Disclaimer : Eiichiro Oda & Ichiei Ishibumi
warning :Non Canon, dll
PEMBANGKITAN PEDANG SUCI
Luffy sekarang sedang bersiap-siap untuk berburu Iblis liar bersama Rias dan para Peerage nya, Luffy sekarang sedang memakai sepatu sedang bersiap-siap
'' Jadi kau akan berburu Iblis liar ? ''
Ayano lalu menanyai Luffy dari belakang, Ayano sedang melihat Luffy yang sepertinya sedang bersiap-siap pergi. Di belakang Ayano terlihat ada Reynare dan yang lain nya sedang melihat Luffy yang akan pergi
'' Hati-hari Luffy sama '' kata Mittelt khawatir dengan Luffy
Luffy lalu berbalik menghadap Ayano dan yang lain nya, Ayano melihat Luffy berbalik melihat mereka hanya bingung
'' Tenang saja, aku akan baik-baik saja '' kata Luffy sambil tersenyum sambil mengacungkan jempolnya
Ayano dan yang lain nya lalu merasa tenang sekarang setelah melihat senyuman Luffy yang begitu lebar dan terlihat bersemangat. Sangat jarang sekali melihat orang di kota ini yang begitu ceria seperti Luffy
'' Baiklah kalau begitu '' kata Ayano mengizinkan Luffy
'' Terima kasih Ayano, kalau begitu aku pergi dulu '' kata Luffy langsung pergi menuju pintu keluar
Ayano dan yang lain nya melambaikan tangan ke arah Luffy yang pergi, mereka berharap kalau Luffy tidak apa-apa saat melakukan tugas nya
'' Semoga saja dia baik-baik saja '' kata Reynare terlihat paling khawatir
'' Tenang saja Reynare onee chan, Luffy sama akan baik-baik saja, dia kan kuat '' kata Mittelt dengan percaya diri
'' Ya kau benar '' kata Reynare '' tapi dia tidak mungkin tetap selamanya melindungi kita '' kata Reynare tiba-tiba
Semua orang di dalam rumah itu lalu kaget mendengar perkataan dari Reynare yang sepertinya memiliki arti yang mendalam
'' Apa maksud mu Reynare ? '' tanya Kalawarner bingung
'' Kau lihat kan, Luffy sama pasti akan melawan banyak musuh-musuh lebih kuat dan kita hanya melihat nya saja, apakah menurutmu itu tidak bermasalah ? '' kata Reynare
Kalawarner dan Mittelt lalu mulai mengerti dengan perkataan Reynare, mereka tidak mungkin hanya melihat Luffy bertarung melindungi mereka saat ada musuh terus-menerus. Mereka harus menjadi lebih kuat untuk melindungi tuan mereka
'' Kau benar '' kata Kalawarner murung
'' Kalau begitu kenapa kalian tidak latihan saja ''
Ayano lalu memberikan saran kepada ketiga malaikat jatuh itu, Reyanare dan yang lain nya kaget mendengar perkataan dari Nyonya mereka yang ada benar nya
'' Anda benar Ayano sama '' kata Kalawarner
Ayano tersenyum saat melihat ketiga malaikat jatuh itu bersemangat saat mendegar saran nya, Luffy memang benar. mereka tidak lah jahat melainkan seseorang yang butuh seorang teman di samping mereka
'' Tidak kusangka Ayano sama pintar juga, padahal kupikir Ayano sama kerjaan nya hanya marah-marah saja '' kata Mittelt blak-blakan
Mittelt tidak sadar mengatakan sesuatu yang tidak seharusnya di katakan, Reynare dan Kalawarner lalu terdiam saat mendengar perkataan dari Adik kecil mereka. Kedua wajah mereka lalu berubah menjadi pucat fasih, Mittelt baru sadar yang barusan dia katakan langsung terdiam dan mulai ketakutan
Mittelt lalu berbalik kebelakang melihat reaksi Ayano saat dia mengatakan sesuatu kepada Nyonya mereka. Mittelt melihat wajah Ayano yang di tutupi oleh rambut depan nya dengan tangan yang tergenggam dengan erat bersiap-siap seperti ingin memukul
'' Mittelt '' panggil Ayano dengan dingin
'' Ya Nyonya '' kata Mittelt dengan ketakutan
'' Apa maksud perkataan mu barusan ? '' tanya Ayano dengan rambut yang masih menutupi matanya
'' Anu,,eto '' Mittelt kelihatan kebingungan untuk menjelaskan perkataan nya barusan
'' Jadi kau pikir aku cuma marah-marah saja '' Ayano lalu mendekati Mittelt yang terdiam kaku tidak bisa lari
Mittelt memakai wajah ketakutan di tambah dengan wajah pucat nya melihat Ayano sudah ada di depan nya dengan kemarahan yang dingin. Ayano lalu menarik nafas lalu menghebuskan nya lalu kemudian memakai wajah ceria ke arah Mittelt, Mittel kebingungan melihat Nyonya nya sekarang memakai wajah ceria kepadanya
'' DASAR BODOH ! ''
Ayano lalu memukul kepala Mittelt dengan keras sehingga terlihat bekas pukulan Ayano ada benjolan di kepala Mittelt. Mittelt lalu langsung pingsan setelah kepala nya di pukul, Reynare dan Kalawarner melihat adegan ini hanya terdiam ketakutan
'' Jadi apakah ada yang mau lagi terkena pukulan ku ? ''
'' Tidak Nyonya ! '' kata Reynare dan Kalawarner secara bersamaan
Reynare dan Kalawarner lalu masuk ke dalam rumah dengan ketakutan, Ayano hanya mendesah melihat kelakukan kedua malaikat jatuh dewasa itu. Ayano lalu melihat Mittelt yang sedang pingsan, terlihat mata Mittelt yang berkunang-kunang
'' Sepertinya aku berlebihan '' kata Ayano menyadari kalau pukulan nya terlalu kuat untuk anak seumuran Mittelt
~X~
DENGAN LUFFY
Luffy sekarang sedang berlari menuju ke tempat perkumpulan seperti yang di janjikan oleh mereka berdua, tempatnya adalah di taman Kouh. Luffy dengan semangat berlari menuju ke taman Kouh dengan mengenakan jaket pemberian dari Lily.
'' Ternyata jaket pemberian Lily memang hangat '' kata Luffy merasa tidak kedinginan di malam itu
Luffy terus berlari menuju ke taman tanpa menyadari kalau ada sesosok yang mengkuti nya dari belakang. Sesosok itu mengawasi Luffy dari tadi dengan terbang menggunakan sayap asing nya
Sesosok itu lalu tiba-tiba terbang menjauh dari Luffy saat melihat Luffy akan sampai di taman Kouh. Sesosok itu lalu berdiri di sebuah rumah yang tidak terlalu jauh dari taman kota Kouh
'' Hey kalian ! '' Luffy lalu sampai di taman kota Kouh dan melihat Rias dan yang lain nya di taman itu sedang menunggunya
Rias melihat Luffy sudah sampai lalu melambaikan tangan nya memanggil Luffy, Akeno dan yang lain nya tersenyum saat Luffy sudah sampai
'' Akhirnya dia sampai juga '' kata Issei yang sepertinya lelah menunggu Luffy yang begitu lama sekali datang nya
Koneko melihat Luffy dengan wajah netral tanpa marah melihat Luffy yang terlambat datang ke tempat pertemuan mereka. Rias masih melambai ke arah Luffy
'' Maaf aku terlambat '' kata Luffy sudah sampai di depan mereka
'' Tidak apa-apa '' kata Rias mengerti Luffy
'' Jadi kapan kita akan berburu Iblis liar '' kata Luffy yang sepertinya tidak sabar
'' Saat tengah malam, kita akan berburu saat semua orang sudah tidur '' kata Rias memberitahu
Luffy lalu terlihat bosan karena mereka akan menunggu lagi untuk berburu Iblis luar. Di tambah dia sepertinya tidak akan melakukan apa-apa selama menunggu tengan malam
'' Aku rasa itu akan sangat membosankan '' kata Luffy dengan lemas
Rias melihat sifat Luffy yang sepertinya biasa nya hanya tersenyum, tentu saja mereka akan merasa bosan saat menunggu tengah malam
'' Aku sudah tahu itu, jadi aku membawa sesuatu '' kata Rias yang kemudian mengeluarkan sesuatu
Luffy penasaran dengan apa yang akan di keluarkan oleh Rias, dia bertanya-tanya apakah itu adalah sesuatu yang menyenangkan atau makanan yang enak yang akan mengisi perutnya yang kosong karena tidak membawa bekal
'' Ini dia '' kata Rias
Terlihat sebuah bingkisan makanan yang di bungkus dengan rapi oleh Rias, Luffy lalu terlihat bersemangat dan senang setelah melihat bingkisan itu
'' Apakah itu makanan ? '' tanya Luffy dengan penuh harap
'' Benar Luffy '' kata Rias
Rias lalu membuka bingkisan itu dan terlihat ada beberapa kue di susun dengan rapi di dalam bingkisan itu. Luffy yang melihatnya sekarang sudah tidak sabar untuk memakan semua kue buatan Rias
'' Silahkan Luffy '' Rias lalu memperseilahkan Luffy memakan kue buatan nya
'' Selamat makan ! '' kata Luffy dengan semangat yang kemdian langsung memakan kue buatan Rias
'' Enak ! '' kata Luffy
Rias kelihatan senang saat Luffy memuji kue buatannya, Luffy terus memakan semua kue itu tanpa ada yang tersisa
'' Sungguh enak sekali '' kata Luffy memegang pertunya yang sedikit bucit karena memakan hanya sebungkus
'' Apakah itu masih kurang ? '' tanya Rias
Luffy lalu mengangguk karena masih lapar karena hanya memakan sebungkus, Rias lalu tersenyum dan kemudian tertawa kecil
'' Baiklah, aku membawa yang lain nya ''
Rias lalu menunjukan sebuah keranjang yang penuh dengan kue buatanya, para Peerage Rias lalu kaget melihat Bucho nya bukan hanya membawa sebungkus melainkan sekeranjang
'' Wah '' Luffy kelihatan senang saat Rias membawa kue lain nya
'' Silahkan Luffy '' kata Rias mempersilahkan
Luffy dengan sigap langsung memakan semua kue buatan Rias dengan cepat tanpa ampun, Rias hanya tersenyum saja melihat memakan semua kue di karanjang yang di bawa nya
'' Ara ara Luffy kun sepertiaya begitu kelaparan '' kata Akeno melihat Luffy
'' Sepertinya dia selalu seperti itu '' kata Issei melihat Luffy
'' Itu benar '' kata Kiba sambil tertawa kecil
Koneko hanya menatap Luffy dengan merasa iri karena memakan banyak kue, Koneko lalu diam-diam mengambil salah satu kue itu untuk dia makan. Saat Koneko sudah mencapai keranjang, tangan Koneko lalu di pegang oleh seseorang. Koneko lalu melihat siapa yang memegang tangan nya dan ternyata adalah Luffy
'' Tidak '' kata Luffy
Koneko lalu menatap Luffy dengan netral di tambah dengan sedikit marah karena tidak mau membagi kue nya. Koneko lalu mengambil kue Luffy dengan paksa dari tangan Luffy, saat Luffy mau memakan sebuah kue dia lalu menyadari kalau kue di tangan nya hilang
'' Apa '' ucap Luffy melihat kue nya tiba-tiba menghilang
Luffy lalu melihat ke belakang untuk melihat suara seseorang yang sedang memakan sesautu, Luffy melihat Koneko yang sepertinya sedang memakan sesuatu. Luffy lalu melihat Koneko dengan teliti dan menyadari kalau dia memakan kue nya
'' Itu kan Kue ku ! '' kata Luffy melihat kue nya sedang dimakan habis oleh Koneko
'' Tidak '' jawab Koneko berbohong.
Luffy melihat Koneko merasa masih curiga, Luffy tidak tahu kalau dia telah di bohongi oleh Koneko.
'' Oh '' Luffy percaya dengan perkataan Koneko. Semua orang melihat kejadian itu hanya sweatdrop melihat kepolosan Luffy yang mudah di bohongi oleh Koneko. Rias tertawa melihat kepolosan Luffy yang begitu polos
'' Apakah dia begitu mudah tertipu '' kata Issei dengan sweatdrop melihat Luffy
Mereka lalu memakan kue Rias bersama-sama, terlihat mereka semua tertawa bahagia melihat aksi Luffy yang konyol dengan menggunakan kekuatan buah Gomu-Gomu nya
Sesosok yang mengintai Luffy dari atas melihat semua kejadian itu hanya terdiam melihat mereka yang bersenang-senang. Sesosok itu hanya menatap Luffy yaitu sebagai sumber kesenangan mereka
'' Umurmu tidak akan lama lagi '' kata sesosok itu kepada Luffy dengan tatapan tajam
Sesosok itu lalu terbang pergi menghilang menjauh dari Luffy dan yang lain nya yang sedang bersenang-senang
~X~
DI TEMPAT LAIN
Xenovia dan Irana sedang menuju ke tempat pembangkitan pedang suci itu, Xenovia sepertinya sudah mengetahui di mana tempat itu
'' Apakah kau yakin di sini tempat nya, Xenovia ? '' tanya Irina
'' Ya aku yakin '' kata Xenovia dengan yakin
'' Kalau begitu kita harus hati-hati '' kata Irina
Mereka lalu mengedap-ngedap menuju ke tempat pembangkitan itu, dengan Xenovia yang memimpin di depan. Irina melihat tempat itu sepertinya tidak ada orang sama sekali
'' Aneh, aku tidak melihat seseorang pun '' kata Xenovia melihat tempat itu sepertinya tidak ada orang
'' Kalau begitu apa yang kita harus lakukan ? apakah kita akan terobos langsung ? '' saran Irian melihat tempat itu
'' Tidak tunggu, jangan lengah '' halang Xenovia '' Kita tidak tahu apakah ini jebakan atau tidak, kita harus tetap berhati-hati '' sambung Xenovia
'' Baiklah kalau begitu '' kata Irina setuju
Xenovai dan Irina lalu mendekati tempat itu dengan perlahan-lahan dari pepohonan di dekat tempat itu. Xenovia dan Irina lalu mendekati tempat itu tiba-tiba mereka melihat ada seseorang di tempat itu yang memakai jubah hitam
'' Siapa dia ? '' Xenovia melihat orang itu sepertinya adalah orang penting
'' Sepertinya dialah pemimpinnya '' duga Irina melihat orang itu sepertinya sedang menyiapkan sesuatu
'' Maksud mu pemimpin pembangkitan pedang suci ini ? '' tanya Xenovia
'' Ya benar, aku mendegar dari Gereja pusat kalau ada beberapa orang yang ingin membangkitan pedang suci '' kata Irina
'' Oh jadi begitu '' Xenovia lalu mengerti dengan apa yang di katakan oleh Irina
Mereka berdua terlalu asik untuk mengobrol sehingga tidak mengetahui kalau ada orang di belakang mereka
'' Hey siapa kalian ! '' teriak orang itu
Xenovia dan Irina lalu kaget karena sudah di ketahui oleh seseorang yang salah satu orang yang akan membangkitkan pedang suci
'' Kita ketahuan Xenovia '' kata Irana kepada Xenovia
'' Kalau begitu kita tidak punya pilihan lagi '' Xenovia lalu mengeluarkan pedang Suci nya dan Irina juga mengeluarkan pedang suci nya juga
~X~
DENGAN LUFFY DAN LAIN NYA
'' Baiklah saat nya kita berburu '' kata Rias memberitahu kepada semua nya
'' Sudah tengah malam ? aku tidak sadar '' kata Luffy
'' Itu karena kau terlalu asik makan Luffy '' kata Issei
Luffy lalu tersenyum mendengar perkataan dari Issei, terlihat perut Luffy yang cukup besar karena sudah terlalu kenyang. Rias tidak hanya membawa sekeranjang juga tapi 20 keranjang dan 70 % nya Luffy lah yang menghabiskan nya
'' Aku kenyang~ '' ucap Luffy sambil mengelus-elus perutnya
'' Saat nya berangkat Luffy '' kata Rias
'' Oh baiklah ''
Luffy lalu berdiri bersiap-siap untuk melakukan tugas mereka di malam ini, Luffy tidak terlalu mengerti dengan pekerjaan Rias menjadi Iblis
'' Rias, sebenarnya kenapa kita memburu Iblis liar ? '' tanya Luffy
Rias lalu tersenyum ke arah Luffy karena sudah mengetahui pertanyaan itu, Luffy sepertinya penasaran dengan jawaban Rias
'' Iblis liar adalah Iblis tanpa tuan, mereka akan melakukan kemauan mereka seenaknya seperti membunuh, menculik, menghancurkan dan lain nya '' kata Rias menjelaskan
Luffy lalu hanya mengangguk mengerti, intinya mereka akan menghadapi Iblis jahat jadi ini tidak masalah bagi Luffy
'' Jadi mereka itu jahat ? '' tanya Luffy
'' Ya begitulah '' jawab Rias
Mereka terus berjalan ke tempat sarang Iblis liar untuk berburu mereka. mereka pun sampai ke salah satu gudang yang sepertinya di tinggalkan dan sudah terlihat sangat tua
'' Disini tempat nya '' kata Rias melihat gudang itu
Luffy hanya kebingungan saat Rias mengatakan kalau disini lah tempat Iblis liar itu, Rias dan yang lain nya lalu memasukin gedung itu. Rias yang memimpin masuk ke dalam gedung itu
'' Keluarlah ! '' teriak Rias ke dalam gedung itu
Luffy dan para Peerage Rias hanya melihat Rias yang menyuruh Iblis liar itu untuk keluar dari tempat persembunyian nya. Rias dan yang lain nya lalu mendengar sebuah suara wanita di dalam gudang itu
Luffy lalu melihat kalau ada seseorang yang sepertinya sudah berlari ke arah mereka, kemudian terlihat kalah ada seorang wanita yang sepertinya kelelahan dan sepertinya wanita itu telanjang. Issei lalu melihat melihat wanita itu dengan wajah bejat nya
'' Oppai ! '' teriak Issei melihat wanita itu
Koneko melihat Issei dengan tatapan jijik karena menampakan wajah mesum nya, Rias melihat wanita itu dengan curiga. Luffy tertawa melihat Issei yang sepertinya sangat senang sekali melihat wanita telanjang
'' Kau lucu sekali Issei '' kata Luffy
'' Lihat itu Luffy, itu adalah Oppai '' kata Issei dengan bahagia
Luffy hanya tertawa melihat Issei bersemangat, Akeno dan Kiba hanya tertawa kecil melihat mereka berdua. Luffy lalu melihat wanita itu dengan wajah netral
'' Jadi kau keluar juga '' kata Rias ke arah wanita itu
Wanita itu lalu tersenyum dan kemudian tubuh nya berubah menjadi sebuah monster yang besar. Issei lalu kaget melihat wanita itu menjadi monster dan semakin membesar dari ukuran tubuh wanita nya
'' Itu lah bentuk sebenarnya '' kata Rias melihat wanita itu menjadi monster
Luffy sepertinya sedang pemanasan tidak sabar untuk menghajar monster itu, Kiba mengeluarkan pedang nya, Akeno sudah berubah menjadi bentuk pendeta nya dan Koneko sudah bersiap-siap
'' Baiklah saat bertarung '' kata Luffy yang sepertinya bersiap-siap
'' Tunggu Luffy ! '' Rias lalu mencegah Luffy
'' Ada apa Rias ? '' tanya Luffy heran karena Rias mencegah nya untuk bertarung
'' Sebaiknya kau melihat kami beraksi dulu '' kata Rias ke arah Luffy
Luffy lalu mengerti dan penasaran dengan kekuatan mereka satu persatu. Luffy lalu melihat mereka sedang bersiap-siap melawan Iblis liar itu
'' Kiba '' ucap Rias
Kiba lalu mengerti dengan maksud Buchonya dan kemudian menuju ke monster wanita itu untuk menebas nya. Kiba lalu berniat menebas tangan monster wanita itu akan tetapi Iblis itu sepertinya ingin memukul Kiba, Namun Kiba terlalu cepat untuk monster tersebut. Kiba menghindari serangan Iblis itu
'' Hebat '' ucap Luffy melihat Kiba
Kiba lalu memotong tangan monster tersebut hingga putus, Iblis itu lalu merasakan kesakitan saat tangan nya di potong oleh Kiba. saat Iblis itu merasakan kesakitan tiba-tiba Koneko lalu menuju ke Iblis tersebut
'' Musnahlah '' kata Koneko dengan wajah datar nya
Koneko lalu memuku tepat di wajah Iblis itu hingga Iblis itu terpental jauh ke belakang, Iblis itu lalu menabrak tembok gudang di belakang nya. Luffy kagum dengan kekuatan fisik Koneko yang sangat kuat
'' Hebat '' kata Luffy
Koneko lalu mendarat dengan halus di tanah sambil melihat Iblis liar itu kesakitan, Iblis itu lalu marah karena telah di hajar. Iblis liar itu lalu menyemprotkan sebuah cairan beracun yang bisa membunuh seorang manusia jika terkena
Koneko menghindari cairan itu dengan melompat ke belakang, Issei mencoba untuk menyerang monster itu dengan Gauntlet nya
Boost ! Boost !
'' Rasakan ini ! ''
Issei lalu memukul Iblis liar itu dengan gauntlet nya, Iblis itu sekali lagi merasakan sakit dan terhempas ke belakang. Issei lalu tersenyum saat menyadari kalau pukulan nya berhasil mengenai Iblis liar itu. Rias tersenyum melihat para budak nya begitu hebat
'' Akeno '' perintah Rias
Akeno lalu mengerti dengan perintah Bucho nya, Akeno lalu mengeluarkan sebuah petir berwarna kuning dari tangan nya. Luffy kaget melihat Akeno bisa mengeluarkan petir.
'' Sekarang saat nya tidur '' kata Akeno dengan tawa psychopat nya
Iblis liar itu lalu merasakan kalau tubuh nya telah tersengat oleh listrik yang bertegangan tinggi. Luffy tambah kagum melihat Akeno
'' Hebat Akeno ! '' teriak Luffy
Akeno hanya tersenyum mendengar pujian Luffy, dia tidak menyangka kalau dengan menggunakan kekuatan nya dia bisa membuat Luffy kagum begitu saja. Rias lalu merasa kalau Akeno begitu senang, Rias merasa tidak mau kalah menunjukan keahlian nya
'' Luffy lihatlah ini ! ''
Luffy lalu melihat ke arah Rias yang sepertinya sedang mengeluarkan sesuatu, tangan Rias lalu di selimuti oleh kekuatan berwarna merah. Luffy masih melihat Rias yang sepertinya akan menunjukan kekuatan nya.
Rias lalu menggunakan kekuatan penghancurkan ke arah Iblis itu, Iblis itu lalu merasakan sakti di semua tubuh nya dan terjadi ledakan cukup besar di gudang itu namun untung nya gudang itu cukup jauh dari tempat pemukiman warga
'' Wow '' kata Luffy kagum melihat kekuatan Rias
Rias lalu tersenyum melihat Luffy yang sepertinya kagum dengan kekuatan nya, Akeno hanya tersenyum melihat Bucho nya yang ikut-ikutan membuat Luffy kagum
'' Baiklah saat nya untuk mengakhiri ini '' kata Rias yang kemudian mengeluarkan kekuatan penghancur nya yang lebih besar
Saat Rias ingin menembakkan kekuatan penghancurnya terlihat lebih besar, namun saat ingin menyerang Iblis itu lagi Iblis itu lalu menggunakan tangan nya yang tersisa menyerang ke arah Akeno. Akeno kaget karena Iblis liar itu akan menyerang nya, Rias lalu melihatnya lalu mencoba menembak tangan monster itu tapi gagal
'' Akeno ! '' teriak Rias
'' Gomu-Gomu No Bazzoka ! ''
Luffy lalu menggunakan kekuatan buah iblisnya untuk menyerang Iblis liar itu agar Akeno tidak jadi terkena serangan Iblis itu. Iblis liar itu lalu merasakan sakit di perutnya saat Luffy memukul Iblis itu
'' Luffy '' Akeno kaget saat Luffy menyelamatkan nya
'' Kau tidak apa-apa Akeno ? '' tanya Luffy
'' Aku baik-baik saja, terima kasih Luffy kun '' kata Akeno
Luffy lalu hanya tersenyum mendengar Akeno baik-baik saja, Rias lalu merasa lega saat Akeno baik-baik saja. Rias lalu menatap Iblis itu dengan kemarahan
'' Beraninya kau ingin menyakiti budak ku '' Rias lalu mengeluarakan kekuatan penghancurnya yang lebih besar lagi
'' Kiba '' Rias lalu memperintah Kiba untuk menyerang Iblis liar itu aka tetapi terlihat Kiba hanya terdiam seperti sedang memikirkan sesuatu
Rias heran melihat Kiba hanya diam saja sedangkan Iblis liar itu semakin menggila. '' Hey Kiba ada dengan mu ? '' tanya Rias namun tidak ada jawaban dari Kiba
Iblis liar itu lalu mulai menyerang Koneko dengan cairan nya lagi akan tetapi Koneko berhasil menghindari tembakan cairan dari Iblis liar itu. Issei mencoba menyerang Iblis itu akan tetapi kesulitan karena Iblis liar itu mulai marah
'' Gomu-Gomu no Muchi ! '' Luffy lalu menendang monster itu
Monster itu lalu terpental ke samping setelah terkena tendangan dari Luffy dan akhirnya menabrak sisi lain gedung. Luffy melihat monster itu dengan rasa puas karena sudah menendang nya
Boost ! Boost ! Boost
'' Sekarang giliran ku '' Issei lalu memukul monster itu tanpa memberi monster itu untuk istirahat. tidak sampai di situ saja, Koneko lalu mendendang Iblis itu tempat di wajah. Akeno juga tidak mau kalah, dia lalu mengeluarkan petir nya dan sekali lagi menyerang Iblis itu lagi
Rias pun sebagai serangan akhir, dengan kekuatan penghancurnya, Rias lalu menembak ke arah Iblis itu dan akhir bagi Iblis itu. Iblis itu lalu terkena tembakan dari Rias dan akhirnya meledak menjadi berkeping-keping
Luffy kagum dengan kekuatan Rias yang begitu hebat, para Peerage Rias lalu merasa lega karena sudah mengalahkan Iblis liar itu. Rias lalu melihat ke arah Kiba dengan marah, Rias lalu berjalan mendekati Kiba yang sepertinya sadar dengan apa yang terjadi
Plak !
Rias lalu menampa Kiba, Luffy dan para Peerage Rias lalu kaget melihat Rias menampar Kiba dengan cukup keras. Luffy melihat Kiba sepertinya merasa bersalah
'' Ada apa dengan mu ! kau bisa saja mencelakai yang lain nya, kenapa kau diam ?! '' tanya Rias dengan kemarahan karena kelalaian Kiba
'' Maafkan aku Bucho, hari ini aku merasa tidak merasa baik '' kata Kiba
Rias heran dengan perkataan Kiba tentang nya hari ini yang sepertinya memiliki masalah, Luffy lalu mulai mengerti Kiba. Luffy berpikir kalau Kiba sepertinya memiliki masalah
'' Aku permisi dulu Bucho '' Kiba lalu pamit kepada Rias untuk pulang duluan
Rias dan para Peerage nya merasa aneh dengan Kiba hari ini, Luffy yang melihat Kiba lalu mulai berjalan mengikuti nya untuk mengetahui kenapa dengan Kiba
'' Luffy kau mau kemana ? '' tanya Rias melihat Luffy sepertinya mengikuti Kiba
'' Aku akan mengikuti Kiba, dia sepertinya memiliki masalah jadi aku akan membantu nya '' kata Luffy dengan tersenyum
Rias lalu mengerti dengan Luffy, Luffy ingin membantu Kiba dengan masalah nya. Rias tersenyum melihat Luffy yang begitu peduli dengan teman nya
'' Luffy kun memang orang baik ya '' kata Akeno melihat Luffy
'' Tentu saja, dia akan menjadi suami ku suatu hari nanti '' kata Rias blak-blakan
Para Peerage Rias lalu kaget mendengar perkataan dari Rias, Akeno lalu tertawa kecil mendengar perkataan Rias, Koneko hanya memakai wajah netral nya sambil bertanya-tanya arti maksud dari perkataan Bucho nya sedangkan Issei terlihat sangat sedih saat mendegar Bucho nya kalau Luffy akan menjadi suami nya.
~X~
DENGAN LUFFY DAN KIBA
Kiba sedang berjalan menuju kembali ke sekolah, dia berpikir sebaiknya dia menenangkan dirinya yang sekarang. Kiba berpikir tentang pedang suci yang di bicarakan oleh kedua wanita tadi siang
'' Woy Kiba ! ''
Kiba lalu mendegar suara seseorang yang memanggil nya dari belakang, terlihat Luffy yang memanggil nya
'' Luffy '' kata Kiba kaget melihat Luffy mengukuti nya
'' Tunggu Kiba '' kata Luffy mengejar Kiba. Luffy lalu sudah sampai di depan Kiba
'' Luffy, sedang apa kau ? '' tanya Kiba
'' Aku mengikuti mu '' kata Luffy blak-blakan
Kiba mengangguk mengerti akan tetapi dia masih tidak tahu kenapa Luffy mengikuti nya. Kiba tidak tahu tujuan dari Luffy
'' Kenapa kau mengikutiku ? '' tanya Kiba
'' Tentu saja membantumu '' jawab Luffy dengan santai
'' Membantu ku ? ''
'' Ya, aku lihat sepertinya kau memiliki masalah, jadi aku akan membantu mengenai masalah itu '' kata Luffy dengan tersenyum
Kiba kaget melihat Luffy yang ingin membantu nya, dia sama sekali tidak tahu kalau Luffy begitu peduli dengan teman nya. Kiba lalu merasa terharu melihat Luffy begitu peduli dengan nya
'' Terima kasih Luffy '' kata Kiba berterima kasih
Luffy lalu hanya tersenyum mendengar Kiba berterima kasih kepada nya. tanpa disadari oleh Luffy dan Kiba ada seseorang yang mendatangi mereka
'' Wah sepertinya aku menemukan buruan disini '' kata seseorang itu
Luffy dan Kiba lalu melihat ke samping mereka untuk melihat siapa yang bersuara, terlihat orang itu adalah Freed. Kiba kaget melihat orang itu sedangkan Luffy hanya kebingungan melihat orang itu sepertinya mengenal Kiba
'' Hey Kiba, kau kenal dia ? '' tanya Luffy
'' Ya, dia bukan teman '' kata Kiba memperingatkan Luffy
Luffy lalu melihat ke arah Freed dengan tatapan netral, Freed lalu mengeluarkan sebuah pedang dan pistol. Kiba lalu sudah mengeluarkan pedang nya untuk melawan Freed
'' Ternyata kau tidak berubah juga Iblis kun '' kata Freed melihat Kiba yang sudah bersiap-siap '' Tapi kali ini aku tidak akan kalah ''
Freed lalu menyerang Kiba dengan dengan pedang nya dan Kiba lalu menghadang pedang Freed dengan pedang nya akan tetapi
'' Apa ini ? '' Kiba kaget saat melihat pedang nya seperti nya tidak sanggup melawan pedang Freed
'' Terkejut ? pedang ini sangat berbeda dengan pedang sebelum nya ''
Kiba merasa kalau pedang itu bukanlah pedang biasa, Luffy melihat Kiba bertarung hanya terdiam menyaksikan pertarungan antara Kiba dan Freed. Luffy berpikir kalau Kiba sepertinya bisa mengalahkan orang itu. Kiba lalu mundur ke belakang kelelahan melawan Freed yang sepertinya berbeda dengan sebelum nya
'' Bagaimana Iblis kun ? pedang ku kuat kan '' kata Freed mengejek Kiba
Kiba melihat pedang itu lalu merasa aneh, dia sepertinya pernah melihat pedang itu. Luffy lalu mendekati Kiba untuk melihat kalau dia baik-baik saja
'' Pedang ini adalah salah satu pedang suci '' sambung Freed
Kiba lalu terkejut saat mendengar perkataan Freed mengenai kalau pedang itu adalah salah satu pedang suci. Kiba lalu tiba-tiba marah mendengar Freed
'' Jadi itu adalah pedang suci lagi '' Luffy melihat pedang itu dengan seksama '' Keren ! '' kata Luffy melihat pedang suci lagi
Freed lalu merasa heran dengan anak di depan nya ini, dia bertanya-tanya apakah anak ini adalah anak baru yang menjadi Iblis
'' Hey bocah topi jerami '' panggil Freed.
Luffy lalu melihat Freed dengan tatapan tanya, Luffy bingung kenapa memanggil nya
'' Apakah kau baru menjadi Iblis ? '' tanya Freed kepada Luffy
'' Tidak, aku bukan iblis '' kata Luffy dengan polos
Freed lalu merasa heran dengan anak di depan nya ini, anak ini bukan lah Iblis tapi dia akan tetap membunuh anak ini karena sudah berhubungan dengan Iblis
'' Oh begitu tapi aku akan tetap membunuh mu karena kau sudah berhubungan dengan Iblis '' kata Freed mengancam Luffy. Luffy lalu hanya melihat Freed dengan tatapan netral.
'' Kau tidak akan bisa membunuh ku '' kata Luffy dengan wajah netral dan polos
Freed lalu terheran dengan anak manusia di depan nya ini. anak ini berpikir kalau dia tidak akan terbunuh oleh nya
'' Jangan banyak bicara lagi '' Tiba-tiba Kiba lalu menyerang Freed dengan pedang lagi
Freed lalu kaget saat Kiba menyerang nya saat dia sedang berbicara dengan Luffy. Freed lalu menggunakan pedang nya untuk melawan pedang Kiba dan terjadi lah perkelahian pedang
'' Kau kira bisa mengalahkan pedang suci ini ? '' ejek Freed
'' Aku akan menghancurkan pedang itu ! '' kata Kiba dengan marah. Luffy melihat Kiba hanya terheran karena sepertinya tidak suka dengan pedang itu
Kiba dan Freed lalu terus bertarung dengan menggunakan pedang mereka, Freed memiliki keuntungan karena pedang suci nya sedangkan Kiba harus berusaha melawan Freed. Freed lalu mengeluarakan pistol nya dan kemudian menembak kaki Kiba, Kiba lalu terjatuh dan tidak bisa bangkit lagi
'' Sial '' ucap Kiba
'' sampai jumpa Iblis kun '' Freed lalu mencoba menembak Kiba lagi
Namun saat Freed menembak Kiba dan pelurunya menuju Kiba, ada seseorang yang di depan Kiba mencoba untuk melindungi Kiba dan akhirnya pun tertembak. ternyata adalah Luffy yang di depan Kiba
'' Luffy ! '' Kiba kaget melihat Luffy melindunginya dari peluru itu
'' Matilah kau '' kata Freed melihat Luffy melindungi Kiba
Namun saat di lihat lebih dekat lagi, Freed bisa melihat kalau Luffy tidak berdarah saat di tembak, dan ternyata Luffy menggunakan haki Buso nya tepat di dadanya tepat arah tembakan itu. Luffy merasa kalau peluru itu bukanlah peluru biasa sehingga Luffy melapisi dada nya dengan Buso nya sehingga tidak terlalu berefek dengan peluru cahaya dari Freed
'' Apa '' Freed tidak percaya kalau Luffy masih hidup dan tidak terlihat ke sakitan saat peluru nya mengenai dadanya
Luffy menatap Freed dengan marah karena sudah melukai teman nya, Luffy lalu menuju Freed mencoba menyerang nya
'' Kau mau menyerang ku ? jangan terlalu percaya diri bocah topi jerami '' Freed lalu menggunakan pistolnya untuk menembak Luffy tapi Luffy bisa menghindari peluru itu dengan haki Kebun nya. Freed kaget melihat Luffy bisa menghindari semua tembakan nya
Luffy lalu mengangkat tangan nya kemudian memukul Freed tepat di wajah dengan kuat, Freed lalu merasakan kalau wajah nya seperti terkena pukulan yang sangat kuat. Freed lalu terhempas ke belakang
Luffy melihat Freed menghantam tiang listrik di belakang nya, Kiba melihat Luffy menghajar Freed merasa kagum melihat Luffy bisa menghindari semua tembakan Freed
'' Sialan kau bocah topi jerami '' Freed lalu merasa kesal dengan Luffy
Freed lalu merasa kalau dia tidak akan bisa mengalahkan Luffy kemudiam memutuskan untuk mundur dulu.
'' Kita akan bertemu lagi '' Freed lalu mengguanakan sebuah bola dan menghatamkan nya ke tanah dan terjadi sebuah silauan yang sangat terang sehingga bisa menyilaukan mata Luffy dan Kiba. setelah cahaya itu menghilang terlihat kalau Freed sudah lari
'' Dia lari '' ucap Luffy melihat Freed sudah tidak ada
Luffy lalu berjalan menuju ke arah Kiba untuk melihat kalau dia akan baik-baik saja
'' Kau tidak apa-apa ? '' tanya Luffy
'' Aku tidak apa-apa '' jawab Kiba
Kiba lalu mulai berdiri walaupun kaki nya terasa sakit, Luffy membantu Kiba untuk berdiri '' terima kasih Luffy '' kata Kiba ke arah Luffy. Luffy lalu hanya tersenyum
Luffy lalu membawa Kiba menuju ke sekolah
~X~
DI SEBUAH GEREJA
Di sebuah Gereja terlihat ada dua orang wanita yang sedang mandi di dalam kamar mandi di gereja itu. terlihat ada kolam di Gereja itu. Kedua wanita itu telanjang dan sedang duduk di kolam itu
'' Kau yakin kalau tempat tadi salah, Xenovia ? '' tanya Irina kepada Xenovia
'' Ya aku yakin '' kata Xenovia yakin
'' Baiklah kalau begitu, jadi kita harus mencari lagi besok '' ucap Irina
'' Ya begitulah ''
Irina lalu melihat Xenovia sedang memikirkan sesuatu, Irina lalu ingat kalau dia sedang bertarung dengan seseorang yang di duga Iblis tadi siang
'' Kenapa dengan mu Xenovia ? '' tanya Irina
'' Aku sedang memikirkan pertarungan tadi siang '' kata Xenovia
'' Pertarungan dengan keluarga Gremory ? ''
'' Benar '' jawab Xenovia
'' Memang nya kenapa dengan pertarungan tadi siang ? aku ingat kalau kau bertarung dengan salah satu Iblis Gremory itu '' tanya Irina
'' Ya, aku sedang memikirkan anak bertopi jerami itu '' kata Xenovia
'' Oh anak aneh itu, aku melihat kalau anak itu begitu bersemangat dan tidak terlalu takut saat dia melawan mu '' Irina lalu mengingat Luffy
'' Itulah yang sedang kupikirkan, anak topi jerami itu sepertinya sangat kuat, dia bisa menghindari semua tebasan ku padahal semua Iblis yang ku lawan sangat jarang ada yang bisa menghindari serangan ku '' kata Xenovia mengingat Luffy bisa menghindari semua serangan nya
'' Ya aku juga merasa heran, anak itu sepertinya bukanlah Iblis biasa '' duga Irina
'' Ya kau benar '' setuju Xenovia
'' Di tambah dia tadi sangat lucu memberikan nama baru untukmu '' Irina lalu tertawa saat mengingat Luffy memberi nama kepada Xenovia
Xenovia lalu merasa jengkel melihat Irina menertawakan nya mengingat saat Luffy memberikan nama aneh kepada nya karena Luffy merasa kesulitan mengucapkan nama nya
'' Diam lah irina ! '' kesal Xenovia malu
Irina masih tertawa dan kemudian berhenti tapi masih tertawa kecil, Xenovia lalu menenangkan amarah nya dan kemudian melihat ke arah Xenovia
'' Aku merasa kalau pedang suci itu akan segera di bangkitkan '' Xenovia lalu merubah topik pembicaraan. Irina lalu mulai tenang dan kemudian melihat ke arah Xenovia
'' Aku juga merasa begitu ''
~X~
DI ATAP SEBUAH BANGUNAN
Terlihat sekarang ada seorang wanita yang sedang berdiri di atas sebuah bangunan gedung yang tinggi, Wanita itu sedang memikirkan sesuatu. Saat Wanita itu sedang memikirkan sesuatu tiba-tiba datang lah seseorang di belakang wanita itu dengan elemen yang sangat gelap. Wanita itu menyadari orang itu
'' Ingatlah tugas mu, Lily '' kata seseorang di belakang Wanita itu
'' Tenang saja, aku masih mengingat tugas ku, aku akan segera membunuh manusia itu karena sepertinya dia akan menjadi masalah bagi kita '' kata Lily kepada orang di belakang nya
'' Baguslah, Master akan sangat marah jika kau akan gagal ''
'' Tenang saja, aku tidak akan mengecewakan master '' kata Lily dengan percaya diri
Orang di belakang Lily lalu menghilang dengan cepat di selimuti oleh elemen kegelapan yang sangat tebal. Lily lalu mendesah pasrah
'' Aku masih membutuhkan kalian, jangan kira aku sudi bergabung dengan kalian, aku bergabung dengan kalian agar aku bisa membalaskan dendam kepada orang itu '' kata Lily sambil melihat ke bawah kota Kouh
'' Maaf kan aku Evelin sama, aku terpaksa melakukan ini '' sambung Lily mengingat seseorang
BERSAMBUNG
Akhir bab
Di bab ini kalian akan menyadari kalau Luffy akan bertarung dengan seseorang yang kuat, kalian pasti sudah tahu siapa yang akan di lawan oleh Luffy
Untuk Yehezkiel64 : Kalau tidak salah kata dragon slayer itu berasal dar Fairy Tail ya ? maaf saya tidak pernah lagi menonton Fairy Tail tapi saya pernah nonton saat masih kecil di Indosiar, terima kasih sudah memberika saran karakter baru : )
Zoro akan segera beraksi di chapter mendatang melawan seseorang orang, dan kalian pasti bertanya-tanya apakah Law akan datang ? jawab nya adalah rahasia :V
Aku juga berpikir kalau aku akan membuat fanfic lagi, yaitu crossover lagi antara One piece dengan anime lain nya, karena sangat jarang melihat One piece Crossover dengan anime lain, tapi saya bingung dengan anime apa ?, tapi jangan khawatir saya akan tetap akan melanjutkan fanfic ini walapun tidak terlalu populer tapi saya senang karena ada yang menyukai fanfic saya : )
Terima kasih yang sudah baca dan Review
Jangan lupa untuk tinggalkan Review
Kalau masih ada saran, pertanyaan dan yang lain nya, kalian bisa Review
Sampai jumpa di bab berikut nya
Salam Author
