Disclaimer : Eiichiro Oda & Ichiei Ishibumi
warning :non canon, dll
PEMBUAT MASALAH DAN PERSIAPAN
Rias merasa kebingungan sekarang karena Luffy akan masuk ke dalam club, Rias tidak tahu apa yang akan terjadi jika Luffy masuk ke dalam kelas dan melihat semua ini
'' Aku harus bagaimana ? '' kata Rias kebingungan. Grayfia dan Raiser melihat Rias kebingungan hanya merasa bingung
'' Ada apa Rias sama ? '' tanya Grayfia
'' Kalian semua, kumohon bersikaplah seperti manusia biasa ya ? '' pinta Rias kepada Grayfia dan Raiser beserta para peerage nya
'' Kenapa ? siapa yang mengetuk itu ? apakah dia adalah Peerage mu yang lain '' tanya Raiser bingung tiba-tiba muka Rias ketakutan
'' Bukan, dia adalah manusia '' kata Rias menjelaskan. Raiser dan Grayfia lalu merasa kaget karena Rias memiliki manusia di dalam club nya
'' Kau memasukan manusia ke dalam club mu ? '' tanya Grayfia
Rias lalu mengakui nya '' Benar '' jawab Rias. Grayfia tidak menyangka kalau Rias akan memasukan manusia ke dalam club nya
'' Tapi yang pasti sekarang kumohon bersikaplah seperti manusia biasa '' mohon Rias. Grayfia lalu mengerti dengan Rias
'' Saya mengerti '' kata Grayfia. sedangkan Raiser terlihat kesal karena harus bersikap seperti manusia biasa karena seorang manusia akan datang ke dalam club Rias
'' Kumohon Raiser '' kata Rias terus memohon kepada Raiser
'' Baiklah '' kata Raiser tapi dengan wajah kesal. dia bertanya-tanya kenapa Rias begitu ketakutan tidak mau kalau manusia itu mengetahui jati diri mereka. Apakah Rias memiliki hubungan dengan manusia itu ?
'' Terima kasih '' kata Rias tersenyum. Rias lalu menyuruh Akeno untuk membuka pintu
'' Akeno, buka pintunya '' perintah Rias
'' Baiklah Bucho '' kata Akeno mematahui Buchonya
Akeno lalu menuju ke pintu untuk membuka pintu dan membiarkan Luffy masuk ke dalam ruangan club. Akeno lalu melihat Luffy dengan senyuman lebar
'' hey Akeno '' sapa Luffy saat melihat yang membuka pintu
'' Hey juga Luffy kun, silahkan masuk '' kata Akeno membiarkan Luffy masuk. Rias dan anggotanya berharap kalau tidak akan terjadi sesuatu
'' Oh, Rias '' kata Luffy melihat Rias sedang duduk di sofa tidak seperti biasa nya. Luffy juga melihat ruangan itu kelihatan ramai, Luffy melihat seorang wanita berpakaian maid, seorang pria dengan pakaian jas dan beberapa wanita di samping Raiser
'' Siapa kalian ? '' tanya Luffy kepada mereka. Rias merasa kalau jantung nya akan berhenti saat Luffy menanyakan pertanyaan itu. Raiser melihat manusia itu memakai pakaian sekolah Kouh, dengan ciri-ciri bermata hitam, bertubuh kurus, memiliki bekas luka di bawah mata kirinya dan mengenakan topi jerami
Grayfia merasakan kalau anak itu seperti anak manusia seperti biasanya, tapi Grayfia bisa merasakan kalau ada energi aneh dengan anak itu. Grayfia lalu memperkenalkan dirinya
'' Nama saya adalah Grayfia Lucifuge, maid dari Rias sama '' kata Grayfia memperkenalkan diri ala maid tapi tidak memberitahukan dirinya sebagai Iblis
'' Oh, nama ku Luffy salam kenal '' kata Luffy kepada Grayfia
'' Senang berkenalan dengan anda, Luffy san '' kata Grayfia memanggil Luffy dengan kata san karena Luffy juga adalah anggota club Rias
'' Senang berkenalan dengan mu juga shishishishi '' kata Luffy sambil tertawa dengan tawa khasnya
Luffy lalu melihat ke arah Raiser karean belum memberitahu namanya
'' Siapa nama mu ? '' tanya Luffy kepada Raiser
Raiser merasa kesal dengan Luffy karena tiba-tiba menanyakan nama nya dengan lancang, dia adalah Iblis bangsawan kenapa ada manusia dengan lancang menanyakan nama nya
'' Kau tidak perlu tahu nama ku '' kata Raiser sombong. Luffy bingung dengan Raiser yang tidak mau memberithaukan namanya
'' Kenapa ? '' tanya Luffy lagi
'' Karena bukan urusan mu '' kata Raiser kasar. Rias merasa marah dengan Raiser karena bersikap seperti itu kepada Luffy
'' Terus aku harus memanggil mu apa ? '' kata Luffy melihat Raiser. Raiser tambah kesal karena Luffy terus menanyai nya
'' Nama nya adalah Raiser, Luffy '' tiba-tiba Rias lalu memberitahu nama Raiser kepada Luffy. Raiser kaget karena namanya di bertahukan oleh Rias
'' Rasar '' Luffy mencoba mengucapkan nama Raiser tapi gagal
'' Raiser '' kata Rias mencoba membantu Luffy mengucapkan nama Raiser
'' Risar ''
'' Raiser ''
'' Riser ''
'' Raiser ''
Rias terus membantu Luffy untuk menghafal nama Raiser tapi Luffy terlihat tidak pernah berhasil karena nama Raiser begitu sulit untuk Luffy. Raiser lalu merasa kalau sekarang dia benar-benar di hina karena manusia itu menyebutkan nama nya dengan salah terus
'' Namaku Raiser ! '' teriak Raiser kesal
Luffy lalu melihat Raiser yang sedang marah hanya menatap nya dengan netral, Luffy lalu tersenyum
'' Oh Raisar '' kata Luffy polos
Semua orang yang ada di dalam club itu langsung memiliki ekspresi berbeda, Rias dan Akeno menahan tawa, Asia dan Koneko tersenyum, Issei dan Kiba sudah mengeluarkan tawa kecil, Grayfia merasa kalau anak ini cukup menghibur sedangkan Raiser sekarang benar-benar marah karena di hina
'' Akan kubakar anak ini '' pikir Raiser yang berniat mengeluarkan apinya tapi Raiser melihat ke arah Rias yang sedang menatapnya dengan tajam karena berniat mengeluarkan apinya, Raiser lalu menghentikan aksi nya
'' Cih '' geram Raiser
Luffy lalu melihat ke arah Rias dengan senang, Rias bisa melihat senyuman Luffy yang lebar yang sepertinya memiliki sesuatu untuk nya
'' Oh iya Rias, aku mendapatkan kejadian gaib lo '' kata Luffy
'' Benarkah '' kata Rias
'' Benar, coba lihat ini '' kata Luffy sambil memberikan kamera nya kepada Rias
Rias lalu memeriksa hasil potretan Luffy tapi yang sebenarnya itu adalah hasil Potretan Reynare yang membantu Luffy. Luffy lalu melihat ke arah Raiser dan melihat para gadis-gadis di belakang Raiser
'' Apakah mereka adik-adik mu ? '' tanya Luffy kepada Riser
Raiser lalu tersenyum saat di tanya oleh Luffy, Raiser lalu mulai menggoda Luffy
'' Tidak, mereka adalah harem ku '' kata Raiser mencoba membuat Luffy cemburu
'' Oh , apa itu Harem ? '' kata Luffy polos
'' Kau tidak tahu apa itu Harem ? '' kata Raiser bingung dengan anak di depan nya. Luffy lalu mengangguk
'' Cih, kau ini bodoh atau apa '' kata Raiser mengejek Luffy
'' Ya sebenarnya teman-teman ku selalu bilang kalau aku bodoh, kurasa mereka benar '' kata Luffy mengakui kebodohan nya :V
Raiser Sweatdrop dengan kata anak topi jerami di depan nya, Raiser marasa kalau anak ini benar-benar bodoh
Luffy lalu melihat ke belakang Raiser dan melihat seorang gadis kecil di belakang Raiser, Gadis itu memiliki rambut berwarna kuning, memakai pakaian ala barat dan sedang melihat Luffy dengan aneh. Luffy lalu mendekati gadis itu
'' Hey kau '' kata Luffy. gadis itu lalu kaget melihat yang sedang berjalan ke arah nya. Gadis itu hanya merasa kebingungan dengan Luffy, apakah ada sesuatu dengan nya
'' Ada apa ? '' tanya Gadis itu
'' Pakaian mu keren '' kata Luffy melihat pakaian gadis itu. gadis itu lalu kaget melihat kalau Luffy tertarik dengan pakaian nya
'' Keren ? pakaianku ? '' gadis itu tidak percaya dengan kata Luffy
'' Benar '' kata Luffy
Gadis itu lalu merasa senang karena di puji secara tiba-tiba, Raiser yang melihat ini merasa tidak di perdulikan.
'' Sialan manusia itu '' geram Raiser dengan pelan
'' Hey Topi Jerami, jangan abaikan aku ! '' teriak Raiser kesal
Luffy lalu berbalik untuk melihat Raiser yang sedang marah besar karena di abaikan oleh Luffy. Luffy merasa bingung dengan Raiser yang tiba-tiba marah
'' Kau ini kenapa ? '' tanya Luffy bingung
'' Kenapa kau bilang ! aku sedang marah ! '' teriak Raiser marah
'' Raiser ! kau berisik sekali '' kata Rias marah karena tidak fokus melihat hasil foto Luffy
Raiser lalu kaget karena Rias marah-marah kepadanya. Rias lalu kembali melihat hasil potretan Luffy
'' Ini semua gara-gara kau '' kata Raiser kesal sambil menunjuk Luffy
'' Oh maaf '' kata Luffy meminta maaf. Grayfia melihat manusia itu walaupun bodoh tapi memiliki rasa bersalah. Grayfia lalu tersenyum
'' Sejak kapan kau bergabung dengan club Rias sama ? '' Grayfia lalu bertanya ke pada Luffy. Luffy lalu melihat ke arah Grayfia
'' Sejak beberapa minggu yang lalu '' jawab Luffy
'' Apakah kau merasa nyaman di club ini ? '' tanya Grayfia lagi
'' Tentu saja, disini sangat menyenangkan bersama teman-teman ku '' kata Luffy jujur. Seluruh anggota club Ilmu Gaib tersenyum dengan jawaban Luffy
'' Begitu ya '' kata Grayfia mulai mengerti dengan anak manusia di depan nya ini.
'' Foto mu bagus '' kata Rias setelah melihat foto Luffy. Luffy lalu berterima kasih dengan Rias
'' Terima kasih. sebenarnya aku di bantu oleh teman ku '' kata Luffy mengingat Reynare yang membantu nya
'' Benarkah, baguslah kalau begitu '' kata Rias
'' Oh iya, Kalian sedang membicarakan apa ? '' tanya Luffy
Rias dan yang lainnya langsung kebingungan untuk menjawab pertanyaan Luffy, Rias lalu menjawab pertanyaan Luffy
'' Kami hanya membalas soal urusan keluarga '' kata Rias. Luffy lalu mengangguk percaya
'' Jadi apakah orang berambut kuning itu teman mu ? '' tanya Luffy sambil menunjuk ke arah Raiser. Raiser lalu merasa kesal karena di tunjuk oleh Luffy
Rias lalu berpikir untuk sementara, Rias tidak mungkin bilang kalau Raiser adalah tunangannya. Raiser lalu tersenyum di saat begini dia berpikir untuk memberi tahukan ke pada bocah topi jerami itu kalau dia adalah tunangan Rias
'' Rias adalah-
'' Dia teman ku ! '' tiba-tiba Rias memotong kata-kata Raiser. Raiser lalu kesal kepada Rias karena telah memotong perkataan nya
'' Oh '' kata Luffy mengerti
'' Baiklah, saat nya makan ! '' kata Luffy semangat. Luffy lalu melihat ke arah Koneko, terlihat Koneko sedang menggenggam semua cemilan nya, terlihat juga wajah Koneko yang cemberut ke arah Luffy. Luffy lalu mengerti dengan Koneko, Luffy lalu mendekati Koneko
'' Bolehkah aku meminta sedikit makanan mu ? '' kata Luffy memohon tapi Koneko menggeleng. Luffy lalu kesal karena Koneko tidak mau memberikan sedikit pun cemilan nya
'' Ayolah sedikit saja '' kata Luffy terus memohon
'' Tidak '' kata Koneko dengan wajah netral. Luffy lalu mendesah pasrah
Luffy lalu melihat ke arah Rias
'' Rias, apakah di sini ada makanan ? '' Luffy berharap kalau Rias memiliki makanan
'' Makanan ? tunggu sebentar Luffy '' Rias menuju ke tempat duduk nya dan mencari makanan. Rias terus mencari makanan untuk Luffy sedangkan Luffy duduk di dekat Koneko sesekali Luffy melirik ke arah cemilan Koneko
'' Ternyata aku memiliki makanan Luffy '' Rias lalu menemukan sebuah makanan yaitu sebuah bungkusan kripik kentang. Luffy lalu senang karena Rias menemukan makanan
'' Ini Luffy '' kata Rias memberikan kripik kentang itu ke Luffy
'' Terima kasih Rias '' Luffy lalu membuka bungkusan kentang itu dan lalu memakan isinya. '' Enak~ '' kata Luffy setelah mencicipi makanan itu
'' Syukurlah kau menyukai nya Luffy '' Rias senang karena Luffy menyukai kripik kentang miliknya
Raiser masih kesal dengan anak bertopi jerami itu, seharusnya sekarang mereka membicarakan tentang pertunangan Rias dan dirinya tapi anak ini malah mengganggu nya
'' Hey topi jerami ! sebaiknya kau keluar dari ruangan ini '' kata Raiser membentak Luffy. Luffy merasa acara makan nya di ganggu oleh Raiser
'' Kenapa ? '' tanya Luffy dengan polos
'' Kami sedang membicarakan tentang urusan keluarga kami di sini '' kata Raiser kesal
'' Memang nya kenapa, bukankah ini hanya urusan keluarga '' kata Luffy. Raiser lalu tambah kesal dengan sifat keras kepala Luffy
'' Luffy maaf bisakah kau jalan-jalan dulu di luar, kami sedang membicarakan hal penting '' kata Rias meminta Luffy
'' Oh urusan penting, kenapa tidak bilang dari tadi '' kata Luffy. Raiser kesal karena kata-katanya tidak di pedulikan oleh Luffy
'' Baiklah aku akan jalan-jalan '' Luffy lalu menuju ke arah pintu keluar ruangan dan meninggalkan ruangan club. Raiser lalu senang karena bocah topi jerami itu sekarang sudah pergi dan sekarang tidak akan ada yang mengganggu mereka
'' Cih, akhirnya anak itu pergi '' kata Raiser senang, Raiser lalu melihat ke arah Rias sambil tersenyum
'' Jadi Rias apakah kau masih berani melawanku '' kata Raiser sombong
Rias lalu tersenyum dan tak kalah sombong nya dengan Raiser
'' Kau pikir aku takut dengan Peerage mu, jangan terlalu sombong dulu Raiser '' kata Rias. Raiser lalu tersenyum melihat ke optimisan Rias
'' Baiklah, pertandingan akan di mulai minggu depan, harap kedua tim mempersiapkan dirinya '' kata Grayfia
'' Baiklah, sampai jumpa di pertandingan, Rias sayangku '' kata Raiser. Raiser lalu menghilang dengan sihir teleport nya bersama para peerage nya
Rias melihat Raiser pergi lalu merasa lega, Rias lalu menuju ke tempat duduk nya lalu duduk dan sedang memikirkan sesuatu
'' Tenang saja Bucho, kami tidak akan kalah '' kata Issei menyemangati Bucho nya
'' Terima kasih Issei '' kata Rias senang karena para budaknya begitu bersemangat
'' Aku juga berharap kalau kita tidak akan kalah '' Rias berharap
~X~
DENGAN LUFFY
Luffy sekarang sedang jalan-jalan karena dia tidak boleh mengganggu pembicaraan Rias dan Raiser. Luffy sedang jalan-jalan di dalam koridor sekolah
'' Sekarang aku akan melakukan apa ya ? '' Luffy sekarang bingung ingin melakukan apa
'' Mugiwara kun ! '' tiba-tiba sebuah suara lalu terdengar sedang memanggil Luffy dari belakang. Luffy lalu berbalik untuk melihat siapa yang memanggil nya
'' Aika '' Luffy melihat Aika sedang berlari menuju ke arah nya
'' Tunggu Mugiwara kun '' Aika lalu sampai di depan Luffy sambil menarik nafas karena kecapean
'' Ada apa Aika ? '' tanya Luffy
'' Aku ingin menyapaikan sesuatu, ini tentang permainan kita nanti malam '' kata Aika
'' Memang nya ada apa ? ''
'' Permainan nanti kita akan bergadang sampai malam, jadi Murayama, Katase dan kau akan menginap di rumah ku, apa kau setuju ? '' kata Aika. Luffy lalu tersenyum
'' Jadi kita akan main semalaman, baiklah aku setuju '' kata Luffy setuju
'' Baiklah, sampai jumpa nanti malam Mugiwara kun '' kata Aika lalu pergi meninggalkan Luffy menuju ke kelas nya
'' Sampai jumpa Aika '' kata Luffy
Bell tanda masuk kelas pun berbunyi, Luffy lalu memutuskan untuk menuju ke kelasnya. Luffy merasa kalau nanti malam akan menyenangkan
MALAM NYA
'' Jadi kau yakin untuk menginap ke rumah Kiryuu san ? '' Ayano melihat Luffy sedang bersiap-siap sedang menuju ke rumah Kiryuu.
'' Ya aku yakin '' kata Luffy setelah selesai memakai sepatunya
'' Kalau begitu hati-hati Luffy '' kata Ayan. Ayano lalu memberikan pakaian sekolah untuk besok. Luffy akan menginap di rumah Aika dan berangkat ke sekolah dari rumah Aika
'' Tenang saja '' kata Luffy mencoba. Luffy menerima pakaian sekolah nya
'' Ingat kau harus bersekolah besok '' kata Ayano mengingatkan
Luffy pamit kepada Ayano dan kemudian Luffy pun pergi ke rumah Aika. Luffy berpikir apakah mereka sudah sampai semua
~X~
DENGAN ORANG TIDAK DI KENAL
Terlihat sekarang ada seorang wanita yang sedang berjalan di samping jalan raya, wanita itu tidak seperti wanita biasa. wanita itu berciri-ciri memakai gaun berwarna kuning, berambut kuning dan berkulit putih. terlihat wanita itu sedang kesal
'' Dasar Ares selalu saja bermain dengan wanita manusia, apakah aku kurang cantik untuk nya '' wanita itu adalah Aphrodite seorang Dewi dari Yunani. Aphrodite sedang menyamar menjadi seorang wanita biasa
'' Sebaiknya aku menghibur diriku '' kata Aphrodite. Aphrodite sekarang sedang jalan di jalan raya sedang mencari bar untuk menghibur dirinya
Saat melewati jalan raya Aphrodite melihat dari jauh kalau ada seseorang di depan nya, Aphrodite melihat orang itu adalah seorang anak manusia, anak manusia itu memakai jaket merah( jaket pemberian Lily ), bercelana pendek, kurus, berambut hitam, dan terlihat anak itu memakai topi jerami
'' Anak manusia ? sedang apa anak manusia di malam begini '' pikir Aphrodite. Aphrodite lalu mendekati anak manusia itu
'' Hey nak ! '' Aphrodite lalu memanggil anak itu. Luffy melihat Aphrodite dari depan
'' Kau memanggil ku '' kata Luffy heran dengan wanita di depan nya
'' Sedang apa kau di malam hari begini ? '' tanya Aphrodite. Luffy lalu melihat wanita di depan nya. wanita di depan nya sangat cantik dengan bentuk tubuh yang begitu seksi tapi Luffy tidak merasa apa-apa dengan wanita di depan nya
'' Aku sedang menuju ke rumah teman ku '' jawab Luffy jujur
Aphrodite lalu melihat anak itu dengan dekat, terlihat anak itu memiliki bekas luka di bawah mata kirinya
'' Ke rumah teman mu ? apakah teman mu itu seorang wanita '' Aphrodite lalu penasaran dengan orang di depan nya
'' Benar, dia adalah seorang wanita '' kata Luffy jujur. Aphrodite lalu tersenyum setelah mendengar Luffy bilang kalau teman nya adalah wanita. Aphrodite berpikir kalau Luffy akan melakukan sesuatu di rumah teman nya
'' Apakah kalian akan melakukan hal ''itu'' '' goda Aphrodite yang penasaran dengan pria di depan nya
'' Melakukan '' itu ''? apa yang kau maksudmu ? '' tanya Luffy
'' Ayolah, kau pasti mengerti dengan apa yang ku bicarakan '' goda Aphrodite lagi
Luffy hanya bingung dengan wanita di depan nya itu, Aphrodite tertawa kecil melihat pria di depan nya ini
'' Jadi siapa nama mu nak ? '' tanya Aphrodite
'' Namaku Luffy
'' Oh nama yang lucu, nama ku Luna '' Aphrodite merahasiakan dirinya
'' Oh salam kenal Luna '' kata Luffy senang
'' Jadi apakah kau dan teman mu sendiri ? '' tanya Aphrodite
'' Tidak, dia juga bersama dengan 2 teman ku '' kata Luffy
'' Apakah mereka juga wanita ? ''
'' Benar ''
Aphrodite merasa kalau anak manusia di depan nya ini memiliki sesuatu yang menyenangkan
'' Kalian akan melakukan apa dengan berempat ? Aphrodite terus menanyai Luffy
'' Kami akan bermain kartu '' kata Luffy jujur
Aphrodite lalu memiliki ide untuk ikut dengan anak manusia di depan nya ini
'' Sepertinya menyenangkan, bolehkah aku ikut ? '' pinta Aphrodite
Luffy lalu berpikir apakah Aika tidak akan marah jika dia membawa seorang wanita asing ke dalam rumah nya. Luffy lalu merasa kalau Aika tidak akan marah
'' Baiklah kau boleh ikut '' kata Luffy
Aphrodite lalu merasa senang karena anak manusia ini mengijinkan nya bergabung dalam dengan nya
'' Terima kasih '' kata Aphrodite
'' Baiklah saat nya pergi '' kata lalu mengikuti Luffy dari belakang
DI RUMAH AIKA
'' Kenapa dia sangat lama sekali '' geram Murayama
'' Tenang lah dia pasti dalam perjalanan '' kata Aika menenangkan Murayama
'' Cih, pasti dia takut '' kata Murayama
'' Menurutku Mugiwara kun tidak seperti itu orang nya '' kata Aika
'' Aku juga berpikiran seperti itu '' kata Katase setuju
'' Katase ! kenapa kau setuju dengan Aika '' kata Murayama bingung karena Katase membela Aika
'' Aku merasa kalau kata Aika benar, bocah mesum itu bukanlah orang pengecut '' kata Katase
'' Cih, terserah kalian saja '' kesal Murayama
TINUNG !
Terdengar suara bell di depan pintu Aika. mereka pun tahu siapa yang datang
'' Sepertinya itu Mugiwara kun, sebaiknya aku membuka pintu '' kata Aika yang berdiri dan kemudian menuju pintu depan nya. Murayama merasa kalau perkiraan nya salah
'' Ternyata dia benar-benar datang '' Murayama merasa kalau saat nya pertarungan di mulai
'' Apakah kau takut, Murayama ? '' tanya Katase
'' Takut ? tidak aku tidak takut '' Murayama mencoba bersikap kuat di depan sahabat nya itu
'' Oh, baiklah kalau begitu '' Katase lalu merasa lega karena Murayama tidak merasakan ketakutan sepertinya
'' Ternyata benar, yang mengetuk adalah Mugiwara kun '' Aika lalu kembali ke dalam rumah tapi tidak sendirian terlihat 2 orang di belakang nya.
'' Siapa wanita di belakang pria mesum itu, Aika ? '' Murayama melihat seorang wanita cantik di belakang Luffy. Luffy tidak marah saat di bilang pria mesum
'' Namanya adalah Luna, Mugiwara kun bertemu dengan nya saat menuju ke sini '' kata Aika
'' Terus apa yang dia lakukan di sini ? '' tanya Katase
'' Dia juga akan ikut dengan game kartu kita '' jawab Luffy polos
'' Apa ! '' teriak Katase dan Murayama. Aika hanya tersenyum melihat reaksi mereka
'' Kenapa kau mengizinkan nya ! '' teriak Katase marah
'' Kenapa ? lagian pasti menyenangkan saat ramai, shishishishi '' kata Luffy sambil tertawa
'' Pasti kau mengizinkan wanita itu ikut agar kau bisa melihat tubuh nya kan '' Murayama lalu menuduh Luffy
'' Apa maksud mu ? '' Luffy bingung dengan perkataan Murayama
'' Melihat tubuh ? '' Aphrodite lalu penasaran yang di maksud kan oleh Murayama
'' Apakah kau tidak tahu tentang permainan kartu kami ? apakah orang mesum itu tidak memberitahu mu " Murayama terus mengejek Luffy
'' Tidak ''
'' Sudah kuduga, pasti orang mesum itu telah menjebak mu '' Katase hanya merasa kesal dengan Luffy. sedangkan Luffy tidak mengerti yang mereka bicarakan
'' Baiklah aku akan menjelaskan tentang permainan ini, permainan ini akan menentukan siapa yang menang dan yang kalah dengan melihat angka yang ada di kartu, setelah di kocok kartu akan di bagikan ke para pemain lalu setelah semua di bagikan para pemain harus menunjukan kartu mereka, siapa yang memiliki angka paling kecil maka ia kalah '' kata Katase menjelaskan
Aphrodite lalu mengagguk mengerti '' Baiklah sekarang aku mengerti ''
'' Tapi yang penting tentang permainan ini adalah siapa yang kalah harus membuka pakaian mereka '' kata Katase dengan merinding
Aphrodite lalu terkejut dengan game buatan mereka, Aphrodite lalu mengerti sekarang
'' Jadi siapa yang kalah harus membuka pakaian mereka sehingga para pemain lain bisa melihat tubuh nya ''
'' Begitulah '' kata Aika
'' Baiklah aku akan tetap ikut '' Aphrodite lalu merasa kalau game mereka sangat menarik
Katase dan Murayama terkejut karena wanita itu akan tetap ikut dalam permainan mereka
'' Kenapa tetap mau ikut ?! '' teriak Katase tidak percaya
'' Aku merasa kalau permainan kalian sangat menyenangkan, lagian aku butuh hiburan saat ini '' kata Aphrodite
'' Yosh, sekarang permainan akan lebih menyenangkan '' kata Luffy polos tidak mengerti tentang inti permainan ini, Luffy hanya mengerti kalau permainan ini dia harus menang
'' Aku sudah memperingatkan mu '' kata Katase menyerah
Aika lalu merasa juga kalau permainan mereka akan lebih menyenangkan dengan tambah nya orang baru
'' Baiklah aku akan mengambil kartu dan cemilan dulu '' kata Aika. Luffy lalu merasa senang karena Aika akan mengambil makanan
'' Yosh, aku tambah semangat '' kata Luffy
Katase lalu menatap Luffy dengan jijik karena dia berpikir kalau Luffy sudah tidak sabar akan melihat tubuh mereka
'' Cih, dasar pria mesum '' hina Katase. Aphrodite melihat Katase mengejek Luffy hanya merasa bingung, Aphrodite bingung kenapa kedua wanita di depan nya ini seperti tidak senang melihat Luffy
'' Kenapa kalian sepertinya tidak senang melihat nya ? '' tanya Aphrodite
'' Karena dia pria mesum '' jawab Murayama
'' Oh iya, namaku Katase '' kata Katase memperkenalkan diri ke Aphrodite
'' Kalau aku Murayama ''
Aphrodite lalu tersenyum melihat mereka memperkenalkan dirinya. Aphrodite lalu melihat Luffy sambil berpikir '' Apakah dia benar-benar pria mesum ? ''
Aika lalu kembali sambil membawa beberapa cemilan dan kartu yang akan mereka mainkan, Aika lalu menaruh cemilan di atas meja dan lalu membuka kartu
'' Baiklah, saat nya memulai permainan nya '' kata Aika penuh semangat. Aika lalu membagi kartu nya ke Katase, Murayama, Aphrodite, Luffy dan dirinya
'' Baiklah sebaiknay kalian lihat kartu kalian dulu '' kata Aika
'' Hey, berhentilah makan '' Katase melihat Luffy sedang memakan cemilan yang Aika bawa
'' Maaf, aku kelaparan '' kata Luffy tersenyum
'' Baiklah saat saat nya menunjukan kartu kalian ! '' teriak Aika. Katase lalu mengeluarkan kartunya dan mendapatkan angka 20, Katase berharap kalau Luffy memiliki angka lebih rendah
Luffy lalu menunjukan kartunya dan Luffy mendapatkan nilai 11, Luffy puas dengan angka di kartunya. Aika menunjukan kartunya dan mendapatkan nilai 18, Aphrodite menunjukan kartunya dan mendapatkan nilai 16
'' Baiklah saat giliran ku ! '' teriak Murayama dengan semangat, dengan semangat membara Murayama lalu menunjukan kartunya ke yang lain nya dan...
'' Wah Murayama mendapatkan nilai 7, Murayama kalah '' kata Aika melihat kartu Murayama. Murayama langsung kaget melihat kartunya memiliki nilai paling rendah
'' Ayo buka pakaian nya Murayama san '' kata Aika
Murayama lalu dengan tenang membuka kaos kakinya, dia masih memiliki pakaian luar untuk di buka
'' Baiklah kita mulai lagi ! '' Aika lalu mengambil kartunya dan mengacak-acak nya, Aika lalu membagi kartunya, '' baiklah saat menunjukan kartu kalian '' kata Aika
Luffy lalu menunjukan kartunya, Luffy mendapatkan angka 10 lebih rendah dari angka sebelum nya, Aika menunjukan kartunya dan mendapatkan angka 8, Katase mendapatkan angka 11, Aphrodite mendapatkan angka 20, dan Murayama masih menahan kartunya
'' Ayolah, Murayama tunjukan kartumu '' kata Aika. Muryama lalu tersenyum tiba-tiba, semua orang lalu kebingungan dengan Murayama
'' Kali ini aku tidak kalah ! '' teriak Murayama, Murayama lalu menunjukan kartunya, terlihat angka di kartu Murayama yaitu berangka 19
'' Yeah '' kata Murayama senang
'' Wah, aku kalah '' kata Aika
'' Ayo lepaskan pakaian mu '' kata Aphrodite menggoda Aika
'' Aku mengerti '' kata Aika tak kalah dengan nada menggoda
Aika lalu membuka baju nya langsung membuat Aphrodite dan Murayama kaget karena Aika berani membuka baju nya sedangkan Katase tidak kaget karena sudah tahu apa yang akan di lakukan Aika. terlihat Aika memakai BH berwarna hitam dan menampakan sebagian kulit nya yang putih
'' Kenapa kau membuka baju mu ?! '' teriak Murayama. Aphrodite juga masih kaget dengan wanita manusia di depan nya
'' Kenapa ? apa ada yang salah ? '' kata Aika
'' Tentu saja itu masalah ! '' teriak Murayama. Katase lalu memegan bahu Murayama
'' Sudahlah Murayama, Aika memang seperti itu orang nya '' kata Katase mulai menenangkan Murayama, Murayama lalu tidak bisa memarahai Aika karena memang seperti itu sifatnya
'' Ya sudahlah '' kata Murayama
Aika lalu melihat ke arah Luffy dan seperti hari itu Luffy tidak merasakan apa-apa. Luffy lalu kaget melihat tubuh Aika
'' Wah, apakah kau mengganti nya ? '' Luffy lalu menunjuk ke arah BH Aika yang berbeda warna :V
'' Ya aku mengganti nya, bagaimana ? apakah aku tambah seksi '' goda Aika. Luffy hanya tersenyum tidak mengerti dengan Aika
'' Jangan lihat lama-lama orang mesum ! '' tiba-tiba Murayama lalu menusuk mata Luffy dengan kedua jarinya
'' Ite ! '' teriak Luffy kesakitan karena matanya di colok
'' Apa sih Murayama ? '' kata Luffy tidak terima sambil memegang matanya habis di colok oleh Murayama
'' Kau jangan menatap nya terlalu lama bodoh ! '' kata Murayama. Luffy lalu megucek-ucek matanya
'' Fufufufufuf '' Aphrodite tertawa
'' Baiklah saat melanjutkan permainan nya '' Aika lalu mengacak-acak kartunya dan membagikan nya ke para pemain
'' Baiklah tunjukan kartu kalian '' kata Aika
Katase lalu menunjukan kartunya terlihat kartu Katase berangka 8, Aika lalu menunjukan kartunya lalu terlihat berangka 9, lalu Luffy yang berangka 11, Aphrodite yang berangka 10, dan Murayama yang berangka 13
'' Kali ini Katase kalah '' kata Aika
Katase lalu mendesah pasrah lalu membuka kaos kakinya, Katase masih memiliki pakaian luar
'' Baiklah mari kita lanjutkan '' Aika lalu membagi kan kartu baru lagi
'' Tunjukan Kartu kalian '' kata Aika dengan semangat
Kartu Katase berangka 18, Luffy berangka 21, Murayama berangka 20dan Aika berangka 22, dan Aphrodite berangka 32
'' Aku kalah ! '' kata Katase tidak percaya
'' Wah Luna san mendapatkan nilai paling tinggi ! '' kata Katase kaget. semua orang kaget dengan kartu Aphrodite, Aphrodite lalu hanya tersenyum bangga dengan angka di kartunya. Murayama menatap Luffy dengan kebencian. '' Kenapa dia belum kalah juga '' pikir Murayama
'' Baiklah Katase karena kau kalah ayo buka pakaian mu '' goda Aika
Katase lalu bingung untuk membuka apa, dia sudah tahu kalau begini jadinya, Katase dengan malu lalu membuka bajunya. terlihat BH Katase merah muda seperti biasa nya
'' Wah, kenapa kau selalu memakai BH berwarna Pink ? '' tanya Aika
'' Karena aku suka warna pink '' kata Katase sambil malu-malu sesekali melirik Luffy untuk melihat reaksi nya. terlihat Luffy hanya menatap Katase dengan waja netral
'' Jangan terlalu lama melihat nya bodoh ! '' Murayama lalu memukul kepala Luffy
'' Ite ! apa-apa sih '' kata Luffy bingung dengan Murayama karena kepalanya di pukul oleh Murayama
'' Jangan melihat nya terlalu lama ! '' kata Murayama marah
'' Sudah-sudah jangan bertengkar, baiklah saat melanjutkan permainan nya
Aika lalu membagika kartunya lagi, Murayama berharap kalau keberuntungan masih berpihak kepadanya
'' Tunjukan kartu kalian ! '' teriak Aika dengan semangat
Terlihat semua kartu mereka. Luffy berangka 20, Aika berangka 21, Katase berangka 30 ,dan Aphrodite berangka 25
'' Tinggal Murayama ''
Terlihat Murayama masih menahan kartunya, dengan menahan nafas berat Murayama lalu menunjukan kartunya
'' Aku pasti menang ! '' teriak Murayama percaya diri dan...
'' Murayama berangka 10, Murayama kalah ''
Dengan mulut menganga Murayama tidak percaya kalau dia kalah, dengan rasa malu
'' Ayo Murayama buka baju mu '' goda Aphrodite
Murayama merasa ketakutan sekarang karena harus membuka bajunya, dengan berat hati Murayama lalu membuka bajunya, terlihat BH Murayama berwarna putih bersih
'' Original sekali '' kata Aika melihat BH Muryama berwarna puith polos
'' Diam Aika san ! '' kata Murayama malu. '' Pasti lelaki mesum itu melihat ku dengan wajah mesum nya '' kata Murayama menutup matanya karena malu
'' Tidak, Mugiwara kun sama sekali tidak menatap mu dengan wajah mesum nya '' kata Aika, Murayama lalu kaget dengan kata-kata Aika, Murayama lalu melihat ke arah Luffy dan terlihat Luffy hanya menatap Murayama dengan wajah netral, Murayama bingung dengan Luffy
'' Kenapa kau tidak menatap ku dengan wajah mesum mu itu ! '' kata Murayama
'' Kenapa ? '' kata Luffy polos
'' Karena kau sudah melihat tubuh ku ! '' kata Murayama marah
'' Memang nya kenapa dengan tubuh mu ? '' kata Luffy. Murayama tidak percaya dengan Luffy karena tidak berpengaruh dengan tubuh nya
'' Baiklah kita lanjutkan permainan nya '' kata Aika. Aika lalu mengacak kartu dan membagikan nya ke pemain
'' Baiklah tunjukan kartu kalian ''
Kartu Katase 20, kartu Luffy 12, kartu Aika 15, kartu Murayama 13 dan Aphrodite 10
'' Kali ini Luna san kalah '' kata Aika
'' Kau akan melepaskan apa Luna san ? '' tanya Katase
'' Tentu saja Gaun ku '' kata Aphrodite dengan santai
'' Jika kau melepaskan gaun mu BH dan celana dalam mu akan terlihat oleh orang mesum itu '' kata Murayama sambil menujuk ke Luffy
'' Tidak apa-apa kok '' kata Aphrodite sambil melirik ke Luffy. Aphrodite lalu membuka gaun nya dan memperlihatkan tubuh Dewi nya, Aphrodite terlihat sekarang memakai BH berwarna kuning dan begitu juga Celana dalam nya berwarna kuning. Katase, Murayama dan Aika kaget melihat tubuh seksi Aphrodite, tentu saja dia adalah Dewi kecantikan sehingga tubuh nya harus seksi
'' Kau seksi sekali Luna san '' kata Katase tidak menyangka
'' Benar '' setuju Murayama
'' Terima kasih '' kata Aphrodite berterima kasih
Aphrodite lalu melirik ke arah Luffy, Aphrodite berpikir Luffy akan terpelongo dengan tubuh nya bahkan Ares selalu nafsu melihat tubuh nya, jadi tidak mungkin manusia akan menahan godaan tubuh nya
'' Jadi bagaimana pendapatmu Luffy ? '' tanya Aphrodite lalu melihat ke arah Luffy dan ternyata
Luffy hanya menatap Aphrodite dengan wajah netral, Aphrodite tidak percaya saat Luffy hanya menatap tubuh nya dengan seperti tidak tertarik '' tidak mungkin ! apakah dia tidak tertarik dengan tubuh ku ? '' pikir Aphrodite bingung
'' Entahlah, aku merasa kau cantik '' kata Luffy dengan datar. malah Aphrodite sekarang terpelongo tidak percaya
'' Wah, Mugiwara kun memang hebat menahan nafsu nya '' kata Aika kagum dengan Luffy
Murayama dan Katase juga tidak percaya dengan apa yang ada di depan mereka, tubuh Aphrodite yang jelas-jelas lebih seksi dan mulus tapi kenapa Luffy tidak berpengaruh
'' Kau ini mau tubuh wanita seperti apa sih ? '' tanya Katase kesal karena dari tadi Luffy tidak bernafsu dengan tubuh mereka. sedangkan Aphrodite masih tidak percaya dengan anak manusia itu
'' Sebenarnya aku tidak terlalu peduli dengan tubuh wanita, aku hanya memikirkan tentang makanan '' kata Luffy polos
'' Yang benar saja, dia lebih bernafsu dengan makanan dari pada wanita '' pikir Aphrodite masih tidak percaya. Aika hanya tertawa melihat reaksi mereka bertiga
'' Baiklah ayo kita lanjutkan permainan nya
'' Aku pasti menang '' pikir Murayama
'' Aku akan balas dendam ''pikir Katase
30 MENIT KEMUDIAN
'' Kenapa bisa jadi begini ? '' kata Katase. terlihat Katase tidak memakai apa-apa begitu juga Murayama, Aika dan Aphrodite.
'' Pemenang nya Mugiwara kun ! '' kata Aika pengumumkan pemenang nya
'' Yeah, aku menang ! '' kata Luffy senang walau hanya memakai celana pendek
'' Mugiwara kun memang hebat '' kata Aika memuji Luffy. Murayama tidak terima
'' Bagaimana dia bisa menang ! '' kata Murayama tidak percaya.
Aphrodite melihat tubuh Luffy, dia merasa kalau tubuh Luffy, Aphrodite melihat perut Luffy yang Six Pack dan luka bakar di dadanya seperti habis dari pertarungan. Aphrodite tidak tahu kalau dia sedang bernafsu melihat tubuh Luffy
'' Kenapa aku bernafsu dengan tubuh anak manusia ini ? '' pikir Aphrodite dengan wajah nya yang menahan nafsu. Katase yang sekarang harus menerima kekalahan lagi dengan telanjang di depan yang ia benci
'' Sial tubuh ku terlihat oleh pria mesum itu lagi '' kata Katase. Aika melihat reaksi mereka hanya tertawa
'' Wah, sepertinya mereka benar-benar malu '' kata Aika ke Luffy dengan tanpa menutupi tubuh nya dengan apa pun
'' Aku tidak mengerti kenapa mereka begitu malu '' kata Luffy polos
Aphrodite lalu mendekati Luffy dan memeluk nya dari belakang, Luffy kaget karena Aphrodite tiba-tiba memeluk nya
'' Hey kau ini kenapa Luna ? '' kata Luffy bingung dengan sifat Aphrodite
'' Aku tidak tahan lagi '' Aphrodite lalu menggesek payudara nya ke punggung Luffy, semua gadis di rumah itu lalu kaget dengan apa yang di lakukan Aphrodite
'' Wah, sepertinya mereka akan melakukan itu '' kata Aika tersenyum. Murayama dan Katase kaget
'' Hey hentikan kalian berdua ! '' kata Katase menghentikan. Katase lalu mendekati mereka berdua tapi tiba-tiba Aphrodite menarik tangan Katase untuk dekat dengan nya dan Luffy
'' Kya ! '' kata Katase kaget karena tangan nya tiba-tiba di tarik '' Ano, Luna san kenapa kau menarik ku ? '' Aphrodite tidak mendengarkan pertanyaan Katase, Aphrodite lalu meremas payudara Katase
'' Kyaa '' terdengar teriakan saat Aphrodite meremas payudara Katase, Murayama kaget dengan kejadian di depan nya
'' He..He..Hentikan Lu..na sam.. '' kata Katase sambil menahan desahan
'' Ayolah bukankah ini sangat nikmat '' kata Aphrodite menggoda Katase
'' Hey hentikan Luna san '' Murayama lalu menuju mereka berdua untuk menghentikan mereka akan tetapi...
'' Kyaaa ! '' Murayama tidak sengaja terjatuh dan arah jatuh Luffy tepat mengarah ke Luffy
GUBRAK !
Murayama sekarang sedang menindihi Luffy, terlihat payudara Murayama menyentuh dada Luffy yang datar. Murayama melihat wajah Luffy yang ada di depan nya. Luffy sedang memegang pinggul Murayama untuk menahan nya agar tidak terlalu menindihi nya sedangkan Murayama sedang memegang bahu Luffy dengan kedua tangan nya. Murayama kaget dengan kejadian ini, Murayama lalu berniat untuk bangun tapi ada seseorang menahan nya dari belakang sehingga Murayama tidak bisa bangun
'' Aika san '' kata Murayama mengetahui siapa yang menindihi nya dari belakang
'' Jangan menahan nya '' kata Aika.
'' Apa maksud mu Aika san '' kata Murayama
'' Aku sudah melihat mu kalau kau sedang bernafsu saat melihat tubuh Mugiwara kun kan '' kata Aika. Murayama kaget dengan kata Aika
'' Apa Maksudm..u '' kata Murayama gagap
'' Sudahlah jangan berpura-pura, justru kau lah yang mesum di sini '' kata Aika.
Aika lalu menggesek tubuh nya dengan tubuh Murayama dan otomatis tubuh Murayama bagian depan akan menggesek tubuh Luffy yang bagian depan juga
'' Kyaa~'' Murayama merasakan kalau payuadara nya sedang menggesek dada Luffy, Murayama bisa merasakan perut Luffy yang Six Pack
'' Hen..ti..kan Ai..ka s..an~ '' kata Murayama sambil menahan desahan
'' Kenapa ? bukankah ini sangat nikmat '' kata Aika dengan menggoda. Luffy hanya termenung dengan adegan di depan nya. dia merasakan kalau payudara Murayama sedang menggesek tubuh nya. Luffy lalu berniat untuk bangun tapi sangat susah. Luffy pun berusaha untuk duduk dulu dan berhasil, Luffy lalu berniat untuk berdiri akan tetapi Luffy merasakan kalau ada seseorang sedang mendorong nya dari belakang
'' Kyaa ! '' teriak Katase sekarang ada di belakang Luffy. Aphrodite sedang menggesek-gesek tubuh belakang Katase sehingga tubuh bagian depan Katase sedang menggesek punggung Luffy. Luffy bisa merasakan payudara Katase
'' Ah~'' akhirnya terdengar suara desahan dari mulut Katase dan Murayama, Aika lalu memegang tangan Luffy
'' Sepertinya mereka kesakitan, sebaiknya kita hentikan ini '' kata Luffy melihat Murayama di depan nya. Aika lalu tersenyum dengan kata-kata Luffy
'' Kau masih belum mengerti dengan wanita ya, Mugiwara kun '' kata Aika'' mereka bukan sedang kesakitan melainkan sedang merasa nikmat, lihatlah wajah nya '' Luffy lalu melihat wajah Murayama yang merah menahan desahan. Luffy bingung
'' Kau juga harus membuat mereka nikmat Luffy, kalau mereka nikmat mereka akan bahagia '' Aika lalu menuntuk tangan Luffy menuju ke payudara Murayama
'' Hem~ '' terdengar desahan Murayama setelah tangan Luffy mengenai payudara Murayama
'' kau lihat, mereka sangat bahagia sekarang '' kata Aika. Luffy melihat wajah Murayama yang tersenyum ke arah nya. Luffy hanya menatap mereka semua dengan heran
Terdengar lah suara-suara desahan di rumah itu, Luffy tidak mengerti dengan apa yang terjadi, dia berpikir kalau dia hanya akan bermain kartu dan menang tapi sekarang mereka terlihat sedang menggesek kan tubuh mereka ke badan nya
'' Sebenarnya apa yang terjadi ? '' guman Luffy
BERSAMBUNG
Akhir bab
Di bab ini hanya untuk menuju jalan cerita ke selanjutnya dan di bab ini juga bisa bisa di bilang sebagai bab pemanis :V
Karena kalian lebih ingin ke harem, maka saya akan membuat harem untuk Luffy. kalian bisa menuliskan gadis-gadis untuk harem Luffy dan alasaan nya, ayo silahkan
Di bab berikut nya apakah aku akan menyingkat Rating Game antar Rias Dan Raiser ? tolong beri saya saran untuk ini
Terima kasih yang sudah baca dan Review : )
Jika kalian masih punya pertanyaan, saran dan yang lain nya kalian bisa Review
Dan tak lupa juga untuk tinggalkan Review karena Review kalian adalah semangat saya untuk mengerjakan fanfic ini
Samapai jumpa di bab berikut nya
Salam Author
