Disclaimer :
Naruto © Masashi Kisimoto
High school dxd © Ichiei Ishibumi
Summary : Uzumaki Naruto, seorang pemuda yang dari lahir telah di takdirkan untuk menjaga masa depan dunia, namun awal kehidupannya harus merasakan sedikit kepahitan, namun seiringnya waktu berjalan kepahitan itu berubah menjadi manis.
Naruto : The Dragon Future
Pair : Naruto x Harem ( Aiz, Hinata, Rias, Akeno, Gabriel, Tsubaki, Asia, Kuroka, Tohka, Akame, Kurumi, Shiina ) Pair Inti sudah Max.
Genre : Adventure, Fantasy, Little Romance, Humor, DLL.
Rate : M
Warning : Typo, OC, OOC, Multichap, jutsu buatan sendiri, alur berantakan, NotDxDTheme!, Alltheme is Future!, Smart!Naru, Incest!, Dark Supranatural!, OOC!Vali, Friendship!Vali
" Halo " berbicara
' Halo ' batin
[" Halo "] Dragon Bijuu
[' Halo '] batin Dragon Bijuu.
Kishida Kyoudan & The Akeboshi Rockets – Sore wa Akatsuki no Youni
Fix First
( Layar memperlihatkan Kelompok Naruto tengah mempersiapkan senjata masing-masing dari Irina, Xenovia, Kiba Yuuto, Koneko, Saya, Julis, Claudia, Kirin dan Tohka )
Fix Second
( Layar kembali di ganti dengan setiap Huruf dari judul cerita ini )
Fix Three
( Layar memperlihatkan judul cerita ini )
Tokku ni nanimo nozomu koto nantenai
( Layar memperlihatkan Naruto dari samping yang tengah ada di gedung DSA lalu menoleh ke depan dengan tatapam tajam miliknya )
Mi no hodo wa shitteiru sa
( Layar kembali di ganti dengan Kurumi yang tengah duduk menghadap ke arah Kamera sambil menyeringai dengan mata Zafkien miliknya yang menyala di kegelapan )
Sonna boku desae mo oku no hou ini
( Layar kembali di ganti dengan Aiz yang duduk di sebuah pohon sambil menghadap ke arah Kamera perlahan memejamkan matanya menikmati hembusan angin yang menerpanya )
Yuzuritakunai ikou teido wa arurashii
( Layar bergerak ke samping di gantikan Oleh Asia yang membelakangi kamera di sebuah rerumputan yang luas dan gelap, Asia mulai membalikkan badannya dengan tangan menyatu di dadanya lalu mengangkatnya ke atas hingga secercah cahaya terbang ke langit )
Mamoru tte angai to muzukashii ne
Dari secercah Cahaya berubah menjadi Cahaya matahari yang menyinari arena pertarungan dan memperlihatkan kelompok Naruto yang berjalan cepat dengan wajah serius )
Akirameru wake janai kedo
( Layar kembali di ganti dengan wajah wasit yang berteriak, lalu di ganti dengan kelompok Naruto yang melesat bersama )
Aoi sora no hate tsunagatta michi no yukue
( Layar kembali di ganti dengan pertempuran Kelompok Naruto melawan Kelompok Suna di mana terjadi pertempuran besar-besaran di Arena tersebut )
Hito to hito wa wakariaenai dakedo iinjanai
( Layar kembali memperlihatkan Naruto yang memukul udara Kosong secara brutal lalu melompat tinggi hingga tubuh Naruto terbungkus Api lalu memukul udara kosong kembali ke arena hingga terjadi ledakan beruntun )
Hiraita tobira wa subete o kaeteyuku
( Layar kembali di ganti dengan Sasuke yang berjalan tenang sambil menundukkan wajah lali mengangkatnya ke arah kamera memperlihatkan Sharingan miliknya )
Sore wa akatsuki no you ini
( Layar kembali di ganti dengan Naruto yang tampak berdiri di tengah arena dengan pakaian compang camping lalu menatap ke depan dengan mata Jikkan miliknya )
Wowowowoo~
( Layar di ganti dengan Tsunade, Shiina dan Shizune yang tersenyum ke arah Kamera )
Wowowowoo~
( Layar kembali di ganti dengan Zeoticus dan yang lain-lain sambil tersenyum ke arah Kamera ( Seperti Semua orang yang telah di kenal oleh Naruto )
Wowowowoo~
( Layar kembali di ganti dengan Charlotte dan Kurama yang tersenyum ke arah Kamera )
Wowowowoo~
( Layar di ganti oleh Serafall dan Sona yang ikut tersenyum ke arah Kamera )
Fix Gitar
( Layar kembali di ganti dengan memperlihatkan 10 urutan besar di Dragons Champion dengan lengkap )
Fix End
( Layar kembali di ganti dengan Naruto yang awalnya sendiri harus di kejutkan ketika semuanya sudah di sekitarnya, dan harus kabur hingga akhir gambar memperlihatkan Naruto yang di kejar oleh Kurumi, Aiz, Tohka, Asia dan Shiina )
.
Chapter 26 : Dragons Champions Arc III : The Rings Dragons part V :
.
Senin, 19 November 2090
DSA Weapon Dragons.
Room Simulation
08.00 AM
.
Wush! Wush!
Di pagi hari, tampak di sebuah ruangan simulasi terjadi latihan besar-besaran yang di lakukan oleh Naruto di mana dia tengah berlatih melawan 2.000 Pasukan Robot dengan kecepatan tinggi dengan senjata Kami-Uzoki miliknya.
Bahkan orang-orang yang membantu Menyiapkan Simulasi di buat terkejut akan kecepatan Naruto dan latihan Naruto yang bagi mereka mengerikan.
Srash! Srash!
Dengan kecepatannya Naruto menghancurkan robot-robot simulasinya dengan senjata miliknya tanpa menghentikan lari miliknya, tak peduli berapa serangan dan tembakan yang mengarah padanya, dirinya akan terus melakukan serangan hingga 2.000 Robot simulasi dia kalahkan.
Srash!
Gerakan Narutopun berhenti ketika robot terakhir berhasil dia kalahkan, Naruto yang merasa berakhir menghilangkan aura biru yang ada pada senjatanya lalu menghembuskan nafasnya secara perlahan.
" Bagaimana Falbium? "
" Ha'i, Waktu yang kau peroleh mengalahkan mereka adalah 18 menit 20 Detik, ini rekor baru dari waktu yang lainnya saat kau melakukan Simulasi " Naruto yang mendengar jawaban Falbium menghela nafasnya.
' Sepertinya nanti aku harus melepas Pemberat-pemberat di tubuhku ini ' batin Naruto sambil menyimpan senjata " Kalian tolong bersihkan ini, Ada yang harus aku lakukan " perintah Naruto sambil berjalan pergi menuju pintu karena ruangan Simulasi telah kembali seperti semula.
Ruangan Simulasi yang ada di DSA miriplah seperti Ruangan Penghubung atau biasa di sebut Room Distorsy Space. Dimana Ruangan ini bisa menghubungkan sebuah tempat atau Dimensi buatan kita sendiri dengan kata lain, Ruangan tak terbatas atau di sebut Room Infinite Space.
Ruangan ini jugalah saksi di mana Naruto melatih kemampuannya hingga seperti saat ini, bahkan dia sudah lebih kuat sebelum dia membangkitkan kekuatan miliknya di mana dia berlatih dengan pedang pertama miliknya bernama Zenkirro.
Sejak berumur 8 tahun, Naruto menciptakan Zenkirro dan berlatih secara perlahan bersama Aiz Wallenstein lalu Bertemu dengan Kurosaki Kurumi. Dan saat itulah Naruto menjadi kuat dalam fisik.
Lalu sejak umur 12 tahun, Naruto membuat senjata barunya kembali yaitu W.W.S Watch. W.W.S Watch yang Naruto buat di buat selama 5 kali. Di mana Pertama kali di buat Lengan Kiri Naruto hampir di amputasi karena Saraf-Saraf jaringan hampir masuk ke lengan Naruto dan menyatu dengan tulangnya.
Lalu pembuatan Kedua, Pembuatan kedua gagal dengan terjadinya ledakan kecil pada W.W.S Watch dan membuat Luka Hitam di lengan kiri Naruto dan untungnya lengan Naruto tidak terputus akan ledakan itu.
Lalu pembuatan Ke tiga, Pembuatan Berhasil dengan konsep luarnya saja, tidak dengan Konsep dalamnya, namun itu tidak bertahan lama karena 3 Hari setelahnya Jam tersebut di hancurkan tanpa sebab dan Naruto tidak mengetahui siapa yang menghancurkan alatnya tersebut.
Lalu pembuatan Ke Empat, Pembuatan Ke Empat tidak jauh beda dengan Pembuatan ke tiga dimana alat tersebut di hancurkan tapi di pembuatan ke empat, Naruto telah menemukan Konsep dalam dari W.W.S Watch pertama yaitu Kengu penyimpanan Alat sebelum Rogneto.
Kengu adalah Alat ciptaan konsep dalam Naruto pertama berbentuk Chip yang berisi data senjata di mana jika senjata akan di keluarkan Chip akan di Scan dari dalam dan cahaya hologram akan keluar dari jam dan membentuk Senjata dari hologram sesuai keinginan dari pemilik setelah mengaturnya dari jam. Namun sayang alat tersebut di hancurkan.
Dan pembuatan kelima, terciptalah W.W.S Watch yang di gunakan Naruto saat ini sebelum perubahan Konsep ke enam miliknya.
Falbium yang melihat kepergian Naruto menghela nafasnya lalu menyandarkan punggungnya pada kursinya " Melihat perubahannya saat ini entah kenapa membuatku merinding " gumam Falbium.
" Kau benar, entah kenapa aku jadi ingin melihat saat di mana dia berlatih pertama kali di ruangan ini " timpal Ajuka " Latihan pertama kali kah?... Jadi teringat masa lalu " gumam Falbium sambil memejamkan matanya.
.
Naruto Side
.
Sementara pada Naruto, saat ini dia tengah menyegarkan tubuhnya dengan mandi sambil menghilangkan keringat akibat latihannya, begitu juga dengan Oli-oli yang menempel di tubuhnya.
Setelah selesai membersihkan tubuhnya, Naruto mengeringkan tubuhnya dan menggunakan celana Traning hitam miliknya dan bersiap keluar, namun Naruto mengurungkan niatnya ketika merasakan ada orang di belakangnya.
Sret! Duk!
Dengan gerakan cepat Naruto langsung mengunci sosok tersebut hingga terkejut bahkan Naruto juga terkejut ketika melihat siapa sosok yang melihatnya dari tadi.
" A-Asia-chan " kejut Naruto " Ni-Nii-chan " gumam sosok yang rupanya Asia.
Naruto yang mengetahui bahwa yang melihatnya adalah Asia melirik sekitar sebelum mengapit Asia ke tembok dan menguncinya sambil menatap tajam adiknya tersebut.
" Apa yang kau lakukan di sini Asia-chan? " tanya Naruto, sementara Asia yang di apit Naruto perlahan merona dan sepenuhnya wajahnya mulai memerah, karena dia di apit oleh orang yang membuat jantungnya berdetak kencang, apa lagi saat ini orang tersebut tampak sangat keren. Mmm wes lah.
" Memang kenapa Nii-chan~? " tanya Asia dengan nada menggoda sambil tangannya mulai merapa dada berotot Naruto " Tidak ada kenapa sih, hanya saja kenapa kau mengintipku mandi? " tanya Naruto balik kembali.
" Apa aku tidak boleh melihat Nii-chan saat mandi? Apa salahnya? Lagi pula... " jeda Asia dengan tangan yang mulai mengalung di leher Naruto dan menariknya hingga wajah mereka sangat dekat sekali " Suatu saat aku akan menjadi Istri Nii-chan jadi apa salahnya jika aku melihat tubuhmu Nii-chan " lanjutnya dengan penuh keberanian.
Cup~
Dengan berani ( Walau sebenarnya terbawa nafsu ) Asia mencium bibir Naruto dan langsung mengajak lidah Naruto berdansa di mulutnya.
Naruto yang di cium Asia melebarkan matanya terkejut, walau sudah tahu beberapa kali adiknya tersebut menciumnya tetap saja dia tidak percaya kenapa adiknya dengan berani menciumnya
" Fuahh~ hah.. Hah.. Hah.. B-baka.. Apa kau selalu saja mencium orang seperti ini Asia? " tanya Naruto dengan nafas terengah-engah dengan wajah merona merah " Tidak, hanya padamu saja Kakakku sayang " jawab Asia sambil menempelkan telunjuknya pada bibir Naruto yang basah karena ciumannya.
" Asia, Kau tahu sendiri apa yang aku alami, dan juga ini terlarang jika Baa-chan tahu bagaimana? " Naruto sebenarnya sudah tahu bahwa adiknya ini mencintainya terlihat di mana dia selalu mencium bibirnya, tapi jika cinta terjadi pada satu keluarga itu adalah hal tabu.
" Jangan khawatir, Baa-chan sudah merestuinya " jawaban Asia tentu membuat Naruto melebarkan matanya terkejut, karena bagaimana bisa neneknya menyetujui hal ini.
" Karena itu Nii-chan " jeda Asia sambil mengarahkan tangan kirinya ke area intim Naruto dan mulai menggosoknya hingga membuat Naruto terkejut " Bawa aku... Bersamamu Nii-chan " ucap Asia dengan nada seksual
Sret!
Dengan cepat Naruto mengunci kedua tangan Asia dan menatap tajam Asia yang menatap sayu dirinya, Naruto bisa melihat bahwa Asia sungguh mencintainya hingga dia menahan hawa nafsunya untuk memilikinya sepenuhnya.
Naruto yang melihat wajah Asia seperti itu tersenyum miris, karena dia Asia menjadi seperti ini, namun karena perasaannya masih ragu akan perempuan membuatnya menganggap Cinta Asia hanyalah sebagai adik terhadap kakaknya bukan wanita kepada sang lelaki.
" Asia-chan " panggil Naruto " Um, Kenapa Nii-chan? " tanya Asia
" Kumohon... Beri aku waktu.. Aku masih belum siap menerima ini " pinta Naruto sambil menatap Asia memohon karena bagaimanapun dia masih belum siap " Hihihi, Jangan khawatir Nii-chan... Aku.. Akan selalu menunggumu " jawab Asia mendekatkan wajahnya kembali lalu mencium singkat bibir Naruto.
" Jika sudah kau bisa melepaskan kuncianmu Nii-chan. Atau apa Nii-chan ingin... "
" O-Oh, Gomen " Setelah itu Naruto melepaskan kunciannya pada Asia dan membiarkan Asia pergi keluar ruangannya, setelah dia tidak melihat Asia, dia mulai menyentuh bibirnya yang masih lembab karena ciuman Asia.
" Ciumannya... Cukup manis juga " gumam Naruto, setelah sadar akan pikiran negatifnya Naruto menggeleng kepalanya lalu berjalan menuju komputer miliknya dan melakukan kegiatan pentingnya yaitu menyelidiki kemampuan Nii Yugito dan Bee.
Setelah mendudukkan dirinya Naruto mulai mencolokkan kabel penghubung pada Handicam yang di berikan oleh Asia dan Kelompok Akatsuchi yang ada di perkumpulan kantai ke Komputer Hologram besar di depannya.
" Ajuka, Falbium, Grayfia " panggil Naruto sambil mengetik hologramnya dengan cepat
" Ha'i/Osh, ada apa lagi Naruto-san? " balas 3 orang di seberang sana " Aku ingin kalian menganalisis setiap data yang ada di rekaman yang aku kirim ini, Analisis Gerakan, kekuatan, Daya tahan tubuh, Otot dan semua yang ada di tubuh dua orang di rekaman ini yaitu Bee dan Nii Yugito " perintah Naruto.
" Baik/Serahkan pada kami Naruto-san " balas Mereka " Tapi sebelum itu, apa kau punya sampel darah mereka untuk mempercepat analisis? " tanya Ajuka.
" Um, Ada di ruangan Sampel, Lemari H-12, Laci 20 dengan Kode K-M1267 dan K-M1268 " jawab Naruto " Uwaa~ kenapa harus sampai di masukkan tempat yang seperti data-data rahasia negara saja " keluh Falbium.
" Asal kau tahu saja, setiap sampel orang aku simpan agar bisa saja suatu saat nanti lawan yang aku lawan bisa aku kalahkan " balas Naruto " Ha'i-Ha'i kau memang selalu penuh persiapan Naruto-san " balas Falbium lalu memutuskan sambungan mereka.
" Hah~ " Hela Naruto sambil menyandarkan tubuhnya lalu menatap langit kamarnya " Besok... Kah... " gumam Naruto.
" Apanya yang besok? "
" Uwaaa! "
Duak!
" Ittai! Apa yang kau lakukan Danchou! " keluh seseorang sambil memegang dagunya yang kesakitan karena Naruto memukul dagunya dengan keras.
" Seharusnya aku yang bertanya Barbie! Apa-Apaan kau ini, jika kau ingin bertanya lakukanlah secara normal! " balas Naruto sambil menunjuk Barbie atau nama aslinya Kiba Yuuto.
" Gomen Danchou, Kami sudah memperingatkannya tapi dia sendiri yang keras kepala " ucap Koneko membuat Kiba menatap Koneko tidak asyik " Heh~ padahal kalian juga sebenarnya ingin mengejutkannya juga bukan " protes Kiba.
" Tapi tidak perlu juga mendekatkan wajahmu itu! " Balas Tohka setengah berteriak " M-Maa~ Tohka-nee tenanglah " ucap Kirin berusaha menenangkan kakaknya itu.
" Heh~ Kenapa? Apa salahnya? " Kiba
" Kiba, Apa kau Gay? " Xenovia
" Enak saja, Aku normal " Kiba
" Etto.. Minna " panggil Naruto
" Lalu kenapa kau masih Jomblo? " Julis
" Aduh Neng Julis, walau jomblo aku tetap bahagia " tersenyum sambil meneteskan air mata.
" Hai " ucap Naruto dengan alis berkedut kesal, berusaha sabar
" Lalu apa itu yang mengalir di pipimu " Claudia
" Oh ini? Air mata kebahagiaan " Kiba
" Kebahagiaan atau Kesakitan? " Tohka
" kesengsaraan " Kiba
" Hello " panggil Naruto kembali dengan perempatan telah muncul di dahinya karena merasa di acuhkan
" kesengsaraan karena masih Jomblo " Irina
" Seperti kau tidak pernah Jomblo saja " Kiba
" Urusai, lagi pula aku saat ini memiliki orang yang di cintai dari pada kau tidak memilikinya " Irina
" Heh~ Aku punya kok, Namanya.. "
" CUKUP! " Potong Naruto berteriak kesal membuat semua di sana terdiam.
" Aku tidak peduli mau Gay, Jomblo, Kebahagiaan, Kesakitan, Dia menyukaimu, Kau menyukainya, namanya... "
" Kau melupakan kesengsaraan " celetuk Kiba.
Duak!
" Masa Bodoh! Brengsek! Lagi pula aku tidak peduli " balas Naruto sambil memukul kepala Kiba dengan keras hingga hampir membentur lantai.
" Itte, Tapi Danchou, Jika kau tidak peduli bagaimana dia bisa peduli denganmu "
" Siapa yang peduli denganku! "
" Dia "
" Dia siapa!? "
" Yang peduli denganmu "
" Masa Bodoh, Anjir! Modar sana! Modar kau! " teriak Naruto mengamuk
" Ta.. "
" Ngomong satu kata benar-benar Modar kau!? "
" La.. "
" MODAR SAJA KAU BARBIE!? "
.
" Ha-Hahaha-hahaha " tawa canggung semuanya kecuali Kiba yang tepar dengan kain putih menutupi seluruh tubuhnya, bahkan ada bercak darah di bagian kepala pada kain penutup wajah kiba menandakan wajahnya sudah tidak layak di lihat :v.
" Go-Gomen Danchou, Kami hanya terbawa suasana " ucap Julis memimpin, Sementara Naruto saat ini dia duduk sambil mengatur emosional miliknya.
" Jika kalian laki, aku bersumpah kalian akan mengalami hal yang sama seperti si Barbie itu " gumam Naruto membuat delapan perempuan di sana tertawa canggung.
" Jadi... Kenapa kalian ke sini? " tanya Naruto sambil melirik teamnya " Kami hanya ingin melihat keadaanmu dan membantu persiapanmu besok melawan Kelompok Kumo saja. Lagi pula melihat keadaanmu kemarin kau pasti membutuhkan istirahat " Jawab Julis memimpin.
" Thu... "
Dug!
" Keluar satu kata akan aku hancurkan wajahmu lebih parah lagi " ancam Naruto sambil menginjak kepala Kiba ' Belum juga keluar satu kata sudah di ancam ' batin semuanya.
" Ha-Ha'i " balas Kiba ' Hiks-Hiks Author-san, kenapa Nasipku seperti ini ' batin Kiba menangis Anime.
[Memang sudah nasipmu Kiba]
" Arigato karena telah menghawatirkanku, dan aku baik-baik saja, lagi pula setelah pemulihan yang di lakukan oleh Asia-chan tubuhku telah sehat kembali " ucap Naruto sambil tersenyum kepada teamnya karena peduli dengannya.
" Untunglah jika begitu, karena jika tidak kami tidak bisa menebak apa yang akan terjadi di Arena " ucap Irina membuat Naruto menaikkan sebelah alisnya " memang kenapa? " tanya Naruto penasaran.
" Naruto-san, Ini hasil Analisis yang kau minta " Naruto yang mendengar suara Falbium mengalihkan sesaat pandangannya ke Komputernya lalu membuka data yang di kirimkan oleh Falbium.
" Ini mengenai kekuatan Bee-san dan Nii Yugito-san " Tangan Naruto yang akan membuka data yang di kirim Falbium terhenti sebelum menatap Teamnya dengan pandangan serius.
" Ada apa dengan mereka? "
" Jika data yang di kirim tersebut mengenai mereka, sebaiknya kau melihatnya sendiri Danchou " ucap Kiba memberitahu membuat Naruto terdiam sesaat lalu membuka data tersebut.
Dan betapa terkejutnya Naruto ketika melihat data yang di kirim oleh Falbium " I-Ini... Mustahil " gumam Naruto dengan mata sedikit bergetar " Mereka... Bagaimana bisa mereka memiliki Energi Naga Bijuu mereka? " lanjutnya.
" tapi itulah kenyataannya Danchou " Naruto yang mendengar itu menatap Teamnya " Di pertarungan Kemarin, Awalnya Kelompok Sasuke telah unggul tapi itu tak bertahan lama karena Bee-san dan Yugito-san mengeluarkan Energi mereka tersebut maka dari itu Kelompok Sasuke sekarat bahkan Leher Uchiha-san hampir putus akibat serangan dari Bee-san dengan lengan ototnya " jelas Julis membuat Naruto melebarkan matanya.
" jangan bilang jika nama serangannya tersebut adalah Lariatta? " tanya Naruto membuat semua di sana terkejut karena Naruto mengetahui nama serangan yang di buat Bee " I-Itu benar.. Tapi bagaimana Danchou tahu? "
" Karena aku sempat membaca teknik tersebut. Lariatta atau di sebut lengan penghancur, teknik yang di buat oleh orang bernama [ Yori Srezred ] orang yang berasal dari Kumogaku. Dia adalah orang pertama yang membunuh ratusan pasukan perang pada perang dunia ke tiga dengan satu kali serangan, aku tidak percaya bahwa teknik nenek moyang yang menakutkan di miliki olehnya " jelas Naruto sambil mengingat di mana sejak dia berumur 13 tahun dia menemukan sebuah buku penjelasan mengenai teknik tangan kosong di sebuah perpustakaan Besar Konoha.
[ Kotemutsu Seiryuu ]
Sebuah perpustakaan besar yang menyimpan buku-buku sejarah dari tahun 1800-hingga sekarang, bukan hanya sejarah, tapi Mengenai Teknik, Perang, Masa dan Jaman, perubahan angka, Suhu, semua masuk di perpustakaan tersebut bahkan sejarah Naga juga masuk di sana, Oleh karena itu Buku yang ada di kamar Naruto berjumlah 1200 buku.
" Aku jadi teringat bagaimana bisa aku mulai membaca sekarang " gumam Naruto kecil sambil tersenyum " Jadi... Danchou apa kau juga tahu bagaimana cara melawan serangan tersebut? " tanya Claudia.
" Um? Hm~ " gumam Naruto sambil menatap jamnya sebelum dia mengusap wajahnya " Sebenarnya ada tapi.. Jika aku melakukannya itu terasa memalukan " semua yang di sana menatap bingung Naruto.
" Karena... " gumam Naruto
.
" Hahahahaha! "
Duagh
Setelah mendengar penjelasan dari Naruto, Kiba tertawa terbahak-bahak hingga terhenti begitu Tohka dan Koneko memukul kepala Kiba.
" Ittai sakit tahu " ucap Kiba sambil mengelus kepalanya yang terasa sakit. " Tutup mulutmu baka! " bentak Tohka
" Jika kalian ingin tertawa silahkan saja, tapi hanya Teknik ini saja yang bisa mengalahkannya " ucap Naruto serius " Tapi Danchou, senjata apa yang akan kau gunakan untuk melawan mereka? " tanya Saya membuat Naruto tersenyum.
" Untuk melawan Yugito-san, Aku sudah menyiapkan Kami-Uzoki milikku " ucap Naruto sambil memutar pisau genggamnya " Lalu untuk melawan Bee-san " ucap Naruto menghentakkan tangannya ke depan hingga muncul sebuah pedang yang di kelilingi 12 pedang lainnya.
Semua yang melihat senjata Naruto melebarkan matanya " Danchou, kau serius akan menggunakan senjata itu " Tanya Xenovia meminta kepastian karena bagaimanapun mereka juga tahu bahaya apa jika menggunakan senjata tersebut.
" Heh! " dengus Naruto " jangan menganggapku remeh Xenovia-chan, karena bagaimanapun...
" akulah ayah dari senjata ini "
.
Selasa, 20 November 2090
Yokosuka
09.00 AM
.
Keesokan harinya, Final Lomba Dragons Champions, The Rings Dragonspun di mulai di Yokosuka. Arena pertandingan bahkan di ubah semakin lebar dengan diameter Lingkaran 4 Hektar karena bagaimanapun setelah pertarungan yang berlalu arena sebesar 2 Hektar tetap hancur karena pertarungan sengit.
Dan lagi sekarang adalah pertarungan antara Naruto melawan Bee dan Nii Yugito. Panitia pertarungan yang mengetahui itu dengan langsung membuat arena lebih luas karena jika pertarungan berlangsung di daerah sebesar 2 Hektar saja belum cukup.
Bahkan tempat duduk untuk para penonton juga mulai di tambah membuat suara sorakan para penonton menggema di Arena.
Naruto dan yang lain yang melihat perubahan arena menggumam kagum karena dalam 2 Hari Arena berubah dengan drastis " Entah kenapa aku merasa Arena sebesar ini masih belum cukup " celetuk Kiba.
" jika kau bertanya pada kami maka kami sepakat denganmu " timpal Julis " Satte... " gumam Naruto sambil mengelus Jamnya.
Crerk! Krak!
Bagian-bagian Jam Naruto pun terbuka sedikit sebelum mengetat di lengan Naruto membuat Naruto menyeringai " Ayo kita ke sana " ucap Naruto sambil melangkah maju ke dalam Arena di ikuti kelompoknya
" Yosha! Minna-san! "
" UUUUWWWWWWWWWWOOOOOHHHHHHHHHH! "
" Anjrit teriakan mereka sungguh keras sekali " celetuk Kiba sambil menatap sekelilingnya
" Pada akhirnya, Final Dari The Rings Dragonspun telah tiba! Di mana Kelompok yang selalu membuat kita terkejut Akan melawan Kelompok terkuat dari Kumo, yaitu Whitefox melawan Thunder Bull! "
" WOOOOOOOOOOOOO! "
" Baiklah untuk mempersingkat waktu, bagi ke dua Team, tentukan siapa saja yang akan bertarung "
" Saya-chan, Koneko-chan, Kiba dan juga Tohka-chan kalian akan ikut denganku walau pertarungan ini hanyalah milikku dan dua orang itu, aku membutuhkan kalian " ucap Naruto serius sambil melangkah ke depan, sementara anggota lain mulai pergi ke tempat peserta mereka untuk menonton dari sana agar tidak mengganggu pertarungan.
" Yo, Naruto-san apa kau sudah siap di pertandingan ini? " sapa Yugito membuat Naruto tersenyum penuh keyakinan " Tentu saja Aku siap, apa pun yang terjadi aku akan selalu siap " jawab Naruto penuh keyakinan.
" Yo! Bocah pirang! Tiba saatnya, kita bertarung, aku harap pertarungan ini jernih dan lepaskanlah jiwamu yeah! " ucap Bee sambil ngerap.
" Ya, Dengan segenap jiwa bahkan hingga titik darah penghabisan, aku akan melawan kalian sebisa mungkin " ucap Naruto mengadukan kepalan kedua tangannya hingga terbungkus besi mekanik lalu memasang posisi bertarung saat melawan Shira " Tapi untuk pertama, Aku akan melawan Yugito-san lebih dulu " lanjut Naruto sambil mengaktifkan Jikkan miliknya di balik helaian rambutnya.
" Tidak masalah Naruto-san " ucap Yugito.
Sring!
Seketika Tiga pedang panjang keluar dari lengan Yugito membuat tangan Yugito seperti cakar kucing, Naruto yang melihat itu menyipitkan matanya " Matabishecaw " gumam Naruto.
" Ho~ kau mengetahui nama senjataku ini? " tanya Yugito tertarik karena Naruto mengetahuinya " Sedikit, tapi yang kutahu, itu senjata yang cukup berbahaya " jawab Naruto, Yugito yang mendengar itu tersenyum.
Tidak salah Dia mendapatkan gelar yang besar.
" Baiklah pertarungan Final the Rings Dragons "
Naruto dan Yugito yang mendengar itu mengetatkan posisi bertarung mereka.
" Hajime! "
Wush! Trank!
Dengan kecepatan luar biasa, Naruto dan Yugito yang awalnya ada di jarak tertentu tiba-tiba sudah saling berhadapan dan langsung mengadu senjata mereka di mana Yugito mengayunkan cakar kanannya ke arah Naruto namun Naruto berhasil menahannya dengan lengan kirinya.
Trank! Wush! Trank! Wush! Trank!
Naruto yang menyadari Yugito mengayunkan cakar kirinya dari bawah langsung menahannya dengan lengan kanannya dengan menghantamkan lengannya pada lengan Yugito bersamaan mendorong cakar kanan Yugito dan langsung memberikan serangan balasan kepada Yugito.
Semua penonton mulai bersorak ketika melihat pertarungan langsung memanas di arena, semua anggota Naruto yang melihat Naruto bertarung dengan tangan kosong walau sebenarnya menggunakan armor menatap kagum ketua mereka.
[" Raito : ... "] jeda Yugito yang masih baku hantam dengan Naruto. Naruto yang mendengar itu langsung melompat mundur.
Tap!
Bziiit! Wush!
Setelah cukup jauh, Muncul petir di cakar milik Yugito dan Yugito langsung melesat ke arah Naruto yang memasang posisi siaga.
[" Mataogan! "] ucap Yugito sambil mengayunkan kedua cakarnya seperti kucing mencakar mangsanya.
Wush! Trank! Duak!
Naruto yang melihat kelemahan besar langsung mengayunkan kedua tangannya lebar-lebar hingga menahan serangan Yugito lalu dirinya langsung memutar tubuhnya dan menendang Yugito hingga terpental beberapa meter.
Sret!
Wush! Tap!
Yugito yang berhasil berhenti dari terpentalnya langsung menatap ke tempat Naruto, namun alangkah kejutnya dia karena tiba-tiba Naruto sudah langsung melesat ke arahnya membuatnya langsung refleks menahan serangan Naruto dengan menangkap tangan Naruto.
Swush! Duk!
Setelah berhasil menangkap pukulan Naruto, Yugito dengan refleks langsung menahan tendangan berputar cepat Naruto begitu pukulannya di tangkap tadi.
Grep! Swush!
Dengan gerakan yang tak terduga, Naruto menangkap Tangan Yugito dengan tangan kirinya lalu memutarnya dan melemparnya ke atas hingga Yugito berputar-putar di udara.
Sret! Wush!
Yugito yang berputar di udara langsung menghentikan putarannya lalu melesat turun dengan cepat dengan kecepatan petirnya.
Sret! Wush!
Blaaaaar!
Naruto yang melihat itu langsung melompat mundur dan begitu Yugito mendarat ke tanah, Terjadi ledakan di sertai percikan petir yang menyambar ke langit.
Naruto yang telah menjaga jarak dari Yugito menatap tajam tempat jatuhnya Yugito ' Dia melapisi dirinya dengan petir lalu melepaskan petirnya dalam jarak tertentu, Boleh juga ' batin Naruto menyeringai tipis.
Bziiit! Wush!
Dengan refleks Naruto langsung memiringkan kepalanya dengan pandangan terkejut karena secara tiba-tiba sebuah cakar petir melewatinya dengan cepat.
[" Raito : Matashiyuushin! "] ucap Yugito mencakar udara kosong berkali-kali hingga mengeluarkan Gelombang petir yang mengarah pada Naruto.
Wush! Tak! Blaar!
Naruto yang melihat itu langsung mengangkat kaki kanannya lalu menghentakkannya bersama kedua tangannya mengepal di samping pinggangnya hingga dari tanah muncul dinding melengkung di setiap sisi Naruto.
Sret! Tak! Duk! Blaaaar!
Setelahnya Naruto memutar tubuhnya sambil mengangkat kaki kirinya lalu menghentakkannya bersamaan sambil mengadu kedua lengannya di depan wajahnya seperti menahan sebuah tinju dan dinding melengkung di sisi Naruto langsung menyatu membentuk barier membuat serangan Yugito hanya mengenai dinding Naruto.
' Sebuah Barier!? ' kejut Yugito.
.
" Sugoii, Aku tidak tahu Danchou bisa membuat pelindung seperti itu " Kagum Kiba Yuuto " Dan juga ini pertama kalinya dia membuat Barier dengan kekuatannya, biasanya dia melindungi dirinya dengan otak liciknya yang membuat semua orang kagum " timpal Julis.
.
Sret! Twush!
Yugito yang melamun seketika tersadar ketika Barier yang melindungi Naruto bergerak cepat ke arahnya, Yugito yang melihat itu menyeringai sambil melapisi tubuhnya serta senjata Energi petir.
Sring!
Sret! Wush!
Yugito yang akan menghancurkan Barier Naruto seketika terkejut karena Barier yang bergerak ke arahnya tiba-tiba mengeluarkan duri runcing yang cukup banyak membuat Yugito memutuskan melompat ke atas dengan cepat sebelum barier tersebut mengenainya.
Yugito yang berhasil menghindari Barier Naruto harus terkejut karena di belakang barier tersebut tidak terdapat Naruto sama sekali.
" mencariku " Yugito yang mendengar suara Naruto mengangkat kepalanya ke atas dan betapa terkejutnya dia Naruto telah di atasnya dengan tangan kanan berukuran besar dengan posisi mengepal.
[" Setsutouzuki : Ketsuzueki : Exocrimson! "] ucap Naruto.
Buagh! Blaaar!
Setelahnya, Naruto langsung memukul Yugito hingga terpental ke bawah dengan cepat hingga menabrak Barier yang masih bergerak hingga hancur.
Wush! Tap!
Tak lama setelah itu Naruto mendarat dengan mulus sambil menghilangkan tangan merah besarnya menjadi semula, Namun tangan tersebut masih di kelilingi saraf-saraf darah yang bergerak liar di tangan Naruto
' Ck! Serangannya tadi boleh juga, walau sudah di buat Barier, tetap saja bisa melukaiku ' batin Naruto menatap tangan kanannya yang terdapat beberapa luka gores karena serangan Yugito tadi. Bahkan lengan Mekanik yang melindungi tangannya tidak berpengaruh menahan serangan tersebut.
Swush!
Naruto yang melihat bola api ke arahnya langsung memiringkan kepalanya dan menatap tempat Yugito berada di mana Yugito mengarahkan jari yang teraliri petir ke arahnya, Naruto yang melihat keganjilan tersebut menyipitkan matanya.
" Apa kau sudah siap Naruto-san " tanya Yugito sambil menyeringai, Naruto yang menyadari apa yang terjadi membalasnya dengan seringainya " Ya, Kali ini aku sudah siap " balasnya
Sret! Bzit! Bzit!
Wush! Wush!
Dan benar saja, Keganjilan tersebut di mana saat Yugito menembakkan petir ke arah Naruto, petir-petir tersebut berubah menjadi tombak api yang mengarah padanya membuat Naruto menyilangkan kedua tangannya.
Wush! Grep! Trank!
Dengan mudah Naruto menangkap Dua Tombak yang akan mengenainya dan mengibaskannya hingga berhasil mementalkan serangan yang mengarah ke dada dan kepalanya
" Perubahan Sifat ya " gumam Naruto " Aku tidak menyangka kau bisa mengubah sifat petir menjadi Sifat panas " kagum Naruto memutar kedua tombak api di tangannya sesaat.
" Tapi jangan pikir hanya kau yang bisa melakukannya " ucap Naruto sambil menyerap tombak api di kedua tangannya hingga hilang lalu membuka mulutnya dan memasukkan dua jarinya ke dalam mulutnya.
Sret! Bzitzitzitzit!
Setelahnya Naruto menarik jarinya lalu mengerakkan tangannya ke sana kemari hingga mengeluarkan Petir panjang seperti naga petir tapi berukuran kecil.
" Aku juga bisa melakukannya " ucap Naruto sambil menghentakkan dua jarinya ke depan hingga naga petir kecil tadi berubah menjadi naga petir besar yang melesat ke arah Yugito.
Wush! Bzit!
Wush! Bwush!
Yugito yang melihat naga petir tersebut langsung mengembalikannya menjadi energi api dan mengembalikannya pada Naruto begitu juga Naruto hingga berkali-kali mereka mengembalikan serangan perubahan sifat energi.
" Kau membuat kesalahan besar Yugito-san " ucap Naruto sambil menyeringai. Yugito yang melihat seringai itu menyipitkan matanya sebelum tersadar bawah di jari Naruto terdapat Petirnya yang berubah menjadi api.
" Kau hanya bisa mengubah sifat Petir menjadi Api, tapi... " jeda Naruto " Apa kau bisa mengembalikan Api menjadi Petir " lanjut Naruto mengubah api di jarinya menjadi tombak api.
[" Setsutouzuki : Kanteizuki : Brahmastra Argoseyuu! "] ucap Naruto sambil melompat lalu melempar tombaknya ke arah Yugito.
Wush! Trank!
BLAAAAAAAAARR!
Yugito yang melihat serangan tersebut langsung menahannya saja, dan hal tersebut membuat Yugito harus menelan ludah karena begitu dia menahannya, Ledakan besar terjadi di sertai kobaran api yang memanjang ke belakang begitu Yugito menahannya.
Wush! Sret!
Naruto yang telah mendarat dari lompatannya membuka telapak tangannya hingga muncul Cakra Petir yang berputar cepat.
" Huuoorraaa! " teriak Naruto melesatkan cakranya ke kobaran api.
Wush! Blaaaaaar!
Naruto yang melihat cakranya meledak sebelum masuk ke kobaran api melebarkan matanya, dirinya juga semakin terkejut karena Kobaran api karena jurusnya berubah menjadi api biru di sertai api hitam.
" Api itu " gumam Naruto.
" Dia.. Tidakku sangka dia juga berhasil memaksa Yugito-san menggunakan Modenya itu " gumam Omoi tidak percaya
Wush!
Dari kobaran api biru tersebut keluar Yugito dengan Ekor berwarna biru, mata Yugito mulai menatap tajam Naruto dengan mata merah menyala, Naruto yang melihat Yugito selamat menyipitkan matanya.
Swush! Twush!
Naruto yang melihat Yugito menembakkan tikus-tikus berwarna hitam di sertai api biru, melebarkan matanya ' Itu.. ' batin Naruto memasang posisi sambil melebarkan mata kanannya di balik poninya.
Swush! Bllaaaaaar!
Dalam 2 detik, Naruto telah menghilang di tempatnya meninggalkan Tikus-Tikus Yugito yang meledak di tempatnya tadi.
Wush! Tap!
Naruto yang baru saja menghindari serangan tersebut harus di kejutkan karena Yugito melesatkan serangan yang sama ke arahnya
Naruto yang melihat itu langsung mengambil senjata di pinggan belakangnya lalu memutarnya dengan cepat sambil memejamkan matanya
[" Setsutouzuki : Ketsuzueki : ... "] jeda Naruto.
Deg!
Srash! Srash!
Seketika waktu terhenti mendadak dan tanpa makan banyak waktu, Naruto melukai sedikit tangannya lalu mengoleskannya pada senjata di tangannya hingga muncul aksara-aksara kuno yang bercahaya di sisi senjata tersebut.
[" Kami-Uzoki : Fuuto "] lanjut Naruto sambil membuka matanya kembali.
Sring! Blaaaar!
Semua di arena seketika terkejut karena serangan yang akan mengenai Naruto tiba-tiba terbelah dan meledak di belakang Naruto.
" Shhh~ Hufft~ " hela Naruto sambil menatap tajam Yugito yang masih berdiri di kobaran api birunya ' Sepertinya dia tidak akan keluar dari kobaran itu, jika begitu.. ' batin Naruto menggenggam erat senjata di tangannya hingga aura merah yang ada di senjatanya berubah menjadi biru muda.
Bhaaast! Wush!
Setelahnya Naruto memunculkan Sayap dari darahnya lalu menjaga jarak sekitar 1 km dari Yugito dan memasang posisi siap berlari ke arah Yugito.
Yugito yang masih di kobaran api birunya langsung membuat ratusan bola api berukuran sedang bersiap melawan serangan Naruto kapan saja.
' Ini sedikit memalukan tapi apa boleh buat ' batin Naruto " IAWAWAWAWAWWW~! " Teriak Naruto seperti Tarzan. Kiba yang melihat kejadian itu hampir tertawa karena mendengar teriakan Naruto yang terdengar lucu.
Twush! Blaaar!
Setelah berteriak, Narutopun memompa kakinya untuk mendorongnya berlari dan saat itu juga dengan kecepatan luar biasa Naruto telah melesat ke arah Yugito hingga Yugito melebarkan matanya karena tidak bisa melihat kecepatan Naruto.
[" Kami-Uzoki : Suito : Zenkoshouha! "] teriak Naruto sambil mengayunkan kedua tangannya satu arah dari kanan ke kiri ke arah Yugito begitu dirinya telah di dekatnya.
Bwuuuuush!
Ledakan airpun terjadi memadamkan seluruh api yang ada di arena, semua yang melihat kejadian tersebut mulai bersorak kembali, tak ayal juga ada yang sedikit tertawa ketika melihat Naruto yang keren berteriak seperti tadi.
Wush! Tap! Tap!
Dari ledakan air, keluar Yugito yang tampak baik-baik saja di susul oleh Naruto yang menjaga jarak dari Yugito sambil menatap tajam Yugito karena saat ini Yugito memiliki Ekor Naga seperti milik naganya yaitu Matatabi.
Wush!
Setelah beberapa detik melempar tatapan tajam, dengan cepat Naruto kembali berlari ke arah Yugito di susul Yugito yang juga berlari ke arah Naruto.
Swush! Trank!
Setelah saling berhadapan Yugitopun melesatkan pedang kuku kucing miliknya ke arah wajah Naruto namun untungnya Naruto berhasil menahan serangan tersebut dengan senjata di tangan kanannya.
Sring! Trank! Trank!
Setelahnya terjadilah adu senjata yang sangat sengit di arena membuat sorakan penonton kembali menggema pertanda mereka memberi semangat pada Dua petarung.
Swush! Trank! Trank!
Yugito yang masih beradu dengan Naruto harus di kejutkan ketika Naruto menahan setiap serangannya dengan senjata di tangan kanannya sementara senjata di tangan kirinya dia putar di belakang tubuhnya.
Sret! Traaank!
Mata Yugito semakin melebar ketika senjatanya berhasil di blokir di mana Naruto menyelipkan senjatanya pada sela senjatanya dan mengunci gerakan senjatanya.
Sring! Srash!
Dengan insting yang cepat, Yugito berhasil menghindari serangan dari senjata di tangan kiri Naruto walau harus terluka di pipinya.
' Gotcha! ' batin Naruto menyeringai senang.
Crek! Traaank!
Setelah melukai Yugito, Naruto melukai jarinya pada senjata Yugito lalu melepaskan kunciannya dan mendorong senjata Yugito sambil menjaga jarak dari Yugito.
" Ck! Senjatamu itu cukup merepotkan juga Naruto-san " decak Yugito sambil menggosok kasar luka di pipinya dengan punggung tangannya " Heh! Asal kau tahu saja, bukan hanya senjataku saja yang merepotkan " balas Naruto sambil mendengus santai.
Wush! Trank!
Yugito yang memberikan serangan kejutan pada leher Naruto harus di kejutkan karena senjatanya tidak bisa melukai Naruto karena senjatanya berhenti 10 cm dari leher Naruto.
" Tapi Aku, dan seluruh teknologi milikku... Sungguhlah merepotkan " lanjut Naruto menatap Yugito dengan seringai yang lebar
[ Shockwave! ]
Blaaaar!
Setelah Jam Naruto mengeluarkan suara keras, Yugitopun terpental cukup jauh namun Yugito berhasil menguasai dirinya dari terpentalnya, Yugito yang terpental menatap tajam Naruto yang berdiri di posisinya dengan santai sambil memutar dua senjata di jarinya.
" Selain itu, Arigato karena telah memberiku sesuatu yang menarik " ucap Naruto sambil mengeratkan genggamannya.
Bwuush!
Mata Yugito melebar ketika Aura Api Biru keluar dari Senjata Naruto " Api birumu sungguh menarik jadi aku mengambil sedikit kekuatan apimu itu " lanjutnya
" Hoh! Blood Conecting! Aku tidak menyangka Danchou masih memilikinya " kagum Kiba Yuuto
' Kuso! Jika senjataku tidak bisa mengenainya ' batin Yugito menciptakan ratusan bola api dan petir di sekitarnya, Naruto yang melihat itu hanya memutar sesaat senjatanya lalu memasang posisi bertahan untuk menghadapi serangan Yugito.
" Terima ini! " teriak Yugito melesatkan seluruh bola api dan petirnya, Naruto yang melihat itu mengeratkan genggamannya pada kedua senjatanya.
[" Kami-Uzoki : Aoginkko : ... "] ucap Naruto
Bwuuuush!
Seketika Aura Api biru di senjata Naruto semakin membesar dan memanjang membuat semua melebarkan matanya karena teknik Naruto.
[" Hiokkushosin! "] lanjut Naruto mengibaskan kedua senjatanya.
Sriiing! Blaaaaaaar
Seluruh serangan Yugitopun terbelah melewatinya dan meledak di belakangnya setelahnya.
Wush! Grep!
Yugito yang akan memberikan serangan kejutan dengan ekornya dari atas harus di kejutkan serangannya berhasil tertahan oleh darah Naruto yang muncul dari punggungnya yang berbentuk sayap.
" Jika depan tidak bisa maka pasti serangan berikutnya dari atas, itu sudah kuno, Yugito-san " ucap Naruto.
Swing! Duak!
Secara tiba-tiba muncul Naruto lain dari ketiadaan dan memukul Yugito hingga terpental kembali sejauh 1 Km, Naruto yang telah menjauhkan Yugitopun berdiri tegak kembali sambil menghilangkan sayap darah miliknya dan juga cloning hologram miliknya.
" Apa hanya ini saja kemampuanmu Yugito-san? Setahuku di pertandinganmu melawan Uchiha tidaklah seperti ini " ucap Naruto memanas-manasi Yugito yang tampak geram kepadanya " Apa lagi Energi yang ada di dalam dirimu itu, Kau belum mengeluarkan sepenuhnya bukan " lanjut Naruto sambil menyeringai, Yugito yang mendengar perkataan Naruto melebarkan matanya
" dari mana kau mengetahuinya?! "
" Darah tentu saja " balas Naruto membuat Yugito tersentak " Jadi saat itu ya " desis Yugito.
" Sudah lama sekali aku ingin melawan Dragons Bijuu Beast walau sekarang aku melawan orang yang memiliki energi Dragons Bijuu Beast itu sudah cukup bagiku " ucap Naruto, Yugito yang mendengar itu memasang posisi seperti kucing marah dan menatap garang Naruto.
" Maka kau akan mendapatkannya! " teriak Yugito.
Bwuuuuuuuush!
Seketika gelombang api biru mulai membara di tubuh Yugito di sertai api warna merah besar yang mulai membentuk wajah Dragons Bijuu Beast Matatabi.
Naruto yang melihat itu menyeringai " Jadi Kau ingin mengakhirinya dengan serangan terkuatmu heh? " gumam Naruto menatap jurus Yugito tanpa perasaan takut sama sekali.
" Kalau begitu... " jeda Naruto sambil mengangkat salah satu pedang genggam di tangan kanannya [" Wahai kekuatan dari Darah Naga yang terjatuh, perlihatkan Dunia kekuatanmu, menjulanglah ke langit agar dunia bisa melihat cahayamu! "] ucap Naruto berteriak keras.
Swush! Bwuuuuuush!
Seketika Aura Biru mulai muncul dan semakin membesar dan memanjang hingga menjulang ke langit, semua yang melihat teknik yang tak pernah di keluarkan Naruto menatap Naruto terkejut.
[" Enao : Niisenjuuriryuu! "] teriak Yugito langsung melesat ke arah Naruto di sertai matatabi apinya.
[" Kami-Uzoki : Hikao : Balmung! "] ucap Naruto mengayunkan tekniknya ke bawah.
Wush! BOOOOOOOOOM!
Setelah kedua teknik tersebut berbenturan, tanah Arena bergoncang dan mulai naik dan hancur namun tidak semuanya hancur hanya daerah yang terkena teknik Naruto saja yang hancur.
Semua yang melihat itu terdiam, mereka tentu tahu hasilnya seperti apa. Salah satu Panitia yaitu Serafall Sitri yang melihat itu berucap dengan nada menang " Sudah aku bilang seharusnya Arena ini di buat enam hektar saja ".
Naruto yang masih pada posisinya menghilangkan aura pada senjatanya hingga terlihat Yugito yang tak sadarkan diri dengan luka parah di seluruh tubuhnya.
" Satte... " gumam Naruto sambil berbalik lalu menatap Bee yang masih berdiri tenang di tempatnya " Saatnya melawanmu Bee-san " ucap Naruto menyeringai.
Pertarungan besar selanjutnya akan di mulai, tapi kita istirahat sesaat sampai pesan berikut ini..
.
.
~ Naruto : The Dragon Future ~
.
.
" Kau! Bocah pirang kau sungguh hebat, sungguh luar biasa! Teknikmu tadi juga cukup mengerikan, aku berikan jempol padamu yeah! " ucap Bee sambil ngerap.
" Aku rasa, jempolmu itu bisa menunggu hingga akhir pertandingan, karena salah satu dari kita belum bertarung " balas Naruto.
" Tapi sebelum bertarung, ada yang ingin aku tanyakan Naruto-san, dan semua pasti juga ingin menanyakan pertanyaan ini? " pinta Samui membuat Naruto meliriknya " Pertanyaan apa? "
" apa yang membuatmu bertarung seperti ini? Kabar mengatakan bahwa kau tidak memiliki kekuatan sama sekali, tapi yang saat ini kami lihat itu seperti kekuatanmu saja, tapi ada yang berpendapat bahwa itu adalah kekuatan jammu saja, dan juga kenapa kau bertarung sekuat tenaga bahkan menantang Bee-san dan Yugito-san secara langsung? " tanya Samui secara beruntun.
Di arenapun terjadi keheningan ketika mendengar pertanyaan Samui, tentu semua juga penasaran dengan hal itu.
" Baiklah, akan aku jawab semua itu " ucap Naruto " Asal kalian tahu saja, Dari kecil Aku tidaklah memiliki kekuatan ataupun partner naga sekalipun bahkan hingga sekarang aku tidak memiliki partner naga " lanjut Naruto bercerita membuat semua terdiam, dan juga ada yang terkejut mendengar itu.
" lalu bagaimana bisa kau mengikuti pertandingan ini? "
" Keyakinan. Walau aku tanpa naga aku bisa mengikuti dan memenangkannya berkat teman-temanku " jawab Naruto tanpa ragu " setelah mengetahui aku tidak memiliki kekuatan aku berusaha mendapatkan kekuatan tapi yang ada, lengan kiriku hancur " ucap Naruto membuat semua yang mendengar fakta tersebut terkejut.
" Hancur? "
" Um, Asal kalian tahu tangan ini bukanlah tangan asli, melainkan tangan robot " ucap Naruto membuat semua menutup mulut karena terlalu terkejut termasuk Asia " Karena itu aku melatih kekuranganku dengan membuat senjata, berlatih pedang, Dan lain-lainnya hingga aku mendapatkan gelar dari kota konoha walau sebenarnya aku tidak tahu bahwa aku mendapat gelar tersebut "
" lalu kenapa sekarang aku punya kekuatan, ada yang bilang jika kekuatanku selama ini tertidur dan itu benar, dan saat ini kekuatan tersebut telah bangkit dan seperti yang kalian lihat itu adalah kekuatanku sesungguhnya "
" Lalu kenapa aku sampai menantang banyak orang bahkan Bee-san dan Yugito-sanpun terkena karena aku... Ingin memperlihatkan pada Uchiha Sasuke bahwa orang yang selalu dia ejek, tindas, dan di bully saat umur 12 tahun, saat ini bisa berdiri disini dari keterbatasannya, agar dia tahu bahwa orang yang memiliki keterbatasan bisa melakukan hal yang tidak mungkin jika dia memiliki tekad keyakinan bahwa dia mampu melakukan hal tersebut " ucap Naruto panjang lebar.
Semua yang mendengar itu terdiam, mereka tidak tahu harus berkata apa setelah mendengar cerita Naruto, Samui yang bertanya di buat terdiam dengan hati menyesal karena bertanya yang menyakitkan untuk Naruto.
" Etto, apakah benar tangan kirimu itu tangan robot? " tanya Omoi penasaran tanpa rasa peka.
" Benar, Tapi tidak semuanya robot, hanya tulangku saja yang robot sementara daging tangan kiriku masih ada begitu juga darahnya " ucap Naruto membuat semua bernafas lega, jika saja lengan Naruto robot betapa menyakitkannya membayangkan jika saja lengan tersebut rusak dan membuat Naruto beraktifitas dengan satu tangan, itu adalah hal yang menyakitkan.
" Bisakah kita hentikan membicarakan ini? Kita lanjutkan pertandingannya " pinta Naruto sambil menyimpan senjatanya lalu membungkus kedua tangannya dengan sarung tangan mekanik.
" Tentu saja, Aku akan melayanimu, Yeah! " balas Bee.
.
" Aku tidak sangka dia akan mengatakannya " gumam Tsunade lirih " Mau bagaimana lagi, lagi pula kita juga tidak bisa menyembunyikannya selamanya, karena bagaimanapun kita juga terlibat dengan tangan kiri Naruto " balas Jiraiya sambil mengusap wajahnya berusaha menenangkan pikirannya.
Jika kalian bertanya kenapa mereka seperti itu? Maka jawabannya adalah karena merekalah yang menciptakan lengan kiri Naruto di mana Jiraiya membuatkan tulang lengan kiri Naruto dari mesin-mesin mekanik sementara darah dan dagingnya di urus oleh Tsunade.
Mereka berdua membuat lengan kiri untuk Naruto karena mereka tidak bisa melihat cucu mereka hidup dengan sebelah tangan, itu akan menambah rasa sakit di hati Naruto jika itu terjadi.
.
" Baiklah, kalau begitu.. " gumam Naruto sambil memasang posisi bertarung begitu juga Bee, walaupun dia kuat namun lawannya bukanlah orang sembarangan, maka dia harus serius di pertandingan ini.
" Kita mulai! " ucap Naruto secara tiba-tiba sudah di depan Bee, bahkan Bee sempat terkejut dengan kecepatan Naruto.
Wush! Bugh!
Setelah di depan Bee, Narutopun melayangkan tendangan berputar kepada Bee namun berhasil di tahan oleh Bee dengan sempurna
Wush! Sret!
Naruto yang akan memberikan serangan dengan tangan kirinya harus terhenti ketika Bee menangkap kakinya dan memutar dirinya.
Naruto yang bisa menebak apa yang akan di lakukan Bee, langsung membuka telapak tangan kirinya hingga terbentuk bola energi berukuran bola sepak di tangannya.
" Huooraa! " teriak Naruto sambil mengarahkan bola energi tersebut ke arah Bee.
Blaaaar!
Setelahnya terjadi ledakan sedang di arena di sertai kumpulan asap yang cukup tebal, semua yang melihat pertandingan mulai seru kembali bersorak.
Wush! Bugh! Bugh! Bugh!
Dari balik asap keluar Bee dan Naruto yang terus memberikan serangan kepada Bee yang menahan setiap serangannya, Naruto yang melihat Bee terus menahan serangannya menajamkan indra perasanya jika saja terjadi serangan mendadak.
Wush!
Naruto yang melihat Bee melancarkan serangan dan melihat celah langsung menangkap lengan Bee lalu berputar ke atas tubuh Bee dan mengunci leher Bee dengan kaki kanannya sementara kaki kirinya dia gunakan untuk membantu memperkuat mengunci lengan Bee.
Wush! Duak!
Bee yang akan melepaskan Naruto harus tertahan ketika muncul Naruto lain secara tiba-tiba menendang kakinya hingga kehilangan keseimbangan, Naruto yang mengunci leher Bee menyeringai.
" terima ini! " teriak Naruto melepaskan kunciannya sesaat lalu mengunci leher Bee kembali sekaligus mendorong leher Bee ke bawah.
Duak!
Kepala belakang Beepun membentur tanah arena dengan keras, Bee yang membentur tanah sedikit menggeram kepada Naruto namun itu tak bertahan lama karena dia melihat dua Naruto dari langit turun dengan cepat dengan sebuah bola energi di tangannya.
Blaaarrr!
Kembali terjadi ledakan di arena membuat semua bersorak dengan kerasnya " Hoho, Boleh juga Danchou! " ucap Kiba Yuuto senang.
" Waa! Bee-sensei! " teriak Omoi sambil menangis " Jangan lebay di sini! Omoi! " teriak Karui sambil memukul kepala Omoi.
Wush! Tap! Tap! Tap!
Dari balik ledakan keluar tiga sosok Naruto dan mendarat tidak jauh dari tempat ledakan, semua yang melihat Naruto keluar harus terkejut karena lengan mekanik yang melindungi lengan Naruto hancur berantakan.
" Dia... Dia menghancurkannya " gumam Naruto ' Dia... Dia pasti menggunakan lenganku untuk menahan serangan tadi, benar-benar pintar ' batin Naruto sambil memandang kumpulan asap yang mulai menipis memperlihatkan Bee yang berdiri tegak sambil menulis sesuatu di buku catatannya.
" Tadi itu boleh juga, yo! " ucap Bee membuat alis Naruto sedikit berkedut kesal karena rap Bee yang menurutnya tidak nyambung.
" Bagaimana ini? " tanya Naruto cloning 1 sambil menatap dirinya yang asli " Kita serang bersama, Salah satu dari kalian gunakan King dan Hiko, Toru, aku akan mengalihkan pandangannya dengan pertarungan tangan kosong " ucap Naruto sambil membuka jubahnya lalu melemparnya ke udara setelahnya Naruto membuka baju hitam miliknya dan menjatuhkannya begitu saja.
Blaaar!
Begitu baju tersebut menyentuh tanah, terjadi ledakan besar membuat semua membulatkan mata mereka karena baju tersebut memiliki beban yang berat.
Sret!
Setelah itu Naruto mengenakan kembali jubahnya untuk menutupi tubuhnya yang saat ini bertelanjang dada lalu menatap serius ke arah Bee yang tampak santai
" Huft~ " hela Naruto ' Kita lihat apakah dia bisa menahan serangan cepat ini ' batin Naruto sambil melebarkan mata kanannya di balik poninya
[" Uzumaki Style : Taijutsu : ... "] jeda Naruto secara tiba-tiba sudah di depan Bee sambil memberikan tendangan berputar dengan tumit belakang kaki kirinya.
Wush! Duak!
[" Sengoshu! "] lanjut Naruto begitu tendangannya berhasil di tahan oleh Bee.
Sriiing! Trank!
Semua mata seketika melebar ketika Naruto Cloning yang membawa King menyerang Bee, Bee berhasil menangkap pedang King Naruto dengan tangan kosongnya. Bee yang melihat keterkejutan Naruto menyeringai.
Sret! Swush! Blaaar!
Dengan gerakan cepat Bee melempar dua Naruto yang menyerangnya dan mengambil Pedang King yang tertinggal namun sayangnya begitu dia memegangnya tangannya jatuh ke tanah hingga tembus karena beratnya senjata tersebut.
' Be-Berat sekali, Bagaimana bisa dia memegang pedang seberat ini ' batin Bee.
Sret! Buagh!
Bee seketika tersentak begitu sesuatu datang dengan cepat dari depan dan memberinya pukulan pada kepalanya hingga dirinya terpental dan berguling-guling di arena.
Sret! Wush! BOOOM!
Baru saja Bee berhasil berhenti dari bergulingnya, Bee harus menerima serangan tombak api Naruto dan membuat ledakan yang sama seperti saat Yugito menahan tombak tersebut.
Swush!
Dari kobaran api yang besar tampak Kobaran api tersebut menghilang sedikit memperlihatkan Bee yang tampak terkena sedikit luka bakar dari ledakan tadi. Dia menatap ke depan di mana Naruto saat ini berdiri sambil memegang dua tombak api.
Swush! Swush!
Naruto yang bisa melihat Bee langsung melempar Dua Tombaknya secara bergantian, Bee yang melihat itu berniat keluar dari sana, namun sayang...
Wush! Jraaash!
Dari atas muncul Naruto Cloning lain menusukkan dua pedang di bahu kiri dan kanannya membuatnya tidak bisa kemana-mana.
Wush! BOOOOOOOOM!
Ledakan besar kembali terjadi di tempat Bee membuat semua bersorak, Raikage yang melihat itu menggeram marah.
Deg!
Tubuh Naruto Asli seketika menegang ketika merasakan sesuatu terjadi di dalam ledakan yang dia buat.
Swush!
Dan benar saja, Dua pedangnya keluar dari dalam ledakan dan mengarah padanya dengan cepat, Naruto yang melihat itu langsung menangkap dua senjatanya.
Swush! Swush! Swush!
Srash! Srash! Srash!
Naruto yang melihat dari balik ledakan keluar ratusan tombak petir tanpa basa-basi langsung melesat ke arah tombak-tombak tersebut dan menghancurkannya dengan dua pedangnya.
Wush! Blaaaar!
Begitu sampai di Kobaran api yang paling besar, Naruto langsung membenturkan kedua senjatanya hingga membuat ledakan gelombang api ( Seperti Sieg lawan Karna )
Wush! Blaaaar!
Setelah itu dari atas dengan cepat Naruto Cloning lain dengan armor Tengu turun dan langsung membentur arena hingga menghilangkan Seluruh kobaran api yang ada, Kedua Naruto yang tidak melihat Bee melebarkan mata mereka.
" Dia tidak ada " gumam Naruto Asli.
Wush! Duak!
Secara tiba-tiba dari belakang muncul Bee dan memberikan tendangan pada kepala Naruto asli hingga terpental jauh, Naruto cloning yang melihat itu dengan cepat terbang ke tubuh Dirinya yang asli dan menangkapnya.
Wush! Sring!
Deg!
Bee yang akan melesat ke arah Naruto dan memberikannya serangan harus terhenti ketika dirinya melihat mata aneh Naruto, bahkan tubuhnya tak bisa bergerak sedikitpun.
Twush! Blaaaaar!
Selagi mendapat kesempatan, Naruto Tengupun menembakkan meriam di pundaknya hingga membuat ledakan cukup besar di arena.
Wush!
Mendapat kesempatan besar kembali, Naruto Tengupun membawa Naruto ke tempat yang jaraknya aman, semua penonton mulai heboh kembali di arena.
' Kecepatannya... Itu pasti Raitoshenki No Yori ' batin Naruto Tengu sambil membantu Naruto Asli berdiri " Bos, Kau menyadarinya bukan? " tanya Naruto Tengu.
" Um, Itu Raitoshenki No Yori " jawab Naruto ' Kecepatannya setara denganku yang telah kehilangan beban, tidak aku sangka akan bertemu Pengguna Raitoshenki No Yori selain Raikage ' batin Naruto sambil melirik ke arah Raikage yang menyeringai ke arahnya.
" Apa itu tadi! Mata apa itu tadi, Sebenarnya siapa kau! " ucap Bee sambil ngerap keluar dari balik asap sambil menunjuk Naruto " Un, Maksudmu Mata ini? " tanya Naruto asli sambil menyentuh mata kanannya tapi tidak memperlihatkan matanya.
" Untuk apa aku menjawabnya, lagi pula itu bukan urusanmu " balas Naruto " Sepertinya, Aku tidak punya pilihan lain " ucap Bee sambil menarik delapan pedang runcingnya lalu menggunakan semuanya sambil berpose aneh di mana pedang-pedangnya ada di lutut, Siku, Leher, Mulut dan lain-lainnya.
Naruto Asli yang melihat itu mengetuk Dada Naruto Tengu hingga berubah menjadi Naga besi kembali, setelahnya Naruto menghentakkan tangan kirinya hingga mengeluarkan Midrocremon miliknya.
Sret! Criiing!
Setelah memunculkan Midrocremon miliknya, Naruto menghentakkan tangan kanannya ke samping hingga Naga Tengu langsung berubah menjadi Pedang Mekanik berukuran besar.
" Ro-Robot itu bisa menjadi Pedang?! " kejut Julis tidak percaya. Naruto yang telah memunculkan dua senjatanya menatap tajam Bee yang mulai menari dengan gaya aneh.
" Namaku Bee, Sang penunggang Hachi, yang akan mengalahkanmu, Weee! " teriak Bee langsung melompat ke arah Naruto sambil gaya berputar, Naruto yang melihat itu memutar Midrocremon dan Tengu Sword miliknya lalu melompat ke arah Bee yang masih di udara.
Trank! Trank! Trank!
Setelah saling berhadapan, Naruto dan Beepun saling beradu senjata dengan cepat di udara membuat semua bersorak dengan kerasnya, Semua peserta yang menyaksikan pertandingan kali ini juga memerhatikan pertarungan sengit kali ini karena siapa tahu mereka bisa menemukan kelemahan musuh masing-masing.
Trank! Trank! Tink!
Setelah lama beradu senjata di langit, Senjata di lengan Kanan Naruto berhasil di lepas Oleh Bee membuat Bee menyeringai dan bersiap melukai tangan Kanan Naruto.
Swush! Jleb!
Salah satu senjata Bee memang berhasil menancap di lengan kanan Naruto, namun Sesuatu warna merah telah membungkus lengan Naruto membuat Bee tersentak.
Buagh! Blaaar!
Tanpa banyak makan waktu, Naruto langsung memukul wajah Bee hingga terpental ke bawah dan menabrak lantai arena dengan keras bahkan hingga hancur.
' Ck! Boleh juga ' batin Naruto sambil mencabut pedang Bee yang masih menancap di lengannya dengan mulutnya.
Tap! Ckrek! Wush!
Setelah mendarat, Naruto mengambil kembali Tengu Sword miliknya lalu berlari ke arah jatuhnya Bee tadi.
Wush! Trank! Trank! Trank!
Dari kumpulan Asap, keluar Bee yang tengah berputar dengan cepat seperti roda mengarah pada Naruto membuat Naruto langsung mengayunkan senjatanya untuk menahan senjata Bee dan kembali beradu senjata dengan Bee.
Jrash! Trank! Trank! Sring! Jrash! Jrash!
Pertarungan semakin sengit di mana Naruto Dan Bee sama-sama menerima luka dari serangan mereka di bagian pipi, lengan dan kaki, Naruto yang menerima semua serangan tersebut masih bertahan begitu juga Bee yang memiliki ketahanan tubuh yang kuat.
Sring!
Dengan gerakan indah Bee melepas seluruh senjatanya dan memutar seluruh senjatanya di sekitar Naruto membuat Naruto melirik setiap senjata tersebut sebelum melebarkan matanya ketika rupanya serangan tersebut hanya pengalihan karena Bee memberikannya sebuah serangan tendangan dari atas.
Wush! Blaaar!
Dengan memperlambat waktu selama 2 detik Naruto langsung melompat mundur menghindari tendangan Bee sehingga tendangan Bee hanya membentur tanah arena
Trank!
Kedua mata Naruto melebar ketika kedua senjatanya berhasil di pentalkan ke atas membuat Bee mendapat celah besar untuk melukainya.
" Menyergap seperti hiu, menerkam seperti lebah, Wee! " teriak Bee.
Jraaash!
Semua penonton melebarkan mata mereka ketika melihat Naruto secara terbuka menerima serangan Bee yang di mana dia menusukkan delapan pedangnya di tubuh Naruto tanpa mengenai vitalnya.
.
" Wow! " kagum Charlotte " Apakah sudah berakhir? " gumam Wanita berambut merah di samping Charlotte.
" Tidak, Ini masih belum berakhir " balas Kurumi sambil menyeringai
.
[" Jikkan : Elfkin "] bisik Naruto sambil melebarkan mata kanannya di mana Mata Jikkan miliknya menunjukkan jam tiga.
Deg!
Jraaash!
Semua penonton semakin terkejut ketika tiba-tiba Bee menerima serangan yang sama seperti yang dia lakukan pada Naruto sementara Naruto berdiri tegak tanpa luka sedikitpun.
" Cough! " batuk Bee hingga mengeluarkan darah.
[" Jikkan : Grenkin "]
Wush! Blaar!
Secara tiba-tiba Bee terjatuh menyentuh lantai seperti cicak yang menempel di dinding, Naruto yang masih berdiri tegak menatap datar Bee di mana Bee saat ini tengah terkena jurus Gravitasinya.
[" Setsutouzuki : Ketsuzueki : ... "] jeda Naruto sambil mengepalkan tangan kanan hingga seluruh darahnya keluar dan berkumpul membentuk lengan merah besar [" Exocrimson! "] lanjut Naruto sambil melayangkan pukulan ke arah Bee.
Sret! Grep!
Mata Naruto kembali melebar ketika delapan Tentakel muncul dan menangkap pukulannya dengan mudah, Naruto yang kenal dengan Delapan Tentakel tersebut melirik Bee yang mulai terbungkus Aura Merah.
Sret! Swush!
Dengan sekali ayun, Tentakel Bee berhasil melempar Naruto cukup jauh namun Naruto berhasil mengantisipasi terpentalnya hingga berdiri tegak kembali.
" Jadi itu... Energi Hachi si Bull Dragons " gumam Naruto menatap tajam di mana Bee mulai berdiri dengan aura merah yang membungkus tubuhnya, aura tersebut juga membentuk sepasang sayap dan Delapan Ekor.
Naruto yang melihat itu menatap Kedua pedangnya yang tampak berantakan padalah mereka baru saja di perbaiki, melihat senjatanya tak pantas di gunakan lagi, Naruto mengembalikan senjatanya lalu mengeluarkan King miliknya dan merubahnya menjadi Dual King.
' Seingatku dari data yang aku baca, Energi itu membantu ketebalan tubuh, Kecepatan tubuh dan serangan pengguna sebanyak 3x lipat, jika seperti itu aku tak punya pilihan lain selain terus berteriak seperti tarzan di sini ' batin Naruto bersiap.
" IAWAWAWAWAWAW~! " Teriak Naruto dengan lantang.
Sret! Twush!
Setelahnya Naruto menghentakkan kakinya dan langsung melesat ke arah Bee dengan cepat.
Swush! Swush! Swush!
Trank! Trank! Trank!
Bee yang melihat itu langsung melempar 4 senjatanya yang teraliri listrik ke arah Naruto, namun Dengan mudah Naruto menangkis seluruh senjata Bee.
Wush! Blaaar!
Naruto yang melihat Bee melempar Dua Pedang di susul Dua pedang kembali langsung melompati Dua Pedang Bee yang pertama, dan saat akan jatuh ke tanah, dengan keras Naruto menghentakkan tubuhnya ke bawah membuat satu kotak lantai melayang ke udara dan menangkis dua pedang Bee sisanya.
Dum! Wush!
Tanpa peduli siapa di arena, Naruto menendang Lantai tersebut ke sembarang arah lalu melesat kembali ke arah Bee dengan cepat.
Wush! Sret!
Naruto yang bisa melihat Bee melesat ke arahnya dengan cepat dengan lengan kanannya yang terarah pada lehernya langsung menghindar karena jika terkena lehernya bisa hancur.
Wush!
Bee yang masih berlari terus berlari hingga Naruto menyadari sesuatu karena Bee menggunakan Teamnya sebagai umpan " Tak akan aku biarkan! " teriak Naruto melebarkan mata kanannya.
Deg! Pyaaaarsh!
Dengan waktu yang tepat, serangan Bee tertahan oleh Dinding Es berukuran besar yang entah kapan munculnya, Bee yang melihat itu hanya memasang wajah diamnya.
Bziiit!
Blaaar! Buagh!
Listrik mulai mengalir di seluruh tubuh Bee dan Bee langsung memusatkannya pada pukulannya dan menghancurkan Dinding Es di depannya, namun baru saja hancur sebuah tiang bendera mengenai dadanya dan mementalkannya cukup jauh
Bee yang terpental langsung mengusai dirinya dan menatap ke langit di mana Naruto saat ini melompat sambil memegang sebuah tiang bendera berukuran besar dan tinggi.
" HUUOORAAA! " teriak Naruto Melempar Tiang tersebut seperti tombak.
Wush! Jleb!
Tiang tersebutpun menancap di belakang Bee dan dengan cepat Naruto langsung melesat ke arah tiang tersebut dan menekan tiang tersebut hingga melengkung.
Twush!
Bagaikan pelontar Naruto kembali melesat ke arah Bee dengan cepat dengan tangan kanan terbungkus darahnya, Bee yang melihat itu juga menyiapkan tekniknya.
[" Exocrimson :Lariatta/Lariatta! "] teriak Naruto dan Bee bersamaan melesatkan teknik mereka.
Buagh! Blaaaar!
Begitu dua lengan tersebut beradu terjadi ledakan angin besar yang membuat tempat berpijak mereka hancur, Naruto yang memang belum menguasai Lariatta hanya bisa meringis kesakitan, Bee yang menyadarinya menambah energi listrik di lengannya.
Wush! Duaaar!
Dengan tenaga luar biasa, Bee mendorong Naruto dan membuat Naruto menabrak tanah arena dan terpental hingga cukup jauh, semua Anggota Naruto yang melihat itu melebarkan mata mereka.
" U-Ugh! Ghh! " ringis Naruto sambil menyentuh lengannya, namun baru Naruto menyentuh tangannya mata Naruto harus melebar karena baru menyadari bahwa tangannya telah putus.
Semua yang di arena di buat kaget ketika melihat lengan kanan Naruto telah putus, Naruto yang melihat tangan kanannya putus hanya bisa terdiam dengan raut yang susah di jelaskan.
" Danchou! " teriak Kiba berusaha berlari ke tempat Naruto namun Omoi menghadangnya " Dilarang ikut campur " ancam Omoi membuat Kiba menggeram tidak suka.
" Kali ini! Sudah berakhir! " teriak Bee melesat ke arah Naruto dan menyiapkan serangan berikutnya.
[" Setsutouzuki : Ketzusueki : Blood Arthur "]
Blaaaaaaaarrr!
Seketika di tempat Naruto terjadi ledakan Aura merah yang membara ke langit membuat semua harus terkejut kembali, Hiruzen dan Jiraiya yang melihat aura tersebut melebarkan matanya.
Wush!
Bee yang terkena dampak dari Aura tersebutpun mulai keluar dan terlihat tubuh Kanan Bee telah melepuh seperti terbakar.
' Aura macam apa itu, sungguh panas dan kuat sekali ' batin Bee sambil menatap aura merah yang masih membara hingga ke langit.
Swush!
Aura itupun terbelah memperlihatkan Naruto yang berdiri tegak dengan mata kanan berwarna emas dan mata kiri berwarna merah, dan juga tangan Kanan Naruto telah pulih kembali. Semua yang melihat lengan Naruto tumbuh kembali kembali di kejutkan.
Sawano Hiroyuki – Layer
" Sepertinya... Aku harus mengeluarkan senjata utamaku untuk melawanmu " ucap Naruto dengan suara berat, Naruto pun melepaskan jubahnya yang telah hancur sebagian lalu menghentakkan tangannya kedepan hingga memunculkan bola putih dan Naruto langsung meremas bola tersebut.
Boom! Boom! Swuush~
Kwak! Kwak!
Setelah Naruto meremas bola tersebut, terjadi ledakan Energi besar hingga membuat kawah besar yang mengelilingi Naruto di sertai suara ricuh mau dari alam dan Hewan seperti merasakan sesuatu energi yang besar.
Bahkan para Naga yang terbang langsung turun dan duduk sambil menundukkan kepala mereka seperti memberi penghormatan dimana energi tersebut berasal.
" Kali ini... Akan aku perlihatkan kekuatanku maksimalku pada semuanya " ucap Naruto sambil mengangkat tangan kanannya ke atas.
Bzit! Bzit! Bziit!
Petir mulai keluar dari lengan Naruto dan petir tersebut mulai melesat ke arah langit hingga tak terlihat kembali [" Wahai kekuatan, Aku Uzumaki Naruto memanggilmu sebagai tuanmu, memerintahkanmu turun dan perlihatkan dunia akan kekuatan dan cahayamu! "] ucap Naruto dengan lantang.
Swush!
Setelah Naruto membuka telapak tangannya, Sebuah cahaya putih mulai terlihat di langit
[" Koi! Juunitsu Seiketsu Majuryuu! "] teriak Naruto
Twush! Grep! Twuuuuuuuung! BOOOOOM!
Cahaya itupun turun dengan cepat dan setelah sampai di tangannya Naruto mengepalkan tangannya kembali dan seketika terjadi ledakan sonic di susul ledakan besar hingga membuat kawah berukuran besar hingga 800 meter, bahkan Bee yang ada di modenya ikut terpental cukup jauh.
Sring! Sring! Sring!
Setelah terjadinya ledakan muncul satu Aksara berwarna putih secara perlahan dan setelahnya aksara tersebut mulai berkumpul dan mulai masuk ke sebuah pedang di tangan Naruto.
Sret! Grep! Srash! Twush!
Setelah masuknya aksara tersebut Naruto memutar senjatanya hingga posisi terbalik lalu mengarahkannya ke depan dan memutar gagangnya dan 12 cahaya mulai muncul di sekeliling pedang Naruto dan membentuk pedang yang berbeda-beda.
Wush!
Dua belas senjata yang merapat pada satu pedang itupun melebar dan mengelilingi Naruto. Semua yang melihat senjata baru Naruto mulai ricuh, kagum dan terpana, dan ada juga yang saat ini tengah khawatir dan panik ketika Naruto mengeluarkan senjata tersebut terutama Asia.
' Pe-Pedang itu.. Memiliki kekuatan yang melebihi para Dragons Beast, jika begini terus aku bisa mati, dengan terpaksa aku harus menggunakan mode terakhirku ' batin Bee dimana perlahan aura merah yang menyelubungi Bee semakin besar
Twush! Grooaaaaaar!
Semua yang di arena harus di buat terkejut kembali ketika Bee berubah menjadi Hachi dari Nine Dragons Bijuu Beast. Namun Naruto hanya menatap datar perubahan Bee.
Hachi, Bull/Buffalo Dragons from The Nine Legends Dragons Bijuu Beast, Naga terkuat kedua setelah Kurama/Kyubi, Naga yang berukuran 300 meter, memiliki bentuk berkepala Banteng bertubuh Gurita dan memiliki delapan pasang sayap
Sret! Sring!
Setelah beberapa detik terdiam Naruto menarik dua Pedang di sekelilingnya.
Sret! Wush! Blaaar!
Baru berjalan 1 langkah, Naruto langsung melesat dengan cepat ke arah Bee hingga membuat ledakan angin hingga menghancurkan pijakan yang utuh dari ledakan tadi
Swush! Brak! Blaaaar!
Bee yang bisa melihat kecepatan Naruto melesatkan satu tentakelnya dengan cepat di mana Naruto berada, namun sebuah dinding tiba-tiba muncul menahan serangan cepatnya membuat Bee terkejut Karena di balik dinding tersebut tampak Naruto yang menatap dingin dirinya bahkan dia juga bisa membaca serangannya.
Wush!
Bee yang melihat itu melesatkan dua tentakelnya memberikan serangan dari dua sisi, namun Naruto telah lebih dulu melompat dan mendarat di salah satu tentakelnya yang terkunci oleh dindingnya.
Sraaash!
Tiba-tiba dua tentakel yang menyerang dari kedua sisi tadi tiba-tiba terpotong menjadi bagian kecil-kecil membuat Bee dan semua terkejut atas kejadian tersebut.
Jleb! Sret! Wush!
Setelah mengalihkan semuanya, Naruto menancapkan salah satu pedang di tangan kanannya lalu melesat mengikuti ujung tentakel tersebut sambil menyeret senjatanya yang tengah menancap di tentakel tersebut hingga membuat luka memanjang.
[" Kusoyaro! "] umpat Bee mengarahkan pukulan ke arah Naruto.
Sret! Tak! Wush!
Dengan indah Naruto berhasil menghindari pukulan tersebut dengan melompati pukulan tersebut lalu melompat kembali menggunakan tangannya dengan menghentakkan tangannya pada tangan Bee hingga dia saat ini berada di atas Bee.
Swush! Jleb! Blaaaaar!
Setelah di atas Bee, Naruto melempar pedang di tangan kirinya hingga menancap di samping Bee dan secara tiba-tiba , sebuah kawah terbentuk di bawah Bee membuat Bee terjatuh ke bawah
Wush! Srash!
Dengan gerakan cepat Naruto turun dari langit dan memutuskan Salah satu tanduk Bee dengan pedangnya, Bee yang melihat Salah satu tanduknya terputus melebarkan matanya.
Swush! Grep!
Secara tiba-tiba Muncul Dua Pedang lain d lengan Naruto menggantikan Dua pedang awal tadi
Swush! Blaaaar!
Begitu Naruto mengayunkan kedua pedang tersebut ke arahnya, Seluruh Air di Arena langsung menghantamnya di sertai sengatan Petir bertekanan tinggi membuat Semua melebarkan matanya karena kekuatan pedang Naruto berubah
[" Ghaaaaaa! "] teriak Bee tidak kuat dengan tekanan Listrik di buat Naruto.
Swush! Sret!
Bwuuush!
Setelah air dan petir, sekarang tampak Aura Api Biru yang terasa dingin mulai membakar Bee membuat Tubuh Bee perlahan membeku, Bee yang terbakar Api biru yang terasa dingin melebarkan matanya sambil menatap Naruto yang saat ini memegang dua pedang yang lain lagi.
Sring! Pyaaaaaaarsh!
Naruto yang melihat Bee mulai membeku mengibaskan pedang di lengan kirinya hingga dari bawah muncul Duri-Duri Es yang mulai mengunci gerakan Bee yang dalam bentuk Naga Hachi.
Sret! Wush!
Setelah itu Naruto melompat kelangit lalu melempar pedang di tangan kanannya hingga menancap di Es bagian Dada Bee.
Bwuuuushh!
Seketika Api mulai muncul dan Membakar Bee beserta Es yang menguncinya, Naruto yang melihat itu melepas pedang di lengan kirinya
Sret! Grep! Tap!
Bwuuuuush!
Setelah itu Muncul Dua pedang kembali di tangan Naruto dan setelah Naruto mendarat Aura Kuning dan Hitam mulai muncul di kedua pedang tersebut.
Sring! Blaaaar!
Berikutnya Naruto langsung mengayunkan kedua pedangnya secara menyilang hingga dua aura tersebut mulai memanjang dan mengenai Bee dan membuat ledakan besar kembali di arena.
Sret! Grep!
Melihat serangannya berhasil mengenai Bee, Naruto kembali mengganti Dua Senjata. Semua yang melihat setiap perubahan serangan Naruto menatap kagum Naruto.
" sugoii " kagum Julis
" Nii-san aku mohon jangan sampai kau menggunakan Jukitetsu " mohon Asia.
Twush! Twuung!
Naruto yang melihat sebuah cahaya kuning ke arahnya berdiri tegak dan seketika Ratusan Pedang muncul dari ketiadaan dan berputar cepat di depannya membuat cahaya tersebut terbelah.
Jleb! Blaaaaar!
BOOOOM!
Kelompok Naruto yang melihat belahan cahaya tersebut ke arah mereka langsung berniat menghindar namun. Sebuah pedang tiba-tiba menancap di depan mereka dan memunculkan dinding tanah berukuran besar membuat cahaya tersebut menghantam dinding tersebut hingga hancur.
" Apa hanya itu seranganmu " ucap Naruto sambil menghilangkan ratusan pedangnya lalu menatap dingin pada sosok Bee yang saat ini terluka parah dalam modenya " Serangan itu tidak akan pernah bisa melukaiku " ucap Naruto membuat Bee yang terluka menggeram marah.
[" Kusoyarooo! "] teriak Bee membuat ratusan Tombak Petir besar lalu melesatkannya ke arah Naruto beserta tentakel-tentakelnya.
Sret! Wush! Braaakk!
Naruto yang melihat itu langsung melompat ke udara dan begitu dia melompat ke udara, sebuah pohon besar tercipta dan mengeluarkan akar-akar besar yang mulai merambat luas ke seluruh arena dan saat akar-akar itu merambat tercipta pohon-pohon lain.
Jleb! Jleb! Wush! Wush!
Sebagian serangan Beepun tertahan oleh pohon-pohon Naruto dan sebagiannya lagi saat ini tengah di hindari dengan lincah oleh Naruto di udara.
Jiraiya dan Hiruzen yang melihat Naruto bisa menguasai element kayu menatap terkejut Naruto, karena hanya ada satu orang yang bisa menguasainya dan itu adalah Senju Hashirama, Kakek dari Tsunade.
Syutsyutsyut!
Bee yang tidak fokus dengan Akar Merambat Naruto seketika tersentak karena akar-akar tersebut mulai mengurungnya beserta tentakelnya, namun karena Dia melihat kesempatan Bee mulai membuka mulutnya hingga terkumpul sebuah bola Petir berukuran besar
[" Rasakan ini! "] teriak Bee menembakkan Bola petir besar ke arahnya yang masih di udara.
Wush! Pyaash!
Semua penonton seketika terkejut ketika Bola Petir yang akan mengenai Naruto tiba-tiba menghilang menjadi partikel.
Wush! Wush!
Tap!
Naruto yang melihat Bee yang mengarahkan delapan Tentakelnya ke arahnya dengan Mudah Menghindar lalu mendarat di depan Bee dengan selamat.
Sring! Sring! Sring! Jraaaash!
Semua penonton tidak tahu harus berapa kali di buat terkejut akan pertarungan kali ini, karena kali ini secara tiba-tiba seluruh Tentakel Bee terbelah di sertai Luka Besar di seluruh Tubuh Bee, bahkan Bee ikut terkejut saat menerima luka tersebut.
Wush! Buagh!
Dengan tenaga yang besar Naruto memukul Wajah Bee hingga terpental dari tempatnya, Naruto yang telah memberikan pukulan tersebut mulai jatuh berlutut dengan nafas terengah-engah.
" Sial! Apakah sudah batasnya " desis Kiba tidak suka dengan firasat buruk yang ada di hatinya
[" Bijuu Dama! "]
Wuuuush!
Dari balik asap keluar sebuah bola energi besar yang dengan cepat mengarah pada Naruto yang masih berlutut, namun Naruto yang menyadari itu menyeringai.
Sring! Duum! BOOOM!
Seketika Muncul 12 Pedang Naruto kembali di depan Naruto dalam posisi melingkar mengunci Bola Energi tersebut hingga tidak bergerak dan setelah menguncinya terjadi ledakan angin hingga membuat kawah di sekitar Naruto.
Sring! Sruuush~
Dua Belas Pedang Narutopun seketika terbalik mengenai ujung pedang mereka pada Bola Energi besar tersebut hingga menyusut menjadi kecil dan lenyap tak tersisa.
" Kau pikir serangan itu akan bisa melukaiku? " tanya Naruto sambil menatap Bee dengan seringai mengerikan miliknya, sementara Bee, saat ini dia menatap nyalang Naruto dengan Mode dua di mana dia diselubungi aura merah pekat.
Sret! Wush!
Setelah itu Naruto kembali berdiri tegak sesaat lalu melompat ke arah Pedang tersisanya yang masih pada posisinya lalu menggenggam senjata tersebut.
" Nii-chan! Aku mohon jangan tarik senjata itu! " teriak Asia, Namun Naruto tampak tak mendengarkan hal itu dan menarik pedang tersebut.
BOOOM!
Ledakan Energi berlimpah pun terjadi pada tubuh Naruto di mana Tubuh Naruto mengeluarkan Aura Putih, Merah dan Hitam secara bersamaan.
Bee yang melihat itu hanya bisa terdiam, ini untuk pertama kalinya dia melihat aura berlimpah seperti yang di keluarkan Naruto, instingnya berteriak padanya untuk menghentikan secepatnya jika tidak bisa di pastikan dia tewas di Arena tanpa kesengajaan.
[" Bijuu Dama! "] teriak Bee mulai mengumpulkan Energi Positif dan Negatif menjadi satu hingga membentuk Bola Energi berukuran Besar.
Sret! Sring! Sring!
Naruto yang melihat itu menggores jempolnya pada sisi tajam Senjata di tangannya lalu mengibas-ngibas pedangnya membentuk tulisan aksara lalu mengarahkannya di depan wajahnya.
Sring!
Dua Belas Pedang yang mengelilingi senjata itupun menyatu hingga membuat pedang itu bercahaya terang
Twush!
Bee yang merasa cukup pun menembakkan Bolanya Energinya tersebut sementara Naruto langsung mengambil posisi mengibas pedangnya.
[" Kami-no-Engei : ... "] jeda Naruto
Bwuuuuuuuush!
Seketika Cahaya pada pedang Naruto memanjang hingga mencapai ujung Arena.
" Gawat Jika kita terkena kita bisa mati! " panik Kiba dan yang lain
[" Jukitetsu : Ounmyoujin! "] lanjut Naruto sambil mengayunkan pedangnya secara horisontal.
Sriiiiing!
BOOOOOOOOOOM! BLAAAAAAAAAAAAAAAAAR!
Seketika Di arena berukuran Empat Hektar tersebut terjadi getaran besar di susul ledakan besar hingga menghancurkan Seluruh Arena menjadi berantakan.
Semua penonton langsung panik begitu melihat bebatuan-bebatuan ke arah mereka namun untungnya Lima Kekkai muncul dan menahan bebatuan-bebatuan tersebut.
Dan untungnya lagi Anggota Naruto Dan Bee sempat keluar Arena dengan menyelam ke dalam laut, jika mereka di sana bisa di pastikan mereka akan terbelah.
Swush!
Aura pedang Narutopun memendek seukuran pedangnya. Naruto yang telah melakukan serangan penuh menatap arena yang hancur saat ini dan di Arena tersebut tampak Bee yang masih selamat walau tubuhnya tampak susah untuk berdiri.
[" Ka-Kau.. "] geram Bee.
Sret!
" Hah.. Hah.. " Naruto yang akan kehilangan keseimbangannya seketika menguasai dirinya sambil menatap Bee tajam dengan nafas terengah-engah.
[" Sepertinya kau juga telah mencapai batasmu, tapi aku masih belum! "] teriak Bee meningkatkan kekuatannya kembali hingga di lengannya muncul Tulang Banteng.
Swush! Bwuuuush!
Naruto yang melihat itu seketika Terbungkus Api hitam dan putih dan dari tangan kanan Naruto seluruh Element berkumpul hingga membentuk tengkorak Kepala Naga berukuran super besar.
Wush! Wush!
Seolah Mengerti dengan kecepatan luar biasa Naruto dan Bee sama-sama melesat membuat Juri langsung membuat dinding untuk mencegah pertarungan Tersebut.
" Siap jika ini berlanjut maka! "
[" Huooooaaa! "] teriak Bee mengayunkan lengan kanannya yang terlapisi tengkorak banteng.
" HUUOOORAAAA! " teriak Naruto lebih lantang.
[" Larriata!/Kami-no-Engei : Jukitetsu : Ounmyoujin Lariatta! "] teriak Bee dan Naruto secara bersamaan
Buagh! Blaaar! Twush! BOOOOOOM! BLAAAAAAAAAAR!
Dinding yang membatasi serangan merekapun hancur membuat kedua serangan tersebut berbenturan dan kembali, terjadi ledakan Angin dan di susul dengan ledakan angin besar di Arena hingga membuat Arena berukuran Empat Hektar tersebut membentuk Kawah sedalam rumah bertingkat 3.
Semua yang melihat pertarungan menegangkan kali ini di buat kagum akan kekuatan Naruto yang mengerikan begitupun juga Untuk Bee yang memiliki Energi dari salah satu naga The Nine Legends Dragons Bijuu Beast yang bisa mengimbangi kekuatan Naruto.
Setelah ledakan reda tampak Di tengah kawah berdiri Naruto yang masih terselubung Aura Hitam Putih dan juga Di lengan Kanan Naruto tampak Tengkorak Naga Berukuran besar tersebut juga hancur sebagiannya.
Sementara Bee, saat Ini Bee tengah berbaring tak sadarkan diri di dalam kawah, semua yang melihat hasil dari pertandingan ini di buat terdiam.
Charlotte yang melihat pertarungan Kali ini di buat terdiam dengan pikiran bercampur aduk, Karena bagaimanapun senjata itulah yang membuat kekuatan Naruto meningkat, dia berpikir untuk memberitahu Naruto agar senjata tersebut harus di segel agar tidak ada orang sembarangan yang mengincarnya, begitupun dengan Wanita di sebelah Charlotte, dirinya juga memikirkan hal yang sama
" Pe-Pemenangnya, Uzumaki Naruto! "
" UWWWWOOOOH! " .
Deg!
Seketika Orang-orang tertentu di Arena tersentak begitu merasakan Energi besar akan keluar dari tubuh Naruto, Asia yang paling merasakannya langsung berteriak.
" Siapapun! Hentikan Nii-chan! Jika tidak dia akan meledakan Energi yang bisa menghancurkan Bumi Ini! " teriak Asia." HuuuooooaaaAAAAAAAAAAAAA! "] teriak Naruto dengan suara berat.
Twush!
Secara tiba-tiba Aura merah mulai keluar dengan dahsyat hingga menjulang ke langit, Hiruzen yang melihat itu langsung bersiap.
" Semua Unit! Hentikan Naruto! Jangan sampai dia melepaskan Energinya lebih besar lagi! " perintah Hiruzen.
Swush! Swush!
Semua Unit yang ada di Arena langsung terjun melesat ke arah Naruto, Begitu juga Jiraiya dan Tsunade.
" HAAAAAAAAA! "
BOOM!
Seketika Semua Unit terjatuh karena beratnya Gravitasi, Jiraiya yang paling mengenal Kekuatan Ini menggeram tidak suka " Si-Sial " umpat Jiraiya.
" Danchou! Sadarlah! " teriak Kiba berusaha menyadarkan Ketuanya. Namun yang ada Naruto menatap dirinya dengan pandangan mengerikan yang membuat Kiba menelan ludah dengan berat.
" Grrr, HAAAA! " Geram Naruto lalu bersiap melesat ke arah Kiba.
" Shimata! " umpat Dohnassek
Wush! Deg!
Seketika Tubuh Naruto tidak bisa bergerak karena saat ini Tampak Kurumi tengah melayang di depan Naruto sambil menyentuh kepala Naruto dengan Zafkiennya yang menyala terang.
" sadarlah Naru-kun! " ucap Kurumi, Namun yang ada Naruto hanya menatapnya dengan tatapan membunuh yang kuat. Kurumi yang melihat tatapan Naruto di buat terdiam apalagi mata Kurumi saat ini menatap terkejut mata kanan Naruto.
" NII-CHAN! SADARLAH! "
Grep!
Semua seketika tersentak ketika secara tiba-tiba Asia memeluk Naruto dari belakang.
" AKHHHH! "
Deg!
Seketika Tubuh Naruto menegang begitu mendengar teriakan kesakitan Asia, Matanya langsung melirik Asia yang saat ini menahan sakit karena Aura miliknya.
Wush! Bruk!
Secara tiba-tiba Aura itupun menghilang di susul Naruto yang akan jatuh karena kelelahan, namun untungnya Aiz muncul dan menahannya agar tidak jatuh.
Sring!
Jleb!
Pedang Jukitetsu yang menyatu dengan Narutopun kembali dan menancap di samping Naruto tanpa terdapat energi sama sekali di pedang tersebut.
Asia yang melihat kakaknya kembali tersenyum dan mengeratkan pelukannya pada Naruto yang saat ini akan kehilangan kesadaraannya.
" A-Asia... Ke-Kenapa... " gumam Naruto lemah " Baka... Baka! Hiks.. Hiks " Naruto yang mendengar itu hanya bisa tersenyum lemah sebelum kehilangan kesadarannya.
Wush!
Setelah hilangnya kesadaran Naruto, Semua Unitpun mendekati Naruto dan mengecek keadaan Naruto.
" Huft~ Syukurlah dia baik-baik saja " hela Kakashi membuat semua di sana bernafas lega " Lalu, bagaimana dengan pedang itu? " tanya Guy yang menatap takut pedang Naruto.
" Jangan khawatir, pedang itu tidak akan bisa di gunakan selama 2 tahun dari sekarang. Setelah menggunakan seluruh kekuatan yang ada pada pedang tersebut, pedang tersebut akan tertidur selama 2 tahun untuk mengisi energinya kembali " ucap Asia yang mengetahui efek penggunaan Jukitetsu.
" Selama itu? " kejut Asuma tidak percaya " Syukurlah " gumam Kurenai bersyukur karena pedang seperti itu akan tertidur cukup lama.
" Baka... Hontouni Naruto Nii-chan no baka " lirih Asia sambil mengeratkan pelukannya dan menyelipkan wajahnya di leher Naruto yang saat ini tak sadarkan diri.
Dengan begitu pertandinganpun berakhir dengan kemenangan Whitefox di Pertandingan The Rings Dragons.
Di salah satu tempat duduk penonton tampak seorang perempuan berambut merah dan Kuning saat ini tengah menatap arena dengan pandangan yang sulit di jelaskan.
" Ikuzo, Kita pergi dari sini " ucap perempuan berambut merah sambil menarik Perempuan berambut kuning Twins tail di sampingnya " Tapi... "
" Jangan Khawatir, Besok kita akan Menemuinya " ucap perempuan tersebut, perempuan berambut kuning yang mendengar itu menatap Arena sesaat sebelum mengangguk pelan mengikuti tarikan perempuan berambut merah di depannya.
' Nii-chan... Sebentar lagi kita akan bertemu '
.
.
.
.
.
.
.
.
TBC
Selanjutnya Di Naruto : The Dragon Future
.
" Ha-Hai, Namaku Uzumaki Naruto! "
" Salam Kenal, Uzumaki-kun. Namaku Arthuria Pen Dragon, Salam Kenal "
" Siapa Kalian? "
" Apa-Apaan itu? Kenapa aku juga terlibat? "
" Yang terpenting kita harus lari! "
" Ka-Kau.. Kau harus bertanggung jawab! "
" Hah!? "
Selanjutnya Di Chapter 28 : Dragons Champions Arc III : Slice of Life : Hey! What Happen?!
.
Note : yo! Minna-san saya kembali lagi dengan Sang Author yang katanya melegenda ( Ingat katanya ) dengan ceritanya yang melegenda ( Ini fakta ada yang bilang ).
Ya~ sudah lama saya tidak up sepertinya semua tidak sabar membaca cerita ini dan pada akhirnya saya update dan saya jamin, kalian puas membaca ceritanya dengan Word sebanyak 12K+.
Kalian pasti bertanya bagaimana bisa alur seperti ini terjadi, di Chapter berikut akan di jelas. Begitu juga dengan lengan robot milik Naruto, Naruto akan bercerita di Chapter depan begitu juga Naruto akan mendapatkan Julukan Baru yang langsung di berikan seluruh Dunia untuk Naruto seorang.
Lalu kekuatan dari Jukitetsu? Bisa di bilang Naruto akan menjadi Overgodpower jika menggunakan pedsng ini terbukti Empat Hektar Arena hancur. Namun seiring dengan cerita akan ada kekuatan yang lebih tinggi dari Naruto yang bisa di bilang SuperOverGodPower/SuperMegaOverGodPower.
Untuk kali ini saya tidak akan banyak basa basi karena saya akan memfokuskan untuk mengupdate cerita NACTLM yang tinggal sedikit lagi dan Autis? Or Genius? Saya masih mencari idenya walau sudah 1K+ terketik, lalu The Magical Battle saya juga masih mencari Ide. Kalian tahu mencari Ide itu susah.
Baiklah kalau begitu itu saja dari saya, Jaa~
Please Review
