Disclaimer : Eiichiro Oda & Ichiei Ishibumi

warning :non canon, dll


MENYELAMATKAN ASIA DAN MENEMUKAN TEMAN BARU

DENGAN ISSEI KONEKO DAN KIBA

'' Menyingkir kalian dari jalan ku ! '' Issei tiba-tiba menerobos para kerumunan pengikut Reynare, Issei berharap kalau Asia tidak apa-apa. Kiba dan Koneko mengikuti Issei dari belakang sesekali mereka menghajar para pengikut Reynare yang ingin menyerang mereka

'' Apakah Gereja nya masih jauh ? '' Kiba bertanya ke pada Issei

'' Sedikit lagi kita sampai '' jawab Issei penuh dengan semangat

'' Aku berharap kalau kita tidak terlambat '' guman Kiba

Issei, Kiba dan Koneko terus menerobos pertahanan para pengikut Reynare, para pengikut Reynare terlihat banyak menggunakan pedang cahaya tapi itu tidak masalah bagi Kiba

'' Sial mereka sangat banyak '' kata Issei susah payah

'' Kita jangan sampai terpisah '' kata Kiba memperingatkan

Koneko terus menghajar para pengikut Reynare dengan tangan kosong, Koneko tidak merasa sulit saat menghajar mereka. Kebanyakan para pengikut Reynare hanya mengandalkan pedang cahaya mereka , namun mereka tidak mempunyai aksi bela diri yang hebat

'' Mereka hanya menang banyak saja '' kata Koneko dengan wajah netral nya

'' Aku harus segera menyelamatkan Asia '' kata Issei tegas sambil melawan para pengikut Reynare

Mereka bertiga terus melawan para pengikut Reynare dengan sedikit masalah, Koneko sesekali membanting, menendang, bahkan melempar mereka. Sedangkan kiba menggunakan teknik berpedang nya dengan sangat andal dan Issei sudah membangkitkan Sacred Gear nya langsung mengeluarkan Gauntlet nya

Setelah berlangsung cukup lama para pengikut Reynare lalu terkapar tidak berdaya setelah di hajar oleh 3 Iblis keluarga Gremory. Issei cukup bangga dengan Sacred Gear nya

'' Akhirnya kita mengalahkan mereka semua '' kata Issei lega

'' Aku tidak tahu bagaimana bisa mereka bisa sebanyak ini '' Kiba lalu berpikir tentang jumlah mereka

'' Mereka kebanyakan menggunakan pedang cahaya jadi kita harus berhati-hati '' kata Koneko

'' Baiklah saat nya menyelamatkan Asia ! '' kata Issei lalu berlari menuju ke Gereja di ikuti oleh Koneko dan Kiba

Koneko lalu memukul pintu Gereja itu berharap para pengikut Reynare di dalam terkejut, tapi saat Koneko menghancurkan pintu itu, tidak terlihat ada seseorang di dalam Gereja itu. Hanya ada beberapa kursi yang terlihat di dalam gereja itu

'' Tidak ada orang ? '' ucap Kiba bingung karena di padahal di luar ada pengikut Reynare yang sangat banyak

'' Apakah mereka ketakutan dan kabur '' ucap Koneko sedangkan Issei hanya melihat sudut setiap sudut di dalam Gereja tersebut mencari Asia , tapi Issei sama sekali tidak menemukan keberadaan Asia

'' Dimana Asia ?... '' kata Issei khawatir tidak menemukan keberadaan Asia '' ...Apakah kita terlambat ? ''

'' Wah-wah sepertinya aku memiliki tamu tak di undang ? ''

Issei, Koneko dan Kiba lalu melihat ke arah suara itu, terlihat ada sosok pria yang duduk di atas sebuah patung. Orang itu memakai baju pendeta

'' Kau kan ! '' Issei kenal dengan pria itu

'' Kita bertemu lagi Iblis kun '' kata pria itu

'' Bukankah dia...''' Kiba juga mengenal pria itu

'' Oh aku lupa mengenal kan diriku '' Pria itu lalu turun dari patung tersebut lalu memperkenalkan dirinya

'' Namaku Freed Sellzen '' kata Freed memperkenalkan dirinya

'' Bukankah kau pendeta bersama Asia saat itu " kata Issei sambil menunjuk Freed

'' Benar, jadi kau masih mengingatnya ya '' kata Freed

Issei menatap Freed dengan tatapan kebencian, Freed telah menyakiti Asia saat Issei ditugaskan oleh Rias ke sebuah rumah

'' Kali ini aku pasti menghajarmu ! '' teriak Issei, Issei lalu mengeluarkan Sacred Gear nya lalu menyerang Freed

Freed lalu mengeluarkan sebuah pistol di saku dalam bajunya lalu menembak Issei. Issei lalu terjatuh saat merasakan kaki nya terkena tembakan

'' Hahahaha, bagaimana rasanya ? '' ejek Freed

Freed tidak menyadari kalau Koneko sudah bersiap-siap untuk menyerang, Koneko lalu memukul pipi Freed hingga terlempar ke belakang hingga menabrak tembok

Freed lalu terbangun lalu menatap ke Koneko dengan tatapan kemarahan, Koneko yang di tatap hanya menatap balik dengan tatapan netral

'' Sialan kau loli ! '' geram Freed

Koneko yang di bilang loli tiba-tiba mukanya menatap Freed dengan marah, Koneko lalu mengangkat kursi di samping nya untuk bersiap-siap menyerang Freed

'' Hey apa kau lakukan dengan kursi itu '' kata Freed ketakutan melihat Koneko sanggup mengangkat sebuah kursi yang besar

'' Matilah ! '' teriak Koneko marah walau masih memakai wajah netralnya

'' Arg ! ''' Freed lalu menghindari lemparan kursi itu '' Sialan kau '' Freed lalu menembak kan pistol nya ke arah Koneko. Koneko lalu menghindari setiap tembakan Freed

'' Sialan dia cepat sekali '' guman Freed kesal karena setiap tembakan nya di hindari

'' Jangan lengah ! '' kata Kiba mengejek Freed, Kiba lalu mengeluarkan pedang nya dan menyerang Freed. tapi Freed lalu mengeluarkan pedang cahaya dan menangkis serangan Kiba

'' Wah, seperti nya kau ini Iblis yang pandai berpedang seperti nya '' kata Freed

'' Ya, memang nya kenapa ? '' kata Kiba, suara hentakan kaki pun terdengar mendekati Freed. Freed lalu melihat ke belakang nya

'' Rasakan ini sialan ! '' Issei lalu mau meninju Freed. Freed yang sekarang sibuk dengan Kiba sehingga dia terkena pukulan Issei

'' Agrr ! '' teriak Freed kesakitan karena pipinya telah di tinju oleh Issei hingga Freed pun terlempar lagi

'' Sialan kau Iblis ! '' Freed lalu mengeluarkan pistol nya dan menembaki Kiba dan Issei. tembakan itu terus mengincar Issei dan Kiba

'' Matilah kau Iblis sialan ! '' teriak Freed sekarang kesal karena dari tadi di hajar oleh ketiga Iblis dari tadi

'' Sial, pistolnya itu sangat berbahaya '' kata Issei masih merasakan sakit di kaki nya

'' Tentu saja, pistol itu memiliki peluru cahaya yaitu kelemahan Iblis '' kata Kiba sambil menghindari peluru-peluru

Koneko lalu mendekati Freed mencoba menendang nya, tapi Freed tiba-tiba mengeluarkan pedang cahaya nya dan mau memotong Koneko tapi Koneko menghindari serangan itu dengan melompat ke atas Freed lalu Koneko menendang kepala Freed ke bawah sehingga Freed merasakan kepalanya menghantam ke tanah. Koneko lalu mendarat

'' Hebat Koneko chan '' puji Issei

Koneko hanya menatap Issei dengan cemberut, dia tidak suka di panggil oleh Issei seperti itu Freed sekarang kepala nya menghantam ke tanah lalu bangun dan melihat Koneko

'' Kau benar-benar Iblis yang menyebalkan '' kata Freed melihat Koneko

Namun saat Freed berbicara dengan Koneko Issei lalu mendekati Freed, Freed lalu melihat issei mendekati nya

'' Kali ini aku pasti menghajarmu '' kata Issei

'' Jangan banyak berharap Iblis sialan '' Freed lalu mengeluarkan pistolnya berniat menembak Issei tetapi tiba-tiba pistol Freed terbelah hancur di tebas Kiba

'' Trik mu seperti nya tidak berguna lagi '' kata Kiba mengejek Freed. Kiba lalu mau menebas Freed tapi Freed lalu menggunakan pedang cahaya nya untuk menahan serangan Kiba

'' Tapi aku masih mempunyai senjata '' kata Freed masih sombong tapi...

Tiba-tiba pedang Freed di selimuti oleh aura gelap, Freed lalu kebingungan kenapa pedang cahaya nya menjadi seperti tertelan oleh kegelapan

'' Jangan bangga dulu dengan pedang cahaya mu itu '' ejek Kiba

'' Sialan ternyata kau juga punya Sacred Gear ! '' geram Freed sekarang ketakutan

Kiba lalu mendorong Freed kebelakang nya untuk membiarakan issei untuk memuku Freed

'' Ini untuk Asia ! '' teriak Issei lalu memukul Freed sangat kuat tepat di muka nya sehingga Freed sekarang terhempas ke belakang dan menghantam tembok di belakang nya

Freed sekarang benar-benar tidak berdaya dikalahkan oleh Issei, Kiba dan Koneko. Issei lalu melihat tangga ke bawah tanah bekas hempasan Freed yang menabrak tembok

'' Apakah Asia ada di bawah sini ? '' kata Issie penasaran

'' Kalau begitu kata masuk saja '' kata Kiba

'' Baiklah '' jawab Issei

Mereka pun memasuki ruang bawah tanah itu, issei berharap kalau dia akan menemukan Asia

~X~

DENGAN LUFFY

'' Gomu-Gomu No Kane ! '' teriak Luffy sambil memukulkan kepalanya ke salah satu pengikut Reynare. pengikut Reynare itu pun terhempas ke belakang

Luffy lalu tersenyum ke arah para anak buah Reynare dengan senyuman semangat karena dari semalam dia tidak pernah bertarung lagi

'' Ayo siapa lagi ! '' panggil Luffy dengan semangat

'' Apakah barusan lehernya memanjang ?! '' kaget salah satu pengikut Reynare

'' Mungkin itu adalah Sacred Gear nya ''

'' Aku tidak pernah melihat Sacred Gear seperti itu ''

'' Sudah ! bukan saat nya untuk menganggumi kekuatan nya, cepat serang dia ! '' teriak salah satu pengikut Reynare. mereka pun menyerang Luffy dengan pedang cahaya mereka secara ramai

'' Menyerang secara bersamaan itu tidak adil '' Luffy lalu bersiap-siap mendendang '' Gomu-Gomu No Muchi ! '' teriak Luffy menendang secara Horizontal ke arah kerumunan itu sehingga kerumunan itu banyak yang terkena namun ada yang tidak kena karena mereka menunduk menghindari tendangan Luffy

'' Wah ternyata mereka pintar juga ya '' kata Luffy

'' Cepat bunuh dia ! '' para pengikut Reynare lalu menyerang lagi secara berkelompok ke arah Luffy

'' Gomu-Gomu No Gatling Gun '' Luffy lalu memukul secara beruntun dengan kekuatan buah Gomu-Gomu nya

Mereka pun terkena semua pukulan Luffy tidak ada yang berhasil menghindari pukulan Luffy karena pukulan Luffy sangat cepat. mereka semua lalu terhempas ke belakang, ke atas, bahkan ada yang terlempar sangat jauh

'' Sial ! siapa orang ini sebenarnya ? ''

'' Yang pasti jangan sampai dia masuk ke dalam Gereja ''

'' Aku ingin tahu bagaimana keadaan bagian utara Gereja ? apakah baik-baik saja '' kata salah satu pemimpin kelompok itu

'' Entahlah, aku tidak mendengar kabar mereka sekarang '' balas salah satu anak buah nya

'' sebaiknya kita harus fokus menghadapi orang ini ''

'' jangan biarkan orang ini mengganggu rencana Reynare sama, cepat singkirkan dia ! '' teriak salah satu pemimpin

Mereka lalu menyerang Luffy lagi secara berkelompok sambil membawa pedang cahaya mereka, tapi Luffy melihat mereka hanya memakai wajah netral

'' Ternyata kalian keras kepala juga ya '' kata Luffy.

Luffy lalu mulai menyerang lagi dengan kekuatan buah Gomu Gomu nya

'' Gomu-Gomu No...'' Luffy lalu mengangkat kaki kanan nya ke atas langit bersiap-siap untuk menyerang

Para pengikut Reynare lalu kaget karena melihat kaki Luffy memanjang ke atas langit bersiap-siap untuk menyerang.

'' Axe ! '' teriak Luffy sambil menjatuhkan kakinya ke bawah mengarah ke kelompok pengikut Reynare

Para pengikut Reynare lalu terhempas ke arah yang berlainan. Kaki Luffy lalu kembali seperti semula

'' Sepertinya sudah selesai '' guman Luffy melihat para pengikut Reynare yang sekarang tidak berdaya

'' Kenapa mereka tiba-tiba menyerangku, padahal kalau aku hanya mau masuk ke dalam Gereja itu '' kata Luffy bingung. heran karena orang-orang ini tiba-tiba menyerang Luffy

'' Baiklah aku akan masuk ke dalam Gereja itu '' kata Luffy. Luffy lalu berlari ke arah Gereja untuk memasuki nya. Luffy berharap kalau dia akan menemukan sesuatu tapi...

Wosh !

Sebuah tombak cahaya lalu terbang mengarah ke arah Luffy, Beruntung Luffy mengaktifkan Haki Kebun nya sehingga Luffy bisa menghindari lemparan tombak cahaya itu

'' Siapa di sana ! '' teriak Luffy mencari tahu siapa yang telah melempar tombak cahaya itu ke arahnya

'' Kita bertemu lagi Manusia '' sebuah suara wanita terdengar, Luffy mengenal suara itu.

Seorang wanita lalu keluar, wanita itu memakai baju kemeja yang pernah Luffy lihat dan tidak memakai celana, wanita itu adalah Kalawarner

'' Tidak kusangka kalau kita bertemu lagi '' kata Kalawarner

'' Kau kan... '' Luffy mengingat wanita itu. dia pernah bertemu dengan nya

'' Jadi kau masih mengingatku ya '' kata Kalawarner

'' Bukankah kau wanita tidak bercelana hari itu '' kata Luffy polos sambil menunjuk ke arah Kalawarner

Kalawarner yang di sebut Luffy wanita tidak bercelana lalu marah

'' Kenapa kau selalu menghancurkan mood ku ! '' teriak Kalawarner. Kalawarner lalu mengeluarkan tombak cahaya untuk menyerang Luffy

'' Wah, gawat dia marah lagi '' kata Luffy heran, kenapa wanita itu selalu marah

Kalawarner lalu mengeluarkan tombak cahaya yang sangat banyak untuk menyerang Luffy, Luffy lalu sudah bersiap-siap untuk di serang

'' Matilah kau ! '' teriak Kalawarner

Tombak Kalawarner yang yang banyak lalu melaju mengarah ke Luffy, Luffy melihat tombak cahaya itu mengarah ke kepadanya lalu mulai menghindari tombak cahaya itu dengan Haki Kebun nya

Kalawarner tidak heran saat Luffy menghindari semua tombak nya karena dia sudah melihatnya melakukan nya

'' Seperti yang ku duga, kau memang bukan manusia biasa sejak pertama kalu aku melawan mu '' kata Kalawarner

'' Kan sudah kubilang kalau aku ini manusia karet '' kata Luffy dengan netral

'' Baiklah kali ini aku akan membunuhmu '' kata Kalawarner yang langsung mengeluarkan tombak cahaya yang besar di tangan nya untuk menyerang Luffy dengan jarak dekat

'' Kalau begitu majulah, aku akan mengalahkan mu '' kata Luffy menantang

Kalawarner kesal karena di tantang Luffy, Kalawarner lalu menyerang Luffy dengan jarak dekat dengan tombak cahaya nya. Kalawarner terus menyerang Luffy dengan tombak cahaya nya, Kalawarner menyerang Luffy dengan menusuk dan menebas Luffy tapi Luffy bisa menghindari semua serangan itu dengan Haki Kebun nya.

'' Sial seranganku terus di hindari '' geram Kalawarner

Tapi Kalawarner lalu berhasil mengenai Luffy dengan satu tusukan, Kalawarner lalu senang karena berhasil mengenai Luffy

'' Bagaimana ? apakah kau merasa kan sakit '' ejek Kalawarner senang karena berhasil menusuk Luffy

'' Ternyata kau kuat juga shishishi '' kata Luffy memuji musuhnya, Luffy tidak merasakan tusukan itu karena Luffy melindungi badan nya yang tertusuk dengan Bushoku Haki

'' Diam kau aku tidak perlu dengan pujian mu ! '' teriak Kalawarner tidak peduli

Kalawarner lalu memunculkan banyak tombak cahaya lalu melemparnya ke arah Luffy, Luffy masih bisa menghindari lemparan tombak cahaya itu sehingga membuat Kalawarner tambah marah

Luffy lalu mulai menyerang Kalawarner, Luffy lalu berlari mendekati Kalawarner. Kalawarner melihat Luffy yang ingin menyerang nya. Luffy lalu melenturkan kedua tangan nya di kedua pohon seperti katapel

'' Gomu-Gomu No Rocket ! '' teriak Luffy lalu melemparkan tubuhnya ke arah Kalawarner untuk menjatuhkan nya

Kalawarner lalu menyadari apa yang akan di lakukan Luffy lalu menghindari Luffy dengan terbang ke arah samping sehingga Luffy tidak mengenai Kalawarner

Buak !

Terdengar suara benturan antara Luffy dan pepohonan di belakang Kalawarner, Kalawarner mengindari Luffy yang ingin menerjangnya sehingga Luffy pun mengenai pepohonan di belakang Kalawarner

'' Dasar bodoh '' guman Kalawarner melihat Luffy menyerang dirinya secara acak

Luffy lalu terbangun dari reruntuhan pohon yang di buatnya, Luffy lalu menatap Kalawarner

'' Kenapa kau menghindar ? '' tanya Luffy polos

'' Tentu saja aku akan menghindar ! Bodoh ! '' teriak Kalawarner kesal

'' Kali ini pasti kena '' Luffy lalu bersiap-siap menyerang Kalawarner lagi, '' Gomu-Gomu No Pistol ! '' teriak Luffy, tangan Luffy lalu memanjang ke arah Kalawarner

Kalawarner lalu mengerti dengan serangan Luffy lalu menghindarinya

'' Kau pikir aku tidak memperlajari serangan mu itu '' kata Kalawarner

Luffy lalu berpikir cara agar menyerang Kalawarner, Kalawarner terbang cukuk tinggi sehingga Luffy tidak bisa menyerang nya

'' Sial bagaimana cara agar aku bisa menyerang nya '' kata Luffy kesal

'' Apa kau sekarang kebingungan manusia ? '' ejek Kalawarner

'' Ya, sekarang aku bingung '' kata Luffy jujur

Kalawarner Sweatdrop dengan Luffy karena kejujuran nya

~X~

DENGAN RIAS DAN AKENO

Sebuah cahaya merah lalu terlihat di dekat Gereja, di cahaya merah itu munculah Kedua Gadis itu memakai baju sekolah Kouh

'' Apakah mereka baik-baik saja ? '' tanya Akeno khawatir dengan Issei, Kiba dan Koneko

'' Aku yakin mereka pasti baik-baik saja '' kata Rias dengan percaya diri

'' Aku berharap begitu '' kata Akeno

'' Wah-wah seperti yang kita duga '' kata seorang gadis kecil

Rias dan Akeno lalu melihat ke atas pohon dimana suara itu berasal, Rias melihat dua orang satu seorang pria dan yang sebelah nya adalah gadis kecil

'' Jadi kita sudah di jebak ya '' kata Rias sambil tersenyum

'' Kalian benar-benar Iblis bangsawan yang bodoh ya, bisa-bisanya kejebak '' kata Mittelt mengejek

'' Terserah apa kata kalian tapi kalian pikir dengan menjebak kami, kalian akan menang '' kata Rias masih dalam keadaan tenang nya

'' Ternyata kau Iblis yang cukup sombong ya '' kata Mittelt

'' Bukankah Iblis itu memang memiliki sifat Iblis '' kata Rias

'' Jangan sombong dulu Iblis, kalian sudah terkena perangkap kami '' kata Dohnseek kesal ke Rias karena sikap sombong Rias

'' Seperti nya kau benar '' kata Rias melihat ada sihir penyegel di sekitar mereka

'' Jadi kita harus memusnahkan segel ini atau mereka dulu Bucho '' kata Akeno mengejek kedua malaikat jatuh itu

'' Sudah kubilang jangan sombong dulu Iblis ! '' teriak Dohnseek yang kemudian menyerang kedua Iblis betina itu

Rias hanya tersenyum melihat Dohnseek marah kepadanya, Rias lalu memerintahkan Akeno

'' Akeno '' kata Rias memerintahkan Akeno

'' Baiklah Bucho '' Akeno lalu mengeluarkan sihir petirnya untuk menyerang Dohnseek, tapi saat Akeno melepaskan serangan nya ke arah Dohnseek. Sihir petir Akeno terlihat lemah dab Dohnseek lalu menghindari serangan Akeno. Akeno lalu bingung

'' Kenapa sihir ku bisa jadi lemah begini ? '' kata Akeno bingung

'' Hahaha Ku pikir segel ini hanya segel biasa, segel ini berfungsi menyerap energi sihir '' kata Dohnseek

'' Sepertinya ini buruk '' kata Akeno tapi tidak terlihat ketakutan hanya terlihat senyum nya seperti biasa

'' Kalian tidak akan bisa menang '' kata Mittelt mengejek

'' Apa kalian yakin ? '' kata Rias

'' Tentu saja, aku yakin teman kalian yang telah di bohongi oleh Reynare juga akan mati '' kata Mittelt

Rias lalu berubah sifat nya, sifat nya tadi yang tenang sekarang benar-benar marah

'' Apa kalian meremehkan Issei '' kata Rias mulai marah

'' Tentu saja dia, bukankah dia bodoh bisa di bohongi oleh Reynare '' kata Mittelt

'' Diam kau, kau tidak tahu apa-apa tentang Issei '' kata Rias yang marah

'' Aku juga tartawa saat melihatnya bahagia saat berkencan dengan Reynare '' kata Mittelt mulai tertawa, begitu juga dengan Dohnseek juga tertawa

'' Berani sekali kalian menghina Pion ku yang sangat berharga '' kata Rias. Rias lalu terlihat mengeluarkan Aura merah yang sangat besar

'' Ara ara sepertinya kalian membuat Bucho marah '' kata Akeno

Dohnseek dan Mittelt melihat Rias yang marah lalu ketakutan, sihir segel mereka lalu hancur

'' Sebaiknya kalian hati-hati sekarang '' kata Akeno sambil tertawa kecil

~X~

DENGAN ISSEI KIBA DAN KONEKO

Terlihat sekarang Issei dan kedua teman Iblis nya lalu menuju ke ruang bawah tanah, Issei begitu Khawatir dengan Asia. Mereka pun sampai di ruangan bawah tanah, Issei lalu melihat di dalam ruangan bawah tanah itu. Issei lalu melihat Asia yang di ikat di sebuah tiang

'' Asia ! '' Issei lalu berlari ke arah Asia tapi tiba-tiba sebuah kelompok lalu menghadang Issei

'' Minggir kalian ! '' teriak issei, Issei lalu mulai menyerang segerombolan pengikut Reynare.

'' jadi kau memang datang ya ? '' kata seorang wanita. Issei lalu pernag mendengar suara itu. Reynare tiba-tiba muncul dari belakang Asia

'' Reynare ! '' geram Issei saat melihat Reynare

'' Wah kenapa tiba-tiba Issei kun marah, apakah aku melakukan sesuatu yang salah ? '' tiba-tiba Reynare berubah menjadi Amano yaitu pacar pertama Issei

'' Jangan pakai wajah seperti itu sialan ! '' geram Issei tambah marah

'' Fu fu fu fu '' tawa Reynare '' Seharusnya kau senang saat melihat muka pacar mu lagi '' kata Reynare

'' Aku kesini untuk menyelamatkan Asia ! '' Issei lalu berlari ke Asia dan Reynare. tapi pengikut Reynare lalu menghadang Issei

'' Kubilang minggir ! '' Issei lalu menggunakan Sacred Gear untuk memukul para pengikut Reynare

'' Jadi kau sudah membangkitkan Sacred Gear mu ya ? '' kata Reynare kaget melihat Issei sudah membangkitkan Sacred Gear nya

Issei terus melawan segerombolan pengikut Reynare tapi mereka terlalu banyak untuk Issei '' Sial seandainya aku lebih kuat '' geram Issei menyesali kekuatan nya yang masih lemah

'' baiklah saat nya ritual nya '' kata Reynare lalu bersiap-siap mengambil Sacred Gear Asia

'' Hentikan ! '' teriak Issei takut melihat Asia akan mati

'' Issei.. san '' Asia memanggil nama Issei dengan lemah

Issei sangat kesal dengan gerombolan pengikut Reynare, tiba-tiba Kiba dan Koneko lalu membantu Issei dengan menyerang gerombolan itu

'' Kiba..Koneko Chan ! '' Issei kaget saat melihat kedua teman nya membantu nya

'' Cepat Issei ! '' teriak Kiba

'' Selamatkan dia senpai '' kata Koneko

Kiba dan Koneko lalu menghajar segerombolan pengikut Reynare, Issei mengerti dengan mereka

'' Baiklah, terima kasih '' kata Issei berterima kasih dengan teman iblisnya

Issei lalu berlari menuju Asia, tapi masih ada yang menghalangi Issei

'' Minggir ! '' teriak Issei

'' Kau terlambat, sekarang aku akan mengambil Sacred Gear nya, Twilight Healing ! '' teriak Reynare

'' Kyaaaaaa! '' Asia tiba-tiba berteriak kesakitan saat Reynare menarik Sacred Gear nya dari tubuh Asia

'' Asia ! '' teriak Issei khawatir

Reynare lalu menarik sebuah cahaya hijau di dalam tubuh Asia

'' Akhirnya Twilight Healing menjadi milik ku ! '' teriak Reynare senang

'' Asia ! '' Issei lalu berhasil menerobos para kerumunan itu dan langsung menuju Asia

'' Asia ! '' Issei lalu sampai di tempat Asia dan Issei pun melepaskan Asia dari tiang itu

'' Bertahanlah Asia ! '' kata Issei penuh dengan ketakutan

'' Issei san '' kata Asia lemah karena Sacred Gear nya di cambut paksa

Asia pun tidak bergerak, sekarang Asia benar-benar tidak bernyawa. Issei yang melihat itu langsung menangis sejadi-jadinya

'' ASIAAAAAA ! '' teriak Issei sambil menangis '' Kenapa ! kenapa ini bisa terjadi '' kata Issei menyesali kepergian Asia. Issei menggendong Asia

Issei begitu kasihan dengan Asia, Asia semasa hidup nya penuh dengan penderitaan. karena hanya menolong seorang Iblis Asia harus menerima hukuman yang sangat berat

'' Hahahahahaahahahah '' tiba-tiba Reynare tertawa melihat ini. Issei lalu menatap Reynare dengan kemarahan, Reynare menyadari tatapan Issei

'' Apa kau marah kepada ku ? kau seharusnya marah dengan orang yang memberikan Sacred Gear, karena dia lah yang membuat menderita '' kata Reynare dengan sinis

'' Sialan kau ! '' geram Issei bersiap-siap melawan Reynare, tapi Reynare lalu pergi meninggalkan Issei langsung menuju ke atas

Koneko dan Kiba lalu mendekati Issei, mereka juga menyesali kejadian ini

'' Maaf kan kami Issei '' kata Kiba

Koneko hanya memakai wajah netral nya tapi terlihat ada rasa kasihan dengan Issei

'' Aku tidak akan memaafkan nya '' geram Issei mengingat Reynare

'' Aku akan menghajarnya ! '' kata Issei lalu pergi mengejar Reynare '' tolong jaga tubuh Asia '' kata Issei menyuruh teman nya, Kiba dan Koneko hanya mengangguk

~X~

DI DALAM GEREJA BAGIAN ATAS RUANGAN BAWAH TANAH

Issei lalu berlari mencari Reynare untuk membalasnya dengan apa yang terlah di perbuat ke Asia. Issei pun sampai kembali di dalam Gereja, dia melihat Reynare yang sedang duduk seperti menunggu nya

'' Fufufu sepertinya kau benar-benar marah '' kata Reynare mengejek Issei

'' Diam kau ! '' Issei lalu mengeluarkan Sacred Gear nya

'' Kau tidak akan bisa mengalahkan ku '' kata Reynare

'' Aku pasti mengalahkan mu '' kata Issei. Issei lalu

Issei lalu menerjang Reynare dengan Boosted Gear nya, tapi Reynare hanya menghindar sehingga Issei tidak mengenai Reynare

'' Sial ! '' kata Issei, Issei lalu kembali menerjang Reynare tapi Reynare kembali hanya menghindar

'' Sudah ku bilang kau tidak akan bisa mengalahkan ku '' kata Reynare angkuh

'' Aku pasti mengalahkan mu '' kata Issei

BOOST !

Issei lalu sekali lagi menerjang dengan kecepatan yang tinggi dan akhirnya Issei pun mengenai wajah Reynare dengan tinju nya, Reynare lalu merasa kesal, tapi tiba-tiba bekas pukulan Issei lalu menghilang dari pipi Reynare

'' Ternyata Sacred Gear Twilight Healing ini benar-benar berguna '' kata Reynare mengagumi Sacred Gear Asia

'' Itu buka Sacred Gear mu '' teriak Issei

BOOST !

Terdengar suara Booster Gear Issei yang sedang mengisi energi, Issei terus menerjang dan memukul Reynare tapi Reynare terus menghindari semua serangan Issei

'' Dengan kecepatan yang lambat begitu kau kira bisa mengalahkan ku '' kata Reynare masih angkuh, Reynare lalu mengeluarkan dua tombak cahaya dan mengarahkanya ke arah kadua kaki Issei

Issei lalu merasakan kedua kakinya sakti, Issei sekarang benar-benar tidak bisa bergerak

'' Apakah kau sudah menyerah ? '' tanya Reynare

'' Tidak ! '' tegas Issei.

BOOST !

'' Aku tidak akan kalah dengan hal begini ''

BOOST !

'' Asia lebih sakit dari pada ini ''

BOOST !

'' Aku tidak akan menyerah ''

BOOST !

'' Aku akan mengalahkan mu ! ''

BOOST !

Suara mekanik di tangan issei terus berbunyi dan tiba-tiba Gauntlet Issei lalu bercahaya

'' Apa yang terjadi ? '' kata Issei melihat Gauntlet nya berubah menjadi lebih besar, Reynare tidak bisa melihat karena terlalu silau

'' Tidak mungkin ! apakah Sacred Gear nya berevolusi ! '' kata Reynare mulai ketakutan

'' Apa yang sebenarnya terjadi '' guman Issei heran dengan Sacred Gear nya

Reynare yang melihat ini lalu merasa ketakutan, Reynare lalu mencoba melarikan diri tapi... Reynare menyadari kalau kakinya ada yang memegang, Reynare lalu melihat ke belakang

'' Kau mau kemana ? '' ternyata yang memegang kaki nya adalah Issei

'' Aku tidak akan membiarkan mu kabur '' kata Issei

BOOST !

Terdengar lagi suara mekanik di tangan Issei, Issei pun lalu memukul Reynare tepat di wajah sehingga Reynare pun terlempar

'' Sekarang aku pasti bisa mengalahkan mu '' kata Issei sekarang percaya diri

Reynare sekarang benar-benar merasa ketakutan, luka nya sekarang tidak pulih secara sempurna itu berari kalau Sacred Gear Twilight Healing milik Asia harus memiliki tenaga yang cukup

'' Ini untuk Asia ! '' kata Issei sekali lagi memukul Reynare tempat di perutnya sehingga Reynare pun terlempar lagi

'' Sial ! '' kata Reynare sekarang benar-benar tidak berdaya melawan Issei

'' Sepertinya ini sudah berakhir '' tiba-tiba Rias pun datang di area pertarungan Issei dan Reynare. Issei lalu kaget melihat Bucho nya

'' Bucho ? '' kaget Issei, sedangkan Rias hanya tersenyum ke arah Issei, lalu Rias melihat ke arah Reynare yang sekarang tidak bisa apa-apa kerena sudah di hajar oleh Issei

'' Apakah kau tahu tentang Sacred Gear nya ? '' tanya Rias kepada Reynare, Reynare lalu menggeleng

'' Aku ku beritahu, Sacred Gear dia adalah salah satu 13 Longinus '' kata Rias

Reynare lalu mulai ketakutan mendengar 13 Longinus

'' Dan pasti kau tahu kan, Sacred Gear anak ini bisa mengalahkan Tuhan '' kata Rias

Reynare lalu takut dan syok saat mendengar nya, dia tidak menyangka kalau Iblis rendahan seperti Issei bisa mendapatkan Sacred Gear itu

'' Kau sudah mengerti kan '' kata Rias '' Jadi apakah ada kata terakhir ? '' kata Rias lalu mengeluarkan Kekuatan penghancurnya

Reynare sekarang benar-benar tidak bisa berbuat sesuatu, lalu dia pun mengingat Mittelt

'' Apa yang terjadi dengan Mittelt ? '' tanya Reynare dengan ketakutan terjadi sesuatu dengan nya

'' Mittelt ? maksud mu teman malaikat jatuh mu, aku sudah memusnahkan salah satu teman pria mu tapi kalau yang Gadis kecil dia berhasil melarikan diri '' kata Rias

'' Syukurlah '' kata Reynare lega karena Mittelt berhasil melarikan diri

'' Kenapa kau ? '' tanya Rias heran melihat reaksi Reynare

Reynare hanya terdiam tanpa sepatah kata pun, Rias lalu mengarahkan kekuatan penghancur nya ke arah Reynare

'' Kalau begitu sampai jumpa '' kata Rias yang sekarang berniat menghancurkan Reynare, Reynare sekarang hanya pasrah menerima serangan terakhir Rias yang akan menghancurkan nya tapi...

'' Asia ! '' Issei lalu melihat Asia di gendong oleh Koneko, Issei lalu mendekati Asia. Rias langsung berbalik melihat Asia sehingga Rias lengah tidak melihat Reynare yang akan melarikan diri

'' Aku tidak boleh mati di sini '' pikir Reynare

Reynare lalu terbang keluar Gereja dengan cepat, Reynare pun berhasil melarikan diri

'' Apakah Kalawarner juga baik-baik saja ? " pikir Reynare

'' Dia melarikan diri '' guman Rias melihat Reynare terbang menjauh, Rias lalu hanya mendesah. Rias lalu melihat Issei yang sedang bersedih kehilangan Asia

'' Asia kumohon bangunlah '' kata Issei sambil menangis, tapi Asia sama sekali tidak bergerak, Rias tidak menyangka kalau bisa begini jadi nya

'' Bucho ! '' Issei lalu memanggil Ketua nya, Rias lalu mendekati Issei

'' Kumohon hidup kan Asia '' kata Issei meminta, Rias lalu merasa kasihan dengan Issei. Rias pun mengeluarkan sesuatu dari kantong nya dan memberikan nya kepada Issei dan juga Rias memberiakan sebuah cincin.

'' Cincin ini adalah Sacred Gear nya Asia '' kata Rias, Issei lalu mengangguk mengerti

'' Sekarang giliran mu untuk menghidupkan nya, Issei '' kata Rias

Issei pun mengerti dengan Bucho nya, Issei lalu menerima cincin dan pemberian Bucho nya yaitu sebuah anak catur

Issei pun menggenggam tangan nya dengan tangan Asia bersama anak catur, Issei memasangkan cincin Asia di jari Asia

'' Kumohon hiduplah Asia '' kata Issei berharap

Sebuah cahaya pun bersinar dan menerangi Gereja itu, anak catur pemberian Rias pun tiba-tiba masuk ke dalam tubuh Asia

'' Hm '' sebuah suara terdengar dari mulut Asia, Issei terkejut dengan kejadian ini. Asia benar-benar hidup kembali

'' Asia ! '' Issei lalu memeluk Asia dengan terharu, Rias melihat kejadian ini hanya tersenyum begitu juga dengan para budak nya.

'' Issei san ? '' tanya Asia bingung karena bisa hidup lagi

'' Syukurlah '' kata Issei bersyukur

Di Gereja itu pun mengalami peristiwa yang berbahagia

~X~

DENGAN LUFFY

Kalawarner sekarang benar-benar lelah melawan Luffy, dia tidak menyangka kalau Luffy memiliki stamina yang luar biasa. Luffy yang hanya dari tadi mencoba menerjang, memukul dan menangkap nya sudah membuat nya lelah

'' Huft huft sial, Manusia ini memiliki stamina yang luar biasa '' kata Kalawarner yang sekarang benar-benar kelelahan

'' Gomu-Gomu No Snake Shot '' teriak Luffy tiba-tiba memanjang lengan nya dengan tangan nya yang sekarang berbentuk cengkraman

Luffy mencoba menangkap kaki Kalawarner, dan Luffy pun berhasil menangkap kaki Kalawarner

'' Kena kau '' kata Luffy berhasil menangkap kaki Kalawarner

'' Sial '' kata Kalawarner

'' Gomu-Gomu No Hammer ! '' teriak Luffy lalu membanting Kalawarner ke tanah

Kalawarner sekarang benar-benar sudah kehabisan stamina, Kalawarner tidak sanggup lagi berdiri.

'' Kali ini aku pasti menghajar mu '' kata Luffy sekarang bersiap-siap menyerang lagi, Luffy lalu berlari ke arah Kalawarner untuk menyerangnya

'' Gomu-Gomu No... '' Luffy lalu memanjang kan dan memutar tangan nya ke belakang bersiap-siap menyerang Kalawarner. Kalawarner sekarang tidak bisa bergerak karena kehabisan energi

'' Sial '' guman Kalawarner

Luffy sekarang sudah hampir mendekati Kalawarner bersiap-siap menyerang nya dan Kalawarner sekarang bersiap-siap menerima serangan Luffy

'' Hentikan ! '' teriak suara gadis kecil

Luffy lalu menghentikan serangan nya lalu menghadap ke arah suara itu berasal, Luffy melihat seorang Gadis kecil memakai pakaian Gothic seperti yang dilihatnya semalam

'' Kumohon hentikan jangan sakiti onee chan '' kata Mittelt

'' Mittelt '' kata Kalawarner tidak percaya di berhasil selamat, Luffy hanya menatap Mittelt dengan tatapan netral nya

'' Mittelt ! apa yang kau lakukan ! cepat pergi ! '' teriak Kalawarner khawatir dengan Keselamatan Mittelt

'' Tidak ! aku akan melindungi onee chan '' kata Mittelt sekarang bersiap-siap melawan Luffy dengan badan yang penuh dengan luka

'' Tidak Mittelt dia terlalu kuat ! '' kata Kalawarner mencegah Mittelt untuk melawan Luffy

Mittelt lalu tiba-tiba terjatuh pingsan karena luka-lukanya yang parah, Luffy merasakan ada tombak cahaya lalu mengarah padanya. Luffy pun menghindari tombak cahaya itu dengan melompat ke arah lain

Terlihat pelaku pelempar tombak cahaya itu adalah Reynare yang berhasil melarikan diri dari Rias

'' Mittelt ! Kalawarner ! apakah kalian tidak apa-apa ? '' kata Reynare khawatir

Kalawarner lalu mendekati Mittelt yang pingsan lalu menggendong nya

'' Reynare ! Mittelt mengalami luka yang parah '' kata Kalawarner

Luffy hanya memandang mereka dengan tatapan netral nya

'' Sial cincin Twilight Healingku hilang '' kata Reynare berharap kalau dia masih memiliki cincin itu dia bisa menyembuhkan Mittelt. Reynare lalu mendarat di dekat Kalawarner dan Mittelt yang terluka lalu menghadap ke arah Luffy dengan tombak cahaya nya

'' Aku akan melawan mu '' kata Reynare, walaupun Reynare yakin kalau dia tidak akan bisa mengalahkan Luffy

'' Kau ingin melawan ku ? '' tanya Luffy, Luffy tahu kalau Reynare sudah terluka parah

'' Tentu saja demi melindungi teman ku '' kata Reynare penuh semangat

Luffy melihat Reynare dengan tatapan yang senang, Reynare heran kenapa dia meantap nya dengan tatapan senang

Tiba-tiba bola hitam lalu menghatam Reynare dan teman nya, Luffy kaget melihat Reynare terkena seragan itu. Luffy lalu melihat siapa yang telah melempar bola hitam itu

Luffy melihat seorang pria memakai sebuah jubah dengan penutup kepala dan sebuah topeng orang itu berdiri di atas sebuah pohon, Luffy khawatir melihat Reynare dan teman-teman nya. Luffy melihat Reynare berhasil menangkis serangan itu

'' Siapa kau ?! '' teriak Reynare

'' Apakah kau lupa dengan ku Reynare ? '' kata pria misterius itu

'' Kau... '' Reynare terbeku melihat orang itu

'' Rex '' kata Reynare

'' Ya benar Reynare, ini aku '' kata pria itu

'' Kenapa kau bisa di sini ? '' tanya Reynare

'' Kenapa aku bisa di sini ? ya karena aku di perintah kan oleh master '' kata pria itu

'' Master !? '' Reynare kaget mendengar kata master

'' Benar '' kata pria itu

'' Apa yang di perintah kan master kepada mu ? '' tanya Reynare

'' Master memerintah ku untuk memusnah kan mu dan kedua teman mu '' kata pria itu dingin

'' Apa '' Reynare kaget, begitu juga dengan Kalawarner sedangkan Mittelt sekarang masih pingsan

'' Kenapa ? '' tanya Kalawarner

'' Karena master merasa kalian tidak berguna lagi, kalian bahkan gagal mengambil Sacred Gear Twilight Healing milik Gadis pendeta itu '' kata pria itu

'' Tapi kami sudah berusaha '' kata Reynare

'' Master tidak peduli, yang penting sekarang master ingin kalian musnah '' kata orang bernama Rex itu

Orang itu pun lalu mengeluarkan bola hitam lalu melemparnya ke arah Reynare dan teman nya, Reynare yang sudah terluka melawan Issei sekarang tidak bisa menangkis,tapi jika dia menghindar maka Kalawarner dan Mittelt yang akan terkena serangan itu

BOOM !

'' Reynare ! '' teriak Kalawarner khawatir melihat Reynare menangkis serangan itu dengan tubuh nya

'' Dasar bodoh, merelakan tubuh nya terkena serangan untuk melindungi teman nya, dasar tidak berguna '' kata pria itu mengejek

'' Reynare ! '' Kalawarner lalu mendekati Reynare yang sekarang benar-benar terluka parah

'' Baiklah saat nya akhir bagi kalian bertiga '' kata pria itu. pria itu lalu mengeluarkan bola hitam yang sangat besar

'' Selamat tinggal orang lemah '' kata pria itu yang kemudian melempar bola hitam yang besar itu ke arah Reynare dan teman nya

BOOOOM !

Terdengar suara ledakan yang keras dengan asap yang sangat banyak, pria itu mengira kalau Reynare dan teman nya sudah mati terkena serangan nya tapi...

Woossh !

Terdengar suara di dalam ledakan itu dan di dalam Asap yang besar itu munculah sesorang membawa Reynare, Mittelt dan Kalawarner di kedua tangan nya, Rex melihat kalau orang itu memakai topi jerami

Luffy menyelamatkan Reynare dan teman nya, sebelum ledakan itu mengenai mereka. Luffy lalu meletakan Reynare yang terluka parah dan Kalawarner juga terluka yang masih memeluk Mittelt untuk melindungi nya dari serangan itu

'' Wah wah ternyata ada seorang manusia di sini '' kata Rex melihat Luffy

Soundtrack : One Piece : The Very Very Very Strongest

Luffy lalu melihat ke arah Rex dengan marah, Reynare melihat Luffy tidak percaya karena menyelamatkan nya

'' Kenapa kau menyelamatkan kami ? '' tanya Reynare kepada Luffy yang masih melihat ke arah Rex dengan marah. Luffy lalu melihat ke arah Reynare dengan senyuman

'' Karena kalian hebat Shishishi '' jawab Luffy dengan tawa khasnya, Luffy sangat memandang tinggi derajat seseorang yang ingin melindungi teman nya

'' Siapa kau ini manusia ? '' tanya Rex kepada Luffy. Luffy lalu melihat ke arah Rex dengan tatapan tajam

'' Nama ku Monkey D Luffy '' kata Luffy

'' Monkey D ? '' Rex bingung dengan nama Luffy

'' Kau Rex kan ? '' kata Luffy, Rex lalu mengangguk

'' Aku akan menghajarmu '' kata Luffy dengan semangat

Soundtrack End

'' Mau menghajarku ? hahahahah '' tawa Rex mendengar kata-kata Luffy

'' Benar '' kata Luffy

'' Kau tidak akan bisa melakukan nya, karena kau hanya seorang manusia '' kata Rex kepada Luffy

'' Memang nya kenapa ? aku bisa mengalahkan mu dengan tangan ku '' kata Luffy mengejek

'' Jangan lawan dia, dia terlalu kuat '' kata Reynare khawatir dengan Luffy. Luffy lalu berbalik melihat Reynare

'' Jangan khawatir aku tidak akan kalah, shishishi '' kata Luffy

'' Jangan banyak bicara topi jerami ! '' teriak Rex, Rex lalu mengeluarakan bola hitam nya lalu melemparnya ke arah Luffy.

Luffy melihat bola itu mengarah ke padanya lalu menghindarinya dengan sempurna, Luffy lalu menyerang balik Rex

'' Gomu-Gomu No Pistol '' teriak Luffy lalu memangkan lengan nya ke arah Rex. Rex lalu menghindari pukulan Luffy

Rex lalu mengeluarkan lebih banyak bola hitam dan mengarahkan nya ke arah Luffy tapi Luffy masih menghindari semua serangan bola hitam Rex

'' Sial dia cepat juga dalam ukuran seorang manusia '' kata Rex kesal

Luffy lalu berlari menuju ke arah Rex bersiap-siap untuk menyerang, '' Sekarang giliran ku ! '' kata Luffy

'' Gomu-Gomu No Stamp ! '' teriak Luffy lalu mencoba menendang Rex, tapi Rex sekali lagi menghindari serangan Luffy, tapi Luffy belum selesai dengan serangan nya, Luffy lalu melanjutkan serangan nya

'' Gomu-Gomu No Muchi '' teriak Luffy lalu menendang Rex secara Horizontal dan lagi-lagi Rex lalu melompat menghindari serangan Luffy, Luffy lalu melompat juga mendekati Rex

'' Gomu-Gomu No... '' Luffy lalu memangkan lengan nya ke belakang bersiap-siap menyerang, tapi Rex kemudian mengeluarkan bola hitam nya dan melemparnya ke arah Luffy. Luffy kaget karena dia tidak tahu kalau Rex akan mengeluarkan sebuah bola hitam

BOOM !

Ledakan pun terjadi saat bola itu mengenai Luffy, Rex tersenyum puas karena berhasil melenyapkan Luffy, Reynare kaget melihat Luffy terkena serangan itu. di dalam hatinya dia khawatir dengan Luffy

Tapi kemudian Luffy berhasil menghindari serangan itu, Luffy sekarang ada di atas Rex

'' Gomu-Gomu No Yari ! '' teriak Luffy yang kemudian menggunakan kakinya menyerang Rex seperti tombak

Rex lalu terkena serangan Luffy dan meluncur ke bawah dan kemudian menghantam tanah, Reynare tidak percaya kalau Luffy berhasil mengenai Rex. Luffy lalu mendarat melihat Rex yang sekarang berada di bawah tanah

'' Dasar kau manusia sialan '' kata Rex kemudian bangkit dan mengeluarakan bola hitam lagi dan melempar nya ke arah Luffy, tapi seperti biasa Luffy menghindari serangan itu dengan haki kebun nya

'' Gomu-Gomu No Bazzoka ! '' Luffy lalu menyerang Rex dengan jurus gomu gomu no bazzoka nya, Rex lalu terkena serangan itu lalu terpental

'' Hebat ! '' kata Kalawarner tidak percaya kalau Luffy bisa sehebat itu. Rex lalu bangkit lagi merasakan sakti di perutnya

'' Sialan kau '' teriak Rex lagi-lagi mengeluarakan bola hitam lagi, Luffy terus menghindari serangan itu dan mendekati Rex

'' Sialan kenapa kau bisa menghindari semua serangan ku '' kata Rex kesal

'' Gomu-Gomu No Bullet ! '' teriak Luffy lalu memukul tepat di perut Rex sehingga Rex memuntahkan darah dan Rex pun terpental

'' Kuat sekali '' guman Reynare tidak percaya dengan ada di depan nya

'' Matilah kau ! '' Rex yang kemudian bangkit lagi lalu meneluarkan bola hitam sebesar rumah dan menyerang Luffy tapi Luffy masih keadaan tenang

'' Kau kira dengan seragan sebesar itu bisa mengenai ku ? '' Luffy dengan cepat menghindari serangan itu, bola itu lalu meledak dengan kuat. Reynare dan Kalawarner bisa merasakan energi kejut bola hitam raksasa itu

'' Gomu-Gomu No...'' Luffy lalu melompat ke arah Rex dan memanjang kan tangan nya ke arah belakang. Rex melihat Luffy yang menuju ke arahnya langsung panik tidak bisak menghindar

'' Riffle ! '' teriak Luffy lalu memukul Perut Rex lagi tapi dengan tangan Luffy yang berputar sehingga Rex pun berputar dan Akhirnya terpental dan menabrak banyak pohon di belakang nya. Luffy lalu mendarat dengan sempurna

'' Jadi bagaimana ? masih mau bertarung lagi '' kata Luffy mengejek. Rex benar-benar di hajar oleh Luffy

'' Sial orang ini benar-benar kuat '' pikir Rex sambil memegang perutnya yang sakit terkena serangan Lufy

'' Aku bukan tandingan nya '' Rex kemudian menghilang dengan kekuatan hitam nya dan pergi meninggalkan Luffy dan Reynare

Luffy tidak merasakan lagi Rex dengan Haki Kebun nya, Luffy pun mulai berhenti dengan sikap beratarung nya. Luffy lalu melihat ke arah Reynare dan Kalawarner yang dari tadi menonton. Luffy pun menghampiri mereka

'' Apa kalian baik-baik saja ? '' tanya Luffy , Reynare dan Kalawarner lalu mengangguk. Luffy lalu melihat ke Mittelt yang masih pingsan

'' Apakah dia baik-baik saja ? '' tanya Luffy

'' Dia hanya pingsan, jadi dia tidak apa-apa '' kata Kalawarner

'' Hey kalian '' panggil Luffy kepada Reynare dan Kalawarner

'' Ya ada apa ? '' tanya Reynare dan Kalawarner secara bersamaan dengan gerogi

'' Jadilah teman ku '' kata Luffy

'' Hah ?! '' Reynare dan Kalawarner tidak percaya mendengar kata-kata Luffy

'' Shishishihishi '' Luffy hanya tertawa melihat reaksi mereka

BERSAMBUNG


Akhir bab

Maaf jika saat ini Rias dan para keluarga nya belum mengetahui Luffy yang sebenarnya. tapi Luffy akan mengeluarkan kekuatan pada saat yang greget ( coba tebak aja pasti kalian akan tahu )

Dalam bab ini Issei berhasil menyelamatkan Asia dan Luffy berhasil menyelamatkan Reynare dan teman nya dari orang misterius

Siapakah orang misterius bertopeng itu ? dan siapakah Master ? kalian akan mengetahui nya nanti

Untuk Reynare dan teman nya akan berteman dengan Luffy dan akan membantu Luffy

Dan untuk bantuan saya berpikir kalau Zoro akan masuk kedalam Chapter berikutnya nya dan mungkin juga Law , dan aku juga tertarik jika memasukan Katakuri di dalam cerita ini ( sumpah nih karakter memang badass :V )

kalian juga masih bisa bertanya apa pun dalam cerita ini , seperti apakah Luffy akan mempunyai Sacred Gear, apakah Luffy akan melawan para Dewa atau tentang Harem Luffy atau yang lain nya

Terima kasih yang sudah baca dan Review : )

Dan tak lupa juga untuk meninggalkan Review agar saya bisa senang : )

Selamat Jumpa di Bab berikut nya

Salam Author