Disclaimer : Eiichiro Oda & Ichiei Ishibumi
warning : non canon, dll
MENJADI LEBIH KUAT
DI SEKOLAH KOUH
Terlihat sekarang Luffy sedang jalan-jalan di taman Akedemi Kouh, Luffy kelihatan sangat senang karena hari mulai damai lagi, sekarang dia bisa tidur dengan tenang dan memakan banyak makanan
''Senang nya, aku ditraktir oleh Ayano'' kata Luffy dengan senang
Luffy lalu duduk di sebuah bangku di taman itu, Luffy lalu melihat dada nya bekas tusukan dari Kokabiel tadi beberapa hari yang lalu. Dia tidak menyangka kalau dia akan kalah dengan Kokabiel
''Kenapa aku bisa kalah?'' ucap Luffy dengan dirinya
Luffy mengingat malam itu yang seharusnya dia bisa menghindari tombak cahaya itu walaupun tubuhnya terluka parah tapi dia merasa kalau Haki Kenbun nya sangat terlambat memperingatkan nya
''Apakah aku harus melatih Haki Kenbun ku?'' Luffy lalu mengingat perkataan dari Rayleigh. seseorang yang bisa memperkuat Haki kenbun nya dengan sangat kuat maka dia akan membuat Haki kenbun nya bisa melihat masa depan dengan sekilas
''Aku Ingat kalau aku pernah melawan salah satu Jendral Big Mom dan aku sedikit bisa melihat masa depan waktu itu'' kata Luffy
Luffy lalu tersenyum berpikir kalau dia akan semakin kuat. ''Baiklah aku akan menjadi kuat!'' teriak Luffy dengan semangat
''Kau sedang apa Mugiwara Kun!'' tiba-tiba terdengar sebuah suara
Luffy lalu melihat asal suaara itu berasal dari kanan nya, Luffy lalu melihat ke kanan untuk melihat siapa yang berbicara
''Oh Aika, sedang apa kau disini?'' tanya Luffy balik
''Aku sedang jalan-jalan, sedangkan kau?'' tanya Aika balik
''Oh aku sedang duduk-duduk saja'' kata Luffy dengan tersenyum
''Kalau begitu, bolehkah aku duduk juga?''
''Boleh''
Aika lalu duduk di dekat Luffy sambil melihat pemandangan di sekitar mereka, Luffy sedang melihat-melihat pemandangan tenang. Dia sangat ingin sekali bertemu dengan Rias dan yang lain nya akan tetapi mereka sedang dalam jam pelajaran
''Hmm, Mugiwara kun'' panggil Aika
Luffy lalu menghadap ke arah Aika yang memanggil nya
''Ada apa Aika?'' tanya Luffy
''Apakah kau senang bersekolah disini?'' tanya Aika
Luffy berpikir sejenak dengan pertanyaan Luffy lalu kemudian tersenyum. ''Tentu saja aku senang, disini aku memiliki banyak teman-teman'' kata Luffy
Aika lalu tersenyum mendengar jawaban Luffy yang begitu polos tapi sunggu berarti.
''Jadi apakah kau memiliki orang yang kau sukai?'' tiba-tiba Aika lalu bertanya kepada Luffy tentang orang yang dia sukai
Luffy lalu berpikir sejenak mendengar pertanyaan Aika lagi, Luffy berpikir cukup keras karena dia suka dengan teman-teman nya di sekolah ini
''Aku menyukai semua teman-teman ku'' kata Luffy dengan tersenyum
Aika lalu tekejut dengan jawaban Luffy yang sepertinya tidak mengerti dengan maksud dari pertanyaan nya. Luffy lalu mendengar sebuah bell yang menandakan kalau jam istirahat sudah di mulai
''Yosh, aku akan bertemu dengan yang lain nya'' kata Luffy yang berdiri tiba-tiba. ''Kalau begitu aku pergi dulu Aika'' kata Luffy melambaikan tangan nya ke arah Aika
Aika lalu membalas Luffy dengan melamaikan tangan nya juga, Aika melihat Luffy sudah cukup jauh jarak berpikir kalau Luffy memang lah anak menarik
Luffy sekarang sedang berjalan menuju ke club nya, Luffy sedang berjalan dengan sangat santai melihat murid-murid lain yang sedang memperhatikan nya
''Kenapa mereka semua memperhatikan ku?'' tanya Luffy
Terlihat semua para murid memerhatikan nya, Luffy lalu tidak peduli dengan semua tatapan itu. Dia lalu terus menuju ke Club nya akan tetapi...
''Hey tunggu orang mesum!''
Luffy lalu mendengar sebuah teriakan dari belakang nya. Luffy lalu melihat kebelakang untuk melihat siapa yang memanggil nya
''Oh Murayama!, Katase!'' Luffy tahu siapa yang memanggil nya ''Ada apa? apakah ada masalah?'' tanya Luffy
''Ya ada masalah dan penyebab nya adalah kau!'' kata Murayama ke arah Luffy
Luffy lalu kebingungan dengan perkataan dari Murayama yang tiba-tiba menuduh nya. Luffy lalu mengingat kalau dia tidak melakukan masalah hari ini tapi sekarang dia di tuduh melakukan masalah
''Aku? penyebab masalah?'' kata Luffy menunjuk dirinya
''Ya, dan aku yakin itu'' kata Murayama dengan yakin
Luffy hanya menatap Katase dengan kebingungan, Luffy lalu melihat Katase yang dari tadi diam saja tanpa sepatah kata pun
''Apakah kau tahu apa yang telah kulakukan?'' tanya Luffy kepada Katase
Katase kaget saat Luffy menanyai nya. Murayama lalu terlihat malu melihat Luffy. Luffy tambah kebingungan dengan reaksi Katase yang menjadi pemalu
''Sebenarnya ada apa?'' pikir Luffy bingung
''Hey apakah kau mendengarkan ku!'' Murayama lalu bertariak kepada Luffy
Luffy lalu kaget saat Murayama berteriak kepadanya, Luffy terlihat bingung
''Aku tidak melakukan apa-apa'' kata Luffy dengan jujur
''Hm kau pikir aku percaya dengan perkataan mu itu'' ucap Murayama yang sepertinya tidak percaya
Katase lalu merasa kasihan dengan Luffy karena terus saja menuduh Luffy tapi Murayama berpikir kalau memang Luffy pelaku nya
''Sudahlah Murayama, aku tidak yakin kalau Luffy pelakunya'' kata Katase
Murayama lalu kaget mendengar Katase tiba-tiba mendukung Luffy, Luffy lalu tersenyum ke arah Katase karena telah membantunya
''Kenapa kau mendukungnya, Katase!'' teriak Murayama marah
Katase lalu kelihatan kebingungan untuk menjelaskan nya, kalau dia bersikeras mendukung Luffy maka Murayama akan merasa kalau dia akan suka dengan bocah topi jerami itu
''Tidak, bukan itu maksud ku,aku hanya...''
''Kenapa kau selalu saja menganggu Luffy'' tiba-tiba terdengar sebuah suara
Luffy dan kedua wanita Kendo itu lalu mengarahkan pandangan mereka ke seorang gadis yang dari tadi melihat mereka
''Oh Ayano'' panggil Luffy
Ayano lalu mendekat Luffy dan kedua gadis Kendo itu, Murayama lalu terlihat kesal melihat Ayano. Luffy berpikir apakah mereka kedua memiliki hubungan yang buruk
''Ano Ayano, sungguh aku tidak melakuk-''
''Tidak apa-apa Luffy, aku tahu itu'' potong Ayano
Murayama lalu menatap Ayano dengan tatapan tajam, Ayano hanya tersenyum di tatapi oleh Murayama dengan tatapan tajam
''Jadi bisakah kau jelaskan, kenapa kau selalu saja mengganggu Luffy?'' tanya Ayano
Murayama lalu mendesah ''Dia membuat masalah lagi'' kata Murayama sambil menunjuk Luffy
Luffy terlihat sekarang sedang terbengong memikirkan apa yang telah dia lakukan, Luffy tetap saja merasa kalau dia tidak melakukan apa pun
''Memang nya ada masalah apa?'' tanya Ayano
''Tentang hilang nya celana dalam para gadis di sekolah ini! '' kata Murayama dengan keras
''Apakah celana dalam kalian juga menghilang?'' Luffy lalu bertanya kepada Murayama
Murayama dan Katase kaget mendengar perkataan Luffy, terlihat wajah mereka berdua memerah. '' Ya! kami berdua kehilangan celana dalam kami'' kata Murayama
Ayano kaget mendengarnya dan kemudian tenang. ''Terus apa hubungan nya dengan Luffy?'' tanya Ayano
''Aku yakin kalau dia yang mencuri semua celana dalam wanita di sekolah ini'' kata Murayama menuduh Luffy
''Kenapa kau bisa begitu yakin?'' tanya Ayano masih tenang
''Karena dia adalah teman dari trio mesum'' kata Murayama
Ayano lalu melihat ke arah Luffy, terlihat Luffy sekarang sedang dilihati oleh semua murid wanita dengan tatapan jijik dan kesal. Luffy hanya terlihat diam saja
''Jadi kalian semua juga yakin kalau anak bodoh ini adalah pelaku pencurian itu?'' tanya Ayano kepada seluruh murid wanita di situ
Para murid wanita di situ masih menatap Luffy dengan tatapan yang mengerikan dan Luffy masih saja tidak peduli dengan tatapan itu. Ayano tidak tahu harus bagaimana untuk menolong Luffy karena prestasi Luffy di sekolah ini sudah tercoreng sebagai orang mesum
''Aku yakin kalau bukan dia pelaku nya'' kata Ayano
Seluruh murid wanita masih tidak percaya dengan perkataan Ayano, mereka masih menyangka kalau Luffy adalah pelaku nya
''Hey, sudah kubilang kalau aku bukan pelakunya'' kata Luffy
''Kalau bukan kau pelakunya, siapa lagi?'' tanya Murayama
Luffy lalu berpikir untuk sementara untuk masalah ini
''Baiklah kalau begitu aku akan buktikan kalau bukan aku pelaku nya'' kata Luffy
Seluruh murid lalu kaget mendengar Luffy, Murayama dan Katase kaget tidak menyangka kalau Luffy akan tetap membela dirinya. Ayano terlihat tersenyum melihat Luffy
''Baiklah, buktikan sampai besok'' kata Murayama
Murayama dan Katase lalu pergi begitu juga para murid lain nya juga sepertinya sudah pergi ke kelas mereka. Ayano heran dengan Murayama dan Katase yang pergi begitu saja
''Kau yakin kau bisa buktikan kalau kau tidak bersalah, Luffy?'' kata Ayano
''Aku butuh bantuan Rias dan yang lain nya, aku tidak terlalu mengerti dengan masalah ini'' kata Luffy polos. ''Sampai jumpa Ayano'' kata Luffy berlari menuju ke club nya
Ayano melihat Luffy lari hanya tersenyum karena akhirnya Luffy benar-benar bisa berteman dengan baik. Ayano lalu melihat keatas dengan tersenyum
''Ibu, kau benar'' kata Ayano
Ayano lalu pergi ke kelas nya, Ayano terlihat di lihat oleh beberapa murid laki-laki dengan tatapan kagum melihat kecantikan Ayano
''Hah sepertinya aku memang harus cepat-cepat memiliki pacar'' kata Ayano merasa terganggu dengan para laki-laki disini
~X~
DI CLUB PENELITIAN ILMU GAIB
Rias dan lain nya sedang melakukan kegiatan mereka di club itu, Rias sedang duduk di tempat dengan santai, Koneko sedang memakan cemilan, Akeno sedang duduk di dekat Koneko, Asia sedang mengobrol dengan Koneko dan Akeno, Kiba dan Issei meminum teh sambil berbicara satu sama lain, Xenovia sedang melihat ke arah jendela sedang memikirkan sesuatu
''Kenapa anak topi jerami itu lama sekali datangnya?'' tanya Xenovia tiba-tiba
''Dia memang seperti itu, kau sudah tinggal bersama kami beberapa hari, seharusnya kau sudah mengerti dengan sikap Luffy'' kata Rias
Xenovia mengangguk mengerti, Xenovia sama sekali tidak mengerti dengan sikap Luffy yang terlihat tidak bisa di tebak. Saat mereka sedang bersantai tiba-tiba pintu club mereka di dobrak
''Teman-teman!'' teriak seseorang sambil mendobrak pintu
Semua orang di ruangan itu lalu kaget, Koneko terlihat mata nya terbuka lebar karena kaget , Akeno kelihatan benar-benar kaget, Rias hampir saja mengeluarkan sihir penghancurnya, Xenovia mengeluarkan pedang nya, Asia melompat kaget, Kiba dan Issei lalu memucratkan teh mereka ke depan karena kaget sehingga wajah mereka terkena teh masing-masing
''Oh Luffy, kau membuat kami kaget saja'' kata Rias
Luffy hanya tersenyum dengan senyuman konyolnya, tiba-tiba kepala Luffy lalu terkena sebuah gelas
''HEY KAU HAMPIR MEMBUAT KAMI MATI KARENA KAGET!'' teriak Issei dan Xenovia secara bersamaan
''Maaf-Maaf'' kata Luffy sambil tertawa
''Jadi Luffy, kenapa kau terlihat buru-buru?'' tanya Rias
''Oh iya, aku dituduh mencuri'' kata Luffy
Seluruh orang di ruangan itu terlihat kebingungan, ''Mencuri apa?'' tanya Akeno
''Mencuri celana dalam wanita'' kata Luffy
Seluruh ruangan itu lalu tambah kaget mendengar Luffy, mereka akan percaya kalau Luffy mencuri makanan akan tetapi mencuri celana dalam? yang benar saja
''Itu sama sekali tidak mungkin'' kata Rias
''Itu benar'' setuju Akeno
''Kalau Issei senpai yang melakukan nya aku percaya'' kata Koneko dengan wajah datarnya
''Kenapa kau selalu saja membully ku, Koneko chan?'' tanya Issei dengan sedih karena di anggap sebagai pria yang mesum di mata Koneko
''Memang begitu lah sikap mu, Issei senpai'' kata Koneko
Issei kelihatan tambah frustasi, yang lain nya hanya merasa heran dengan Issei yang tiba-tiba sedih. Rias lalu melihat ke arah Luffy lagi
''Terus apa yang kau bilang kepada mereka?'' tanya Rias
''Aku bilang kepada mereka kalau aku tidak bersalah, aku akan membuktikan kepada mereka kalau aku tidak bersalah'' kata Luffy
Rias dan yang lain nya lalu mengangguk mengerti
''Dan aku butuh bantuan kalian'' kata Luffy
Rias dan yang lain nya lalu tersenyum. Luffy yang sekarang membutuhkan bantuan mereka, tentu saja mereka akan membantu Luffy
''Baiklah Luffy kami akan membantu mu'' kata Rias
''Benarkah?! terima kasih Rias'' kata Luffy dengan senang
Rias lalu hanya tersenyum melihat Luffy berterima kasih kepada nya, Rias lalu berdiri dan menuju ke arah para Peerage nya yang sekarang bersiap-siap menerima perintah nya
''Baiklah pertama-tama kita akan menemukan tempat kejadian nya'' kata Rias
''Tempat kejadian? aku yakin tempat ada di ruang ganti wanita'' kata Akeno
''Terus apa yang akan kita lakukan setelah menemukan tempat kejadian nya?'' tanya Luffy
''Ya tentu saja kita akan memantau pencuri itu diam-diam'' kata Rias
Luffy dan para Peerage Rias lalu mengangguk mengerti, Rias lalu melihat keluar jendela
''Nanti malam kita akan memantau seluruh sekolah ini dan kita pasti akan menemukan pencuri nya'' kata Rias
''Oh ternyata kau memang jenius, Rias'' kata Luffy kagum
Rias hanya merasa kalau wajah nya memerah setelah di puji oleh Luffy, yang lain nya hanya merasa kalau Luffy terlalu mudah kagum dengan kepintaran orang lain yang lebih pintar darinya
''Baiklah! operasi pemantau akan dimulai!'' kata Rias
''Ya!'' teriak Luffy dan para Peeage Rias kecuali Xenovia dan Koneko
SKIP TIME
Seluruh murid sekolah Kouh lalu pulang karena sudah sore, kecuali para kelompok club Rias yang sepertinya sedang menunggu para murid pulang
''ZZZZZZZZZ'' terlihat Luffy sedang tidur dengan sangat nyenyak
''Kenapa dia bisa tidur dengan sangat nyenyak sekali'' kata Xenovia melihat Luffy tertidur di kursi
Terlihat Luffy tidur di kursi dengan tangan nya sebagai bantal untuk pipinya, Rias yang melihat Luffy hanya tersenyum karena sudah tahu benar sifat Luffy
''Baiklah, kalian sekarang saat nya memantau, kalian sudah tahu posisi kalian kan'' kata Rias
''Sudah Bucho tapi bagaimana dengan Luffy?'' tanya Issei
''Aku akan menjaga nya dulu sampai bangun'' kata Rias
Yang lain nya lalu mengerti, Akeno terlihat curiga dengan Bucho nya. Apakah dia berniat untuk sendirian dengan Luffy. Para Peerage Rias lalu pergi untuk mengerjakan tugas mereka. Setelah mereka pergi, Rias lalu melihat ke arah Luffy yang sepertinya masih tertidur
''Sepertinya kau memang kelelahan'' kata Rias melihat Luffy
Rias lalu menuju ke arah Luffy kemudian duduk di sebelah Luffy. Rias lalu mengangkat kepala Luffy dengan pelan-pelan lalu meletakan nya di paha nya
''Sekarang kau sudah lebih baik kan'' kata Rias
Rias lalu mengelus-elus kepala Luffy dengan pelan-pelan, Rias tidak mau Luffy bangun karena ulah nya ini
''Kau tahu, kenapa aku bisa jatuh cinta kepada mu?, itu karena kau berbeda dengan semua laki-laki di Underworld'' kata Rias yang masih mengelus rambut Luffy dengan pelan
''Para laki-laki di sana kebanyakan hanya memikirkan kekuatan, harta dan gelar bangsawan saja, mereka sama sekali tidak peduli dengan yang lain nya tapi kau berbeda, kau tidak memikirkan semua itu, kau melakukan apa yang kau mau untuk melindungi teman mu walaupun kau sedikit egois tapi aku suka sikap egois mu'' kata Rias dengan tersenyum
''Aku akan memperkenalkan mu ke keluarga ku dan pasti keluarga ku menyukai mu'' kata Rias yang berpikir kalau kakak nya pasti tidak sabar untuk mengetahui siapa Luffy
Rias terus mengelus kepala Luffy hingga cukup lama, Rias lalu mendekatkan wajah nya dengan wajah Luffy, Rias mencoba untuk mencium Luffy akan tetapi...
''Bucho! kami menemukan orang itu!''
Terdengar ada seseorang yang berbicara di sihir komunikasinya, Rias lalu mendesah kecewa karena tidak bisa mencium Luffy
''Baiklah kami akan segera kesana'' kata Rias
Rias lalu berpikir untuk membangunkan Luffy, Rias lalu membisikan sesuatu di telinga Luffy. Luffy lalu terbangun dengan gaya lompat sehingga menganggetkan Rias
''Dimana? dimana Pencuri daging itu!'' teriak Luffy
Rias hanya tertawa kecil melihat Luffy yang tiba-tiba marah karena dia membisikan kalau daging nya telah dicuri oleh seseorang
''Tidak ada Luffy, dia sudah pergi'' kata Rias
Luffy lalu melihat ke arah Rias ''Benarkah? baguslah'' kata Luffy berpikir kalau daging nya akan selamat
''Yang penting sekarang kita harus bertemu dengan yang lain nya, mereka sudah menemukan pencuri celana dalam itu'' kata Rias
''Bagus! ayo Rias!'' kata Luffy langsung menarik tangan Rias sehingga Rias tidak sempat untuk berlari
Luffy menarik Rias tidak tahu kalau tarikan nya sangat kuat sehingga membuat Rias terlihat terbang di udara. ''Luffy pelan-pelan'' kata Rias
Luffy dan Rias lalu menuju ke arah tempat kejadian
~X~
DENGAN AKENO DAN YANG LAIN NYA
''Kejar orang itu!''teriak Akeno
Seluruh Peerage Rias lalu mengejar pencuri itu yang telah mengedap-ngedap di salah satu tempat ganti wanita. namun telah ketauhan oleh Peerage Rias
Issei terus mengejar orang itu dengan sangat cepat, tapi orang itu sepertinya memiliki stamina yang sangat banyak
''Sial! dia cepat sekali'' geram Issei
Koneko lalu mencoba menyergap orang itu dari depan akan tetapi Koneko kaget melihat orang itu lalu terlihat melompat ke atas dengan sangat cepat dan tinggi. seluruh Peerage Rias kaget melihatnya
''Apa-apaan itu!'' teriak Issei
''Dia bukan orang biasa'' kata Koneko melihat orang itu mulai menjauh
''Jangan biarkan dia lari! aku tidak membiarkan dia kabur, orang yang membuat harga diri Luffy kun telah tercemar di sekolah ini'' kata Akeno yang kelihatan nya marah
Para Peerage Rias yang lain kaget melihat Akeno terlihat marah, kemudian mereka pun tersenyum
''Kau benar, kita tidak boleh membiarkan mereka kabur'' kata Kiba
Kiba lalu dengan sangat cepat mengejar orang itu, disusul oleh Peerage Rias yang lain nya. Kiba melihat orang itu sepertinya memiliki stamina yang tidak biasa di tambah dia tadi telah melompat dengan sangat tinggi
''Dia bukan orang biasa'' pikir Kiba
Pencuri itu lalu melompat ke bangunan sekolah dengan sangat tinggi, Kiba kaget melihat nya. Pencuri itu lalu sampai di atas tempat banguna sekolah itu namun kaget karena melihat dua orang di depan nya, di sebelah kiri terlihat anak laki-laki yang memakai topi jerami sedangkan di sebelah kanannya terlihat wanita cantik berdiri dengan senyuman yang terlihat sombong. Pencuri itu sepertinya terlihat tergoda dengan tubuh Rias
''Jadi dia pencuri nya? baiklah aku akan menghajarnya'' ucap Luffy sambil menyiapkan tinjunya
''Hati-Hati Luffy, aku merasa kalau dia bukan Manusia'' kata Rias
Pencuri itu lalu tersenyum mendengar perkataan Rias
''Diam disitu pencuri!'' pencuri itu lalu kaget mendengar ada seseorang yang berteriak di belakang nya. terlihat Akeno dan para Peerage Rias yang lain nya yang terbang menggunakan sayap Iblis mereka
''Ara ara sepertinya sang pencuri telah terkepung'' ejek Akeno dengan gaya sadis nya
''Aku tahu kalau kau bukan Manusia!'' teriak Issei
''Jadi dari tadi kau masih belum tahu? kau memang payah Issei senpai'' ejek Koneko
Issei lalu terlihat langsung murung karena di ejek oleh Koneke ''Maaf saja kalau aku telah mengetahui nya, Koneko chan'' kata Issei
Kiba lalu mengeluarkan pedang nya bersiap-siap untuk menyerang pencuri itu, yang lain nya juga sepertinya telah mengeluarkan senjata mereka
''Maaf Bucho kami terlambat'' tiba-tiba terdengar suara Asia
Luffy dan yang lain nya lalu melihat Asia yang terbang di gendong oleh Xenovia, Xenovia lalu mendarat di dekat Luffy dan Rias. Xenovia lalu menurunkan Asia
''Tidak apa-apa Asia'' kata Rias
Luffy lalu menatap pencuri dengan tatapan tajam, pencuri itu merasa merinding saat di tatap oleh Luffy.
''Kembalikan celana dalam Murayama, Katase dan yang lain nya!'' teriak Luffy dengan sangat keras
Rias dan para Peerage nya lalu kaget mendengar Luffy bertariak, Luffy kelihatan nya marah. Rias tidak menyangkan kalau Luffy akan semarah ini, padahal ini hanyalah pencurian yang bisa di bilang ringan
''Kenapa kau sangat marah sekali, Luffy san?'' tanya Asia
''Karena dia telah mencuri barang berharga milik wanita!'' teriak Luffy
Rias dan para Peerage nya lalu sweatdrop mendegar perkataan Luffy, Rias terlihat terheran-heran dengan perkataan dari Luffy
''Apa maksud mu, Luffy?'' tanya Rias
''Ayano mengatakan kalau celana dalam adalah barang berharga bagi wanita'' kata Luffy
Rias dan yang lain nya tambah sweatdrop mendengar Luffy, ditambah pencuri nya juga sepertinya ikutan sweadrop
''Aku rasa Ayano benar'' kata Rias. ''Sebenarnya apa yang telah di ajari Ayano kepada Luffy?'' pikir Rias
''Hahahahahaha'' tiba-tiba pencuri itu lalu tertawa seperti sedang menertawakan sesuatu
''Hey! kenapa kau tertawa?'' tanya Luffy
''Aku tertawa karena kalian akan segera mati!'' kata Pencuri itu
Pencuri itu lalu tiba-tiba berubah menjadi seosok yang mengerikan, tidak seperti yang sebelumnya yang berbentuk Manusia, sekarang dia berbentuk seperti raksasa dan memiliki tentakel
Para Peerage Rias termasuk dirinya sendiri pun kaget melihat nya, Luffy hanya terdiam melihat makhluk itu yang sepertinya akan menyerang mereka
''Aku akan membunuh laki-laki tapi aku tidak akan membunuh wanita'' kata Makhluk itu
Koneko lalu merasa kesal mendengar perkataan dari Makhluk itu, Koneko lalu melompat untuk menyerang Makhluk itu.
''Dasar mesum'' kata Koneko sambil menendang Makhluk itu
''Apa maksud mu tidak membunuh wanita, apakah kau ini pilih kasih?'' tanya Issei dengan kesal
Kiba hanya tersenyum melihat ini sedangkan Luffy hanya terdiam tidak merasa tidak bernafsu melawan Makhluk itu. Koneko berhasil mendendang Makhluk itu hingga Makhluk itu lalu terlempar ke depan dengan sangat cepat
''Hebat Koneko chan!'' teriak Issei
Luffy lalu berlari ke depan dengan sangat cepat untuk menyerang Makhluk itu, namun Luffy lalu melihat tentakel itu lalu sepertinya menyerang nya akan tetapi Luffy berhasil menghindari semua serangan tentakel itu. Luffy lalu bersiap-siap menyerang Makhluk itu
''Gomu-Gomu No Pistol!'' teriak Lufyf memukul Makhluk itu dengan sangat kuat
Makhluk itu lalu terlempar kebelakang dengan sangat cepat, namun tentakel Makhluk itu lalu menuju ke arah para wanita yang dari tadi melihat saja
''Awas!'' teriak Luffy
Namun terlambat karena tentakel itu lalu menangkap para Wanita kecuali Rias dan Akeno yang berhasil menghindari, Asia, Xenovia dan Koneko terlihat tertangkap oleh para tentakel itu
''Sial aku lengah'' kata Xenovia ayng sebenarnya sedang bersiap-siap menyerang Makhluk itu
Koneko terlihat sedang memberontak, dan Asia terlihat sedang mencoba untuk meloloskan diri. Rias lalu tidak tinggal diam, Rias lalu mengeluarkan kekuatan penghancurnya untuk menyerang Makhluk itu, namun Makhluk itu lalu menghindari nya
''Sial ternyata dengan lincah juga'' kata Rias
Makhluk itu lalu mencoba untuk menyerang Rias akan tetapi Makhluk itu lalu merasakan dirinya seperti tersambar petir
''Fufufufu, jangan terlalu berharap'' kata Akeno dengan tawa sadis nya
Luffy dan Kiba lalu tidak tinggal diam, Kiba lalu mengeluarkan pedang nya dan menebas tentakel-tentakel itu. para gadis yang tertangkap lalu terlempas dan terjatuh ke bawah, Luffy lalu tidak tinggal diam
''Gomu-Gomu No Bazzoka!'' Luffy lalu memukul bagian tengah Makhluk itu dengan sangat keras
''Sekarang giliran ku!'' teriak Issei
Issei lalu memukul Makhluk itu lagi dengan pukulan yang sangat kuat, Makhluk itu lalu tambah mundur ke belakang, belum sampai di situ saja Luffy lalu melompat ke atas Makhluk itu untuk menyerangnya
''Gomu-Gomu No Ono!'' teriak Luffy menendang Makhluk itu dari atas ke bawah
Makhluk itu lalu tertekan kebawah dengan sangat kuat dan terjepit ke bawah, Luffy lalu turun dengan lancar
''Yosh! kita berhasil mengalahkan nya, hey apakah kalian baik-baik saja?" tanya Issei yang kemudian melihat kebelakang untuk melihat Koneko, Asia dan Xenovia akan tetapi...
Mata Issei lalu terbuka lebar melihat mereka, terlihat pakaian mereka hancur terkena cairan dari Makhluk itu sehingga membuat bagian tubuh mereka terlihat
''Kyaaa!'' teriak Asia malu
Luffy yang melihat mereka hanya terdiam dan kemudian tertawa melihat mereka, Kiba merasa heran dengan Luffy yang hanya tertawa melihat wanita telanjang
''Hahahaha, lihat pakaian kalian'' kata Luffy sambil menunjuk mereka bertiga
Issei lalu di pukul oleh Koneko dengan sangat keras hingga tidak sadarkan diri, Luffy tambah tertawa melihat ini
''Ternyata kau seksi juga Asia'' kata Rias
Asia lalu tambah malu mendengar perkataan dari Buchonya, Xenovia terlihat tenang-tenang saja
''Bucho lihat juga pakaian mu'' kata Xenovia
Rias lalu melihat pakaian nya dan dia lalu kaget melihat pakaian nya juga hancur dan memperlihatkan tubuh nya. Rias lalu melihat Akeno yang juga bernasib sama sepertinya
''Ara ara pakaian kita hancur Bucho akibat cairan makhluk tadi'' kata Akeno sambil tersenyum
''Hey apakah kalian tidak malu sama sekali?'' tanya Kiba melihat ke arah lain
''Kenapa? jika hanya Luffy itu tidak apa-apa'' kata Akeno
Rias setuju dengan Akeno, Rias lalu melihat Luffy yang sepertinya melihat Makhluk itu sepertinya akan memuntahkan sesuatu
''Hati-hati, dia akan memuntahkan sesuatu'' kata Rias
Mereka semua lalu mundur beberapa langkah untuk menghindari muntahan Makhluk itu, namun muntahan nya tidak seperti mereka harapkan, ternyata muntahan Makhluk itu adalah kumpulan celana dalam para siswi di sini. Luffy dan yang lain nya lalu kaget melihat nya
''Jadi dia memakan semua celana dalam siswi disini'' kata Akeno menyadari
''Dasar Monster mesum'' kata Koneko dengan wajah datarnya
Monster itu lalu terlihat sedang bangkit untuk melarikan diri, Rias dan yang lain nya lalu tidak akan membiarkan ini tapi Monster itu sangat cepat sehingga Luffy dan yang lainnya tidak sempat menyerang Makhluk itu
''Itturyuu : 36 Pound Cannon'' tiba-tiba terdengar suara yang di kenal Luffy
Makhluk itu lalu tertebas menjadi hancur, Rias dan yang lain nya lalu kaget melihat Makhluk itu yang kemudian hancur. ''Apa tadi itu? apakah tadi seekor gurita?'' lalu terdengar suara orang yang di kenal oleh Luffy dan yang lain nya
''Zoro!'' Luffy lalu melihat kedapan dan melihat Zoro yang sepertinya sedang membersihkan pedangnya yang telah dilumuri oleh caira Makhluk tadi
''Oh Luffy, sedang apa kau disini?'' tanya Zoro
''Aku sedang berburu seorang pencuri celana dalam di sekolah ini'' kata Luffy dengan polos
''Pencuri celana dalam? sungguh aneh'' kata Zoro
''Ya begitulah, oh iya kenapa kau bisa disini?'' tanya Luffy kepada Zoro
''Tadi siang aku tertidur di bawah pohon di taman, saat aku terbangun ternyata sudah malam'' kata Zoro yang merasa ketiduran
''Ternyata bukan hanya Luffy saja yang tukang tidur di sekolah ini'' pikir Rias dan para Peerage nya
Rias tidak menyangkan Luffy akan memiliki kembaran dalam hal tidur, Rias lalu ingat sesuatu
''Apakah Sona tidak mencari mu? pasti dia sedang kebingungan sekarang'' kata Rias
''Oh wanita berkacamata itu, dia pasti sedang tidur di rumah nya'' kata Zoro
DI UNDERWORLD
''ADA DIMANA SI BODOH ITU?!''
Terlihat Sona yang marah, di dekat Sona terlihat para Peerage nya yang sepertinya sama kesal nya dengan Sona. Sona kelihatan sangat marah
''Si bodoh itu memang selalu saja membuat masalah'' kata Reya kesal
''Memang seperti sifat nya, dasar marimo'' kata Momo
KEMBALI KE SEKOLAH
''Kalau begitu baguslah'' kata Rias
Mereka lalu berbicara satu sama lain, Zoro kaget melihat banyak sekali celana dalam di sekitar mereka. Rias lalu menjelaskan semua nya kepada Zoro. Zoro lalu hanya mengangguk mengerti, Rias lalu melihat kearah Luffy yang sepertinya sedang mencari sesuatu
''Kau sedang mencari apa, Luffy?'' tanya Rias
''Akhirnya aku menemukan nya!'' teriak Luffy menemukan sesuatu
Rias hanya kebingungan dengan apa yang di temukan oleh Luffy tapi kemudian merasa tidak terlalu peduli
''Sebaiknya kita pulang'' kata Rias
''Kau benar'' jawab Luffy. Luffy lalu melihat ke arah Zoro''Sebaiknya kau menginap di rumah Ayano, Zoro'' kata Luffy
''Baiklah'' jawab Zoro
Rias dan yang lain nya lalu hanya tersenyum saja
ESOK NYA
Luffy dan yang lain nya lalu sudah sampai ke sekolah, cukup sulit untuk meyakinkan Ayano kalau Zoro adalah teman bajak laut pertama nya Luffy, dan kemudian Ayano lalu menerima karena telah mendengar cerita dari Zoro sendiri
Luffy lalu terlihat sedang mencari seseorang, gosip tentang Luffy yang mencuri celana dalam lalu telah menghilang karena Rias dengan sendirinya memberi tahu siapa pelakunya walaupun tidak menjelaskan tentang kalau pencuri itu adalah monster
Rias memberikan sebuah foto sebagai buktinya yang telah di dapatkan dari Peeragenya saat pencuri itu sedang mencuri di tempat ganti wanita dan kemudian semua murid lalu percaya walaupun ada sedikit murid masih membenci Luffy
''Dimana mereka?'' tanya Luffy sedang mencari seseorang
Luffy terus berjalan mencari orang yang dia cari, para murid disitu melihat Luffy dengan tatapan biasa dan cukup merasa bersalah karena telah menuduh Luffy
''Hah itu mereka!'' Luffy lalu berlari menuju ke dua orang di depan nya yang sedang berbicara satu sama lain
''Hey, Murayama, Katase!'' teriak Luffy
Murayam dan Katase lalu kaget karena ada yang memanggil mereka, mereka lalu melihat siapa yang telah memanggil mereka dan mereka kaget karena yang memanggil mereka adalah Luffy
''Akhirnya aku menemukan kalian'' kata Luffy dengan senang
''Apa maumu?'' kata Murayama dengan mengahadapkan wajah nya kesamping
''Murayama, kau tidak boleh begitu'' kata Katase
Murayama lalu terlihat merasa bersalah, Luffy kebingungan dengan mereka
''Ano Luffy, kami ingin mengucapkan sesuatu kepada mu'' kata Katase
Luffy lalu terlihat penasaran dengan apa yang akan di katakan oleh mereka
''Maafkan kami, karena telah menuduhmu'' teriak Murayama dan Kataser bersamaan.
Luffy kaget karena melihat mereka berdua meminta maaf secara bersamaan, Luffy lalu tersenyum dengan lebar
''Shishishishi tidak apa-apa kok''
Murayama dan Katase lalu terlihat senang karena Luffy telah memaafkan mereka, mereka tidak menyangkan kalau Luffy begitu baik kepada mereka sehingga mereka lalu merasa bersalah karena mereka selalu jahat kepada Luffy
''Oh iya aku memiliki sesuatu untuk kalian'' kata Luffy yang kemudian mengeluarkan sesuatu
Murayama dan Katase lalu kaget mendengar nya, mereka menduga kalau Luffy akan memberikan sebuah hadiah
''Ini dia!'' teriak Luffy mengeluarkan sesuatu
Ternyata Luffy mengeluarkan dua buah celana dalam, di sebelah kiri terlihat celana dalam berwarna pink sedangkan celana di sebelah nya berwarna putih bersiah dengan ada sebuah pita berwarna putih
Murayama dan Katase lalu kaget melihat kedua celana dalam itu, dan kemudian wajah mereka berdua lalu memerah dengan sangat terang
''Aku menemukan nya dari pencuri itu, aku yakin kalau ini punya kalian'' kata Luffy dengan polos karena pernah melihat celana dalam mereka berdua. Luffy berpikir mereka akan senang karena telah menemukan benda penting mereka. Katase dan Murayama lalu mengambil celana dalam mereka masing-masing dan kemudian...
''DASAR BODOH!'' teriak Murayama dan Katase secara bersamaan sambil memukul Luffy secara bersamaan juga
Luffy lalu terhempas ke belakang dan terjatuh dengan sangat keras di tanah
''KAU MEMANG ORANG MESUM!'' teriak Murayama dan Katase secara bersamaan
Seluruh murid disitu kaget melihat Luffy di pukul, Luffy lalu terlihat tidak sadarkan diri. Murayama dan Katase lalu pergi meninggalkan Luffy
Namun terlihat Murayama dan Katase tersenyum sambil memegang celana dalam mereka. ''Terima kasih'' ucap mereka dengan pelan sehinggga tidak terdengar oleh Luffy
Rias melihat kejadian itu dari atas bangunan club nya dan kemudian tersenyum. ''Aku rasa mereka memiliki haki yang kuat'' kata Rias
~X~
DI TEMPAT TIDAK DI KETAHUI
Terlihat kalau pertemuan para Dewa sudah di mulai, ada beberapa Dewa yang sudah ada di dalam ruangan akan tetapi sepertinya mereka bisa memulai pertamuan itu
''Hey kenapa kita tidak langsung mulai saja diskusi nya'' kata Zeus melihat ke arah Michael
''Tunggu sebentar, kita masih menunggu seseorang'' kata Michael
Para Dewa itu lalu terlihat mengerti dan mulai bersabar namun mereka penasaran untuk melihat siapa yang datang
Di luar ruangan pertemuan terlihat ada seorang Dewi yang sepertinya tidak masuk karena tidak terlalu tertarik dengan diskusi itu Yaitu Aphrodite
''Hah, kenapa aku harus ikutan dalam pertemuan ini'' kata Aphrodite
Aphrodite sedang duduk di depan pintu pertemuan, kemudian muncul seorang Dewi juga yang sepertinya baru saja sampai
''Aku terlambat'' kata Dewi itu
Aphrodite lalu melihat siapa Dewi itu dan kemudian tersenyum mengetahui siapa Dewi itu
''Oh sepertinya Dewi kecantikan dari mitologi Nordik terlambat'' kata Aphrodite dengan nada mengejek
Freya lalu melihat Aphrodite dengan tatapan kesal, mereka adalah Dewi kecantikan, bedanya Aphrodite adalah Dewi yang suka menggoda lelaki namun tidak dengan Freya yang sepertinya terlihat tidak tertarik dengan lelaki karena sudah memiliki suami
''Cih, aku tidak perlu omongan dari Dewi sepertimu'' kata Freya kesal
Aphrodite terlihat tersenyum melihat wajah Freya yang kesal karena terkena ejekan dari dirinya
''Sudahlah, sebaiknya kau duduk disini'' saran Aphrodite
Freya lalu duduk di dekat Aphrodite dengan wajah yang masih kesal
''Terima kasih'' kata Freya
Mereka lalu terlihat sedang duduk dengan tanpa sepatah kata pun, kemudian muncul lagi seorang Dewi lagi
''Aku terlambat'' kata Dewi itu
Freya dan Aphrodite lalu melihat Dewi itu dan mengenali nya
''Oh Amaterasu ya'' kata Freya melihat Amaterasu
''Freya san, kau juga terlambat?'' tanya Amaterasu
''Ya begitulah'' jawab Freya
Amaterasu lalu lega karena bukan hanya dia saja terlambat, Freya lalu memberikan ruang di kursi itu untuk duduk. Amaterasu dengan senang
Mereka berdua lalu duduk sambil berbicara satu sama lain, mereka terlihat akrab walaupun berbeda mitologi
Kemudian terlihat ada beberapa orang yang kemudian berjalan menuju ke ruangan pertemuan itu, ketiga Dewi itu lalu berpikir kalau mereka akan masuk ke dalam ruang pertemuan. terlihat ada beberapa orang dengan rambut berwarna putih, Aphrodite lalu penasaran melihat mereka
''Siapa mereka?'' tanya Aphrodite yang kesal karena mereka hanya masuk saja tanpa memperdulikan mereka bertiga
''Mereka adalah Malaikat keluarga bangawan yang berasal dari surga'' kata Freya menjelaskan
''Keluarga bangsawan dari surga?'' Amaterasu lalu kaget belum pernah mendengar nya
''Benar, keluarga Avalines'' kata Freya
Ketiga Dewi itu melihat mereka, ada seorang perempuan disitu yang sangat cantik. Ketiga Dewi itu lalu kaget melihat kecantikan wanita itu
''Siapa dia?'' tanya Aphrodite
''Dia adalah cucu ketiga dari kepala keluarga Avalines'' kata Freya memberitahu
''Dia cantik'' kata Amaterasu
''Ya, tapi jangan hanya kagum dengan kecantikan nya, ku dengar dia adalah wanita yang memiliki kekuatan pemedang yang luar biasa, dia mengalahkan semua setan di dunia Elf'' kata Freya
''Dunia Elf ada setan?!'' Amaterusu kaget
''Saat itu dunia Elf di serang oleh oleh segrombolan Setan yang secara tiba-tiba, para Elf kaget karena tidak menyangka kalau mereka akan diserang oleh Setan, padahal dunia mereka sangat lah damai, ku dengar semua setan di dunia muncul di dunia Elf ada 100.000'' kata Freya
Aphrodite dan Amaterasu terus mendengar Freya yang terus menceritakan cerita yang sangat seru
''Sungguh malang mereka'' kata Amaterasu
''Tapi wanita dari keluarga Avalines lalu datang ke dunia Elf dan berhasil mengalahkan semua Setan disitu dengan mudah'' kata Freya
''Tidak kusangka kalau ada kaum Malaikat yang sangat hebat'' kata Aphrodite
''Ya aku juga begitu, dan aku dengar kalau dia berumur 300 tahun'' tambah Freya
Aphrodite dan Amaterasu lalu kaget mendengar nya, itu umur yang cukup banyak
''Aku penasaran apa yang sedang di bicarakan para Dewa dan Dewi di pertemuan ini'' kata Freya
''Ya aku juga'' kata Amaterasu
''Sama'' Aphrodite
Ketiga Dewi itu lalu berharap kalau dunia akan baik-baik saja
BERSAMBUNG
Akhir bab
Di bab ini masih menuju ke arc selanjutnya
Saya masih berpikir tentang Sanji yang akan ikut dalam cerita ini, saya akan memikirkan nya baik-baik
Terima kasih yang sudah baca dan Review
Jangan lupa untuk tinggalkan Review
Sampai jumpa di bab berikutnya
Salam Author
