Disclaimer : Eiichiro Oda & Ichiei Ishibumi

warning :non canon, dll


HARI YANG TENANG

DI SEBUAH TEMPAT YANG JAUH

'' Kyaaa ! ''

Terdengar sebuah suara seorang wanita yang sepertinya sedang ketakutan oleh sesuatu, di sebuah hutan terdapat seorang wanita yang sedang berlari dari sesuatu

'' Tolong ! '' kata wanita itu yang meminta tolong

Wanita itu terus berlari dari sesuatu, sesekali dia melihat ke belakang untuk melihat makhluk yang mengejar nya

'' Grrrr ''

Terdengar suara dari makhluk yang mengejar nya, wanita itu terus berlari sambil meminta pertolongan tapi tidak ada yang datang menolong nya. Wanita itu lalu mulai kelelahan karena terus berlari dari tadi karena di kejar oleh makhluk itu

'' Huft huft, aku lelah '' kata Wanita itu yang sepertinya stamina nya sudah mulai habis

Makhluk itu lalu mulai mendekati Wanita itu dari belakang, wanita itu sekarang benar-benar sudah kelelahan dan tidak bisa berlari lagi. Wanita itu lalu melihat ke belakang nya untuk melihat Makhluk itu dan ternyata makhluk itu adalah monster yang mengejarnya

'' Jangan mendekat ! '' teriak wanita itu sekarang benar-benar ketakutan

Terlihat monster itu tidak sendiri, monster itu memiliki banyak teman di belakang nya dan sepertinya sedang bersiap-siap menyerang gadis malang itu

'' Tidak jangan mendekat ! '' teriak Wanita itu

Monster itu tetap saja mendekati Wanita itu yang sepertinya tidak punya harapan lagi untuk lari, Wanita itu berharap kalau ada seseorang yang akan menolong nya akan tetapi sepertinya itu tidak akan mungkin karena dia ada di sebuah hutan yang cukup jauh dari tempat pemukiman

'' Tidak ! '' kata Wanita itu sambil menangis ketakutan

Monster itu lalu menerjang Wanita itu berniat untuk menyerang nya, Wanita itu juga sepertinya sudah pasrah sambil menutupi matanya dengan kedua lengan nya sambil menangis

CRUSH !

Tanpa di sangka oleh Wanita itu yang sepertinya sudah pasrah tiba-tiba ada anak panah langsung mengenai kepala Monster itu yang sepertinya tidak menyangka kalau ada seseorang yang akan menolong Wanita itu

Wanita itu kaget karena tidak menyangka kalau dia selamat dari terjangan Monster yang akan memakan nya, Wanita itu lalu melihat siapa yang telah menolong nya

'' Kau tidak apa-apa ? ''

Wanita itu melihat seorang Wanita yang membawa sebuah panah, Wanita itu kaget karena mengetahui siapa Wanita itu sebenarnya, Wanita itu berpakaian hijau, berambut putih dan mata hijau

'' Nona Artemis '' kata Wanita itu kaget melihat Artemis

Artemis hanya tersenyum melihat Wanita itu sepertinya merasa aman karena kedatangan nya, Artemis lalu melihat ke arah para Monster itu yang sepertinya ketakutan karena Artemis berhasil membunuh salah satu teman nya

'' Cepat sembunyi '' suruh Artemis kepada Wanita itu

Wanita itu lalu berlari mencari tempat persembunyian, Monster itu lalu melihat ke arah Artemis yang sepertinya siap-siap melenyapkan mereka

'' Aku sangat benci terhadap makhluk yang hanya menyerang Wanita '' kata Artemis yang kemudian memanahkan salah satu anak panah nya kepada salah satu Monster itu.

Salah satu monster lalu terkena panahan dari Artemis dan langsung mati, Artemis lalu melihat salah satu teman monster yang akan menyerang nya, Artemis dengan singgap langsung menghindar ke samping

'' Jangan terlalu berharap, Monster '' kata Artemis mengejek Monster itu

Artemis lalu menggunakan anak panah lain nya dan memanah nya sehingga monster itu pun juga langsung tergeletak tidak berdaya. Artemis lalu melihat ke para Monster yang tersisa

'' Apakah kalian Ingin bergabung dengan teman kalian ? '' ejek Artemis

Para Monster itu hanya menggeram mendengar ejekan Artemis, para Monster itu lalu pergi melarikan diri. Artemis melihat mereka dengan tatapan sinis karena mereka semua ternyata pengecut

'' Cih dasar pengecut '' Artemis lalu melihat ke dalam hutan untuk mencari Wanita itu '' Hey keluarlah ! sudah aman '' teriak Artemis memberitahu Wanita itu agar keluar dari tempat persembunyian nya

Wanita itu lalu keluar dari balik bebatuan yang besar sambil melihat Artemis dengan senang karena menyelamatkan nya

'' Nona Artemis apakah anda baik-baik saja ? '' tanya Wanita itu

'' Aku baik-baik saja '' kata Artemis sambil tersenyum

Wanita itu lalu sudah sampai di depan Artemis sambil tersenyum karena Artemis sudah menolong nya. Artemis lalu melihat ke mayat para Monster yang telah di bunuh nya

'' Kenapa kau bisa di serang oleh para monster itu ? '' tanya Artemis sambil menunjuk ke para mayat Monster yang telah ia bunuh

'' Aku tidak tahu, saat aku pergi ke hutan untuk mencari tumbuhan obat tapi saat aku mencari tumbuhan itu aku tiba-tiba di serang oleh mereka, padahal hutan di dekat desa seharusnya sangat jarang di temukan Monster '' kata Wanita itu memberitahu

'' Begitu ya ''

Artemis lalu berpikir mengenai Monster itu, belakangan ini para Monster sudah menyerang beberapa penduduk di dekat desa

'' Apakah kau terluka ? '' tanya Artemis

Wanita itu lalu terlihat kebingungan saat di tanya oleh Artemis, Artemis lalu melihat ke lengan nya yang sepertinya terluka. Artemis mendesah

'' Kau tidak perlu gugup seperti itu untuk meminta bantuan Dewi seperti ku '' kata Artemis

Wanita itu hanya tersenyum malu karena begitu gugup saat di depan seorang Dewi karena sangat jarang seseorang bertemu dengan seorang Dewi

'' Nona Artemis ! ''

Saat Artemis mengobrol dengan Wanita itu itu, terdengar sebuah suara mememanggil Artemis, Artemis lalu melihat asal suara itu. Ternyata para Huntress lalu yang memanggil nya

'' Apakah Nona Artemis baik-baik saja ? '' tanya salah satu Huntress

'' Aku baik-baik saja '' jawab Artemis '' cepat bawa Wanita itu ke camp dan obatin dia '' suruh Artemis kepada para Huntress

'' Baik nona '' kata Huntress menuruti Artemis

'' Ayo '' ajak Huntress kepada Wanita yang telah di selamatkan oleh Artemis

Wanita itu itu lalu pergi bersama para Huntress ke camp mereka, Artemis masih berpikir tentang para Monster yang semakin ganas belakangan ini. apakah ada sesuatu yang membuat mereka seperti itu. Artemis lalu berencana untuk memberitahu ini ke Olympus

'' Sebaiknya aku harus melaporkan ini '' kata Artemis

Artemis lalu pergi menuyusul para huntress ke camp dan kemudian melaporkan ini ke Olympus, Artemis juga berharap kalau ini bukanlah masalah yang besar

~X~

DI TEMPAT YANG DI KENAL

Sekarang kita berada di sebuah rumah yang pasti di kenal. dimana rumah itu adalah tempat tinggal pahlawan kita walaupun dia tidak mau di panggil pahlawan

Di dalam kamar terlihat ada Luffy yang sepertinya sedang tertidur dengan selimut yang menutupi tubuh nya dan Luffy sepertinya tertidur dengan pulas. Luffy merasa lelah sekali semalam karena harus bertarung dengan salah satu Iblis bangsawan

Luffy lalu terbangun karena sudah merasa sudah puas tidur walaupun Luffy selalu saja tidur cukup lama, apakah Luffy sudah terbiasa terbangun setiap pagi karena Ayano selalu membangunkan nya

'' Hoam '' Luffy menguap '' Sudah pagi rupanya ''

Luffy lalu melihat kamar nya untuk mengingat tadi malam yang begitu luar biasa bagi Luffy, Luffy mengingat kalau dia menyelamatkan Rias dari pesta pernikahan dan mereka pun terbang menggunakan seekor burung aneh dan pulang ke rumah dengan menggunakan sihir teleport Rias

'' Tunggu ! makhluk itu burung atau singa ? '' Luffy lalu kebingungan mengingat makhluk itu

Luffy lalu tidak menyadari kalau ada seseorang di dalam selimut nya, Luffy lalu penasaran melihat ada seseorang di dalam selimut nya. Luffy lalu membuka selimut itu untuk melihat siapa yang ada di dalam selimut itu

'' Rias '' kata Luffy saat melihat siapa yang ada di dalam selimut

Terlihat Rias yang sedang tertidur dengan pulas namun Luffy menyadari kalau Rias tidak memakai pakaian apapun yang menutupi tubuh nya. Rias lalu terbangun dari tidur nya dan kemudian langsung memasang posisi duduk

'' Hoam, selamat pagi Luffy kun '' kata Rias sambil mengucek-ucek matanya lalu melihat Luffy yang menatap nya dengan netral

'' Selamat pagi Rias '' sapa Luffy dengan tersenyum

Rias menatap Luffy dengan tersenyum manis karena mengingat tadi malam dimana Luffy dengan gagah menghadapi Raiser yang di sebut-sebut sebagai salah satu Iblis bangsawan, Rias lalu merasa kalau dia harus menanyai Luffy tentang siapa dia sebenarnya

'' Luffy '' panggil Rias

'' Ada apa Rias ? '' tanya Luffy

'' Sebenarnya kau ini siapa ? '' tanya Rias dengan rasa ingin tahu

'' Aku Monkey D Luffy '' kata Luffy

Rias hanya tersenyum saat Luffy mengenal kan dirinya padahal Rias sudah tahu kalau dia sudah mengetahui namanya

'' Aku tahu nama mu Luffy tapi maksud ku adalah siapa kau sebenarnya ? '' tanya Rias lagi

Luffy lalu berpikir tentang cara menjelaskan ini kepada Rias, Luffy merasa pusing jika harus menjelaskan tentang dunia nya yaitu dunia bajak laut

'' Sebenarnya... ''

Sebelum Luffy menyelesaikan kata-kata nya, Luffy lalu mencium sebuah bau yang sangat nikmat. bau ini membuat Luffy merasa bersemangat

'' Makanan ! '' teriak Luffy

Luffy lalu bangung dari tempat tidur dan kemudian langsung berlari ke bawah menuju dapur dimana bau itu berasal. Rias hanya menatap pintu keluar yang Luffy terobos dengan tatapan kebingungan

Luffy sedang berlari di tangga sedang menuju ke arah dapur, Luffy lalu berbelok ke arah dapur dengan bersemangat. Luffy lalu sampai di depan dapur yang sedang bersiap-siap masuk ke dalam

'' Makanan ! '' teriak Luffy lalu masuk ke dalam

Reynare, Mittelt dan Kalawarner kaget saat mendengar suara Luffy, lalu kemudian mereka senang saat mendengar suara Luffy begitu juga Ayano yang sedang memasak sesuatu

Kalawarner, Reynare dan Mittel lalu berbalik badan untuk melihat Luffy '' Selamat pagi Luffy sa- ''

Sebelum mereka menyelesaikan kata-kata mereka, mereka kaget saat berbalik. terlihat Reynare dan kedua malaikat jatuh sedang memakai muka kaget lalu kemudian wajah mereka berubah menjadi merah

'' Selamat pagi Luff- ''

Ayano juga langsung kaget saat berbalik melihat Luffy yang menatap mereka dengan tatapan bingung. Ayano lalu menutupi wajah nya saat melihat Luffy membuat Luffy tambah bingung

'' Ada apa dengan kalian ? '' tanya Luffy

'' Luffy sama... itu.. '' Mittelt mencoba menjelaskan

'' Ano...itu... '' Reynare juga sepertinya ingin memberitahu

'' Ada apa ? '' tanya Luffy tambah bingung

'' Luffy... dimana... '' Ayano juga sepertinya juga kesusahan saat menjelaskan sesuatu

Luffy merasa jengkel dengan keempat teman nya itu, mereka mencoba memberitahu nya akan tetapi sepertinya ada sesuatu yang membuat mereka tidak bisa berbicara dengan normal

'' Sebenarnya ada apa dengan kalian ? '' tanya Luffy

'' DIMANA PAKAIAN MU LUFFY ! '' Ayano lalu berteriak ke arah Luffy sambil menunjuk ke arah Luffy

Luffy lalu heran dengan kata Ayano, Luffy lalu melihat dirinya sendiri untuk memastikan tubuh nya dan yang benar saja, Luffy tidak memakai apa pun untuk menutupi tubuh nya

'' Wah ternyata aku telanjang '' kata Luffy dengan tenang

PANG !

Luffy lalu merasakan kalau kepala nya telah terkena sesuatu yang sangat keras sehingga membuat Luffy terjatuh ke belakang

'' PAKAI PAKAIAN MU BODOH ! '' teriak Ayano dengan marah sambil malu

Luffy lalu terlentang tidak berdaya saat sebuah panci mengenai kepala nya, Luffy lalu langsung pingsan. seluruh orang di dapur lalu kebingungan dengan Luffy

'' Apakah anda terlalu berlebihan Ayano sama ? '' kata Mittelt melihat Luffy pingsan

Ayano hanya memasang wajah kebingungan ditambah khawatir saat melihat Luffy yang sepertinya pingsan.

'' Luffy ! ''

Ayano dan yang lain nya lalu mendengar sebuah suara, Suara itu tidak asing bagi Ayano karena sepertinya Ayano mengenali suara itu

'' Luffy apakah kau tidak apa-apa ? ''

Terlihat Rias sedang memegang tubuh Luffy untuk yang sepertinya sedang pingsan terlihat dari mata Luffy yang berputar-putar

'' Gremory san ? ''

Ayano kaget saat melihat Rias ada di rumah nya begitu juga ketiga malaikat jatuh di situ, Ketiga malaikat jatuh itu lalu menyadari kalau Rias adalah Iblis dan kemudian mereka sedang bersiap-siap berubah menjadi mode malaikat jatuh mereka

'' Sedang apa kau di sini ? '' sambung Ayano saat melihat Rias

Rias lalu melihat Ayano yang sepertinya ke bingungan dengan kejadian ini, lalu terbangun dengan senyum mewarnai bibirnya. Ayano menatap Rias tambah kebingungan

'' Baiklah aku akan jelaskan '' kata Rias dengan tersenyum

Ayano lalu melihat tubuh Rias yang tidak memakai apa pun sehingga menampakan tubuh dan payudara nya yang besar

'' Aku akan menjelaskan segalan... ''

Tanpa di sadari oleh Rias ada sebuah panci melayang ke arah nya dan kemudian mengenai kepala nya dan seketika Rias lalu pingsan di sebelah Luffy

'' PAKAI PAKAIAN MU ! '' teriak Ayano dengan marah

Reynare dan yang lain nya menatap Ayano dengan ketakutan, sedangkan Ayano sepertinya sedang marah bercampur dengan kesal

'' Di rumah ini dilarang melakukan hal mesum ! '' teriak Ayano

Teriakan Ayano sangat keras sehingga para tetangga mendengar suara itu

SKIP TIME

Terlihat sekarang Luffy dan Rias sedang duduk di meja makan setelah memakai pakaian sekolah Kouh dengan rapi. Luffy sedang memakan makanan buatan Ayano sedangkan Rias sedang berbicara dengan Ayano dan yang lain nya

'' Jadi Luffy berhasil mengalahkan Iblis bangsawan itu '' kata Ayano

''Benar, Raiser kalah saat melawan Luffy '' kata Rias kagum dengan kekuatan Luffy

'' Sepertinya Iblis bangasawan itu merasakan akibat dari kesombongan nya '' kata Reynare

'' Bukankah kau juga sombong saat kita pertama kali berjumpa Reynare '' kata Luffy yang sedang menghentikan kegiatan makan nya

Reynare hanya malu saat mendengar perkataan Luffy yang benar, Reynare juga sombong saat pertama kali berjumpa dengan Luffy karena Luffy adalah manusia

'' Dan nasib mu juga sama dengan Iblis bangsawan itu '' ejek Ayano dengan santai

Reynare menatap Ayano dengan cemberut, sedangkan Rias hanya tertawa melihat mereka. Rias lalu menatap Luffy sedang melanjutkan makanan nya dengan cepat

'' Jadi kau ini dari keluarga Gremory ya ? '' tanya Kalawarner

Reynare lalu melihat ke arah Rias yang dulu sepertinya dia sangat ingin membunuh nya dan Mittelt tapi karena Luffy merasa nyaman dengan orang ini maka Reynare hanya menerima dengan pasrah

'' Bukankah kalian yang menawan Asia di gereja ? '' Rias baru menyadari mereka

Ketiga malaikat jatuh itu hanya menatap Rias dengan tatapan tajam, Ayano menyadari ini lalu kebingungan karena akan terjadi pertempuran antara malaikat jatuh dan Iblis di rumah nya

'' Luffy lakukan sesuatu '' kata Ayano kepada Luffy yang sedangn asik memakan makanan nya

Luffy lalu melihat Rias dan ketiga malaikat jatuh itu yang sedang menatap satu sama lain dengan tajam, Luffy lalu berpikir agar mereka bisa akur

Rias masih menatap Reynare dan teman nya dengan tatapan tajam karena sudah melukai Asia sedangkan Reynare menatap Rias dengan tajam karena sudah melukai Mittelt

'' Hey kalian lihat ini ''

Rias, Ayano dan yang lain nya lalu melihat ke arah Luffy yang telah memanggil mereka, terlihat Luffy sedang membuat sesuatu dengan makanan nya. Luffy sedang membuat sebuah boneka salju dengan nasi walaupun bahan nya dari nasi tapi itu sangat terlihat dengan boneka salju sungguhan

'' Lihat ini, keren kan '' kata Luffy dengan bangga

PANG !

Terdengar suara benturan antar kepala Luffy dengan sebuah centong besi, pelaku pemukulan itu adalah Ayano

'' Jangan bermain-main dengan makanan ! '' kata Ayano dengan marah

'' Maaf '' kata Luffy sambil memegang kepala nya yang benjol bekas pukulan dari Ayano

Rias dan ketiga malaikat jatuh itu lalu tertawa terbahak-bahak melihat tingkah Luffy yang begitu konyol. Luffy lalu tersenyum senang karena mereka akhirnya bisa akrab dan sekarang mereka tertawa bersama-sama.

Ayano pun sadar dengan apa yang di lakukan Luffy, Ayano tidak berpikir kalau Luffy akan melakukan ini agar Rias dan para malaikat jatuh berhenti menatap satu sama lain seperti ingin berkelahi. Rias lalu berhenti dari tertawa nya

'' Jadi apakah kalian sudah mengetahui Luffy yang sebenarnya ? '' tanya Rias kepada Ayano dan yang lain nya. Ayano dan yang lain nya lalu tersenyum mendengar pertanyaan Rias

Ayano lalu menjelaskan tentang Luffy yang sebenarnya, mulai dari Luffy kecil, bertemu dengan Shanks, menjadi bajak laut, tentang pemerintah dunia, tentang Buah Iblis, tentang Haki dan tentang bangsawan dunia

Rias kaget saat mendengar cerita Ayano, pertama-tama dia tidak percaya namun dia mulai percaya dengan apa yang di ceritakan oleh Ayano

'' Seperti itu lah Gremory san, aku mengerti jika kau tidak percaya dengan apa yang kukatakan tapi ini lah yang sebenarnya tentang Luffy '' kata Ayano

Rias lalu berpikir tentang Luffy yang sebenarnya, dia pertama-tama tidak percaya tapi kemudian dia mulai tenang dan mulai mempercayai semua nya

'' Jadi Luffy adalah Bajak Laut yang berbahaya '' kata Rias

'' Benar, dia adalah salah satu bajak laut yang berbahaya '' jawab Ayano

'' Dan tentang buah Iblis ini, aku tidak terlalu mengerti akan tetapi mereka cukup menarik '' kata Rias dengan merasa penasaran

'' Begitu lah, kami juga berpikiran seperti itu '' kata Ayano setuju dengan Rias

Rias lalu berpikir untuk memberitahukan tentang ini kepada kakak nya karena ini akan menjadi sangat menarik bagi para Iblis di Underworld terutama para Maou

'' Terima kasih Ayano karena sudah menceritakan semuanya '' kata Rias berterima kasih

Ayano hanya tersenyum saat Rias berterima kasih dengan nya, itu membuat Ayano merasa dekat dengan Rias

'' Hm Ayano sama bukankah anda harus pergi ke sekolah ? '' tanya Mittelt

Ayano kaget karena saat nya akan pergi ke sekolah, Ayano lalu menatap Rias dan Rias pun mengangguk mengerti. Rias lalu menarik Luffy

'' Tunggu sebentar '' Luffy belum sempat menghabiskan makanan nya

'' Nanti saja, kau bisa melanjutkan makan mu di kantin '' kata Rias sambil menarik Luffy

'' Tidak ! '' kata Luffy lebay kepada makanan nya

~X~

DI SEKOLAH

Luffy dan yang lain nya lalu sampai di sekolah dengan berlari dengan sangat cepat, Luffy tidak terlalu merasakan dampak kelelahan begitu juga Rias namun tidak bagi Ayano yang manusia biasa

Ayano sekarang sedang menarik nafas karena kelelahan berlari, Ayano lalu merasa apakah cuma dia manusia biasa di sini

'' Apakah cuma aku manusia biasa di sini ? '' kata Ayano kesal karena cuma dia yang kelelahan

'' Aku manusia '' kata Luffy. Ayano lalu menatap Luffy dengan cemberut

'' Kau bukan manusia biasa Luffy '' kata Ayano dengan cemberut

'' Aku rasa juga begitu shishishishi '' kata Luffy sambil tertawa

Ayano hanya menatap Luffy dengan cemberut karena sifat Luffy yang kanak-kanak itu, Rias hanya tertawa melihat interaksi antara Luffy dan Ayano

'' Aku tidak tahu kalau Ayano begitu perhatian dengan mu Luffy kun '' kata Rias dengan tersenyum

Ayano lalu melihat Rias dengan cemberut lalu kemudian tersenyum, Ayano merasa saat nya memberitahukan siapa dirinya bagi Luffy

'' Tentu saja, aku adalah orang yang menjaga nya selama ini '' kata Ayano dengan bangga

Rias mendengar Ayano pertama kaget karena tidak tahu kenapa Ayano menjadi begitu sombong saat memberitahukan dirinya bagi Luffy

'' Oh benarkah '' Rias lalu tersenyum merasa tertarik dengan godaan Ayano

'' Ya, aku yang memandikan nya, memberikan nya makan, dan membangukan nya setiap hari '' kata Ayano dengan bangga

'' Oh menurutku batas hubungan mu dengan Luffy hanya sebatas kakak dan adik '' kata Rias dengan tersenyum

Ayano kaget dengan perkataan Rias, memang benar kalau hubungan nya dengan Luffy sebatas dengan kakak dan adik

'' Memang benar sih '' kata Ayano pasrah

'' Jadi aku masih memiliki kesempatan untuk menjadi istri Luffy '' kata Rias dengan blak-blakan

Ayano lalu merasa kalau jantung nya akan lepas saat Rias akan memberitahukan kalau dia akan menjadi Istri Luffy. Ayano merasa terganggu dengan perkataan Rias yang blak-blakan itu

'' Menurutku itu tidak akan terjadi '' kata Ayano dengan tegas

Rias lalu kaget juga dengan perkataan Ayano yang tiba-tiba menolak Rias agar menjadi Istri Luffy

'' Memang nya kenapa ? '' tanya Rias

'' Karena aku lah yang mengurus Luffy, jadi Luffy tidak perlu mempunyai seorang Istri '' kata Ayano dengan percaya diri. Rias bingung dengan perkataan Ayano

'' Sial aku terpancing '' kata Ayano dalam hatinya

'' Kalau cuma itu sepertinya tidak cukup, Luffy juga butuh yang nama nya tugas seorang Istri yang sebenarnya '' kata Rias menggoda Ayano

Ayano lalu kaget dengan kata-kata Rias, Ayano lalu mengerti dengan apa yang dimaksud dengan Rias

'' Maksud mu adalah... '' Ayano lalu mulai memerah

Rias tersenyum melihat wajah Ayano yang memerah dengan jelas, Luffy melihat Ayano hanya bingung karena tidak mengerti dengan apa yang di bicarakan oleh Rias dan Ayano

'' Kalian sedang membicarakan tentang apa ? '' tanya Luffy

'' Kami sedang membicarakan tentang dirimu, Luffy kun '' kata Rias

Luffy hanya bingung dengan perkataan Rias, Luffy lalu melihat Ayano yang dari tadi terlihat masih saja merah wajah nya

'' Ada apa dengan mu Ayano ? '' tanya Luffy

'' Oh aku tidak apa-apa Luffy '' kata Ayano dengan berusaha menyembunyikan ekspresi malu nya

'' Sebaiknya kita ke kelas '' kata Luffy mengingatkan

'' Kau benar ''

Ayano lalu pergi meninggalkan Luffy dan Rias dengan wajah yang masih memerah, Luffy hanya bingung dengan sikap Ayano yang tiba-tiba berubah

'' Ada apa dengan nya ? '' tanya Luffy kepada Rias

'' Entahlah, tapi sepertinya dia sedang memikirkan sesuatu yang penting '' kata Rias dengan tersenyum

Luffy lalu hanya mengangguk mengerti dengan Rias, Luffy berpikir kalau Ayano adalah orang yang sibuk karena sering membantunya, jadi Luffy berpikir kali ini dia akan membantu Ayano

'' Sebaiknya kita ke kelas juga, Luffy kun '' kata Rias

'' Oh kau benar ''

Luffy dan Rias lalu pergi menuju ke kelas mereka, Luffy dan Rias sedang dalam perjalan ke kelas mereka. Luffy kelihatan bersemangat karena akan bertemu dengan Akeno dan yang lain nya. Saat mereka sedang dalam perjalanan mereka lalu bertemu dengan Katase dan Murayama, Luffy yang melihat mereka lalu menyapanya mereka

'' Hey Katase, Murayama ! '' sapa Luffy kepada mereka

Katase dan Murayama lalu mendengar teriakan Luffy, mereka lalu melihat Luffy. Katase dan Murayama lalu merasa kesal saat Luffy memanggil mereka di tambah Luffy sepertinya sedang berjalan menuju mereka

'' Hey apa kabar kalian ? '' tanya Luffy

Katase dan Murayama hanya diam saja tidak menjawab Luffy, mereka menatap Luffy dengan tatapan kesal

'' Kenapa kau memanggil kami ? '' tanya Murayama dengan kesal

'' Memangnya kenapa ? '' tanya Luffy bingung

'' Dengar ya, kami tidak menyukaimu dan kami sangat benci dengan orang mesum seperti mu '' kata Katase dengan tegas

'' Benarkah ?

Katase dan Murayama tidak menyadari kalau ada seseorang di belakang mereka, Katase dana Murayama lalu berbalik untuk melihat siapa yang berbicara

'' Aika san ''

Ternyata Aika lah yang berbicara di belakang mereka, Aika hanya tersenyum melihat Katase dan Murayama kaget, Aika lalu melihat Luffy

'' Halo Mugiwara kun '' sapa Aika

'' Hey Aika '' sapa Luffy balik

Aika hanya tersenyum saat Luffy membalas sapaan nya, Katase dan Murayama lalu mulai kesal karena di abaikan oleh Luffy

'' Jangan abaikan kami ! '' teriak mereka marah

Luffy hanya bingung dengan mereka, tadi mereka marah karena menyapa mereka sekarang mereka kelihatan marah karena Luffy tidak berbicara dengan mereka

'' Kenapa kalian marah ? '' tanya Luffy

'' Karena kau mengabaikan kami ! '' kata mereka berdua dengan marah

Aika hanya tertawa kecil melihat Murayama dan Katase yang marah sedangkan Luffy kelihatan kebingungan

'' Ada apa ini ? ''

Rias lalu datang menghampiri mereka berempat, Katase dan Murayama lalu kaget karena Luffy bersama Rias

'' Rias sama '' kata mereka berdua kaget

'' Oh kalian rupanya '' kata Rias melihat Katase dan Murayama

'' Sedang apa anda ? '' tanya Katase

'' Sedang apa ? tentu saja aku sedang bersekolah '' jawab Rias

'' Bukan itu maksud saya, maksud saya adalah sedang apa anda bersama orang mesum ini '' kata Katase sambil menunjuk Luffy

Luffy yang di tunjuk oleh Katase hanya menatap nya dengan netral tanpa emosi apa pun, Rias kelihatan kaget saat Katase memanggil Luffy dengan panggilan mesum

'' Mesum ? '' tanya Rias

'' Dia adalah orang mesum di sekolah ini '' kata Katase

'' Benar, dia adalah orang yang sangat berbahaya sebaiknya anda menjauh dari nya '' sambung Murayama

Rias lalu menatap Luffy yang sepertinya kebingungan dengan perkataan dari Katase dan Murayama, lalu kemudian dia tersenyum

'' Tenang saja dia bukan orang mesum '' kata Rias mencoba meyakinkan Katase dan Murayama

'' Itu benar '' Aika setuju dengan Rias '' Justru kalian lah orang yang mesum '' sambung Aika

Katase dan Murayama lalu kaget dengan perkataan Rias dan Aika karena mendukung Luffy, ditambah lagi Aika malah menuduh mereka mesum

'' Apa maksud mu Aika san ?! '' kata Katase yang kelihatan marah tetapi sebenarnya malah malu

'' Bukankah perkataan ku itu benar '' kata Aika dengan tersenyum

Mereka berdua tidak bisa mengucapkan sebuah kata-kata lagi, Katase dan Murayama lalu melihat Luffy dengan wajah yang merah malu

'' Awas saja kami akan membalasmu ''

Luffy hanya kebingungan dengan kata-kata Katase dan Murayama, Murayama dan Katase lalu pergi berlari ke kelas mereka dengan malu. Luffy hanya menatap mereka dengan kebingungam karena tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi

'' Sebenarnya kenapa mereka ? '' tanya Luffy bingung

Rias tersenyum melihat Katase dan Murayama yang begitu malu saat mendengar perkataan Aika, Aika lalu menatap Rias yang kelihatan nya senang

'' Jadi apakah kau senang Rias chan '' kata Aika

Rias lalu hanya memasang wajah tersenyum saja ke arah Aika, Aika lalu memegang kacamatanya sambil melihat Rias

'' Wah sepertinya payudara mu semakin besar saja '' kata Aika sambil melihat payudara Rias

Rias kaget dengan perkataan Aika lalu kemudian tersenyum nakal ke arah Aika

'' Ya begitulah, tapi kenapa payudara mu selalu saja kecil '' ejek Rias

Aika hanya tersenyum dengan perkataan Rias tentang payudara nya, Luffy dari tadi hanya menatap mereka dengan kebingungan

'' Bukankah kita harus ke kelas ? '' kata Luffy

Rias dan Aika lalu manyadari kalau Luffy benar, ini sudah saat nya masuk ke dalam kelas.

'' Kalau begitu Sampai jumpa RIas chan, Mugiwara kun '' Aika lalu pergi meninggalkan Luffy dan Rias. Luffy dan Rias hanya melihat Aika pergi ke kelas nya

'' Ayo Luffy '' ajak Rias

Luffy pun mengikuti Rias dari belakang menuju ke kelas mereka, Luffy dan Rias tidak tahu kalau ada yang memerhatikan mereka dari belakang

SKIP TIME

Luffy dan Rias sekarang sedang munuju ke club mereka setelah jam belajar sudah selesai, Luffy mengikuti Rias dari belakang

'' Aku tidak sabar untuk melihat Akeno dan yang lain nya '' kata Luffy

Rias lalu tersenyum saat mendengar Luffy, para Peerage nya mungkin penasaran siapa Luffy sebenarnya

'' Ya, mereka juga pasti tidak sabar untuk melihat mu Luffy '' kata Rias

Luffy hanya tersenyum karena berpikir kalau Akeno dan lain nya merasa penasaran dengan kekuatan nya

Rias dan Luffy pun sampai di bangunan club penelitian ilmu gaib, Rias dan Luffy lalu langsung masuk ke dalam bangunan tanpa mengetuk. mereka lalu sampai di depan ruang tamu, Rias lalu mengetuk pintu untuk membertahukan kalau mereka sudah datang. Pintu lalu di buka oleh Akeno

'' Ara Bucho dan Luffy kun rupanya '' kata Akeno melihat Rias dan Luffy

'' Hey Akeno '' sapa Luffy

'' Bucho, aku ingin memberitahu sesuatu '' kata Akeno. Rias lalu penasaran dengan Akeno

'' Memberitahu apa ? '' tanya Rias

'' Hari ini kita kedatangan tamu '' kata Akeno

'' Tamu ? '' Rias kebingungan karena sangat jarang mereka memiliki seorang tamu di club mereka

'' Baiklah aku akan melihat siapa tamu itu ''

Akeno lalu mempersilahkan Rias dan Luffy masuk ke dalam, di dalam Rias bisa melihat semua anggota Peerage nya. namun Rias juga menyadari kalau ada dua orang asing di dalam

Kedua orang itu memakai sebuah jubah hitam menutupi tubuh mereka sehingga Rias tidak bisa me identifikasi siapa kedua orang itu

'' Jadi kau Rias Gremory ya ? '' kata salah satu orang itu

'' Benar '' jawab Rias sambil tersenyum

'' Kita harus membicarakan sesuatu hal yang penting '' kata orang

Rias dan para Peerage hanya menatap kedua orang asing itu dengan tatapan penasaran sedangkan Luffy terlihat kebingungan melihat kedua orang itu

'' Mereka siapa ? '' tanya Luffy

~X~

DI TEMPAT YANG JAUH

Di tempa yang jauh di mana terdapat sebuah tempat yang begitu hancur seperti ada sebuah pertarungan, di tempat itu ada satu wanita yang sedang menghadapi beberapa tentara. namun terlihat kebanyakan tentara itu sudah banyak kalah

'' Kalian terlalu cepat untuk menghadapi ku '' kata Wanita itu

'' Cih tidak kusangka Dewi naga seperti dia begitu kuat '' kata salah satu perajurit

'' kita harus bagaimana Rex sama ? '' tanya salah satu perajurit yang tersisa

'' Sepertinya kita harus mundur dulu '' kata Rex sambil memegang perutnya yang terluka

'' Baiklah '' para prajurit lalu mengeluarkan sebuah sihir teleport

Tiamat hanya menatap mereka dengan tatapan netral, Rex tidak tahu kalau Tiamat sangat kuat

'' Awas saja kau Tiamat ! '' kata Rex sambil menghilang dengan menggunakan sihir teleport bersama para prajurit nya yang tersisa

Tiamat hanya menatap mereka dengan tatapan merendahkan. dia sangat jengkel kalau menghadapi orang yang begitu sombong padahal mereka sudah kalah

'' Dasar kalian makhluk rendahan '' kata Tiamat

Tiamat lalu pergi terbang ke angkasa dengan sayap naga nya menuju ke kastil nya, namun Tiamat tidak menyadari kalau ada seseorang melihat pertarungan nya dengan para prajurit Rex

'' Hm, dia benar-benar kuat '' kata orang itu '' Aku harus melaporkan ini '' Orang itu lalu pergi dengan kekuatan sihit teleportnya kembali ke tempat nya

BERSAMBUNG


Akhir bab

Maaf jika bab ini pendek

Di bab ini Luffy masih menjalani hidup damai nya akan tetapi dia akan melawan musuh-musuh baru

Jalan cerita sekarang adalah jalan menuju High school DXD season dua, dan di masa depan nanti akan ada hal-hal yang menarik

Siapakah anak perempuan dari Succubus itu ? yang pasti dia benar-benar memiliki hubungan dengan Luffy dan akan saya ceritakan di masa depan

Tambahan : Tubuh saya sekarang sudah mulai sehat, terima kasih yang sudah doa kan : )

Terima kasih yang sudah Review dan baca

Jangan lupa untuk Review

Selamat jumpa di bab berikutnya

Salam Author