Disclaimer : Eiichiro Oda & Ichiei Ishibumi
warning : non canon, dll
PERTARUNGAN BERAKHIR DAN MEREKA BERTEMU
Reynare melemparkan beberapa tombak cahaya kepada beberapa teroris itu, dan beberapa dari mereka terkena dan berjatuhan. Kalawarner dan Mittlet menjaga Lulu namun mereka terlihat kelelahan karena Lulu sangat ingin sekali bertarung dan selalu saja keluar dari penjagaan mereka
''Lulu-sama! Jangan lakukan itu!'' teriak Mittelt
Lulu melawan semua para teroris itu sendirian dengan menggunakan pedang nya, dia merasa kalau sepertinya para teroris itu sedang mengincar seseorang
''Kalian sedang mengincar siapa?" tanya Lulu mengintrogasi salah satu dari mereka
Teroris itu sama sekali tidak bisa melakukan apa-apa karena semua temannya sudah di kalahkan dengan sangat mudah. Kalau pun dia melawan Lulu dia tahu kalau dia akan kalah
''Aku tidak tahu'' kata teroris itu dengan ketakutan
''Oh kau tidak mau mengatakan nya, baiklah aku memaksa mu untuk mengatakan nya'' kata Lulu
Lulu mengelurkan pedang untuk menakuti orang di depan nya itu, orang itu yang melihat pedang Lulu kemudian mulai ketakutan karena akan bernasib sama seperti pada teman-teman nya yang terkena serangan dari Lulu
''Baiklah aku akan mengatakan nya, kami mengincar seluruh ketua Fraksi disini dan seorang bocah'' kata orang itu
''Bocah? Siapa?'' tanya Kalawarner saat sudah dekat dengan Lulu bersama Mittelt
''Seorang bocah memakai topi jerami'' kata orang itu
Kalawarner, Mittelt dan Lulu kaget mendengar perkataan dari orang itu. Mereka mengincar seorang bocah yang tidak lain adalah Luffy yang satu-satunya yang memakai topi jerami
''Mereka mengincar Luffy-sama'' kata Mittelt kaget
''Kenapa mereka mengincar bocah topi jerami itu?!" tanya Kalawarner yang khawatir dengan Luffy
''Aku tidak tahu'' kata orang itu
''Jangan berbohong!" paksa Mittelt
''Aku benar-benar tidak tahu, hanya beberapa orang yang memiliki pangkat tinggi yang tahu'' kata orang itu
Lulu kemudian mendekati otang itu dengan tatapan menyelidiki, orang itu benar-benar ketakutan karena di dekati oleh Lulu, dia tidak tahu harus melakukan apa-apa sehingga dia hanya terdiam disitu. Lulu menatap orang itu
''Terima kasih, kau bisa pergi sekarang'' kata Lulu
Orang itu kaget mendengarnya, Lulu membiarkan nya kabur. Orang itu lalu kemudian kabur dari ketiga wanita itu. Kalawarner dan Mittelt berpikir kalau Lulu ternyata adalah orang yang baik sama seperti ayahnya.
''Kenapa kau membiarkan nya kabur Lulu-sama, mungkin saja dia berbohong'' kata Mittelt
''Tidak, dia tidak berbohong'' kata Lulu dengan percaya
Kalawarner dan Mittelt mengangguk dengan perkataan dari Lulu, walaupun Lulu masih kecil tapi dia adalah orang yang sangat mengetahui siapa yang berbohong dan siapa yang jujur seperti ayahnya namun sepertinya ayahnya lebih bodoh
''Jadi kita harus mencari Luffy-sama, kita harus menjaga nya karena dia salah satu incaran mereka'' kata Mittelt
''Benar'' setuju Kalawarner
''Hey kalian kemana saja! Aku dari tadi melawan mereka semua dan kalian hanya berdiam diri!" terlihat Reynare yang kelihatan lelah dan marah karena melawan para teroris itu sendirian
''Oh maaf Reynare, kami sedang mencari informasi dari salah satu dari mereka'' kata Kalawarner
Reynare kelihatan cemberut karena kenapa yang malah melakukan hal mudah. Ketiga malaikat jatuh itu melihat para musuh mereka berjatuhan ke tanah akibat kalah dari mereka berempat. Mereka tidak tahu kalau mereka benar-benar sudah sangat kuat karena bisa mengalahkan beberapa penyihir
''Dimana papa?'' tanya Lulu
Lulu mencari kesana-kemari mencari Luffy yang sepertinya tidak ada dari tadi, Lulu khawatir dengan papa nya sekarang yang tidak terlihat dari tadi, apakah papa nya sudah di tangkap oleh para teroris itu
Terlihat di bawa para Peerage Rias dan Sona sedang bertarung dengan para teroris itu, Kiba dan Xenovia sedang menebas mereka semua, Akeno dari tadi menggunakan petirnya untuk mengalahkan teroris itu, sedangkan peerage Sona bertarung dengan cara mereka sendiri. Sirzechs tersenyum melihat para Iblis mudah itu bertarung
''Sepertinya generasi Iblis sekarang benar-benar membuat kaget Underworld, ya kan Grayfia?'' kata Sirzechs
Grayfia hanya mengangguk setuju dengan Sirzechs, sang Ratu terkuat di Underworld mengakui kalau iblis zaman sekarang benar-benar sangat mengejutkan
''Aku rasa mereka akan membuat Underworld menjadi tempat yang meriah dan membuat para Iblis bangsawan kalau mereka mengerti karena terlalu merendahkan Iblis reinkarnasi'' kata Grayfia
''Aku bertanya-tanya, dimana anak topi jerami dan pendekar manusia itu?" tanya Michael
''Tenang saja Michael, mereka akan baik-baik saja, dan aku yakin mereka berdua akan membuat kaget dimensi ini dengan kekuatan mereka, dan menunjukan siapa manusia sebenarnya'' kata Sirzechs
Michael terlihat kaget mendengar perkataan dari Sirzechs, dia seolah mengatakan kalau manusia bukanlah makhluk biasa yang menghuni dunia ini. apakah sang pencipta menyembunyikan sesuatu tentang manusia
''Apa maksud mu, Sirzechs?'' tanya Michael
''Kau akan tahu setelah kau melihat mereka bertarung, Michael'' kata Sirzechs
Michael melihat kalau Sirzechs sepertinya tidak sabar melihat Luffy dan Zoro bertarung, dia sekarang seperti orang yang benar-benar penasaran melihat sebuah acara yang sangat meriah
''Irina awas!'' kata Xenovia yang menebas salah satu penyihir yang mau menyerang Irina
''Oh terima kasih, Xenovia'' kata Irina
''Jangan terlalu sepele saat melawan mereka Irina, kau bisa celaka ditambah kau ini manusia'' kata Irina
''Hmm tidak , Xenovia lihat aku!'' kata Irina
Irina lalu terlihat bercahaya putih sangat terang, kemudian muncul lah sebuah sayap di punggung nya yaitu sayap malaikat, ada tanda Halo di kepala nya dan terlihat ada cahaya suci yang di dekatnya. Xenovia kaget melihat nya
''Aku bukanlah manusia lagi, aku terlahir menjadi malaikat sekarang berkat Michael-sama'' kata Irina
Sirzechs kemudian melihat kearah Michael di sampingnya, dia kaget karena Michael membuat Irina menjadi seorang malaikat. ini benar-benar langka untuk seorang malaikat
''Hmm kau melahirkan nya kembali menjadi malaikat?'' tanya Sirzechs
''Ya benar, dia bersikeras meminta itu, dia ingin menjadi orang yang kuat untuk melindungi teman-teman nya, apakah aku salah?'' tanya Michael
''Tidak juga'' kata Sirzechs tersenyum melihat kembali pertarungan mereka
''Syukurlah'' kata Michael
Para penyihir yang ingin menyerang para ketua Fraksi hanya terlihat tidak bisa menebus sihir pelindung dari Grayfia. mereka semua terkena serangan es dari Grayfia dan berjatuhan, mereka bukanlah imbang dari Ratu terkuat di Underworld
Pertarungan itu terus berlanjut hingga berapa menit, para teroris itu benar-benar tidak tahu apa yang mereka lawan, di tambah para Peerage Rias dan Sona yang seperti nya benar-benar bersemangat melawan mereka semua, dan akhirnya mereka melihat kalau Katerea terlihat kelalahan sekarang karena melawan Azazel yang sekarang menggunakan armor dengan salah satu koleksi Sacred Gear nya
''Ada apa? Apakah kau sudah kehilangan banyak sihirmu?'' ejek Azazel
''Diamlah!'' Katerea lalu mengeluarkan sebuah sihir hitam seperti seekor ular
Azazel kaget melihat sihir itu dan kemudian mengigit lengan kirinya, semua orang kaget melihat Azazel di serang seperti itu. Azazel tersenyum, kemudian tombak Azazel di tangan kanan nya lalu menyerang Katarea sehingga menusuk perutnya
''Apa! tidak mungkin!'' kata Katerea yang terpental kebelakang dan kemudian musnah akibat serangan tombak Azazel
''Wah itu tadi sulit sekali'' kata Azazel
Azazel melihat kalau lengan kirinya sudah hangus begitu juga armor dari Sacred Gear nya, Azazel tidak mempermasalahkan hal itu. Dia sekarang sudah menang dari Katarea
Sirzechs terlihat senang kalau malaikat jatuh itu menang, dia tidak mau kalau dia harus menjelaskan kalau ketua fraksi malaikat jatuh telah tewas saat terjadi nya perdamaian tiga Fraksi
''Baiklah sekarang tinggal para teroris kecil ini'' kata Sirzechs
''Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhh!" kemudian terdengar sebuah suara yang sangat keras. Semua orang disitu kaget mendengar suara itu
''Suara siapa itu?'' tanya Akeno mendengar suara itu
Suara itu kemudian mulai terdengar dengan dekat, semua orang lalu kaget karena di tengah lapangan ada sebuah seseorang atau beberapa orang yang jatuh dengan sangat cepat, setelah asap di sekitar orang itu hilang terlihat ada beberapa orang yang sepertinya sedang jatuh dan terlihat ada satu orang yang tertawa
''Hahahahahaahaha itu menyenangkan sekali'' kata Luffy tertawa dengan ceria
Plak!
''Bodoh! Kau bisa membunuh kita semua!'' teriak Zoro memukul kepala Luffy
''Aduh kepala ku'' kata Issei sedikit mual
Rias terlihat sedang menyeimbangkan tubuhnya yang sedikit mabuk, Gasper terlihat mau muntah dan Koneko terlihat pucat karena Luffy sama sekali tidak pernah berhenti untuk berlari. Luffy hanya tertawa merespon mereka
''Hahahahahahaha maaf-maaf'' kata Luffy meminta Maaf
Zoro kemudian berhenti tertawa dan kemudian melihat ke depan dimana terjadi nya pertempuran. Zoro terlihat tersenyum yang akhirnya bisa bertempur dengan bersungguh-sungguh
''Ini adalah saat nya'' Zoro kemudian mengeluarkan dua pedang nya
''Papa!'' terdengar suara Lulu yang memanggil Luffy
Luffy kemudian melihat keatas kalau ada Lulu dan bersama tiga malaikat jatuh sedang menuju ke arahnya. Lulu kemudian memeluk Luffy, ketiga malaikat jatuh itu juga memeluk Luffy sehingga Luffy pun terjatuh ke belakang. Issei yang melihat nya hanya kaget dan sedikit cemburu karena Luffy memiliki banyak wanita yang memerhatikan nya
''Hua! Luffy-sama kemana saja'' kata Mittelt yang terlihat mulai menangis
''Kami mencari-cari anda'' kata Reynare
''Kami sangat khawatir'' kata Kalawarner
Luffy terlihat tidak bisa bernafas dan bangun karena di tindihi oleh mereka semua, Luffy kemudian dengan sekuat tenaga nya untuk bangun dan berhasil. Luffy terlihat bernafas dengan berat karena ulah keempat gadis itu
''Akhirnya aku bebas'' kata Luffy
''Papa, ada musuh yang ingin mengincar papa'' kata Lulu
''Mengincarku?''
''Benar, semua teroris ini seperti nya mengincar anda'' kata Kalawarner
Luffy berdiri dan kemudian berjalan ke samping Zoro dan melihat semua musuh di depan mereka, Ketiga malaikat itu melindungi Luffy, Lulu di depan Luffy. mereka seperti sedang melakukan formasi untuk melawan mereka semua
''Hmm kita sedang melakukan apa?'' tanya Luffy
''Tentu saja formasi'' kata Reynare
''Aku ikut!'' Gasper kemudian ada di sebelah Lulu sehingga terlihat Luffy dan Zoro di tengah, Lulu dan Gasper di depan, dan Reynare, Kalawarner dan Mittelt di keliling Luffy dan Zoro. keempat pemimpin itu hanya terbengong melihat kelompok Luffy,begitu juga dengan peerage Rias dan Sona
''Mereka sedang melakukan apa?'' tanya Michael
''Sepertinya mereka sedang melakukan formasi'' kata Sirzechs
''Wow itu formasi yang cukup keren'' kata Serafall
Grayfia hanya terbengong melihat mereka bertiga yang terlihat merasa cukup keren dengan formasi ini. Grayfia malah merasa kalau mereka memiliki selera yang buruk
''Jadi, apakah kalian ingin melawan kami?'' tanya Luffy menantang semua para penyihir itu
Para penyihir itu kemudian marah karena dihina oleh Luffy, semua penyihir itu kemudian menyerang formasi Luffy. Semua orang disitu lalu bubar karena di serang oleh salah satu penyihir
''Sialan, beraninya kau menyerang kami'' kata Reynare yang kemudian mengeluarkan dua tombak cahaya dengan satu tangan nya.
Reynare melemparkan tombak cahaya nya kearah penyihir itu dan kemudian terkena empat orang karena tembus ke belakang. Zoro kaget karena dia bisa menembus tubuh penyihir itu, Mittelt mengeluarkan tombak cahaya nya yang berbeda karena memiliki cahaya yang lebih terang di ujung nya
''Light Shock!'' Mittelt melempar tombak cahaya nya kearah para penyihir yang lebih ramai
Semua yang di dekat tombak cahaya itu lalu terlihat merasa kalau mereka silau dan merasakan kalau tubuh mereka tidak bisa di gerakan. Mereka semua benar-benar bingung melihat ini
''Ada apa dengan ku?! Aku tidak bisa menggerakan tubuhku''
''Tubuhku tidak bisa di gerakan''
Para teroris itu benar-benar bingung melihat tubuh mereka tidak bisa di gerakan, kemudian mereka kaget karena Kalawarner tiba-tiba saja menuju ke arah mereka. Kalawarner membawa sebuah tombak untuk menyerang mereka dengan jarak dekat
''Mereka benar-benar semakin hebat'' kata Luffy
Zoro terlihat melawan juga menggunakan tiga pedangnya, Zoro menghindar dan menebas untuk mengalahkan mereka semua. Zoro sesekali menggunakan teknik dua pedang nya. Mereka semua benar-benar bukanlah imbang Zoro
''Hebat'' kata Michael melihat Zoro
''Itu masihlah permulaan, Michael. Kau akan lebih kagum saat dia bertarung dengan serius'' kata Sirzechs
Michael terlihat percaya dengan perkataan dari Sirzechs, mereka adalah manusia yang sangat berbeda dari manusia disini. Mereka berdua memiliki kekuatan aneh di dalam tubuh mereka
''Lufye!''
Luffy lalu berbalik untuk melihat siapa yang memanggil nya, orang yang memanggil nya adalah Irina. Luffy heran karena Irina memanggil nya dengan nama yang cukup berbeda, Irina sudah ada di depan Luffy
''Kenapa kau memanggil ku seperti itu?'' tanya Luffy
''Apakah kau tidak suka? Aku memanggil mu dengan itu sebagai tanda hubungan kita'' kata Irina
''Oh kalau begitu tidak apa-apa'' kata Luffy dengan tersenyum
Irina terlihat senang berbicara bersama orang yang memiliki sifat ceria yang sama sepertinya, Luffy berbicara dengan Irina dengan cukup ramah dan saling tertawa. Ketiga malaikat jatuh itu lalu merasa kesal dengan tuan mereka karena hanya berbicara dengan wanita saat waktu yang tepat
''Luffy-sama! Bukan saatnya untuk berbicara'' kata Reynare
''Oh maaf maaf'' kata Luffy meminta maaf
Mereka semua di situ lalu kaget karena tiba-tiba saja ada sesuatu di atas langit yang jatuh. Terlihat ada seekor monster yang seperti anjing namun berwarna hitam, dia menatap Luffy dan yang lain nya dengan tatapan tajam
''Monster apa itu?'' tanya Akeno
''Entahlah, aku merasa kalau sepertinya dia sedang menatap kita semua'' kata Rias
''Apakah dia musuh?'' tanya Koneko
Rias terlihat khawatir dengan monster itu karena sepertinya berbeda dengan monster yang sering mereka lawan. Di dekat mereka ada dua orang yang sedang melihat mereka
''Apakah kau yakin kalau mereka akan mengalahkan nya?'' tanya seorang pria yang tersenyum
''Entahlah, aku rasa mereka tidak akan bisa mengalahkan anjing itu, karena anjing itu adalah monster kelas SS'' kata seorang wanita bersayap naga
Luffy dan Zoro yang melihatnya lalu hanya sedang bersia-siap untuk menyerang nya, Luffy kemudian berlari ke depan
''Kalian semua, lawanlah para teroris itu, aku dan Zoro akan melawan nya'' kata Luffy
Rias dan yang lain nya hanya mengangguk mengerti, mereka kemudian hanya mengurus para teroris itu, Luffy dan monster itu berhadapan muka dengan monster itu
''Gomu-Gomu No Bazzoka!'' teriak Luffy
Luffy memukul wajah monster itu namun terlihat tidak terlalu berefek, Zoro kemudian tidak mau kalah langsung menyerang monster itu dengan pedangnya
''Oni Giri!'' teriak Zoro menebas monster itu
Monster itu lalu merasakan punggung nya tertebas oleh Zoro sehingga terlihat ada luka kecil, Zoro merasa kalau serangan nya tadi kurang kuat. Kedua orang yang menatap petarungan Zoro dan Luffy hanya kaget
''Hey apakah kau lihat tadi?'' tanya laki-laki itu
''Ya aku lihat, mereka bukan laki-laki biasa'' kata wanita bersayap naga
''Ini benar-benar menarik'' kata laki-laki itu
''Gomu-Gomu No Ono!'' teriak Luffy menendang kebawah monster itu
Monster itu merasakan punggungnya di tenang kebawah. Zoro kemudian sudah ada di atas kepala monster itu dan kemudian menyerang kepala monster itu, Monster itu merasakan kalau kepala nya tertebas oleh Zoro dan kemudian terluka dengan parah
''Sepertinya monster ini cukup kuat'' kata Zoro
''Aku merasa kalau sepertinya monster ini benar-benar kuat, saat nya mengalahakan nya dengan cepat!'' kata Luffy
Luffy kemudian berlari ke depan monster itu dan kemudian bersiap-siap untuk mengalahkan monster itu dan benar saja Luffy menggunakan haki di tangan nya
''Gomu-Gomu No Hawk Riffle!'' teriak Luffy memukul perut monster itu
Karena bercampur dengan haki membuat serangan itu lebih mematikan, Zoro sudah ada di belakang monster itu, Zoro sedang bersiap-siap menggunakan kedua pedang nya
''Tatsumaki!'' teriak Zoro yang kemudian membuat sebuah angin topan dengan menggunakan pedang nya
Monster itu kemudian terbang ke atas langit karena serangan dari Zoro dan kemudian tercabik-cabik karena sabetan angin dari angin topan itu. Kemudian monster itu jatuh kebawah dengan tidak berdaya, monster itu terlihat tidak bisa bangun lagi
''Akhirnya dia kalah juga'' kata Zoro
Luffy juga terlihat senang karena mengalahkan monster itu, semua orang disitu senang karena Zoro dan Luffy menang. Michael benar-benar takjub dengan mereka berdua.
Terlihat dua orang dari jauh itu yang melihat ini juga kaget karena mereka bisa mengalahkan monster level SS dengan mudah.
Zoro dan Luffy kemudian menyadari kalau ada monster yang lain lagi yang muncul, terlihat mereka sangatlah banyak dan semua mereka bertubuh besar. Luffy dan Zoro terlihat kebingungan sekarang, salah satu monster lalu menyerang Luffy namun Luffy lebih cepat bereaksi
''Gomu-Gomu No Muchi!'' teriak Luffy menendang monster itu
Monster itu lalu terpental ke samping, Zoro kemudian menebas salah satu monster itu dan lagi di sebelah kanan nya. Luffy dan Zoro lalu menyadari kalau mereka semua terlalu banyak
''Aku punya ide'' kata Luffy
Luffy kemudian menghinamkan tangan nya dan kemudian mengigit jempolnya, semua orang disitu benar-benar bingung melihat apa yang akan di lakukan oleh Luffy. Tangan Luffy kemudian tiba-tiba saja membesar sehingga mengagetkan semua orang kecuali Zoro
''Gomu-Gomu No Elephent Gun!'' teriak Luffy memukul mereka semua dengan sekali pukulan
Semua monster itu lalu terlihat di pukul oleh tangan yang sangat besar dan menghancurkan mereka semua. Daerah di sekolah Kouh benar-benar hampir hancur seluruh nya beruntung karena di lindungi oleh sihir Grayfia sehingga tidak semua sekolah hancur
''Wah apa itu tadi?'' tanya Rias kaget
''Serangan itu benar-benar sangatlah berbahaya'' kata Akeno
Semua Peerage Rias dan Sona benar-benar kaget melihat kekuatan Luffy tadi, semua pemimpin Fraksi juga benar-benar kaget melihat serangan Lufyf tadi. Mereka tidak tahu kalau Luffy bisa melakukan serangan yang sangat kuat seperti itu
Luffy kemudian berdiri melihat semua monster itu sudah kalah dengan tersenyum, Luffy dan Zoro kemudian berjalan kearah Rias dan yang lain nya lagi. Kedua orang yang melihat ini benar-benar kaget melihat Luffy
''Wah-wah mereka ternyata kuat'' kata laki-laki itu
''Cih, siapa mereka?'' tanya wanita bersayap naga
Luffy dan Zoro kemudian berjalan kearah Rias dan yang lain nya karena berhasil mengalahkan monster itu. Namun saat Luffy dan Zoro sampai tiba-tiba saja ada orang yang jatuh sehingga membuat semua orang disitu kaget, mereka lalu melihat siapa yang jatuh dan ternyata adalah Azazel
''Ara, sepertinya aku di khianati'' kata Azazel dengan santai
Semua orang lalu melihat keatas langit dan kaget karena yang melukai nya adalah Vali yang menggunakan armor naga nya
''Hey! Kenapa kau melakukan nya?'' teriak Issei
''Kenapa aku melakukan nya? Aku tidak terlalu suka dengan perdamaian karena itu akan sangat membosankan, aku lebih suka untuk bertarung'' kata Vali
Semua orang kaget mendengar perkataan dari Vali, Luffy dan Zoro hanya menatap Vali dengan tatapan tajam. Issei yang mendengarnya lalu terlihat benar-benar marah
''Dan satu lagi, namaku yang sebenarnya Vali Lucifer'' kata Vali
Sirzechs kaget mendengar perkataan dari Vali, kalau dia adalah keturunan Lucifer. begitu juga para pemimpin Fraksi lain nya
''Oh itu sangat mengejutkan'' kata Sirzechs
Luffy terlihat sangat marah kepada Vali karena telah mengahajar Azazel yang dia pikir adalah orang yang baik. Luffy ingat kalau dia pernah memancing dengan nya
''Jadi hanya itu saja? Kau melakukan nya karena kau bosan!'' teriak Issei marah
''Jangan sok tidak tahu, wahai rival ku'' kata Vali
Issei bingung mendengar perkataan dari Vali yang sepertinya mempunyai tujuan tertentu dengan nya.
''Aku disini juga ingin mengalahkan mu'' kata Vali
''Mengalahkanku?''
''Benar, namun aku sadar kalau kau ternyata...lemah'' kata Vali
Issei kemudian marah dan kemudian berubah memakai armor naga nya, Issei kemudian menuju ke arah Vali untuk segera menyerang nya. Vali hanya tersenyum melihat Issei menuju kearah nya, Issei kemudian berniat untuk memukul Vali namun Vali dengan mudah menangkap pukulan Issei
''Sudah kubilang kalau kau terlalu lemah'' kata Vali
Vali kemudian memukul wajah Issei sehingga Issei terpental kebelakang dan menabrak bangunan sekolah. Vali kemudian mengangkat tangan kanan nya dan kemudian seperti mengenggam sesuatu, kemudian terlihat bangunan penelitan ilmu gaib seperti tertarik ke arahnya
''Dia bisa menarik dimensi, itu benar-benar buruk'' kata Sirzechs
''Ah, dia bisa menarik ruang dimensi? Itu sangat mengagumkan!'' kata Luffy
Semua orang malah terbengong melihat sifat Luffy yang tiba-tiba malah kagum dengan kekuatan Vali di saat seperti ini
Issei kemudian bangkit dan kemudian menyerang Vali lagi, Vali masih saja dengan mudah menangkis serangan dari Issei dan bisa membalas serangan dari Issei. Terliahat armor Issei benar-benar hampir hancur. Issei kemudian jatuh ke tanah dengan kesakitan
''Hmm kau masihlah lemah'' kata Vali
Issei melihat kearah Vali dengan tatapan tajam, Vali menatap ke arah Rias dan yang lain nya. Vali tersenyum seperti memiliki ide
''Aku tahu bagaimana cara membuat mu kuat'' kata Vali. Vali kemudian terbang menuju ke arah Asia dengan sangat cepat
Issei kaget melihat Vali terbang ke arah Asia, Asia kaget karena Vali terbang kearah nya dengan sangat cepat
''Dengan melukai orang yang penting bagimu, kau mungkin bisa menjadi lebih kuat'' kata Vali
Vali hampir sampai ke arah Asia yang sepertinya ketakutan karena tidak tahu harus melakukan apa-apa. namun Vali tidak tahu kalau ada seseorang di depan Asia yang datang tiba-tiba dengan sangat cepat
''Gomu-Gomu No Hawk Bazzoka!''
Wajah Vali kemudian tiba-tiba saja terpukul oleh seseorang dengan sangat cepat sehingga Vali tidak menyadari nya. Vali kaget karena helm nya langsung hancur dengan sangat mudah
''Apa!'' pikir Vali
Vali melihat kalau orang yang melindungi Asia adalah Luffy yang cukup berbeda, Luffy terlihat memakai Gear Second nya sehingga kulit nya bewarna pink dan terlihat mengeluarkan asap. Tangan Luffy terlihat berwarna hitam karena di selimuti haki pengeras
Luffy menatap Vali dengan tatapan tajam. Vali yang melihat Luffy hanya kaget karena dia bisa lebih cepat darinya, Vali berpikir akan menyerang Luffy namun
''Vali awas!'' ucap Albion
Vali merasakan kalau ada orang di sebelah nya yang tiba-tiba juga muncul dengan sangat cepat, orang itu adalah Zoro yang kemudian menggunakan salah satu pedang nya untuk menyerang Vali. Vali menangkis serangan dari Zoro dengan lengan nya
Zoro mendarat di samping Luffy dan kemudian menyarungkan pedang nya kembali, Zoro kemudian menatap ke arah Vali dengan tatapan tajam
Vali merasakan kalau armor di tangan nya terlihat hancur, Vali benar-benar kaget melihat nya. Vali merasakan kalau mereka bukanlah manusia biasa
''Vali, berhatilah-hatilah, mereka bukanlah manusia biasa, aku bisa merasakan dari tatapan mata mereka'' kata Albion
''Hey kau, jangan melukai orang lain saat kau lagi ada pertarungan, Issei adalah lawan mu, kau seharusnya jangan jadi pengecut'' kata Luffy
Vali terlihat kesal mendengar perkataan dari Luffy, Vali merasa kalau perkataan dari Luffy memang benar
Issei kemudian menyerang Vali dari belakang, Vali yang mengetahuinya lalu menghindari serangan dari Issei. Vali terbang ke atas langit, Issei mengikuti Vali terbang keatas
''Lawan aku Vali! Jangan sakiti orang lain'' kata Issei
''Hmm jangan bercanda,kau masih lemah'' kata Vali
''Jangan terlalu meremehkan ku!'' Issei yang penuh semangat kemudian menyerang Vali dengan sangat kuat.
Vali kaget karena Issei tiba-tiba saja lebih kuat dari sebelum nya, Issei terus beradu pukulan dengan Vali, Vali benar-benar sekarang merasa kaget karena Issei bisa menandingi nya sekarang dalam kecepatan pukulan
''Dia tiba-tiba saja menjadi kuat'' kata Vali
Issei kemudian terlihat memukul dada Vali dan kemudian mengeluarkan sebuah cahaya putih, Vali kaget karena itu adalah Sacred Gear nya. Issei memegang Sacred Gear Vali
''Vali! Aku akan mengambil Sacred Gear mu'' kata Issei
''Kau ingin mengambil Sacred Gear ku? Jangan terlalu bodoh'' kata Vali
''Aku dan Draig adalah element yang saling mendorong dan berlawanan, kau tidak akan bisa'' kata Albion
Issei terliha tidak peduli, dia kemudian terlihat sedang menguasai Sacred Gear Vali namun sepertinya dia terlihat kesakitan, Issei terlihat masih saja berusaha
''Apakah kau tahu Albion? Aku berpikir kalau orang bodoh memanglah bodoh, namun orang bodoh bisa melakukan apa yang bisa mereka lakukan'' kata Draig
Issei kemudian terlihat berhasil mengendalikan Sacred Gear Vali, Vali dan Albion kaget melihat nya. Mereka tidak menyangka kalau Issei benar-benar berhasil
''Bagaimana Vali? Aku berhasil mengambil Sacred Gear mu!'' kata Issei
Vali yang kaget kemudian tersenyum dan tertawa. Issei dan yang lain nya benar-benar bingung melihat Vali tertawa, Luffy dan Zoro terlihat heran melihat Vali tertawa
''Kenapa dengan nya?'' tanya Luffy
''Aku tidak tahu'' kata Zoro
Vali kemudian melihat kearah Issei yang terlihat bingung karena Vali tiba-tiba saja tertawa
''Baiklah sepertinya aku harus serius sekarang'' kata Vali
Vali kemudian ingin bertarung secara serius dengan Issei, namun saat ingin bertarung lagi tiba-tiba saja pelindung dari Grayfia hancur seperti ada yang menghancurkan nya. Grayfia kaget karena pelindung untuk melindungi kota luar tiba-tiba saja hancur
Terlihat ada orang yang jatuh di depan Issei, didekat Vali. orang itu memiliki tongkat yang cukup panjang, memiliki mahkota dan memakai pakaian merah terlihat seperti armor
''Bikou'' kata Vali
''Ayo Vali, sekarang bukanlah saat yang tepat'' kata Bikou
Vali mendesah pasrah karena dia sekarang harus kembali, Vali kemudian melihat kearah Issei dan tersenyum
''Sepertinya kita harus berpisah dulu, rivalku'' kata Vali
''Oh jadi kau sang kaisar naga merah ya, aku Bikou salam kenal'' kata Bikou
Issei hanya terdiam melihat kejadian ini, Luffy dan Zoro hanya berpikir apakah pria seperti monyet itu akan bertarung juga. Luffy terlihat sepertinya tidak masalah kalau orang itu akan bertarung juga karena dia sudah siap
''Bagaimana dengan di dunia monster?'' bisik Vali kepada Bikou
''Orang baru itu dan gadis kucing itu sedang menuju ke sana untuk mengambil nya'' kata Bikou
''Apakah kau yakin dia bisa melakukan nya?'' tanya Vali
''Aku tidak tahu, namun Ophis sangat percaya dengan orang baru itu'' kata Bikou
''Baiklah kalau begitu'' kata Vali
Vali dan Bikou kemudian tiba-tiba saja mengeluarkan sihir teleport, Vali masih melihat ke arah Issei yang mencoba untuk menyerang lagi namun sepertinya tidak akan sempat karena dia terlalu jauh
''Jadilah lebih kuat rivalku'' kata Vali
Vali dan Bikou kemudian menghilang dari tatapan mereka semua, Issei kelihatan kesal karena Vali benar-benar bisa kabur darinya. Issei kemudian kembali ke wujudnya tanpa armor
''Sial! Mereka berhasil kabur'' kata Issei
Rias dan yang lain nya terlihat lega karena sepertinya pertarungan akhirnya selesai, peerage Rias dan yang lain nya kemudian mengahampiri Issei, Rias menuju ke arah Luffy berpikir apakah dia baik-baik saja
''Apakah kau baik-baik saja, Luffy?'' tanya Rias
''Aku baik-baik saja Rias, tenang saja'' kata Luffy
Rias merasa lega melihat Luffy aman, Zoro hanya tersenyum melihat Rias begitu menghawatirkan Luffy.
Mereka semua saling bertanya apakah mereka baik-baik saja, mereka semua terlihat senang karena pertarungan akhirnya berakhir, banyak para penyihir yang selamat. Michael memutuskan untuk menahan mereka semua di Surga
Kedua orang yang lain nya yang masih melihat dari tadi hanya merasa kalau tugas mereka sudah selesai. namun terlihat wanita bersayap naga itu sepertinya merasa belum puas karena dia belum melihat sesuatu yang menarik
''Sebaiknya kita pergi'' kata pria di sebelah wanita itu
''Tunggu dulu, aku masih ingin melakukan sesuatu''
Wanita bersayap naga itu kemudian mengeluarkan sihirnya menuju ke arah Luffy, wanita bersayap naga itu berpikir kalau dia harus melukai Luffy agar semua orang disitu pasti panik
''Awas!'' teriak pria itu
Wanita itu kemudian melihat kalau tiba-tiba saja ada sebuah sihir api berbentuk pedang hampir memotong mereka semua. Gadis itu dan pria itu selamat dari serangan itu, mereka semua kemudian melihat siapa yang menyerang mereka
Terlihat seorang wanita berumur 20 puluhan sedang terbang dengan menggunakan sayap nya, dia memiliki ciri-ciri yang sangat di kenal oleh wanita bersayap naga itu
''Wah kenapa kau selalu saja mengganggu kebahagian orang lain, Fallen Goddess?'' tanya wanita itu
''Cih, kenapa kau juga selalu saja menganggu ku, Eveline ?'' tanya Tiamat
Eveline hanya terlihat tersenyum lucu mendengar perkataan dari Tiamat, mereka berdua adalah orang-orang yang sama sekali tidak pernah damai
''Jangan tersenyum saja, Succubus bodoh'' kata Tiamat
''Aku hanya lucu karena kau sepertinya tidak pernah menyukai orang lain bahagia, Tiamat'' kata Eveline
''Diam kau! Kau tidak tahu apa-apa tentang ku'' kata Tiamat sedikit murung
Luffy dan yang lain nya kaget setelah mendengar sebuah serangan sihir, mereka semua melihat di ujung sekolah ada seseorang yang terbang dan sepertinya sedang bertarung
Lulu melihat salah satu orang itu dan kemudian kaget karena mengetahui siapa salah satu orang itu, Lulu dengan cepat terbang menuju ke arah orang-orang itu
''Lulu-sama! Anda mau kemana?'' tanya Kalawarner
Lulu tidak mendengarkan Kalawarner, ketiga malaikat jatuh itu khawatir melihat Lulu pergi begitu saja. Luffy yang melihat nya mencoba untuk menggapai nya dengan kekuatan buah iblis nya dan kemudian berhasil menangkap Lulu
''Lulu, kau mau kemana?'' tanya Luffy
''Oh ya, papa juga harus ikut'' kata Lulu
Lulu kemudian memegang tangan karet yang memegang badan nya, Lulu menarik Luffy sehingga Luffy tertarik terbang bersama Lulu ke orang-orang yang sedang bertarung itu. Semua orang kaget melihat Lulu sanggup mengangkat Luffy dengan mudah
Zoro hanya terliha kaget melihat Luffy malah di tarik oleh Lulu terbang bersama nya, Zoro tidak tahu harus melakukan apa. Rias kemudian mengejar Luffy bersama ketiga malaikat jatuh itu
''Apakah ini tidak apa-apa?'' tanya Issei yang sepertinya ingin mengejar juga namun terlihat kelalahan karena pertarungan tadi
Eveline masih meliha Tiamat yang sepertinya memiliki masalah, Eveline kemudian mengeluarkan dua pedang besar menggunakan sihir api untuk menyerang Tiamat, Eveline kemudian menuju ke arah Tiamat yang terlihat kaget karena Eveline tiba-tiba saja menyerang nya.
Tiamat memblock serangan dari Eveline dengan menggunakan tangan nya dengan cukup mudah, Eveline menatap tajam Tiamat
''Jadi ada apa Tiamat? Kenapa kau bisa di panggil Fallen Goddess?'' tanya Eveline
''Kau tidak perlu tahu'' kata Tiamat
Mereka berdua saling beradu serangan dengan terbang ke sana kemari, pertarungan mereka seperti sebuah petir kedua petir yang saling beradu. Eveline dan Tiamat terus beradu satu sama lain
''Hebat'' kata pria itu tersenyum melihat mereka berkelahi satu sama lain
Kemudian muncullah seorang wanita lagi di samping pria itu, wanita itu tiba-tiba saja muncul dengan menggunakan sihir teleport berwarna hjiau
''Kenapa kalian lama sekali?'' tanya wanita itu
''Maaf, kami tadi ada masalah, Gaia'' kata pria itu
Gaia hanya cemberut mendengar perkataan dari pria itu, Gaia lalu melihat kearah Tiamat dan Eveline yang terus dari tadi bertarung satu sama lain sampai-sampai menghancurkan beberapa bangunan sekolah
''Kau tidak buruk juga, wanita tua'' kata Eveline
''Cih aku memang sudah tua namun aku masih terlihat sangat muda'' kata Tiamat yang kemudian menggunakan mengeluarkan sihir angin dan api
Eveline yang melihat serangan nya kemudian hanya menghindari nya, Eveline masih terus menyerang Tiamat dengan kedua pedang nya
''Kenapa kau tiba-tiba saja murung?'' tanya Eveline
Tiamat kaget karena mengetahui kalau Eveline tahu kalau dia murung saat itu. Tiamat tidak bisa mengatakan apa-apa,
Eveline kemudian menyerang Tiamat menggunakan pedang nya, Tiamat menahan serangan Eveline dengan menggunakan tangan nya yang di lapisi oleh sisik naga nya
''Kenapa kau tidak mengatakan semua nya kepada ku?'' tanya Eveline sambil saling beradu dengan Tiamat
''Apa maksud mu?'' tanya Tiamat
''Aku tahu kalau kau memiliki masalah'' kata Eveline
''Diamlah, aku tidak butuh orang lain untuk membantuku'' kata Tiamat
Mereka berdua lalu terpental kebelakang karena energi sihir mereka yang saling beradu, mereka sama-sama saling melihat sambil terbang
''Bukankah kau harus melakukan sesuatu?'' tanya pria di sebelah Gaia
''Baiklah'' kata Gaia
Gaia kemudian menggunakan sihirnya untuk menolong Tiamat, terlihat seluruh tanaman di sekolah itu tiba-tiba saja membesar dan tumbuh dengan sangat cepat, tanaman itu kemudian menyerang Eveline seperti ini menangkapnya
Eveline menghindari semua serangan itu dengan cukup mudah. Seluruh orang di sekolah itu kaget karena tiba-tiba saja seluruh tanaman di sekolah Kouh tiba-tiba saja tumbuh dengan cepat
''Ada apa ini?'' tanya Azazel
''Aku tidak tahu, sepertinya gadis di sana lah yang melakukan nya'' kata Sirzechs menunjuk ke arah Gaia
''Bukankah dia...'' Michel tahu siapa wanita itu
''Benar, dia adalah Gaia, sang Titan'' kata Sirzechs
Semua orang kaget mendengar salah satu Ras paling tinggi itu, mereka pernah mendengar kalau Titan dan Dewa pernah bertarung satu sama lain nya
Luffy yang sedang di tarik hanya kebingungan karena tanaman itu menyerang nya dan Lulu, Lulu menggunakan tangan di sebelah yang sudah ada pedang apinya untuk memotong semua tanaman itu untuk lewat sambil menarik Luffy
Rias dan ketiga malaikat jatuh itu terlihat kesulitan dengan semua tanaman itu, mereka kaget karena tanaman itu tiba-tiba saja muncul menyerang mereka
''Apa-apaan para tanaman ini?'' tanya Mittlet kesulitan dengan tanaman itu
''Kenapa bisa jadi begini?'' tanya Reynare
''Sialan'' Rias menggunakan sihir penghancurnya untuk menghancurkan tanaman itu
Terlihat sekarang Eveline sudah di kepung oleh tanaman itu sehingga tidak bisa kemana-mana lagi. Tiamat kemudian mendarat di samping Gaia dan pria itu
''Kenapa kau melakukan nya?!'' kata Tiamat marah
''Aku tahu kau lagi marah, namun kau tidak mungkin bisa mengalahkan nya'' kata Gaia
Tiamat hanya merasa kesal dengan perkataan dari Gaia, memang benar dia sangat kesulitan dengan Succubus itu. Dia seharusnya tidak boleh meremehkan nya
''Oh ya Succubus, ada sesuatu yang aku katakan kepada dirimu dari Nyonya mu'' kata Gaia
''Lilith-sama!'' kaget Eveline
''Dia mengatakan 'Jangan ikut campur' itu dia bilang'' kata Gaia
Eveline kemudian kaget mendengar perkataan dari Gaia, apakah benar yang di katakan oleh Gaia?
Gaia kemudian hanya tersenyum karena dia akhirnya bisa mengirim pesan dari wanita penggoda itu.
''Dan aku dengar kalau saudari mu telah bergabung dengan kami di organisasi New Gate'' kata Gaia
Eveline kemudian kaget karena mendengar kalau Gaia mengatakan tentang saudari nya, dia memang benar-benar kaget
''Kalau aku tidak salah nama nya, Xeperia EV'Aline'' kata Gaia
Eveline yang mendengar nama saudari nya kemudian marah, Eveline kemudian menghancurkan semua tanaman di sekeliling nya dengan kekuatan api nya, Eveline kemudian menatap kearah Gaia
''Ada dimana Xeperia?!'' teriak Eveline marah
''Wah ternyata dia bisa marah juga'' kata pria itu
''Dia ada bersama kami'' kata Gaia
Eveline benar-benar marah kalau saudari nya di lukai oleh para orang ini
''Sudahlah saat nya kita kembali'' kata Gaia
Gaia kemudian mengeluarkan sihir teleportnya untuk segera pergi, Eveline mencoba untuk menyerang Gaia namun sepertinya terlambat karena di hadang oleh para tanaman itu. Gaia dan kedua orang itu. Eveline tidak sempat untuk menyerang mereka
''Sial'' kata Eveline
Eveline terlihat sekarang termenung memikirkan saudarinya itu, dia memang pergi meninggalkan para saudarinya karena dia tidak mau terlibat masalah keluarga itu namun dia masih sangalah peduli dengan para saudarinya dan para ibu mereka
''Mama!''
kemudian Eveline mendengar ada sebuah suara yang sangat dia kenal, Eveline kemudian melihat ke samping nya dan kaget karena melihat Lulu sedang terbang menuju ke arahnya. Dia bersama seseorang
''Mama!'' Lulu lalu memeluk ibunya
''Oh Lulu'' kata Eveline yang kemudian tersenyum melihat putrinya
Lulu terlihat senang sekali karena dia berjumpa lagi dengan ibunya, Lulu lalu ingat kalau dia membawa Luffy sehingga ibunya akhirnya bertemu
''Mama lihat, aku membawa papa'' kata Lulu yang kemudian menarik Luffy yang lengan nya panjang
Eveline kemudian kaget melihat Luffy, dia benar-benar kaget karena akhirnya bisa bertemu dengan Luffy sejak sangat lama dia ingin sekali bertemu dengan Luffy lagi
''Sayang~'' kata Eveline kelihatan malu
Luffy yang melihat Eveline kemudian hanya terdiam dan heran melihat Eveline yang tiba-tiba saja malu melihat nya. ''Sayang~, kau semakin tampan saja'' kata Eveline
Luffy hanya masih terdiam melihat wanita ini, Luffy kemudian mengingat wanita itu dan kaget.
Rias dan ketiga malaikat jatuh kemudian sudah dekat dengan Luffy dan Lulu yang sedang berbicara dengan seorang wanita, mereka berpikir apakah wanita itu adalah musuh?
Kemudian mereka mendengar teriakan dari Luffy
''KAU KAN!'' teriakan Luffy
Rias dan ketiga malaikat jatuh itu kemudian berhenti menuju kearah Luffy karena kaget mendengar Luffy berteriak
20 MENIT KEMUDIAN
Terlihat sekarang Grayfia sedang menggunakan sihirnya untuk mengembalikan sekolah Kouh seperti semula, dia juga sedang menghilang kan tanaman yang tumbuh secara cepat dan membuat mereka menjadi mengecil lagi. Ketiga ketua Fraksi itu hanya melihat perkerjaan Grayfia
''Istri yang pekerja keras ya'' kata Azazel
''Benar'' setuju Michael
''Hahahaha dia selalu saja seperti itu'' kata Sirzechs
Ketiga ketua Fraksi itu hanya tertawa satu sama lain, Grayfia yang melihat mereka hanya cemberut karena mereka hanya tertawa saja tidak membantunya. Grayfia kemudian melihat ke arah Luffy yang sedang berbicara dengan Rias, Sona dan para Peerage mereka
''APA! DIA ADALAH IBU LULU!''
Terdengar sebuah teriakan yang tidak percaya, Grayfia bertanya-tanya apa yang sedang mereka bicarkan di sana
''Aku tidak tahu kalau pria aneh ini memiliki seorang anak'' kata Momo sambil menunjuk-nunjuk dan memukul Luffy dengan jari telunjuk nya
''Hahahaahah terima kasih'' kata Luffy
''Itu bukan pujian!'' teriak Momo kesal
Semua orang hanya tertawa melihat Luffy, Luffy sekali lagi melihat ke arah Eveline. Dia benar-benar yakin kalau dia pernah melihat wanita itu
''Jadi apakah benar kau pernah melihat wanita ini, Luffy?'' tanya Zoro
''Benar, saat aku masih kecil, aku sedang di latih oleh kakekku pada malam hari, dia membuang ku ke hutan dan saat aku sedang berkeliling ke hutan untuk mencari jalan pulang, aku bertemu dengan nya'' kata Luffy
Semua orang kemudian hanya mengangguk mengerti, namun mereka kasihan dengan Luffy karena latihan yang tidak manusiawinya. Eveline terlihat senang sekali bertemu dengan Luffy
''Jadi apakah kalian sudah percaya?'' tanya Eveline
Rias dan Akeno masih tidak percaya dengan apa yang terjadi, mereka masih belum menerima kalau Luffy sudah mempunyai anak.
''Aku masih tidak percaya'' kata Rias
Eveline lalu melihat kearah Rias yang sepertinya masih saja keras kepala tidak mau menerima semua ini. Eveline lalu menuju kearah Rias
''Jadi nama mu Rias'' kata Eveline
''Benar, jadi kau adalah wanita yang memperkosa seorang anak berumur sepuluh tahun dan kemudian hamil dan kau sekarang ingin menunjukan diri mu kepada anak itu setelah dia dewasa, apakah kau tidak memiliki rasa malu?'' tanya Rias dengan kesal
''Sebenarnya aku merasa bersalah karena melakukan itu'' kata Eveline terlihat bersalah karena melakukan itu
Lulu yang melihat ibu nya di marahi oleh Rias kemudiah menuju ke ibu nya dan memeluk nya, dia tidak mau melihat ibunya.
''Mama tidak perlu sedih'' kata Lulu
Eveline kemudian merasa tenang karena melihat putrinya seperti mencoba untuk menghiburnya. Luffy yang melihat mereka berdua kemudian hanya tersenyum karena dia tidak begitu masalah soal ini, dia cukup senang karena memiliki seorang putri karena sepertinya itu sangatlah menyenangkan kata para orang tua di dunia nya
''Rias, sepertinya kau berlebihan'' kata Akeno
Rias yang mendengar perkataan dari Akeno kemudian merasa bersalah karena mengatakan itu, ini bukanlah salah siapa-siapa
''Maaf'' kata Rias
''Tidak apa-apa, aku tahu maksud mu'' kata Eveline
Michael kemudian datang menghamipiri mereka semua, seperti ingin mengucapkan sesuatu
''Aku ingin berbicara dengan manusia bernama Luffy'' kata Michael
Luffy kemudian mendatangi Michael karena mendatangi nya, Luffy berpikir kenapa dia memanggil dirinya
''Ya aku Luffy'' kata Luffy
''Ah, aku mau mengatakan terima kasih sudah membantu pertemuan ini sehingga tidak terjadi ada nya sesuatu yang sangat buruk'' kata Michael
''Tidak masalah'' kata Luffy
''Kalau begitu aku permisi untuk kembali ke surga, aku juga kan membawa para penyihir yang masih hidup'' kata Michael
Michael lalu pergi kembali ke surga untuk melaporkan ini kepada Dewa-Dewi di seluruh mitologi karena ini adalah masalah yang cukup bahaya. Michael dan para prajuritnya lalu pergi menghilang untuk kembali ke surga
''Jadi sekarang apa yang kita lakukan?'' tanya Luffy
''Ya aku memutuskan untuk menginap di rumah mu, sayangku~'' kata Eveline
Rias merasa cringe mendengar Eveline menyebut Luffy dengan nama sayang, Dia cukup terlihat kesal namun dia mencoba untuk tidak membuat hal itu terlalu berefek baginya
''Tunggu! Kau bilang ingin menginap ke rumah Ayano?!" teriak Rias kaget
Eveline kemudian kaget mendengar nama Ayano
''Siapa Ayano, sayang?'' tanya Eveline
''Dia pemilik rumah yang ku tinggalin'' kata Luffy
''Kalau begitu, aku ingin bertemu dengan nya'' kata Eveline
''Baiklah! Saatnya pulang!'' teriak Luffy
''Yaaaaaaa!'' teriak Lulu setuju dengan Luffy
Rias dan yang lain nya hanya sweatdrop melihat ayah dan putrinya itu, Eveline hanya tertawa melihat mereka berdua
DI TEMPAT LAIN
Terlihat sekarang kita ada di sebuah tempat yang seperti sebuah hutan, terlihat ada beberapa tubuh seperti monster berjatuhan di tanah. Terlihat ada Orc, Goblin dan beberapa makhluk mitologi yang jahat lain nya
''Wah ternyata kau benar-benar kuat'' kata seorang gadis kucing yang mengikuti seorang pria tinggi dari belakang nya
Pria itu hanya tidak memperdulikan perkataan dari gadis kucing itu, dia terus berjalan menuju ke tujuan mereka. Gadis kucing itu hanya terlihat mengikuti pria itu sambil melewati beberapa mayat monster yang di bunuh oleh pria itu
''Kau tidak perlu bertarung, aku bisa mengatasi semua nya'' kata pria itu
''Oh ayolah Katakuri-chan, aku juga ingin bertarung'' kata gadis kucing itu
Katakuri hanya terlihat mendesah dengan gadis kucing ini, kenapa dia harus bersama gadis kucing ini. Dia setuju kalau dia di tugaskan untuk menemukan sebuah benda yang sangat penting untuk organisasi mereka
Kemudian Katakuri merasakan ada seekor Goblin yang ingin menyerang nya, Katakuri kemudiah nya terdiam, Katakuri terlihat seperti memegang sebuah batu kecil. Katakuri kemudian menggunakan jempolnya melempar batu itu kearah kepala Goblin itu sehingga dia pun tewas karena batu itu menebus kepala nya
''Aku tidak pernah bosan melihat itu'' kata Kuroka
Mereka kemudian melanjutkan perjalanan mereka ke sebuah tempat yang sepertinya tempat yang tidak boleh di lalui, tapi mereka tetap saja melalui tempat itu
BERSAMBUNG
Di bab ini aku menyadari kalau Issei juga adalah karakter penting, jadi aku tidak boleh membuat nya karena hanya alasan Luffy dan Zoro masuk sebagai karakter yang penting. Maaf kalau pertarungan Luffy dan Zoro sedikit
DI bab berikutnya aku berpikir untuk menunjukan petualangan Katakuri dan Kuroka di negeri monster karena kalian tahu, aku tidak mau membuat beberapa karakter yang tidak memiliki peran sama sekali, mereka semua adalah karakter yang penting di masa depan
Tiamat sepertinya memiliki masalah, apakah ada masa lalu yang membuat nya menjadi Fallen Goddess? ya pasti ada penyebab nya
Eveline bertemu dengan Luffy, akhirnya Lulu merasa sangat senang karena kedua orang tua nya bertemu
Terima kasih sudah membaca dan Review
Jangan lupa untuk tinggalkan Review
Kalau masih ada saran atau pertanyaan kalian bisa Review dan aku akan menjawab nya di bab berikut nya
Sampai jumpa di bab berikut nya
Salam Author
