Disclaimer : Eiichiro Oda & Ichiei Ishibumi
warning : non canon, dll
WARNING: ADA ADEGAN DEWASA
KEPUTUSAN
DI UNDERWORLD
Terlihat di Underworld orang-orang sedang berkumpul seperti sedang menonton sesuatu. Terlihat ada dua orang wanita yang sepertinya akan bertarung satu sama lain.
Terlihat Soniy terlihat khawatir dengan kakak perempuan nya ini, Xeperia terlihat akan bertarung melawan saudari nya yaitu Leoni. Leoni terlihat tersenyum menatap Xeperia
''Kau tidak akan bisa mengalahkanku, kau tahukan kalau aku sudah pernah dilatih oleh ayah, sedangkan kau tidak pernah di latih oleh ayah sama sekali'' ejek Leoni
Xeperia hanya terlihat marah karena perkataan dari Leoni bena, dia sama sekali tidak pernah dilatih ataupun bermain dengan ayahnya, ayahnya hanya sibuk dengan saudarinya yang lain, sehingga Xeperia dan Soniy terlihat di tinggalkan oleh ayah mereka sendiri
''Baiklah, aku akan mulai duluan'' kata Xeperia
''Majulah'' kata Leoni
Xeperia kemudian mengelurkan sayap nya dan kemudian terbang menuju kearah Leoni, Leoni terlihat diam saja sambil tersenyum. Leoni kemudian menghindari serangan dari Xeperia, namun Xeperia tidak sampai disitu saja, dia kemudian mencoba untuk menendang Leoni. Leoni kemudian menghindari nya dengan menunduk
''Kau masih terlalu lemah'' kata Leoni
Leoni kemudian mendendang Xeperia namun Xeperia bisa menangkis serangan itu namun dia terpental kebelakang. Xeperia kemudian mengeluarkan sihirnya yaitu sihir api
''Rasakan ini'' ucap Xeperia yang kemudian menembak bola api yang sangat besar
Para penonton terlihat hanya kaget melihat bola api itu, mereka kemudian hanya mengangguk mengerti dengan kekuatan sihir dari anggota keluarga EV'Aline.
''Dia terlalu sembrono'' kata seorang wanita di dalam istana yang menonton pertandingan itu
Wanita itu terlihat berumur 20 puluhan lebih, dia bersama wanita lain di ruangan itu sambil menonton pertandingan itu
''Aku benci mengatakan nya namun kau benar'' kata wanita di sebelahnya
''Jangan terlalu memiliki ego tinggi, Natalia'' kata wanita itu
''Aku mengucapkan seperti itu karena dia adalah putri ku'' kata Natalia
Natalia kemudian melihat kearah wanita di samping nya yang memiliki umur yang sama sepertinya. Dia adalah Tasha EV'Aline istri ketiga
''Aku tahu kalau dia adalan putrimu dan aku tahu kalau dia adalah pemenangnya, lagian orang yang kita cintai tidak akan pernah menerima kedua anak haram itu'' kata Tasha
Natalia terlihat tersenyum dan mengangguk setuju dengan perkataan dari Tasha, Natali jugalah yang mengajari putrinya lagi sehingga Leoni benar-benar adalah anak kesayangan dia dan sang kepala keluarga
Leoni yang melihat bola api itu hanya tersenyum dan kemudian mengangkat tangan nya dan kemudian mengeluarkan elemen gelap, elemen gelap itu kemudian memakan api milik Xeperia dengan mudah
Xeperia kemudian tidak diam saja, dia kemudian terbang kearah Leoni dan sudah mempersiapkan pukulan nya yang berapi-api. Leoni kemudian menahan pukulan Xeperia dengan tangan nya
''Kau terlalu mudah untuk dibaca'' kata Leoni
Xeperia kesal, dia kemudian mendendang Leoni dan berhasil, namun terlihat Leoni malah seperti menghilang seperti asap hitam yang di hebus oleh angin.
''Hahahahahah lucu sekali saat kau menyerang bayanganku'' kata Leoni yang sudah ada di belakang Xeperia
Xeperia yang melihatnya kemudian hanya tambah marah dan kesal karena terus di permainkan oleh Leoni. Xeperian kemudian mengelurkan banyak bola api dan kemudian melemparnya kearah Leoni
''Kau tidak pernah belajar sama sekali, serangan lambat seperti ini...'' Leoni kemudian menghindari semua bola api itu. ''Terlalu lambat'' kata Leoni sambil menghindari bola api itu
Namun tidak di sangka kalau Xeperia sudah ada di belakang Xeperia dan ingin memukulnya dengan salah satu tangan nya yang memiliki kekuatan api lebih kuat
Leoni kemudian menangkis serangan itu namun dia terpental kebelakang, dia mencoba untuk menahan dirinya agar tidak membentur pohon di belakang nya. Leoni berhasil berhenti dan tersenyum karena dia sepertinya terlalu merendahkan Xeperia
''Reflek yang bagus'' puji Leoni
''Diamlah, aku tidak memerlukan pujian omong kosong mu itu, huft huft'' terlihat Xeperia sepertinya sudah kelelahan
''Kau memiliki fisik lemah karena kau tidak pernah berlatih karena kau terlalu sibuk mengurus adik yang tidak berguna itu'' ejek Leoni
''Diamlah! Kau tidak tahu apa-apa, anak kesayangan sepertimu hanya dikelilingi oleh orang-orang yang berpikir kau adalah anak spesial'' kata Xeperia
''Aku memang spesial'' kata Leoni dengan tersenyum bangga
Xeperia hanya menggeram mendengar perkataan dari Leoni yang begitu sombong, Xeperia kemudian terlihat terbang menuju kearah Leoni dan ingin menyerang nya lagi namun kali ini Leoni sepertinya terlihat memiliki rencana
''Kau sudah kalah'' kata Leoni yang kemudian mengeluarkan elemen kegelapan nya sekali lagi dan mengarahkan nya kearah Xeperia
Xeperia kemudian merasakan kalau ada sesuatu di atasnya dan benar saja, ada sebuah tengkorak yang sangat besar berwarna hitam yang akan memukul Xeperia. Xeperia yang tidak bisa menghindari itu kemudian terkena serangan itu dan kemudian terpental kebelakang dan menabrak beberapa pepohonan.
''Kak Xeperia!'' Soniy kemudian berlari kearah kakak perempuan nya yang terkena serang itu.
Leoni terlihat tersenyum bangga karena bisa mengalahkan Xeperia dan mempermalukan nya. Leoni kemudian berjalan kembali ke istana tempat pesat itu berada. Leoni berhenti sebentar
''Lain kali jaga sikatmu kepada calon suamiku, kau hanyalah anak haram disini'' kata Leoni dan kemudian dia pun pergi
Soniy sedang mencoba untuk menyembuhkan kakak perempuan nya dengan sihirnya. Para penonton kemudian pergi meninggalkan tempat itu, mereka terlihat kagum dengan kekuatan Leoni. Xeperia terlihat sedikit sadar dan kemudian melihat kearah Soniy
''Aku tidak apa-apa, Soniy'' kata Xeperia
''Jangan bergerak, nanti aku kesulitan menyembuhkanmu'' kata Soniy
''Terima kasih'' kata Xeperia dengan lemah
Xeperia kemudian melihat Leoni sekarang sedang berjalan bersama calon suaminya, Xeperia benar-benar marah dan tidak akan pernah memaafkan Leoni
''Kau lihatkan, dia tidak akan bisa mengalahkan putri ku'' kata Natalia dengan bangga
''Sudah kuduga akan seperti ini'' kata Tasha
Mereka berdua kemudian pergi dan kembali ke tempat mereka yaitu pesta itu. Soniy kemudian merangkul Xeperia yang masih terluka. Mereka memutuskan untuk kembali ke rumah mereka, rumah mereka tidaklah di istana, mereka tinggal di luar istana bersama ibu mereka yang sedang sakit
''Apakah aku boleh bantu?''
Soniy dan Xeperia kemudian mendengar ada seseorang yang sedang berbicara. Mereka kemudian melihat ada Eveline disitu
''Apa maumu?'' tanya Xeperia
''Aku hanya ingin membantu mu, Xeperia, Soniy'' kata Eveline
''Aku tidak perlu bantuanmu, aku tidak perlu bantuan dari keluarga ini'' kata Xeperia
Soniy hanya termenung mendengar kakak perempuan nya ini, dia mengerti dengan perasaan dari kakak nya. Mereka berdua telah di buang oleh keluarga Ev'Aline saat mereka kecil, ibu mereka disebut sebagai orang yang ingin sekali kekuasaan dan kekayaan dari keluarga EV'Aline, namun itu sama sekali tidak benar
''Kenapa kau sangat membenci kami?'' tanya Eveline
''Tanyakan itu kepada ibu mu dan seluruh orang di keluarga ini'' kata Xeperia dengan dingin
''Ibu kami memberitahu kami untuk terus ikut ke pesta ini walaupun dia sedang sakit, ibu kami tidak mau kami tidak memiliki hubungan yang dekat dengan saudari kita'' kata Soniy
''Namun seperti yang kau lihat, mereka sama sekali tidak menerima kami, kami hanyalah keluarga haram bagi mereka'' lanjut Xeperia
Eveline benar-benar kaget mendengar itu, mereka berdua benar-benar sangatlah malang, mereka sama sekali tidak pernah diterima di keluarga ini karena ayah mereka pernah menikah memiliki anak diam-diam dengan Iblis di Underworld, golongan Iblis biasa
''Kami permisi dulu,kak Eveline'' kata Soniy
Mereka berdua kemudian pergi dari istana itu dan menuju ke rumah mereka yang memiliki rumah biasa. Eveline terlihat murung melihat mereka
''Kenapa dengan keluarga ini?'' ucap Eveline dengan murung
Beberapa waktu kemudian Eveline terlihat memakai sebuah gaun karena ini adalah pernikahan nya dengan seorang Iblis bangsawan di Underworld. Eveline mendesah dengan pasrah
''Kak saatnya untuk pernikahan'' kata Evalia
Eveline kemudian menuju ke pintu keluar dan kemudian berjalan di lorong menuju ke pernikahan mereka. Eveline melihat keluar jendela di mana sepertinya banyak para tamu yang berdatangan. Namun ini berbeda dengan pernikahan biasa karena beberapa saudari nya juga akan menikah
Eveline kemudian melihat ada seseorang yang sepertinya memanggil nya, Eveline mengenal orang itu.
''Hmm Evalia, aku harus permisi dulu, aku ketinggalan sesuatu di kamarku'' kata Eveline
Evalia menatap kakak perempuan nya itu, Eveline terlihat berkeringat karena di tatap oleh Evalia.
''Baiklah, tapi kau harus cepat kak'' kata Evalia
''Baiklah'' Eveline kemudian pergi ke ke kamarnya
Evalia kemudian menuju ke tempat pesat duluan. Dia sama sekali tidak percaya kalau kakak nya memang meninggalkan sesuatu di kamarnya namun dia harus segera ke pesta sekarang
Terlihat di kamar Eveline sebuah jendela terbuka, ternyata Eveline keluar dari jendela itu dan menuju ke orang yang memanggil nya. Orang itu adalah seorang wanita muda yang memakai pakaian biasa, dia adalah teman Eveline sejak kecil di Underworld
''Ada apa, Ani?'' tanya Eveline
''Apakah kau benar-benar akan menikah?'' tanya Ani
''Ya seperti yang kau lihat, aku akan menikah dengan bangsawan Iblis'' kata Eveline
''Wah itu bagus sekali, sangat itu benar-benar sangat beruntung jika kau bisa menikahi Iblis bangsawan, Iblis kelas bawah saja bahkan sangat jarang menikah dengan Iblis bangsawan, kami hanya Iblis kelas bawah'' kata Ani dengan senang karena teman nya akan menikah
Ani kemudian melihat kalau Eveline terlihat sangat murung, Ani bingung dengan sikap Eveline sepertinya yang tidak senang
''Ini sangatlah tidak sebahagia itu'' kata Eveline
''Ada apa?'' tanya Ani
''Aku sama sekali tidak pernah mencintai orang itu, dia adalah orang yang sombong, aku dengar kalau dia selalu saja menyiksa para budak Iblis kelas bawah saat mereka melakukan kesalahan, dan lagi dia sudah memiliki banyak istri'' kata Eveline
''Itu sudah biasa di Underworld, mereka yang berkuasa disini semua melakukan itu, memperbudak, menghina, merendahkan, dan menikahi para gadis Iblis kelas bawah yang bahkan tidak bisa menolak pernikahan itu sehingga banyak wanita kelas bawah yang harus tersiksa'' kata Ani
''Aku dengar kalau ibu nya menikah lagi'' kata Eveline
''Benar, ibuku menikah lagi dengan seorang pria yang tidak aku tahu dari mana dia berasal'' kata Ani
''Apakah kau senang?'' tanya Eveline
''Ya aku senang karena dia baik kepadaku dan seharusnya aku bertanya kepada mu, apakah kau bahagia, Eveline?'' tanya Ani
Eveline kemudian terdiam, dia hanya ingin bebas menjalani hidup ini, dia juga ingin merasakan apa nama nya itu jatuh cinta walaupun dia Succubus. Eveline juga tidak merasa nyaman dengan keluarga yang terus memperebutkan tahta itu
''Kalau tidak senang, aku bisa membantu mu pergi dari sini'' kata Ani
Eveline kemudian kaget mendengarnya, dia kemudian berpikir apakah ini adalah keputusan yang benar jika dia meninggalkan keluarganya, dia sama sekali tidak merasa kalau mereka berkeluarga lagi disini. Eveline kemudian menatap kearah Ani
''Ya, aku ingin pergi dari keluarga ini'' kata Eveline
''Kalau begitu ikut aku'' kata Ani yang kemudian pergi dari istana Eveline
''Baiklah'' Eveline kemudian mengikuti Ani
Ani dan Eveline berlari ke tempat yang akan dimana Eveline akan pergi, Eveline kemudian melihat sebuah rumah, rumah itu terlihat di tinggalkan cukup lama oleh pimiliknya. Eveline kemudian merasakan ada seseorang di atas rumah itu
''Jadi kau memutuskan untuk meninggalkan kami''
Eveline dan Ani kemudian melihat atas langit kalau ada tiga wanita sedang berdiri di atas rumah itu, Eveline kaget karena mengenal ketiga wanita itu
''Anastasia, Wanda, Anna'' kaget Eveline
''Kenapa kau pergi, Eveline?'' tanya Anastasia
''Aku...'' Eveline tidak bisa menjawab
Wanda kemudian melihat kearah Ani yang sepertinya sedang gugup di tatap oleh anggota bangsawan.
''Jadi kau bertemenan dengan rakyat jelata, itu sangat menjijikan'' kata Wanda
''Permisi, maksudmu apa?'' tanya Ani yang merasa tersinggung
''Ya, kalian yang rakyat biasa, jangan ikut campur dengan urusan bangsawan'' kata Anna
Ani kemudian hanya terlihat menahan marah, Eveline kemudian menahan bahu Ani agar dia tidak marah. Eveline kemudian maju kedepan dan melihat ketiga saudari nya itu
''Aku tidak bisa melakukan ini! Aku belum mau menikah'' kata Eveline
''Jadi kau akan membantah perintah ibumu?'' tanya Anastasia
''Ya, aku tahu pasti dia sangatlah kecewa'' kata Eveline
Anastasia kemudian hanya tertawa terbahak-bahak, dia sama sekali tidak menduga kalau anak kebanggan dari Eline ini ternyata sudah mengecewakan ibu nya sendiri. Ketiga saudari itu tertawa
''Hahahahahah, aku tidak sabar untuk melihat wajah ibu dan adik mu saat mengetahui kalau kau melarikan diri'' kata Anastasia
Eveline hanya kemudian menunduk murung mendengar perkataan dari Anastasia. Anna dan Anastasia kemudian terbang pergi ke rumah, Wanda menatap saudari nya itu dengan tatapan datar
''Pengkhianat bagi ibu dan adik nya'' kata Wanda dan kemudian pergi terbang mengejar saudari nya yang lain
Eveline hanya terlihat tambah murung, Ani kemudian memegang bahu Eveline untuk menenangkan nya
''Tidak apa-apa Eveline, kau sudah melakukan sesuatu yang benar'' kata Ani
Eveline tersenyum mendengar perkataan dari teman nya itu, mereka kemudian masuk kedalam rumah itu. Eveline kaget melihat kalau ada sesuatu di dalam sana
''Apa itu?'' tanya Eveline
''Itu adalah portal teleport, cepat kau harus segera pergi, ibu mu pasti akan kesini untuk menemukan mu'' kata Ani
Eveline berpikir kalau Ani benar, ibunya pasti akan sangat marah mendengar ini dan akan segera menuju ke sini dengan cepat
''Tapi kemana alat ini akan membawa ku?'' tanya Eveline
''Ke tempat yang sudah aku atur, kau pasti senang disana'' kata Ani
''Terima kasih Ani'' kata Eveline
Eveline kemdian berpelukan dengan Ani dan kemudian masuk ke dalam portal itu, Ani hanya menatap Eveline pergi hanya tersenyum karena Eveline terbebas dari keluarga itu.
Ani kemudian menghancurkan alat teleport itu agar jejak Eveline tidak akan bisa di temukan, beberapa menit kemudian pintu tiba-tiba saja terbuka dengan paksa. Ani kaget dan kemudian melihat kebelakang nya. Ani kaget karena mengenal wanita yang mendobrak pintu itu, dia adalah ibu Eveline, Eline
''Dimana Eveline?!'' tanya Eline dengan marah
''Oh hey...'' Ani tidak tahu harus mengatakan apa
DENGAN EVELINE
Eveline sekarang ada di sebuah tempat yang hanya terlihat tanah lapang di penuhi oleh rumput. Eveline kaget karena dia tidak tahu ada di mana sekarang, di tambah dia sekarang dia hanya memakai pernikahan
''Aku ada dimana?'' tanya Eveline
Eveline kemudian melihat kalau ada sebuah bangunan terlihat dari jauh, itu terlihat seperti desa. Eveline kemudian memutuskan untuk menuju ke desa itu, dia berharap kalau dia akan menemukan seseorang yang akan bisa membantunya
Eveline sudah ada di depan desa itu dan kemudian memutuskan untuk masuk, Eveline kaget karena mereka ternyata terlihat berbeda-beda Ras, terlihat ada manusia,Dryad, Elf dan bahkan Beastly.
''Wah ada seseorang'' kata salah satu penduduk
Eveline kaget bertemu dengan nya, terlihat ada seorang pria yang sepertinya berumur 20 puluhan. Dia sedang memegang sebuah karung yang sepertinya berisi sebuah makanan
''Hmm hey'' sapa Eveline
''Apakah kau orang baru disini?'' tanya pemuda itu
''Benar, aku baru disini'' kata Eveline
''Wah pakaian yang bagus'' kata pemuda itu
''Terima kasih'' kata Eveline
Eveline terlihat tidak tahu harus bagaimana sekarang, dia sama sekali tidak mempunyai tempat tinggal disini.
''Jadi apakah sekarang kau tidak memiliki tempat tinggal?'' tanya pemuda itu
''Benar'' jawab Eveline
''Kalau begitu ikut aku, kau bisa menginap di rumahku'' kata pemuda itu
''Apakah itu tidak memberatkanmu?'' tanya Eveline
''Tidak kok, lagian istri dan anak ku akan senang kalau mereka memiliki teman'' kata pemuda itu
Eveline kemudian hanya tersenyum mengangguk mengerti, mereka berdua kemudian pergi ke tempat pemuda itu tinggal, mereka kemudian sampai di sebuah rumah yang sepertinya cukup sederhana
''Ini adalah rumahku, ayo masuk'' kata pemuda itu
Pemuda itu dan Eveline kemudiam masuk ke dalam rumah itu, di dalam rumah terlihat ada beberapa perlengkapan biasa.
''Aku pulang!'' teriak pemuda itu
''Ayah!''
Terdengar sebuah suara anak kecil, Eveline kemudian melihat ada seorang anak kecil sedang berlari menuju kearah pemuda itu. Eveline kaget karena anak itu berbeda dengan anak manusia seperti biasanya, anak adalah seorang gadis dan dia terlihat memiliki telinga panjang seperti Elf
''Wah, sepertinya kau sangat merindukan ayah'' kata pemuda itu
''Benar'' kata anak kecil itu
''Selamat datang sayang'' kata seorang wanita di rumah itu
Eveline kemudian melihat ada wanita Elf di rumah itu, wanita itu kaget karena melihat ada seorang wanita di rumah nya yang memakai sebuah gaun pernikahan
20 MENIT KEMUDIAN
''Jadi begitu, kami akan menerima mu secara senang hati'' kata wanita Elf itu
''Jadi kalian ini adalah suami istri?'' tanya Eveline
''Benar, dia adalah istri ku'' kata pemuda itu
Eveline kaget mendengarnya, sangat jarang ada dua ras menikah dan memiliki keturunan. Eveline sedang melihat anak mereka sedang bermain dengan sebuah mainan kayu, dia memiliki fisik yang sama seperti manusia dan Elf
''Dia adalah anak kami'' kata pemuda itu
''Hybrid'' pikir Eveline. Eveline kemudian melihat kearah pemuda itu
''Berapa umurmu?'' tanya Eveline kepada pemuda itu
''Aku berumur 28 tahun'' kata pemuda itu. Eveline kemudian melihat kearah istrinya
''Aku berumur 200 tahun'' kata wanita itu
Eveline kemudian kaget mendengar perbedaan umur yang sangat jauh itu, Eveline tidak percaya perbedaan itu sangatlah jauh sekali.
SKIPTIME
Kemudian Eveline pun tinggal bersama keluarga itu, mereka sangat senang dengan kedatangan Eveline di rumah ini. Eveline sudah tinggal disitu hingga beberapa tahun. Dia cukup bahagia tingga di sana
Eveline kemudian sudah berumur 22 tahun, dia sekarang benar-benar sudah dewasa. Dia terlihat sedang berjalan-jalan di desa itu, dia bingung karena sepertinya desa ini seharusnya bisa lebih maju dan desa lain di dunia itu
Eveline kemudian memutuskan untuk menjadi pemimpin di desa itu, semua penduduk di rumah itu menerima nya dengan senang hati karena Eveline adalah wanita yang baik. Eveline kemudian memimpin desa itu dengan baik.
Dia juga membuat system perekonomian, industri, politik dan beberapa budaya yang lebih baik dan lebih efektif. Eveline bisa melakukan itu dengan berjalan lancar, Eveline kemudian membangun tempat tinggal nya sendiri. Dia membangun sebuah istana, dia kemudian membuat militer untuk melindungi desa ini dari para monser yang akan menyerang desa
Di desa ini hanya memiliki 4 ras, pertama adalah manusia, manusia memiliki pemikiran yang cerdas, mereka bisa berpikir secara efektif dalam hal membangun dan membuat sesuatu. Elf adalah ras yang memiliki sihir yang hebat dan memiliki umur yang panjang, mereka biasa nya bisa berhubungan dengan alam, mereka membantu ras lain dengan kekuatan sihir mereka, mereka kebanyakan wanita. berikutnya adalah Dryad, sama seperti Elf mereka memiliki sihir namun mereka terlihat tinggal di pohon di dekat desa itu, mereka biasanya memiliki sihir tanaman, mereka memiliki sifat lemah lembut, dan membantu ras lain untuk mencari obat. yang terakhir adalah Beastly, mereka memiliki ciri-ciri seperti manusia namun mereka memiliki ciri-ciri seperti hewan, mereka memiliki ekor hewan dan memiliki telinga hewan, mereka juga terkadang bertingkah seperti hewan, mereka memiliki insting yang lebih kuat dari manusia, Elf ataupun Dryad, mereka sangat ahli dalam berburu
Eveline cukup senang saat mengetahui kalau mereka berempat bisa hidup damai satu sama lain, Eveline terlihat melihat pemandangan desa yang di pimpin nya. Eveline sekarang sedang jalan-jalan dan di serakin oleh anak-anak dengan senang, Eveline sangat senang mendengar mereka berteriak dengan gembira, Eveline bisa melihat ada anak yang normal ada juga anak yang terlihat berbeda yaitu Hybrid
Eveline cukup kaget karena ada anak Hybrid, Hybrid ada anak yang terlahir dari 2 ras yang berbeda, mereka biasa nya memiliki ciri-ciri yang sama seperti kedua orang tua mereka dan memiliki kekuatan seperti mereka, misalnya manusia dan Elf kawin, maka akan ada anak Hybrid, anak ini akan memiliki kecerdasan seperti manusia dan memiliki sihir, kalau Dryad dan Beastly kawin maka akan memiliki anak yang memiliki sihir dan insting yang kuat. Tidak peduli kalau mereka berbeda, mereka sangat di diterima disini, penduduk juga tidak terlalu keberatan akan hal ini ini
Beberapa tahun kemudian desa itu pun menjadi sebuah kota dan kemudian menjadi negara, Eveline menamai negara nya dengan EV-land, negara menerima semua ras dengan tangan terbuka. Eveline benar-benar berhasil menjadi seorang Ratu yang baik di negara itu. Eveline kemudian mendengar kalau prajurit nya yang melakukan perjalanan di serang
''Siapa yang akan menyerang kita?''tanya Eveline kepada salah satu prajurit
''Mereka di serang Tiamat'' kata prajurit itu
''Kalau begitu aku akan menuju ke sana'' kata Eveline
Eveline kemudian terbang menuju kearah tempat para prajuritnya nya telah di serang. Eveline berharap kalau para prajurit nya baik-baik saja dan tidak ada korban jatuh, Eveline terbang dengan sangat cepat. Eveline kemudian melihat para prajuritnya sedang berjatuhan tidak sadarkan diri di tanah, dia bisa melihat kalau ada seorang wanita sedang menginjak salah satu prajuritnya
''Siapa yang menuyuruhmu masuk ke wilayahku tanpa izin?'' tanya wanita itu yang memiliki sayap naga
Prajurit itu terlihat tidak bisa apa-apa lagi, karena dia sudah terluka dan lawan nya adalah seorang salah satu ras tinggi yaitu naga. Tiamat terlihat benar-benar marah karena perajurit ini masuk ke dalam wilayahnya, Tiamat kemudian merasakan ada yang akan menyerang nya, dan yang benar saja ada beberapa bola api yang kemudian menuju kearah Tiamat, Tiamat kemudian menghindari bola api itu dan berpikir kalau dia akan mengenai prajurit itu
Tiamat kaget karena bola api itu ternyata mengejarnya, Tiamat belum pernah melihat ada kekuatan sihir yang bisa mengejar lawan nya, Tiamat kemudian menggunakan api nya juga dan kemudian melagakan nya dengan api itu, ledakan pun terjadi Tiamat kemudian terbang dan mendarat di salah satu pohon dan melihat siapa yang menyerang nya
''Siapa kau?'' tanya Tiamat
Terlihat ada seorang wanita yang berambut silver sedang terbang melihat kearah Tiamat, dia memakai pakaian berwarna hitam, dia memiliki sayap bewarna ungu. Dia terlihat sedang menatap Tiamat dengan senyuman
''Kenapa kau menyerang para prajuritku?'' tanya Eveline
''Mereka masuk ke dalam wilayahku tanpa izin'' kata Tiamat
Eveline kemudian melihat kepara prajuritnya yang terlihat tidak sadarkan diri, Eveline heran karena semua prajuritnya hidup, apakah wanita di depan nya ini tidak membunuhnya?
''Hey, siapa kau?'' tanya Eveline
''Jawab dulu pertanaan ku?!'' teriak Tiamat
''Oh maafkan aku, namaku Eveline EV'Aline'' kata Eveline memperkenalkan dirinya
Tiamat terlihat bingung mendengar nama aneh yang dimiliki oleh Eveline, Tiamat kemudian ingin bertanya
''Apakah itu nama keluargamu?'' tanya Tiamat
''Benar, tunggu! Kau tidak tahu nama keluarga EV'Aline?'' kaget Eveline
''Ya aku tidak tahu'' kata Tiamat jujur
Eveline kemudian melihat kearah Tiamat dengan tidak percaya, kemudian Eveline terlihat merasa ingin menahan tawa mendengar perkataan dari Tiamat. Tiamat terlihat bingung dengan Eveline karena tiba-tiba saja tertawa
''Kenapa kau tertawa?!'' tanya Tiamat dengan kesal
''Aku hanya heran karena kau ternyata memiliki pengetahuan yang sedikit'' kata Eveline
''Diamkau!'' bentak Tiamat
Eveline kemudian berhenti tertawa dan kemudian melihat kearah Tiamat. ''Maaf kalau para prajurit ku telah melewati wilayahmu tanpa izin'' kata Eveline dengan sopan
Tiamat heran melihat wanita di depan nya ini, dia meminta maaf dengan sopan. Ini sangat aneh karena tidak mungkin ada pemimpin yang sekarang bahkan tidak mau mengeakui kesalahan nya namun kali ini dia melihat seorang wanita yang tulus meminta maaf
''Cih, aku tetap tidak terima, aku akan melawan mu!'' teriak Tiamat
Eveline kemudian kaget mendengarnya. Eveline kemudian menatap kearah Tiamat dengan cemberut.
''Kenapa kau tiba-tiba menantangku?'' tanya Eveline
''Aku hanya ingin melawanmu'' kata Tiamat
Eveline terlihat heran dengan perkataan dari Tiamat yang tiba-tiba saaja menantangnya tanpa ada alasan yang jelas. Eveline kemudian tersenyum mengerti
''Baiklah, namun aku harus mengirim para prajuritku'' kata Eveline
Eveline kemudian mengangkat tangan kanan nya dan kemudian mengeluarkan sihir teleport ke semua prajurit nya, prajuritnya kemudian menghilang kembali ke Ev-land dimana mereka tinggal
Sekarang tinggal lah Eveline dan Tiamat yang ada disitu, Eveline kemudian mengeluarkan dua pedang yang berbeda yaitu api dan petir. Tiamat kaget melihatnya
''Dia bisa mengeluarkan dua senjata beda elemen?!'' kaget Tiamat
''Hm, jangan merasa hebat dulu'' Tiamat kemudian mengeluarkan tombak berelemen air
''Majulah'' kata Tiamat dengan tersenyum
Eveline juga tersenyum dan kemudian Eveline pun terbang menuju kearah Tiamat dengan sangat cepat, Tiamat kaget melihat kecepatan wanita itu terbang. Eveline kemudian menggunakan pedang nya menyerang Tiamat namun Tiamat menagkis nya dengan mudah
''Kau lumayan juga'' kata Tiamat
''Kau juga'' kata Eveline
Mereka berdua kemudian beradu serangan kesana kemari tanpa ada henti, Tiamat terbang kebelakang tapi Eveline mengejarnya, Tiamat terus memblokir serangan dari Eveline dengan cukup mudah. Eveline kemudian melihat kalau sepertinya sihit Tiamat menjadi lebih banyak
''Aku merasakan energi sihir mu bertambah banyak'' kata Eveline
''Oh, kau mengetahui nya, itu bagus bertarti kau bukanlah lawan sembarangan'' kata Tiamat
Tiamat kemudian menggunakan sihir airnya, kemudian terlihat beberapa popohanan terlihat mengeluarkan ari yang sangat banyak. Eveline yakin kalau sepertinya wanita di depan nya telah menyerap air dari pepohonan, namun Eveline kaget karena sangat banyak pohon yang di serap airnya dan kemudian semua air itu kemudian berkumpul menjadi besar
''Tsunami'' kata Tiamat
Semua air itu kemudian menerjang kearah Eveline, Eveline kaget karena tsunami itu memiliki tinggi yang tidak biasa. Eveline kemudian terbang keatas untuk menghindari tsunami itu namun terlihat kalau ada Tiamat di atasnya mengetahui kalau dia akan terbang keatas
Tiamat kemudian memukul Eveline dengan menggunakan tombak nya namun Eveline dengan mudah menangkis serangan itu. Eveline kemudian mengeluarkan sihirnya
''Fire: Fire Arrows'' kemudian terlihat ada api berbentuk api menuju kearah Tiamat
Tiamat menghindari dan menangkis semua serangan itu, Tiamat kemudian kaget karena tiba-tiba saja ada Eveline di belakangnya
''Thunder: Blast'' ucap Eveline
Kemudian terlihat ada tembakan petir menuju kearah Tiamat, namun Tiamat menghindari serangan itu dengan dengan menggunakan sihir elemen tanah nya
''Earth: Shield''
Terlihat ada tanah yang kemudian tiba-tiba saja berbentuk seperti perisai dan kemudian melindungi Tiamat dari serangan itu namun perisai itu hancur karena serangan Eveline begitu kuat
Tiamat kemudian mendarat di salah satu pohon dan kemudian melihat kearah Eveline. Tiamat tersenyum kearahnya
''Kau bisa sekuat itu, kau mungkin bisa melampui para Dewi'' kata Tiamat
''Dewi, maksud mu ras kuat itu'' ucap Eveline penasaran
''Benar, mereka adalah wanita yang kuat'' kata Tiamat
Tiamat kemudian terbang lagi untuk menyerang lagi, mereka kemudian terus menyerang satu sama lain tanpa henti. Mereka kemudian kaget karena merasakan sesuatu
''Ada apa ini?'' tanya Eveline merasakan kalau energi di sekeliling mereka tiba-tiba saja tidak stabil
Tiamat terlihat juga merasakan nya, mereka berdua lalu melihat ada seperti sebuah lubang yang sangat lebar menyedut area di sekitar mereka. Tiamat bisa menghindari lubang itu terbang sedangkan Eveline terlihat tidak bisa menghindari nya dan kemudian masuk ke dalam lubang itu
Tiamat hanya terlihat bingung dengan apa yang terjadi, dia kemudian melihat kesana kemari dan tidak menemukan Eveline
''Dia dimana?'' tanya Tiamat
DENGAN EVELINE
Eveline terlihat pingsan dan kemudian terbangun, dia melihat area di dekatnya, Eveline melihat sekarang dia ada di sebuah hutan. Eveline benar-benar tidak tahu bagaimana dia ada disini
''Dimana aku?'' tanya Eveline
Eveline kemudian memutuskan untuk berkeliling hutan itu, dia melihat banyak sekali hewan buas namun mereka tidak menyerang Eveline karena mereka terlihat ketakutan. Eveline kemudian menemukan sebuah sungai, karena merasa tubuhnya kotor dan merasa kelalahan dia pun memutuskan mandi
Eveline kemudian melepas semua pakaian nya dan kemudian berendam di sungai itu, dia merasa sangat segar sekali, Eveline tidak keberatan kalau ada seseorang yang akan melihatnya. Ternyata di tetaplah Succubus
''Aku merasakan kalau energi sihir ku habis, aku tidak bisa pulang ke rumah tanpa sihir'' kata Eveline menatap langit yang malam
Eveline bisa melihat bintang-bintang di langit malam itu, begitu indah mereka. Eveline sedang berpikir bagaimana dengan nasib keluarga nya, apakah mereka baik-baik saja?
Eveline kemudian mendengar sebuah suara seperti suara semak-semak yang bergerak, Eveline kemudian sudah bersiap-siap menyerang kalau ternyata itu adalah monster. kemudian sesuatu keluar dari semak-semak itu
''Aku akan menangkapmu!''
Kemudian keluar seseorang anak kecil dari semak-semak itu, anak kecil itu sedang mengejar seekor kupu-kupu. Anak kecil itu memiliki ciri-ciri berambut hitam, memakai kaos berwarna putih dan dia memakai celana ponggol berwarna biru
Eveline kaget karena ada anak-anak di hutan seperti ini, apalagi malam seperti ini. Eveline kemudian menghilangkan sihirnya karena melihat kalau itu hanyalah anak kecil
Anak kecil itu kemudian melihat kearah Eveline dan kaget karena ada seorang wanita disini, anak itu terlihat bingung dan heran karena wanita itu terlanjang
''Sedang apa kau disini?'' tanya Eveline dengan manis kearah anak itu
''Aku sedang mengejar kupu-kupu'' kata anak itu
''Siapa nama mu?'' tanya Eveline
''Aku Monkey D. Luffy'' kata anak itu
Eveline tersenyum mendengar nama anak itu yang cukup imut, Eveline kemudian menyadari kalau dia telanjang dan berpikir apakah anak kecil itu bernafsu. Terlihat Luffy hanya sedang mengupil memikirkan sesuatu
Eveline kemudian menahan tawa melihat wajah anak itu, Eveline kemudian berpikir apakah anak ini sedang tersesat
''Apakah kau tersesat?'' tanya Eveline
''Tidak...aku...hmmm...'' terlihat Luffy bingung untuk menjelaskan kepada Eveline
''Jadi kau memang tersesat'' kata Eveline
Luffy terlihat bingung untuk mengakui nya, Eveline hanya tertawa kecil melihat Luffy yang begitu polos
''Kalau begitu aku akan mengantarmu pulang'' kata Eveline
Eveline kemudian berdiri dan sungai dan kemudian menuju kearah pakaian nya dan kemudian memakai nya. Eveline kemudian menuju kearah Luffy
''Kau tinggal dimana?'' tanya Eveline
''Aku tinggal di desa itu'' kata Luffy yang kemudian menunjuk ke arah selatan
Eveline terlihat bingung mendengarnya namun dia pun percaya, Eveline kemudian mengeluarkan sayap nya untuk terbang dan mencapai desa itu dengan cepat
Luffy kaget melihat wanita di depan nya ini bisa mengeluarkan sayap aneh, mata Luffy terlihat bersinar dengan cerah melihat nya. Eveline yang melihat Luffy hanya tersenyum
''Baiklah, ayo''
Eveline kemudian menggendong Luffy di depan, Luffy bisa merasakan kedua payudara nya mengenai belakang kepala nya. Luffy terlihat tidak merasa keberatan.
Eveline pun melihat ada sebuah desa di depan nya, Eveline berpikir kalau itu adalah tempat tinggal nya anak ini. Eveline kemudian mendarat di dekat desa itu karena dia tidak mau kalau dia dilihat oleh para orang-orang di desa itu
''Apakah ini desa kau tinggal?'' tanya Eveline
''Benar, terima kasih bibi'' kata Luffy dengan polos
Eveline kemudian terbeku saat Luffy memanggil Eveline dengan sebutan bibi, Eveline kemudian berkaca untuk melihat apakah dia benar-benar sudah tua namun dia masih bisa melihat wajah nya yang cantik
''Luffy! Luffy!''
Terdengar ada seseorang yang memanggil Luffy, dia adalah seorang wanita berambut hujau. Dia terlihat begitu khawatir
''Oh Makino!'' teriak Luffy
Makino kemudian mendengar suara Luffy kemudian kaget, dia pun senang melihat Luffy ada di dekat desa. Makino kemudian berlari kearah Luffy
''Luffy! Kemana saja kau?'' tanya Makino
''Aku tadi sedang bermain di hutan dan kemudian menemukan kupu-kupu, aku ingin menangkap nya dan kemudian memberikan nya kepadamu namun kupu-kupu itu sudah menghilang'' kata Luffy
Makino hanya tersenyum mendengar perkataan dari Luffy yang benar-benar polos, Eveline tertawa mendengar perkataan dari Luffy
Makino kemudian kaget karena ada suara di dekat mereka di sebuah semak-semak. Makino kemudian melihat ada seorang wanita dewasa.
''Oh hay'' kata Eveline yang merasa sudah ketahuan
''Hmm siapa kau?'' tanya Makino
''Aku Eveline'' kata Eveline
''Dia orang yang membantuku kembali ke desa, Makino'' kata Luffy
Makino kemudian merasa senang karena ada orang yang membantu Luffy, Makino kemudian melihat kearah Eveline
''Terima kasih sudah membantu Luffy'' kata Makino dengan dengan sangat berterima kasih
''Sama-sama'' kata Eveline dengan tersenyum
''Kau berasal dari mana?'' tanya Makino
''Aku berasal dari daerah jauh'' kata Eveline tidak memberikan nama tempat nya
''Oh kalau begitu kau sekarang sudah mempunyai tempat menginap?'' tanya Makino
''Aku baru sampai disini jadi aku tidak tahu harus tidur dimana'' kata Eveline
''Kalau begitu kenapa kautidak menginap di bar Makino saja'' kata Luffy
Makino kemudian mengangguk setuju, Eveline kemudian kaget mendengarnya dan kemudian dia tersenyum
''Baiklah, kalau tidak keberatan'' kata Eveline
Mereka bertiga kemudian menuju ke bar Makino, Makino cukup kagum dengan kecantikan wanita di depan nya ini. Dia juga memilik tubuh seksi, rambutnya berwarna silver sehingga membuat nya semakin anggun
Mereka kemudian sudah sampai di bar Makino, Makino kemudian menujukan tempat Eveline akan tidur.
''Kau akan tidur disini'' kata Makino menunjukan sebuah ruangan yang luas
Di dalam ruanga itu ada kamar tidur, lampu, lemari dan beberapa perlengakapan lain nya. Eveline cukup senang dengan ruangan nya
''Aku suka ruangan ini'' kata Eveline
''Kalau begitu selamat malam'' kata Makino yang kemudian pergi
Eveline duduk di kasur nya bersiap-siap untuk tidur, Eveline sekarang bingung apakah negara nya baik-baik saja
''Sebaiknya aku harus tinggal dulu disini sampai energi sihir ku terkumpul'' kata Eveline
Eveline kemudian tidur
Besok nya Eveline terlihat sedang membantu Makino untuk membuka barnya, Makino menolak untuk di bantu oleh Eveline karena dia adalah tamu di rumah nya namun Eveline memaksa untuk membantunya
''Makino!'' kemudian terdengar suara anak kecil
Eveline mengenal suara itu, dia adalah anak yang ditolongnya saat tersesat di hutan, jujur, dia adalah anak yang manis dengan senyum yang manis. Dia memiliki bekas luka di matanya hingga membuat Eveline bertanya-tanya apakah orang tua nya tidak pernah memperhatikan anak ini
''Ada apa Luffy?'' tanya Makino
''Ini, aku membawa beberapa sayuran'' kata Luffy yang kemudian memberikan beberapa sayuran hijau
Eveline begitu tersentuh dengan kebaikan anak kecil di depan nya ini, dia memang anak yang sangat polos namun kebaikan nya begitu tulus. Luffy kemudian melihat kearah wanita yang di temui nya semalam
''Ah, bibi sudah bangun rupa nya'' kata Luffy
Eveline hanya tersenyum pahit saat Luffy memanggil nya dengan sebutan bibi, dia berpikir apakah dia memang sudah tua?. namun Eveline terlihat tidak marah, dia benar-benar merasa lucu dengan anak kecil itu
Beberapa hari kemudian berlalu, Eveline sudah memiliki banya energi sihir sehingga dia mungkin bisa pulang, namun dia tidak tahu apakah dia bisa melewati celah dimensi. Eveline memutuskan untuk tinggal sementara, Eveline kemudian mengetahui kalau Luffy mempunyai seorang kakek, dia adalah wakil admiral angkatan laut, Eveline cukup kaget mendengar jabatan kakek Luffy itu. Namun Luffy sangat jarang bertemu dengan kakek nya karena pekerjaan kakek nya yang sangat banyak dan sibuk, Eveline bisa mengerti itu
Eveline kemudian memutuskan untuk bermain dengan Luffy, Luffy benar-benar senang karena dia bisa bermain dengan sangat bergembira. Setiap hari Eveline selalu bermain dengan Luffy, terkadang dia melihat Luffy selalu saja di latih oleh kakeknya dengan sangat keras, namun Eveline merasa kalau kakek nya sangat menyayangi Luffy, dia ingin Luffy menjadi orang kuat agar bisa menggapai cita-cita nya, dan selalu saja kakek nya memaksa Luffy untuk menjadi angkatan laut
Eveline kemudian merasa benar-benar senang, kemudian dia pun merasakan perasaan yang begitu aneh. Perasaan yang belum pernah dia rasakan kepada seorang laki-laki. Eveline benar-benar kaget merasakan nya
''Aku jatuh cinta dengan anak manusia?'' ucap Eveline saat duduk di kasurnya
Eveline tidak tahu kalau akan terjadi seperti itu, perasaan yang nyaman berubah menjadi suatu perkembangan perasaan yang lebih dalam. Eveline merasa benar-benar bodoh karena wanita dewasa jatuh cinta dengan seorang anak manusia
''Fiuh, aku harus bagaimana? Apakah aku harus menanam perasaan ini?'' pikir Eveline
Dia juga harus benar-benar kembali ke negarnya, mereka semua pasti terlihat panik karena Ratu mereka tiba-tiba saja menghilang. Eveline kemudian memutuskan sesuatu yang tidak masuk akal
Terlihat sekarang Luffy sedang berlari kecil ke bar Makino untuk membeli sebuah jus jeruk karena dia sudah sangat haus, Luffy kemudian masuk ke dalam bar Makino. Luffy benar-benar tidak merasa takut saat ada orang dewasa di sekitar nya
''Oh Luffy, ada yang bisa ku bantu?'' tanya Makino sambil membersihkan sebuah gelas
''Aku mau jus jeruk satu'' kata Luffy dengan senang
Makino kemudian menyiapkan pensanan Luffy, Luffy bertanya-tanya apakah Eveline ada disini, dia sama sekali tidak melihat nya belakangan ini. Makino menaruh jus jeruk Luffy di depan nya
''Ini silahkan'' kata Makino
''Oh terima kasih Makino'' kata Luffy
Luffy kemudian meminum jus itu, dia kemudian merasa kalau jus itu benar-benar sangat enak. Luffy menghabiskan jus itu dengan sekali tegukan karena sangat haus. Makino terlihat senang melihat Luffy
''Hey Makino, dimana bibi Eveline?'' tanya Luffy
''Dia ada di atas, dia sepertinya tidur satu harian'' kata Makino
''Oh itu aneh, kenapa dia tidak mau keluar?'' tanya Luffy
''Entahlah, mungkin dia sedang sakit'' kata Makino
Kemudian Bar itu kosong karena hari sudah menjelang malam, Luffy masih terlihat sedang mengobrol dengan Makino. Mereka terus berbicara hingga malam
Kemudian munculah Eveline, Luffy dan Makino terlihat heran melihat Eveline. Terlihat wajah Eveline wajahnya memerah, terlihat dia juga bernafas berat.
''Eveline, apakah kau sakit?'' tanya Makino
''Tidak...aku hanya...'' Eveline kemudian berjalan kearah Luffy
Luffy heran melihat Eveline seperti itu, dia seperti menahan sesuatu. Luffy merasa aneh karena Eveline tiba-tiba saja mendekatkan wajah nya kearahnya
''Ada apa bibi Eveline?'' tanya Luffy
''Luffy... bolehkan kau tidur dengan ku?'' tanya Eveline
Luffy bingung dengan perkataan dari Eveline, sedangkan Makino tersenyum mendengar kalau Eveline tidak bisa tidur sendiri dan ingin tidur bersama Luffy
''Karena hari sudah larut malam, kenapa kau tidak menginap disini saja, Luffy?'' tanya Makino
''Hmmm entahlah, mungkin kakek akan datang malam ini, namun sepertinya dia tidak akan datang karena dia sedang sibuk, jadi aku rasa itu tidak masalah'' kata Luffy
Eveline kemudian terlihat senang mendengarnya, Eveline terlihat benar-benar senang. Makino terlihat tersenyum karena sepertinya Eveline senang karena sesuatu
WARNING! AKAN MENUJU KE LEMON!
''Woah aku tidak tahu kalau kamar mu besar sekali, bibi'' kata Luffy
Luffy tidak mendengar suara dari Eveline, Luffy kemudian berbalik dan kemudian kaget karena Eveline tiba-tiba saja melepaskan semua pakaian nya
''Kenapa kau melepas pakaian mu, bibi?'' tanya Luffy
Eveline tidak menjawab, Eveline kemudian berjalan kearah Luffy dan mendekat wajahnya ke wajah Luffy. Luffy bingung melihat Eveline yang bersikap aneh. Eveline kemudian mencium Luffy tepat di bibir ke bibir, Luffy kaget merasakan ini
Luffy merasakan kalau lidah Eveline seperti sedang bercumbu dengan lidah nya. Luffy tidak tahu harus berbuat apa karena dia terlalu polos. Eveline kemudian terus mencium Luffy hingga akhirnya dia berhenti karena ingin menarik nafas
''Apakah kau menyukainya?'' tanya Eveline dengan wajah memerah nya
Luffy tidak tahu harus menjawab apa, dia masih bisa merasakan ada ludah Eveline di mulutnya. Eveline kemudian membawa Luffy ke kasurnya
''Maafkan aku, seharusnya kau melakukan ini kepada wanita yang kau cintai namun aku harus melakukan ini karena perasaan ini'' kata Eveline
Luffy bingung dengan perkataan dari Eveline, Eveline sekali lagi mencium Luffy. Eveline juga melepas pakaian Luffy satu persatu. Luffy tidak bisa memberontak karena dia sekarang benar-benar tidak tahu apa yang terjadi
Eveline tersenyum melihat ukuran senjata Luffy yang masih kecil, namun itu tidaklah masalah baginya
Eveline kemudian menduduki Luffy, Luffy melihat Eveline mendindihi nya hanya terlihat bingung. Eveline tersenyum kearah Luffy. Eveline memasukan senjata Luffy ke liangnya kewanitaan nya. Luffy merasakan sensasi aneh
''Tenang saja, kau hanya perlu begitu'' kata Eveline. ''Keperawanan ku di ambil oleh anak manusia, itu cukup lucu'' pikir Eveline
Luffy kemudian merasakan sesuatu yang sunggun nikmat, Eveline terlihat melihat Luffy dengan tatapan dan wajah yang memerah.
Kedua pasangan itu kemudian terus melakukan itu sampai beberapa menit. Luffy terlihat sekarang terlihat lemah seperti kelelahan. Eveline terlihat begitu senang dan merasakan sensasi yang begitu nikmat
''Apakah...kau..sudah...mau keluar?'' tanya Eveline dengan terlihat merasa nikmat
''Aku... merasakan sesuatu...'' kata Luffy dengan menahan sesuatu
Eveline tersenyum karena sepertinya dia akan keluar, Eveline terlihat tidak masalah kalau dia mengeluarkan nya di dalam karena memang itu maunya. Jika ini terjadi maka akan tercipta anak Hybrid baru antara manusia dan Succubus.
Luffy pun mengeluarkan benihnya, Eveline bisa merasakannya di perutnya. Eveline kemudian berpikir bagaimana reaksi keluarganya jika mengetahui ini. Eveline kemudian terlihat kelelahan
''Huft,,,,Huft,,Huft, lelah sekali'' kata Eveline
Eveline kemudian melihat kearah Luffy untuk melihat bagaimana reaksinya melihat ini, terlihat Luffy kemudian tertidur dengan sangat cepat. Eveline kaget melihatnya, anak ini langsung tidur saat dia berhubungan intim dengan nya
''Fufufufu benar-benar anak yang polos'' kata Eveline
END LEMON-SKIP TIME
Sekarang terlihat Makino sedang membuka bar nya lagi, dia tadi malam heran karena mendengar suara yang aneh namun karena sudah terlalu mengatuk dia pun membiarkan nya
Terlihat sekarang Eveline turun dari tangga, Makino senang karena Eveline sudah bangun. Eveline terlihat begitu bahagia hingga membuat Makino bingung
''Kenapa kau terlihat bahagia, Eveline?'' tanya Makino
''Tidak apa-apa, aku hanya merasa bahagia'' kata Eveline
''Oh, kalau begitu Luffy dimana?'' tanya Makino
''Dia masih tidur, sepertinya dia mengantuk sekali tadi malam'' kata Eveline
Makino mangangguk mengerti, Luffy memang tukang molor sehingga Makino tidak terkejut mendengarnya
''Hmm Makino'' panggil Eveline
''Ya Eveline''
''Aku akan pulang'' kata Eveline
Makino kemudian kaget mendengarnya, Eveline sudah memutuskan untuk pulang. Makino terlihat sedih karena dia sepertinya akan sendiran lagi
''Maaf, aku memang harus segera pulang'' kata Eveline. Eveline harus segera kembali ke Ev-land
''Baiklah itu tidak apa-apa, sekarang?'' tanya Makino
''Benar, aku akan pergi sekarang'' kata Eveline
''Apakah kau tidak akan memberi tahu Luffy?'' tanya Makino
''Sebaiknya kau yang memberti tahu nya, aku tidak mau menganggu tidurnya''
''Baiklah, tunggu aku akan membuatkanmu bekal'' kata Makino
Makino kemudian ke dapur dan membuatkan sesuatu kepada Eveline, Eveline menerima bekal itu dengan tersenyum ramah. Eveline kemudian sudah ada di pintu keluar
''Senang berkenalan dengan mu Makino'' kata Eveline
''Senang juga berkenalan dengan mu, Eveline'' kata Makino
Eveline lalu melambaikan tangan nya kearah Makino sambil berjalan kearah dermaga, Makino terlihat senang karena bisa berkenalan dengan orang baik seperti Eveline
Ketika sudah jauh dan tidak lag terlihat ada Makino, Eveline kemudian mengeluarkan sayap nya dan kemudian terbang kearah hutan di mana dia berasal. Eveline sudah ada tempat dia muncul nya
''Baiklah, aku harus fokus''
Eveline kemudian fokus dan terlihat menciptakan portal, ini adalah cara yang sulit karena harus membuat portal ke dimensi lain. Eveline kemudian senang karena akhirnya dia bisa membuat portal itu
Eveline berbalik dan melihat desa Fusah di mana Luffy tinggal, dia berharap kalau dia akan bertemu dengan nya lagi. Eveline kemudian masuk kedalam portal itu untuk pulang. Eveline bisa melihat ruang dimensi seperti saat dia terdampar
Dia terbang dengan cukup cepat agar bisa sampai di dimensi nya, Eveline kemudian melihat pintu keluar nya. Eveline kemudian keluar dari ruang dimensi. Eveline bisa melihat tanah Ev-land
''Aku sudah sampai'' ucap Eveline
Eveline kemudian terbang menuju ke Ev-land, Eveline kemudian meliaht Ev-land. Eveline kaget karena terlihat ada kebakaran di negarnya
''Apa yang terjadi?''
Eveline kemudian menuju ketempat kebakaran itu, Eveline bisa melihat kalau perajuritnya sepertinya sedang melawan monster. Eveline kemudian menuju kesana
Eveline kemudian mendarat dan kemudian memotong semua para monster itu dengan satu tebasan, Eveline kemudian melihat kalau banyak bangunan telah terbakar, Eveline kemudian mengeluarkan sihir airnya dan kemudian menembakan nya ke rumah yang kebakar
''Cepat, evakuasi para penduduk'' perintah Eveline kepada para prajurit
Para prajurit kemudian mengerti, mereka semua kemudian mencari para penduduk untuk segera di evakuasi ke tempat yang aman. Eveline benar-benar marah sekarang karena tiba-tiba saja negara nya di serang saat dia meninggalkan nya sebentar
''Eveline-sama!''
Eveline kemudian berbalik karena ada yang memanggil nya, terlihat ada beberapa prajurit Elf wanita.
''Ada apa?'' tanya Eveline
''Mereka menyerang salah satu rumah penduduk, sepertinya ketua dari penyerangan ini ada disana'' kata salah satu Elf wanita
''Rumah itu di tepatin oleh ibu dan satu putrinya, mereka adalah Succubus'' sambung Elf wanita lain nya
Eveline kaget mendengar kalau ada Succubus di negara nya selain dia, Eveline bertanya-tanya berapa lama dia pergi
''Maaf kalau kami menerima mereka tanpa bertujuanmu, Eveline-sama'' kata Elf wanita
''Tidak apa-apa, aku malah senang karena ada Succubus lain selain aku'' kata Eveline
Eveline kemudian terbang mencari rumah yang di serang itu, Eveline kemudian melihat dari atas ada seseorang pria sedang membawa seorang wanita, Eveline kaget karena wanita itu telanjang. Eveline juga melihat ada seorang gadis kecil yang sepertinya mencoba untuk menyelamatkan wanita itu
Namun karena pria itu lebih memiliki fisik kuat, dia bisa memukul gadis kecil itu, Eveline kemudian marah dan kemudian turun, semua orang disitu kaget melihat Eveline tiba-tiba saja turun dari langit
''Jadi kau datang ya'' kata orang yang memakai armor gelap
Gadis itu terlihat sedang melihat ada seorang wanita sedang bertarung dengan pria itu, namun kemudian pria itu menghilang karena sepertinya dia bukankah imbang wanita itu. Kemudian ada seorang prajurit kemudian menggendong gadis kecil itu
Terlihat sekarang gadis kecil itu ada di sebuah kamar yang cukup besar, dia sedang tertidur di sebuah kasur dengan ukuran King. Gadis kecil itu kemudian terbangun, dia terlihat bingung ada dimana dia sekarang
''Ibu'' kata gadis kecil itu yang kemudian bangun dari kasurnya dan kemudian berlari ke pintu keluar
Saat ingin membuka pintu keluar, gadis kecil itu kaget karena pintu keluar itu di buka oleh seseorang. Dia adalah seorang wanita dewasa, wanita itu terlihat berumur 20 tahunan
''Halo, kau sudah bangun'' kata Eveline
Anak kecil itu terlihat bingung untuk menjawab sapaan dari wanita dewasa itu, wanita itu membawa makanan dan susu untuk anak kecil itu
''Sebaiknya kau beristirahat dulu'' kata Eveline
''Tapi aku harus menemukan ibu'' kata gadis kecil itu
Eveline kemudian memegang bahu anak itu untuk memberi tahu kalau dia tidak akan bisa menyelamatkan ibunya sekarang. Mereka memiliki tukang sihir teleport sehingga Eveline tidak bisa mengejar orang-orang itu
Gadis kecil itu terlihat sedih karena sudah kehilangan ibunya, namun Eveline terus menghiburnya agar dia tidak sedih
''Kau boleh tinggal bersama ku'' kata Eveline
Gadis kecil itu terlihat senang karena dia memiliki orang yang bersama nya
''Siapa nama mu?'' tanya Eveline
''Namaku Lily''
SKIP TIME
''Wah cantiknya''
Terlihat ada seorang pelayan sedang melihat anak yang di gendong oleh Eveline, Eveline terlihat habis melahirkan anak nya. Eveline terlihat begitu senang, anak itu adalah seorang perempuan
''Nama apa yang akan anda berikan?'' tanya salah satu pelayan
Eveline kemudian berpikir nama apa yang akan dia berikan kepada putrinya ini, dia mengingat kalau ayah nya huruf pertama nya adalah L
''Namanya Monkey D. Lulu EV'Aline'' kata Eveline
Para pelayan cukup kaget mendengar nama yang cukup panjang itu, mereka kemudian bingung karena tidak tahu nama nya
''Jadi nama panggilan nya siapa?'' tanya salah satu pelayan
''Lulu'' kata Eveline
Semua pelayan lalu terlihag mengerti. Terlihat Lily melihat nyonya nya sedang menggendong anak nya. Lily sangat membenci laki-laki saat kejadian itu, dia berharap kalau nyonya nya tidak akan menikah dengan laki-laki namun dia cukup kaget karena Eveline malah sudah hamil
Lily tidak membenci anak Eveline, malah dia senang karena akan memiliki adik perempuan. Lily benar-benar sangat senang
''Apakah kau tidak menyukai anak ini, Lily?'' tanya Eveline
''Tidak, aku senang kok, aku hanya marah kepada laki-laki yang menghamili Eveline-sama, pasti dia benar-benar laki-laki brengsek dan beruntung'' kata Lily
Eveline tersenyum mendengar perkataan dari Lily yang cukup marah mendengarnya
END FLASHBACK
''Itulah yang terjadi'' kata Eveline selesai menceritakan masa lalu nya
Semua orang disitu kecuali Luffy dan Lulu terlihat kaget mendengarnya, ternyata kisah Eveline bukanlah kisah biasa, mereka benar-benar kasihan dengan masa kecil Eveline yang hancur karena keluarga nya yang serakah
''Aku... tidak tahu harus mengatakan apa'' kata Rias
Ayano dan yang lain nya juga terlihat tidak tahu harus mengatakan apa, mereka benar-benar menyesal karena cemburu dengan Eveline. Mereka tidak tahu kalau masa lalu Eveline penuh dengan penderitaan masa kecil
''Aku akan menghajar para keluarga itu'' kata Reynare kesal
''Benar'' setuju Kalawarner
Ayano juga tidak keberatan kalau kedua malaikat jatuh ini menghancurkan keluarga itu, dia juga merasa benar-benar marah mendengar cerita tentang masa lalu Eveline
Luffy kelihatan cukup kaget mendengarnya, dia kemudian mengingat kalau wanita ini adalah bibi yang menyelamatkan nya saat tersesat dari hutan
''Jadi, ada dimana Lily?'' tanya Luffy
''Dia ada di kota ini, namun dia masih malu bertemu denganmu, mungkin dia sedang jalan-jalan'' kata Eveline
Luffy kemudian mengerti. Lulu terlihat selesai menyantap makanan nya. Ayano kemudian melihat jam di dinding dan kaget karena mereka benar-benar sudah terlambat
''Gawat, kita terlambat!'' teriak Ayano
Ayano dan kedua orang yang lain lalu terlihat bergegas menyiapkan semua perlengkapan sekolah dan kemudian bersiap-siap pergi ke sekolah
''Sayang~!'' panggil Eveline
Luffy kemudian berbalik untuk melihat Eveline yang memanggil nya. Eveline kemudian mendekati Luffy dan kemudian mencium nya
Semua orang benar-benar kaget melihat ini, Eveline benar-benar sudah menganggap kalau Luffy adalah suaminya. Eveline tersenyum kearah Luffy
''Hati-hati'' kata Eveline
''Shishishishi, tentu saja'' kata Luffy
Luffy dan yang lain nya kemudian berlari untuk menuju ke sekolah. Terlihat semua wanita di situ kecuali Lulu terlihat wajah mereka memerah
Luffy dan yang lain nya kemudian terus berlari menuju ke sekolah, mereka bisa melihat gerbang ke sekolah sudah terlihat, tanpa ada aba-aba lagi mereka kemudian masuk ke dalam kelas mereka masing-masing.
Luffy dan Rias merasa lega karena bisa sampai sebelum guru mereka masuk ke dalam kelas mereka. Kemudian seorang guru pun masuk ke dalam kelas, Luffy tanpa disuruh lagi langsung tertidur dengan pulas
Setelah itu, Luffy, Rias dan para peerage nya lalu menuju ke tempat penelitian ilmu gaib untuk memulai kegiatan mereka, namun mereka kemudian kaget karena ada seseorang yang duduk di kursi Rias
''Yooo apa kabar, bocah topi jerami'' kata orang itu
Orang itu adalah Azazel, dia terlihat Azazel sendang duduk dengan santai di kursi Rias
''Sedang apa kau disini?'' tanya Rias
''Aku diminta oleh Sirzechs untuk menjadi pengajar kalian'' kata Azazel
''Pengajar?'' semua orang bingung
''Benar, aku akan melatih kalian agar kalian bisa menjadi lebih kuat'' kata Azazel dengan percaya diri
Rias dan peerage nya terlihat mendesah pasrah, Luffy terlihat melihat tangan Azazel yang terlihat masih utuh
''Paman, tangan mu baik-baik saja?'' tanya Luffy
''Oh ini, ini adalah tangan pengganti ku''
Tangan Azazel kemudian bisa berubah bentuk dan kemudian terlihat tiba-tiba saja terbang seperti roket. Semua orang benar-benar kaget melihatnya, kecuali Luffy yang terlihat benar-benar takjub
''Jadi, dari sekarang kalian harus berjuang lebih keras lagi'' kata Azazel dengan santai
Rias terlihat kesal melihat sifat Azazel yang merasa lebih berkuasa, namun mau bagaimana lagi, ini adalah permintaan dari kakak nya. Rias dan yang lain kemudian mendengar suara ketukan pintu
Rias kemudian membuka pintu nya dan melihat siapa yang mengetuk pintu, terlihat ada Sona dan Zoro yang mengetuk
''Oh Sona, ada apa?'' tanya Rias
''Ada sesuatu yang ingin kubicarakan kepada mu, Rias'' kata Sona
Rias merasa kalau Sona kali ini sedang serius, Rias kemudian mempersilahkan Sona dan Zoro untuk masuk ke dalam club nya untuk berbicara. Sona kaget karena ada Azazel di dalam club Rias, namun Rias menjelaskan semua nya. Sona kemudian mengerti
Di kelas lain terlihat ada beberapa orang yang sepertinya melihat ada seorang wanita cantik berdiri di depan mereka. Wanita itu memakai pakaian guru, dia memakai kacamata, terlihat dia begitu seksi dan cantik
Semua murid laki-laki disitu terlihat mengeluarkan darah di hidung mereka melihat ini
''Dia adalah guru baru di akedemi ini'' kata salah satu guru memperkenalkan siapa dia
''Perkenalkan dirimu'' kata guru tersebut
''Halo aku adalah guru baru disini, nama ku adalah Lilith'' kata guru tersebut menunduk dengan sopan. Semua murid laki-laki bersorak dengan bergembira
Lilith terlihat tersenyum dengan ramah kepada para murid-murid di kelas itu.
MALAMNYA
Terlihat sekarang di pusat kota Kouh ada seorang wanita sedang berjalan, dia terlihat sendirian dan memikirkan sesuatu. Wanita itu berjalan di pusat kota Kouh pada malam hari, dia adalah Lily
''Kenapa Eveline-sama malah bertemu dengan orang itu dan meninggalkan ku'' kata Lily kesal
Lily sepertinya sedang jalan-jalan sebelum bertemu dengan Luffy, saat Lily melewati kerumunan orang dia kemudian tidak sengaja menabrak seseorang sehingga orang itu terjatuh
Karena merasa bersalah, Lily kemudian membantu orang itu berdiri dan ternyata adalah seorang itu memakai pakaian jaket hitam dengan ada penutup nya. Lily kemudian meminta maaf
''Maaf aku tidak sengaja menabrakmu'' kata Lily
''Tidak apa-apa'' kata wanita itu
''Kau mau kemana, terlihat sangat buru-buru sekali?'' tanya Lily
''Aku baru disini, apakah kau bisa menunjukan kan ku alamat apartemen ini?'' tanya wanita itu
Lily kemudian melihat alamat yang ditunjuk oleh wanita itu dan tersenyum karena tahu alamat itu
''Aku tahu alamat ini'' kata Lily
''Kalau begitu, bisakah kau mengantarku?'' tanya wanita itu
''Tentu'' jawab Lily
''Terima kasih''
Lily dan wanita itu kemudian berjalan untuk menuju ke alamat itu, Lily melihat kalau sepertinya wanita ini memilik ciri-ciri sama sepertinya. Lily bisa merasakan sesuatu yang familiar dari wanita ini
''Siapa namamu?'' tanya wanita itu
''Oh aku Lily'' kata Lily berkenalan
''Salam kenal Lily, aku Soniy'' kata wanita itu
Lily terlihat tersenyum karena nama wanita itu terlihat sangat bagus
Terlihat di salah satu bangunan tinggi di Kouh terlihat ada seseorang yang sedang berdiri, dia adalah wanita yang terlihat memakai kimono dan terlihat berwarna merah dan putih. Wanita itu menatap kota Kouh dengan tersenyum karena kota itu sangatlah indah
''Jadi ini kota Kouh, sekarang aku harus tinggal mencari anak pembawa kehancuran itu'' kata wanita itu yang kemudian terbang dengan kecepatan yang sangat cepat
DI TAMAN KOTA KOUH DI MALAM ITU
Di taman kota Kouh terlihat sangat sunyi, tidak ada orang yang melewati tempat itu
Kemudian munculah sebuah energi hitam di taman itu, kemudian keluarlah sesorang pria yang memakai sebuah topeng dan jubah hitam
''Saat nya membalas bocah aneh itu'' kata pria itu
Pria itu kemudian berjalan di taman itu untuk mencari seseorang
BERSAMBUNG
Akhir bab
Akhirnya masa lalu Eveline pun selesai, sekarang saatnya untuk masuk ke arc baru fanfic ini.
Akan masih ada lagi yang akan muncul, kita tunggu saja kelanjutan nya. dan di bab ini baru pertama kali nya saya menulis adegan Lemon, maaf kalau jelek
Apakah Luffy akan menuju ke Underworld? ya tentu saja, Luffy akan bertemu dengan banyak Iblis dari keluarga bangsawan dan kalian akan tahu keluarga siapa yang ada di sana
Terima kasih yang sudah baca dan Review
Jangan lupa untuk tinggalan Review
Salam Author
