Disclaimer : Eiichiro Oda & Ichiei Ishibumi

warning : non canon, dll


WAKTUNYA BERLATIH!...TUNGGU SEBENTAR! SIAPA GADIS KECIL ITU?1!

DI LAPANGAN VOLI

Luffy dan Gasper sekarang terlihat sedang melakukan sesuatu di lapangan Voli, terlihat Gasper sekarang sedang berlari dengan di ikuti oleh Luffy dari belakang

''Ayo Gasper semangat!'' teriak Luffy memberi semangat

Gasper terlihat kelalahan, terlihat wajah nya yang menahan lelah setelah berlari dari tadi. Gasper lalu berhenti untuk menarik nafas karena lelah

''Kenapa kau berhenti Gasper?'' tanya Luffy

''Aku lelah sekali'' kata Gasper

''Apa! kau hanya berlari satu putaran'' kata Luffy

''Memang satu putaran, tapi putaran nya mengelilingi sekolah'' kata Gasper kesal

''Kau tahu, aku saat kecil selalu saja di suruh oleh kakek ku untuk berlari memutari hutan'' kata Luffy mengingat saat kecil nya

''Apa! itu tidak mungkin'' kata Gasper

''Tidak, itu sungguhan, sekarang ayo berlari lagi'' kata Luffy

Gasper lalu berlari lagi dengan kelelahan, dalam hatinya kenapa dia bisa seperti ini. Dia sama sekali tidak mau menjadi orang kuat

Terlihat kalau ada yang sedang mengawasi mereka berdua yaitu, Rias dan para Peerage nya.

''Apakah ini akan baik-baik saja, Bucho?'' tanya Kiba

''Tenang saja, Luffy tahu apa yang dia lakukan'' kata Rias

Kiba lalu mengangguk mengerti percaya juga dengan Luffy, Akeno melihat Luffy dengan tersenyum bangga karena dia sangat senang membantu Gasper

''Aku ingin tahu, apakah Luffy akan menjadi Peerage mu, Bucho?'' tanya Issei

Rias lalu melihat ke arah Issei

''Entahlah, aku pun tidak tahu, Luffy adalah orang yang keras kepala, dia tidak mau tunduk oleh orang lain'' kata Rias mengingat sifat Luffy

''Kalau begitu, ini akan menjadi sangat berbahaya'' kata Kiba

''Berbahaya?'' tanya Issei

''Benar, jika para Iblis Underworld mengetahui kekuatan Luffy, maka mereka pasti akan berusaha membuat Luffy menjadi salah satu Peerage nya'' kata Kiba menjelaskan

Rias lalu mengerti dengan perkataan dari Kiba, semua Peerage Rias kaget mendengar nya. Mereka tidak memikirkan hal seperti itu

''Maka dari itu, kita harus menjaga Luffy'' kata Rias

Para Peerage Rias mengangguk mengerti. Rias merasa kalau dia tidak akan membiarkan Luffy jatuh ke tangan orang lain. Rias takut kalau Luffy akan di peralat oleh orang lain, mereka lalu melihat kembali latihan Gasper oleh Luffy

''Luffy senpai, aku lelah sekali'' kata Gasper kelelahan

Luffy yang melihat Gasper yang benar-benar kelelahan lalu merasa kasihan

''Baiklah, saatnya istirahat'' kata Luffy memberitahu

Gasper lalu merasa senang karena Luffy mengatakan istirahat, mereka berdua lalu beristirahat di dekat bangunan sekolah

''Ini minumanmu'' kata Luffy memberikan satu botol air mineral

''Terima kasih Luffy senpai'' kata Gasper

Mereka lalu meminum air mineral mereka, Gasper benar-benar merasa tidak tahu kalau latihan fisik nya begitu berat. Luffy kelihatan masih segar-segar saja sehingga membuat Gasper heran

''Kenapa kau tidak terlihat sangat kelelahan Luffy senpai?'' tanya Gasper

''Oh itu karena kau sudah terbiasa di latih seperti ini sehingga tubuhku menjadi sangat kuat'' kata Luffy

''Kenapa kau ingin menjadi orang yang kuat?'' tanya Gasper

''Karena aku mau menepati janjiku dengan nya'' kata Luffy

Gasper lalu penasaran dengan perkataan Luffy yang mengenai janji itu

''Janji? Dengan siapa?'' tanya Gasper

Luffy lalu mengambil topinya dari kepala nya dan melihat nya dengan perasaan yang sangat dalam ''Kepada idola ku'' kata Luffy dengan tersenyum

''Idola mu?'' Gasper benar-benar mengerti dengan Luffy sekarang

Dia menjadi orang kuat bukan berarti tidak memiliki tujuan, dia memiliki tujuan untuk menjadi orang yang kuat yaitu untuk menepati sebuah janji

''Bukan hanya itu saja, aku menjadi orang kuat karena aku harus melindungi teman-teman ku juga'' kata Luffy

Gasper lalu kaget mendengar nya lagi, apakah berarti dia bukan hanya mengejar mimpinya

''Kita harus menjadi orang kuat, kita tidak tahu musuh apa yang akan kita lawan di masa depan nanti'' kata Luffy

Gasper lalu mengangguk mengerti dengan perkataan dari Luffy

''Baiklah, saat nya latihan lagi'' kata Luffy

''Apa! tapi kita barusan beristirahat'' kata Gasper kesal

Luffy lalu cemberut melihat Gasper yang mudah kelelahan, kemudian seseorang lalu mendatangi Luffy dan Gasper

''Oh Luffy, sedang apa kau?'' tanya seseorang

Luffy lalu melihat siapa yang menanyai nya, dan ternyata adalah Zoro yang melihat nya. Luffy lalu terlihat senang melihat kru nya itu

''Zoro! sedang apa kau disini?'' tanya Luffy balik

''Aku hanya sedang jalan-jalan'' jawab Zoro

Zoro lalu melihat Gasper, Gasper lalu terlihat merasa ketakutan melihat Zoro yang seperti penjahat di mata nya

''Siapa gadis ini?'' tanya Zoro

''Oh dia, dia bukan gadis, dia laki-laki namanya Gasper'' kata Luffy memberitahu

Mata Zoro lalu terbuka lebar mendengar perkataan dari Luffy yang mengatakan kalau Gasper adalah laki-laki. Zoro sudah yakin kalau Gasper adalah seorang gadis

''Dia laki-laki?! tidak mungkin'' kata Zoro kaget

''Hahahaha, aku juga berpikir seperti itu pertama kalinya berjumpa dengan nya'' kata Luffy tertawa

Zoro lalu menatap Gasper dengan lebih dekat untuk melihat apakah benar dia adalah laki-laki, Gasper kelihatan gelisah saat Zoro menatap nya

''Apakah kau benar seorang laki-laki?'' tanya Zoro lagi

''Benar, aku laki-laki'' kata Gasper lagi

Zoro lalu mengangguk mengerti, Zoro kaget karena dia seharusnya bisa membedakan laki-laki dan perempuan di dunia One Piece walapun dia Okama, akan tetapi Gasper sangat mirip sekali dengan wanita

''Jadi kalian sedang apa?'' tanya Zoro

''Aku sedang melatihnya'' kata Luffy

''Melatihnya? hmmm kenapa?'' tanya Zoro

''Karena dia memiliki Sacred Gear yang tidak bisa di kontrol, jadi aku berpikiran untuk melatihnya hingga dia bisa mengontrol Sacred Gear nya'' kata Luffy

''Hmmm menarik, kalau begitu aku juga akan melatihmu'' kata Zoro

''Ide yang bagus'' kata Luffy

Gasper lalu merasa kalau keadaan menjadi lebih buruk, sekarang dia akan dilatih oleh kedua orang yang memiliki fisik yang gila

''Aku juga akan melatihnya menggunakan haki'' kata Luffy

''Kau akan melatihnya menggunakan Haki juga? apakah dia manusia?'' tanya Zoro

''Dia setengah Vampire dan manusia'' kata Luffy

''Setengah vampire dan manusia? menarik'' kata Zoro

Gasper sekarang benar-benar bingung dengan keadaan nya sekarang yang akan di latih oleh dua monster. Gasper berharap kalau latihan nya akan sangat mudah

''Baiklah saat nya latihan!'' kata Luffy

Zoro dan Luffy lalu mengajak Gasper ke tengah lapangan voli, Gasper bingung karena dia disuruh berdiri di tengah lapangan voli

''Baiklah Gasper, sekarang cobalah menghentikan bola ini'' kata Luffy yang akan melempar sebuah bola

''Baiklah, aku akan berusaha'' kata Gasper yang sekarang mulai semangat

Luffy lalu melempar bola voli itu dengan sangat keras kearah Gasper, Gasper lalu menatap bola voli itu untuk menghentikan bola voli itu menggunakan Sacred Gear nya, Namun Gasper lalu menyadari kalau bola itu terlalu kuat

BUAGH!

Terdengar suara benturan, terlihat kepala Gasper lalu terkena bola voli lemparan dari Luffy. Luffy dan Zoro lalu terbengong karena berpikir kalau Gasper akan menghentikan bola voli itu

''Sepertinya kau terlalu keras melempar nya, Luffy'' kata Zoro

''Sepertinya kau benar, hahahaha'' kata Luffy malah tertawa

Gasper lalu memegang wajah nya yang terkena bola voli itu dengan sangat keras

''Huaaa!'' tangis Gasper

Luffy dan Zoro sekarang tidak tahu harus melakukan apa, ini adalah kesalahan Luffy. Luffy dan Zoro lalu mendekati Gasper untuk menghiburnya

''Hey Gasper, apakah kau tidak apa-apa?'' tanya Luffy

''Tentu saja dia tidak mungkin tidak apa-apa, apakah kau tidak lihat kalau bola yang kau lempar itu mengenai wajah nya'' kata Zoro kesal dengan kapten nya

''Huaaaa! sakit sekali'' tangis Gasper

''Aku minta maaf, aku tidak tahu kalau lemparan ku terlalu kuat'' kata Luffy meminta maaf

Luffy lalu membantu Gasper untuk berdiri, Gasper terlihat masih kesakitan sambil memegang wajah nya. Luffy benar-benar menyesal karena mengenai wajah Gasper

''Aku benar-benar minta maaf'' kata Luffy sekali meminta maaf

''Tidak apa-apa, ini salah ku karena aku tidak bisa mengontrol Sacred Gearku'' kata Gasper sedih

Luffy yang melihat Gasper sedih lalu mencoba untuk menghiburnya, Zoro yang melihat Gasper lalu memegang bahunya

''Tidak apa-apa mengangis, setelah menangis kau harus bangkit dan menjadi lebih kuat'' kata Zoro memberi motivasi kepada Gasper

Gasper lalu senang karena ada dua orang yang sekarang menghiburnya, dia tidak pernah ingat kalau ada orang yang baik kepada nya selama ini

''Baiklah, kali ini aku akan berusaha'' kata Gasper yang sekarang tiba-tiba semangat

Luffy dan Zoro tersenyum melihat semangat dari Gasper, Luffy dan Zoro lalu kembali ke tempat mereka masing-masing

''Kali ini aku akan melemparnya sedikit perlahan, jadi jangan khawatri'' kata Luffy

''Yosh, terima kasih Luffy senpai'' kata Gasper

Luffy lalu sekali lagi melempar bola ke arah Gasper, sekarang terlihat Gasper sedang fokus untuk mengeluarkan Sacred Gear nya. Gasper dengan sangat fokus menatap bola itu namun bola itu lalu mengenai wajah Gasper sekali lagi

''Gasper, berusahalah!'' teriak Luffy

''Baik!'' Gasper lalu terlihat sekarang tidak kesakitan

Luffy sekali lagi melempar bola voli lagi, Gasper sekali lagi menatap bola voli itu untuk menghentikan bola voli itu akan tetapi sekali lagi mengenai wajah nya sendiri. Gasper sekali lagi berdiri dan kemudian Luffy melempar bola lagi dan Gasper mencoba untuk menghentikan bola itu, akan tetapi tetap saja tetap saja tidak bisa dan mengenai wajah Gasper. Gasper sekali lagi berdiri untuk melakukan nya lagi

Terlihat Rias dan para Peerage nya terus menyaksikan latihan Gasper dari atas bangunan penelitian Ilmu Gaib, Rias tersenyum melihat Gasper sekarang terlihat senang karena memiliki teman yang sekarang sedang melatihnya.

''Wah tidak kusangka kalau Zoro juga akan terlibat dalam pelatihan ini'' kata Akeno

''Memangnya apa yang kau harapkan, mereka adalah satu kru'' kata Rias

Rias dan para Peerage nya lalu kembali melihat ke arah Gasper yang sekarang sepertinya sudah babak belur dari tadi terkena lemparan bola voli dari Luffy

''Apakah kau yakin tidak mau istirahat?'' tanya Luffy

''Tidak, aku masih kuat'' kata Gasper

Zoro menganggumi semangat Gasper itu, Luffy lalu sekali lagi melempar bola itu dengan sangat kuat sekarang percaya kalau Gasper pasti akan bisa mengontrol Sacred Gear nya

''Kali ini pasti aku bisa'' dengan sangat fokus Gasper lalu menatap bola voli dari Luffy

Luffy dan Zoro lalu kaget melihat bola itu lalu berhenti tiba-tiba, Gasper lalu tersenyum karena berhasil menghentikan bola itu. namun bola itu lalu terjatuh kebawah tanah

''Wah sepertinya kau sekarang mulai bisa mengontrol Sacred Gear mu'' kata Luffy

''Namun sepertinya dia belum menguasai nya dengan baik'' kata Zoro melihat Gasper yang sepertinya kelelahan

Luffy lalu menghampiri Gasper dan kemudian memegang bahunya senang karena akhirnya Gasper bisa menggunakan Sacred Gear nya dengan normal walaupun hanya sementara

''Bagus Gasper''kata Luffy

Gasper lalu merasa senang karena telah di puji oleh Luffy, dia sama sekali tidak pernah di puji oleh seseorang kecuali dia

''Baiklah, saatnya mengajari mu tentang Haki'' kata Luffy

''Ano Luffy senpai, Haki itu apa?'' tanya Gasper

''Haki adalah bisa di katakan ambisi, Haki dimiliki oleh semua manusia, yaitu pertahanan, merasakan dan kehendak raja'' kata Luffy mencoba menjelaskan tentang Haki kepada Gasper

''Aku masih tidak mengerti'' kata Gasper bingung

''Aku akan menjelaskan lebih ditail'' kata Zoro lalu mencoba membantu Luffy untuk menjelaskan Haki. ''Haki adalah kekuatan yang ada di dalam diri manusia, seperti yang dikatakan oleh Luffy tadi, pertahanan, merasakan dan kehendak seorang raja'' kata Zoro

''Haki terbagi menjadi tiga yaitu, Pertahanan yaitu yang dimiliki oleh manusia, Haki ini bisa membuat mu menggunakan kekuatan bertahan, Luffy dan Aku bisa menggunakan nya'' Zoro lalu menunjukan tangan nya kearah Gasper, Gasper bingung

Kemudian tangan Zoro lalu berubah menjadi hitam seperti baja, Gasper kaget melihatnya saat tangan Zoro menjadi hitam.

''Ini adalah Haki pertahanan'' kata Zoro

Gasper lalu mengangguk mengerti dengan Zoro, dia berharap kalau dia memiliki Haki agar bisa menjadi orang yang kuat, Zoro lalu berjalan ke samping Luffy lagi

''Gasper coba kau pukul aku'' kata Zoro

Gasper lalu kaget karena di perintah untuk menyerang senpai nya, Gasper lalu bersiap-siap untuk menyerang senpai nya walaupun ragu-ragu

''Apakah kau yakin senpai?'' tanya Gasper

''Tenang saja, cepat pukul aku'' kata Zoro

Gasper lalu mencoba memukul Zoro dari kanan akan tetapi Zoro lalu menghindar dengan sangat cepat, Gasper lalu kaget dan kemudian terjatuh kedepan

''Wah bagaimana kau bisa mengetahui kalau aku akan menyerangmu dari kanan?'' tanya Gasper

''Karena aku menggunakan Haki yaitu Haki Observasi, dengan Haki ini kau bisa merasakan keberadaan musuh, merasakan musuh tidak terlihat dan bisa memperediksi serangan musuh'' kata Zoro

Gasper lalu terdiam kagum melihat Zoro menjelaskan tentang Haki, dia tidak tahu kalau Haki bisa menjadi kekuatan yang sangat kuat seperti itu

''Dan yang terakhir yaitu Haki penakluk, hanya Luffy yang memiliki nya disini'' kata Zoro menunjuk ke arah Luffy

Gasper lalu melihat kearah Luffy yang terlihat senyum, Gasper lalu berpikir tentang Haki. Dia berpikir kalau Haki bisa membuat nya menjadi orang yang kuat

''Luffy senpai, Zoro senpai, tolong ajari aku menggunakan Haki'' kata Gasper dengan penuh semangat

Luffy dan Zoro lalu tersenyum melihat Gasper sekarang semangat untuk belajar Haki

''Baiklah, kalau begitu'' kata Luffy dengan semangat

Luffy dan Zoro lalu bersiap-siap untuk mengajari Gasper Haki, Luffy dan Zoro lalu berpikir tentang caranya untuk melatih Gasper Haki

''Hey kalian sedang apa disini!'' tiba-tiba terdengar suara teriakan seseorang yang memanggil

Luffy, Zoro dan Gasper lalu melihat siapa yang memanggil mereka, terlihat Murayama dan Katase sedang menuju ke arah mereka

''Oh Katase dan Murayama rupa nya'' kata Luffy senang

Murayama dan Katase lalu sudah ada di depan Luffy dan Zoro, Murayama dan Katase lalu melihat di belakang Luffy dan Zoro ada seorang yang sedang bersembunyi di belakang kedua pria ini

''Siapa gadis itu?'' tanya Katase

''Dia, dia bukan...''

Zoro lalu menutup mulut Luffy sehingga Luffy tidak bisa menyelasaikan perkataan nya, Luffy lalu melihat kearah Zoro

''Kenapa kau menutup mulutku Zoro?'' tanya Luffy dengan suara pelan

''Sebaiknya kau tidak mengatakan kalau Gasper adalah laki-laki, bisa-bisa nanti terjadi suatu'' kata Zoro

Luffy lalu mengangguk mengerti dengan Zoro

''Aku juga mengerti senpai'' kata Gasper juga mengerti

Luffy dan Zoro lalu melihat kearah Katase dan Murayama dengan tatapan ramah, Katase dan Murayama lalu terlihat curiga dengan tatapan Zoro dan Luffy

''Kenapa kalian menatap kami dengan tatapan itu?'' tanya Murayama

''Jangan-jangan mereka sedang menculik gadis kecil itu dan melakukan itu'' kata Katase dengan curiga

''Tidak, itu tidak benar'' kata Luffy dan Zoro

Murayama dan Katase lalu menatap Luffy dan Zoro, Luffy dan Zoro lalu hanya terdiam berkeringat dingin gelisah di tatap oleh kedua gadis kendo itu. Murayama dan Katase lalu menatap Gasper dengan tatapan ramah

''Ano, kamu ini siapa ya?'' tanya Katase manis

Gasper lalu mencoba untuk menjawab dengan nada malu-malu

''Aku Gasper, anggota penelitan Ilmu Gaib'' kata Gasper

Murayama dan Katase lalu tidak tahan melihat gadis kecil di depan mereka ini(menurut mereka). Katase dan Murayama lalu sekali menatap Luffy dan Zoro dengan tatapan tajam

''Kalian berdua, apa yang telah kalian lakukan dengan gadis kecil manis ini?'' tanya Murayama

''Kami hanya latihan'' kata Luffy polos

Zoro lalu menepuk jidatnya melihat kebodohan kapten nya ini, Zoro tidak menyangkan kalau Luffy akan menjawab nya dengan blak-blakan

''Latihan? apa maksudmu?'' tanya Katase

''Kami sedang latihan olahraga'' kata Zoro mencoba menjelaskan

Katase dan Murayama tidak percaya dengan perkataan dari Zoro, Zoro di kenal sebagai murid baru yang suka tidur, berkelahi dan sering bolos dari pelajaran. Sehingga membuat Murayama dan Katase tidak percaya dengan perkataan dari Zoro. Murayama lalu melihat kearah Gasper

''Apakah itu benar?'' tanya Murayama dengan manis

''Benar'' kata Gasper dengan wajah manisnya

Murayama dan Katase lalu mengangguk mengerti, jadi kedua pria bermasalah di depan mereka ini tidaklah berbohong. Katase lalu memiliki ide yang bagus

''Kalau begitu kami berdua akan membantu melatihmu'' kata Katase

Gasper lalu kaget mendengar kalau Katase dan Murayama akan membantu nya juga

''Tidak, itu tidak perlu'' kata Zoro menolak

Murayama dan Katase lalu kaget dan kesal mendengar tolakan dari Zoro

''Apa maksud itu tidak perlu, dengar ya kami akan membantu mu'' kata Murayama

''Itu benar'' kata Katase setuju

Zoro lalu terlihat terdiam tidak bisa melawan perkataan dari wanita, wanita selalu saja membuatnya kesal

''Baiklah terserah kalian'' kata Zoro kesal juga

Murayama dan Katase lalu tersenyum dengan kemenangan. Luffy dan Gasper hanya terbengong dengan Zoro yang langsung menyerah begitu saja

''Baiklah, sekarang kita akan melatihnya apa?'' tanya Murayama

Luffy lalu berpikir sementara untuk melatih salah satu Haki untuk Gasper, Luffy lalu memiliki ide

''Kita akan menggunakan bola kasti'' kata Luffy

Gasper dan kedua gadis kendo itu lalu terbengong mendenger perkataan dari Luffy, sedangkan Zoro mengangguk mengerti dari maksud ari Luffy

''Memangnya untuk apa bola kasti?'' tanya Murayama

''Kita akan melatih kelincahan nya'' kata Luffy

Gasper lalu terlihat cukup mengerti maksud dari Luffy, Murayama dan Katase masih terlihat kebingungan dengan maksud dari Luffy

''Lalu apa hubungan nya dengan bola kasti?'' tanya Katase

''Kita akan melempar bola kasti itu ke arah Gasper dan Gasper akan menghindari nya'' kata Luffy

Murayama dan Katase lalu berpikir sementara untuk usul Luffy ini, mereka lalu mengangguk mengerti

''Baiklah itu tidak masalah'' kata Katase

''Aku rasa itu tidak ada salah nya'' kata Murayama

Zoro lalu terbengong mendengar kedua gadis kendo itu setuju saja tanpa berpikir dulu. mereka sepertinya tidak memikirkan kalau Gasper akan terkena lemparan bola itu, Zoro lalu merasa curiga dengan kedua gadis kendo ini yang dulunya sangat menolak semua usulan Luffy, namun sekarang mereka setuju dengan usulan Luffy

''Baiklah kalau begitu aku akan mengambil bola kasti nya'' kata Murayama

''Ya, terima kasih'' kata Luffy

Murayama lalu menuju ke gudang untuk mengambil bola kasti itu, sedangkan Katase dengan mengobrol dengan Gasper

''Jadi kau salah satu anggota penelitan Ilmu Gaib, kapan kau bertemu dengan Luffy?'' tanya Katase

''Aku bertemu dengan tadi untuk pertama kali nya'' jawab Gasper

''Benarkah, apakah dia baik?'' tanya Katase lagi

''Dia benar-benar baik, Luffy senpai dan Zoro senpai sangatlah baik'' kata Gasper

Katase hanya tersenyum mendengar perkataan dari Gasper, Katase lalu melihat Luffy dengan tatapan lembut. dia sama sekali tidak membenci lagi dengan Luffy karena Luffy sebenarnya adalah orang baik, dia merasa kalau dia terlalu berlebihan membenci Luffy

''Aku sudah membawa bola nya!'' teriak Murayama membawa bola nya

Luffy dan Zoro lalu tersenyum karena mereka benar-benar akan membantu, Luffy lalu mengambil salah satu bola kasti itu

''Bersiaplah Gasper, aku akan melemparnya'' kata Luffy

''Baiklah Luffy senpai, aku akan berusaha'' kata Gasper

''Berjuanglah Gasper chan'' kata Katase dan Murayama

Rias dan para Peerage nya lalu masih melihat kejadian ini, Mereka tidak menyangkan kalau kedua gadis kendo itu akan membantu mereka. tiba-tiba lalu terlihat ada sihit teleport di dalam ruangan itu

Seluruh Peerage lalu kaget kecuali Rias dan Akeno. terlihat kalau pemilik sihir teleport itu adalah Grayfia

''Ada apa Onee sama?'' tanya Rias dengan sopan

''Aku memilik berita dari Sirzechs sama untuk memberikan kepada kalian'' kata Grayfia

Rias lalu penasaran dengan berita yang akan di sampaikan oleh Grayfia ini

''Dimana Luffy sama?'' tanya Grayfia

''Dia sedang melatih Bishop ku untuk mengontrol Sacred Gear nya'' jawab Rias

''Oh begitu, Sirzechs sama bilang kalau berita ini juga harus di dengar oleh Luffy sama'' kata Grayfia

''Kalau begitu kita harus menunggu nya'' kata Rias

Grayfia lalu mengangguk mengerti

SKIP TIME

Terlihat sekarang Gasper terlihat kelelahan karena terus di lempari oleh Luffy dengan sebuah bola.

''Wow, tidak kusangkan dia benar-benar bisa menggunakan Haki pengamatan'' kata Zoro melihat Gasper

Begitu juga Luffy yang kaget melihat Gasper yang sepertinya mulai bisa menggunakan Haki kenbun nya. Murayama dan Katase lalu kebingungan dengan perkataan dari Zoro

''Haki?'' tanya Murayama

Zoro lalu sadar kalau dia sudah keceplosan, Luffy terlihat sekarang juga bingung untuk memberitahu Murayama dan Katase

''Ano...''

''Itu adalah nama gerakan ku'' Gasper lalu memotong perkataan dari Luffy

''Oh begitu'' kata Murayama mengerti

Luffy dan Zoro lalu menghebuskan nafas dengan lega karena rahasia masih aman

''Apakah latihan nya sampai disini saja?'' tanya Katase

''Ya begitulah, kami sudah melatiha Gasper dari tadi siang'' kata Zoro

''Kalau begitu kami akan pulang dulu karena hari sudah sore'' kata Murayama

''Oh baiklah, hati-hati di jalan'' kata Luffy dengan ramah

Murayama dan Katase hanya tersenyum saat Luffy menghawatirkan mereka berdua. Murayama dan Katase lalu pergi, Luffy dan Zoro lalu mendesah senang sudah selesai melatih Gasper

''Luffy senpai, Zoro senpai! lihatlah, aku merasa kalau aku semakin kuat'' kata Gasper

Luffy dan Zoro hanya tersenyum melihat Gasper keliahatan senang. Zoro lalu berjalan diam-diam ke Gasper kemudian mencoba untuk memukulnya. Gasper lalu sadar kalau ada pukulan mengarah kepadanya, Gasper lalu menghindari pukulan dari Zoro

''Hebat, sekarang sepertinya kau bisa menggunakan Haki kebun'' kata Zoro

Gasper lalu sadar dengan apa yang dia lakukan, Gasper lalu tersenyum sambil melihat dirinya senang karena bisa menggunakan Haki. Gasper kemudian menyadari di sekolah itu kalau ada orang yang bertambah

''Luffy senpai, Zoro senpai sepertinya aku merasa kalau ada orang lain di sekolah ini'' kata Gasper

''Kau benar Gasper, sepertinya tempat nya ada di bangunan itu'' kata Zoro sambil menunjuk ke arah bagunan penelitan Ilmu Gaib. Luffy dan Gasper lalu kaget karena itu adalah tempat Rias dan yang lain nya

''Kau hebat Gasper, bisa dengan cepat menggunakan Haki Kenbun mu'' kata Luffy

Gasper lalu terlihat senang karena telah di puji oleh Luffy. Luffy lalu melihat kearah Zoro

''Sebaiknya kita harus kesana'' kata Zoro

''Benar, aku tidak yakin kalau energi ini bersahabat'' kata Luffy

Mereka bertiga lalu menuju kearah bangunan penelitan Ilmu Gaib dengan berlari

DI BANGUNAN CLUB PENELITAN ILMU GAIB

''Jadi Rias, apakah kau benar-benar akan membuat dia menjadi Peerage mu?'' tanya Grayfia

Rias lalu mengerti maksud dari kakak iparnya ini

''Tidak, aku tidak akan membuat dia menjadi Peerage ku'' kata Rias

Grayfia bertanya-tanya kenapa Rias sekarang tidak mau membuat Luffy menjadi Peerage nya

''Bolehkah aku bertanya kenapa?'' tanya Grayfia

''Karena aku tidak mau merebut kebebasan Luffy'' kata Rias

Grayfia lalu kaget mendengar perkataan dari Rias yang sangat berbeda dengan kepribadian nya. Rias bisa di katakan kalau dia adalah orang yang akan mengambil yang dia ingin kan, tapi sekarang sepertinya dia telah berubah

''Hmm sepertinya kau sudah lebih dewasa'' kata Grayfia

''Apa maksud mu, onee sama!'' teriak Rias kesal. ''Aku tidak akan mengambil kebebasan suami masa depan ku!'' teriak Rias dengan lantang

Grayfia lalu hanya tersenyum melihat Rias marah, Grayfia tidak menyangka kalau anak topi jerami itu bisa merubah sikap Rias.

''Apakah kau tahu apa yang akan terjadi di Underworld jika mengetahui Manusia dan Iblis bangsawan akan menikah?'' tanya Grayfia

''Aku tidak peduli'' kata Rias

Grayfia lalu mendesah pasrah mendenger Rias sepertinya tidak peduli lagi tentang jabatanya sebabai clan Gremory

Grayfia lalu merasa kalau ada beberapa orang yang akan datang dengan sangat cepat. Pintu ke ruang tamu lalu di dobrak oleh seseorang dengan sangat keras

Para Peerage Rias lalu bersiap-siap untuk melawan mendobrak itu, Rias terlihat penasaran untuk melihat siapa yang mendobrak itu

''Rias! apakah kalian baik-baik saja?!'' teriak seseorang

Rias dan para Peerage nya lalu mengenal suara itu, suara itu adalah suara Luffy yang sedang berteriak kepada mereka semua

''Bucho kami datang!'' teriak Gasper dengan percaya diri

Zoro terlihat hanya mengeluarkan pedang nya untuk bersiap-siap

Rias dan semua Peerage nya hanya terlihat senang saat melihat Gasper sekarang lebih terbuka. Luffy lalu melihat Grayfia yang sepertinya pernah melihatnya

''Hah kau kan wanita bersama paman rambut mereka itu'' kata Luffy menunjuk Grayfia

''Benar, akulah wanita itu'' kata Grayfia

Luffy lalu hanya tersenyum melihat Grayfia. Grayfia lalu melihat kearah Gasper yang di kenal sebagai Bishop nya Rias, Grayfia lalu melihat kearah Zoro yang sepertinya asing baginya

''Dia siapa?'' tanya Grayfia

''Dia Roronoa Zoro, kru pertama Luffy'' kata Rias

Grayfia lalu bingung mendengar perkataan dari Rias yang mengatakan kalau Zoro adalah kru Luffy

''Apakah Sirzechs onee sama belum memberitahu mu?'' duga Rias

''Belum'' kata Grayfia

Rias hanya mendesah mengingat kalau kakak nya belum memberitahu kan kepada semua Peerage nya

''Baiklah, karena kita sudah berkumpul disini, aku akan memberitahukan berita kepada kalian semua'' kata Grayfia

''Berita?'' Luffy bingung

''Berita dari kakak ku, Sirzechs'' kata Rias

Luffy lalu mengangguk mengerti, dia juga penasaran dengan yang akan di sampaika oleh Grayfia

''Pertemuan 3 fraksi'' kata Grayfia

Rias dan semua Peerage lalu kaget mendenger perkataan dari Grayfia, Luffy dan Zoro hanya bingung karena tidak tahu apa maksud dari Grayfia

''Aku tidak mengerti'' kata Luffy

''Sama'' kata Zoro

''Pertemuan tiga fraksi adalah sebuah pertemuan yang di lakukan oleh Malaikat, Malaikat jatuh dan Iblis'' kata Akeno memberitahu

Luffy dan Zoro lalu mengangguk mengerti, jadi intinya ini akan menjadi pertemuan yang menegangkan

''Memang nya ada apa dengan pertemuan ini?'' tanya Rias

''Pertemuan ini tentang perdamaian'' kata Grayfia

Rias dan seluruh Peerage nya lalu kaget, Luffy dan Zoro terlihat sedikit mengerti dengan perkataan dari Grayfia

''Jadi akhirnya peperangan ini akan berhenti'' guman Rias dengan cukuk lega

Luffy dan Zoro terlihat tersenyum mulai mengerti maksud dari perkataan dari Rias

''Sirzechs sama meminta Mu dan beserta Peerage mu untuk ikut dalam pertemuan ini'' kata Grayfia

''Baiklah, kami mengerti'' kata Rias

Grayfia lalu melihat ke arah Luffy dan Zoro yang sepertinya sadar kalau mereka akan terseret juga dalam pertemuan ini

''Dan kau juga akan ikut bersama dengan rekan mu sebagai wakil Manusia'' kata Grayfia

Rias dan para Peerage nya lalu kaget mendengar kalau Luffy juga akan ikut dalam pertemuan ini. Luffy dan Zoro terlihat hanya terbengong sedikit mengerti

''Jadi kami akan iktu juga?'' tanya Luffy

''Benar, aku tidak tahu kalau kau memiliki rekan tapi Sirzechs sama pasti ingin melihat ini'' kata Grayfia

Luffy dan Zoro lalu hanya mengangguk mengerti, Grayfia lalu tersenyum karena akhirnya tugas nya sudah selesai memberi tahukan

Rias dan para Peerage nya lalu berharap kalau pertemuan ini akan berjalan dengan lancar. Saat Grayfia ingin pergi, Luffy, Zoro dan Gasper lalu merasakan kalau ada seseorang yang akan datang

''Zoro!'' teriak Luffy

''Aku mengerti'' kata Zoro yang kemudian mengeluarkan pedang nya

Rias dan para Peerage nya lalu kebingungan melihat Luffy dan Zoro yang tiba-tiba seperti waspada

''Ada apa Luffy?'' tanya Rias

''Ada seseorang yang datang'' kata Gasper

Rias dan yang lain nya lalu kaget mendengar perkataan dari Gasper, Grayfia lalu juga kaget mendengar nya. Rias dan para Peerage nya lalu bersiaga begitu juga Grayfia. Tiba-tiba muncul lah sebuah energi sihir teleport di hadapan mereka semua

Rias dan Grayfia lalu kaget mengetahui kekuatan sihir teleport yang kuat ini, di sihit teleport itu lalu terlihat ada seperti gadis kecil, gadis itu itu berciri-ciri berambut silver, pakaian berwarna silver, dan memiliki mata berwarna ungu sedang mencari sesuatu

Grayfia dan Rias beserta para Peerage nya lalu bingung melihat gadis kecil itu, mereka bertanya-tanya siapa gadis kecil ini yang muncul secara tiba-tiba. gadis kecil itu lalu melihat kearah Rias dan yang lain nya.

''Imut sekali'' kata seluruh Peerage Rias

''Siapa kau?'' tanya Issei kepada gadis kecil itu

''Aku? aku Lulu'' kata gadis itu dengan riang

Gadis itu lalu melihat kebelakang Issei dan terlihat ada Luffy dan Zoro. Gadis itu lalu terlihat bahagia, Gadis kecil itu lalu berlari melewati Rias dan pada Peerage nya. Rias dan para peerage nya lalu bingung melihat gadis itu berlari kearah belakang mereka

Luffy lalu melihat gadis itu sepertinya sedang berlari ke arah nya, Luffy tidak tahu siapa gadis itu, seumur hidup nya dia tidak pernah bertemu dengan gadis yang imut itu menurut para Peerage Rias. Gadis kecil itu lalu melompat kearah Luffy, Luffy kaget melihat anak itu langsung melompat kearahnya dan kemudian memeluknya

''Papa!'' teriak gadis kecil itu

Suasana di ruangan itu terdiam untuk sementara namun kemudian

''EEEEEEEEEEEEEEEEEEEHHHHHHHHHH!'' teriak Rias, Peerage Rias dan Zoro yang melotot kaget. Grayfia juga terlihat sangat kaget

BERSAMBUNG


Akhir bab

Fast update :V kali ini saya mengupdate dua fanfic saya

Siapakah gadis kecil itu? kenapa dia memanggil Luffy dengan panggilan papa? kita akan segera tahu

Di bab ini Luffy akan segera melakukan pertemuan dengan tiga Fraksi, apakah berjalan dengan lancar?

Kalian pasti berpikir kalau Luffy tidak mungkin memiliki anak, karena dia masih 19 tahun, namun itu akan segera di jelaskan

Terima kasih yang sudah baca dan Review

Jangan lupa untuk tinggalkan Review

Salam Author