Disclaimer : Eiichiro Oda & Ichiei Ishibumi
warning : non canon, dll
KEDATANGAN SEORANG YANG PENTING
DI TEMPAT PERTEMUAN PARA DEWA
Terlihat para Dewa lalu menyadari kalau ada beberapa orang baru datang di pertemuan itu.
''Ah, jadi keluarga itu mengirim seseorang ya?'' kata Odin melihat seorang wanita
Seorang wanita itu lalu maju ke depan berniat untuk memperkenalkan dirinya, Ares yang melihat wanita itu lalu kaget dengan kecantikan nya. Wanita itu memiliki rambut putih di ikat satu kepang, memiliki armor yang cukup tebal dan terlihat sedang menatap para Dewa dengan tatapan netral
''Baiklah, saya akan memperkenalkan diriku, nama saya adalah Engeline Avelines'' kata wanita itu memperkenalkan dirinya
Para Dewa lalu hanya mengangguk mengerti, semua Dewa lalu mengetahui siapa keluarga wanita ini. keluarga wanita ini bukanlah keluarga main-main, sebuah keluarga yang sangat dekat dengan sang Pencipta
''Saya disini akan memberitahu sesuatu yang penting'' kata Engeline ''Apakah kalian ingat kalau ada segrombolan Iblis di dunia Elf?'' tanya Engeline
''Ya kami ingat, bagaimana bisa Iblis memasuki dunia Elf yang sedang di lindungi oleh sihir pelindung yang kuat'' kata Zeus
''Hmm sepertinya akan ada masalah'' kata Izanagi
''Tentu saja akan ada masalah!'' teriak Odin kesal
Semua Dewa lalu sweadrop melihat kedua Dewa itu bertengkar, Izanagi terlihat tertawa kecil melihat Odin kesal. Keadaan lalu kembali seperti semula
''Baiklah saya akan menjelaskan lebih di dalam lagi, para Elf juga kebingungan dengan kejadian ini, mereka sedang menyelidiki kejadian ini'' kata Engeline. Engeline lalu mengeluarkan sebuah batu cahaya berwarna merah gelap
''Aku menemukan ini saat aku mengalahkan semua Iblis itu'' kata Engeline
Semua orang disitu lalu kaget, mereka tidak percaya kalau wanita di depan mereka adalah wanita yang menyelamatkan dunia Elf
''Wah, kau sepertinya memang hebat ya'' kata Izanagi
''Tentu saja, dia dari keluarga Avaline'' kata Odin menganggumi keluarga Malaikat itu
Engeline hanya mendesah saat semua Dewa sedang membecarakan keluarga nya, Keluarga nya memang adalah keluarga yang sangat terkenal oleh kalangan Ras tinggi
''Jadi, batu apa ini?'' tanya Zeus
''Ini adalah batu energi'' kata Engeline
Semua Dewa di situ lalu kaget mendengar nya
''Batu ini menyimpan sebuah energi sihir dan aku sudah menyelidiki energi sihir ini'' kata Engeline menjelaskan
''Jadi siapa pemilik energi ini?'' tanya Izanagi
Engeline lalu mendesah seperti nya jawab nya tidak akan menyenangkan semua Dewa di sini. ''Aku tidak tahu'' jawab Engeline dengan murung
Para Dewa lalu hanya terdiam mendengar jawaban dari Engeline, mereka lalu berpikir apakah pemilik energi sihir ini berasal dari salah satu anggota teroris itu
''Sudah lah, kami mengerti'' kata Odin
Engeline lalu kaget mendengar mereka, para Dewa disini mengerti dengan apa yang terjadi. Para Dewa tidak memarahi nya karena kurang memberikan Informasi
''Terima kasih atas informasi nya, Engeline'' kata Michael
Engeline lalu hanya mengangguk mengerti. '' Kalau begitu aku permisi dulu'' kata Engeline yang kemudian pamit untuk keluar ruangan
Engeline lalu keluar ruangan merasa kalau tugas nya sudah selesai, dia mendesah menyesal karena hanya memberikan informasi yang sedikit saja. Dia juga bingung karena para Dewa yang sekarang sepertinya bisa lebih damai
''Aku heran, mereka sekarang lebih akrab, padahal dulu mereka selalu saja memperebutkan kekuasaan'' pikir Engeline bingung
''Apakah kau sudah selesai?'' tiba-tiba ada seseorang menanyai Engeline
Engeline lalu melihat ke samping untuk melihat siapa yang memanggil nya
''Ya seperti itulah'' kata Engeline
''Baguslah, salam kenal aku Aphrodite'' kata Aphrodite
''Oh namaku Engeline Avaline, salam kenal'' kata Engeline juga mengenal kan diri
Kedua Dewi lain nya lalu mengenalkan diri mereka, mereka lalu berempat berbicara satu sama lain. Saat mereka sedang berbicara satu sama lain, tiba-tiba ada seorang Dewi lagi mendekati mereka
''Oh Athena, ada apa?'' tanya Aphrodite
''Aku akan ke dunia manusia, jadi katakan pada Ayahku kalau aku akan pergi ke dunia manusia'' kata Athena
Kedua wanita itu lalu kaget mendengar Athena akan menuju ke dunia manusia, Aphrodite lalu merasa akan menarik jika ke dunia manusia juga
''Oh kalau begitu aku akan ikut'' kata Aphrodite
Athena dan ketiga gadis lain nya lalu kaget mendengar Aphrodite akan ikut ke dunia manusia, Athena lalu mendesah
''Tidak boleh, aku bukan sedang jalan-jalan tapi aku sedang melakukan tugas ku'' kata Athena memberi alasan
''Sudahlah, aku tahu kalau kau sedang stress sekarang dan ingin berlibur ke dunia manusia'' kata Aphrodite
Athena lalu merasa kesal dengan Dewi di depan nya ini, dia memang sangat kesal saat Aphrodite selalu saja ikut dalam urusan nya
''Terserah mu'' kata Athena yang kemudian pergi
Aphrodite lalu tersenyum dengan kemenangan, Amaterasu, Freya dan Engeline hanya sweatdrop melihat pembicaraan mereka. Aphrodite sepertinya selalu saja keras kepala
''Kalau begitu aku kembali dulu ya'' kata Freya
''Oh sampai jumpa Freya san'' kata Amaterasu
Freya lalu berjalan pergi kembali ke Asgard, Aphrodite lalu juga pamit kepada Amaterasu dan Engeline,kemudian mengejar Athena
''Wah, aku tidak menyangka kalau Dewa dan Dewi sekarang sudah lebih akrab'' kata Engeline
''Ya begitu lah, itu sebab dia'' kata Amaterasu
''Dia?'' Engeline bingung
''Ya dia, orang yang merubah semua pemikirkan lama kami'' kata Amaterasu
Engeline lalu tambah bingung dengan perkataan dari Amaterasu
''Amaterasu! ayo kita kembali!'' tiba-tiba ada seseorang berteriak kepada Amaterasu
''Ayah!'' teriak Amaterasu. Amaterasu lalu melihat ke arah Engeline. ''Aku pergi dulu Engeline san'' kata Amaterasu pamit
Amaterasu lalu menuju ke arah ayah nya untuk pulang, Engeline hanya melihat Dewi itu pergi hanya merasa masih bingung dengan perkataan dari Amaterasu
''Aku masih penasaran dengan apa yang dia katakan tadi, sebenarnya siapa dia?'' tanya Engeline untuk dirinya sendiri
Engeline masih penasaran kemudian lalu memutuskan untuk pulang ke surga karena tugas nya disini sudah selesai. Sebaiknya dia menanyakan tentang ini kepada kakek nya
~X~
DI SEKOLAH KOUH
Terlihat sekarang ada beberapa orang yang sedang jalan menuju ke kantin untuk makan siang, terlihat anak yang memakai topi jerami sepertinya tidak sabar untuk menuju ke kantin
''Aku tidak sabar lagi'' kata anak itu
''Sabar lah Luffy, kita akan segera sampai'' kata Rias dengan tenang sambil tersenyum
Luffy masih saja tidak sabar, terlihat di samping mereka para murid lain sedang melihat mereka dengan tatapan kagum, senang dan jijik. tatapan kagum dan senang mengarah kepada Rias, Akeno, Kiba, Asia dan Koneko sedangkan tatapan jijik mengarah kepada Issei dan Luffy
''Kenapa mereka menatapku dan Luffy dengan tatapan jijik?'' tanya Issei
''Mungkin karena mereka masih tidak menyukai mu sedangkan untuk Luffy senpai sepertinya masih memiliki berita kejelekan di sekolah ini'' kata Koneko mencoba menjelaskan
Luffy terlihat masih kebingungan dengan para murid disini, kenapa mereka masih menyebarkan rumor aneh tentang dirinya, padahal dia tidak melakukan masalah
''Aku tidak peduli, mereka bebas melakukan apa yang mereka mau'' kata Luffy merasa tidak peduli
''Tapi Luffy kun! tidak mungkin kau akan setiap hari dihina ataupun di ejek'' kata Akeno
''Itu tidak masalah, aku hanya ingin apa yang aku mau'' kata Luffy dengan tegas
Akeno lalu hanya mendesah pasrah melihat sikap Luffy yang keras kepala itu, mereka lalu sampai di kantin. Dengan cepat Luffy lalu mengambil makanan nya
''Dia bersemangat sekali'' kata Kiba melihat Luffy
''Ya begitulah dia'' kata Rias
Luffy lalu mengambil makanan nya dengan sangat banyak hingga membuat semua murid kaget melihat nya, Luffy dengan cepat lalu kembali ke Rias dan yang lain nya di tempat duduk di dekat jendela
''Selamat makan!'' teriak Luffy
Rias dan para murid di situ lalu melihat Luffy makan dengan sangat rakus, namun Luffy tidak merasa terganggu dengan tatapan para murid lain
''Pelan-pelan Luffy'' kata Rias memberitahu
''Oh maaf'' kata Luffy merasa telah menganggu Rias dan yang lain nya
Rias hanya tersenyum mendengar Luffy meminta maaf, Luffy terus memakan semua makanan nya tapi ada yang tersisa
''Fiuh, kenyangnya~'' kata Luffy dengan senang
Rias dan yang lain nya terlihat masih memakan makanan mereka. Luffy berpikir kalau mereka sangat lah lambat
''Luffy!'' tiba-tiba terdengar sebuah suara seorang wanita memanggil Luffy
Luffy lalu kaget mendengar kalau ada suara wanita memanggil dirinya, Luffy lalu melihat siapa yang telah memanggil nya
''Oh Ayano!'' teriak Luffy sambil melambaikan tangan nya ke arah Ayano
Ayano lalu berjalan menuju ke arah Luffy dan kelompok penelitian Ilmu Gaib. Rias yang melihat Ayano hanya tersenyum
''Ada apa Ayano?'' tanya Luffy
''Aku mencari mu dari tadi'' kata Ayano
''Mencari ku? memang nya ada apa?'' tanya Luffy balik
''Aku hanya ingin memberikan ini'' kata Ayano sambil memberikan sesuatu
Terlihat ada sebuah bento di tangan Ayano dengan ukuran yang cukup besar, Rias dan yang lain nya lalu kaget karena Ayano membuatkan Bento untuk Luffy. Luffy kelihatan senang melihat Ayano membawakan Bento untuk nya
''Sebuah Bento! terima kasih Ayano!'' kata Luffy berterima kasih
Rias yang melihat Ayano membuat Bento untuk Luffy lalu merasa ketinggalan untuk mendekatkan dirinya kepada Luffy, sedangkan Ayano terlihat senang saat Luffy memujinya. Luffy lalu membuka bento itu terlihat ada nasi dengan tulisan 'Untuk Luffy'
''Wah terima kasih Ayano'' kata Luffy berterima kasih
Ayano lalu tambah senang karena Luffy berterima kasih kepada nya lagi. sedangkan Rias tambah merasa ketinggalan. Luffy lalu memakan Bento dari Ayano
''Enak~'' ucap Luffy memakan Bento Ayano
Ayano merasa hari ini adalah hari terbaik bagi nya melihat Luffy memakan Bento nya, padahal setiap hari dia selalu saja membuat masakan untuk Luffy. Luffy lalu selesai memakan Bento Ayano
''Sekali lagi terima kasih Ayano'' kata Luffy
''Sama-sama, Luffy'' kata Ayano
Ayano lalu duduk di dekat Rias tanpa meminta izin sehingga membuat Rias kage
''Oh maaf'' kata Ayano kepada Rias
Rias lalu merasa jengkel dengan Ayano sekarang tapi sepertinya Ayano tidak memperdulikan Rias yang jengkel
''Hmm Ayano, bisakah kau mencari tempat duduk lain?'' kata Rias
''Oh maaf Rias tapi aku tidak bisa'' kata Ayano
''Apa maksud mu tidak bisa?'' tanya Rias jengkel
''Karena aku memang tidak bisa'' kata Ayano lagi
Luffy yang melihat mereka berdua lalu mencoba menenangkan mereka
''Tenanglah kalian berdua'' ucap Luffy
Ayano dan Rias masih saja terlihat menatap tajam satu sama lain, Luffy lalu menggaruk kepalanya bingung kenapa mereka terlihat marah. para Peerage Rias lalu hanya tertawa pelan melihat ketua mereka
SKIP TIME
''Kami pulang!'' Luffy, Rias, dan Ayano lalu terlihat sudah pulang
''Selamat datang!'' teriak ketiga Malaikat jatuh itu
Ketiga Malaikat jatuh itu lalu memeluk Luffy dan Ayano, Luffy dan Ayano hanya tersenyum melihat mereka bertiga
''Kami rindu sekali dengan anda, Luffy sama'' kata Reynare
''Shishishi, aku juga'' kata Luffy dengan tertawa kecil
Mereka bertiga lalu mengganti pakaian mereka, sekarang hari sedang menjelang sore. Luffy terlihat sedang bersiap-siap untuk makan malam
''Oh ya, Luffy bisakah kau berbelanja'' kata Ayano mengingat sesautu
Luffy kaget mendengar perkataan dari Ayano yang tiba-tiba saja menyuruh nya berbelanja
''Biar aku saja, Ayano sama'' kata Reynare menyarankan dirinya
''Tidak Reynare, kau sudah membantu ku cukup banyak, sekarang adalah tugas Luffy'' kata Ayano dengan tegas
Luffy lalu mendesah pasrah, bagaimana pun juga dia harus membantu Ayano yang telah banyak membantu nya
''Baiklah'' kata Luffy dengan senyum
''Aku akan ikut dengan mu, Luffy sama'' kata Kalawarner
''Tidak, kau disini saja dengan yang lain nya'' kata Luffy
Kalawarner lalu hanya mengangguk mengerti dengan perintah tuan nya, dia akan menuruti apa saja perintah dari Luffy karena dia lah sekarang tuan nya
''Kalau begitu aku pergi dulu'' kata Luffy pamit
Luffy lalu pergi untuk berbelanja dengan cukup riang. Rias lalu melihat ke arah Ayano yang tiba-tiba saja menyuruhnya belanja
''Apakah kau yakin menyuruhnya belanja di sore ini?'' tanya Rias
''Ya, aku yakin kalau dia akan baik-baik saja'' kata Ayano
Rias lalu mengerti dengan Ayano, Rias lalu mengelus kepala Mittelt yang sepertinya sudah mulai akrab dengan ketiga Malaikat jatuh di rumah Ayano
Luffy sekarang sedang berjalan menuju pasar dan berharap kalau masih buka, Luffy tidak yakin kalau pasar masih buka di jam sekarang. Luffy lalu sampai di pasar dan lalu senang karena pasar sepertinya masih buka
''Pasar masih buka, baguslah'' kata Luffy bersyukur
Luffy lalu mengambil selembar kertas dari kantung nya dan kemudian mencoba membacanya. Luffy sekarang bisa baca karena telah di ajari oleh Ayano, Luffy sangat senang memiliki teman seperti Ayano yang selalu saja membantu nya
''Baiklah, pertama-tama adalah wortel'' Luffy lalu melihat di sekitar nya untuk melihat wortel dan tenyata dia menemukan nya. Luffy lalu menuju ke tempat penjualan wortel itu
Setelah selesai membeli wortel, Luffy lalu mencari tomat. Ayano sepertinya berencana membuat sup untuk nanti malam. Luffy terlihat senang memikirkan sup nanti malam. Luffy lalu sadar mengenai sesuatu
''Oh iya, apakah dia nanti datang?'' tanya Luffy sedang memikirkan sesesorang
Luffy lalu memutuskan untuk melanjutkan membelanja nya, Luffy lalu membeli sayuran selanjutnya namun saat dalam mencari sayur itu, Luffy lalu melihat dua orang yang dia kenal
''Athena, Luna!'' teriak Luffy melihat ada dua orang yang sedang berjalan di pasar
Kedua wanita itu lalu kaget mendengar ada orang yang memanggil mereka, mereka lalu berbalik untuk melihat siapa yang memanggil mereka
''Luffy'' kata mereka berdua
Athena lalu kaget karena Aphrodite mengenal Luffy, Athena lalu melihat kearah Aphrodite. Aphrodite lalu juga melihat ke arah Athena. Mereka lalu sama-sama melihat satu sama lain
''Kau mengenal Luffy?'' tanya Athena
''Ya, apakah kau juga mengenal nya?'' tanya Aphrodite
Luffy lalu menghampiri kedua Dewi atau tanpa mengetahui siapa mereka sebenarnya
''Yo! apa kabar kalian berdua?'' kata Luffy
Aphrodite dan Athena lalu terlihat kebingungan untuk mengucapkan apa, mereka takut kalau Luffy tahu siapa mereka
''Aku baik-baik saja, tunggu! kau mengenal dia, Luffy?'' tanya Athena menunjuk Aphrodite
''Ya, kami sudah kenal baru sebulan lalu'' kata Luffy mengingat nya
Aphrodite hanya tersenyum karena mereka sekarang berjumpa lagi, Aphrodite lalu melihat Luffy membawa beberapa keranjang di tangan nya
''Apakah kau sedang berbelanja?'' tanya Aphrodite
''Ya, aku sedang berbelanja untuk makan malam'' jawab Luffy
''Bukankah ini terlalu sore untuk berbelanja?'' tanya Athena
''Ayano menyuruhku untuk berbelanja karena sepertinya dia lupa untuk berbelanja'' kata Luffy dengan santai
Aphrodite dan Athena hanya mengangguk mengerti dengan perkataan Luffy, Aphrodite lalu melihat kearah Athena, Athena lalu mengerti maksud dari Aphrodite
''Kalau begitu kami akan membantu mu'' kata Athena
''Benarkah?! terima kasih'' kata Luffy dengan senang
''Karena kita ini teman jadi sesama teman harus saling membantu kan'' kata Aphrodite dengan santai
Luffy lalu terlihat tambah senang, Luffy senang karena memiliki banyak teman sekarang. Luffy merindukan moment di mana teman-teman nya memabantu nya
''Kalau begitu bolehkah melihat daftar belanjanya?'' kata Aphrodite
Luffy lalu memberikan daftar belanjanya kepada Aphrodite, Aphrodite lalu melihat daftar belanja itu dan mengangguk
''Baiklah, aku akan mengambil sayuran hijau'' kata Aphrodite
''Kalau aku akan mengambil sisa nya'' kata Athena
Mereka bertiga lalu berpencar untuk mencari sayuran yang ada di daftar belanja Luffy. Mereka berpencar sampai 15 menit kemudian, mereka lalu berkumpul di tengah-tengah pasar
''Apakah kalian sudah menemukan sayuran lain nya?'' taya Athena
''Ya''
''Beres''
Kata Luffy dan Aphrodite, Luffy lalu mengambil sayuran itu dan membungkus nya. Luffy memiliki 3 kantong plastik yang sangat besar, dua di tangan nya dan satu di ikat kan di leher nya
''Terima kasih, Luna, Athena'' kata Luffy berterima kasih
''Sama-sama Luffy'' kata Athena
''Jadi, apakah kau akan pulang?'' tanya Aphrodite
''Ya, Ayano pasti sedang khawatir sekarang karena aku pulang hampir malam'' kata Luffy.
Aphrodite dan Athena lalu mengerti dengan gadis yang bernama Ayano ini, termasuk Aphrodite yaitu Dewi cinta. Aphrodite lalu mengerti kalau gadis bernama Ayano ini memiliki perasaan kepada Luffy dan Aphrodite menyadari kalau Luffy tidak tahu
''Kalian akan kemana?'' Luffy lalu bertanya kepada Athena dan Aphrodite
Aphrodite dan Athena lalu kaget mendengar pertanyaan Luffy. Aphrodite hanya mau ikut dengan Athena untuk bersenang-senang akan tetapi sepertinya Athena hanya berjalan-jalan di sekitar kota
''Kami tidak tahu akan kemana'' kata Athena
Aphrodite kaget mendengar Athena mengatakan secara blak-blakan. Luffy lalu tersenyum karena memiliki ide
''Bagaimana kalau kalian bergabung makan malam dengan kami'' kata Luffy menyarankan
Athena dan Aphrodite kaget mendengar perkataan dari Luffy, Aphrodite terlihat senang sedangkan Athena terlihat masih memikirkan saran Luffy
''Kami tida-''
''Kami ikut!''
Tiba-tiba Aphrodite memotong perkataan dari Athena, Athena lalu kesal dengan Aphrodite karena memotong perkataan nya
''Baguslah, kalau begitu ayo!'' kata Luffy dengan semangat
Luffy lalu berjalan memimpin untuk menuju ke rumah Ayano, Aphrodite terlihat senang juga karena tidak akan merasa bosan dan Athena hanya mendesah pasrah. Athena lalu melihat Aphrodite dengan tatapan kesal
''Kenapa kau tidak menolak nya?'' tanya Athena
''Ayolah Athena, sangat membosankan jika kita hanya berkeliling kota saja'' kata Aphrodite dengan tersenyum
Athena hanya pasrah mendengar perkaan dari Aphrodite, dan inilah kenapa dia selalu kesal dengan Dewi cinta itu. Luffy dan kedua Dewi itu lalu berjalan menuju ke rumah Ayano dengan santai, sesekali melihat orang-orang di sekitar mereka sedang berjalan juga
''Jadi Luffy, bagaimana ciri-ciri wanita bernama Ayano ini?'' tanya Aphrodite
''Dia adalah wanita yang baik, rajin dan sangat kuat, dia adalah pemilik rumah dimana aku tinggal'' kata Luffy
''Apakah dia cantik?'' tanya Aphrodite
''Ya kurasa'' kata Luffy dengan bingung
''Begitu ya'' Aphrodite lalu mulai tertarik
''Apakah kita hampir sampai?'' tanya Athena
''Sedikit lagi kita akan sampai'' kata Luffy
Mereka bertiga terus berjalan dengan santai untuk kerumah Ayano, Athena dan Aphrodite lalu melihat sebuah rumah di ujung. rumah itu kelihatan sederhana dengan beberapa bunga di depan rumah nya
''Apakah itu rumah nya?'' tanya Aphrodite
''Benar, itu rumah Ayano'' kata Luffy
Mereka bertiga lalu mendekati rumah Ayano, Luffy lalu mengetuk pintu rumah Ayano dengan cukup keras. kemudian pintu lalu terbuka dibuka oleh seseorang, Aphrodite dan Athena lalu merasa ada energi yang tidak asing yang dimiliki oleh orang yang membuka pintu itu
''Malaikat jatuh'' guman mereka berdua
''Oh Luffy sama, silahkan masuk'' kata Reynare mempersilahkan Luffy masuk. Reynare lalu menyadari kalau ada dua orang lain nya
''Hmm mereka siapa, Luffy sama?'' tanya Reynare
''Mereka adalah teman ku, dia adalah Luna'' kata Luffy menunjuk Aphrodite
''Salam kenal'' kata Aphrodite
Reynare lalu menunduk ke arah Aphrodite dengan sangat hormat, Reynare lalu melihat ke arah Athena
''Dia adalah Athena'' kata Luffy
Reynare lalu kaget mendengar kata Athena, Reynare berpikir apakah dia adalah Dewi Athena sang Dewi kebijaksanaan dari Olympus. Athena hanya memegang jidatnya melihat Luffy yang tiba-tiba memperkenalkan nama nya
''Namaku Athena, kau pasti berpikir kalau aku adalah seorang Dewi dari Olympus kan?'' kata Athena
''Ya, karena nama mu sangat sama dengan nama Dewi itu'' kata Reynare masih menyelidiki Athena
''Semua orang berkata seperti itu'' kata Athena dengan sedikit bercanda
''Mereka berdua akan makan malam bersama kita'' kata Luffy
''Benarkah? ini pasti sangat menyenangkan'' kata Reynare. Reynare lalu membuka pintu dengan lebat untuk mempersilahkan Athena dan Aphrodite masuk. ''Silahkan masuk'' kata Reynare mempersilahkan
Luffy dan kedua Dewi itu lalu masuk ke dalam rumah Ayano, Athena dan Aphrodite lalu melihat isi rumah itu. Kedua Dewi itu menganggumi rumah itu karena sangat rapi, Luffy lalu menuju ke arah dapur untuk memberikan sayuran ini kepada Ayano
''Biar aku saja yang menghantarkan sayurnya, Luffy sama'' kata Reynare
''Oh baiklah'' kata Luffy yang kemudian memberikan sayuran yang di bawa nya kepada Reynare
Reynare lalu menuju ke arah dapur sedangkan Luffy lalu mengajak Athena dan Aphrodite menuju ke ruang makan
''Aku sangat senang sekali bisa makan malam bersama mu, Luffy'' kata Aphrodite dengan senang
Athena lalu melihat Aphrodite dengan tatapan curiga karena berpikir Aphrodite akan menggoda Luffy. Aphrodite dan Athena masih merasa bingung dengan Luffy, apakah dia tahu kalau wanita yang membuka kan pintu itu adalah Malaikat jatuh
''Hey Aphrodite, apakah kau sadar kalau wanita yang membuka kan pintu tadi adalah Malaikat jatuh?'' tanya Athena
''Ya aku tahu, tapi kenapa Malaikat jatuh ada di rumah ini?'' tanya Aphrodite balik
''Lalu apa hubungan nya dengan Luffy?'' tanya-tanya Athena
Kedua Dewi itu lalu bingung dengan apa yang terjadi, mereka berpikir kalau Reynare sedang menyamar menjadi manusia di hadapan Luffy. Mereka bertiga lalu sampai di ruang makan.
''Hey semuanya!'' teriak Luffy menyapa mereka
''Luffy sama kembali!'' Mittelt lalu berlari menuju ke arah Luffy untuk memeluk nya
Athena dan Aphrodite lalu kaget melihat ada energi yang bukan energi manusia di ruangan itu, Kedua Dewi itu merasakan kalau bukan hanya energi Malaikat jatuh saja melainkan ada energi Iblis di ruangan itu
''Apa-apaan ini'' pikir Athena dan Aphrodite
Luffy lalu mengelus kepala Mittelt dengan tersenyum, Mittelt sangat senang saat kepalanya di elus oleh Luffy. Rias dan Malaikat jatuh disitu lalu menatap Athena dan Aphrodite dengan curiga sedangkan Athena dan Aphrodite lalu menatap Rias dan Malaikat jatuh disitu dengan tatapan curiga juga
''Oh iya, perkenalkan mereka adalah teman ku, Luna dan Athena'' kata Luffy memperkenalkan dua Dewi itu
Athena dan Aphrodite lalu melambaikan tangan sebagai perkenalan, Rias dan Malaikat jatuh disitu masih menatap Athena dan Aphrodite dengan curiga. Luffy lalu duduk di dekat Rias dan Kalawarner
''Ayo duduk'' kata Luffy mempersilahkan Athena dan Aphrodite
Athena dan Aphrodite lalu duduk di dekat Mittelt dan berharap kalau mereka semua tidak mentahui siapa mereka
''Apakah makan malam nya masih lama?'' tanya Luffy dengan bosan
''Mungkin sebentar lagi'' kata Rias
Rias lalu menatap Athena dan Aphrodite dengan tatapan menyelidiki, Athena dan Aphrodite hanya merasa gugup di tatap seperti itu
''Jadi, kapan kalian bertemu dengan Luffy?'' tanya Rias kepada Athena dan Aphrodite
Aphrodite dan Athena lalu kaget mendengar pertanyaan Rias yang sepertinya curiga kepada mereka
''Aku bertemu dengan Luffy saat di taman kota'' kata Athena
''Sedangkan aku bertemu dengan Luffy pada malam hari di tengah kota'' kata Aphrodite
Rias lalu mengagguk mengerti dengan santai, tapi Rias masih menatap Athena dan Aphrodite dengan tatapan curiga
''Jadi kalian akhirnya berteman?'' tanya Rias
''Ya seperti itu lah'' kata Athena dan Aphrodite
Rias lalu terus menatap Athena dan Aphrodite dengan tatapan curiga, Luffy kelihatan hanya merasa bosan menunggu makanan nya
''Lama sekali'' kata Luffy dengan bosan
''Makanan nya sudah siap!'' tiba-tiba terdengar suara Ayano
Luffy lalu terlihat semangat saat mendengar kata makanan, Athena dan Aphrodite kaget melihat Luffy tiba-tiba bangkit dengan semangat. Ayano lalu menaruh semua makanan di atas meja makan, Ayano lalu melihat Athena dan Aphrodite
''Jadi kalian orang yang diceritakan oleh Reynare'' kata Ayano melihat kedua Dewi itu
Athena dan Aphrodite hanya tersenyum membalas sambutan Ayano, Ayano lalu hanya tersenyum. Reynare lalu menaruh sisa makan di atas meja untuk dimakan. Luffy kelihatan tidak sabar melihat banyak makanan di atas meja
''Saat nya makan!'' teriak Luffy yang kemudian berniat untuk memakan makanan nya
''Tunggu dulu!'' Ayano lalu memukul kepala Luffy dengan cukup keras
Athena dan Aphrodite kaget melihat adegan ini
''Cuci tangan dulu'' kata Ayano
Luffy lalu menuju ke tempat pembersih piring untuk mencuci tangan nya, Luffy lalu kembali ke tempat duduk nya. Mereka lalu mulai memakan makanan di atas meja, Luffy dengan cepat lalu mengambil daging di atas meja dengan sangat cepat, terlihat di makan malam itu sangat berisik karena ulah Luffy yang berusaha mengambil makanan orang lain di atas meja itu, Athena dan Aphrodite terbengong melihat adegan makan malam ini. Mereka tidak tahu kalau makan malam ini akan menjadi semeriah ini
''Luffy! jangan makan makanan orang lain'' kata Ayano marah memperingatkan
''Luffy sama! jangan ambil daging ku'' kata Mittelt kelihatan berebut dengan Luffy
Rias lalu terlihat makan secara sembunyi-sembunyi tanpa di ketahui oleh Luffy agar makanan nya tidak di ambil oleh Luffy. Reynare dan Kalawarner terlihat makan dengan santai sambil tertawa
Aphrodite dan Athena benar-benar tidak tahu harus mengatakan apa melihat adegan ini, kedua Dewi itu lalu memakan makanan mereka sambil menjaga makanan mereka dari Luffy
Setelah cukup lama makan malam nya, mereka lalu selesai makan malam nya. Terlihat pertunya Luffy yang sekarang cukup besar setelah menghabiskan banyak makanan, Aphrodite dan Athena kelihatan puas makan malam bersama mereka
''Kenyangnya~'' kata Luffy dengan senang
''Sekarang aku tahu kenapa di dafter belanja itu terdapat banyak sekali jumlah sayuran dan daging yang harus dibeli'' kata Athena sadar
''Itu pasti karena Luffy'' duga Aphrodite
''Ya begitu lah, dia selalu saja menghabiskan banyak makanan'' kata Ayano
''Apakah kau tidak pernah kehabisan uang?'' tanya Athena
''Tidak, Ibu ku selalu saja mengirimkan banyak uang kepada ku'' kata Ayano
''Ibu mu? dimana ibu mu sekarang?'' tanya Athena
''Ya, dia sedang ada tugas di luar negri'' kata Ayano
Aphrodite dan Athena lalu mengangguk mengerti, mereka semua lalu berbicara satu sama lain. tiba-tiba lalu ada suara ketukan di pintu depan Ayano
''Siapa yang bertamu di malam hari begini?'' kata Ayano bingung
Ayano lalu pergi ke pintu untuk membuka pintu itu melihat siapa yang datang ke rumah nya, Luffy dan yang lain nya lalu hanya melihat Ayano dari kejauhan. Ayano lalu membuka pintu itu untuk melihat siapa yang mengetuk
Ayano lalu kaget melihat siapa orang yang datang, Rias yang melihat Ayano kaget lalu membuatnya penasaran. Rias lalu menuju ke arah Ayano untuk melihat siapa yang datang. Rias lalu juga kaget melihat siapa yang datang
''Siapa yang datang, Ayano sama?'' tanya Reynare
Lalu kemudian Dewi dan seluruh Malaikat jatuh disitu lalu merasa kan ada energi yang besar di depan mereka, energi yang sangat kuat. Athena dan Aphrodite lalu sedang bersiap-siap mengeluarkan energi mereka untuk berjaga-jaga begitu juga Malaikat jatuh disitu.
Rias yang melihat siapa yang datang lalu hanya bisa mengucapkan satu kata ''Onii sama'' kata Rias dengan kaget
Luffy lalu sadar siapa yang datang lalu tersenyum dengan senang
''Akhirnya kau datang juga, paman rambut merah'' kata Luffy dengan senang
Pria yang dipanggil itu hanya tersenyum melihat Ayano dan Rias yang kaget melihat nya
~X~
DI TEMPAT LAIN
Terlihat sekarang ada beberapa anak-anak sedang bermain, salah satu nya adalah seorang gadis kecil yang sepertinya sedang bermain petak umpet dengan anak lain. Ada seorang wanita mengawasi anak-anak itu
''Lulu sama! hati-hati nanti ada bisa jatuh'' kata wanita itu kepada gadis kecil itu yang sedang lari
''Tenang saja Lily onee chan, aku baik-baik saja'' kata Lulu
Lily lalu hanya mendesah pasrah melihat kelakukan tuan putrinya yang selalu saja keras kepala mengingatkan nya kepada seseorang
''Apakah dia sudah lelah?" tiba-tiba terdengar suara wanita lain di belakang Lily
''Oh Eveline sama!'' Lily lalu tahu siapa wanita itu
Eveline hanya tersenyum melihat Lily kaget, Eveline lalu melihat kearah putrinya yang sedang bermain dengan anak-anak lain nya
''Aku tidak mengerti dengan keras kepala yang demiliki oleh Lulu sama, sampai-sampai membuatku teringat oleh seseorang'' kata Lily
Eveline lalu kaget mendengarnya,
''Teringat oleh seseorang? siapa?'' tanya Eveline
''Seorang manusia yang bernama Monkey D Luffy'' kata Lily dengan menyebutkan nama Luffy dengan jelas
Bersambung
Saya mohon maaf jika update nya lama, karena saya lagi sibuk lagi
Di bab ini, Luffy sepertinya membuat janjian dengan seseorang, aku tidak tahu apa yang akan terjadi saat kedua Dewi itu bertemu dengan Sirzechs
Saya akan memikirkan siapa yang akan muncul karakter One Piece di dunia DxD, tapi kalian masih bisa memberi saran
Oh iya, saya juga memiliki fanfic lain, sambil menunggu bab baru dari One Piece X DxD kalian bisa baca fanfic lain saya, saya juga akan menambah fanfic baru lagi nanti
Terima kasih yang sudah baca dan Review
Sampai jumpa di bab berikut nya
Salam Author
