Disclaimer : Eiichiro Oda & Ichiei Ishibumi

warning :Non Canon, dll


SANG PENDEKAR PEDANG AKHIRNYA DATANG

DENGAN PEERAGE SONA

'' Cepatlah Zoro ! '' kata Momo dengan kesal karena terlihat Zoro berlari cukup lambat

'' Jangan menyuruh ku ! kau bisa terbang sedangkan aku berlari, dimana logika mu ! '' teriak Zoro kesal

'' Sudahlah kalian, jangan bertengkar '' kata Tsubaki mencoba menenang kan kedua orang itu

'' Apakah kita hampir sampai ? '' Tanya Tomo

'' Ya, kita hampir sampai '' Reya bersyukur karena sudah hampir sampai menuju ke sekolah

Zoro kelihatan dari tadi senyum saja karena Tsubaki mengatakan kalau lawan mereka adalah salah satu petinggi Malaikat jatuh. Zoro terlihat merasa akan ada tantangan

'' Ini akan menjadi sangat menarik '' kata Zoro sudah bersiap-siap memegang pedang nya

Tsubaki melihat Zoro hanya tersenyum melihat dia begitu bersemangat untuk bertarung, Tsubaki sangat ingin sekali melihat Zoro bertarung

'' Oh ya aku lupa, bisakah kau ceritakan lagi teman mu yang sering kau ceritakan itu '' pinta Reya

Zoro lalu melihat ke arah Reya yang sepertinya penasaran dengan salah satu teman nya, Zoro lalu tersenyum melihat Reya

'' Baiklah, aku akan ceritakan '' kata Zoro sambil berlari '' Dia sering memakai topi jerami, dia memiliki sifat bodoh, polos dan sering tersenyum kepada orang lain '' kata Zoro

'' Wow, aku tidak menyangka kalau ada orang sepertimu di dunia ini '' ejek Momo

Zoro lalu merasa jengkel dengan perkataan dari Momo yang langsung mengejek dirinya. Para Peerage Sona lalu tertawa mendengar perkataan dari Momo kecuali Tsubaki

Tsubaki terkejut mendengar penjelasan Zoro tentang salah satu teman nya, Tsubaki merasakan kalau dia sepertinya pernah melihat seseorang dengan ciri-ciri yang sama seperti penjelasan Zoro

'' Dia selalu percaya dan melindungi teman-teman nya, dia juga orang yang keras kepala '' sambung Zoro

Tsubaki sekali lagi pernah merasa melihat orang yang keras kepala di sekolah nya, Tsubaki lalu berpikir tentang Luffy karena Luffy paling mirip ciri-ciri yang telah di sebutkan oleh Zoro

'' Wah, dia sepertinya orang yang baik '' ucap Tsubasa

'' Ya, dia memang orang baik '' kata Zoro setuju dengan Tsubasa

Tsubaki masih berpikir tentang Luffy karena sudah yakin kalau teman Zoro yang telah di ceritakan oleh Zoro adalah Luffy. Tsubaki lalu menghilangkan pikiran itu sementar kemudian melihat kedepan dan melihat kalau sekolah sudah dekat

'' Baiklah, kita sekarang hampir sampai ke sekolah, sebaiknya kita harus bersama-sama jangan ada yang berpencar '' suruh Tsubaki. semua Gadis itu disitu mengangguk mengerti

'' Kau dengar Zoro ? '' Tsubaki lalu menanyai Zoro akan tetapi Tsubaki tidak melihat

'' Kemana dia ? '' tanya Reya tidak melihat Zoro

Semua Peerage Sona lalu terkaget semua karena tidak melihat Zoro di dekat mereka, Tsubaki lalu memegang jidat nya

'' Kemana si marimo itu ?! '' teriak Momo kesal

'' Jangan bilang kalau dia tersesat ! '' teriak Ruruko

'' DASAR BODOH ! '' teriak seluruh Peerage Sona kecuali Tsubaki yang kelihatan sedang memegang jidat nya

DENGAN ZORO

Zoro sekarang sedang berlari ke arah yang Berbeda, Zoro kelihatan bingung karena Tsubaki dan yang lain nya tiba-tiba menghilang

'' Kemana mereka ? '' tanya Zoro bingung karena tidak melihat Tsubaki dan yang lain nya '' Cih dasar, mereka selalu saja tersesat '' kata Zoro kesal

Zoro lalu melihat ke depan nya merasakan kalau ada seseorang, Zoro lalu menggunakan Haki Kenbun nya untuk memeriksa siapa yang akan datang

'' Oh, sepertinya masih ada sisa Malaikat jatuh , baiklah aku akan meladeni kalian semua '' kata Zoro

Zoro lalu mengeluarakan kedua pedang nya sekaligus, Zoro lalu sekarang sedang bersiap-siap melawan semua Malaikat jatuh itu, terlihat senyuman Zoro yang sepertinya haus dengan pertarungan.

'' Baiklah, majulah kalian semua '' kata Zoro dengan semangat

~X~

DI SEKOLAH

Terlihat suasana di sekolah begitu menegangkan dimana terlihat Luffy yang tubuh nya terluka sedang melihat Kokabiel dengan tajam. Rias yang melihat tubuh Luffy hanya bertanya-tanya dimana di mendapatkan luka yang banyak itu

'' Luffy, apakah kau baik-baik saja ? '' tanya Rias khawatir

Luffy lalu melihat ke arah Rias dengan tersenyum '' Aku baik-baik saja '' jawab Luffy sambil mengacungkan jempolnya ke arah Rias

Rias tahu kalau Luffy tidak terlihat baik-baik saja tapi Luffy sepertinya berusaha untuk tidak membuatnya khawatir. Akeno lalu terbang menuju ke arah Luffy

'' Luffy kun, apakah kau baik-baik saja ? '' tanya Akeno kepada Luffy

'' Aku baik-baik saja, Akeno '' kata Luffy kepada Akeno

Akeno juga tahu kalau Luffy terlihat kesakitan dengan luka yang banyak di tubuh nya seperti itu, Akeno lalu mencoba menyembuhkan Luffy

'' Ini bukan saat nya memikirkan tubuh ku, sebaiknya kita harus fokus dulu dengan lawan di depan kita '' kata Luffy melihat Kokabiel dengan marah

Kokabiel yang melihat Luffy hanya terkejut karena tidak menyangka kalau ada manusia bisa menangkis tombak cahaya nya yang sangat besar. Kokabiel lalu tersenyum ke arah Luffy

'' Oh, sepertinya kau ini bukan manusia biasa '' kata Kokabiel

'' Aku hanya manusia biasa dan manusia ini yang akan mengalahkan mu ! '' teriak Luffy dengan percaya diri

Kokabiel yang mendengar Luffy kemudian tertawa terbahak-bahak mendengar perkataan manusia di depan nya ini yang mengatakan kalau dia akan mengalahkan nya

'' Hahahahahaah, jangan terlalu percaya diri dulu manusia, kau hanyalah ras paling rendah yang pernah di ciptakan oleh '' Dia '' '' ucap Kokabiel

Luffy hanya menatap Kokabiel dengan netral tidak terpancing dengan perkataan dari Kokabiel. Asia dan yang lain nya bersyukur karena Luffy akan datang terutama Issei dan Xenovia yang melihat Luffy tapi mereka bingung karena Luffy penuh dengan luka. Issei bertanya-tanya apakah Luffy sama sekali tidak melawan Succubus itu

'' Luffy sebaiknya kau beristhirahat dulu '' saran Rias

'' Tidak, kalian lah yang harus beristirahat '' kata Luffy keras kepala

Rias hanya mendesah melihat sikap keras kepala Luffy sedangkan Akeno hanya tertawa kecil melihat Luffy yang begitu keras kepala

Luffy lalu sedang bersiap-siap melawan salah satu monster yang di panggil oleh Kokabiel yaitu Cerberus. Luffy menatap Cerberus itu dengan tajam. Cerberus itu yang melihat Luffy lalu menyerang Luffy

'' Awas Luffy senpai ! '' teriak Koneko melihat Cerberus itu sedang menuju ke arah Luffy

Luffy lalu hanya tersenyum melihat Cerberus itu mengarah ke arahnya, Luffy lalu memasang pose bertarung nya. Cerberus itu lalu menerjang Luffy namun Luffy dengan cepat menghindari serangan dari Cerberus itu

Rias melihat Luffy menghindari serangan Cerberus itu hanya merasa lega, Akeno lalu mencoba membantu Luffy namun di tahan oleh Issei

'' Kenapa kau mencegah ku Issei ? aku harus membantu Luffy kun '' kata Akeno

'' Luffy akan baik-baik saja, percayalah kepada nya '' kata Issei percaya

Akeno hanya kaget mendengar perkataan dari Issei, Akeno lalu melihat ke arah pertarungan antara Luffy dan Cerberus itu

Luffy terus menghindari serangan dari Cerberus itu dengan cepat namun Luffy tidak mungkin hanya menghindar saja

'' Gomu-Gomu No Pistol ! '' teriak Luffy sambil memanjang kan lengannya menyerang Cerberus itu

Cerberus itu lalu merasakan sakit di wajah nya karena di pukul oleh Luffy hingga terpental ke belakang dengan cukup jauh

Kokabiel dan Valper kaget melihat lengan Luffy memanjang seperti karet, Valper terlihat tertarik dengan dengan Luffy bertanya-tanya kekuatan apakah yang di pakai oleh Luffy. Kokabiel lalu tersadar dari kaget nya kemudian melihat Luffy dengan tajam

Rias dan yang lain nya hanya memasakn wajak tidak terkejut karena sudah melihat kekuatan Luffy kecuali Xenovia yang kaget melihat Luffy karena bisa memanjangkan lengan nya

'' Apakah itu Sacred Gear ? '' tanya Xenovia

'' Bukan, itu bukan Sacred Gear '' jawab Koneko tiba-tiba

Xenovia lalu melihat ke arah Koneko yang sepertinya mengetahui kekuatan Luffy yang sebenarnya.

'' Apakah kau tahu kekuatan apa yang di pakai oleh Topi Jerami ? '' tanya Xenovia

'' Ya, itu adalah kekuatan buah Iblis '' jawab Koneko dengan wajah datar nya

'' Buah Iblis ? '' Xenovia bingung karena tidak pernah mendengar Buah Iblis sama sekali

'' Benar, Luffy senpai memakan salah satu buah Iblis yaitu Buah Gomu-Gomu yang membuat tubuh nya elastis seperti karet '' jawab Koneko dengan singkat

Xenovia hanya terdiam mendengar penjelasan dari Koneko, dia sama sekali tidak pernah mendengar ada buah yang bisa membuat orang memiliki kekuatan tertentu. Xenovia lalu kembali melihat pertarungan Luffy dengan Cerberus itu

'' Gomu-Gomu No Pistol ! '' sekali lagi Luffy lalu menyerang Cerberus itu akan tetapi Cerberus itu sepertinya sekarang tidak akan terkena lagi

Cerberus itu lalu mencoba mencakar Luffy akan tetapi Luffy sekali lagi menghindari serangan cakar itu.

'' Gomu-Gomu No Bazzoka ! '' sekali lagi Luffy lalu memukul Cerberus itu dengan kedua tangan nya. Cerberus itu lalu terpental ke belakang dengan sangat cepat.

Cerberus satu lagi lalu menyerang Luffy juga, Luffy yang melihat Cerberus yang lain lalu mencoba menghindari nya akan tetapi Luffy kelihatan kelelahan sehingga tidak bisa menghindari serangan dari Cerberus satu lagi

Luffy lalu terpental cukup jauh terkena serangan dari Cerberus itu, Rias dan yang lain nya kelihatan khawatir karena tubuh Luffy akan tambah parah terkena serangan dari Cerberus itu

'' Hahahahaha, lihatlah manusia itu, dia sudah mati '' kata Kokabiel melihat arah terlempar nya Luffy di dekat salah satu bangunan sekolah

'' Luffy ! '' teriak Rias ketakutan terjadi sesuatu kepada Luffy

Issei kelihatan marah melihat Cerberus itu menyerang Luffy, Kiba juga kelihatan tidak senang. Issei lalu mencoba menyerang Cerberus itu

'' Tunggu ! ''

Saat mau menyerang Cerberus itu terdengar ada sebuah suara, ternyata suara itu adalah suara Luffy

'' Luffy ! '' Rias lalu menuju ke tempat Luffy

Luffy kelihatan tambah kelelahan karena terkena serangan dari Cerberus itu, Kokabiel dan Valper kelihatan kaget melihat Luffy masih bisa berdiri padahal sudah di serang oleh Cerberu. seharusnya manusia biasa akan langsung mati setelah terkena serangan dari Cerberus

'' Luffy sudah cukup ! kau bisa mati '' kata Rias dengan sedikit air mati mengalir di pipinya mengawatirkan Luffy

Luffy lalu melihat ke arah Rias yang sedang mengawatirkan nya, dengan masih percaya diri Luffy lalu tersenyum ke arah Rias

'' Tenang saja Rias, aku masih bisa bertarung '' kata Luffy sambil tersenyum

Rias masih tidak bisa tenang melihat Luffy yang sepertinya masih keras kepala, Luffy lalu berdiri lagi bersiap-siap melawan kedua Cerberus itu

'' Kiba ! '' Luffy lalu memanggil Kiba

Kiba lalu yang merasa di panggi lalu melihat ke arah Luffy yang memanggil nya, Kiba melihat Luffy merasa bertanya-tanya kenapa dia memanggil nya

'' Aku yang akan melawan kedua Cerberus itu, kau bisa melawan orang aneh itu '' kata Luffy sambil menunjuk ke arah Freed

Kiba kaget mendengar perkataan dari Luffy lalu tersenyum dengan senang mengerti dengan perkataan dari Luffy

'' Baiklah '' ucap Kiba dengan tersenyum

Kiba lalu menatap Freed dengan tatapan tajam, Freed masih menatap Kiba dengan tatapan merendahkan berpikir kalau Kiba tidak akan bisa mengalahkan nya

'' Aku akan mengalahkan mu '' kata Kiba masih percaya diri

Kiba lalu berlari menuju ke arah Freed mencoba menyerangnya, Freed yang melihat Kiba yang sedang menuju ke arah nya hanya tersenyum. Kiba dan Freed lalu bertarung dengan menggunakan pedang mereka satu sama lain

Rias yang melihat pertarungan Kiba dan Freed hanya bertanya-tanya kenapa Luffy menyuruh Kiba untuk melawan Freed

'' Kenapa kau menyuruh Kiba untuk melawan Freed, Luffy ? '' tanya Rias

'' Bukankah Kiba mau menghancurkan pedang itu ? kalau dia ingin menghancurkan pedang itu dia harus melakukan nya dengan tangan nya sendiri '' kata Luffy dengan tegas sambil tersenyum

Rias lalu mengerti dengan maksud dari Luffy. Kiba sendirilah yang harus melawan Freed dengan begitu Kiba bisa lebih baik karena masalah nya bisa di selesaikan sendiri

'' Kalau aku akan mengalahkan kedua makhluk itu '' kata Luffy yang sekarang akan mengeluarkan tenaga nya yang tersisa

Cerberus itu yang melihat Luffy terlihat tambah geram melihat Luffy, tanpa di suruh lagi mereka lalu menyerang Luffy dengan cepat

Luffy yang melihat kedua Cerberus itu yang akan menyerang nya hanya tersenyum, Luffy lalu memakai pose bertarung nya lagi

'' Buso : Koka ! '' teriak Luffy tiba-tiba tangan Luffy berubah menjadi hitam

Cerberus itu yang melihat tangan Luffy yang menghitam merasa tidak peduli, Luffy lalu bersiap-siap menyerang kedua Cerberus itu

'' Gomu-Gomu No Twin Pistol '' Luffy lalu menggunakan kedua lengan nya yang sudah di lapisi oleh haki menyerang kedua Cerberus itu

Cerberus itu mencoba menghindari serangan Luffy akan tetapi sudah terlambat karena Luffy telah menyerang cukup cepat. Kedua Cerberus itu lalu merasakan pukulan Luffy yang sudah di lapisi oleh Haki nya

Kedua makhluk itu lalu terpental ke belakang, belum sampai di situ saja Luffy lalu menuju ke kedua makhluk itu untuk menyerang nya lagi, Luffy lalu melompat ke atas

'' Gomu-Gomu No Hawk Ono ! '' teriak Luffy sambil menginjak salah satu Cerberus itu dengan menggunakan Haki nya lagi

Cerberus itu lalu merasakan kesakitan di punggung nya saat Luffy menginjaknya, Luffy lalu melihat ke salah satu Cerberus yang sepertinya berusaha untuk bangun. Luffy lalu menyerang juga salah satu Cerberus itu

'' Gomu-Gomu No Hawk Bazzoka ! '' teriak Luffy langsung menyerang Cerberus itu hingga terpental jauh

Cerberus itu lalu tidak bisa bangkit lagi karena pukulan Luffy sangatlah kuat sehingga membuat nya terpental. Luffy lalu melihat Cerberus yang satu nya lagi yang sepertinya sudah bisa berdiri

'' Akan ku akhiri ini ! '' teriak Luffy

Luffy lalu kembali melapisi tangan nya dengan Haki lagi bersiap-siap menyerang Cerberus itu. '' Gomu-Gomu No... '' Luffy lalu mendekati Cerberus itu untuk menyerang Cerberus itu lagi

'' Hawk Bullet ! '' Luffy lalu memukul perut Cerberus itu dengan sangat kuat.

Cerberus itu lalu terpental ke belakang dengan sangat cepat hingga menabrak bangunan sekolah di belakang nya. Rias dan yang lain nya hanya tidak bisa percaya dengan ada yang di depan mereka ini.

Cerberus itu lalu menghilang bersama Cerberus yang satunya. Rias masih tidak percaya melihat Luffy bisa mengalahkan Cerberus itu dengan tubuh penuh dengan luka seperti itu

'' Dia kuat '' ucap Asia melihat Luffy

Luffy lalu melihat ke arah Rias dan yang lain nya sambil tersenyum bangga karena sudah mengalahkan kedua Cerberus itu dengan cukup sulit

Valper tambah tertarik dengan kekuatan Luffy yang tadinya bisa memanjangkan lengan dan kakinya sekarang bisa menghitamkan tangan nya seperti sebuah baja dan mengalahkan kedua Cerberus itu dengan sangat mudah

'' Baiklah sekarang kita akan menunggu pertarungan Kiba '' kata Luffy sambil melihat Kiba sedang bertarung melawan Freed. Kiba kelihatan masih sulit untuk mengalahkan Freed dengan pedang sucinya

'' Cih, aku harus bisa menghancurkan pedang itu '' geram Kiba

'' Hahahaha coba saja kalau kau bisa Iblis '' ucap Freed mengejek

Kiba terus menebas Freed akan tetapi Freed terus berhasil memblock semua serangan dari Freed. Kiba lalu mencoba menebas kaki Freed tapi Freed bisa memblock nya. Kiba dan Freed terus bertarung satu sama lain. Luffy dan yang lain nya melihat pertarungan ini hanya terdiam

Luffy menyaksikan pertarungan Kiba dengan duduk di tanah sambil menyarungkan kedua tangan nya, Rias yang melihat Luffy hanya bingung karena bisa tenang-tenang saja

'' Kenapa kau bisa begitu tenang Luffy ? '' tanya Rias

'' Karena aku percaya kalau Kiba bisa mengalahkan orang aneh itu '' kata Luffy dengan percaya diri

Rias kaget mendengar perkataan dari Luffy, Luffy sudah percaya kalau Kiba akan mengalahkan Freed. Jika Luffy percaya dia juga harus percaya

Kiba terus menyerang Freed akan tetapi Freed tetap saja memblock serangan dari Kiba. Freed lalu merasa lelah karena terus memblock serangan Kiba lalu melompat ke belakang untuk menjauhi Kiba

'' Oh, sialan ternyata Iblis juga memiliki Stamina yang cukup besar '' kata Freed menyadari kalau dia Iblis

Kiba melihat Freed hanya merasa kesal karena tiba-tiba melompat ke belakang, Kiba lalu melihat ke arah Valper

'' Jadi kau hanya akan diam saja ? '' tanya Kiba menatap Valper dengan tajam

'' Hehe, tidak kusangka hanya kau lah yang masih hidup '' kata Valper melihat Kiba

Kiba terlihat marah saat Valper mengatakan itu, Luffy kelihatan bertanya-tanya kenapa Kiba begitu marah sekali

~X~

DENGAN SONA DAN YANG LAIN NYA

Sona kelihatan sedang membuat sebuah pelindung di sekolah itu agar manusia tidak bisa melihat apa yang terjadi di dalam sekolah. Sona tidak sendirian, terlihat ada para Peerage nya yang membantunya

'' Jangan berhenti, kita harus membuat pelindung ini dengan kuat '' kata Sona memberitahu para Peerage nya

'' Baik ketua ! '' teriak semua Peerage Sona

'' Cih dimana sih marimo itu ! '' geram Momo

'' Mungkin dia sedang tersesat di kota '' kata Saji

'' Tunggu ! apakah Zoro tersesat ? " Sona lalu menyadari kalau Zoro tidak terlihat bersama para Peerage nya

Para Peerage Sona lalu kebingungan untuk menjelaskan ini kepada ketua mereka. Sona lalu menatap satu-persatu para Peerage nya dengan tatapan menyelidik

'' Ano maaf Ketua, kami berpisah dengan nya '' kata Reya dengan pelan

Sona lalu mendesah pasrah melihat para Peerage nya yang sepertinya kelihatan ketakutan, Sona lalu tersenyum ke arah para Peerage nya

'' Sudah tidak apa-apa '' kata Sona mencoba menghibur para Peerage nya

Para Peerage nya lalu tersenyum melihat ketua mereka sepertinya tidak marah. Sona hanya mendesah lagi mengingat Zoro ada dimana sekarang

'' Cih soh bodoh itu, aku ingin tahu dimana dia sekarang ? " tanya Sona kesal

'' Siapa kau bilang bodoh ''

Sona lalu kaget karena mendengar sebuah suara yang di belakang mereka, Para Peerage Sona lalu bersiap-siap memasang pose bertarung, dan ternyata orang yang mengeluarkan suara itu adalah Zoro

'' Zoro ! '' kata Sona dan para Peerage nya

'' Kalian kemana saja sih ?! aku mencari kalian ! '' kata Zoro marah

Tsubaki lalu memukul kepala Zoro dengan sangat cepat sehingga Zoro sampai kaget

'' Justru kami yang harus bilang begitu ! '' teriak Tsubaki marah

Zoro terlihat kesakitan saat Tsubaki memukul kepala nya, Sona lalu terlihat senang karena Zoro sudah sampai ke sekolah sedangkan para Peerage Sona kelihatan masih kesal dengan Zoro

'' Hey apa-apaaan ! '' teriak Zoro marah kepada Tsubaki

'' Itu karena salah mu ! kau membuat kami takut ! '' kata Tsubaki masih marah

Zoro lalu mengelus-elus kepala nya yang telah di pukul oleh Tsubasa dengan sangat keras sampai-sampai terlihat ada sebuah benjolan besar di kepala Zoro. Zoro sedikit kesal dengan sikap para Gadis di kelompok Sona,

'' Jadi, sedang apa kalian ? '' tanya Zoro

'' Kami sedang membuat sebuah pelindung '' jawab Reya

'' Pelindung ? buat apa ? '' tanya Zoro lagi

'' Agar daerah di sekitar sini tidak terkena dampak '' jawab Tsubaki

'' Dampak ? dampak apa ? '' tanya Zoro lagi

'' Tentu saja dampak dari pertarungan dari dalam, bodoh ! '' kata Tomo kesal

Zoro kaget mendengar kalau ada seseorang yang sedang berkelahi di dalam pelindung ini, Zoro lalu tersenyum dengan senang

'' Oh jadi ada seseorang sedang bertarung di dalam ya '' kata Zoro kepada Sona

Sona lalu menatap Zoro dan sepertinya menyadari Zoro, Zoro sepertinya tertarik saat ada seseorang yang sedang bertarung

'' Kalau begitu aku akan masuk '' kata Zoro

'' Apa ! jangan bodoh, dalam pelindung ini ada salah satu petinggi Malaikat jatuh '' kata Tomo

Zoro lalu tambah tersenyum mendengar kalau ada petinggi Malaikat jatuh di dalam pelindung di depan nya ini. Zoro lalu melihat ke arah Sona

'' Bolehkah aku masuk ? '' kata Zoro kepada Sona

Sona yang mengerti maksud Zoro lalu mendesah pasrah

'' Baiklah kau boleh masuk '' kata Sona

'' Tapi ketua... ''

'' Tidak apa-apa, dia tidak akan mati dengan mudah '' kata Sona

Zoro kelihatan senang karena Sona mengizinkan nya masuk, Zoro lalu berjalan menuju ke sekolah. Tsubaki lalu membuka kan sedikit lubang untuk Zoro agar masuk

'' Oh iya, disana kau akan berjumpa juga dengan orang yang kubicarakan hari itu '' kata Sona

'' Maksud mu orang yang memiliki kekuatan aneh ? '' kata Zoro

'' Ya '' jawab Sona

Zoro lalu merasa ini akan semakin menarik, Zoro lalu masuk ke dalam lingkungan sekolah. Zoro berharap kalau malam ini akan menjadi sangat menarik. Sona berharap kalau Zoro tidak apa-apa

~X~

DENGAN LUFFY DAN YANG LAIN NYA

'' Wow ! '' ucap Luffy melihat ke arah Kiba yang sepertinya membuat nya kagum

Luffy melihat ke arah Kiba yang sekarang cukup berbeda, terlihat Kiba sekarang sedang marah dengan ada beberapa pedang muncul di sekitar nya

'' Ini... '' Rias lalu menyadari apa yang telah terjadi

'' Ini kan Balance Breaker '' sambung Akeno

Luffy lalu mendengar Akeno kalau Kiba sekarang sepertinya sedang mengeluarkan kekuatan yang kuat

'' Balane Bleker '' ucap Luffy tapi salah

'' Balance Breaker '' Akeno lalu mencoba membantu Luffy

'' Blane Blekere '' namun Luffy kelihatan nya tidak bisa menghafal nya

Akeno terus mengajari Luffy untuk mengeja nya akan tetapi Luffy terus merasa kesusahan, Koneko yang melihat kejadian ini hanya sweatdrop melihat Luffy dan Akeno. Koneko tidak menyangka mereka masih bisa bercanda di saat seperti ini

Kiba melihat Valper dan Freed dengan tatapan tajam, Valper yang sekarang masih terkejut dengan apa yang dilihat nya. anak yang di depan nya ini tiba-tiba bisa memngeluarkan Balance Breaker

'' Bagaimana bisa kau ? '' ucap Valper kaget melihat Kiba

Kiba lalu berjalan menuju ke arah Freed yang sedang membawa pedang suci, Freed kelihatan katakutan. Kiba lalu berlari menuju ke arah Freed dengan cepat, Freed lalu kaget melihat Kiba menuju ke arahnya

Kiba lalu menggunakan pedang nya untuk menyerang Freed, Freed lalu memblock serangan dari Kiba akan tetapi dia tidak terlihat kesusahan

'' Sial, kenapa tiba-tiba dia menjadi sangat kuat '' guman Freed melihat Kiba

Kiba lalu terus menebas Freed dengan sangat cepat, Freed kelihatan kesusahan menahan semua tebasan Kiba yang sekarang begitu kuat dan cepat. Kiba lalu menebas pedang nya sedang sangat kuat sehingga membuat pedang suci Freed pecah

'' Apa ! '' Freed tidak percaya dengan apa yang dilihat nya

Kiba lalu sekali lagi menebas Freed sehingga Freed lalu merasakan sakit di dadanya akibat di tebas oleh Kiba. Freed lalu jatuh ke tanah sambil memegang dadanya yang sudah terkena tebasan

Kiba melihat Freed yang kesakitan hanya menatap dengan netral, Kiba lalu menatap ke arah Valper yang kelihatan nya masih kaget dengan apa yang di lihat nya

'' Bagaimana bisa ? '' ucap Valper melihat Kiba

Luffy menatap Kiba dengan tersenyum '' Wah ternyata Balene Breke memang kekuatan yang sangat kuat '' ucap Luffy melihat Kiba

Akeno hanya tersenyum melihat Luffy masih belum bisa menghafal nama Balance Breaker, Koneko tambah sweatdrop melihat Luffy dan Rias hanya tersenyum

Valper kelihatan ketakutan sekarang melihat Kiba, Valper lalu mencoba memikirkan susuatu tentang Balance Breaker nya Kiba

'' Mungkin saja aku bisa membuat pedang suci lagi dari anak ini sehing- ''

Sebelum Valper menyelesaikan perkataan nya, dada nya setelah di tusuk oleh sebuah benda cahaya. Luffy dan yang lain nya langsung kaget melihat Valper di tusuk. Valper lalu menghilang setelah di tusuk oleh benda itu

'' Kau sudah melakukan tugasmu dengan sangat keras, aku sudah tidak membutuh kan mu lagi '' ucap Kokabiel. ternyata Kokabiel adalah pelaku pembunuhan Valper

Luffy yang melihat Valper di bunuh oleh rekan nya sendiri hanya kelihatan marah, Luffy lalu melihat ke arah Kokabiel dengan marah

'' KENAPA KAU MEMBUNUH TEMAN MU ?! '' teriak Luffy dengan marah

Rias dan yang lain nya kaget mendengar Luffy tiba-tiba berteriak kepada Kokabiel, Rias melihat Luffy kelihatan nya benar-benar sangat marah

Kokabiel melihat Luffy marah hanya bingung kemudian tersenyum dengan sombong

'' Karena dia sudah tidak berguna lagi '' jawab Kokabiel dengan sombong

Terlihat sekarang Luffy benar-benar marah, Luffy lalu berjalan menuju ke arah Kokabiel dengan kemarahan. Rias dan yang lain nya melihat Luffy sedang menuju ke arah Kokabiel dengan santai

'' Luffy '' Rias melihat Luffy

Luffy terus berjalan menuju ke arah Kokabiel dengan kemarahan, Kokabiel yang melihat Luffy yang berjalan ke arahanya hanya tersenyum

'' Baiklah, aku akan menghajarmu ! '' kata Luffy dengan tegas

Luffy lalu berlari menuju ke arah Kokabiel, Kokabiel kaget melihat Luffy sekarang berlari menuju ke arahhnya. Kokabiel lalu mengeluarkan tombak cahaya nya yang cukup besar kemudian menyerang Luffy

Luffy yang melihat tombak cahaya yang besar itu lalu menghindarinya dengan cukup cepat. Kokabiel kaget melihat Luffy bisa menghindari tombak cahaya nya dengan tubuh yang terluka seperti itu. Kokabiel lalu mengeluarkan tombak cahaya dengan banyak dan mengarahkanya ke arah Luffy

'' Awas Luffy '' Issei lalu melihat tombak cahaya yang sangat banyak yang akan menyerang Luffy

'' Matilah kau makhluk rendahan ! '' teriak Kokabiel sambil meluncurkan tombak cahaya nya ke arah Luffy

Luffy lalu menghindari semua tombak cahaya itu tapi salah satu tombak cahaya lalu mengenai dirinya

'' Sial ! luka ku membuat tubuh ku melambat '' guman Luffy sambil memegang luka nya yang terkena goresan dari tombak cahaya milik Kokabiel

'' Hahahahaha lihatlah manusia, kau tidak akan bisa mengalahkan ras yang lebih tinggi dari mu '' ucap Kokabiel dengan sombong

'' Luffy ! '' Rias lalu mendekati Luffy khawatir terhadapnya

'' Aku tidak apa-apa Rias ! '' ucap Luffy kepada Rias

Rias kaget dengan perkataan Luffy, Rias lalu kesal melihat Luffy selalu mengatakan tidak apa-apa padahal dia terlihat terluka cukup parah

'' Apa maksud mu tidak apa-apa ! lihatlah dirimu ! '' teriak Rias kepada Luffy

Luffy lalu melihat kebalakang untuk melihat Rias yang sekarang benar-benar marah dengan sikap nya yang egois

'' Tenang saja, aku pasti menang '' kata Luffy kepada Rias sambil tersenyum

Rias lalu sedikit tenang dengan perkataan dari Luffy, Luffy lalu melihat ke arah Kokabiel lagi dengan kemarahan

'' Aku tidak akan bisa kalah dari orang sepertimu '' ucap Luffy kepada Kokabiel

Kokabiel lalu merasa kesal dengan perkataan dari Luffy. Kokabiel benar-benar marah sekarang karena ada seorang manusia menghina orang sepertinya

Luffy lalu menangkat tangan kirinya ke samping kemudian terlihat tangan nya sepertinya memompa, kemudian terlihat tubuh Luffy sekarang berwarna sedikit kemerahan dan ada asap menglilingi nya

Rias dan yang lain nya yang melihat ini langsung kaget, mereka pernah melihat ini saat Luffy berkelahi melawan Raiser. Xenovia yang paling kaget melihat tubuh Luffy

'' Apa yang akan dia lakukan ? '' pikir Xenovia

Luffy lalu mengarahkan tangan kirinya ke depan tepat ke arah Kokabiel. Kokabiel bingung dengan tubuh Luffy dan apa yang sedang dia lakukan

'' Gomu-Gomu No Jet Pistol ! '' teriak Luffy menyerang Kokabiel

Dengan sangat cepat tangan Luffy lalu mengenai tepat ke perut Kokabiel, Kokabiel lalu merasakan perutnya sepertinya terkena peluru yang sangat kuat. Kokabiel lalu terpental ke belakang dengan sangat cepat dan menabrak bangunan sekolah dan terjatuh ke tanah

'' Aku lupa kalau dia memiliki kekuatan sepertu itu '' ucap Issei melihat Luffy

Rias dan yang lain nya lalu tersenyum melihat Luffy berhasil memukul Kokabiel dengan sangat kuat sehingga membuat Kokabiel terpental. Xenovia benar-benar kaget melihat apa yang telah terjadi, anak bernama Luffy itu berhasil memukul salah satu petinggi Malaikat jatuh

Luffy lalu dengan sangat cepat melesat kedepan untuk menyerang Kokabiel lagi, Kokabiel sekarang benar-benar marah karena sudah di permalukan oleh Manusia ini

'' Gomu-Gomu No Jet Muchi ! ''

Luffy lalu menendang Kokabiel dari samping tanpa sepengetahuan dari Kokabiel, Kokabiel sekali lagi terpental kebelakang dengan sangat cepat

Belum selesai di situ saja, Luffy lalu menyerang Kokabiel dari belakang nya '' Gomu-Gomu No Jet Bazzoka ! '' teriak Luffy dari belakang Kokabiel

Kokabiel lalu terpental lagi ke depan dengan sangat cepat dan menabrak bangunan di depan nya dengan sangat cepat

Luffy lalu berhenti sebentar sambil melihat Kokabiel yang sepertinya sudah agak babak belur karena sudah menghajarnya

'' Jangan senang dulu manusia ! '' teriak Kokabiel terbangun dari bangunan yang menimpahnya

Luffy melihat Kokabiel marah lalu tersenyum karena dia cukup kuat juga, Luffy lalu bersiap-siap menyerang lagi

'' Tidak semudah itu ! Kokabiel lalu melembarp kan tombak cahaya ke arah Luffy

Luffy yang melihat nya lalu menghindarinya namun Haki Kenbun Luffy lalu merasakan ada sesuatu di belakang nya dan yang benar saja, ada tombak cahaya di belakang Luffy

'' Matilah ! '' Kokabiel lalu menyerang Luffy dari belakang dengan menggunakan tombak cahaya nya

Luffy yang sekarang tidak bisa bergerak secara leluasa lalu terkena tombak cahaya itu, Rias dan yang lain nya lalu kaget melihat Luffy yang terkena tombak cahaya itu lalu mendekati Luffy

'' Luffy ! '' teriak Rias melihat orang yang dicintai nya sudah terkapar tidak bisa bangkit lagi

Kiba yang melihat Kokabiel yang akan menyerang Luffy lagi lalu mencegah nya dengan pedang Sacred Gear nya yang sudah bangkit

'' Tidak akan aku biar kan ! '' ucap Kiba dengan tegas

'' Cih jangan menghalangi ku, Iblis rendahan ! '' Kokabiel lalu menyerang Kiba dengan tombak cahaya nya yang lain nya

Kiba lalu memblock serangan dari Kokabiel akan tetapi Kiba terpental kebelakang, Kiba lalu masih bisa berdiri dan bersiap-siap menyerang Kokabiel lagi

Boost ! Boost !

Tanpa di sadari oleh Kokabiel, Issei lalu menyerang nya dari belakang Kokabiel lalu terpental kebelakang

'' Jangan lupa kan aku ! '' teriak Issei dengan semangat

Kokabiel lalu melihat Issei dengan kemarahan karena telah memukul nya, Kokabiel lalu tersenyum sombong ke arah Kiba dan Issei

'' Baiklah aku akan melawan kalian berdua '' kata Kokabiel dengan sombong

Terlihat Luffy sekarang sedang tidak berdaya karena terkena tombak cahaya yang cukup besar, Rias, Akeno dan Asia mencoba menyembuhkan Luffy dengan sihir mereka sedangkan Koneko sedang menjaga mereka

'' Luffy ! bertahanlah ! '' teriak Rias melihat Luffy tapi Luffy tidak merespon karena hampir tidak sadarkan diri

'' Luffy kun ! kumohon jangan mati '' ucap Akeno sambil mengeluarakan sihirnya dengan sangat besar untuk menyembuhkan Luffy

'' Bertahanlah Luffy san ! '' ucap Asia melihat Luffy

Koneko juga terlihat syok melihat Luffy, dia tidak tahu kalau Luffy akan menjadi seperti ini. Koneko lalu menatap Kokabiel dengan kemarahan. Kokabiel terlihat sedang berkelahi dengan Issei dan Kiba

'' Kiba ! aku akan menyerang nya dari belakang ! '' ucap Issei

'' Baiklah ! aku akan menyerang nya dari depan ! '' ucap Kiba

Kedua Peerage Rias lalu menyerang Kokabiel secara bersamaan, Kokabiel yang melihat ini lalu tersenyum kemdian mengeluarakan tombak cahaya nya dengan sangat banyak

'' Jangan Merendahkan ku ! Iblis rendahan ! '' teriak Kokabiel

Tombak cahaya itu lalu menyerang Kiba dan Issei, Kiba dan Issei yang kaget melihat tombak cahaya itu yang sangat banyak lalu terkena

Kiba dan Issei terkena serangan dari Kokabiel lalu terpental ke belakang dengan sangat kuat, Kokabiel yang melihat kedua Iblis itu terkena serangan nya lalu tersenyum

'' Cih, sekarang aku akan membunuh manusia itu ! '' ucap Kokabiel melihat Luffy yang sedang di sembuhkan oleh Rias dan yang lain nya

Koneko yang melihat Kokabiel yang akan menyerang Luffy lalu menyerang Kokabiel

'' Jangan menghalangi ku ! '' ucap Kokabiel sambil menyerang Koneko

Koneko lalu terpental kebelakang

'' Koneko ! '' teriak Rias melihat Koneko

'' Baiklah, akan ku akhir ini '' ucap Kokabiel

Kokabiel lalu meengeluarakan beberapa tombak cahaya nya untuk menyerang Luffy dan yang lain nya

Rias tidak tahu harus berbuat apa sekarang, kalau dia menghindari maka Luffy dan yang lain nya akan terkena serangan itu. Rias lalu berdiri di depan Akeno, Asia dan Luffy yang tidak sadarkan diri

'' Aku tidak akan membiarkan mu melukai Peerage ku ''

'' Bucho '' Akeno melihat Buchonya kaget

'' kalau begitu, kalian semua akan mati '' ucap Kokabiel

'' Kami tidak akan meninggalkan Luffy san ! '' ucap Asia. Akeno mengangguk mengerti

'' Baiklah kalau begitu '' Kokabiel lalu bersiap-siap menyerang Rias dan yang lain nya

'' Matilah ! '' Kokabiel lalu meluncurkan tombak cahaya nya ke arah Rias dan yang lain nya. Rias sudah bersiap-siap terkena serangan itu

Issei dan Kiba tidak bisa melakukan apa-apa sekarang karena mereka sepertinya sudah cukup lelah dari tadi bertarung

Rias lalu sudah bersiap-siap untuk merasakan tombak cahaya itu

'' Nitouryuu : 72 Pound Hou '' tiba-tiba terlihat ada sebuah sabitan angin datang dan menyerang tombak cahaya Kokabiel

Kokabiel kaget melihat semua tombak cahaya nya tiba-tiba terpental. Rias dan yang lain nya juga kaget melihat itu

'' Wah sepertinya aku tidak terlambat '' terdengar sebuah suara seseorang '' Hm kurasa kau mungkin bisa menjadi lawan yang tangguh ''

Terlihat ada seseorang yang muncul dari pepohonan, orang itu adalah pria, pria memilik rambut berwarna hijau, berpakaian biasa dengan kaos berwarna hijau, bertubuh tinggi dan sepertinya memiliki tiga pedang di pinggang nya

Rias dan yang lain nya yang melihat pria itu lalu kaget begitu juga Kokabiel, Kokabiel yang melihat orang itu lalu kesal karena tiba-tiba datang

'' Siapa kau ? '' kata Kokabiel ke arah pria itu

'' Aku ? '' pria itu menunjuk dirinya

'' Tentu saja makhluk rendahan ! '' kata Kokabiel marah

'' Nama ku adalah Zoro '' ucap pria itu dengan tersenyum

BERSAMBUNG


Akhir bab

Pertama-tama saya akan meminta maaf dua kali, pertama saya minta maaf karena update nya lama, kedua maaf kalau di bab ini nanggung saya mencoba untuk membuat bab ini panjang akan tetapi saya masih sibuk

Di bab ini Zoro akhirnya datang disaat yang tempat, Luffy terlihat lemah di sini karena dia sudah terluka akibat serangan dari Lily, Luffy tidak mau melawan Lily karena dia memang seperti itu orang nya selalu saja tidak akan melawan teman nya dengan alasan yang kurang jelas seperti Sanji

Untuk Kurosaki D Jasmine : Zoro tidak terlalu memtahui Sona dan para Peerage nya, dia hanya menghormati mereka karena sudah menyelamatkan nya, apakah ini Spoiler ? :V

Terima kasih yang sudah Review dan baca : )

Jangan lupa tinggalkan Review

Sampai jumpa di bab berikut nya

Salam Author