Disclaimer : Eiichiro Oda & Ichiei Ishibumi
warning : non canon, dll
ADA ANGGOTA BARU?
''Kenapa dia bisa ada disini?'' pikir Athena melihat orang itu
''Ini bisa gawat'' pikir Aphrodite
Rias tidak percaya kalau ada kakaknya disini, dia bertanya-tanya kenapa kakaknya ada disini. semua orang disitu kaget tidak main melihat satu orang itu. Sirzechs memakai pakaian jas berwarna merah
''Halo Rias'' kata Sirzechs
''Kenapa kau bisa ada disini, kakak?'' tanya Rias
''Oh itu karena Luffy memanggil ku'' kata Sirzechs
''Luffy memanggilmu?'' Rias lalu melihat kearah Luffy dengan tanda tanya. Luffy terlihat hanya tersenyum saja tanpa merasa bersalah
''Kenapa kau memanggil nya, Luffy?'' tanya Rias kepada Luffy
''Aku memiliki sesuatu yang penting untuk di bicarakan'' kata Luffy
Sirzechs hanya tersenyum mendengar perkaan Luffy, Sirzechs lalu melihat semua orang di rumah itu. Srizechs bisa merasa kalau ada energi yang besar dari kedua gadis di depan nya itu, energi ini adalah energi seorang Dewi
''Hmm sepertinya kalian sedang bersenang-senang'' kata Sirzechs kearah mereka semua
''Benar, kami habis makan malam, sungguh enak loh~'' kata Luffy
Sirzechs hanya tertawa melihat reaksi Luffy, Sirzechs lalu melihat kearah Akeno yang masih terbengong
''Bolehkah aku masuk?'' kata Sirzechs
''Ohh tentu saja'' kata Ayano setelah sadar dari kaget nya
''Terima kasih'' Sirzechs lalu masuk ke dalam rumah Ayano
Sirzechs lalu melihat-lihat benda di sekitar nya, Sirzechs lalu ikutan kagum dengan kebersihan rumah itu. Rias terlihat kebingungan untuk mengatakan apa kepada kakak nya yang sekarang sudah masuk kedalam rumah
Athena dan Aphrodite terlihat waspada kepada Sirzechs yang sepertinya dia tahu siapa mereka, mereka tidak percaya kalau akan ada salah satu petinggi Iblis datang ke rumah ini. Mereka berpikir apakah ada hubungan nya dengan Luffy
''Kita harus bagaimana sekarang?'' bisik Aphrodite kepada Athena
''Entahlah, jangan sampai melakukan gerakan yang mencurigakan'' kata Athena dengan pelan
Luffy lalu memanggil Sirzechs. ''Paman rambut merah, ayo kemari'' kata Luffy memanggil Sirzechs
Sirzechs lalu mendekati Luffy, Sirzechs bertanya-tanya kenapa dia memanggil nya
''Memang nya ada apa kau memanggil ku, Luffy?'' kata Sirzechs bertanya
''Aku ingin menanyakana sesuatu'' kata Luffy
''Apakah kau yakin akan menanyakan nya disini?'' kata Sirzechs
''Memang nya kenapa?'' tanya Luffy tidak mengerti
''Kau pasti akan menanyakan sesuatu tentang tempat tinggal mu kan'' kata Sirzechs
''Wah benar sekali, bagaimana kau tahu?'' tanya Luffy
''Kau terlalu merendahkanku, Luffy'' kata Sirzechs dengan bangga
Rias yang melihat berbicara satu sama lain lalu merasa kesal karena dari tadi tidak di perdulikan, Rias lalu dengan marah berjalan menuju ke arah Sirzechs dan Luffy yang sekarang sedang tertawa satu sama lain
''SEBANARNYA ADA APA DISINI?'' teriak Rias kesal karena dari tadi tidak diperdulikan
''Oh Rias, maaf aku memanggil kakak mu secara tiba-tiba, aku memanggil nya karena ada yang ingin ku minta darinya'' kata Luffy
''Memang nya apa yang kau minta?'' tanya Rias
Luffy lalu ingin memberitahu Rias akan tetapi Sirzechs lalu menghalangi nya, Rias kaget karena kakaknya menghalang Luffy untuk menjawab
''Maaf Rias, ini adalah permbicaraan privasi'' kata Sirzechs
Rias kaget mendengar perkaan dari kakaknya, Rias ingin protes akan tetapi sepertinya dia tidak bisa melakukan nya karena melihat wajah Sirzechs yang serius
''Kalau begitu kami ingin berbicara satu sama lain'' kata Sirzechs
''Bagimana kalau kalian berbicara di kamar Luffy'' kata Ayano memberi saran
''Oh baiklah, jadi Luffy, kita bisa berbicara di sana'' kata Sirzechs
Luffy dan Sirzechs lalu naik ke atas menuju ke kamar Luffy, Rias dan yang lain nya hanya penasaran dengan apa yang terjadi. Rias masih merasa penasaran kenapa Luffy memanggil kakak nya, Ayano hanya berharap kalau tidak akan terjadi apa-apa. Ayano lalu melihat ke arah Reynare dan yang lain nya
Terlihat kalau Reynare, Kalawarner dan Mittelt terlihat sedang bersembunyi di belakang kulkas, Ayano dan Rias lalu sweadrop melihat mereka sepertinya sedang bersembunyi
''Oy, kenapa kalian bersembunyi?'' tanya Ayano dengan wajah bengong
''Tidak apa-apa'' kata Reynare dengan wajah seperti ketakutan
Ayano dan Rias hanya tambah sweadrop melihat mereka, Athena dan Aphrodite hanya melihat Sirzechs tadi dengan tatapan tajam. Athena dan Aphrodite lalu memutuskan sesuatu
''Kalau begitu kami pulang dulu ya, terima kasih sudah membiarkan kami makan malam dengan kalian'' kata Athena
''Oh, sama-sama'' kata Ayano
''Sampaikan salamku kepada Luffy, ya'' kata Aphrodite
Rias dan Ayano beserta para Malaikat jatuh lalu kesal mendengar perkataan dari Aphrodite yang secara tidak langsung seperti memiliki hubungan dekat dengan Luffy
''Sudahlah, kami pergi dulu'' kata Athena
Athena dan Aphrodite lalu pergi dari rumah Ayano dan melanjutkan perjalanan mereka, sedangkan Rias hanya merasa senang karena mereka sudah pergi
''Baguslah, dia sudah pergi'' kata Rias senang
''Aku ingin tahu, apa yang sedang dibicarakan oleh kakakmu kepada Luffy'' kata Ayano
''Aku juga ingin tahu'' kata Rias
DENGAN LUFFY DAN SIRZECHS
Luffy dan Srizechs sekarang sedang berbicara satu sama lain
''Jadi kau ingin tahu apakah kau bisa kembali ke dimensi mu?'' kata Sirzechs
''Benar, aku harus bertemu dengan teman-teman ku yang lain nya'' kata Luffy
''Aku mengerti dengan mu, tapi ini akan sulit karena aku harus mempelajari tentang pergeseran Dimensi'' kata Sirzechs
Luffy lalu terlihat kecewa dengan perkataan dari Sirzechs, dia sangat ingin sekali bertemu dengan teman-teman nya. Luffy lalu melihat kebawah untuk memikirkan hal lain
''Mungkin kau bisa bertemu dengan Red Great Dragon, dia tahu segala nya tentang dimensi'' kata Sirzechs
Mata Luffy lalu terbuka lebar saat Sirzecsh mengatakan kalau masih ada harapan untuk kembali ke rumah nya
''Benarkah, dimana dia?' 'tanya Luffy kepada Sirzechs
''Dia pasti ada di ruang dimensi'' kata Sirzechs
''Kalau begitu antarkan aku kesana'' kata Luffy tidak sabaran
Sirzechs lalu tersenyum melihat semangat Luffy yang membara, Sirzechs lalu memegang bahu Luffy
''Aku tidak bisa nak'' kata Sirzechs
Luffy lalu merasa kalau semangat nya langsung turun setelah mendengar perkataan dari Sirzechs lagi. dia bertanya-tanya apakah dia bisa kembali ke rumah nya
''Tapi aku akan membantu mu untuk mengembalikan mu ke dimensi mu'' kata Sirzechs meyakinkan Luffy
Luffy lalu hanya tersenyum melihat Sirzechs yang sangat memantunya sekarang, dia tidak tahu harus melakukan apa untuk membalas kebaikan Sirzechs. Saat Sirzechs memegang bahu Luffy, tidak sengaja lalu pintu terbuka. Luffy dan Sirzechs lalu kaget karena pintu terbuka tiba-tiba, kedua orang itu lalu kaget melihat kalau ada Rias, Ayano dan ketiga Malaikat jatuh yang sedang menguping
Semua wanita itu lalu kaget karena pintu nya terbuka tiba-tiba, Rias dan yang lain nya lalu kaget melihat Sirzechs sedang memegang bahu Luffy. Rias dan yang lain nya lalu menganga melihat pemandangan ini, Sirzechs yang sekarang bingung kemudian sadar apa yang telah dia perbuat
''Ini..tidak seperti yang kalian lihat'' kata Sirzechs yang melepas bahu Luffy dan mencoba menjelaskan nya kepada Rias dan yang lain nya. Rias dan yang lainnya masih terbengong dengan adegan ini
Luffy hanya terdiam tidak tahu harus mengerti dengan kejadian ini, dia hanya melihat Rias dan yang lain nya seperti sedang melihat sesuatu yang sangat mengerikan
''Aku...tidak..tahu kalau kalian memiliki...hubungan seperti ini'' kata Rias dengan gemetar
Sirzechs sekarang tidak tahu harus mengatakan apa kepada adik perempuan nya ini, adik nya sudah melihat dirinya dengan Luffy dengan waktu yang tidak tepat
''Tidak mungkin...Luffy sama menyukai sesama jenis'' kata Reynare ketakutan dengan apa yang dilihatnya
''Apakah aku kurang seksi untuk untukmu, Luffy sama'' Kalawarner ikut-ikutan, Kalawarner kelihatan sedih
Rias dan Ayano tidak tahu harus mengatakan apa, Rias lalu menatap kakak nya dengan tatapan tajam. Sirzechs yang di tatap tajam oleh adiknya lalu ketakutan
''Rias, aku bisa jelaskan'' kata Srizechs mencoba menjelaskan
Luffy hanya terdiam terbengong melihat adegan ini, dia hanya merasa kalau dia tidak melakukan kesalahan apa pun.
''Kakak sialan!'' teriak Rias yang kemudian menyerang Sirzechs dengan kekuatan penghancur nya. Sirzechs lalu tidak bisa menghindari serangan dari adik nya itu
BOOM!
Mereka semua lalu tertidur, Rias dan yang lain nya sedang tidur di tempat merkea yaitu tempat tidur wanita, sedangkan Luffy dan Sirzechs tidur di kamar Luffy. Sirzechs di bawah dengan menggunakan sebuah futon
''Hmm Luffy, apakah kau masih bangun?'' tanya Sirzechs dari bawah
''Hmmm, ada apa paman? kau tidak tahu kalau aku sangat mengantuk'' kata Luffy
''Oh maaf, aku hanya mau bilang terima kasih sudah menjaga adik ku'' kata Sirzechs
''Shishishi tidak masalah, aku senang berteman dengan Rias'' kata Luffy
Sirzechs hanya tersenyum mendengar perkataan Luffy, Sirzechs dan Luffy lalu tertidur dengan tenang
PAGINYA
Luffy dan yang lain lalu sekarang sedang sarapan, namun Sirzechs juga ikut sarapan karena Ayano menyarakankan nya untuk sarapan bersama mereka
Meja makan sekarang di penuhi oleh beberapa makanan yang sangat lezat yang dimasak oleh Ayano. Luffy kelihatan senang sekali melihat banyak makanan di depan nya. Dengan sigap Luffy lalu ingin mengambil paha ayam namun di pukul oleh Ayano
''Cuci dulu tangan mu, Luffy'' kata Ayano
Luffy lalu dengan cepat mencuci tangan nya, Ayano kaget karena Luffy sekarang dengan sigap bisa mengerti. Luffy lalu kembali ke kursinya untuk makan
''Saat nya makan!'' teriak Luffy
Mereka semua lalu memakan makanan mereka masing-masing kecuali Luffy yang tidak tentu makanan siapa yang akan dia makan. Semua orang disitu berhati-hati agar Luffy tidak mencuri makanan mereka, Sirzechs lalu hanya tersenyum melihat reaksi mereka terhadap Luffy. Sirzechs lalu melihat kearah Rias untuk memberi tahu sesuatu akan tetapi saat melihat Rias, Sirzechs malah di tatap oleh Rias dengan tatapan tajam
''Hmmm, apakah kau masih marah, Rias?'' tanya Sirzechs
Rias hanya merasa cemberut dengan apa yang terjadi semalam, Sirzechs merasa tidak tahu harus menjelaskan bagaimana lagi kepada Rias
''Sebenarnya aku hanya ingin bilang, apakah kau akan terus mengunci Bishop itu?'' tanya Sirzechs
Rias lalu kaget mendengar perkataan dari kakaknya, Luffy lalu terdiam saat Sirzechs mengatakan kalau ada sesuatu yang penting
''Apa maksud dari perkataan nya tadi, Rias?'' tanya Luffy
Rias lalu hanya mendesah karena Luffy akan mengetahui salah satu Peerage nya lagi
''Kau akan mengetahui nya nanti di sekolah, Luffy'' kata Rias
Luffy lalu hanya mengangguk mengerti, Luffy lalu melanjutkan lagi makan nya dengan sangat cepat. Sirzechs lalu merasa senang saat bisa sarapan dengan mereka semua, Sirzechs lalu melihat ke arah ketiga Malaikat jatuh itu yang sepertinya dari tadi merasa gemetaran
''Kalian tidak perlu takut'' kata Sirzechs kepada ketiga Malaikat jatuh itu
Ketiga Malaikat jatuh itu lalu melihat kearah Sirzechs dengan ketakutan, Luffy heran dengan sikap Reyanare dan yang lain nya.
''Kenapa dengan kalian?'' tanya Luffy
''Kami...tidak apa-apa'' kata Reynare
Sirzechs sudah mendengar ketiga Malaikat jatuh ini kepada Rias yang menceritakan tentang mereka
''Tentu saja mereka gemetaran, kakak Rias adalah salah satu Maou'' kata Ayano. Rias sudah memberitahu siapa kakaknya kepada Ayano. Ayano langsung kaget setelah mendengar nya
''Jadi paman ini kuat?'' tanya Luffy polos
''Tentu saja!'' teriak seluruh orang disitu kecuali Sirzechs yang senyum-senyum saja
Mereka semua lalu memakan makanan mereka dengan santai, ketiga Malaikat jatuh itu sekarang terlihat mulai membaik saat makan bersama Sirzechs. Setelah sarapan, Sirzechs lalu memutuskan untuk pergi karena tugas nya disini sudah selesai
''Kalau begitu aku pergi dulu, terima kasih atas sarapan nya'' kata Sirzechs yang kemudian pamit pergi. Sirzechs lalu tersenyum ke arah adik nya yang sepertinya masih cemberut tentang salah paham semalam. Sirzechs lalu pergi Luffy dan yang lain nya sekarang ada di depan rumah melihat Sirzechs pergi
''Kakak mu, orang yang baik'' kata Ayano kepada Rias
''Tentu saja, dia adalah kakak ku'' kata Rias dengan bangga
Ayano hanya tersenyum melihat rasa bangga Rias itu, Ayano lalu memutuskan untuk memberi tahu kepada Luffy kalau mereka harus pergi ke sekolah sekarang
''Luffy, sebaiknya kita pergi ke sekolah'' kata Ayano
''Tapi Ayano, aku masih lelah'' kata Luffy dengan penuh alasan
''Jangan banyak alasan Luffy, kita harus tetap pergi kesekolah'' kata Ayano dengan tegas
Luffy lalu mendesah pasrah melihat Ayano terus memaksa nya, Rias sekarang melihat Ayano dengan tatapan takjub karena bisa mengontrol Luffy, orang yang sangat sulit untuk di kontrol
''OH ya, apakah pemedang anggota pertama Luffy itu, juga sulit untuk di kontrol?'' tanya Rias
DI LAIN TEMPAT
''Achoo'' bersin seseorang yang berambut hijau
''Kenapa dengan mu, Zoro? apakah kau sakit?'' tanya Sona di samping nya
''Tidak, aku hanya bersin'' kata Zoro
''Apakah kau yakin?'' tanya Tsubaki
''Aku yakin, kenapa kalian sangat mengganggu ku'' kata Zoro kesal
Sona dan Tsubaki lalu hanya mendesah pasrah melihat ketidakpekaan Zoro yang sama dengan Luffy. Luffy dan Zoro adalah orang yang tidak mengerti tentang cinta seorang gadis, namun sekarang mereka malah di kelilingi oleh wanita cantik
KEMBALI KE TEMPAT AYANO
''Aku pikir, dia juga seperti itu'' kata Rias
Rias lalu kembali masuk ke dalam rumah Ayano untuk bersiap-siap untuk pergi ke sekolah. Terlihat ada keributan kecil di dalam rumah karena Luffy yang sepertinya sangat susah untuk mandi karena ada makanan di atas meja
~X~
DI SEKOLAH KOUH
Rias dan Luffy sekarang menuju ke perkumpulan club penelitan ilmu gaib, mereka lalu sampai di bangunan club mereka. Rias lalu membuka pintu club
Terlihat semua anggota Rias yang kaget karena ketua mereka datang, mereka lalu menyambut ketua mereka, terlihat Luffy berjalan di belakang Rias
''Hey semua nya'' kata Luffy semangat
''Hey Luffy-kun'' sapa Akeno
''Apakah rumor buruk tentang mu sudah hilang?'' tanya Kiba
''Oh sudah, terima kasih kalian semua'' kata Luffy berterima kasih
''Itu tidak masalah'' kata Issei dengan bangga
''Senang bisa membantu mu, Luffy san'' kata Asia
''Sama-sama'' kata Koneko dengan pelan sambil memakan cemilan nya
Luffy lalu duduk di dekat Koneko, Akeno lalu membuat kan teh untuk Luffy. Luffy lalu berterima kasih kepada Akeno karena sudah membuat kan nya teh
''Jadi semua nya...'' Rias lalu mencoba meminta perhatian dari para Peerage nya ''Kita akan membuka ruangan itu'' kata Rias dengan santai
Seluruh Peerage Rias kecuali Issei dan Asia lalu kaget, Luffy yang melihat mereka kaget lalu bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi
''Apakah Bucho yakin, akan mengeluarkan dia?'' tanya Kiba
Luffy, Issei dan Asia lalu bingung dengan perkataan dari Kiba, Rias lalu hanya tersenyum ke arah Kiba
''Ya, sekarang sudah saat nya dia keluar'' kata Rias
Luffy lalu semakin penasaran dengan perkataan dari Rias dan yang lain nya, apakah mereka sedang memenjarakan seseorang atau sesuatu yang belum pernah dia lihat.
Rias, Luffy dan Peerage nya lalu sedang berjalan di salah satu lorong bangunan penelitian Ilmu gaib. Luffy penasaran kemana mereka akan pergi. Mereka lalu sampai di sebuah pintu yang cukup lebar, Luffy juga melihat kalau ada rantai di pintu itu sepertinya rantai itu menyegel pintu itu
''Pintu apa itu?'' tanya Luffy
''Kau akan tahu, Luffy''kata Rias yang kemudian membuka pintu itu
Dan tiba-tiba saja rantai di sekliling pintu itu lalu menghilang, pintu lalu terbuka dengan sendirinya, karena merasa penasaran Luffy lalu masuk ke dalam. Luffy lalu menemukan kalau di ruangan itu sangat gelap dengan sedikit ada pencerahan
''Tempat apa ini?'' tanya Luffy penasaran
''Luffy, sebenarnya kami memiliki anggota lain lagi'' kata Rias
Issei, Luffy, dan Asia lalu kaget mendengar perketaan dari Rias, Luffy lalu terlihat bersemangat sekali ingin bertemu dengan anggota lain nyn, namun Luffy tidak menemukan siapa-siapa di ruangan itu
''Keluarlah'' kata Rias memanggil seseorang
''Tidak! aku tidak mau keluar!'' teriak seseorang
Luffy lalu bingung mendengar suara itu, suara itu seperti suara wanita. Luffy lalu melihat ada sebuah kotak cukup besar di belakang nya
''Kotak apa itu, kotak itu seperti peti'' kata Luffy
Karena merasa penasaran, Luffy lalu mendekati peti itu dan membuka nya untuk melihat apa yang ada di dalam
''Tidak Bucho! Aku tidak mau keluar''
Terlihat ada seseorang di dalam peti itu, orang itu seperti ketakutan seperti akan ada yang menyerang nya. Luffy lalu melihat orang itu lalu berpikir kalau orang itu adalah wanita. orang itu memakai pakaian sekolah Kouh perempuan, terlihat wanita itu memiliki mata berwarna pink
''Asyik! anggota baru adalalah seorang gadis manis lagi'' teriak Issei kegirangan
Luffy lalu melihat orang itu, orang itu lalu sadar kalau dia di tatap oleh Luffy. orang itu lalu terlihat ketakutan di tatap oleh Luffy
''Aku pikir dia bukanlah seorang wanita, Issei'' kata Rias
''Apa maksud mu, Bucho?'' tanya Issei kaget
''Dia adalah laki-laki'' kata Akeno
Setelah beberapa detik kemudian, Issei dan Asia lalu kaget mendengar perkataan dari Akeno yang mengatakan kalau orang itu adalah laki-laki, namun mereka masih tidak percaya kalau orang itu adalah seorang laki-laki
''Dia adalah Gasper Vladi, dia adalah Bishop ku'' kata Rias
''EEEEEEEEEEEH! tidak mungkin!'' teriak Issei tidak percaya
Gasper yang mendengar teriakan Issei lalu merasa ketakutan, Gasper lalu masuk lagi ke dalam peti dan menutup nya
''Kumohon pergilah'' kata Gasper dengan ketakutan
Luffy yang melihat Gasper lalu hanya tersenyum, Luffy lalu membuka lagi peti itu untuk melihat Gasper lagi. Gasper lalu kaget karena petinya di buka secara tiba-tiba
''AAAAAH! kumohon jangan sakiti aku'' kata Gasper ketakutan
''Kau ini kenapa?'' tanya Luffy dengan wajah bingung
''Aku takut dunia luar! dunia luar sangat menyeramkan!'' kata Gasper dengan ketakutan
Luffy melihat Gasper semantara bingung untuk melakukan apa dengan Gasper, Luffy lalu memegang lengan Gasper untuk menarik nya keluar
''Kyaaaa, jangan lakukan itu!'' teriak Gasper
''Keluarlah!'' teriak Luffy sambil menarik-narik Gasper
Yang lain nya yang melihat ini hanya sweatdrop melihat tingkah mereka berdua, Rias menatap mereka dengan mendesah pasrah, semua Peerage Rias lalu hanya tertawa kecil melihat tingkah Luffy
''Ayolah! keluarlah!'' teriak Luffy masih menarik Gasper
''Aku tidak mau!'' kata Gasper terus memegang petinya agar tidak bisa dipisahkan
''Sudahlah Luffy, dia memang seperti itu'' kata Rias
Luffy lalu melepaskan Gasper sehingga Gasper lalu terjatuh kebawah, Gasper lalu merasa kesakitan karena terjatuh. Gasper sekali lagi lalu masuk ke dalam petinya lagi dan menutup nya, Luffy yang melihat itu hanya merasa bingung
''Kenapa dia bisa seperti itu?'' tanya Luffy
''Karena dia adalah darah campuran'' kata Rias dengan wajah netral
Luffy lalu bingung namun dia mengerti maksud dari Rias yaitu darah campuran, karena dia sudah banyak melihat darah campuran di dunia One Piece
''Darah campuran dengan siapa?'' tanya Luffy
''Dia setengah vampire'' kata Rias
Luffy lalu yang mendengar vampire lalu kaget dan kemudian tersenyum dengan semangat, dia sangat ingin sekali bertemu dengan vampire untuk melihat kalau vampir itu bisa berubah menjadi kelelawar
''Benarkah?!'' teriak Luffy dengan semangat
''Benar'' kata Rias dengan tersenyum mengerti dengan sifat Luffy sekarang
''Lalu kenapa dia tidak mau keluar peti itu?'' tanya Luffy sambil menunjuk peti yang dipakai oleh Gasper
''Seperti yang kubilang, karena dia darah campuran'' kata Rias. Luffy masih tidak mengerti dengan perkataan dari Rias
''Apa maksud mu, Rias?'' tanya Luffy masih tidak mengerti
''Di keluaga nya, ibu nya adalah manusia sedangkan ayahnya adalah vampire, memang tidak ada salah nya bagiku akan tetapi orang-orang merasa kalau darah campuran adalah sesuatu yang menjijikan, banyak persangka yang buruk tentang nya'' kata Rias
Luffy lalu kaget mendengar perkataan dari Rias, dia lalu ingat kalau banyak sekali conflik tentang perbedaan Ras di dunia nya, dia tidak tahu kalau di dimensi ini juga seperti itu
''Mereka semua menghina, mengejek, bahkan melempari Gasper dengan batu'' kata Rias menjelaskan. ''Ditambah lagi dia disebut anak kutukan'' kata Rias
''Anak kutukan?'' Luffy bingung
''Saat ibu nya melahirkan nya, ibunya lalu meninggal tak lama saat itu, dia juga mengutuk beberapa pelayan di kastinya hingga mati'' kata Rias
Luffy lalu sadar kalau masa lalu Gasper begitu menyedihkan, Luffy sudah banyak mendengar kisah yang tragis seperti itu. Setiap krunya memiliki masa yang kelam. issei dan Asia juga merasa seperti Luffy
Luffy lalu membuka peti itu dengan keras sehingga terlihat ada Gasper yang kaget karena petinya dibuka oleh Luffy secara tiba-tiba
''Keluarlah! tidak ada gunanya tetap di sini!'' teriak Luffy sambil menarik Gasper lagi
Gasper yang sempat memegan petinya lalu tertarik keluar, Rias dan para Peerage nya kaget yang dilakukan oleh Luffy yang secara tiba-tiba
''Tidak! lepaskan aku! dunia ini sangat menyeramkan'' kata Gasper ketakutan
Luffy lalu teringat dengan Ussop dan Chopper yang bersikap sama dengan Gasper. Luffy lalu tidak melepaskan Gasper dengan begitu saja
''Luffy, tidakkah terlalu kasar melakukan seperti itu'' kata Rias
''Tidak, orang ini harus keluar dari peti bodoh itu dan kemudian menjalani hidup nya penuh dengan petualangan!'' teriak Luffy dengan keras
Rias dan yang lain nya lalu kaget saat Luffy berteriak seperti itu, mereka tidak pernah melihat Luffy berteriak kesal seperti itu
''Dengar ya, kau harus melihat dunia luar, tidak semua nya adalah orang jahat'' kata Luffy memberi tahu Gasper
Namun Gasper masih tidak percaya dengan perkataan dari Luffy.
''Tidak, aku tidak percaya! pasti mereka akan melukai ku lagi!'' kata Gasper dengan ketakutan
''KALAU ADA ORANG YANG AKAN MENYAKITIMU, AKU AKAN MENGHAJARNYA!'' teriak Luffy dengan keras
Seluruh orang di ruangan itu lalu kaget karena Luffy tiba-tiba berteriak dengan sangat keras, terutama Gasper yang mendengar perkaan dari Luffy yang secara langsung mengatakan kalau dia akan melindungi nya
''Apa maksud mu?'' tanya Gasper yang sekarang mulai tenang
Luffy lalu menurunkan Gasper dengan perlahan, Gasper lalu berbalik menghadap Luffy yang sekarang sedang tersenyum
''Kau tidak perlu takut untuk melihat dunia luar, terserah mereka membencimu mengatakan kalau kau ini adalah anak kutukan atau apalah itu, tapi mereka tidak bisa merebut kebebasan mu untuk melihat dan mengelilingi dunia luar ini'' kata Luffy dengan tegas
Rias dan para Peerage nya lalu merasa kagum dengan perkataan Luffy, sekarang mereka lalu mengerti tentang Luffy. Luffy adalah orang yang tidak peduli dia di ejek, dihina, dipukuli atau cita-cita nya di di tertawakan, dia akan terus menikmati kebebasan dan mengejar impian nya
Gasper kagum melihat Luffy, dia belum pernah melihat orang seperti Luffy yang penuh dengan semangat. Luffy lalu terlihat sangat bersemangat
''Kalau begitu, ayo kita keluar!'' kata Luffy sambil menarik Gasper
''Tidak mau!'' Gasper lalu tetap menolak
Namun Luffy terus menarik Gasper, Luffy berhasil menarik Gasper dan kemudian menuju ke arah pintu keluar, namun Gasper tetap saja berusaha melawan tarikan Luffy
''Aku tidak mau keluar!'' teriak Gasper
''Percayalah kepadaku! aku tidak akan membiarkan siapa pun menyakiti mu'' kata Luffy
Rias dan para Peerage nya hanya sweadrop lagi melihat moment lucu ini, Issei masih merasa penasaran dengan kekuatan Gasper
''Bucho, jadi apa kekuatan nya?'' tanya Issei
''Gasper adalah Daywalker, dia bisa berjalan di bawah sinar matahari, dia memiliki sacred Gear Forbidden Balor View, dia bisa menghentikan waktu'' kata Rias
''Apa! menghentikan waktu'' Luffy kelihatan semangat saat mendengar kalau Gasper bisa menghentikan waktu
''Namun dia tidak bisa mengontrolnya'' kata Rias
Issei, Asia dan Luffy lalu kaget karena Gasper tidak bisa mengontrol Sacred Gear nya, Luffy lalu berpikir kalau dia melatih Gasper, maka mungkin dia bisa mengontrol Sacred Gear nya
''Kalau begitu aku akan melatih nya'' kata Luffy dengan polos
Rias dan yang lain nya lalu kaget mendengar perkataan Luffy yang semau nya. Gasper lalu kaget mendengar perkataan dari Luffy yang mengatakan akan melatih nya
''Tidak! aku tidak mau berlatih!'' teriak Gasper menolak
''Tidak, kau harus berlatih jika kau mau menjadi orang yang kuat'' kata Luffy
Luffy lalu menarik Gasper lagi ke pintu keluar untuk melatihnya, Luffy sangat ingin sekali melihat Gasper bisa mengontrol Sacred Gearnya
''Apakah ini tidak apa-apa, Bucho?'' tanya Akeno
''Aku yakin kalau ini tidak apa-apa, Luffy mungkin bisa membantu'' kata Rias
''Aku mengerti'' kata Akeno
Luffy lalu menarik terus menarik Gasper, ternyata Gasper memiliki kekuatan yang sangat kuat sehingga Luffy harus berusaha untuk menariknya. Luffy lalu berhenti menarik Gasper akan tetapi tidak melepas Gasper untuk kembali ke peti nya
''Kenapa kau tidak mau keluar, sudah kubilang kalau aku akan melindungi mu'' kata Luffy
''Aku...hmmm...aku merasa tidak percaya diri untuk melihat dunia luar'' kata Gasper
Luffy lalu berpikir untuk sementara mengenai perkataan dari Gasper, tiba-tiba ada seseorang dengan cepat menuju ke Gapser dan kemudian menutup kepala Gasper dengan sebuah kantong
''Kyaaaa! apa ini?!'' teriak Gapser ketakutan
Gasper lalu terlihat gelisah saat ada sebuah kantong menutupi kepala nya, Gasper masih bisa melihat karena ada kedua lubang yang pas dengan mata nya. Gasper lalu kemudian mulai tenang dan kemudian dia merasa baikan, Luffy yang melihat nya hanya terbengong
''Apakah kau sekarang mulai baikan?'' tanya Xenovia yang ternyata adalah pelaku penutupan kepala Gasper
''OOOH, aku merasa lebih baik'' kata Gasper yang merasa baikan
''Apakah sekarang kau sudah bisa pergi keluar?'' tanya Xenovia
''Oh mungkin aku bisa'' kata Gasper
Luffy lalu melihat kearah Xenovia yang membuat rencana ini
''Terima kasih Xenovia'' kata Luffy
''Tidak masalah'' kata Xenovia
''Baiklah, saat nya berlatih'' kata Luffy yang kemudian menarik Gasper
Gasper lalu kaget karena Luffy tiba-tiba menarik nya, Luffy dengan semangat menarik Gasper dan kemudian membawa nya ketempat lapangan voli untuk bermain. Rias hanya melihat ini hanya merasa kalau ini akan baik-baik saja
''Aku berharap dengan adanya Luffy, pemikiran Gasper bisa berubah'' kata Rias
''Aku juga berharap begitu'' kata Akeno
DI LAPANGAN VOLI
Terlihat sekarang Luffy dan Gasper ada di lapangan voli untuk segera berlatih, namun Luffy masih bingung untuk melatih Gasper
''Hey'' panggil Luffy
''Ya, ada apa?!'' tanya Gasper ketakutan
''Bagaimana cara melatih Sacred Gear mu, hingga bisa dikontrol?'' tanya Luffy
''Aku pun tidak tahu, maka nya dari dulu aku tidak bisa mengontrol Sacred Gear ku'' kata Gasper
Luffy lalu menutup matanya sementara berpikir, dia berpikir apakah dia harus melatih fisik Gasper atau melatih Sacred Gear nya. Luffy lalu menemukan ide
''Kalau begitu aku akan melatih fisik dan Sacred Gear mu'' kata Luffy
Gasper lalu kaget karena Luffy akan melatihnya, Gasper sedikit khawatir dengan pelatihan dari Luffy ini
''Oh iya, aku dengar kalau ibu mu adalah manusia kan?' tanya Luffy
''Benar, ibu ku adalah manusia'' kata Gasper
''Kalau begitu aku bisa melatih mu itu'' kata Luffy
''Melatih itu?'' Gasper bingung
''Benar, mungkin aku bisa melatih mu tentang Haki'' kata Luffy
Gasper lalu bingung dengan perkataan dari Luffy
''Haki?'' pikir Gasper bingung
BERSAMBUNG
Akhir bab
APA! Gasper akan menggunakan Haki?!
Aku tidak tahu kalau aku akan membuat Gasper bisa menggunakan Haki, tapi setiap manusia di dunia One Piece bisa menggunakan haki kan? jadi karena Gasper adalah kuturunan setengah manusia, jadi tentu saja dia bisa menggunakan haki
Karena saya sudah cukup Luffy tentang season 2 High School DxD, jadi bisakah kalian beri tahu aku kelanjutan setelah bertemu dengan Gasper :V. apakah mereka langsung melakukan perjanjian?
Hari ini cukup sulit mengupdate dua fanfic saya, namun saya berhasil. karena hari ini imanjinasi saya tiba-tiba mengalir dengan deras :V. kalau ingin baca silahkan
Terima kasih yang sudah baca dan Review
Jangan lupa untuk tinggalkan Review
Selamat jumpa di bab berikut nya
