Disclaimer : Eiichiro Oda & Ichiei Ishibumi

warning : non canon, dll


PERTEMPURAN DI MULAI

''Gomu-Gomu No Muchi!''

Terlihat ada beberapa orang yang memakai jubah terpental ke samping dan kemudian keluar dari jendela bangunan sekolah, terlihat Luffy, Zoro, Issei dan Rias sedang berlari ketempat Gasper berada. Mereka melewarti belakang sekolah untuk menuju ke bangunan penelitan ilmu gaib lebih cepat dan masuk ke dalam bangunan sekolah lain agar mereka tidak di lihat oleh para orang berkerudung itu

''Apakah Gasper baik-baik saja?'' Rias bertanya-tanya

''Tenang saja, bukankah ada gadis kucing itu disana'' kata Zoro

Rias kaget karena Zoro mengetahui siapa Koneko yang sebenarnya, Rias terlalu meremehkan Zoro. Luffy terlihat sedang melihat jendela di samping melihat ada banyak sekali ledakan di luar bangunan

''Wah, sepertinya di luar ramai sekali'' kata Luffy yang tidak sabar untuk bertarung juga.

''Bagaimana kau tahu tentang Koneko, Zoro?'' tanya Rias

Zoro tersenyum mendengar pertanyaan dari Rias, mereka melihat ke depan ada tikungan mereka lalu berbelok kecuali Zoro malah terus lurus kedepan

''Hey Zoro! kau salah jalan!" teriak Issei melihat Zoro nyasar

Zoro kaget dan kemudian berbalik untuk berbelok, terlihat wajah Zoro yang kesal karena malu. Luffy hanya tertawa melihat Zoro, Issei dan Rias terlihat menahan tawa juga

''Diam kalian semua!'' teriak Zoro kesal

Luffy masih saja tertawa sedangkan Issei dan Rias lalu tertawa juga, Zoro tambah kesal melihat mereka tertawa. kemudian muncul ada beberapa musuh di depan mereka, Zoro lalu mengeluarkan satu pedang nya

''Bunuh mereka!'' teriak seseorang yang memakai kerudung

Kemudian munculah beberapa tembakan cahaya menuju ke arah kelompok Luffy, Zoro tersenyum melihat tembakan cahaya itu. Zoro mengehindari semua tembakan cahaya itu menggunakan Haki nya, Zoro lalu bersiap-siap untuk menyerang para orang itu

Slash! Slash! Slash!

Zoro menebas orang-orang itu dengan sangat cepat sehingga mereka tidak menyadari nya, Zoro tidak terlalu parah dalam menebas mereka sehingga mereka hanya kehilangan kesadaran

''Bagus Zoro'' kata Issei

Zoro lalu menyarungkan pedang nya kembali, mereka lalu melanjutkan perjalanan mereka untuk menyelamatkan Koneko dan Gaspet yang sepertinya sudah terkena masalah

''Kita harus lebih cepat'' kata Issei

Yang lain nya hanya mengangguk mengerti, Luffy lalu menyadari kalau ada seseorang yang datang dari atas mereka dan yang benar saja, ada beberapa orang yang muncul di atas mereka dan sepertinya sedang mengeluarkan sebuah serangan sihir

''Awas!'' teriak Zoro

Mereka berdua lalu menghindari serangan sihir itu, terlihat ledakan yang sangat kuat di bangunan itu dan menghancurkan lorong itu

''Apakah kalian semua baik-baik saja?!'' teriak Issei melihat teman-teman nya

''Aku baik-baik saja'' kata Luffy sambil tersenyum senang karena berpikir tadi itu sangat luar biasa

''Aku juga'' Zoro terlihat bangun sambil membersihkan kotoran di bajunya

Issei melihat mereka ternyata masih saja banyak sekali, energi sihir mereka tidak bisa di bilang payah ataupun rendah. Luffy bersiap-siap untuk menyerang mereka

''Gomu-Gomu No Pistol!'' teriak Luffy yang kemudian menyerang mereka

Beberapa dari mereka lalu terkena serangan dari Luffy dan kemudian terpental kebelakang, Zoro tidak mau kalah dengan Luffy, dia lalu mengeluarkan pedang nya lagi untuk menyerang sisa orang itu. Zoro menebas mereka semua dengan cepat

''Mereka berdua benar-benar kuat'' kata Issei kagum melihat kedua bajak laut itu

Rias hanya tersenyum melihat Luffy dan Zoro dengan mudah mengalahkan semua orang-orang itu, Luffy dan Zoro terus mengalahkan semua orang-orang itu. Para orang berkerudung itu pun kalah semua

''Akhirnya'' kata Luffy

Zoro sekali lagi menyarungkan pedang nya. Mereka berpikir kalau sepertinya mereka sudah di block oleh beberapa orang itu karena terlihat ada beberapa orang lagi di depan

''Mereka tidak akan habis-habis, hey kalian pergilah, biar aku yang mengatasi ini'' kata Zoro

Luffy tersenyum mengerti dengan First metnya, Luffy yakin kalau Zoro akan selamat karena Zoro adalah pemedang terkuat di krunya. Luffy lalu berlari ke depan dengan sangat cepat

''Ayo Rias, Issei!'' panggil Luffy

Rias dan Issei lalu berlari bersama Luffy, Rias melihat Zoro yang sedang menghadang para orang itu untuk mendekati mereka. Rias berharap kalau Zoro baik-baik saja walaupun dia tahu kalau dia itu kuat. Tinggal lah Zoro seorang diri

''Majulah kalian semua'' kata Zoro sambil tersenyum

DI RUANGAN KEPALA SEKOLAH YANG HANCUR

Terlihat sekarang ruangan kepala sekolah benar-benar hancur, Terlihat Maou dan kedua pemimpin Fraksi lain nya sedang bersiap-siap untuk melawan para musuh, Sirzechs masih sedang berbicara bersama Peerage Rias sedangkan Azazel dan Michael masih saja melihat para musuh di atas langit

''Jadi, apakah kita melakukan kesalahan?'' tanya Azazel dengan bercanda

''Aku rasa tidak, kita melakukan hal yang benar karena ingin membuat perdamaian'' kata Michael dengan tersenyum

Azazel hanya mendesah karena Michael tidak bisa di ajak bercanda, apakah karena hatinya yang terlalu bersih sehingga tidak bisa bercanda sama sekali

Sirzechs yang sedang berbicara dengan Peerage Rias sekarang sedang berbicara dengan ketiga malaikat jatuh yang sepertinya mulai tenang saat berjumpa dengan para Maou dan kedua Fraksi lain nya dan ketua Fraksi nya sendiri

''Apakah kalian bisa bertarung?'' tanya Sirzechs kepada ketiga malaikat jatuh itu

''Ya, kami bisa bertarung'' kata Reynare

''Baguslah'' kata Sirzechs

Para orang berkerudung itu lalu mengeluarkan sihir mereka dan kemudian menyerang para Fraksi dan yang lain nya, dengan mudah para Maou bisa memblock serangan itu dengan sihir pelindung mereka

''Mereka terlalu naif kan'' kata Azazel

''Mereka tidak tahu apa yang mereka lawan'' kata Sirzechs

Para Peerage Rias dan Peerage Sona sedang bersiap-siap melawan para orang-orang itu, Sona terlihat khawatir dengan Rias namun dia sepertinya tidak terlalu menghawatirkan nya karena dia bersama kedua manusia gila

''Aku malah berharap kalau kedua manusia itu tidak membuat masalah'' kata Sona

Kiba dan Xenovia lalu mengeluarkan pedang mereka untuk melawan para orang itu, Kiba dan Xenovia lalu berlari ke depan dengan sangat cepat. Kiba lalu menebas salah satu dari mereka dan kemudian mengeluarkan pedang nya lagi di tangan kirinya untuk menebas orang di belakang nya, Xenovia dengan Durandal nya kemudian langsung menebas dua orang dengan cukup mudah

''Wah, ternyata kau lebih kuat sekarang Xenovia'' kata orang di belakang Xenovia

Xenovia lalu berbalik untuk melihat siapa yang berbicara, dan ternyata yang berbicara adalah Irina dengan tersenyum ke arahnya. Xenovia bingung karena sepertinya Irina tidak membencinya

''Terima kasih'' kata Xenovia membalasa Irina

Xenovia tidak tahu kalau ada di depan nya orang berkerudung yang ingin menyerang nya namun Tsubaki meneyrang orang itu sebelum dia menyerang Xenovia

''Jangan lengah'' kata Tsubaki

Xenovia mengangguk mengerti, Xenovia lalu kembali menyerang para orang berkerudung itu, Akeno terlihat bergabung dengan mereka, terlihat dia menyerang para orang berkerudung itu dengan petir nya dan terlihat menikmatinya.

Para Peerage Sona juga tidak mau kalah, mereka kemudian membantu Peerage Rias. Sona yang melihat nya hanya tersenyum karena sepertinya mereka benar-benar bisa berkerja sama. Sona lalu melihat kearah ketiga malaikat jatuh itu dan kaget karena mereka sudah berbuah menjadi mode malaikat jatuh mereka dan bersiap-siap untuk menyerang

''Apakah kalian benar-benar yakin ingin juga bertarung?'' tanya Sona kepada mereka

''Tentu saja, ini adalah perintah Luffy-sama, perintah Luffy-sama tidak bisa di bantah'' kata Reynare

Sona kelihatan kaget melihat mereka tiba-tiba saja mengeluarkan tombak cahaya yang cukup besar, berbeda dengan tombak cahaya dari malaikat jatuh yang lain nya. Tombak cahaya itu lalu dengan cepat menuju kearah para langit menuju para orang berkerudung itu terbang

Para orang berkerudung itu lalu kaget melihat ada tombak cahaya yang besar datang menuju kearah mereka dan lalu mengenai mereka sehingga mereka banyak yang terpental dan jatuh. Reynare senang karena hasil latihan nya begitu berhasil, Sona kaget melihat tombak cahaya itu dengan mudah menyingkirkan para orang berkerudung itu

''Hebat'' kata Sona kaget

Kalawarner lalu dengan cepat terbang menuju kearah para orang berkerudung itu, Kalawarner mengeluarkan sebuah tombak cahaya. Kalawarner berniat menyerang mereka dengan jarak dekat, dengan cepat Kalawarner mengalahkan para orang berkerudung itu di udara.

''Tunggu! Dia memiliki empat sayap?!'' teriak Saji kaget melihat Kalawarner

Azazel yang melihat nya lalu tersenyum, karena sangat jarang ada malaikat biasa bisa memunculkan sayap tambahan. Sirzechs tersenyum karena Luffy seperti nya bisa memotivasi seseorang sehingga mereka bisa menjadi lebih kuat

Mittelt yang melihat para kakak nya sudah bertarung lalu juga berniat untuk membantu mereka, Mittelt lalu sadar kalau ada Lulu yang harus dia jaga

''Lulu-sama, sebaiknya anda berlindung dengan para Maou itu-''

Sebelum Mittelt menyelesaikan kata-kata nya, Mittelt tidak melihat ada nya Lulu di samping nya, Mittelt kaget melihat nya. Mittelt lalu melihat keatas dan tambah kaget melihat Lulu yang ternyata terbang dengan sayap kelelawarnya yang berbeda dengan sayap Iblis, sayap Lulu lebih berwarna ungu kegelapan

''Lulu-sama!'' teriak Mittelt kaget melihat Lulu

Reynare dan Kalawarner mendengar Mittelt kaget lalu melihat ke arah Mittelt, terlihat Mittelt sedang berteriak kepada gadis kecil, Reynare dan Kalawarner mencoba untuk melihat lebih jelas kepada gadis kecil itu

''Itukan...'' Reynare dan Kalawarner kemudian pucat menyadari siapa gadis itu

''LULU-SAMA!'' teriak Reynare dan Kalawarner

Reynare dan Kalawarner lalu terbang menuju ke arah Lulu dengan cepat, mereka khawatir melihat putri dari tuan mereka akan terluka karena pertempuran ini

''Lulu-sama! Jangan kesana! itu berbahaya!" teriak Kalawarner

Reynare juga ingin terbang menuju Lulu akan tetapi dia di halangi oleh para orang berkerudung itu. Reynare kesal karena mereka menghalangi nya ke arah Lulu

''Minggir kalian semua!'' Reynare lalu mengeluarkan sebuah tombak cahaya lebih kecil namun sangat banyak hingga puluhan

Tombak cahaya itu lalu mengenai para orang berkerudung itu hingga banyak yang berjatuhan ke tanah, Reynare lalu mencoba mengejar Lulu namun ada lagi para orang berkerudung itu yang menghalangi Reynare

''Mereka banyak sekali, seperti kecoak saja'' kata Reynare kesal

Kalawarner terbang menuju kearah Lulu namun dia menyadari kalau Lulu sekarang di kepung oleh beberapa para orang itu, Kalawarner lalu mengeluarkan tombak cahaya nya untuk menyerang para orang itu namun ada beberapa orang lagi yang datang menghadang tombak cahaya Kalawarner. Tombak cahaya Kalawarner bisa di tangkis namun ada beberapa yang tidak bisa sehingga mengenai mereka karena tombak cahaya Kalawarner begitu kuat tidak seperti biasanya

''Lulu-sama!'' teriak Kalawarner

Terlihat Lulu yang di kepung oleh beberapa orang itu, Sirzechs yang melihatnya lalu mencoba untuk menyelamatkan Lulu namun ditahan oleh Azazel

''Apa yang kau lakukan Azazel? Aku ingin menyelamatkan nya'' kata Sirzechs

''Tenanglah Sirzechs, apakah kau tidak lihat wajah gadis kecil itu yang tersenyum tidak merasakan takut'' kata Azazel

Sirzechs kaget mendengar perkataan dari Azazel, Sirzechs lalu melihat wajah Lulu dan yang benar saja, terlihat wajah Lulu yang sedang tersenyum tidak merasakan takut

''Woah kalian banyak sekali'' kata Lulu dengan tersenyum

''Siapa gadis kecil ini?''

''Aku tidak tahu''

''Aku merasakan ada nya energi sihir yang kuat di dalam tubuh nya''

Para orang berkerudung itu kaget melihat ada gadis kecil yang tiba-tiba saja terbang dengan sangat cepat menuju ke arah mereka, karena takut mereka lalu mengepung Lulu dengan sangat banyak sekali orang.

Lulu hanya tersenyum saja melihat mereka yang sepertinya bingung melihat nya, Lulu lalu mencoba untuk mengobrol dengan mereka

''Hey, apakah kalian orang baik?'' tanya Lulu

Semua orang disitu lalu terlihat ingin tertawa mendengar pertanyaan Lulu yang begitu polos. Lulu hanya terlihat bingung dengan wajah nya yang imut

''Jadi kalian ini orang jahat'' kata Lulu melihat mereka

''Tentu saja! Kami ini orang jahat'' kata salah satu orang

Lulu mengingat kalau ibunya pernah mengatakan kalau orang jahat sangatlah tidak baik, mereka melakukan apa yang tidak di sukai oleh orang lain sehingga orang itu sangatlah buruk. Lulu tidak suka dengan orang jahat

''Kalau begitu aku akan mengalahkan kalian semua karena mama bilang kalau orang jahat itu tidaklah menyenangkan'' kata Lulu

Lulu terlihat tiba-tiba saja mengeluarkan sebuah pedang dari api, api itu berbeda dengan apa seperti biasanya. Api itu berwarna merah lebih gelap dengan terbakar membara, para orang di sekitar situ terlihat mulai ketakutan

''Hell Fire! Slice!'' teriak Lulu

Lulu lalu mengayunkan pedangnya untuk menyerang mereka semua, semua orang di dekat Lulu lalu terlihat tertebas dan terbakar, mereka berjatuhan ke tanah dan terlihat menggeliat ke tanah mencoba memadamkan api itu namun terlihat api itu tidak terlihat padam.

Semua orang disitu kaget melihat Lulu dengan mudah mengalahkan semua orang berkerudung itu. Sirzechs yang melihatnya hanya kaget karena dia masih kecil sudah mengalahkan beberapa teroris itu dengan mudah

''Luar biasa, aku belum pernah melihat api itu'' kata Azazel

Sirzechs melihat Lulu hanya terlihat pernah melihat api seperti itu, api itu berasal dari api neraka namun sedikit berbeda. Siapa yang mengajarkan elemen itu kepada seorang anak kecil yang sangat polos

''Wah mereka berjatuhan'' kata Lulu melihat mereka berjatuhan

Reynare dan Kalawarner lalu sudah ada di samping Lulu dan mengelilingi nya untuk melindungi nya. Mereka tidak menyangkan kalau putri tuan mereka sangatlah kuat seperti ini, mereka berpikir pasti ibunya sangatlah kuat juga

''Lulu-sama, anda di belakang kami saja'' kata Reynare

''Benar, aku tidak akan sudi kalau mereka menyakiti anda'' kata Kalawarner

''Hah, tapi itu pasti sangatlah membosankan'' kata Lulu terlihat cemberut

Mittelt lalu juga datang dan melindungi Lulu juga. Dia merasa bersalah karena lengah membiarkan Lulu terbang begitu saja

''Lulu-sama, jangan lakukan itu lagi, kalau ingin bertarung anda sebaiknya di dekat kami saja'' kata Mittelt marah namun peduli

Lulu lalu terlihat senang mendengar perkataan dari senpai nya, dia akhirnya di izinkan bertarung walaupun harus dilindungi.

''Baik Mittelt-senpai!'' kata Lulu dengan senang

Ketiga malaikat jatuh itu tersenyum melihat Lulu tersenyum dengan senang, mereka tidak menyangka kalau putri dari tuan mereka ternyata memiliki sifat yang cukup kejam seperti Akeno di campur dengan sifat haus bertarung seperti Luffy

''Baiklah! Mereka datang'' kata Reynare

Reynare lalu menangkis semua serangan cahaya mereka dengan cukup mudah, para teroris itu terlihat kaget karena belum pernah melihat ada malaikat jatuh tingkat rendah bisa menangkis serangan mereka. Reynare hanya tersenyum melihat mereka kelihatan kaget

''Jangan kira aku seperti malaikat jatuh biasanya, aku sangat berbeda dengan mereka'' kata Reynare

Para teroris itu benar-benar marah karena di remehkan seperti itu, namun tentu saja mereka bisa takut karena di depan mereka ada tiga malaikat jatuh bersayap empat pasang dan seorang gadis kecil yang aneh dan memiliki kekuatan yang sangat kuat

Keempat pemimpin Fraksi itu hanya terlihat tersenyum melihat mereka bertarung begitu luar biasa. Serafall terlihat masih memikirkan gadis yang meledakan kantor kepala sekolah

''Serafall, sebenarnya siapa gadis tadi?" tanya Sirzechs

''Sebenarnya...''

DI LAIN TEMPAT

''Gomu-Gomu No Bazzoka!''

Luffy terlihat memukul salah satu teroris itu sehingga terpental ke belakang dan mengenai orang di belakang nya sehingga terpental juga kebelakang.

''Sedikit lagi kita sampai'' kata Issei

Mereka sekarang sedang berlari di lapangan volly, mereka tinggal menyebrangi lapangan itu untuk sampai di bangunan penelitian ilmu gaib. Luffy lalu merasakan ada seseorang yang muncul di depan mereka

''Awas!'' teriak Luffy

Luffy lalu menggunakan Haki pertahanan nya untuk memblock serangan tembakan cahaya itu, Luffy sedikit kesulitan untuk memblock serangan itu namun akhirnya dia berhasil

''Luffy! Apakah kau tidak apa-apa?'' tanya Rias khawatir

''Aku tidak apa-apa, sebaiknya kalian duluan, orang ini berbeda dengan yang lain nya'' kata Luffy

Rias tidak mau meninggalkan Luffy namun Luffy sepertinya merasa tidak perlu di tolong karena dia sangatlah kuat dari yang Rias bayangkan. Rias mengangguk mengerti, Rias lalu berlari lagi

''Ayo Issei!'' ajak Rias

''Baik Bucho, hati-hati Luffy'' kata Issei

Luffy hanya tersenyum menanggapi Issei, Issei terlihat merasa lebih lega melihat senyuman Luffy yang secara langsung mengatakan kalau dia akan baik-baik saja. Rias dan Issei sudah cukup jauh meninggalkan Luffy

Luffy sekarang melihat orang yang menembakan sihir cahaya itu, dia terlihat lebih berseragam dan lebih besar dari orang-orang lain nya

''Sepertinya kau ini kuat, aku akan melawanmu'' kata Luffy

Orang itu hanya diam saja dan kemudian mengeluarkan sihir cahaya lagi, Luffy menghindari tembakan cahaya itu lebih mudah karena sudah melihat nya. Luffy berlari ke arah orang itu dan bersiap-siap menyerang orang itu

''Gomu-Gomu No Pistol!'' teriak Luffy

Luffy menyerang orang itu, orang itu yang melihat serangan Luffy lalu menghindari nya dengan cukup mudah. Luffy yang melihat orang itu menghindarinya lalu mencoba untuk mendendang nya

''Gomu-Gomu No Stamp!'' teriak Luffy mendendang orang itu dengan lurus kedepan

Orang itu juga bisa menghindari serangan dari Luffy, Luffy sekarang benar-benar berpikir kalau orang itu lebih kuat dari yang dia bayangkan namun itu tidak lah masalah baginya

''Gomu-Gomu No Muchi!''

Sebelum orang itu menyentuh tanah Luffy sekali lagi menendang orang itu dari samping dan kena. Orang itu lalu terpental ke samping setelah Luffy tendang dengan cukup kuat, Luffy tersenyum karena orang itu pun terkena serangan nya, namun Luffy terlihat tidak terlalu senang karena orang itu masih sadarkan diri

''Kau orang yang cukup kuat ternyata'' kata Luffy

Orang itu sekali lagi menyerang Luffy dengan tembakan cahaya nya, Luffy hanya tersenyum berpikir bisa menghindari nya namun Luffy kaget melihat cahaya itu tiba-tiba saja bisa berbelok dan kemudian mengarah kearahnya dari samping

Luffy lalu menangkis serangan itu dengan Haki pertahanan, Luffy lalu menggunakan tangan kanan nya untuk menyerang orang itu

''Gomu-Gomu No Pistol!'' teriak Luffy

Luffy berhasil memukul wajah orang itu, orang itu sekali lagi terpental ke belakang namun Lufyf tidak mengetahui kalau ada tembakan cahaya di belakang nya, Luffy kaget karena baru menyadari nya.

Boom!

Terdengar suara tembakan yang sangat kuat, orang itu melihat tempat berdirinya Luffy yang sudah hancur karena tembakan cahaya nya, dia sedang memegang pipinya yang terkena serangan dari Luffy.

Orang itu lalu menyadari kalau Luffy sudah ada di langit berhasil menghindari serangan cahaya miliknya.

''Gomu-Gomu No Ono!'' teriak Luffy yang kemudian menendang ke bawah

Orang itu lalu langsung terkena serangan dari Luffy dan wajah nya lalu menghantam tanah dengan sangat keras. Orang itu lalu tidak sadarkan diri

''Fiuh, akhirnya dia kalah juga, aku tidak menyangka kalau ada orang yang bisa menggunakan tembakan laser seperti manusia pacifista'' kata Luffy

Luffy berniat untuk mengejar Rias dan yang lain namun Luffy merasakan kalau ada orang yang datang lagi namun lebih banyak, Luffy melihat puluhan teroris sedang mengelilingi nya Luffy

''Sepertinya ini akan lama'' kata Luffy

Para teroris itu lalu mengeluarkan serangan tembakan laser lagi, Luffy menghindari semua serangan itu dengan ada sedikit kesusahan karena dia harus bisa mengontrol Haki pengamatan nya untuk bisa merasakan semua tembakan cahaya itu

''Sial mereka banyak sekali'' pikir Luffy terus menghindari semua serangan itu

Luffy kemudian bersiap-siap untuk menyerang terlihat dari kedua tangan nya yang sepertinya ingin memukul secara beruntun. Saat Luffy memiliki peluang untuk menyerang, dia akan langsung menyerang. Luffy pun mempunyai peluang

''Gomu-Gomu No Gatling Gun!'' teriak Luffy yang kemudian memukul secara beruntun kearah mereka semua

Para teroris itu terkena serangan Luffy dengan sangat cepat, mereka tidak menyangka kalau tangan Luffy bisa tiba-tiba saja banyak dan kemudian memukul mereka semua.

''Apakah masuh banyak lagi?'' tanya Luffy

Dan yang benar saja, mereka kemudian muncul lagi. Luffy sekarang mulai kesal melihat mereka terus saja datang dan menyerang nya

''Minggir kalian semua!'' teriak Luffy mulai menyerang para teroris itu

DI PENELITAN ILMU GAIB

Terlihat di ruangan tamu di penelitan ilmu gaib ada Koneko yang sedang duduk menunggu perjanjian itu selesai, namun Koneko menyadari kalau ada yang tidak beres saat melihat ada lingkaran sihir di atas langit dan kemudian muncul lah para penyihir

''Gasper, kita harus keluar dari sini, mereka sepertinya mencari mu'' kata Koneko dengan wajah nya yang datar

Gasper masih saja terlihat sedang bersembunyi di dalam kardus karena masih takut dengan dunia luar. Gasper lalu sadar kalau ada beberapa orang yang mendekat ke bangunan ini, mereka bukanlah Luffy, Rias atau yang lain nya namun mereka sepertinya adalah para teroris itu yang sepertinya sudah tahu tempat mereka

''Koneko-senpai! Mereka datang'' kata Gasper

Koneko kaget mendengar perkataan dari Gasper yang mengatakan ada seseorang yang datang, Koneko lalu melihat kebelakang nya dan kemudian kaget karena tiba-tiba saja ada seseroang yang menerobos jendela

''Hmm itu dia'' kata salah satu orang berkerudung yang sepertinya adalah wanita

Koneko sekarang bingung untuk melakukan apa. Penyihir wanita itu lalu menyerang Koneko, Koneko menghindari serangan dari penyihir itu dan Koneko lalu menendang dan memukul para penyihir wanita itu hingga dia pun terjatuh ke belakang dari jendela

''Hah! siapa mereka?!'' teriak Gasper takut

Koneko menyadari kalau masih banyak lagi yang akan datang, Koneko kemudian menuju kearah Gasper. Koneko lalu mengangkat Gasper bersama kardusnya, Gasper kaget di dalam kardusnya karena tiba-tiba saja di angkat

''Wah Koneko-senpai'' kata Gasper kaget melihat Koneko mengangkat nya

''Kita harus keluar dari sini'' kata Koneko

Koneko lalu menuju ke pintu keluar dan kemudian berlari untuk keluar dari bangunan penelitan ilmu gaib, Koneko berlari dari lorong namun kemudian muncul lagi penyihir wanita yang berasal dari jendela. Koneko kemudian menendang nya

''Mereka masih banyak'' kata Gasper

Koneko penasaran dengan Gasper karena bisa mengetahui mereka akan datang dan jumlah mereka bisa di rasakan oleh Gasper. Koneko berpikir apakah kekuatan Gasper sama dengan milik Luffy

''Bagaimana kau bisa tahu mereka akan datang dan jumlah mereka, Gasper?'' tanya Koneko sambil berlari

''Oh itu karena kekuatan Haki'' kata Gasper

''Haki?" Koneko kelihatan pernah mendengar kata itu

''Benar, kekuatan yang di ajarkan oleh Luffy-senpai dan Zoro-senpai kepada ku'' kata Gasper

Koneko lalu terlihat tertarik mendengarnya, dia belum pernah mendengar ada kekuatan seperti itu. Koneko berpikir sepertinya dia harus memiliki kekuatan seperti itu agar bisa menjadi lebih kuat lagi.

''Awas Koneko-senpai di depan mu'' kata Gasper

Koneko lalu melihat ada penyihir wanita itu yang sedang memblokir jalan mereka, penyihir itu lalu menggunakan sihir nya untuk menyerang Koneko. Koneko lalu menghindarinya dengan cukup mudah, Koneko lalu menendang penyihir itu

''Bagus Gasper'' kata Koneko berterima kasih karena sudah memberitahu

Gasper terlihat senang di dalam kardus nya karena telah di puji oleh Koneko, Koneko terus berlari di lorong itu hingga terlihat tangga untuk turun. Koneko lalu lompat ke bawah tanpa menggunakan tangga

''Wah! itu tadi menyeramkan sekali, Koneko-senpai'' kata Gasper di dalam kardusnya

Koneko terus berlari hampir menuju ke pintu keluar namun Koneko lalu melihat tiba-tiba saja mereka di kepung.

''Sial! Mereka menggunakan sihir teleport'' kata Koneko

Para penyihir wanita itu lalu menyegel Koneko sehingga Koneko tidak bisa bergerak sama sekali. Koneko sekarang tidak bisa apa-apa

''Ayo kita ikat mereka'' kata salah satu penyihir wanita itu

DI DALAM BANGUNAN SEKOLAH KOUH LAIN

''Sial mereka banyak sekali'' Zoro kembali menyarung pedang nya

Terlihat di lantai banyak sekali tubuh para teroris itu tergeletak tak berdaya, mereka bukanlah tandingan bagi salah satu pemedang terkuat di dunia nya

''Baiklah, aku akan menuju ke gadis kucing itu'' kata Zoro

Zoro lalu berlari ke depan untuk menuju ke tempat Koneko, Zoro berpikir kalau dia sudah ada di jalan yang tepat(mungkin).

Zoro berlari ke depan dengan sangat cepat dan berharap kalau dia akan segera sampai. Zoro tidak menyadari kalau ada seseorang di belakang nya yang sepertinya mengawasi nya dari tadi

DENGAN LUFFY

Luffy terlihat masih melawan para teroris itu, Luffy hampir mengalahkan mereka semua.

''Gomu-Gomu No Gatling Gun!'' teriak Luffy

Luffy sekali lagi memukul secara beruntun kearah para teroris itu. Para teroris itu lalu terpental dan berjatuhan ke tanah tidak sadarkan diri. Luffy melihat ke samping nya ada salah satu yang tersisa

Luffy kemudian menendang nya dengan sangat kuat sehingga dia terpental ke belakang. Luffy menyadari kalau ada satu lagi di belakang nya, Luffy lalu memukul teroris yang di belakang nya. Teroris itu lalu terpental ke belakang

''Fiuh akhirnya mereka kalah semua'' kata Luffy

Luffy lalu berlari mengejar Rias dan yang lain nya, Luffy berharap kalau dia masih sempat mengejar mereka. Luffy lalu melihat ke atas langit dan kemudian kaget karena di atas ada tembakan cahaya yang sangat besar

''Woah, kekuatan macam apa itu'' kata Luffy melihat ke atas langit

Luffy melihat ada empat orang wanita sedang bertarung dengan para teroris itu, Luffy terlihat mengenal keempat wanita itu. Ada dua wanita kecil dan ada dua wanita dewasa, mereka adalah Reynare, Kalawarne, Mittelt dan Lulu yang sedang bertarung.

''Mereka sekarang semakin hebat saja'' kata Luffy melihat ketiga malaikat jatuh itu yang berbeda dengan yang sebelum ny. Luffy lalu kaget karena menyadari kalau disitu ada Lulu juga

''Eh! Lulu? Apakah dia malaikat jatuh juga?'' tanya Luffy kebingungan

Luffy berpikir kalau Lulu adalah manusia, namun sepertinya dia adalah Ras lain nya berbeda. Luffy berpikir-pikir lagi apakah dia benar-benar sudah menikah atau belum

''Sebaiknya aku mengejar Rias dan Issei'' kata Luffy

Luffy melanjutkan berlari mengejar kedua Iblis itu, Luffy bisa melihat bangunan yang dia cari di depan nya.

DI BANGUNAN PENELITIAN ILMU GAIB

Koneko dan Gasper terlihat sekarang di ikat, Koneko di ikat terbalik sehingga menampakan celana dalam nya sedangkan Gasper terlihat di ikat dengan biasa.

Gasper terlihat tidak bisa mengontrol Sacred Gearnya, terlihat dia di paksa menggunakan Sacred Gear nya. Koneko merasa kasihan melihat Gasper seperti tu

Koneko terlihat kesal karena tidak bisa melindungi Gasper sama sekali, dia lengah dan merasa masih lemah untuk melindungi seseroang. Koneko berharap kalau seseorang akan datang menyelamatkan mereka

Dia berharap Buchonya segera datang atau teman-teman nya. Koneko berharap kalau Luffy dan Zoro akan menyelamatkan nya. Dia sudah menganggap Luffy adalah seseorang yang penting baginya setelah berteman cukup lama, Zoro adalah orang yang barusan dia kenal namun dia sepertinya cukup baik kepada nya bahkan dia sepertinya mengetahui jati dirinya

BRUAK!

Terdengar suara pintu di dobrak, seluruh orang di ruangan itu kaget karena pintu tiba-tiba aja di dobrak. Koneko kaget melihat siapa yang datang, dia adalah Zoro yang tiba-tiba saja sampai

''Siapa kau?!" teriak salah satu penyihir wanita itu

''Aku bukan siapa-siapa, aku hanya ingin membawa kedua orang itu'' kata Zoro menunjuk Koneko dan Gasper

''Bagaimana bisa Sacred Gear bocah ini tidak berefek kepadanya?'' tanya salah satu penyihir wanita itu

''Aku tidak tahu, sepertinya ada sesuatu yang yang melindungi nya'' jawab salah satu penyihir wanita itu

Zoro lalu mengeluarkan pedang nya untuk menghadapi mereka semua. Para penyihir itu lalu menyerang Zoro menggunakan sihir cahaya. Zoro menghindari semua serangan itu, Zoro lalu memukul para penyihir wanita itu bagian belakang pedang nya sehingga mereka tidak merasa terluka karena tertebas hanya saja pingsan karena di pukul oleh Zoro

Zoro sama sekali tidak mau menyakiti seorang wanita, walaupun dia adalah pria yang dingin saat melawan para musuhnya namun dia ternyata memiliki sisi lembut terhadap wanita namun Zoro tidak memperlihatkan nya secara langsung

Zoro memukul semua penyihir wanita itu dengan bagian tumpul pedang nya sehingga mereka semua pingsan, Zoro hampir mengalahkan mereka semua tinggalah satu lagi di depan nya

Buk!

Terdengar suara Zoro memukul belakang leher penyihir wanita itu, Zoro pun berhasil mengalahkan mereka semua. Zoro menyarung pedang nya dan kemudian berjalan menuju ke arah Koneko dan Gasper

''Baiklah, aku akan melepaskan kalian berdua'' kata Zoro

''Tunggu Zoro-senpai!'' teriak Koneko

''Ada apa kucing putih?'' tanya Zoro

''Kau tidak akan bisa melepas Gasper saat dia menggunakan Sacred Gear, bisa-bisa nya nanti kau akan terkena Sacred Gear nya'' kata Koneko memberitahu

''Terus apa yang harus aku lakukan?'' tanya Zoro

''Aku tidak tahu'' kata Koneko bingung

Zoro kemudian berpikir tentang masalah ini, dia paling kesal saat di suruh untuk berpikir. Dia adalah orang yang pemalas seperti Luffy yang suka tidur di mana saja. Zoro berpikir-pikir ada dimana kedua Iblis itu dan Luffy. Kemudian pintu di belakang Zoro lalu di dobrak lagi

''Koneko-chan! Gasper! Kami akan menyelamatkamu!'' teriak seseorang laki-laki berambut hitam yaitu Issei

Terlihat Rias di belakang Issei yang kelihatan senang karena sudah sampai

''Oh kalian sudah datang, kalian lambat sekali'' kata Zoro

''BAGAIMANA KAU BISA LEBIH DULU KESINI ZORO?!'' teriak Issei kaget melihat Zoro

''Apa maksud mu? Tentu aku lebih dulu disini'' kata Zoro

''Bukan itu maksud ku, bagaimana kau bisa sampai lebih dulu disini?'' tanya Issei bingung

''Aku hanya berlari'' jawab Zoro

Issei dan Rias sweadrop melihat Zoro yang tidak mengerti dengan maksud mereka, mereka yakin kalau Zoro adalah orang yang paling belakang, dan bagaimana bisa dia lebih dulu ke sini

''Sudahlah, sekarang kita harus melepas kedua orang ini'' kata Zoro

Issei melihat Koneko dan Gasper, Koneko di ikat terbalik sehingga menampakan celana dalam nya, Issei pun terlihat memakai wajah bejatnya. Koneko yang melihat Issei lalu merasa jijik

''Hey apakah kau punya ide untuk melepas mereka?'' tanya Zoro

''Oh'' Issei lalu menggigit tangan nya dan tangan nya lalu mengeluarkan darah

Issei lalu melempar darahnya kearah mulut Gasper sehingga Gasper meminum darah Issei. Zoro terlihat bingung melihat kejadian ini, baru pertama kali dia melihat kajadian langka ini.

Gasper kemudian terlihat sadar dan bisa mengontrol Sacred Gear nya, Zoro cukup kaget melihat nya. Zoro lalu melepaskan ikatan dari Koneko sehingga Koneko pun terbebas

''Apakah sekarang tidak apa-apa?'' tanya Zoro kepada Koneko

''Sepertinya tidak apa-apa sekarang'' kata Koneko

Zoro lalu melepas ikatan dari Gasper sehingga Gasper pun terbebas dari ikatan nya. Gasper terlihat masih sedikit sadar

''Apakah kau tidak apa-apa, Gasper?'' tanya Zoro

''Aku tidak apa-apa, Zoro-senpai'' kata Gasper

Zoro hanya tersenyum melihat Gasper tidak apa-apa, mereka pun berkumpul bersama sekarang kecuali Luffy yang belum sampai. Mereka bertanya-tanya ada di mana Luffy sekarang, apakah dia masih melawan musuh?

''Dimana Luffy-kun?'' tanya Rias

''Hahahahahahaahahahahah'' terdengar suara tawa yang sangat keras

Kemudian tiba-tiba saja jendela di ruangan itu di jembol oleh seseorang yang memakai topi jerami, dia adalah Luffy yang sepertinya habis terlihat melakukan hal yang menyenangkan

''Hahahaha itu tadi sangat menyenangkan'' kata Luffy dengan bahagia

Semua orang disitu benar-benar kaget melihat Luffy tiba-tiba saja datang, Luffy lalu berdiri dan kemudian melihat teman-teman nya di depan, Luffy benar-benar senang melihat mereka baik-baik saja

''Oh kalian baik-baik saja, sykurlah'' kata Luffy

Luffy lalu melihat Zoro dan kaget

''EH! Zoro! bukankah kau tadi ada di belakang?'' tanya Luffy dengan kaget

''Entahlah, aku tiba-tiba saja bisa langsung sampai disini'' kata Zoro

Issei dan Rias tidak tahu harus mengatakan apa kepada teknik nyasar milik Zoro, terkadang teknik itu sangatlah menganggu namun terlihat sepertinya memiliki kegunaan yang sangat penting

''Baiklah! Saatnya bertarung!'' teriak Luffy

Zoro tersenyum mendengar Luffy mengatakan akan bertarung, kedua bajak laut itu benar-benar haus bertarung sekarang. Rias dan Peerage hanya tidak tahu harus mengatakan apa kepada kedua bajak laut itu

''Sekarang kita harus kembali ke tempat kakak ku'' kata Rias

''Baiklah'' kata Luffy

Luffy lalu memanjang tangan nya dan kemudian melilit Rias dan Peerage nya bersama Zoro, mereka semua kaget saat Luffy melakukan itu. Zoro lalu pucat karena mengetahui apa yang akan di lakukan oleh Luffy

''Kita berangkat!'' teriak Luffy yang kemudian berlari ke depan menuju ke arah jendela dan kemudian lompat ke luar

''AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAHHH!'' terdengar suara Rias dan Peeragenya. Zoro juga terlihat berteriak

Luffy lompat dengan sangat cepat ke bawah, Luffy lalu berlari saat sudah sampai di tanah dan kemudian berlari sangat cepat sambil menggendong teman-teman nya. Keliahatan teman nya terjepit karena ulah Luffy

KEMBALI KE PERTEMPURAN

''Hahahaha apakah cuma itu kemampuan mu? Malaikat jatuh?'' ejek seseorang wanita berkulit coklat sambil membawa sebuah tongkat.

Azazel dengan melawan Katarea Leviathan. Azazel hanya tersenyum mendengar perkataan dari Katerea.

''Ya sebenarnya aku hanya berpikir, kenapa aku harus mengeluarkan semua kekuatan ku'' ejek Azazel

Katarea lalu terlihat marah saat Azazel mengejek nya, Katarea lalu mengeluarkan sihirnya yaitu sihir air untuk menyerang Katarea. Azazel mengehindari semua serangan sihir itu dengan cukup mudah, namun dia tidak menyadari kalau dia sudah di jebak oleh Katarea

''Kena kau!'' kata Katarena yang kemudian mengeluarkan sebuah air dari bawah tanah

Azazel lalu terkena serangan itu dan terlihat terpental dan kemudian terlihat terlihat kesusahan untuk terbang. Azazel lalu berhasil mengontrol dirinya

''Fiuh, itu tadi benar-benar sangat bahaya'' kata Azazel bercanda

Katarea terlihat tambah kesal melihat Azazel, mereka kembali bertarung satu sama lain

Di dekat situ terlihat banyak sekali pertarungan yang sangat seru, ketiga malaikat jatuh bersama seorang anak Succubus sedang bertarung di atas langit

Di pertempuran itu terlihat ada beberapa orang yang sepertinya sedang melihat pertempuran itu. Mereka terlihat bukanlah pemimpin para teroris itu

''Bukankah ini saat nya kita menunjukan diri kita?" tanya seseorang kepada seorang wanita bersayap naga

''Cih tidak kusangka aku harus bertemu dengan Draig keparat itu lagi'' kata wanita di samping orang itu

''Sudah saat nya''

BERSAMBUNG


Akhir bab

Di bab ini terlihat pertempuran di mulai, maaf kalau saya lama update dan maaf kalau ending nya nanggung

Akan ada beberapa organisasi lain yang akan ikut dalam pertempuran ini. dan tentu saja itu akan semakin parah. Soal Lulu yang ternyata kuat jangan heran karena ibu nya saja kuat :V

Untuk Iyan: maaf kalau di chapter sebelum nya membuat anda kecewa, saya harus memikirkan cerita di masa depan untuk cerita ini sehingga saya harus benar-benar memikirkan nya, untuk Katakuri aku memasukan nya karena aku mempublish cerita ini tidak hanya di fanfiction, namun di Wattpad juga, di sana ada orang yang ingin aku memasukan Katakuri. Dan untuk penulisan saya mohon maaf karena saya tetaplah manusia biasa sehingga saya bisa salah. Terima kasih sudah mengritik dan memberi tahu saya.

Terima kasih yang sudah baca dan Review

Tinggalkan Review agar saya senang karena cerita saya di respon

Sampai jumpa di bab berikutnya

Salam Author