Disclaimer : Eiichiro Oda & Ichiei Ishibumi

warning :non canon, dll


LUFFY VS RAISER

Orang-orang di Underworld lalu merasa kebingungan melihat ada manusia di Underworld, semua orang melihat manusia itu memiliki ciri-ciri, tinggi rata-rata, berambut hitam, memakai kaos merah, bercelana pendek, berbadan kurus dan memakai topi jerami

'' Iteee '' Luffy memegang kepalanya karena kepalanya lebih dulu mendarat ke lantai

Rias masih syok melihat ini, Luffy benar-benar datang. dia sekarang kebingungan melihat Luffy, Rias lalu melihat kakak nya, Rias berpikir kalau ini adalah rencana kakak nya

Luffy lalu melihat ke depan dengan tatapan netral nya, dia tidak tahu harus bilang apa tapi dia bisa melihat sebuah lapangan yang cukup luas dengan ada beberapa relief kuno

'' Aku dimana ? '' Luffy kebingungan.

Luffy terus melihat area di sekitar nya dengan teliti, Luffy bertanya-tanya apakah dia sudah sampai di Underworld

'' Apakah ini Underworld ? '' kata Luffy bertanya-tanya

Raiser dan Issei kaget karena tiba-tiba Luffy masuk ke dalam area pertarungan, Raiser lalu melihat manusia itu dan sadar kalau dia adalah manusia salah satu anggota club Rias. Luffy lalu melihat ke depan tempat dimana Raiser dan Issei. Luffy kaget karena di situ ada Issei

'' Hey Issei ! sedang apa kau di sini ? '' sapa Luffy

Issei kebingungan untuk menjawab karena situasi ini sudah awkward moment, Luffy bingung melihat Issei tidak menjawab nya. Raiser lalu bertanya kepada Luffy

'' Hey manusia ! sedang apa kau disini ? '' tanya Raiser

'' Hey Issei kenapa kau diam ? '' Luffy tidak menghiraukan pertanyaan Raiser

'' Hey dengarkan aku ! '' teriak Raiser marah karena di abaikan

Luffy lalu melihat ke arah Raiser yang marah, Luffy lalu melihat Raiser dengan teliti. Luffy lalu kaget karena sepertinya wajah Raiser tidak asing baginya, Raiser lalu kebingungan dengan Luffy yang kaget

'' Bukankah kau...! '' Luffy kaget

Raiser lalu tersenyum karena manusia itu lalu mengingat nya, Luffy yang sekarang otak nya benar-benar mengingat orang ini lalu berteriak

'' Kau Rasar ! '' teriak Luffy dengan salah

Issei lalu sweatdrop dengan cara Luffy memanggil Raiser sedangkan Raiser lalu sepertinya terlihat marah saat Luffy memanggil nama nya

'' Namaku Raiser ! '' teriak Raiser dengan marah

Luffy lalu hanya menatap Raiser yang marah dengan tatapan netral, Raiser lalu melihat anak itu untuk melihat reaksi nya

'' Oh '' Luffy lalu mengupil dengan jari kelingking nya, Luffy sekarang seperti tidak peduli

'' Kau...! '' geram Raiser kesal melihat Luffy

Luffy lalu mencium sebuah bau yang cukup dia kenal, Luffy lalu tiba-tiba semangat saat mencium bau itu. Luffy lalu melihat kearah samping nya dan terlihat ada orang-orang tapi bukan orang itu yang Luffy lihat melainkan makanan di belakang orang-orang itu

'' Makanan ! '' Luffy lalu berlari menuju ke tempat para tamu, para tamu lalu kaget saat anak manusia itu lalu menuju ke arah mereka.

'' Apakah dia menuju ke sini ? ''

'' Benar ! dia akan kesini ''

'' Mau apa dia ? ''

Para tamu lalu kebingungan saat melihat Luffy sedang menuju ke arah mereka, Luffy lalu melompat menuju ke tempat makanan. para tamu lalu merasa kaget berpikir kalau manusia itu akan menyerang mereka

'' Makanan ! '' teriak Luffy yang akhirnya sampai di atas sebuah meja yang penuh dengan makanan

Para tamu lalu kaget karena Luffy hanya melompat ke belakang mereka yaitu meja makan yang besar, tanpa pikir panjang Luffy lalu memakan semua makanan di atas meja makan yang besar itu. para tamu lalu kaget saat Luffy memakan semua makanan di atas meja, Luffy mengunyah semua makanan terkadang ada beberapa makanan yang Luffy langsung telan tanpa mengunyah nya

'' Apa-apaan anak ini ? '' tanya salah satu tamu kebingungan melihat nafsu makan Luffy

'' Apakah anak ini memakan semua makanan ? '' kata salah satu tamu yang tidak percaya dengan apa yang di lihat nya

'' Enak~ '' kata Luffy memakan semua makanan

Para Peerage Rias melihat Luffy yang tadinya kaget sekarang sepertinya mulai tenang melihat Luffy memakan semua makanan di atas meja

'' Ara ara itu memang Luffy kun '' kata Akeno melihat Luffy sambil tersenyum

Koneko mengangguk setuju dengan Akeno, Kiba lalu tersenyum lembut melihat Luffy memakan semua makanan di atas meja, Sona melihat Luffy lalu memegang kepalanya karena Luffy selalu saja membuat keributan dan dia masih bertanya-tanya kenapa Luffy ada disini. Rias yang tadinya syok sekarang lalu tertawa kecil karena dia benar-benar yakin kalau itu adalah Luffy

'' Aku tidak tahu kalau dia memiliki nafsu makan yang besar '' Sirzechs lalu berdiri di samping adik nya.

Rias lalu kaget karena kakak nya tiba-tiba berdiri di samping nya bersama Grayfia yang tadinya menghilang sekarang telah terlihat

'' Onii sama '' kata Rias

'' Rias, ini adalah kejutan untuk mu '' kata Srizechs. Rias lalu kaget

'' Kejutan ? apakah maksud kakak, apakah kakak membawa Luffy ke Underworld ? '' tanya Rias tidak percaya

Sirzechs lalu tersenyum mendengar pertanyaan Rias, tentu saja dialah yang membawa Luffy ke Underworld karena penasaran dengan anak topi jerami itu

'' Benar '' jawab Sirzechs

Rias lalu kaget tidak percaya dengan kakak nya, jadi ini adalah rencana kakak nya yaitu membawa Luffy ke pesta pernikahan nya. Sirzechs lalu tersenyum dan kemudian terbang menuju ke meja makan tempat Luffy makan

Terlihat Luffy memakan makanan yang masih tersisa di atas meja dengan rakus, Sirzechs lalu menuju ke samping Luffy

'' Luffy kun '' panggil Sirzechs

Luffy lalu melihat ke samping nya dan kaget karena orang itu adalah orang yang mendatangi kamar tidurnya semalam

'' Oh paman rambut merah ! '' teriak Luffy melihat Sirzechs

Para tamu lalu terlihat sedikit aneh dengan panggilan Luffy kepada salah satu Raja Iblis namun Luffy sepertinya tidak tahu. Sirzechs hanya tersenyum melihat Luffy memanggil nya

'' Jadi apakah makanan nya enak ? '' tanya Sirzechs mulai mengobrol dengan Luffy

'' Ya ini sangat enak ! '' kata Luffy penuh semangat sambil memakan makanan nya

Sirzechs lalu hanya tersenyum melihat Luffy yang sepertinya semangat, tidak jauh dari tempat Luffy terlihat ada Ravel yang sedang melihat Luffy. Ravel melihat Luffy dengan aneh, dia berjumpa saat Ravel di dunia manusia, dimana saat manusia itu tiba-tiba memuji pakaian nya

'' Luffy kun, aku memiliki pertanyaan kepada mu '' kata Sirzechs

Luffy lalu melihat Sirzechs, Luffy bertanya-tanya tentang pertanyaan Sirzechs. Sirzechs lalu mengatakan permintaan nya

'' Apakah kau ingin menyelamatkan Rias ? " tanya Sirzechs

Luffy lalu tersenyum mendengar pertanyaan Sirzechs '' Tentu saja aku akan menyelamatkan Rias '' kata Luffy dengan semangat

Rias kaget dengan kata-kata Luffy dan juga para Peerage Rias setelah mendengar kata-kata Luffy, Sirzechs lalu hanya tersenyum mendengar Luffy

'' Baiklah '' Sirzechs lalu melihat ke para tamu '' wahai para tamu ! pasti kalian sudah melihat pertarungan antara Iblis tadi, sekarang manusia ini akan bertarung dengan Raiser '' kata Sirzechs dengan suara yang keras sehingga terdengar ke penjuru pesta. para tamu lalu kaget mendengar kata Sirzechs, termasuk Rias yang melihat kakak nya dengan tidak percaya

'' Apa yang di pikirkan oleh kakak ku sebenarnya '' kata Rias melihat kakak nya

Sirzechs melihat ke para tamu dengan tersenyum dan kemudian melihat ke tempat Issei dan Raiser

'' Apa maksud anda Lucifer dono ! '' tiba-tiba Raiser lalu berteriak kepada Sirzechs

Sirzechs lalu hanya tersenyum melihat Raiser yang marah '' Ada apa Raiser ? '' tanya Sirzechs dengan tenang

'' Apa maksud mu aku harus melawan manusia itu '' kata Raiser dengan marah

'' Apakah kau takut ? '' kata Sirzechs dengan tersenyum

Raiser lalu kaget dengan kata-kata Sirzechs '' Takut ? kenapa aku harus takut dengan manusia itu, seharusnya dialah yang harus takut '' kata Raiser dengan sombong

'' Oh jadi apakah kau terima bertarung dengan nya ? ''

Raiser lalu mulai kesal dengan kata-kata Sirzechs '' Baiklah aku akan bertarung dengan manusia itu '' kata Raiser dengan sombong

Sirzechs lalu tersenyum dan kemudia melihat ke arah Issei yang terlihat penuh dengan luka '' Apakah kau tidak keberatan naga merah ? '' tanya Sirzechs

Issei lalu melihat ke arah Sirzechs dan kemudian melihat ke arah Luffy yang terlihat masih memakan beberapa makanan '' Tidak '' kata Issei dengan pelan '' tapi apakah Luffy tidak apa-apa ? "

Sirzechs lalu tersenyum mendengar pertanyaan Issei '' Dia akan baik-baik saja '' kata Sirzechs dengan pelan. Issei lalu mengangguk mendengar kata Sirzechs. Sirzechs lalu melihat kembali ke arah para tamu

'' Baiklah kita akan mulai pertarungan nya ! '' teriak Sirzechs. Rias lalu merasa khawatir dengan Luffy karena dia adalah manusia begitu juga para Peerage Rias. Sona hanya menatap Luffy dengan teliti dan yakin sekarang kalau Luffy bukanlah manusia biasa

'' Baiklah Luffy kun masuk lah ke area pertarungan '' kata Sirzechs kepada Luffy

'' Oh tunggu sebentar '' Luffy masih asyik memakan semua makanan di atas meja besar itu. Luffy lalu mengambil semua makanan di atas meja dan kemudian menelan semua makanan itu ke dalam perutnya. para tamu lalu kebingungan melihat adegan ini termasuk Sirzechs yang juga kaget

'' Baiklah aku siap ! '' kata Luffy dengan semangat

Luffy lalu menuju ke area pertarungan bersiap-siap melawan Raiser, Raiser terlihat sudah ada di dalam area menunggu Luffy dengan bosan. Luffy hanya tersenyum melihat Raiser yang sudah bersiap-siap melawan nya

Luffy lalu berdiri cukup jauh dari Raiser seperti pertarungan duel. Raiser melihat Luffy dengan sombong berpikir kalau dia akan menang. Raiser lalu melihat Luffy yang sekarang seperti sedang pemanasan, Raiser lalu bingung melihat Luffy

'' Hey sedang apa kau ? " tanya Raiser

'' Aku sedang pemanasan, apakah kau tidak lihat '' kata Luffy sambil memutar tangan nya untuk pemanasan

Raiser hanya kesal melihat Luffy karena berani membentak nya, Luffy lalu sudah selesai dari pemanasan nya

'' Baiklah aku siap '' kata Luffy dengan tersenyum karena sudah cukup lama tidak bertarung

Sirzechs lalu kembali ke samping Rias yang masih tidak percaya dengan apa yang ada di depan nya

'' Apakah Kakak yakin ingin melibatkan soal ini kepada Luffy ? bagaimana kalau Luffy terluka ? dia hanya manusia " kata Rias khawatir dengan Luffy

'' Tenang lah Rias, apakah kau tidak lihat senyuman nya itu '' kata Sirzechs

Rias kaget dengan kata-kata kakak nya dan kemudian melihat Luffy dan yang benar saja Luffy terlihat tersenyum seperti tidak sabar. Sirzechs lalu memulai pertarungan

'' Baiklah pertarungan nya di mulai ! '' kata Sirzechs

Luffy lalu melihat ke arah Raiser yang masih berdiri di depan nya sedangkan Raiser juga melihat Luffy

'' Majulah '' kata Luffy dengan tersenyum

Raiser lalu kesal dengan kata-kata Luffy dan kemudian marah karena berani mengejek nya

'' Jangan terlalu sombong manusia, ini adalah akhir bagi mu '' kata Raiser untuk menakuti Luffy tapi Luffy terlihat tidak takut sama sekali

'' Sudahlah jangan banyak bicara, ayo bertarung '' kata Luffy tidak sabaran

'' Cih '' Raiser lalu terbang menuju ke arah Luffy untuk menyerang nya. Raiser berpikir kalau Luffy tidak akan bisa apa-apa tapi itu adalah kesalahan besar

Terlihat sekarang Raiser lalu menggunakan tangan nya untuk memukul Luffy tapi Luffy lalu memegang tangan Raiser dengan tangan kiri nya

'' Apa ! '' kata Raiser tidak percaya. Luffy masih memegan tangan Raiser

'' Kau kira akan bisa mengalahkan ku dengan pukulan lemah seperti ini '' kata Luffy dengan tersenyum percaya diri

Luffy lalu menggunakan tangan kanan nya untuk memukul perut Raiser sehingga Raiser pun merasakan kesakitan di perutnya

'' Arg ! ''

Seaking kuat nya pukulan Luffy sampai-sampai Raiser lalu terpental ke belakang dengan sangat jauh. Seluruh orang lalu kaget melihat adegan ini, Raiser terlihat terpental jauh dari Luffy

'' Apa ! '' kata Rias kaget melihat apa yang ada di depan nya

'' Apa yang terjadi dengan Raiser ? '' Kiba ikut-ikutan kaget

'' Aku juga ingin tahu '' kata Akeno penasaran juga

'' Pukulan nya terlalu kuat '' Koneko lalu berkomentar dengan kejadian ini. Kiba, Akeno dan Sona lalu melihat Koneko

'' Apa maksud mu Koneko ? " tanya Akeno

'' Pukulan Luffy senpai terlalu kuat sehingga membuat Raiser terlempar ke belakang '' kata Koneko mulai menjelaskan. Kiba, Akeno dan Sona lalu mengangguk mengerti

Luffy lalu melihat Raiser yang sekarang sedang terpental ke belakang sampai menbrak dinding di belakang nya. Luffy lalu tersenyum melihat Raiser yang terpental

Raiser lalu terlihat kesakitan sambil memegang perutnya, dia tidak tahu kalau pukulan Luffy sesakit ini

'' Sakit sekali, apa-apaan dengan pukulan nya itu '' kata Raiser sambil memegang perutnya dan kemudian melihat Luffy dengan kemarahan

'' Kenapa ? kau sudah menyerah '' ejek Luffy dengan santai

'' Diam kau ! ''

Raiser lalu menyerang Luffy lagi tapi kali ini dengan bola api nya, Luffy melihat bola api itu menuju ke arah nya hanya tersenyum sedangkan Rias terlihat khawatir dengan Luffy saat melihat bola api itu menuju ke arah Luffy

Luffy lalu menghindari bola api raksasa itu dengan melompat ke samping, Luffy lalu melihat kalau Raiser lalu menuju ke arah nya dengan tangan nya yang sudah di aliri oleh api. Raiser lalu memukul Luffy untuk mengenai nya tepat di kepala akan tetapi Luffy lalu menghindari pukulan Raiser

'' Terlalu lambat '' kata Luffy mengejek Raiser

Luffy lalu menggunakan kaki nya untuk menendang Raiser tepat di perut Raiser lagi. Raiser sekali lagi terpental ke belakang. sekali lagi para penonton hanya terkejut dengan kekuatan anak manusia itu

'' Hebat '' kata salah satu tamu

Rias masih tidak percaya dengan apa yang di lihat nya, terlihat Luffy seperti sangat kuat sampai bisa menghajar Raiser, begitu juga dengan para Peerage Rias

'' Sialan kau ! '' teriak Raiser

Raiser lalu menerjang Luffy sekali lagi akan tetapi dengan keadaan terbang, Raiser sudah menggunakan kedua tangan nya untuk menciptakan bola api '' Mati kau ! '' teriak Raiser dengan kemarahan

Luffy lalu terlihat tenang saja tanpa sepatah kata, dia lalu mengangkat tangan kanan nya mengarah ke belakang bersiap-siap untuk memukul

'' Maaf saja kau tidak akan bisa mengalahkan ku '' kata Luffy dengan percaya diri. tangan Luffy terlihat sekarang sedang bersiap-siap memukul '' Gomu-Gomu No... '' Luffy lalu menggunakan bahasa khas nya, terlihat Raiser semakin dekat dengan Luffy

Luffy dengan tersenyum lalu melemparkan tangan nya ke depan '' Pistol ! '' teriak Luffy dengan keras, terlihat tangan Luffy tiba-tiba memanjang mengarah ke pada Raiser dan langsung mengenai wajah Raiser sehingga sekali lagi Raiser harus terpental ke belakang

Para penonton lalu terdiam melihat adegan ini dan kemudian tiba-tiba mereka langsung sadar apa yang terjadi

'' APAKAH BARUSAN TANGAN NYA MEMANJANG ! '' teriak salah satu tamu tidak percaya dengan apa yang terjadi barusan. Semua tamu lalu terlihat terkejut melihat tangan Luffy yang tiba-tiba memanjang. Rias melihat tangan Luffy yang memanjang lalu merasa kaget sedangkan Sirzechs pertama-tama terkejut kemudian tersenyum melihat Luffy

'' Sudah kuduga '' kata Sirzechs dengan tersenyum

Kembali ke dalam pertarungan terlihat Raiser juga kaget dengan apa yang di lihatnya, Raiser memegang wajah nya yang terkena pukulan Luffy namun sakit lalu merasa hilang karena ilmu regenerasinya. Raiser lalu melihat ke arah Luffy

'' Cih apakah itu Sacred Gear mu ? '' tanya Raiser dengan kesal

'' Tidak, aku memakan buah Iblis '' kata Luffy dengan netral

Raiser lalu kebingungan dengan yang di katakan Luffy, dia sama sekali tidak pernah mendengar buah Iblis sama sekali namun dia sama sekali tidak peduli. sekarang yang dia penting kan adalah mengalahkan anak aneh ini dan menikahi Rias

'' Cih aku tidak tahu apa itu buah Iblis tapi aku akan menghancurkan mu dan menikahi Rias '' kata Raiser dengan sombong

'' Menikahi Rias '' Luffy lalu menatap Raiser dengan tatapan tajam. Raiser yang di tatap tajam oleh Luffy hanya merasa sedikit takut

'' Apa ini ! kenapa aku merasa ketakutan '' pikir Raiser melihat Luffy yang melihat tatapan Luffy yang tajam

'' Kau tidak akan menikahi Rias '' kata Luffy dengan tegas. Raiser lalu bingung dengan kata Luffy dan kemudian tersenyum

'' Kenapa ? apakah kau cemburu ? '' ejek Raiser mencoba menggoda Luffy

'' Cemburu ? tidak '' kata Luffy. Raiser lalu melihat Luffy dengan tatapan tanya

'' Aku tidak akan membiarkan teman ku menikah dengan orang seperti mu '' kata Luffy sekali lagi dengan tegas

Raiser lalu marah dengan Luffy karena mengejek nya, Raiser sekali lagi menyerang Luffy tapi Luffy sepertinya tahu kalau Raiser akan menyerang

'' Gomu-Gomu No Pistol ! '' teriak Luffy

Raiser sekali lagi melihat tangan Luffy yang melentur lalu menghindari pukulan Luffy '' Kau pikir aku akan terkena dengan dengan dua kali nya '' kata Raiser dengan bangga karena menghindari pukulan Luffy akan tetapi dia tidak menyadari kalau kaki sudah memanjang ke atas langit

'' Gomu-Gomu No Stomp ! '' teriak Luffy

Kaki Luffy lalu turun ke bawah mengenai Raiser yang sedang menuju ke arahnya, Raiser lalu merasakan sakit di punggung nya karena di tindihi oleh kaki Luffy. Luffy lalu menarik kakinya seperti semula dan tersenyum

'' Shishishi bagaimana rasanya ? '' kata Luffy mengejek Raiser

Raiser lalu terbangun dan merasa kesal dengan anak topi jerami di depan nya ini. para penonton sekarang sudah sedikit tenang karena melihat kekuatan buah Iblis Luffy begitu juga Rias dan para Peerage nya dan juga Sona

'' Apakah selama ini dia telah menyembunyikan kekuatan itu kepada kita ? '' tanya Sona

Para Peerage Rias hanya terdiam melihat kekuatan Luffy, Sirzechs dari tadi hanya diam saja sekarang terlihat antusias melihat Luffy

'' Ini benar-benar menarik '' kata Sirzechs melihat Luffy

Rias lalu merasa kalau kakak nya sekarang memiliki sesuatu kepada Luffy, Rias sekarang tidak tahu dengan pemikiran kakak nya ini

Kembali ke dalam pertarungan terlihat sekarang Raiser sekali lagi menyerang Luffy tapi Luffy selalu saja berhasil menghindari serangan dari Raiser, Rasier lalu kesal kemudian melempari Luffy dengan bola api nya akan tetapi Luffy dengan mudah menghindari bola api itu dengan haki nya

'' Sial kenapa dia bisa menghindari semua bola api ku '' kata Raiser bingung melihat Luffy menghindari semua bola api nya. Luffy lalu bersiap-siap menyerang Raiser

'' Gomu-Gomu No Bazzoka ! '' Luffy lalu memajukan kedua tangan nya ke depan sehingga mengenai perut Raiser, Raiser lalu memuntahkan sedikit darah

Raiser lalu terhempas lagi dan kemudian mengenai dinding di belakang nya lagi, Rias terus melihat pertarungan antara Luffy dan Raiser

'' Sial ! '' geram Raiser sudah berapa kali di pukul oleh Luffy tapi sepertinya dia tidak terluka sama sekali, Raiser seharusnya berterima kasih dengan regenerasi nya karena sudah menyembuhkan nya dari pukulan Luffy

Sekali lagi Raiser lalu menyerang Luffy, Luffy terlihat masih waspada dengan Raiser karena api nya itu cukup bermasalah dengan Luffy karena dia karet

'' Matilah kau ! '' Raiser lalu mengeluarkan bola api raksasa untuk menyerang Luffy, Luffy lalu menghindari bola api itu akan tetapi Luffy tidak menyadari kalau Raiser tiba-tiba ada di belakang nya. Luffy terlambat menyadari dengan haki nya

'' Rasakan ini ! '' teriak Raiser. Raiser lalu menenendang Luffy tepat di punggung nya, di tambah dengan kekuatan api nya Raiser lalu menendang Luffy cukup jauh

Rias lalu kaget karena Luffy terkena serangan dari Raiser dan kemudian khawatir dengan keadaan Luffy saat di tendang. manusia biasa akan langsung mati saat di tendang seperti itu, Raiser lalu mendarat dengan halus sambil melihat tempat terpental nya Luffy

'' Hahahahahah matilah kau '' kata Raiser dengan sombong

'' Luffy '' kata Rias khawatir

Terlihat tempat terpental nya Luffy di penuhi oleh asap bekas tertabrak nya Luffy dengan tembok di belakang nya. para tamu lalu mengira kalau Luffy sudah mati, Rias dan Peerage nya berharap kalau Luffy tidak apa-apa

'' Ternyata tendangan mu kuat juga '' terdengar suara Luffy.

Raiser lalu kaget karena mengira kalau Luffy sudah mati akan tetapi ternyata Luffy masih hidup. Raiser lalu melihat ke tempat Luffy yang sekarang asap nya mulai menghilang dan terlihat Luffy yang sedang membersihkan pakaian nya dari tanah

'' Sial, pakaian Ayah Ayano jadi kotor '' kata Luffy sambil membersihkan pakaian Ayah Ayano

Luffy lalu melihat Raiser dengan tajam, Luffy lalu sudah merasa kalau saat nya mengalahkan Raiser

'' Baiklah kali ini aku akan serius '' kata Luffy sambil tertawa

Raiser lalu heran dengan kata Luffy, jadi dari tadi dia tidak serius untuk melawan nya. Raiser lalu melihat Luffy

'' Jadi dari tadi kau tidak serius ? '' tanya Raiser

'' Ya tapi sekarang aku akan serius ''

Luffy lalu berlari menuju Raiser dengan cepat bersiap-siap menyerang Raiser. Raiser kaget karena Luffy menuju ke arah nya dengan cepat

'' Gomu-Gomu No Gatling Gun '' Luffy lalu memukul Raiser dengan beruntun akan tetapi Raiser lalu menghindari nya dengan terbang ke atas tapi Luffy tidak berhenti sampai di situ saja

'' Gomu-Gomu No Muchi '' Luffy lalu menendang Raiser secara horizontal.

Raiser lalu terkena tendangan Luffy dan lalu jatuh ke bawah, Raiser lalu melihat ke depan nya dan ternyata terlihat ada Luffy yang sedang berjalan menuju ke arah nya dengan lengan kanan nya penjang ke belakang

'' Gomu-Gomu No Riffle ! '' teriak Luffy

Luffy lalu memukul perut Raiser, Raiser merasakan sakit di perutnya karena di pukul oleh Luffy. Luffy lalu mendekati Raiser lagi. Raiser sekarang benar-benar tidak berdaya '' Sial ! '' geram Raiser

'' Gomu-Gomu No Bullet ! '' teriak Luffy langsung memukul Raiser

Raiser lalu terpental ke belakang, Luffy lalu tersenyum setelah memukul Raiser dengan kuat. Ravel lalu mulai takut saat kakak nya di pukuli oleh Luffy. dia tidak menyangka kalau Luffy bisa sekuat itu

'' Bagaimana rasanya hah ? '' kata Luffy dengan bangga

Raiser lalu menatap Luffy dengan kemarahan karena telah menghajarnya dari tadi, Raiser lalu kesal

'' Cih ''

Raiser sekarang benar-benar kesal melawan Luffy, Luffy melihat Raiser yang dari tadi tidak terlihat terluka sama sekali setelah terkena serangan nya

'' Hey kenapa kau tidak terluka ? '' tanya Luffy polos

Raiser lalu hanya tersenyum mendengar pertanyaan Luffy, dengan sombong Raiser lalu memberitahukan kekuatan Regenerasi nya

'' Aku memiliki kekuatan Regenerasi '' kata Raiser

'' Regenerasi ? '' tanya Luffy

'' Ya, aku adalah seorang anggota keluarga Phenex yang memiliki kekuatan Regenerasi, kami bisa di bilang kalau kami ini Abadi, kau hanya lah makhluk rendah tidak akan bisa mengalahkan ku '' kata Raiser dengan sombong

Luffy hanya menatap Raiser dengan netral tanpa merasa takut dengan kekuatan Raiser sedangkan Raiser berpikir kalau Luffy mulai ketakutan

'' Bagaimana ? apakah kau mulai takut ? '' kata Raiser dengan bangga

'' Tidak '' jawab Luffy jujur

'' Apa ! seharusnya kau takut, apakah kau tidak dengar kalau dengan kekuatan Regenerasi ku ini '' kata Raiser mencoba membuat Luffy mengerti

Luffy lalu mengupil menggunakan jari kelingking nya '' aku tidak peduli '' kata Luffy dengan netral

Sirzechs mendenger pembicaraan mereka lalu tertawa saat mendengar perkataan Luffy sedangkan Rias di samping Sirzechs tersenyum melihat Luffy yang sepertinya tidak peduli dengan perkataan Raiser

'' Jadi saat aku memukulmu luka mu akan sembuh ya ? '' tanya Luffy

'' Ya '' jawab Raiser

'' Oh baiklah aku akan menghajarmu sampai kau tidak sempat untuk bergenerasi '' kata Luffy dengan tatapan tajam

Raiser heran dengan perkataan Luffy, Luffy lalu mengangkat tangan kanan nya dan kemudian menghempak kan nya ke samping

'' Gear Second ''

Tubuh Luffy lalu tiba-tiba menjadi berwarna pink, Raiser lalu kaget melihat adegan ini begitu juga para tamu. mereka bertanya-tanya apa lagi yang akan di tunjukan oleh Luffy. Raiser melihat Luffy dengan kebingungan

'' Kali ini aku akan mengalahkan mu dengan cepat '' kata Luffy menatap Raiser

Raiser masih heran dengan tubuh Luffy yang berubah menjadi berwarna pink, Raiser lalu mengejek Luffy

'' Hahahahaha apa itu ! kenapa tubuh mu menjadi berwarna pink ? apakah kau mau menakuti ku ? '' kata Raiser dengan tertawa

Luffy sepertinya tidak peduli dengan perkataan Raiser, Luffy lalu mengangkat tangan kiri nya ke arah Raiser

'' Gomu-Gomu No... '' Luffy bersiap-siap menyerang Raiser

Raiser lalu melihat Luffy yang akan menyerang nya lalu tersenyum

'' Apakah kau ingin menyerang ku dengan jarak yang jauh ? '' ejek Raiser

Luffy tidak mendengarkan perkataan Raiser dia sekarang sedang bersiap-siap menyerang Raiser. Luffy lalu memajukan tangan kanan nya kedepan

'' Jet Pistol ! '' teriak Luffy

Tiba-tiba tangan kanan Luffy lalu memukul ke depan dengan kecepatan yang tak terlihat, Raiser lalu terhempas ke belakang dengan sangat cepat. para penonton pertama-tama terdiam kemudia mereka semua pun kaget

'' Apa tadi itu ! '' teriak salah satu orang tamu

Rias dan Sirzechs melihat ini tidak bisa mengucapkan kata-kata, Para Peerage Rias juga kaget

'' Apa yang terjadi barusan ? '' tanya Kiba tidak percaya

'' Kenapa Raiser tiba-tiba terpental ? '' Akeno juga tidak kalah kaget

Hanya Koneko yang terlihat agak tenang saat melihat ini, Koneko bisa melihat pukulan Luffy walaupun tidak secara jelas

'' Dia terkena pukulan Luffy senpai '' kata Koneko

Kiba, Akeno dan Sona lalu kebingungan dengan perkataan Koneko. Sona lalu menanyai Koneko tentang apa maksud nya

'' Apa maksud mu ? '' tanya Sona

'' Pukulan Luffy senpai terlalu cepat sehingga banyak yang tidak bisa melihat nya tapi aku masih bisa melihat nya sedikit '' kata Koneko sambil melihat Luffy

'' Begitu ya, aku semakin penasaran dengan anak itu '' kata Sona tambah penasaran dengan Luffy

Raiser sekarang lalu terbangun untuk melihat Luffy sambil memegang perutnya yang yang terkena Jet Pistol Luffy namun Raiser tidak melihat Luffy di depan nya

'' Dimana dia ? '' tanya Raiser kebingungan tiba-tiba Luffy menghilang

'' Jet Riffle ! ''

Tiba-tiba Luffy lalu memukul Raiser dari samping, Raiser lalu terpental ke samping karena di pukul oleh Luffy. Raiser lalu melihat kesamping untuk melihat Luffy tapi Luffy lagi-lagi menghilang

'' Sebenarnya apa yang terjadi ? '' tanya salah satu tamu kaget

'' Anak itu tiba-tiba menjadi cepat sekali '' kata salah satu tamu lagi

'' Aku penasaran dengan Sacred Gear nya ''

Raiser terus mencari Luffy tapi tidak menemukan nya, Raiser lalu mulai kesal

'' Dimana kau Mugiwara ?! '' teriak Raiser marah

'' Aku di sini '' tiba-tiba Luffy muncul dari depan Raiser sehingga mengagetkan Raiser

'' Gomu-Gomu No Jet Bullet ! '' Luffy lalu memuku Raiser dari depan. Lagi-lagi Raiser harus terpental ke belakang tapi Luffy belum selesai, Luffy lalu muncul dari atas Raiser dengan cepat

'' Gomu-Gomu No Jet Yari ! '' teriak Luffy lalu menendang Raiser ke bawah. Raiser harus merasakan sakit di punggung dan perutnya

'' Wow '' kata Sirzechs melihat kecepatan Luffy.

Rias juga tidak kalah kaget dengan kecepatan Luffy, Kecepatan Luffy seperti kecepatan Kiba akan tetapi sepertinya Luffy lebih cepat

Raiser lalu masih kesakitan karena di hajar terus oleh Luffy, Luffy lalu memegang kedua bahu Raiser dengan kedua tangan nya. Raiser lalu melihat ke atas untuk melihat Luffy yang sepertinya sedang bersiap-siap menyerang nya lagi

'' Gomu-Gomu No Missile ! '' Luffy lalu membanting dirinya ke Raiser

'' Gah ! '' Raiser lalu merasakan kesakitan saat Luffy membanting kan dirinya ke arah nya

Luffy lalu melompat menjauh dari Raiser yang masih kesakitan, walaupun Raiser memiliki Regenerasi tapi dia harus membutuhkan waktu

'' Sial ! '' geram Raiser merasakan sakit

Luffy menatap Raiser yang kesakitan dengan tatapan netral nya, Luffy merasa kalau Raiser tidak terlalu kuat tidak seperti Doflamingo

'' Sialan kau '' Raiser lalu terbangun

'' Kau masih ingin melawan ? '' tanya Luffy melihat Raiser

'' Aku akan menghancurkan mu ! '' Raiser lalu menerjang ke aran Luffy

'' Maaf kau tidak akan bisa '' kata Luffy yang sekarang sedang bersiap-siap menyerang Raiser lagi

'' Gomu-Gomu No Jet... '' Luffy bersiap-siap menyerang lagi, Raiser yang sudah tahu Luffy akan menyerang lagi merasa tidak peduli

'' Gatling Gun ! '' teriak Luffy

Dengan kecepatan tinggi Luffy lalu meninju ke arah Raiser dengan beruntun, Raiser kaget karena pukulan Luffy sangat cepat. Rasier lalu terkena pukulan Luffy dengan tidak berdaya

Luffy terus memukul Raiser dengan cepat tanpa ampun kepada Raiser yang sekarang tidak bisa kabur lagi dengan pukulan Luffy

'' Onii sama ! '' Ravel tidak tega melihat kakak nya di pukuli seperti itu

'' Gomu-Gomu No... '' Luffy lalu sedang bersiap-siap menyerang Raiser lagi '' Jet Bazzoka ! '' teriak Luffy yang memukul Raiser dengan kecepatan luar biasa

Raiser lalu terpental dengan sangat jauh ke belakang dengan sangat cepat dan menabrak dinding di belakang nya. Luffy belum selesai, Luffy lalu berlari menuju ke arah Raiser yang sekarang benar-benar tidak berdaya

'' Gomu-Gomu No... '' Luffy bersiap-siap menyerang Raiser

'' Tidak ! '' tiba-tiba terdengar sebuah suara wanita, Luffy lalu melihat ke samping. terlihat Ravel terbang menuju ke tempat Raiser dan berdiri membelakangi Raiser seperti ingin melindungi nya

'' Minggir ! '' kata Luffy yang sedang bersiap-siap menyerang Raiser

'' Tidak ! aku tidak akan membiarkan mu menyakiti Onii sama lagi '' kata Ravel melindungi Raiser

Luffy lalu berhenti di depan Ravel yang seperti nya akan menangis, Luffy melihat Ravel dengan kebingungan

'' Oh jadi dia kakak mu '' kata Luffy baru menyadari

'' Ya '' jawab Ravel masih melindung kakak nya

'' Oh baiklah '' kata Luffy

Ravel bingung dengan kata-kata Luffy karena, apakah berarti dia tidak akan menyerang lagi kakak nya

'' Hey kau ! '' Luffy lalu menunjuk ke arah Raiser, Raiser lalu melihat Luffy dengan kaget

'' Jika kau menyakiti teman ku lagi aku akan menghajarmu '' kata Luffy dengan tegas '' Dan jika kau mau bertarung lagi dengan ku, datanglah '' kata Luffy dengan tersenyum bangga

Raiser kaget mendengar kata Luffy sedangkan Ravel hanya kagum melihat Luffy yang begitu optimis

'' Pemenang nya adalah manusia bernama Luffy '' kata Sirzechs memberitahukan pemenang nya. Tiba-tiba area pertarungan seperti mau menghilang, Ravel lalu pergi sambil membawa kakak nya sedangkan Luffy sedang kebingungan

'' Kenapa ini ? '' tanya Luffy melihat area pertarungan yang akan menghilang

Dan area pun menghilang sehingga Luffy tidak mempunyai pijakan untuk berdiri, Luffy lalu terjatuh di sebuah lobang

'' Sial aku terjatuh ! '' teriak Luffy

Kemudian ada sesuatu yang memegang Luffy dari belakang agar dia tidak jatuh, Luffy lalu melihat ke belakang nya

'' Akeno '' kata Luffy melihat Akeno terbang memegang nya

'' Ara ara Luffy kun memang hebat '' puji Akeno setelah melihat pertarungan

'' Shishishi '' Luffy hanya tertawa merespon Akeno

'' Koneko ! '' Akeno lalu memanggil Koneko

'' Aku mengerti '' Koneko lalu memegang Luffy dan kemudian melempar Luffy ke arah Rias

'' Koneko apa yang kau lakukan ! '' teriak Luffy saat di lempar oleh Koneko

Luffy lalu merasa kalau dirinya akan jatuh lagi tapi sebelum jatuh Luffy lalu mendengar sebuah suara yang wanita

'' Luffy ! ''

Luffy lalu melihat ke belakang nya dan ternyata Rias sedang menuju ke arah nya dengan terbang, Luffy lalu tersenyum karena Rias baik-baik saja

'' Oh Rias '' sapa Luffy yang tidak tahu kalau dia sedang terjatuh

Rias lalu memegang Luffy sehingga Luffy tidak lagi terjatuh, Rias lalu terbang menuju ke sebuah tempat yang ada pijakan nya

'' Hampir saja '' kata Luffy setelah mendarat dengan halus

'' Luffy '' Rias lalu memeluk Luffy senang karena dia berhasil mengalahkan Raiser

Luffy hanya terdiam saat Rias memeluknya kemudian Luffy tersenyum melihat Rias sepertinya senang melihat nya, Rias terus memeluk Luffy cukup lama. Rias lalu memberhentikan aksi peluknya dan kemudian melihat Luffy dengan wajah merah

'' Maaf Luffy '' kata Rias dengan pipinya yang merah

'' Tidak apa-apa shishishi '' kata Luffy sambil tertawa

Rias hanya tersenyum melihat senyum Luffy yang manis

'' Apakah aku mengganggu ?

Luffy dan Rias lalu menyadari kalau ada seseorang melihat mereka, Rias dan Luffy lalu melihat ke samping

'' Onii sama '' Rias kaget melihat kakak nya

Sirzechs hanya tersenyum melihat adik nya yang terlihat kaget saat melihat nya, Sirzechs lalu melihat ke arah Luffy

'' Selamat Luffy kun '' kata Sirzechs

Luffy lalu tersenyum mendengar kata-kata Sirzechs. Sirzechs masih penasaran dengan Luffy, dia masih ingin bertanya banyak hal kepada Luffy tapi sepertinya itu akan merusak mood Rias yang sepertinya senang Luffy datang ke sini

'' Ini sebagai tanda selamat '' Sirzechs lalu memanggil sebuah Griffin yaitu makhluk berbadan singa denganberkapala rajawali dan memiliki sayap rajawali

'' Wah keren '' kata Luffy

Sirzechs hanya tersenyum melihat Reaksi Luffy yang gampang kagum dalam suatu hal yang unik

'' Apakah aku boleh memakan nya ? '' tanya Luffy dengan polos

Sirzechs dan Rias lalu sweatdrop dengan perkataan Luffy yang tiba-tiba ingin memakan Griffin itu. Griffin itu juga sweatdrop mendengar perkataan Luffy yang ingin memakan nya

'' Tidak, Griffin ini akan sebagai kendaraan kencan mu dengan Rias '' kata Sirzechs blak-blakan

Rias langsung memerah wajah nya saat mendengar kata kakak nya, dia tidak tahu apa dalam pikiran kakak nya ini

'' Kencan ? oh iya aku lupa kalau aku akan berkencan dengan Rias juga '' kata Luffy mengingat di kelas saat Luffy mengajak Rias untuk berkencan

'' Itu sungguh kebetulan '' kata Sirzechs. Sirzechs lalu melihat ke arah Rias yang masih memerah wajah nya. Luffy lalu menaiki Griffin itu untuk bersiap-siap berangkat

'' Ayo Rias '' kata Luffy mengajak Rias

Rias lalu menaiki Griffin itu dengan malu-malu, Sirzechs hanya tersenyum melihat adik nya yang sekarang pemalu itu

'' Rias ini kesempatan mu '' kata Sirzechs mengingat kan Rias

Rias lalu tambah malu dengan kata-kata kakak nya dan kemudian mengangguk mengerti dengan kakak nya. Sirzechs hanya tersenyum melihat adik nya itu

'' Ayo Rias '' kata Luffy tidak sabaran untuk terbang

'' Ya '' kata Rias

Griffin itu lalu terbang dengan tinggi menuju ke langit yang tinggi, Luffy lalu kelihatan nya bersemangat sekali untuk terbang. Sirzehcs melihat Griffin itu terbang jauh hanya tersenyum, Grayfia lalu muncul di samping Sirzechs

'' Apakah kau yakin tidak mengintrogasinya ? '' tanya Grayfia

'' Lain kali saja '' kata Sirzechs masih melihat Griffin itu terbang

Luffy kelihatan senang sekali saat terbang dengan menaiki Griffin itu, Rias sekarang sedang duduk di belakang Luffy yang sedang asik sendiri

'' Luffy '' panggil Rias

Luffy lalu berbalik melihat Rias yang memanggil nya, terlihat Rias yang sedikit malu melihat Luffy. Luffy heran melihat sikap Rias yang aneh

'' Ada apa Rias ? '' tanya Rias

'' Aku... '' Rias kelihatan sulit untuk mengucapkan kata-kata nya

Luffy kebingungan melihat Rias yang sepertinya ingin mengucapkan sesuatu tapi sepertinya sulit untuk di ucapkan

'' Aku... '' Rias masih sulit mengucapkan kalimat nya

'' Ada apa Rias ? jika kau mau mengucapkan sesuatu, katakan saja '' kata Luffy sambil tersenyum

Rias lalu tersenyum dengan kata Luffy dan kemudian Rias lalu mendekati Luffy, Luffy merasa aneh melihat Rias yang mendekati, nya tanpa di sadari Luffy Rias lalu mencium bibir Luffy. Luffy lalu kaget dengan apa yang di lakukan oleh Rias, Luffy hanya terdiam saat Rias masih mencium nya dan kemudian Rias lalu berhenti mencium Luffy

'' Aku mencintaimu '' kata Rias dengan rona merah di pipi

Luffy tidak bisa berkata apa-apa, dia hanya terdiam melihat Rias dengan tatapan netral nya sedangkan Rias hanya malu-malu melihat Luffy

'' Hah '' Hanya itu kata-kata yang keluar dari mulut Luffy

~X~

DI TEMPAT LAIN

Sekarang kita di sebuah kastil yang cukup besar dengan di samping nya banya pepohonan yang berwarna hijau dan di dalam kastil itu terdapat beberapa orang. Terdapat ada seorang wanita yang sedang duduk di sebuah kursi yang besar berwarna merah terang. wanita itu berciri-ciri berambut berwarna silver, tinggi badan rata-rata dan mata nya berwarna ungu

'' Yang mulia ! '' tiba-tiba ada seorang prajurit mendatangi wanita itu

Wanita itu lalu melihat perajurit itu dengan tatapan lembut dan tersenyum

'' Ada apa ? '' tanya wanita itu

'' Prajurit kita yang ada di dunia manusia telah di serang '' kata prajurit itu melaporkan

'' Di serang ? oleh siapa ? ''

'' Oleh prajurit Nighmare ''

'' Prajurit Nighmare ? '' Wanita itu lalu kaget mendengar prajurit Nighmare. dialah orang yang telah menyerang salah satu desa di kerajaan nya beberapa tahun yang lalu

'' Kalau begitu cepat kirim bantuan ke sana '' perintah wanita itu

'' Baiklah yang mulia '' Prajurit itu lalu pergi menuju ke pintu keluar untuk melakukan perintah dari Ratunya

Wanita itu lalu mendesah dengan kejadian hari ini yang begitu berat, Wanita itu lalu memanggil salah satu perajurit lagi

'' Ada yang bisa saya bantu yang mulia ? '' tanya prajurit

'' Apakah sudah ada kabar tentang Lily ? '' tanya Wanita itu

'' Mohon maaf yang mulia, sampai sekarang belum ada kabar dari Lily sama '' jawab prajurit itu dengan tunduk memohom maaf. wanita itu lalu mendesah lagi

'' Baiklah, kalau begitu usahakan mencari kabar Lily ''

'' Baik yang mulia '' prajurit itu lalu pergi meninggalkan wanita itu

Wanita itu sepertinya memang memiliki hari yang berat, wanita itu lalu berpikir untuk mengatasi masalah yang ada di kerajaan nya

'' Mama ! ''

Saat wanita itu sedang berpikir, ada sebuah suara yang memanggil nya. Wanita itu lalu melihat ke samping untuk melihat siapa yang memanggil nya. terlihat seorang gadis kecil sedang berlari menuju ke arah nya

'' Mama ! mama ! lihat ini '' kata Gadis kecil itu

Gadis kecil itu pun sampai di depan mama nya dan kemudian menunjukan sesuatu kepada wanita itu

'' Lihat ini aku menemukan sebuah bunga '' kata Gadis kecil itu

'' Wah cantik sekali, Lulu '' kata Wanita itu melihat bunga yang di temukan oleh anak nya

'' Hihihihihi, terima kasih mama '' tawa Gadis kecil itu

Wanita itu lalu mengelus kepala anak nya dengan lembut sambil tersenyum, Gadis kecil itu terlihat senang saat kepala nya di elus oleh ibu nya

'' Oh ya mama, mama bilang kalau aku akan bertemu papa kan ? '' tanya Lulu kepada ibu nya

'' Benar, kau akan bertemu dengan papa mu '' jawab Wanita itu

'' Hore ! '' teriak Lulu kelihatan nya senang saat mendengar kalau dia akan bertemu dengan Ayah nya '' aku tidak sabar lagi ! '' teriak nya

Wanita itu hanya tersenyum melihat anak nya yang begitu kelihatan senang saat akan bertemu dengan ayah nya

'' Apakah papa di dunia manusia ? '' tanya Lulu kepada ibu nya

'' Ya '' jawab Wanita itu kepada anak nya

Gadis kecil itu terus kelihatan melompat-lompat karena senang nya sedangkan ibu nya hanya melihat anak nya dengan tersenyum

'' Aku juga berpikir kalau Ayah mu sekarang sudah dewasa '' kata Wanita itu kepada anak nya

BERSAMBUNG

Akhir bab

Maaf jika agak lama Update nya karena sekarang saya sedang tidak enak badan, doa kan saja Author agar sehat-sehat saja : )

Di bab ini Luffy sudah mengalahkan Raiser, Luffy sepertinya terlalu kuat buat Raiser karena Luffy sudah melawan banya musuh yang kuat di dunia nya

Jika merasa kalau pertarungan nya kurang seru ya maaf karena Author tidak hebat dalam membuat adegan perkelahian tapi di bab ini saya usahakan kok : )

Untuk SilverBringer1 : Saya tidak akan membuat Luffy menjadi Iblis atau menjadi pelayan siapa pun karena kita tahu kalau Luffy tidak akan pernah tunduk kepada orang lain

Untuk sekali lagi, saya tidak akan membuat Luffy menjadi Iblis atau menjadi pelayan siapa pun karena kita tahu kalau Luffy adalah orang yang tidak mau tunduk ke orang lain

Dan untuk orang yang menanyai kenapa Rating fanfic ini M karena hanya untuk berjaga-jaga, kalian taulah apa maksud saya :V

Terima kasih yang sudah Review dan yang sudah baca

Jangan lupa untuk Tinggalkan Review agar saya tetap semangat, dan jika masih ada pertanyaan, Saran atau yang lain nya kalian bisa Review

Sampai jumpa di bab berikut nya

Salam Author