Disclaimer : Eiichiro Oda & Ichiei Ishibumi

warning :non canon, dll


APAKAH PERTUNANGAN ITU BISA DI BATALKAN ?

Pagi hari telah datang, di rumah Aika yang tadi malam sangat ramai dengan suara-suara aneh, sekarang rumah Aika sedang tidak bersuara. di ruang tamu terlihat beberapa orang yang sedang tertidur

Terlihat Luffy tidur di lantai dengan hanya memakai celana pendek sambil mendengkur, di dada Luffy tergeletak Murayama yang tidur di dada Luffy dan di belakang Murayama terlihat ada Aika yang tidur di punggung Murayama

Sedangkan Aphrodite terlihat sedang tidur dengan Katase di sofa sedangkan Luffy dan yang lainnya di lantai tapi di gelar dengan alas

'' Agr ! '' terdengar suara Luffy yang akhirnya bangun dari tidurnya, Luffy merasakan kalau ada sesuatu di dada nya. Luffy lalu melihat ke dadanya dan menyadari kalau itu adalah Murayama yang sedang tidur. Luffy lalu bingung untuk melakukan apa melihat Murayama tidur di dadanya

'' Aku harus bagaimana nih ? '' kata Luffy bingung. Luffy mengingat tadi malam, tadi malam Luffy mengingat kalau mereka bermain kartu kemudian, Aphrodite tiba-tiba saja memeluknya, kemudian Murayama menindihinya dan menggesek tubuh nya dengan tubuhnya, lalu Luffy tertidur dan tidak mengetahui apa yang terjadi dengan mereka tadi malam

Luffy lalu mendengar suara Murayama yang sepertinya akan bangun, Luffy tambah bingung kalau Murayama melihat ini dia pasti marah dan memukulnya seperti Ayano dan Katase lakukan ke padanya

Murayama lalu membuka matanya dan mengucek-ucek matanya, Murayama lalu melihat wajah Luffy dari dekat, Luffy merasa ketakutan sekarang karena Murayama sudah melihatnya

'' Dia pasti marah ! '' pikir Luffy ketakutan. Murayama terus melihat wajah Luffy, Murayama lalu tersenyum

'' Selamat pagi '' kata Murayama kepada Luffy. Luffy lalu kebingungan dengan sifat Murayama. Luffy tidak marasa kalau Murayama akan tiba-tiba bersifat ramah

'' Selamat pagi juga '' kata Luffy dengan kebingungan. Luffy bingung karena Murayama tidak marah ke padanya, malah dia tersenyum ke padanya

'' Kenapa kau tidak marah ? '' tanya Luffy. Murayama lalu bingung dengan kata Luffy. Murayama lalu menyadari kalau payudara nya merasakan dada Luffy. wajah Murayama lalu mulai merah menyadari apa yang terjadi

'' Kyaa ! '' Murayama berteriak dan lalu berniat untuk bangun akan tetapi dia lupa kalau ada Aika di belakang nya sehingga dia tidak bisa bangun

'' Aika san '' Murayama melihat Aika yang sedang tidur di punggung nya

'' Aika san, bangunlah ! '' Murayama mencoba membangunkan Aika, Aika lalu terbangun karena mendengar teriakan Murayama

'' Hoam... kenapa kau teriak-teriak Murayama ? '' tanya Aika sambil mengucek-ucek matanya

'' Bisakah kau bangun '' kata Murayama meminta Aika bangun

'' Tunggu sebentar, aku masih mengantuk '' kata Aika malas bangun

'' Bangunlah Aika san ! '' teriak Murayama

Murayama lalu mencoba untuk menggerakan tubuhnya akan tetapi tidak bisa, Murayama lalu melihat Luffy. Luffy terlihat hanya diam saja

'' Hey bantu aku ! '' kata Murayama

'' Baiklah '' kata Luffy. Luffy lalu mencoba memegang Murayama untuk mendorong nya akan tetapi Luffy bingung untuk memegang Murayama. Luffy lalu memegang bahu Murayama dan mendorong nya tapi Murayama tidak tahu dengan kekuatan fisik Luffy sehingga Aika langsung terangkat dan jatuh ke lantai dan Aika langsung terbangun

'' Wah Aika kau tidak apa-apa ? '' tanya Luffy

'' Aku tidak apa-apa '' kata Aika. Murayama lalu melihat Luffy yang masih memegang bahu nya

'' Bisakah kau melepaskan bahu ku ? '' kata Murayama

'' Oh maaf '' Luffy lalu melepaskan bahu Murayama

Aika lalu berdiri dan melihat Aphrodite dan Katase masih tidur, lalu Aika melihat Luffy dan Murayama

'' Tadi malam begitu menyenangkan kan ? '' kata Aika

Murayama hanya memerah malu mendengar kata Aika sedangkan Luffy hanya tersenyum mengingat permainan kartu mereka

'' Ya, tadi malam begitu menyenangkan shishishi '' kata Luffy

Aika hanya tersenyum melihat Luffy semangat seperti biasanya sedangkan Murayama hanya tambah memerah wajah nya mendengar kata Luffy

'' Dasar bodoh, apakah kau tahu arti tadi malam ? '' Murayama berpikir kalau Luffy memang bukan orang mesum

'' Aku hanya tahu kalau kita semua senang karena bermain kartu bersama '' kata Luffy sambil tersenyum

'' Dasar kau ini '' kata Murayama dengan mendesah pasrah dengan kebodohan Luffy

'' Murayama, apakah kau sudah terbiasa telanjang di depan Mugiwara kun ?

Murayama lalu sadar kalau dia masih telanjang tanpa ada pakaian pun di tubuh nya. Murayama lalu menutupi tubuh bagian sensitif nya dengan tangan nya

'' Kyaaa ! '' teriak Murayama malu '' jangan melihat ku bodoh ! '' teriak Murayama kepada Luffy. Luffy hanya menatap Murayama dengan netral

'' Sudahlah Murayama, Mugiwara kun tidak akan tertarik dengan tubuh mu '' kata Aika mengejek Murayama. Murayama hanya menatap Luffy dengan tatapan introgasi lalu Murayama tahu kalau Luffy memang tidak merasakan apa-apa

Murayama sekarang bingung, apakah dia akan marah atau kecewa karena Luffy tidak merasakan apa pun tentang tubuh nya. Luffy lalu melihat ke jam dinding

'' Hey, bukankah kita harus ke sekolah ? ''

Murayama dan Aika lalu kaget karena melupakan sekolah, Aika lalu bergegas membangunkan Katase

'' Katase ayo bangun ! '' teriak Aika membangunkan Katase. Katase lalu terbangun dari tidur nya

'' Ada apa Aika san ? '' kata Katase sambil mengucek-ucek matanya

'' Kita akan terlambat ke sekolah ! '' teriak Aika

'' Apa ! '' mata Katase lalu terbuka lebar mendengar Aika

'' Ayo cepat kita harus mandi ! '' kata Aika. Aphrodite lalu terbangun dari tidur nya dan melihat keempat manusia itu yang sepertinya panik

'' Kenapa kalian begitu panik ? '' tanya Aphrodite

'' Kami harus pergi ke sekolah '' kata Luffy tenang. Aphrodite lalu mengangguk mengerti

Aphrodite bangun dan menuju ke tempat gaun nya. Aphrodite lalu memakai gaun nya untuk bersiap-siap kembali ke Olympus

'' Baiklah mungkin saat aku pulang '' kata Aphrodite

'' Kalau begitu sampai jumpa Luna san '' kata Aika

'' Ya, terima kasih telah membiarkan ku main dengan kalian, tadi malam begitu menyenangkan '' kata Aphrodite

'' Memang benar '' kata Aika. Murayama dan Katase terlihat wajah mereka memerah mengingat kejadian tadi malam

'' Baiklah sampai jumpa '' Aphrodite pamit lalu menuju ke pintu keluar

'' Sampai jumpa ! '' teriak Luffy sambil melambaikan tangan nya ke Aphrodite. Aphrodite hanya tersenyum melihat Luffy

'' Kita akan bertemu lagi. Luffy '' kata Aphrodite pelan dan dia pergi meninggalkan rumah Aika

'' Baiklah sekarang kita akan ngapain '' kata Luffy

'' Tentu saja kita akan ke sekolah bodoh ! '' teriak Katase sambil memukul kepala Luffy

'' Kalau begitu aku mandi duluan '' Murayama lalu menuju ke kamar mandi

'' Tunggu ! '' tapi Aika menghentikan Murayama

'' Ada apa Aika san ? '' tanya Murayama

'' Kita tidak akan sempat jika mandi satu persatu, sebaiknya kita semua mandi bersama '' kata Aika memberi tahu

'' Apa ! '' kata Katase dan Murayama.

'' Jika tidak, kita pasti terlambat ke sekolah '' kata Aika memberi alasan

'' Baiklah, tapi si mesum itu tidak akan ikut '' kata Murayama menunjuk Luffy, Katase mengangguk setuju. Luffy hanya menatap Murayama dan Katase dengan netral, dia tidak tahu kenapa mereka sangat membencinya

'' Baiklah, kalian bisa mandi duluan '' kata Luffy mengalah. Katase dan Murayama lalu tersenyum menang

'' Tidak ! aku tidak setuju '' Aika lalu tiba-tiba menolak usulan Murayama

Katase dan Murayama kaget karena Aika tiba-tiba marah, sedangkan Luffy juga bingung

'' Kenapa Aika san ? '' tanya Katase bingung

'' Jika Mugiwara kun mandi belakangan dia akan terlambat ke sekolah, apakah kalian tidak memikirkan dia'' kata Aika marah. Katase dan Murayama lalu merasa bersalah. karena rasa tidak suka mereka kepada Luffy membuat mereka lupa dengan nasib Luffy, mereka berpikir kalau mereka sudah memang benar-benar egois

'' Maaf kami '' kata Katase merasa bersalah

'' Tidak apa-apa, kalian mandi saja duluan '' kata Luffy. Katase dan Murayama melihat Luffy yang sedang tersenyum ke arah mereka

'' Tidak '' kata Katase. Luffy bingung

'' Kita akan mandi bersama '' sambung Murayama. Aika tersenyum ke arah mereka berdua

'' Apakah kau mau ikut Mugiawara kun ? ''

Luffy lalu berpikir sebentar dan akhirnya memutuskan

'' Aku ikut '' kata Luffy dengan senyum

Katase dan Murayama hanya mendesah pasrah sedangkan Aika tersenyum

'' Baiklah saat nya mandi '' kata Aika

Di kamar mandi terlihat Katase, Murayama, Aika dan Luffy sedang mandi, Katase, Murayama dan Aika sedang berdiri sambil mandi sedangkan Luffy mandi sambil berendam di bak air dengan menghadap membelakangi mereka

'' Ingat ya, jangan berbalik '' kata Katase melihat Luffy

'' Oke '' kata Luffy

'' Aku akan menghajar mu kalau kau mengintip ! '' kata Murayama dengan tatapan tajam

Luffy kelihatan lemas saat berendam di dalam air, karena Luffy adalah pemakan buah Iblis sehingga Luffy merasa tubuh nya benar-benar lemas

'' Sial aku lemas sekali '' pikir Luffy

'' Cepatlah orang mesum, nanti kita terlambat '' kata Katase mencoba menyuruh Luffy agar cepat.

'' Iya-iya '' kata Luffy dengan cemberut

Tiba-tiba Aika lalu masuk ke dalam bak air bergabung dengan Luffy. Katase dan Murayama kaget dengan Aika

'' Bolehkah aku menggosok punggung mu Mugiawara kun ? '' pinta Aika. Luffy lalu berbalik untuk melihat Aika. Katase dan Murayama lalu menutupi tubuh mereka saat Luffy berbalik

'' Bodoh ! jangan berbalik ! '' teriak Katase marah

'' Maaf '' kata Luffy kembali melihat ke depan.

'' Bagaimana Luffy ? apakah kau mau ? '' tanya Aika sekali lagi. Murayama dan Katase kaget karena Aika menyebutkan nama Luffy

'' Baiklah '' kata Luffy. Aika lalu tersenyum senang karena Luffy memberikan nya izin. Aika lalu menggosok punggung Luffy. Murayama dan Katase hanya melihat Luffy dengan cemberut

10 MENIT KEMUDIAN

'' Apakah kalian sudah siap ? '' tanya Aika kepada kedua teman nya

Murayama dan Katase mengangguk '' Tunggu ! '' Luffy lalu terlihat sudah selesai memakai pakaian nya

'' Kau lama sekali '' kata Katase melihat Luffy

'' Maaf Shishishi '' Luffy meminta maaf

'' Baiklah saat nya pergi ke sekolah '' Aika lalu mengajak ketiga teman nya

'' Saat nya pergi ! '' teriak Luffy dengan semangat, Katase dan Murayama hanya swatdrop melihat sifat Luffy yang penuh semangat

~X~

DI SEKOLAH

Mereka pun sampai di sekolah. seperti biasa di sekolah sudah banyak murid yang berdatangan.

'' Baiklah kita sudah sampai '' kata Aika

'' Syukurlah kita tidak terlambat '' Katase menysukuri ketidak terlambatan mereka

'' Wah ternyata sudah ramai '' kata Luffy melihat para murid

Aika lalu melihat ke arah Luffy yang masih penuh semangat

'' Kalau begitu sampai jumpa Mugiwara kun '' kata Aika '' terima kasih sudah menghiburku tadi malam '' sambung Aika

'' Sampai jumpa Aika '' kata Luffy. Aika lalu pergi meninggalkan Katase, Murayama dan Luffy, Luffy lalu melihat ke arah Katase dan Murayama

'' Apakah kalian akan pergi juga ? '' tanya Luffy

Katase dan Murayama melihat Luffy dengan tatapan acuh dan cemberut

'' Kami pergi dulu '' Katase dan Murayama lalu pergi meninggalkan Luffy sendirian

'' Sampai jumpa juga '' kata Luffy. Murayama dan Katase lalu tersenyum tanpa terlihat oleh Luffy

'' Baikah aku juga harus pergi ke kelas '' kata Luffy

Luffy lalu menuju ke kelas nya. Luffy lalu sampai di kelas nya dan langsung masuk ke dalam. di dalam Luffy lalu menuju ke tempat duduk nya. saat menuju ke tempa duduknya Luffy heran tidak melihat Rias

'' Dimana Rias ? '' pikir Luffy bingung. Luffy lalu duduk sambil melihat tempat duduk Rias yang kosong

'' Sepertinya dia ada di club '' kata Luffy

SKIP TIME

Luffy sekarang sedang menuju ke tempat club. di saat Luffy menuju club Luffy lalu bertemu dengan Ayano

'' Hey Ayano ! '' panggil Luffy

Ayano lalu melihat Luffy sedang menuju ke arahnya. Ayano tersenyum karena Luffy benar-benar tepat masuk ke sekolah

'' Hey Luffy '' kata Luffy

'' Ayano, Apakah Reynare dan yang lainnya baik-baik saja ? '' tanya Luffy

'' Oh mereka, mereka baik-baik saja tapi mereka merasa kesepian tadi malam '' kata Ayano

'' Oh, syukurlah kalau begitu '' kata Luffy

'' Padahal mereka hanya di tinggal 1 malam saja '' kata Ayano

'' Ayano aku memiliki pertanyaan ? ''

'' Pertanyaan ? pertanyaan apa ? '' Ayano penasaran

'' Apakah kau tahu dimana Rias ? '' tanya Luffy kepada Ayano

'' Gremory san ? aku tidak melihat nya dari pagi tadi, mungkin saja dia ada di club '' kata Ayano

'' Oh aku juga berpikir seperti itu '' kata Luffy

'' Baiklah aku akan pergi ke club, sampai jumpa Ayano '' kata Luffy

'' Sampai jumpa Luffy '' Ayano melihat Luffy pergi menuju ke club nya

Ayano tidah tahu, ada suatu hal yang mengganjal di pikiran nya '' Kenapa dia sangat peduli dengan Gremory san ? apakah Luffy.... '' Ayano berpikir

'' Sebaiknya aku memikirkan itu nanti saja '' kata Ayano. Ayano lalu menuju ke kelas nya

Luffy lalu menuju ke club nya, dia berharap kalau Rias ada di sana. di saat menuju ke club nya Luffy melihat seseorang lagi, seseorang itu adalah Lily yang sepertinya sedang menuju ke arahnya

'' Luffy ! '' panggil Lily. Luffy lalu melihat Lily semakin dekat ke arahnya

'' Oh Lily apa kabar ? kata Luffy melihat Lily

'' Aku baik '' kata Lily

'' Kau mau kemana ? '' Lily bertanya

'' Aku sedang mencari Rias, kurasa dia ada di club '' kata Luffy

'' Rias ? siapa dia ? '' tanya Lily lagi

'' Dia adalah teman ku '' jawab Luffy

'' Teman ? apakah dia seorang wanita ? '' tanya Lily lagi

'' Benar, dia seorang wanita '' kata Luffy jujur

Lily lalu sedang berpikir tentang wanita yang di bicarakan oleh Luffy. dari namanya dia sepertinya kenal

'' Tadi kau bilang club, club apa ? '' tanya Lily terus

'' Club penelitian ilmu gaib '' kata Luffy

Lily merasa sedikit aneh dengan club itu, Lily tidak tahu kalau di sekolah ini memiliki club seperti itu

'' apakah aku boleh ikut menuju ke club itu ? '' pinta Lily

'' Boleh '' jawab Luffy. Lily lalu tersenyum '' Mungkin Rias bisa mengizinkan mu masuk ke club nya juga '' sambung Luffy

'' Tidak, kali ini aku tidak tertarik bergabung ke club '' kata Lily

'' Oh begitu '' kata Luffy

Mereka pun menuju ke club penelitan ilmu gaib, Luffy yang memimpin sedangkan Lily mengikuti Luffy dari belakang. Lily masih merasa penasaran dengan gadis yang di sebutkan oleh Luffy. lalu Lily pun memutuskan untuk mengikuti Luffy

'' Luffy '' panggil Lily dari belakang

'' Ada apa Lily ? '' tanya Luffy

'' Bagaimana ciri-ciri wanita itu ? '' tanya Lily

Luffy lalu mulai berpikir untuk menjelaskan Lily tentang Rias, Luffy adalah orang yang paling tidak bisa memberikan ciri-ciri secara detail

'' Rias memiliki rambut merah, mata nya berwarna biru hijau, memiliki tinggi badan rata-rata, sifat selalu baik kepada ku, dia orang nya bertanggung jawab, dan dia adalah ketua di club ku '' kata Luffy menjelaskan

'' Wah, sepertinya dia cantik '' kata Lily

'' Ya kurasa kau benar '' Luffy sama sekali tidak mengerti dengan kecantikan wanita

Mereka lalu sampai di bangunan penelitian ilmu gaib, Lily melihat sebuah bangunan yang cukup besar dengan gaya barat.

'' Apakah ini tempat nya ? '' tanya Lily

'' Benar, ini adalah bangunan club Rias '' kata Luffy

'' Apakah kau bergabung ke club nya ? tanya Lily

'' Benar, aku bergabung ke clubnya '' jawab Luffy jujur

'' Pantas saja kau bilang kalau Rias akan menerima ku juga bergabung ke club nya '' kata Lily

'' Apakah kau mau bergabung ? '' tanya Luffy lagi

'' Tidak terima kasih, aku masih ada urusan, jadi sampai jumpa Luffy '' kata Lily

Lily lalu pergi meninggalkan Luffy. Luffy melihat Lily pergi hanya mengangkat bahu dan masuk ke dalam club untuk mencari Rias. Luffy dan Lily tidak tahu kalau ada yang mengawasi mereka dari dalam bangunan bagian atas yaitu jendela

Luffy lalu mengetuk pintu masuk. akan tetapi pintu tidak di buka, Luffy bingung biasanya Akeno selalu membukak kan pintu tapi sekarang dia tidak membuka pintu

'' Apakah Akeno sedang pergi ? '' pikir Luffy. Luffy lalu mencoba masuk tanpa izin dan ternyata pintu nya tidak di kunci. Luffy lalu masuk ke dalam bangunan club. Luffy lalu sampai di pintu tempat pertemuan

'' Apakah mereka di dalam ? '' tanya Luffy. Luffy lalu mengetuk pintu.

'' Masuklah ! '' terdengar sebuah suara wanita, tapi tidak terdengar seperti suara Rias, Akeno, Asia atau Koneko. Luffy bingung, Luffy lalu membuka pintu itu

Terlihat di dalam ada seorang wanita yang Luffy sudah bertemu semalam, wanita itu adalah Grayfia yang sedang duduk sofa. Luffy tidak melihat Rias dan yang lain nya. Luffy bertanya-tanya apakah Rias sedang pergi

'' Ano, Kau kan wanita yang hari itu '' kata Luffy melihat

'' benar, nama ku Grayfia Lucifage, apa kau lupa ? '' tanya Grayfia

'' Oh maaf, aku lupa '' kata Luffy sambil tersenyum

Luffy berpikir mungkin saja Grayfia tahu di mana Rias

'' Hey, apakah kau tahu dimana Rias dan yang lainnya ? '' tanya Luffy, Grayfia terlihat mengetahui kalau Luffy akan menanyai pertanyaan itu

'' Rias dan yang lainnya sedang pergi '' kata Grayfia memberitahu

'' Oh '' Luffy lalu mengangguk mengerti

'' Apakah kau tahu mereka pergi kemana ? '' tanya Luffy lagi

'' Mereka sedang pergi ke suatu tempat, aku minta maaf jika aku tidak bisa memberitahu mu '' kata Grayfia meminta maaf

'' Oh tidak apa-apa '' kata Luffy sambil tersenyum

'' Oh iya, Rias membuat kan mu sesuatu '' kata Grayfia. Grayfia lalu mengeluarkan beberapa kotak cukup besar

'' Apa itu ? '' tanya Luffy

Grayfia lalu mengeluarkan sebuah kotak makanan yang berbentuk seperti bento, Grayfia lalu membuka isinya dan terlihat beberapa kue di dalam nya

'' Wah makanan ! '' kata Luffy melihat banyak makanan. Luffy langsung mendekati kue itu

'' Wah banyak sekali '' kata Luffy. Grayfia hanya tersenyum melihat sifat senang anak topi jerami itu

'' Apakah Rias yang membuat ini ? '' tanya Luffy, terlihat air liur Luffy yang keluar melihat makanan

'' Benar, dia yang membuat ini '' kata Grayfia

'' Dia bisa membuat kue ? '' Luffy kaget karena Rias bisa membuat sebuah kue

'' Sejujurnya aku juga kaget saat dia bisa membuat kue'' kata Grayfia. Grayfia ingat kalau seminggu yang lalu Rias belajar membuat sebuah kue. Rias selalu membeli banyak buku tentang membuat kue. kedua orang tuanya merasa kaget melihat putrinya tiba-tiba tertarik dalam membuat kue. termasuk juga Sirzechs kaget juga melihat adiknya tiba-tiba tertarik dalam hal membuat kue

~X~

FLASHBACK

Rias terlihat sedang membawa beberapa buku . Rias sedang terburu-buru menuju ke dapur. Rias juga membeli beberapa bahan tepung

'' Rias ? '' Sirzechs lalu melihat adik nya sedang terburu-buru. terlihat juga Grayfia di samping Sirzech

'' Onii sama ? '' Rias terkejut saat bertemu dengan kakak nya

'' Kau sedang apa Rias ? kenapa kau terlihat buru-buru ? '' tanya Sirzechs

'' Ano, aku sedang... '' Sirzechs melihat adik nya sedang bingung. Sirzechs bisa melihat beberapa buku dan tepung di tangan Rias

'' Untuk apa itu ? '' Sirzechs menunjuk buku dan bahan yang di bawa Rias

'' Ano ini... '' Rias terus berpikir bagaimana cara menjelaskan nya kepada kakak nya. Grayfia melihat Rias sedang bingung merasa aneh karena ini pertama kali nya Rias merasa sangat bingung

'' Aku ingin membuat kue '' kata Rias dengan pelan

'' Membuat kue ? '' Sirzechs merasa bingung dengan adik nya, dia tahu kalau Rias tidak bisa membuat kue tapi kenapa sekarang dia merasa tertarik dalam membuat kue

'' Kau ingin membuat kue ? '' kata Sirzechs masih tidak percaya

'' Benar '' kata Rias dengan pelan

'' Bukankah kau tidak bisa membuat kue '' kata Grayfia

'' Aku baru belajar membuat kue '' kata Rias

'' Kenapa ? '' tanya Grayfia

'' Aku hanya ingin saja '' kata Rias dengan keringat dingin

Sirzechs dan Grayfia hanya terbingung dengan sikap Rias yang mengeluarkan keringat dingin, Grayfia lalu menatap Rias dengan tatapan mengintrogasi

'' Aku permisi dulu '' kata Rias. Rias lalu berlari menuju ke dapur. Sirzechs dan Grayfia masih kebingungan dengan Rias

'' Ada apa dengan nya ? '' tanya Sirzechs yang masih kebingungan

'' Perlu kah aku memeriksa nya ? '' kata Grayfia. Sirzech lalu mengangguk memberi izin

'' Baiklah aku akan pergi memeriksa nya '' Grayfia lalu menuju ke dapur untuk memeriksa Rias

Rias sekarang sedang ada di dapur sedang mengurus bahan makanan, Rias sedang akan membuat sebuah kue. dia berharap kalau kue buatan nya akan menjadi enak. Rias lalu menaruh tepung ke sebuah mangkuk dan mengaduknya, Rias lalu menambahkan nya dengan air. setelah merasa kalau tepung itu sudah halus. Rias lalu merapikan bentuk tepung itu dengan beberapa bagian. Rias merasa senang karena telah mempelajari beberapa cara untuk membuat sebuah kue

'' Kau sedang membuat apa Rias ? ''

Rias lalu kaget karena ada seseorang yang memanggil nya. Rias lalu menghadap ke arah suara itu. terlihat Grayfia sedang melihat Rias dari pintu

'' Onee sama ? '' Rias kaget karena Grayfia ada di pintu. Grayfia melihat beberapa cetakan kue dan beberapa tepung berbentuk bintang

'' Aku sedang membuat kue '' kata Rias dengan tersenyum

'' Kue ? ''

'' Benar, aku sekarang sedang mencetak nya menjadi bentuk bintang '' kata Rias sambil menunjukan hasil cetakan nya kepada Grayfia

'' Cantik sekali '' kata Grayfia melihat kue Rias

'' Terima kasih '' kata Rias dengan bahagia.

Grayfia melihat Rias bahagia merasa penasaran, pertama dia belajar memasak sekarang dia terlihat sangat bahagia saat ada seseorang memuji kue buatanya

'' Rias aku mau tanya ? '' Grayfia lalu ingin bertanya

'' Tanya apa ? '' Rias masih terlihat senang sekali membuat kue nya

'' Kue itu untuk siapa ? ''

Badan Rias lalu terbeku kaku saat mendengar pertanyaan Grayfia. Rias lalu melihat ke arah Grayfia dengan keringat dingin. Grayfia melihat Rias lalu tambah penasaran dengan sikap Rias

'' Aku membuat kue ini untuk... '' Rias mencoba membuat alasan yang bagus agar Grayfia percaya. Grayfia masih menunggu jawaban Rias yang sepertinya masih belum di ucapkan

'' Untuk para anggota clubku '' kata Rias berharap kalau Grayfia percaya kepadanya

'' Benarkah ''

'' Benar, aku membuat kue ini untuk para anggota club ku '' kata Rias mencoba membuat Grayfia percaya kepadanya

'' Tapi sepertinya kau terlalu bersemangat membuat kue itu di tambah kau sepertinya sedang memikirkan seseorang '' Grayfia masih tidak percaya dengan ucapan Rias. Rias sekarang benar-benar ketakutan. dia tidak tahu bagaimana reaksi keluarganya jika tahu kalau kue ini untuk seorang laki-laki dan laki-laki itu adalah manusia

'' Tidak ! itu tidak benar, aku membuat kue ini hanya untuk para anggota club ku, percayalah kepadaku '' kata Rias mencoba membuat Grayfia percaya kepadanya

Grayfia menatap Rias dengan tatapan tajam tajam, Rias masih mengeluarkan keringat dingin berharap kalau Grayfia percaya kepadanya

'' Baiklah aku percaya '' kata Grayfia. Rias lalu senang karena Grayfia percaya kepadanya tapi Grayfia terlihat masih tidak percaya dengan Rias

'' Besok aku akan memberikan kue ini kepada seluruh anggota club ku '' kata Rias

'' apakah kau juga akan memberikan kepada anak manusia bertopi jerami itu ? '' kata Grayfia mengingat Luffy

'' Tentu saja, dia juga anggota club ku '' kata Rias senang mengingat Luffy

'' Baiklah aku akan membantu mu '' kata Grayfia

'' Terima kasih Onee sama '' Rias berterima kasih

Grayfia hanya tersenyum melihat Rias tersenyum.

DI SEKOLAH DI RUANG PENELITAN ILMU GAIB MASIH FLASHBACK

'' Jika Luffy datang tolong berikan ini kepadanya, ini adalah bagian nya '' kata Rias memberikan sebuah kotak kepada Grayfia

'' Baiklah, aku akan memberikan nya ''

'' Terima kasih Onee sama ''

Rias dan para budak nya akan menjalani latihan untuk bertarung melawan Raiser di rating game. para budak Rias sudah memakan kue buatan Rias, mereka merasa kalau kue buatan Bucho mereka sangat lah enak.

'' Kue Bucho tadi benar-benar enak '' kata Issei

'' Benar '' kata Asia. Kiba, Akeno dan Koneko hanya tersenyum setuju

'' Terima kasih semuanya '' kata Rias berterima kasih kepada budak nya karena telah memuji kue buatan nya

'' Kalau begitu sampai jumpa Onee sama '' kata Rias

'' Tolong berhati-hatilah '' kata Grayfia

Rias dan para budak nya lalu menghilang dengan sihir teleport nya, sekarang terlihat hanya ada Grayfia yang ada di ruangan penelitian ilmu gaib. Grayfia lalu menungguk anak topi jerami itu datang ke club

Setelah menunggu cukup lama Grayfia masih belum melihat anak itu datang, Grayfia lalu mendengar sebuah suara dari luar bangunan, karena penasaran Grayfia lalu melihat dari jendela untuk melihat siapa yang sedang berbicara

Terlihat anak topi jerami itu tapi anak itu tidak sendirian, terlihat dia sedang berbicara dengan seorang wanita. wanita itu memiliki rambut berwarna kuning. Grayfia merasa kalau wanita itu bukan wanita biasa. dia bisa merasakan energi aneh dari wanita itu

Wanita itu lalu pergi meninggalkan Luffy, Grayfia masih melihat wanita itu. dia merasa kalau wanita itu memiliki maskud tertentu. Grayfia lalu kembali duduk di sofa menungguk Luffy

'' Kau tidak akan bisa membohongiku Rias, aku tahu kenapa kau membuat kue ini '' kata Grayfia menyadari kalau Rias memiliki perasaan kepada anak manusia bertopi jerami tersebut

~X~

END FLASHBACK

Sekarang Luffy terlihat sedang memakan kue buatan Rias dengan lahap, Grayfia melihat anak itu memakan kue Rias kaget karena tidak tahu kalau anak itu memiliki nafsu makan yang kuat. Grayfia lalu mulai bertanya kepada Luffy ''

'' Luffy san kau ingin menanyakan sesuatu kepada mu '' kata Grayfia

'' Menanyakan apa ? '' Luffy lalu berhenti dengan aksi makan nya

'' Menurutmu Rias itu apa bagimu ? '' tanya Grayfia. Grayfia mencoba menanyakan perasaan Luffy kepada Rias

'' Dia adalah teman ku '' kata Luffy dengan tersenyum. Grayfia lalu melihat Luffy

'' Teman ? apakah hanya itu batas perasaan mu kepada Rias ? '' Grayfia lalu merasa kalau Luffy tidak memiliki perasaan yang lebih dekat dengan Rias

'' Batas ? apa maksud mu, Rias adalah teman yang berarti bagiku, tidak ada batas dalam arti teman bagiku '' kata Luffy dengan tersenyum

Grayfia cukup kaget dengan kata Luffy, Luffy adalah orang tidak membatasi orang yang akan menjadi teman nya

'' Begitu ya '' Grayfia lalu mulai mengerti dengan sifat Luffy

Grayfia terlihat senang dengan anak di depan ini, anak ini memang tidak mengerti dengan cinta tapi anak ini mengerti apa itu sebuah ikatan. Luffy lalu melanjutkan makan nya

~X~

DENGAN RIAS DAN BUDAKNYA

Rias sekarang sedang latihan dengan para budak nya

'' Bucho ! '' Rias lalu mendengar Issei memanggil

'' Ada apa Issei '' kata Rias

'' Aku sekarang bisa mengeluarkan sebuah laser dari gauntlet ku lo '' kata Issei dengan bangga

'' Benarkah ? bagus Issei '' kata Rias memuji Issei. Issei lalu merasa bangga karena di puji oleh Bucho

Rias lalu menatap langit memikirkan sesuatu yang penting, yaitu Luffy. dia bertanya-tanya apakah dia senang dengan kue buatan nya

'' Aku berharap kalau Luffy menyukai kue buatan ku '' kata Rias berharap

~X~

DI OLYMPUS

Aphrodite sekarang ada di kamar tidur nya, dia sedang melihat ke arah kaca di depan nya. dia berpikir tentang sesuatu yang sangat penting

'' Sunggu menarik '' kata Aphrodite '' aku tidak percaya anak manusia itu bisa menahan pesona ku ''

Aphrodite lalu mulai tertarik dengan Luffy, dia masih tertarik kenapa hanya Luffy yang tidak tergoda dengan tubuh nya

'' Sekarang aku benar-benar mulai tertarik dengan anak itu '' Aphrodite lalu tersenyum

'' Semoga saja aku bisa bertemu dengan nya lagi ''

BERSAMBUNG


Akhir bab

Bab ini adalah bab saat Rias dan para budak nya latihan dan pasti kalian tahu setelah itu

Aku akan menskip Rating Game antara Raiser dan Rias, pasti kalian tahu siapa pemenang nya

Maaf kalau bab ini agak pendek

Hanya itu yang saya bisa ucapkan ( saya bingung mau ngomong apa lagi : V )

Untuk pertanyaan dan saran kalian bisa Review

Terima kasih sudah baca dan Review saya sangat menghargai itu : )

Selamat jumpa di bab berikut nya

Salam Author