Disclaimer : Eiichiro Oda & Ichiei Ishibumi
warning :Non Canon, dll
Maaf agak telat, karena saya mengalami masalah yaitu entah kenapa saya tidak bisa menyimpan cerita saya di Doc manager tapi sudah bisa kok : )
Happy Reading
PEDANG SUCI ? MANUSIA PEMBAWA BENCANA, PENDEKAR PEDANG ?
'' Jadi bisakah kau ceritakan siapa kalian ini ? '' tanya Rias
Rias sedang duduk di depan kedua orang asing itu, kedua orang asing itu hanya menatap Rias dengan tatapan tajam
'' Kami adalah kiriman dari Gereja pusat '' kata orang asing itu
Rias hanya mengangguk mengerti sambil menatap kedua orang itu dengan santai, Luffy melihat kedua orang itu hanya merasa penasaran. ditambah dengan pakaian mereka yang serba misterius membuat Luffy penasaran
'' Jadi kalian ini kiriman dari Gereja ? '' kata Rias
'' Benar '' jawab salah satu orang itu
'' Jadi ada perlu apa orang Gereja dengan ku ? '' tanya Rias
'' Kami ingin berbicara dengan mu ''
Rias semakin penasaran dengan kedua orang misterius ini, kenapa orang ini mau bebicara kepada nya ditambah mereka adalah orang Gereja jadi tidak mungkin mau berbicara kan hal biasa dengan nya
'' Berbicara tentang apa ? ''
'' Berbicara tentang hal penting yaitu sebuah pedang '' kata orang asing itu
'' Sebuah pedang ? ''
'' Benar, pedang ini bukanlah pedang biasa, pedang ini adalah salah satu pedang suci '' kata kedua orang itu
'' Pedang suci ? '' Luffy heran
'' Pedang suci adalah pedang yang memiliki kekuatan suci sehingga pedang itu sangat kuat, dengan kekuatan suci itu mereka menggunakan pedang suci untuk melawan para Iblis sehingga pedang itu sangat berbahaya bagi Iblis '' kata Akeno memberi tahu Luffy
Luffy hanya mengangguk mengerti, jadi pedang ini sangat kuat. Luffy juga berpikir apakah Zoro akan tertarik dengan pedang suci ini. Kiba terlihat cukup kaget saat mendengar kata pedang suci
'' Pedang suci seharusnya digunakan untuk melawan Iblis, akan tetapi ada yang menggunakan nya dengan tidak bertanggun jawab ''
'' Tidak bertanggung jawab ? ''
'' Ya, ada rumor di katakan kalau ada sebuah Gereja di sini yang mencoba membangkitkan pedang suci di kota ini , kami mencoba menghentikan itu ''
'' Jadi apa hubungan nya dengan ku ? '' tanya Rias langsung ke intinya
'' Kami berharap kalau kalian tidak menganggu urusan kami ''
Rias lalu merasa heran dengan kata-kata orang di depan nya ini, Rias tidak tahu harus mengatakan apa. kedua orang ini sepertinya tidak memiliki tujuan tertentu, mereka hanya bilang kalau mereka tidak boleh di ganggu
'' Baiklah, aku mengerti '' kata Rias
'' Baguslah ''
Kedua orang itu lalu berdiri untuk pergi dari ruangan penelitian ilmu gaib, Mereka lalu pergi ke pintu keluar namun saat ke pintu keluar, salah satu orang itu lalu melihat Asia
'' Ada apa ? '' tanya Asia dengan gugup karena di lihatin
'' Jadi kau ya seorang Biarawati yang di bangkitkan menjadi iblis '' kata orang itu
'' Ya '' jawab Asia
'' Sungguh menjijikan '' hina orang itu
Asia terkejut mendengar perkataan orang itu yang menghina nya, Asia lalu terlihat sedih dan bingung untuk menjelaskan situasi ini tapi dia terlalu gugup
'' Aku...'' Asia tidak bisa mengatakan apa-apa
'' Apakah kau ingin protes ? '' kata orang itu melihat Asia
'' Hey jangan ganggu Asia ! '' tiba-tiba Issei lalu berteriak kepada orang itu
Orang misterius itu lalu melihat Issei yang sepertinya marah, Luffy juga terlihat marah kepada orang itu karena mengejek Asia yaitu teman nya. dia sangat tidak sudak kalau teman nya di olok-olok oleh orang lain
'' Kenapa ? dia tetaplah Iblis, Seseorang Biarawati menjadi Iblis adalah suatu penghinaan '' lanjut orang itu
'' Jangan mengejek Asia ! '' Issei masih marah kepada kedua orang itu
Kedua orang itu hanya menatap Issei dengan netral, Luffy melihat kedua orang itu dengan marah
'' Jadi kau masih tidak terima dengan perkataan ku ? ''
'' Tentu saja tidak ! '' teriak Issei
'' Hey ! '' Luffy lalu memanggil kedua orang itu '' Jangan menghina Asia ! '' sambung Luffy kesal
Kedua orang itu lalu melihat Luffy yang sekarang benar-benar kesal, Luffy lalu menatap kedua orang itu dengan tajam
'' Kalau begitu baiklah '' kata orang itu
Luffy dan Issei kebingungan dengan perkataan salah satu orang itu, orang itu lalu melihat Luffy dan Issei
'' Kalau kalian tidak terima dengan perkataan ku kepadanya, maka kita akan bertarung untuk menentukan perkataan ku salah atau tidak '' kata orang itu
Luffy dan Issei hanya menatap mereka berdua, Luffy kelihatan setuju dengan hal ini sedangkan Issei juga setuju
'' Baiklah kita akan bertarung di luar '' orang itu lalu pergi keluar bersama teman nya
Rias melihat mereka pergi hanya lega karena tidak akan terjadi masalah yang besar, Rias lalu melihat ke arah Luffy yang sepertinya tidak suka dengan perkataan orang itu
'' Luffy ''
Rias lalu memanggil Luffy, Luffy lalu melihat Rias yang sedang memanggil nya
'' Apakah kau benar-benar akan melawan nya ? '' tanya Rias
'' Tentu saja, dia telah menghina Asia, aku tidak akan membiarkan teman ku di hina '' kata Luffy dengan tegas
Asia melihat Luffy dengan kaget karena mendukungnya, Asia tidak menyangka kalau masih ada orang yang akan medukung nya
'' Terima kasih Luffy ''
Luffy lalu melihat ke arah Asia, terlihat Asia sedikit mengeluarkan air mata di matanya terharu. Luffy tersenyum ke arah Asia
'' Baiklah aku akan menghajar mereka ! '' teriak Luffy
'' Baiklah, hati-hati kalian berdua '' kata Rias kepada Luffy dan Issei
'' Baiklah Bucho '' kata Issei
DI LUAR
Sekarang terlihat Luffy dan Issei sedang bersiap-siap melawan kedua orang misterius tadi, kedua orang misterius itu menatap Issei dan Luffy dengan tenang
'' Baiklah kita mulai ''
Rias dan Peerage lain nya merasa khawatir dengan keselamtan Luffy dan Issei, Luffy dari tadi hanya tersenyum tidak sabar untuk berkelahi sedangkan Issei kelihatan nya sedang memasang pose bertarung. Kedua orang misterius itu lalu membuka jubah mereka menunjukan nya kepada Rias dan yang lain nya
Terlihat kalau mereka berdua adalah seorang wanita, di sebelah kanan terlihat seorang wanita berambut biru, memakai sebuah baju yang hitam. sedangkan wanita di sebelah nya juga memakai baju yang sama tapi wanita itu mempunyai rambut berwarna kuning dengan di ikat Ponytail kembar
Semua orang melihat kedua orang asing itu menampakan nya dirinya kemudian kaget kecuali Issei yang sedang memakai wajah mesum nya melihat kedua gadis asing itu. Salah satu orang asing itu lalu mengeluarakan sesuatu dari punggung nya, terlihat ada sebuah benda besar di tutupin oleh sebuah perban yang sangat banyak. Luffy melihat benda itu hanya kebingungan
'' Apa itu ? '' tanya Luffy
'' Kau akan segera tahu ''
Orang asing itu lalu membuka perban yang ada di benda itu sehingga benda itu lalu menampakan dirinya kepada Luffy dan yang lain nya
'' Itu...'' Rias kelihatan kaget melihat benda itu. begitu juga para Peerage lain nya, terutama Kiba
'' Sebuah pedang ? '' Luffy melihat benda itu adalah sebuah pedang yang cukup besar
'' Benar, ini adalah salah satu pedang Suci '' jelas wanita asing itu
'' Pedang Suci ? keren ! '' teriak Luffy senang karena melihat salah satu pedang suci
Kedua wanita asing itu kebingungan melihat sikap Luffy yang tadinya marah sekarang senang melihat pedang nya. Rias dan yang lain nya hanya tersenyum melihat sikap Luffy yang seperti biasa mudah kagum dengan pedang keren
'' Baiklah, kami akan memperkenalkan nama kami ''
'' Nama ku adalah Xenovia Quarta '' kata Xenovia memperkenalkan dirinya
'' Xenova ? '' Luffy kelihatan kesusahan untuk menyebutkan nama Xenovia
'' Xenovia ! '' teriak Xenovia kesal
'' Oh aku akan memanggil mu Xenov saja '' kata Luffy polos
Para Peerage Rias hanya sweatdrop mendengar Luffy mengucapkan nama orang seenak nya. Rias tertawa melihat Luffy memanggil Xenovia dengan Xenov. Xenovia merasa tambah kesal dengan orang di depan nya ini
'' Jangan seenaknya saja '' kata Xenovia marah
'' Hahahahah, Xenov ? itu lucu sekali '' tawa orang di sebelah Xenovia
'' Diamlah Irina ! '' teriak Xenovia kepada teman di sebelah nya
'' Maaf-maaf '' kata Irina '' Baiklah sekarang giliran ku memperkenlkan diriku, namaku adalah Irina Shidou '' kata Irina memperkenalkan dirinya
'' Irina ?! '' Issei kelihatan kaget karena mengenal nama itu
'' Oh Issei apa kabar ? '' teriak Irina kepada Issei
Semua orang lalu melihat ke arah Issei yang sepertinya kebingungan, Luffy melihat Issei kebingungan langsung bertanya kepada nya
'' Kau mengenalnya, Issei ? '' tanya Luffy
'' Ya sepertinya aku mengenalnya '' kata Issei mencoba mengingat Irina
Issei terus mencoba mengingat Irina tapi sepertinya dia sangat kesulitan mengingat nya, Irina lalu kesal karena Issei tidak mengingatnya
'' Apakah kau tidak mengingatku Issei ?! '' teriak Irina dengan kesal. Issei lalu mulai ketakutan karena wanita itu tiba-tiba marah
'' Maaf kan aku '' kata Issei mencoba meminta maaf
'' Baiklah, aku akan mengingatkan mu '' kata Irina dengan tersenyum bersiap-siap untuk bertarung
Issei dan Luffy lalu sedang bersiap-siap bertarung dengan kedua wanita di depan mereka. Xenovia lalu berlari menuju ke arah Luffy yang sepertinya sedang bersiap-siap
'' Hati-hati Luffy '' kata Rias khawatir kepada Luffy
Xenovia lalu meluncurkan serangan nya ke arah Luffy tapi Luffy dengan mudah menghindari serangan itu. Xenovia lalu menebas pedang nya secara horizontal dengan sangat cepat, Luffy kaget karena tiba-tiba Xenovia mengganti serangan nya dengan cepat. Luffy lalu berhasil menghindari serangan dari Xenovia dengan menggunakan hakinya
'' Fiuh hampir saja '' kata Luffy
Xenovia lalu tersenyum melihat Luffy berhasil menghindari serangan nya, Luffy lalu berpikir kalau wanita di depan nya ini sangat lah kuat. di lain sisi Issei sedang menghadapi Irina
'' Baiklah aku akan mengalahkan mu ''
Issei lalu mengeluarkan Gauntlet nya untuk melawan Irina, Irina lalu tersenyum saat Issei mengeluarkan Sacred Gear nya. Irina lalu mengeluarkan sebuah pedang
'' Jadi kau juga menggunakan pedang '' kata Issei melihat Irina
'' Benar, sebaiknya kau hati-hati '' kata Irina dengan manis
Irina lalu menyerang Issei, Issei lalu menyadari kalau Irina akan menebas, dengan reaksi cepat Issei menghindari serangan itu
'' Hati-hati Issei, dia juga mempunyai pedang suci, kalau dia mengenai mu kau akan langsung mati '' kata Rias menyadari kalau Irina juga sepertinya mempunyai pedang suci
'' Apa ! '' kata Issei kaget dan mulai ketakutan
'' Pedang suci lagi ? dimana ? '' Luffy lalu penasaran dengan pedang suci lain nya
'' Jangan lengah ! '' Xenovia lalu menyerang Luffy dengan menggunakan pedang nya
Luffy lalu menghindari serangan dari Xenovia dengan melompat ke samping, Xenovia tidak berhenti menyerang Luffy lagi
'' Hati-hati Luffy ! jangan lengah '' kata Rias
'' Hampir saja dia kena '' kata Akeno melihat Luffy tadi lengah
'' Dasar bodoh '' ucap Koneko ke arah Luffy dengan wajah datar
Issei kelihatan kesulitan saat melawan Irina yang begitu lincah saat melancarkan serangan nya, Irina dengan senyum manis terus menyerang Issei
'' Sial '' ucap Issei
'' Tenang saja Issei, aku segera me sucikan mu '' kata Irina dengan tersenyum manis
'' Apa nya yang me sucikan ?! kau mencoba membunuh ku ! '' teriak Issei marah bercampur dengan ketakutan
Rias dan para Peerage terus menyaksikan pertarungan itu dengan serius, lawan mereka berdua adalah orang yang membawa pedang suci, sedikit saja mengenai Iblis maka fatal akibat nya
Luffy terus menghindari serangan Xenovia cepat, Xenovia terus menyerang Luffy secara membabi buta tanpa memberikan Luffy waktu untuk istirahat. Kemudian Luffy melompat ke belakang dengan cukup jatuh
'' Ternyata kau mempunyai Refleksi yang hebat ya '' puji Xenovia kepada Luffy
'' Kau juga ternyata kuat juga ya shishishi '' puji Luffy kepada Xenovia dengan tertawa
Issei terus menghindari serangan dari Irina yang ingin menebas nya, Issei lalu mencoba menjauh dari Irina
'' Apakah kau sudah gila ya ? '' teriak Issei marah
issei sekarang sedang merasa tentang karena bisa beristirahat sambil melihat Irina yang tersenyum ke arah nya
'' Oh Issei kenapa kau menjadi Iblis, padahal kita adalah teman '' kata Irina yang sepertinya mulai sedih
'' Jangan sok sedih ! '' geram Issei
Luffy sekarang melihat Xenovia yang sepertinya kelelahan karena terus mengangkat pedang nya yang besar itu
'' Apakah kau lelah ? '' tanya Luffy
Xenovia hanya diam saja saat di tanya oleh Luffy, Luffy melihat Xenovia lalu berdiri tegak melihatnya dengan tatapan tajam
'' Kau memang Iblis yang kuat ya '' kata Xenovia
'' Ya sebenarnya aku bu- ''
'' Benar ! dia adalah budak ku yang kuat ''
Rias tiba-tiba memotong perkataan Luffy, Luffy kaget saat Rias memotong perkataan nya dan langsung bilang kalau dia adalah budak Iblis nya
'' Hey Rias aku bu- ''
'' Diam lah Luffy ! '' Rias tiba-tiba berteriak kepada Luffy
Luffy lalu terdiam karena takut melihat mata Rias yang menatap nya tajam, Rias seperti menyuruh Luffy untuk diam
'' Oh begitu, kau pasti senang memiliki Iblis yang kuat '' Xenovia lalu mengangkat pedang nya seperti sudah lelah untuk bertarung
'' Kurasa sudah cukup ''
Luffy bingung dengan perkataan Xenovia, Luffy melihat Xenovia yang sepertinya sudah tidak berniat lagi untuk bertarung
'' Apakah kau tidak mau bertarung lagi ? '' tanya Luffy
'' Tidak, aku sekarang sudah mengerti kenapa kau sangat marah saat aku menghina mantan Biarawati itu '' kata Xenovia tersenyum ke arah Luffy
'' Irina ! saat nya kita kembali '' kata Xenovia memberitahu Irina
'' Apa , tapi aku sedang asik bermain dengan Issei kun '' kata Irina
'' Bermain apa nya ?! kau mencoba membunuh ku '' kata Issei yang kelihatan kelelahan dari tadi menghindari serangan dari Irina
'' Sudahlah, kita harus mengerjakan tugas kita '' tegas Xenovia
'' Oh baiklah '' Irina lalu melihat ke arah Issei '' Samapai jumpa Issei kun '' kata Irina dengan manis
Issei hanya menatap Irina dengan wajah kesal karena tetap berpilaku manis kepada nya padahal dia ingin berniat membunuh nya. Xenovia lalu melihat ke arah Rias yang masih tersenyum melihat hasil pertarungan tadi
'' Ingat janji mu '' kata Xenovia
'' Tenang saja, aku dari keluarga Gremory selalu mengingat janji '' kata Rias dengan bangga
Xenovia lalu mengemas kembali pedang nya dan bersiap-siap untuk pergi bersama Irina, Rias, Luffy dan yang lain nya melihat dengan tanpa kata-kata
'' Sampai jumpa lagi ! '' kata Irina dengan semangat
Mereka pun berdua pergi meninggalkan Rias dan yang lain nya dan kemudian meninggalkan sekolah Kouh. Luffy melihat nya hanya tersenyum senang karena berpikir akan memiliki teman baru
'' Sepertinya kita akan mempunyai teman baru '' kata Luffy sambil tersenyum
'' Teman baru ? mereka itu musuh Luffy '' kata Issei mencoba menjelaskan
'' Kalau begitu musuh menjadi teman '' kata Luffy polos
Issei hanya sweatdrop mendengar perkataan Luffy '' Aku sama sekali tidak mengerti dengan perkataan mu Luffy '' kata Issei
Rias tersenyum melihat Luffy yang ingin sekali berteman dengan mereka, dia sudah menyadari kalau Luffy adalah orang yang sangat bersahabat
'' Luffy '' panggil Rias. Luffy lalu melihat Rias yang memanggil nya
'' Ada apa Rias ? '' tanya Luffy
'' Nanti malam kami akan memburu Iblis Liar, apakah kau mau ikut ? '' ajak Rias
Luffy mendengar Rias yang membicarakan tentang Iblis liat hanya tersenyum. dia berpikir kalau itu akan menyenangkan
'' Baiklah aku ikut '' kata Luffy dengan tersenyum
Rias lalu tersenyum mendengar jawaban Luffy untuk ikut berburu Iblis liar.
'' Apakah ini tidak apa-apa Bucho ? '' tanya Akeno khawatir
'' Tenang saja Akeno, kau sudah tahu kan kekuatan Luffy kun '' kata Rias memberi tahu Akeno
Akeno lalu mengerti dengan Bucho nya, dia juga ingin melihat aksi Luffy lagi saat melawan Iblis liar itu
'' Baiklah kita akan pergi nanti malam '' kata Rias memberitahu para Peerage nya dan juga Luffy
Para Peerage Rias lalu mengangguk mengerti dengan perkataan Rias sedangkan Luffy hanya tersenyum tidak sabar untuk nanti malam
~X~
DI TEMPAT LAIN
DI sebuah tempat lain di dunia manusia, terlihat ada beberapa tempat seperti tempat fantasi di mana ada desa dan pepohonan hijau di tempat itu. namun di sebuah desa ada yang telah di serang oleh monster
'' Lari ! ''
'' Selamatkan diri kalian ! ''
'' Bagaimana bisa ada banyak sekali monster di sini ''
Suara-suara para penduduk yang panik saat monster itu menghancurkan beberapa bangunan di desa itu. para mosnter itu terus menghancurkan beberapa bangunan di sekitar nya seperti rumah, pohon dan yang lain nya
'' Kita harus bagaimana ? kita tidak mungkin mengalahkan mereka '' kata salah satu penduduk
'' Sial ! kenapa harus begini, para monster itu sepertinya tiba-tiba mengamuk, apakah ada sesuatu yang membuat mereka seperti itu ''
'' Entahlah, aku juga tidak tahu ''
Para penduduk mulai berpikir tentang para monster ini yang sangat begitu liar, mereka tidak tahu harus berbuat apa sekarang ini
'' Cepat ! bawa wanita dan anak-anak ke tempat persembunyian '' kata salah satu penduduk
Para penduduk lalu mengerti dengan perkataan salah satu penduduk itu dan kemudian membawa anak-anak dan para wanita menuju ke tempat aman
'' Cih, bagaimana pun juga kita harus melawan mereka ''
'' Benar ''
Para lelaki di penduduk itu lalu mengambil beberapa senjata yang bisa di bilang senjata karena kebanyakan membawa peralatan untuk bertani karena tempat mereka kebanyakan tempat persawahan
'' Baiklah maju kalian semua ! '' teriak salah satu penduduk dengan berani
Para monster lalu menyerang para penduduk laki-laki dengan sangat ganas, karena persenjataan para penduduk sangat sedikit membuat mereka kalah. para monster itu terus menyerang para penduduk lain nya sehingga banyak yang terluka. Namun para penduduk itu terus melawan para monster itu walaupun tidak mungkin
'' Sial ! kita harus bagaimana, sudah banyak orang yang terluka '' kata salah satu penduduk yang sedang memegang perut nya yang terluka
'' Tidak peduli seberapa kuat mereka, kita harus mengalahkan mereka '' kata salah satu penduduk yang masih kuat bertarung
Walaupun para penduduk tetap semangat untuk bertarung tapi mereka tetap kalah karena jumlah mereka tinggal sedikit untuk melawan para monster itu. para monster itu lalu mendekati tempat persembunyian para anak-anak dan para wanita
'' Tidak jangan biarkan mereka ! '' teriak salah satu penduduk
Para anak-anak sedang menangis di dalam tempat persembunyian, dan para wanita mencoba menenangkan para anak-anak untuk tidak menangis. mereka berharap kalau akan ada seseorang yang akan menolong mereka
Saat salah satu monster ingin mendekati tempat persembunyian itu, tiba-tiba datang seorang wanita yang membawa sebuah pedang yang langsung menyerang para monster itu
CRASSH !
Terdengar sebuah suara tebasan Wanita itu yang menebas salah satu monster itu, para penduduk lagi kaget karena ada yang menolong mereka. para monster lalu melihat siapa wanita yang menebas salah satu teman mereka
Terlihat seorang wanita yang membawa pedang, wanita itu berambut silver dengan memakai helm, dia memakai pakaian berupa armor berwarna silver yang membuat nya tampak gagah, dan juga dia sangat terlihat cantik dan seksi
'' Kau...'' para penduduk kaget
'' Nyonya Freya ! '' teriak salah satu penduduk yang senang karena mereka akan di selamatkan
'' Kita selamat ! ''
Freya lalu tersenyum melihat para penduduk yang senang melihat nya datang, Freya lalu melihat ke para monster itu dengan tatapan tajam
'' Berani sekali kalian menyakiti para penduduk yang tidak bersalah '' kata Freya dengan mata yeng penuh dengan kemarahan
Para monster lalu mulai ketakutan saat melihat mata Freya yang penuh dengan kemarahan, mereka mencoba tidak takut akan tetapi tetap saja mereka ketakutan melihat Freya
'' Baiklah aku akan memusnahkan kalian '' kata Freya yang kemudian mengangkat pedang nya untuk menebas para monster itu
Freya dengan cepat lalu menyerang para monster itu dengan kecepatan yang sangat cepat membuat para monster tidak bisa melihat serangan dari Freya. Freya lalu menebas satu demi satu para monster itu tanpa ampun
Para monster tidak bisa melakukan apa-apa untuk melawan Dewi dari Asgard itu, lalu kebanyakan para Monster lalu pergi menyelamatkan diri mereka dengan berlari menjauh dari desa. para penduduk lalu mulai tenang karena banyak para monster yang telah lari dari desa mereka
'' Akhirnya '' ucap Freya sambil menyarungkan kembali pedang nya
'' Hebat ! ''
Teriak para penduduk di desa itu yang sekarang mereka sudah aman dari para Monster yang menyerang desa mereka
'' Apa kalian baik-baik saja ? '' tanya Freya kepada para penduduk
'' Ya kami baik-baik saja, terima kasih Nyonya Freya '' kata salah satu penduduk
Freya lalu tersenyum ke arah para penduduk bersyukur karena mereka baik-baik saja, Freya lalu berniat kembali ke Asgard
'' Baiklah aku akan kembali ke Asgard dulu '' kata Freya
Para penduduk lalu mengangguk mengerti, Freya lalu pergi dari desa itu. para penduduk melihat Freya pergi hanya tersenyum berterima kasih kepada Freya
'' Sepertinya aku merasa bersemangat hari ini '' kata Freya melihat pemandangan sambil berjalan menuju Asgard yang tidak terlalu jauh dari desa itu
~X~
DI TEMPAT LAIN LAGI
Di tempat lain lagi, terlihat ada seorang wanita yang sedang melihat langit yang gelap karena hari di situ sudah malam
Wanita itu memiliki ciri-ciri berambut hitam panjang, memakai kimono, dan sedang melihat bintang-bintang di langit
'' Amaterasu sama, air panas nya sudah siap '' kata salah satu pelayan ke Amaterasu
'' Oh terima kasih ''
Amaterasu lalu menuju ke kamar mandi nya untuk mandi bersama air panas sambil melihat bintang-bintang di langit yang gelap tapi ada sedikit cahaya yaitu cahaya bulan
'' Indah sekali '' kata Amaterasu menganggumi langit yang indah itu
'' Apakah Anda membutuhkan yang lain nya ? '' tanya salah satu pelayan
'' Tidak, terima kasih '' kata Amaterasu
Para pelayan lalu pergi meninggalkan Amaterasu untuk tenang saat dia mandi. Amaterasu lalu membuka kimono nya dan meletakan nya ke samping, kemudian dia lalu masuk ke dalam kolam air panas yang sudah di sediakan oleh pelayan nya
Amatarasu sedang menenangkan pikiran nya yang sepertinya cukup berat karena memikirkan beberapa masalah yang terjadi di wilayah mereka. karena merasa akan Stress, Amaterasu lalu menenangkan pikiran nya dengan mandi air panas sambil melihat langit malam yang indah ini
'' Kenapa banyak sekali masalah hari ini ? '' kata Amaterasu
Saat Amaterasu sedang menikmati air panas itu, tiba-tiba datang sesosok orang yang datang ke dekat Amaterasu. Amaterasu hanya tenang saja karena dia sudah mengetahui kalau ada seseorang di rumah nya
'' Mau apa kau disini ? '' tanya Amaterasu sambil masih melihat bintang di langit
'' Dia mengetahui ku ? '' kaget sesosok itu
'' Jadi apakah kau akan menjawab pertanyaan ku atau aku akan memanah mu ? '' ancam Amaterasu
'' Tenang saja Dewi Shinto, aku datang dengan damai kesini '' kata sesosok itu
Sesosok itu lalu menunjukan dirinya kepada Amaterasu dan ternyata sesosok itu adalah laki-laki yang memakai topeng hitam dan berjubah serba hitam
'' Perkenalkan nama ku adalah Rex '' kata Rex memperkenalkan dirinya
Amaterasu hanya menatap Rex dengan tatapan bosan karena mendengar nama nya yang tidak terlalu spesial
'' Jadi mau apa kau kemari Rex ? '' tanya Amaterasu '' Apakah kau mau kesini untuk mengintipku ? '' tanya Amaterasu lagi
'' Tidak, Te-tentu saja tidak '' kata Rex yang gugup saat di tuduh oleh terlihat ada rona merah di pipi Rex saat melihat tubuh Amaterasu yang sedang berendam di air panas
'' Aku kesini hanya memberikan Informasi '' kata Rex
'' Informasi ? '' Amaterasu lalu mulai tertarik dengan perkataan Rex
'' Benar, Informasi tentang hal yang akan terjadi di wilayah negri Shinto '' kata Rex
Amaterasu lalu kaget saat mendengar kalau informasi ini akan berhubungan dengan negri nya, Amaterasu berpikir ini akan menjadi informasi yang besar
'' Beri tahu aku '' kata Amaterasu dengan tegas
Rex lalu tersenyum licik saat Amaterasu mulai tertarik dengan informasi nya, informasi ini akan membuat semua orang di negri Shinto akan panik
'' Tentang seorang manusia yang akan menghancurkan negri Shinto ini ''
Amaterasu lalu kaget saat mendengar perkataan dari Rex mengenai kehancuran negri nya oleh tangan manusia.
'' Hancur ? oleh manusia ? '' Amaterasu kaget mendengar perkataan dari Rex
'' Benar ''
'' Aku tidak percaya dengan mu '' kata Amateras yang tidak percaya dengan perkataan dari Rex
'' Jika kau tidak percaya, kau bisa melihatnya di dunia manusia '' kata Rex
'' Di dunia manusia ? dimana ? '' tanya Amaterasu
'' Di kota Kouh '' kata Rex memberitahu
Amaterasu lalu cukup kaget mendengar perkataan dari Rex, Kota Kouh merasa tidak asing baginya. di sana adalah tempat yang banyak sekali Iblis yang berkeliaran
'' Kalau kau masih tidak percaya itu tidak masalah bagi ku ''
Rex lalu berjalan pergi ke luar rumah Amaterasu dengan gaya santai, Rex lalu berbalik untuk melihat Amaterasu sekali lagi. Rex melihat payudara dan tubuh Amaterasu di air panas sekali lagi dan kemudian pergi dengan menghilang dengan kekuatan sihir hitam nya
'' Cih dasar mesum '' kata Amaterasu saat melihat Rex sekali lagi sedang melihat tubuh nya. dia heran kenapa seluruh pria di dunia ini sangat menyukai tubuh wanita yang seksi. tapi Amaterasu belum melihat seorang anak yang polos yaitu pahlawan kita
Amaterasu lalu berpikir tentang perkataan dari Rex tadi yang mengatakan kalau Negri Shinto akan hancur oleh seorang Manusia
'' Aku berharap kalau itu tidak benar '' kata Amaterasu sambil kembali melihat langit malam yang indah
~X~
DI RUMAH KELUARGA BANGSAWAN IBLIS LEVIATHAN
'' Hey sudah ku katakan, kalau kamar mandi ada di sana ? '' kata seorang wanita yang memakai kacamata kepada seorang pria
'' Oh, aku heran kenapa rumah mu sangat besar '' kata pria itu
'' Walaupun rumah ku besar, bukan berarti itu adalah alasan untuk menyatakan kalau kau tidak tersesat '' kata Sona marah
'' Hey ! aku tidak tersesat '' kata pria itu kesal sambil melihat Sona
'' Ya kau tersesat ! '' kata Sona lagi
Pria itu hanya menatap Sona dengan kesal karena di tuduh kalau dia tersesat, pria itu sedang memakai pakaian tidur berwarna hijau pemberian dari Sona dan rambut berwarna sama dengan pakaiannya . sepertinya pria itu sedang mau buang air besar saat tidur
'' Biar ku antarkan kau ke kamar mandi '' kata Sona
'' Tidak, biar aku sendiri saja '' kata pria itu
'' Apa ! itu tidak mungkin, kau ingat saat kau kesasar di kota di Underworld hah ? '' kata Sona marah
'' Aku tidak tersesat, aku hanya jalan-jalan saja '' kata pria itu masih berpikir kalau dia tidak merasa tersesat
Sona hanya menatap pria itu dengan tatapan tidak percaya, dia sudah cukup lama mengenal pria itu
'' Terserah '' kata Sona mengalah
'' Hey '' panggil pria itu. Sona lalu melihat pria di depan nya ini yang sedang memanggil nya
'' Ya, ada apa ? '' tanya Sona
'' Kau bilang semalam telah terjadi perkelahian kan ? '' tanya pria itu
'' Benar, tepat nya di pernikahan teman ku '' kata Sona
'' Oh, kalau bisa, bisakah kau menceritakan tentang ku siapa yang bertarung ? '' tanya pria itu
'' Hanya seorang manusia dan Iblis bangsawan '' kata Sona
'' Manusia ? bagaimana bisa manusia ada di sini ? '' tanya pria itu lagi
'' Entahlah, sebenarnya telah terjadi perkelahian antara Iblis biasa dengan Iblis bangsawan, sampai manusia itu datang ''
Pria itu hanya menatap Sona dengan tatapan mengerti, jadi intinya ada perkelahian antara Iblis-Iblis namun kemudian ada manusia yang datang ke pertarungan itu
'' Manusia itu tiba-tiba saja mengacak-acak pesta pernikahan sahabatku itu walaupun aku senang saat pernikahan nya batal, manusia itu tiba-tiba memakan makanan para tamu '' kata Sona menjelaskan tentang Luffy
'' Oh jadi Manusia itu bodoh ya ? '' kata Pria itu yang mengingatkan nya kepada seseorang
'' Benar '' kata Sona
'' Apakah dia seorang pendekat pedang ? '' tanya pria itu lagi
'' Tidak, dia seorang Fighter '' kata Sona
Pria itu lalu merasa kecewa saat Sona mengatakan kalau seorang manusia itu bukanlah pendekar pedang
'' Oh aku mengerti kau menanyakan pertanyaan seperti itu, karena kau juga pendekar pedang kan '' kata Sona melihat Pria itu
'' Begitu lah, aku akan menantang siapa saja yang mengatakan kalau dia adalah pendekar pedang terhebat di sini '' kata Pria itu dengan tersenyum
Sona hanya menatap pria itu dengan tatapan mengangguk mengerti, orang di depan nya ini juga adalah pendekat pedang yang skill nya tidaklah normal
'' Baiklah aku akan menuju ke kamar mandi lagi '' kata Pria itu yang kemudian melanjutkan kembali menuju ke kamar mandi
'' Hey tunggu ! itu dapur ''
Sona lalu mengejar pria itu lagi dengan kesal.
BERSAMBUNG
Akhir bab
Maaf jika bab ini hanya sedikit tentang Luffy dan yang lain nya, saya mencoba membuat kalian semakin penasaran
Siapakah pendekar pedang manusia itu ? kalian pasti sudah tahu jawab nya
Terima kasih yang sudah Review dan baca : )
Kalau masih ada pertanyaan, saran dan yang lain nya, kalian bisa Review
Jangan lupa untuk tinggalkan Review agar saya menjadi semangat dan langsung memiliki imajinasi yang muncul tiba-tiba :V
Sampai jumpa di bab berikut nya
Salam Author
