Disclaimer : Eiichiro Oda & Ichiei Ishibumi

warning :non canon, dll


SEBELUM PERTARUNGAN

DENGAN AYANO DAN LUFFY

Luffy dan Ayano sampai di rumah, Luffy sudah menceritakan banyak sekali kepada Ayano. Ayano mendengarkan semua kejadian di sekolah

'' Apa ! kaubilang kau menemukan seorang wanita di taman sekolah ! '' kata Ayano kaget

'' Benar, wanita itu memakai pakaian Kimono, memiliki ekor berwarna kuning dan mempunyai telinga seperti Rubah '' kata Luffy, setelah menjelaskan penampilan wanita itu membuat Luffy teringat dengan Suku Mink

'' Mempunyai telinga rubah ? '' Ayano lalu berpikir tentang gadis yang di jelaskan oleh Luffy, setelah Luffy menjelaskan gadis itu, Ayano merasa kalau gadis yang di sebutkan oleh Luffy adalah Kitsune

Saat Ayano masih berpikir Ayano lalu terkaget mengejutkan Luffy.

'' Ada apa Ayano ? '' tanya Luffy penasaran

'' Masakan ku ! '' teriak Ayano

Ayano lalu lari ke dapur dengan kecepatan yang luar biasa, Luffy sampai kaget melihatnya

'' Cepat sekali '' pikir Luffy kaget

'' Huaaaaaa ! '' terdengar suara tangisan di dalam dapur, Luffy lalu penasaran dengan Ayano lalu memutuskan menuju dapur. Luffy lalu melihat ke dapur dan menemukan Ayano yang sedang menangis

'' Ada apa Ayano ? '' tanya Luffy lagi

'' Masakan ku, Huaaaaa ! '' Ayano terus menangis seperti kehilangan sesuatu yang berharga, Luffy Swatdrop melihat Ayano

MALAM NYA

Luffy sekarang terlihat memakai baju lengan panjang berwarna putih, dengan membawa kameranya, dan memakai topi jerami kesayangan nya, Luffy akan mencari kejadian Gaib di kota Kouh. Luffy sudah berjanji kepada Rias bahwa dia akan membawa foto tentang hal-hal Gaib

'' Baiklah Ayano aku akan pergi sekarang '' kata Luffy pamit

'' Tunggu Luffy san ! '' Ayano lalu memanggil Luffy

'' Ada apa ? '' kata Luffy

'' Apakah semua nya sudah kau bawa ? '' tanya Ayano

'' Sudah kok '' kata Luffy

'' Kau sudah membawa uang '' kata Ayano Khawatir kalau Luffy tidak membawa uang untuk menaiki bus dan untuk membeli makanan nya di perjalanan nya

'' Oh aku lupa '' kata Luffy, Ayano lalu mendesah. Ayano lalu merogoh kantong nya dan mengeluarkan beberapa uang

'' Ini Luffy san '' kata Ayano memberi kan uang ke Luffy, Luffy lalu mengambil uang yang di berikan Ayano

'' Terima kasih Ayano '' kata Luffy berterima kasih

'' Kalau begitu hati-hati Luffy san, ingat kalau sudah pukul 11 kau harus pulang '' kata Ayano mengingatkan Luffy

'' Baiklah '' kata Luffy lalu berjalan menuju pintu keluar sambil melambaikan tangan ke arah Ayano

Ayano membalas dengan melambaikan tangan juga, dia masih khawatir dengan Luffy, dia berharap tidak terjadi apa-apa dengan Luffy

Luffy sekarang sedang berjalan berkeliling kota, Luffy sudah melewati banyak tempat seperti taman, jalan raya , dan perumahan yang banyak. Luffy terus berkeliling

Luffy pun memutuskan untuk berpetualang lebih jauh jadi dia memutuskan untuk menaiki Bus, Luffy bisa saja berjalan kaki atau berlari tapi dia merasa kalau itu akan melelahkan

Luffy lalu menuju terminal Bus dan menunggu Bus di sana Luffy menunggu sambil duduk dia sendirian di terminal, Luffy berpikir kalau orang-orang sudah tidur sekarang. kemudian Bus

pun datang Luffy lalu menaiki Bus itu

Luffy duduk di dekat jendela seperti biasa nya, Luffy merasa tidak akan bosan jika melihat pemandangan saat dalam perjalanan

'' Aku tidak sabar '' kata Luffy merasa tidak sabar

~X~

DI RUANGAN CLUB ILMU GAIB

Rias sekarang sedang berkumpul dengan para keluarganya yaitu Koneko, Akeno, dan Kiba. seperti Biasa mereka akan melakukan tugas mereka sebagai Iblis

'' Baiklah kita akan melakukan tugas kita pada malam ini '' kata Rias memberi tahu para budak nya

'' Baiklah Bucho '' kata seluruh budaknya

Saat mereka berbicara dengan tenang tanpa ada gangguan tiba-tiba pintu club di buka dengan cepat, seluruh anggota club Ilmu Gaib kaget lalu melihat siapa yang membuka pintu, dan ternyata yang membuka pintu adalah Issei

'' Bucho ! '' Issei lalu berteriak memanggil Bucho nya, Rias beserta budak nya bingung dengan Issei kenapa dia begitu panik

'' Bucho kumohon tolong aku ! '' kata Issei kecapean

'' Ada apa Issei ? '' tanya Rias khawatir

'' Kumohon bantu aku '' kata Issei lalu mendekati Rias

Akeno lalu membantu Issei untuk duduk di kursi dan menenangkan nya, Kiba melihat Issei seperti ketakutan sedangkan Koneko hanya melihat Issei dengan wajah netralnya

'' Apa yang harus ku bantu Issei '' tanya Rias kepada Issei yang masih menenangkan dirinya

'' Tolong bantu aku menyelamatkan Asia '' kata Issei khawatir

Rias lalu kaget karena Issei masih mempunyai hubungan dengan biarawati itu, Rias lalu marah kepada Issei

'' Kenapa kau masih berhubungan dengan biarawati itu ! '' kata Rias marah

'' Kumohon bantu Asia Bucho, Asia sekarang dalam masalah '' kata Issei memohon kepada Ketua nya

'' Tidak ! '' tolak Rias

'' Kenapa ? '' tanya Issei

'' Kita tidak mempunyai urusan dengan biarawati itu, jadi kenapa kita harus menolong nya '' kata Rias menolak

'' Tapi Asia dalam bahaya kita harus menolong nya '' kata Issei berusaha membujuk ketuanya

'' Aku bilang tidak tetap saja tidak Issei ! '' kata Rias tegas

Issei lalu merasa kecewa dengan Bucho nya, dia berpikir kalau Asia sekarang sedang dalam masalah, Asia adalah teman nya dan dia juga sudah mendengar cerita Asia yang di buang oleh gereja dan hidup sendirian

'' Pokoknya aku akan menolong Asia '' kata Issei tetap ingin menolong Asia

'' Issei ! dengarkan aku, aku memerintahkan mu untuk tidak menolong nya '' kata Rias memerintahkan Issei

'' Maaf Bucho kali ini aku terpaksa melanggar perintah mu '' kata Issei, Issei lalu menuju pintu keluar, dia memutuskan untuk menolong Asia sendirian

'' Tunggu ! '' tiba-tiba Kiba memanggil Issei

'' Kalian ingin mencegah ku ? maaf aku akan tetap menolong Asia '' tegas Issei

'' Siapa yang ingin mencegah mu '' kata Kiba

Issei pun kaget, Kiba tidak akan mencegah nya jadi kenapa dia memanggil nya

'' Aku akan membantu mu '' kata Kiba dengan senyum sambil menyarung kan pedang nya

Issei terkejut dengan perkataan Kiba, dia tidak menyangka kalau Kiba akan membantu nya

'' Aku juga akan membantu mu '' Koneko lalu berdiri dari aksi duduk nya dan menuju Issei

Issei tambah terkejut dengan Koneko, dia juga akan membantu nya ?

'' Kiba, Koneko chan '' Issei merasa senang karena dia tidak berpikir kalau dia akan di bantu

'' Sepertinya aku tidak punya pilihan '' Rias lalu berdiri dari tempat duduknya

Issei melihat Rias lalu menuju kepadanya yang sepertinya akan memberitahukan sesuatu, Issei sudah besiap-siap untuk mendaptkan ocehan dari Bucho nya akan tetapi...

'' Aku akan membantu mu juga '' kata Rias

Issei langsung kaget, Bucho nya juga akan membantu nya. dia tidak menyangka kalau bisa jadi seperti nya suasana nya

'' Terima kasih Bucho '' kata Issei berterima kasih sambil tersenyum

'' Ini demi budak ku yang berharga '' kata Rias tersenyum

'' Ara ara sepertunya ini akan menyenangkan '' kata Akeno juga akan membantu

'' Terima kasih semuanya '' kata Issei terharu dengan bantuan ini

'' Tidak perlu berterima kasih, kita ini kan berteman '' kata Kiba juga tersenyum

Issei tidak menyangka kalau pangeran Kouh itu begitu baik, dia sekarang merasa bersalah karena membenci nya

'' Baiklah saat nya pergi '' kata Issei lalu membuka pintu

'' Aku dan Akeno akan menyusul '' kata Rias, Issei lalu mengangguk

'' Sekarang ada dimana Gadis yang kau sebutkan itu '' kata Kiba

'' Dia ada di gereja di atas bukit '' kata Issei memberi tahu

'' Baiklah kita akan menuju ke sana dengan cepat '' kata Kiba semangat

~X~

DENGAN LUFFY

Luffy sekarang sedang jalan-jalan di sudut-sudut kota, dia sedang mencari hal-hal Gaib tapi Luffy tidak menemukan satu pun kejadian Gaib

Luffy lalu memutuskan untuk mencari ke pegunungan yang tinggi, saat Luffy melewati sebuah gang Luffy mendengar sebuah suara

'' Tolong ! ''

Luffy mendengar suara itu di dalam gang, Luffy pun memutuskan untuk memasuki gang tersebut. Luffy lalu menggunakan haki Kebun nya untuk memeriksa gang itu. dan ternyata Luffy menemukan 5 orang di dalam gang tersebut

Luffy memutuskan untuk memasuki gang tersebut, Luffy penasaran siapa yang meminta tolong, Luffy terus berjalan menyelusuri gang tersebut hingga akhirnya Luffy melihat 5 orang dengan 1 wanita dan 4 pria

'' Cepat serah kan uang mu '' teriak salah satu pria tersebut

'' Tidak ! tolong '' kata wanita itu berteriak

'' Diam kau atau kami bunuh '' kata salah satu pria

'' Cepat ambil tas nya ''

Luffy melihat ini lalu berpikir dengan otak lemotnya, dia masih berpikir kenapa wanita itu berteriak, wanita itu pun melihat Luffy dan meminta tolong

'' Tolong ! aku di rampok '' kata wanita itu meminta tolong

Luffy pun sadar '' kau di rampok ? kenapa kau tidak bilang dari tadi '' kata Luffy baru menyadari kalau wanita itu di rampok

'' Baiklah aku akan menolong mu '' kata Luffy lalu berjalan menuju ke 4 pria tersebut

4 pria tersebut lalu melihat Luffy yang sedang menuju ke arah mereka, salah satu pria pun membentak Luffy

'' Hey siapa kau ini ! ''

'' Jangan ikut campur ''

'' Kau mau kami bunuh ''

Bentakan-bentakan para perampok itu terus terdengar tapi Luffy tidak mendengarkan semua perkataaan para perampok itu, Luffy terus berjalan menuju 4 perampok itu

'' Hey kau tidak mendengarkan kami ya ?! ''

'' Ayo serang dia ''

para perampok itu pun mulai menyerang Luffy, salah satu perampok mulai menyerang Luffy dengan pisau nya tapi Luffy menghindari pisau itu. Luffy lalu memegang tangan perampok yang memegang pisau dan melempar nya ke arah tong sampah

'' Agh ! '' ucap perampok itu kesakitan setelah di lempar oleh Luffy

Para teman perampok itu melihat teman di lempar begitu saja langsung kaget, lalu perampok lain pun menyerang Luffy dengan memukul nya, Luffy manahan pukulan perampok tersebut dengan tangan nya dan Luffy pun membalas nya dengan memukul kepada perampok tersebut dan terhempas kebelakang

Perampok satu lagi lalu mulai menendang Luffy dengan kakinya tapi Luffy mengangkat kakinya untuk menahan tendangan perampok itu, Luffy lalu menendang perampok itu dengan kaki kanan nya dengan kuat. perampok itu pun terjatuh

Perampok lain yang melihat teman nya di hajar dengan mudah lalu ketakutan, dia tidak menyangka kalau anak topi jerami itu sangat kuat, dengan kesempatan terakhir perampok itu lalu mengeluarkan pistol di dalam baju nya dan menembak Luffy

luffy yang melihat sebuah peluru menuju ke arah nya lalu menghindari peluru itu dengan Kenbunsho haki nya, peluru itu lalu melewati Luffy tanpa masalah. perampok itu kaget dan panik lalu perampok itu menembak Luffy secara beruntun dengan pistol nya, sekali lagi Luffy menghindari seluruh tembakan dari perampok tersebut

Luffy lalu mendekati perampok tersebut sambil menghindari tembakan dari pistol nya, luffy lalu bersiap-siap dengan pukulan nya. Luffy berniat untuk memukul wajah perampok itu dengan kuat, setelah dekat Luffy lalu memuku perampok itu tepat di wajah. seaking kuat nya pukulan Luffy sampai-sampai gigi perampok itu copot semua dan perampok itu pun pingsan

'' Akhirnya selesai juga '' kata Luffy, Luffy lalu melihat wanita yang di tolong nya

wanitaitu lalu mendekati Luffy untuk berterima kasih

'' Terima kasih sudah menolong ku '' kata Wanita itu sambil menunduk, Luffy melihat wanita itu berterima kasih hanya tertawa

'' Shishishi itu tidak masalah '' kata Luffy dengan tertawa, wanita itu lalu merogoh saku nya dan mengeluarakan uang

'' Aku memiliki uang, kau bisa mengambil sedikit '' kata wanita itu

'' Aku sudah memiliki uang '' Tolak Luffy

'' Tapi aku harus memberikan mu sesuatu sebagai tanda terima kasih '' wanita itu terus memaksa

Luffy lalu melihat dalam tas wanita itu dan melihat sebuah roti, Luffy pun mempunyai ide

'' Kalau begitu aku mau roti yang ada di dalam tas mu '' kata Luffy sambil menunjuk roti di dalam tas wanita tersebut

Wanita itu lalu mengeluarkan roti di dalam tas nya, dan memberikan nya kepada Luffy

'' Apa kau yakin hanya meminta itu '' kata wanita itu

'' Ya aku yakin, aku memang dari tadi sedang lapar '' kata Luffy

'' Kalau begitu aku mau pulang dulu selamat jumpa '' kata wanita itu pamit

'' Selamat jumpa '' kata Luffy

Wanita itu lalu pergi meninggalkan Luffy, Luffy lalu membuka bungkusan roti itu lalu memakan roti itu

'' Wah roti ini enak sekali '' kata Luffy sambil mengunyah roti tersebut

Luffy pun melanjutkan perjalanan nya dalam mencari kejadian Gaib, Luffy lalu menelusuri jalan raya. Luffy lalu melihat seseorang di seberang jalan, terlihat 2 wanita di seberang jalan

Luffy mengenali kedua wanita itu, wanita itu lalu melihat Luffy dan terkejut

'' Mugiwara kun ! '' panggil nya

Setelah Luffy melihat dengan dekat Luffy lalu mengenal dengan jelas 2 wanita itu, wanita itu adalah Aika Kiriyuu dan Katase yang sedang berbelanja. Luffy bingung kenapa mereka keluar pada malam hari begini

'' Hey kalian sedang apa ? '' tanya Luffy, Luffy pun mendekati mereka berdua

Luffy mengenal Aika saat Luffy pergi ke kelas Issei, saat Luffy ke kelas Issei Luffy bertemu dengan Aika. Aika memiliki ciri-ciri rambut coklat, berkepang dua, dan memakai kacamata.

'' Kami sedang berbelanja, sedangkan kau '' tanya Aika

'' Aku sedang mengerjakan tugas club ku '' kata Luffy

'' Tugas club ? tugas club macam apa di malam hari ini '' kata Aika penasaran

'' Aku di tugaskan oleh Rias untuk memotret hal-hal Gaib '' jawab Luffy

'' Hal Gaib ? '' Aika penasaran

'' Apa ! Rias sama menyuruh mu ? '' Katase lalu tiba-tiba bergabung dengan pembicaraan

'' Benar '' kata Luffy polos

'' Jadi kau masuk ke club Rias sama ? '' tanya Katase lagi

'' Benar '' jawab Luffy lagi

'' Bagaimana bisa kau masuk ke club nya ? '' Katase terus bertanya ke pada Luffy

'' Entahlah, tapi Ayano yang memasukkan ku '' kata Luffy mengingat Ayano

'' Ayano ? Maksud mu Ayano Himea '' Katase tiba-tiba terkejut mendengar nama Ayano

'' Benar '' kata Luffy, Luffy merasa kesel di tanya terus

'' Tidak kusangka setelah kau mengincar Rias sama sekarang kau mengincar Ayano san, kau memang pria mesum '' kata Katase menuduh Luffy

'' Apa maksud mu '' kata Luffy bingung

'' Kau berencana melakukan sesuatu dengan Ayano san kan '' kata Katase terus menuduh Luffy

'' Sesuatu ? '' Luffy tidak mengerti

'' Sudah-sudah jangan bertengkar lagi '' Aika lalu mendamaikan situasi ''ini sudah malam jangan bertengkar di malam hari '' Aika memperingatkan kedua teman sekolah nya

'' Hm ! '' Katase hanya mengarahkan kepalanya ke arah lain, Luffy sweatdrop dengan tingkah Katase '' ada apa dengan nya ? '' pikir Luffy

'' Baiklah bagaimana kalau kau mampir dulu ke rumah ku Mugiwara kun '' ajak Aika

'' Tidak terima kasih, aku harus menyelesaikan tugas ku '' kata Luffy

'' Oh baiklah, tapi aku mempunyai banyak makanan di rumah '' Aika lalu mencoba menggoda Luffy dengan makanan

'' Makanan !? '' Luffy lalu tergoda dengan kata Aika

'' Benar, aku memiliki daging ayam dan beberapa jenis daging '' Aika terus menggoda Luffy

'' Daging ! baiklah aku ikut '' kata Luffy, Katase lalu terkejut Luffy menerima ajakan Aika

'' Tapi Aika... ''

'' Tidak apa-apa, lagian sangat bosan kalau cuma kita berdua ada di rumah ku '' kata Aika

Katase lalu pasrah lalu mengangguk, sedangkan Luffy merasa senang karena dia akan memakan sebuah daging

'' Baiklah, saat nya ke rumah mu '' Luffy lalu jalan duluan

'' Tunggu Mugiwara kun, apakah kau tahu di mana rumah ku ? '' tanya Aika

'' Tidak '' jawab Luffy polos

Aika mendesah sedangkan Katase melihat Luffy kesal, kenapa dia harus bersama orang bodoh ini

'' Biar aku saja yang memandu '' kata Aika, Luffy mengangguk

~X~

DI RUMAH AIKA

'' Akhirnya kita sudah sampai '' Aika lalu masuk ke dalam rumah nya '' ayo masuk jangan malu-malu '' Aika mempersilahkan Luffy dan Katase masuk

Luffy dan Katase pun masuk ke dalam rumah Aika, di dalam rumah Aika bisa di bilang bersih, Luffy lalu duduk di ruang tamu dengan Katase

'' Kalian tunggu sebentar, aku akan membuat makan nya '' kata Aika lalu pergi ke dapur, dan tinggal lah Luffy dan Katase

Luffy lalu melihat Katase yang sedang melihat nya juga, Katase melihat Luffy dengan tatapan tajam

'' Ada apa ? '' tanya Luffy bingung di tatap tajam

'' Kenapa kau bisa bergabung ke dalam club Rias sama ? '' tanya Katase masih tidak percaya

'' Sudah ku bilang aku tidak tahu '' kata Luffy

'' Pasti kau melakukan sesuatu dengan Rias sama '' Katase terus menuduh Luffy

'' Aku tidak melakukan apa-apa '' kata Luffy jujur

'' Jangan bohong ! tidak mungkin Rias sama menerima mu begitu saja, orang-orang yang ingin masuk ke club Rias sama selalu di tolak '' kata Katase menceritakan kenapa club Rias hanya 4 orang saja

'' Jadi itu penyebabnya dia hanya memiliki anggota 4 orang '' kata Luffy

Katase lalu kesal karena pertanyaan nya masih tidak di jawab dengan benar, Katase lalu terus menanyai Luffy

'' Apa hubungan mu dengan Ayano ? '' tanya Katase lagi

'' Kami berteman '' jawab Luffy jujur

'' Aku tidak percaya '' kata Katase tetap tidak percaya

Luffy kesal dengan wanita di depan nya ini, kenapa dia terus tidak percaya dengan kata-katanya, padahal dia sudah mengatakan nya dengan jujur

'' Sungguh kami cuma berteman '' kata Luffy lagi

'' Aku tetap tidak percaya '' Katase tetap tidak percaya, Luffy pun kesal

'' Ya sudah terserah kau '' kata Luffy kesal

'' Dengar ya, aku sangat benci dengan pria mesum jadi jangan dekati aku '' kata Katase

Luffy hanya menatap Katase dengan tatapan cemberut, tak lama kemudian Aika pun datang sambil membawa makanan

'' Makanan nya sudah datang '' kata Aika memberi tahu kedua tamu nya

Luffy yang melihat makanan langsung sorak-sorak bergembira, Katase melihat Luffy dengan tatapan bingung karena tiba-tiba Luffy sangat senang, Aika lalu menaruh makan nya di atas meja di depan Luffy dan Katase, Luffy sudah bersiap-siap untuk memakan makan nya

'' Baiklah selamat makan '' Luffy langsung memakan hidangan di depan nya tetapi Luffy hanya memakan bagian nya, karena dia tahu kalau Katase dan Aika juga akan makan. Katase merasa jijik dengan cara makan Luffy, Luffy memakan daging nya dengan satu atau tiga gigitan tanpa tersisah

'' Wah aku tidak tahu kalau Mugiawara kun memiliki selera makan yang besar '' kata Aika kaget

'' Hey, pelan-pelan '' protes Katase

'' Maaf '' kata Luffy meminta maaf lalu melanjutkan makan dengan cara yang sama tapi agak pelan

'' Baiklah saat nya makan '' kata Aika juga mulai memakan makan nya

Katase juga mulai memakan makan nya, mereka bertiga pun mulai memakan makanan nya, Aika dan Katase makan dengan pelan-pelan sedangkan Luffy makan dengan tidak normal

'' Dia sangat menganggu acara makan ku '' kata Katase

'' Sudahlah, aku justru terhibur dengan cara nya makan '' kata Aika terhibur

Katase hanya mendesah kalah, dia tidak mengira kalau Aika menyukai cara makan Luffy, Katase bingung apakah orang tua Luffy selalu membuat makanan yang sangat banyak untuk Luffy

'' Mugiwara kun, apakah orang tua mu tidak kesulitan dengan cara makan mu ini '' tanya Aika juga penasaran

'' Aku hanya mempunyai Ayah dan Kakek '' kata Luffy, Katase dan Aika kaget

'' Apakah kau tidak mempunyai ibu ? '' tanya Katase

'' Tidak, aku tidak tahu siapa ibu ku '' kata Luffy sambil memakan daging

'' Jadi kau di asuh oleh Kakek mu dan Ayah mu '' Katase mulai penasaran dengan kisah Luffy

'' Aku hanya di asuh oleh Kakek ku sedangkan Ayah ku sedang melakukan tugas '' kata Luffy tidak menjelaskan kalau Ayah nya adalah Ketua pasukan Revolusioner

'' Jadi begitu '' Katase mulai kasihan dengan Luffy, dia tidak menyangka kalau hidup Luffy begitu berat hanya di temani oleh Kakek nya

Setelah mereka makan cukup lama, mereka pun selesai dalam melakukan kegiatan makan mereka, sekarang terlihat mereka bertiga kenyang

'' Kenyang nya ~ '' kata Luffy bahagia

'' Tidak kusangka Mugiwara kun cepat menghabiskan makan nya '' kata Aika

Katase juga sudah kenyang, mereka bertiga pun memulai berpikir kegiatan selanjutnya

'' Baiklah karena kita sudah kenyang, sekarang apa yang harus kita lakukan ? '' kata Katase

'' hm coba ku pikir, bagaiman kalau kita memainkan sebuah permainan '' Aika mulai memberikan saran

'' Permainan ? permainan apa ? '' kata Luffy mulai semangat

'' Bagaiamana dengan permainan kartu '' kata Aika

'' Wah sepertinya seru '' kata Katase

'' Aku setuju '' kata Luffy juga

'' Baiklah kita akan main kartu, tapi dengan syaratnya '' kata Aika

Luffy dan Katase lalu mendengarkan Aika

'' Siapa yang kalah harus membuka pakaian nya '' kata Aika mesum

Katase lalu terkaget kan, yang kalah harus membuka pakaian nya, jadi Luffy akan melihat tubuh nya

'' Aku setuju '' kata Luffy, Katase lalu memukul kepala Luffy

'' Bodoh ! kenapa kau setuju '' kata Katase kesal

'' Bukankah hanya membuka pakaian, apa masalahnya '' kata Luffy tenang

'' Apa kau tidak malu '' kata Katase, Luffy hanya menggeleng

'' Jadi apakah kau setuju Katase '' kata Aika menggoda

Katase lalu berpikir, kalau dia setuju dia harus menerima resiko kalau dia kalah, tapi kalau dia menolak nya dia pasti di anggap takut

'' Baiklah aku setuju '' kata Katase tegas

'' Baiklah aku akan mengambil kartu nya '' kata Aika lalu berdiri mengambil kartu

'' Apakah kau takut ? '' ejek Luffy

'' Tidak ! kenapa aku harus takut '' kata Katase berani walaupun ada rasa takut

Aika lalu kembali membawa kartu di tangan nya, Aika lalu membuka kotak kartu nya lalu mulai membagikan kartu

'' Baiklah siapa yang kalah akan membuka pakaian nya '' kata Aika genit

Mereka pun mulai permainan kartu mereka, dalam pikiran Katase, dia yakin kalau dia akan menang

'' Aku akan menang dan mempermalukan mu '' pikir Katase melihat Luffy

Aika lalu membagi kartu ke Luffy dan Katase, Luffy sedikit bingung dengan permainan ini tapi dia merasa sedikit mengerti, sedangkan Katase hanya tersenyum jahat ke Luffy, dia berpikir kalau Luffy pasti kebingungan

'' Baiklah perlihatkan kartu kalian '' kata Aika lalu menunjukan kartu nya

Luffy lalu memperlihatkan kartunya lalu melihat Katase memperlihatkan kartu nya

'' Aku pasti menang ! '' kata Katase dengan percaya diri...

'' Wah Katase kalah '' kata Aika melihat kartu Katase

Katase lalu terbeku tidak percaya kalau dia kalah, dia sangat percaya diri kalau dia akan menang

'' Ayo Katase lepaskan dasi mu '' kata Aika

'' Baiklah '' Katase berpikir kalau hanya dasi itu tidak apa-apa

'' Ayo kita lanjutkan permainan nya '' Aika lalu mengocok kartu nya lalu membagikan nya

'' Kali ini pasti menang '' Katase masih optimis

'' Baiklah perlihatkan kartu kalian ''

Aika yang pertama yang memperlihatkan kartu nya, lalu Luffy dan terakhir adalah Katase

'' Kali ini aku kalah '' kata Aika '' Baiklah sesuai dengan perjanjian '' kata Aika

Aika lalu mulai membuka pakaian nya, pertama Aika langsung mulai membuka baju nya nya. Katase terkejut sedangkan Luffy hanya menatap netral

'' Aika san, kau tidak seharusnya langsung membuka baju mu ! '' teriak Katase

'' Tidak apa-apa kok, aku memang merasa panas '' kata Aika mencoba menggoda Luffy tapi Luffy hanya menatap netral

Aika membuka bajunya, terlihat BH nya berwarna putih bersih, kulit Aika juga terlihat putih dan halus, Katase terkejut dengan Aika berani sekali, sedangkan Luffy hanya menatap netral. Luffy sudah pernah melihat Hancock terlanjang jadi Luffy merasa biasa dengan Aika

'' Baiklah ayo kita lanjutkan permainan nya '' kata Aika tanpa masalah

'' Apa kau tidak apa-apa Aika san '' tanya Katase

'' Aku tidak apa-apa '' kata Katase

Aika lalu membagi kartu, Katase berharap kali ini Luffy lah yang kalah, Aika lalu memperlihatkan kartunya lalu Luffy dan terakhir Katase

'' Katase kalah lagi '' kata Aika

Katase lalu merasa kesamber petir, dia kalah lagi ? dia merasa tidak mungkin, bagaimana bisa dari tadi Luffy tidak kalah

'' Ayo lepas Katase '' goda Aika

Katase lalu membuka kaos kakinya, dia tidak mau kalau Luffy melihat bagian dalam nya

'' Kenapa kau tidak buka saja baju mu Katase '' tanya Aika

'' Kalau itu jelas tidak boleh ! '' teriak Katase

Aika hanya tertawa, Aika lalu mulai membagi lagi kartu nya, Katase sekarang yakin kalau kali ini Luffy pasti kalah.

'' Perlihatkan kartu kalian '' kata Aika

Aika lalu membuka kartu nya lalu Katase dan terakahir Luffy

'' Wah Katase kalah lagi ''

KRAK !

Katase merasa kalau sekarang harapan nya benar-benar hancur, kali ini dia kalah lagi, dan Luffy sekarang masih belum kalah

'' Ayo Katase buka baju mu '' goda Aika

Katase merasa muka nya merah, dia sekarang tidak punya pakaian luar itu di bukakan, sekarang pakaian luar hanya baju dan rok nya

'' Ayo Katase jangan malu '' Aika terus menggoda

Katase mendesah, sekarang dia tidak punya pilihan selain membuka baju nya.

'' Baiklah aku akan membuka baju ku '' kata Katase semangat ( di paksakan )

Katase lalu mulai membuka baju nya, jantung nya sekarang berdetak dengan kencang dia malu kalau Luffy melihat tubuh nya itu. Katase selesai membuka baju nya, terlihat BH Katase berwarna pink dan kulit Katase yang putih bersih

'' Wah, aku tidak menyangka kalau kau sexy juga Katase '' goda Aika

Katase mencoba menutupi tubuh nya, dia merasa kalau Luffy melihat nya. Katase lalu melihat Luffy membayangkan muka mesum Luffy tapi...

Luffy hanya memasang muka netral mellihat Katase seperti tidak melihat apa-apa, Katase kaget kenapa dia tidak memakai muka mesum nya, apakah dia kurang sexy

'' Pertandingan masih belum berakhir '' Aika sepertinya tambah semangat dengan pertandingan ini

Aika lalu membagikan lagi kartu itu, Katase masih berharap kalau kali ini Luffy akan kalah...

'' Aku kalah lagi '' Aika kali ini ternyata kalah

'' Sekarang kau mau melepas apa ? '' tanya Katase

'' Tentu saja rok '' kata Aika simpel

'' Apa ! jangan ! '' teriak Katase

'' Peraturan tetaplah peraturan '' kata Aika

Aika lalu membuka resleting rok nya untuk membuka rok nya, dengan perlahan Aika menurunkan roknya terlihat celana dalam Aika berwarna putih, dan juga paha nya yang mulus dan bersih. Aika lalu melihat Luffy

'' Apakah kau bernafsu Mugiwara~kun '' goda Aika

'' Apa yang kaubicarakan ? '' kata Luffy masih tidak mengerti

Katase tidak percaya dengan apa yang di lihatnya, Luffy sama sekali tidak merasakan nafsu dengan perempuan sama sekali

'' Kalau begitu kita lanjutkan permainan nya ''

'' Kali ini pasti dia kalah '' pikir Katase

10 DETIK KEMUDIAN

'' Apa ! aku kalah lagi '' Katase tidak percaya, ini keempat kali nya dia kalah '' tidak mungkin '' pikirnya

'' Ayo Katase, cepat lepas celana mu '' kata Aiko

Katase tidak punya pilihan, dia pun melepas rok nya dengan perlahan, jantung nya sekarang tidak berdetak tidak karuan. terlihat celana dalam Katase berwarna pink dan tentu saja kulit yang putih juga. Muka Katase terlihat merah terang

'' Lanjutkan pertandingan nya ! '' Aika sekarang benar-benar semangat

Katase sekarang bingung untuk menutupi bagian bawah nya atau bagian atasnya, dia sekarang benar-benar malu di hadapan Luffy

'' Apakah dia memang tidak bisa kalah '' pikir Katase tentang keberuntungan Luffy

mereka pun melanjutkan pertandingan dan yang terjadi adalah...

'' Kali ini Luffy kalah '' kata Aika

Katase langsung kaget '' Luffy kalah ? '' Katase sekarang benar-benar senang

'' Lepaskan topi jerami mu Mugiwara Kun '' kata Aika

'' Tidak '' jawab Luffy dengan tegas

'' Kenapa ? kau kan kalah jadi kau harus melepas kan sesuatu '' kata Katase kesal

'' Aku tidak akan melepas kan topi ku '' kata Luffy tegas '' Aku akan melepas bajuku '' Luffy lalu berdiri dan melepas baju lengan panjang nya

Terlihat perut Luffy yang sixpack disertai luka bakar yang berlambang X di dadanya, Aika dan Katase kaget melihat luka itu. mereka berpikir dari mana Luffy bisa mendaptkan luka seperti itu

'' Wow tubuh mu benar-benar seorang lelaki Mugiwara kun '' kata Aika dengan menggoda

'' Dari mana kau mendapatkan luka itu ? '' Katase menunjuk luka bakar Luffy dengan kaget

'' Aku mendaptkan nya dari pertarungan '' kata Luffy, Luffy tidak mungkin bilang kalau luka ini berasal dari Akainu

'' Benar-benar seorang lelaki '' kata Aika

Katase mencoba menahan warna merah di muka nya karena melihat tubuh Luffy yang sexy, dia tidak menyangka kalau tubuh Luffy bisa seperti itu

'' Mugiwara kun, jangan salah kan aku jika aku memperkosa mu '' kata Aika sambil menjilat bibirnya

'' Apa yang kau bicarakan Aika san ! '' kata Katase marah dan malu

'' Ayo kita lanjutkan lagi '' kata Aika

20 MENIT KEMUDIAN

Terlihat sekarang mereka bertiga benar-benar telanjang kecuali Luffy yang masih memakai celana dalam nya sedangkan Aika dan Katase benar-benar telanjang bulat.

Katase menutupi payudara nya dengan tangan kirinya sedangkan tangan kanan nya menutupi bagian selangkangan nya, sedangkan Aika tidak menutupi bagian apa pun terpampang langsung di depan Luffy

'' Mugiwara kun pemenang nya ! '' kata Aika

'' Aku pemenang nya ! '' kata Luffy senang

Katase tidak bisa menerima ini, dia sekarang benar-benar telanjang di depan Luffy. tak ada seorang pria luar yang pernah melihat tubuh nya ini.

'' Selamat Mugiwara kun '' kata Aika

'' Terima kasih shishishi '' kata Luffy sambil tertawa

'' Jadi Mugiwara kun '' Aika lalu memanggil, Luffy melihat Aika

'' Apakah kau mau hadiah nya '' kata Aika

'' Apa hadiah ? aku mau ! '' kata Luffy berharap kalau hadiah nya adalah daging

Aika lalu mendekati Luffy dengan gaya yang menggoda, payudara Aika lalu mengenai dada Luffy yang terdapat luka bakar nya

'' Hadiah nya adalah sebuah permainan lagi '' kata Aika dengan menggoda

'' Permainan ? '' tanya Luffy

'' Benar, permainan ini sangat menyenangkan dan nikmat~ '' goda Aika sambil menggesek-gesek payudara nya di dada Luffy

'' Benarkah kalau begitu ayo kita mainkan ! '' kata Luffy penuh semangat

Katase yang melihat ini mengerti dengan Aika, Katase lalu mencoba menghentikan kedua teman sekolah nya itu jangan sampai mereka melewati batas

'' Hentikan kalian berdua ! '' Katase lalu menerjang kedua nya berniat menghentikan mereka akan tetapi...

'' Hey bisakah kalian menyingkir ''

Luffy sekarang terlihat di tindihi oleh Aika dan Katase, posisi Luffy sekarang telentang dengan Aika dan Katase di atasnya. payudara Katase dan Aika terpampang di depan Luffy. Luffy lalu memengang payudara mereka untuk mendorong mereka berdiri akan tetapi...

'' AH ~ '' terdengar kedua suara wanita uang sedang mendesah, Luffy bingung kenapa mereka mendesah ( dasar goblok :V )

Katase tersadar dengan aksi desah nya lalu menjauh dari Luffy dan menutupi payudara nya

'' Ternyata Mugiwara kun memang tahu di mana titik kenikmatan seorang gadis '' kata Aika menggoda

Katase sekarang benar-benar malu, Katase berpikir sebaiknya mati dari pada malu seperti ini

'' Maaf '' kata Luffy polos

'' DASAR BODOH ! '' Katase lalu menampar Luffy dengan keras sampai-sampai Luffy terpental jauh

'' Jadi kalian akan pulang sekarang ? '' kata Aika

Terlihat sekarang Luffy dan Katase memakai pakaian dan bersiap untuk pulang, dan tampak juga bekas tamparan warna merah di pipi Luffy sedangkan Katase menundukan wajah nya seperti menyembunyikan warna merah di pipinya

'' Ya kau benar '' kata Luffy kesusahan berbicara karena bekas pukulan Katase

'' Kalau begitu hati-hati ya '' kata Aika

'' Bye '' kata Luffy melambaikan tangan bersama Katase ke luar rumah Aika

Katase dan Luffy berdua an di luar rumah Aika, Luffy masih bingung dengan kejadian tadi. kenapa Katase bisa marah seperti itu ?

'' Nama mu Katase kan, kenapa kau marah tadi '' tanya Luffy

Katase lalu berlari ke depan menjauh dari Luffy, setelah cukup jauh Katase lalu menghadap ke belakang melihat Luffy

'' DASAR BODOH ! '' teriak nya lalu berlari lagi pulang ke rumah nya

Luffy sweatdrop dengan tingkah wanita berambut merah muda itu, dia merasa tidak melakukan sesuatu yang salah.

'' Sebenar nya kenapa dia ? '' kata Luffy bingung

Luffy lalu berniat itu pulang sedih karena tidak menemukan sesuatu hal-hal gaib. Saat Luffy ingin pulang ke rumah nya, Luffy merasakan sesuatu di atas bukit. Luffy lalu melihat bukit itu

'' Bukankah itu bukit tempat tinggal Asia ? '' pikir Luffy

Karena penasaran Luffy lalu membatalkan niat pulang nya dan berniat menuju ke bukit. Luffy merasa ada sesuatu di atas bukit itu

BERSAMBUNG


Akhir bab

Jadi bagaimana dengan Chapter filler ini, apakah kalian merasa Greget membacanya ( jujur saya juga Geregetan menulis Chapter ini :V )

Aku membuat Chapter ini hanya untuk senang-senang ( jangan berpikiran aneh-aneh ya :V )

Chapter berikut nya adalah chapter pertarungan Luffy dengan kelompok Reynare dan saya sudah memutuskan nasib Reynare, Kalawarner dan Mittelt

Kalau untuk panjang Word nya atau tidak tergantung dari imajinasi saya, kalau word nya panjang maka imajinasi saya bagus kalau word nya pendek imajinasi saya hancur lebur :V

Terima kasih yang sudah baca dan Review : )

Dan tak lupa untuk meninggalkan Review agar saya tambah semangat dan cepat Update

Kalau begitu sampai jumpa di Chapter berikut nya

Salam Author