " gumam semuanya.

Tutut! Tututut!

" Pesan masuk dari pesawat nomor 4, Mereka bilang sudah menemukan armada induk musuh " ucap Shoukaku tiba-tiba memberi laporan " Susunan Armada? " tanya Naruto serius dengan tatapan tajam ke depan.

" Etto... satu kapan induk, satu penjelajah barat, dua penjelajah ringan dan dua perusak, totalnya enam " jawab Shoukaku

" Heh~ Jarak mereka? " tanya Naruto.

" Sekitar 4,5 Kilometer dari sini, arah jam dua "

" Yosh, Kalian tetap jaga jarak 1 kilometer dariku, biar aku menghabisi mereka semua " ucap Naruto sambil menyiapkan dirinya " Eh? Tapi... " gumam Fubuki berusaha menghentikan Naruto.

" Jangan Khawatir " balas Naruto lalu menambah kecepatan Sepatunya dan melesat dengan cepat ke depan " Ayo Minna! Kita kejar Naruto-san, kita tidak bisa membiarkannya sendiri " ucap Fubuki langsung mengejar Naruto di ikuti yang lain.

" Baiklah, Kita mulai " gumam Naruto " Dua Meriam Utama, Arahkan senjata ke arah jam dua dengan laras naik ke 28 derajat ke atas, Kaliber bergerak ke arah jam 1, Lalu senjata meriam pendek mengarah jam dua dengan keadaan Stabil " perintah Naruto " D-Dia berniat menyerang dengan semua persenjataannya " gumam Ooi tidak percaya.

" Jadi mereka ada di balik mendung itu ya " gumam Naruto " Kalau begitu " gumam Naruto mengeluarkan satu bola kecil ke depan hingga berubah menjadi Pedang berwarna Hijau panjang.

" Mohon bantuannya, Lebriata " gumam Naruto lalu mengangkat pedangnya tinggi-tinggi [" Legiato... "] jeda Naruto hingga pedang miliknya mengeluarkan cahaya hijau yang semakin menerang [" Dreki Ugataryuu! "] lanjut Naruto lalu menebaskan pedangnya hingga membuat Gelombang Sabit yang memanjang dan semakin besar ketika memanjang hingga sempat membelah laut sedikit.

Bwuuuushh~

Mendung yang tadinya tebalpun seketika terbelah karena tebasan Naruto tadi, Naruto yang melihat itu menyeringai " Saa~ Tembak! " perintah Naruto.

Boom! Boom!

Drrrrrrt!

Suara tembakan beruntun terdengar dari persenjataan Naruto membuat pasukan Fubuki saling bertatapan dan saling mengangguk bersama.

" Hikke! Minna! " ucap Shoukaku melepaskan 4 panah hingga berubah menjadi 24 kapal tempur di ikuti Zuikaku.

Blaaar! Blaaar!

Sementara itu di tempat musuh tampak mereka yang sedang bergerak harus di kejutkan karena serangan beruntun mendatangi mereka.

Wush! Wush!

Fubuki dan Kongou yang merupakan penyerang langsung bergerak ke sumber musuh di ikuti oleh Ooi dan Kitakami, Naruto yang melihat itu menambah kecepetannya maju sedikit di ikuti Zuikaku dan Shoukaku di belakangnya.

" Seluruh senjata yang tadi aku perintahkan tetap pada posisi, namun pindah arah menuju arah jam 12 " Ucap Naruto sambil memutar badannya ke kanan membuat seluruh senjata yang mengarah jam 2 bergerak ke jam 12.

" Fire! " perintah Naruto

Boom! Boom!

Drrrrrrrt!

Suara tembakan beruntun kembali di layangkan oleh Naruto ke tempat musuhnya berada hingga membuat ledakan-ledakan sedang, Fubuki, Kongou, Ooi dan Kitakami yang bisa melihat pasukan musuh tengah terkena tembakan Naruto dan berusaha melawan namun tidak bisa karena tembakan beruntun Naruto terkagum.

" Ikuzo Minna kita tidak boleh membiarkannya menyerang Naruto-san! " ucap Fubuki " Yosh! Burning Love! " teriak Kongou sambil menghentakan tangannya ke depan.

Boooom!

Setelah itu seluruh meriam si Kongoupun menembakkan pelurunya membuat pasukan Musuh berbalik arah ke arah Kongou, Fubuki, Ooi dan Kitakami, namun pasukan musuh lebih dulu di jatuhkan menyisakan Dua Penjelajah ringan dan satu kapal induk.

" Tenggelamlah kalian " ucap Ooi melepaskan 4 torpedo ke laut " Ke dasar laut! " lanjut Kitakami juga melepaskan torpedonya.

Blaaaaar! Blaaar!

Dua Penjelajah Ringan musuhpun terkena Torpedo Ooi dan Kitakami, Fubuki yang tidak mau kalah ikut menembakkan meriam kecil di tangannya

Blaaar!

Mata Kiri Kapal Indukpun terkena Tembakan Fubuki, Kapal induk yang terkena menggeram ke arah Fubuki dan yang lain lalu bergerak mundur ke arah mendung, Semua yang melihat bernafas lega.

" Hmph! Padahal aku berharap mereka memberikan perlawanan " dengus Naruto lalu memutar badannya kembali dan mengembalikan posisi senjatanya " Tadi itu cukup bagus Naruto-san " ucap Shoukaku membuat Naruto meliriknya.

" Begitukah? " tanya Naruto " Um, Bukankah Anda pertama kalinya menggunakan alat seperti ini? " tanya Zuikaku.

" Tidak juga, sebenarnya aku memiliki alat seperti ini walau sistemnya sedikit berbeda, maka dari itu aku bisa memperhitungkan setiap serangan dengan akurat " jawab Naruto sambil menunjuk jamnya.

" Selain itu kalian juga tidak buruk juga, Saat kalian melawan mereka tadi, kalian memiliki keberanian melawan mereka lebih dekat, itu sudah cukup bagus " puji Naruto membuat semua yang di sana tersenyum.

" Selain itu... " gantung Naruto.

Kryuukk~

" Aku... Lapar sekali " lanjut Naruto lemas sambil mengelus perutnya membuat semua di sana tersenyum canggung karena mereka lupa memberitahu Naruto bahwa alat yang menempel di tubuhnya menggunakan bahan bakar Dari makanan di tubuh.

.

Industrion Weapon Dragons Warriors

.

Sementara itu di tempat pembuatan Tengu, tampak semua tengah beristirahat karena Persenjataan di kedua bahu Tengu belumlah selesai, Kelompok Naruto yang juga Istirahat tengah nimbrung tanpa Naruto dan tentu saja pokok pembicaraan mereka adalah Naruto.

" Menurut kalian, apa Naruto-kun akan baik-baik saja pergi Ke Truk? Aku dengar tempat itu cukup jauh " Tanya Irina sambil memakan dango miliknya " Mungkin Naruto akan baik-baik saja, lagi pula dia tidak pergi sendirian " ucap Kiba

" Tapi harus kau ketahui, bahwa di laut ada Naga yang bisa menghancurkan kapal " Ucap Xenovia keras " Jangan khawatir, Naru-kun pasti baik-baik saja " ucap Kurumi yang makan dengan tenang.

" Selain itu dia juga sudah di awasi oleh tiga pasukan Intel kepercayaan Kakashi " ucap Aiz yang juga makan dengan tenang " Eh? Siapa? " tanya Julis penasaran.

" Ibiki-san, Yamato-san dan Asuma-san, mereka mengawasi Naruto dari langit " jawab Aiz " Langit? " Beo Kirin, Saya dan Koneko.

" Legibratosexitto Pesawat Tempur Pasukan Intel yang berukuran 700 Meter yang berisikan persenjataan, pasukan dan naga-naga tempur yang terlatih, Naru-kun tidak akan sadar di awasi karena kapal ini bisa menjaga jarak dari jangkauan pendeteksi Naru-kun dan juga dia bisa menghilang layaknya bunglon " jawab Asia sambil memperlihatkan data pesawat besar membuat semua kecuali Kurumi dan Aiz menatap lekat data yang ada.

" Hehh~ Tidak buruk juga " gumam Julis " Tapi bagaimana jika ada musuh mengetahuinya dan menyerang kapal tersebut, Mustahil jika Naruto-kun menyelamatkan mereka bukan? " tanya Claudia menyampaikan pendapatnya.

" Claudia-san, Kau terlalu khawatir, Ayahku pernah berkata... " jeda Saya membuat semua menatapnya " " Orang yang memiliki kepintaran di atas manusia biasa tidaklah bodoh dalam mengambil langkah, apapun langkah yang akan di ambil pasti hasilnya akan sesuai yang dia inginkan, itulah yang ayah dapatkan dari cara pandang ayah terhadapnya. " Begitulah ayah bilang, maksud ayahku adalah Naruto-kun.. " jeda Saya kembali sambil meminum teh di gelasnya lalu meletakannya kembali.

" Bukanlah orang yang selalu mengambil langkah tanpa berpikir "

.

~ Naruto : The Dragon Future ~

.

20.00 PM

Naruto Side

.

Sruush!

Sementara di sisi Naruto dan Pasukan Fubuki, tampak mereka masih melanjutkan perjalanan dan kemungkinan Besok pagi mereka akan sampai, untuk Naruto saat ini dia di tarik oleh Senjata miliknya yaitu Redurora menuju Truk di lindungi Fubuki dan yang lain.

Selama di tarik Naruto juga membunuh beberapa ikan dan memakannya setelah memanggangnya menggunakan teknik-teknik api yang ada di jamnya.

Seperti saat ini, Naruto tengah melahap ikan yang dia dapat dari laut dan memakannya dengan tenang, sementara Fubuki dan yang lain melihat Naruto makan hanya diam sambil mengawasi sekitar, walau sebenarnya mereka lapar karena mencium bau masakan Naruto tapi Narutolah yang lebih membutuhkan Energi karena pertempuran tadi.

" Ne~ Shoukaku-san, saat ini posisi kita dari Konoha berapa? " tanya Naruto sambil memandang langit malam " Um? Sekitar 150 Km " jawab Shoukaku.

" Jadi sudah masuk Samudra Pasifik ya " gumam Naruto sambil memandang ke bawah " Ada apa Naruto-san? " tanya Zuikaku ketika melihat Naruto menunduk diam.

" Sebelum itu... Apa di organisasi kalian ini pernah di ajarkan cara menyerang Naga atau belum? " tanya Naruto sambil melirik Semuanya " Pernah beberapa kali karena ada naga liar yang menyerang tapi sekarang sudah cukup jarang " jawab Kitakami membuat Naruto menggumam.

" Lalu apakah di Organisasi Kalian ini mempunyai partner Naga? " tanya Naruto ingin tahu " Tidak. Kami hanya berlaut menggunakan ini saja jadi kami tidak pernah memiliki partner naga satupun " jawab Shoukaku

" Jadi begitu " gumam Naruto.

Nguuuuungg~

Naruto yang mendengar suara aneh langsung bersiaga membuat semua menatap aneh Naruto " Ada apa Naruto-san? " tanya Fubuki kebingungan.

" Kalian semua bersiap untuk bertempur melawan Naga " ucap Naruto menghentakkan tangannya ke bawah hingga mengeluarkan Pedang berwarna Hijaunya kembali. Semua yang mendengar nada serius Naruto langsung bersiaga.

" Kuso, Aku tidak bisa melihatnya karena tidak ada sinar " gumam Zuikaku " Jangan ada yang menyalakan lampu untuk melihat keadaan itu akan memberi tanda musuh ataupun naga untuk menyerang, bisa saja Naga yang di sekitar kita hanya lewat saja " perintah Naruto.

' Apa yang membuat naga datang kemari? Padahal di laut bebas seperti ini mustahil ada Naga yang terbang dari darat sampai sini ' batin Naruto ' Jika Naganya di air bisa saja, tapi apa yang memancing mereka? ' batin Naruto sambil melirik Jamnya yang menunjukkan radar dirinya dan pasukan Fubuki.

Namun berikutnya Naruto harus terkejut ketika melihat radarnya tepat di belakang mereka terdapat Enam Objek berenang cukup cepat ' Enam? Bagaimana bisa sebanyak itu? ' batin Naruto. Namun akhirnya Naruto sadar bahwa dirinya yang memancing mereka karena tadi selama perjalanan dia memanggang ikan dengan teknik api dari jamnya.

" Semuanya jaga kecepatan Kalian, sekarang kita tengah di kejar oleh enam objek naga di bawah air, mereka mengikuti kita karena aku memanggang ikan tadi " ucap Naruto memberi perintah " Eh! Lalu kita harus bagaimana? " tanya Ooi panik.

" biar aku memancing mereka, target mereka adalah aku. Jangan ada yang mengejar dan melawan mereka. Biar aku yang menghabisi mereka " ucap Naruto melesat lebih dulu dengan Redurora yang menariknya dengan cepat agar enam Objek berupa Naga di bawah air mengikutinya.

Dan benar saja enam Objek tersebut mulai mengejarnya membuat Naruto tersenyum karena dengan begitu korban tidak akan ada " Yosh, Dengan begini Aku mengandalkanmu Midrocremon, Lebriata " gumam Naruto sambil mengubah kembali Redurora menjadi pedang dan menghidupkan alatnya kembali setelah energinya cukup.

Bhaaaash!

Seketika Naruto harus di kejutkan ketika 5 meter di depannya terjadi hempasan Air dan memperlihatkan Sosok Naga besar berleher panjang berwajah seperti ikan paus dan memiliki sirip yang besar.

" Itu... " gumam Naruto menatap terkejut naga yang menghempaskan tubuhnya ke atas. Perlahan tubuh naga itu mengarah ke arahnya membuat Naruto tersadar dan bergerak ke samping untuk menghindari Naga tersebut.

Blaaarsh!

Tubuh Naga itupun kembali ke air namun kembali membuat hempasan Air, Naruto yang terkena hempasan air harus terpental sedikit namun masih bisa di kendalikan dan kembali menjauh sebelum enam naga yang sama menyerang kelompok Fubuki.

' Tidak mungkin... Bukankah itu Breugon? Naga yang sejenis dengan paus biru, aku pikir mereka tengah berada di eropa untuk melakukan popularitas di bulan ini. Tapi kenapa mereka bisa di sini ' Batin Naruto kalut.

' Selain itu aku tidak bisa membunuh mereka karena sedikitnya popularitas mereka ' batin Naruto lalu melirik ke belakang dan dia sudah bisa melihat bahwa pasukan Fubuki sudah sedikit jauh darinya ' Dengan begini semua akan aman ' batin Naruto tersenyum.

Bruk!

" Itte! " lenguh Naruto ketika menabrak sesuatu, Naruto yang merasa menabrak sesuatu menatap apa yang dia tabrak dan seketika mata Naruto melebar karena didepannya sudah ada salah satu Naga Breugon.

[" Energi Ini... Whitegon kah? "] Naruto yang mendengar suara dari naga di depannya seketika terkejut apalagi dia menyebutkan nama Whitegon " Kau... Bisa bicara? " gumam Naruto tidak percaya.

[" Tentu Saja. Hanya kami yang terpilih yang bisa berbicara oleh Manusia, bisa di bilang Naga-Naga pengikut Kami-sama "] ucap Naga di depannya penuh wibawa " Apa yang kalian inginkan dariku hingga harus mengejarku? " tanya Naruto sambil mengangkat tangannya memberi tanda agar tidak menyerang karena saat ini team Fubuki sudah di belakangnya sambil membidik Naga di depan Naruto.

Fubuki dan yang lain yang memang mendengar Naruto tengah berbincang dengan naga di depannya mengikuti perintah dan menunggu hingga akhir.

[" sudah lama kami mengincar Whitegon karena ada yang ingin kami bicarakan dengannya, tapi sepertinya kami salah karena sepertinya Whitegon menitipkan sedikit energi miliknya pada manusia sepertimu "] ucap Naga Breugon di depannya [" Siapa Namamu nak? "] tanyanya.

" Naruto... Uzumaki Naruto, itulah namaku " jawab Naruto [" Naruto kah?... Jadi Naruto... Apa kau tahu di mana Whitegon? "] tanya Naga Breugon pada Naruto.

" Sejujurnya aku tidak ingin menjawab karena bisa saja nyawanya terancam tapi aku akan mengatakan kodenya saja, dia tengah ada di semak-semak, dia ada di dinding api mustahil untuknya dan yang lain pergi, jadi mustahil untuk Anda menemuinya " ucap Naruto serius, dirinya tentu tak bisa memberitahukan keberadaan Whitegon setelah kejadian kemarin tentu dia tidak ingin terjadi sesuatu di konoha tanpanya, tapi walaupun begitu sebenarnya dia juga sudah mempersiapkan pertahanan laut yang dia buat dulu bersama Jiraiya.

Sementara Naga Breugon yang berbicara dengan Naruto paham betul setiap perkataan Kode Naruto, Semak-semak artinya sembunyi, Dinding Api? Tentu saja arti kata api pada jepang adalah satu kota...

Konoha.

[" Kenapa? "]

" Karena sebuah insiden kemarin dia melawan dua temannya yang dulu menghancurkan pulau Kitrugon, Black dan Blue " jawab Naruto [" Kalau begitu kapan kami bisa bertemu dengannya? "] tanyanya.

" Sekitar 3 hari dari sekarang Di Konoha, tapi aku perintahkan pada kalian ke Konoha dan terus menunggu di dalam air, aku akan memberitahukan Whitegon bahwa kalian ingin bertemu dengannya " jawab Naruto membuatkan jadwal, kenapa? Karena dia ingat Whitegon akan datang ke perlombaan berikutnya dan Lomba tersebut di adakan di pelabuhan konoha.

[" Arigato Anak muda, bagaimana kami membalasnya? "]

" Hm~ sejujurnya aku tidak ingin tapi melihat waktu yang mepet jadi aku ingin satu dari kalian menarik kami menuju Pulau Truk " ucap Naruto mengingat akan proyeknya untuk Tengu, mustahil jika dia seperti ini terus, maka dari itu dengan salah satu Breugon mereka bisa mempersingkat waktu.

" Tapi sebelum itu beritahu aku ada perlu apa kalian dengan Whitegon? " tanya Naruto menyipitkan matanya [" Pulau Kitrugon... 24 Jam "]

Deg!

Seketika tubuh Naruto menegang ketika mengerti kode tersebut " Kalian... Sebenarnya apa hubungan kalian dengan Whitegon? " gumam Naruto.

[" Bisa di bilang dia.. Adalah Tuan kami, karenanya dan Ibunya, Kami selamat dari kepunahan "] jawab Naga tersebut " Bagaimana bisa aku mempercayai kalian? " tanya Naruto

[" Kami tidak memaksamu untuk percaya, tapi... "] Jeda Naga itu sambil membuka mulutnya dan mengeluarkan sebuah Mutiara berukuran bola sepak berwarna Putih " Apa... Itu? " gumam Fubuki penasaran begitupun yang lain termasuk Naruto

Sret!

Naga itupun menyerahkan bola tersebut dengan lidah panjangnya kepada Naruto, sementara Naruto yang di berikan hanya menatap bingung dan mencoba mengambilnya tapi...

Deg!

" Ugh! " lenguh Naruto merasakan kepingan-kepingan memory memasuki kepalanya, dengan cepat Naruto melepas tangannya dari bola tersebut lalu menutup bola tersebut dengan Kain " Hah.. Hah.. Hah.. " Fubuki dan yang lain yang melihat Naruto tiba-tiba terengah-engah menatap khawatir Naruto.

" Kalian... Hah.. Hah.. Berutang penjelasan denganku.. " ucap Naruto dengan terengah-engah dan menatap tajam naga di depannya ini

[" Kalau begitu, biarkan kami mengantar kalian dengan selamat, lagi pula kau adalah pesan penting bagi kami agar bertemu Whitegon "] jawab Naga di depan [" Sebelumnya maafkan aku yang belum memperkenalkan diri, namaku Demileubo, Anda bisa memanggilku Leu "] lanjutnya.

" Yosh! Mohon bantuannya Leu-san " ucap Naruto sambil tersenyum lemah.

.

Sruuush~

Pada akhirnya Naruto dan yang lain di tarik oleh Leu menuju Truk dengan di kelilingi Lima spesies Breugon, Naruto yang pertama kalinya di tarik oleh Breugon tersenyum puas, dia tidak boleh melewatkan moment satu ini.

" Dengan begini kita bisa menghemat waktu kita " gumam Naruto tenang [" Ngomong-ngomong Naruto-sama, Kenapa Anda ingin ke pulau Truk? "] tanya Leu penasaran.

" Ada yang harus aku temui di sana, aku memiliki urusan terhadap sebuah benda ataupun sesosok manusia " jawab Naruto membuat Leu kebingungan [" Aku tidak begitu mengerti yang pasti kau memiliki urusan yang cukup penting "] balas Leu.

" Ya~ bisa di bilang begitu " balas Naruto lalu melirik para perempuan yang tertidur di atas tubuh Leu karena lelah, Naruto yang melihat itu mengulum senyum.

Deg!

" Ugh! " lenguh Naruto sambil menyentuh mata kanannya yang tiba-tiba terasa sakit, mata kiri Naruto melebar bersama sedikit keringat dingin mengalir di wajahnya, dirinya lalu menatap Leu dengan pandangan tajam.

" Leu-san, Ada yang ingin aku katakan padamu " ucap Naruto serius [" Tentang Apa? "] tanya Leu penasaran.

" Jika ini benar, aku harap kau melakukan apa yang ingin aku katakan ini " ucap Naruto memandang tajam ke belakang.

.

.

Senin, 12 November 2090

Naruto Side

07.00 AM

.

Di pagi yang cerah nampak matahari telah terbit dan mulai naik ke atas untuk memancarkan sinarnya pada dunia, Fubuki dan yang lain juga sudah bangun dari tidur mereka sementara Naruto masih terjaga karena urusannya kemarin malam dengan Leu.

Naruto dan yang lain bisa melihat pulau di depan mereka menyipitkan matanya karena pulau di depan mereka adalah [" Itu adalah Truk, kita sudah sampai "] ucap Leu membuat semua menghela nafasnya

" Akhirnya sampai lebih cepat dari dugaanku " gumam Naruto menghela nafasnya. Perlahan semua mulai mendarat dan menghilangkan Alat Mereka, Naruto yang masih di air saat ini tengah menatap serius Leu.

" Kau tahu harus apa jika sudah sampai sana Leu-san " ucap Naruto [" Hm, Jaga dirimu Naruto-sama "] ucap Leu lalu melaut kembali menuju Konoha, setelah urusannya selesai, Naruto mulai ke darat menyusul Fubuki dan yang lainnya.

" Jadi ini pulau Truk " gumam Kitakami yang melihat keadaan Pulau " Ini pertama kalinya aku ke pulau penuh sejarah tahun 1943, ternyata ekosistem hutan ini masih sempurna " gumam Naruto yang telah melepas alatnya dan juga menatap sekelilingnya.

Tap! Tap!

Pandangan Naruto dan yang lain teralih ke sumber suara langkah kaki yang mendekati mereka hingga memperlihatkan sosok perempuan dengan payung khas jepang.

" Selamat Datang di Pulau Truk, Namaku Yamato " ucap perempuan bernama Yamato, Naruto yang melihat bahwa wujud Yamato adalah perempuan di depannya tentu terkejut ( Dengan rona tipis di pipinya ) " Siap membantu kalian " lanjutnya sambil tersenyum.

" H-Heeh!? Ka-Ka-Kau s-si kapal Ya-Yamato?! " tanya Naruto dengan wajah terkejut " Um? Kalau tidak salah... Ah! Uzumaki Naruto-san kah? " gumam Yamato memandang Naruto dengan mata membinar

" A-Ah, Apa kau sudah tahu akan kedatanganku kemari? " tanya Naruto mencoba bersikap tenang " Um, Nagato-san sudah memberitahukan akan kedatanganmu untuk menemuiku dan Saudariku " Jawab Yamato.

" Saudari? " beo Naruto " Kita akan lanjutkan nanti saja, lebih baik kalian ikut aku lebih dulu ke markas " ajak Yamato berjalan lebih dulu di susul yang lainnya

" Jadi... Yamato-chan, Apa maksudmu dengan saudarimu? Apakah mereka kapal sungguhan? " tanya Naruto yang berjalan di samping Yamato " Um benar sekali " jawab Yamato sambil menganggukkan kepalanya.

" Etto... Sudah berapa lama kau tinggal di pulau ini? " tanya Naruto penasaran " umur kita sama Naruto-san, tapi umurku sebenarnya adalah 20 tahun" jawab Yamato membuat Naruto menggumam.

" 20 tahun ya. Apa kau pernah berlayar menuju suatu tempat, Misalnya Konoha mungkin? " tanya Naruto, namun kali ini ekspresi murung yang dia dapatkan " Soal itu... " gumam Yamato.

" wah! Apa itu? " Naruto yang mendengar teriakan Kongou menoleh sesaat lalu memandang ke depan dan dirinya bisa melihat sebuah Pangkalan besar dengan Tiga Kapal laut Yamato tengah di operasi pembersihan, Naruto yang melihat itu tentu saja terkagum.

" Ini pertama kalinya aku melihat kapal sejarah itu " gumam Naruto " Minna-san, bagaimana jika kalian beristirahat dan makan sarapan yang telah di sediakan. Selain itu gadis-gadis kapal lain juga sudah sampai di sini? " tawar Yamato sambil tersenyum, namun Naruto tahu itu senyuman yang sedikit di paksakan.

" Ah! Boleh juga "

" Lagi pula kami lapar juga "

Naruto yang ada di samping Yamato hanya diam, dia berpikir kenapa wajah Yamato tampak murung tadi ' Mungkin nanti akan aku tanyakan ' batin Naruto.

.

Saat ini Naruto dan yang lain telah sampai di sebuah bangunan yang Naruto yakini sebagai pangkalan bagi gadis-gadis di sampingnya ini " Ini adalah bangunan penting untuk menunjang kelancaran Operasi FS " ucap Yamato memberitahu.

" Operasi FS kah? Sudah lama sekali aku tidak mendengar nama Operasi itu " gumam Naruto

Note dari Author : ada yang tahu gak arti Operasi FS kalau ada yang tahu kasi info dong.

" Fubuki-chan! " Naruto yang mendengar memanggil Fubuki menoleh dan melihat dua gadis seumuran Fubuki berlari ke arah Fubuki " Mutsuki-chan, Yuudachi-cham! " gumam Fubuki berlari ke arah dua temannya lalu memeluknya.

" Ne Yamato-chan, bisakah aku mendapatkan makanan kami sekarang? Aku sudah sangat kelaparan? " tanya Kongou tidak sabar " Ah, silahkan lewat sini " ajak Yamato.

Sementara yang lain telah masuk, Naruto masih berdiri di luar sambil menatap langit yang cerah dirinya cukup kagum dengan tempat yang sekarang dia injak ini, walaupun di buatkan pangkalan besar, ekosistem di pulau ini masihlah cukup stabil.

" ada apa Naruto-san? " tanya Kitakami ketika melihat Naruto masih berdiri di tempat " Ah, tidak... Bukan apa-apa " jawab Naruto lalu mulai masuk ke dalam

.

.

Kurumi Side

.

Tap! Tap!

Sementara itu di sisi Kurumi, saat ini dia tengah berjalan di sebuah gang yang cukup jarang di lewati orang sambil membawa beberapa makanan. Dia memang di suruh oleh Asia untuk membeli bahan makanan dan tentu saja dia menerimanya dengan tulus untuk melakukannya.

Selain itu jalan yang saat ini dia lewati adalah potongan jalur agar cepat Di Tempat Pembuatan Tengu berada.

Tap!

Namun langkah Kurumi terhenti ketika melihat sosok Black Army menghadang jalannya, pandangan Kurumi teralih ke segala arah dan rupanya dia juga sudah di kepung oleh banyak Black Army.

" Hehh~ Ada apa hingga kau ingin bertemu denganku Danzo? " tanya Kurumi dengan nada lembut

Tap!

Tak lama setelah itu muncul sosok Danzo dan menatap tenang Kurumi " Kau, bergabunglah dengan organisasiku " perintah Danzo.

" Hah? Bergabung untuk apa? " tanya Kurumi walau dia sebenarnya tahu apa tujuannya " Untuk... "

" Membuatmu menjadi Hokage? Maaf saja aku tidak berniat tua bangka " potong Kurumi " Yang menjadi Hokage yang pantas adalah Naru-kun, kau yang memiliki sifat arogan pasti akan menerima akibatnya jika bermain kotor " ucap Kurumi sambil mengangkat dagunya dan menatap Danzo dengan seringai yandere miliknya, tak Lupa dengan Zafkennya yang menyala terang

" Sepertinya tak ada cara lain selain membunuhmu, dan juga aku akan mengambil matamu itu " ucap Danzo melesat ke arah Kurumi di ikuti 50 pasukan Danzo

" Membunuhku? Mengambi mataku? "

Tik!

Jraaaaaaash! Bruk!

Baru sedetik setelah mengatakan tersebut seluruh pasukan Danzo mati mengenaskan dengan tubuh hancur membuat lautan darah dan dinding di penuhi darah, bahkan daging-daging kecil, bekas otak yang hancur, mata yang hancur, tulang-tulang manusia, jantung yang hancur menjadi kecil-kecil ikut menempel dan memenuhi gang tersebut.

Mungkin jika ada orang biasa yang melihat pasti mereka akan ketakutan, muntah di tempat dan ngompol di celana, itulah yang hampir dirasakan Danzo saat ini di mana dia bisa melihat anak buahnya mati hanya dalam sedetik, tidak dengan dirinya yang saat ini di cekik dari leher hingga kaki oleh tangan berukuran besar yang muncul dari tanah.

" Khuhuhu, apa kau yakin bisa membunuh waktu? " tanya Kurumi menatap Danzo dengan senyum mengerikan miliknya " Sayang sekali, kau tidak bisa membunuh waktu begitu mudah, karena waktu... " jeda Kurumi

" Mengatur segalanya "

Jraaaash!

Tubuh Danzopun hancur dan memuncratkan darah hingga mengenai sedikit pipi Kurumi, Kurumi yang melihat Danzo mati di depan matanya menatap datar hal tersebut " Izanagi... Tidak aku sangka kau akan menggunakan teknik terlarang itu " gumam Kurumi sambil melirik ke belakang di mana tampak Danzo berdiri tenang namun ekspresi di dalamnya terkejut karena mengetahuinya.

" Kau pasti berpikir kenapa aku mengetahuinya. Tentu saja karena aku juga tahu bahwa kabar di mana Orang-Orang Uchiha mati satu persatu dan tidak ada yang mengetahuinya karena bukti dari pembunuhan juga di hapus bersih, Dan orang yang membunuh mereka, adalah kau bukan? " tanya Kurumi sambil menyeringai keji.

" Sepertinya kau benar-benar harus di bunuh " gumam Danzo benar-benar tidak suka jika rahasianya terbongkar " Khuhuhu, sayang sekali padahal aku ingin membunuhmu tapi sepertinya bukan aku yang harus membunuhmu " ucap Kurumi yang perlahan di telan lubang hitam di bawahnya.

" Tapi aku akan menantikan hal itu " ucap Kurumi sebelum hilang sepenuhnya meninggalkan Danzo seorang diri.

.

Demileubo Side

.

Sementara itu di sisi Leu tampal saat ini Leu berenang bersama teman-temannya hingga harus berhenti karena terdapat seseorang dengan naga berbentuk ular menghalangi mereka.

" sepertinya kalian cocok untuk menjadi percobaan " gumam sosok tersebut menyeringai [" Sepertinya perkataan Naruto-sama benar "] gumam Leu.

" khuhu, sepertinya kau mengetahui soal anak itu " tawa keji orang tersebut [" Tapi sayang, jika kau ingin melakukan sesuatu pada kami, sungguh di sayang "] ucap Leu.

Bwuuushh~

Sosok itu harus terkejut ketika enam Naga berjenis Breugon tiba-tiba mengembung seperti balon [" Kami bukanlah asli "]

Blaaaaaaaaar!

Terjadi ledakan besar di tengah lautan pasifik hingga membuat hempasan air yang ke langit cukup besar.

.

Naruto Side

.

Sementara itu pada Naruto. Saat ini dia tengah berendam air hangat karena sore nanti dia akan kembali ke konoha dengan cepat karena lomba berikutnya adalah Besok.

Sshh!

Naruto yang bisa mendengar suara seperti ledakan menoleh dan dia bisa melihat hempasan air yang melambung tinggi " Jadi benar " gumam Naruto menghela nafasnya.

" Sebaiknya aku cepat mendapatkan data senjata Yamato lalu kembali ke Konoha " gumam Naruto mulai bangun dari aksi berendamnya dan mulai mengeringkan badannya dan menggunakan pakaiannya kembali.

.

Tap! Tap!

Saat ini Naruto berjalan tenang menuju pangkalan Laut di mana Kapal Yamato berada, Naruto yang melihat sebuah kapal kecil yang dia kenal menaikkan sebelah alisnya " Harekaze? Bagaimana bisa mereka di sini? " gumam Naruto.

" Mereka tengah mengisi persediaan mereka karena setelah melakukan latihan mereka " Naruto yang mendengar jawaban menoleh dan mendapati Yamato yang berjalan ke arahnya.

" Yamato-chan " gumam Naruto " Apakah Anda akan memulainya Naruto-san? " tanya Yamato.

" um, Aku harus cepat karena perlombaannya besok " jawab Naruto berjalan kembali menuju salah satu kapal Yamato di ikuti Yamato ( manusia ) di belakangnya.

Setelah sampai di meriam utama Yamato, Naruto mengetik hologramnya lalu menyentuh Meriam Utama Yamato yang berukuran besar tersebut.

[" Scaning Weapon "]

Twuung~

Seketika Muncul cahaya berwarna biru yang memindai senjata Yamato, butuh waktu lima menit hingga pemindaian selesai

[" Scaning Weapon, Complete! "]

[" Access Data Base to Falbium "]

" Yosh, dengan begini sudah selesai " gumam Naruto lalu berbalik menatap Yamato " Kau punya waktu Yamato-chan? " tanya Naruto membuat Yamato sedikit tersentak.

" A-Ah, Ha'i aku juga tidak terlalu sibuk saat ini " jawab Yamato " Ikutlah denganku, ada yang ingin aku bicarakan " ucap Naruto berjalan menjauh dari pangkalan di ikuti Yamato di belakangnya.

Yamatopun mengikuti kemana Naruto melangkah hingga mereka akhirnya berhenti di pantai dengan berdiri di bawah dua pohon kelapa.

" Jadi apa yang ingin Naruto-san tanyakan? " tanya Yamato memulai pembicaraan " Apa benar bahwa selama 20 tahun kau tidak pernah berlayar ke manapun ataupun bertempur seperti gadis lainnya? " tanya Naruto serius.

Yamato yang di tanyai hal seperti itu terdiam sambil menundukkan wajahnya " Itu benar " jawab Yamato lemah " Kenapa? " tanya Naruto sambil melirik Yamato.

" Kau pasti tahu bahwa aku harus menggunakan banyak persediaan untuk aktif, karena persediaan makanan di tempat ini yang sedikit jadi aku susah untuk aktif " jawab Yamato memberikan jawaban yang logis, Naruto yang mendengar itu menggumam lalu kembali menatap pantai yang indah saat ini.

" Apa kau ingin berlayar seperti gadis-gadis lainnya? " tanya Naruto " Jika bisa... Aku ingin sekali " Jawab Yamato sambil memandang pantai dengan senyum tipis di bibirnya.

" Baiklah, itu saja yang ingin aku tanyakan dan Yamato-chan, Ada yang ingin aku katakan padamu " ucap Naruto sambil menghadap ke arah Yamato " Layar yang di gulung tidak akan mendorong kapal, layar yang di kibarkan akan mendorongmu dengan bantuan angin. Yang ingin aku katakan janganlah takut untuk berlayar, berlayarlah atas dorongan hatimu karena jika kau hanya berdiam diri, kau akan menyesal " ucap Naruto lalu melangkah pergi menuju pangkalan kembali karena urusannya saat ini bersama anggota Harekaze.

Yamato yang mendengar itu terdiam sebelum tersenyum lalu memandang pantai yang indah.

.

14.00 PM

.

Sementara di pangkalan air, tampak Harekaze tengah di perbaiki oleh kru pelabuhan Truk dan juga mengganti meriam Harekaze, selain melakukan perbaikan Harekaze juga tengah melakukan penambahan persediaan mereka, salah satu orang anggota Harekaze yang melihat Naruto ke arah mereka terkejut.

" A-Anda... " gumam orang tersebut " Hm~ jadi anggota Harekaze adalah para murid dari sekolah Blue Mermaid ya " gumam Naruto memandang satu persatu anggota Harekaze.

" A-Anda, bu-bukankah Anda Uzumaki Naruto? Kenapa a-anda di sini? " tanya salah satu orang dengan rambut di ikat pony tail berwarna hitam " Hm? Aku memiliki urusan dengan kapal besar tersebut, selain itu aku dengar kalian tengah mengisi persediaan kapal kalian, apa itu benar? " jawab Naruto lalu bertanya balik.

" U-Um, itu memang benar "

" Ke mana kalian akan pergi? " tanya Naruto serius " kembali ke Konoha " jawab Perempuan dengan tablet di tangannya

" Jadi kalian akan berlabuh Ke Konoha juga? "

" Um " jawab semua anggota Harekaze " kalau begitu bolehkah aku menumpang? Kebetulan aku harus ke konoha juga " ucap Naruto membuat kesepakatan.

" Benarkah? " tanya perempuan dengan topi kapten menatap Naruto dengan mata membinar " Um " jawab Naruto mengangguk kepalanya membuat semua di sana bersorak gembira.

" Apa kau sudah mau kembali Naruto-san? " Naruto yang mendengar suara Fubuki menoleh dan mendapati Fubuki tengah menatapnya dengan ekspresi murung " Maa~ bisa di bilang begitu. Selain itu besok adalah mulainya Lomba jadi aku tidak bisa berlama-lama " jawab Naruto sambil berbalik menatap Fubuki.

" Jadi begitu " lirih Fubuki " Apa kau kesepian? " canda Naruto membuat Fubuki menatapnya sebal, namun Naruto yang melihat Ekspresi itu hanya tersenyum.

Sret!

Swush!

Setelah itu Naruto membuat tanda jari di dadanya dan perlahan muncul sosok Duplikat Naruto di sampingnya membuat semua yang di sana terkejut.

" Jangan Khawatir, tiruanku akan membantu anggotamu untuk Operasi FS Kalian. Walaupun dia duplikat dia tetaplah diriku " ucap Naruto membuat Fubuki tersenyum senang.

" Ohey, apa kau yakin? " tanya Naruto Cloning " Um, lakukan saja " jawab Naruto asli sambil mengangguk.

" hahh~ Ha'i-Ha'i "

" Lalu, kapan kita bisa berangkat? " tanya Naruto pada kapten Harekaze " semuanya sudah selesai kita bisa berangkat sekarang " jawabnya membuat Naruto mengangguk paham.

" Jaa~ Aku kembali dulu, Jaa Na~ " ucap Naruto Asli sambil menaiki Harekaze " Itterashai, Hati-Hati Naruto-san! " balas Fubuki sambil melambaikan tangannya.

Wuuuushh~

Kapal Harekazepun mulai berlayar menuju Konoha dengan kecepatan 20 knot mereka, Naruto yang sudah berlayar dengan kelompok Harekaze hanya menggumam di atas tempat Kapten dan Nakoda berada.

" Saatnya kembali "

.

.

.

Akame Side

20.00 PM

.

Sementara itu di sisi Akame, tampak saat ini Akame tengah duduk di kursinya sambil menatap bosan denah Pulau Jepang dia bisa melihat bahwa Naruto tidak ada di Konoha, Kirigaku, Kumogaku, Iwagaku ataupun Sunagaku dan satu kesimpulan yang Akame punya yaitu bahwa Naruto tengah keluar ke sebuah pulau di luar jepang.

" haahh~ " hela nafas Akame sambil memejamkan matanya lalu membuka matanya " Ada apa kau datang menemuiku... " jeda Akame sambil melirik ke belakang " Tokisaki Kurumi-san? " tanya Akame pada sosok perempuan yaitu Kurumi yang muncul dari lingkaran Hitam di belakang Akame.

" Hanya menanyai beberapa hal mengenai Black Army " jawab Kurumi sambil tersenyum tipis " Black Armykah? Sudah lama sekali aku tidak ke sana " gumam Akame sambil menerawang langit malam.

" Jadi... Apa yang ingin kau tanyakan? " tanya Akame sambil melirik Kurumi " Pembunuhan Orang penting Clan Uchiha, kejadian yang di mulai tanggal 9 Agustus hingga 28 Oktober, pembunuhan ini terjadi secara berturut selama 2-3 minggu, total orang yang mati sekitar 26 orang dengan jantung tertusuk dan dua mata mereka hilang. Namun kasus tersebut di tutup untuk publik dan hanya orang tertentu yang mengetahuinya. Apa kau bisa beritahu aku apa maksud dari semua itu? "

Akame yang mendengar itu sedikit terkejut karena Kurumi mengetahui hal tersebut, namun keterkejutannya tidak berlangsung lama karena dia tahu, bahwa Kurumi mengetahui hal tersebut dengan Zafken miliknya, atau mungkin dia sempat bertarung dengan Danzo.

" Hahh~ kasus itu ya " gumam Akame menghela nafasnya " Katerea kau di sana bukan? " panggil Akame sambil melirik ke arah lemari pakaiannya.

Wush!

Tak lama setelah itu datang sosok wanita bernama Katerea dengan wajah serius " Kau mendengarnya bukan? Bisa kau jelaskan mengenai itu? Dulu kau ikut beroperasi di kasus itu jadi kau pasti tahu detilnya " ucap Akame.

" Apa boleh? " tanya Katerea " Hmm~ Sebenarnya aku khawatir karena bisa saja ada yang mengawasi " Gumam Akame sambil berpikir.

" Soal itu jangan khawatir " ucap Kurumi melebarkan Zafkennya.

Deg!

Seketika Akame dan Katerea harus tersentak ketika waktu tiba-tiba berhenti kecuali mereka yang bisa bergerak bebas di waktu yang berhenti begitu juga Kurumi " Dengan begini semua akan diam tanpa mengetahui pembicaraan kita, jadi bisa kau beritahu? "

.

Naruto Side

.

" Ugh! " sementara di sisi Naruto tampak Naruto melenguh sambil menyentuh mata kanannya yang masih di perban, setelah itu Naruto menatap lemas ke depan karena dia tahu siapa penyebab matanya tiba-tiba Perih " Kurumi-nee-san "

.

Back To KuruAkaKate

.

" Boleh saja. Tapi kami meminta satu permintaan " ucap Katerea " Kau ingin kau dan anggota yang lain bebas dari kekangan Black Army seperti Akame-san bukan? Hal itu bukanlah masalah " ucap Kurumi.

" Sejujurnya karena kasus itu aku, Akame dan teman-teman kami sungguh tidak kuat melanjutkan tugas karena membunuh orang yang tak berdosa, tapi Danzo-sama memaksa kami untuk membunuh orang-orang Uchiha tersebut.

Danzo-sama berniat menggunakan mata orang-orang Uchiha untuk menggunakan teknik Izanagi jika saja dia mati, mata-mata itu di transplantasikan di lengannya yang di perban di mana tangan itu merupakan tangan yang di buat dari sel Hashirama Senju. " ucap Katerea bercerita.

" Dan tangan itu di buat oleh rekannya, Orochimaru. Orochimaru bekerja sama Dengan Danzo karena dia memiliki niat untuk membunuh Sandaime Hokage, Hiruzen Sarutobi. Karena tidak memungkinkan bisa mengalahkan Hiruzen seorang diri, Orochimaru bekerja sama dengan Danzo dan menyarankan hal tersebut yaitu membunuh 26 orang Uchiha " lanjut Katerea.

" selain itu rencana dari membunuh 26 orang tersebut bisa membuat bencana jika saja The Saphire di miliki oleh Danzo karena dengan begitu dia bisa membuat setiap mata dari orang yang di bunuh memiliki kekuatan Kotoamatsukami " ujar Akame mengambil alih cerita.

" Oh~ Kotoamatsukami kah? Teknik yang bisa mengatur pikiran lawan melalui Genjutsu, dan teknik itu hanya di miliki oleh satu orang Uchiha " gumam Kurumi menyeringai tipis " Uchiha Shisui ".

" Kau kenal dengannya? " tanya Katerea sedikit terkejut " Sedikit. Dan juga aku tahu bahwa Danzo sudah mengambil sebelah mata Danzo dan mentransplantasikannya ke mata kirinya " jawab Kurumi.

" Dan Juga aku bisa merasakan bahwa sebelah mata Shisui ada di mata kiri Naru-kun " Katerea dan Akame yang mendengar itu terkejut " Tunggu dulu, bukankah mata Uchiha selalu hitam, jika begitu bukankah harusnya mata kiri Naruto berwarna hitam? " tanya Akame.

" Itu memang seharusnya, tapi sepertinya Dia menyalurkan kekuatan Sharingannya ke pada mata kiri Naruto sehingga membuat kebutaan pada mata Shisui dengan begitu Danzo tidak bisa mengambil matanya " jawab Kurumi menjelaskan.

" Dari mana kau mengetahuinya? "

" Heh! Kau pikir siapa aku ini? " dengus Kurumi " Tapi beruntung saja The Saphire membangkitkan Kekuatan Tersembunyi milik Naruto jadi dengan begitu mereka harus menunggu sekitar 6 bulan untuk pengisian kembali energi The Saphire " lanjut Kurumi membuat dua perempuan di sana terkejut.

" Apa?! Kekuatan Naruto-san bangkit? " tanya Akame benar-benar terkejut " Um, Itu memang benar "

" Tapi kenapa dia tidak ingin menunjukkan kekuatannya saat lomba melainkan menggunakan alatnya saja? " tanya Katerea penasaran " Itu karena dia menyembunyikan kekuatannya dari semua orang agar dirinya tidak di incar oleh siapapun, bayangkan jika kau menjadi seperti Naru-kun apa yang akan kalian lakukan? " jawab Kurumi lalu memberikan pertanyaan pada dua perempuan didepannya

" Maa~... Itu memang benar " gumam Akame, dia berpikir matang-matang apa yang di katakan Kurumi ada benarnya, dia tidak mau terlalu mencolok hingga di incar oleh orang-orang jahat.

" Selain itu ada satu pertanyaan lagi yang ingin aku tanyakan " ucap Kurumi mulai duduk di Kasur milik Akame " Apa itu? " tanya Akame.

" Kudeta Kota Konoha, Apa kalian mengetahui hal itu? " tanya Kurumi membuat Katerea dan Akame sedikit tersentak karena menanyakan hal itu " Kudeta Kota Konoha kah..., sudah lama aku tidak dengar rencana itu. Apa rencana itu masih berjalan Katerea? " gumam Akame lalu bertanya pada rekannya.

" Um, Aku dengar rencana itu akan berjalan saat turnament final Dragons Champions di mulai " jawab Katerea " Siapa saja yang ikut? " tanya Kurumi.

" aku dengar Danzo sama sudah bekerja sama dengan Kota Amegaku ( Pulau kecil dekat Korea ) dengan menyiapkan 1.000.000 penunggang naga dan 500.000 pengguna mesin robot, selain itu Danzo juga bekerja sama dengan Orochimaru dan lagi baru-baru ini Danzo memiliki alat besar seperti cacing yang dia curi dari pabrik besar Konoha " jawab Katerea.

" jadi dia yang mencuri alat itu " gumam Akame menahan emosinya " Hehh~ cukup banyak juga ya, tapi sepertinya itu bukanlah masalah bagiku, Naru-kun dan yang lain " gumam Kurumi menyeringai sadis.

" Ugh, Kau yang membantai 50 pasukan Danzo tadi siang, sepertinya memang bulan masalah untukmu ne " gumam Katerea gugup jika, jika dia ikut tadi mungkin dia sudah menjadi cincangan daging kecil " Tapi aku peringatkan saja Mereka bukanlah orang sembarangan yang menyerang konoha tanpa persiapan. Semua sudah di atur oleh Danzo dan Orochimaru begitu membaca data-data orang hebat di Konoha " ucap Akame memberi peringatan.

" Hoo~ jadi tua bangka itu sudah mempersiapkan segelanya kah? Maa~ seperti yang aku katakan bukan masalah bagiku, Naru-kun dan yang lain jika berhadapan dengan mereka semua karena kami.. " jeda Kurumi yang perlahan di telan lubang hitam " juga sudah mempersiapkan semuanya " lanjut Kurumi setelah menghilang sepenuhnya.

" Arigato atas jawabannya " Akame dan Katerea yang mendengar itu hanya diam, waktu juga sudah berjalan dengan normal kembali dan semua orang bisa bergerak kembali ( Saat Kurumi menghentikan Waktu, Kurumi hanya menghentikan waktu seluruh Jepang, namun waktu dari detik ke menit dan menit ke jam tetap jalan ).

" apa yang akan kita lakukan berikutnya Akame? Apa kita bisa mempercayai mereka? " tanya Katerea sambil melirik Akame.

" Kau pikir siapa yang bisa membuatku keluar dari Organisasi tua bangka itu hingga sekarang? Bahkan orang itu sama sekali tidak ada niat untuk membawaku kembali. Seperti yang di katakan Oleh Naruto-san, jika dia memang menganggapku dia seharusnya mencariku dan mengajakku pulang. Tapi aku hanyalah di anggap boneka yang bisa di peralat hingga tidak berguna lalu di buang " ucap Akame mengeluarkan sedikit emosinya, Katerea yang melihat itu hanya bisa diam.

" terserah padamu kau ingin percaya mereka atau tidak, bagaimanapun aku akan tetap percaya pada mereka " ucap Akame tegas, Katerea yang mendengar itu kembali terdiam hingga akhirnya dia menghela nafasnya dan menatap ke arah Akame.

" Aku akan mengikutimu Akame "

.

Other Place

.

Sementara itu di suatu tempat tampak sosok pemuda dengan keriput dan pedang di punggungnya saat ini tengah berada di sebuah pertebingan yang cukup jauh dari Kota Konoha. Pemuda tersebut yang merasakan hawa kehadiran menoleh dan mendapati sosok perempuan keluar dari lubang hitam dan menatap pemuda di depannya dengan senyum mengerikannya.

" kau... " gumam pemuda tersebut " Fufufu~ sepertinya ada yang harus kita bicarakan... "

.

.

.

" Uchiha Itachi "

.

.

.

.

.

.

TBC

Selanjutnya di Naruto : The Dragon Future

" Akhirnya Lomba ke tiga di mulai juga ya "

" Tapi di mana Danchou? Apa dia belum kembali? "

" Silahkan di mulai lombanya, Danchou sebentar lagi juga akan datang "

" Yosh! Maaf atas keterlambatanku "

" Heh! Adu gulat huh? Boleh juga "

Selanjutnya Chapter 23 : Dragons Champions Arc III : The Rings Dragons part I ( Babak penyelisihan )

.

Note : Yosh! Ketemu lagi dengan si Author nih, bagaimana cerita kali ini? Hahaha maaf jika kurang seru juga misalkan karena menggabung cerita ini dengan berbagai anime cukuplah menyulitkan, Anime yang telah di gabung dari segi pair dan alur adalah anime Accel World, Mahouka Koukou No Rettousei, Astersik Battle Gakuen, Infinite Stratos, Kantai Collection, Haifuri dan lain-lain. Ini adalah Cerita pertama saya yang menggabungkan berbagai anime, walau alurnya buatan tersendiri tapi ada beberapa alur yang saya ambil dari beberapa Anime tersebut.

Kali ini tidak ada bagian Actionnya melainkan Gore dari Kurumi. Kalian paati penasaran dengan Sifat Kurumi kali ini bukan? Sebenarnya apa rencana Kurumi?

Selain itu Kudeta Uchiha benar-benar akan terjadi di sini nanti seperti di canon tapi dengan kasus rahasia di mana tak seorangpun tahu selain beberapa orang tertentu yang akan saya beritahukan nanti di chapter mendatang.

Lalu Tengu? Pasti penasaran dengan bentuknya bukan? Bentuk awalnya sama seperti naga kayu milik Hashirama, seperti itulah bentuk awalnya tapi dengan sayap, mode keduanya dia sama seperti Tengu Susano'o di Canon tapi dalam bentuk mesin.

Lalu bagaimana dengan mata kanan Naruto? Mata kanan Naruto masih di perban hingga lomba ke tiga nanti, sekitar Part 2 baru di pulihkan Matanya oleh Kurumi.

Jaa~ itu saja dari Author kalian ini, ngomong-ngomong soal Kouhai saya, dia saat ini masih merencanakan membuat Alur The Protector S2, uuoohh! Sudah lama sekali rasanya tidak membahas Fanfic tersebut, jika sudah siap kemungkinan saya akan membuatkan Satu Chapternya dulu, ada yang mau gak?.

Kalau begitu saya pamit dulu ya~ jaa~

.

Please Review