Disclaimer : Eiichiro Oda & Ichiei Ishibumi
warning :Non Canon, dll
SAATNYA KEBANGKITAN PEDANG SUCI
DI TEMPAT YANG JAUH
'' Tunggu Lulu sama ! '' teriak seorang penjaga kepada seorang anak kecil di depan nya
'' Ada apa ? '' tanya anak itu
'' Mau kemana anda ? '' tanya penjaga itu balik
'' Aku mau ke desa '' jawab Lulu
'' Kenapa anda mau ke desa ? '' tanya penjaga itu lagi
'' Aku mau main dengan anak di desa '' jawab Lulu dengan polos
Penjaga itu melihat Lulu yang begitu tidak sabar bermain dengan anak-anak seumuran nya, penjaga itu tahu kalau Lulu masih anak-anak dan ingin bermain dengan anak seumuran nya akan tetapi masih ada beberapa orang jahat di luar sana yang mengincar sang putri. Di tambah lagi masih ada pemberontak yang tidak suka dengan pemerintahan kerajaan
'' Sudah biarkan dia ''
Terdengar ada suara wanita di dekat mereka, penjaga itu lalu melihat siapa yang berbicara. terlihat kalau yang berbicara adalah sang Ratu yang sepertinya mengerti dengan pembicaraan ini
'' Yang mulia '' kata penjaga itu ke arah sang Ratu
'' Mama ! '' teriak Lulu yang kemudian memeluk ibu nya
Sang Ratu lalu mengelus-elus kepala putrinya yang masih muda itu, sang putri hanya tersenyum melihat ibunya yang mengelus kepala nya
'' Jadi kau mau ke desa ? '' tanya sang Ratu lagi
'' Ya mama, aku mau ke desa dan bermain dengan anak-anak di sana '' kata Lulu dengan polos
'' Baiklah kau boleh kesana ''
'' Tapi yang mulia-''
'' Tidak apa-apa, dia akan aman di sana '' kata Ratu dengan meyakinkan. Penjaga itu lalu mengerti dengan Ratunya
'' Terima kasih mama, hihihihi '' kata Lulu sambil tertawa
Lulu lalu pergi dari Istana menuju ke desa, sang Ratu melihat anak nya yang periang hanya tersenyum. '' Dia mengingatkan ku kepada seseorang '' sambung sang Ratu melihat putrinya berlari dengan riang
'' Apakah tidak apa-apa seperti ini, yang mulia ? ''
'' Tidak apa-apa, dia masih kecil jadi dia perlu bermain dengan anak seumuran nya '' kata sang Ratu
'' Baiklah saya mengerti ''
'' Oh Iya, apakah kalian sudah menemukan kabar Lily ? '' tanya sang Ratu
'' Ya kami sudah mendapatkan kabar nya, ada salah satu perjurit kita yang melihat nya di sebuah kota di dunia manusia '' kata salah satu penjaga memberitahu
'' Oh baguslah coba beri tahu aku nama kota nya aku akan kesana'' perintah sang Ratu
'' Dia ada di sebuah kota manusia bernama kota Kouh '' kata Penjaga itu
'' Kota Kouh ? baiklah aku akan kesana, tolong jaga Istana '' kata sang Ratu
'' Baiklah yang mulia ''
Wanita itu lalu pergi keluar Istana untuk menuju ke kota yang di sebutkan oleh prajurit nya, para penjaga lalu memberi hormat kepada sang Ratu yang akan pergi keluar kerajaan
~X~
DI KOTA KOUH
Di pagi yang indah dan cerah tidak ada hujan maupun angin yang berhembus kuat. anak-anak muda sedang bersekolah dan memulai masa muda mereka namun ada ketiga anak sekolah yang sedang berlari menuju ke sekolah mereka dengan kecepatan yang tinggi
'' Kita akan terlambat ! '' teriak anak Lelaki yang memakai topi jerami
'' Ini salah mu Luffy ! kenapa kau bisa kesiangan lagi ! '' teriak seorang Wanita
'' Sudah lah jangan bertengkar, kita harus segera sampai ke sekolah '' kata seorang Wanita berambut merah
Mereka berlari dengan kecepatan tinggi tanpa ada istirahat, Luffy yang memimpin karena dia memiliki kecepatan yang tinggi walau hanya seorang manusia, kedua adalah Rias dan yang terakhir adalah Ayano
'' Tunggu aku '' kata Ayano kesal karena di tinggal agak jauh
'' Cepatlah Ayano ! '' ucap Luffy kepada Ayano
Setelah berlari cukup lama mereka pun sampai di gerbang sekolah Kouh, mereka pun lega karena tidak terlambat dan terlihat masih ada beberapa anak murid yang masih berdatangan
'' Syukurlah kita tidak terlambat shishishi '' kata Luffy sambil tertawa
Rias juga senang karena mereka tidak terlambat sedangkan Ayano masih kelelahan karena aksi lari-lari tadi. Ayano bertanya-tanya apakah dia akan tetap selamat bersama kedua orang yang memiliki fisik yang tidak normal
'' Baiklah Ayano kami akan pergi ke kelas dulu '' kata Rias kepada Ayano
Ayano lalu mengangguk mengerti dan kelihatan masih kelelahan, Ayano melihat Luffy dan Rias sudah pergi ke kelas mereka. Ayano lalu pergi menuju ke kelas nya juga tanpa menunggu lagi karena takut akan terlambat masuk ke dalam kelas
Luffy dan Rias sedang menuju ke kelas mereka, para murid lain melihat Rias hanya takjub seperti biasanya dan Luffy mendapatkan hinaan dari para murid. Luffy tidak memperdulikan hinaan dari para murid, Luffy terus berjalan mengikuti Rias dari belakang.
'' Hey bukankah dia si pembuat masalah ? ''
'' Benar, dialah orang nya ''
'' Bagaimana dia bisa dekat dengan Rias sama ''
Suara bisik-bisik terdengar oleh para murid kepada Luffy, Luffy merasa tidak terganggu dengan bisik-bisikan itu. Luffy dan Rias lalu sampai ke kelas mereka, Rias lalu membuka pintu kelas dan kemudian mereka pun masuk ke dalam kelas, Rias duduk di tempat duduk nya begitu juga dengan Luffy
Seorang Guru lalu datang ke dalam kelas mereka, Rias melihat Luffy yang sekarang sedang merasa bosan karena harus mendengar seseorang berbicara dengan sangat lama
SKIP TIME
Luffy dan Rias sekarang sudah ada du club penelitian ilmu gaib, Rias duduk di tempat duduk nya seperti biasa sedangkan Luffy duduk di tempat duduk tamu bersama Koneko yang sedang memakan cemilan nya
'' Jadi Luffy, aku mau tahu tentang diri mu lagi '' kata Rias kepada Luffy
Luffy lalu melihat Rias '' Tentang ku ? bukankah kau sudah mendengarnya '' kata Luffy kepada Rias
'' Ya aku sudah mendengarnya tapi itu masih sedikit, aku mau tahu tentang keluarga mu '' kata Rias penasaran dengan keluarga Luffy
'' Aku juga penasaran '' Akeno lalu juga mulai penasaran tentang siapa sebenarnya Luffy
'' Jadi kalian semua mau tahu siapa sebenarnya aku '' kata Luffy kepada Akeno dan yang lain nya
'' Benar '' kata para Peerage Rias
'' Baiklah aku akan menceritakan siapa diri ku '' kata Luffy dengan tersenyum '' Baiklah aku akan mulai, pertama aku tinggal di sebuah desa yaitu desa Fuusha, aku tinggal bersama kakekku dan para warga di sana '' kata Luffy menjelaskan tempat lahir nya, Rias dan Peerage nya lalu mengangguk mengerti
'' Hingga muncul seorang bajak laut yang mengubah ku, dia adalah Shanks seorang bajak laut yang hebat '' kata Luffy mengingat Shanks yang selalu saja mengerjai nya sejak kecil
'' Shanks ! '' Rias kaget saat mendengar kata Shanks
'' Suatu hari ada beberapa bandit dari gunung yang menghina nya di depan mataku, aku tidak terima mereka menghina Shanks, aku melawan mereka akan tetapi aku masih terlalu kecil saat itu '' Luffy mengingat saat kecil di hajar oleh para bandit saat kecil. para peerage nya benar-benar tertarik dengan cerita Luffy yang begitu penuh dengan moment yang begitu beraneka sedangkan Rias masih berpikir tentang perkataan Luffy tentang Shanks. '' Bucho '' tiba-tiba Akeno lalu memanggil Rias
'' Ada apa Akeno ? '' tanya Rias
'' Kenapa kau terbengong ? '' tanya Akeno balik
'' Tidak, aku hanya memikirkan tentang sesuatu saja '' kata Rias mencoba meyakinkan Akeno. Akeno lalu mengangguk mengerti kemudian melihat Luffy lagi untuk mendegar kelanjutan cerita nya
'' Shanks lalu datang untuk menyelamatkan ku walaupun dia sempat mengejek ku, Shanks terlihat begitu marah saat aku di hajar oleh para bandit itu, salah satu anak buah Shanks lalu menghajar semua bandit itu kecuali pemimpinya yang lari sambil membawa ku '' Rias dan para Peerage nya lalu mulai khawatir dengan nasib Luffy selanjutnya
'' Terus itu apa yang terjadi dengan mu Luffy ? '' tanya Rias khawatir
'' Aku dibawa oleh bandit itu untuk melarikan diri, setelah bandit itu tidak merasakan kalau aku tidak berguna lagi lalu membuang ku ke laut '' kata Luffy. Rias lalu kaget mengetahui salah satu kelemahan dari buah Iblis
'' Bandit itu menertawakan itu saat aku tidak bisa berenang ''
'' Tunggu ! kau tidak bisa berenang ? '' tanya Issei kepada Luffy
'' Benar karena aku memakan buah Iblis '' kata Luffy blak-blakan
'' Buah Iblis ? apa itu ? '' tanya para Peerage dengan wajah tanya
'' Aku akan menjelaskan nya '' Rias lalu membantu Luffy untuk menjelaskan tentang buah Iblis '' Buah Iblis adalah buah yang memiliki kekuatan jika dimakan oleh seseorang '' kata Rias mulai menjelaskan
'' Kekuatan ? kekuatan seperti apa ? '' tanya Kiba mulai tertarik
'' Sangat banyak tipe kekuatan nya, kekuatan buah Iblis di bedakan menjadi tiga tipe, pertama adalah buah Zoan dimana seseorang yang bisa memakan jenis ini bisa merubah dirinya menjadi bentuk makhluk hidup lain. Kedua tipe paramecia, orang yang memakan buah Paramecia akan memiliki kekuatan buatan. dan yang terakhir Logia yaitu kekuatan dari alam
Para Peerage Rias lalu mengangguk mengerti penjelasan buah Iblis ini dari Bucho, Asia lalu melihat ke arah Luffy yang memiliki firasat kalau dia telah memakan buah Iblis
'' Apakah Luffy san memakan buah Iblis ? '' duga Asia
'' Benar, aku memakan buah Gomu-Gomu, yaitu aku adalah manusia karet '' kata Luffy sambil menarik pipinya yang terlihat memanjang
Asia dan yang lain nya lalu kaget melihat kekuatan Luffy yang sebenarnya, jadi itulah kenapa Luffy bisa memanjang kan tangan dan kakinya di saat pertarungan dengan Raiser
'' Jadi itu menjelaskan kenapa tangan dan kaki mu bisa memanjang '' kata Issei kepada Luffy
'' Begitulah '' jawab Luffy sambil tersenyum
'' Jadi apakah kau juga bisa memanjang kan bagian ''itu'' ? '' tanya Akeno dengan menggoda
Rias dan yang lain nya lalu kaget mendegar pekataan Akeno, Rias tampak kaget melihat Akeno menggoda Luffy, Kiba hanya tersenyum, Koneko masih memakan cemilan nya tapi mendegarkan, Asia tampak tidak mengerti dan Issei hanya heran dengan pertanyaan Akeno
'' Bagian apa ? '' tanya Luffy polos
'' Bagian itu '' Akeno lalu menunjuk ke bawah Luffy. Luffy lalu melihat bagian barang berharga nya
'' Oh, tentu saja bisa ''
'' Jangan di jawab ! '' teriak Rias dengan wajah memerah mendengar Luffy bisa memanjang kan burung kecil nya
'' Ada apa dengan mu Rias ? '' tanya Akeno
Rias lalu menatap Akeno dengan tatapan tajam, Akeno hanya tertawa kecil melihat Rias yang tiba-tiba wajah nya memerah. Issei dan Kiba hanya tersenyum pahit sedangkan Koneko hanya menatap Luffy dengan tatapan aneh
'' Lalu apa yang terjadi, Luffy kun ? '' Akeno lalu melihat Luffy menyuruhnya melanjutkan masa lalu nya. Rias lalu tambah marah karena di abaikan
'' Setelah bandit itu menertawakan ku, ternyata ada monster laut di sekitar situ '' Luffy lalu mengingat monster laut yang ingin memakan nya
'' Monster laut ? '' tanya Rias
'' Benar, mereka adalah makhluk besar yang menghuni lautan di dunia ku '' kata Luffy
'' Apakah mereka besar ? '' tanya Issei
'' Mereka sangat besar sekali '' kata Luffy sambil mencoba mengukur ukuran monster laut. '' dan Sea king lebih besar dari Monster laut '' kata Luffy mengingat sea king di pulau manusia ikan
'' Apakah mereka memakan manusia ? '' tanya Asia yang sedikit ketakutan setelah mendengar monster laut
'' Ya '' jawab Luffy. Asia lalu tambah takut
'' Monster laut itu lalu memakan bandit itu dan kemudian mencoba untuk memakan ku '' kata Luffy
Rias dan yang lain nya mulai mengerti dengan masa kecil Luffy yang begitu menyeramkan hampir di makan oleh seekor monster laut. '' Terus apa yang terjadi kepada mu ? '' tanya Rias lagi khawatir
'' Untung nya Shanks datang menyelamatkan ku '' kata Luffy mengingat Shanks menyelamtkan nya hampir di makan oleh monster laut itu
'' Shanks datang menyelamatkan mu ? itu hebat '' kata Asia kagum dengan orang bernama Shanks ini
'' Ya, dia menyelamatku namun dia kehilangan tangan kirinya '' Rias dan para Peerage nya kaget mendengar Luffy bawah Shanks kehilangan tangan nya menyelamatkan Luffy '' tapi kau tahu apa yang di bilang ? dia bilang bahwa itu hanya lah tangan '' kata Luffy mengingat Shanks mengatakan hal hebat
Para Peerage Rias tersenyum mendengar kisah masa lalu Luffy, Rias kaget mendengar Shanks menyelamatkan Luffy. Rias seperti terlihat senang mendengar Luffy menceritakan masa kecil nya
'' Setelah dia menyelamatkan ku, dia lalu harus pergi untuk melanjutkan penjalanan menjadi bajak laut, aku tidak terlalu sedih saat dia akan pergi, saat dia mengejek ku mengatakan kalau aku tidak akan bisa menjadi bajak laut, aku lalu marah dan berjanji kepadanya kalau aku akan menjadi bajak laut terhebat dan perkataan ku itu lalu merubah segala nya '' Luffy lalu memegang topi jerami nya sambil mengingat saat Shanks memberikan nya '' dia memberikan topi jerami ini dan mengatakan kalau aku harus mengembalikan kepada nya saat aku menjadi bajak laut yang hebat suatu saat nanti '' kata Luffy mengingat Shanks
Rias dan para Peerage nya merasa takjub dengan masa kecil Luffy yang begitu penuh aksi dan janji yang suci antara bajak laut. Luffy lalu kembali memakai topi jerami nya lagi
'' Jadi sebab itu lah kau menjadi bajak laut ? '' duga Akeno
'' Benar '' jawab Luffy
Issei terlihat tidak percaya kalau Luffy akan menceritakan masa lalu nya di dunia nya, Luffy merasa senang saat menceritakan masa lalu nya kepada teman-teman nya
'' Setelah itu aku di bawa oleh kakek ku ke hutan untuk berlatih '' sambung Luffy
'' Berlatih ? '' Rias tidak tahu kalau Luffy ternyata sudah berlatih sejak kecil
'' Benar, kakek ku selalu saja melatih ku dengan sangat keras '' Luffy lalu menceritakan tentang kakek nya
'' Seperti apa saja latihan yang kau lalui ? '' tanya Issei
'' Aku harus berkelahi dengan monyet di hutan, kakek terkadang melemparkan ku ke sebuah lubang, saat dia marah dia lalu melemparku ke dalam hutan saat malam hari '' kata Luffy mengingat masa latihan nya dengan kakek nya
Rias dan para Peerage nya lalu merasa kasihan dengan masa kecil Luffy yang kurang bahagia, termasuk Akeno yang memiliki masalah keluarga yang kacau
'' Luffy kun '' Akeno lalu memanggil Luffy. Luffy lalu melihat ke arah Akeno
'' Ada apa Akeno ? '' tanya Luffy
'' Apakah kau membenci kakek dan Ayah mu ? '' tanya Akeno
Yang lain nya terkaget dengan pertanyaan Akeno termasuk Rias yang mengetahui masa lalu Akeno, Luffy terdiam mendenger pertanyaan dari Akeno kemudian Luffy tersenyum
'' Tidak '' jawab Luffy
Akeno kaget mendengar jawaban dari Luffy, dia sama sekali tidak membenci kakek nya dan Ayah nya yang tidak bisa menjaga nya dari kecil. Akeno berpikir tentang jawaban dari Luffy dan kemudian terdiam
'' Kenapa aku harus membenci mereka ? mereka adalah keluarga ku '' kata Luffy sambil tersenyum ceria. Akeno hanya terdiam mendengar penjelasan Luffy. Rias tersenyum melihat Luffy yang begitu baik kepada keluarga nya
'' Kakek ku melakukan itu karena dia berpikir kalau aku harus menjadi orang kuat untuk menjaga teman-teman ku '' kata Luffy
Koneko melihat Luffy dengan tatapan hormat karena dia sangat mengerti maksud dari keluarga nya, Issei dan Kiba lalu tersenyum. Akeno lalu mengerti dengan perkataan Luffy dan maksud dari keluarga nya
'' Keluarga nya ingin dia menjadi orang kuat '' pikir Akeno melihat Luffy
Luffy lalu menceritakan tentang dirinya saat bertemu dengan Ace dan Sabo kedua kakak nya, kemudian menceritakan semua anggota kru, kisah perjalanan nya menglilingi Grand Line dan New World. Rias dan yang lain nya hanya kagum dengan perjalanan Luffy yang penuh dengan kejadian-kejadian yang sangat menarik
Luffy terus menceritakan kisah nya sampai mereka lupa kalau saat nya masuk ke kelas, mereka terus mendengarkan kisah Luffy dengan begitu penasaran. Luffy juga kelihatan senang saat menceritakan kisah nya
'' Kisah yang hebat Luffy '' kata Rias setelah mendengar kisah Luffy yang penuh dengan kejadian-kejadian, para peerage Rias melihat Luffy dengan tatapan kagum termasuk Koneko melihat Luffy, Luffy menceritakan kalau dia memiliki seorang kakak yang tidak memiliki hubungan darah namun Luffy sangat menyayangi kedua kakak nya, Koneko teringat oleh kakak nya
~X~
DI RUMAH AYANO
Luffy sekarang sedang ada di dalam rumah Ayano, Luffy sedang makan malam bersama dengan yang lain nya di meja makan termasuk Rias
'' Jadi Luffy sudah menceritakan siapa dirinya kepada Peerage mu, baguslah '' kata Ayano kepada Rias
'' Begitulah, mereka juga terkejut karena tidak menyangka kalau Luffy berasal dari dimensi lain '' jawab Rias
'' Pasti reaksi mereka lucu-lucu '' kata Ayano tertawa kecil
'' Begitulah '' jawab Rias
Ketiga malaikat jatuh sedang menganggu Luffy makan, mereka bersikeras untuk menyuapi Luffy namun tidak ada yang mau mengalah
'' Mittelt ! ini hanya untuk pekerjaan wanita dewasa sebaiknya kau menyingkir '' kata Reynare ke arah Mittelt. namun Mittelt sama sekali tidak mau mengalah
'' Tidak ! Mittelt tetap mau menyuapi Luffy sama '' kata Mittelt bersikeras
Reynare dan Kalawarner hanya meras kesal dengan sifat keras kepala Mittelt, Luffy merasa kalau mulutnya telah penuh. Ayano dan Rias melihat adegan ini hanya merasa terhibur dengan tingkah mereka bertiga
'' Hey apakah kalian tidak kasihan dengan Luffy ? '' Ayano lalu merasa kasihan dengan Luffy yang sepertinya tidak bisa menampung lagi makanan di mulutnya walaupun dia adalah manusia karet
'' Benar kata Ayano, kalian hentikan itu '' Rias setuju dengan Ayano
Ketiga malaikat jatuh itu lalu melihat ke aran Ayano dan Rias yang sepertinya sudah sangat akrab, mereka tidak tahu kalau tuan mereka akan berteman dengan iblis
'' Berisik ! '' teriak mereka bertiga
Ayano dan Rias lalu kaget mendengar mereka tiba-tiba berteriak marah, Rias lalu tertawa kecil melihat mereka sedangkan Ayano merasa jengkel dengan sikap mereka yang sudah mulai melawan
'' Oh begitu '' Ayano lalu berdiri sambil memegang tinju nya bersiap-siap memukul ketiga malaikat jatuh itu
Ketiga malaikat jatuh itu lalu merasakan ketakutan saat melihay Ayano mendekati mereka dengan tatapan tajam, Ayano lalu menghajar ketiga malaikat jatuh itu. Rias melihat mereka di pukuli oleh Ayano hanya tertawa kecil karena merasa kalau Ayano adalah manusia paling menakutkan bagi ketiga malaikat jatuh itu
Setelah di pukuli oleh Ayano, ketiga malaikat itu lalu merasa tenang dan tidak melakukan masalah lagi. terlihat Luffy hanya tertawa melihat mereka bertiga di pukuli oleh Ayano
'' Baiklah saat nya tidur '' perintah Ayano karena sudah larut
'' Baiklah aku akan tidur dengan Luffy sama '' kata Reynare sambil memeluk lengan Luffy
'' Itu tidak bisa '' Rias menolak usulan Reynare
'' Kenapa ? ''
'' Karena sudah ada aku '' kata Rias
Reynare lalu merasa kesal dengan Rias karena sudah mengganggu nya dari Luffy, terlihat Rias tersenyum dengan senyuman menang. '' Itu tidak bisa ! '' tiba-tiba Kalawarner ikutan-ikutan
'' Apa maksud mu tidak bisa ? '' tanya Rias
'' Maksud ku adalah kau tidak bisa tidur dengan Luffy sama '' tolak Kalawarner
Rias lalu merasa kesal dengan Kalawarner yang ikut-ikutan, Ayano hanya menyaksikan ketiga wanita itu berkelahi lalu melihat ke arah Mittelt
'' Ayo Mittelt kita tidur '' ajak Ayano
'' Baik Ayano sama '' jawab Mittelt mengerti
'' Kenapa Ayano sama tidak mau tidur dengan Luffy sama ? '' tanya Mittelt
'' Tidak apa-apa, aku tidak akan melakukan hal seperti itu tapi aku memiliki rencana untuk Luffy '' kata Ayano kepada Mittelt
Mittelt lalu hanya tersenyum mendengar penjelasan Ayano '' Baiklah saatnya tidur '' kata ajak Ayano kepada Mittelt
Ayano dan Mittelt lalu pergi ke kamar nya Ayano untuk tidur sedangkan Rias dan kedua malaikat jatuh itu masih berkelahi kecil untuk menentukan siapa yang akan tidur dengan Luffy
'' Hey kalian tidak bisa begitu ''
'' Memang nya kenapa Iblis chan ? ''
'' Apakah kau tidak terima ? ''
Rias sekarang sedang didesak oleh kedua malaikat jatuh itu, Rias lalu berpikir mencari ide untuk bisa tidur dengan Luffy
'' Tidak ! akan tidak akan bisa membiarkan itu '' Rias lalu mengeluarkan kekuatan penghancurnya untuk menyerang kedua malaikat jatuh itu
'' Oh jadi kau akan menggunakan cara kekerasan ya ? baiklah '' Reynare dan Kalawarner lalu berubah menjadi mode malaikat malaikat jatuh mereka
Rias dan kedua malaikat jatuh itu lalu menatap satu sama lain dengan tatapan yang saling mengancam, mereka sudah bersiap-siap menyerang satu sama lain
'' Jadi bagaimana Luffy apakah kau mau aku mau menghajar kedua burung gagak ini ? '' ejek Rias kepada kedua malaikat jatuh itu
'' Jangan terlalu sombong Iblis chan '' kata ejek Reynare balik
Ketiga wanita itu lalu melihat Luffy untuk melihat jawaban mereka akan tetapi terlihat Luffy sekarang tidak terlihat di kursi makan. ketiga wanita itu lalu kaget karena Luffy tidak ada di meja makan
'' Hey apakah kalian masih bertarung ? jika kalian mencari Luffy, dia sudah tidur '' kata Ayano berteriak dari kamar nya
Ketiga wanita itu lalu hanya mendesah karena Luffy meninggalkan mereka tidur, Luffy ternyata sudah dari tadi sudah tidur saat mereka arguementasi tadi
Luffy sekarang sedang tidur dengan ketiga wanita di tempat tidurnya, Rias dan kedua malaikat jatuh. Luffy tidur dengan nyenyak karena sudah kelelahan saat bersekolah. Beberapa saat kemudian Luffy lalu di bangunkan oleh seseorang
'' Luffy ! Luffy ! ayo bangun ! ''
Ternyata yang membangunkan Luffy adalah Rias yang sepertinya memiliki masalah, Luffy lalu terbangun dari aksi tidur nya. Luffy lalu mengucek-ucek matanya untuk melihat siapa yang telah membangunkan nya
'' Oh Rias, ada apa ? '' tanya Luffy sambil menguap
'' Aku mendapatkan kabar dari Akeno '' jawab Rias dengan sedikit panik
'' Akeno ? kenapa dengan nya ? '' tanya Luffy lagi sambil menguap
'' Mereka menemukan sesuatu tentang pedang suci '' jawab Rias
'' Pedang suci ? ''
'' Benar, mereka sekarang sepertinya dalam masalah ''
'' Kalau begitu kita harus kesana '' kata Luffy
'' Baiklah, aku akan berpakaian dulu '' Rias lalu memakai pakaian nya dan sudah bersiap-siap untuk pergi, Luffy lalu bangun dengan pelan-pelan tidak mau membangunkan kedua malaikat jatuh itu
'' Kau siap ? '' tanya Rias
'' Aku siap '' jawab Luffy
Rias lalu mengeluarkan sihir teleport nya untuk pergi ke tempat Akeno dan yang lain nya berharap kalau mereka baik-baik saja
~X~
DENGAN AKENO DAN YANG LAIN NYA
Akeno dan yang lain nya terlihat sedang melawan seseorang yaitu Freed yang sepertinya memiliki pedang berbeda. Issei terlihat sangat marah melihat Freed yang sepertinya memiliki dendam
'' Aku akan menghancurkan pedang itu ! '' terdengar suara Kiba yang melihat pedang Freed
'' Kau mau menghancurkan pedang ku ini ? coba lah Iblis '' ejek Freed dengan tersenyum
Kiba lalu terpancing dengan omongan dari Freed, Kiba lalu berlari menuju ke arah Freed untuk menyerang nya menggunakan pedang Sacred Gear nya. Freed lalu menggunakan pedang nya untuk melawan pedang Kiba dan terjadilah aksi pedang-pedangan di sini
'' Aku tidak tahu kalau dia memiliki pedang Sacred Gear '' ucap wanita berambut berwarna biru yaitu Xenovia
Issei melihat Freed dengan kemarahan karena sudah melukai Irina, Issei lalu mengeluarkan Gauntlet nya untuk membantu Kiba untuk menyerang Freed
'' Issei aku juga akan membantu '' kata seorang berambut Kuning bernama Saji
'' Baiklah '' Issei lalu berlari menuju ke arah Kiba dan Freed yang sedang bertarung satu sama lain
Boost ! Boost !
Terdengar suara mekanik dari Gauntlet Issei, Issei sudah bersiap-siap menyerang Freed. Saji lalu menggunakan juga Sacred Gear nya untuk menyerang Freed
'' Rasakan ini '' Issei lalu mencoba memukul Freed tapi Freed menyadari kalau Issei akan menyerang nya lalu mencoba untuk menembak Issei saat sedang laga pedang dengan Kiba
'' Itu tidak akan bisa '' Kiba lalu mencoba memotong secara horizontal untuk memotong Freed tapi Freed lalu menghindari nya dengan melompat ke atas akan tetapi Issei sudah ada di atas bersiap-siap menyerang Freed
'' Apa ! '' Freed kaget
Issei lalu memukul wajah Freed hingga terjatuh ke bawah dengan sangat cepat dan mendarat di tanah dengan rasa sakit, Freed lalu terbangun dengan perasaan kesal telah di hajar akan tetapi Freed tidak menyadari kalau Xenovia sudah bersiap-siap menyerang nya dengan pedang nya
'' Kau lengah '' ucap Xenovia sambil mencoba menebas Freed secara vertikal, Freed lalu memblok serangan dari Xenovia
'' Cih tak kusangka aku akan di hajar seperti ini '' ucap Freed dengan kesal
Freed lalu melompat ke samping menjauh dari Xenovia yang sepertinya akan menyerang nya lagi. Freed mencoba menghindari akan tetapi ada sesuatu yang mengikat tangan nya sehingga tidak bisa bergerak
'' Apa ini ! '' geram Freed melihat sesuatu di tangan nya
'' Kau tidak akan bisa lari '' terdengar suara dari seseorang berambut kuning yaitu adalah saji
'' Sial '' Freed lalu melihat serangan dari Xenovia mulai mendekat hanya merasa ketakutan karena akan mati. akan tetapi Freed lalu mengalirkan kekuatan nya ke arah pedang dan lalu memblok serangan dari Xenovia
'' Apa '' ucap Xenovia melihat serangan nya di blok
'' Sudah ku bilang kan kalau pedang ini bukan pedang biasa '' Freed lalu membalas menyerang Xenovia dengan menggunakan pedang nya. Xenovia lalu merasa kalau pedang itu sangat berbahaya lalu melompat ke belakang untuk menghindari serangan Freed yang bertubi-tubi
Freed lalu memotong benda seperti tali di tangan nya dan akhirnya terputus karena pedang Freed sudah di aliri oleh kekuatan nya. Saji lalu kaget melihat Sacred Gear nya sekarang tidak terlalu berfungsi. Freed lalu melompat ke belakang untuk menghindari grup Iblis itu akan tetapi dia tidak menyadari kalau ada Koneko di belakang nya dan kemudian memukul Freed dari belakang
Freed lalu merasak sakit di punggung nya karena di pukul oleh Koneko, belum sampai di situ Freed lalu melihat kalau ada sebuah petir yang akan menyambar nya namun Freed dengan susah payah berhasil menghindari petir itu
'' Ara ara tak kusangka dia masih bisa menghindar '' ucap Akeno melihat Freed
'' Sial, ternyata kelompok Iblis ini cukup kuat '' kata Freed melihat kelompok Akeno
Freed lalu kembali ke belakang tepat di sebuah bangunan, Freed lalu menarik nafas untuk beristirahat dia tidak menyangka kalau akan terjadi seperti ini.
'' Sial '' geram Freed
'' Bagimana ? apakah kau menyerah ? '' ejek Issei dengan bangga
'' Jangan terlalu sombong dulu Iblis ! '' ucap Freed dengan marah
Kiba masih melihat Freed dengan tatapan tajam, kemudian ada seseorang yang muncul di bangunan itu. seseorang itu seperti seorang pendeta dengan wajah yang tersenyum
'' Sebaiknya kau beristirahat dulu Freed '' ucap orang itu
'' Kau... '' Kiba kaget melihat orang itu
Orang itu juga kaget melihat Kiba yang sepertinya pernah melihat nya, Issei melihat Kiba kaget lalu berpikir kalau Kiba mengenal orang itu.
'' Jadi kau selamat '' kata orang asing itu kepada Kiba
Kiba kelihatan marah kepada orang itu, kemudian muncul sebuah lingkaran sihit teleport. terlihat ada satu orang muncul di sihir teleport itu
'' Ketua ! '' Kiba lalu kaget melihat Ketua nya datang ke mari
'' Oh ketua sudah datang rupa nya '' kata Akeno melihat Sona
'' Maaf aku terlambat '' kata Sona sambil membenarkan kacamata nya
Sona lalu melihat ke orang itu sambil orang asing itu dengan tatapan mengintrogasi, Kiba lalu kelihatan marah melihat orang asing itu
'' Ah, salah satu keluarga Leviathan sudah ada '' kata orang asing itu kepada Sona
'' Jadi kau adalah dalang dari pembangkitan pedang suci ya ? '' tanya Sona
'' Tidak terlalu, aku hanya melakukan tugas ku '' kata orang asing itu
'' Tugas ? oleh siapa ? '' tanya Sona
'' Oleh dia ''
Tiba-tiba muncul sihir teleport yang cukup besar di langit, para kelompok Akeno dan Sona lalu mulai waspada, mereka tidak tahu apa yang akan di lawan oleh mereka. Setelah sihir teleport itu muncul terlihat ada seorang malaikat jatuh, sosok itu memiliki ciri-ciri berambut panjang dengan mata yang merah dan memiliki lima pasang sayap di belakang nya
Seluruh kelompok Sona dan Akeno lalu kaget melihat orang itu, orang itu lalu hanya tersenyum melihat kelompok Sona dan Akeno
~X~
DI TEMPAT LAIN
'' Akhirnya sampai juga aku di dunia manusia '' ucap seseorang wanita yang tentu saja bukan wanita biasa. wanita itu memiliki kedua sayap di punggung nya
Wanita itu lalu turun ke jalan raya kota Kouh yang sudah di sebutkan oleh bawahan nya kalau orang dia cari ada di sini
'' Jadi ini adalah kota Kouh, cukup indah '' kata wanita itu. Wanita itu lalu berjalan di jalan raya kota Kouh, tidak terlihat seseorang di jalan itu karena waktu nya sudah malam sehingga para masyarakat sudah tidur
'' Baiklah mungkin aka jalan-jalan dulu '' Wanita itu lalu berjalan-jalan di kota Kouh
Wanita itu melihat-lihat bangunan kota Kouh, saat sedang berjalan-jalan di kota Kouh terlihat pusat kota Kouh ternyata masih ada orang-orang sedang melakukan kegiatan
'' Hmm sepertinya disana masih banyak manusia '' Wanita itu lalu pergi menuju ke pusat kota Kouh.
Wanita itu berharap kalau dia bisa menemukan orang yang dia cari selama ini, wanita itu terus berjalan menuju ke pusat kota, dia tidak terbang karena manusia bisa saja melihatnya terbang. saat menuju ke pusat kota, Wanita itu lalu merasakan sesuatu di sekitar nya
'' Hmm sepertinya ada Iblis disini '' kata Wanita itu dengan tenang sambil tersenyum
Dan yang benar saja, ternyata ada sesosok Iblis yang sangat besar mengikuti Wanita itu, Wanita itu lalu berbalik untuk melihat siapa yang mengkutinya
'' Coba ku tebak, kau ini Iblis liar kan ? '' duga Wanita itu sambil tersenyum
Iblis itu hanya menggeram kepada Wanita itu mencoba untuk menakuti nya tapi Wanita itu tidak terlihat takut. Iblis itu lalu bersiap-siap menyerang Wanita itu
'' Jadi kau ingin melawan ku, baiklah '' Wanita itu lalu bersiap-siap melawan Iblis itu
Iblis itu lalu melompat ke arah Wanita itu untuk membunuh nya namun Iblis itu tidak menyadari kalau Wanita itu mengangkat tangan nya
'' Apakah kau pernah melihat Iblis panggang ? '' tanya Wanita itu. Tiba-tiba keluarlah sebuah api yang besar dari telapak tangan Wanita itu dengan kecepatan yang sangat cepat
Iblis itu kaget melihat api itu tiba-tiba muncul dari tangan Wanita itu, Iblis itu lalu harus merasakan tubuh nya terbakar oleh kobaran api besar dari Wanita itu hingga Iblis itu benar-benar habis kebakar
'' Syukurlah tubuh nya juga habis terbakar, aku tidak mau manusia melihat ini '' kata Wanita itu sambil tersenyum. Wanita lalu melihat ke pusat kota '' Aku akan menemukan mu, Lily ''
Wanita itu lalu kembali menuju ke pusat kota untuk mencari orang yang dia cari, Namun ada sesosok yang mengikuti Wanita itu. Sesosok itu sepertinya melihat kejadian Wanita itu melawan Iblis liar tadi
'' Jadi sang Ratu sudah bergerak '' kata sesosok itu yang kemudian menghilang dengan elemen kegelapan
~X~
DI UNDERWORLD, DI RUMAH KELUARGA LEVIATHAN
Terlihat ada beberapa seseorang yang sedang berjalan menuju pintu keluar dari sebuah rumah, terlihat ada 6 orang di rumah itu dan mereka semua adalah Gadis
'' Ayo cepat ! ketua dalam masalah '' ucap seseorang Gadis berambut putih kepada teman-teman nya
'' Tunggu sebentar ! kita harus menunggu satu orang lagi, Momo '' ucap Seorang Gadis berambut hitam panjang dengan memakai kacamata
'' Maksud mu si tukang nyasar itu ? '' tanya seorang gadis berambut merah muda
'' Benar, ketua bilang kita harus menjaga orang itu '' ucap Tsubaki
'' Dasar orang itu '' geram Momo
Ke 6 Gadis itu masih menunggu satu orang lagi untuk menuju ke dunia manusia membantu ketua mereka yang sedang dalam masalah. Akhirnya nya datanglah orang-orang yang mereka tunggu dari tadi
'' Akhirnya dia muncul juga '' kata Reya kepada orang itu
'' Ayo cepat, saat nya berangkat '' perintah Tsubasa
'' Iya aku mengerti '' ucap orang itu yang adalah seorang Pria yang membawa tiga pedang, berambut hijau memakai pakain pemberian keluarga Leviathan dan memakai anting-anting di telinga kirinya nya
'' Cepatlah Marimo '' ejek Ruruko
Pria itu lalu merasa jengkel dengan sebutan pemberian dari Ruruko, ejeaan itu mengingatkan nya kepada dunia nya
'' Jangan panggil aku dengan sebutan itu ! '' ucap pria itu kesal
'' Memang nya kenapa ? bukankah Rambutmu itu memang seperti Rumput laut '' ucap Tomoe.
'' Itu benar sekali '' Setuju Tsubaki. Tsubaki juga mengangguk mengerti begitu juga Tsubasa
Pria itu lalu merasa kesal dengan para Gadis di depan nya ini, itu kenapa dia sangat merasa jengkel dengan para Wanita. Wanita memang membuat pria itu kesal
'' Baiklah saat nya kita berangkat '' kata Tsubaki menyiapkan sihir teleport
'' Kita tidak tahu siapa yang akan kita lawan tapi kita harus bisa melindungi ketua '' ucap Tsbuaki. Para Gadis lalu mengangguk mengerti
'' Tenang saja, kalian bisa mengandalkan ku '' ucap pria itu dengan percaya diri
'' Baiklah kami percaya kepada mu, Zoro '' ucap Tsubaki
~X~
DI TEMPAT LAIN LAGI
Terlihat ada Pria yang memakai topi berwarna putih dengan bintik-bintik hitam sedang berdiri di depan pintu gerbang. Dia membawa sebuah pedang panjang dan sepertinya sedang menunggu seseorang. terlihat ada beberapa anak-anak Yokai di belakang nya yang sedang bermain bersama
Setelah lama menunggu, orang yang di tunggu pun datang. terlihat seorang anak Gadis sedang berlari menuju ke arahnya dengan senyuman ceria. Gadis itu memiliki telinga dan ekor Rubah bisa di bilang kalau Gadis kecil itu adalah Kitsune. Pria itu lalu tersenyum melihat dia tersenyum.
'' Apakah sudah selesai main nya ? '' tanya Pria itu
'' Sudah '' jawab Gadis itu
'' Kunou ! '' Tiba-tiba terdengar suara di belakang nya. Kunou lalu melihat ke belakang
'' Kita main lagi besok ya '' ucap anak-anak Yokai di belakang Kunou
'' Ya tentu saja '' ucap Kunou
Pria itu tersenyum melihat Kunou yang begitu ceria bersama anak-anak Yokai lain nya. '' Saat nya pulang '' ucap Pria itu. Gadis Kitsune itu lalu mengangguk mengerti
Kedua orang itu lalu pergi menuju ke sebuah istana yang cukup besar dengan gaya jepang
'' Apakah kau senang ? '' tanya Pria itu sambil berjalan
'' Tentu saja '' ucap Kunou
'' Baguslah '' ucap Pria itu '' Makan malam sudah di siapkan, kau bisa makan sepuasmu '' sambung Pria itu
'' Benarkah, hore ! terima kasih kakak pembenci roti '' ucap Gadis kitsune itu. Pria itu hanya sedikit kesal dengan sembutan nya
'' Jangan panggil aku seperti itu '' kata Pria itu kesal
'' Tidak ! kakak akan selalu kupanggil seperti itu '' kata Kunou dengan ceria
'' Terserah '' ucap Pria itu, Kedua orang itu lalu melihat ke depan terlihat istana sudah dekat
BERSAMBUNG
Akhir bab
Di bab ini Luffy dan yang lain nya akan melawan salah satu petinggi malaikat jatuh.
Dan ternyata ada beberapa karakter yang akan ikut dalam perang ini, sungguh greget bukan :V
Dan siapakah pria di akhir bab ini ? kalian pasti sudah mengetahui nya, sudah saya kasih Hint nya selamat berteori.
Yeey Akhirnya Zoro akan bertarung, kalian akan melihat nya bertarung di bab berikutnya
Terima kasih yang sudah Review dan baca
Jangan lupa untuk tinggalkan Review
Jika masih ada pertanyaan, saran, dan lain nya kalian bisa Review
Sampai jumpa di bab berikutnya
Salam Author
