Disclaimer : Eiichiro Oda & Ichiei Ishibumi
warning :non canon, dll
KEHIDUPAN YANG BERUBAH
DI SEBUAH TEMPAT TIDAK DI KETAHUI
Di sebuah tempat yang luas yang sangat gelap, tempat ini mirip Underworld dimana tempat ini seperti dunia kegelapan. Di dunia yang gelap itu terlihat sebuah Istana yang sangat besar, Istana itu memiliki warna hitam yang gelap
Di dalam Istana itu juga gelap walaupun ada sedikit cahaya di dalam Istana itu. ada sebuah ruangan yang luas dan memiliki sebuah kursi di tengah nya. di kursi itu ada seseorang yang duduk di sana.
Orang itu memakai jubah hitam, memakai topeng hitam, dan memakai armor hitam. orang itu sepertinya sedang menunggu sesuatu, tak lama kemudian munculah sebuah energi kegelapan yang muncul di depan orang itu
'' Rex '' panggil nya
Energi kegelapan itu kemudian berubah menjadi sesorang yang di kenal sebagai Rex. Rex lalu menunduk di depan orang serba hitam itu
'' Yang mulia '' kata Rex dengan hormat
'' Apakah kau sudah memusnahkan kedua malaikat jatuh itu ? '' tanya orang serba hitam itu
'' Mohon maaf yang mulia, saya belum memusnahkan mereka '' jawab Rex
'' Kenapa ?'' orang itu sepertinya tidak senang dengan jawaban Rex
'' Ada yang menghalangi saya '' jawab Rex
'' Menghalangi ? siapa yang menghalangi mu ? '' tanya orang itu
'' Seorang manusia, dia memiliki kekuatan aneh '' jawab Rex
'' Kekuatan aneh ? '' orang itu mulai tertarik dengan orang yang di bicarakan oleh Rex
'' Benar, dia memiliki kekuatan yang bisa melenturkan tangan dan kakinya '' kata Rex memberitahu
'' Menarik , Siapa nama manusia itu ? ''
'' Namanya adalah Monkey D Luffy '' jawab Rex
Orang itu pun terkejut mendengar nama lengkap Luffy, orang itu lalu tersenyum di balik topeng nya
'' Apakah ada yang salah dengan nama nya ? '' tanya Rex
'' Jadi "D" sudah datang di dunia ini ya, hahahahahah '' tawa orang itu, Rex yang melihat masternya tertawa hanya bingung
'' D ? sebenarnya apa D itu ? '' pikir Rex
'' Aku tidak sabar melihat aksi mereka kali ini, mereka akan menciptakan bencana di masa depan nanti ''
'' Bencana ? '' Rex kebingungan dengan kata masternya
'' Lily ! '' tiba-tiba orang itu memanggil seseorang, Rex mendengar ada jejak kaki yang datang. terlihat seorang wanita cantik, berkulit putih, berambut kuning cerah, memakai pakaian yang minim dan memiliki sebuah ekor berbentuk Love di ujungnya. wanita bernama Lily itu lalu menunduk
'' Ada apa master ? '' tanya Lily kepada masternya
'' Aku mau kau mengawasi orang yang di bilang oleh Rex tadi '' kata orang yang disebut master itu
'' Akan saya laksanakan '' kata Lily patuh
'' Anda menyuruh seorang Succubus untuk mengawasi orang itu ? saya rasa itu adalah keputusan yang buruk '' saran Rex yang masih menunduk
'' aku tahu apa yang kulakukan, jadi sebaiknya kau diam saja '' kata orang itu tegas. Rex hanya mengangguk patuh
'' Apakah kau memiliki masalah dengan Succubus ? Rex '' kata Lily. Rex lalu melihat ke arah Lily
'' Tentu saja, kau adalah makhluk yang menyebalkan, kau hanya menggoda para lelaki untuk bersetubuh lalu mengambil energi laki-laki itu, kau adalah makhluk yang rendahan '' kata Rex melihat Lily dengan tatapan merendahkan. Lily hanya tersenyum dengan Rex
'' Aku rasa kau benar '' kata Lily dengan ramah
'' Begitu juga dengan Ratu mu ''
Tiba-tiba Lily menjadi marah saat Ratunya disebut-sebut oleh Rex, Lily lalu mengeluarkan cakarnya yang panjang dan menodongkan nya ke leher Rex. Rex kaget karena Lily begitu cepat
'' Aku tidak akan marah jika kau menghinaku-'' Lily masih menodongkan cakarnya ke leher Rex, terlihat ada bercak darah terlihat di leher Rex
''- tapi jika kau menghina Ratu kami, aku akan membunuh mu '' kata Lily yang tadi nya ramah tiba-tiba menjadi menyeramkan. Lily lalu melepaskan Rex, Rex merasakan lehernya sedikit mengeluarkan darah
'' Aku akan memaafkan mu kali ini tapi aku akan benar-benar membunuh mu jika menghina Ratuku '' kata Lily
Rex melihat Lily dengan tatapan kesal, Rex kesal karena dia telah di permalukan di depan masternya. '' Aku akan membalasmu suatu hari nanti '' pikir Rex kesal
'' Apakah target kali ini seorang pria ? '' tanya Lily
'' Benar, dia seorang pria '' kata master mereka, Lily lalu menjilat bibirnya tidak sabar bertemu dengan pria yang di sebutkan masternya
'' Bolehkah aku menyerap energi nya '' kata Lily bernafsu
'' Terserah mu ''
'' Baiklah master '' kata Lily
'' Pergilah '' perintah masternya
Lily pun mengeluarkan sayap Succubusnya lalu terbang pergi, Rex melihat dia pergi merasa senang.
'' Rex '' panggil masternya
'' Ada apa master ? '' tanya Rex
'' Bagaimana dengan kabar prajurit kita di utara ? ''
'' Prajurit kita di utara sudah habis di musnahkan '' jawab Rex dengan ketakutan
'' Apa ! '' teriak orang itu '' Bagaimana bisa ?! ''
'' Prajurit kita di musnahkan oleh Tiamat '' kata Rex
'' Tiamat ? maksudmu Dewi naga itu ? ''
'' Benar yang mulia '' kata Rex
'' Cih, para Dewa Dewi memang menyebalkan ''
'' Prajurit kita tidak sengaja memasuki wilayah Tiamat sehingga Tiamat benar-benar marah dan menghancurkan prajurit kita '' kata Rex menjelaskan
'' Kalau begitu kirimkan prajurit lain ke sana '' perintah nya
'' Baik master '' kata Rex patuh
'' Aku tidak sabar untuk melihat aksi orang bernama Monkey D Luffy itu, aku ingin tahu apa tujuan nya ke dimensi ini '' Rex bingung mendengar master membicarakan tentang Luffy
'' Sebenarnya D itu apa master ? '' tanya Rex
'' Akan ku beritahu kau sesuatu Rex '' Rex semakin penasaran dengan apa yang akan di beritahu oleh masternya
'' Mereka adalah orang-orang yang sangat berbahaya '' kata masternya
'' Berbahaya ? seberapa berbahaya nya mereka ? '' tanya Rex
'' Mereka benar-benar berbahaya, sebaiknya kau tidak berurusan dengan mereka '' kata master Rex
'' Baiklah master '' kata Rex
Orang yang disebut master itu lalu melihat kedepan dengan tersenyum. orang bertubuh seba hitam itu berpikir dengan kejadian menarik di masa depan
'' Ini semakin menarik '' kata orang itu
~X~
DI RUMAH AYANO
Ayano lalu terbangun dari tidurnya, Ayano lalu bangun dari tempar tidurnya dan kemudian ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya
Ayano pun keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk, Ayano berpikir apakah Luffy sudah pulang. untuk memastikan apakah Luffy sudah pulang atau belum Ayano lalu memutuskan untuk mendatangi kamar Luffy untuk memeriksa nya
Ayano lalu pergi ke kamar Luffy, dia berharap kalau Luffy sudah pulang. Ayano sudah sampai di depan pintu kamar Luffy. Ayano lalu mengetuk pintu Luffy
'' Luffy san apakah kau di dalam ? '' kata Ayano. Tapi Ayano tidak mendengar jawaban dari dalam.
'' Luffy san ! '' panggil Ayano lagi. karena khawatir Luffy tidak di dalam, Ayano lalu membuka pintu kamar Luffy
Di dalam kamar Luffy terlihat ada seorang yang tidur di kasur Luffy, Ayano tidak bisa melihatnya karena orang itu di tutupin oleh kain. Ayano berpikir kalau itu adalah Luffy.
Ayano lalu berniat untuk membangunkan Luffy dan memarahinya karena masih tertidur di jam segini
'' Luffy san ayo bangun '' kata Ayano. tapi Luffy tidak menjawab
'' Bangun Luffy san '' kata Ayano masih pelan
Akhirnya habislah kesabaran Ayano. Ayano lalu menarik sarung Luffy untuk memarahi nya. setelah Ayano membuka kain Luffy, kagetlah Ayano setelah melihat di dalam kain itu
Terlihat Luffy yang tertidur pulas seperti tidak tidur cukup lama namun Luffy tidak sendiri, terlihat ada 2 wanita dan 1 gadis kecil di kasur Luffy, dan yang mengejutkan Ayano lagi adalah karena mereka semua terlanjang tanpa ada seutas benang pun di tubuh mereka. para wanita itu berposisi memeluk Luffy. Ayano sangat syok melihat kejadian ini
Salah satu wanita yang berambut hitam lalu terbangun dari tidurnya, Ayano bisa melihat payudara wanita itu yang ukuran nya tidak normal untuk seumurnya. wanita itu lalu melihat Ayano dengan lemah
'' Manusia ? '' kata wanita itu melihat Ayano
'' Siapa kau ini ?! '' teriak Ayano melihat wanita itu
'' Apakah kau wanita yang di bicarakan Luffy sama ? '' tanya gadis itu
'' Luffy sama ? '' Ayano bingung saat gadis itu mengucapkan nama Luffy
Luffy lalu melihat ke arah Luffy dengan tajam. Ayano lalu membangunkan Luffy untuk meminta penjelasan mengenai hal ini
'' Luffy ayo bangun ! '' teriak Ayano marah
Luffy pun bangun dari aksi tidurnya. Luffy agak kecewa karena di bangunkan karena Luffy tadi nya sedang bermimpi tentang pulau daging. Luffy lalu melihat Ayano yang marah
'' Ada apa Ayano ? '' tanya Luffy dengan muka masih mengantuk nya
'' Ada apa kaubilang ! coba lihat sekitarmu ! '' kata Ayano marah
Luffy lalu melihat Reynare di samping kanan nya yang juga sudah terbangun. Reynare lalu senang melihat Luffy sudah bangun
'' Selamat pagi Luffy sama '' kata Reynare dengan senyuman
'' Oh selamat pagi Reynare '' kata Luffy juga
Ayano tambah kesal melihat Luffy malah berinteraksi dengan Reynare. kemudian seorang wanita satu lagi yang berambut biru pun terbangun juga karena keributan di kamar itu
'' Kenapa kalian ribut sekali '' kata wanita itu yang juga bergabung dalam pembicaraan
'' Selamat pagi Kalawarner '' kata Reynare kepada Kalawarner. Kalawarner lalu melihat Reynare dan Luffy sudah bangun
'' Selamat pagi Reynare, Luffy sama '' kata Kalawarner dengan senyuman
Ayano melihat ini tambah marah karena Luffy belum menjelaskan apa pun tentang kejadian ini
'' Luffy ! cepat katakan siapa mereka ini ? '' kata Ayano marah sambil menunjuk Kalawarner dan Reynare
'' Mereka adalah teman ku '' kata Luffy dengan senyuman
'' Teman ? '' kata Ayano merasa bingung
'' Benar kami adalah teman Luffy sama '' kata Kalawarner
'' Jangan bohong ! kalau kalian teman kenapa kalian bisa tidur dengan Luffy dengan keadaan terlanjang '' kata Ayano
'' Memangnya kenapa ? apakah ada masalah ? '' tanya Reynare
'' Tentu itu masalah ! '' teriak Ayano marah melihat mereka
'' Jangan-jangan kalian sudah melakukan itu '' kata Ayano berpikir mesum
'' Luffy sama tadi malam memang hebat ! '' kata Kalawarner tiba-tiba kagum dengan Luffy
'' Benar, Luffy sama tadi malam benar-benar kuat '' sambung Reynare
Ayano tambah yakin dengan apa yang ada di pikiran nya setelah mendengar yang di katakan Reynare dan Kalawarner
'' Jadi kau sudah benar-benar melakukan nya, Luffy ?! '' teriak Ayano tidak percaya
'' Melakukan apa ? '' Luffy bingung dengan perkataan Ayano
'' Melakukan hal yang tidak senenoh dengan kedua wanita ini '' kata Ayano. Ayano lalu melihat Mittelt yang masih tidur
'' Kau juga melakukan nya dengan seorang gadis kecil ! '' teriak Ayano tidak percaya
'' Apa sih yang kau bicarakan Ayano aku tidak mengerti '' kata Luffy
'' Luffy sama memang orang yang tidak peka ya fufufu '' tawa Kalawarner lucu melihat reaksi Luffy
'' Apa maksud mu Kalawarner ? '' tanya Luffy bingung dari tadi tidak mengerti dengan pembicaraan ini
'' Kalau mau aku bisa mengajari Luffy sama '' kata Kalawarner mulai menggoda Luffy, Kalawarner lalu memeluk Luffy. Ayano melihat Kalawarner memeluk Luffy lalu merasa cemburu
'' Lepaskan dia '' kata Ayano
'' Kenapa ? '' tanya Kalawarner
'' Di rumah ini dilarang melakukan hal yang tidak senonoh '' kata Ayano mencoba memberikan alasan. tiba-tiba Reynare juga tidak mau kalah, Reynare lalu memeluk bagian belakang Luffy.
'' Aku juga mau '' kata Reynare. terlihat sekarang Reynare memeluk bagian belakang Luffy sedangkan Kalawarner di bagian depan Luffy
'' Bagaimana Luffy sama ? apakah kau mau aku ajarin ? '' kata Kalawarner menggoda Luffy dengan menggesekan payudara nya di dada Luffy. Luffy hanya menatap Kalawarner dengan netral
'' Apakah itu menyenangkan ? '' tanya Luffy
'' Tentu saja '' kata kalawarner. Reynare sedang menggigit telinga Luffy dengan pelan sambil mengelus-ngelus punggung Luffy dengan lembut
Ayano sekarang benar-benar sudah habis kesabaran nya melihat kejadian ini. hanya satu cara agar untuk menghentikan ini
'' Hey kalian hentikan '' Ayano lalu mendatangi mereka untuk menghentikan mereka akan tetapi Ayano merasa kaki nya kesadung dan terjatuh mengarah ke Luffy. handuk Ayano yang melilit tubuh Ayano sekarang telah terbuka menampakan tubuh Ayano yang sexy.
GUBRAK !
Terdengar suara kedua orang yang bertabrakan. terlihat sekarang Luffy di tindih oleh Ayano yang sekarang tanpa memakai handuk nya. tangan kanan Luffy tidak sengaja memegang payudara kanan Ayano dan tangan kiri Luffy memegang pinggul Ayano yang ramping
'' Wah ternyata Luffy sama ingin main 4 ya ? kata Reynare blak blakan
Ayano melihat muka Luffy yang kebingunan, mata Luffy yang hitam sedang melihat Ayano yang menindihi nya
'' Ayano bisakah kau bangun ? '' kata Luffy yang merasa berat
Ayano lalu mengerti dengan pose ini, dia bisa merasakan tangan Luffy memegang payudara nya dan pinggulnya
'' Kyaaa ! '' teriak Ayano. Ayano lalu tidak sengaja menampar Luffy
PLAK!
Terdengar suara tamparan yang keras, seaking kerasnya suara pukulan itu sampai terdengar di rumah sebelahnya
15 MENIT KEMUDIAN
Ayano dan Luffy sekarang sedang duduk di meja makan. Ayano sedang menatap Luffy dengan tajam.
Ayano sedang menginterogasi Luffy. Reynare dan Kalawarner sedang duduk di lantai melihat tuan nya yang sedang di marahi oleh pemilik rumah ini
'' Jadi aku harus mulai dari mana ya ? '' kata Luffy bingung
'' Cepat jelaskan sekarang Luffy san, jelaskan mengenai kedua gadis ini dan gadis kecil di kamar tidurmu '' kata Ayano sambil menunjuk Reynare dan Kalawarner yang masih tidak memakai pakaian sama sekali
'' Setidaknya pakai pakaian kalian ! '' kata Ayano kesal melihat Reynare dan Kalawarner yang masih tidak memakai pakaian
'' Kami sudah memberikan jiwa, raga dan tubuh kami untuk Luffy sama jadi kami tidak peduli, jika Luffy sama memerintahkan kami untuk membuka pakaian maka kami akan menurutinya '' kata Reynare dengan tersenyum
'' Sebenarnya kenapa sih kalian menganggap Luffy sebagai tuan kalian ? '' kata Ayano kesal
'' Akan saya jelaskan semuanya, Ayano sama '' kata Kalawarner mulai menjelaskan
FLASHBACK
'' Menjadi teman mu ? '' kata Reynare bingung dengan manusia di depan nya ini
'' Benar '' kata Luffy
'' Kenapa ? '' tanya Kalawarner
'' Karena kalian kuat dan juga kalian ini sepertinya tidak jahat '' kata Luffy memberikan alasan
'' Tapi kami tadi berniat membunuh mu '' kata Reynare
'' Sudah ratusan kali orang-orang yang ingin membunuh ku, tapi aku tidak merasa kalau itu adalah masalah besar '' kata Luffy santai
'' Apakah kau tidak marah sama sekali ? '' kata Kalawarner
'' Tidak, aku tidak marah sama sekali '' kata Luffy
Kalawarner dan Reynare tidak percaya dengan manusia di depan nya ini, mereka tadi sedang mencoba membunuh nya tapi sekarang dia memaafkan kesalahan mereka
'' Ayo jadilah teman ku '' kata Luffy
'' Tidak '' kata Kalawarner
'' Kenapa ? '' tanya Luffy
'' Kami tidak akan mungkin menjadi teman mu, jika kami menjadi teman mu maka kau akan di buru oleh musuh-musuh kami dan yang kau lihat orang yang bertopeng tadi ingin membunuh kami, kami tidak mau kau terkena masalah '' kata Kalawarner sedih
'' Kami tidak mau kau terbunuh hanya gara-gara urusan kami, kami tidak orang yang tidak bersalah menjadi korban '' sambung Reynare
Luffy yang mendengar alasan mereka hanya mengupil, dia sama sekali tidak peduli dengan alasan mereka. Luffy lalu melihat sebuah bola hitam kecil sedang mengambang-ngambang di dekatnya
'' Inikan...'' Luffy lalu menambil kamera nya dari saku nya lalu memotret bola hitam yang terbang itu
'' Akhirnya aku mendaptkan kejadian gaib, aku tidak sabar untuk menujukkan nya kepada Rias '' kata Luffy tersenyum melihat hasil potretan nya
Catatan : Luffy telah di beritahu oleh Ayano cara menggunakan kamera
Kalawarner melihat Luffy yang sepertinya tidak peduli dengan mereka
'' Hey ! apakah kau dengar kan kami '' kata Kalawarner kesal
Luffy lalu menyimpan kamera nya dan lalu kemudian Luffy pun menuju ke arah Reynare dan Kalawarner. tanpa meminta ijin Luffy lalu menggendong Kalawarner dan memegang Reynare di tangan kirinya sedangkan Mittelt di tangan kanan Luffy yang masih pingsan
'' Hey apa yang kau lakukan ! lepaskan kami '' teriak Reynare yang meronta-ronta melepaskan diri dari Luffy begitu juga Kalawarner
'' Memang nya aku peduli '' kata Luffy dengan tegas tanpa rasa takut. Reynare dan Kalawarner tidak percaya dengan jawaban Luffy
Luffy adalah orang yang tidak peduli dengan musuhnya, tidak peduli seberapa tingginya derajat nya Luffy tidak akan gentar.
'' Apakah kau bodoh ! '' teriak Reynare
'' Aku memang bodoh shishishi '' kata Luffy sambil tertawa dengan tawa khasnya
'' Baiklah saat nya aku akan mengobati kalian '' kata Luffy. sebelum Luffy berlari menuju ke rumah Ayano Luffy melihat Kalawarner yang keliatan nya akan menangis
'' Hey kenapa kau menangis '' kata Luffy
'' Hiks.. hiks aku tidak menyangka kalau ada orang yang masih memperdulikan kami '' kata Kalawarner sambil terharu. Reynare juga sedikit mengeluarkan air mata
'' Sudahlah jangan menangis '' kata Luffy
Kalawarner lalu membersihkan air mata nya, dia sekarang benar-benar bahagia karena masih ada orang yang memerhatikan mereka
'' Oh iya, nama kalian siapa ? '' tanya Luffy
'' Nama ku Reynare ''
'' Nama ku Kalawarner, sedangkan gadis kecil itu namanya Mittelt '' kata Kalawarner
'' Nama mu siapa tuan ? '' tanya Reynare
'' Namaku Monkey D Luffy '' kata Luffy memperkenalkan dirinya
'' Salam kenal Monkey sama '' kata Reynare
Luffy lalu melihat Reynare dengan cemberut, Reynare yang di tatap penyelamatnya hanya kebingungan
'' Apa kah aku melakukan kesalahan, Monkey sama ? '' kata Reynare takut kalau dia membuat tuan nya marah
'' Namaku Luffy '' kata Luffy
'' Oh maaf Luffy sama '' kata Reynare mencoba menenangkan tuan nya
Luffy pun langsung berlari menuju ke rumah Ayano, kecepatan Luffy memang bukanlah kecepatan biasa. terlihat Kalawarner dan Reynare kaget melihat kecepatan Luffy.
10 MENIT KEMUDIAN
Mereka pun sampai di rumah Ayano. Luffy lalu membuka pintu Ayano mempersilahkan masuk
'' Ayo masuk '' kata Luffy
Reynare dan Kalawarner pun masuk. Kalawarner masih menggendong Mittelt yang masih pingsan
'' Anggap saja rumah sendiri '' kata Luffy seenak nya saja
'' Apakah ini rumah mu Luffy sama ? '' tanya Reynare
'' Sebenarnya tidak, pemilik rumah ini adalah seorang wanita bernama Ayano '' kata Luffy
'' Apakah dia istrinya Luffy sama ? '' kata Reynare
'' Bukan, dia adalah teman ku '' kata Luffy
'' Oh, saya mengerti '' kata Reynare
'' Kalau begitu kalian bisa tidur dimana saja di rumah ini '' kata Luffy. Reynare dan Kalawarner mengerti dengan tuan baru mereka. '' kalau begitu aku tidur dulu, selamat malam '' kata Luffy sambil tersenyum
Luffy pun menuju ke kamarnya untuk tidur. dia merasa begitu mengantuk karena ini sudah lewat pukul 11 malam
'' Aku benar-benar lelah '' kata Luffy mengantuk
Luffy pun sampai di kamarnya dan tanpa berpikir lagi Luffy pun langsung menjatuhkan tubuhnya ke kasus. Luffy pun tertidur dengan pulas, namun Luffy tidak menyadari kalau ada suara kaki yang menuju ke kamar nya
END FLASHBACK
'' Begitulah ceritanya '' kata Kalawarner
Ayano lalu memjamkan matanya untuk berpikir tentang situasi ini. dia tidak menyangka kalau Luffy bisa mendapatkan masalah seperti ini
'' Jadi kalian ini malaikat jatuh yang tidak mempunyai tempat tinggal ? '' tanya Ayano. Kalawarner dan Reynare mengangguk, Ayano lalu mendesah mengenai situasi ini
'' Baiklah kalian boleh tinggal di sini '' kata Ayano melihat kedua malaikat jatuh itu sambil tersenyum
'' Benarkah ? '' Reyanare tidak percaya dengan ucapan Ayano. Ayano hanya mengangguk sambil tersenyum
'' Terima kasih Ayano sama ! '' teriak Kalawarner. Kalawarner lalu memeluk Ayano sehingga payudara mereka berdua saling bertemu. untuk para laki-laki mungkin akan mengeluarkan darah dari hidung nya saat melihat adegan ini tapi tidak untuk Luffy
Luffy melihat adegan ini hanya tersenyum senang karena Kalawarner, Reynare dan Mittelt akhirnya memiliki tempat tinggal baru
'' Sudahlah '' kata Ayano tersenyum menghentikan aksi pelukan mereka
'' Maaf Ayano sama '' kata Kalawarner malu dengan ketidaksopanan mereka
'' tidak apa-apa '' kata Ayano tersenyum
Luffy lalu melihat jam dinding yang menunjukkan pukul 07.45, Luffy pun langsung memberitahukan Ayano
'' Ayano, bukankah saat nya kita pergi ke sekolah ? '' tanya Luffy dengan tenang
Ayano lalu kaget dengan kata-kata Luffy, Ayano lalu melihat jam dinding dan tambah kaget
'' Kita terlambat ! '' teriak Ayano. Ayano dan Luffy lalu mengganti pakaian mereka dengan pakaian sekolah Kouh. mereka pun berangkat ke sekolah Kouh
'' Maaf, kalian jaga rumah dulu ya '' kata Luffy melihat Kalawarner dan Reynare
'' Tenang saja Luffy sama, Ayano sama, kami akan menjaga rumah ini '' kata Reynare
Luffy tersenyum melihat mereka, Luffy dan Ayano pun berangkat ke sekolah dengan berlari. tapi kemudian Luffy tiba-tiba menggendong Ayano
'' Eh ! apa yang kaulakukan Luffy ? '' tanya Ayano kaget saat Luffy tiba-tiba menggendong nya
'' Aku akan menggendong mu biar lebih cepat '' kata Luffy. Luffy pun berlari dengan kecepatan yang luar biasa, walaupun Ayano sudah melihat kecepatan Luffy tapi masih kaget dengan kecepatan yang sangat luar biasa
~X~
DI SEKOLAH
Luffy dan Ayano pun sampai di sekolah. para murid di sekolah Kouh melihat Luffy sedang menggendong Ayano
'' Luffy san turunkan aku '' kata Ayano malu di lihatin satu sekolah
Luffy pun menurunkan Ayano. terlihat muka Ayano merah
'' Aku pergi dulu ke las, jangan sampai terlambat ya Luffy '' kata Ayano lalu berlari ke kelas nya
'' Dia memang semangat seperti biasa nya, shishishishi '' tawa Luffy sambil melihat Ayano begitu bersemangat ke sekolah
'' Baiklah saat nya aku menuju kelas juga '' kata Luffy. Luffy pun menuju ke kelasnya.
Luffy pun sampai ke kelasnya dengan senang. Luffy membuka pintu kelasnya dan masuk ke dalam dengan santai. Luffy bisa melihat Rias yang tersenyum ke arah nya
'' Selamat pagi Rias '' sapa Luffy
'' Selamat pagi Luffy '' kata Rias
'' Hey Rias, aku sudah mendapatkan satu foto kejadian Gaib lo '' kata Luffy memberitahu Rias
'' Benarkah ? aku tidak sabar melihat foto mu nanti Luffy san '' kata Rias
Guru pun masuk ke dalam kelas mereka dan memulai pelajaran. seperti biasa Luffy merasa bosan saat pelajaran mulai
2 JAM KEMUDIAN
Bell tanda istirahat pun berbunyi menandakan istirahat untuk para murid. terutama Luffy yang benar-benar semangat mendengar bell istirahat
'' Akhirnya ! '' teriak Luffy. teriakan Luffy terdengar penjuru sampai ke penjuru kelas
'' Apakah kau ingin ke kantin, Luffy ? '' tanya Rias
'' Tentu saja '' kata Luffy semangat
'' Baiklah, ayo kita berangkat '' ajak Rias
Mereka pun pergi ke kantin, seperti biasa Luffy mendapatkan cacian dan Rias malah mendaptakan pujian
Luffy dan Rias pun sampai ke kantin. Luffy seperti biasa langsung menuju ke tempat pengambilan makanan dan Rias menyiapkan meja untuk mereka. Luffy pun selesai mengambil makanan dan menuju ke tempat Rias. Luffy lalu menaruh makan nya ke meja nya dan Rias.
'' Kalau begitu selamat makan '' kata Rias. Luffy juga langsung memakan makanan nya. para murid di kantin melihat mereka. dan seperti biasa Luffy tetap mendaptkan cacian maki.
10 MENIT KEMUDIAN
'' Kenyang nya~ '' kata Luffy senang. Rias senang melihat Luffy kenyang
'' Baiklah saat nya ke ruangan club '' ajak Rias
'' Kau duluan saja, aku masih mencerna makanan ku '' kata Luffy
'' Baiklah, sampai jumpa di club Luffy '' kata Rias
Luffy hanya melambaikan tangan ke arah Rias. Rias pun pergi ke club nya sedangkan Luffy masih duduk mencoba mencerna makanan di perutnya.
Setelah beberapa lama Luffy pun akhirnya merasa bisa bergerak leluasa lagi. Luffy pun berniat menuju ke club. terlihat beberapa murid di kantin menatap Luffy dengan marah tapi Luffy tidak memperdulikan tatapan mereka, Luffy hanya berpikir mengenai fotonya yang akan dia tunjukan ke Rias
Luffy sekarang dalam perjalanan menuju ke club Penelitian Ilmu Gaib, Luffy berjalan sambil melihat pemandangan. saat Luffy asyik melihat pemandangan Luffy lalu melihat Murayama dan Katase. Luffy pun menyapa mereka
'' Yo, apa kabar kalian ? '' sapa Luffy
Katase dan Murayama lalu melihat Luffy. reaksi mereka pun berubah, Murayama melihat Luffy dengan kesal namun berbeda dengan reaksi Katase. Katase melihat Luffy langsung berubah menjadi malu, terlihat muka Katase merah. Katase masih mengingat kejadian tadi malam
'' Kenapa kau menyapa kami ? '' kata Murayama kesal
'' Memangnya kenapa ? '' kata Luffy bingung
'' Jangan pernah menyapa kami seperti itu, ya kan Katase ? '' Murayama lalu melihat Katase. Murayama bingung dengan tingkah Katase saat melihat Luffy
'' Kenapa dengan mu Katase ? '' tanya Murayama
'' A-A-Aku tidak apa-apa '' kata Katase gagap
Murayama tambah bingung dengan reaksi Murayama '' Kenapa dengan nya ? '' pikir Murayama
'' Hey Katase, tadi malam benar-benar permainan yang menyenangkan ya kan ? '' kata Luffy.
Katase lalu merasa pipinya akan terbakar saat mendengar kata Luffy, Murayama menyaksikan wajah Katase yang tiba-tiba memerah
'' Aku permisi dulu '' Katase lalu meninggalkan Luffy dan Murayama. Murayama lalu melihat ke arah Luffy
'' Apakah kau melakukan sesuatu ke padanya ? '' tanya Murayama. Murayama menatap Luffy dengan tajam
'' Aku tidak melakukan apa-apa kepadanya '' kata Luffy jujur
Murayama lalu berlari mengejar Katase yang tiba-tiba bersikap aneh, Luffy hanya mengangkat bahu dan kemudian melanjutkan perjalanan nya
~X~
DI RUANG CLUB
'' Jadi Asia akan bergabung dengan kita, Bucho ? '' kata Issei melihat Asia
'' Benar, aku menyadari kalau Sacred Gear nya begitu hebat '' kata Rias
'' Benar, Twilight Healing adalah Sacred Gear penyembuh yang begitu langka '' kata Akeno
'' Wah aku tidak menyangka kalau aku memiliki Sacred Gear langka '' kata Asia tidak percaya
'' Aku berharap kau bisa membiasakan dirimu sebagai Iblis, Asia '' kata Rias
'' Baiklah Bucho, aku akan berusaha '' kata Asia semangat
TOK TOK
Terdengar suara ketukan pintu, Akeno lalu membuka pintu itu untuk melihat siapa yang mengetuk. Terlihat Luffy lah yang mengetuk pintu itu
'' Luffy kun sudah datang, masuklah '' kata Akeno mempersilahkan Luffy masuk
Luffy pun masuk ke dalam ruangan pertemuan, Luffy melihat Rias yang duduk di tempat biasa nya, Koneko yang makan cemilan, Kiba yang sedang meminum teh, Issei yang sedang duduk dan Asia yang sedan-
'' Asia ! '' teriak Luffy menyadari kalau ada Asia di clubnya
'' Luffy san ? '' Asia juga kaget melihat Luffy. '' Luffy san ! '' Asia lalu tiba-tiba memeluk Luffy.
Seluruh orang di club itu begitu kaget melihat Asia yang tiba-tiba memeluk Luffy
'' Aku tidak menyangka kalau aku bertemu dengan mu lagi Luffy san '' kata Asia
'' Aku juga seperti itu '' kata Luffy tersenyum melihat Asia
'' Kalian saling kenal ? '' tanya Rias
'' Benar, Asia adalah teman ku '' kata Luffy. Asia lalu mengangguk membenarkan Luffy
'' Oh begitu '' kata Rias
'' Apakah Asia juga bersekolah di sini ? '' tanya Luffy
'' Begitulah, mulai sekarang Asia akan bersekolah di sini '' kata Rias
'' Syukurlah, sekarang kau tidak perlu kesepian lagi Asia '' kata Luffy tersenyum melihat Asia. Asia lalu mengangguk mengerti dengan senyuman juga
'' Oh iya, Rias lihat hasil foto ku '' kata Luffy. Luffy lalu memberikan Kamera nya ke Rias.
Rias lalu memeriksa kamera Luffy, Rias kaget melihat sebuah energi hitam bulat yang sedang terbang.
'' Dimana kau mendaptkan ? '' tanya Rias
'' Di sebuah Gereja di atas bukit '' jawab Luffy jujur
Seluruh orang di Club itu langsung syok, Issei dan Kiba menyemprotkan teh Akeno dari mulut mereka, Koneko terlihat kaget, Akeno juga terlihat kaget dan Rias
'' Di Gereja di atas bukit ? '' kata Rias tidak percaay
'' Benar '' jawab Luffy
'' Apakah kau memasuki Gereja itu ? '' tanya Rias ketakutan kalau Luffy melihat mereka. Rias merasa kalau Luffy sudah mengetahui kalau mereka adalah Iblis
'' Tidak, aku tidak masuk ke dalam Gereka '' kata Luffy polos
Rias dan para keluarganya langsung merasa lega, bersyukur kalau Luffy belum mengetahui mereka. Asia yang tadi melihat adegan kaget tadi langsung kebingungan.
'' Kenapa mereka semua kaget ? bukankah Luffy san Iblis juga '' bisik Asia tidak tahu
'' Tidak ! Luffy satu-satunya bukan Iblis di sini '' bisik Issei kepada Asia
'' Apa ! Luffy san adalah manusia '' bisik Asia kaget
'' Benar '' jawab Issei dengan pelan
Asia lalu mengangguk mengerti dengan Issei, Asia tidak tahu harus melakukan apa di situasi seperti ini
'' Foto yang bagus Luffy '' kata Rias memuji foto Luffy
'' Shishishishi ,terima kasih '' tawa Luffy bangga
'' Kalau begitu, bawa kan lagi foto kejadian Gaib lagi ya ? '' kata Rias
'' Oke '' jawab Luffy dengan sigap
Luffy lalu duduk di tempat duduk di depan Koneko, Koneko lalu mengambil semua cemilan nya dan memeluknya tidak mau di ambil oleh Luffy. Luffy lalu memasang wajah cemberutnya melihat tingkah Koneko. Rias hanya tertawa melihat reaksi mereka.
'' Syukurlah dia belum mengetahui nya '' pikir Rias
~X~
DI LUAR SEKOLAH
Terlihat sekarang Sona seperti sedang mencari sesorang
'' Kemana perginya dia ? kenapa dia selalu tersesat '' geram Sona
'' Aku harus menemukan laki-laki bego itu '' kata Sona.
Sona lalu mulai mencari lagi, dia berharap kalau dia menemukan orang yang di cari. Siapakah yang di cari Sona ?
~X~
DI SEBUAH JALAN RAYA
Terlihat seorang gadis yang memakai sebuah jubah, orang-orang melihat gadis aneh itu. Gadis itu memiliki ciri-ciri berambut kuning emas, berkulit putih dan ada sebuah ekor di bokong nya namun tidak bisa di lihat oleh orang-orang di situ
Gadis itu tersenyum seperti akan ada sesuatu yang menyenangkan, Gadis itu lalu melihat ke langit
'' Aku akan segera datang Kouh Akedemi '' kata Gadis itu sambil tersenyum
BERSAMBUNG
Akhir bab
Bab ini adalah bab setelah pertempuran jadi bab ini tentang damainya kehidupan Luffy
Untuk teman Luffy di dunia DXD, saya memutuskan untuk tidak memunculkan mereka secara bersamaan. mereka akan muncul satu persatu
Luffy adalah orang yang selalu membuat orang-orang tertarik ke padanya, bahkan seorang wanita di Amazon Lily. Luffy berhasil membuat dirinya populer di pulau itu. memang Luffy bodoh dalam cinta tapi dia tidak bodoh membuat orang-orang di dekatnya tersenyum ( penyebab gue suka karakter Luffy ) : )
Saya juga berharap kalau bukan saya saja yang membuat fanfic tentang One Piece dan High School DXD. saya berharap ada yang membuat fanfic One Piece dan High School DXD yang berbahasa indonesia. semoga saja fanfic saya menginspirasi kalian : )
Terima kasih yang sudah baca dan Review
Tolong tinggalkan Review, yang membuat saya semangat dalam mengerjakan cerita ini adalah Review kalian : )
Selamat jumpa di bab berikutnya
Salam Author
